All language subtitles for Baby.Assassins.2.Babies.2023.JAPANESE.BluRay.x264.AAC5.1-[YTS.MX].id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Halo.

Senang mengobrol denganmu.

Senang mengobrol denganmu.

Siapa namamu?

Aku Rina Maeno.

Oke, Rina.

Apa pertanyaanmu?

Yah...

Laut berwarna biru,

tapi mengapa kita meraupnya, terlihat jernih?

Yah...

Sulit untuk dijelaskan secara sederhana.

Sinar matahari adalah...

Aku mendengarkan, Makoto.

Kau mendengarkan?

Aku sungguh mendengarkannya. Aku hidup untuk acara ini.

Maaf, Teman.

Sudah terlambat untuk itu. Aku melewatkan penjelasannya.

- Kenapa kau sangat marah? - Benar-benar membosankan.

Maksudmu,

- mengapa air biru jadi jernih di tanganmu? - Ya.

Aku tahu alasannya.

Biru jauh sekali.

Apa?

Itu kalimat dalam puisi.

Sebuah puisi?

- Kau tidak tahu? - Aku tidak tahu.

Puisi karya siapa?

Jawab aku.

Oke, ayo pergi.

Punya lap?

Tidak, kau?

Tidak.

Aku juga tidak punya.

Jorok sekali. Pakailah sapu tangan.

Terima kasih.

Jangan khawatir.

Kita harus membunuh Bony, kan? Oke.

Mari kita tembak orang ini.

Sial, panas sekali.

Panas sekali.

Nanti Pak Akagi akan mentraktir kita yakiniku.

- Yakiniku? - Ya.

Yang benar? Sialan. Baiklah.

Bola basket Minami.

Apa yang kita punya?

Bagaimana kelanjutannya?

Kau lupa sorakan tim basket Minami Tengah?

Itu memunculkan kenangan.

- Sobat, kau adalah kartu As kita. - Ada apa lagi?

Kita luar biasa saat itu.

- Ingat itu? Oke. - Tunggu.

Apa yang kita miliki?

Aku tahu. Keberanian.

Kita...

- Kuat. - Ah, Teman.

Katakan dengan benar.

Diamlah!

Sebaiknya tidak ada siapa pun di sini.

Ding-dong.

Ini dia.

Apa?

Sebentar.

Kupikir Bony akan sendirian.

Ya.

Mungkin kita melewatkan satu pesan teks.

Kuharap tidak.

Siapa kau?

Halo? Banyak yang berbeda dari pesan teksmu.

- Hai. - Hah?

Hai.

Jawab aku.

Aku belum pernah bermain mah-jong. Apa itu menyenangkan?

Apa?

Mahjong?

Ya.

Manga tentang mah-jong membuatku bosan.

Terus kenapa?

Aku di sini bukan untuk mengobrol.

Sudah mulai?

Sudah mulai?

Sudah.

- Ayo lakukan. - Ya.

Bajingan!

Keparat kau!

Rasakan ini!

Berengsek!

Keparat!

Sialan kau!

Berengsek aku tercekik!

Keparat!

Tusuk!

Senjataku macet!

Aduh... Sakit.

Sialan!

Tunggu!

Berengsek!

Jangan ditutup! Buka keparat!

Berengsek!

Pegang kakinya!

Pegang yang kuat!

Aku tidak bisa menembak.

Kau menakuti aku.

- Sial. - Tidak apa-apa.

Apa dia mati?

- Dia mati. - Dia mati!

Hampir saja.

Aduh. Ini sakit.

Si botak itu benar-benar menyakitiku.

Tempelkan plester.

Apa plester akan menyembuhkan?

Lihat apa yang kutemukan.

Bagus. Berikan padaku.

Itu enak.

Oke, waktunya Churu (makanan kucing).

Waktunya berpesta.

Yakiniku.

Yakiniku. Ya.

- Yakiniku setiap hari. - Hidup menjadi lebih baik.

Eh, baiklah.

Orang yang lebih tinggi menghajarnya,

tapi mereka menyalahkan kami.

Jadi mereka...

Ayolah, Pak Akagi.

Kami mempertaruhkan hidup dan membuang mayat-mayat itu.

Kau seharusnya menjadi manajer dan perantara kami.

Tapi sekarang tidak ada bayaran karena kami membunuh orang yang salah?

Itu benar.

Di mana makanan mewahnya?

Aku minta maaf.

Makanlah...

Dasar idiot!

Permisi.

Ada yang tumpah.

Kau baik-baik saja?

Apa kau terluka? Kau baik-baik saja?

Kami baik-baik saja.

Nikmatilah.

- Terima kasih. - Ya.

Sampai di mana kita?

Yah,

aku sungguh kasihan padamu, Yuri dan Makoto.

Tapi tahukah kau, kita hanyalah subkontraktor.

Akan berbeda jika kita anggota di Assassin Guild.

Tapi sejujurnya, kita diperlakukan...

...seperti pekerja paruh waktu.

Kami telah membunuh...

Tetap saja kami telah membunuh orang.

Itu benar.

Aku setuju. Tetapi...

Maksudku...

Begitulah adanya.

Maksudku, tidak pernah seperti ini sebelumnya.

Ini gila. Sungguh kehidupan yang sial.

Aku menjalaninya.

Kau selalu membantu kami, tapi aku harus jujur kepadamu.

Mereka tidak menghormatimu.

Pak Akagi.

Kami ingin mendaki lebih tinggi.

Kami tidak ingin menjadi pesuruh selamanya.

Sekarang, ini hanya rumor belaka.

Ada banyak pekerja paruh waktu,

tapi tidak banyak tim dengan kontrak penuh waktu.

Ya. Lalu?

Di Bangsal Taito,

ada tim pembunuh penuh waktu yang sangat terampil.

Ya, lalu?

Jika mereka mati, posisi mereka kosong.

Kita sudah melakukan hal ini sejak lama.

Kudengar kau akan masuk jika ada kekosongan.

Tapi kau harus merahasiakannya dari Guild.

Maksudmu membunuh pembunuh agar kita bisa menjadi pembunuh?

Sial, itu terlalu berisiko.

Kita tidak perlu harus menghadapi pemain profesional.

Itu terlalu berbahaya.

Benar, Yuri?

- Ayo kita lakukan. - Aku tahu itu.

Ayo. Ayo kita lakukan.

Ayo bunuh mereka.

Lalu, Pak Akagi,

sebaiknya kau bekerja keras untuk memasukkan kami.

Ayo berjuang untuk menang.

Ya.

Baiklah.

Aku akan melakukannya.

Ayo kita lakukan.

Benar.

Aku punya foto mereka.

Tunjukkan pada kami.

- Biar kami lihat. - Itu...

Cepat... cepat... mana?

- Mereka berdua. - Eh?

Wanita?

Sugimoto Chisato.

Fukagawa Mahiro.

Sugimoto Chisato.

Fukagawa Mahiro.

Aku bersemangat.

BABY ASSASSIN: 2 BABY

Apa...

Apa ini?

TAGIHAN: 3.890.800 YEN.

TAGIHAN ANDA 3.890.800 YEN.

Nyaris...

...empat juta.

Apa?

Nona Fukagawa.

Nona...

...Fukagawa.

Hah?

Ada apa?

Ini tagihan dari...

...gym.

Gym?

Kita bergabung di sebuah gym saat SMA. Ingat?

Gym.

Kita bergabung di sana?

Kita pergi bersama sekali. Itu di Ueno.

Oh ya.

Di Okachimachi.

- Guild yang menjalankannya. - Ya.

Benar.

Tapi setelah itu,

kita makan di Sweets Paradise.

Oh.

Itu benar.

Kita pergi ke sana.

Sudah bertahun-tahun kita tidak ke sana.

- Benar 'kan? - Aku ingin pergi lagi.

- Aku juga. - Ya.

Pasta mereka enak.

Ya, pasta adalah hidangan terbaik mereka.

- Segar? - Ya.

- Pasta segar? - Ya.

Dan es krim gratis itu.

- Gratis Haagen-Daz. - Benar, Haagen-Daz.

Itu enak.

Bagaimanapun, itu sudah...

...lima tahun yang lalu.

Pastanya?

Gym.

Ini Gym.

Oh maaf.

Kita menjadi anggota.

Pastanya...

Biayanya bulanan.

Sekarang kita harus membayar.

Kita berutang...

...3.890.000 yen.

- Hah? - Heh?

Heh?

- Heh? - Heh?

- Heh? - Heh?

3.890.000 yen?

Itu banyak.

Ada biaya keterlambatan juga.

Halo.

Halo.

Eh, Pak Susano.

Apa Anda membaca pesan teks kami?

Kita masih dalam masa tenggang, kan?

- Tolong uruslah itu. - Tolong.

Tidak bisa.

- Benarkah? - Benarkah?

Tidak ada masa tenggang.

Kami telah mengirim 20 surat kepadamu soal itu,

tapi kau mengabaikannya, jadi kau harus mengurusnya.

Tapi kami hanya pergi sekali.

Meski begitu,

kami tetap harus membayar biaya selama 4 tahun?

Aku sudah bilang,

kami mengirim tagihan padamu setiap bulan.

Tapi kau mengabaikannya.

Ayo kita hubungi Pusat Konsumen.

Ya, ayo.

Jangan berani-berani melakukannya.

Juga,

program Asuransi Pembunuh Jolly dari Guild.

Kau terdaftar di sana.

Apa itu Asuransi Pembunuh Jolly?

Saat kalian berdua berusia 18 tahun, programnya diubah.

Sekarang kau sudah masuk...

...Asuransi Pembunuh Merry.

Karena metode pembayaran tidak diubah,

kau menunggak dua tahun.

Apa maksudnya?

Astaga.

Bagaimanapun,

pastikan kau membayar biaya asuransi dan iuran gym...

...paling lambat jam 3 sore hari Jumat.

Oh, aku tidak tahan dengan ini.

Tabunganku semakin berkurang.

Aku harus menghabiskan 500.000 yen untuk sekolah mengemudi baru-baru ini.

Karena kau terus gagal.

Ya, ya.

Kau akan masuk di daftar merah.

Bayar di bank...

...secara langsung paling lambat jam 3 sore, hari Jumat.

- Baik. - Baik.

Datanglah langsung...

...ke Bank yang ada di surat itu.

Ya, kami mengerti.

Kau tidak perlu mengulanginya.

- Kami akan membayarnya kali ini. - Ya.

- Oke? - Ya.

Wah, panas sekali.

Sial!

Aku butuh oksigen.

Lihat.

Lihat? Keren, ya?

- Lihat... ayo... - Ya.

- Aduh. - Maaf.

Itu curang...

Ayo!

Bagus.

Maaf.

Mereka masih belum menangkap perampok bank itu.

Begitu ya.

Sudah siap.

Kelihatannya enak.

Makan.

Makan, makan!

Aku lelah.

Aku sangat lelah.

Sial.

Aku sudah tahu itu.

Aku sudah tahu.

Tahu apa?

Enak.

Ya, ini enak.

Orang itu...

...terbagi menjadi dua jenis.

Oh, ya?

Orang yang menjulurkan lidahnya...

...dan yang tidak.

Aku tipe orang yang menjulurkan lidahnya.

Orang...

...yang menjulurkan lidahnya...

...itu...

...itu...

Tahukah kau saat onigiri dijual seharga 100 yen?

Ya.

Orang-orang itu...

...akan memilih onigiri sosis.

Yang dilengkapi mayo.

Kau jahat.

Aku tidak begitu.

Yah,

aku melihat seseorang membeli onigiri asin...

...di salah satu tempat yang menjual seharga 100 yen itu.

Itu mengejutkanku.

Bodoh sekali.

Onigiri garam seharga 100 yen.

Seperti itu dijual,

jadi sayang sekali jika membelinya.

Orang itu pasti bodoh.

Sangat bodoh.

Benarkah?

Bagiku, kedengarannya mereka keren.

Orang yang benar-benar kaya.

Atau seorang psikopat.

Bagaimana kau bisa menilainya dari onigiri?

Kau sudah mengurus asuransinya, kan? Jatuh tempo hari ini.

Kau sudah membayarnya, kan?

Hah?

Hah?

- Apa? - Apa?

Kita hanya punya waktu 30 menit.

Harus dihabiskan.

Tidak ada waktu untuk itu.

Maukah kau berhenti memukul kepalaku?

Maaf.

Ini mencair.

Cepat!

Siapa itu?

Ada apa?

Para tetangga.

Lalu bagaimana?

Akan kita temui.

Lalu apa?

Jangan... jangan!

Ini buruk.

Kita bertemu mereka kemarin.

Kita tidak bisa melakukannya lagi hari ini.

Mereka akan mengira kita mengatur waktunya agar bisa bertemu mereka.

Mereka akan mengira kita penguntit.

Tidak, mereka tidak akan melakukannya.

Ssst! Diam.

Mereka akan mendengar.

Sungguh menyebalkan.

Ayo pergi.

Apa mereka sudah pergi?

Kurasa begitu.

Aku akan menggunakan granat asap untuk berjaga-jaga.

Ayo pergi saja.

Astaga!

Tidak bisa. Yang benar saja? Apa yang kau lakukan?

- Yeek! - Kipasi.

Kau menarik tanganku.

Perutku terasa kembung.

Cepat!

- Tunggu! - Cepat.

Aku lupa mengunci pintunya!

Sialan!

Cepat!

- Berhasil. - Kita sampai.

Hati-hati.

HATI-HATI PENIPUAN

Jalannya pelan-pelan sekali!

- Anda harus melengkapinya. - Ya.

Lalu mengisi formulirnya.

Nomor 45.

Tolong, pembayaran.

Pembayaran? Oke.

Ini.

Aku tahu.

Kita berhasil.

Itu cukup mudah.

Aku merasa lebih rileks sekarang.

Hai.

Ini perampokan.

Angkat tangan!

Kau bercanda.

Isi ini.

- Cepat! - Ya... ya.

Saat yang buruk.

Kami sedang terburu-buru.

Cepatlah.

Cepatlah!

Mengapa sangat lamban?

Aku minta maaf.

Aku lupa kodenya.

Biar kulihat.

Apakah itu...

...ulang tahun mantanku?

- Pikirkan dengan baik! - Ya...

Aku minta maaf.

Kau bisa melakukannya.

Ayolah!

Tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalam.

Jika melewati batas waktu jam 3 sore, dikenakan biaya keterlambatan 30%.

Yang benar saja?

Dasar rentenir.

Benar-benar sebuah penipuan.

Empat juta yen dalam empat tahun? Pemborosan.

Kau tahu,

mereka selalu bilang itu mahal karena kita pembunuh.

Itu terdengar seperti sebuah alasan.

Mereka selalu bilang, "Itu akibat menjadi seorang pembunuh."

Itu membuatku marah.

Hai!

Diamlah!

Maaf.

Maaf.

Maaf.

Hei, kau!

Ingin mati?

- Hah? - Tidak, tidak.

Kami berada di pihakmu.

- Cepat selesaikan. - Ya, ya.

Diamlah!

Untuk apa kau menembak?

Dia terlalu lamban.

Kau berhentilah bermain-main.

Aku tidak main-main.

Aku mengawasi, kau yang mengambilnya.

Itu kesepakatannya, kan?

Jangan mengacaukan formasi.

Formasi apa? Hanya ada kita berdua.

Cukup dengan ocehanmu.

Aku tidak akan mengambilnya.

Hai!

Tidak bisakah kau melanjutkan perampokanmu?

Jelas sekali,

jangan pernah membunuh di luar yang ditugaskan.

Jika kau melakukan,

Guild tidak dapat membantu.

Itu tidak ada gunanya.

Aku meragukan itu, apalagi jika alasannya demi membantu seseorang.

Benar.

Kau mungkin punya alasan bagus.

Namun,

jangan bekerja untuk bisnis terlarang.

Bisnis terlarang?

Tapi pekerjaan pembunuh benar-benar terlarang.

Ya.

Bagaimanapun,

hal ini dapat menimbulkan konflik seperti sebelumnya.

Jadi, jangan melakukan pembunuhan yang tidak perlu.

Jika begitu, kau bisa diskors.

- Baik. - Baik.

Kau baik-baik saja?

Terasa seperti gigitan kutu.

Syukurlah.

Kau tahu?

Bisakah aku menebaknya?

Tentu.

Aku yakin kau ingin membunuh orang-orang itu.

Bingo.

Tebakan jitu.

Kita sudah bersama sejak lama.

Sepertinya kita akan diskors.

Kalau begitu, kita akan menanganinya.

Kekuatan.

Oke.

Lakukan pekerjaanmu.

Apa?

Kalian semua!

Menghadaplah ke dinding.

Tutup matamu.

Mengerti?

Oke.

Jangan membunuh.

Kau juga.

Hai.

Baiklah.

Kita bisa menjual keduanya.

Kenapa tidak?

Tentu.

Kurang dari satu menit.

Oke.

Terima ini!

Apa-apaan? Sial!

Itu tidak biasa.

Siapa mereka?

Halo?

Ke mana mereka pergi?

Kau pergilah ke sana.

Formasi B?

- Ya, baiklah. - Mengerti.

Bajingan sialan.

Aku tahu di mana kau bersembunyi.

Aku akan membunuhmu.

Bajingan keparat!

Sial.

Aku minta maaf.

Aku minta maaf.

Eh, Nona.

Kami ingin melakukan pembayaran.

Kami harus membayar paling lambat jam 3 sore.

Panggil polisi!

Ya, kami akan melakukannya.

Tapi kami sedang terburu-buru, jadi bisakah kau membantu kami?

Maaf.

Polisi! Jangan membunuhku!

Dengar!

Kami harus melakukan pembayaran, jika tidak kami mendapat masalah.

Mahiro, tenanglah. Tarik napas dalam-dalam.

Kau harus tenang dan terkendali, jika tidak kau akan membuatnya takut.

Lihat aku.

Permisi.

Aku tahu kau takut, tapi kami sedang terburu-buru.

Bisakah kau menolong?

Kau semakin membuatnya takut.

Aku sudah tak tahan.

Dengar!

Aku harus melakukan pembayaran, jadi aku ingin kau menanganinya.

Mengerti?

Mengerti?

Sialan kau.

Cepat! Panggil polisi.

Menyerahlah, Perampok!

- Kami bukan perampok. - Kalian perampok.

Kami di sini hanya ingin...

Tidak.

Cepat telepon!

Kami bukan perampok.

- Penangguhan. - Hah?

Jangka waktunya belum diputuskan.

Lihat buku petunjuk pembunuhanmu untuk detailnya.

Pengecualian berlaku.

Pengecualian?

Seperti jika anggota Guild mempekerjakanmu secara langsung.

BUKU MANUAL 2022

BUKU MANUAL 2022 Aku ragu, hal itu akan terjadi.

Aku ragu, hal itu akan terjadi.

Jangan terlalu keras pada kami, Pak Susano.

Kami tidak dapat membayar biaya asuransi dan berutang.

Ya. Kami bekerja keras membunuh orang demi Guild.

Ini kejam.

Seharusnya Pak Tasaka saja yang mengurus ini untuk kita.

Dia sangat tidak pengertian.

Kau menelepon?

- Oh, selamat siang. - Siang.

Aku Miyauchi. Halo.

Nah, mungkin kalian berdua tidak terlalu peduli...

...terhadap petugas pembersihan seperti kami.

Tapi hubungan kami dengan polisi sangat sensitif.

Jika polisi dipanggil, itu kartu kuning. Jika mereka...

Kau terlalu banyak bicara, Pak Tasaka. Itu sebabnya tak ada yang menyukaimu.

Diamlah, Nona Miyauchi.

Tunggu. Tidak ada yang menyukaiku?

Bagaimanapun, cari pekerjaan paruh waktu sekarang juga.

Tidak ada gaji bulan ini.

Tidak ada pemborosan.

Apa? Besok,

tadinya aku akan pergi ke tempat Sukiyaki di Asakusa.

Dan aku akan mencoba semua manisan di Mihashiya.

Dan tur kuliner Yanesen kita?

Yang kau pikirkan hanyalah makan.

Ada tempat es serut yang enak di Yanaka Ginza.

Itu Himitsudo.

Aku pergi ke sana dengan mantanku.

Kau pernah ke sana?

Ceritakan lebih banyak kepadaku.

Hah?

Yah, dia cantik dan baik hati,

dan dia menyukai makanan pedas, jadi kami sering...

Bukan mantanmu.

Hah?

Tasaka, matikan mikrofonmu.

Aku tahu.

Kami akan mogok kerja.

Ya. Melakukan pemogokan.

Ya.

- Ayo kita lakukan. - Pasal tiga,

alinea dua mengatakan, "Dilarang melakukan pemogokan."

Ayo kita mulai membuat perusahaan kita sendiri.

Kita akan mendapatkan modal ventura kemudian kita akan membuatnya...

...menjadi usaha mandiri.

Kupikir kontrakmu melarang untuk mandiri.

Jangan bicara kontrak kita lagi. Aku kehilangan akal.

Aturan bodoh sekali.

Aku yakin kita akan menjadi viral jika kami men-tweet soal itu.

Itu ide yang bagus.

Ya. Ya.

- Jangan. - Apa?

Kita membunuh dan membunuh,

tapi kehidupan tidak membaik juga.

Aku menatap ke bawah.

Hah!

RESTORAN SHIMOFUSA

Setiap kali aku datang ke sini, kupikir...

di sana ada perbedaan yang jelas antara makanan 700, 800, 900, dan 1.000 yen.

Apa?

Nah, ada potongan daging ayam seharga 680 yen,

daging babi panggang jahe seharga 780 yen,

teriyaki ikan air tawar seharga 880 yen dan makarel goreng,

serta daging panggang seharga 1.000 yen.

Itu adalah piramida kapitalis.

Aku berharap kita bisa makan yakiniku...

Kau sedang menatapnya.

Hah?

Kau sudah melihatnya?

Kau sudah tahu?

Aku tidak peduli, tapi kau menatap.

Dia terlihat menonjol di tempat seperti ini.

Menurutmu dia pekerja paruh waktu?

Aku yakin dia baik.

Bicaralah padanya.

- Apa? - Pergilah.

- Tidak bisa. Tidak bisa. - Lakukan...

Itu gila.

Itu mengerikan.

- Jangan berteriak. - Maaf.

Suka dia?

Ya, tapi aku tidak bisa berbicara dengannya.

Oh ya.

Aku akan memeriksa Facebook-nya...

...dan menghubunginya di sana.

Jangan. Itu bahkan lebih menyeramkan.

Hah?

- Apa? - Hah?

Ini teh.

Hah? Oh.

- Oh, ini dia. - Ya.

Silakan.

Terima kasih, Sakura.

Hah?

Oh, eh. Sebenarnya aku melihat...

...halaman akun Facebook untuk tempat ini.

Aku melihatmu di sana.

Oh, terima kasih.

Tapi aku tidak memata-mataimu atau semacamnya.

Terima kasih.

Oke.

- Bagus. - Kau membuatnya takut.

Hah?

Apa?

Selamat datang.

- Panas sekali. - Hai.

Bagaimana hasilnya?

- Haus sekali. - Itu tehku.

Mereka berdua...

...diskors karena menghentikan perampok.

- Hah? - Serius?

Cepat!

Ayo pergi.

Ini perampokan.

Kau bercanda.

Wah.

Mereka keren.

Terima kasih.

Terima kasih.

Sungguh memalukan.

Aku tidak malu.

Kau naksir gadis itu, Makoto?

Naksir?

- Naksir. - Naksir.

Hentikan itu, bisa 'kan? Hentikan!

Kau berhentilah merokok lebih dulu.

Tidak. Apa itu?

Dia memberiku ini ketika aku membayar.

Untukku?

- Yah... - Itu diberikan...

Ya, untukmu.

- Serius? Ya. - Selamat.

Sakura memberiku hadiah.

Tapi aku tidak terlalu suka yang manis-manis. Tidak!

Aku akan menyimpannya.

Saat aku menjadi...

...seorang pembunuh, aku akan mengajaknya berkencan.

Ide bagus.

Kalau begitu, ayo pergi.

Ayo kita mulai.

Ya.

Aku iri pada kalian, Anak-anak muda.

Saat aku masih muda,

aku sering bermain ski dengan gadis-gadis.

Aku belum pernah bermain ski. Terus?

Itu bagus... ya... ya...

Panas sekali.

Bertahan sajalah.

Bayarannya bagus dan tidak harus melayani.

Aku memilih ini untukmu.

Musuh Rengoku.

Oh, ada apa?

Apa?

Eh, bocah kecil,

aku tidak melakukan apa pun pada Rengoku.

Berhentilah menendang.

Plus Ultra.

Ya ampun.

Plus Ultra?

Kalian semua jadi pengacau.

Sekali lagi.

Menjauhlah!

Aku akan memberitahu ibumu.

- Apa ini dimanipulasi? - Tidak, bukan begitu.

- Hai! - Hentikan itu.

Baik. Ambil ini.

Itu saja? Pelit.

Baik. Pergilah saja.

Hei. Hentikan, Panda!

Hei. Berhenti!

Hentikan.

Aku hanya ingin hadiah itu.

Sialan kau, Panda.

Berhenti!

Silakan selanjutnya.

Pelanggan Kirakira Tachibana Arcade,

halo.

Halo.

Apa kalian sudah mencoba lotere?

Lima, enam, tujuh, delapan.

Lotere. Lotere.

Hadiah besar. Tidak ada yang kalah.

Lotere. Lotere.

Hei, kalian berdua.

Bagaimana kalau mencicipi ini?

- Ini dia. - Terima kasih.

- Nikmatilah. - Terima kasih.

Ini enak.

Enak dan asam.

Apa ini buatan sendiri? Enak sekali.

Masih sekolah?

Paruh waktu.

Kau pasti ingin melakukan banyak hal.

Ya, hidup baru saja dimulai.

Katakan, pernahkah kau melihat...

...film karya Yuji Sakamoto "Kami Membuat Buket Cantik" itu?

Aku pernah mendengar tentang itu.

Kami tidak suka romansa.

Ya.

Sungguh luar biasa.

Tidak menonton film itu seperti kehilangan kehidupan.

Paman, kau terdengar seperti siswa yang payah.

Dia membeli "Zelda: Breath of the Wild," tapi di filmnya,

Masaki Suda berkata, "Aku hanya ingin bermain 'Puzzle & Dragons'."

Itu tadi Menakjubkan.

Tentang apa film ini?

Oh ya.

Dia dan Kasumi Arimura,

mereka memakai sepatu Jack Purcell.

Benarkah?

Aku menyukai sepatu itu,

jadi aku membeli sepasang.

Wow.

Luar biasa.

Jack Purcell.

Oh, benar.

Dalam Cinta yang Tenggelam,

dia sosok yang seksi.

Seksi, ya?

Dan di festival lagu akhir tahun...

Dia menjadi sosok yang sangat seksi.

Sweater Maison Margiela yang dia kenakan.

Maison Margiela?

Dia benar-benar keren.

Aku tahu apa itu. Itu benar-benar gaya seksi.

Maison Margiela.

Gaya seksi.

- Dia temanku. - Gaya seksi.

- Temanku. - Ya, gaya seksi.

Temanku.

Tiga, empat...

...aku lelah.

Bayarannya sangat sedikit.

Aku berharap lebih banyak lagi.

Satu pembunuhan bernilai 100 belakangan ini.

Lupakan itu.

8.000 yen ini cukup.

Memang tidak banyak, tapi kita akan senang.

Katakanlah,

itu Pak Matsu...

- Matsushita. - Matsumoto.

Kau tahu...

Orang aneh Masaki Suda.

Dia aneh.

Soal Maison Margiela itu.

Gaya seksi.

Aku menyerah.

Kau menang lagi, ya?

5.000 milikku, maka semua jadi 30.000.

Favorit selalu sangat berharga, tidak peduli berapa usianya, ya?

- Ini. - Ini.

- Ini uangku. - Kau bayarlah.

- Cepat bayar. - Aku pergi dulu.

- Sampai jumpa lagi. - Ya.

Siapa yang berikutnya?

Lihat ini.

Semua milikku.

Itu dia.

Begitulah caranya.

Tidak mungkin, jangan lakukan itu.

Jangan bodoh.

Semua milikku.

Hanya orang bodoh yang bertaruh dalam hal ini.

Orang tua itu juga?

Pikirkan tentang itu.

Semua pekerjaan itu tidak menghasilkan apa-apa bagi kita.

Bahkan kita terlilit utang.

Segalanya tidak boleh menjadi lebih buruk lagi.

Kita harus membalikkan keadaan.

Jika tidak,

kita akan selalu menjadi budak.

Dia menjadi gila.

Terserah kau saja.

- Mainkan. - Tidak mau.

- Coba saja. - Takkan pernah.

Cepatlah.

Tidak. Tidak mungkin.

Aku ingin...

...bermain denganmu sekali.

Anak-anak tidak diperbolehkan.

- Ya, pulanglah. - Kau tidak akan pernah menang.

Aku sudah tahu itu.

Kau...

...tidak biasa.

Hah?

Apa?

Yang benar saja?

Apa?

Tunggu. Perhatikan baik-baik.

Strategi apa itu?

Dia bisa menang.

Masa menghadapi situasi sulit.

Beritahu dia.

Jangan tertipu.

Itu dia? Serius?

Sepertinya...

...kau menang.

Itu sangat membosankan.

Ada apa dengan gadis ini?

Dia tidak bisa bermain.

Dia juga terlihat sangat percaya diri.

Kenapa dia justru bermain?

Ayo kita minum.

Aku yang bayar minumannya.

- Terima kasih. - Ayo pergi.

Ya.

Seorang penjudi yang kalah adalah...

...seorang pecundang dalam hidup.

Sial!

Bangun. Bangun!

Aku sudah tahu ini akan terjadi.

Aku minta maaf.

Tadinya aku lebih unggul.

Gadis bodoh.

Lihat.

Tauge.

Tauge.

Tauge akan tumbuh kembali setelah kau memotongnya.

Tauge bertahan selamanya.

Mahiro.

Terima kasih.

Ayo kita pulang.

Kita ada pekerjaan besok.

Tunggu.

Aku bersumpah tidak akan pernah berjudi lagi.

Janji?

Aku janji.

Ayo kita menonton film itu saat kita tiba di rumah.

Ya, ide bagus.

Gaya seksi.

Jadi, Maison Margiela.

Bersantailah sesekali.

Itu tidak membuatku santai.

Aku sedang tidak ingin melakukan apa pun.

Kecuali untuk bermain Puzzle & Dragons.

Tetapi...

Agar kita bisa hidup bersama,

jadi aku tidak masalah dengan itu.

Aku bersamamu karena aku mencintaimu.

Tapi kenapa...

Mengapa kita selalu peduli dengan uang?

Itu karena kita ingin bersama selamanya.

Jadi kita harus melakukan hal yang tidak kita inginkan...

Aku tidak ingin melakukan itu.

Aku ingin bersenang-senang.

Kalau begitu, ayo kita menikah.

Ayo menikah.

Aku akan menghasilkan uang.

Tinggallah di rumah.

Kau tidak harus bekerja.

Lakukan apa yang kau inginkan setiap hari.

Tunggu, apakah kau...

....melamar?

Romantisme sepertinya sangat menyakitkan.

Ya.

Kau tahu,

mereka bahkan tidak akur.

- Ayo menikah. - Kau menakuti aku.

Ayo menikah.

Aku akan menghasilkan uang.

Aku tidak mengerti.

Sangat tidak dewasa.

Apakah kau melamar?

Apakah kau melamar?

Bukan itu yang kuharapkan.

- Benar? - Ya.

Aku berharap mereka pergi ke acara komedi itu.

Ya.

Tapi adegan di restoran di akhir cerita tadi...

...sangat bagus.

Apakah itu normal?

Kasumi Arimura sungguh keren.

Begitu juga Maison Margiela.

Ada apa dengan itu?

Itu tidak masuk akal.

Setidaknya aku membuat kalimat dengan "gaya seksi".

Apa yang kau katakan...

...membuatku jengkel.

Aku benci bungkus murahan ini.

Hal-hal ini membuat hidup sengsara.

Nonton apa?

Minum adalah kesengsaraan.

Begitu juga Maison Margiela.

Hentikan.

Kalau begitu, ayo kita menikah.

Aku ingin jeruk.

Jeruk.

Ini kusut.

Aku tidak pernah tahu sosis murah rasanya sangat tidak enak.

Ya.

Kita biasa membayar 1.300 yen untuk ramen. Itu bodoh.

Benar.

Kau berjudi lagi, kan?

Hah? Apa?

Kau berjudi lagi, kan?

Oh.

Kau pikir aku berjudi permainan shogi lagi?

Itu sangat tidak mungkin, kau membuatku bingung.

Hentikan itu.

Kau berangkat dua jam lebih awal.

Aku hanya melihat-lihat kosmetik.

Tadi,

aku bisa mencium bau miras dan asap rokok di tubuhmu.

Rambut abu-abu seorang lelaki tua juga ada di bajumu.

Riwayat pencarian YouTube-mu...

...juga soal video permainan shogi.

Kau ini apa,

seorang detektif?

Kau tahu,

aku tidak keberatan berapa banyak kekalahanmu.

Tapi melanggar janji adalah hal terburuk.

Tidak, tidak. Kau salah.

Aku tidak sepenuhnya kalah.

Orang tua itu memberiku boneka binatang untukmu.

Ini.

Aku tidak menginginkan itu.

Itu adalah temanku.

Aku juga temanmu.

Kita kehilangan pekerjaan.

Ini menyebalkan.

Ini sakit sekali.

Enak.

Terlibat dengan seorang penjudi membawa kita pada hal buruk.

Aku minta maaf.

Aku akan mencari lebih banyak pekerjaan.

Kita bahkan tidak bisa makan McDonald's.

Maksudku, Big Mac harganya 390 yen, kan?

Sial.

Aku bahkan tidak tahu lagi.

Kau juga 'kan?

Tahukah kau?

Eh...

Ingat orang...

...yang bilang Big Mac hanyalah hamburger dan burger keju?

Ingat dia?

Dia juga bilang...

...dua burger keju lebih baik daripada dobel burger keju.

Ingat pria yang mengatakan itu?

Maksudku, itu sangat jelas.

Kita semua sudah tahu, bukan? Maksudku, kita memikirkan hal itu...

...saat kita memakannya.

Tapi itu agak menjengkelkan ketika dia berkata semacam,

"Oh, tahukah kau ini"? Kau tahu?

Yah, bukan berarti aku terlalu peduli tentang hal itu.

Memikirkan sesuatu?

Aku bahkan tidak ingin bermain "Puzzle & Dragons".

Kau bilang apa?

Apa?

Lihat.

Pachinko. Cobalah.

Tidak.

Ah, benarkah?

Apa maksudmu?

Jika kau ingin kembali dan bermain Shogi, pergi saja.

Aku tidak akan begitu.

Aku hanya menginginkanmu.

Kau akan mengambil risiko saat kita terikat,

jadi aku tidak ingin bekerja denganmu.

Saat kau memukul kepalaku dengan lutut tadi, itu sakit.

Oh, benarkah? Yah, itu salahmu.

Omong-omong, tendanganmu tidak menyakitkan.

Kau perlu latihan.

Tendanganmu juga tidak.

Tadi kau bilang sakit.

Jika Pak Matsumoto tidak muncul, aku pasti menang.

Itu salahnya, kan?

- Ya. - Hah?

Omong-omong,

orang yang mengingkari janji adalah penjudi.

Ayo kita lakukan.

Saatnya untuk kencan setelah ini.

Ajak dia makan steak di Aoyama.

Dan aku akan memberinya...

- ...Cartier? - Cartier.

Parfum.

Jangan. Parfum terlalu rumit.

Hah? Benarkah?

Tapi dia memberiku permen itu.

Masih terlalu dini untuk memberi parfum.

Aku akan membantumu.

Kau yang terbaik.

Apakah ini model baru?

Pak Akagi mendapatkannya untuk kita.

Baik.

Ayo kita lakukan.

Sudah tidak masalah.

Bagus.

Bagus. Bagus.

Granat setrum itu bagus.

Itu cepat.

Ya. Benar-benar amatir.

Kau tahu,

ini seperti perampokan.

Mereka benar-benar butuh orang-orang yang lebih baik.

Kapan kau menyadarinya?

Yah,

baunya seperti bubuk mesiu.

Mereka memakai sepatu bot.

Dan ketika kita berhenti, mereka bersikap mencurigakan.

Sikap hendak melakukan kekerasan.

Begitulah.

Bagaimana kau menyadarinya?

Hah?

Sebuah firasat.

Itu bagus.

Pokoknya, ayo hubungi Pak Tasaka.

Ya, kita harus melakukan itu.

Tunggu.

Kita tidak bisa membunuh.

Kita tidak tahu siapa mereka.

Mereka punya ini.

Ya, mungkin memang begitu.

Tapi kita tidak bisa membunuh saat kita dalam masa skorsing.

Tetapi...

...kaulah si penjudi.

Jika kau ingin membunuh mereka, aku tidak akan menghentikanmu.

Sialan.

Apa kau masih marah?

Kalian berdua sedang dalam masa skorsing, kan?

Ya, kan?

- Ya. - Ya.

Kita tidak tahu siapa mereka.

Ini mungkin tidak akan ditutupi.

Apa? Mustahil.

Tapi mereka punya senjata.

Seperti perampokan bank,

kau bisa menghindari ini.

Jika mereka menembakmu, situasinya akan berbeda.

Tapi kami akan mati.

Pegang ini sebentar.

Dan ini.

Lihat ini.

Apa ini?

Hindari itu.

Wow.

Apa yang lucu?

Kau bisa menghindarinya.

Dengan memutar. Ya.

Dokumennya.

Jangan lupakan itu.

- Berengsek. - Hah?

Wah, aku penasaran siapa orang-orang itu.

Nomor seri menunjukkan bahwa mereka bekerja untuk kita.

Kita dapat menemukan agen mereka.

Tuliskan serialnya.

Sudah kulakukan.

Apa...

Hari yang sibuk.

Benar, kan?

Ini benar-benar hari yang sibuk.

Kerja bagus.

Dokumen itu menyebalkan.

Jelas begitu.

Ini menyusahkan.

Kau harus menuliskannya dengan tangan.

Oh ya. Dengan tangan.

Aku sudah sibuk, tetapi mereka memperburuk keadaan.

Dan itu selalu larut malam atau yakuza.

Ini benar-benar membuatku kesal.

Untuk hal semacam ini, eh...

Pena?

Oh, eh. Ya, pena.

Ya, pena dan semacamnya.

Eh...

Kita harus membeli barang-barang seperti amplop.

Ada banyak hal yang harus dilakukan,

itu benar-benar banyak hal.

Aku tahu apa yang kau maksudkan.

Kau tahu?

Suatu hari nanti, aku ingin merasa semacam... Ya!

Aku sudah muak. Aku sudah muak.

Aku sudah muak.

Aku sudah muak.

Saatnya pulang dan menikmati YouTube. Tunggu.

Perjalanan ke pemandian dan sauna akan menyenangkan.

Itu akan menenangkan.

Tapi kalau aku mengantuk, nanti aku tidak bisa minum.

Aku akan minum dulu.

Tunggu. Itu tidak akan menenangkan. Faktanya, aku bisa mati.

Dia selalu berbicara pada dirinya sendiri?

Pada dasarnya begitu.

Oh, wow.

- Menakutkan. - Ya.

Apa yang kalian berdua lakukan setelah bekerja?

Kami berbelanja dan sebagainya.

Menonton pertunjukan "live" dan film.

Begitu, ya.

Dan kau?

- Apa pekerjaanmu? - Yah,

akhir-akhir ini, aku merokok hookah dan bermain Catan.

Merokok hookah dan bermain Catan?

Itu benar-benar keren.

Aku seorang gadis.

Gal.

- Gal. - Itu sangat lucu.

Bagus. Gal.

- Gal. - Bagus sekali.

Pak Tasaka.

Bergabunglah bersama kami, Pak Tasaka.

Hah?

Lakukan "Gal."

Apa itu?

Gal.

- Apa itu? - Kau tahu, kan?

- Tik-tok? - Ya. Lihat, kau tahu itu.

Kau tahu itu?

Lakukan "Gal."

- Mengapa? - Lakukan saja.

Baiklah, aku akan melakukannya. Tapi, kita segera pergi. Oke.

Ini dia. Gal.

- Bagus. - Luar biasa.

- Luar biasa. - Kau pintar bekerja dan soal ini juga.

Yah, aku bangga dengan pekerjaanku.

Aku senang kau bisa melihatnya.

Aku ingin kau bekerja keras juga.

Oke, ayo pergi, Nona Miyauchi.

- Oke. - Selamat tinggal.

Apa? Tunggu. Mereka kabur.

Tunggu. Mustahil.

- Ada apa? - Mereka kabur!

Sungguh sia-sia.

Ah, sial.

Mati!

Jangan! Nona Miyauchi, jangan menembak!

Jangan lakukan itu!

Masukkan kembali sekarang!

Mereka akan kabur!

Aku gagal.

Aku dalam masalah sekarang.

Seharusnya kau menembak mereka.

Kau harus bertindak lebih tegas.

Apa?

Bagaimanapun,

kau bisa pulang.

Aku akan mengurus ini.

Tidak, aku akan membantu.

Aku akan merasa tidak enak jika kau dipecat.

Kau akan membantu?

Sialan.

Aku tidak ingin menggunakan ini.

Butuh bantuan?

Kami pelari yang baik.

Ya, tolong.

- Hah? - Apa?

Apa kau mendengar?

Tidak.

Aku juga tidak.

Tolong bantu.

- Baik. - Baik.

Sekarang...

...aku berutang pada mereka.

Aku akan mencarinya juga.

Selamat tinggal.

Sial.

Mereka memanfaatkan aku.

Berengsek. Benar-benar sial.

Tepat ketika semuanya berjalan lancar.

Yah,

sebagai seorang profesional, aku perlu membereskannya.

Aku akan mengatasinya.

Mereka akan menyesal...

...telah bermain-main denganku.

Pak Tasaka.

Apa kau baik-baik saja?

Panas sekali.

Nyamuk-nyamuk ini.

Pak Tasaka?

Pak Tasaka, kau baik-baik saja?

Oh,

Nona Miyauchi.

Mereka mengambil senjataku...

...dan menembakku.

Aku akan mencari bantuan.

Tunggu.

Aku perlu memberitahumu.

Apa?

Setelah aku mati,

bersihkan darah dengan alkohol.

Di dalam van...

...adalah lembaran vinil.

Bungkuslah aku.

Tapi, Pak Tasaka.

Oh ya.

Juga...

Ini.

Apa ini?

Tuliskan kondisiku.

Mereka butuh itu untuk pekerjaan mereka.

Aku akan mendiktemu.

Tuliskan.

Tetapi...

Nona Miyauchi.

Kendalikan dirimu.

Baik.

Nama jenazahnya adalah...

...Tasaka Mamoru.

Kematian akibat...

...luka tembak.

Kehilangan banyak darah.

Tasaka Mamoru.

Kematian akibat...

...luka tembak.

- Hah? - Heh?

Pak Tasaka, kau tertembak.

Apa kau baik-baik saja?

Ya.

Kedua orang itu menangkapku.

Ke mana mereka pergi?

Arah sana?

Kapan itu?

Empat menit yang lalu.

Mereka masih dekat.

Ayo pergi.

Jaga dia.

Akan kujaga.

Pekerja keras.

Aduh.

Itu sakit.

Kepalaku sakit.

Segalanya menjadi semakin buruk.

Kau gagal? Benarkah?

Sial.

Mereka akan dapat melacak nomor serinya.

Sial.

Bagaimanapun,

temui aku di... Halo?

Hai.

Kenapa sekarang diputus?

Sialan! Hah?

Hah?

Ada apa?

Ada apa?

Hei, tunggu.

Tunggu.

Pak Susano.

Kau datang. Kupikir aku sudah mati.

Kau benar-benar membuatku takut.

Saat aku mendengarnya, kupikir kau sudah mati.

Aku juga.

Dia bahkan menyuruhku mengisi formulir.

Berengsek sekali.

Aku sungguh berpikir aku sudah mati.

Tapi aku mengambil pistolnya sebelum dia menembak dan aku beruntung.

Sial, Tasaka.

Kau baik-baik saja.

Hentikan itu. Aduh.

Apa kau menemukannya?

Bukan pembunuhnya, tapi kami mendapatkan agen mereka.

Benarkah? Siapa itu?

Subkontraktor untuk kami.

Lihat, itu puding.

Ini puding.

Butuh beberapa waktu sampai dia mau bicara,

tapi para pembunuh akan disingkirkan.

Jadi, mereka bekerja untuk penegak hukum?

Bukan, tidak begitu.

Itu bukan masalah besar.

Menembakku bukan masalah besar?

Mereka mendengar rumor...

...bahwa jika satu tim terbunuh, mereka akan dipromosikan.

Oh...

Mengapa mereka percaya akan hal itu?

- Butuh bantuan? - Aku bisa sendiri.

Kau bisa?

Jadi Chisato dan Mahiro mengejar mereka?

Tidak, mereka diskors.

Tapi mereka mencari sepanjang malam.

Begitu, ya.

Aku tidak peduli siapa yang membunuh mereka,

tapi kuharap pembersihannya mudah.

Puding ini enak.

Benar?

- Ya. - Benarkah?

Cobalah.

Kau beli di mana?

Stasiun.

Tidak apa-apa.

Ini dia.

Makanlah.

- Tunggu. - Apa?

Apa?

- Ini enak. - Hah?

Mengapa diberi jeda?

- Tunggu, tunggu. - Apa?

- Ini enak. - Jangan lagi.

Kenapa menunggu?

Aneh.

Kenapa dia melakukan itu?

Tunggu.

Apa?

- Enak. - Ya.

Kau masih belum mengajaknya kencan.

Oh ya. Belum.

Masih ada hal yang ingin kulakukan.

Waktunya balas dendam.

Kita belum pernah mengalami hal ini sebelumnya.

Ya.

Jika kita menang, setiap hari.

Setiap hari.

Setiap hari.

Sebenarnya,

tentang hari itu.

Aku harus bertanya.

Sial.

- Aku terlalu gugup untuk makan. - Hm...

Jika kau melakukannya, lakukan dengan cepat.

- Cepat. - Lakukan itu dengan cepat.

Baiklah. 680 yen.

Tempat termurah di kota.

Permisi.

Panas sekali.

Ini dia.

Dua piring ayam.

Nasi?

Sedikit.

Baik.

Sial.

Kita mencari sepanjang malam, tapi ternyata dia baik-baik saja.

Itu khas Tasaka.

Teh restoran ini yang terbaik.

Dari semua minuman?

Di musim panas.

Dan itu tidak boleh terlalu dingin.

Begitu, ya.

Kelihatannya enak.

Jangan menatap.

Kelihatannya enak.

Banyak bumbu.

Kelihatannya enak.

Harganya 1.000 yen.

Wow.

Kau tahu...

...pengunjung memiliki menu 700, 800, 900, dan 1.000 yen.

Maksudmu pembagian berdasarkan kemampuanmu?

Ya.

Ya.

Beberapa waktu yang lalu,

menghabiskan 1.000 yen bukanlah masalah besar.

Diamlah.

Tunggu.

Sekarang nikmati saja.

Nikmati situasi saat ini.

- Permisi. - Nikmati saja.

- Ya. - Lakukan saja itu.

Eh...

Ini enak.

Oh.

Terima kasih.

Sama-sama.

Ibuku yang membuatnya.

Oh, begitu.

Aku akan memberitahunya.

Terima kasih.

Terima kasih.

Terima kasih.

- Selamat siang. - Siapa namamu?

Ini panas sekali.

Ini Acara Telepon Sains Anak-Anak.

Apa itu?

Hah?

Ini dia.

Kelihatannya enak.

Kelihatannya enak sekali.

Wow.

Ya.

Acar juga.

Dan itu hanya 680 yen. Ini enak.

Luar biasa.

- Ini dia. - Terima kasih banyak.

Silakan.

Ayo makan.

Jangan bergerak.

Tidak ada hal lucu.

Apa yang kau kejar?

Apa? Tidak bisakah kau bicara?

Aku lebih suka makanan hangat.

Maaf.

Ayo pergi.

Kupikir aku sudah mati.

Kupikir kau sudah mati.

Ada apa ini?

- Apa yang kau lakukan? - Maaf.

Mainkan senjatamu di luar!

Apa kau sungguh baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

Kau tak apa?

Aku baik saja.

Mereka akan menyesal telah menyakiti pasanganku.

Ada yang kesal.

Terima kasih. Maaf atas masalahnya.

Untuk makanannya. Simpan kembalianya.

Bisakah aku mendapatkan kembaliannnya?

Lupakan. Ayo pergi.

Kami akan menyelesaikannya nanti.

Ayo kita berpisah.

Aku akan menghabisi mereka.

Hah?

Aku akan melakukannya!

Jangan bodoh, Yuri.

Kau tidak bisa menang.

Kita bekerja sama.

- Makoto. - Kita berjuang untuk menang.

Siapa peduli...

...tentang Guild dan hal-hal semacam itu?

Siapa yang peduli bagaimana kita bisa bertahan hidup?

Setidaknya,

aku ingin membunuh keduanya.

Ayo berjuang dan menang bersama.

Ya.

Aku ingin menang.

Ya.

Aku siap.

Tunggu.

Bukankah sebaiknya kita memanggil Pak Susano?

Kita akan memberitahunya nanti.

Tidak, kau benar.

Makanan Jepang yang benar-benar enak...

...memiliki tingkat rasa.

- Kau bukan ahli kuliner. - Tidak mungkin.

Ya, itu...

...seperti parfum.

- Parfum? - Ya.

- Itu seperti parfum? - Ya.

Lihat, kalian berdua...

Halo?

Halo. Selamat siang.

Ada apa?

Sebenarnya,

kami menemukan dua orang itu.

Bisakah kami membunuh mereka?

Apa?

Membunuh saat dalam masa skorsing adalah pelanggaran...

Lupakan aturan. Ini masalah gairah.

Gairah? Apa?

Bahkan dalam masa skorsing, pembunuh...

...harus membunuh target yang ada di depan mata mereka.

Benar. Hanya itu yang bisa kami lakukan sebagai pembunuh.

Tapi, meski begitu...

Pak Susano, ada apa?

Chisato dan Mahiro...

...menemukan kedua orang itu dan ingin membunuh mereka.

Tapi mereka sedang dalam masa skorsing.

Aku bingung.

Bagaimana kalau aku mempekerjakan mereka?

- Hah? - Apa?

Aku akan mempekerjakan mereka untuk membunuh keduanya.

Itu akan menjadikannya pengecualian.

Membunuh untuk membalas dendam tidak diperbolehkan.

JIKA DIPEKERJAKAN TIM LAIN... Kita bisa sewa mereka untuk membunuh, kan?

Kita bisa sewa mereka untuk membunuh, kan?

Secara teknis, ya. Tapi kenapa?

Kau harus membayar.

Yah,

mereka menembakmu.

Aku marah.

Alasan yang bagus.

Kau tertembak. Apa kau tidak marah?

Kau duduk di sana bertingkah seperti orang bodoh.

Itu masalahmu.

Kau akan selalu menjadi pecundang.

Baiklah, aku akan membayarnya.

Tidak apa-apa.

Kau tidak peduli kalau kau tertembak, bukan?

Tidak, aku peduli.

Karena kau khawatir,

aku melakukan yang terbaik untuk bersikap ceria.

Itu cukup tinggi hati.

Cukup bicaranya! Kami sedang terburu-buru di sini.

Eh...

Untuk sekarang,

lakukanlah!

Hah? Tidak apa-apa?

Ya.

Kejar mereka.

Kami akan meledakkannya hingga berkeping-keping.

Baiklah. Ya.

Halo. Tasaka di sini.

Oh, halo.

- Halo. - Halo.

Eh...

- Pembunuhan yang bersih. - Ini akan bersih.

- Pasti bersih. - Ya, benar.

- Pasti akan bersih. - Bunuh mereka.

- Hah? - Lakukan.

Lakukan?

Ya. Hancurkan mereka hingga berkeping-keping.

Berkeping-keping?

Hancurkan mereka hingga berkeping-keping. Hancurkan hingga berkeping-keping.

Berkeping-keping?

Berkeping-keping?

Tidak peduli seberapa berantakannya,

Nona Miyauchi dan aku akan membersihkannya.

Itu benar. Serahkan pada kami.

Bunuh bajingan yang menembak perutku!

- Baiklah. - Baik.

Kau mau?

Terima kasih.

Sial, mereka hebat.

Pembunuh jalang.

Ya.

Tetapi...

...mereka belum mengalahkan kita.

Sebaiknya kau percaya. Kita akan menang.

Aduh.

Mudah sekali.

Ya, mudah sekali.

- Mudah sekali. - Mudah sekali.

Orang-orang itu,

mereka bisa saja menjadi pembunuh yang baik.

Ya.

Mereka cukup baik.

Apa luka itu baik-baik saja?

Akhir-akhir ini aku hanya makan ayam.

Aku kekurangan darah.

Setelah ini, waktunya pesta zat besi.

Makan hati.

Ide bagus.

Aku berjanji.

Kau berjanji?

Ya.

Aku berjanji.

Pegang tanganku.

Keduanya...

...akan mendapat teman baik.

Ya, mungkin.

Tapi melakukan ini bersama mereka terasa menyenangkan.

Untukmu.

Oke.

Ayo kita menang. Ayo kita menang.

Ayo kita menang.

Ya.

Bola basket Minami.

Apa yang kita punya?

Keberanian.

Kita...

Kuat.

Kita tidak akan...

Kalah.

Di masa depan kita adalah...

Kemenangan.

Ini sangat bodoh.

Maaf aku mengingkari janjiku.

Sudah terlambat untuk itu.

Tidak apa-apa.

Menang, oke?

Jangan mati.

Apa yang kau khawatirkan?

Percayalah padaku,

Chisato Sugimoto.

Tangkap mereka.

Menanglah, Mahiro.

Serahkan padaku.

Sampai jumpa.

Ya.

Oke.

Menanglah, Teman!

Ya.

Aku menang.

Kemenangan.

Makoto.

Aduh.

Pagi.

Pagi.

Ini sudah berakhir.

Aku lelah.

Yuri.

Hai.

Pagi.

Berengsek.

Aku lelah.

Lain kali kau akan menang.

Tapi, kita baik-baik saja.

Ya.

Kerja bagus.

Kerja bagus.

Hah?

Mereka masih hidup.

Tentu saja.

Itu tadi menyenangkan.

Lain kali,

aku akan menembakmu di kepala.

Coba saja.

Oh, diamlah.

Karena kau...

...kami tidak bisa makan ayam kami.

Kau menghalangi Makoto.

Dia ingin...

...mengajak gadis itu kencan.

Tutup mulutmu soal itu.

Ini sakit.

Ini tidak akan berhasil.

Apa? Mengapa?

Berengsek.

Kurang ajar kau.

T-shirt itu lucu sekali.

Benar?

Namanya Miyo. Lucu, bukan?

Tolong, jangan bertanya padanya soal itu.

Aku memberinya Churu setiap hari.

Kau punya Churu?

Ya.

Churu rasa tuna adalah yang terbaik.

Apa? Rasa ayam yang terbaik.

Kau sudah memakannya?

- Ini enak. - Ya. Ini.

Tidak mungkin.

- Menjijikkan. - Makanlah beberapa.

Tuna.

Yuri, tuna.

Tuna, ya?

Kau memakannya?

Yang benar saja?

Ya.

Ayo kita bersulang.

Ide bagus.

Makanan terakhirku adalah Churu?

Ya.

Bersulang.

Bersulang.

Apa itu bisa dimakan?

Ya. Tapi itu agak hambar.

Itu tuna.

Sial.

Cobalah.

Tidak apa-apa.

Ya.

Halo?

Kami sudah selesai.

- Lain kali, - Ya.

Hokkaido akan menyenangkan.

Di sini panas.

Ya.

Aku belum pernah melihat salju.

Kami akan santai saja.

Dan...

...bersama Pak Akagi juga.

Terdengar bagus.

Ini sangat sakit...

Itu terlihat enak.

Hah?

Gyoza.

Lihat.

Ya.

Gaya seksi.

Apa?

Gaya seksi.

Hei, jangan mencuri kalimatku.

Itu milikku.

Aku akan mencuri...

...Margiela.

Kau menginginkan itu?

Kau tahu,

pesta gyoza buatan sendiri pasti menyenangkan.

Bukankah kita pernah melakukan hal itu sebelumnya?

Mungkin.

Kupikir aku pernah melakukannya saat masih SMA.

Tetapi...

...itu membutuhkan kerja keras, jadi aku ragu kau bisa melakukannya.

Tidak, aku bisa melakukannya. Aku tahu aku bisa.

Kelihatannya tidak mahal.

Eh...

Akan kuperiksa.

Ponselku. Cari ponselku.

Ponselmu?

Hah?

Ini dia.

Terima kasih.

Aduh.

Gyoza, ya?

Isi apa?

Tunggu.

Pedas...

...telur pedas.

Sawi hijau.

Itu pasti enak.

Tuna mayo.

Bagaimana dengan tuna?

Itu enak.

Bagaimana dengan Churu?

Mengapa?

- Tuna. - Ya.

Coba kita lihat.

Wow.

Lihat.

Ini pasti enak.

Itu terlihat enak.

- Wow. - Bukankah itu gosong?

Semakin banyak gosongnya, semakin enak.

Atau gyoza rebus.

Apakah itu akan terasa lebih enak?

Entahlah.

Tentang pembungkusnya.

Aku suka...

Aku tidak ingin yang bagian atasnya terlipat seperti ini.

Aku ingin membuat...

...gyoza yang rata di sepanjang tepinya.

Bukan gyoza yang ditutup...

...dengan melipat bungkusnya.

Tipe datar panjang.

Pernah membuatnya?

Ayo kita lakukan.

Gyoza di Osaka Osho...

...dibuat seperti itu.

Ayo kita buat itu.

Oke.

Oh, maksudmu ini?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.