Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dua petarung.
Yang terbaik dari masing-masing Tong kalian.
Duel.
Di mana semua orang?
Apa-apaan ini?
Malam ini bukan sekadar kompetisi biasa.
Hajar dia!
Dia akan mematahkan lehernya!
Jangan!
Ketika konstruksi dimulai, aku akan butuh pekerja terampil.
Akan kukontrak atas rekomendasimu dan sebagai imbalannya...
...kau menjamin agar gaji tetap terkendali.
Tuan Buckley!
Kenapa kudengar kau menyuruh Mercer merendahkan harganyaʔ
Kita dapat penawaran yang lebih rendah.
Kenapa aku tak melihatnya?
Sebab itu tak ada.
Mustahil kita mengajak Long Zii ke dalam bisnis kita.
Aku sudah berjanji.
Bagaimana dengan Ah-Sahm?
Sini kubantu.
Dia berjuang untuk kita.
Dan dia kalah.
Aku tak mengira hasilnya seperti ini.
Bagaimana sekarangʔ
Ini terakhir kali aku bisa bicara denganmu.
Orang kaya terbunuh, pendekar gila berpedang, harus mulai dari mana?
- Pengalih & Penyunting Bahasa oleh - \N* H@w-to-kiLL *
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Jam kerja selesai.
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Lima! Lima! Jam lima!
Jalan terus! Jalan terus!
Jalan terus...
Tidak. Kita sudah bahas ini. Dia ada dalam daftar.
Dia sehat. Dia sangat kuat. Kau pasti akan senang.
Enam pekerja lagi, dengan punggung kuat. Kucarikan sekarang.
Tak bisa menunggu lagi mencari buruh di saat mendadak seperti ini.
Masih ada dua gerobak lagi. Ayo.
Kuberi tahu, lain kali, langsung datang kepadaku.
Nanti kuberi yang terbaik.
Aku butuh mereka di lokasi.
Menyediakan jasa Konsultasi Audio-Profesional. Dan jasa instalasi untuk Karaoke, Gedung dan Hotel. Hub: 0816-196-2358, Email: pro.sndsys@gmail.com.
Ada perubahan? ⁄ Tak ada.
Ini sudah sepekan lebih, Bill.
Kau tak bisa terus bermalam di sini.
Pulanglah. Peluk anak-anakmu, tidurlah.
Dia takkan ke mana-mana.
Aku tak bisa.
Bill... ⁄ Dia tak punya siapa-siapa di sini.
Tak akan ada yang menemaninya saat dia siuman.
Tak ada yang tahu kapan dia wafat jika dia tak bangun.
Baiklah.
Aku membawakanmu sarapan. ⁄ Terima kasih, Sayang.
Sadarlah kalau kau sudah siap, Petugas Lee.
Tahu siapa yang melakukan ini padanya?
Tidak.
Baiklah. Aku harus pulang sebelum anak-anak bangun.
Kau bisa lihat, kami tandai zonanya untuk menyesuaikan dengan wilayahmu.
Sesuai dengan kesepakatan kita...
...Hop Wei takkan lagi berbisnis opium di daerah ini.
Long Zii bisa mengimpor dan mengedarkan di sini...
...jika dirasa cocok.
Kesepakatan kita untuk daerah di luar wilayah kekuasaan kita.
Menurut pemahamanku tak begitu.
Baiklah. Kami akan terima peta ini.
Mai-Ling. Kesepakatan ini adalah kemenangan bagi Tong-mu.
Kita membuat perjanjian dan aku akan mematuhinya.
Tapi kau bisa bayangkan, aku tak senang soal ini.
Maksudku, jika kau melebihi batas sekali saja...
...aku takkan berhenti hingga kepalamu ada di atas meja ini.
Terima kasih sudah datang.
Lima! Lima! Jam lima!
Sudah. Cukup. Hari ini tak ada pekerjaan lagi.
Kembalilah besok, ya?
Tolong dua wiski.
Malam, Tuan-tuan.
Selamat malam.
Gareth, apa yang kau lakukan?
Aku sedang menuang wiski. ⁄ Jangan untuk mereka.
Ayolah, Kawan. Cepat pergi.
Kami hanya ingin minum sebentar, Tuan. Itu saja.
Aku paham. Tapi kau juga harus paham.
Jika ada yang tahu kami membiarkanmu minum di sini...
...kelak orang-orang sepertimu akan kemari. Itu tak boleh terjadi.
Ada apa ini, Mac?
Tak ada apa-apa, Tn. Leary.
Orang-orang tuli ini mengira bisa minum di bar kita.
Kalau begitu beri mereka minuman. ⁄ Tapi, Tn. Leary...
Mereka tak berbuat salah kepadamu. Banyak yang sudah mereka alami.
Kau kira mereka mau datang kemari?
Mereka diseret kemari dengan rantai.
Mereka sudah bayar kewajiban mereka, Mac.
Dan setahuku...
...mereka juga sudah bayar minumannya.
Duduklah. Silakan minum.
Terima kasih. ⁄ Jangan berterima kasih.
Habiskan minumanmu dan segera pergi.
Seharusnya kau tahu untuk tak datang ke bar orang Irlandia.
Nate. Bukankah seharusnya kau sedang tidur di rumah?
Kau ikut pekerjaan dari Mercer, ’kan?
Tadinya, sudah tidak lagi. ⁄ Kenapa tidak?
Menurutmu kenapa?
Mercer!
Tn. Leary.
Kurasa kau belum pernah bertemu putriku, Penelope Blake.
Sebaiknya dia keluar.
Aku ingin di sini, jika tak masalah bagimu.
Apa aku seperti tak ada masalah?
Tak apa, Sayang. Kami hanya sebentar.
Kalau bisa.
Aku tunggu di luar.
Dengar, Tn. Leary. Aku juga kesal...
Aku sudah berjanji!
Aku sudah berjanji, berdasarkan janjimu.
Ratusan pekerjaan ini milik orang Amerika.
Kantor Wali Kota terus menekanku hingga aku tak punya pilihan.
Kau punya pilihan. Kau memilih untung besar.
Keuntungan apa? Masih pakai baju saja aku sudah beruntung.
Kau akan kehilangan lebih banyak dari itu.
Perbaiki ini. Hari ini.
Kau tak kenal Buckley. Dia tak mau mengalah.
Kau sudah jabat tanganku, Mercer. ⁄ Aku tahu. Kemudian mereka...
Kau sudah menjabat tanganku.
Hei, Po. Jam kerja selesai.
Ada apa?
Apa yang terjadi?
Aku terluka beberapa hari yang lalu.
Nanti juga sembuh. Aku hanya butuh istirahat.
Kau sungguh menyulitkanku.
Tapi kau polisi yang baik.
Meski aku tak pantas untuk menilai hal ini...
...kuyakin kau juga orang baik.
Aku tahu kau tak bisa mendengarku.
Dan itu bagus, sebab aku tak punya alasan apa pun.
Aku membahayakan nyawamu.
Dan aku ingin kau tahu...
...kalau aku akan cari bajingan yang melakukan ini padamu.
Dan akan kubuat mereka membayarnya.
Hei. Panggilkan bosmu. Aku mau bertemu dia.
Kubilang, cepat panggilkan bosmu.
Aku takkan minta lagi!
Jangan bergerak.
Sial.
Kau punya utang, Pak Polisi.
Itu tak memberimu hak untuk menerorku atau anggotaku.
Aku tak membunuh rekanmu. Hanya memberi pelajaran untukmu.
Aku tak butuh pelajaran darimu.
Aku tak butuh uang.
Kau tak butuh?
Lalu apa? Apa yang kau inginkan dariku?
Tn. Buckley.
Ny. Blake. Aku tak sangka bertemu denganmu di sini.
Kau kemari sendiri?
Aku sudah biasa sendiri.
Ya. Pak Wali Kota pasti sedang bekerja lembur di Balai Kota.
Tentu. Jika maksudmu dia sedang bersama pelacur.
Semoga hanya pelacur.
Aku pernah lihat banyak hal.
Kupikir dengan memaksanya menikahimu...
...aku bisa mengekang hasratnya yang tak lazim.
Kau membuat ayahku berada di posisi yang sulit.
Memaksanya untuk merekrut buruh Tionghoa.
Masalah pegawai ayahmu bukan urusanku.
Hari ini kami didatangi pria yang sangat kasar.
Bukan pertama kalinya buruh Irlandia mengambil jalan kekerasan.
Kami butuh perlindungan.
Seharusnya kau bahas itu dengan suamimu.
Aku tak mau lewat perantara.
Tugasku memuaskan Wali Kota, Ny. Blake.
Setidaknya itu persamaan kita, ’kan?
Tapi aku ingin tahu.
Kepuasan siapa yang dia pilih, jika terpaksa harus memilih.
Jika kau pilihannya, dia pasti sedang di rumah.
Bukan merendahkan dirinya di rumah bordil Tionghoa.
Aku tak suka dengan ancaman.
Kau pasti juga tak suka jika kuancam...
...akan melapor pada suamimu bahwa kau terlihat sendirian...
...pada pertandingan tinju Tionghoa beberapa pekan lalu.
Kutantang kau.
Pihak kami tak boleh terlihat melindungi perusahaan swasta.
Sebagai penghormatanku...
...bisa kukirim kelompok kecil orang berjaga dengan jarak dekat.
Siap bergerak saat dibutuhkan. Bagaimana kalau begitu?
Sudah agak terlambat.
Penjelasan yang sempurna dari politik kota.
Aku datang kemari untuk mencari uang demi keluargaku.
Kukira hanya setahun di sini.
Tapi itu delapan tahun yang lalu.
Aku tak pernah bisa membeli kepulanganku.
Ah-Sahm...
Aku membuat mereka kecewa.
Aku membuat kecewa keluargaku sebelum aku pergi dari Tiongkok.
Kau melakukan ini untuk membantu mereka.
Untuk menafkahi mereka.
Sekarang aku akan dikubur di sini, di tempat buruk ini.
Arwahku takkan pernah bisa pulang.
Hantu ribuan buruh akan menggentayangi negara ini.
Sepertinya aku harus memberi selamat.
Raja sudah mati.
Hidup sang Ratu.
Terima kasih. ⁄ Tapi aku khawatir.
Kini setelah Hop Wei memberimu bagian dalam bisnis opium...
...kau juga memperoleh perdamaian yang diinginkan mendiang suamimu.
Kau takkan jadi lembek terhadapku, ’kan?
Percayalah. Aku baru pemanasan.
Ya. Mustahil kau sejauh ini untuk ada di bawah kendali Tong lain.
Aku takkan ada di bawah kendali siapa pun, Tn. Buckley.
Sebaiknya kau ingat itu.
Aku pasti akan mencatat itu.
Lalu soal opium-nya?
Aku butuh dua kali lipat dari yang kau bawa terakhir.
Kabari jika aman dari cukai. ⁄ Mai-Ling...
...sekarang kau mungkin orang penting di Chinatown.
Setengah mil dari sini kau hanya wanita Tionghoa biasa...
...yang tak penting bagi siapa pun.
Kau bisa hilang besok dan takkan menjadi masalah bagi polisi.
Banyak yang bisa terjadi dalam setengah mil.
Hati-hati di jalan.
Baiklah. Cukup untuk hari ini.
Si Biang Kerok. Bangkit dari kematian.
Hai, Chao.
Jadi, akhirnya seperti ini, ya?
Ayolah.
Pria dengan keahlianmu, kau pintar. Kau tak perlu melakukan ini.
Di sini aku sama dengan yang lain.
Kurasa kita tahu itu tak benar.
Senang bertemu denganmu, Chao.
Hei!
Kami mengumpulkan orang untuk pekerjaan besar.
Yang kondisinya layak.
Kupastikan kau terpilih, jika besok datang kemari.
Terima kasih.
Tapi kuharap kau tak terpilih.
Bill.
Lee!
Apa yang terjadi kepadaku?
Kau tak ingat?
Tidak.
Kau diserang di Chinatown.
Bagaimana perlawananku?
Tak sebaik yang terlihat.
Sepertinya tidak.
Pelan-pelan.
Berapa lama aku tak sadar? ⁄ Sekitar sepekan.
Sepekan?
Apa kau menangkap pelakunya?
Kami masih mengejar mereka.
Kembalilah! Berhenti!
Kemari!
Masuk!
Mundur!
Ke gang belakang!
Berdiri!
Lagi?
Hari ini ada penggerebekan lagi.
Polisi sedang membuat pernyataan.
Kenapa sekarang? Kita tak mengusik mereka.
Balas dendam. Rupanya ada yang membuat seorang polisi masuk RS.
Siapa orang yang sangat ceroboh itu?
Kau sulit sekali dicari.
Aku di tempat yang sama setiap hari.
Ya. Ini tempat yang buruk.
Ah-Toy mencemaskanmu.
Katanya begitu?
Itu hanya sedikit perkiraanku saja.
Dengar.
Aku sedang menunggu pekerjaan dan jika kalian berada di sini...
...aku takkan mendapatkannya.
Tak apa. Kau tak perlu melakukan ini lagi.
Aku ingin kau kembali.
Father-Jun sudah berbeda sejak ledakan itu.
Dia menyerahkan bisnisnya.
Sementara itu Long Zii dan Fung Hai sudah semakin akrab.
Tinggal tunggu waktu sampai mereka menghabisi kami.
Kami harus bersiap.
Aku butuh orang-orang yang bisa kupercaya.
Tidak, terima kasih. ⁄ Apa maksudmu?
Kau lebih memilih berdiri di sini setiap hari...
...berharap membuat punggungmu patah demi uang orang Barat?
Ini pekerjaan halal.
Aku mempertaruhkan kepalaku untukmu.
Kau tak bisa berpaling begitu saja dari kami.
Aku tak berpaling.
Aku bertarung demi dirimu.
Aku hampir mati di sana, lalu kau buang aku layaknya sampah!
Dengar. Ada peraturannya.
Bukan aku yang buat. Aku tak menyukainya.
Tapi aku kemari untuk memperbaikinya.
Jaga dirimu, Young-Jun.
Kau itu bukan buruh!
Aku juga bukan tukang pukul.
Bukan? Lalu kau apa?
Kulihat Hop Wei belum melupakanmu.
Persetan dengan mereka.
Kau bukan orang pertama yang kalah bertarung.
Kau bilang punya pekerjaan untukku?
Aku jauh lebih muda darimu saat menyeberangi lautan.
Orangtuaku tewas dalam pemberontakan Taiping.
Tak ada alasan untukku tetap di Tiongkok. Jadi kupikir...
...aku akan ke Amerika dan mencari uang.
Kalau kapten kapal, dia punya rencana yang berbeda.
Dia membawa kami ke Kuba, menjual kami sebagai budak.
Butuh waktu sepekan sampai aku sadar kalau bukan sedang di Amerika.
Aku jadi budak selama 11 tahun.
Bukan pelayan, bukan buruh.
Seorang budak.
Aku memikirkan orang-orang yang kutinggalkan.
Setahuku, banyak dari mereka masih di Kuba. Tapi tidak denganku.
Kau tahu kenapa?
Kenapa?
Sebab aku tahu, aku bukan seorang budak.
Sekarang, kau dihajar babak belur, itu sering terjadi.
Tapi aku tak suka kau menjadi buruh.
Seorang pejuang hanya punya dua jalan.
Terbunuh...
...atau menjadi lebih baik.
Hanya itu.
Kau punya pekerjaan untukku atau tidak?
Seperti yang selalu dikatakan ayahku...
...″Jika kau ingin membungkuk, membungkuklah yang rendah.″
Ya.
Yang terakhir.
Pengeluaran Ayah melebihi batas.
Kau tak perlu memberitahuku.
Sepertinya perlu.
Ayah harus kembali ke pemasok.
Mereka punya kontrak.
Ayah juga punya. Itu tak menghentikan Buckley.
Negosiasi ulang adalah bagian dari proses, Ayah.
Ayah membuat pembelian besar. Posisi Ayah harus menguntungkan.
Ayah hargai bantuanmu, Sayang. Sungguh.
Tapi biarkan ayah yang urus keuangannya.
Jika Ayah terus mengurus keuangan seperti ini...
...adik-adikku akan jadi gelandangan.
Dan Tuhan tahu pengorbananku akan sia-sia...
...dengan melihat Ayah membuang kesempatan ini.
Jadi, itu penyebabnya.
Ayah tak pernah memintamu melakukan apa pun.
Ayah juga tak menghentikanku.
Kau yang di sana! Kembali bekerja!
Ah-Sahm! Sedang apa kau di sini?
Sama seperti yang lain.
Kusuruh Jacob menjengukmu, dia bilang kau hilang.
Aku tak tahu yang terjadi kepadamu.
Sekarang kau tahu.
Apa ini bisnis ayahmu?
Setidaknya sekarang aku tahu bekerja untuk siapa.
Apa kau sungguh akan bekerja begini?
Memang ini pekerjaan kami.
Dengan bahasa Inggrismu kau bisa jadi penerjemah bagi mandor.
Kau bisa berguna bagi manajer.
Aku bisa mencarikanmu posisi yang lebih baik.
Inilah posisiku. Kurasa kita tahu itu.
Polisi semakin sering menggerebek sejak orangmu memukuli polisi.
Apa yang kau pikirkan?
Itu semua bisnis Fung Hai. Bukan urusanmu.
Kita akan mulai bisnis opium lewat wilayah ini.
Dengan pasokan dari Long Zii dan pengedaran oleh Fung Hai...
...kita semua dapat keuntungan.
Jangan sampai lebih banyak polisi yang mengawasi kita.
Kurasa kau salah paham.
Aku setuju bekerja sama denganmu...
...sebab hanya itu cara untuk menyingkirkan Pai.
Dan agar Fung Hai masuk ke bisnis opium.
Tapi jangan salah. Aku tak bekerja untukmu.
Fung Hai akan terus berbisnis dengan cara yang menurutku baik.
Jika kuputuskan untuk membunuh sepuluh polisi...
...aku akan melakukannya.
Dan aku tak butuh izin darimu.
Mungkin kau bukan rekan seperti yang kubayangkan.
Agak terlambat untuk meragukan itu.
Kau sudah dibayar untuk kerjamu.
Kita akan pikirkan sesuatu untuk ke depannya.
Terima kasih.
Bagaimana kalau kita ke luar?
Ayo. Aku ingin tunjukkan sesuatu padamu.
Sekarang...
Bagaimana kalau kita masuk dan membahas rincian kerja sama kita?
Hei, Po.
Aku membawakanmu roti baru.
Dan obat.
Tn. Buckley, benar?
Benar. ⁄ Aku Dylan Leary.
Aku tahu kau siapa.
Kau yang mengatur kontrak pembuatan trem dengan Mercer.
Ya, aku penghubung antara Wali Kota dengan Mercer Corporation.
Penghubung. Aku suka itu.
Terdengar seperti orang yang tidak merusak mata pencaharian orang lain.
Aku tahu segala hal tentangmu, Tn. Leary.
Pemukulan, pembakaran rumah, penculikan di tengah malam.
Maaf jika menurutku, ucapan moralmu sedikit salah tempat.
Kalau begitu, biar kuubah kata-kataku.
Aku pernah kenal pria sepertimu.
Satu-satunya cara berurusan denganmu adalah secara langsung.
Percayalah, Tn. Leary.
Kau belum pernah kenal pria sepertiku.
Kalau begitu, mungkin saatnya aku mengenalmu lebih baik.
Kau akan terkejut jika tahu bahwa tujuan kita sama.
Tidak jika kau yang mengatur soal buruh.
Aku juga menentang buruh Tionghoa sepertimu.
Tapi aku melihatnya secara luas.
Kau penjahat biasa, Tn. Leary.
Meski itu efektif pada ruang lingkup yang lebih kecil...
...kau takkan bisa memengaruhi politik negara...
...dengan ancaman dan pisau lipat.
Menurutku itu tergantung perut siapa yang merasakan pisaunya.
Sampai jumpa, Tn. Buckley.
Tuan! Tuan!
Tn. Buckley!
Kau baik saja?
Ayo, Teman-teman!
Kemari!
Panggil polisi! Sekarang!
Buat mereka berlutut.
Diam! Kubilang, diam!
Tak bisa senyum lagi sekarang.
Kau mau membayar upah buruh? Kau akan dapatkan yang kau bayar!
Pegang dia.
Mercer!
Mercer!
Mercer!
Sial.
Hei!
Aku mengenalmu.
Polisi! Jangan bergerak!
Akan kucari kau.
Kuharap begitu.
Dengar, Jonas.
Aku tahu kau merasa aman di luar Chinatown.
Tapi aku pernah di posisimu.
Fung Hai bisa mendatangimu di mana saja.
Jadi sekarang kau bekerja pada mereka?
Itu tugasku menahan semua orang Tionghoa tetap di Chinatown.
Dan kau aman dari mereka.
Jika mereka kemari, aku gagal keduanya!
Sebut saja semaumu, tapi itu tetap pemerasan!
Aku berusaha membantumu, Jonas. Kusarankan kau menurutiku.
Aku hanya punya 10.
Jika kau bilang punya 10, berarti punya 20.
Jika bisa kubawakan 15, itu akan memberimu waktu lebih banyak.
Percayalah, Jonas, kau tak mau melihat para bajingan ini marah.
Kurasa kau akan tahu.
Beri sisanya dua pekan lagi.
Jika tidak, kau rasakan akibatnya.
Semua baik saja?
Ya, aku hanya mampir bertemu teman lama.
Bagaimana keadaanmu?
Seperti kelelahan habis berkuda jauh.
Kau yakin siap untuk ini?
Aku yakin. ⁄ Baiklah.
Kembali ke dalam masalah.
Malam yang indah untuk masalah.
Kau masih hidup.
Mulai terasa seperti itu.
Apa yang membawamu kemari?
Aku berpikir...,
...aku tak pernah berterima kasih, kau telah merawatku setelah turnamen.
Ya. Kurasa tak pernah.
Aku membawakanmu sesuatu.
Apa yang mereka lakukan?
Mereka mematahkan tangan buruh.
Dengan palu.
Palu seperti ini?
Lalu bagaimana sekarang?
Aku tak tahu tepatnya.
Pasti ada sesuatu.
Ya, sesuatu.
Sementara itu, kurasa kau butuh bantuan.
Kau tahu, melawan balik.
Seperti katamu, ini pertarungan yang tak bisa kita menangkan.
Tak apa, aku mulai terbiasa kalah.
Kata Chao kau bekerja di Kawasan Buruh.
Tidak lagi. Ternyata aku punya keahlian yang berbeda.
Ini akan kacau sekali.
Mungkin saja.
Kata Konfusius, ″Di tengah kekacauan, terdapat peluang.″
Konfusius tak pernah berkata itu.
Ya, memang tak pernah.
Menyediakan jasa Konsultasi Audio-Profesional. Dan jasa instalasi untuk Karaoke, Gedung dan Hotel. Hub: 0816-196-2358, Email: pro.sndsys@gmail.com.
- Pengalih & Penyunting Bahasa oleh - \N* H@w-to-kiLL *
♪ Moving rocks for a future that ain’t built yet ♪
♪ But you know I got a somewhat different skill set ♪
♪ We don’t make empty promises, brother ♪
♪ We fulfill threats every cent I earn ♪
♪ A duck will want to get his bill wet ♪
♪ Day by day eliminating discrimination ♪
♪ No way is way no limitation is limitation ♪
♪ I’m straight up unstoppable, homie, don’t approach ♪
♪ I leave you laid up in the hospital comatose ♪
♪ You know that I’m a warrior ♪
♪ I’m a warrior ♪
♪ When I rhyme these thoughts, it’s like Chinese boxing ♪
♪ Doper than opium pipe smoke, I supply these toxins ♪
♪ I’ve seen the mountaintop ♪
♪ I don’t belong at rock bottom ♪
♪ My position’s in the mix ♪
♪ With big boss and shot callin’ ♪
♪ Rather drown slow or hang on a high rope ♪
♪ Than ever to bow down, I will never bow low ♪
♪ I’m a warrior ♪
♪ I was chosen to walk the path of a warrior ♪
♪ When it come to blows, feel the wrath of a warrior ♪
♪ Either get better or get killed ♪
♪ Can’t deny it, try to hide ♪
♪ I got a different set of skills, I’m a warrior ♪
Jadi kami akhiri musim dengan Ah-Sahm yang sungguhan bekerja di pabrik.
Dan itu sangat penting bagi kita melihatnya menjadi salah satu buruh.
Berjuang untuk mencari nafkah dan merasakan pengalaman imigran...
...bagi orang yang tak punya keahlian seperti itu.
Menurutnya, ″Di sinilah aku layak. Aku tak bisa bertarung.
Aku tak bisa sebagus yang kukira, sebab aku kalah.″
Kau kalah, itu biasa...,
...tapi aku tak setuju segala pekerjaan buruh ini.
Chao melihat seseorang dalam dirinya yang...
...bukan secara langsung mengingatkannya pada dirinya.
Namun perjuangannya, mungkin, sebagian sikap dari perjuangannya.
Petarung hanya memiliki dua jalan.
Terbunuh atau menjadi lebih baik.
Dia mulai melihat dan sungguh merasakan...
...apa yang rekan-rekan sebangsanya alami saat itu.
Mungkin dia mulai melihat alasan untuk bertarung.
Kami sangat bersemangat syuting pertarungan di pabrik...
...dalam episode sepuluh.
Bagiku, itu penghargaan untuk film Big Fight...,
...Underground, dan Enter the Dragon.
Kami sangat ingin memberikan persembahan terakhir pada Bruce Lee...
...saat kami mengakhiri seri ini.
Jika melakukan adegan pertarungan kelompok besar...,
...dan kau berkata, ″Ya, aku akan...
...meninju pria itu di rahang, menendang wajahnya,...,
...berbalik, dia mendapat tongkat...,
...jadi akan kutendang dirinya, bum-bum-buum,...
...dan melakukan tendangan kembali.
Ada begitu banyak bagian yang bergerak.
Ada tiang kayu, ada lubang api,...
...ada crane dengan pipa logam di atasnya.
Itu cukup gila.
Mungkin ada 15 orang Irlandia bertempur melawan Ah-Sahm.
Jadi, bagiku, sebelumnya masih biasa. Ini baru. Ini gila.
Mungkin pertarungan terbaik dalam pertunjukan.
Ah-Sahm akan menjadi masalah bagi Leary, tapi...
Leary tak mau bertarung.
Pikirnya dia akan kalah melawan siapa pun.
Aku akan mencarimu. ⁄ Kuharap begitu.
Dan kukira itu menjadi petunjuk season lanjutan.
Semua karakter, pada akhir musim,...
...berakhir tepat di tempat yang seharusnya.
Mereka semua memiliki sudut pandang masing-masing.
Sungguh di luar pemikiran mereka.
Adalah tugasku menjaga orang Tionghoa di Chinatown.
Kami sungguh ingin memainkan Bill di bagian yang sangat tragis.
Dan kami menjadikannya Sosiopat baru...,
...sangat rendah bagi seorang pria di posisinya.
Jadi, dia kini bekerja untuk gangster yang paling kejam.
Dia juga bekerja untuk kepala mafia Irlandia...,
...dan dia juga bekerja di kepolisian.
Mungkin yang paling menakutkan adalah dia tak akan bekerja untuk siapa pun.
Semua baik saja? ⁄ Ya, aku hanya...
...mampir bertemu teman lama.
Pada akhir musim, menurutku Lee...
...memiliki pemahaman bagus tentang apa yang harus dilakukan...
...di Chinatown, dan dia tidak naif lagi.
Dia bersikap untuk...
...menerima bahwa ada beberapa orang yang dipertanyakan...,
...tapi mungkin bisa kugunakan untuk melakukan hal yang benar.
Pada akhir musim, ada sejumlah besar pergolakan...
...yang terjadi dalam waktu yang relatif singkat.
Kami membangun banyak tekanan.
Jelas kami telah banyak mengalah ke Long Zii...,
...dan kulihat ayahku lebih mengalah.
Kami mengalami sedikit kemunduran.
Namun, kemenangan sebenarnya adalah Ah-Sahm kembali kudapatkan.
Karena itu berarti akan ada perang.
Kesepakatan ini adalah kemenangan bagi Tong-mu.
Aku takkan berhenti sampai kulihat kepalamu yang cantik...
...ada di atas meja ini.
Ada begitu banyak hal yang dibatalkan...
...dalam bab terakhir ini, maksudku...
Karena Mai-Ling ada di sini,...
...dan kau berpikir, ″Oh, itu dia.″
Sekarang, ada semua konflik lain yang muncul.
Kau hanya seorang wanita Tionghoa. Kau bisa menghilang besok.
Selamat atas kekuasaanmu, namun jika kau keluar dari Chinatown...,
...lalu jadi apa dirimu? Tak berharga.
Percayalah. Ini baru pemanasan.
Ini mirip dengan adegan di kereta...
...dengan Mai-Ling.
Adegan favoritku dalam naskah adalah di bar cerutu...
...dengan Penny dan Buckley.
Terjadi rasa saling menghargai.
Kami butuh perlindungan.
Kurasa aku tak butuh perantara.
Tekad itu mulai muncul dengan sendirinya di Penny.
Dia tahu bahwa harus membuat beberapa kesepakatan curang.
Ini akan menodai ″inti moral″ nya...
...yang telah mendorongnya melewati musim pertama.
Dan Buckley sadar bahwa Penny jauh lebih kuat...
...dari yang dia sadari, atau begitulah anggapannya.
Para wanita di acara itu sangat tegar.
Dan kurasa mereka sadar bahwa mereka harus begitu...
...sebab saat kau ingin sesuatu di dunia ini...,
...kau merebutnya atau kelaparan.
Kita melihat Ah-Toy di akhir musim, bersatu kembali dengan Ah-Sahm...
...saat dia muncul di rumah bordil lagi.
Mereka tak hanya memulihkan hubungan, namun Ah-Sahm sekarang paham...
...kenapa Ah-Toy melihatnya...
...sebagai gambaran yang lebih besar tentang kejadian di komunitas.
Sementara itu, kurasa kau butuh bantuan.
Kau tahu. Melawan balik.
Dan dia pria yang kini mendatangi ke Ah-Toy, dan berkata...
...″Apa yang kau butuhkan? Aku selalu ada.″
Seperti katamu, ini pertarungan yang tak bisa kita menangkan.
Tak apa, aku mulai terbiasa kalah.
Kurasa dia mendapati bahwa menjadi seorang petarung...
...dan bila dalam filosofi Bruce Lee...,
...kita harus membantu orang.
Kita harus melawan penindas.
Itu akan kacau.
Mungkin saja.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.