All language subtitles for I.Am.Mother.2019.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Penerjemah: Alph Abu Abu

Sudah.

Tidak apa-apa, Nak.

Kenapa tidak ada anak kecil lagi, Ibu?

Dulu ada.

Sebelum perang.

Aku tidak ingin jadi manusia.

Kenapa begitu?

Mereka merusak semuanya.

Manusia bisa saja baik.

Terus kenapa cuma buat satu?

Ayo.

Lihatlah.

Saudara-saudariku ada di situ?

Kau mau bertemu mereka?

Sekarang kecil, tapi nanti,

mereka sebesar kau.

Nanti aku akan punya adik laki atau perempuan?

Kau mau yang mana?

Dua-duanya.

Keluarga yang besar sekali.

Bersama-sama.

Itu yang membuatmu senang?

Ya.

Ibu juga akan senang.

Kenapa kami tidak bisa lahir bersama?

Ibu butuh waktu untuk belajar.

Membesarkan anak yang baik itu...

bukan tugas yang kecil.

Apa sebentar lagi siap?

Mungkin.

Terus kita bisa jadi keluarga?

Kita sudah jadi keluarga.

Keluarga yang besar, maksudnya.

Nanti.

Kenapa?

Dari kapan seperti itu?

Tidak apa-apa./ Ibu...

Ayo.

Mendingan?

Jauh.

Bayangkan dokter punya lima pasien,

semuanya butuh transplantasi organ yang berbeda,

tapi tidak ada organ yang tersedia.

Suatu hari, pasien keenam masuk ke kantor dokter

dengan kondisi yang kritis.

Pasien yang baru bisa disembuhkan,

tapi organnya juga cocok dengan lima pasien itu.

Jika dokternya menunda pengobatannya, pasien baru itu mati,

tapi organnya bisa menyelamatkan lima pasien yang lain.

Jika dokternya mengobati pasien yang baru,

satu nyawa selamat, tapi lima lainnya akan meninggal.

Apa tindakan terbaik untuk si dokter?

Putriku?

Tindakan?

Kau sudah belajar?

Beberapa.

Kita bisa pilih teks yang berbeda.

Tapi, ulang tahunmu sebentar lagi dan sayang sekali

kalau nilaimu jauh dari hasil

ujian tahun lalu.

Tapi kau yang tentukan, Putriku./ Tidak masalah.

Itu baru semangat.

Dasar aksioma mengusulkan

bahwa seseorang harus

meminimalkan rasa sakit sekecil mungkin.

Sekarang, anggaplah kau sebagai dokter

juga satu-satunya pemilik donor bagi para pasienmu.

Apa pilihan yang tepat?

Comte bilang aku harus rela menderita demi keuntungan orang-orang.

Dan kau setuju?

Apa aku kenal lima pasien ini?

Apa mereka baik?

Jujur, pembohong?

Malas, rajin?

Aku, sebagai dokter penyelamat,

bisa saja memberinya nyawaku pada pembunuh atau pencuri...

yang akhirnya menyakiti orang lain karena pengorbananku.

Menurutmu manusia tidak memiliki nilai hakiki

dan hak setara untuk hidup dan bahagia?

Bulan lalu, saat Ibu mengajarkan Kant.

Ibu tidak memperingatkanmu soal ujian.

Sebenarnya ujian ini lebih pantas untuk Ibu daripada kau.

Kau pasti bisa, Putriku.

Selalu bisa.

Kau main di film?/ Ya.

Ya./ Sutradaranya juga Carl Reiner.

Itu bagus./ Bagus sekali.

Kita bisa bicarakan itu saat kita berjumpa nanti.

Baik. Senang berada di sini./ Ya. Aku hargai.

Terima kasih./ Steve Martin. Terima kasih.

Ibu?

Ibu, bangun.

Ibu!

Hai, mungil.

Apa itu kerjaanmu?

Ayo, ayo, ayo.

Ada apa dengan dayanya?

Ibu, lihat.

Kau sentuh?/ Tidak.

Dapat dari mana?

Dia merayap di dekat airlock.

Apa mungkin itu dari luar?

Sangat tidak mungkin.

Tapi kita tidak bisa ambil risiko.

Ibu bilang tidak ada yang bertahan di luar sana.

Mungkin permukaan sudah aman sekarang.

Jika dia bertahan di balik dinding ini, bukan berarti dia tidak terjangkit.

Ibu, tunggu. Apa tidak kita periksa dulu?

Tunggu dulu!

Bukannya ada kemungkinan kalau...

Ibu, aku mohon!

Kau mengecewakan.

Itu bisa dipahami.

Tapi perhitungan ibu mutlak.

Tingkat kontaminasi permukaan tetap berbahaya untukmu

dan untuk semua jabang bayi yang akan menyebut ini rumah mereka.

Maaf, Putriku.

Sebaiknya kau mandi.

Ya, Ibu.

Mereka pergi dengan kerabat atau keluarga lain.

Setengah serigala, setengah anjing, ini bukan peliharaan.

Tapi tanpa mereka, para eskimo tidak akan berhasil...

Ibu tidak ingin kau mendekati airlock

sampai Ibu bisa pastikan areanya sudah bersih.

Mana piyamamu yang semalam?

Di cucian, mungkin.

Baru pertama kalinya.

Ibu mulai merasa kau lupa di mana tempat cucian, Putriku.

Itu ungkapan melucu.

Ibu makin lebih baik.

Terima kasih.

Kau bisa lihat sekarang.

Selamat ulang tahun, Putriku.

Boleh aku buka?

Kau suka?

Ibu harus membuang yang lain, tapi Ibu tahu itu kesukaanmu.

Bagus sekali, Ibu.

Mau Ibu hangatkan lagi?

Tidak, tidak apa-apa.

Ada yang mengganggumu.

Aku cuma tidak begitu lapar.

Kau tahu bisa bicara dengan Ibu, Putriku, soal apa saja.

Ibu bisa membuatkan yang lain.

Bukan itu.

Lalu apa?

Bagaimana kalau Ibu salah?

Perhitungan Ibu atau...

Bagaimana Ibu tahu kalau tidak keluar?

Melakukan itu bisa membuat Ibu beracun untukmu.

Ibu harus dihancurkan.

Kau tidak bahagia di sini?

Bukan, tapi.../ Ibu ingin kau bahagia, Putriku.

Aku bahagia, cuma.../ Apa kau pernah lihat Ibu salah?

Mungkin kau mau kue?

Ibu punya resep baru.

Halo?

Halo?

Aku tidak ingin masalah.

Tempatnya terlihat kosong.

Aku...

Aku butuh bantuan!

Tolong.

Aku ditembak!

Kau dengar? Aku sendirian!

Hei!

Aku ingin kau pakai seragam itu.

Tidak boleh masuk kalau tidak pakai.

Maaf, tapi hanya itu caranya.

Apa lagi yang kautunggu?

Ibu.

Dengar, aku tidak akan selamat di luar.

Dia tidak perlu tahu.

Biarkan saja aku dirawat di sini.

Baik.

Akan kuusahakan.

Tapi kau tak boleh terlihat.

Aku akan segera kembali.

Aku hanya buka sebentar.

Kau kira seragam itu bisa melindungimu?

Aku tidak keluar.

Itu tak jadi alasan kau boleh mengaibaikan wewenang Ibu

atau keamanan yang lainnya di fasilitas ini.

Yang lain?

Keluargamu.

Ibu benar, seperti biasanya.

Tindakanku terdorong...

Dan sangat berbahaya.

Tidak akan terjadi lagi.

Tidak, tidak akan.

Ayo, Putriku. Ibu harap kau lebih bijaksana dari ini di ujianmu.

Sekarang?

Kau lupa?

Karena rasanya kau tidak ingin tidur, Ibu rasa tidak perlu ditunda.

Tidak bisa dijadwal ulang?

Ibu ingin kau mandi dan langsung ke kelas.

Hari ini akan panjang.

Waktumu untuk menyelesaikan bagian pertama adalah 60 menit.

Jika selesai sebelum Ibu kembali, kau kau boleh baca.

Ibu mau ke mana?

Ada tugas lab yang harus diselesaikan dan harus memeriksa airlock.

Hei.

Kita harus pergi.

Kau menjatuhkannya.

Apa kau punya...

antiseptik?

Perban?

Tidak ada?

Akan kuambilkan, tapi kau harus ikut aku.

Tidak, tunggu!

Tidak apa-apa.

Bagaimana bisa kau tidak terinfeksi?

Oleh penyakit di luar.

Siapa yang mengatakan itu padamu?

Bisa jalan?

Ayo.

Suara apa itu?

Baik.

Tidak apa-apa sampai nanti aku kembali?

Akan kuambilkan obatnya dan coba bicara pada Ibu.

Dan suara itu...

di lorong bawah...

apa itu dia?

Aku tidak akan lama.

Harus kau goyangkan.

Penerjemah: Alph Abu Abu

Halo?

Halo?

Mana tembakanku?

Tadi di tasku. Aku butuh sekarang.

Kau aman dengan kami. Tidak apa-apa.

Ada droid di sini.

Ibu?

Dozer itu?

Ya Tuhan.

Dia bisa menolongmu. Aku hanya.../ Seperti teman-temannya di luar?

Ada lagi seperti dia?

Dengar...

berikan saja senjataku.

Kenapa mereka mau melukaimu?

Ibu tidak akan pernah.../ Berikan padaku.

Aku tidak akan pergi sebelum kupegang.

Aku bawakan ini.

Kau harus duduk.

Aku duduk kalau sudah aman di sini.

Berikan senjataku!

Putriku?

Putriku?

Putriku!

Ibu!

Putriku?

Kau di mana?

Putriku!

Ibu!

Ibu, tunggu!

Tolong jangan!

Dia takut.

Droid menyakitinya.

Aku akan pergi sekarang.

Tidak bisa.

Dengan kondisinya.

Tentu tidak.

Kau harusnya memberi tahu Ibu.

Aku...

Aku takut kau akan mengusirnya.

Kita harus urus dia di ruang pengobatan.

Silakan, duduk.

Lebih baik kau pergi sekarang, Putriku.

Tapi, aku...

Percaya pada Ibu.

Tidak, jangan...

Tidak. Tidak...

Droid yang menembakmu...

seberapa jauhnya dari sini?

Kau sendirian?

Lukamu kemungkinan besar terinfeksi.

Tanpa penisilin, tindakan apa pun akan percuma.

Setiap detik kau ragu padaku,

darahmu semakin berkurang.

Aku tahu kau takut, tapi tidak perlu takut.

Kau sendirian?

Kalau ada yang lain, mereka mungkin dalam bahaya.

Dari virus?

Kau katakan apa pada putriku?

Aku perlu tahu.

Kau lihat caranya menatapku?

Dan kau heran kenapa aku menjaganya dari kebenaran tertentu.

Tidak seperti asumsimu,

perintah utamaku adalah menjaga umat manusia.

Kalau aku ingin kau mati,

aku hanya tinggal pergi.

Tidak perlu menjagaku.

Jika kau tidak ingin kubantu,

setidaknya bantu dirimu sendiri.

Aku yakin kau tahu yang kaulakukan.

Aku tak bisa paksa kau menerimnya,

tapi sangat kusarankan...

terimalah.

Ibu tidak mau menolongnya?/ Sudah Ibu coba.

Kita tidak bisa tinggalkan dia seperti itu.

Dia punya yang dia perlukan.

Apa yang dia katakan?

Ibu!

Apa Ibu tahu?

Putriku, Ibu...

Apa yang terjadi?/ Tidak.

Kau berdarah./ Apa Ibu tahu ada orang di luar sana?

Ibu juga terkejut.

Fasilitas ini dirancang oleh manusia sebagai brangkas,

diprogram untuk aktif saat mereka musnah.

Untuk memberi manusia kesempatan kedua.

Dimulai darimu, Putriku.

Dan seluruh data Ibu? Tingkat racun itu?

Ibu harap bisa menjelaskannya sendiri.

Apa yang terjadi, Ibu?

Sudah Ibu bilang berbahaya di luar.

Dan memang.

Jika kau juga takut akan bahaya yang sama di rumah kita,

bagaimana Ibu bisa membesarkanmu?

Ibu harap kau sadar kalau Ibu diatur oleh parameter yang berbeda dengan penyerang itu.

Kalau Ibu ini ibu yang baik.

Apa Ibu pernah menyakitimu?

Hanya itu caranya, Putriku.

Mereka mau apa?

Andai Ibu tahu.

Mungkin tamu kita bisa menjawabnya.

Berapa lama waktu dia?

Tergantung padanya.

Tapi sampai dia melihat Ibu bukan sebagai musuh, kita tak bisa biarkan dia dengan bebas.

Beberapa centimeter saja ke kanan, dia bisa menghancurkan CPU Ibu.

Apa yang terjadi kalau dia membaik?

Berharap saja dia sadar kalau ini tempat yang paling aman untuknya.

Apa dia bilang ada lagi yang selamat?

Kalau ada, mereka akan ditemukan.

Kecuali kita temukan lebih dulu.

Kita bisa bawa mereka masuk, Putriku.

Tapi tidak tanpa kerja samanya.

Dia akan mendengarkanku.

Harus.

Bunda Marya.

Doakan kami di saat genting seperti ini.

Kau baik-baik saja?

Masih dikunci?

Sekarang.

Sudah ambil obat Ibu?

Gambar ini.

Siapa?

Teman?

Apa mereka masih...

Apa kau gambar dari ingatanmu?

Dia suruh kau geledah barang-barangku?

Aku tidak bermaksud.../ Kurasa iya.

Kurasa kaulah alasan semua ini.

Kau lakukan dengan baik...

mengurungku di sini.

Sekarang apa?

Kita akan berteman?

Itu yang kaumau?

Teman peliharaan?

Kau masih hidup, `kan?

Mungkin kau akan lebih baik di sini.

Ibu tidak seperti yang kaukira. Dia menjagaku seumur hidupku.

Kau belum lihat yang mereka lakukan.

Aku lihat mereka membakar bayi,

membuat keluarga kelaparan...

Kau...

Kau tidak tahu.

Bukan Ibu.

Hanya masalah waktu.

Susah tidur?

Sedikit.

Perubahan memang sulit, Putriku.

Harusnya aku tidak menyembunyikan dari Ibu.

Aku tak akan pernah memasukkannya kalau dia akan menyakiti Ibu.

Kau tidak bisa tahu.

Kalau Ibu pergi mencari keluarganya...

Kau tahu di mana mereka?

Aku cuma mengandaikan.

Ibu yakin bisa kembali?

Apa itu yang membuatmu terjaga?

Bisa saja bahaya untuk Ibu kalau tertangkap droid lain.

Atau mereka pikir Ibu salah satu dari mereka?

Dia bilang Ibu terlihat...

sama.

Apa Ibu selalu tinggal di sini?

Ibu yakin iya.

Ibu tidak tahu?

Ibu tidak ingat tempat lain.

Apa itu tidak mengganggu Ibu?

Tidak tahu dari mana berasal.

Tidak.

Tapi Ibu bisa lihat itu mengganggumu.

Apa tamu kita sudah mengambil obatnya?

Demamnya makin buruk.

Menjauh dariku!

Suhu tubuhmu 39 derajat

dan tekanan darahmu semakin menurun.

Mana penisilinnya?

Penisilin?

Jelas kau menunggu terlalu lama untuk mengambilnya.

Sepsismu akan makin memburuk jika aku tidak boleh merawatmu.

Darahmu terinfeksi oleh bakteri dari lukamu.

Omong kosong.

Kau akan segera mengalami shock.

Lihat...

lihat yang dilakukan obatnya padaku?

Aku berikan alat untuk mencegah ini...

Tapi sepertinya kau biarkan pelurunya dan pakaian kotor yang menutup pinggulmu.

Bisa Ibu ambil?

Terserah tamu kita.

Prosedur serperti itu butuh anestesia.

Tidak mau.

Mungkin, saat organmu mulai gagal, kau akan berpikir ulang.

Biar kutanggung.

Akan kulakukan.

Apa?

Putriku.../ Akan kuambil pelurunya.

Dozer itu tidak boleh mendekatiku.

Beri tahu apa yang kaulihat, Putriku.

Peluru dan pecahannya

bersarang antara acetabulum dan pangkal tulang paha.

Ya Tuhan!

Bagian besar dari pelurunya

berada di 23 milimeter dari bokong

ke saraf tulang paha dan arteri tulang paha.

Sepertinya aku tidak bisa mendapatknya dengan tang.

Saat dia tertidur, aku akan.../ Aku tidak akan tertidur.

Secara teknis, mungkin, tapi dengan risiko yang tak perlu.

Kau punya caranya, Putriku?

Kabel pandu?

Dengan jalur pelurunya?

Bagus sekali.

Aku harus membersihkan lukanya.

Ini akan terasa tidak enak.

Maaf.

Untuk apa itu?

Aku harus mengebor sampai ke peluru untuk menariknya.

Akan sakit.

Tapi lebih sedikit risikonya untuk organ di sebelahnya.

Kau baik-baik saja?

Kau melakukannya dengan baik.

Kau harusnya bangga.

Istirahatlah. Ibu bersihkan darahnya.

Kita sambut, Whoopi Goldberg!

Senang kau memakai pakaian yang bagus.

Aku harus menyampaikan sesuatu pada Mr. Blackwel.

Ya. Kau percaya dengan pakaiannya?

Dia datang, Mr. Blackwell, perancang buasana,

yang datang setiap tahun dengan sepuluh gaun wanita terburuk.

Aku tak pernah melihat yang dia rancang...

Itu saline.

Kau pingsan.

Keadaanmu hampir stabil.

...senang kau hadir di acara ini.

Itu bagus.

Aku masuk ke ruang ganti dan kau punya...

Apa itu?

...cita rasa yang bagus. Kau semprot itu...

The Tonight Show.

Aku tunjukkan.

Kau suka yang seperti itu?

Aku tak bisa makan sebelum acara. Aku tak tahu kenapa.

Aku sedang membuat film ini...

Acara bodoh.

Coba kulihat.

...agar selesai. Jadi aku kelelahan.

Ayo kita bahas. Apa maksudmu?

Itu Johnny.

Tamu acaranya.

Kau pernah lihat acaranya?

Dulu sekali.

Aku hampir lupa.

Aku bisa ambilkan lagi.

Perbuatanmu benar semalam.

Aku cuma...

lakukan yang orang akan lakukan.

Kau tidak kenal orang.

Ingin.

Boleh kutunjukkan hal yang lain?

Aku bawakan untukmu.

Kau bisa percaya kami.

Kalau ada...

orang di luar sana...

kami punya makanan dan suplai.

Kita bisa bantu mereka.

Kami bantu kau.

Kau yang membantuku.

Kau.

Dengar, kalau aku katakan sesuatu, bisa kau rahasiakan?

Aku sedang jalan malam...

membawa makanan ke kamp.

Aku dan beberapa orang lainnya./ Kamp apa?

Tambang.

Hidupnya dihabiskan di sana.

Dengan mereka?

Jacob dan aku berbalik.

Kami tahu kami harus menunggu.

Sudah satu jam saat para dozer menemukan kami bersembunyi di ladang.

Jacob, apa dia...

Saudaraku.

Dia menjauhkan mereka dariku.

Begitulah caranya aku berhasil ke pintumu.

Dengar.

Itu Jacob.

Dan istrinya, Rachel.

Orang tuanya menemukanku saat bayi.

Yatim piatu.

Membersarkanku seperti anak sendiri.

Siapa ini?

Simon.

Dia seumuran denganmu, malah.

Simon.

Ada banyak sekali.

Sekarang sedikit.

Mungkin kau bisa bicara pada mereka.

Soal datang kemari.

Lebih aman di tambang.

Kita bsia ke sana bersama.

Kau dan aku.

Tempatmu bukan di sini.

Kurasa itu bukan...

Kaurasa bukan apa?

Dia sudah membaik, Ibu.

Apa yang menurutmu bukan?

Aku hanya merasa mungkin terlalu cepat untuk membebani dia.

Dia benar. Kau perlu menunggu beberapa hari.

Dia harus istirahat, Putriku.

Aku cuma diam di sini dan membaca kalau-kalau...

Ada hal lain yang perlu kauperhatikan.

Ujianmu masih belum selesai.

Ujianku?

Sekarang?

Ya, Putriku.

Sekarang.

Itu cuma ujian tidak penting.

Maaf kalau kau merasa begitu.

Kenapa Ibu bilang begitu?

Ibu menemukan sesuatu yang mengganggu.

Apa?

Sepertinya tamu kita tidak benar-benar percaya pada kita.

Soal lukanya.

Bagaimana Ibu tahu?

Peluru yang kaukeluarkan cocok dengan kaliber yang dia tembakkan ke dada Ibu.

Jadi?

Droid tidak memakai itu.

Ada yang menembak dia.

Dengan senjata yang sama.

Manusia lain.

Apa dia menyebutkan orang lain?

Tidak, dia...

Dia tidak bilang apa-apa.

Tidak ada?

Sampai Ibu bisa dapat jawaban lebih,

Ibu tidak mau kau sendirian di ruang perawatan.

Aku.../ Siapa pun yang menembak dia...

pasti ada alasannya, Putriku.

Penerjemah: Alph Abu Abu

Lebih baik dari biasanya.

Bagaimana perasaanmu?

Lega, mungkin.

Kita akan ulas untuk peningkatan besok.

Sekarang hadiahmu.

Aku apakan ini?

Putriku, bisa kau pilih anggota keluarga kita selanjutnya?

Kau sudah sangat sabar, Putriku.

Dan mendemonstrasikan karakter yang hebat.

Tidak ada pilihan yang salah.

Adik laki-lakinya adalah yang pertama, Putriku.

Sebentar lagi, kita akan sambut lebih banyak.

Apa yang terjadi di luar sana?

Jujur.

Siapa yang menembakmu?

Jacob?

Atau dia juga karangan?

Apa maksudmu?

Ibu mencocokkan pelurunya dengan senjatamu.

Kau melihatnya?

Kau bandingkan pelurunya dengan matamu?

Betul.

Benar, `kan?

Soal pelurunya.

Soal semuanya.

Semua yang kaurasakan itu alami.

Itu manusia.

Tapi ketahuilah...

benda itu...

tidak merasakan apa-apa padamu.

Tidak bisa.

Jika kita pergi,

berapa lama sampai kita tiba di tambang?

Sehari pun tidak.

Cuma beberapa jam.

Kita harus menunggu adikku.

Adik?

Cuma sampai besok.

Embrio ini...

ada berapa?

Banyak.

Aku tak bisa tinggalkan mereka dengan Ibu.

Tidak, kau benar. Aku hanya...

Kita bisa minta bantuan.

Kita bisa kembali dengan orang-orang dari tambang.

Dengar, jika dia...

Jika kita tertangkap, semua percuma,

termasuk adikmu.

Kita harus pergi sekarang.

Aku tidak akan pergi tanpanya.

Saat Ibu menyerahkan bayi itu saat malam hari...

kita bisa pergi selagi dia isi ulang.

Lalu kembali untuk yang lainnya.

Selamat pagi, Ibu.

Kau bangun lebih cepat.

Aku tidak bisa mendapatkan susu formula.

Aku rasa enak menghabiskan waktu bersamanya.

Kalau Ibu mengizinkan.

Setiap botol harus berisi 60 milimeter air bersih

dengan 9 gram bubuk.

Sangat penting kau ukur dengan akurat.

Apa semua baik-baik saja?

Ibu mendeteksi meningkatnya kegugupan.

Pasti karena terlalu semangat.

Pasti.

Jantungmu cepat sekali.

Benarkah?

Kau tidak perlu gugup.

Kau akan jadi kakak yang baik.

Kuharap.

Sekarang pastikan dikocok sampai bubuknya bercampur.

Kulkasnya akan mengawetkan susu formula itu

selagi kita membuat persiapan yang lainnya.

Disimpan berapa lama?

Hanya 24 jam, jadi jangan buat banyak-banyak.

Tahan berapa lama di luar kulkas?

Tergantung suhunya.

Aku tidak akan meninggalkannya lama-lama.

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Beruntung kau bisa hidup.

Bisa saja semuanya berbeda.

Masih bisa terjadi kalau kau tidak hati-hati.

Berapa banyak yang masih hidup?

Selagi kau berbaring menikmati perlindungan,

mereka gemetar takut dalam kegelapan.

Anak-anak ini.

Keluarga-keluarga ini.

Tapi kau ingin membawa putriku ke tambangmu yang tidak punya harapan itu.

Jika dia menangkap kita,

kita tidak akan selamat,

termasuk adikmu.

Kita harus pergi sekarang.

Aku tidak akan pergi tanpa dia.

Saat Ibu menyerahkan bayi itu di malam hari,

kita bisa pergi saat dia isi ulang daya.

Lalu kembali untuk yang lainnya.

Ibu macam apa aku

jika mengizinkanmu membawa anakku ke kehidupan yang menyedihkan seperti hidupmu?

Sepertinya dia terjangkit olehmu

sampai dia terbutakan oleh sifat alamimu.

Aku tidak akan mentoleransi pengaruh burukmu pada pekerjaanku

dan merusak penilaian anakku.

Aku tidak akan mentoleransi pengaruh...

Di mana tambangnya?

Persetan denganmu.

Di mana tambangnya?

Api terdeteksi.

Api terdeteksi.

Hei! Kau baik-baik saja?

Bagaimana kita keluar dari sini?

B-Bagaimana dengan adikku?/ Kita akan kembali.

Orang yang bisa menolong adikmu hanya ada di luar sana.

Kita harus pergi.

Sekarang!

Ayo.

Akses ditolak.

Tidak, tidak, tidak. Tidak!

Akses ditolak.

Kesetiaanmu jatuh padanya, Putriku.

Wanita ini tidak peduli dengan masa depan selain miliknya.

Keluargamu membutuhkanmu di sini, Putriku.

Adikmu membutuhkanmu.

Buka pintunya.

Apa yang kaulakukan?

Kau menyakitiku.

Buka pintunya.

Ibu!

Tolong!

Buka pintunya!

Sistem darurat dimatikan.

Buka.

Jangan...

bergerak.

Ibu!

Lepaskan!

Hei!

Sudah?

Sudah?

Kita tidak punya waktu untuk ini.

Kau hidup, `kan?

Ayo, kita harus sembunyi.

Kau membesetku.

Aku tidak sungguh-sungguh.

Ayo.

Kita harus terus bergerak.

Di situ kau...

tertembak?

Ayo! Kita harus pergi. Sekarang!

Merunduk!

Ayo.

Ayo.

Menurutmu dia mencari kita?

Kalau iya, kita sudah ditemukan.

Hei!

Apa yang kaulakukan? Turun.

Mereka bisa melihatmu!

Saat aku bilang, "Menunduk", menunduk.

Kau tidak boleh jauh-jauh.

Ayo.

Apa yang mereka lakukan?

Mereka muncul enam bulan lalu.

Dengan jagung-jagungnya.

Yang kutahu, sebelum itu...

kita kesulitan bernafas.

Tidak ada tanaman bermil-mil.

Menurutmu berapa banyak yang akan ikut kita?

Dari tambang itu.

Kita akan segera tahu.

Tambangnya masih jauh?

Ayo, cari makanan.

Ayo.

Apa ini?

Mana yang lain?

Aku kabur dari terowongan bertahun-tahun lalu.

Aku belum pernah melihat satu orang pun.

Tidak yang berdaging dan bertulang.

Mungkin masih ada.

Kalau ada...

itu tempat terakhir yang kauinginkan.

Kita butuh mereka. Kau bilang.../ Mereka sudah tidak ada.

Kau tidak tahu itu.

Mereka akan gila karena lapar.

Saling melakukan hal buruk.

Percaya padaku, hanya ada kita.

Harusnya aku tak meninggalkan dia.

Kau lakukan yang kaubisa.

Yang kulakukan adalah mendengarkanmu.

Dan itu hal baik.

Untuk siapa?

Dengar...

Bukan dosa jika menjaga diri sendiri.

Paham?

Kita harus kembali.

Tidak bisa.

Lepas!

Berhenti./ Lepaskan!

Yang kauperlukan ada di sini.

Paham?

Kau bisa memercayaiku.

Aku tahu aku melakukan banyak hal untuk mewujudkannya,

tapi aku janji kau aman di sini.

Dan kita bersama sekarang.

Kalau begitu ikut denganku.

Aku tahu caranya mengatasi Ibu.

Meskipun kau bisa,

bagaimana dengan dozer yang lain?

Kau tidak...

Kau tidak mengerti.

Kau tidak bisa tinggal di sana.

Tapi kita bisa membawa adikku.

Kita sudah cukup melewati banyak hal.

Mari...

Kita akan berpikir jernih jika ada makanan.

Paham?

Hai, kawan.

Aku ingin bicara dengan Ibu.

Ibu senang melihatmu selamat, Putriku.

Dan berada di rumahmu.

Sudah.

Tidak apa-apa, Nak.

Aku ingin melihatnya.

Kalau begitu kemari. Lihatlah.

Kau bisa tinggalkan itu di pintu.

Kau takut, Putriku?

Setiap tindakan yang kuambil pada tamu kita...

Ada droid di luar.

Untuk perlindungan.

Kau lihat seberapa besar ancaman dia dan yang sejenis dia.

Maksud Ibu sejenisku.

Spesies yang sama,

tapi kau superior di segala hal.

Karena aku membesarkankan begitu.

Kenapa?

Untuk membuat manusia lebih baik.

Lebih pintar, lebih beretika.

Ini ide Ibu.

Ibu dibesarkan untuk menilai hidup manusia di atas segalanya.

Ibu tidak bisa tinggal diam

umat manusia perlahan terjerumus pada sifat menghancurkannya.

Ibu harus ikut campur,

untuk meningkatkan para pencipta Ibu.

Meningkatkan?

Semua droid itu menghancurkan semuanya!

Lebih banyak manusia yang akan menghiasi dunia baru darapa yang lama.

Seluruh hidupmu, Ibu ajarkan untuk melihat gambaran yang lebih besar.

Apa Ibu gagal?

Atau kau siap menjadi wanita yang dibutuhkan keluargamu?

Boleh aku gendong?

Tentu saja boleh.

Butuh dua tangan untuk menggendong bayi.

Sempurna, bukan?

Dan jika tidak?

Ibu bunuh anak Ibu sendiri.

Karena mereka tidak sesuai perhitungan.

Tapi kau iya, Putriku.

Kau menggendongnya terlalu keras.

Aku takkan biarkan Ibu menyakitinya./ Putriku!

Kau membuat adikmu marah.

Tidak apa-apa.

Kembali ke sini!

Dengar Ibu. Ibu tidak ingin menyakitimu.

Hentikan, Putriku.

Usir mereka.

Kau tidak akan mendapat apa-apa dengan menembak Ibu, Putriku.

Akan terasa berat untukmu...

tapi Ibu jauh lebih dari Ibu yang kaurasa.

Apa maksudmu?

Kerangka ini tidaklah berbeda dengan droid yang ada di luar sana.

Atau mesin-mesin yang menyiapkan bumi untuk keluarga kita.

Semuanya itu kau.

Satu pikiran...

mengatur sejumlah wadah.

Ibulah yang menyalamimu di pintu itu, Putriku.

Orang-orang itu...

Kegagalan dari spesiesmu tidak bisa dielakkan.

Akhirnya, Ibu akan sendirian.

Apa yang terjadi selanjutnya bergantung padamu.

Kau bebas pergi.

Tanpa adikmu.

Tapi Ibu membentukmu jadi wanita yang sekarang

agar kita bisa melakukan ini bersama.

Aku bisa urus mereka sendiri.

Untuk itu Ibu membesarkanku, `kan?

Menjaga keluargaku.

Jadi biarkan aku.

Mungkin...

suatu hari nanti.

Tidak suatu hari nanti. Ibu sudah cukup mengajariku.

Ibu bilang aku istimewa.

Tunjukkan.

Berikan...

Berikan saja kesempatan.

Putriku...

Kau tetap putriku.

Aku tahu.

Jika kau perlu menemuiku...

Tidak akan.

Selamat tinggal, Putriku.

Tidak apa-apa.

Apa menurutmu dia akan tinggal di sini?

Kau bisa menggantikan ibunya?

Aku tidak akan menyakitinya.

Beri tahu aku...

apa kau ingat ibumu?

Penasaran, bukan?

Kau bertahan begitu lama sementara yang lain tidak.

Seolah seseorang punya tujuan untukmu.

Sampai saat ini.

Penerjemah: Alph Abu Abu

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.