Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
PENDEKAR TINJU MABUK: SI PENGEMIS SO
Dinasti Qing era Tongzhi.
Kaisar 6 tahun mewarisi takhta.
Semua orang lulusan militer dipanggil ke Istana.
Beri jalan!
Beri jalan!
Terima kasih guru, terima kasih.
t e r j e m a h a n m a h s u n m a x
Tunggu di sini sampai kaisar tiba.
Hei kau, kau tahu siapa aku?
Siapa yang peduli?
- Dia tidak tahu Lord Fok. - Ya.
- Itu adalah putra Lord Song. - Itu benar.
Dia benar benar mencari masalah.
Terkutuklah Lord Su.
Dia bekerja sama dengan para pasukan pemberontak di propinsi, mengancam kita.
Dia ingin menggulingkan kekuasaan kaisar dan aku.
Maka Yang Mulia harus mengambil alih kendali pasukan di Ibukota.
Jika tidak mereka mungkin akan menggabungkan kekuatan. Jika begitu kita bisa tamat.
Dengan dekrit kaisar, para cerdik pandai militer akan memimpin pasukan kekaisaran.
Dia akan berada dalam kekuasaan.
Kita harus pastikan kandidat kita menjadi cerdik pandai militer.
Jika tidak kita akan tamat jika Lord Su mengambil alih kendali militer.
Ya. Jangan cemas.
Fok Biew adalah darah biru dan seorang jawara 8 panji.
Dia akan memenuhi harapan kita.
Lord Su pasti juga mengajukan seorang jawaranya.
- Sepertinya Han Cina. - Aku tidak perduli siapa dia.
Yang harus kita lakukan adalah mengenyahkan dia.
- Aku lapar. - Di mana dia.
- Lama sekali. - Di mana kaisar?
Aku lapar sekali.
- Apakah kau ada makanan? - Mana?
Aku juga tidak ada.
Makanan yang sangat mewah.
Lezat!
Apakah makanan yang mulia siap?
Makanan sudah siap.
- Sajikan makanannya kalau begitu. - Ya.
Keselamatan lebih dulu.
Apa yang kau lakukan?
Dari caraku berpakaian tidakkah kau bisa tebak?
Kau tampak seperti maling bagiku. Aku yakin kau juga mencuri baju itu kan?
Kau sendiri tampak seperti maling. Bajumu itu pasti curian.
Itu omong kosong. Yang Mulia memberikan aku ini karena aku adalah cerdik pandai militer.
Kau adalah cendekiawan? Maka pasti aku juga.
Jika kau sungguh mampu berbela diri, maka aku tantang kau melawanku sekarang.
Ayo.
- Apakah kau mengaku kalah? - Tidak!
- Sajikan makanannya. - Diam.
Panjang Umur Yang Mulia!
Panjang umur Yang Mulia!
- Bangkit. - Ya, Yang Mulia.
Yang Mulia akan melimpahkan mantel kekaisaran ke cendekiawan teratas.
Dan posisi komandan.
Dan penghormatan terbesar sejak Yang Mulia naik takhta.
Jangan mengecewakan Yang Mulia.
Kami bersumpah atas nyawa kami, kami akan berusaha sebaik mungkin.
Anggurku!
Pilihan Yang Mulia adalah..
Su Can!
Aku keberatan!
Lord Su, apakah kau tidak berpikir kau telah membuat keputusan salah?
Dia adalah Cina Han!
Kita tidak membeda-bedakan antara Manchu dan Han.
Su Can masih muda dan bertalenta. Dia akan berguna untuk kita.
- Lord Song. - Aku yakin Ibu-suri akan suka dia juga.
Han Zhong Li tersandung dan pukulan dada.
Zhang Guo Lao mabuk menendang cangkir anggurnya.
Menendang cangkirnya?
Lu Dong bin dengan halus mengangkat gelasnya.
Su Can!
Su Can!
Su Can!
Aku di sini, aku di sini.
- Maafkan aku terlambat. - Kau dari mana saja?
Panggilan alam. Aku tidak bisa tahan lagi, jadi aku harus buang air.
Lord Song.
Mari kita mulai.
Bawa jubahnya.
Kau menang ronde ini.
Apa yang harus dilakukan? Bagaimana aku bisa menyelamatkan harta ini?
Bagus, berikan rasa terima kasih ke Yang Mulia.
Terima kasih Yang Mulia.
Yang Mulia. Seseorang masuk ke dalam dapur.
Penyelinap, tangkap mereka!
- Pakai ini. - Terima kasih, ayo pergi.
Berhenti di sana!
Pengawal, tahan Su Can.
Kau buang air?
Kau pergi ke dapur kekaisaran?
Lihatlah topi yang dipakai yang lain, lalu lihatlah topi yang kamu pakai.
Kenapa seorang cendekiawan memakai topi Jendral?
Ini adalah bukti kau mencuri dari dalam dapur!
Kau menerobos masuk ke dalam dapur.
Apakah kau tahu beratnya kejahatanmu?
cendekiawan militer, Su Can, dituntut atas menerobos masuk ke Istana.
Ibu suri mencabut gelarnya dan memerintahkan dia dicambuk.
Keluarganya akan dibuang sebagai budak ke Menara Hei Long Jiang Ning Gu.
Kakek, kami berhutang kepadamu bahwa dia tidak lolos karena itu tadi.
Keberuntungan saja, si brengsek itu hanya buat masalah saja.
Itu hanya pelanggaran ringan, denda dia atas gaji setahun dan turunkan dia 1 atau 2 pangkat.
Tapi jika aku tak membuang dia dan keluarganya, kau tak bisa ambil alih pasukan di ibu kota.
Terima kasih kakek.
Tapi kenapa kau tidak bunuh saja si brengsek itu?
Bodoh!
Kejahatannya kecil, jika aku membunuh dia,
aku akan memaksa Lord Su bersikap melawan kita dan membuat kaisar tidak senang.
Ayahnya adalah orang terkaya di Guang Dong.
Dia adalah sumber uang di belakang Lord Su.
Jadi kita harus membiarkan dia bebas?
Tidak mungkin.
Bela diri Su Can dan kemampuan literasi nya lebih baik daripadamu. Biarkan dia pergi?
Jika kita membiarkan orang seperti dia menjadi rivalmu, kita sama saja minta masalah.
Jadi kita harus mengenyahkan dia.
Pergilah ke Guang Dong. Bunuh keluarga Su Bao.
Jangan ada satupun yang hidup.
KUIL GUAN TI
Kepala Gar.
Jangan lupa garam. Kita kehabisan garam. Kita tidak butuh yang lain.
Baiklah.
Ketua Gar.
Ayolah keluar! Kemana semua orang? Makan siang siap.
Katakan kepada semua orang untuk keluar dan makan siang, kita kerja setelah makan.
Ketua Gar.
Bocah-Kera! Bocah-Kera!
Aku di sini, ada apa?
- Berikan sesembahan ke dewa. - Ya pak.
Aku datang kemari beberapa kali. Kau tidak mau makan atau minum.
Ada apa? Apakah makanan kami tidak cukup baik untuk seorang cendekiawan?
Kau tidak mau bicara, tapi perutmu bicara.
Kau siapa? Kenapa kau bawa aku kemari?
Karena kau tidak lagi melayani kekaisaran, aku tidak keberatan bilang kepadamu.
Ini adalah cabang sekte pengemis.
Aku diminta menyelamatkan dan membawamu kemari.
Sekte pengemis?
Pengemis?
Jadi aku pengemis sekarang?
Kau pikir kami merekrut anggota dengan membawa orang tidak jelas dari jalan?
Kau belum layak bergabung dengan kami.
Lalu kenapa kau tidak membiarkan aku pergi.
Kau bahkan terlalu lemah untuk berjalan.
Ada orang orang yang sedang memburumu sekarang.
Dan seseorang bahkan menawarkan hadiah untuk nyawamu.
Kau dalam bahaya kemanapun kau pergi.
Aku tidak perduli soal itu. Aku harus menyelamatkan orang tua ku.
Ibuku tidak pernah ke Dongbei. Mereka tidak akan selamat musim dingin.
Kau tidak mengerti. Kau bangkrut, tidak berdaya dan cacat. Kau tidak bisa menyelamatkan siapapun.
Kau tidak akan selamat di luar sana. Berhentilah jadi orang bodoh.
Jangan pikir kau bisa memerintah aku hanya karena kau menyelamatkan nyawaku.
Mereka bilang Su Can dari Ling Nan seorang jenius,
seorang yang tenang dan hati baik, aku mengagumi mu. Apakah ini caramu membayar atas bantuanku?
Aku akan membalasmu.
Aku telah menyebabkan keluargaku, orang tuaku dalam bahaya.
Ini semua salahku.
Dasar tidak berguna!
Dasar tomboi.
Kawan-kawan, buang dia keluar.
- Apa yang terjadi? - Ayo.
Pelan-pelan.
Ada apa?
Apa kau tidak mengerti?
Kau bangkrut, tidak berdaya, dan pincang. Kau tidak bisa menyelamatkan siapa pun.
Ayo pergi.
Ayo, makanlah. Masakannya benar-benar tidak enak.
Mungkin kita terlihat seperti pengemis, tapi uang kita disalurkan untuk ambisi besar!
Kita mempunyai pemimpin yang tidak kenal takut. Kau akan segera mengetahui seberapa heroiknya dia.
Aku tidak peduli dengan ambisi mu.
Itu bukan urusan ku.
Dan aku tidak akan menetap disini juga.
Aku mempunyai masalah penting yang harus di perhatikan.
Masalah penting apa? Ajak aku.
Kau urus saja ambisimu.
Setelah aku mendapatkan uangku. Aku akan mentraktirmu makanan mewah, oke?
- Memperluas wawasanmu! - Baik!
Dan aku juga akan memberikan uang kepada pemimpinmu. Supaya kau tidak perlu mencuri.
- Kau mempunyai uang? - Iya.
Dimana?
Makan makanan mu. Aku akan memberitahu mu nanti.
Bocah-Kera, apa ini pakaian baru yang kau janjikan kepadaku?
Aku hampir terbunuh oleh seekor anjing demi sepotong kecil pakaian ini.
Baiklah! Ayo, pergi.
Lotus.
Kau.. kau manusia atau hantu?
Nyonya! Lotus! Senang bertemu denganmu lagi. Ini aku, Su Can!
Su Can? Kau si sarjana itu?
Benar.
Lihatlah dirimu. Beraninya kau mengklaim menjadi tuan Su?
Aku bukan penipu! Aku Su Can!
Aku datang untuk mengambil uang yang aku depositokan kepadamu.
Uang? Uang apa?
50 gram perak yang aku tinggalkan kepadamu.
Pastinya kau ingat itu!
Kau sedang mencoba untuk menipuku, kan?
Hentikan ini sebelum aku melapor kepada pihak yang berwajib.
Tidak! Jangan laporkan kami!
Aku mohon kepadamu.
Orang tuaku diasingkan ke Dong bei.
Aku harus segera menyelamatkan mereka.
Aku membutuhkan uang itu!
Ketika aku mendapatkan lebih banyak uang, aku akan mengembalikannya dua kali lipat jumlah uang itu.
Tolong berikan uang itu kepadaku! Kumohon!
Jangan membuat keributan disini.
Mungkin ini bukanlah istana, tapi disini bukan tempat dimana kau bisa membuat masalah!
Lotus, ada apa denganmu?
- Ini aku! - Lepaskan aku!
Aku tidak mengenalmu!
Bohong!
Janji atas cinta sejati itu hanyalah dusta belaka.
- Kakak, ayo pergi. - Kenapa kau melakukan ini kepadaku!
Gelandangan!
- Penjaga! - Ya
Usir mereka sekarang juga!
Kakak! Berhenti memukuli dia! Kami akan pergi!
Tuan Su benar-benar dermawan.
Ini indah sekali!
Aku akan kembali untuk menebus budakmu.
Uang yang benar-benar banyak!
Dan ini semua untuk kita!
Apa yang mau kau pesan?
Aku tidak mau apa-apa selain arak.
- Tunjukkan uangnya kepadaku. - Diam dan berikan araknya kepadaku.
Kau tidak mampu membayar setetespun. Keluar! Keluar!
Kau tidak mau memberikannya kepadaku? Aku akan mengambilnya sendiri.
Siapa saja, tolong aku!
Hajar dia!
Bangun! Ayo, pergi.
Cepat.
- Ayo, pergi. Ayo, pergi. - Arak!
Ayo pergi.
Berhenti minum! Ayolah!
Pergilah!
Su Can, kau benar-benar keterlaluan!
Satu rintangan dan kau hancur berkeping-keping.
Kau bisa bergabung dengan sekte pengemis itu.
Sebaiknya aku mati daripada bergabung dengan sekte konyolmu itu!
Kenapa kau tidak mau bergabung dengan sekte kami?
Kau boleh bersama dengan kami. Ada begitu banyak hal yang bisa kau raih bersama kami.
Apa yang bisa kulakukan disana?
Aku tidak mempunyai apa pun untuk ditawarkan.
Aku miskin.
Aku sama sekali tidak bisa menyelamatkan orang tuaku.
Sama saja aku sudah mati.
Fok Biew dan anak buahnya masih mencarimu.
Kalau kau benar-benar menyerah dan mati disini,
bagaimana kau bisa membalaskan dendam orang tuamu?
Apa yang kau katakan barusan?
Aku telah mengutus orang untuk memeriksa. Mereka bilang rumah keluargamu sudah terbakar habis.
Dan begitupula dengan orang tuamu.
Siapa yang telah melakukan ini kepada mereka?
Siapa yang melakukannya? Istana kaisar!
Kalau kita hidup di jaman yang damai, sekte kita tidak akan dibanjiri oleh anggota baru.
Kau bisa memilih untuk mati, atau kau bisa memilih untuk membalaskan dendam orang tuamu.
Pikirkan itu baik-baik.
Aku tidak hanya akan membuatmu pincang,
aku juga akan membakar semua orang di dalam keluargamu!
Ha ha ha...
Mereka bilang rumah orang tuamu telah hangus terbakar. Dan begitupula orang tuamu.
Adipati telah merapikan pegawai di klan istana kekaisaran.
Dia mengganti beberapa gubernur propinsi. Dan dia mau memulai sebuah departemen baru.
Kita kehabisan waktu. Kita membutuhkan sebuah rencana yang bisa dipercaya.
Ibu suri telah mengeluarkan titah kepadaku.
Setelah kita menjebak bangsawan Su,
kita akan memakai titah itu untuk menangkap dia.
Iya .
Yang Mulia.
- Ibu suri mau mencelakakan aku? - Itu benar.
Bulan kemarin dia memberikan hadiah vas Delapan Harta ini kepadaku.
Dengan sekejap dan dia mengincar darahku.
Aku tidak akan menjadi sasaran empuk.
Aku akan menyerang dia lebih dulu.
Tapi Janda-Ibu suri adalah Ibunda kaisar.
www.1495.com
Bunuh kaki tangannya.
Mungkin itu akan menghentikan dia untuk bersekongkol lebih jauh.
Jadi kau berencana untuk menyingkirkan Song Fook-Hoi?
Kakak, makanlah.
Kakak, aku mendengar tentang apa yang terjadi kepada keluargamu.
Kau harus tetap kuat. Dengan begitu kau bisa membalaskan dendam mereka.
Bocah-Kera, bagaimana denganmu? Kau tidak pernah menceritakan tentang keluargamu kepadaku.
Ketua sekte membawaku masuk. Aku sudah berada disini seumur hidupku.
Aku sama sekali tidak tahu siapa orang tuaku.
Pernahkah kau berpikir untuk mencari mereka?
Mereka mungkin saja dipaksa untuk meninggalkanku. Aku tidak mau memberikan mereka masalah tambahan.
Disini aku mendapatkan semua yang aku butuhkan.
Makanan, pakaian, sebuah tujuan.
Kita berdua sudah kehilangan orang tua kita.
Kakak, mari menjadi saudara angkat.
- Aku, Su Can. - Aku, Bocah-Kera.
Kami dilahirkan di tanggal yang berbeda, semoga kami meninggal di hari yang sama.
Siapa yang kita punya disini?
Su Can yang terkenal anak orang kaya Guangdong bukan lagi seorang sarjana!
Sekarang dia cuma seorang pengemis belaka!
Aku datang untuk melihat dengan mata kepalaku sendiri.
Lihatlah.
Dia bahkan bersumpah untuk menjadi saudara dengan pengemis kecil lainnya.
Sekarang hidupku tidak bernilai sama sekali.
- Kesini kau! - Baiklah!
Kakak!
Kakak!
Kakak, jangan pergi kesana! Kau masih terluka!
Kasih persaudaraan yang luar biasa.
Apa yang sedang kau lakukan?
Bocah-Kera!
Bocah-Kera!
Dia seorang pengemis, tapi dia mempunyai akhlak yang mulia.
Lihat dirimu! Kau mempunyai uang, tapi hatimu busuk.
Su Can sudah mati.
Mulai dari sekarang, aku cuma pengemis belaka.
Namaku "Pengemis So"!
Kakak!
Kakak!
Berjuanglah!
Kakak!
Tolong jangan sakiti kakak angkatku! Aku mohon kepadamu!
- Enyah! - Aku mohon kepadamu!
Enyah!
Aku yang telah membunuh keluargamu. Apa yang bisa kau lakukan?
Gadis cilik, aku sudah mempelajari jurus Kepala besi.
Kau yang memintanya!
mahsunmax
Berhentilah menatap!
Ayo. Aku harus mengganti pakaianmu.
Sekarang bagaimana perasaanmu?
Jauh lebih baik.
Dimana Bocah-Kera itu? Bagaimana keadaannya?
Dia baik-baik saja. Kau fokus saja untuk menyembuhkan dirimu.
Gadis bodoh! Kau sedang bicara dengan pria yang tangguh. Luka itu hanyalah goresan baginya.
Kau rupanya!
Bocah Perayu, sekarang kau mengingatku?
Ayah, berhenti berlaku kasar dan menghina.
Ayah? Dia...
Benar. Dia adalah ayahku.
Jika dia tidak memberitahu dan menyuruhku untuk menyelamatkanmu, bagaimana aku bisa tahu?
Aku sudah bilang padamu ada seseorang yang menyuruhku. Seseorang itu adalah ayahku.
Ayahku adalah ketua sekte Pengemis.
Terima kasih sudah menyelamatkan jiwaku.
Aku menyalahkan kebodohanku. Orang tuaku sudah meninggal.
Dan saudaraku terluka karena diriku. Aku sangat menyesal.
Sekarang kita berteman.
Aku suka padamu, anak muda.
Guru, aku ada permintaan untukmu.
Orang tuaku dibunuh dan seluruh klanku di binasakan.
Guru, tolong ajari aku ilmu bela diri sehingga aku bisa menuntut balas.
Benar, ayo kita bunuh Fok Biew.
Itu mudah sekali,
tapi jangan lupa Fok Biew punya dukungan dari Song Fok-Hoi.
Musuh yang sebenarnya adalah Song Fok-Hoi.
Dia dulu adalah petarung bayaran terhebat di kekaisaran.
Petarung yang tidak terkalahkan itu memasuki istana untuk menghindari musuh-musuhnya.
Dia bahkan merubah gaya bertarungnya yang brutal, dan menguasai teknik yang lebih halus.
Jika aku bertarung dengannya, aku hanya akan mendapat hasil seri.
Ayah, maksudmu Su Can tidak akan pernah bisa membalaskan dendamnya?
Guru, tolong ajari aku Kung-fu. Terima aku sebagai muridmu.
Tidak mungkin. Aku sudah terbiasa dengan hidup yang bebas.
Guru!
Guru!
- Bangunlah! - Tidak.
Ayah, bagaimana kau bisa menikmati minumanmu tanpa kacang?
Nah.
Tidak biasanya kau manis seperti ini. Apa yang kau inginkan, nak?
Terima dia sebagai muridmu.
- Siapa? - Su Can.
Aku terlalu malas. Tidak ada murid! Lagipula, dia tahu ilmu bela diri.
Tapi dia tidak begitu jago. Dia tidak akan punya kesempatan dengan lawan yang kuat.
Apa pengaruhnya bagiku jika dia mati?
Oh, putriku, apakah kau jatuh cinta padanya?
Kenapa jika aku suka padanya? Ibu meninggal saat aku masih kecil dan kau tak memperhatikanku.
Apa yang kau lihat dari pemuda itu?
Putriku yang berharga layak mendapatkan seseorang yang lebih baik.
Dia baik, terhormat, dan berbudi baik.
Benarkah?
Dan dia tampan.
Kau mirip sekali dengan ibumu.
Baiklah.
Aku akan menerimanya sebagai muridku jika kau bisa mengalahkan aku.
Aku akan memegang janjimu!
Berdiri dan kau kalah.
Hei, anggurku!
Oh, anggurku!
Kau hampir menumpahkannya!
Ayah, ini artinya kau kalah.
- Kau berpihak pada orang lain. - Aku juga peduli dengan keinginanmu.
Su Can punya talenta dalam ilmu bela diri. Dia seorang sarjana.
Mungkin dialah yang akan membuat mimpimu menjadi kenyataan.
- Kau bilang mimpiku? - Tinju mabuk.
Jadi kau telah menemukan Su Can?
Itu benar, Tuan. Tapi sekarang dia tidak lebih dari seorang pengemis.
Mungkin dia sekarang sedang mengulur waktu sebelum dia membalas.
Kita bodoh jika membiarkan dia hidup.
Siapa yang menyelamatkan dia?
Orang tua. Membawa botol anggur.
Dia berkumis lebat dan jenggot yang dikepang.
Rambutnya juga di kepang. Dia terlihat sinting.
Bagaimana cara dia bertarung?
Dia terhuyung-huyung, seolah-olah dia sangat mabuk. Tapi dia memukul dengan keras.
Tuan, lihat betapa kerasnya dia memukuliku.
Mungkin ketua Sekte Pengemis? Lau Pak-Gwai?
Ketua Sekte Pengemis?
Lau Pak-Gwai, kau akan menerima ganjarannya.
Peradaban selama 5 ribu tahun telah memberikan kita minuman para dewa! Anggur!
Dan warisan yang besar dari ilmu bela diri.
Diantaranya adalah, Tinju Mabuk yang hebat.
Tinju Mabuk?
Keberanian, kekuatan, semangat.
Itu memberikanmu keberanian untuk menghadapi tantangan, melebihi batas,
dan membebaskan pikiranmu untuk melakukan apa yang kau inginkan!
Dalam keadaan mabuk yang tepat, tubuhmu tidak akan merasakan sakit
dan kau bisa lebih baik dalam menahan pukulan dari lawan.
Anggur akan meningkatkan kekuatan pertarunganmu sebesar 20%.
Dalam pertarungan yang mematikan,
bahkan peningkatan yang kecil akan merubah jalannya pertarungan.
Saat kau menghadapi musuhmu, sangat susah untuk tenang.
Minuman keras dalam jumlah tertentu akan membuatmu mencapai ketenangan.
Begitu kau tenang, kau bisa fokus dan bertarung dengan potensimu yang seutuhnya.
Kau tidak terkalahkan. Tidak ada yang melebihi dirimu.
Gerakan dalam Tinju Mabuk sangat tidak bisa ditebak dan kuat.
Itu mengalihkan perhatian musuh dan membuat mereka tidak waspada.
Apakah kau harus mabuk untuk memakainya?
Perhatikan sekarang. Minum, bukan untuk mabuk, tapi untuk mencapai pikiran yang sangat tenang.
Sungguh penggunaan yang hebat dalam meminum anggur! Aku tidak pernah tahu.
Sayangnya, setengah dari pergerakannya telah hilang selama bertahun-tahun perang.
Aku mencoba dengan sia-sia untuk menciptakan kembali gerakannya.
Kau adalah Pendekar yang berbakat, mungkin kau akan berhasil dimana aku telah gagal
dan mewujudkan mimpiku.
Ada sinergi antara pergerakan tangan dan kaki dalam Tinju Mabuk.
Tapi aku tidak bisa memahaminya,
kalau tidak aku sudah bisa menciptakan ulang gerakan yang hilang.
Yoke-Long, Su Can,
hari-hariku bersama kalian, adalah masa terindah dalam hidupku.
Maafkan aku pergi secara tiba-tiba.
Aku punya perseteruan dengan Song Fok-Hoi selama lebih dari 20 tahun.
Pertama kali aku bertemu dengan Su Can,
Aku sebenarnya ada disana untuk menyelidiki Song Fok-Hoi.
Saat aku menyelamatkan kalian berdua dari Fok Biew hari itu.
Aku tahu bahwa Song Fok-Hoi akan mengejarku.
Yoke-Long, Su Can adalah orang yang pantas untuk cintamu.
Aku bisa beristirahat dalam damai tahu bahwa kau bersama dengan pria yang tepat.
Perseteruan ini akan berakhir denganku. Aku tidak ingin kau menderita karena diriku.
Jaga diri kalian. Suatu saat aku akan kembali.
Berhentilah minum.
Jika kau minum dengan rakus seperti ini kau akan merusak kesehatanmu.
Aku harus menguasai Tinju Mabuk.
Tinggalkan aku sendiri.
Aku hanya mengkhawatirkanmu.
Kau harus mendengarkan aku.
Ayah bilang, itu tidak membutuhkan minum yang terlalu banyak.
Yang bisa kau lakukan hanyalah bicara.
Jika kau tahu banyak, mengapa kau tidak mengatakan padaku berapa banyak yang harus aku minum?
Apa susahnya itu? Baiklah, aku akan menunjukkannya padamu!
Habiskan!
- Isi lagi! - Lagi!
Isi lagi!
Ini adalah botol yang terjatuh saat kita berkelahi di dapur kekaisaran.
Aku memberikan ini untukku.
Jangan meremehkan anggur yang ada di botol kecil ini.
Ini adalah Monyet Mabuk.
Anggur yang di buat oleh monyet-monyet di bukit. Kuat dan asli.
Sedikit aromanya akan memabukkan orang awam.
Aku memberikannya padamu.
Aku harap kau bisa menemukan inti dari Tinju Mabuk,
dan mengabulkan cita-cita hidupku.
Su Can!
Su Can, kau gila! Hentikan!
Kau membunuh dirimu sendiri! Kau akan mati!
- Su Can! - Tinggalkan aku sendiri.
Su Can! Hentikan ini!
Tuan, penghargaan dariku untukmu.
Tuan, aku sudah mengendalikan pasukan di ibu kota.
Jika aku bisa mengepalai pelabuhannya,
maka semua kekayaan negeri akan menjadi milikmu.
Tapi pelabuhan ada di bawah kuasa Lord Su.
Kau ingin dia menyerahkannya? Itu tidak akan terjadi.
Tuan, bukankah Yang Mulia berencana untuk menyingkirkan Lord Su?
Dia punya banyak koneksi.
Kita akan membutuhkan rencana yang matang.
Botol yang cantik sekali.
Dari mana kau mendapatkannya?
Tuan, sejujurnya, perhiasan kecil ini adalah hadiah dari Hu Ting-Dong dari Nanyang.
Aku baru saja mulai mengenal dirinya,
tapi kami berdua langsung akrab sejak awal.
Tuan, dia menunggu di luar berharap bisa bertemu denganmu.
Lao-Hu!
Hormatku untukmu!
Kita sudah menemukan para Pengemis, kau tahu apa yang harus dilakukan.
Ya, Tuan.
Bergerak! Ke posisi kalian!
Aku ingin kalian waspada!
- Ayo berangkat! - Ya, pak!
Bicaralah. Dimana si Pengemis So?
Siapa?
Kau ingin memainkannya seperti itu?
Dimana Pengemis So!
Siapa itu?
Beritahu dia dimana atau aku akan memotong kalian satu per satu anjing sialan!
Kau tidak akan bisa mencuri koin lagi! Bicaralah!
Tidak!
Berhenti!
Kakak!
Tangkap dia!
Tahan!
Kau punya kesempatan untuk kabur, tapi kamu memilih untuk mati..
Hanya jika kau seorang pendekar yang hebat.
Bagaimana rasanya menjadi yang menerima pukulan sesekali?
Guru besar!
Memang luar biasa.
Apakah mungkin ini adalah kungfu Tinju Mabuk yang sudah menghilang itu?
Itu benar.
Kakak..
Tinju Ba Ji.
Ya, sekolah bela diri kami.
Aku yang kau inginkan, mereka tidak bersalah, lepaskan mereka!
Ha ha ha...
- Kakak! Kakak! - Tutup mulutmu!
Apa yang kau lakukan?
Tutup mulutmu!
Kakak! Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Su Can, aku ingin kau menghabisi seseorang.
Aku tidak mau!
Kau adalah musuh bebuyutanku, tidak mungkin aku akan melakukan sesuatu untukmu.
Keagungan membutuhkan sebuah pengorbanan besar.
Kau tidak mempunyai posisi untuk menolakku.
- Bawa masuk! - Ya.
Apa yang kau lakukan? Dia tidak ada hubungannya dengan ini! Kau harus melepaskannya.
Aku tidak mengerti.
Kau mempunyai Janda-permaisuri di pihakmu.
Kau adalah salah seorang pria yang paling berkuasa di kerajaan.
Tapi kau masih korbankan orang tak berdosa untuk mendapat kekuatan yang lebih besar lagi. Kenapa?
Kau bertanya kenapa padaku?
www.1495.com
Orang tidak bersalah?
Apa kau bilang kalau mereka itu tidak bersalah?
Ha ha ha...
Anak muda, kau tidak tahu penderitaan dan penghinaan yang mereka lakukan terhadapku.
Karena kami sudah menjadi tuan rumah yang baik, aku tidak keberatan untuk memberitahumu.
Lau Pak Gwai dan aku sering hadir dalam persidangan kerajaan.
Kita bekerja dibawah Tuan Su.
Kita sudah menghadapi bahaya bersama, dan melakukan banyak hal yang besar.
Tuan Su memperlakukan kami seperti saudaranya sendiri.
Mereka bilang kalau darah itu lebih kental dibanding air, itu benar.
Yang aku lakukan hanyalah menggoda istrinya hanya untuk bersenang-senang, tapi dia mengetahuinya.
Tapi aku tidak pernah menyangka.
Dia tidak perduli tentang semua yang sudah kami lalui sebagai saudara angkat.
Dia mengebiriku.
Yang lebih buruk adalah reaksi Tuan Su.
Dia tidak membelaku.
Dia mengatakan kalau aku sudah mempermalukan seluruh pasukan.
Dan meminta pada Yang Mulia untuk memenggal kepalaku.
Kalau bukan karena Janda-permaisuri.
Yang mengakui kontribusiku untuk persidangan.
Dan memberiku tempat bernaung, aku pasti sudah mati sekarang.
Jadi apa kau berpikir kalau mereka masih.. Tidak bersalah?
Kau akan membantuku untuk mengurus Tuan Su.
Tidak akan pernah dalam jutaan tahun!
Bocah-Kera! Bocah-Kera! Tidak! Jangan!
Aku mohon padamu! Tolong hentikanlah! Aku mohon padamu!
Baiklah, aku akan melakukannya! Aku akan melakukannya!
Aku mohon padamu! Aku akan melakukan apapun yang kau mau.
Su Can, kamu kehabisan waktu.
Su Can! Su Can!
Bocah-Kera! Gar Sum, dimana kalian?
- Ketua! - Gar Sum!
Gar Sum! Apa yang terjadi disini?
Tanganmu..
Jangan khawatirkan aku.
Bocah-Kera dan yang lainnya ditangkap.
Ketua, aku gagal melindungi saudara kita.
Aku sudah gagal.
Gar Sum! Gar Sum!
Mimpi apa itu tadi?
8 Trigram nya.
Yin dan Yang membentuk benang dari dunia.
8 trigram, Qian, Kun, Zhen, Xun, Kan, Li, Gen dan Dui berhubungan kepada
langit, bumi, petir, angin, air, api, gunung, dan sungai.
Masing masing melambangkan kuda-kuda yang berbeda.
Yang dipasangkan dengan langkah kaki,
Berhenti, mulai, terluka, mengecoh, melihat, kematian, kejutan, dan pembukaan.
8 trigrams menjadi satu.
Aku tahu rahasia dari Tinju Mabuk!
Mulai berhubungan dengan trigram Li, elemen api yang mengontrol.
Bergerak dengan gesit untuk menguasai musuh.
Kematian berhubungan dengan trigram Gen, elemen tanah mengambil alih.
Kokoh dan stabil seperti sebuah gunung.
Apa yang terjadi?
Bicara! Dimana para pengemis itu ditahan?
Mereka sudah dijual sebagai budak.
Mereka dimuat ke dalam perahu untuk pergi ke pertambangan di San Fransisco.
- Itu adalah Pengemis So, seorang pembunuh bayaran. - Tunggu, tidak perlu untuk membunuhnya.
Yang baru saja kau telan adalah ephedrine, itu sebuah racun.
Tanpa obat penawarnya, kamu akan mati dalam 3 hari.
Kau akan segera menemui teman teman mu di dunia akhirat.
Pergilah, kau pengemis kotor!
Lao Hu, apa yang kau rencanakan?
Tuan Fok, aku memberinya racun.
Dia akan segera memohon untuk meminta obat penawarnya.
Jadi kau dipaksa olehnya untuk membunuh Tuan Su.
Biarkan Pengemis So berhadapan dengan Lord Su.
Jika dia gagal, dia mati dan tidak ada satu pun yang mengarah ke kita.
Jika dia berhasil, kita bisa duduk dan menyaksikan...
sementara para petugas Han memburu dia.
Oh, dasar kau rubah tua!
Terima kasih atas pujianmu, Yang Mulia.
Permaisuri menganugerahkan vas Delapan Harta Karun kepada Lord Su di awal tahun ini.
Itu menjadi simbol kabupaten dia.
Kita bisa memerintahkan Pengemis So untuk mencuri vas itu.
Jika Lord Su kehilangan sebuah pemberian Kerajaan,
dia bisa dihukum mati karena dianggap tidak menghormati Kerajaan.
Pengemis So akan didakwa dengan pengkhianatan karena pencurian,
dan juga dihukum mati.
Dengarkan baik-baik, kediaman Lord Su memiliki penjagaan yang sangat ketat.
Selain istana, tingkat keamanan di sana adalah yang paling tinggi.
Ada 3 batalyon pasukan di sana. Setiap 8 jam mereka mengganti penjaga.
Lord Su juga memiliki jago kungfu yang menjaga wilayah penting.
Tapi ini adalah tempat yang luas. Meski pun ada penjaga, pasti akan ada pertahanan yang bolong.
Yang harus kau lakukan adalah menyusup ke dalam.
Lihatlah ni. Ini adalah kunci untuk mengambil vas yang berharga itu.
Aku ingin tahu apa pelajar berbakat sepertimu bisa menyusup melewati perangkap kematian ini.
Diam! Aku bukanlah seorang pelajar militer.
Aku adalah Pengemis So.
Oh, benar.
Terserah katamu saja.
- Jangan lupa dengan janjimu. - Tentu saja.
Ketika kau berhasil, aku akan melepaskan semua pengemis itu.
Fok Biew, bersiaplah untuk menemui Penciptamu.
Kau membunuh keluarga Su Can dan menculik dia.
Hari ini aku akan membuatmu membayarnya.
Su Can!
Dia adalah pejabat pemerintah, seorang jenderal masa depan, seseorang yang terhormat.
Apa kau sudah gila?
Aku gila?
Dia membunuh seluruh keluargamu.
Apa kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi kepadamu?
Semua permusuhan bisa diselesaikan.
Saat ini aku bekerja untuk Permaisuri. Aku di bawah perintah Fok Biew.
Ya benar.
Su Can telah sadar, dan mengubah pemikirannya.
Saat ini dia memiliki masa depan yang cerah.
Aku masih bisa mengingat janjinya yang penuh semangat untuk menebus kebebasanku.
Menurutku, gadis pengemis, kau harus mengakuiku sebagai senior-mu.
Aku yang pertama kali menggetarkan hatinya.
Jadi kau harus memanggilku Kakak.
Benar 'kan, Su sayang?
Aku...
Aku ingin mendengar apa yang bisa kau katakan?
Yang berbakat akan bekerja untuk istana. Itu sesuatu yang alami.
Jika kau tidak menyukainya. Kau boleh pergi.
Oh, itu benar! Persaudaraan memang penting.
Perempuan itu seperti pakaian. Kau selalu bisa menggantinya.
Aku menyimpan cincin ini. Aku tidak bisa memberikannya kembali kepadamu.
Aku menyimpannya sebagai sebuah pemberian.
Su Can, aku salah menilaimu!
Kau masih memiliki satu hari lagi sebelum racunnya bereaksi.
Aku mendoakan yang terbaik untukmu.
Aku sangat ingin membunuhmu. Itu akan lebih mudah daripada menginjak seekor semut.
Ketika semua ini selesai, aku akan mencarimu.
Kau...
Pergi!
Mengapa kau di sini? Bukankah kita akan melakukan pertukaran itu di rumah bordil?
Ada perubahan rencana. Apa kau membawanya?
Aku membawanya. Tapi aku ingin melihat para sandera itu sebelum menyerahkan benda ini.
Baik.
Tangkap dia!
Serang!
Kau mungkin bisa kabur tapi kau tidak akan bisa melarikan diri.
Sungguh sebuah kehormatan.
Dengan disambutnya aku oleh Pelajar So secara langsung.
Bagaimana bisa kau ada di sini?
Kau memiliki selera yang bagus.
Untuk sebuah sarang cinta.
Kau memilih tempat yang indah.
Kau kemari untuk vas milik Lord Su, 'kan?
Tidak, tidak juga.
Aku kemari untuk menangkap seorang pencuri. Aku menangkap basah dirinya.
Kaulah dalang dibalik ini,
tapi kau di sini untuk mengkambinghitamkan diriku.
Itu benar. Aku telah merencanakan semuanya.
Lord Su akan menghadapi kematian karena kehilangan vas itu.
Dan kau yang mencuri vas-nya, jadi kau juga akan dihukum mati.
Kasim keparat! Kau tidak memiliki nurani.
Ayah, rencanamu berjalan dengan sangat sempurna.
Ternyata dia adalah ayahmu?
Benar. Aku memberikan dia pil tonik.
Song Fok-Hoi, kami telah menyingkirkan Fok Biew.
Aku sarankan sekarang kau serahkan dirimu.
Ini adalah hasil dari karma. Kau sendiri yang mengakibatkan ini terjadi.
Aku memang tidak pernah mempercayaimu!
Sebenarnya, Lord Su sudah dari dulu waspada terhadap dirimu.
Sebelum kau datang mengincar kami, Yang Mulia telah memberikan peringatan kepada kami.
Karena waktu yang singkat, jadi kami membakar sendiri rumah kami...
untuk membuat seolah-olah kami terbunuh di dalam kebakaran itu.
Fok Biew tidak mengenal diriku.
Mudah bagiku untuk mendekati dia.
Fok biew takut kau akan marah kepadanya,
jadi dia berbohong bahwa dia sendiri yang membunuhku.
Sementara, salah seorang mata-mata Lord Su di Istana Kerajaan menguping,
kau dan Permaisuri berencana untuk melawan dia.
Yang Mulia menyadari bahwa dia harus melawan balik jika dia ingin bertahan hidup.
Itulah sebabnya dia menyetujui rencanaku.
Aku berencana untuk mencari Su Can.
Secara kebetulan, aku berhadapan langsung dengannya ketika aku berada di tenda Fok Biew.
Aku tidak memiliki pilihan lain selain menembak Su Can...
pada saat itu dan berharap hal itu akan membuat Fok Biew mempercayai aku.
Kali ini kau akan tamat.
Meskipun jika kau bekerja untuk Lord Su, apa yang bisa kau lakukan kepadaku?
Aku tidak mengatakan apa pun yang salah.
Menurut titah Lord Su,
Hukum menyatakan bahwa,
hakim tidak boleh meningggalkan istana di malam hari,
atau pun meninggalkan ibu kota.
Mereka yang melanggar hukum ini akan dihukum mati di tempat.
Begitulah titah Lord Su.
Lord Song, apa kau tahu saat ini kita berada di perhentian 40-Li?
Apa kau tahu mengapa ini disebut perhentian 40-Li?
Karena tempat ini berada pada jarak tepat 40 Li dari kota.
Kau meninggalkan ibu kota di malam hari. Kau bersalah atas 2 tindakan kriminal.
Song Fok-Hoi, saat ini bahkan Kaisar sekali pun tidak bisa menyelamatkanmu.
Jadi itulah sebabnya kau memancingku jauh-jauh kemari.
Benar. Aku mengalahkanmu di permainanmu sendiri.
Aku dan ayahku tahu kau akan terjebak dalam permainan ini.
Pelindung Genta Emas! Penjaga Besi! Apa kau mencoba untuk menolak penangkapanmu?
Ayo, saudara-saudaraku! Kita tangkap pengkhianat ini.
Kakak!
Aku baik-baik saja.
Tuan So. Perintahkan anak buahku untuk menangkap dia!
Tidak bisa, kita bukanlah tandingannya. Kita bahkan tidak bisa mendekati dia.
Perintahkan semua orang untuk menyebar. Kita akan terus membuat perhatiannya terpecah.
Lu Dong-Bin Mengangkat Botol Anggur!
Zhang Guo-Lau Melambungkan dan Menendang Gelas!
Tie Guai-Li Berputar dan Tersandung!
Yoke-Long, apa yang kau lakukan di sini?
Berikan aku seekor kuda.
Biarkan aku pergi.
Jika tidak aku akan membunuh dia.
Jangan bertindak gegabah!
Baiklah!
Kami akan memberikan kuda kepadamu.
Tidak bisa! Kita tidak bisa membiarkan dia melarikan diri!
Cepatlah!
Baik! Kami akan melepaskanmu.
Kasim keparat! Kau adalah orang bodoh karena meremehkan perempuan.
Kami akan pergi. Apa kau menyesal?
Sama sekali tidak.
Benarkah? Lord Su menawarkanmu jubah kekaisaran, posisi yang tinggi,
dan bahkan menginginkanmu sebagai menantunya. Apa kau sama sekali tidak tergoda?
Aku tidak ingin menjadi Fok Biew kedua.
Juga tidak ingin menjadi diriku yang tidak bertanggung jawab seperti dulu.
Aku menginginkan kebebasan. Kehidupan tanpa rasa khawatir. Itulah arti dari kebahagiaan.
Tidak peduli seburuk apa pun keadaannya, jangan pernah kau meninggalkan aku lagi.
Apa kalian sudah cukup berbincangnya? Ayo jalan.
Baiklah, Ayah!
Yoke-Long, ayo jalan.
Dikatakan bahwa Tinju Mabuk diciptakan oleh Kaisar Taizu dari Dinasti Song.
Intinya ada perasaan mabuk di pikiran,
di mana gerakan mengejutkan dan keseimbangan yang tepat.
Gerakannya tidak pasti namun kuat, lemah gemulai namun mematikan.
Akhirnya, melalui bertahun-tahun pergolakan dan peperangan, bagian dari kungfu hebat ini hilang.
Apa yang tersisa adalah Tinju Mabuk seperti yang sekarang ini kita ketahui.
mahsunmax, 18 Januari 2017
NO RESYNC...
NO RE-UPLOAD...
NO DELETE-CREDIT...
CITY OF HEROES
SEKIAN
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.