All language subtitles for Samson.2018.720p.WEB-DL.broth3rmax

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

UNIVERSAL

PURE FLIX

BOOMTOWN FILMS

400 tahun yang lalu,

Tuhan melepas kami ke Tanah yang Dijanjikan ini.

Namun seiring berlalunya waktu,

banyak dari suku kami lupa dan berpaling dari Tuhan.

Ketika orang Palestina datang, mereka melihat kelemahan kami, terpecah-pecah,

dan mereka memperbudak orang-orang kami.

Satu-satunya harapan kami adalah sebuah ramalan

bahwa ada seorang pria yang akan dilahirkan,

orang yang akan membangkitkan dan membebaskan rakyat kami.

ISRAEL KUNO, TAHUN 1170 SM.

KOTA GAZA

Dagon yang Agung, dewa perang,

pemberi kekayaan dan panen melimpah,

lihatlah rakyatmu, kaum Gaza Palestina.

Kami berkumpul di sini di kaki-Mu

untuk membawakanMu hadiah yang dikumpulkan oleh tangan kaum Yahudi

yang memberi kita... / Jalan. Jalan.

untuk menaklukkan dan memimpin!

Lihatlah betapa mudahnya kaum Yahudi meninggalkan Tuhan mereka

dan menyembah Dagon.

Mereka menumbuhkan makanan ini...

Buang bagian luarnya.

Masak bagian dalam, lalu makan bagian luarnya.

Apa itu?

Apa yang mendekat diam-diam namun punya telinga yang tak bisa mendengar?

Teka-teki itu hampir sama buruknya dengan rencana ini, Kakak.

Jalan terus!

Apa yang punya daging tak punya darah dan hati terbuat dari batu?

Kau ini bicara buah zaitun atau ayah?

Hai! Yahudi!

Apa yang kau lakukan di situ?

Aku, uh... Menunggu majikanku.

Dia berdoa di kuil.

Samson, apa yang terjadi?

Lalu kenapa kau sembunyikan wajahmu?

Buka tudungmu.

Hey, Kakak.

Yahudi, tunjukkan dirimu.

Samson, apa yang terjadi di sana?

Kakak.

Aku kenal dia.

Dia Samson, orang Yahudi yang kuat bertarung.

Berhati-hatilah.

Kau ikutlah kami, akan kami cari majikanmu, kita lihat apa kau jujur atau tidak.

Tentu saja.

Mengapa aku menolak?

Aah!

Samson!

Samson!

Pencuri! Ada pencuri di kuil!

Makin sulit ditangkap, makin cepat aku lari.

Apa aku ini? / Teka-teki yang gampang.

Nafasmu.

Mata Dagon melihat dirimu yang sebenarnya.

Kau tak bisa lolos dari amarahNya.

Dia akan menghancurkanmu

dan semua yang menentangNya.

Lewat sini! / Jangan biarkan mereka lolos.

Hentikan dia, tolol!

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Ayo, lewat sini.

Kembali sini!

Lewat sini menuju gerbang.

Kau mau kemana? Ke sini jalannya.

Pencuri!

Pencuri! / Berpencar!

Kesana mereka perginya!

Tak bisa kemana-mana lagi, Yahudi!

Pagi, nona-nona.

Ada apa saja disini? / Itu dia!

Pencuri!

Aku segera kembali.

Cuma sebentar. Ayo!

Kembali, kembali kesini.

Oh!

Apa yang terjadi denganmu?

Tak usah dibahas.

Itu! Itu dia! / Ayo!

Kembalilah ke sini. / Lewat sini, Kak.

Pencuri! Kembali!

translated by broth3rmax

SUKU DAN

Yahudi!

Jika upeti bulan ini sedikit,

bulan depan akan digandakan!

Keluar!

Aku tahu kau ada lagi! Dimana menyimpannya?

Tidak. Hentikan.

Di mana Samson? / Dia akan datang.

Kumohon.

Tunjukkan belas kasihanmu, Tuanku.

Dalam bentuk apa belas kasihanku?

Upeti ini, terlalu banyak, Tuanku.

Kami kelaparan sementara gandum kami tumbuh jamur di lumbungmu.

Bisakah tuanku menyisakan buat kami sedikit saja?

Siapa namamu, Yahudi?

Namaku Tobias, Tuanku.

Tobias.

Aku, Pangeran Rallah,

telah mendengar rengekan pria ini.

Dan sebagai komandan dari pasukan Palestina...

Kunyatakan mulai sekarang

pria ini tak akan kelaparan lagi.

Aah!

Ada lagi yang minta belas kasihan?

Kembali bekerja.

Kembali bekerja!

Itu kan maumu, dik.

Ada lagi yang mati hari ini.

Tobias dibunuh oleh komandan Palestina.

Kau dipanggil oleh Tuhan,

dianugerahi kekuatan olehNya, untuk mengantarkan hambaNya.

Dewan berpikir inilah waktunya bagi seorang hakim untuk diberkahi.

Kita tak butuh hakim. Kita butuh kedamaian.

Ingatlah ramalan itu, Samson dari suku Dan,

dipilih oleh Tuhan makhluk hidup

untuk menjadi tangan pembalasanNya.

Itu kehendakNya.

Tapi bukan kehendakku.

Nak, kau tak seperti Yahudi lainnya.

Kau ditakdirkan untuk tujuan lebih tinggi lagi. Kau dulu...

Ibu tak pernah gagal mengingatkanku soal ini.

Semua yang Tuhan minta dariku, telah kulakukan.

Kutetap melaksanakan setiap sumpah.

Tak minum anggur. Tak menyentuh yang mati.

Tak memotong rambutku. Dan apa gunanya bagiku?

Apa gunanya bagi kita?

Apa kita bebas dari aturan? Apa kita mendapat kedamaian?

Mengapa Tuhan menahan hal yang kita inginkan?

Samson, jangan kau lupa siapa dirimu.

Lumbung-lumbung separoh penuh setelah upeti hari ini.

Besok, kita akan isi sisanya dari Accra.

Itu saja?

Ada kabar kalau

ada seorang Yahudi punya kekuatan besar.

Rakyatnya percaya dia menjadi penyelamat,

tapi itu cuma cerita para budak, tak lebih.

Cerita.

Cerita itu kemungkinan,

dan kemungkinan itu harapan.

Dan harapan... harapan itu pemberontakan.

Kuingin kau selidiki ini.

Apa aku tak ada kerjaan lain yang lebih penting ketimbang mengawasi budak-budak ini?

Kukira ini tak pantas buatmu?

Tapi, Ayah...

Dalam hal kerajaan, jangan panggil aku ayah.

Aku adalah rajamu.

Lakukan saja perintahku.

Ya, rajaku.

Sekarang.

Tak perlu menghiraukan itu.

Apa yang terjadi?

Samson.

Orang palestina punya seorang petarung baru.

Bolcom dari Mesir. Dia tidak bisa dikalahkan.

Dia mengolok-olok kaum kita, dan dia mengolok-olok Tuhan kita.

Tapi kau bisa tunjukkan padanya. / Samson tak tertarik.

Ayah menyuruh kita...

Menyedihkan!

Aku telah bertarung dengan pria dari setiap negri!

Para Yahudi ini dan Tuhan mereka yang lemah

seperti melawan anak-anak!

Suruh dua orang melawanku!

Dewa Dagon menjamin banyak ganjaran!

Dukung petarung Yahudi kalian.

100 maneh. (mata uang Yahudi)

Kita mulai pertarungannya!

Kakak, coba pikir.

Kenapa mereka membawa monster ini kalau tidak untuk memancingmu keluar?

Ada yang tak beres di sini.

Aku lihat dulu.

Tak ada ruginya 'kan?

Terakhir kau bilang begitu, aku memecahkan 2 anuku...

Ayah.

Pertarungan ini membuatku mual. Boleh aku pergi?

Banyak bangsawan ini yang berkantong tebal.

Bergaullah dengan mereka, hmm?

Dan cobalah tersenyum.

Kalian lemah!

Dan kalian menyembah Tuhan yang lebih lemah!

Tuhan kami tidak lemah.

Dan juga para hambaNya. / Lihat. Samson.

Samson.

Ooh!

Si Juara Yahudi.

Sekantong perak untuk pemenangnya!

Sekantong saja?

Apa kau punya keyakinan sekecil itu terhadap Dewamu?

Baiklah. Kalau begitu 2 kantong perak.

Samson, Ayah akan marah.

Kakak, kau dengar?

10 banding 1!

Bolcom! Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom!

Taruhan ditutup.

Kita mulai pertarungannya!

Kakak.

Kau tak apa-apa?

Cari tahu siapa dia, dan aku akan baik-baik saja.

Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom!

Bolcom! Bolcom!

Di mana juara Yahudi kalian sekarang, huh?

Dagon telah membuktikan kekuatannya!

Dan telah kubuktikan kekuatanku!

Tuhan, berikanlah kekuatanMu.

Namaku Samson.

Namaku Samson,

dan aku melayani Tuhan makhluk hidup.

Dan kau tak membuktikan apa-apa.

Baiklah. Perak ini milikmu.

Taruh... Taruh saja batu itu.

Samson! Samson!

Samson!

Ya!

Ayah, lihat apa yang telah dilakukan Samson.

Aku sudah mendengarnya.

Kau bisa membawanya ke dewan.

Tapi dia memenangkan ini untuk kita.

Apa kau mau berpesta jika kita semua sedang kelaparan?

Kakakmu menjadi sombong.

Dia melakukan yang dia anggap benar.

Dia cuma melihat kebenaran yang di depannya saja, begitulah dia.

Berhenti! Berhenti untuk pangeran.

Nah, apakah ini bukan petarung kaya terhebat yang bisa dibeli.

Shh.

Tuanku, kau menyuruh kami untuk memancing dia keluar.

Kami tak menjanjikan kemenangan.

Benar.

Kau benar.

Kamu.

Tuanmu telah membuatku rugi banyak hari ini.

Tuanku... / Diam, atau kupotong lidahmu.

Apa ini mengganggumu?

Tuanmu yang kaya telah merugikanku?

Kukira tidak.

Baiklah.

Kau akan melayaniku sampai hutangmu lunas.

Begini... bukan kalian semuanya.

Aah!

Kabar itu benar.

Aku melihat dia mengangkat sebongkah batu besar seukuran lembu dengan mudah.

Dewanya Yahudi ada dalam dirinya.

Dalam dirinya? / Ya.

Lalu dia itu apa? Apa dia setengah dewa?

Jika Dewa itu bentuknya manusia, pastilah dia orangnya.

Kau lupa kerajaan siapa yang kau huni. / Ya.

Dewa kita Dagon, sangat perkasa.

Ya, memang.

Kalian, tolong biarkan kami bicara berdua.

Duduklah.

Ini bukan kerajaan Dagon.

Ini kerajaanku.

Kau pasti melihat Dewa sebagaimana mestinya.

Mereka hanya simbol.

Mereka tak memiliki kekuatan.

Bagi orang biasa, para dewa memberikan sesuatu yang lebih besar.

Bagi kita, mereka adalah sarana pengendali.

Akulah Dagon.

Kau bisa jadi Dagon jika bisa melewati api ini sebelum berkobar.

Ya, rajaku.

Kalian boleh kembali!

Dia mau melayani raja atau dia akan mati. / Aku yakin dia akan mau.

Bagaimana aku tahu nanti bisa menemukanmu di sini?

Ini pemandangan terbaik di seluruh Israel.

Kau harus palingkan matamu dan memikirkan hal-hal yang penting.

Aku menghargai ciptaan Tuhan.

Memang apa yang lebih penting ketimbang itu?

Melaksanakan takdirmu? Menjadi hakim? / Tidak, tak ada hakim.

Kau yang membawa berkah. / Tapi aku belum siap.

Kau tak pernah siap.

Kenapa senyum-senyum?

Aku menemukan dia.

Oh, adik, sekarang inilah kabar baik.

Namanya Taren. Dia ada di Gaza.

Dan lebih buruk lagi, dia pelayannya Rallah. / Aku harus bebaskan dia.

Tidak, tak boleh. / Tidak, aku harus bebaskan dia.

Dan satu lagi. / Apa?

Jangan beritahu ibu.

broth3rmax

Apa semuanya baik-baik saja?

Maaf. Aku hanya...

Hanya apa? Senang memata-matai orang?

Tidak.

Tidak sama sekali. Aku cuma ingin tahu siapa dirimu.

Setelah melihatmu di pertarungan itu, kepalaku jadi pening.

Kau yakin itu bukan karena pukulannya?

Bukan.

Satu-satunya alasan dia bisa mendaratkan pukulan itu karena aku teralihkan.

Olehmu.

Mereka bilang orang yang berkelahi denganmu pergi dengan berharap tak berkelahi denganmu.

Pangeran.

Aku harus pergi.

Tunggu. Apa kau tahu tebing di tepi pantai?

Dekat jalan di mana Gaza bertemu dengan laut?

Ya.

Disana indah.

Temui aku di sana besok saat matahari terbit.

Kumohon?

Berapa lama kita harus menunggu Tuhan membebaskan kita dari penindasan ini?

Dia telah mengungkapkan pilihanNya. Yaitu Samson.

Lalu dimana dia sekarang? Dia seharusnya ada di sini.

Samson tak ingin menjadi hakim.

Sebaiknya begitu. Dia tak pantas jadi pemimpin.

Bagaimana bisa Tuhan memilih seorang barbar

yang mengejar wanita layaknya dia anak kesayangan?

Dan boleh kutambahkan,

Aku bersyukur dia tertarik pada pelayan Palestina dan bukan pada wanita kita.

Paling tidak ada kesempatan dari saudariku sendiri bisa terhindar dimanfaatkan oleh dia.

Saudarimu tak punya kebaikan

jika tidak dilindungi kakakku.

Apa kau mau lepas darinya? Dari wanita itu?

Dari kalian semua?

Aku awalnya penasaran apa kau akan muncul atau tidak.

Aku dulu bermain di sini waktu kecil.

Berjalan di sepanjang air dengan ayahku.

Inilah satu-satunya alasanku memilih untuk datang kesini.

Oh, begitukah?

Ya, memang begitu.

Apa kau menganggapku pembohong?

Tidak, aku tak bilang kau berbohong.

Maksudku, apa cuma itu alasannya?

Tidak ada yang lain?

Jika kau ingin tahu yang sebenarnya...

kalau begitu, memang ya.

Kau ikut atau tidak?

Boleh aku tanya sesuatu? / Boleh.

Apa kau percaya takdir?

Bila hidupmu bisa jadi sudah ditentukan bahkan sebelum kamu lahir.

Ya, aku percaya.

Yah, aku tidak.

Aku menolak terikat dengan perbudakan apapun.

Bagaimana denganku dan kaumku?

Apa kami bukan budak bagi kaummu, Palestina?

Kami tak punya kebebasan yang kau bicarakan.

Hidup kita milik kita sendiri.

Kita yang menentukan nasib kita sendiri.

Kau hanya seorang budak jika kau biarkan mereka memperlakukan begitu.

Jika kau kira keadaanmu saat ini berbeda dengan keadaanku...

maka, kau keliru.

Ceritakan tentang keluargamu.

Ibuku dibunuh saat aku masih kecil,

dan pangeran memperbudak ayahku sampai hutangnya lunas.

Aku turut prihatin.

Kaummu bukan satu-satunya korban.

Sepanjang hidupku selalu dikatakan bahwa aku ditakdirkan untuk memimpin kaumku

untuk menang melawan Palestina.

Kami?

Saudaraku dipukuli, kelaparan.

Ternak kita dicuri.

Ini sudah berlangsung bertahun-tahun, Taren, belum ada tanda-tanda berakhir.

Samson, kita diperbudak oleh orang yang sama.

Kau ingin jadi apa?

Ayah.

Suami.

Aku percaya kau bisa jadi seperti itu.

Ada masalah?

Saat orang tua itu mati,

apa aku harus turut berkabung karena meninggalnya seorang raja?

Atau waktunya merayakan untuk penobatan raja yang baru?

Apa kau berharap tragedi ini segera terjadi?

Itu tak penting.

Bagaimanapun juga aku akan senang.

Dia menganggap aku tak siap naik tahta,

dan dia akan menugasiku menekan pemberontakan budak.

Ini tugas yang bodoh.

Harusnya aku memimpin pasukan ke Sidon, Media, dan Mesir.

Para Yahudi ini tak sebanding waktunya untuk raja masa depan.

Ayahku.

Dia akan pikun di usia tuanya.

Dia memimpin kerajaan kita menuju kemakmuran.

Mungkin dia pantas lebih dihormati.

Mungkin pangeranmu yang pantas lebih dihormati.

Kau butuh anggur lagi.

Jika kau ingin dilayani sebagai ratuku,

kau belajarlah mengendalikan lidahmu.

Tentu saja, sayangku.

Tahta akan segera menjadi milik kita.

Delilahku.

Mengapa tak kita tunjukkan saja pada semua orang

betapa Yahudi dan Palestina bisa hidup dengan damai?

Untuk pertama kalinya dalam hidupku, ada orang yang bertanya aku akan menjadi apa.

Kau membuatku percaya masa depan yang kusendiri tak yakin punya masa depan.

Samson.

Inilah kesempatan kita untuk bebas.

Taren.

Menikahlah denganku.

Orang tuamu tak akan menyetujuinya.

Jika kau menjawab ya, aku tak akan menyerah

sampai mereka memberiku restu.

Kalau begitu, ya.

Ya? Ya?

Oh!

Aku bertemu seorang gadis.

Aku ingin menikahinya.

Uh, siapa namanya?

Namanya Taren.

Da... Dari desa kita?

Bukan, dia dari Timna.

Gadis Yahudi di Timna?

Siapa ayahnya?

Namanya Aha. Dia tawanan kerajaan.

Apa kau tak bisa mencari mempelai wanita yang cocok di suku kita sendiri?

Malah kau memilih putrinya musuh?

Apa kau sudah tak waras?

Aku tak berniat membuat Ayah atau Ibu malu.

Kau tak tahu kebrutalan dan kengerian yang mereka bawa pada kita.

Tapi dia tak seperti mereka. Dia berbeda.

Kita ini budak mereka. / Jika kamu menikahinya,

Kau akan membawa malu dan aib bagi keluarga ini.

Apa yang Kau inginkan dariku?

Apa tujuanku untuk memimpin hambaMu?

Maka tunjukkan tanda-tandanya.

Tidak!

Kau adalah penyelamatku dan kekuatanku.

Ampuni aku, Tuhanku.

Ampuni aku.

Berhenti bernyanyi. / Hmm?

Maaf. Aku tak melihatmu.

Dan apa penyebab senyuman dan nyanyian ini?

Apakah cinta tak bernyanyi dengan manis?

Dengarkan saranku.

Jangan percaya cinta dari orang Palestina.

Tidak, cintaku adalah orang Yahudi, tak seperti pria lain.

Dan cintanya datang dengan sebuah lamaran.

Pernikahan?

Kau seorang gadis pelayan raja Palestina.

Apakah tak diperbolehkan?

Pangeran kita tak akan memberikan pelayannya kepada orang Yahudi.

Tapi dia dihormati diantara komunitasnya, salah satu pemimpin mereka.

Dan namanya?

Samson.

Samson?

Orang kuat itu tunanganmu?

Ya, Tuan Putri. Apa kau pernah dengar tentang dia?

Pernah.

Mungkin aku bisa membantumu.

Aku akan bicara pada Pangeran Rallah atas namamu.

Kau mau melakukannya untukku?

Benar.

Atas nama cinta.

Terima kasih.

Aku telah menerima laporan

bahwa orang Yahudi menganggap Samson sebagai hakim.

Hakim seorang budak tetap saja budak.

Biarkan mereka berbuat sesukanya. / Apa yang dikatakan raja nanti?

Apapun yang ayahku pikirkan bukan urusanmu.

Si Yahudi itu tertarik pada gadis pelayanmu.

Yah, dia memang sedap dipandang.

Mereka berencana untuk menikah. / Itu dianggap sesat bagi Dagon.

Pernikahan orang Palestina dengan orang Yahudi.

jangan biarkan ini terjadi, Tuanku.

Tapi bila kau restui kebersamaan mereka, mereka akan ada dalam hutangmu.

Apa maksudmu?

Berikan gadis itu pada si Yahudi, dan dia tak akan mengangkat tangan untuk melawanmu.

Tahta ini akan menjadi milikmu.

Ini gila, Tuanku.

Dia akan berada di bawah kakiku.

Biarkan saja Samson menikah.

Kita akan menjadi tuan rumah pesta pernikahannya.

Ratuku memang licik.

Dan rajaku yang kuat.

Ashdod, kau boleh pergi.

Ya, Tuanku.

Serahkan Samson padaku...

dan tahta ini akan menjadi milik kita.

Keluar dari si pemakan,

sesuatu untuk dimakan.

Keluar dari yang kuat...

sesuatu yang manis.

Setidaknya berdansalah dengan calon pengantinmu sekali malam ini.

Atau apa kau mengucapkan sumpah yang berlawanan dengan kegembiraan?

Kau menarilah.

Aku akan menonton.

Samson, saudaraku, kau terlihat tak mabuk.

Ini, minumlah.

Tidak. Aku tak minum minuman keras.

Kau tidak minum? Cuma bayi yang tak minum.

Apa harus kita ambilkan susu? Mungkin perawat yang basah. / Oh.

Kubilang tidak. Aku tak minum anggur.

Ini bukan anggur.

Minumlah bersama kami.

Ini adalah pernikahanmu. Minumlah.

Kau bohong.

Cuma untuk senang-senang.

Mengesankan, Yahudi.

Kita semua tahu tentang kekuatanmu.

Apa ada kelebihan lagi darimu?

Apa ada di antara telinga itu?

Aku punya kelebihan lagi ketimbang dirimu.

Ooh! / Ooh! / Ooh!

Mungkin sebuah teka-teki?

Ya.

Ya? Sebuah teka-teki?

Pada malam hari aku datang...

tanpa dipanggil.

Pada siang hari, aku hilang...

tanpa dicuri.

Apakah... aku...?

Terlalu sulit?

Bintang.

Baiklah. Giliranku.

Aku punya teka-teki yang kuyakin kalian semua tak bisa jawab.

Oh.

Kau menantang 30 pria untuk sebuah teka-teki?

Baik. Mungkin taruhan.

Orang-orangku butuh pakaian.

Jubah kalian, semuanya.

30 jubah Palestina.

Baik.

Tapi jika kau kalah, kau harus bayar yang sama.

Dan jika kau tak bayar,

kepalamu gantinya atau istrimu.

Keluar dari pemakan,

sesuatu untuk dimakan.

Keluar dari yang kuat,

sesuatu yang manis.

Apakah itu?

Apa akal budakku terlalu pintar bagimu?

Waktumu sampai pagi untuk menjawab.

Mau 'kan jaga itu tetap bersih? Oh!

Ayo.

Mari kita menari. Musik.

Apa kau sungguh mengira aku akan membiarkanmu lari dan menikah

tanpa ada balasannya?

"Keluar dari si pemakan, sesuatu untuk dimakan.

Keluar dari yang kuat, sesuatu yang manis."

Apa artinya ini bagimu?

Aku tak tahu apa yang kau katakan, Tuanku.

Kau bohong.

Aku telah mengawasimu, kau tahu itu?

Melihatmu bicara dengan ayahmu,

si pencuri di balik jeruji itu.

Sungguh ikatan yang indah antara kalian.

Benar-benar luar biasa.

Kau bilang apa?

Ini akan memalukan...

jika kau tak pernah bertemu dia...

lagi.

teka-tekimu,

membuat bingung mereka semua.

Rallah membanggakan kecerdasannya,

jadi kubuat dia dan anak buahnya mikir.

Biarkan otak kecil mereka bekerja keras selagi kita bersenang-senang.

Dan jawabannya? / Kau akan segera tahu.

Apa yang mengganggumu?

Besok kita akan menikah, suami dan istri.

Harusnya tidak ada rahasia di antara kita.

Tidak ada rahasia.

Benar.

Tidak ada rahasia.

Untuk apa lebih manis dari madu?

Dan apa yang lebih kuat dari seekor singa?

Itu. Apa itu menjawab masalah ini?

broth3rmax

Ah. Itu dia.

Pengantin pria dengan kecerdasan dan kekuatan yang langka.

Di bawah tong mana kau temukan jawabanku?

Kau akan terkejut. / Coba saja.

Apa yang lebih manis...

dari pada madu?

Dan apa yang lebih kuat dari seekor singa?

Bagaimana kau...

Ingatkan aku lagi. Apa taruhan kita?

Oh, ya.

30 jubah. / Aku tak punya.

Baik, kalau begitu aku khawatir kau kalah lebih dari pada taruhanmu.

Jangan sentuh dia! / Samson!

Baik. Aku akan carikan jubahmu.

Samson, kumohon.

Bukan aku. Bukan aku yang membocorkan, Samson.

Hey!

Air itu bukan untukmu, Yahudi.

Sumur ini...

untuk bibir murni orang Palestina.

Yang telah dicemari oleh orang-orang sepertimu

membuatku sakit.

Kubilang, keluarkan tangan kotormu dari air kami

dan pergilah!

Berikan jubahmu.

Kau bilang apa?

Jubahmu. Berikan padaku.

Apa kau sudah tak waras, Yahudi?

Aku bisa tinggalkan mayatmu disini biar disantap gagak

dan menghabiskan minumanku tanpa mikir lagi!

Hey.

Dia sudah mati.

Dia sudah mati.

Jubahmu.

Aku ingin semuanya.

Dia gila.

Matikan anjing ini!

Mereka tak bisa menyakiti kalian lagi.

Kalian bebas.

Ini aku, Samson.

Tuhan kita bersama kita hari ini.

Bantu aku mengumpulkan jubah mereka.

Tunggu. Kumohon!

Aku tak boleh menyentuh orang mati.

Aku tak boleh melanggar sumpahku.

Rallah! Rallah!

Hutangku lunas.

Sekarang, di mana Taren?

Jubah Palestina, tuan.

Ada darah.

Dimana istriku?

Kau tak punya istri.

Kau tak kembali tepat waktu untuk menuntaskan upacara.

Hukum Dagon berlaku setelah pernikahan dimulai,

itu harus dituntaskan.

Aku harus menggantikan tempatmu. / Jika kau sentuh dia...

Sekarang, karena kau telah membunuh prajuritku dan mencuri pakaian mereka,

kau akan habiskan sisa hidupmu yang singkat

bekerja di tambang.

Tangkap pria ini.

Bunyikan alarm!

Kembali kesini, Samson!

Jangan berjauhan dan temukan dia!

Hasil panen terbakar!

Mengapa kau berdiri di situ? Tarik busurmu!

Tak ada siapa-siapa di sana, tuan.

Apa?

Lalu siapa yang menyalakan api?

Apinya, bergerak sendiri.

Bangunkan sang pangeran.

Apa ini?

Rallah!

Lepaskan Taren, atau semua ladangmu terbakar!

Samson! / Samson!

Tidak! / Yahudi!

Taren!

Aku lepaskan mereka!

Samson!

Taren!

Tidak!

Maafkan aku.

Samson!

Samson!

Samson!

Aku tak tahu. / Samson!

Serahkan Samson atau desamu terbakar.

Dia tak ada di sini.

Aku mengenalmu.

Manoah, ayahnya Samson.

Bawa dia.

Apa kau yakin

ingin membawa seluruh Yahudi ke dalam perang melawan dirimu?

Jika Samson tak muncul,

dia akan sadar dirinya tak punya ayah lagi.

Dan kalian akan sadar tak punya desa lagi.

Aku tahu di mana dia berada.

Sana, pergilah.

Kakak.

Tolong, tinggalkan aku.

Tuhan belum selesai denganmu.

Selama bertahun-tahun, aku memohon kepada Tuhan.

Aku bertanya apakah kau benar-benar utusan yang dikirim untuk kami.

Selama bertahun-tahun, aku tak mau mendengar apapun.

Dan kemudian suatu malam...

Aku mendengar pelan. Suara pelan.

Aku melihat sekeliling.

Aku yakin seseorang mengucapkan kata-kata,

tapi tak seorangpun ada di sana.

Dan kemudian itu terjadi lagi.

Suara yang sangat jelas,

suara ilahi

yang mengatakan bahwa aku akan menyaksikan saudaraku membebaskan kaum kita

dengan kekuatan dari tangannya.

Aku tahu bila kau akan menyelamatkan kami, Kakak.

Satu-satunya pertanyaan adalah, kapan?

Aku telah melanggar sumpahku.

Ini sudah berakhir.

Ini belum berakhir.

Panggillah kekuatanmu, Kakak.

Mereka menangkap ayah.

Mereka ke sini untuk menyerahkanmu pada pangeran

untuk ditukar dengan perdamaian.

Dan jika aku menyerah,

apa Rallah akan membebaskan Ayah?

Menyerah bukanlah solusi, Kakak.

Lalu apa?

Jadikan pria-pria Yahudi tentaramu.

Mereka akan berjuang untukmu, dan begitu juga kita.

Hari ini adalah saatnya, Samson.

Hari ini ramalan itu terwujud.

Kau adalah Samson dari suku Dan,

dipilih oleh Tuhan yang Maha Kuasa dan diistimewakan.

Jadi tangan pembalasanNya melawan orang Palestina.

Kau benar, Adikku.

Tanganku akan menyelamatkan kaum kita.

Tidak, Kakak.

Tidak.

Berdiri dan melawanlah. / Saudaraku.

Kesetiaanmu kepada raja itu diakui.

Desamu akan selamat.

Sebelum kepalamu menyentuh tanah, desamu akan terbakar.

Dan ayahmu...

akan menunggumu.

Tidak!

Tidak!

Cabut pedang!

Lindungi sang pangeran!

Bunuh si Yahudi!

Tuhan, berikan aku kekuatan.

Minggir! Dia milikku!

Ayo.

Bawakan aku kepalanya!

Tuhan, dengarkan doaku.

Tangkap dia!

Penggal kepalanya!

Dia binatang!

Tuhan, aku hambamu yang hina.

Jangan tinggalkan aku sekarang.

Jadikan kekuatanMu menjadi kekuatanku!

Tuhannya bersamanya! Dia tak terkalahkan!

Samson.

Dagon!

Samson, putra Manoah,

dipilih oleh Tuhan sejak lahir

untuk membawa kebebasan pada kaummu...

Aku memberkatimu.

Aah!

Dia memiliki kekuatan dewa.

Aku melihatnya dengan mataku sendiri.

Matamu menipumu.

Apa kau melihat dia berdarah? / Ya.

Maka dia bukanlah dewa!

Katakan pada orang Yahudi kita tak akan membalas

jika Samson bersumpah mengakhiri kebrutalannya!

Ayo. Minggir dari hadapanku, nak.

Kau anak-anak!

Kau bukan dewa!

Kau berisiko membuat murka Dagon.

Aku tak takut Dagon atau ayahku.

Kau takut pada yang lain.

Aku telah melihat dewa yang sebenarnya...

dalam diri pria sejati.

Itulah kekuatan.

Aku akan mengambil kekuatannya Samson.

Dan kau akan membantuku.

BERTAHUN-TAHUN KEMUDIAN

Samson akhirnya diberkahi jadi hakim

dan pelindung kaum kami.

Raja tak mengirim tentara terhadap kami,

tapi pencurian makanan kami tidak berhenti.

Pangeran Rallah dikirim jauh ke barat

untuk memimpin pasukan ke Mesir sebagai hukumannya.

Tapi setelah dia kembali beberapa tahun kemudian,

suku kami sekali lagi dilanda kekerasan

dan dipaksa ke tepi jurang kelaparan.

Selama bertahun-tahun kukatakan satu-satunya harapan kami adalah kedamaian.

Kedamaian?

Bagian panen kita mendatang tak bisa lagi memenuhi kebutuhan makan kita.

Selama bertahun-tahun kami telah mendengarkanmu.

Kami nyaris tak bisa bertahan, namun tak ada yang berubah.

Sudah waktunya untuk perang.

Tidak. Perang hanya membawa penderitaan bagi kaum kita.

Aku akan berangkat ke Gaza untuk bernegosiasi damai.

Yang kau sebut perdamaian itu, aku sebut kelaparan.

Satu-satunya harapan kita adalah menyatukan suku- suku lainnya dan bersiap menyerang.

Tuhan tidak memanggilmu dari rahim untuk menjadi politisi, Kakak.

Dia memberimu kekuatan untuk bertarung bukan seperti pria lainnya.

Aku akan kembali dengan kebebasan,

atau aku tak akan kembali sama sekali.

Ini adalah kemarahan.

Aku menentukan apa itu amarah.

Aku yang menentukan apa yang membahayakan kerajaanku.

Dia datang ke sini untuk bernegosiasi.

Dia akan pergi dengan damai,

karena ini adalah keinginanku, dengan demikian perintahku,

keputusanku, wewenangku.

Apa kau tak lihat ke mana perdebatan ini perginya? Ke pintu itu.

Rallah. Kau telah kembali.

Samson yang perkasa.

Akhirnya kita bertemu.

Bolehkah aku menawarkan anggur atau makanan?

Mungkin tulang rahang keledai.

Anakku ada di sekitar sini di suatu tempat, bukan begitu?

Aku di sini untuk bernegosiasi untuk rakyat yang kulayani.

Rakyat yang sama yang kau buat kelaparan.

Untuk bernegosiasi, seseorang harus punya sesuatu untuk dinegosiasikan, bukan begitu?

Apa yang kau punya untuk ditawarkan pada kerajaanku?

Perdamaian.

Perdamaian sejati antara rakyat kita.

Kurangi upeti. Kembalikan hasil panen yang menjadi hak milik kami.

Atau kenapa?

Kau akan menghadapi murka Tuhan.

Jadi kau mengancamku dengan bencana alam,

tindakan aneh, dan cuaca.

Ejeklah aku, sesukamu.

Tapi kau tak akan tertawa ketika kau bersama seribu tentara lain terkubur.

Aku telah membangun kembali pasukanku tiga kali sejak itu.

Dan satu-satunya alasan kau bisa bernapas

karena aku belum memberikan perintah untuk merenggutnya.

Aku menolak tawaranmu.

Maka kau memilih perang.

Kurasa kita berdua tahu

bahwa perang bukanlah kepentingan besarmu.

Kecuali, tentu saja, kau memilih untuk melihat lebih banyak orang yang kau cintai binasa.

Inilah tawaranku padamu.

Menghilang.

Kau menghilanglah,

dan hasil panen akan dikembalikan pada kaummu.

Kau menyuruhku meninggalkan kaumku?

Kau punya pilihan, Samson.

Tetap disini dan saksikan kaummu menderita, mati...

atau pergi... dan menyaksikan mereka berkembang biak.

Bergegaslah keluar kota ini.

Beritahu saudaraku...

Katakan padanya aku akan kembali saat aku sudah mengubah hati raja.

Tapi kau tak bisa berlama-lama di sini.

Jika orang-orang ini mencurigai siapa dirimu...

Percaya pada Tuhan. Dia akan tunjukkan jalan.

Sekarang, pergilah. Cepat.

Seorang Yahudi yang duduk di dewan bersama Raja.

Kau pasti salah.

Tuanku, maaf atas ketidaksopananku.

Aku pemilik penginapan dekat sini

tempat orang-orang penting sepertimu bisa beristirahat dan berdoa.

Kami sangat berhati-hati. Kami tak mengajukan pertanyaan.

Penginapan macam apa ini?

Tak ada tindakan tak senonoh, aku janji, Tuanku.

Aku tak akan mau kesini jenis bila kau jujur tentang jenis penginapan yang kau kelola.

Aku harus bicara denganmu.

Kau salah kamar. Kembali ke kamarmu nyonya.

Samson, kumohon.

Aku ke sini untuk memperingatkanmu. Kau berada dalam bahaya besar.

Tunggu.

Aku mengenalmu.

Ya.

Kau ada di pesta pernikahanku. Kau bersama Rallah.

Ya, itu memang aku.

Tapi itu sebelum aku tahu kemampuan dia.

Sejak itu aku berhenti mengabdi padanya.

Apa yang kamu lakukan di sini?

Aku kebetulan melihatmu di jalan.

Aku melihatmu masuk ke sini.

Samson, kota tahu kau ada di sini.

Orang-orang sekarang sedang memburumu, memasang perangkap.

Ayo cari dia!

Apa Rallah yang menyuruhmu?

Aku tak bersama Rallah.

Aku tak percaya padamu. Kau berbohong.

Di sana!

Mengapa kau membantuku?

Apa kau akan sekejam itu membiarkan hatiku hampa?

Aku tak bicara bohong.

Aku melihatmu di jalan dan aku ingat.

Taren.

Bagaimana dengan Taren?

Dia manis...

dan tak bersalah...

dan bersih.

Dan karena itu, para dewa tersenyum padanya

dan memberinya hadiah seorang pria yang baik.

Dan aku iri padanya, karena aku tahu tak akan pernah diizinkan mendapat hadiah seperti itu.

Rusak sepertiku.

Maafkan aku.

Dia bangun!

Kau bukan salah satu gadisku! Bunuh mereka berdua!

Ayo.

Itu dia. Samson Si Yahudi pembunuh!

Balaslah saudara-saudaramu dan putra-putramu!

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Masuk sini.

Cepatlah!

Dia membunuh saudaraku!

Apa yang kulakukan?

Aku tak bisa kembali ke rakyatku sebagai sebuah kegagalan.

Aku tak bisa tinggal di sini. Raja menyarankanku untuk menghilang.

Tuhan tak memberitahu apa-apa!

Dia membunuh saudaraku!

Aku punya rumah di lembah Sorek.

Kau aman di sana sambil menunggu jawaban dari Tuhanmu.

Itu dia!

Menuju desa Balsam.

Aku akan menemuimu di jalan.

Tetaplah di sini. Mereka tidak mengejarmu.

Tangkap dia!

Dimana dia? Dimana dia?

Kami akan menemukannya.

Dia pasti berlari ke arah situ.

Kita harus menemukannya.

Dia ada di sini!

Cepat kemari! Aku melihat dia!

Cepat kemari!

Cepat kemari!

Jangan biarkan dia lolos!

Bunuh si kafir!

Bunuh dia! Bunuh dia!

Bunuh dia!

Kemana kau akan lari?

Tangkap dia!

Itu dia! Bunuh dia!

Aah!

Bakar binatang kotor itu!

Bunuh kafir itu!

Tidak! Tidak!

Ayo, kawan!

Bunuh dia!

Tuhan.

HambaMu memanggil namaMu sekali lagi.

Bunuh dia!

Dengan kekuatanMu...

lindungilah aku.

Biarkan mereka menyaksikannya.

Biarkan mereka menyaksikan kekuatan...

dari Tuhan...

yang hidup.

Samson.

Taren.

Kasihku.

Apa yang kamu lakukan? / Tidak. Berbaringlah.

Kau harus beristirahat.

Kau sudah bangun.

Kau tertidur selama 2 hari.

Lukamu parah, tapi aku telah berusaha sebisaku.

Kukira kau orang lain.

Taren.

Kau menyebut namanya berkali-kali.

Kau benar-benar mencintainya.

Mengapa kau menolongku? Apa kau bukan orang Palestina?

Aku menemukanmu sendirian dan kesakitan.

Aku tahu seperti apa rasanya.

Dan kau mau membantu orang tanpa imbalan apapun?

Butuh seorang wanita yang penuh kebaikan sejati untuk melakukan hal-hal seperti itu,

terutama bagi seorang Yahudi.

Aku harus pergi.

Tolong, tetaplah disini sampai kau sembuh.

Tidak, aku tak perlu memaksakan lagi. / Ini bukan pemaksaan.

Biar kusiapkan makanan untukmu.

Tolong tetap disitu.

Siapa namamu?

Delilah.

Delilah.

Aku berutang nyawa padamu.

Terima kasih.

Kukira kau sudah mati.

Aku rasa seharusnya begitu, Ibu.

Masuklah, nak. Duduk. Duduklah.

Akan kuambilkan makanan.

Aku tak melindungi orang yang kucintai.

Tuhan telah melindungi kita, Samson.

Aku telah melanggar sumpahku pada Tuhan.

Aku telah membunuh.

Minum anggur.

Apakah Tuhan meninggalkanku?

Dia tak akan pernah meninggalkanmu. Dia akan selalu mengampuni.

Aku melampaui pengampunanNya.

Oh, nak, dengarkan.

Dalam pengampunan Tuhan adalah kekuatanNya.

Dan panggilanmu masih bersamamu,

tapi kau harus mengejar keinginanNya, bukan keinginanmu sendiri.

Dengarkan Dia.

Tolong, doakan aku.

Selalu kudoakan anakku.

Kami akan kembali besok untuk sisanya.

Kami telah mempercayaimu.

Dan kau berdiri di situ dan tak berbuat apa-apa.

Ketika Samson membunuh seribu,

kami mengumpulkan senjata sebanyak mungkin.

Sebagian besar mereka tetap bersembunyi di hutan.

Bagus sekali, Caleb. Kita tak sabar lagi.

Pedang ini belum bertemu tangan seorang Yahudi selama satu generasi.

Dan itu terlalu lama, temanku.

Raja mengira kita lemah. Pertahanannya menurun.

Tidak

Kitalah yang lemah.

Tidak bila aku membuat Samson setuju.

Ini gila, dan itu akan berakhir dengan pembantaian kita.

Kapan kita berhenti mempercayai Tuhan kita?

Tanah ini dijanjikan kepada kita, dan kita harus memperjuangkannya.

Entah bergabung dengan kami atau tetap disini jangan halangi kami.

Kau pergi lagi begitu cepat setelah berminggu-minggu.

Jangan bilang karena orang Palestina yang lain. / Bukan urusanmu, Adikku.

Apa kau tak menghargai sumpah sakralmu?

Kau berpindah dari ranjang ke ranjang lain sementara umat Tuhan menderita.

Kau tak memiliki pemahaman dengan yang kau ucapkan.

Beban ini terlalu besar untuk ditanggung bahu kecilmu.

Ubah penilaianmu terhadapku, Adikku. Kuperingatkan kau.

Biarkan saja aku. / Membiarkanmu bagaimana?

Aku sudah berusaha.

Aku sudah berbuat, tapi gagal berkali-kali.

Dan aku selesai dengan kegagalan.

Tuhan belum selesai denganmu.

Para pria akhirnya siap bertempur.

Yang kami butuhkan darimu, Kakak, adalah memimpin kami.

Aku tak akan memimpin mereka, dirimu, atau siapapun sampai mati.

Kau kembali.

Aku harus menemuimu lagi.

Silakan, masuk.

Aku penasaran apakah begini rasanya kedamaian itu.

Ah, damai adalah mimpi aku tak lagi bisa merasakannya.

Lalu katakan, apa yang kau rasakan?

Kesedihan.

Kehilangan.

Aku tahu bagianku sama.

Bagaimana kalau kita tinggalkan semuanya ini?

Memulai lagi, tanpa harapan.

Ke mana kau akan pergi?

Goshen. Mesir.

Melihat kota-kota Joseph.

Kush, mungkin, tempat mereka memiliki makhluk setinggi pohon.

Tapi kau tak akan pernah meninggalkan kaummu.

Aku harus memaksamu atau mengikatmu.

Seakan ada yang bisa mengikatmu.

Bagaimana jika ada sesuatu yang bisa mengikatku?

Katakan padaku,

dan aku akan membawamu ke semua tempat-tempat itu besok.

Akan menyenangkan buatmu? Mengikatku dan membuatku seperti pria lainnya.

Kau tak pernah bisa seperti pria lain, terikat atau tidak.

Kalau begitu ikatlah aku dengan tali baru,

yang belum pernah digunakan,

dan aku akan seperti pria lain.

Dan kau bisa membawaku kemana pun kau suka.

Apa enaknya kau sewaktu bersama Samson?

Kesetiaannya tampaknya itu satu-satunya kelemahannya.

Jika itu adalah kelemahan.

Apa aku perlu mengingatkanmu siapa pria ini, Delilah?

Dia adalah musuh kita.

Dia tidak keluar untuk menghancurkan kita, Rallah,

hanya untuk melindungi mereka yang dia sayangi.

Biarkan saja dia.

Apa kau punya perasaan padanya?

Jangan konyol.

Pernah ada burung pipit kecil yang menatap sepanjang hari

melalui jeruji kandangnya,

rindu untuk terbang.

Ketika kesempatan muncul,

dia meninggalkan kandangnya.

Tapi sebelum dia bisa mencapai langit,

seekor elang turun menghampirinya lalu membelahnya,

sepotong demi sepotong.

Ayo kita selesaikan yang telah kita mulai.

Apa kau yakin kalau Yahudi itu bermaksud menyerang pangeran?

Ya, rajaku. Kami bersumpah demi nyawa kami.

Sekelompok pria menyembunyikan senjata di desaku.

Oh, ini akan menjadi serangan yang signifikan, rajaku.

Kami menghargai perlindungan dan kebaikanmu.

Dan kau boleh terus...

Ada apa?

Delilah?

Mengapa kau merahasiakan sesuatu dariku?

Merahasiakan darimu?

Ya.

Kau bilang kau mencintaiku, tapi kau menolak menceritakan rahasia terdalammu.

Rahasia apa?

Siapakah Tuhan yang memberimu kekuatan seperti itu?

Mengapa Dia membiarkan kaummu menderita begitu?

Apa Dia Tuhan yang kejam, atau kamu cuma orang bodoh?

Delilah. / Jika kita bersama, aku harus mempercayaimu.

Tapi bagaimana aku bisa mempercayaimu bila kau membohongiku / Kenapa aku harus bohong?

Kau menipuku tentang tali baru itu.

Aku ikut bermain, ingat?

Apa ada rahasia dengan Taren?

Apa ada rahasia di antara kita?

Aku seorang Nazir.

Apa artinya itu?

3 sumpah yang diberikan padaku.

Tak minum anggur.

Tak menyentuh orang mati. Tak memotong rambutku.

Aku telah melanggar 2 sumpah. Jika aku memotong rambutku...

aku takut kekuatanku akan hilang.

Rambutmu?

Ya.

Sekarang tak ada rahasia.

Ini untuk Samson, dari pangeran.

He-yah!

Kau tampak diam saja.

Ada masalah apa?

Tak ada, cintaku.

Terima kasih.

Cukup.

Aku cinta kamu. Kamu tahu itu.

Dan aku mencintaimu.

Samson, orang Palestina mencarimu.

Samson!

Tidak!

Aah!

Tanganku!

Tolong, jangan sakiti dia!

Tolong!

Samson!

Samson!

Adiknya Samson.

Akan kubiarkan kau menyaksikan.

Tidak

Kakak. Kakak!

Rallah.

Kau dulu pria yang ditakuti, Samson.

Lihatlah dirimu sekarang.

Akan kubuktikan pada Tuhanmu,

Aku layak atas kekuatanNya.

Aku akan menggantikan tempatmu untukNya.

Rallah, kau telah berjanji.

Tidak

Tidak

Rallah. Rallah!

Tidak! / Rallah!

Tidak! Rallah! / Tidak!

Samson!

Rallah!

Caleb.

Maafkan aku.

Sekali lagi, aku telah gagal.

Aku melakukan apa yang benar menurut mataku sendiri.

Aku pantas menerima ini.

Aku ingin kau tahu.

Samson, Samson, Samson.

Ksatria terhebat yang pernah dikenal,

namun lihat dirimu sekarang.

Sungguh tak berguna.

Lakukanlah tujuanmu kemari.

Aku kesini bukan untuk membunuhmu, Samson.

Aku kesini untuk membebaskanmu dan saudaramu.

Yang harus kau lakukan adalah memberitahuku caraku menerima kekuatanmu.

Berdirikan dia.

Rahasiamu.

Katakan padaku.

Tak ada rahasia.

Kekuatanku berasal dari Tuhan.

Maka mohonlah pada Tuhanmu untukku.

Katakan padaNya bila aku menaklukkanmu,

bila aku lebih layak, bila aku yang pantas mendapatkan kekuatanNya.

Katakan padaNya,

atau akan kurobek dagingmu dan memberikannya pada tikus!

Sebuah hukuman yang adil untuk dosa-dosaku.

Lakukan saja kehendakmu.

Katakan padaku!

Katakan!

Aku harus menerima kebenarannya!

Sekarang! / Kumohon!

Hentikan!

Aku akan memberitahumu.

Katakan apa yang harus aku lakukan.

Takut akan Tuhan makhluk hidup.

Rendahkan dirimu.

Atau Dia akan merendahkanmu.

Mengapa? Mengapa kau tak membawakanku kepalanya?

Samson adalah pialaku.

Kau telah menangkap seorang pemimpin yang dicintai.

Kau harus membunuhnya sebelum mereka datang padanya.

Itu akan sia-sia. / Sia-sia?

Kabar kekuatan Samson telah menyebar dari Persia ke Thebes.

Dan sekarang mereka akan tahu bila kita telah menaklukkannya.

Taklukkan dia.

Kita gunakan dia untuk ditunjukkan pada kaumnya dan siapa saja yang menantang kita

bahwa kita lebih hebat dari Tuhan mereka.

Aku akan ditakuti di mana-mana.

Aku takut padamu...

Tahun demi tahun,

kita akan merayakan penghinaan dirinya dan kemenangan.

Kemenanganku atas Tuhannya... / Kemenangan? Kemenangan?

Kau tolol.

Kau tak belajar apapun.

Kau tak tahu apa-apa.

Ayah.

Kau tak lagi memerintahku

atau kerajaan ini.

Aku mungkin tak mewarisi kebijaksanaanmu, pengalamanmu,

atau bahkan cintamu,

tapi aku punya mahkotamu!

Dan inilah kemuliaan yang tak ingin kubagi bersamamu.

Anakku raja.

Kau ada tamu, Yahudi.

Ini aku, cintaku.

Aku ke sini untuk membayar pembebasanmu.

Dibayar dengan perak yang menempatkanku di sini.

Rallah menyesatkanku.

Aku percaya bisa membebaskanmu, namun aku salah.

Akan kukembalikan setiap keping perak untuk pembebasanmu.

Tunjukkan cintamu padaku sekarang.

Bebaskan Caleb bukan aku.

Aku tak bisa meninggalkanmu di sini.

Bebaskan dia...

dan bisa menerima maaf dariku.

Aku akan selalu mencintaimu.

Delilah.

Oh!

Kau benar, Caleb.

Kita harus melawan.

Kumpulkan para pria.

Bersiaplah untuk mengambil alih kota.

Tapi bagaimana aku bisa tanpamu?

Dengan kekuatan Tuhan yang ditempatkan di dalam dirimu.

Dia tak meninggalkanku, Caleb, karena aku dalam rantai ini.

Bahkan dalam tembok ini aku mendengar panggilanNya.

Dan mungkin untuk pertama kalinya,

aku mendengar keinginanNya dan bukan keinginanku sendiri.

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu, Kakak. Oh!

Kekuatanku sekarang kekuatanMu.

Mataku milikMu.

Kau telah memanggilku sejak lahir, dan sekarang aku mendengarkan.

Kau ingin aku berbuat apa?

Oh!

Aku adalah raja perkasa kalian yang berkekuatan Dagon,

telah menundukkan orang terkuat.

Apa kalian siap menyambut tamu istimewa kita?

Ya!

Bawa tahanannya.

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Pembunuh! / Bunuh dia!

Bunuh dia!

Boo!

Pembunuh!

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Tangan Dagon kuat dan pembalasannya cepat.

Pujian bagi Dagon.

Pujian bagi Dagon!

Pujian bagi Dagon!

Bunuh dia! Ikat dia! Ayo!

Pembunuh!

Tuhan.

Berikan aku kekuatanMu untuk terakhir kalinya.

Biarkan aku mati bersama orang Palestina.

Tidak

Bunuh dia! Bunuh dia!

Bunuh tahanan itu.

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Tidak!

Pada hari itu,

saudaraku mendengar panggilan Tuhan.

Dia memenuhi janji yang diberikan sebelum kelahirannya.

Bagi kaum kami, itu adalah hari untuk bersukacita.

Bebas pada akhirnya dari tirani Palestina, Rallah.

Tapi bagi kami yang mengenal Samson

sebagai saudara dan sebagai putra,

itu adalah hari untuk bersedih meninggalnya seorang pria yang baik.

Seorang pria yang hatinya seluas kekuatannya.

Saudaraku! Yahudi! Hari ini kita bertempur!

Tuhan bersama kita!

Tuhan bersama kita!

Samson! Samson! Samson!

Samson! Samson! Samson! Samson! Samson!

Banyak pertempuran yang belum berlangsung di Tanah yang Dijanjikan.

Palestina mengirim pasukan mereka,

tapi suku-suku Israel telah terbangun.

Kami telah melihat keajaiban terjadi,

dan kami tahu bahwa tak ada kekuatan yang bisa melawan kami,

demi kekuatan dan iman Samson yang ada di dalam diri kami semua.

Tuhan memberi kami Samson untuk memulai pembebasan kami.

Tapi siapa yang akan Dia kirim untuk menyelesaikannya?

Satu generasi kemudian, seorang penggembala kecil bernama David

melangkah ke medan perang

dan menantang raksasa Palestina yang tak terkalahkan.

Saatnya telah tiba.

Tuhan telah lama memilih seorang raja Yahudi.

broth3rmax, 2 Mei 2018

NO RESYNC/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 2 Mei 2018

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.