All language subtitles for Dracula.A.Love.Tale.2025.720p1080p.BluRay.x264.AAC-[YTS.MX]-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh: Zain Selamat menonton

Eropa Timur, 1480 Masehi

...Tuanku.

Musuh sudah di depan mata.

Apa kaum Utsmaniyah begitu kejam sampai mengganggu cinta kita?

Mereka akan membayarnya, Sayangku.

Ayo.

Jika ini harus terjadi, mengapa kita

tak bisa hidup damai sesuai kehendak-Nya?

Kaulah alasan aku hidup, Elizabeta.

Jaga dirimu, Rajaku, hidupku.

Karena aku tak bisa hidup tanpamu.

Cukup, Tuanku. Perang memanggilmu, kemenangan menantimu.

Orang-orangku akan membawamu ke benteng.

Kau akan aman di sana.

Pangeran yang tak terkalahkan. pelindung jiwa-jiwa yang Agung.

Lindungilah kami dalam peperangan.

Terhadap kejahatan dan tipu daya iblis.

Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Pertempuran ini akan berdarah.

Korban jiwa akan mencapai ribuan.

Apa ini benar-benar kehendak Tuhan?

Kerajaan kita lebih kuat dari kaum Muslim.

Kau percaya pada Tuhan?

Aku siap mati untuk-Nya.

Kalau begitu, bantai kaum barbar itu sampai habis.

Aku akan bertarung atas nama-Nya dengan satu permintaan.

Katakanlah, Putraku.

Aku mau Dia melindungi istriku.

Jika dia mati, aku takkan sanggup hidup.

Takkan ada lagi artinya. Hidup hanya akan jadi penderitaan.

Bukan aku yang bisa menjawabnya untukmu.

Tuhan memberimu kehidupan, kau harus menghormati-Nya.

Dan mengabdi pada-Nya. -Tapi Dia juga memberiku cinta.

Kau tak bisa menyalahkanku

karena aku tak bisa hidup tanpanya.

Jika Dia mengambil nyawanya, ambil juga nyawaku.

Aku akan mendoakan permintaanmu.

Tidak, jangan berdoa.

Sampaikan pada-Nya.

Demi sang Pangeran!

Dia di dalam hutan.

Apa rencanamu?

Biarkan mereka datang.

Cepat pergi, Tuan Putri!

Lari!

Selamatkan dirimu!

Buka tong-tongnya!

Vlad!

Sang Putri.

Bicaralah.

Kami disergap. Sang Putri berhasil kabur.

Ke mana dia pergi?

Ke hutan. Ke hutan.

Tuanku!

Istriku telah tiada.

Kami mendoakannya sejak kau pergi.

Apa Tuhan tidak mendengar?

Atau doamu yang kurang khusyuk?

Tuanku,

Tuhan punya alasan-Nya sendiri.

Bukan urusan kita untuk menentangnya.

Mungkin Dia punya rencana lain untuk kita.

Tak ada rencana lain. Dia sudah mati.

Dia bahkan tak memberiku kesempatan untuk berpamitan.

Kumohon padamu...

...minta Tuhan mengembalikannya! -Itu mustahil.

Kenapa?

Kenapa? -Karena Tuhan tidak membangkitkan orang mati.

Tapi Dia bisa membuat mukjizat, 'kan?

'Kan?

Jika kau berdoa dengan segenap jiwa, Dia pasti akan mendengarmu.

Tolong sampaikan pada-Nya.

Sampaikan pada-Nya!

Dia umat Kristiani yang baik dan jiwanya suci.

Aku yakin Tuhan akan memuliakannya di sisi-Nya.

Lalu aku?

Aku sudah melakukan semua yang Dia minta.

Jiwaku berlumuran darah

musuh yang kubantai atas nama-Nya.

Aku tak punya jawabannya, Sahabatku.

Aku hanya punya firman-Nya yang sederhana.

Kalau begitu, aku juga punya pesan...

...yang kuingin kau sampaikan pada-Nya.

Sampaikan pada Tuhan.

Sampai Dia mengembalikan istriku,

hidupku bukan lagi milik-Nya.

400 Tahun Kemudian

Kapan kau tiba?

Sekitar sepuluh menit yang lalu.

Di mana kau meninggalkannya? -Di gereja.

Sepertinya itu hal yang benar. -Kerja bagus.

Biarkan dia menyelesaikan doanya.

Pendeta?

Dokter,

Dumont, kalau tidak salah?

Ya. Gereja yang sangat indah.

Ya, benar. Terima kasih atas pujiannya.

Perjalanan Anda lancar?

Pendeta, perjalanannya pasti sangat panjang dan sulit.

Melelahkan, harus kuakui.

Aku akan minum di sini. Boleh, 'kan?

Tentu saja.

Anda baik sekali.

Aku yakin ini jauh lebih enak

daripada bir di kampung halamanku, Bavaria.

Maaf harus menyambut Anda seperti ini, tapi...

...sayangnya pihak rumah sakit

dan keuskupan tak menyetujui kehadiran Anda.

Aku sudah terbiasa.

Gereja dan akademi ilmiah

memang tidak pernah akur.

Itu sebabnya,

selama berabad-abad, Vatikan

selalu menugaskan kami

pada kasus-kasus yang paling sensitif.

Dan kasus ini sangat sensitif.

Ratu sendiri menaruh perhatian.

Sang Ratu?

Menarik.

Perayaan seabad Revolusi Prancis

telah menyebarkan banyak kehebohan.

Tutup pintunya.

Kenapa dirantai begini? Kau takut dia terbang?

Dia agresif saat kami membawanya.

Seperti binatang buas.

Bahkan hewan pun berhak diperlakukan manusiawi.

Apa yang kita ketahui tentangnya?

Maria di Montebello.

Usia 25, dari Bologna, Italia.

Bertunangan, akan menikah

dengan Henry William II di Paris.

...dan keponakan jauh...

...dari Ratu sendiri.

Karena itulah kasusnya sangat sensitif.

Sangat sensitif.

Ada lagi yang perlu kuketahui?

Dari yang mereka katakan, semua berawal

saat resepsi pernikahan yang diadakan

di rumah keluarga ketika...

...Maria menentang Gereja.

Padahal mempelai pria sudah mengundang...

...Uskup Westminster untuk memberkati pernikahan.

Di hadapan pendeta dan mempelai wanita,

dia menjadi histeris...

...dan punya hasrat seksual di luar nalar.

Hasrat bisa jadi indikator...

...kesehatan yang sangat baik, 'kan, Dok?

Yah, tentu saja ada batasnya.

Permisi? -Tentu saja.

Lahir 18 Maret 1769.

...pasti ada kesalahan catat, kalau tidak...

...artinya dia berumur tepat 130 tahun.

130 tahun.

Kau percaya itu?

Apa wanita ini ciptaan iblis?

Itu kesimpulan yang gegabah.

Saat ada situasi di luar nalar kita,

kita melihatnya sebagai perbuatan iblis.

Fakta bahwa dia sudah sangat tua...

...dan alergi pada perwakilan Tuhan...

...itu gejala, bukan penyakit.

Sangat penting dalam kasus seperti ini

untuk kita kaji dan amati tanpa bias.

Kita harus mengikuti aturan dan hukum.

Dari alam, sains, matematika, tapi juga...

...dari tatanan Gereja, yang di satu sisi...

...bisa jadi bagian kecil dari pengobatan.

Dokter, kita harus menangani ini seperti

investigasi kriminal. Pertama, kita periksa fakta.

Dari sana, kita gali motifnya,

keadaan, dan tempat kejadian.

Bisa tolong pegang ini?

...dan senjata pembunuhnya.

Kami mempelajari fenomena ini lebih dari 400 tahun.

Bagi saya, 30 tahun.

Dan aku bisa bersaksi.

Kalian yang pertama menangkapnya hidup-hidup.

Selamat.

Terima kasih.

Sebenarnya apa yang kita tangkap?

Vampir.

Jangan dengarkan dia, Dokter.

Tolong aku.

Akan kulakukan apa pun maumu.

Tolong tersenyum.

Gigi taring yang panjang...

...bisa jadi salah satu unsurnya, tapi mungkin juga ada...

...penjelasan yang alami.

Makhluk ini, seperti yang lain, adalah...

...tentu saja ciptaan Tuhan kita, tapi...

...tampaknya Tuhan punya...

...semacam rancangan yang berbeda untuk mereka.

Berlawanan dengan kepercayaan umum...

...vampir beradaptasi dengan cahaya sekitar.

Yang tak bisa mereka tahan adalah sinar langsung.

Ini sama sekali tidak masuk akal.

Aku mengakuinya.

Mungkin ini anomali alam yang lain.

Jadi kita harus menemukan...

...bukti yang tak terbantahkan.

Kupikir kita sudah punya semua buktinya.

Inilah yang kita butuhkan, Dok, benar?

Ini di luar sains dan pemahaman.

Karena itulah...

...gadis kecilku sayang.

Boleh kupanggil kau Maria?

Tentu saja.

Panggil aku sesukamu, Pendeta.

Maria, jika kau jawab pertanyaanku dengan benar,

akan kuberikan yang kau inginkan.

Kau tahu keinginanku?

Aku tahu kebutuhanmu.

Tinggalkan kami sendiri.

Mendekatlah sedikit.

Sains butuh pengorbanan.

Apa kau siap untuk itu?

Sudah saatnya.

Apa yang kau lakukan?

Sumbangan kecil untuk sains.

Nanti kubelikan dia sup kacang, dan dia akan pulih.

Terima kasih.

Terima kasih.

Maria, tunjukkan lehermu.

Lihat? Dia bukan vampir generasi pertama.

Seperti yang kau lihat, maksudku, mungkin...

...mungkin ada yang lain.

Tidak diragukan lagi. Selama 400 tahun...

...kami telah mencari sumbernya.

Sumbernya?

Ya, Tuan.

Siapa dia?

Siapa namanya?

Di mana kami bisa menemukannya?

Jangan repot-repot.

Dia yang akan menemukanmu. -Apa dia di Paris?

Tidak, tapi dia akan segera datang.

Maria.

Kumohon!

Siapa dia?

Dia seorang pangeran.

Pangeran?

Apa dia datang untuk perayaan? -Bukan.

Dia datang untuk mencari putrinya.

Putrinya?

Siapa dia?

Seperti apa rupanya?

Cantik.

Darah lagi, kumohon.

Cukup. Itu namanya serakah.

Apa kesimpulanmu?

Kesimpulan kita sekarang adalah...

...menemukan sang putri yang menuntun kita pada pangerannya.

Semoga berhasil.

Sudah sampai?

Tempatnya di ujung jalan ini.

Bisa bantu aku bawa barang-barang?

Tak bisa kutinggal kudaku sendirian.

Banyak serigala di sini.

Senang mendengarnya.

Apa kau bawa salib?

Tidak.

Selalu bawa ini bersamamu.

Terima kasih, tapi aku tak percaya Tuhan.

Kalau begitu berdoalah agar Tuhan percaya padamu.

Tentu.

Selamat malam.

Apa ada orang di sini?

Maaf, Anda mengagetkanku.

Ya, maafkan... caraku masuk.

Pintu masuk yang romantis.

Berikan itu padaku.

Maaf, Tuan, aku belum memperkenalkan diri dengan benar.

Jonathan Haka, Tuan.

Kau terlalu muda untuk jadi pengacara.

Ya, aku belum sepenuhnya pengacara. Aku baru bergabung dengan firma Phillips di Paris.

Selamat.

Terima kasih.

Dan Anda?

Vlad II, Pangeran Wallachia.

...Count...

...Dracula.

Yang Mulia, mohon maafkan sikap canggung saya.

Mereka tak memberiku deskripsi apa pun.

Wajahku hanya dikenal di dinding ini.

Luar biasa.

Apa itu "gramofon"?

Ya, benar.

Aku belum pernah melihat yang seperti ini. Aku sangat ingin tahu...

Nanti saja, mungkin.

Mari kita makan malam.

Baik.

Lezat sekali.

Nafsu makanmu enak dilihat, Anak muda.

Semuanya sangat lezat, dan aku...

...jujur saja, kelaparan.

Itu takkan jadi masalah di sini.

Merawat kediaman seperti ini...

...pasti butuh usaha yang luar biasa.

Lebih dari itu. -Tapi aku tak melihat siapa pun.

Mereka bekerja diam-diam.

Anda tidak makan?

Cobalah ini.

Nanti saja.

Trik yang bagus.

Rasanya enak sekali.

Itu salah satu resep yang kubawa dari India.

Anda sering bepergian?

Tidak lagi, tapi dulu, ya.

Aku mengunjungi semua benua.

Dan melintasi semua samudra.

Anda pasti punya banyak kenangan indah...

Ya.

Anda bepergian untuk urusan bisnis atau bersenang-senang?

Sebenarnya, aku dulu menangani beberapa kasus,

tapi aku sudah pensiun sejak itu.

Aku menyerahkannya...

...pada rekanku untuk mengunjungi tempat-tempat itu menggantikanku.

Rekanku, Tuan Jenkins, yang mengatur pertemuan kita.

Sekali lagi, terima kasih.

Atas waktu Anda yang berharga.

Aku punya banyak waktu.

Jadi, apa yang membawamu kemari, Anak muda?

Di antara banyak properti yang Anda miliki di Eropa,

ada satu yang spesifik.

Biara tua di jantung kota Paris.

Pemerintah kota yang kami wakili,

melihat kondisinya yang terbengkalai,

bertanya apa Anda berniat menjualnya.

Kurasa ini berkasnya.

Tidak, bukan yang ini.

Maaf.

Harus kuakui, perjalanannya...

...agak sedikit kacau.

Semua barangku jadi berantakan.

Mau mereka apakan tempat itu?

Mengubahnya jadi rumah sakit, kurasa.

Pameran Akbar Paris akan segera berakhir.

Kota akan menerima jutaan orang.

Bukan yang ini.

Letaknya dekat Saint-Germain-des-Prรฉs.

Tak jauh dari Sungai Seine.

Biar kutunjukkan.

Apa kau orang yang beriman?

Maaf, apa katamu?

Apa kau percaya pada Tuhan?

Tidak juga.

Kusir yang memberikannya padaku.

Kurasa semua keyakinan patut dihargai.

Ketemu!

Cukup pembicaraannya.

Biar kuantar kau ke kamarmu.

Kastel ini dijaga dengan baik, tapi kusarankan...

...kau jangan meninggalkan kamarmu...

...dalam kondisi apa pun.

Maaf, tapi apa yang Anda takutkan?

Kastel seperti ini penuh dengan kenangan.

Yang mungkin akan menghantuimu.

Aku tak percaya takhayul.

Sayang sekali.

Awasi dia.

Elizabeta.

Selamat malam. -Ada yang bisa kubantu, Pendeta?

Aku ingin bicara dengan Tuan...

...Henry William Spencer.

Ya? -Maaf mengganggu Anda selarut ini.

Aku diutus oleh seorang teman,

Dokter Dumont dari rumah sakit.

Ya Tuhan. Rumah sakit tempat Maria.

Benar. -Apa terjadi sesuatu yang buruk?

Ya. Tidak, dia hidup, dia bicara.

Syukurlah. Silakan...

...duduk dan ceritakan semuanya.

Pendeta, aku khawatir.

Apa setidaknya dia sehat?

Dia tidak banyak makan, tapi banyak minum, dan penuh energi.

Itu bagus.

Sangat bagus. Meski begitu, dari yang kita tahu,

kita perlu belajar lebih banyak tentang...

...kekuatan jahat yang merasukinya.

Kami membuat kemajuan, tapi seperti kau tahu,

jalannya masih panjang dan sulit.

Kita hanya bisa melaluinya dengan langkah-langkah kecil.

Kau punya rumah yang indah di sini.

Ini milik Kerajaan Inggris.

Ya, Kerajaan selalu tahu cara berinvestasi.

Ada yang bisa kubantu, Pendeta?

Aku ingin mengunjungi kamarnya.

Boleh kutanya apa yang kau cari?

Tidak ada yang khusus.

Hanya untuk memastikan

tidak ada yang tertinggal.

Kau seperti inspektur dalam penyelidikan.

Tepat, kecuali aku mencoba...

...menyelesaikan kasus sebelum kejahatan terjadi.

Aku akan meninggalkanmu.

Dan jika kau butuh bantuan...

...apa pun itu, aku siap melayani.

Terima kasih.

Anda baik sekali.

Itu kau, Putri Elizabeta.

Seharusnya kau tak meninggalkan kamarmu.

Ya Tuhan.

Jangan sebut nama itu.

Dia tak diterima di sini.

Dan kau Iblisnya?

Tuhan dan Iblis.

Dua entitas yang hampir identik.

Dua roh yang bertarung tanpa menunjukkan wujud.

Dan kita adalah mainan mereka.

Kita adalah bonekanya.

Kita adalah boneka yang

bertindak sesuai kehendak mereka.

Kau akan membunuhku?

Ya.

Tapi tidak sekarang.

Kita harus menunggu...

...sampai darahnya turun ke kepala.

Siapa kau sebenarnya?

Aku hanya jiwa malang yang dikutuk oleh Tuhan.

Dia mengutukku untuk berjalan

dalam bayang-bayang kematian abadi.

Aku meminum darah segar.

Terutama darah manusia.

Tuhan takkan melakukan itu, Dia Maha Pengasih.

Kukira kau tak percaya pada-Nya.

Sekarang aku percaya.

Kau lucu sekali.

Terima kasih.

Apa permintaan terakhirmu?

Ceritakan kisahmu padaku.

Kisahku?

Ya, kumohon.

Kumohon, aku ingin tahu segalanya tentangmu.

Itu permintaan terakhirmu?

Mendengar cerita dari orang tua?

Aku sangat menginginkannya.

Kau menginginkannya?

Lucu sekali.

Permintaanmu akan dikabulkan.

Turunkan dia!

Turunkan dia!

Hidup ini panjang dan sulit, Sahabatku.

Kematian...

...adalah sebuah kehormatan yang diberikan Tuhan padamu.

Dia tak menerima kematianku.

Padahal, aku adalah salah satu pelayan-Nya yang paling setia.

Apa yang terjadi?

Dia merenggut istriku.

Putriku.

Cinta dalam hidupku.

Meninggalkanku sendirian.

Sejak itu, aku hidup menunggunya kembali.

Tepatnya berapa tahun?

400 tahun.

Itu waktu yang sangat lama.

Tapi bagaimana kau yakin dia akan kembali?

Terkadang, jiwa yang murni...

...bisa terlahir kembali.

Dan kekasihku adalah yang paling murni.

Maaf, tapi sepertinya Anda tidak tahu kapan, di mana, atau bagaimana?

Tepat sekali.

Kedengarannya bukan kesepakatan yang bagus.

Andai aku tahu lebih cepat, Anak muda.

Aku akan mempekerjakanmu sebagai pengacaraku.

Kau mencarinya selama ini?

Bukan pekerjaan yang mudah.

Wabah Kematian Hitam...

...menyebar di Eropa selama berabad-abad.

Membunuh hampir 200 juta jiwa...

...setengahnya adalah wanita.

Itu cukup menyulitkan penyelidikanku.

Wanita-wanita lain...

...berada di tempat-tempat suci.

Di mana aku tidak diterima.

Aku merasa sangat kesepian.

Aku bahkan mulai iri pada mereka yang dijemput oleh maut.

Hidup tanpa cinta adalah yang terburuk...

...dari semua penyakit, Sahabatku.

Seperti hujan yang tak bisa dihentikan.

Perlahan-lahan menggerogoti tulangmu,

mengubahmu menjadi spons tak berbentuk.

Tak berguna dan kering.

Lalu, setelah beberapa saat,

tak peduli seberapa kuat cintamu,

kau kehilangan keyakinan.

Tapi kata orang, harapan membantumu hidup.

Dalam kasusku, aku lebih suka...

...harapan yang membunuhku.

Tapi semua itu sia-sia.

Karena Tuhan menolak hakku untuk mati.

Seiring waktu,

semua hasrat pun hilang.

Bahkan hasrat untuk mengakhiri hidupku.

Yang tersisa hanyalah kesedihan tanpa aroma,

tanpa pesona, dan harapan untuk menemukannya suatu hari nanti.

Tapi aku tak bisa mengunjungi

setiap rumah dan kastel di semua desa.

Jika aku tak bisa mendatanginya, aku harus...

...menemukan cara agar dia datang padaku.

Bagaimana?

Racun?

Sekarang kau yang bersandiwara.

Ini adalah parfum yang kukembangkan

selama satu abad.

Aku mengunjungi kota Baghdad yang agung,

dikenal dengan tamannya yang mempesona

yang memiliki seribu satu bunga.

Lalu aku melanjutkan...

...perjalananku ke Kannauj,

di India, tempatku belajar mengekstrak

sari pati bunga yang paling lembut.

Tapi hanya di Eropa...

...aku menemukan yang kucari.

Pertama, di ladangnya yang penuh warna.

Grasse di Prancis, tempat beberapa bunga...

...telah memabukkan imajinasi kita selama berabad-abad.

Dan akhirnya, ke jantungnya.

Italia, di kota yang menakjubkan...

...Florence, yang pada saat itu,

adalah ibu kota parfum.

Tuan, kurasa ini dia.

Warnanya sangat bagus.

Warna tidak penting.

Aromanya yang suci.

Dan hasilnya terjamin.

Kita lihat saja.

Mungkin lebih bijaksana untuk mencobanya di luar.

Tidak, ini sepertinya tempat yang sempurna.

Dan hasilnya lebih kuat...

...dari yang pernah kubayangkan.

Harus kuakui,

periode itu bukan yang paling tidak menyenangkan.

Memang. Dan setelah...

...mengunjungi setiap istana di Eropa,

aku mengakhiri perjalananku di istana

Prancis yang terkenal di Versailles.

Raja pada masa itu, Louis yang keberapa aku lupa.

Anak itu.

Dia punya ide cemerlang untuk mengumpulkan...

...semua bangsawan dan senimannya.

...di kerajaannya untuk mengawasi mereka

dengan lebih saksama.

Aku tak ragu sedikit pun bahwa jika...

...Elizabeta kembali,

dia akan berada di sana.

Aku tak pernah sedekat ini untuk menemukannya.

Dalam hatiku, aku...

...bersemangat seperti saat pertama kali memulai.

Elizabeta?

Bukan, aku bukan Elizabeta.

Aku bukan Elizabeta, tapi aku...

...akan ganti nama jika kau memaksa.

Misiku tampak mustahil.

Hari itu, harapan meninggalkanku.

Semua usaha ini,

waktu dan uang yang terbuang...

...hanya melayani dunia penuh amoral dan kebohongan.

Dan itu tak menyisakan ruang untuk cinta.

Kini tiba saatnya untuk menugaskan...

...pencarian Elizabeta kepada orang lain.

Berapa banyak yang sudah kau gigit?

Jumlahnya tidak penting.

Karena pada akhirnya, para rekanku...

...sama sedihnya sepertiku.

Jadi aku kembali pada kekasihku Elizabeta.

Sejak saat itu, aku jarang meninggalkan kastel ini.

Berharap suatu hari nanti,

rekanku akhirnya akan menemukan kekasihku.

Tapi apa kau tahu apa itu cinta sejati?

Ya.

Kalau begitu kau harus merasa kasihan padaku.

Aku punya kekasih...

...yang terpisah dariku.

Atas nama siapa?

Tuhan?

Bukan.

Atas nama cinta.

Kau sudah menikah?

Aku melamarnya sebelum aku pergi.

Dia menerimanya?

Ya.

Kami akan menikah begitu aku kembali.

Menyedihkan sekali.

Jika kau membunuhku, dia akan mati karena kesedihan.

Seperti apa rupanya?

Kalungnya.

Di leherku.

Ada foto di dalamnya.

Pangeranku...

Cintaku.

Elizabeta!

Bukan, Mina.

Mina.

Wanita ini milikku, Anak muda.

Tapi kau akan kuampuni karena telah menemukannya untukku.

Kurung dia.

Aku harus mengemasi barang-barangku.

Turunkan semuanya!

Turunkan semuanya!

Isi botol ini!

Kudaku!

Siapkan kudaku!

Aku harus merawat diri! Aku harus terlihat tampan!

Darah! Aku butuh darah!

Darah yang sangat segar!

Elizabeta.

Aku menemukanmu lagi.

Alih Bahasa: Muhammad Talib TikTok: dexter90

Inilah wanita yang dicari pangeran kita di kotamu yang indah ini.

Dia mencari kekasihnya.

Selama lebih dari 400 tahun.

Kami telah mengikutinya sejak saat itu.

Tapi penantian tak berujung ini akan segera berakhir.

Di sini, di jantung kota Paris.

Dia kidal.

Ya. Pengamatan yang bagus.

Buku ini berisi semua catatan

yang dikumpulkan gerejaku selama berabad-abad.

Kau bisa bahasa Jerman?

Tidak. Baiklah, biar kubacakan sebuah kutipan.

Ada kemungkinan makhluk-makhluk ini...

...adalah hasil dari sebuah kutukan ilahi.

Kutukan.

Jika Tuhan mampu menganugerahkan kehidupan,

maka Dia juga bisa menganugerahkan kematian.

Tapi Dia bisa menolaknya jika terjadi

penghinaan besar atau penistaan agama.

Si pendosa akan dihukum

untuk mengembara di Bumi selamanya.

Tapi yang lebih menarik, Tuhan bisa...

...mengampuni si pendosa,

jika ada pertobatan yang tulus.

Kematian akan diberikan dan kutukannya akan diangkat.

Artinya jika kita bisa memusnahkan

iblis ini, semua yang telah digigitnya

akan terbebas dari kutukan.

Dan seandainya kita...

...menemukan iblis ini,

bagaimana caramu menyingkirkannya?

Itu bagian yang mudah.

Tancapkan pasak ke jantungnya dan penggal kepalanya.

Luar biasa. -Di buku lain...

...dikatakan bahwa siung bawang putih

juga efektif.

Aku ragu dengan keampuhan metode itu.

Tapi itu di luar kemampuanku.

Jangan kita bertindak gegabah.

Pertama, kita harus temukan wanita ini, karena...

...hanya dia yang bisa

menuntun kita padanya.

Aneh sekali.

Apa?

Gadis muda di foto itu.

Ya, kenapa dia?

Dia sangat mirip...

...dengan wanita muda yang kuminta menunggu

di ruang sebelah.

Nyonya,

Anda Dokter Dumont?

Ya, ada yang bisa saya bantu?

Saya teman Maria di Montebello.

Saya dengar dia dalam perawatan Anda dan...

...saya datang untuk memeriksa kondisinya.

Tentu saja.

Dengan siapa kami mendapat kehormatan ini?

Mina. Mina Murray.

Aku ada di pernikahan Maria saat tragedi itu terjadi.

Anda mengenalnya dengan baik?

Mengenalnya?

Tidak, tidak, maaf.

Dia sedang syok.

Maafkan aku.

Syukurlah.

Tentu, Anakku.

Apa kau keberatan jika kami mengajukan beberapa pertanyaan?

Ini bisa membantunya pulih.

Ya, tentu saja.

Apa kau kerabatnya?

Sama sekali bukan.

Aku bukan dari sini.

Bisa ceritakan hubunganmu dengannya?

Aku bertemu Maria beberapa hari yang lalu.

Di sebuah pesta teh yang diadakan calon suaminya.

Henry.

Dia bilang akan melindungiku

dan takkan pernah meninggalkanku.

Seolah aku merasa tidak pada tempatnya.

Dia membawaku ke kamarnya dan kami bicara.

Kami banyak tertawa.

Dia sangat baik.

Apa yang kalian bicarakan?

Semuanya.

Dia... dia sangat bergairah...

Kami bicara tentang cinta.

Sampai-sampai membuatku merasa tak nyaman.

Dia sangat bersemangat.

Bersemangat tentang apa?

Tentang segalanya.

...dan tiba-tiba...

...dia pingsan.

Kenapa kau datang ke pernikahan itu?

Aku menemani tunanganku

yang kenal dengan semua orang.

Dia berasal dari...

...keluarga terpandang, kurasa.

Kau rasa?

Ya, kurasa begitu.

Aku tidak tahu.

Tolong ambilkan air.

Anakku sayang,

di hadapanmu ada dokter dan pendeta.

Kami berdua terikat sumpah untuk menjaga kerahasiaan.

Kau bisa bicara tanpa rasa takut.

Jujur saja, pernikahan ini menggangguku.

Seperti pertanda buruk.

Aku bertunangan terlalu cepat.

Aku tidak tahu...

Apa kau mencintainya?

Tentu, aku mencintainya.

Dia luar biasa.

Wanita muda mana pun akan bahagia

menemukan belahan jiwanya. -Tapi kau bukan wanita muda biasa.

Aku merasa seperti... seolah-olah...

Seolah-olah?

Seolah aku bukan dari zaman ini.

Maaf.

Kalian pasti menganggapku mengigau.

Sangat naif mengganggu kalian dengan masalahku.

Tentu saja tidak.

Justru sebaliknya.

Bisa tolong tuliskan alamatmu?

Tentu.

Aku tinggal di rumah kos.

Sampai John pulang ke rumah.

Kau menulis dengan tangan kiri?

Ya, aku sering dinasihati untuk memakai tangan kanan.

Jangan mengubah apa pun.

Itu sangat manis.

Terima kasih atas kunjunganmu.

Terima kasih sudah menerimaku.

Aku akan ke gereja rumah sakit sekarang.

Aku akan mendoakannya. -Ide yang bagus, Anakku.

Semoga harimu menyenangkan.

Ada apa, Nak?

Aku tak punya tempat tinggal dan sudah lama tidak makan.

Dan udaranya sangat dingin.

Aku akan membawamu ke gereja.

Silakan masuk.

Masuklah.

Terima kasih atas undangannya.

Tunggu, akan kuambilkan semangkuk sup.

Kau baik sekali.

Siapa kau?

Count Dracula, siap melayani Anda.

Terima kasih untuk supnya, tapi aku butuh...

...sesuatu yang lebih bergizi.

Jangan khawatir.

Aku tidak akan menyalakan api.

Sihir jahatmu takkan mempan...

...di rumah Tuhan. -Oh, ya?

Atas nama Bapa dan Putra.

Dan roh jahat.

Kemarilah, saudariku.

Lihat apa yang Tuhan lakukan padamu.

Hati yang membatu dan tubuh...

...yang tercekik di bawah kulit tebal.

Biar kubebaskan kalian dari penjara ini.

Ayo!

Tuan!

Selamat malam.

Rumah sakit sudah tutup.

Aku menemukannya. Tuan, aku menemukannya.

Kerja bagus. Terima kasih.

Terima kasih.

Kau pantas mendapat hadiah.

Kemarilah, kecil.

Mendekatlah.

Ini dia.

Maaf, Pendeta. Dokter Dumont mencari Anda.

Suruh dia masuk.

Hilangnya pasien ini.

Bisakah ini menjadi rahasia di antara kita?

Anda bisa mengandalkanku.

Dia kehilangan banyak darah, kupikir...

...perlu dilakukan transfusi. Aku yakin...

...dia akan menyukainya.

Ya, tentu. Maaf.

Baunya wangi. -Aku tak menyadarinya.

Bagaimana dia bisa melepaskan diri?

Ada orang asing, Pendeta. -Seorang pria?

Aku melihatnya berkeliaran di rumah sakit.

Ada ciri-cirinya?

Usia 30-an, berpakaian rapi,

kaya, mata biru, dan tinggi.

Mina dalam bahaya.

Kita harus memperingatkannya.

Apa kau kedinginan, Nak?

Tidak.

Aku selalu suka melihat api.

Menunggu tamu?

Ya, akan kulihat nanti.

Kejutan. -Maria.

Apa yang kau lakukan di sini, Diane?

Ini keajaiban. Aku...

...lega. Jangan khawatir. Kejahatan itu hilang begitu saja.

Terjadi begitu cepat.

Jangan kita bicarakan ini lagi.

Tapi kau merasa...

...dalam kondisi prima.

Kita harus merayakan kembaliku dengan meriah.

Apa Dokter Dumont mengizinkanmu keluar?

Aku sangat berenergi hari ini. Kurasa...

...dia takkan bisa menghentikanku.

Dan tunanganmu?

Di Skotlandia.

Lihat apa yang kubawa.

Bersiaplah. Kau akan kuajak pergi.

Ke mana? -Aku punya tiga tiket konser hari ini.

Ini dia.

Tiga? -Ya, Sayang.

Teman yang kuceritakan itu ada di kota.

Dia sudah tidak sabar bertemu denganmu.

Cepat ganti bajumu! Cepat!

Kau mau membawaku ke mana?

Ke hotel mewah.

Cokelat panasnya enak sekali, kau harus coba.

Halo, Maurice!

Aku tahu temanku sangat cantik, tapi... dia jadi sedikit tersinggung.

Maafkan aku.

Kecantikanmu menerangi tempat ini,

yang penuh dengan setelan dan topi hitam.

Benar.

Nona, suatu kehormatan dan kebahagiaan bagiku bisa bertemu denganmu lagi.

Apa kita pernah bertemu?

Mungkin dalam mimpi.

Aku punya perasaan aneh bahwa kita...

...sudah saling mengenal sejak lama.

Romantis sekali.

Mengerikan.

Maafkan aku.

Sepertinya aku kehilangan akal sehat dan sopan santunku.

Vlad II, Pangeran Wallachia.

Count Dracula.

Senang bertemu denganmu.

Maria.

Kau menjanjikanku cokelat panas.

Ya. Tapi pertama-tama, kita bersenang-senang sedikit.

Maaf.

Nakal sekali!

Ayo, kita pergi.

Ayo!

Lihat itu!

Aku ingin lihat pamerannya.

Wanita Ayam!

Ya Tuhan, cantik sekali!

Wanita Berjenggot!

Mina! Ayo!

Lihat, Mina? Hebat, 'kan?

Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, harap tenang.

Aku akan memberi makan binatang buas ini.

Cantiknya!

Mengerikan, Mina.

Ayo pergi.

Maria? Maria!

Lewat sini.

Gadis ini mau melempar.

Aku berinisiatif meminta mereka menyiapkan minuman pembuka untuk kita.

Sebelum pertunjukan.

Hebat!

Tidak sopan berada di rumah pria yang baru saja kau temui.

Tenang saja, aku takkan melepas tanganmu.

Bagaimana menurutmu?

Luar biasa.

Entah denganmu, tapi aku lapar.

Aku lelah.

Baiklah, baiklah. Duduk di sini.

Tuan Putri, akan kuambilkan cokelat panas.

Terima kasih sudah menerima undanganku.

Apartemen Anda layak untuk seorang raja.

Aku seorang pangeran.

Maaf. -Anda tinggal di Paris?

Tidak. Aku tinggal di utara.

Di pedesaan yang hidupnya lebih tenang.

Kau suka ketenangan?

Tidak, sama sekali.

Aku suka alam.

Burung-burung, pepohonan, dan angin yang membuatnya bernyanyi.

Boleh kutahu di mana kau tinggal?

Rumah keluargaku adalah sebuah kastel tua.

Di kaki pegunungan Carpathian di Rumania.

Di sana, aku hanya mengenal musim dingin dan kesepian.

Aku suka musim dingin.

Pemandangannya sangatlah keras.

Ayahku memimpikan Andalusia.

Mungkin kenangan dari kehidupan lain yang telah lama berlalu.

Kurasa begitu.

Boleh kutunjukkan sesuatu?

Ya.

Indah. Apa ini?

Ini kotak musik.

Banyak yang mengira ini ditemukan pada abad ke-18 oleh orang Swiss.

Tapi aku menemukan ini di toko barang antik di Konstantinopel.

Dari abad ke-15.

Luar biasa.

Kuberikan ini pada istriku sebagai hadiah.

Anda sudah menikah?

Aku seorang duda.

Maafkan aku.

Tidak apa-apa.

Apa ini berfungsi?

Tentu saja!

Kau kenal melodi ini?

Sepertinya aku pernah mendengarnya.

Aku sedang mencoba mengingat.

Aku tak tahu dari mana atau kapan.

Teruslah mencari.

Di dalam hatimu, di dalam kulitmu,

...di dalam jiwamu.

Apa kau merasakanku, Elizabeta?

Sihir apa yang kau gunakan padaku?

Bukan sihir, Mina.

Aku hanya dihantui kenangan istriku,

satu-satunya cinta sejatiku. Dan kau sangat mirip...

...dengannya, sampai membuatku resah.

Namanya Elizabeta.

Dan saat dia ingin memainkan...

...melodi kecil itu, suaranya terdengar di seluruh kastel.

Itu adalah isyaratnya agar aku berlari menemuinya.

Semua ini sangat menyentuh.

Aku Mina.

Mina Murray.

Dan aku akan menikah beberapa minggu lagi.

Ya, tentu saja.

Maaf mengganggumu dengan ceritaku.

Ini adalah luka lama...

...dan kehadiranmu membangkitkannya kembali.

Aku sungguh-sungguh minta maaf untuk itu.

Terimalah.

Aku tak bisa menerimanya. Ini berharga.

Hadiah tidak boleh ditolak.

Dan mungkin melodi ini bisa membangkitkan kenangan.

Mina! Ayo!

Perayaannya mulai dalam 10 detik.

Ayo, kita pergi.

3, 2, 1!

Ya Tuhan!

Dia di sini!

Terima kasih untuk malam yang indah ini.

Sudah lama sekali...

...sejak terakhir kali aku merasa begitu bahagia.

Jadi, aku terlihat tidak asing bagimu?

Istriku membawanya pergi bersamanya.

Selamat malam.

Selamat malam!

Jonathan!

Apa yang terjadi padamu?

Kukira aku takkan melihatmu lagi.

Kumohon.

Sebaiknya kau istirahat.

Apa yang terjadi padanya?

Mina, apa kau tahu ke mana dia pergi?

Tidak, tidak persis. -Ke sebuah kastel di mana...

...dia disekap dan entah bagaimana...

...dia berhasil kabur secara ajaib,

...dengan mempertaruhkan nyawanya. Apa kau tahu...

...kastel itu milik siapa?

Tidak. -Teman dekat Maria,

Count Dracula, yang menularinya seperti yang lain. -Apa?

Anda pasti salah.

Count orang yang baik.

Kau sudah bertemu dengannya?

Ya, dengan Count.

Dia seorang pria sejati.

Dia bahkan mengantarku sampai ke depan pintu.

Aku tidak mengerti.

Bagaimana dia menemukanmu? -Aku tidak tahu.

Semuanya terjadi begitu cepat. Maria datang kemari.

Dia bilang Anda mengizinkannya keluar.

Maria kabur, dan memukuli tiga penjaga.

Dan dia meminum darah seorang petugas.

Itu tidak mungkin. -Duduklah.

Tenanglah.

Karena apa yang akan kukatakan padamu...

...akan sulit untuk didengar, atau lebih tepatnya...

...sulit untuk dipahami.

Pria itu adalah vampir.

Dia meminum... darah, khususnya darah manusia.

Dia vampir?

Ya, benar.

Dia biasa menggigit leher korbannya dan...

...mengisap darah mereka sampai mati.

Beberapa ada yang selamat, bisa dibilang,

tapi mereka juga menjadi vampir.

Ya Tuhan.

Maria salah satunya. Aku ingin memastikan dia tidak menggigitmu.

Tentu saja tidak.

Dia bersikap seperti seorang pria sejati.

Dia menggunakan parfum untuk menyihir...

...korbannya, semacam ramuan yang melemahkan...

...semua kehendak dan menghilangkan semua batasan.

Kau mungkin berada di bawah pengaruh...

...sihirnya tanpa kau sadari.

Mengerikan sekali!

Tentu saja.

Tapi itu mudah untuk diperiksa.

Boleh kulihat lehermu?

Semuanya baik-baik saja.

Ini benar-benar keajaiban.

Silakan.

Ayo.

Selamat malam, Tuan, Pendeta.

Harap tenang, beberapa tamu sedang tidur.

Ya, maaf.

Apa yang kau lakukan? Jangan mendekat atau aku akan berteriak.

Jangan takut, aku tak ingin menyakitimu.

Ya?

Kurasa perkataanku sudah sangat jelas soal peraturan rumah ini.

Dilarang ada musik setelah jam 8 malam, dan ini sudah lewat tengah malam.

Maafkan aku, aku tak sadar waktu.

Ya.

Kalau kau benar-benar pria terhormat,

kau akan segera pergi.

Aku mengerti.

Permisi.

Tidak. Jangan lewat sana.

Pergilah lewat jalan kau datang.

Apa?

Apa yang kau lakukan?

Jangan melompat, itu terlalu tinggi.

Mina, aku sudah menunggu hampir 400 tahun

untuk bertemu lagi. Jika kau mau, aku akan pergi.

Ya. Pergi sekarang.

Ya, jangan!

Aku melarangmu bunuh diri dari jendelaku!

Jadi kau ingin aku mati?

Ya, jangan!

Ya.

Menjauh dari balkon!

Kau membohongiku.

Tidak pernah. -Kau menggunakan sihir...

...untuk memperbudakku, dan semua korbanmu.

Kau benar.

Itu sebuah parfum.

Tapi aku takkan pernah melakukannya padamu.

Aku tahu kau meminum darah korbanmu.

Itu benar. Tapi kau bukan korbanku.

Kau adalah kekasihku.

Diam! -Aku hanya menginginkan cinta sejati.

Siapa kau bicara padaku seperti itu?

Aku terkutuk, Mina.

Aku orang mati yang terkutuk.

Aku hidup atas kehendak Tuhan.

Kenapa Tuhan melakukan itu?

Karena Dia merenggutmu dariku.

Jadi aku mengutuk dan meninggalkan-Nya.

Tidak seperti kata orang, aku tidak suka darah.

Meskipun rasanya luar biasa.

Tanpanya, aku akan jadi orang tua renta.

Aku bahkan takkan berani menatap diriku.

Itu hanya kata-kata.

Kata-kata indah untuk menipuku.

Kau benar. Terkadang,

Kau benar. Terkadang,

kata-kata bisa menipu.

Pegang tanganku.

Tangan tak pernah berbohong.

Mereka akan mengatakan kebenaran tentangku,

tapi juga tentang dirimu.

Dan siapa dirimu.

Dan mereka akan memberitahumu betapa senangnya mereka...

...membelai wajah, leher, dan pinggulmu.

Apa kau ingat terakhir kali kau mengatakannya padaku?

Kau bilang, "Hati-hati, Pangeranku."

Rajaku...

Cintaku.

Karena aku...

...takkan bisa hidup tanpamu.

Cintaku.

Aku sangat merindukanmu.

Aku juga sangat merindukanmu.

Aku ingin bersamamu selamanya.

Ambil aku.

Kenapa? -Ambil aku!

Aku mau kau mengambilku sekarang!

Kita punya seluruh hidup kita di depan.

Dan aku hanya menawarkan ini.

Aku ingin menjadi dagingmu.

Dan darahmu.

Kumohon.

Kumohon, suamiku.

Kumohon.

Cintaku...

Dumont?

Aroma ini...

Seperti yang di rumah sakit.

Aroma yang sama.

Dia di sini.

Ya Tuhan.

Mereka sudah pergi. Tapi ke mana?

Hanya ada satu tempat.

Sepertinya Mina telah pergi bersamanya.

Bersamanya?

Sayangnya.

Pria itu adalah iblis.

Dia harus dihentikan secepat mungkin.

Tepat. Tapi apa kau bisa...

...menuntun kami ke kastelnya di Rumania?

Ya, Pendeta.

Kita tak bisa pergi begitu saja tanpa...

...persiapan, tanpa bantuan.

Kurasa aku tahu...

...seseorang yang bisa membantu kita.

Henry, Sayangku.

Kau merindukanku?

Tentu, Sayang. Aku mendoakanmu setiap hari.

Apa yang terjadi?

Ini keajaiban...

Tuhan menjawab doamu dan...

...aku sembuh total dan siap mencintaimu...

...selama sisa hidupmu.

Henry, aku sudah gila tanpamu.

Kapan kau keluar dari rumah sakit? Mereka seharusnya memberitahuku.

Aku tahu, aku tahu. Begitu keluar, aku langsung bergegas kemari.

Kau benar-benar sehat? -Tentu saja!

Jangan ganggu aku dengan pertanyaanmu.

Kau senang melihatku?

Tentu saja.

Henry!

Aku rindu pelukanmu.

Dan tangan-tangan indah itu.

Kau tahu?

Terutama lehermu.

Maria!

Beraninya kalian?

Apa yang sudah kau lakukan?

Jangan khawatir.

Kami bisa menjelaskan semuanya.

Darahku!

Apa yang telah kau lakukan?

Lihat perbuatanmu!

Darahnya di mana-mana, di atas karpet!

Apa yang telah kau lakukan?

Sayangku... -Diam, Henry!

Jangan lakukan itu.

Selamat datang kembali.

Teman-teman.

Putri Elizabeta telah kembali.

Mereka akan memburumu dan akan segera menemukanmu.

Kau harus pergi.

Terima kasih atas perhatianmu.

Tapi akhirnya kita sampai di rumah.

Aku tak punya tempat lain.

Ambil ini.

Aku tak lagi membutuhkan jasamu.

Pergilah sekarang dengan damai.

Pangeranku.

Apa kau pikir Tuhan akan mengampuni kita karena saling mencintai?

Tuhan adalah cinta.

Dia mengerti.

Dan jika tidak,

persetan dengan-Nya.

Dia di sini.

Itu dia! Pasti itu peti matinya.

Peti mati adalah hal terakhir yang kuinginkan. -Kita semua akan tidur di sana suatu saat nanti.

Aku mau lima prajurit bersamaku.

Buka pintunya!

Itu dia. Dia di dalam.

Kau takkan bisa membunuhnya seperti itu.

Serahkan pada kami. Dia takkan lolos kali ini.

Sudah kubilang aku akan mengampunimu, jangan buat aku menarik kata-kataku.

Astaga...

Kau pendeta yang telah memburu jenisku selama bertahun-tahun.

Ya.

Tapi aku tidak datang untuk melawanmu.

Aku juga.

Aku melawan Tuhan, aku tak peduli dengan para pelayan-Nya.

Tidak.

Kau tidak melawan Tuhan, Nak, kau melawan dirimu sendiri.

Tidak, aku takkan bertarung lagi. Aku sudah bertarung...

...atas nama-Nya.

Kita hidup dan bernapas atas nama-Nya. Mengapa Dia ingin...

...menghancurkan ciptaan-Nya?

Kau membunuh atas nama-Nya. Tapi kau melakukannya lagi.

Kata-kata manis dari orang yang diutus Tuhan untuk membunuhku.

Tuhan mengutusku untuk menyelamatkanmu.

Sekarang Tuhan ingin menyelamatkanku?

Setelah Dia menolak kematianku

selama berabad-abad ini?

Tapi itu bukan hukuman.

Itu sebuah kesempatan.

Bertobatlah, Dracula.

Demi keselamatanmu.

Dialah keselamatanku.

Tapi kau telah mengutuknya.

Vlad!

Ulur waktu untukku.

Buka pintunya!

Elizabeta!

Elizabeta.

Kutukan ini akan hilang bersamaku dan kau akan bebas.

Kebebasanku adalah milikmu.

Kaulah kebebasanku...

...cintaku.

Pergilah, Sayangku.

Dracula?

Apa kau pikir kau mencintainya atau kau menunggu

dia mengorbankan nyawanya untukmu?

Jiwamu masih milik Tuhan.

Jika kau benar-benar mencintainya, biarkan dia kembali ke kehidupan...

...dan kau kembali pada Tuhan.

Sayangku...

Dracula! -Sayangku...

Dracula!

Vlad!

Buka pintunya!

Kumohon, Sayangku. Buka pintunya.

400 tahun yang lalu,

aku meminta pendeta untuk memohon pada Tuhan agar melindungi istriku.

Dia tidak melakukannya.

Kumohon...

Apa Dia akan mendengar doaku kali ini?

Entah Dia mendengar atau tidak,

hanya kau yang bisa mengubah takdirmu, Nak.

Selamatkan dia, dan setelah itu kau akan...

...damai selamanya.

Baiklah, jadilah.

Jangan tinggalkan aku!

Cepat sebelum aku berubah pikiran.

Kumohon!

Atas nama Bapa,

Putra, dan Roh Kudus.

Amin.

Hentikan tembakan!

Kenapa kau lakukan ini padaku, Sayangku?

Karena aku mencintaimu.

Aku juga mencintaimu.

Mina?

Kutukannya telah patah.

Luar biasa.

Sekarang semuanya baik-baik saja.

Baiklah, terima kasih.

Sampai jumpa lagi.

Diterjemahkan oleh: Zain Jakarta, 11 September 2025 Support at : https://trakteer.id/ZainSubs

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.