All language subtitles for Twelve.E08.(NKIRI.COM)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

TWELVE

Pada suatu hari, ketika angin menderu di seluruh daratan,

Dewa Cahaya membangunkan 12 hewan dan memberikan mereka sebuah tugas.

Ke-12 malaikat, yang diberi kekuatan itu,

terlahir untuk melindungi dan membimbing

dunia yang porak-poranda.

Taesan,

Wonseung, Doni,

Yangmi, Bangwool,

Mirr, Malsook, Master R,

Jwidol, Hanu,

Kangji, dan Dalgi.

Mereka adalah penjaga perdamaian,

yang menjalankan kehendak Dewa.

Namun, meski mereka membawa

keselamatan bagi dunia,

mereka juga menandai awal krisis dunia.

Kegelapan, yang merasa terancam oleh kekuatan para malaikat,

melepaskan energi jahat

ke seluruh dunia melalui para pengikutnya.

Cahaya meredup

dan daratan membusuk.

Debu hitam masuk ke dalam tubuh manusia,

mengubah mereka jadi roh jahat.

Para malaikat akhirnya memilih

untuk bangkit melawan roh jahat

untuk melindungi umat manusia.

Hari demi hari,

saat menaklukkan roh jahat,

mereka melanjutkan

pertempuran abadi yang melelahkan.

Sementara para malaikat

bertahan dari serangan tanpa henti roh jahat yang bangkit dan lenyap…

Kegelapan, melalui Ogwi dan Samin,

menyesatkan Haetae, maskot dari ke-12 malaikat,

dan menjadikannya roh jahat

dan menggunakan kekuatannya

untuk menyerang para malaikat.

Saat Hanu, Master R,

Yangmi, dan Dalgi gugur oleh serangan Haetae,

Taesan, yang diliputi amarah dan putus asa, menghabisi Haetae.

Lalu, energi jahat dan kekuatan para malaikat

tersegel di bawah Gerbang Neraka.

Selama bertahun-tahun,

Samin, yang dianggap sudah mati, muncul di hadapan ke-12 malaikat

yang menjelma sebagai manusia.

Taesan dan para malaikat

kini memasuki pertempuran baru yang akan menentukan takdir mereka.

KLINIK PENGOBATAN TIMUR TAESAN

Bergabunglah denganku,

maka kau akan dapat kekuatan lebih besar.

Kau takkan terkalahkan.

Bagaimana,

jawabanku cukup jelas?

Tenangkan dirimu.

GEDUNG TAESAN

Doni!

Aku datang!

Hanu!

Hanu!

KLINIK PENGOBATAN TIMUR TAESAN

Dasar bodoh.

Kekuatan Haetae dan Jiwa Naga sudah menjadi milikku.

Setelah kuubah dunia menjadi neraka,

semua manusia akan kujadikan roh jahat.

Jangan besar kepala.

Jika Mirr adalah tujuan hidupmu,

kau tak punya tempat di nerakaku.

Lihat saja.

Menyedihkan.

Dia cuma tubuh yang tak berdaya.

Entah bagaimana tampangmu

saat terbunuh oleh kekuatan Mirr.

Mirr…

Jangan.

Dia masih kuat seperti dulu.

Bangwool.

Hanu!

Ini hari yang pas untuk barbeku!

Wonseung!

Mirr, meski Dewa mengabaikan doaku

dan malaikat lain menentang kita,

takkan ada yang berubah.

Percayalah. Perasaanku padamu tetap sama.

Ogwi…

Tidak…

Kumohon, tidak…

Tidak…

Tidak…

Apa… Kita di mana?

- Siapa kau? - Aku di mana?

Di mana ini?

- Kenapa kita di sini? - Ada apa?

Tempat apa ini?

Apa-apaan ini?

Aku di mana?

- Apa-apaan ini? - Kau tahu kita di mana?

- Kenapa aku di sini? - Tempat apa ini?

- Ada apa ini? - Apa yang terjadi?

Master R!

Kenapa badanku sakit semua?

Aku kenapa?

Stop. Apa ada yang memukuliku?

- Apa? - Kenapa sakit sekali?

Aku juga penasaran kenapa.

Yangmi!

Kau tahu aku sangat merindukanmu?

Malsook.

Aku di mana?

Apa yang terjadi?

Ada apa?

- Hanu! - Hanu!

Tunggu, dia belum kembali normal?

Doni!

- Hei, Jwidol. - Dasar!

Kau makin langsing.

- Kau makin gemuk. - Makin tinggi juga.

Kemarilah.

Dia kesal karena kau menangkis semua syurikennya.

Mana mungkin? Semuanya tepat sasaran.

Hei, ayo makan enak.

Berangkat!

Kenapa rambutmu seperti semak? Kau harus pangkas.

Kau tak berubah sedikit pun.

Dalgi, kami sering banyak ayam.

- Jangan. - Keterlaluan.

Sudah kubilang jangan makan ayam.

- Maaf. - Dia selalu paling banyak.

Hei, kalian tahu aku cuma makan lobak.

Kau segemuk ini gara-gara lobak?

- Benar. - Ayolah.

Hei, Ketua!

Mirr.

Mirr!

KLINIK PENGOBATAN TIMUR TAESAN

Fenomena aneh

yang menggelapkan langit telah sirna

dan semua orang kembali tersenyum saat menjalani

keseharian mereka seperti biasa.

Selanjutnya,

kami hadirkan kisah yang menyentuh hati.

Minggu lalu, seorang yang mengaku bernama Tiger

meninggalkan sebuah kotak berisi uang dalam jumlah besar

di depan sebuah panti asuhan, serta sebuah catatan bertuliskan,

"Semoga ini bermanfaat."

Meski banyak upaya dilakukan, identitasnya masih misteri,

dan panti asuhan itu

menyampaikan rasa terima kasih mereka melalui saluran berita kami.

Sekian berita dari saya, Park Jiyun.

Dari Taesan untuk kalian.

Jus wortel ini…

Rasanya aneh.

Asyik sekali.

Kangji.

Kenapa tak membangunkanku agar aku ikut?

Bukankah Yangmi dan Dalgi membuatmu bergadang?

Jangan memancingku.

Mereka penasaran soal semuanya,

jadi mereka terus menanyaiku semalaman.

Tapi rutinitas tetap jalan.

Senangnya bisa olahraga lagi.

- Kau pasti sudah pemanasan. - Tentu. Mau mulai?

Ayo.

- Aku mau tegaskan sesuatu. - Olahraga bukan beban?

Bukan. Karena sudah lama, ayo lari sampai puas.

Dah.

Halo, ini adalah panggilan dengan bantuan AI.

Ada yang bisa saya bantu?

Halo?

Pukul berapa kalian buka?

Kami buka dari pukul 10.00-22.00.

Kalau begitu, ada menu yang kau rekomendasikan?

Tentu. Menu akan segera dikirim ke ponsel Anda.

Terima kasih.

Ini dia.

SPESIAL HARI INI

Luar biasa.

Hanu, ayo makan semangkuk ini!

Hei, Doni, apa itu?

Apa itu? Kau beli apa?

Ini terlihat enak.

Apa ini?

Ini permen kapas.

Nikmat sekali.

Apa ini juga buatan Dewa?

Bukan, ini buatan manusia.

Benarkah?

Boleh aku minta uang lagi?

Uang?

Tidak, kau harus bekerja dulu.

Asal kau tahu, aku sudah bicara dengan Ketua

agar kau bisa kerja juga.

Mulai sekarang, panggil aku "Pak".

Ada apa?

Cukup panggil aku "Pak", Berengsek.

Baiklah. Hentikan.

Katakan. "Pak."

Ya, aku paham.

Katakan, "Pak!"

Baiklah, Pak. Sudah puas?

Begitu.

Ayo cari makanan lain. Ini tak bikin kenyang.

Memang tidak.

Ayo, aku tahu tempat yang enak. Porsinya jumbo.

Jangan kebanyakan.

- Manusia sungguh luar biasa. - Memang.

Tak kusangka teknologi mereka berkembang pesat.

Tanya apa pun yang kau mau.

Selama kau tertidur,

aku menyimpan rekaman

dari semua peristiwa dan momen bersejarah di perangkat ini.

Di sini?

Apa ini makhluk hidup? Bagaimana mungkin?

Bukan begitu.

Terlalu banyak informasi sekaligus bisa membuatmu pusing,

jadi pelan-pelan saja.

Pertama, pelajari cara pakai ini.

Apa ini?

- Itu ponsel. - Apa?

Ponsel.

Itu bukan makanan.

Bukan untuk dimakan.

Manusia tak sanggup sehari pun tanpa perangkat ini.

Dengan ini,

kita bisa mengobrol meski jaraknya sejauh apa pun.

Ini bisa memenuhi semua kebutuhanmu

agar hidup lebih mudah.

Apa?

Begini. Dengan perangkat ini…

kau bisa bermain gim,

dan juga

memesan makanan, dan membeli pakaian.

Bohong. Yang benar saja.

Kau belajar bohong selama aku tak ada?

Itu benar.

Masa?

Memang benar.

Dengarlah suara Wonseung dulu.

Wonseung ada di dalam sini?

Tentu.

Ada suaranya juga.

Aku juga ada di kantor.

JWIDOL

Kenapa meneleponku, padahal aku di sini?

Aku sibuk!

Biarkan aku belajar dengan tenang.

SIMULASI UJIAN CSAT KE-6

Kenapa menangkap penjahat serumit ini?

Hei, kau sedang apa?

Aku sedang belajar untuk menjadi detektif.

Apa? Tumben begini.

Kau kenapa?

Posisi ketua itu memang tak cocok untukku.

Aku akan menggantikan Marok saja.

Ide bagus. Memimpin tim itu tak gampang.

Aku mendukungmu.

Semoga berhasil.

Dalgi, ini bagaimana?

Yangmi,

ini apa? Orang sungguh memakai ini?

Kurasa tidak.

- Benarkah? - Itu tas tangan.

Oh, tas tangan!

Kangji, ini tas tangan, bukan?

Bukan.

Masih banyak pilihan, lihat saja dulu.

Ini untuk dipakai?

Kalau yang ini? Warnanya bagus, 'kan?

Ya. Cocok untukmu.

- Sungguh? - Biar kucoba.

Coba lihat. Pasti nyaman untuk bertarung.

Aku lelah sekali.

Permen Kopi

Akhirnya, aku segar kembali.

K-POP BERSAMA UPLUS

Hei. Senang bertemu denganmu.

Selamat datang.

Ada yang bisa kubantu?

Tolong bantu aku semuanya.

Baik.

Ini baru dirilis.

"Tambahkan jadwal bisbol minggu ini ke kalenderku."

TAMBAHKAN JADWAL BISBOL MINGGU INI KE KALENDERKU

Mantap. Aku mau beli 12.

- Kau bilang 12? - Ya, kami ada 12 orang.

Aku siap membantu.

Ini 12 ponsel pesananmu.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Sebentar.

Hanu.

MAKAN MALAM TIM DI PEMBUKAAN JAJANAN JALANAN GEUMSOON

MAKAN MALAM TIM DI PEMBUKAAN JAJANAN JALANAN GEUMSOON

Aku yakin kalian lapar.

Karena banyak orang

menganggap museum itu menyeramkan,

aku mau buat pengalaman itu tak menakutkan dan mudah diakses.

Ide yang menarik,

dan aku kagum atas perhatianmu

terhadap masyarakat.

Tolong kirimkan proposal proyeknya padaku

dan akan kusiapkan desainnya.

- Benarkah? - Ya.

Aku ada jadwal rapat lain,

jadi akan kukirimkan drafnya akhir pekan ini.

- Baik. Terima kasih. - Ya.

Tolong kabari aku.

Tentu.

MAKAN MALAM TIM DI PEMBUKAAN JAJANAN JALANAN GEUMSOON

Astaga. Lagi-lagi lamban.

Belum baca pesannya?

Ayo.

Ya.

Bangwool!

Dia barusan…

Dia bicara.

Baiklah. Ini untuk Geumsoon dan Manbok yang buka restoran jajanan mereka.

Beri tepuk tangan.

TTEOKBOKKI STELLA

- Selamat makan! - Selamat makan!

Tampaknya enak sekali.

- Yangmi, silakan. - Bagaimana cara makannya?

- Dalgi, kau juga. - Makanlah, Hanu.

- Coba celupkan itu ke saus. - Ke situ?

Enak, 'kan?

- Enak. - Nah, begitu.

Astaga.

Kau pasti suka kombonya.

Enak sekali.

Coba yang itu.

Kau lahap sekali.

Pilihan kombo Doni tak pernah mengecewakan.

- Makanlah sebelum dingin. - Kenyal sekali!

- Lebih enak saat panas. - Geumsoon, enak sekali!

Dalgi, ini daging ayam.

Jangan makan ini.

- Coba itu. - Gorengannya enak.

Geumsoon, boleh tambah gorengannya?

Pak Taesan, masa kau juga?

Biar kuambil.

- Ini enak sekali. - Kau harus celupkan ke situ.

- Benarkah? - Ya.

- Enak? - Enak.

- Siwan datang. - Kami datang.

- Hai. - Halo.

Hai!

Sayangku.

Dia menggemaskan.

Pak, kau mau menggendong cucuku?

Boleh?

Tapi dia kecil sekali.

Dia malu-malu.

Astaga.

Hei.

Kau menggemaskan sekali.

Dia mirip denganmu, Geumsoon.

- Lihat, dia tersenyum. - Nah.

SEMUA TOKOH, TEMPAT, DAN ORGANISASI DI SERIAL INI FIKTIF

Diterjemahkan oleh Cindy N

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.