Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Halo.
Jika ada sesuatu dalam film ini yang mengganggumu,
yakinlah, kami hanya mencerminkan kekacauan dunia nyata.
Tidak ada maksud menyinggung.
Cerita ini tentang saling menghormati, sampai ketemu.
Hei, Nak.
Hei, jadi ada apa?
Tidak ada apa-apa, ambil amplop itu dari meja.
Kau menyuruhku datang lebih cepat hanya untuk mengambil ini?
Tidak, masih ada kerjaan lagi yang harus kita kerjakan.
Kupikir membayar sisa utangku akan memberimu sedikit banyak motivasi.
Oh, biaya kuliah lebih dari cukup jadi motivasi untuk bekerja paruh waktu.
Jadi apa yang terjadi?
Kita perlu memindahkan sebagian barang dari ruang tamu ke loteng.
Oke, kenapa terburu-buru?
Cucuku, ibunya dan suami ibu yang konservatif akan datang menjenguk kita.
Oh, kapan itu?
Tadi malam aku sedang bermeditasi, cucuku, Olivia, tiba-tiba muncul dalam pikiranku.
Sudah lama aku tidak bertemu dengannya,
jadi aku menelepon ibunya dan mengundangnya.
Dia setuju, tapi dengan syarat.
Apa maksud syarat itu?
Rasanya senang sekali diundang oleh orang yang tidak repot-repot
membalas teleponku atau bahkan menjawabnya.
Oh, ayolah, sayang.
Kau tahu, aku sendiri bukan orang yang pandai bicara di telepon.
Kau bahkan tidak meninggalkan rumah untuk bersosialisasi dengan orang lain.
Yakinkan aku kalau kau tidak depresi.
Kenapa kalian tidak datang dan melihat sendiri?
Itu bisa meyakinkanmu.
Baiklah, tapi kau tahu,
kupikir akan lebih baik jika kau datang ke sini.
Kau tahu, Joel, dia merasa sangat tidak nyaman
dengan hal yang berbau pagan dan penyembahan berhala.
Dia tidak mau Olivia ada di dekat semua idola itu.
Baiklah, apa yang kau mau dengan semua berhala ini?
Ayah, aku tidak tahu.
Simpan saja di ruangan lain
atau buang ke tempat sampah, aku tidak peduli.
Kau tak peduli, hah?
Ayah, aku mencoba bersikap terbuka dan jelas, oke?
Aku mendengarmu.
Dengar, jangan khawatir, aku akan mengurusnya.
Kalian datang saja.
Di mana kita mulai?
Kita mulai dengan yang besar itu.
Di mana kau mau memindahkan?
Tong sampah.
Kau sungguh yakin?
Apa pun untuk putriku.
Oke.
Kau yakin ini diperlukan?
Itu berhala, kan?
Mungkin putriku seharusnya lebih berhati-hati dengan
apa yang diinginkan terkait dengan patung-patung ini.
Yang lain akan dipindahkan ke loteng beberapa hari lagi.
Aku penasaran, bagaimana semua ini dimulai?
Apanya?
Perjalananmu ke agama-agama timur.
Bagaimana semua ini dimulai?
Orang-orang yang kuceritakan kisah itu biasanya berpikir aku butuh bantuan medis.
Jadi, aku lebih suka menyimpan untuk diriku sendiri.
Oke, aku sungguh penasaran.
Ayolah, kau terlihat lebih bahagia dan lebih sehat daripada setengah orang di luar sana.
Jadi, jujur saja, apa ceritamu?
Baiklah, itu sekitar 10 tahun yang lalu,
aku berkendara sendiri di jalan pedesaan yang gelap dan sepi.
Tunggu sebentar, aku akan mengambil sesuatu yang besar.
Tunggu, apa hubungannya?
Tunggu saja.
Tunggu dulu.
Tidak semuanya indah dan bahagia.
Oke, lalu apa cakupannya?
Itu sekitar setahun setelah perceraianku.
Oke, kalau begitu kita mulai dengan perceraian.
Tidak, itu bukan cerita utamanya.
Maksudku, aku sudah move on.
Ini lebih seperti aku sedang mencari jati diri.
Aku harus tahu cerita selengkapnya jika aku mau
memainkan cello dengan suasana hati yang tepat.
Hey.
Hei sayang.
Siap untuk darah?
Apa yang kau lakukan sekarang, Charles?
Aku harus menari sebentar dengan beberapa orang yang tidak mau mendengarkan.
Tidak masalah jika terkena besi beton,
tapi menurutku tidak ada seorang pun yang punya nyali untuk angkat tangan.
Tidak, Charles, aku tidak percaya.
Aku mau kau langsung ke rumah sakit.
Kau mengerti maksudku?
Sampai jumpa lagi.
Oh, Charles, apa yang terjadi?
Ayo.
Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.
Apa, kau gila, Charles?
Apa yang harus kulakukan, operasi atau apa?
Maukah kau membantuku sayang, atau membunuhku dengan pertanyaanmu?
Ya Tuhan, ini dia.
Ini terakhir kalinya aku melakukan ini.
Aku tidak tertarik dengan kegilaan ini.
Kau tahu, kau bukan lagi kuda liar di usia 20-an.
Dan pengendara sepeda motor itu, mereka bukan kawan SMA-mu.
Ada kebijaksanaan dalam mengetahui kapan harus bertarung dan kapan harus menahan diri.
Baiklah, kau boleh terus mengabaikanku.
Aku akan memperingatkanmu suatu hari nanti aku akan pergi begitu saja.
Saat kau bangun, aku tidak akan ada di sini.
Sayang, aku tidak semewahmu.
Aku orang yang terus terang dan to the point.
Tak ada satupun omelan atau keluhan yang menggangguku
karena kupikir kita masih saling mencintai.
Tapi kali ini, bisakah kau yakinkan aku itu hanya rasa frustrasi?
Kau masih sungguh mencintaiku?
Tentu saja, kenapa kau bertanya?
Kau kenal aku, kan?
Aku, benarkah?
Apa maksudmu?
Apa ada sesuatu yang lupa kau ceritakan, sayang?
Jangan salah paham Sophie, aku harus bertanya.
Sudah lama sejak terakhir kali aku melihatmu sebahagia itu.
Apa itu penulis dari New York City?
Katakan sesuatu.
Ya, ya, benar.
Kalau begitu katakan, kau masih mencintaiku?
Maafkan aku jika ini menyakitkan, tapi aku tidak sepenuhnya yakin.
Percayalah, aku tak pernah menyangka akan menemukan
kebahagiaan seperti itu bersama orang lain.
Aku bisa mendiskusikan apa saja,
puisi, mode, kuliner, budaya tanpa batas.
Dia tidak pernah bosan.
Yang selalu kita diskusikan hanya motor dan barbekyu.
Ada seluruh dunia di luar sana, Charles dan kita belum pernah menjelajahinya,
dan kau tidak pernah sekalipun mau menari di duniaku.
Dan siapa yang menganggap enteng cedera mengerikan ini?
Sungguh meresahkan.
Kau tidak akan membuat siapa pun terkesan dengan selalu menjadi orang tangguh di bar.
Aku tidak mau berurusan dengan ini seumur hidupku
dan kemudian suatu hari mati di gurun ini.
Baiklah, langsung saja ke intinya, Sophie.
Kau bisa menjadi siapa pun yang kau inginkan
dengan siapa pun yang kau inginkan, kapan pun kau inginkan.
Tapi jangan harap aku menjadi sepertimu.
Sudah dua tahun sejak kau bilang tak mau menumpang denganku lagi.
Apa aku sudah mengucapkan satu kata itu?
Apa karena kau mau aku pergi sementara kau tinggal di rumah?
Dan menggoda lelaki itu?
Cukup Charles.
30 tahun pernikahan, 30 tahun pernikahan, dikurangi dua tahun perselingkuhan.
Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today
Sayang?
Sayang, ayo kita bicara.
Aku tidak sanggup menahan lagi Charles.
Kita berpisah saja selagi keadaan masih baik, oke?
Kupikir dia melakukan hal yang benar.
Dia ada benarnya.
Aku agak kasihan padamu, tapi ya sudahlah.
Aku tahu persis apa yang kau rasakan.
Ya, aku bermotor sendirian di jalan pedesaan yang gelap dan sepi itu,
mungkin aku mencari diriku sendiri.
Kecelakaan itu menandakan sebuah pengaturan ulang.
Tidak butuh waktu lama bagiku menemukan kedamaian,
mataku terbuka lebar, tapi rasanya aku seperti mengintip ke dalam jiwaku sendiri,
menggali wilayah yang belum dipetakan di dalam diriku,
mengurai simpul kesakitan dan kesedihan, kebahagiaan murni mengalir melalui diriku.
Air mata kebahagiaan mengalir di wajahku.
Waktu berlalu begitu cepat.
Apa-apaan ini?
Dia bukan dari sekitar sini.
Satu-satunya negara lain yang terlintas di pikiranku adalah Meksiko.
Saat itu juga otakku berpindah fokus,
beralih ke Spanyol.
Ceritakan tentang garasi ini.
Aku tinggal di dekat sini, tapi hanya ada satu garasi.
Di seluruh ruas jalan ini.
Kau sangat beruntung karena jaraknya hanya sekitar satu mil.
Baiklah, hei, apa kau melihat banyak penyeberangan migran di sekitar sini?
Tidak terlalu banyak, kenapa kau tanya?
Karena kupikir aku melihat orang di lembah tadi malam.
Kenapa kau bilang itu?
Kurasa aku melihatnya kadang-kadang.
Tak seorang pun pernah percaya padaku.
Mereka mengira aku gila karena terhubung.
Oke, aku juga tidak melihat siapa pun.
Apa di sini?
Ada mekanik di sana, mungkin dia bisa membantumu.
Semoga berhasil.
Terima kasih.
Sama-sama.
Tenang saja.
Aku tak mau dianggap gila, jadi kusimpan cerita itu untukku sendiri.
Saat mekanik memeriksa sepedaku,
aku menelepon teman lamaku seorang psikiater.
Visi, dalam kasusmu bisa berarti dua hal.
Entah kau sudah mencoba-coba obat psikedelik dan mengacaukan otakmu,
atau perubahan terbaru dalam hidupmu seperti
perceraian tak terduga dengan istri tercintamu.
Pasti sungguh membebanimu dan mengacaukan otakmu.
Negatif pada kedua hal.
Maksudku, aku sempat terpuruk, tapi aku mampu mengatasinya.
Oke, kalau begitu mungkinkah itu hanya mimpi buruk?
Tidak, karena orang tua yang kutemui pagi ini dengan jelas bilang perempuan kecil,
dan dia secara khusus menyebutkan Chiquita.
Biar kuberitahu sesuatu,
aku tidak bilang ini berlaku untukmu,
tapi ada anggapan saat aktivitas atau frekuensi otakmu menurun, seperti meditasi mendalam,
kau bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang biasa.
Itu sesuatu yang bisa kita uji, tahu?
Jadi kenapa kau tidak berkunjung.
Jadi bagaimana tampilannya?
Aku sudah memperbaiki masalah sirkuit di businya.
Kau sudah siap, aman untuk pergi.
Terima kasih banyak.
Hei, kawan.
Hey.
Aku ingin tahu, motor siapa yang ada di pintu masuk itu?
Kenapa, apa yang terjadi?
Tidak ada apa-apa.
Aku melihat wajah lelaki tua di sana dan aku mau sekali bertemu dengannya.
Kau kenal dia?
Ya.
Ya ampun, maafkan aku, tapi dia sudah meninggal beberapa tahun lalu.
Apa?
Ya, aku heran kau berhenti di motornya.
Dia selalu bercanda jiwanya akan selalu ada,
dan siapa pun yang mau menemuinya bisa menemuinya di sana.
Saat itu menjadi jelas bagiku aku tak perlu menemui dokter mana pun.
Jadi, apa kau akan menjual motor itu?
Aku mau tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Jadi aku memutuskan membawa orang tua itu, di mana pun dia, aku membeli motornya.
Baiklah, kencangkan sabuk pengaman kalian.
Aku memeriksa kertas-kertas yang kutemukan di motornya.
Ternyata itu berasal dari sebuah buku yang menceritakan tentang
pengalaman mistis orang bijak India di Pegunungan Himalaya.
Aku mengetahui pacarku bagian dari klub motor yang pernah ke sana, mendapatkan informasi
lebih rinci tentang klub tersebut, bicara dengan beberapa rekan, dan coba tebak apa yang terjadi?
Mereka bilang Henry adalah Devi Upasaka,
artinya pemuja ibu ilahi,
mereka memanggilnya Parashakti.
Tapi di sinilah semuanya menjadi sangat menarik.
Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today
Kau lihat, ibu muncul dalam berbagai bentuk.
Sosok yang dipuja Henry.
Alias, Chiquitaku.
Lihat, dia biasa menyembahnya di lembah itu.
Dan jika aku benar, di tempat yang sama persis.
Itu sungguh menarik.
Kau pernah melihatnya lagi dalam praktik spiritualmu?
Nah, lucunya, setelah malam itu,
aku tidak pernah punya gambaran tentang Devi.
Aku bertanya-tanya kenapa itu terjadi saat itu.
Aku memikirkannya sejenak, dan aku menyadari
lembah itu dipenuhi pemujaan pada Dewi.
Mungkin dengan menyadari perceraianku,
aku akhirnya cukup terbuka dan reseptif untuk mengalami dimensi mistis kehidupan
yang hanya sedikit orang biasa yang bisa menyentuhnya.
Aku tidak tahu, tapi saat aku semakin mendalami Devi dan yoga
dan filosofi yang lebih dalam, akhirnya memberiku kata-kata
untuk mengungkapkan perasaan yang kurasakan saat istriku pergi.
Sebuah cara untuk memahami semuanya dan menemukan kedamaian,
apa ada kekuatan yang lebih tinggi seperti Devi atau tidak, aku tidak peduli.
Aku juga tidak terlalu peduli, tapi ini keren sekali.
Aku mengerti.
Ya ampun.
Hei apa kabar?
Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.
Tunggu sampai kau melihat yang ini.
Oh Tuhan.
Keluarlah, nak.
Ya ampun, ya ampun.
Oh, halo, apa kabar?
Apa kabarmu?
Senang bertemu denganmu.
Senang sekali, senang sekali.
Apa kalian menikmati perjalanan?
Ya.
Sudah siap masuk dan menghangatkan diri?
Baiklah, ini dia.
Jadi mereka memberimu salah satunya.
Pegang seperti ini.
Seperti burung roadrunner di desa, bip, bip.
Baiklah, semuanya.
Makan siang sudah siap.
Makan siang sudah siap, siap untuk makan siang?
Kita bisa makan siang.
Dalam nama Bapa, Putra, Roh Kudus, amin.
Berkatilah kami, ya Tuhan, atas karunia-Mu
yang akan kami terima dari kemurahan hati-Mu ini.
Berkatilah kami ya Tuhan, amin.
Bapa, Putra dan Roh Kudus, amin.
Satu dua.
Bam bam.
Lalu kita akan melakukan dobel, dobel, dobel, dobel ini.
Dobel ini, dobel itu.
Bukankah hidup menjadi lebih segar saat ada anak-anak di sekitar, kan?
Tentu saja.
Kenapa kau tidak datang dan tinggal bersama kami sebentar?
Baiklah, aku menghargai tawarannya,
tapi aku sudah sendiri selama sekitar 11 tahun,
aku sudah membangun keluarga di sini, di bagian negara ini.
Kurasa aku merasa lebih nyaman sendiri.
Aku mengerti apa yang kau maksud,
tapi apa kau yakin kau sungguh bahagia?
Kau lihat, kebahagiaan sejati hanya datang dari cinta sejati,
jenis yang hanya Tuhan sejati yang bisa menyediakannya.
Aku tidak perlu memberitahumu betapa penuh kasih
dan perhatiannya Tuhan dan Juru Selamat kita.
Kau sudah tahu itu.
Ini sesuatu yang aku mau kau pertimbangkan.
Apa gunanya kebahagiaan jika hanya membawamu ke neraka?
Permisi, sebentar, tunggu, Freya.
Freya, perkenalkan keluargaku.
Ini putriku Anna, suaminya Joel, dan Olivia kecilku.
Freya, tetangga mudaku, dia tinggal di sebelah.
Hai.
Hai.
Kau tahu, untuk sesaat, aku berpikir dia punya cinta di hatinya,
tapi ternyata dia hanya orang putus asa lain yang mencoba menyebarkan agama.
Yang menggangguku adalah tidak bisa membalas semua logika yang menyimpang itu,
meskipun aku cukup pandai berdebat saat aku masih sekolah,
Tapi aku tidak akan membiarkan dia melakukan itu pada perempuan kecil itu.
Aku akan mengisi kepalanya dengan pertanyaan sebelum dia pergi.
Semoga berhasil, tapi jangan merusak acaranya.
Baiklah, kau juga.
Apa maksudmu?
Jangan lihat sekarang, tapi kupikir orang di sana sedang mencoba menarik perhatianmu.
Aku sudah melihat banyak orang seperti itu sejak aku 14 tahun.
Semua orang mau debut, tidak lebih.
Aku sudah belajar menjalani hidup melewati semua kehebohan itu.
Wow, kau juga benar.
Tentang apa?
Aku memikirkan tentang masa lalu,
kurasa kita seharusnya tidak membuang patung itu.
Itu bagian dari iman Anna
aku perlu menghormatinya, itu berarti baginya.
Kukira aku sedikit kesal dengan semua kemunafikan penyembahan berhala itu, tahu?
Kesulitan tidur?
Kau bisa datang dan duduk bersama ayahmu jika kau mau.
Ayah, apa Ayah marah padaku?
Jangan bohong.
Tentang apa?
Saat ibu pergi dan aku tidak ada untukmu.
Kenapa kau menanyakan itu sekarang?
Sekarang aku punya anak dan suami,
aku mengerti bagaimana rasanya tanpa mereka dan sendirian.
Ya, kurasa begitu.
Maksudku, setelah 30 tahun menikah, sepertinya ibumu memutuskan
meninggalkanku demi lelaki dari New York
dan merasa putriku tidak punya waktu mengangkat telepon dan menanyakan keadaan ayahnya.
Maksudku, untuk ibumu,
kubilang pada diriku sendiri aku tidak cukup canggih.
Dan denganmu, aku tidak tampak seperti masalah besar, kau tahu?
Hei, aku tahu, sakitnya seperti disengat lebah, tapi aku sudah mengatasinya,
enam bulan atau lebih aku melanjutkan hidup.
Tapi Ayah, kau tidak bisa move on.
Jika kau menemukan orang lain.
Tidak, dengar, saat ibumu pergi,
aku menyadari yang kurang dalam hidupku adalah hakikat keperempuanan.
Dan yang kumaksud bukan perempuan lain, itu dua konsep yang berbeda.
Dengan hakikat keperempuanan, yang kumaksud adalah kepuasan,
kedamaian, pengertian, kasih karunia.
Kukira aku seliar kuda liar di padang terbuka.
Jadi aku memutuskan menumbuhkan kualitas-kualitas itu dalam diriku
untuk menemukan suatu rasa keutuhan dan keseimbangan.
Aku bahkan tidak punya kata-kata untuk mengungkapkan ide-ide ini
pada diriku sendiri sampai aku bertemu dengan Parashakti,
Ibu Ilahi.
Dengar, aku tahu ini mungkin tak masuk akal bagi kalian karena kita berada di jalan yang berbeda,
mencoba menemukan jalan kita, apa yang tepat bagiku mungkin tidak tepat bagi kalian atau orang lain.
Tidak seorang pun pernah mengatakan padaku, hei Charles,
ini hal yang benar untuk dilakukan.
Ini perjalanan pribadiku.
Aku tak pernah menyangka pikiran sedalam itu keluar dari mulut ayahku.
Ayah, maafkan aku atas semua yang terjadi
aku sungguh-sungguh mau kau mempertimbangkan tinggal bersama kami.
Kau tahu bagaimana perasaanku saat bisa terbuka pada putriku seperti ini?
Jangan katakan itu, itu akan membuatku merasa lebih buruk karena tidak ada.
Tapi aku merasa lega setelah berbagi ini.
Itu membuatku merasakan kesenangan yang sama
seperti yang kurasakan malam itu di lembah.
Baiklah, sekarang giliran cucuku.
Oh sayang, kemari, kemari.
Ayo kubantu kau kembali tidur, oke?
Aku tidak mau tidur.
Aku tahu sayang, tapi kau mengantuk dan kita harus pulang besok.
Tapi aku tidak mau tidur.
Baiklah, akan kuberitahu padamu.
Kenapa kau tidak meninggalkan dia bersama kakeknya sementara kau tidur.
Dengar, dia akan banyak mengoceh, tapi jangan ditanggapi.
Dengarkan saja dia, dan akhirnya dia akan tertidur.
Oke.
Hei Munchkin, bagaimana kalau kau duduk di kursi kesayangan Kakek?
Aku menyayangimu.
Ayo kita lakukan itu.
Aku merasa kasihan sekali pada Lucky.
Aku yakin.
Itu yang terkecil dan dia tidak diperlakukan dengan baik oleh Sonic yang berwarna hitam.
Namanya apa?
Sonic.
Dan salah satu dari mereka, ya,
kita tidak bisa mengetahui jenis kelamin mereka pada awalnya.
Kakek, bagaimana caranya meraih sesuatu yang kelihatannya ada di sana, tapi sebenarnya tidak?
Kakek, kupikir kau sebaiknya tinggal bersamaku.
Itu hal yang benar untuk dilakukan.
Oke, semuanya, waktunya makan siang.
Kita mesti makan cepat-cepat agar bisa segera pergi.
Sebentar.
Oh, Ayah, kenapa Ayah tidak berdoa lebih dulu sebelum kita mulai makan.
Tidak apa-apa, kau saja duluan.
Ayo Ayah, ini rumahmu.
Kami mau mendengar doamu.
Ya, ya, ya.
Ada hidangan vegetarian istimewa yang kutemukan di internet untuk pertemuan istimewa kita.
Disebut begitu dan merupakan hidangan sehat, lezat, dan mudah dicerna.
Baiklah, ini dia.
Olivia, kau mau lagi?
Baiklah.
Terima kasih sudah memindahkan ikonmu ke loteng untuk menampung kami.
Dan Parashaktimu, filosofinya, sangat menarik.
Dan kau, terima kasih sudah datang menemuiku Chiquita,
Senang bertemu denganmu, terutama setelah sekian lama.
Joel, semoga selamat sampai tujuan, Pak.
Terima kasih, Pak.
Sampai jumpa lagi.
Siap?
Bagaimana?
Kau punya kesempatan mengabarkannya pada Olivia?
Tidak harus.
Dia sudah penuh dengan pertanyaan.
Kakek, bagaimana caranya meraih sesuatu yang kelihatannya ada di sana, tapi sebenarnya tidak?
Tidak seorang pun pernah bilang padaku, hei Charles,
ini hal yang benar untuk dilakukan.
Kupikir kau sebaiknya tinggal bersamaku.
Itu hal yang benar untuk dilakukan.
Bagaimana kau menjangkau sesuatu yang kelihatannya ada di sana, tapi sebenarnya tidak?
Dengan berserah diri tanpa syarat pada keinginannya.
Ada apa?
Kemasi semua barangmu.
Kenapa?
Jadi tinggallah di sini selama yang kau suka.
Jangan khawatir tentang pekerjaan paruh waktu, fokuslah pada studimu.
Kau masih belum memberitahuku ke mana kau pergi.
Kau bisa menemukanku di Pegunungan Himalaya.
Hanya aku yang melakukan perjalanan ke dalam diriku sendiri.
Sudah membawa semua ikonmu?
Ya, di sini.
Apa kau yakin?
Ya.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, jika aku membutuhkannya, dia akan hadir
dalam satu bentuk atau lainnya sebagaimana dia hadir bagi siapa saja yang terbuka untuk menerimanya.
Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today
Dia kacau sekali.
Siapa pula yang kacau.
Setidaknya dia melakukan hal sesuka hatinya
dan tidak berusaha mempengaruhi orang.
Diterjemahkan oleh Kuda Lumping 20 September 2025
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.