All language subtitles for [KUNING]The.Victims.2024.1080p.WEB-DL.H264.AAC-GPTHD

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Tolong beri aku waktu.

3 hari. 3 hari lagi.

Pasti akan kukembalikan uangnya.

Kenapa kau sembunyi? / Tolong jangan...

Kau tahu sudah berapa lama kami mencari-carimu?

Tak ada gunanya kalau kau mau membunuhku.

Siapa yang nanti memberimu uangnya?

Tolong jangan.

Sekolah TK-nya putrimu ada di Jalan Binhai, betul?

Kalau aku tak terima uangnya 3 hari lagi,

maka aku akan mengunjungi putrimu.

Halo?

Aku bisa tangani urusan ini.

Hai, teman-teman.

Sekarang hari Sabtu, 12 Juni 2010,

hujannya sedang, semalaman hari ini. dengan kemungkinan terjadinya presipitasi sebesar 90%,

kekuatan angin barat 1 hingga 2

temperatur maksimum 28โฐ Celsius.

Berikut ini sekilas berita.

Polisi terus mencari saksi.

Pada sore 28 April 2010,

terjadi tabrakan lalu lintas yang parah di

Jalan Longleat kota kita mengakibatkan satu korban jiwa.

Kami harap para pendengar yang mengetahui petunjuk apapun

bisa segera melapor ke Kepolisian Unit Kriminal,

Zona Pengembangan, Kota Gangtian. Mohon hubungi Pak Liu.

Telepon 8131-3362.

Nomor Ponsel 171-6175-7008.

Baik, kini kita kembali ke Piala Dunia!

Korea Selatan lawan Yunani sedang berlangsung.

Skor 1:0. 1:0 tim Korea memimpin!

Tim Yunani susah payah mengejar.

Hey, Mary!

Hai, Mary! / Hai.

Bang Wang, lama tak jumpa.

terjemahan broth3rmax

ZONA PENGEMBANGAN, GANGTIAN

12 JUNI 2010

Uangnya sudah siap, aku tiba jam 9.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

THE VICTIMS

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Pak Yuan.

Pak Yuan.

Jendela mobil ini dipecahkan. Semua barang milik korban hilang.

Dugaan awal kami ini kasus perampokan dan pembunuhan.

Namaku Ma, aku manajer disini.

Saat itu aku lagi memberi makan burung

saat mendengar suara alarm.

Aku merasa aneh.

Makanya aku keluar untuk melihat yang terjadi.

Lalu aku melihat satu mobil yang kacanya pecah

dan satu orang mati di dalam mobil.

Lalu aku segera telpon polisi.

Apa ada kamera CCTV?

Tidak.

Kami cukup kenal dengan pelanggan kami.

Kami tak butuh CCTV. / Apa kau pernah lihat ada orang keluar sejauh ini?

Aku selalu di resepsionis. Itu satu-satunya tempat

aku bisa melihat semua orang yang keluar masuk.

Maaf mengganggu.

Semua orang disini nanti harus memberikan pernyataan.

Semua orang ke sini malam ini untuk nonton Piala Dunia.

Kuanggap tak ada yang pergi sejauh ini 'kan?

Kurasa begitu.

Aku ingat seorang wanita pergi.

Tapi suaminya masih di dalam ruang privat.

Lewat sini.

Bangun, bangun, terjadi sesuatu disini.

Bangun!

Ayo, bangun!

Cepat!

Dia mabuk.

Kau yakin cuma wanita itu yang pergi?

Ya. Wanita itu adalah istrinya.

Mereka ke sini untuk menegosiasikan perceraian mereka.

Aku tak masalah menandatangani ini! / Mereka bertengkar sengit.

Lalu wanita itu pergi.

Kapan dia perginya?

Sebelum alarm itu bunyi.

Aku juga melihat ada satu sepeda motor kabur saat aku keluar.

Bawa dia ke kantor polisi.

Ya, pak.

Kami sudah menyakan semuanya.

Tapi tak menemukan petunjuk yang berharga.

Omong-omong, kami menghubungi wanita

yang diceritakan Ma.

Hadirin,

Xiao Tong telah menerima Penghargaan Emas

Kompetisi Piano Nasional.

Dia juga menerima beasiswa penuh

di Universitas Musik Freemor.

Bukan hanya sekolah kami yang bangga padanya,

tapi juga zona pengembangan serta propinsi.

Mari beri selamat pada Xiaotong He.

Dari yang kutahu, kau pergi ke Vila Siskin tadi malam.

Apa kau melihat orang mencurigakan saat kau pergi?

Saat aku keluar dari Vila Siskin,

aku jalan kaki menyusuri jalan dekat situ.

Dan tak melihat siapapun.

Tapi aku dijambret

saat di jalan.

Aku tak kehilangan apapun, makanya aku tak lapor ke polisi.

Saat aku jalan kaki, kulihat orang naik motor.

Tiba-tiba dia menendangku ke pinggir jalan.

Lalu berusaha merebut tasku.

Berkat Li Hai...

Siapa Li Hai?

Li Hai itu salah satu klien

yang kerjasama dengan perusahaanku.

Dia juga teman sekolahku waktu SMP.

Apa kau ingat rupa penjambret itu?

Waktu itu gelap sekali.

Dan terjadi begitu saja,

aku tak lihat wajahnya dengan jelas.

Pak Li, bisa gambarkan

kasus perampokan dan pembunuhan

yang terjadi di Vila Siskin tadi malam?

Aku pergi ke Vila Siskin untuk nonton Piala Dunia.

Tapi ditengah jalan aku bertemu wanita yang dirampok.

Awalnya aku mau biarkan saja.

Tapi aku balik arah

setelah pikir-pikir.

Dan ternyata korban adalah orang yang kukenal

akuntan Xiao yang kerjasama dengan perusahaanku.

Kulihat dia sangat ketakutan. Maka kuantarkan dia pulang.

Apa kau masih ingat

rupa si pengendara motor itu?

Dia berdiri lantas kabur dengan cepat.

Sehingga aku tak sempat melihat wajahnya.

Ini satu-satunya jalan menuju Vila Siskin.

Mobil korban Guan Xiuying

lewat dekat gerbang pembangkit listrik Jinshan pada pukul 19:56.

Ma menelpon polisi pada pukul 20:07.

Ada 17 bus dan 2 sepeda motor

mengarah ke Vila Siskin antara jam 19:30 sampai 20:30.

12 bus dan 3 sepeda motor pergi menjauhi Vila Siskin.

Kasus perampokan terjadi

setelah kasus pembunuhan tadi malam di Vila Siskin.

Dari penggambaran wanita yang dirampok,

perampok itu juga mengendarai sepeda motor.

Dia kemungkinan juga orang

yang dilihat Ma.

Tapi sudut kamera CCTV

tak bisa menangkap wajahnya.

Tim Teknis!

Kalian selidiki semua informasi dan kumpulkan sejumlah video kendaraan

dari semua kendaraan ini secepatnya.

Fokus utamanya pada pengendara sepeda motor.

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Laporan otopsi menunjukkan

ada luka sayat di bagian perutnya. Kedalamannya sekitar 10 cm.

Namun tak ditemukan senjata tindak kejahatan di TKP.

Di laporan itu juga tertulis pembunuh menggunakan pisau dengan tangan kanan.

Tapi luka ini tidak mematikan.

Dia dicekik sampai mati pakai dua tangan.

Dari analisa mereka di TKP, dia dibunuh di luar mobil.

Apa kau pernah kepikiran

kenapa si pembunuh begitu repotnya

memindahkan mayat ke kursi belakang,

jika dia membunuh sekedar untuk merampok? / Mungkin si pembunuh mau membawa mobilnya,

tapi terjadi kondisi darurat. Dia tak punya banyak waktu, dan kabur begitu saja.

Kalau tidak, pasti alasan kalau

dia harus memindahkan korban ke kursi belakang mobil.

Terima kasih.

Apa kau tahu mengapa dia pergi dari sini?

Aku tak tahu kalau

akhir-akhir ini dia menginginkan uang itu. / Apa maksudmu?

Mantan suaminya memperlakukan dia dengan buruk.

Dia juga kehilangan putranya dalam perceraian itu.

Setelah itu,

mantan suaminya menikah lagi

dan membawa putranya ke Kota Ping Wu.

Ibu tirinya selalu kasar pada putranya.

Ying merindukan putranya

dan sering menangisi dia.

Kau tahu tempat tinggalnya?

Aku tak tahu.

Biasanya kami tak pakai identitas asli untuk menyewa.

Apa Guan Xiuying

dekat sama seseorang akhir-akhir ini?

Ada seseorang yang sering mendatangi dia.

Pria itu menghabiskan uangnya dengan boros.

Ying juga memberinya gantungan kunci labu.

Kemudian, aku tahu kalau pria itu adalah chef yang kerja di Restoran Jiang Nan.

Aku ingat namanya Cai Jie.

Tn. Cai, ada yang mencarimu.

Hey, berhenti!

Berhenti!

Cepat sekali larimu. Kamu pelari ulung, huh?

Jangan mendekat. / Diam.

Apa yang kau lakukan pada jam 19:30 sampai 20:00

pada 12 Juni?

Aku?

Memasak.

Restoran kami ramai di jam-jam segitu.

Hampir semua orang di situ bisa jadi saksiku.

Lantas kenapa kau lari?

Pak, itu salahku.

Itu cuma judi kecil-kecilan.

Bahkan aku tak menang banyak.

Kamu berjudi? / Kukira kalian menangkapku karena berjudi?

Kau pernah lihat ini?

CAI. Ada namamu disini.

Tak pernah lihat.

Pak, ada yang ingin menemuimu.

Orangtuanya di kampung halaman.

Sebagai paman, aku kurang bertanggung jawab dalam mendidik dia.

Ada seorang wanitra bernama Guan Xiuying.

Nama Inggrisnya Mary. Kau pernah dengar tentang dia?

Ya. Cai Jie sangat tertarik padanya.

Awalnya aku tak tahu.

Baru aku tahu saat Cai terus-terusan meminta uang padaku.

Sudah berulang kali kutegur dia.

Akhirnya dia putus dengan wanita itu.

Kau pernah lihat ini?

Tidak.

Aku penasaran

kenapa dia ditangkap?

Oh, kami cuma menanyakan informasi padanya.

Dia tak mau bicara dan segera kabur.

Huh?

Apa dia pantas ditahan gara-gara ini?

Ini yang kami kumpulkan di gerbang jalan tol.

Jin Zhiyong, mantan suaminya Guan,

datang ke zona pengembangan tanggal 12 pagi.

Jika Jin ada kaitannya dengan kematiannya Guan,

kita bisa duga mereka berselisih karena hak asuh putranya.

Terus ikuti si pengendara motor itu.

He Yuan ikut aku ke Kota Ping Wu.

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Tokonya di depan sana.

Jin, menurut penyelidikan kami,

kau pergi ke zona pengembangan pada 12 Juni.

Aku...

aku mendatangi dia, ya.

Tapi aku tidak ketemu dia.

Jelaskan lebih detil.

Aku ke sana bersama Xiao Shu hari itu.

Kami janjian ketemu di hotel.

Tapi sampai esok harinya, dia tidak muncul,

juga tak menjawab telponku. Malah mematikan ponselnya.

Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi selain balik.

Kenapa kau tak mendatangi dia?

Aku... / Mengapa?

Kutanya padamu, mengapa kau temui dia, huh?

Dia tak ada hubungannya sama kami.

Kami yang merawat putranya.

Dia tak peduli apapun. Tahu tidak,

wanita itu brengsek,

dan tukang bohong!

Sudah, hentikan! / Jangan sentuh aku!

Dia ingin menemui Xiao Shu hari itu

dan memberiku tunjangan cerai.

Dari info yang sudah kami dapat, dia menginginkan hak asuh lagi,

bukankah begitu?

Berapa banyak yang kau minta darinya?

Katakan, berapa banyak?

1 juta.

Pak, apa terjadi sesuatu sama Guan?

Kenapa aku diinterogasi?

Dia dibunuh.

Apa kau mencurigaiku?

Bagaimana mungkin aku mencelakai dia?

Aku cuma meminta uang. Mustahil aku yang bunuh dia.

Juga kalian bisa periksa CCTV di hotel.

Aku tak keluar semalaman.

Menurut CCTV di Hotel Xin Long,

Jin memang tak meninggalkan hotel semalaman pada tanggal 12 Juni.

Kita juga tak menemukan

niat jahat apapun bila Cai membunuh Guan.

Kita masih belum mendapat petunjuk si pengendara motor sejauh ini.

Dan beberapa hari sebelum Guan dibunuh,

dia keluar dari bar Karaoke Jin Cheng.

Kurasa dia bersedia untuk menemui Jin,

karena dia bawa 1 juta untuk diberikan pada Jin

supaya putranya kembali.

Mereka janji ketemuan jam 21.00,

dan hotelnya Jin tak jauh dari Vila Siskin.

Sebelumnya aku tak tahu,

kenapa juga Guan pergi ke Vila Siskin.

Dia pergi ke sana...

...untuk menemui seseorang yang memberinya uang.

Sangat mungkin.

Jika kesimpulan kita benar,

kasus ini tidak sesederhana itu.

Qiu Jie,

cari si pengendara motor itu secepatnya.

Kami menemukan rumahnya Guan.

Ini tempat orang mati karena kecelakaan beberapa waktu lalu.

Bagaimana perkembangan kasus itu?

Zhang masih mengusahakannya.

Tapi kami belum menemukan tersangkanya.

Identitas korban juga belum jelas.

Ini cukup dekat dengan rumahnya Guan.

Pak. / Pak.

Apa yang terjadi dengan Cai Jie?

Dia membuatku khawatir tiap hari.

Chief Cai, minumlah tehnya.

Tentu. / Ini panas, hati-hati.

Maaf, biar kubantu bersihkan.

Kami cuma ingin memastikan ulang bersamamu,

apakah kau pernah lihat gantungan kunci labu ini.

Aku belum pernah lihat, sungguh. Apa ini?

Kami menemukannya di mobilnya Guan,

ada ukiran tulisan CAI di situ.

Ya, terima kasih.

Ya.

Tulisan aksara Cina kecil CAI.

Kami telah tanyakan ke teman-temannya.

Hanya Cai yang punya nama begini.

Tapi dia bilang tak pernah melihat gantungan kunci labu ini.

Mereka sudah berpisah sudah lama.

Mereka sudah tidak ngobrol lagi, ya.

Tapi dia bukan satu-satunya

yang bernama Cai.

Kau juga, Pak Cai.

Apa maksudmu?

Guan memberi labu ini pada keksaihnya.

Mestinya ada sepasang.

Guan menggantung salah satunya di mobilnya.

Tapi satunya lagi, kalau tebakanku benar,

dia berikan padamu?

Ini fitnah, fitnah!

Bukan begitu niatku.

Kau bisa tanya orang lain.

Baik.

Aku akan telpon Dirjen Wang sekarang!

Apa yang kau lihat? / Kaca kanan kacamata itu 3.0 dioptri

sedang yang kiri diatas 2.0 dioptri dengan astigmatisme (mata rabun).

Maka kacamatamu itu modifikasi.

Ya, lantas?

Tak ada artinya apa-apa 'kan?

Apa ada kaitannya sama kasus ini?

Kau memakai kacamata ini hari ini.

Tapi yang kau pegang itu,

itu kacamata yang kami temukan di rumahnya Guan.

Guan tidak rabun dekat ataupun jauh.

Dia tak butuh kacamata.

Maka kami tukar kacamatamu.

Setelah itu, kau tak ada masalah melihat huruf-huruf di labu itu.

Aku duga

kau sudah banyak meninggalkan sidik jari di rumahnya Guan, betul?

Sebenarnya,

aku menemuinya untuk memberinya uang

sebagai syarat bercerai dengan Cai.

Tapi aku tak percaya

pada akhirnya aku jatuh cinta.

Guan Xiuying

diam-diam merekam adegan seks dia bersama pamanku,

dan mengancam paman membayar 1 juta.

Kalau tidak, dia akan melaporkan paman.

Paman mencemaskan ada masalah kelak,

maka dia membayarku 200.000 untuk membunuh Guan.

Aku jawab ya.

Xu Gang, pria yang mengantar seafood ke hotel kami.

Tak lama aku jadi akrab dengannya.

Dia pecandu narkoba dengan pinjaman riba, hidup menyedihkan dan menyembunyikan diri

dari tempat satu ke tempat lain.

Kubilang padanya aku bisa membantu.

Tapi dia harus bantu aku membunuh orang.

Awalnya dia menolak.

Tapi kemudian dia menyanggupi.

Tapi dia meminta separoh uangnya dulu.

Apa kau meminta Guan untuk ke Vila Siskin?

Tidak.

Dia yang memintaku.

Vila Siskin itu sangat terpencil.

Kurasa itu tempat yang pas untuk membunuhnya.

Maka aku memberitahu Xu Gang.

Hai.

Kapan? / Jam 20:30.

20 atau 20:30?

20:30.

Apa kau bertemu Xu setelah itu?

Ya.

Kutemui dia saat malam hari itu. Kuberi dia flashdisk dan membayarnya.

Diakah ini?

Mungkin.

Ya, memang dia.

Xu Gang adalah tersangka kunci kedua kasus

pada malam 12 Juni.

Dia punya sejarah panjang kecanduan narkoba.

Semuanya, lekas cari dia.

Dan kirim Surat Bantuan ke unit lain.

Kita akan berupaya menangkap Xu Gang.

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Apa akhir-akhir ini kau melihat Xu Gang?

Dia tersangka utama kasus perampokan dan pembunuhan.

Sebaiknya kau kerjasama dengan kami kalau ingin membantu dia.

Semua yang kau katakan

mungkin bisa membantu Xu Gang.

Dia kembali beberapa hari lalu.

Dia memberiku uang 120.000.

Katanya uang ini untuk putriku.

Kutanya dia dari mana asal uang itu,

dia tak mengatakan apa-apa.

Kalau ada orang menanyakanku,

jangan cerita soal uang ini.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

Kami menerima laporan pagi ini.

Saat kami selidiki di TKP,

kami menemukan orang yang terjatuh itu adalah Xu Gang yang kau sebutkan di Surat Bantuan.

Kami melarikannya ke rumah sakit saat mengetahui dia masih hidup.

Pak, ini ponselnya.

Bentar.

Hai.

Li Hai.

Xu Gang menyimpan nomormu di ponselnya.

Kau jelas mengenalnya, tapi sengaja merahasiakan.

Mengapa?

Ya, aku bohong...

Hari itu, aku

pergi ke sana mencari Xiao Yazhen.

Semua di perusahaan Xiao tahu

kalau Xiao dan suaminya tidak akur.

Mereka juga tahu kalau aku sudah lama menyukai Xiao.

Lalu mereka memberitahuku

Xiao dan suaminya akan

menandatangani surat perceraian di Vila Siskin.

Aku bisa melamarnya setelah mereka bercerai.

Maka, aku...

Nah, dalam kasus ini,

kau jelas telah melihat sesuatu.

Ya.

Aku melihat...

aku melihat Xiao keluar dari Vila itu.

Dia menyusuri jalan turun bukit itu.

Aku berniat mengejarnya, tapi tiba-tiba saja

sebuah mobil datang.

Ada satu sepeda motor mengikuti di belakangnya

dan pengendara motor itu adalah Xu Gang.

Aku bingung, kenapa Xu ada di sana.

Lalu, aku melihat...

Tolong!

Pikiranku jadi blank saat itu.

Wanita itu teriak-teriak minta tolong.

Xu mencekiknya.

Lalu dia bawa wanita itu ke mobil.

Alarm mobil itu terus berbunyi.

Dia ambil kunci mobil itu.

Aku pergi menuruni bukit

setelah pikiranku tenang kembali.

Lalu aku melihat Xu merampok Xiao.

Kalian tahulah yang terjadi setelah itu.

Bagaimana kau bisa kenal Xu?

Dia dulu pernah kerja denganku.

Dia orang baik dan mengerjakan tugasnya dengan baik.

Aku tak tahu saja kalau dia mulai memakai narkoba.

Narkoba bisa merusak hidup orang, betul?

Sebuah palu ditemukan di sepeda motornya Xu.

Ternyata bekas cat mobil di palu itu

cocok dengan mobil Excelle merah mili korban.

Selain itu, Xu selamat tapi masih kondisi koma.

Maka kita bisa pastikan kalau Xu pembunuhnya.

Kasus ditutup. / Mungkin.

Kenapa, pak?

Kita sudah temukan bekas cat mobil di palu itu.

Dan Li Hai melihat Xu membunuh orang.

Kita sudah ada saksi dan bukti.

Ya.

Tapi si tersangka jatuh dari gedung.

Itu terlalu kebetulan.

Li Hai ada di rumah tadi malam.

Xu terjatuh dari gedung. Jelas bukan dia pelakunya.

Kita lepaskan dia dulu.

Dan suruh seseorang mengikuti dia.

Halo.

Pak, aku menajer Vila Siskin.

Aku baru mengingat sesuatu yang penting.

Sebenarnya ada orang lain yang pergi malam itu.

REDMITRA.COM AUGMENTED YOUR LIFE IMAGINATION

Bukankah tempo hari kalian sudah menanyaiku?

Kapan selesainya?

Masih ada pertanyaan yang perlu kami kroscek.

Apa kau meninggalkan ruang privat malam hari di hari itu?

Tidak.

Kau yakin?

Ada orang lain yang pergi malam itu.

Orang yang mabuk di dalam ruang privat.

Dia keluar untuk merokok.

Hari itu aku terlalu mabuk,

dan tak ingat apa-apa.

Kapan dia perginya? / Dia mengejar istrinya setelah istrinya pergi.

Aku kebanyakan minum, jadi aku mabuk berat.

Aku memang pergi.

Dan kuminta istriku pergi ke Vila Siskin

sekedar untuk makan malam.

Benar,

kami berdua bisa saja berkompromi.

Aku tak mau bercerai.

Tapi setelah kami bertemu, dia mengatakan...

Kau brengsek!

Apa kau mau mengatakan ke semua orang,

berapa wanita yang kau tiduri.

Emosiku tersulut dengan ucapannya,

sehingga kami bertengkar.

Katakan,

soal anting-anting mutiara itu.

Siapa yang memberimu? Jangan membodohiku!

Tanda tangan!

Baik.

Lalu dia pergi.

Kemudian aku sadar

aku ke sana untuk berkompromi,

bukan untuk bercerai.

Lalu, aku susul dia

ke pintu depan.

Tapi dia sudah menghilang.

Apakah ini mencurigakan?

Apa kau melihat orang lain saat kau keluar?

Tidak.

Mungkin saja kau keluar dari pintu itu

untuk membunuh dia kemudian kembali lagi.

Apa kau memang ahlinya?

Aku keluar hanya utuk merokok.

Dan aku sendiri tak tahu kalau ada wanita mati.

Kenapa aku yang membunuh dia?

Oh, ya.

Alarm mobil itu

tidak berbunyi sampai aku pergi.

Kau boleh tanya Manajer Ma, dia melihatnya.

Sekarang kau mengingat semuanya.

Siapa sangka kau tahu apakah itu wanita atau bukan.

Kau selidiki saja semua informasi yang kukatakan.

Pasti, tentu saja.

Zheng Wei, dia sengaja mengungkap fakta kalau dia memang keluar.

Aku harus kembali dengan memeriksa sidik jarinya apakah berbeda dengan sidik jari di rumahnya Guan.

Aku sudah meneliti

kalau lebih dari 70% pembunuhan

adalah kejahatan nafsu.

Apa menurutmu ini mungkin

kalau Zheng dan Guan...?

Apakah Zheng dan Guan sepasang kekasih?

Maka ini bukan cerita yang sederhana bila mereka pergi ke Vila Siskin untuk bercerai malam itu.

Istrinya mungkin menyembunyikan sesuatu dari kita.

Aku sudah lama meminta cerai,

tapi dia menunda-nunda.

Hari itu dia memintaku ke Vila Siskin.

Dan dia banyak minum

saat aku tiba.

Hal pertama yang dia ucapkan adalah...

Mengapa kita bercerai?

Dia menyesali lagi.

Kukira kita rukun-rukun saja. / Kok bisa begitu?

Kau jelas-jelas tidur sama wanita lain di ranjangku!

Dan semua rekanku melihatnya.

Kau tak punya malu!

Apa kau kenal wanita yang tidur sama suamimu?

Tidak.

Kenapa tanganmu?

Aku ditabrak sepeda motor.

Bisanya kau pergi ke tempat jauh disaat tanganmu patah?

Mengapa tak tanda tangani saja suratnya di rumah?

Dia yang memindah tempat janjian kami.

Aku tak keberatan dengan lokasinya

asal dia bisa tandatangani suratnya.

Kau bisa berikan nomor ponsel 2 rekan kerjamu?

Tangan Xiao sepertinya patah di awal Mei.

Kami kembali untuk mengambil barang-barang bersama Xiao hari itu.

Dan tiba-tiba ketemu sama suaminya.

Masuklah. Mari, masuk.

Kenapa AC-nya nyala?

Kita akan pindahkan yang ini dan yang ini.

Terima kasih. / Tenang saja.

Zhou, uruslah yang besar.

Hey, ayo.

Badanmu lebih gede tapi menyuruhku yang mindahkan yang besar?

Suaminya itu brengsek.

Xiao, kau sudah tak berhak.

Awas!

Apa maksudmu?

Kami hampir terlibat perkelahian.

Andai Xiao tak menghentikanku, sudah kuhajar dia.

Wanita yang kau lihat... apakah dia?

Tidak.

Apa hubungan mereka dari dulu begini?

Suaminya

cari uang dengan menjual tanaman, tapi uangnya habis buat berjudi.

Xiao sudah berupaya keras

pada Tong, putranya.

Dia disekolahkan di sekolah terbaik

yang biayanya mahal.

Xiao baru-baru ini bahkan menjual rumah dan mobilnya

untuk mengirim Tong sekolah di luar negri.

Kalau tidak, dia tak akan bepergian pakai sepeda motor

yang menyebabkan kecelakaan dan tangannya patah.

Kapan dia menjual rumah dan mobilnya?

Umm, kira-kira awal Mei.

Xiao bepergian cuma pakai motor.

Tapi aku tak ingat kapan rumah itu terjual.

Tapi tak lama setelah mobil itu terjual...

Apa kau yakin hanya tinggal wanita itu saja?

Ya.

Dia adalah istrinya.

Aku sudah lama meminta cerai.

Aku tak peduli dimana dia akan menandatangani surat itu.

Kurasa kita sudah salah jalur.

Apa maksudmu?

Kita melewatkan satu orang.

Siapa? / Xiao Yazhen.

Xiao Yazhen.

Guan Xiuying dan Cai Zhiming

bertemu di Vila Siskin pukul 20:30.

Tapi dia tiba lebih awal.

Pada saat itu,

Xiao meninggalkan Vila Siskin

Li Hai menjelaskan kalau dia melihat Xiao...

Aku melihatnya.

Dia juga melihat Xu membunuh seseorang.

Sedangkan Zheng Wei,

dia sengaja mengungkap fakta kalau dia keluar.

Mereka bertiga sangat dekat dengan TKP pembunuhan.

Tangan Xiao patah,

dan dia tak punya kemampuan bertindak kejahatan.

Jadi kita tak mencurigai dia.

Jika tak ada kebetulan,

mungkin kita melewatkan

banyak detilnya.

Semua orang di perusahaannya tahu kalau Xiao dan suaminya kurang rukun.

Xiao sangat memperhatikan putranya, Tong.

Tong telah menerima tawaran dari

Freemor College of Music di Amerika.

Dia sebentar lagi akan pergi ke Amerika.

Xiao telah menjual rumahnya.

untuk membayar biaya sekolah.

Aku tahu Tong telah mendapat beasiswa penuh

dan dia bisa sekolah tanpa menjual properti.

Pasti ada alasan lain.

Sesuatu yang lebih penting.

Kapan dia pergi?

Setelah istrinya pergi.

Tidak tahu tempat tinggalnya?

Tempat kecelakaan mobil itu,

tapi tersangkanya belum ditemukan.

Pak, Departemen Kendaraan Bermotor (DMV)

tidak menemukan catatan pemindahan mobilnya Xiao Yazhen.

Tapi petugas DMV mengatakan, Cai Zhing permah meminta seorang wanita mengecek mobilnya Xiao.

Dia dia meminta nomor ponselnya.

Pada awal Mei.

Apakah benar?

Ya.

Benar,

Guan memintaku untuk

mengecekkan plat nomor. Kemudian aku

menelpon seorang teman yang kerja di kesatuan polisi lalu lintas.

Wanita itu ke sini sendirian.

Apa kau masih ingat kecelakaan mobil yang terjadi di Jalan Changle pada 28 April?

Pria yang tertabrak separoh wajahnya rusak.

Tersangkanya belum ditemukan.

Kasus ini sepertinya tak menemukan apa-apa,

tapi ada satu titik saat kedua kasus ini disatukan.

Waktu Xiao menjual mobil dan rumahnya

adalah beberapa hari setelah kecelakaan itu terjadi.

Jalan Chang Le berlokasi antara bar Karaoke Jin Cheng dan rumahnya Guan.

Di disitulah Guan sehari-hari lewat.

Menurut dugaanku,

Guan menyaksikan seluruh kejadian

malam itu.

Itu sebabnya dia meminta

Cai Zhiming untuk membantu mengecekkan mobil itu.

Sebagai balasannya Guan memeras pelakunya.

Dan bukanlah kebetulan kalau pasangan itu

pergi ke Vila Siskin.

Dimana Zheng Wei?

Dimana Xiao Yazhen? / Xiao sedang cuti hari ini.

Pak, Hai sudah dalam kendali. Xian dan Zheng tak ada di tempat kerja.

Tak ada orang di rumah. Tong juga tak ada di sekolah.

Kirim Surat Bantuan ke semua unit.

Investigasi kunci di bandara, stasiun kereta dan terminal bus jarak jauh.

Jual Alat Bantu S*ksual | PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Lihat, itu kedua orangnya...

Mohon perhatian, perhatian!

Para tersangka meninggalkan bandara naik taksi.

Plat nomor MIN N-05309.

Harap dilaksanakan pencegatan.

Menurut kesaksian rekan kerjamu,

kau menjual mobil di awal Mei,

dan bepergian naik motor.

Tapi menurut penyelidikan DMV,

tak ada catatan pemindahan atas mobilmu.

Mengapa? Dimana mobilmu?

Setelah itu,

kau menjual rumahmu

dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Apa kau butuh uang?

Tapi aku tahu ada orang lain yang butuh uang saat itu.

Guan Xiuying,

aku sudah lama kebingungan, apa hubungannya dirimu dan Guan.

Lalu aku mengingat

kecelakaan terjadi di jalan Changle

pada 28 April.

Terjadi setelah kau menjual mobil dan rumahmu.

Tapi aku tak menyadari motifmu untuk membunuh.

Sampai

aku melihat ini.

Mengapa Guan ingin tahu plat nomormu?

Kau mau aku bahas lagi?

Tidak.

Akulah

yang membunuh Guan Xiuying.

Semenjak Zheng kecanduan judi,

hubungan kami makin terus memburuk.

Awalnya, ada seseorang menelpon Liu Xiankun

menyeretnya ke masalah ini.

Zheng berhutang uang banyak padanya.

Aku bicara padanya

dan memohon padanya

untuk memberi kami kesempatan.

Tapi

dia berusaha memanfaatkanku.

Aku amat marah...

Dasar jalang, sini kau!

Sini kau!

Sini!

Kulitmu halus, tahu?

Aku panik. Dan salah memindahkan persneling.

Aku tak sadar dia masih pegangan mobil.

Tapi saat aku membelok...

Aku baru tahu...

dia sudah mati.

Aku tak tahu cara menjelaskan

semua jika polisi menyelidikiku,

karena aku berhutang banyak pada Liu Kunxiang untuk berjudi.

Ini pembantaian.

Pada akhirnya aku bakal dipenjara juga.

Tak ada siapapun malam itu

dan tak ada kamera.

Wajah Liu sudah rusak

dan tak ada yang bisa mengenalinya.

Kuambil semua barang yang dibawanya.

Setelah beberapa lama,

kami melihat di TV kalau polisi

masih mencari saksi.

Pencarian saksi

pada malam 28 April 2010, kecelakaan mobil mencurigakan terjadi di Jalan Chang Le.

Kami berencana menjual kami lebih dulu,

tapi kami kuatir bakal ketahuan lebih cepat.

Lalu kami menemukan sudut terpencil

untuk mendorong mobil itu ke laut.

Setelah itu polisi tidak menemukan kami.

Aku mengira,

ini sudah berakhir.

Aku tak sangka...

Halo?

Aku melihat kau menabrak orang sampai mati.

Guan bilang dia akan melapor polisi

kecuali kami memberi dia 1 juta.

Pertama kali kami bertemu, kuberi dia 300.000.

Hanya ini yang kupunya...

Kumohon! / Lepaskan!

Hanya ini yang kupunya... Kumohon.

Kumohon?

Sudah kubilang aku mau lebih dari 300.000,

dan kuulangi sekali lagi...

waktumu maksimal setengah bulan lagi.

Aku tak punya pilihan lagi.

Dia maksa minta 1 juta.

Kami harus menjual rumah untuk bayar sisanya 700.000.

Tapi...

Kau jangan beri dia uang itu sekarang.

Pikir dulu,

kalau kali ini dia kau beri uang,

bagaimana kalau nanti dia minta uang lagi?

Dia akan memeras kita seumur hidup.

Jika nanti kau tak punya uang,

kau bakal masuk penjara.

Ini bukan masalah uang.

Tong mengandalkanmu.

Jika Tong tahu kau membunuh seseorang, dunianya akan hancur sepenuhnya.

Hanya Guan satu-satunya saksi.

Tak akan ada yang tahu,

asalkan dia mati.

Jadi kau memutuskan untuk membunuh dia.

Kami tak punya pilihan lain.

Guan meminta untuk bertemu di Vila Siskin.

Aku pernah ke sana untuk makan malam beberapa kali,

dan memperhatikan orang yang ke sana

hanya untuk menonton pertandingan bola.

Hanya ada satu pintu di vila itu.

Intinya adalah,

tidak ada kamera.

Jika kuminta istriku menandatangani surat cerai di sana,

tak ada yang bakal curiga.

Tempat itu cukup terpencil

dan tak ada yang lewat saat malam.

Kami pergi ke sana lebih awal

dan itu 10 meter jauhnya dari pintu.

Lalu aku sengaja mengarang kejadian

bila rekannya Xiao melihat kami mau pergi untuk cerai di Vila Siskin.

Aku minta cerai!

Baik.

Aku akan ke Vila Siskin hari Sabtu untuk nonton pertandingan bola.

Kau bisa ke sana menandatangani surat cerai.

Bagaimana tangan kananmu bisa patah?

Pada malam itu,

Zheng mengirimiku pesan

saat polisi baru tiba di Vila.

Tapi saat itu tanganku tak kenapa-napa.

Aku tahu

kalau aku tak bisa mengelabuimu.

Makanya kuminta salah satu kerabatku yang seorang dokter untuk membantu.

Aku jelaskan kalau

ini patah saat Zheng mendorongku.

Siapapun yang menanyakannya,

bilang saja ini patah sudah 3 minggu lalu.

Memakai sling juga bagian dari rencana.

Supaya Guan kurang waspada

sehingga aku bisa menyembunyikan pisau di dalam sling.

Jangan ke sana.

Apa?

Apa kau gila?

Apa kau tak tahu cuma ini kesempatan kita?

Zheng, jangan bodoh begini.

Biar aku saja!

Aku dan istriku sudah lama hancur.

Kami berencana untuk bercerai

setelah Tong ke luar negeri. / Tapi entah bagaimana kami

tak disangka memecahkan kebekuan

gara-gara insiden ini.

Biar aku saja.

Tidak!

Tidak, jangan kamu!

Aku kurang cukup baik padamu bertahun-tahun ini.

Beri aku kesempatan. Biar aku saja yang lakukan.

Zheng Wei, kau brengsek!

Tak usah berdebat lagi!

Tanda tangani.

Tanda tangan! / Baik!

Karena insiden ini,

aku sadar kalau

Xiao adalah yang mendukung seluruh keluarga selama ini.

Aku hanyalah sampah.

Waktunya hampir habis.

Aku sudah membunuh satu orang.

Jika aku ditangkap polisi,

aku tak bisa melibatkan Zheng.

Bagaimana kalau kau tak bisa membunuh dia?

Aku bisa.

Tidak, jangan lakukan! / Lepaskan aku!

Tak akan kubiarkan!

Aku harus pergi!

Tidak!

Kalau polisi tahu, akan kujelaskan

kalau aku sudah ada hubungan dengannya. Lagipula aku ini brengsek.

Mereka akan percaya yang kukatakan. Berikan tasnya.

Tidak, tidak!

Biarkan aku pergi.

Aku sungguh terharu saat itu.

Tapi pembunuhnya hanya bisa aku.

Pergilah!

Satu-satunya kesempatan kami adalah membunuh dia

di depan gerbang Vila Siskin.

Aku keluar jam 20.00 dan membunuh Guan

dan membawa pergi mobilnya

lalu menunggu bertemu lagi dengan Zheng Wei.

Lalu kami mendorong mobil bersama mayatnya ke laut.

Meski mayat itu ditemukan,

masih sulit bagi polisi menemukan kami.

Namun aku tak sangka saja kalau...

Bagaimana Xu bisa jatuh dari atas gedung?

Apa yang terjadi? / Dia menyaksikan istriku membunuh.

Apa kau di Vila Siskin pada malam itu?

Bagaimana kau bisa menemukan Xu?

Kami sudah mencari-cari lama dan tidak menemukan dia.

Setelah mengenali Xu hari itu,

aku meninggalkan kesatuan polisi kriminal.

Aku mengantarkan Xiao pulang

dan cerita padanya soal insiden di Vila Siskin.

Aku melihat semuanya.

Aku menemukan Xu,

dan memberikan alamatnya pada Xiao.

Hai.

Seluruh hidupku

sudah hancur.

Lagian Xu sudah sekarat.

Saat dia mati,

kami bisa timpakan semua kesalahan padanya.

Sehingga kau tak akan mencurigai Xiao.

Aku hanya

ingin menabung untuk putriku.

Lalu Xu kuberi uang.

Hai!

Saat aku pergi, dia memanggilku Hai.

Aku tak berani menoleh.

Saat Guan bercerai,

mantan suaminya mendapat hak asuh putranya.

Ibu tirinya memperlakukan putranya sangat buruk.

Maka Guan sangat ingin merebut kembali hak asuh tersebut.

Mantan suaminya meminta 1 juta.

Oleh karena itu,

Guan memerasmu.

Putranya,

belum genap 4 tahun.

Waktumu maksimal setengah bulan.

Aku sungguh tak punya pilihan lagi.

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

Pak, diantara semua kasus yang kau selesaikan,

apa melihat yang seperti ini?

Saat aku kecil, aku selalu ingin menjalani

hidup penuh semangat, penuh gairah,

dan berbeda.

Tapi sejak aku jadi polisi, aku berubah pikiran.

Hidup tenang cukup membahagiakan.

Halo? / Pak,

Rumah Sakit barusan menelpon.

Dokter bilang Xu Gang sudah siuman.

Kondisinya relatif stabil, kita bisa tanya-tanya dia besok.

Terima kasih.

Xu Gang.

Apa yang sebenarnya terjadi

di gerbang Vila Siskin pada malam 12 Juni? Kau harus jujur.

Pada malam itu, aku akan membantu Cai Jie

membunuh wanita bernama Guan Xiuying.

Dia bilang akan memberiku 100.000 yuan.

Aku sudah menunggu di perempatan lebih dulu.

Kukira aku bisa bunuh dia di jalan itu.

Tapi mesin motorku

tiba-tiba mati.

Saat aku tiba di Vila Siskin,

kulihat mobilnya diparkir di depan gerbang.

Kukira dia sudah di restoran.

Tapi saat kulihat lebih dekat,

kutemukan dia terbaring di dalam mobil bersimbah darah.

Aku tak tahu apa yang terjadi dan mau kabur saja.

Tapi kemudian aku sadar

aku kelupaan tas itu.

Kemudian,

mengapa kau merampok wanita itu?

Aku merampok dia?

Tidak.

Dia yang menghantamku.

Dia mendekat dan mengambil tas itu.

Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Lalu Hai tiba-tiba muncul,

dan aku kabur.

Pada malam itu, mengapa kau naik ke lantai atas sama pria itu?

Dia bilang dia temannya Hai

dan Hai ingin membicarakan sesuatu denganku.

Tapi saat aku sampai di atap,

dia meminta

ponselku.

Ponsel apa? / Dia menginginkan ponselnya Guan.

Dimana ponselnya Guan?

Tiba-tiba dia menarikku dengan kuat.

Tapi tak sengaja, aku tergelincir dan jatuh.

Ponsel itu yang kulihat saat mengambil tas itu.

Tapi kemudian menghilang.

Mungkin terjatuh saat perebutan tas itu.

Semua detilnya benar, dan hampir terpecahkan.

Ponsel itu,

Zheng Wei dan Xiao Yazhen tak pernah menyebutkan itu.

Kurasa di ponselnya Guan Xiuying

pasti ada video Xiao Yazhen yang menabrak Liu Xiankun.

Itu alasan kenapa dia menghadang Xu Gang,

yaitu untuk merebut ponsel dan menghancurkan bukti.

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmax

Pak.

Pada hari itu orangtuaku tak ada di rumah.

Mobilnya ada di rumah.

Jadi diam-diam kubawa mobilnya,

dan membawa pergi.

Selama ini ayah yang mengajariku menyetir.

Tapi saat itu pertama kalinya

aku nyetir mobil sendiri.

Aku cuma ingin memberinya pelajaran.

Kau nyari mati ya? Kau tak tahu siapa aku?

Ayahmu bilang kelak kau akan jadi anak hebat.

Masa?

Sini kau! Kubunuh kau!

Tapi aku tak bisa mengalahkannya.

Kesini kau.

Sini kau, bocah tengik!

Takut ya?

Kuhajar kau kalau ketemu lagi!

Aku panik.

Aku berniat kabur,

tapi salah mengoper persneling

dan menabrak dia.

Aku tak tahu dia pegangan belakang mobil.

Aku ketakutan.

Saat aku belok di tikungan,

kulihat dia tergeletak di sana.

Aku tak tahu harus berbuat apa,

maka segera aku telpon ibuku.

Orang tuaku bilang jangan cerita kejadian ini pada siapapun.

Pura-pura saja tak pernah terjadi.

Semenjak itu,

aku ketakutan setiap hari

dan tak bisa tidur.

Aku sering bermimpi kejadian itu

saat kalian datang ke sekolah dan mencari ibuku.

Ibuku merubah penerbanganku.

Aku ingin pergi secepatnya.

Keluargaku bukan orang kaya.

Orangtuaku sudah berbuat banyak untukku. / Tong,

kami sangat bangga padamu.

Putraku layak mendapat ruang konser terbaik di dunia.

Mereka menghabiskan uang

dan tenaga demi aku.

Ibuku bilang

kalau betapa tidak adilnya dunia ini.

Kesempatan,

dan status,

bisa didapatkan dengan uang,

kecuali satu usaha.

Usaha adalah sama bagi semua orang dan aku akan membalas kebaikan mereka.

Bisa kau ceritakan

mengapa kau bertemu Liu Xiankun?

Pada ultahku yang ke-15...

Ayo, tiup lilinnya.

1, 2, 3!

Seluruh keluargaku merayakan ultahku di restoran.

Tapi tak disangka,

orang-orang itu meminta ayah melunasi hutangnya.

Kemudian ayahku melawan mereka.

Kau kaya, huh?

Nih makan! Makan! / Apa yang kau lakukan?

Lepaskan ayahku!

Ibu!

Lepaskan aku!

Ibu! Ibu!

Aku sudah dewasa,

tapi aku tak bisa melindungi mereka.

Pada menit-menit terakhir boarding,

aku mulai ragu.

Saat aku pergi,

mungkin aku tak pernah kembali lagi.

Aku tak mau jadi begini.

Tapi aku juga takut dipenjara.

Aku tak tahu harus berbuat apa.

Aku berdiam lama di bandara.

Aku tak mau hidup dalam kepanikan selamanya.

Aku harus mempertanggungjawabkan perbuatanku.

Tong,

keputusanmu sudah benar.

Kau sudah dewasa.

Aku datang ke sini langsung dari bandara.

Aku tak berani pulang.

Karena orangtuaku melarang aku mengakui kejahatanku.

Tapi kuingin bertemu mereka.

Bolehkah?

Bisakah kau telponkan mereka?

Maaf.

Aku tak bisa ijinkan.

Xiao Yazhen pasti akan dihukum mati.

Toiletnya di sana.

Bu!

Mengapa ibuku diborgol?

Mengapa ibuku diborgol?

Tong! / Lepaskan dia, akulah yang nabrak orang itu!

Bu!

Bu!

Bu!

Bu!

Aku sudah mengaku!

Bu.

Maafkan aku.

Tong,

kami tak bisa menemanimu selamanya.

Cepat atau lambat,

kau akan menghadapi semuanya,

dan menghadapi dunia ini sendirian.

Maafkan ibu.

Maafkan ibu. / Waktunya pergi.

Bu.

Bu.

Ibu menyembunyikan sesuatu dariku?

Bu!

Bu!

Bu!

Bu!

Bu!

Bu!

Jangan takut, Tong.

Bu!

Xiao Yazhen dihukum mati karena pembunuhan disengaja dan segera dieksekusi.

Zheng Wei dipenjara seumur hidup karena kejahatan pembunuhan disengaja.

Li Hai dihukum 2 tahun penjara karena bersumpah palsu.

Zheng Xiaotong karena kelalaian menyebabkan kematian tidak memegang tanggung jawab kriminalitas

karena usianya dibawah 16 tahun saat kejahatan dilakukan dan dia menyerahkan diri.

Cai Zhiming, Cai Jie, Xu Gang, melakukan pembunuhan sengaja, masing-masing dihukum 5 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun.

9 TAHUN KEMUDIAN

Ayah, mengapa Tn. Xiaotong main pianonya disini?

Dia main piano untuk ayahnya.

Jangan biarkan cinta melanggar prinsip-prinsip hukum, jangan sampai kedewasaan kehilangan tujuan utamanya.

broth3rmax, 12 Juni 2024

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 12 Juni 2024

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmax

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.