Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Angel's Last Mission: Love | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nim
Kau datang.
Karena terlambat, maaf.
Semuanya, sudah selesai?
Takkan pergi lagi, 'kan?
Kenapa tak berkata apa-apa?
Janji.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu.
Lee Yeon Seo.
[EPISODE 19]
Apa? Kenapa dia tak datang?
Tidurmu nyenyak?/ Kau terlambat.
Langsung datang sesudah aku membunyikan bel, kubilang.
Berdiri di sebelah kanan. Pegang lengan kiriku.
Benar?
Apa ini?
Aku akan melayanimu dengan benar
seolah kali pertamaku bekerja.
Jangan melucu./ Baik.
Lupakan jika tak mau.
Siapa yang bilang tak mau?
Kau ingat...
tadi...
malam, 'kan?
Kau mengharapakan sesuatu.
Hei, Yeon Seo!
Jangan biarkan aku menangkapmu.
Tidak./ Berhenti berlari. Kau mungkin jatuh.
Jika aku menangkap...
Jika kau menangkapku, lalu apa?
Apa? Mau apa?
Dan?
Wah! Jibsa-nim!
Kau baik-baik saja?
Apa-apaan ini?
Kau kembali?
Gara-gara aku kau pasti bekerja keras.
Maaf.
Selama ini kau sudah bekerja keras.
Mulai hari ini kau dapat pulang.
Pantas.
Aku pikir aku dengar pintu terbuka, jadi aku menelepon perusahaan keamanan
untuk melihat rekaman CCTV.
Tidak!/ Tidak!
Jadi kau, Dan.
Agassi, temanmu
dan pria yang kau ceritakan.
Bagaimana kabarnya?
Apa?
Oh ya. Mungkin.
Entah.
Katakan padanya untuk tak terlalu percaya pria.
Pria yang sering berubah pikiran
pada akhirnya akan jadi pria jahat.
Aku melakukan yang terbaik sambil menunggumu.
Aku makan dengan baik
dan berlatih dengan baik juga.
Anak baik, Yeon Seo.
Apa rencanamu?
Kau takkan memberitahuku?
Masuklah.
Jadi, pria yang berubah pikiran seringnya berubah jadi pria jahat?
Tidak. Aku akan tinggal di sisimu.
Aku memutuskan untuk melakukan itu
segera sesudah aku melangkah kemarin.
Tak masalah jika kau tetap di sisiku.
Hatimu mungkin bersama orang lain.
Sangat mencintai bukanlah kejahatan,
tapi punya banyak rahasia adalah kejahatan.
Siapa yang bilang?/ Lee Yeon Seo.
Dia orang yang hebat.
Bekerja keraslah,
orang hebat.
Apa kau akan jadi rusuknya?
Bukan urusanmu.
Jika aku berubah jadi debu atau hilang,
itu urusanku.
Jika kau hanya menghilang, syukurlah.
Bahkan kau tak bisa membayangkan seperti apa hukuman itu.
Sesuatu yang mengerikan
akan terjadi.
Bagaimana...
kau tahu itu?
Ada seorang malaikat muda
yang mengira dia istimewa
sama sepertimu.
Rusuk? Cinta?
Menyerah. Tak akan ada akhir yang bahagia.
Salah satu dari kalian akhirnya
akan menjalani kehidupan yang mengerikan.
Jadi, jangan melempar batu
ke dalam air yang tenang untuk memuaskan hasratmu.
Berpura-puralah seperti manusia, lalu lenyaplah dengan tenang.
Hasrat?
Kau mungkin benar.
Tapi,...
aku tak ingin menjadi pengecut.
Aku ingin Yeon Seo tahu siapa aku.
Tak masalah jika aku manusia atau tidak,
atau jika aku mati atau hidup.
Aku ingin dia tahu masa kini dan masa laluku,
dan mencintai aku apa adanya.
Kau tak seperti itu.
Kau tidak ingin
memahami.
Tidak, aku tak butuh.
Saat kau mengaku, semuanya akan berakhir.
Lakukan sesukamu.
Namun,
tutup mulut sampai audisi.
Lagi pula aku akan melakukan itu.
Kau bukan satu-satunya yang peduli padanya.
Jadi, jangan coba-coba memberiku
saran apa pun.
Omong-omong, soal malaikat...
Kenapa aku merasa seperti...
Sudahlah.
Kau hanyalah makhluk bodoh dan lemah
seperti manusia.
Tanyakan Tuhanmu kenapa aku seperti ini.
Dan apa itu Yeon Seo atau pun Kim Dan,
jika Dia ingin merusak rencanaku lagi,
katakan padanya untuk sadar.
Merusak rencananya lagi?
Hidup sudah merupakan siksaan.
Ingin dilahirkan kembali adalah pemikiran yang bodoh.
Dan mengharapkan kedamaian di alam lain,
bukankah kedengarannya payah?
[CHOI SEOL HEE]
Turunkan bahumu. Bagus.
Selamat datang.
Imo-nim./ Ya?
1 botol soju?/ Ya.
Ini./ Terima kasih.
[JUNG YU MI JIBSA]
Beri kami waktu sebentar lagi.
Kau juga seorang ayah.
Kau tahu bagaimana perasaanku, bukan?
Siljang-nim.
Aku dikenal karena kegigihan.
Kau ingin aku meninggalkan
80 panggilan tidak terjawab?
Halo, Jibsa-nim.
Kau sakit? Ada apa dengan suaramu?
Jangan bilang kau berubah pikiran.
Tidak, bukan itu.
Jika kau tidak menemuiku pukul 3 sore besok,
aku akan pergi ke Fantasia sendiri.
Apa kau mengerti?
Jangan menakutiku.
Aku tidak lupa.
Kau tahu Kim Dan
menyerah pada misinya dan akan menyebabkan kekacauan?
Aku tidak peduli jika junior atau bawahanmu
berubah menjadi debu sebagai hukuman sesudah bertindak sembrono.
Tapi sepertinya setidaknya kau harus mengetahuinya.
Lakukan sesukamu.
Duduklah.
Ayo minum.
Manusia terkadang minum
bukannya berdoa.
Tak ada lagi yang akan kukatakan.
Aku sudah mendengar
soal malaikat yang dibuang
lalu berubah menjadi manusia.
"Mereka terayun dan terhuyung seperti pemabuk."
"Mereka sudah kehabisan akal."
Kau tidak lupa.
Aku bosan dengan ayat-ayat itu,
tapi semuanya tidak akan hilang dari ingatanku.
Kau pasti sudah melalui banyak hal.
Kau dibuang di dunia tandus ini,
tak bisa hidup atau mati.
Maksudmu kau paham aku sebagai malaikat yang pengasih?
Apa?
Apa kau mengharapkan aku berlutut dan bertobat atas dosa-dosaku?
Bermimpilah.
Fokus saja mengurus juniormu itu.
Kenapa kau sangat memusuhi Dan?
Kau mencapai tujuanmu.
Kau berhasil menempatkan wanita
yang persis seperti kekasihmu yang sudah mati,
Si Berisik, bukan, Lee Yeon Seo di atas panggung.
Kau berhasil.
Pada awalnya, aku juga berpikir begitu.
Aku kira dia adalah kunci yang sempurna.
Aku pikir akan berakhir sesudah aku menempatkannya di atas panggung.
Namun...
Mungkin terowongan yang tak ada habisnya,
tapi akan lebih mudah bersama.
Kau ingin hidup rupanya.
Kau bilang bahwa hidup hanyalah siksaan.
Aku ingin hidup lepas...
dari siksaan itu.
[LEE YEON SEO, YOO SEONG WOO]
Yeon Seo, dengarkan baik-baik apa yang akan kukatakan.
Kau tahu
malaikat pelindung?
Tidak.
Jangan terkejut. Aku...
Sialan. Ji Kang Woo bilang itu sebelumnya.
Jadi,...
aku adalah Seong Woo.
Aku adalah dia.
Tapi sesudah aku mati, aku menjadi malaikat.
Tapi aku kebetulan ingat itu.
Apa yang kukatakan...
tidak masuk akal.
[LEE YEON SEO, YOO SEONG WOO]
[YEONSEONIM]
"Yeonseo-nim"?
[YEONSEONIM]
Halo?/ Datanglah ke taman bunga
sekarang juga.
Duduk. Ini teh camomile.
"Yeon Seo-nim"?
Kau memasukkan itu, 'kan?
Kau seharusnya tidak menggunakan ponselku tanpa izinku.
Kenapa ini milikmu?
Aku memberimu ponsel itu.
Kenapa dengan Yeon Seo-nim? Jauh lebih baik daripada Si Berisik.
"Yeon Seo-nim". Coba.
Yeon Seo-nim.
Kenapa kau memanggilku?
Kau susah tidur?
Yang mana dari 2 ini?
Apa kau sudah menikah? Atau apa kau punya penyakit parah?
Aku memikirkannya.
Aku mencoba mencari tahu apa yang kau sembunyikan dariku
dan apa yang kau cari.
Kau tidak seharusnya menyukaiku, tapi kau akhirnya menyukaiku.
Kenapa itu menghancurkan hatimu?
Apa itu?
Entah kau sudah menikah atau sedang sakit.
Apaan. Tidak.
Kau satu-satunya untukku.
Kau adalah yang pertama dan terakhirku.
Dan aku sangat sehat.
Aku tidak sakit.
Lalu, katakan, apa yang kau lakukan saat kau pergi.
Kau mau pergi kemana?
Aku akan menceritakan semuanya sesudah audisi.
Aku tidak ingin mengganggumu
tanpa alasan sebelum hari besarmu.
Kim Dan, dengarkan.
Jika ini tentangmu,
bahkan seutas rambutmu adalah alasan yang bagus untuk aku jaga.
Daripada siapa pun,
kaulah yang paling penting.
Kau mengerti?
Katakan.
Tak apa, apa pun itu.
Apa pun itu?
Sebenarnya,
aku menemui
ayahku.
Wah.
Aku belum pernah mengatakannya sebelumnya.
Ayahmu...
Orang yang mengusirmu itu?
Apa kau meminta maaf
atas kesalahanmu?
Itu hanya,
itu kisah umum dan membosankan.
Aku benar-benar melupakannya selama lebih dari satu dekade dalam hidupku.
Aku nyaris tak berhasil bertemu dengannya tepat sebelum dia meninggal.
Aku bertanya padanya apa yang ingin kuketahui
dan mengucapkan selamat tinggal.
Itu kisahku.
Apa yang ingin
kau tahu darinya?
Itu,
aku penasaran kenapa dia sangat kasar padaku.
Lagipula aku adalah putranya.
Dia seharusnya memberiku cinta.
Sesuatu seperti itu.
Apa dia meminta maaf padamu?
Untungnya.
Baiklah. Kisahnya berakhir.
Tak menarik, 'kan?
Kemari.
Tidak, aku baik-baik saja.
Aku sudah membiarkan semuanya berlalu.
Kau dan aku.
Kita sendirian di dunia ini.
Kerja bagus,
Kim Dan.
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik saja.
Kapan latihanmu berakhir hari ini?
Biar aku lihat. Sekitar pukul 6 sore...
Sialan. Aku berharap pukul 3 sore...
Hei, lihat pakaianmu. Apa baru?
Bagaimana? Bukankah cantik?
Cantik sekali./ Apa?
Apa kau mengajar lebih banyak kelas?
Apa kau punya waktu?
Omong-omong, apa kalian berdua
bertemu dengan Geum Budanjang-nim?
Astaga.
Apa Budanjang-nim menghubungimu secara pribadi?
Aku tidak tahu...
Aku hanya mendengarnya.
Aku akan membatalkan audisi dan mengumumkan kepada publik
bahwa Danjang dan Budanjang
membeli suara dari para penari
dan berusaha membuat Ni Na mengambil peran utama.
Aku akan mengumumkannya kepada asosiasi dan media juga.
Lanjutkan.
Namun, kau tidak punya saksi atau bukti.
Bersiaplah untuk bertanggung jawab atas memberitahu semua orang
bahwa Fantasia bobrok.
Terlepas dari hasilnya, kau mencoba membeli suara.
Aku yakin kau tidak dapat menyangkal.
Aku hanya bertemu dengan penariku secara pribadi sebagai Budanjang.
Aku bertanya apa mereka membutuhkan bantuan
atau ada saran untuk teater balet.
Jika kau memanggil yang membeli suara,
aku akan bertanggung jawab dan mengundurkan diri dari Fantasia.
Pengunduran dirimu tidak akan cukup untuk menyelesaikan masalah ini.
Jika audisi tidak dijalankan dengan adil,
tidak tahukah kau, bahwa kita tidak akan dapat mempersiapkan pertunjukan dengan benar?
Apa yang kau dan Danjang
inginkan dari teater balet ini?
Apa ini benar-benar soal uang?
Gamdok-nim.
Kau terus menghina Danjang-nim dan aku
seolah-olah kita adalah orang yang paling hina di Bumi.
Biarkan aku memberimu peringatan dengan sangat sopan.
Harap menahan diri
sebelum kesabaranku habis.
Kami akan melanjutkan audisi sesuai rencana.
Berikan aku semua bukti yang membuktikan, kami membeli suara
dengan uang atau pun suap.
Sesudah aku mengkonfirmasi,
aku akan membatalkan audisi.
Ya ampun!
Tidak ada yang membuntutimu, 'kan?
Tidak.
Bagaimana denganmu? Kau bertingkah seperti ada,
mereka tidak mencurigaimu, 'kan?
Tentu saja. Tidak ada yang tahu. Tidak ada.
Tidak ada yang akan tahu.
Kerja bagus.
Ayo masuk.
Siapa?
Moon Ji Woong.
Siljang-nim.
Di mana dan bagaimana kabarmu selama bertahun-tahun?
Kau tidak pernah menelepon!
Sesudah mendengar dari Jibsa-nim,
aku tahu itu adalah kau.
Apa maksudmu?
Basa-basinya nanti saja. Mari langsung ke inti.
Ji Woong akan bersaksi untuk kita.
Bersaksi apa?/ Kecelakaan...
yang menyebabkan Agassi menjadi buta.
Itu bukan kecelakaan. Itu sebuah insiden.
Seseorang memicu insiden itu, dan itu benar-benar direncanakan.
Apa? Apa katamu? Siapa?
Apa sudah siap?
Aku akan melakukannya karena aku diperintahkan.
Tapi dia mungkin benar-benar mati karenanya.
Benar. Itulah intinya.
Jika kau gagal,
kau tahu bahwa kau harus berikan kembali
semua uang yang kami berikan kepadamu.
Kumohon.
Jangan lupa...
Ending Babak Kedua.
Saat itulah adegan solo Lee Yeon Seo berakhir.
Aku tahu itu salah.
Aku seharusnya tidak melakukannya
bahkan jika aku hendak kehilangan segalanya.
Aku pikir itu jebakan.
Katamu dia tidak pernah berjudi. Tidak sekali pun dalam hidupnya.
Tapi ayahmu
berhutang jutaan won karena berjudi dalam beberapa hari.
Dan orang asing memberimu 10.000.000 won
dan 5.000.000 won tanpa alasan.
Aku yakin itu semua adalah bagian dari rencana.
Siapa? Siapa yang merencanakannya?
Kita harus memeriksanya sekarang.
Sesudah audisi besok, aku akan pergi ke kantor polisi
dengan Agassi.
Kau harus membawa file rekaman dan dokumens
yang kau katakan padaku.
Baik.
[TANPA JUDUL]
Kita harus memeriksanya sekarang.
Sesudah audisi besok, aku akan pergi ke kantor polisi
dengan Agassi.
Kau harus membawa file rekaman dan dokumen
yang kau katakan padaku.
Kau seharusnya tidak melakukan apa pun.
Jika kau memiliki harga diri,
harusnya tak kau lakukan sejak awal.
Lagi pula kau sekarat.
Kau takut masuk ke lubang api?
Sudah aku bilang diam saja.
Bagaimana aku bisa diam? Kau bilang kau akan mati sesudah ini.
Ini kali terakhir./ Dia seharusnya tahu dengan baik.
Dia menipu Giselle.
Karena Sang Pria menipu, dia akan mati.
Beraninya dia memegang tangannya?
Dia tidak tahu itu akan terjadi.
Dia merasa bersalah, jadi dia ingin menebus apa yang dia lakukan.
Apa maksudnya itu?
Bisakah kau membunuh semua orang seperti interpretasi Ji Gamdok?
Itu lebih intens.
Kau benar-benar harus menang besok.
Dan jangan lupa. Pukul 5:00 sore besok...
Berapa kali kau harus katakan?
Pesta di kafe di depan kantor polisi.
Kau bisa merayakan atau menghiburku. Lakukan sesukamu.
Semuanya akan sangat sibuk besok.
Bersiap./ Baik.
Sekali lagi.
Kau sudah melakukan ini selama tiga jam.
Karena sesuatu masih menggangguku.
Aku masih cinta,
tapi aku tahu dia menipuku. Aku tidak tahu harus berbuat apa.
[LAPORAN]
Tidur?
Tidak. Kenapa?
Mau bantu aku berlatih?
Apa?
Kemari.
Aku mau berlatih, kubilang.
Kau tidak butuh itu.
Ayo kita lupakan semuanya dan cari udara segar.
Apa yang ingin kau lihat?
Sungai, laut, pohon, ladang, ceritakan apa pun yang kau inginkan.
Aku akan membawamu ke sana. Ya?
Bintang.
Aku ingin melihat bintang-bintang bersamamu.
Dia pasti punya alasan.
Apa?
Dia benar-benar mencintai Giselle juga, bukan?
Mungkin pertunangan pertama dibuat bertentangan dengan keinginannya.
Mungkin itulah sebabnya dia lari ke pedesaan.
Teruskan.
Dia berakhir di tempat yang aneh, bertemu seorang wanita,
dan jatuh cinta padanya.
Dia seharusnya tidak jatuh cinta padanya,
tapi tidak peduli seberapa keras dia mencoba,
dia tidak bisa menahan diri untuk tidak jatuh cinta.
Si Pria mungkin membuat keputusan
meninggalkan segalanya dan tetap di sana.
Maka dia seharusnya mengatakan sebelumnya.
Dia mungkin ingin.
Tapi dia menundanya selama sehari
dan hari berikutnya.
Seperti itu.
Apa dia takut dia akan hilang jika dia mengungkapkannya?
Bisa jadi karena takut.
Dia tidak mempercayainya.
Pria itu...
mempercayai cintanya, tapi bukan cinta Giselle.
Dia seorang wanita yang mencintainya bahkan sesudah dia menjadi roh.
Menyedihkan.
Ayo pergi. Aku harus menarikan ini.
Sekarang?
Aku perlu mencobanya saat perasaan muncul. Ayo pergi.
[EPISODE 20]
Aku perlu bicara dengan...
Kenapa kau datang kesini?
Di mana saputanganmu?
Karena milikku,
aku akan mengurusnya.
Tak ada gunanya mengancamku. Aku sudah membuat keputusan.
Tidak, kau harus kembali.
Ji Kang Woo adalah...
Kau sudah tahu...
dia hanya menginginkannya karena dia terlihat seperti cinta pertamanya.
Dia tulus.
Dia tulus mencintai Yeon Seo.
Tidak benar.
Misimu setengah jalan menuju kesuksesan.
Kau hanya harus kabur sekarang.
Jika kau di sini untuk memperingatkanku, pergilah.
Jadi, bagaimana jika kau menceritakan kisahmu kepada Si Berisik?
Berikutnya, apa?
Berikutnya,...
Apa kau akan beri tahu dia kau akan mati menjadi debu?
Hal terbaik yang dapat kau lakukan untuknya adalah
meninggalkan dia pada saat ini
sebelum dia lebih mencintaimu,
sebelum dia terluka lebih dalam,
sebelum sesuatu yang lebih menakutkan terjadi.
Ji Kang Woo bisa berada di sisi Si Berisik.
Kau dan aku dapat kembali ke surga.
Itu akhir yang membahagiakan bagi semua orang.
Benar bukan, Dan?
Aku yakin ada cara.
Jika manusia bisa menjadi malaikat,
seorang malaikat bisa menjadi manusia juga.
Berhenti bicara omong kosong!
Buat keputusan yang bijaksana.
Jika kau bertindak gegabah, sesuatu yang buruk akan terjadi.
Berhentilah mencoba menakutiku!
Aku akan berurusan dengan sesuatu yang buruk
dan tersambar petir jika aku harus.
Pergi.
Dan...
Jangan gugup.
Kaulah yang akan menari, tapi kenapa aku yang gugup?
Kau bisa melakukannya, Berisik.
Itu lagi.
Kau adalah Si Berisik-ku, yang tercantik di dunia ini.
Ini.
Itu membuktikan bahwa kau adalah seorang malaikat,
dan itu menghubungkan dunia ini dengan surga.
Jangan sampai terjatuh.
Pastikan kau selalu membawanya.
Bolehkah aku pinjam itu sampai hari ini? Aku butuh itu sebagai jimat keberuntunganku.
Ini milikmu sekarang.
Kau benar-benar memberikannya padaku?
Aku tidak butuh ini
karena aku akan berada di sampingmu.
Pilihan para hadirin hari ini
akan menentukan masa depan Fantasia.
Aku percaya para hadirin akan memilih penari
yang menyentuh hati.
Geum Ni Na tidak datang?
Semoga beruntung semuanya.
San Ha, kendalikan emosimu.
Soo Ji, lebih berani.
Jung Eun, pertahankan keseimbanganmu.
Dan Yeon Seo
fokus pada interpretasimu.
Siapa pun itu,
aku akan melakukan yang terbaik untuk menggunakan interpretasi mereka.
Jadi, lakukan yang terbaik untuk meyakinkan mereka
sehingga para penari dan aku akan dapat mengikuti.
Menyerah saja.
Kau terlalu keras sesudah melahirkan, bukan?
Sepertinya ada peradangan di panggulmu.
Kau sudah pergi ke rumah sakit?
Kenapa? Kau menginginkan suaraku?
Kau tidak menganggapku saingan, bukan?
Kau 'kan akan berhenti jadi ballerina?
Apa kau melewati semua itu dan kembali hanya untuk ini?
Menyerahlah pada audisi ini dan fokus untuk sehat dahulu.
Tidak, aku tidak bisa melakukan itu.
Aku tidak akan pernah menyerah lagi.
Jika aku menyerah, akan terlalu sulit untuk kembali.
Aku yakin.
Aku mungkin bukan apa-apa di matamu,
tapi aku masih seorang balerina. Kau tahu?
Kita sekarang akan memulai audisi.
Para kandidat diizinkan untuk memilih
adegan apa pun dari "Giselle".
Kandidat pertama adalah Lee San Ha.
Jika kita memenangkan lebih dari 30 anggota penari dan 13 dari pihak kita,
apa itu akan membuat kita aman?
Karena pemungutan suara akan dilakukan secara rahasia,
kita tidak akan dapat melacaknya.
Kita tidak yakin.
Aku tidak suka gagasan ini.
Jika kita menemui mereka secara langsung, itu akan meninggalkan jejak.
Aku tahu.
Tapi tidak ada cara lain.
Yeon Seo tidak ada duanya dalam hal pertunjukan balet.
Dia sadar, dan itulah sebabnya dia mempertaruhkan segalanya.
Aku yakin penari akan membalas kembali atas apa yang sudah mereka terima.
Ni Na harus melakukannya dengan baik.
Sebagai seorang seniman, aku yakin dia punya harga dirinya.
Mereka butuh uang.
Dalam hidup,
uang adalah yang terpenting.
Selanjutnya adalah Geum Ni Na.
Ni Na baru saja tiba.
Wah, dia punya getaran yang sama sekali berbeda.
Berhenti!
Aku bilang berhenti menangis.
Apa emosi yang menjijikkan ini?
Aku tidak bisa menahan diri.
Apa gunanya semua ini?
Pasti Yeon Seo yang terpilih.
Aku tidak akan pernah bisa
sekompeten dia.
Kau baru menyadari itu?
Ini adalah takdirmu sejak awal.
Kau seperti barang yang dipajang yang tidak diinginkan siapa pun
tidak peduli seberapa cantiknya kau.
Kecuali jika kau adalah Yeon Seo,
kau tidak punya pilihan selain dikurung di balik pintu kaca.
Lupakan! Kenapa kau repot-repot mencoba?
1.124. 1.125. 1.120
Dia melakukannya.
Bravo!
Luar biasa.
Menakjubkan.
Jangan menilaiku.
Aku tidak melakukan itu untuk mendapat pujianmu.
Uruslah dirimu.
Berikutnya adalah Lee Yeon Seo.
Dia merasa dendam.
Bukan pada si Pria, tapi pada dirinya sendiri.
Apa cintaku tidak cukup?
Bukan seperti itu.
Dia mungkin tidak bisa memberitahuku karena dia tidak percaya padaku.
Tidak, aku ingin memberitahumu.
Dari siapapun, aku paling ingin memberitahumu.
Aku ingin memberitahumu siapa dan apa aku.
Tapi haruskah aku melakukannya?
Kerja bagus.
Sekarang aku akan menghitung suara.
[1: LEE SAN HA, 2: LEE SOO JI, 3: HWANG JUNG EUN]
[4: GEUM NI NA, 5: LEE YEON SEO]
[KOTAK SUARA]
Voting terakhir jatuh pada
Lee Yeon Seo.
[4: GEUM NI NA, 5: LEE YEON SEO]
Karena hasil seimbang,
kita punya pertandingan final atau suara head-to-head.
Tapi kenapa hanya ada 29 suara?
Apa salah satu dari kalian golput?
Kemana Hwang Jung Eun?
Dia bilang ada urusan, jadi dia pergi.
Sepertinya dia tidak memilih.
Ayo kita meneleponnya dan bertanya.
Dia pergi dengan tergesa, tapi dia melihat pertunjukan.
Dan aku yakin dia tidak tahu soal imbang.
Kita bisa meneleponnya
dan menanyakan siapa yang ingin dia pilih.
Termasuk para kandidat dan pemilih,
jika ada yang menentang gagasan ini,
kami akan mendorong maju dengan suara head-to-head.
Tidak ada, 'kan?
Kau tahu...
bahwa Korea dikenal karena daya saingnya.
Kami tidak dapat mengakhiri audisi tanpa pemenang yang jelas.
Cepat meneleponnya.
[JI KANG WOO GAMDOK]
Halo?
Jung Eun, kau menonton pertunjukan, 'kan?
Aku akan langsung ke intinya.
Kau akan memberikan suara di telepon.
Di antara lima kandidat, berikan suaramu.
Seperti ini?
Ya.
Semua orang mendengarkan panggilan telepon.
Namun, jika kau keberatan, kau tidak harus melakukannya.
Ini seharusnya anonim,
tapi semua orang akan tahu siapa yang kau pilih.
Jika kau ingin golput.../ Tidak, aku akan memilih.
Jika kau akan menghitung suaraku, aku akan memilih.
Aku...
paling suka penampilan Lee Yeon Seo.
Giselle untuk Fantasia "Giselle" tahun ini
adalah Lee Yeon Seo.
Ayo kita menerimanya.
Para penari yang tampil di acara itu memilihnya.
Siapa pun setuju bahwa itu adil.
Apa yang sudah kau lakukan untuk Fantasia?
Apa yang sudah kau lakukan untuk audisi Ni Na?
Seniman?
Mbahmu kiper.
Penari berwajah dua itu bukanlah seniman.
Mereka mengambil semua yang kita tawarkan.
Beraninya mereka menusukku dari belakang?
Apa maksudmu?
Apa kau menyuap mereka?
Hentikan!
Jika dia yang memimpin,
usailah kita. Inilah akhirnya.
Tidak, takkan kubiarkan.
Harus bagaimana lagi?
Haruskah Yeon Seo menjadi buta lagi agar Ni Na...
Benar?
Aku hanya perlu memastikan
dia tidak akan tampil apa pun yang terjadi.
Yeong Ja, sadarlah.
Kita sudah...
terlalu baik padanya karena dia adalah keluarga.
Benar?
Ni Na.
Ni Na, kau dimana?
Aku ingin dia mati.
Aku harap...
Yeon Seo mati.
Lee Yeon Seo, bisakah kau ubah posemu?/ Baik.
Kami akan memotret bagian lain wajahmu.
Bagaimana "Swan Lake" 2016-mu berbeda dari acara lain?
Aku akan menunjukkan kepada kalian perbedaan nyata antara yang baik dan yang buruk.
Bisakah kita melihat "Swan Lake" terbaik tahun ini?
Tentu saja. Aku akan menunjukkan 32 putaran yang sempurna.
Jika Yeon Seo tidak ada di sini...
Jika dia tidak di sini,
aku akan menjadi penari utama.
Selamat.
Terima kasih.
Aku juga meyakinkanmu, bukan?
Haruskah kita makan malam nanti?
Ya?/ Aku sudah banyak berpikir soal ini,
tapi aku harus memberitahumu
kenapa aku memilihmu
dan apa yang terjadi padaku.
Aku punya janji.
Aku akan menunggu sampai kau datang.
Jangan menunggu...
Jika ini soal pekerjaan, kita bisa melakukannya di studio.
Jika ini masalah pribadi,
aku tidak akan mendengarkanmu./ Kau tidak tahu apa-apa
soal perasaan yang aku miliki saat aku berdiri di depanmu.
Aku menghormati dan aku berterima kasih kepadamu.
Sangat menyenangkan bekerja denganmu.
Dan aku juga menantikan kerja sama kita.
Kumohon...
jangan membuatku tidak nyaman.
Kau bisa menilaiku sesudah aku memberitahumu.
Kau tahu restoran di depan teater balet?
Temui aku di sana sesudah janjimu.
Yeon Seo. Yeon Seo.
Hei, orang mungkin melihat kita.
Selamat. Kau sangat bagus.
Kau cantik.
Hadiahnya?
Apa?
Apa ini? Kau tidak menyiapkan apapun?
Aku tak punya hadiah, tapi ada tempat yang harus kita kunjungi.
Aku harus pergi menemui Jibsa-nim.
Hanya sebentar.
Kemana?/ Tempat kita bertemu untuk kali pertama.
Ada sesuatu yang ingin kusampaikan.
Aku akan memberitahumu siapa aku
dan dari mana aku berasal.
Aku akan menceritakan semuanya dari awal.
Aku akan minum kopi dulu.
Aku akan memesan makanan sesudah pestaku mulai.
Baik.
Kau masih punya waktu.
Tidak, bukan itu.
Gamdok-nim...
Kenapa dengan dia?
Apa dia memarahimu karena tidak mengikuti instruksinya?
Atau apa dia bilang sesuatu yang aneh?
Apa dia bilang sesuatu padamu?
Dia bilang dia perlu mengatakan sesuatu.
Dia akan menunggu sampai aku datang.
Aku bilang kepadanya aku tidak akan pergi.
Tapi itu menggangguku.
Orang itu tidak bisa dipercaya.
Dia tak tahu malu.
Dia bilang dia akan menunggumu?
Jangan memikirkannya atau menerimanya.
Kau cemburu?
Apa?/ Kau kelihatan cemburu.
Tidak...
Baik. Ya. Aku cemburu.
Jika ini memalukan,
dan perasaan tidak enak disebut kecemburuan,
kau benar. Aku cemburu!
Aku benci Ji Kang Woo.
Aku benci dia menempel padamu,
kalian berdua bisa berkomunikasi soal balet yang tidak aku tahu,
dan dia bertemu kau secara pribadi. Jadi,...
jangan bertemu dengannya kecuali aku bersamamu kedepannya.
Apa kau sangat menyukai aku?
Ya.
Ayo pergi.
Apa hubunganmu dengan hujan?
Kenapa?/ Melihat kebelakang,
kau selalu melarikan diri setiap kali hujan.
Benar?
Yah.../ Apa kau punya trauma terhadap hujan?
Atau apa kau alergi terhadap hujan?
Atau apa kau berubah menjadi Hulk atau semacamnya?
Bagaimana perasaanmu jika aku benar-benar seperti itu?
Bagaimana jika aku menjadi sesuatu yang berbeda dari diriku sekarang?
Aku akan berdoa agar kau kembali menjadi dirimu sendiri.
Aku akan pergi ambil payung. Tunggu disini.
Aku akan pergi bersamamu.
Aku tidak akan lari lagi.
Aku akan segera kembali.
Selamat berjualan hari ini.
Permisi!
Aku punya perasaan aneh.
Rasanya seperti
aku akan mencari dia di masa depan yang jauh.
Rasanya seperti aku akan dibiarkan sendiri
dalam kesedihan dan keputusasaan, kehilangannya dan merindukannya.
Lee Yeon Seo!
Hati-hati.
[KANTOR POLISI MAJU]
[KANTOR POLISI MAJU]
[LEE YEON SEO]
[LEE YEON SEO]
Gamdok-nim, maaf.
Aku merasa terlalu terbebani dan aku tidak merasa percaya diri.
Sepertinya ini adalah batasku.
Aku akan akhiri semua urusanku di teater balet yang aku sukai.
Di mana aku?
Suara mobil
dan ventilator?
[JI KANG WOO]
[DAYA MATI]
Ya, aku sudah siap.
Aku mengiriminya undangan, jadi, dia akan segera ke sana.
Kita harus membiarkan dia melihat momen terakhir
balerina yang dia kagumi.
Balerina hipersensitif yang percaya pada teori konspirasi
karena paranoia
bunuh diri karena tekanan kembali tampilnya dia.
Ini judul yang bagus.
Pastikan kau mengakhiri ini dengan baik.
Apa ini 911? Ada seseorang di atap.
Sepertinya dia akan jatuh. Cepat!
Kau siapa?
Siapa yang mengutusmu ke sini?
Bibiku? Apa itu bibiku?
Pikirkan semaumu. Lagi pula inilah akhirmu.
Ini atap teater balet, bukan?
Kau harus pertimbangkan kembali.
Kau tahu ada berapa kamera CCTV di sini?
Kau pasti akan ketahuan.
Kau harus pergi.
Kau tidak harus melepas penutup mata atau melepaskan tanganku.
Aku akan mempertimbangkan ini tidak pernah terjadi. Aku tidak akan mencarimu.
Syukurlah kau membuat keputusan ini.
Pergi. Aku tidak melihat wajahmu.
Terima kasih sudah membiarkanku hidup.
Aku tidak akan membiarkanmu hidup.
Tidak ada yang bisa bunuh diri
dengan mata tertutup dan tangan diikat.
Dan.
[ANGEL'S LAST MISSION: LOVE]
Kau takkan bisa menyakiti Yeon Seo lagi
selama aku ada.
Kesadaranmu hilang. Kau perlu istirahat.
Berikan.
Pasti ada sesuatu.
Aku akan mencari alasannya.
Itu kau.
Kau tidak benar-benar menyukaiku.
Kau mengacaukan ingatannya?
Tetap awasi dia
saat aku tidak ada.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.