Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Angel's Last Mission: Love | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nim
Lee Yeon Seo.
Ini, mimpi, 'kan?
Benar.
Lalu, dalam mimpi ini,
mari berfoto sampai kita tua.
Lihat depan.
Foto.
Mari tidur lebih lama.
Aku bisa tidur.
Tidur.
Teruskan. Teruskan.
Teruskan.
Harusnya aku tidur lebih lama.
Apa-apaan aku?
Yeon Seo, kau pasti gila.
Ada bahan sisa, jadi aku membuatnya.
Tak bisa dibuang begitu saja.
Dia akan paham, 'kan?
Kau sudah pulang. Ayo sarapan.
Lebih baik dari kemarin.
Apa kau keluar sepagi ini untuk lari?
Mau air?/ Agassi.
Ada sesuatu yang ingin kukatakan.
Ini sangat penting.
Apa?/ Aku
ingin berhenti dari pekerjaanku.
Aku ingin...
pergi dari rumah ini.
Apa katamu?
Apa yang kau bicarakan?
Terimakasih untuk selama ini.
Kenapa?
Pasti ada alasan. Kenapa mendadak seperti ini?
Maaf./ Ini konyol.
Apa yang sudah kau katakan?
Kau bilang, aku tidak akan sendirian, apa pun pilihanku.
Kau benci melihatku menderita.
Semua itu bohong belaka?
Pikiranmu berubah dalam sehari?
Kenapa kau melarikan diri?
Apa yang kau takutkan?
Perasaanku.
Perasaanmu.
Kau tidak sendirian...
Ada Jibsa-nim dan Ji Gamdok juga.
Kau akan baik-baik saja tanpaku./ Aku mendengarmu.
Katamu kau menyukaiku.
Kau bilang, "Bagaimana aku bisa tidak menyukaimu?"
Aku...
tidak diperbolehkan menyukaimu.
Dan aku...
tidak bisa tinggal di sisimu selamanya.
Itu,
sungguh menyulitkan aku.
Yeon Seo.
Bagaimana bisa aku
tidak menyukaimu?
Kenapa kau tidak diperbolehkan menyukaiku?
Kau anggap aku apa?
Kau manusia, dan aku juga manusia.
Aku kira kau akan
mengerahkan keberanianmu.
Aku bilang pada diri sendiri "Ayo jangan cengeng" "Ayo bersabar".
Bahkan jika kau bilang tidak menyukaiku,
sikap orang selalu bicara lebih jelas daripada sebuah kata.
Dan kau selalu...
Kau paling cantik saat menari.
Kau bisa.
Kerja bagus.
Kau sangat hangat padaku.
Bukan begitu?
Apa perasaanku menyukaimu?
Benar, ada.
Tapi itu adalah persimpangan bagiku.
Sama seperti mencari udara segar.
Kau tahu berapa lama "selamanya"?
Dibandingkan "selamanya", aku hanya ada 1 atau 2 bulan.
Bahkan tidak layak.
Lalu, kenapa kau bilang sulit?
Kau bilang sulit karena kau tidak boleh menyukaiku,
tapi kau melakukannya./ Lupakan.
Itu karena alkohol.
Apa yang kukatakan saat mabuk tak memiliki arti.
Apa?/ Aku adalah pembantumu untuk berjalan,
tapi kau bisa berjalan dengan baik
dan bahkan menari sekarang.
Kau tidak
butuh aku lagi
Kau...
sudah selesai?
Ya.
Selamat pagi...
Benar.
Kau selalu tidak berguna.
Aku pasti delusi.
Baik, berhenti.
Sementara kita membicarakannya,
kemasi barang-barangmu dan pergi sekarang juga!
Apa yang terjadi, Agassi?
Ambil pengunduran dirinya dan biarkan dia pergi segera.
Hitung jumlah jam dia bekerja dan berikan setiap sen-nya,
termasuk lembur dan semua.
Pastikan kita tidak berutang budi padanya,
aku tak perlu menemuinya lagi!
Apa yang terjadi di antara kalian berdua?
Kalian berdua bahkan tidak berkencan,
tapi kalian berdua bermain-main setiap waktu.
Ini kedua kalinya di ruangan ini.
Aku tidak akan kembali.
Kau bisa berhenti,
tapi kau harus menyerah alihkan tugasmu.
Kontrak tertulis kau harus beri tahu kami
sebulan sebelum pengunduran dirimu, kau akan pastikan
menyerahkan tugas pada penggantimu.
Agassi menyuruhku pergi segera.
Omo!
Sejak kapan kau mendengarkan perkataannya?
Pergi saja.
Hei.
Dunia kau dan Yeon Seo berbeda.
Aku tahu lebih dari siapa pun.
Benar kau tidak bisa berbohong.
[KIM DAN BISEO]
Dimana kau? Mari bertemu.
Gamdok-nim, ini Jung Jibsa.
Kenapa kau menjawabnya?
Apa Kim Dan tidak ada di sana?
Sebenarnya...
Dan mengundurkan diri.
Dia mengembalikan ponsel dan semua yang kami berikan padanya.
Hari ini? Mendadak?
Mereka bertengkar
dan berbicara soal pemecatan,
tapi kurasa kali ini nyata.
Dia langsung pergi tanpa menyerahkan
tanggung jawabnya, seolah sedang dikejar.
Aku tidak tahu apa yang terjadi di antara mereka.
Dia membicarakan kebahagiaan
dan bertindak seperti akan hidup selamanya.
Lalu, dia berhenti?
Dikatakan bahwa api akan membakar hutan
dan menjadi kobaran api yang menelan gunung.
Kau harus berlindung sampai api redup.
Aigoo, Hyeongjae-nim.
Kau kembali.
Kau datang pada malam hari dan juga pagi hari.
Kau pasti sangat taat.
Atau apa kau penuh dengan kekhawatiran?
Seorang pendeta harusnya tidak bicara seperti peramal.
Aku mencari seseorang. Kim Dan, dimana dia?
Aku tidak tahu.
Hyeongjae-nim.
Kenapa kau tidak percaya padaku?
Dan tidak ada di sini.
Saat hatmu dipenuhi keraguan,
kau takkan percaya pasta kedelai dibuat dari kacang kedelai.
Orang yang terlalu banyak keraguan takkan bisa bahagia.
Ya. Meragukan dan menerka.
Sangat melelahkan.
Aku suka sesuatu yang jelas.
Lalu, aku do'akan agar imanmu segera pulih.
Ya. Itu sebabnya aku berencana untuk
memeriksanya agar menjadi kuat.
Aku akan menerima hadiah ini darimu.
Benar. Aku tahu kau bukan pendeta biasa.
Di toko, gereja, di sana-sini.
Kau sibuk mencari malaikat juniormu.
Apa yang kau lakukan pada Lee Yeon Seo?
Itu bukan sesuatu yang manusia biasa bisa tangani.
Kau pikir kau sangat istimewa.
Kau memandang rendah manusia yang berjuang
dan memanipulasi mereka dengan menjentikkan jarimu.
Itu membuatmu merasa seperti Abadi yang mahatahu dan mahakuasa.
Kau salah.
Kenapa kau tidak tergejut?
Saat menghadapi makhluk dunia lain, manusia gemetar ketakutan
dan tak bisa berkontak mata.
Tapi, daripada gemetar ketakutan,
kau marah.
Kenapa demikian?
Tanyakan dewa sialanmu kenapa aku seperti ini.
Dan apa itu Yeon Seo atau Kim Dan,
jika Tuhan ingin merusak rencanaku lagi,
katakan padanya untuk sadar juga.
Dia bukan sembarang tulang rusuk.
Apa yang kau pikirkan?
Bisakah Dan mengatasi ini?
Bisakah aku bilang "akhirnya"?
Kita bisa berdiri berdampingan dan menghadapi Fantasia.
Akhirnya.
Benar.
Aku pikir hari seperti ini tidak akan pernah datang.
Selamat atas kembalinya kau, secara resmi.
Terima kasih, secara resmi.
Bukankah ini hanya untuk pertunjukan?
Gamdok-nim akan menilai audisi.
Ya. Sepertinya kita berhenti protes terlalu cepat.
Benarkan?/ Sepertinya begitu.
Kenapa? Apa ada sesuatu yang ingin kau katakan?
Kau 'kan punya ruang ganti pribadi.
Aku tidak akan menggunakannya.
Kita tetap harus mengikuti audisi.
Aku tidak mengharapkan perlakuan khusus.
Dia menerobos masuk dan mengharapkan salah satu dari kita mengosongkan loker.
Tak boleh yang ini. Aku menggunakannya selama lebih dari dua tahun.
Aku juga. Aku bahkan menempelkan stiker di lokerku.
Aku akan menggunakan yang ini.
Terima kasih sudah datang.
Harap kerjasamanya.
Selamat pagi.
Halo./ Halo.
Lakukan pemanasan dengan benar dan kita akan mulai dengan barre.
Kenapa kau di sini? Kami akan segera berlatih.
Sebelum mulai berlatih untuk "Giselle",
Aku datang untuk melihat penari kami yang lemah.
Kalian menikmati istirahatnya?
Tapi, kalian tidak melakukan kesalahan.
Aku di pihak kalian. Kalian tahu itu, bukan?
Untuk alasan itu,
Budanjang kita akan membuat pengumuman penting.
Demi kebaikan kalian.
Audisi untuk memilih pimpinan untuk "Giselle"
akan berlangsung dalam dua minggu di teater besar.
Staf artistik seperti Danjang
dan Budanjang akan menilai kalian.
Dan...
Ji Kang Woo Gamdok-nim akan keluar keluar.
Apa maksudmu?
Aku tidak bisa memilih yang terbaik dari kinerja yang aku arahkan?
Seperti yang kau ketahui,
kau tidak mampu bersikap tidak memihak.
Kau menginginkan audisi setara dan adil.
Apa kau keberatan, Yeon Seo?
Baiklah. Aku tidak akan berada dalam panel.
Sebagai gantinya...
kau juga harus mundur.
Kau juga tidak mampu bersikap tidak memihak.
Bagaimana kalau kita membiarkan penari saling menilai?
Dalam audisi apa membiarkan penari menilai satu sama lain?
Kenapa tidak bisa?
Transparan dan adil. Kita dapat membiarkan semua orang memberikan suara.
Kau bilang ada di pihak mereka.
Baiklah kalau begitu.
Audisi ini akan sangat menarik.
Dan aku yakin ini akan turun dalam sejarah Fantasia.
Kau tidak dapat mengumumkan sesuatu seperti itu tanpa mendiskusikannya
denganku dulu.
Kaulah yang berencana melawanku
dari belakang bersama Yeon Seo.
Fantasia bukan toko klontongan yang bisa kau temukan di pasar.
Dialah
yang menyarankan untuk mengikuti audisi tanpa mendiskusikannya denganku.
Dia meyakinkan kesatuan
dengan cara yang paling masuk akal.
Apa ada masalah?
Atau kau ingin ada masalah?
Harap perhatikan kata-katamu.
Karena kau dengan keras kepala tidak mendengarkan kami,
konferensi pers dan Fantasia's Night
benar-benar hancur. Kau lupa?
Choi Danjang-nim
harus melompat melalui lingkaran untuk membersihkan kekacauan.
Geum Budanjang, sudah cukup.
Entah. Sebenarnya, aku hanya ingat
membuat ini lebih buruk dari yang seharusnya dan membuat Yeon Seo terpojok.
Tapi aku akan mempercayaimu sedikit lagi
karena...
dia dan aku memiliki punya yang sama.
Nantikan pertunjukannya.
Kenapa kau membuatnya kesal? Apa rencanamu?
Tidak peduli betapa berbedanya dia,
dia hanya seorang direktur artistik.
Aku tidak tahan dengan sikapnya.
Baiklah. Kita akan memulai "Giselle".
Babak Satu.
Kita akan mulai
dari pertemuan kebetulan
antara seorang Gadis Desa, Giselle, dan Duke Albrecht.
Aku tahu kau berdiri di sana.
Ketika mereka saling mengenali,
mereka jatuh cinta.
Seperti itulah sejak awal.
Perasaan itu begitu kuat sehingga mereka ingin menyebutnya
sebuah takdir.
Namun,
saat Giselle mengetahui identitas asli pria itu,
dia meninggal karena serangan jantung
dengan rasa pengkhianatan.
Namun, mereka tidak bisa berhenti saling mencintai bahkan dalam kematian.
Dan mereka bertemu lagi.
Seperti takdir.
Lee Yeon Seo.
Apa yang baru saja kukatakan?
Aku belum pernah mendengar "Giselle" di mana dia mengalami akhir yang tragis.
Dia dikenal sebagai simbol pengampunan.
Inti cerita ini adalah dia menyelamatkan Albrecht dalam kematian.
Aku tidak memulai proyek ini jika bisa diprediksi.
Kenapa dia memaafkan
pria yang menipu dia dan menyebabkan dia mati?
Kisah itu terlalu kuno.
Dalam Babak Kedua "Giselle",
roh Giselle akan membunuh pria itu
dan mengantarnya pada kematian.
Saat mereka berdua menari
bersama di keabadian,
pertunjukan berakhir.
Itu bagus.
Pria itu menipu dia.
Tapi Giselle bertingkah seperti orang bodoh sampai akhir.
Aku tidak suka bagian itu.
Aku suka akhir cerita itu.
Kita akan mulai dari kematian.
Hei!
Hei, tidak!
Kenapa lama sekali?
[PARK GWANG IL SIJANG]
Park Siljang-nim.
Park Siljang-nim?
Park Siljang-nim.
Park Siljang-nim! Park Siljang-nim!
Maafkan aku! Maafkan aku!
Park Siljang-nim.
Hei.
Jadi, maksudmu seseorang menyambar tas
dengan semua bukti
yang kau berkumpul sejauh ini?
Kau berharap aku percaya?
Aku sangat minta maaf.
Bagaimana dengan cadangannya?
Aku yakin kau pasti menyimpan dokumen asli di tempat lain.
Aku yakin seseorang memperhatikanku.
Mereka tidak akan lengah.
Park Siljang-nim!
Kuatlah.
Jika kau tidak mengumpulkan keberanianmu,
kau harus tinggal di lubang berapi selamanya.
Maafkan aku.
Maaf, Jibsa-nim./ Siljang-nim.
Siljang-nim!
[PERNYATAAN]
Aku ragu dia akan mencoba apa saja sekarang.
Aku akan terus mengawasinya.
Ketika ada gempa bumi dan tanah bergetar,
tutupi kepalamu
lalu bersembunyi di bawah meja, itulah yang benar.
Tapi, dia seharusnya tetap di bawah meja.
Dengan begitu, dia tidak harus menghadapi kerusakan.
Kerja bagus.
Aku mendapatkanmu.
[SANATORIUM]
Aku tidak berpikir kau akan kembali.
Aku ingin melihatnya untuk yang terakhir kali.
Aku mungkin akan pergi ke suatu tempat yang jauh.
Kau baik sekali.
Walau begitu, aku berniat akan meneleponmu.
Hari itu ribut. Aku tidak bisa mengucapkan terima kasih dengan benar.
Jika bukan berkat kau, akan mengerikan.
Dan kau tahu Harabeoji itu?
Aku pikir dia mungkin kehilangan pijakan.
Tapi kami tidak dapat menemukan tubuhnya atau jejak apa pun.
Apa kau melihat sesuatu hari itu?
Dia mungkin pergi ke suatu tempat yang jauh.
Kau pikir begitu?
Dia memang kembali setahun yang lalu tiba-tiba juga.
Tahun lalu?
Bukan 30 tahun?
Kau pasti sering melakukan ini.
Kau seorang profesional.
Ketika aku melihat Mi Ok
makan makanan lezat dan mengunyahnya dengan mulut kecil itu,
itulah saat terbahagiaku.
Aku tidak bisa bayangkan itu.
Mencintai seseorang selama hidupmu.
Cinta sejati tak meski harus menghabiskan waktu lama.
Jika kau bisa memberikan cintamu
itu bisa bernilai cinta selama 1.000 tahun.
Tidak. Biarkan aku memanggil dokter.
Hei.
Eoreusin.
Aku datang. Bisakah kau dengar suaraku?
Biarkan aku melihatnya./ Baik.
Tidak, Eoreusin.
Kau dapat melakukannya dengan baik meskipun kau buta.
Aku akan membantumu.
[EPISODE 16 AKAN SEGERA TAYANG]
[EPISODE 16]
Aku pikir aku tersesat.
Seolah aku
di sebuah jalan buntu.
Kemanapun aku pergi, aku melihat orang itu.
Kemanakah...
aku harus pergi?
Jangan kemana-mana.
Tetaplah disini.
Hei.
Dia...
Hei, Dan. Sangat bagus di sini.
Kau dapat melakukan pekerjaan sukarela di sini selama beberapa hari...
Jangan bicara padaku. Aku tidak ingin berbicara denganmu.
Beraninya kau!
Bagaimana bisa kau datang ke sini?
"Penghakiman tanpa belas kasih akan ditunjukkan"
"untuk siapa saja yang belum berbelas kasih."
Kau pandai bicara.
Jika itu ancaman, itu sangat efektif.
Aku takut dan lari seperti seorang pengecut.
Kau melakukan hal yang benar.
Itu hal terbaik yang kau lakukan sejak mendapatkan misimu.
Kau sendiri adalah penghalang terbesar untuk itu.
Kau bilang akan mengerjakan laporan yang tertinggal.
Seberapa bagus itu? Inilah saatnya.
Nantikan laporan ini.
Aku akan menyebutkan kekejaman dan kekerasanmu secara rinci.
Sudah lama tidak bekerja seperti ini.
Tinggal jauh dari dia dan istirahatlah sebentar.
Oh, dan juga
menjauhlah dari Ji Kang Woo.
Aku mengerti, berhentilah mengomel dan pergi.
Jika kau berkata lagi,
aku mungkin benar-benar ingin membalas.
Apa yang Ibu lakukan?
Oh. Di mana pita pengukur?
Ibu hendak mengukur sesuatu.
Ini.
Oh.
Terima kasih.
Ru Na.
Ayo minum. Keluar.
[PERNYATAAN]
Kau tidak pernah menuntut banyak pekerjaan bahkan sebagai seorang anak.
Ibu sangat berterima kasih.
Sesudah Ni Na belajar balet
dan mengelola Fantasia membuat Ibu menjauh darimu.
Aku tidak pernah punya keluhan.
Aku suka betapa hebatnya kau bekerja.
Kau tidak pernah membawa teman ke rumah
dan selalu mengepang rambut Ni Na untuk bersenang-senang.
Menggantikan Ibu.
Aku tidak peduli pada anak-anak lain.
Ni Na sangat cantik dan menyenangkan mendandani dia.
Apa ada masalah, Ibu?
Kenapa bicarakan itu?
Apa itu kau?
Apa kau mencoba membunuh Yeon Seo?
Ibu.
Apa?
Tidak.
Kau tampak gelisah akhir-akhir ini.
Ru Na.
Aku ingin kau melihat hal bagus
dan pergi ke tempat yang bersih.
Aku akan melakukan segalanya.
Ibu tahu aku benci kotor.
Tidak!
Kita tidak bisa menyakiti orang untuk hidup jauh dari babi!
Apa yang kau bicarakan?
Hari di atas kapal, kau mengendalikan Park Siljang yang memberinya obat.
Diam.
Park Siljang menumpahkan minuman dan dia tidak meminumnya.
Lalu, Jo Biseo? Park Siljang menceritakan semuanya.
Mobil Jo Biseo jatuh. Kabel rem terputus.
Lalu,...
seseorang menyebabkan kecelakaan dengan sengaja?
Untuk membunuh Jo Biseo dan Yeon Seo?
Bukan kau?
Haruskah aku mengupas apel lagi?
[KIM HYUNG MIN]
[UNIVERSITAS BISNIS, ADMINISTRASI BISNIS]
Dia tidak cukup baik.
Jibsa-nim.
Apa sudah selesai? Bagaimana suasananya?
Aku sangat ingin tahu, tapi kau tidak akan membiarkan aku masuk ke ruangan.
Tak apa. Semua orang baik padaku.
Benar-benar bohong.
Manusia sangat aneh. Kenapa kau berbohong?
Apa yang salah denganku?
Agassi. Apa kau sakit?
Jibsa-nim.
Silakan duluan.
Apa?/ Aku harus pergi ke suatu tempat.
Pulanglah.
Sebentar, mau kemana? Agassi.
Mau kemana dia padahal di sini dan di rumah saja yang dia tahu?
Aigoo, dasar.
Si idiot itu terus membimbing orang kemari.
Kau memanggil imam kepala?
Kau kenal Kim Dan, kan?
Ya Tuhan.
Dia bekerja di rumahku.
Ini alamat yang dia masukkan di resume-nya.
Bagaimana bisa dia memberikan alamat gereja?
Apa salahnya itu?
Dia lahir dan dibesarkan di sini.
Dia bilang ayahnya mengusirnya.
Kau tahu apa yang dimaksud "Ayah".
Bagaimana ini bisa terjadi?
Bagaimana aku tidak tahu apa-apa tentang dia?
Di mana dia dilahirkan, siapa orang tuanya,
bagaimana dia tumbuh, apa impiannya.
Jangan mencarinya.
Semuanya tentang waktu.
Awal dan akhir. Manusia tidak tahu.
Hanya saat selesai, mereka menyadari
bahwa waktu mereka habis dan sudah berakhir.
Dimana kau? Serius...
Gamdok-nim./ Apa kau mencari Dan?
Ayo pergi.
Kemana?
Untuk melupakannya.
Jangan minum.
Jadikan hari ini sebagai yang terakhir.
Memiliki penyesalan dan melihat ke belakang.
Jangan langsung menyimpulkan.
Tidak ada penyesalan.
Aku tahu kau terganggu sepanjang latihan hari ini.
Ketika orang dekat tiba-tiba pergi,
tentu mengejutkanmu.
Aku mengerti, tapi ingat satu hal.
Kim Dan
mungkin bukan seseorang yang kau pikirkan.
Apa maksudmu? Apa yang kupikirkan soal dia?
Seperti apa Dan?
Ini lebih dari apa yang kau lihat.
Bisa saja dia mungkin menipumu.
Jadi, lupakan dan tinggalkan dia.
Kenapa kau menjelek-jelekkan dia sesudah dia pergi?
Ya, aku tidak tahu apa-apa tentang dia.
Aku lebih sadar sesudah dia pergi.
Tapi aku tahu ini pasti.
Dan bukan pria licik yang menipu orang.
Aku belum pernah melihat seseorang yang
sejujur dia.
Kau pasti khawatir aku takkan berhasil pada "Giselle".
Jangan khawatir.
Aku tampil sebulan sesudah orang tuaku meninggal.
Dan aku menerima tepuk tangan meriah untuk itu.
Apa yang kau harapkan?
Apa kau pikir dia akan duduk di sini seperti hari pertama kita bertemu?
Kim Dan.
Dimana kau?
Ya?
Kemanapun aku pergi, aku selalu melihatmu.
Aku melihatmu di bar juga.
Aku tidak bisa pulang sekarang.
Karena kau pergi,
semuanya jadi berantakan.
Kim Dan.
Aku butuh kau.
Aku butuh kau.
Sadarlah, Yeon Seo.
Apa itu...
sungguh kau?
Dan, apa itu
benar kau?
Benar.
Itu salahku.
Aku harusnya tidak hangat padamu.
Aku sedikit baik padamu, dan kau sangat kepincut.
Aku tidak tahu akan mudah untuk memenangkanmu.
Tidak bisakah kau mengerti?
Aku fokus pada pekerjaanku, dan itu hanya sesaat.
Aku hanya terbawa suasana sesaat.
Karena kau adalah ratu manja,
aku hanya melakukan kebaikan padamu.
Jangan terpaku pada seseorang sepertiku.
Temukan seseorang yang sungguh memihakmu.
Temukan seseorang yang akan tinggal bersamamu sampai akhir.
Mengerti?
Hentikan.
Lepas.
Aku akan pergi dulu.
Aku tidak akan melihatmu
pergi untuk kedua kali.
Kaulah...
yang selalu lari duluan. Di rumah dan di taman.
Tidak kali ini.
Ingat ini.
Aku yang...
meninggalkanmu,
kaulah yang
ditinggalkan.
Dia tidak ada.
Dia tidak pernah ada.
Meskipun dia ada,
pura-puralah dia tidak pernah ada.
Aku bisa.
Aku bisa melakukan ini.
Aku bisa melakukan ini.
Katakan sesuatu.
Apa yang harus kulakukan?
Apa aku? Kau buruk dalam menggambar.
Ini bukan kau.
Berhenti bermimpi, manusia.
Jangan mimpi yang tak berguna.
Halmeoni.
Halmeoni!
Telpon Yeonggam-ku.
Telpon Yeonggam-ku.
Telpon Yeonggam-ku!
Kenapa ini tidak bisa?
Astaga, kenapa ini tidak bisa?
Halmeoni.
Apa itu kau?
Omo, luar biasa.
Tadi terus menerus tak bisa.
Ini sungguh memanggilmu kemari.
Tunggu...
Aku...
Dalam mimpiku,
aku pergi ke lapang alang-alang yang indah.
Aku berpegangan tangan denganmu.
Dan kita berjalan bersama.
Sangat indah.
Bisakah kau membawaku ke sana?
Ya? Ke mana?
Ke sana.
Lapang alang-alang itu.
Apa kau ingat...
hari kita bertemu untuk pertama kalinya?
Bagaimana?
Kau berbohong.
Apa itu kau?
Kau mengenakan jas putih
yang kau miliki untuk pernikahan kita.
Bagaimana ini?
Aku sudah terlalu tua.
Bukankah aku terlihat jelek?
Kau cantik...
sama seperti hari itu.
Terima kasih...
sudah berbohong.
Aku merasa bahagia...
setiap hari.
Aku benar-benar
bahagia
Apa kau baik-baik saja? Ayo kembali ke sanatorium sekarang.
Terima kasih, anak muda
atas apa yang sudah kau lakukan hari itu dan hari ini juga.
Apa kau tahu siapa aku?
Apa ingatanmu kembali?
Aku hanya berharap bahwa semuanya adalah mimpi.
Sepertinya aku sudah siap.
Selama 70 tahun dalam hidupku,
kami sudah berpamitan berkali-kali.
Berpamitan...
sulit setiap waktunya.
Di sini. Ini tempatnya, kan?
Dia meninggalkan
saputangan bergambarkan bulu di atasnya.
Ini adalah satu-satunya hal yang ditinggalkannya.
Tubuhnya menghilang seolah dia tidak pernah di sini.
Betapa sia-sianya ini.
Lain waktu, datanglah ke dunia ini sebagai manusia.
Aku akan jadi malaikat pelindungmu.
Kau sudah tahu...
dia adalah seorang malaikat?
Apa kau tidak takut?
Dia bukan manusia.
Dia seperti roh atau monster.
Tidak ada monster yang baik hati di dunia ini.
Ketika aku bilang
dia adalah suamiku yang meninggal 30 tahun yang lalu,
orang itu bilang bahwa itu adalah dia.
Setiap hari selama satu tahun,
dia berbohong padaku dengan hati yang baik.
Cinta sejati tak meski harus menghabiskan waktu lama.
Jika kau bisa memberikan cinta
itu bisa bernilai cinta selama 1.000 tahun, hanya itu.
Bagaimana...
Bagaimana bisa kau seperti itu?
Aku...
melarikan diri.
Aku takut.
Menghilang?
Tidak.
Aku takut aku akan memeganginya.
Ketika aku bersamanya, aku ingin memegang tangannya
dan memeluknya.
Tapi jika aku melakukan itu,
sepertinya aku akan membuat Yeon Seo sedih.
Seperti dia mungkin tak bahagia.
Aku...
tidak sesali apapun.
Aku sedih.
Hatiku patah.
Tapi itulah nasibku.
Itulah aku.
Akulah yang dia temui.
Aku bersyukur.
Aku tidak membencinya.
Kau tahu, anak muda?
Ketika dua orang saling bertemu, itu tak ada artinya.
Aku percaya pada takdir.
Takdir adalah
yang menuntun kita
saling bertemu.
Halmeoni.
Halmeoni? Halmeoni!
Bagaimana ini...
Bagaimana bisa meninggal seperti ini!
Ya!
[4. CATATAN LAIN: PERMINTAAN CUTI]
Kau bilang kita adalah bagian dari rencana besar
dan takdir-Nya, bukan?
Lalu, apa artinya bagian dari rencana untuk merenggut
harapan terakhir dari seseorang yang
miskin dan kesepian?
Dan apa takdir bagi orang yang menolak
untuk menyalahkan Tuhan sampai akhir?
Apa dia punya...
sebuah rencana untukku yang Dia buat sejak awal waktu?
Aku ingin mengidentifikasi...
akar perasaan tersebut.
Mari mulai dari "Maiden Scene".
Tolong tunjukkan gambaran setiap orang mengenai "Giselle".
Kenapa harus Yeon Seo?
Kenapa kau mengutusku kepadanya dari semua orang?
Ya.
Aku menyelamatkannya pada hari hujan.
Tapi...
dia mengenaliku terlebih dahulu.
Kenapa?
Aku ingin tinggal disisinya.
Terlebih lagi
sekarang aku meninggalkan sisinya.
Jika ada satu alasan bagiku untuk tinggal,
maka kumohon
bantu aku menemukannya.
Jalan mana yang menuntunku, aku tak peduli.
Aku akan dengan senang hati
akan pergi.
Berikutnya.
Kau ingin aku menutup mataku?
Bukankah ini sebuah tragedi?
Kau harus jadi wanita buta karena pengkhianatan.
Itulah caramu menjalankan
balas dendam yang diinginkan direkturmu.
Usaha yang bagus.
Tapi apa kau akan melakukan ini di atas panggung?
Meniru emosi dengan menggunakan penutup mata ini
adalah tidah nyata.
Berikutnya.
Lee Yeon Seo. Apa kau siap?
Berhenti!
Kenapa?
Apa yang kau lakukan?
Kenapa kau menunjukkan "Giselle" dari 200 tahun yang lalu?
Kau bilang...
kau menyukai "Giselle" yang baru.
Aku melakukan itu sebelumnya, tapi aku berubah pikiran. Itu tidak bagus.
Sekarang juga,
Giselle dikhianati.
Dia menggoda, mengencaninya, dan menemukannya dua kali.
Bagaimana bisa kau begitu hancur?
Karena dia sedih.
Aku tidak tahu
kau akan menggambarkan Giselle sebagai karakter pasif.
Jika kau membenci dan mengumpat orang, kau takkan jadi gila.
Kau harus benar-benar waras jika ingin membenci seseorang.
Apa kau tahu kenapa dia menjadi gila?
Karena dia sedih.
Dia sangat sedih.
Karena dia sangat mencintainya.
Itu persis seperti Giselle klasik dan kuno!
Karena kau hanya melihatnya dari luar!
Jika kau masuk dalam karakternya, hatinya akan membuat penonton menangis.
Aku akan tunjukkan. Tonton ini.
Aku sedih.
Aku sedih.
Aku belum selesai dengan perasaanku,
tapi cintaku harus berakhir.
Kau benar. Itu kesalahanku.
Aku harusnya tidak hangat padamu.
Kenapa...
kau tidak bisa jadi milikku?
Kenapa semuanya harus hilang?
Kau selalu tidak berguna.
Aku pasti delusi.
Sementara kita membicarakannya,
kemasi barang-barangmu dan pergi sekarang juga!
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
[KIM DAN]
[KIM DAN]
Apa?/ Kau dan temperamenmu.
Hentikan./ Halo.
Kau datang untuk trip?
Apa butuh kamar?
Tidak, aku sedang mencari sesuatu.
Apa ada desas-desus bahwa ini adalah pulau harta karun?
Halmeoni, sudah lamakah tinggal di pulau ini?
Lama apanya? Sepanjang hidupku.
Lalu, apa kau tahu rumah dengan gerbang biru?
Dahulu kala,
seorang bocah lelaki setinggi ini tinggal di sana.
Rumah gerbang biru di bukit sana?
Seorang anak lelaki kecil dan ayahnya yang pemabuk tinggal di sana,
tapi suatu hari, mereka tiba-tiba menghilang.
Aish.
Kau!
Dasar berandal.
Sialan.
Berandal kecil.
Dimana kau bersembunyi?
Hujan ini sudah membuatku sakit dan lelah.
Aku akan gila.
Kemari! Keluar!
Tidak!
Hei!
Hei!
Apa kau benar-benar akan seperti ini?
Aku akan berangkat besok.
Aku bukan pergi ke Seoul. Aku pergi ke Rusia!
Aku akan naik pesawat dan pergi jauh.
Aku tahu kau di sana.
Sudahlah.
Aku tidak ingin jadi temanmu lagi!
Itu bukan mimpi.
Itu...
pasti pernah terjadi.
Aku dipukuli setiap kali hujan.
Oleh karena itu,...
aku tidak pernah keluar sesudah hujan.
Itu sebabnya aku belum pernah melihat pelangi.
Gadis yang menunjukkan pelangi untuk pertama kalinya.
Aku ingin jadi orang dewasa baginya.
Aku tidak ingin mati.
Aku Yeon Seo.
Lee Yeon Seo.
Kau?
Aku...
Aku...
Aku...
Namaku...
Seong Woo./ Seong Woo.
Yoo Seong Woo.
Yoo Seong Woo.
[ANGEL'S LAST MISSION: LOVE]
Kenapa kau biarkan aku mengingat semuanya?
Sungguh maaf.
Takkan lama.
Aku berjanji.
Dia ingin aku menunggu. Dia butuh waktu.
Apa dia sudah menikah?
Berhentilah menangis karena si brengsek itu.
Dia luar biasa. Dia pura-pura begitu mulia.
Jangan pedulikan dia dan jangan dengarkan dia.
Aku akan membuatnya cinta dan bahagia, enyahlah.
Aku ingin menjadi orang dewasa.
Aku ingin tumbuh sebagai orang dewasa yang kuat
untuk melindungimu.
Apa yang kau bicarakan? Apa maksudmu dia meninggal?
Apa kau baik-baik saja, Kim Dan?
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.