All language subtitles for Never Said Goodbye 2016

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

=PERSEMBAHAN ASMA FRUITY=

=Terjemahan YanniDwi=

Visit Our FansPage at www.facebook.com/AsmaFruity.ISC/ for more subtitles.

Please Do Not Harsub Or Share Our Subtitle with an AD. This Our hardwork with free use.

Join Our Grub and find more asian drama/movies link and synopsis.

=Selamat menonton.=

107.

108.

109.

110.

=Never Say Good Bye=

111.

112.

113.

Tanggal 1 Oktober 2013.

Sudah 3 Tahun dan 113 hari aku mengenal Xiaoyou.

Sayang...

Tambah satu lagi.

Junho Park, jangan sampai kalah!

Kalau sampai kalah, jangan harap bisa tidur dirumah!

Semangat.

Dasar anak kecil.

Bersulang.

Silahkan diminum.

Perhatian semuanya.

Aku akan menujukkan,

Sulap pada kalian.

Silahkan... silahkan.

Baiklah.

Sekarang waktunya sulap.

Lihatlah.

Tidak ada apa-apa ya.

Lihat lagi.

Lihat lagi.

Inilah sulapnya.

Apa-apaan.

Sulap apaan itu?

Surat cinta?

Sini aku lihat.

Apa sih isinya.

Tiket pesawat.

Ke Italia?

Ke Italia.

Kau ingin mengajak Xiaoyou menemui keluargamu?

Luar biasa.

Kau ingin melamar Xiaoyou?

Sudah merencanakan berbulan madu.

Teman-teman sekalian aku...

Akan pulang ke Italia...

Besok.

Untuk belajar Opera.

Itu adalah...

Impian masa kecilku.

Ingin belajar Opera disaat...

Menyanyi lagu ulang tahun saja masih false.

Ayolah.

Kenapa kalian lesu begitu.

Bersulang!

Ya silahkan.

Mari bersulang.

Ayo kita minum.

Aku tidak apa-apa.

Aku tidak apa-apa.

Kami mau lewat.

Kau baru disini?

Kuncinya sudah usang seperti rumah ini.

Kau bisa tendang pintunya setelah kuncinya dibuka.

Kau suka?

Kau suka?

Ehem.

Aku imut 'kan?

Ya.

Masih ingin ke Italia?

Ya.

Kau tahu kakakmu tidak suka padaku?

Dia meneriakiku pas nelpon.

Aku tahu.

Itulah kenapa aku hanya membeli satu tiket.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Hei kau...

Kau juga ikut diusir?

Sekarang kita diusir.

Xiaoyou.

Aku ingin putus.

Salah bacanya.

Ulangi lagi.

Tulisannya tidak jelas.

Xiaoyou.

Duduklah.

Tidak usah.

Aku malu mau duduk.

Apa Junho menelponmu dua hari terakhir ini?

Tidak.

Seorang pria...

Harus mengikuti impiannya...

Menjadi pengertian dan selalu semangat.

Dia pria dan teman yang baik.

Bagus dalam bekerja juga.

Dia meninggalkan pekerjaannya padamu sebelum pergi.

Dari awal aku sangat menentangnya.

Kau harus buktikan naluriku ini benar.

Karyawan yang lain menerima keluhan paling lama satu tahun.

Tapi kau...

Kau tidak pernah memuaskan pelanggan...

Sejak kau bekerja disini.

Lihatlah sketsamu.

Bukankah lebih mirip toilet anak kecil?

Dan kau selalu memasang wajah cemberut itu setiap hari.

Sejak kepergian Junho...

Ma selalu memarahi kami setiap hari.

Aku yakin...

Dia sangat kehilangan Junho seperti aku.

Sepertinya...

Aku seperti belenggu diantara mereka.

Dia menegurku sepanjang siang ini.

Hasilnya...

Aku menerima pesangon dan dipecat.

Dia meminta maaf pada pelanggan atas namaku.

Aku menyukai keputusan ini.

Guguk.

Ayo berdiri.

Ada yang ingin mama katakan.

Kira-kira kemana papamu pergi?

Ayo katakan.

Melihat keadaannya.

Sepertinya dia tidak akan kembali.

Tidak bisa dipastikan apakah dia akan kembali.

Bagaimana menurutmu?

Aku akan beri dia waktu sebulan.

Jika dia tidak kembali selama sebulan.

Kami benar-benar akan putus.

Kecuali kalau dia berlutut meminta maaf.

Setuju?

Tiga bulan.

Tidak ada telpon masuk.

Tidak ada pesan.

Atau email.

Tidak juga nongol di chat.

Benar-benar membuat patah hati.

Kau pikir aku akan mengampunimu?

Tidak akan.

Aku bisa bertahan.

Aku akan baik-baik saja.

Silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi bip.

Junho Park.

Kalu pria brengsek.

Jangan berani kembali.

Mati saja sana.

Kau bunuh diri saja.

Semoga kau masuk jurang.

Pria bau busuk.

Dasar tukang bual.

Tidak tahu malu.

Saudara sekalian.

Kita berkumpul bersama disini.

Untuk mengantar saudara kita ke petualangan terakhirnya.

Dia mengabdikan seluruh hidupnya untuk keluarganya.

Dia sudah menjalankan kewajibannya.

Aku mengantarmu atas nama Bapa, Putra...

Dan roh kudus, Amin.

Xiaoyou.

Junho mengalami kecelakaan di Italia.

Dia mendaki gunung berapi yang aktif.

Dan dia terjatuh.

Xiaoyou.

Awalnya aku mengira mereka bercanda.

Tapi Ma akan pergi ke Italia.

Penerbangannya besok.

Nona Xiaoyou.

Yang tabah ya.

Tuhan telah mengampuni segala dosamu.

Dia akan menyambutmu di kerajaannya.

Atas nama Bapa, Putra...

Dan roh kudus, aku menyatakan dosamu telah diampuni.

Amin.

Katanya kau jelek memakai warna hijau.

Kau bagus memakai ini.

Aku juga menyukainya.

Xiaoyou.

Dimana sketsanya.

Apa?

Sketsa bangunan Bar.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Kau sudah dipecat.

Kau sudah lama tidak bekerja disini.

Apa kau sadar itu?

Apa anda mengambil sketsa Junho?

Xiaoyou.

Apa?

Sketsa Barnya.

Junho yang merancangnya.

Aku sudah menyerahkan pekerjaan ini pada orang lain.

Bukankah aku menyuruhmu untuk istirahat.

Aku baik-baik saja.

Aku tidak butuh istirahat.

Apa-apaan ini!

Aku sudah lama bekerja di periklanan.

Aku sudah banyak melihat sketsa.

Jangan membodohiku dengan sketsa konyol ini.

Aku ingin sebuah konsep.

Kalian tahu apa itu konsep?

Kami tahu.

Tentu saja kami tahu.

Aku menginginkan sesuatu yang tidak biasa.

Lihat.

Dia mengubah Bar menjadi kios.

Dia mengira pelanggan akan menyukainya.

Direktur Chen.

Aku mohon tenanglah.

Berapa kali harus aku katakan.

Aku menginginkan langit yang penuh dengan bintang.

Aku menginginkan langit yang penuh dengan bintang.

Entah siang atau malam.

Entah hujan atau cerah.

Tidak peduli langit berkabut.

Aku menginginkan langit berbintang selagi aku mendongak keatas.

Aku harus dapatkan yang kuinginkan.

Hilangkan saja atapnya.

Apa maksudmu?

Bar tanpa atap...

Mending bangun kios saja kalau begitu.

Bukankah anda ingin senantiasa melihat bintang?

Jangan bicara sembarangan.

Jadi begini kerjaanmu.

Apa yang sudah terjadi sebenarnya...

Aku sering mengeluhkan kinerjanya.

Tapi dia masih saja disini?

Benar.

Aku berencana akan bicara dengannya.

Aku mohon jangan diambil hati.

Dimana perancangnya?

Si Park itu?

Suruh dia kemari.

Dia pulang kampung.

Direktur Chan.

Aku minta maaf sekali.

Tuan Park memang benar sedang pulang kampung.

Junho ini main kabur saja.

Dasar pengacau.

Dia meninggalkanku dan kabur.

Jangan sampai aku melihatnya lagi.

Aku akan mematahkan kakinya.

Ayo pergi.

Ayo.

Jangan sebut dia pengacau.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Si perancang itu...

Keturunan korea sialan.

Kakiku...

Aku tidak patut disalahkan kali ini.

Dia merendahkan dan melecehkan rancangan Junho.

Junho sudah meninggal.

Xiaoyou.

Tapi perusahaan harus tetap berjalan.

Perusahaan harus senantiasa beroperasi.

Itu yang harus kami lakukan.

Junho sudah meninggal.

Aku pergi ke pemakamannya.

Aku menyimpan fotonya di ponsel.

Dia sudah meninggal.

Pergi untuk selamanya.

=Terjemahan YanniDwi=

Kau tahu tidak?

Pohon apa yang paling aku suka di Shanghai?

Pohon yang daunnya runtuh bewarna emas saat musim gugur.

Menghiasi dunia dengan warna terangnya.

Apanya yang istimewa?

Bayangkan ini.

Daun-daun yang kau lihat hari ini.

Akan menghilang besok.

Dengan menghilangnya daun-daun itu.

Jadi tinggal pohonnya saja.

Kau begitu pesimis.

Saat daun terakhir gugur.

Pemandangannya akan berubah.

Dan aku ingin berhibernasi.

Hibernasi?

Kalau begitu aku akan pindahkan pohon-pohon itu ke rumah kita.

Jadi kau bisa senantiasa melihat pohon-pohon itu.

Disaat kau bangun pagi, kau akan melihat burung ber-terbangan.

Paruhnya besar seperti ini.

Kemudian burung itu akan buang air padamu.

Menjijikkan sekali.

Brengsek.

Bajingan.

Terjun saja kau ke jurang.

Hei.

Junho Park.

Kau pergi ke Italia untuk belajar Opera.

Bukan begitu?

Aku...

Sudah begitu sabar padamu.

Selalu dan selalu.

Memaafkanmu selalu dan selalu.

Menunggumu selalu dan selalu.

Kenapa kau tidak kembali juga?

Sekarang kau jelaskan padaku.

Dasar kau brengsek.

Kau ingin mempermainkan aku?

Kau pikir aku akan percaya begitu saja?

Aku tidak sebodoh itu.

Perlu bantuan?

Apa yang kau lakukan?

Ayo. Aku kelaparan.

Terima kasih.

Aku tahu kau suka makanan yang pedas.

Silahkan makan yang banyak.

Semangat musim gugur.

Kenapa kau tidak makan?

Kau benar-benar mengagumkan.

Kalau aku jadi kau sudah pasti aku akan terpuruk.

Terkadang aku heran.

Apakah kau sungguh menyukai Junho.

Apa bedanya?

Apa itu akan menghidupkannya kembali?

Kau sadar tidak,

Kami sangat mengkhawatirkanmu.

Terutama Nona Lubi,

Lupakan.

Mencemaskan sesuatu hanya akan membebanimu.

Ayo makan.

Tidak perlu.

Dia melakukannya dengan baik dibandingkan kita semua.

Kau menyukai Junho?

Kau mengirimi dia surat cinta.

Benar.

Aku menyukai Junho.

Terus?

Apa itu dosa menyukai seseorang?

Kau baru mengenalnya kurang lebih 2 tahun.

Apa kau sungguh mencintainya?

Kau bisa memahami dia?

Dia sudah meninggal.

Kau tidak datang ke pemakamannya.

Kau membuang semua barang peninggalannya.

Dan sekarang kau seakan tidak mempedulikan apapun.

Ayo kita makan saja.

Diamlah.

Biarkan dia selesai bicara.

Kau sudah bergabung dengan perusahaan selama dua tahun.

Kau tahu arsitek mendapat upah yang besar diluaran sana.

Kenapa Junho mau bersusah payah mengejar karir disini.

Dia membuat persetujuan dengan Ma.

Ma akan menyetujuinya jika itu menguntungkan.

Pernah memikirkan mengapa siswa dari Korea...

Direkrut oleh perusahaan arsitek?

Apa yang bisa kau lakukan untuk perusahaan ini?

Kau disini karena Junho.

Kau disini karena Ma.

Kau malah mengacaukan proyeknya.

Proyek yang sudah Junho kerjakan dengan susah payah.

Apa kau tidak malu?

Kau sudah tahu keburukanku.

Kenapa kau masih mau berteman dengaku?

Aku hanya ingin menyampaikan...

Kalau ini karena kau menyukainya.

Aku minta maaf.

Aku tidak pantas menerima pertemanan ini.

Atau aku seharusnya berterima kasih.

Mengenai Junho...

Dia tidak tertarik padamu.

Aku akan mengingatnya.

Kebaikan yang kau lakukan untukku.

Aku akan membalas kebaikanmu.

Setiap kebaikan kalian semua.

Pelayan.

Tolong tagihannya.

Pelan-pelan.

Keselamatan yang paling utama.

Baik.

Direktur Ma sudah membayar ganti ruginya.

Aku sudah tidak punya urusan dengan perusahaanmu.

Apa yang kau lakukan disini?

Ingin menawar pekerjaan?

Bukan.

Jangan meminta maaf.

Aku tidak mau menerima permintaan maafmu.

Aku bukan mau meminta maaf.

Jadi kau ingin...

Melanjutkan proyeknya?

Baiklah.

Kau lihat itu.

Sudut itu.

Park pernah menjanjikan sesuatu padaku.

Dia akan membuat Installation Art untukku.

Yang tampak melayang di udara.

Jika kau bisa membuatnya.

Aku akan menyetujuinya.

Kerjakan sendirian.

Jangan meminta bantuan orang lain.

Kenapa dia masih disini?

Jika dia bisa melakukannya,

Tukang las tidak akan punya kerjaan.

Kenapa kau melakukannya?

Yang lain sudah menyerah.

Kenapa kau bersikeras seorang diri?

Pejamkan matamu.

Tidak.

Aku takut kau akan pergi.

Setelah aku membuka mata.

Aku ingin mengatakan...

Aku sungguh minta maaf.

Kalau aku tidak pemarah.

Semaunya sendiri.

Susah di nasehati.

Kau tidak akan meninggalkanku.

Kejadian yang terjadi belakangan ini tidak akan terjadi.

Benar 'kan?

Aku...

Terlalu takut datang ke pemakamanmu.

Kalau aku pergi kesana...

Aku takut...

Kalau aku...

Tidak akan menemuimu lagi.

Aku...

Tidak bisa membayangkan.

Bagaimana...

Hidupku...

Dari hari ke hari...

Tanpa dirimu?

Aku sungguh,

Tidak bisa membayangkannya.

Aku semakin takut.

Aku takut.

Karena kau sudah disini.

Kau tidak akan meninggalkanku 'kan?

Visit Our FansPage at www.facebook.com/AsmaFruity.ISC/ for more subtitles.

Guguk.

Guguk.

Guguk.

Guguk.

Kalian lihat anjingku? Sebesar ini.

Anjing bulldog.

Tidak lihat.

Tuan, permisi.

Guguk.

Guguk.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Sini.

Sini.

Duduk disana.

Duduk.

Aku akan memasak ramyun.

Ini urusan penting.

Serius ya.

Mulai saat ini,

Kau akan menjadi permaisuriku.

Dan aku akan selalu menjadi pelayanmu.

Pelayan, Supir, Tukang Masak, Tukang bersih-bersih, Pengrajin.

Dan...

ATM.

Kau yang tidak serius.

Kenapa meyuruhku serius?

Xiaoyou.

Menikahlah denganku.

Apa ini?

Permata hidupku.

Inilah hatiku.

Disaat aku sudah tiada.

Ini yang akan menemanimu.

Menikahlah denganku.

Dan ini akan menjadi milikmu.

Bukalah.

Guguk.

Kenalkan ini mama.

Mama.

Guguk.

Kenalkan ini papa.

Papa.

Tunggu.

Buka pintunya.

Buka pintunya.

Buka pintunya.

Apa yang kau lakukan?

Mandi.

Mandi?

Rumah ini penuh dengan gas.

Kau bisa membakar rumah ini.

Tidak mematikan keran juga.

Airnya bocor sampai ke langit-langit apartemenku.

Menumpahi pianoku.

Kau tahu tidak?

Nona...

Bukan hanya kau saja yang sakit hati.

Ada orang lain yang mengalami luka yang lebih besar.

Tapi mereka tidak menyiksa diri mereka seperti yang kau lakukan saat ini.

Kalau kematian bisa menyelesaikan permasalahan.

Aku sudah bunuh diri sejak lama.

Kita tidak boleh egois.

Memikirkan untuk bunuh diri.

Jika mereka melihat kita putus asa seperti ini,

Bukankah mereka akan sangat sedih?

Peliharaanku.

Hilang.

Bisa tolong temukan dia.

Jangan memaksakan diri.

Itu...

Ma menyuruhku untuk menyuruhmu bekerja kembali.

Katakan pada Ma.

Aku bukan melakukan ini untuknya.

Permisi.

Pernah lihat anjing ini?

Sebesar ini.

Apa ini benar toko binatang?

Aku kehilangan Bulldog Perancis.

Warnanya belang hitam putih.

Ya.

Pernah lihat anjing itu?

Pernah lihat anjing ini?

Memiliki bulatan hitam di wajahnya.

Apa ini tempat penampungan hewan?

Ya.

Aku kehilangan anjing bulldog perancis bewarna belang putih hitam.

Siapa kau?

Kau bilang akan mengajakku ke Italia?

Setelah proyek barnya selesai.

Junho Park.

Tunggu aku.

Kau lama sekali.

Pak.

Aku sudah berhenti bekerja.

Kau tidak akan balas dendam 'kan?

Bagaimana menurutmu?

Upah $550 sehari.

Direkrut langsung dari event organizer.

Anda menjadi begitu bermurah hati.

Ambilah.

Ada apa hari ini?

Kenapa repot-repot seperti ini?

Kami menerima proyek dari Direktur Chen.

Akan ada banyak kolaborasi.

Dengarkan aku,

Jangan pergi kemanapun.

Kembalilah bekerja padaku.

Ma,

Aku tidak tahu apa-apa.

Aku tidak ingin membenanimu lagi.

Lagipula,

Damao,

Kesini.

Sini.

Semuanya kesini.

Sini.

Lu.

Sini.

Ada apa?

Aku sudah mengatakan bagianku.

Sisanya aku serahkan pada kalian.

Xiaoyou.

Selama kau tidak ada.

Ma selalu mengomeli kami.

Ya.

Dia tidak punya teman yang bisa diajaknya berantem.

Karena kau tidak ada disana.

Jangan pergi.

Aku akan selalu mengawasimu.

Nona Xiaoyou.

Jangan pergi.

Tidak ada lagi saat menyenangkan kalau kau pergi.

Benar, jangan pergi.

Tetaplah disini.

Berapa waktu yang kita miliki?

Kita menyambut hari esok.

Hari esok menjanjikan tahun depan.

Kita tidak perlu berkenalan.

Biarkan mengalir apa-adanya.

Aku ingin memberitahunya siapa diriku.

Berapa waktu yang kita miliki?

Kita menyambut hari esok.

Hari esok menjanjikan tahun depan.

Kita tidak perlu berkenalan.

Biarkan mengalir apa-adanya.

Aku ingin memberitahunya,

Aku ingin memberitahunya,

Siapa diriku sebenarnya.

Aku tidak akan pergi.

Tidak pergi kemana-mana.

Please Do Not Harsub Or Share Our Subtitle with an AD. This Our hardwork with free use.

Kanker otak.

Sudah keturunan keluarga kami.

Kanker itu merenggut nyawa ayahku saat aku berusia 9 tahun.

Kemudian aku pindah ke Italia dengan kakak perempuanku.

Junho.

Lezat sekali.

Kenapa tuhan memberiku adik sepertimu?

Buang air ditempat umum.

Kau sama sekali tidak punya malu.

Seluruh polisi mengetahuinya.

Berapa ukuran kelaminmu.

Bisa jangan membicarakan soal itu selagi makan?

Kenapa kau tidak bugil sekalian.

Lalu gambarlah dari atas sampai bawah.

Buat sketsa tubuhnya.

Kemudian bisa dilanjutkan dengan membentuknya.

Menggambar orang bugil?

Di tempat umum lagi.

Kalian bertiga memang sudah tidak punya malu.

Seluruh kota sudah menyaksikan kelamin...

Suamiku...

Dan anakku.

Benar-benar memalukan.

Ide siapa ini?

Sebelum usiaku 22 tahun.

Aku tidak pernah membayangkan pergi dari sini.

Peluang kerja datang dari Shanghai.

Lalu aku melihat Xiaoyou.

Aku tidak akan biarkan ayah menikah lagi.

Ayah bisa habiskan sisa hidup ayah bersamaku.

Kau harus lebih dewasa lagi.

Ayah.

Dia tidak sebanding dengan ibu.

Ayah.

Ayah pernah berjanji saat aku masih kecil.

Kalau ayah akan selalu bersamaku.

Sayang,

Kau sudah bukan anak kecil lagi.

Pergilah.

Nikmati kehidupan ayah bersama istri baru ayah.

Hari itu,

Pertama kalinya aku melihatnya,

Gadis yang mengalami luka hati.

Selama beberapa waktu,

Tangisannya selalu muncul dalam ingatanku.

Aku memiliki keinginan,

Aku ingin menjaganya selama sisa hidupnya.

Kak,

Shanghai dingin dan becek.

Semuanya serba mahal lagi.

Seharusnya aku mendengarkanmu.

Sekarang aku baru menyesalinya.

Biaya hidupku selama 6 bulan habis dalam seminggu.

Buruknya lagi...

Aku harus makan sekali sehari.

Tinggal di kamar kotor dan kecil.

Tapi aku tidak bisa.

Aku sudah dewasa.

Aku tidak bisa menerima uang dari kakakku.

Aku tahu itu.

Kakak sangat menyayangiku.

Sepertinya,

Sepertinya 50,000 saja sudah cukup.

Kakak,

Jangan khawatirkan aku.

Kak,

Aku mencintaimu.

Berhasil.

Halo.

Dia melirik padamu.

Dia bilang,

Dia bilang aku kurang menarik dibandingkan paha babi.

Ayo.

Kumpulkan gadis-gadis.

Dasar pria kurang ajar.

Ayo.

Terima kasih.

Terima kasih.

Ada masalah.

Kau tidak bisa disini, mereka datang.

Rambut pendek jadi makin cakep.

Lihatlah.

Tunggu.

Ada apa?

Seperti inikah caramu menyapaku?

Kau pikir kau ganteng?

Dasar kau jelek tau.

Kalau kau tidak minta maaf pada temanku.

Jangan bermimpi bisa lepas dari kami.

Baiklah aku akan minta maaf.

Tidak masalah.

Tapi,

Kau harus menjadi pacarku dulu.

Dasar gila.

Kau mengerti bahasa Korea.

Baguslah.

Bagaimana kalau beri tanggapan yang serius?

Ingin aku menjadi pacarmu?

Aku mau jadi pacarmu kalau kau bisa habiskan semuanya.

Tunggu.

Apa?

Aku akan memakannya.

=Terjemahan YanniDwi=

Sudah?

Habiskan.

Apa?

Habiskan.

Gu Xiaoyou.

Gu Xiaoyou.

Ingin melarikan diri?

Jadilah pacarku.

Kenapa keras kepala begitu?

Santailah sedikit.

Izinkan aku menjagamu.

Mulai sekarang.

Halo Shanghai.

Kami Park Junho dan Gu Xiaoyou.

Apa ini yang kau bilang mobil limosin?

Tentu saja.

Motor retro tahun 2006.

Terlihat jadul tapi jangan salah.

Ini motor yang setia.

Ayo kita melaju dengan adrenalin.

Ayo kita lihat bagaimana rasanya.

Kita pergi.

Taruh disana.

Baiklah.

Sepatunya.

Sepatu?

Baiklah.

Tangkap aku kalau bisa.

Xiaoyou.

Awas kau ya.

Berani kau ya.

Jangan bergerak.

Jangan bergerak.

Aku...

Berapa lama sisa waktuku?

Setengah tahun.

Perhatian semuanya.

Aku akan melakukan sulap untuk kalian.

Xiaoyou.

Aku ingin putus.

Kakak.

Sayang.

Junho.

Lihatlah siapa yang datang.

Junho?

Benar Junho.

Sudah berapa lama ini.

Adik kecilku.

Paman.

Kak,

Kau sungguh Junho?

Dasar kau.

Merantau selama 3 tahun.

Kau tahu betapa susahnya membesarkanmu?

Apa kau sudah lupa?

Maafkan aku.

Bukan begitu.

Dimana pacarmu?

Kau datang sendiri.

Aku akan memberitahumu setelah kau melepaskan tanganmu.

Mau kabur ya?

Berhenti.

Aku akan menangkapmu.

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

Kau baik-baik saja?

Junho.

Bayangan di otak yang ada pada gambar.

Sepertinya tidak baik.

Kak,

Kak.

Aku pikir ada masalah serius apa.

Ternyata cuma kelelahan.

Istirahatlah yang banyak dirumah.

Dan kau akan baik-baik saja.

Ayo.

=PERSEMBAHAN ASMA FRUITY=

Junho Park.

Maafkan aku.

Aku yang salah.

Kalau kau kembali.

Aku tidak akan marah lagi.

Aku akan berubah.

Kakak.

Bisa aku dimakamkan lebih awal?

Dia harus segera melupakanku.

Kau harus membantuku.

Kau sudah gila ya?

Xiaoyou tidak datang...

...Ke pemakaman.

Dia tidak bisa menerima perpisahan ini.

Kau sudah gila?

Kenapa kau harus melibatkanku,

Untuk menyembunyikan kebohongan ini?

Xiaoyou akan membunuhku jika dia mengetahuinya.

31 Januari 2014.

Awal tahun baru.

Hari ke-3 sejak aku kembali ke Shanghai.

Setelah banyak memohon,

Ma setuju menunda perawatanku.

Dan aku tinggal di apartemen diatas tempat tinggal Xiaoyou.

Ada orang didalam?

Ada kiriman.

Ada orang didalam?

Kiriman anda.

Kau salah alamat.

Aku tidak memesan apapun.

Aku sudah begitu sabar selalu dan selalu.

Memaafkanmu selalu dan selalu.

Menunggumu selalu dan selalu.

Kenapa kau tidak kembali juga?

Sekarang jelaskan padaku.

Dasar kau brengsek.

Bukankah kau mengatakan padaku...

Kau tidak akan meninggalkanku?

Kembalilah.

14 Febuari 2014.

Hari valentine (kasih sayang).

Xiaoyou menangis lagi.

Dan aku tidak bisa menghiburnya.

Ma memaksaku untuk dirawat dirumah sakit.

Ingatanku semakin memburuk.

Guguk.

Kalian lihat anjingku? Sebesar ini.

Permisi.

Guguk.

Guguk.

Guguk.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Xiaoyou.

Sadarlah.

Sadarlah.

Xiaoyou.

Siapa kau?

Aku bos di perusahaan desain interior.

Aku sudah tidak tidur.

Melakukan pekerjaan ini untukmu.

Ingin dengar apa yang aku pikirkan?

Tidak masuk akal.

Rasanya ingin aku bakar saja tempat ini.

Mata duitan sepertimu.

Tidak akan mengerti cinta.

Cinta apanya.

Sudahlah.

Kau hanya cari perhatian.

Please Do Not Harsub Or Share Our Subtitle with an AD. This Our hardwork with free use.

Sudah aku saja.

Aku saja.

Hati-hati.

Kalau kau sungguh mencintainya.

Kau harus kumpulkan keberanianmu untuk menemuinya.

Meskipun kau membuatkannya desain pencakar langit.

Membahayakan dirimu dengan rak tangga baja ini.

Dia tidak akan bahagia.

Kalau dia tidak tahu siapa yang membantunya.

Dia tidak cukup pintar.

Kau pikir dia bisa mengerjakan semua ini?

Bagaimana kalau aku menemuinya,

Apa yang terjadi kalau aku menemuinya?

Aku hanya akan melukainya lagi.

Mati sekali lagi dihadapannya?

Saat aku tidak bisa menahannya lagi,

Aku akan benar-benar pergi.

Kalian tidak akan melihatku lagi.

Bangun.

Bangun.

Aku akan membawamu kerumah sakit.

Apa yang kau lakukan?

Kau sekarat.

Kau tahu itu?

Kau akan mati.

Kau mengerti?

Masih saja menyiksa dirimu sendiri.

Ayo.

Ayo.

Aku mohon sudahlah.

Pergi sana.

Aku bisa mengerjakannya sendiri.

Jadi pergi saja sana.

Diam ditempat.

Apa yang kau lakukan pada jam segini?

Kau menakutiku.

Kenapa anda disini?

Bagaimana aku bisa tahu?

Aku suka berada dalam masalah.

Anda sendirian?

Ada kau. Jadi kita berdua.

Mungkin kau bisa membantuku.

Ini.

Menyetirnya pelan-pelan saja.

Aku akan baik-baik saja.

Baik-baik saja apanya.

Apanya yang baik-baik saja?

Jangan sampai mati di mobilku.

Baiklah.

Katakan pada keluarganya untuk segera datang.

Dia akan di operasi dalam dua hari lagi.

Terima kasih.

Ayo minum kopi bareng?

Itu kau.

Jangan lari.

Kemana saja kau?

Terima kasih.

Seperti manusia, anjing juga...

Disaat mereka tersesat, mereka akan berusaha...

Mencari cara untuk kembali pulang.

Dan bersama dengan majikan yang mereka sayangi.

Benar 'kan?

Si kecil nakal.

Terkadang...

Kita melarikan diri dengan maksud...

Untuk bisa tinggal di tempat yang sama.

Tolong tetap jaga rahasiaku.

Aku percaya padamu.

Motornya bagus.

Motor retro tahun 2006.

Terlihat jadul.

Tapi motor ini sangat setia.

Maafkan aku.

Aku tidak bisa menemukan anjingmu.

Maafkan aku juga.

Karena sudah menjadi tetangga yang perusuh.

Tapi mulai sekarang.

Keadaan akan kembali tentram.

Ambilah.

Ini sebagai ganti rugi untuk pianomu.

Tidak perlu.

Aku tidak bisa naik motor.

Kau bisa belajar.

Aku berniat menjadikan motor ini rongsokan.

Tapi lebih baik aku berikan saja pada orang lain.

Aku membanjiri pianomu.

Saat ingin mandi.

Mungkin ini sudah takdir.

Jagalah motor ini dengan baik.

Terima kasih.

Ngomong-ngomong cucilah sampai bersih.

Terima kasih karena sudah datang.

Dan sudah membangun Bar ini menjadi kenyataan.

Anda tahu kenapa,

Tuan Park ingin membangun,

Geladak diatas atap?

Beliau bilang...

Andalah yang menjadi inspirasinya.

Guguk.

Guguk.

Dari mana saja kau?

Guguk.

Kau berpakaian wanita?

Disaat daun terakhir gugur, pemandangan akan berubah.

Seperti...

Sudah menempatkanmu dalam banyak masalah.

Aku punya sedikit kejutan untukmu.

Damao.

Sini.

Sini.

Semuanya kesini.

Sini.

Lu.

Sini.

Aku sudah mengatakan bagianku.

Sisanya aku serahkan pada kalian.

Detak jantungku seperti jam.

Kenapa detak itu selalu,

Terhenti bukan pada saatnya?

Kita ditemukan oleh takdir.

Kenapa perasaanku seperti ini?

Apa aku sudah mengecewakannya?

Mengapa?

Aku ingin memberitahunya...

Siapa diriku sebenarnya.

Pertanyaan yang tersesat diantara bunga-bunga.

Mengapa?

Aku begitu ingin mengetahuinya sampai membuatku tersipu malu.

Mengapa aku begitu tersentuh?

Dia membuatku merasakan segalanya.

Apa ini jalanan yang berliku?

Aku tidak akan pergi.

Aku tidak akan pergi.

Aku tidak akan pergi kemana-mana.

Berapa waktu yang kita miliki?

Kita menyambut hari esok.

Hari esok menjanjikan tahun depan.

Kita tidak perlu berkenalan.

Biarkan mengalir apa-adanya.

Aku ingin memberitahunya siapa diriku.

Berapa waktu yang kita miliki?

Kita menyambut hari esok.

Hari esok menjanjikan tahun depan.

Kita tidak perlu berkenalan.

Biarkan mengalir apa-adanya.

Aku ingin memberitahunya,

Aku ingin memberitahunya,

Siapa diriku sebenarnya.

Satu tahun kemudian.

Mama.

Sayang.

Siapa itu?

Sayang.

Lihatlah siapa yang datang.

Aku menaruh fotonya.

Foto saat kami pertama pacaran.

Junho.

Xiaoyou.

Maafkan aku.

Aku berjanji...

Aku tidak akan membiarkanmu meneteskan air mata.

Aku tahu aku sudah membuatmu sedih.

Aku punya kisah.

Bagaimana cahaya menyapa cahaya?

Mereka saling mengajak ke dalam kegelapan.

Bagaimana dengan lautan menyapa lautan?

Mereka membuat gelombang.

Bagaimana angin menyapa angin?

Menurutku,

Dengan menghela nafas.

Kalau begitu,

Bagaimana Park Junho dan Gu Xiaoyou saling menyapa?

Kau membiarkanku menyapu bersih ingatan tentangmu.

Melupakan segalanya, memulai kembali kehidupan.

Namun hatiku sudah beku.

Ya, aku berusaha keras melupakanmu.

Melupakanmu, memulai hidup kembali.

Kau tidak boleh meninggalkan tempatmu.

Apa yang masih tertinggal,

Setelah kau tiada.

Jika kau memergokiku mencarimu.

Untuk waktu yang lama.

Untuk waktu yang lama.

Bisakah kau menjadi milikku?

Seperti saat,

Aku memelukmu dalam dekapanku.

Kalian boleh saling berciuman.

Aku punya teman.

Dia memiliki kemampuan yang luar biasa.

Seorang artis.

Tapi dia memiliki kebiasaan khusus.

Dia takut naik kendaraan.

Dia selalu jalan kaki.

Itu karena dia mengalami masa lalu yang pahit.

Maaf, macet.

Tidak apa-apa.

Jadi kau si artis yang bertalenta itu?

Apa yang akan aku lakukan kalau kau pergi?

Hati-hati pulangnya.

Terimakasih telah menonton film ini memakai subtitle terjemahan kami.

=SEE YOU AGAIN=

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.