All language subtitles for Angkara Murka 2025 1080p WEB.AAC.x264.MSM

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese Download
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Pakde.

Lanjutkan saja besok.

Iblisnya segera keluar.

Kang…

Ayo selesaikan.

Bogel.

Dari mana itu, Kang?

Dari balik bukit itu.

Aku akan ke sana lagi.

Kalau kau mau bantu aku,

hasilnya kita bagi dua.

Gelap, Kang.

Bahaya, Kang.

Jangan takut.

Aku mengajakmu…

karena aku sudah menganggapmu sebagai adikku sendiri.

Aku mengerti keadaanmu.

Ndan…

Bondan, ayo makan dulu.

Ndan.

Bondan.

Ayo dimakan dulu.

Ayo, Bondan.

Ndan.

Cepat!

- Cepat. - Pakai ini!

Ayo!

Ayo, cepat!

Kang!

Kau dengar itu?

Aku butuh lebih banyak lagi.

Maaf, Pak, akhir-akhir ini agak susah.

Aku tidak peduli.

Aku butuh lebih banyak dana.

Kau tahu? Aku mau mencalonkan diri!

Ayo siapkan sesajinya.

Iblis… Ayo lari. Iblis!

Ayo pergi.

Ayo pergi.

Aku akan…

Sekarang aman.

Pulang saja.

Kau sedang menunggu Bapak ya?

Ya sudah.

Kalau begitu, aku akan pergi sendiri.

Aku akan membuat anak dan istriku bahagia.

Kang!

Pakde!

Ambar.

Mas Jarot ada di sini?

Dia tidak datang bekerja.

No.

Ini lo.

Gel!

Kau yang menemani Jarot semalam, 'kan?

Gel!

Apa kau tahu di mana Jarot?

Tadi malam,

ketika aku pulang ke rumah,

aku lihat…

iblis.

Matanya merah.

Jalannya seperti seekor binatang.

Karena aku ketakutan,

aku lari.

Terus Mas Jarot?

Aku sudah memanggil Kang Jarot,

tapi dia malah diam saja,

menghampiri iblis itu.

Siapa kau?

Aku hanya ingin mencari suamiku.

Di sini, kau tidak bisa masuk sembarangan.

- Ya sudah. - Ya, Mbar.

No, ini.

- Terima kasih, Pak. - Pakde.

Ini, Pak.

Mar…

ini untukmu.

Kenapa cuma segini?

Semua mendapat jumlah yang sama.

Bajingan!

Bekerja dari pagi sampai malam

dan gajinya tidak pernah naik!

Selalu sama!

Berengsek!

Nasib buruh seperti kita

ya seperti ini, Net.

Kerjanya berat, risiko tinggi, tapi bayarannya tidak seberapa.

Aku sudah lelah hidup melarat.

Aku akan nekat.

Aku akan ke sana.

Kau benar-benar percaya

ada tambang berlian di sana?

Aku pernah ke sana.

Jadi, memang benar

ada tambang berlian di sana?

Cepat!

Ayo!

- Cepat! - Ayo!

Jalan pelan seperti semut!

- Cepat! - Ayo cepat!

Cepat!

Kau kenapa, Man?

Ayo cepat!

Tidak apa-apa.

Kau nekat sekali, Mar!

Beruntung kau tidak tertangkap!

Aku belum sempat mengambil berlian itu.

Aku hampir tertangkap.

Aku akan ke sana lagi.

Aku ikut, Mar.

Bagaimana denganmu, To?

Kalian semua tahu

tambang itu milik siapa, 'kan?

Sudahlah.

Bukankah itu berbahaya?

Sudahlah.

Kita sembunyi dulu, tunggu sampai aman.

Berani tidak?

Jangan aneh-aneh, Kang.

Berikan kepadaku. Aku akan menyerahkannya kepada mereka.

Hei!

Sedang apa kau?

- Tidak ada apa-apa, Pak! - Kemari!

- Tidak ada apa-apa, Pak! - Hei!

- Pak! - Hei!

Tidak ada apa-apa, Pak!

Kau, pergilah ke sana!

Pak!

- Pak! - Hei!

- Buka mulutmu! - Pak!

Pak!

Aduh!

Stop!

Jangan ikut campur!

Aduh!

Hei.

Ada apa ini?

Ada pencuri, Pak.

Dia menelan berlian kita.

Hei, jangan menuduh sembarangan.

Kumpulkan semuanya.

Semuanya, berkumpul!

Hentikan pekerjaan kalian!

Berkumpul!

Cepat!

Ayo cepat!

Semuanya lihat.

Ini perlu dibuktikan.

Gofar.

Pak.

Mau diapakan, Pak?

Kang!

Kang Bardi!

Biarlah ini menjadi pengingat kalian semua.

Siapa pun yang mencuri berlian,

akan berakhir seperti dia.

Selesaikan ini, Far.

Mau kalian apakan lagi dia? Bajingan!

Berhenti!

Berhenti!

Berhenti!

Berhenti!

Berhenti!

Raden Broto datang ke sini membawa kabar baik.

Beliau berencana untuk mencalonkan diri menjadi pemimpin daerah!

Ayo.

Kau, yang di belakang, cepat bawa ke sini!

- Ayo cepat! - Oke.

Ambil ini.

- Ayo, ambil! - Di sana.

Jangan lupa memilih!

Ambil ini, cepat!

Pilih beliau!

Berhenti!

Jangan lupa memilih!

Kau mau tidak?

Bajingan!

Ini. Untukmu!

Jangan mendekat.

Tidak apa-apa, Man.

Ada apa, Enduk?

Permisi, Pak.

Dia adalah istri salah satu pekerja yang hilang beberapa hari lalu.

Siapa nama suamimu?

Jarot, Pak.

Hei!

Apakah ada yang tahu di mana Jarot?

Tidak ada yang tahu.

Dia mungkin telah dibawa oleh iblis.

Hei!

Siapa ini?

Anak Ganteng, siapa namamu?

Bondan.

Bagus sekali.

Aku ingin bekerja di sini, Pak.

Aku senang ada orang yang mau bekerja.

- Man. - Ya, Pak.

- Urus, Man. - Baik, Pak.

Jangan lupa memberinya beras.

Bekerja di pertambangan

itu sulit lo.

Aku bisa melakukannya, Pak.

Namun…

Pastikan tidak menimbulkan masalah di sini, ya?

Aku kenal Jarot.

Dia pekerja keras.

Pak, bolehkah aku bertanya sesuatu?

Apa benar

di malam hari

di sini banyak setannya?

Pokoknya, kalau sudah hampir gelap, segeralah pulang.

Kau bisa mulai bekerja hari ini.

Tidak ada apa-apa kok.

Ya sudah.

Coba cek.

Ayo naik, Mbar.

Aku antar pulang.

Apa yang kau lakukan di sana, Mbar?

Apa kau baru saja melihat…

setan?

Aku cuma lupa jalan.

Tempat ini memang

angker kok, Mbar.

Makanya kalau

hari mulai gelap

semua orang disuruh pulang.

Kau benar-benar tidak tahu di mana Mas Jarot?

Kenapa aku harus berbohong?

Kau tidak perlu

khawatir, Mbar.

Besok

Kang Jarot pasti pulang.

Ada apa, Mas?

Tidak ada apa-apa.

Kau ini dari mana saja, Gel?

Aku dari tadi sudah menunggumu.

Minum ini.

Sedikit-sedikit.

Begini masalahnya, Gel.

Ini.

Aku bisa saja membantumu pergi ke luar negeri,

tapi lihat ini.

Uang yang kau titipkan ke aku

belum cukup!

Ada apa, Gel?

- Wah! Kau dapat dari… - Sut.

Pelankan suaramu!

Ini…

cukup untuk biaya keberangkatanku?

Cukup banget!

Begini…

berkas-berkasmu

akan kuurus agar kau bisa segera berangkat.

Aku akan bawa ini dulu.

Lo…

Kau jangan khawatir, Gel.

Apa kau lupa?

Dulu aku juga mengurus berkas-berkas milik ibumu.

Beres!

Ayo, kemarikan, Anak Ganteng.

Ayo.

Ayo.

Aku akan memberikan ini kepadamu setelah berkas-berkasnya

selesai.

Ya.

Ya…

Ya, akan aku urus.

Ayo, Bondan, sudah terlambat.

Ayo.

Besok datang siangan saja.

Sebentar, Ndan! Ibu sedang bekerja!

Sudah, Ndan.

Sudah, Ndan.

Hei!

Ini adalah tempat kerja, bukan untuk merawat anak!

Aku di sini juga untuk bekerja, bukan mengasuh anak!

Tangisan anakmu itu lo!

Berisik!

Hei.

Jika kau ingin anakmu selamat, jangan datang ke sini lagi!

Ya sudah. Ibu akan temani kau bermain dulu.

Satu,

dua,

tiga,

empat,

lima…

Ndan?

Bondan.

Ndan!

Ndan!

Apakah kau melihat anakku?

Pakde, lihat Bondan?

Tidak, Mbar. Kukira dia bersamamu.

Hei.

Di mana anakku?

- Di mana Bondan? - Aku tidak tahu!

Kau bilang akan mencelakainya! Di mana anakku? Di mana Bondan?

- Jangan menuduh sembarangan! - Hei!

Ada apa ini?

Sudah waktunya pulang. Ayo pulang.

Aku tidak bisa pulang jika Bondan belum ketemu.

- Di mana dia? - Dia hilang!

Ya sudah.

Ayo, aku akan bantu mencarinya.

- Ayo! - Ayo, cari dia!

Ayo!

Bondan!

- Di mana kau, Nak? - Bondan!

- Ndan! - Bondan!

- Ndan! - Bondan!

Bondan!

Sekarang kau pulang dulu.

Aku akan bantu mencarinya di sini.

Percayalah kepadaku.

Ndan!

Ndan!

Bondan!

Ndan?

Ndan?

Ndan.

Lewat sini.

Bondan?

Bondan?

Bondan!

Ndan!

Terima kasih, Pak.

Sama-sama.

Aku pamit dulu ya, Mbar.

Sudah malam.

Siapa?

Mas Jarot?

Mas Jarot!

Ke mana saja kau, Mas?

Aku kedinginan.

Tolong aku.

Aku sendirian di hutan.

Aku ingin pulang ke rumah.

Apa maksudmu, Mas?

Bondan?

Ndan?

Bondan!

Terima kasih, Mas.

Mas, tunggu.

Aku minta maaf

karena kemarin

aku menuduhmu.

Dulu

aku punya seorang putra…

seumuran dengan Bondan.

Tempat ini berbahaya.

Jaga anakmu.

Ndan,

temani Ibu ya?

Ndan.

Ayo, cari dengan cermat!

Ayo cepat!

Ayo!

Bisa cepat tidak?

Gofar!

Untuk apa kau ke sana?

- Bajingan! - Ayo!

Apa yang kau lakukan di hutan malam-malam?

Tadi malam aku memimpikan Mas Jarot.

Dia bilang dia tersesat di hutan…

dan tidak bisa pulang.

Aku yakin itu bukan mimpi biasa.

Bagaimana kau tahu itu bukan sekadar mimpi biasa?

Kau istrinya.

Wajar saja jika bermimpi tentang dia.

Justru karena aku istrinya,

aku tahu dia sedang mencoba memberitahuku sesuatu.

Aku bisa membantumu mencari Jarot,

tapi tolong

jangan beri tahu siapa pun tentang apa yang barusan kau lihat, oke, Mbar?

Anggap saja kau tidak pernah melihatnya.

Aku tidak ingin sesuatu terjadi kepadamu dan Bondan.

Mau ke mana, Mbar?

Mau mencari Mas Jarot.

Mau cari ke mana, Mbar?

Di hutan.

Jangan pergi ke sana sendirian, Mbar.

Bahaya, Mbar.

Aku temani ya?

Tidak usah, Mas.

Aku akan pergi bersama Pak Mandor.

Mbar!

Ada yang ingin kubicarakan

soal Kang Jarot.

Ada apa, Mas?

Ayo duduk di sana.

Mbar!

Ayo pergi sekarang.

Sebentar ya, Mas.

Mbar…

hati-hati dengan Bogel.

Apa maksudnya, Pak?

Sepertinya akan turun hujan lebat.

Sebaiknya kita kembali sekarang.

Dan…

dilanjutkan besok?

Jika kau ingin pulang,

aku akan mencari sendiri.

Gel,

bantulah turun.

- Berat. - Gel…

Cepat bantu, Gel.

Cepatlah, Gel.

Ayo, Gel.

Ayo, Gel.

Ayo cepat.

Gel…

betapa teganya kau kepadaku?

Maafkan aku. Aku menyesal.

Setiap…

Setiap hari hatiku tidak tenang, Kang.

Aku memaafkanmu,

tapi kau harus ikut aku di dalam sini.

Maafkan aku.

Tolong berhenti! Aku minta maaf telah membunuhmu!

Gel, kau kenapa?

Gel, kau kenapa?

Gel!

Ini untukmu.

Diterima ya.

Terima kasih, Pak.

Mungkin sekarang saatnya

aku harus memberitahumu.

Malam saat Jarot menghilang, aku melihat Bogel dan aku…

Aku merasa ada sesuatu yang aneh.

Gel…

kenapa kau masih di sini?

Tidak apa-apa, Pak.

Ini aku mau…

pulang.

Di mana Jarot?

Aku tidak tahu, Pak.

Dari tadi aku

sendirian kok.

Bagaimana, Pak?

Apakah berkas-berkasnya sudah siap?

Kapan aku bisa pergi, Pak?

Ayo ikut aku, Gel.

Ke mana?

Aku perlu bicara denganmu.

Bicara di sini saja.

Di sini?

- Sini? - Aduh… Sakit!

- Lepaskan aku! - Kembalikan berlianku!

Berlian apa?

Jangan bohong kau!

Jangan bohong!

Kembalikan!

Ambillah.

Hei.

Jika kau tidak mau mengaku, aku akan membunuhmu.

Mati kau!

Lepaskan aku dulu.

Kumohon, lepaskan aku.

Berliannya

sudah diambil Komar.

Jangan banyak alasan!

Aku bersumpah aku tidak berbohong. Aku bisa membuktikannya.

Ini kesempatan terakhirmu.

Jika kau berbohong dan tak mengaku,

aku akan melubangi matamu!

Aku tak bohong.

Malam ini, Komar pergi ke tambang untuk mengambil berlian.

Sekarang aman, semuanya sudah pergi.

Di sini.

Oh, ya.

Jangan berpikir untuk menyusul ibumu ke luar negeri.

Ibumu sudah meninggal sejak lama.

Bisa-bisanya kau dibohongi oleh Dewo!

Mati kau!

Mati kau!

Ibuku masih hidup.

Ibuku masih hidup.

Mar, aku dapat!

Berlian. Lihat! Sebuah berlian!

Lihat!

Wah!

Benar ini! Benar ini, Net!

Benar ini, Net!

- Kita jadi kaya! - Kita jadi kaya, To!

Mar, iblis!

Tidak usah takut dengan iblis. Manusia lebih menakutkan! Ayo!

Aku tidak takut!

Sudah, Net, tinggal saja!

Cepat!

Hei, Net! Sudah, tinggal!

Net!

Kenapa kau tega kepada Mas Jarot?

Kenapa kau tega membunuh Mas Jarot?

Bajingan kau!

Kenapa kau tega membunuh Mas Jarot?

Kuharap iblis sepertimu…

mati terkubur hidup-hidup!

Aku mengajakmu…

karena aku sudah menganggapmu sebagai adikku sendiri.

Bogel tidak pernah terlihat lagi ya.

Sejak kejadian di kuburan itu,

dia menghilang sampai sekarang.

Mari kita selesaikan dengan cepat.

Ayo cepat!

Ayo!

Masuk ke dalam!

Aku tidak menyangka

kau di sini.

Ini semua gara-gara berlian sialan itu!

Kau tidak coba melarikan diri?

Aku tidak akan lari.

Kau kenal kakakku, Bardi, 'kan?

Dia dibunuh tepat di depan mataku.

Aku akan membalaskan dendamnya.

Teman lama, ya?

Lama tak jumpa?

Apakah kalian senang?

Apakah kalian senang?

Aku lebih senang melihat kalian bertarung satu sama lain!

Ayo!

Ayo!

Ayo!

Ayo, bertarung!

Ayo!

Ayo!

- Ayo! - Ayo lawan!

Serang dia balik!

Ayo hajar!

Matanya!

- Hajar terus! - Ayo!

Terus!

Matikan apinya.

Iblisnya takut terhadap api.

Ya.

Aku tahu apa yang diinginkannya.

Adakan ritual besar besok malam.

Sediakan tumbal kesukaannya.

Kau ingat anak yang di tambang itu?

- Ya, Pak. - Tumbalkan dia.

Bondan, masuk.

Sepertinya kita sudah lewat sini.

Benarkah ini jalannya?

Benar kok.

- Kau hanya berputar-putar saja dari tadi! - Sabar! Sabar dulu!

Antar aku sekarang…

atau aku habisi kau!

Ketuk pintunya!

Maaf, Pak. Aku tidak bisa masuk kerja hari ini.

Tidak apa-apa.

Aku tahu kau masih berduka.

Di mana Bondan?

Kami punya oleh-oleh untuknya.

Dia ada di belakang, Pak.

- Biar kupanggil… - Jangan panggil dia, Mbar!

Panggil dia sekarang!

Ada apa ini, Pak?

Ndan, lari!

Bondan!

- Bondan! - Bondan!

Bondan!

- Bondan! - Mundur!

Satu langkah lagi,

dan aku akan memecahkan kepala anak ini!

Ada apa, Pak?

Ada apa, Pak? Ada apa?

Bondan akan menjadi tumbal.

Sut…

Aku sudah kumpulkan semua orang, Mar.

Ayo cepat berangkat.

Ayo, Semuanya, kita berangkat!

Semua, masuklah!

Berhenti.

Ada apa ini?

Aku diperintah

agar tidak seorang pun diizinkan memasuki area ini.

Tapi aku ingin masuk sekarang!

Keras kepala sekali!

Maaf, Pak.

Jika Bapak memaksa,

kami harus melawan!

Apa ini?

Jangan kasar.

Pulang.

- Aku harus masuk. Ada temanku di dalam. - Tidak bisa! Pulang saja!

Turun!

Mati kau!

Mbar!

Mbar, pergilah dulu.

Selamatkan anakmu!

Bondan!

Bondan!

Mau ke mana kau?

Mbar!

Sudah berani melawan kau!

Kembali!

Man…

Ampun, Man.

Jangan tembak aku, Man.

Jangan tembak aku, Man.

Mati kau, Man.

Pak!

Mundur!

Bajingan!

Awas!

Awas!

Itu untuk Kang Bardi, Bajingan!

Hei!

Hei!

Ndan!

Ndan!

Ndan!

Siapa lagi

yang ingin mencoba?

Tunggu di sini, Ndan.

Kang…

Sini.

Ayo. Bakar!

Bakar!

Mati kau!

Bakar!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.