Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Alih bahasa : Dave Snow - The Legend
A Moment To Remember
Hey...
Boleh minta apinya?
Tidak, bukan itu, Api?
Ketika kenangan hilang...
Itu adalah jiwa, kata mereka.
Ah, kenangan!
Ketika kenangan pergi itu adalah jiwa.
beberapa cerita, eh?
Hey, bung, biar ku ceritakan kepada mu cerita mengenai kenangan.
Ketika kau berjalan menghampiriku.
Aku lihat kau merokok.
Itulah kenangan.
Kau tahu apa yang aku tunggu disini?
Bukan api rokok.
Aku hanya menunggu apinya.
Berbagi api rokok, artinya berbagi apinya.
Jadi...
Hei nona...
Punya korek?
Kapan aku bisa menghisapnya?
Kereta sekarang sudah tiba.
Mohon tunggu di garis kuning.
70 cents.
Uangnya Satu Dollar
Sial, jangan lagi
Kembaliannya.
Cepat.
Ayo!
Anda pasti buru-buru.
Jadi kau selesai dengan dia?
Apa ku bilang?
Sudah ku duga!
Apa kau sudah makan? Kau lapar?
Ayah pasti akan membunuhmu!
Itu dia.
Dia tak kelihatan tolol atau semacamnya.
Lihat matanya
Jelas penggoda.
- Kau suka mejamu? - Ya
Selamat bergabung dengan kami. Bagaimana kalau mengawalinya di lantai baru?
Menjadi wanita feminin dan dan sensitif seperti dirimu...
Bisakah kau mengerjakan pakaian pria?
Kau harus membantuku. Aku akan belajar.
Aku yakin kau bisa.
Kau terlihat tepat untuk pekerjaan ini.
Aku Anna Jung
Senang bertemu, Aku Kim Su-jin.
Aku sudah banyak mendengar tentang dirimu.
Dari Young-min, Isteri mantan pacarmu.
Aku dan dia satu sekolah dulu.
Oh, dia sudah bukan isterinya lagi.
Segini?
Lebih pendek lagi.
Segini?
Kau yakin?
Aku tak mengerti.
Memotong rambut tak membantumu melupakan masa lalu.
Tunggu!
Segini saja.
Jangan terlalu terbebani masalah ini.
Waktu menyembuhkan segalanya.
Senang sekali bisa keluar bersama puteri kecilku
Apa Ayah membenciku?
Aku telah mencoreng nama keluarga.
Ayah harus berurusan dengan polisi berkali-kali karena aku...
Benarkah?
lebih cepat melupakan adalah anugerah.
Lupakan kesalahan masa lalumu.
Mulailah lembaran baru.
Ini tak akan lama. Mau ikut?
Silahkan saja.
Berdebu sekali!
Dengan hembusan musim semi yg melenakan di sekeliling anda...
Inilah lagu yg bisa membuat anda terjaga.
Saya akan menemani kembali besok. dan inilah lagu terakhir untuk hari ini.
La Paloma.
Ada masalah apa denganmu?
Jika kita tidak menyelesaikannya saat ini, Apa yg akan kau lakukan dengan ini?
Apakah aku bicara dengan tembok?
Pembicaraan kita berputar-putar. Jangan buang-buang waktu!
- Kau memang sial... - Ada masalah apa?
Pak!
Truk semen semua sudah ada disini.
Tapi si keparat ini tak membolehkan mereka mengerjakannya.
Kau tahu berapa kerugian kita jika kita menyuruh mereka kembali?
Baik, lakukan saja, tuang semua semen sialan itu! Aku tak mau bertanggung jawab.
Jangan merengek padaku nanti. Sialan!
sial... Memangnya dia pikir dia siapa?
Tunggu... Kau mandornya, kan?
Siapa namamu?
Sudah 30 kali anda tanyakan! Namaku Choi Chul-soo.
Maafkan aku, Choi.
Masalahnya apa?
Masalah?
Cetakannya belum cukup kuat menahan beban cor-coran.
- Gila! - Minggu lalu hujan lebat sekali.
Dan kita belum menyelesaikan perancahnya.
Bagaimana jika rubuh ketika orang-orang disitu?
Rubuh? Jangan di dramatisir, nak!
Baiklah, Choi. Biar ku periksa.
Tak mungkin kita bisa menyelesaikannya hingga besok pagi.
Kerjakan lusa saja untuk kebaikan semua.
Kau tak mengerti dengan apa yg kau katakan.
Dasar tukang batu sialan!
Dengar, Aku mengatakan ini berdasarkan pengalamanku.
Kau lakukan hari ini. maka akan rubuh
Kau ingin menjadi sajian utama di berita?
Dasar tukang emosional!
Siapa?
Kita cari makan.
Kupikir renovasinya bisa selesai saat ini.
Aku pusing!
Mereka akan memecatku.
Temanku yg melakukan pekerjaannya Tapi dia membawa lari uangnya.
Sialan, Aku telah membayarnya di muka.
Ya Tuhan!
Biar ku pikir dulu apa yg bisa kulakukan.
Pasti ada jalan.
Sungguh?
Bagaimana?
Aku kenal beberapa orang.
Ayah, anda yakin?
Tentu saja! Aku penurut idolamu, kan?
Bukan, anda bukan penurut! Anda hari natalku!
Apa?
Maksudku sinterklasku!
Cukup. Akan kukirim seseorang ke sana
Biar dia yg menyelesaikannya.
Baik?
Dia... kasar. Sangat kejam.
Jangan macam-macam dengannya.
Senangnya akhirnya anda datang!
Kita minum kopi dulu di ruanganku.
Dimana tempatnya?
Lewat sini.
Dimana rencana tata ruangnya?
Kita sudah tak punya dibawa semua sama orang itu.
Kenapa kertas dindingnya robek?
Hei! Maaf... Apa-apaan...! Tunggu!
Biarkan saja! Waktu kita tinggal sedikit.
Ini yg kau sebut pekerjaan serampangan. Seluruh dinding ini harus dihilangkan.
Pulang jalan kaki?
Ya... Tidak!
Aku naik bis... Bukan, taksi... Aku naik taksi.
Kau tak apa-apa?
Ya.
Kau menjual ini di subway atau apa?
Semua ini? Aku sering kehilangan pulpen.
Bukankah butuh biaya besar membetulkan pintunya?
Naiklah.
Tunggu! Tunggu!
Pegangan pakai ini.
Baik
Nyaman.
Untuk apa tongkat baseballnya?
Apa kau memukuli orang dengan itu?
Kenapa kau harus memukuli orang?
Maaf.
Untuk apa?
Merebut minuman kalengmu.
Aku, kau tahu.. Aku sangat... uh, sangat..
...pelupa!
Bagaimana kau bisa ingat padaku?
Apa ini ke arah keluar?
Hei, kau mencari seseorang hari ini, kan?
Jangan kau berani mengambil yg tampan sendirian.
Tampan?
Yang kau bicarakan tentang perempuan ...
Mencari seseorang?
Nah, di mana ...
Itu mustachio yg tinggi?
Dia bekerja di situs sehingga tidak bisa datang.
Orang-orang di sini bertanggung jawab sekarang, aku dengar.
Terima kasih banyak Su-jin.
Ayahmu bermain golf, kan?
Aku akan memberikan panggilan nanti.
- Apa yg kau lakukan? - Astaga! Ya Tuhan!
Tampan apanya? Hantu saja tak kulihat.
Aku kebelet pipis!
- Dia harus pipis! - jangan ribut!
Percaya padaku, ok? Ayo jalan.
Tn. Park memang keparat.
Dia tak pernah membayar tepat waktu.
Kau harus menekan orang itu demi kita.
Dia akan membayar tepat waktu bulan depan.
Aku tak perduli dengan gaya.
Bisnis apa yg mereka tangani?
Oh, untuk itukah kita disini?
Apakah kau punya tabungan?
Berhentilah boros, mulai menabung.
Sudah saatnya Ghi-bong sudah menikah...
Kau kenal mereka?
Bagaimana bisnismu?
Apa?
Menjual pena.
Kami sedang lewat.
Kami ada janjian.. lalu aku melihatmu.
Duduklah disini, nona-nona.
Kita butuh gelas dan sumpit disini!
Ambil kursinya!
Tidak cukupkah kau memandangi wajahnya?
Kim Su-jin!
Bawakan aku bantal! Aku mulai pusing!
Kenapa kau tak kedalam bersamanya?
Uang simpanannya banyak.
Jika kau minum itu kita pacaran.
Jika tidak?
Kita menjadi saling tak kenal. sampai mati.
Aku? aku belum pernah melakukan ini sebelumnya.
Rentangkan.
Tetap rendah.
Ayun seperti ini.
Asta...
Ambil pemukulnya!
Astaga!
Terlalu berat.
Awas datang!
tetap awasi bolanya.
Sudah tak ada!
Apa yg kau pakai?
Tebak saja.
Baunya memberiku perasaan yg asing.
mengingatkanku pada masa lalu
Apa ayahku? Pamanku?
baunya membuatku merasa ...
seperti ketika aku jatuh kedalam dunia mimpi.
- Hei! - Semacam itulah...
Aku memakai cairan pencukur
Apa ini?
Apa?
Ini?
Bukan apa-apa!
kau belajar? mengikuti ujian atau apa?
Hey!
Membukanya dan kau keluar dari sini.
Siapa ini? Kakekmu?
Guru templum lignarius...
Apa itu?
Seseorang yg membangun kuil. Dialah guruku
Punya album? Ada foto masa kecil?
Rasa ingin tahumu tak terpuaskan ya?
Aku ingin melihat foto ketika kau masih kecil.
Aku tak punya.
Aku selalu tumbuh besar.
Kau tahu permainan grift?
Pasang taruhanmu.
Bahkan anjing yg memperhatikan bisa menang.
Ibu memenangkan uang roti Ayah memenangkan uang kopi.
Gandakan uangmu.
Jangan biarkan keberuntungan pergi...
Keberuntungan ada di setiap sisi.
Pilih As-nya!
Sekali lagi Pasang taruhanmu.
Bahkan anjing yg memperhatikan bisa menang.
Ibu memenangkan uang roti Ayah memenangkan uang kopi.
Gandakan uangmu.
jangan biarkan keberuntungan pergi...
Keberuntungan ada di setiap sisi.
Kau akan kalah lagi?
Sesuatu yang baik terjadi pada mu?
Kau punya jeda langkah yg tepat.
Ini lebih lembut dari kain impor.
Tapi aku tidak tahu apa yg akan dikatakan Anna Jung.
Selalu menemukan kekurangan.
Dia begitu jahat.
Jangan khawatir.
Seekor burung tidak punya waktu untuk marah.
Siapa bilang? Itu ...
Young-min frase.
Bagaimana dia lakukan?
Aku tidak melihat dia untuk sementara waktu.
Tidak apa2.
Ini dapat terjadi pada siapa pun.
Semua yang kami lakukan adalah cinta.
... Mengatakan beberapa orang yang tidak bertanggung jawab.
Tidak ada yang bisa menghentikan ku dari cinta?
Hei, apa yang terjadi pada katak yang ceroboh tertabrak batu?
katak apa?
Kau mengatakan ada anak-anak?
Hei, tidak hanya membunuh orang atau mencuri sesuatu adalah dosa?
Ini sebanyak dosa untuk anak itu.
Siapa yang akan mengurus sakit hati nya?
Aku katak juga!
Apa pun, sialan.
Ayo kita makan.
Kau benar.
Aku tahu itu juga.
Ini semua salahku.
Jadi aku patah hati juga.
Aku minta maaf untuk semua orang.
- Tapi ... - Lupakan saja.
Oke?
Croak, croak.
Croak.
Kenapa kau tak membelinya? yang harganya mahal.
Ini menyenangkan.
Dan bagus untuk menguatkan persahabatan kita.
Diantara semua orang yg keren kenapa tukang batu?
Senang?
Jangan menunggu.
Artis sejati takut akan kanvas kosong.
Semoga berhasil, semuanya.
Apa yg kau lakukan disini?
Sudah kubilang jangan menunggu.
Bertemu dengan seseorang?
Tidak!
Pasti Yoon-ah, kan?
Bukan, bukan. Dia tak bilang apa-apa.
Pekerja konstruksi atau siapa?
Yg benar saja, kenapa aku kencan dengan orang seperti...
Apa pekerjaannya?
Dia arsitek.
Benarkah?
Aku ingin ketemu dengannya.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin?
Bukan, aku hanya bilang...
Tidak mungkin?
Ini karena... Ayah!
Undang dia ke rumah kita
Akan ku urus semua untukmu nanti.
Oke?
Tidak mau.
Kenapa tidak?
Tidak!
Kenapa?
Kenapa tidak?
Dengar
Aku bertemu denganmu. Ada urusan apa dengan orang tuamu?
Kau harus bertemu dengannya...
jika kita mau menikah.
Mengapa tidak? Bukankah kau mencintai ku?
Kau mencintai ku, kan?
Mungkin memudar.
Apa memang susah mengatakan Aku mencintaimu?
Aku mulai muak dengan ini!
Sadarlah, bisakan?
Kau seorang putri, dan aku gelandangan!
Bisakah kau hidup tanpaku?
Jika kita hidup bersama?... Apa kita juga mati bersama?
Kau lahir dan mati sendirian. Itulah hidup.
Dasar cengeng...
Pernahkah kau kehilangan orang tua? atau negaramu?
Dengar.
Kenapa kau begitu menyukaiku?
Ingat toko itu?
Tidak.
Pergi sana.
Aku takut sekali!
Bagaimana kau tega membuat wanita menderita?
Apa yg salah menginginkan pernikahan dengan seorang pria ...
yg ia cintai dan membentuk rumah tangga?
Ini enak sekali.
Kenapa tak kau gunakan ini? pukul dirimu sendiri
Aku tak bisa membuat komitmen.
Bukan, sebenarnya aku tidak mau.
Kenapa tidak?
Kau membuatku takut.
mengapa?
Kau terlalu percaya diri
Apa kau pernah berpikir bagaimana kejamnya hidup?
Katakanlah kita menikah,
Bisakah kita benar-benar bahagia?
Ayah!
Kenapa terkejut?
Kau yg mengundang kami.
Kau...
Kalian saling kenal?
Sayang, katakan sesuatu.
Kau mau kemana?
Ke kamar kecil
Maafkan aku.
Ikuti aku keruang cuci di bawah tangga.
Orang tuamu?
Dia belum mengatakan pada anda?
Apa kau punya rumah?
Jika tak keberatan, saya akan pergi.
Kau dipecat.
Selesaikan makannya dulu.
maksudku...tunggu hingga Su-jin kembali.
Duduk!
Mohon ...
Maafkan saya soal ini
Saya tak akan pernah...
Su-jin!
Su-jin, bangun!
Su-jin!
Su-jin!
Dia mungkin pingsan karena beban yg berat.
Sedikit kurang darah juga.
Dia akan sembuh setelah tidur yg cukup.
Ijazah Arsitek
Panas!
Kenapa denganku?
Selesai mandinya?
Ya.
Kau yakin?
Tentu saja.
Yakin?
Kau membersihkan dadamu?
Tak tahu.
Ketiakmu?
Kurasa.
Kakimu?
Jangan tanya lagi! Jangan dilihat terus!
Ini tidak benar.
Kau harus mengulanginya.
Memangnya ada yg salah?
Kau tahu kita kerja lembur untuk ini!
Perhatikan dari sini.
Lakukan lagi.
Ini bahkan tidak sejajar.
Lagi?
Ayolah! Ini cukup baik.
Tak ada yg bakal memperhatikan!
Perhatikan. bayangannya patah, lihatkan?
Ini karena sudutnya.
Dan jaraknya.
tidak merata
Lakukan lagi, oke?
Oke.
- Dipihak siapa kau! - Tidak, jangan di ulang lagi!
Kamu lagi.
Memangnya kau siapa dasar setan kecil!
Ini sudah bagus!
Memangnya kau siapa, seniman tolol?
Hei, Choi!
Ucapkan salam pada Pak Hwang.
Kau pernah bertemu dengannya.
Kau semangat sekali.
Selamat atas semuanya.
Aku meminta mertuamu untuk bertemu denganmu.
Apa yg tampak bagus disini?
Maaf?
Apa yg seharusnya kubangun disini?
Daripada membangun sesuatu ...
Kau mungkin ingin biarkan seperti itu.
Biarkan seperti apa adanya ...
Tapi jika aku bersikeras.
Jika kau ingin sebuah rumah.
Kau harus menebang pepohonan.
Tumbuh secara alami berbeda dari yang ditanam.
Sebuah rumah yang ...
seimbang.
Uh ...
di dalam dan luar.
Kau melihat pohon pinus di sana?
Besar, bukan?
Ada alasan untuk itu.
Entah itu di bawah batu ketika masih muda.
Atau dinaungi oleh pohon besar di dekatnya.
Singkatnya, sudah salah tempat.
Seperti pohon pinus di tebing.
Hei, itu masih basah.
Jangan menyentuhnya.
Mari kita bicara tentang tema.
Tema?
diMana desain mu berasal?
Dari mana asalnya?
Yah ... Maksudku.
Apa inspirasi mu?
Istri ku inspirasinya.
Aku sempat melihatnya begitu bahagia bersama keluarganya.
Dan yang sangat istimewa bagi ku.
Jadi ...
Berjalan di sepanjang bukit ini.
Melihat di sekitar tanah kosong.
Aku membuat sebuah ceritanya masuk.
Dan datang dengan interior pertama.
Ini Su-jin palunya kakek.
Chul-soo.
Kau tahu Yesus, kan?
Tahukah kamu Dia adalah seorang tukang kayu?
Carpenter adalah panggilan suci.
Chul-soo.
Kau tahu bagaimana sebenarnya tukang kayu berbeda dari lain?
Pergi lihat di toko.
Ada begitu banyak yang palsu.
Mereka semua mengeluh tentang kayu.
Tukang kayu yang sebenarnya.
Melihat tekstur.
Apa tekstur?
Ini kemungkinan.
tekstur memberimu sesuatu.
Seorang tukang kayu yg sebenarnya bisa merasakannya.
Itu sama dengan orang-orang.
Kalian semua salah.
kamu juga.
Tapi aku melihat tekstur mu.
Kau tahu apa maksudku?
Kau suka?
Daripada berfokus di dinding yang indah.
Aku dianggap ...
Bagaimana orang bergerak di bawah atap.
Teruskan.
Yang aku maksud adalah ...
Geografis khusus
bahwa ekspansi drainase dipertimbangkan.
Ah ...
Ini adalah ...
Lampiran parsial antara pintu kolom dan kolom.
Kami berencana untuk dekorasi semua kerajinan yang lain seperti ini.
Jika aku dan tukang kayu dan kamu, tukang kayu ahli
untuk fokus pada proyek ini.
Aku yakin kita akan membuat untuk tanggal yang kau inginkan.
Tentu saja ...
Kamu perlu mempertimbangkan anggaran.
Kerajinan banyak memakan biaya.
Kau mendapat kontrak?
Kami menunggumu, Su-jin
Sebentar!
Tidak, tidak.
Itu terlalu umum.
Aku fikir ...
Yah ... menunggu.
Dalam sebuah restoran Ketika pelayan dengan nampan berjalan dan jatuh.
Dia berputar secara otomatis dan spontan.
seperti kau bisa mendukungnya dalam situasi apapun.
Hanya itu ... Apakah kau Tahu Apa ku katakan?
Belum selesai?
Aku akan terlambat masuk kantor.
Pekerja konstruksi menyukai hari yg hujan.
Mengapa kamu tertawa?
Ini hanyalah secangkit teh.
Kim Su-jin!
Kau melamun terus, nona
Apa kau bahagia menikah?
Bukankah hujan membuatmu melakolis?
Letakkan tasmu. tak akan ada yg mencurinya.
Jangan, biar ku bawa.
Biar ku tanya sesuatu.
Apa kau pernah tersesat di jalan yg sudah kau kenal?
Kami tak seperti dirimu.
Hei, kau sering tersesat juga.
Meski begitu, aku tak pernah lupa jalan menuju ke kantor.
Bagaimana kau bisa? Kecuali kau mulai pikun.
Akhir-akhir ini aku sering kesulitan...
menemukan jalan pulang ke rumah.
Aneh sekali.
Dia pasti membuatmu lelah sepanjang malam!
Rasanya ada yg berbeda.
Apanya?
Dapurnya.
Bagaimana menurutmu?
Telah berubah.
Benarkah?
Memangnya tidak?
Tak ada lagi barang hagus
Kau suka?
Tidak
Aku mencintaimu!
Silahkan.
Kepalaku!
Ada keperluan apa?
Silahkan duduk.
Apa kau sering pingsan akhir-akhir ini?
Dikarenakan tekanan yg tak tertahankan...
atau emosi yg tidak stabil?
Salah satunya karena Anemia.
Mengenai tekanan...
Apakah perlu untuk direkam?
Jangan dirisaukan. Suatu saat ini bisa membantu.
Jawab saja pertanyaanku.
Aku pernah mencintai seorang pria beristeri.
Tapi dia tak pernah muncul di stasiun.
Saya patah hati. Rasanya saya ingin mati.
Beberapa hari sebelumnya
Saya di labrak oleh isterinya
Dia menjambak rambut saya.
Dalam kasus yg berhubungan dengan tekanan emosional...
reaksi seseorang berbeda-beda.
Gejala yg kau alami mungkin timbul dari beberapa tekanan.
kembalilah minggu depan. Kita akan coba dengan MRl dan CT scan padamu.
Hei, ambil ini.
kantor yg keren!
Kau akhirnya berhasil, mandor.
Tak ada lagi mandor!
Aku mandornya sekarang.
Dimana mejaku? Di belakang?
Ini tak lucu. Ayo keluar dari sini.
Dia belum selesai.
Kau lihat ini? Semua orang berubah.
Kau tak bisa percaya pada siapapun
Ayo. Dia sudah berubah. Aku tak butuh omong kosong ini.
Ayolah!
Chul-soo, buatkan aku kartu nama, bisa kan?
- Kau tak butuh kartu nama! - Akan kuambil besok!
Ayo kita pergi!
Kembali!
- Berikan aku kartu nama mu. - Aku ambil satu.
Wow, dia begitu cantik.
Gadis-gadis muda yang ahli berdandan.
Tapi tidak pandai memasak.
Seperti aku.
Kau menjadi lebih hebat.
Kau gunakan untuk mengambilnya kembali.
Sekarang kau meminta pinjaman.
Waktu yang tepat, juga.
Muncul ketika aku berada dibawah.
Apakah Aku berhutang sesuatu?
Kau tidak pernah tahu aku selalu berdoa untuk kesuksesan mu.
Jangan terlalu pelit untuk beberapa dollar.
Itu begitu murah.
Kau berkata murah?
Kau terlihat lebih baik.
Oh, putra ku.
Istrimu menjagamu dengan baik, bukan?
Jadi, Apa ini?
Mau kau lakukan untuk ku?
Kau punya orang2 mu.
Tanya ke gigolo ibu.
Apa? Gigolo?
Hey, perhatikan kata-katamu kepada ibu mu.
Kau lebih buruk dari pada sekarang.
Kau fikir aku menggunakan uang untuk diriku sendiri?
Tidakkah kau tahu?
kau seharusnya tidak meminjam uang dari sebuah geng.
Kau harusnya masuk ke penjara.
Penjara?
bagaimana kau bisa berkata seperti itu?
Baik, baik.
Aku pergi.
Aku akan mendaftarkan kamu sebagai penerima uang asuransi.
Jadi bawa itu ke istrimu yang cantik, sialan kamu.
Kita seharusnya bertemu 3 tahun lalu dan itu yang ibu katakan?
Tidakkah kau meminjam setengah dari ku?
Aku akan pergi istirahat.
7% yg tertarik itu sempurna kau tahu.
Oke, baiklah.
Aku tidak akan mau menemui kamu lagi.
Sialan.
Jika kau mendengar ada mayat disungai
Kau tahu itu aku.
Kau, berengsek.
Aku tidak mengharapkan kau mengubur tubuhku juga
Sialan... Kau manusia kejam.
Kemana arah Selatan?
Ke situ.
Jadi pintu depan disebelah sini.
Semua benda elektronik di sini.
Dan disini kamar mandi.
- Besar, segini! - Kamar kita dimana?
Kamar kita?
Dimana kau mau?
Di situ?
Ya di situ!
Pilihan yg bagus!
Kita akan bangun pagi dengan cahaya matahari diwajah kita...
Sarapan disebelah sini dan melihat televisi di sana.
Tunggu saja.
Aku sudah membayangkannya selama 3 tahun.
Tak ada kecuali kenangan yg buruk...
Dia memukuliku tanpa alasan dan memperlakukanku seperti budak.
Tak memberiku apapun kecuali makan dan tempat berteduh.
Hanya seorang tua renta!
Saat umurku 9, dia memberi palu untuk pertama kalinya.
rasanya berat...
tanpa dia Aku tak akan pernah menjadi seorang tukang batu
Aku membencinya.
Masih tetap membangun kuil ini? ini sudah lebih dari 10 tahun.
Apa maumu?
Isteriku ingin bertemu denganmu.
Apa maksudnya datang setelah menikah?
Apa kau selalu membasuh pantatmu setelah buang air?
Keparat!
Ukiranmu terlalu dalam!
Apa yg sudah kau lakukan?
Sudutnya melenceng!
Biar kuambilkan air segar.
Kemari.
Tanganmu sangat lembut.
Sudahkah kau bertemu ibunya?
Apa?
Ibu mertuamu!
Belum.
Dia tak mengijinkanmu?
Bukan.
Keparat itu masih marah padanya?
Sudah saatnya dia memaafkannya. sudah lama sekali.
Surat Penyitaan
Aku tak punya ibu.
Dia masih ibumu
Aku tak punya ibu.
Dia ibumu.
Apakah kau tahu betapa susahnya aku mendapatkan uang?
kenapa harus kuberikan kepada orang yg tak aku kenal?
Tak sudi! Kita sudahi saja.
Dia keluargamu.
Keluarga?
Keluargaku disini dan ini rumahku.
Dan kamulah keluargaku!
Cukup?
Aku membangun rumah baru dengan uang itu.
Jika kita pindah ke rumah itu...
Kau pikir kita akan bahagia?
Sialan!
Letakkan.
Kenapa begitu berat memaafkannya?
- Memaafkan... - Hentikan!
Apa itu orang tua?
Orang yg memberimu hidup?
Dan kemudian tugas mereka selesai?
Apa yg kau tahu tentang dia?
Kau pikir siapa dirimu mencoba untuk menolongnya?
Sudahlah.
jangan menangis.
Kau tahu kenapa aku tak pernah menangis? Air mataku sudah habis malam itu
Ketika dia mencampakkan aku, membuangku pada lelaki tua itu,
Aku menangis sepanjang malam!
Aku tak akan pernah menangis untuk perempuan itu...
ataupun memberinya uang.
Memaafkan...
tidaklah sulit.
Itu hanya...
memberi sedikit ruang dalam hatimu.
Kakekku yg mengatakanya.
Tukang batu sejati...
adalah orang yg mampu membangun rumah dalam hatinya.
Tapi di rumah yg kau rencanakan itu. tampaknya dihatimu..
Kau berikan seluruh ruangnya untuk ibumu dan kebencianmu.
Lalu dimana kau? Kau menggigil diluar rumah.
Aku mengerti.
Sangat susah memaafkan.
namun...
Ayahku ingat akan hal bijak itu...
dan memaafkan aku ketika aku hampir lari dengan pria beristeri...
dan dia memberi ijin pernikahan kita dengan mudah.
Kau tahu kenapa?
Memaafkan... adalah memberi ruang kecil dalam hatimu
Lupakan saja.
Siapa yg minta bantuanmu?
Kemari untuk melihat apa aku sudah mati?
kau tak berbeda dengan ayahmu.
Kau bajingan!
Kau bangsat tak berguna!
Aku bukan diriku saat mengandungmu Aku masih 17 tahun
Seharusnya ku aborsi saja.. Menghapusmu dari kepedihanku!
Apa yg kupikirkan!
Kita lihat saja seberapa bagus kau tanpa ibu
Pergi kau dari sini.
Aku tak butuh dirimu.
Pergi!
Keluar dari sini. Pergi!
56 Ribu dollars.
Sialan...
Berapa semuanya?
Dengan bunganya...
semuanya...
lebih dari 90 ribu.
Banyak sekali uangnya.
Apa kau tahu?
Kita bangkrut sekarang.
Tak masalah.
Aku yg bayar.
Bukankah sudah ku katakan?
Tolong notanya!
Pasang taruhanmu
Bahkan anjing yg melihat bisa menang.
Chul-soo memenangkan uang kopi. Su-jin memenangkan uang roti.
Jangan sampai keberuntungan pergi... keberuntungan ada di pihakmu.
Pilih Asnya! As!
Hari apa sekarang?
Kau tahu?
Aku selalu tak menghiraukan hari.
Sudah kubilang kembali lagi seminggu, bukannya dua minggu.
Punya saudara?
Satu adik perempuan
Baik.
Berapa umurnya?
20.
Bukan... 19 mungkin?
Aku payah soal angka..
Beritahu aku tanggal lahirnya.
Apa warna lampu untuk pejalan kaki?
Pertanyaan macam apa ini?
Jawab saja pertanyaannya.
Apa tadi pertanyaannya?
Apa panggilan ibumu?
Berapa 18 + 19?
Jika aku menerbangkan balon saat arah angin ke barat...
Kemana balonnya menuju?
Aku tak tahu apakah ini berita bagus atau buruk.
Aku juga baru tahu.
Maafkan aku?
Kukatakan padamu sejujurnya.
Benarkah?
Aku tak percaya padamu.
Tutup pintunya, bisa kan?
Duduklah.
Aku berdiri saja.
Aku kembali untuk kebaikan.
Mereka menutup kantor yg di Paris.
Aku sudah dengar.
Kita akan bekerja sama.
Roda nasib berputar.
Aku sekarang single dan kau sudah menikah.
Bukankah nasib mempermainkan kita?
Dengar... Aku tak datang waktu itu karena aku...
Aku tak ingat apapun.
Sampai jumpa di Lab. pakaian.
Sekarang kita satu kapal.
Ini hanya permulaan.
Ayo kita buat ini sukses.
Semut pekerja yg sibuk tak punya waktu bersedih, kan?
Itulah semangatnya!
- Kerja yg bagus, rekan-rekan. - Selamat.
Jangan sampai hilang.
Begitu pentingkah?
Dari mana kau?
Kau yg memberi lem?
Tidak.
Apa kata dokter?
Katanya aku harus kembali minggu depan.
Lagi?
Sampai berapa lama ini bisa selesai?
Katakan sesuatu dokter.
Analisa dari MRL dan PET scan...
dan dari semua hasil tes...
Ada protein yg tak wajar
telah menyumbat pembuluh batang otakmu...
yg membawa pengaruh pada sel otak.
Aku tak paham dengan perkataan anda.
Bicaralah dengan bahasa yg dimengerti.
Aku yakin penyebabnya sebagian besar karena keturunan.
Kasus yg sangat langka.
Kau memiliki...
Penyakit Alzheimer.
Apa?
Alz... apa?
Alzheimer.
Alzheimer? Penyakit apa itu?
Pertanyaan yg aku ajukan kemarin Untuk mendiagnosa daya ingatanmu.
Tapi aku masih 27 tahun.
Bagaimana bisa saya menjadi pikun?
Bisa saja.
Jadi...
Apa yg akan terjadi pada ku?
kelumpuhan mental akan terjadi sebelum kelumpuhan fisik.
Sebaiknya persiapkan dirimu untuk hal yg tak terhindarkan.
Obat-obatan hanya bisa memperlambat.
tak lebih.
Bagaimana dengan operasi?
Kau bekerja?
Ya.
Sebaiknya kau cepat berhenti.
Tidak lama lagi kau tak akan mampu mengetik atau menjawab telepon...
atau mengatur semuanya sendiri.
Semuanya hilang.
Kau akan lupa keluargamu, teman bahkan dirimu sendiri.
Semua kenanganmu akan terhapus.
Bolehkah aku berhenti bekerja?
Kenapa?
Tidak bolehkah aku tinggal saja dirumah dan mengurus rumah tangga?
Pasti, aku suka itu.
Kenapa tiba-tiba sekali?
Aku tak tahu.
Capek kerja kantoran?
Persaingan yg kotor disana. Aku akan membawa roti dan susu.
Tinggalkan segera
Mungkin besok aku sudah berhenti?
Tunggu.
Apa yg terjadi?
Kau ingin punya bayi?
Bayi?
Aku tak tahu.
Tak pernah berpikir soal itu.
Lakukan untukku.
Apa?
Itu.
Apa?
Itu...
Maksudmu... keluar masuk?
Bukan, sesuatu yg kau lakukan dengan kartu itu...
Grift?
Kau tak pernah menang.
Sekali saja.
Tidak mau, aku lelah.
Kumohon sekali saja.
kok hanya diam saja?
Pasang taruhanmu.
bahkan anjing yg melihatpun bisa menang.
Chul-soo memenangkan uang kopi. Su-jin memenangkan uang roti.
Gandakan taruhanmu.
Jangan biarkan keberuntungan pergi...
Keberuntungan ada dipihakmu.
Pilih As-nya!
As!
Kau yg menang.
Tidakkah kau akan bosan?
Tidak.
Halo?
Ini Young-min.
Bagaimana bisa kau keluar tiba-tiba?
Jika penyebabnya aku mari kita bertemu dan bicara.
Tidak.
- Aku tak akan memukulmu!
- Aku hanya... - kau tak bisa berhenti seperti ini! ada prosedurnya!
- Aku hanya ingin tinggal dirumah. - Ada apa dengan dirimu!
Jika kau tak merasa nyaman denganku kita bisa bertemu dengan kawan yg lain.
Aku akan datang ke kantor.
- Ini dia. - Beri aku satu
Kau membawa bekal?
Betapa menyenangkannya!
Warnanya sangat lekat!
Coba lihat yg kau bawa.
Nasi!
Sepertinya enak!
Bagaimana dengan menu lainnya?
Apa ini untukku? Tak perlu repot!
Mungkin...
kau membuatnya bingung dengan seseorang yg bernama sama?
Atau dokumennya tertukar...
Lepaskan! Lagi pula kau tak akan mengerti.
Ini isterimu.
Apa kau sudah gila?
Anda tak apa-apa, Nyonya?
kenapa kau harus mengatakan semuanya padanya?
kenapa kau harus mengatakan semuanya padanya?
Aku seorang dokter.
Dia butuh waktu bersiap untuk sesuatu yg akan menimpa.
- Kau yakin soal ini? - Tentu saja!
Sepenuhnya yakin?
Jika tak percaya padaku Bawa saja ke dokter lain.
Dokter!
Kau yakin?
Kau sudah gila? kenapa dengan dirimu?
- Kau yakin? - Di sini rumah sakit!
Kau yakin?
Tenang, pak!
Isterinya juga meninggal karena penyakit itu.
Dia habiskan hidupnya untuk meneliti penyakit Alzheimer.
Terima kenyataanya. Kau tak bisa merubahnya.
Kau tidak apa-apa?
Apa kau perlu bertemu dengan Dokter?
Sebentar lagi...
Kemana kamu?
- Aku tak tahu. - Apa?
Aku tidak mengerti.
Mereka dapat mengkloning manusia belakangan ini.
Seharusnya sudah ada obat untuk penyakit ini
Aku mengerti.
Tapi istrimu memiliki kasus yang langka.
Gejalanya begitu mirip dengan istriku.
Ini cerita lama...
Sebelum istriku meninggal...
Aku membawanya ketempat dimana kami pertama kali bertemu.
Mengaggumkan, dia telah mengingat segalanya.
Aku begitu bahagia. sampai aku tak kuasa menahan airmata ku
Aku kira sesuatu akan kembali padanya.
Aku begitu bahagia.
Dan tentang 3 jam yang lalu.
Dia melihat ku dan berkata...
Siapa kamu?
Mengapa kau menangis? Seperti yang dia katakan.
Hah, Itu merupakan misteri dari otak manusia, bukan begitu?
Ku katakan pada mu ini berasal dari pengalaman pribadi ku.
Kau tidak dapat menemukannya di dalam buku.
- Hallo? - Siapa ini?
Ku temukan telepon ini di jalan.
Apa yg terjadi?
Apa yg terjadi padanya?
Itu...
Bagaimana aku menjelaskan ini?
Young-min.
Tak bisakah kita kembali seperti dua tahun lalu?
Dua tahun lalu?
Untuk apa? Waktu itu bahkan kita belum bertemu.
Apa?
Apa yg kau pikirkan?
Su-jin!
Bodoh.
Tetap awasi bolanya.
Aneh.
Aku hanya memukul 9 bola. seharusnya 10 kan?
Benarkan?
Apa kau sudah tahu?
Apa...?
Bahwa ada penghapus dalam otakku.
- Kita berpisah saja. - Apa?
Kau benar.
Tak ada kebahagiaan selamanya.
- Apa yg kau bicarakan? - Semua sudah seleai.
Pikirkan soal itu.
Apa bagusnya cinta jika ingatanku menghilang?
Jangan terlalu baik padaku.
Aku akan melupakan semua ini.
Aku akan mengingat semuanya untukmu.
Kau tahu aku cerdas.
Aku lulus ujian arsitek dalam sekali test.
Kau terlalu percaya diri.
Hidup bisa sangat kejam.
Kau tak melupakan itu.
bagaimana bisa?
Kau kasar sekali.
Jangan kuatir.
Akan ada obatnya.
Kau cengeng! Apa orang tuamu hilang? atau negaramu?
Aku akan pergi.
Kumohon biarkan aku pergi, ok?
Mau memukul lagi?
Ingin taruhan?
Sialan!
Kenapa kau menangis?
Sudah kubilang akan kuingat semuanya untukmu!
Kau tahu?
Jika kau lupa semuanya, Aku akan mengambilnya di suatu tempat.
Seperti ini.
Dan akan kupukulkan kearahmu.
Kau tak akan bisa membuatku kecewa.
Kita memulai hal baru setiap hari.
Seperti kencan permanen. Menyenangkan, bukan?
Kau akan menumbuhkan jenggot lagi?
Jangan repot-repot.
Kita lupakan saja segalanya disaat kita bahagia.
Aku akan segera lupa segalanya.
Aku tak akan tahu kenapa kau bersamaku.
kau akan menghilang dari ingatanku.
Dan juga diriku.
Kau mengerti itu?
Seiring kenanganku terhapus jiwaku akan terhapus juga.
Aku takut!
Kenapa jiwamu akan menghilang?
Bangkitlah.
Biar aku yg menangani.
Aku ingatanmu. Aku hatimu.
mengerti?
Tak ada lagi air mata!
Alamat kita adalah.
Hwagok, Gangseo district, 464...
2... 2...
2...
...1?
Siapa aku?
Choi Chul-soo.
Dan kamu?
Kim Su-jin.
Aku sudah merasa lebih baik.
Bagus.
Kim Su-jin.
Pulanglah lebih awal.
Baik.
Pukul 6.
Oke.
Untuk apa?
Kau ingin kesuatu tempat?
hari ini ulang tahun ibumu. lupa lagi?
Bawa ini.
Aku juga mengundang orang tuaku dan juga gurumu.
Akan ku masak makanan yg banyak. Jangan terlambat.
Sayang?
Ini barang-barangmu.
Periksa saja kalau...
Apa kau sudah makan?
Tunggu dulu.
Ada pesta hari ini atau apa?
Pesta apa?
Lupakan saja.
Bisakah kita pergi ke suatu tempat dan bicara?
kenapa buru-buru?
Bersihkan dirimu. sebentar lagi kita makan.
Ingat kejadian di jalan kemarin tidak?
Apa?
Aku sudah menikah?
Apa kau bilang? Kau tidak?
Ada apa, Young-min?
Apa kau mencoba mencampakkan aku?
Kumohon jangan!
Apa yg kau katakan?
berpikirlah yg masuk akal.
Sadarlah!
Su-jin, kau tak apa-apa?
Siapa dia?
Aku hanya...
ke sini! Lepaskan.
- Ke sini! - Apa yg kau lakukan?
- Ayo! - Lepaskan aku!
Tunggu!
Tunggu...
Tunggu...
Tunggu... tunggu!
Ayo bunuh saja aku.
Dia muak denganmu.
Dia ingin kembali ke hari saat masih bersamaku, kau tahu?
Bagus untukmu. Selamat!
Kau pasti bahagia.
Kau akan lebih bahagia di neraka!
Puas sekarang?
Puas? Puas?
Kau masih muda. Kami yg akan merawatnya.
Tidak.
Itu sudah keturunan.
Sepertinya dia baik saja sekarang...
Tapi dia akan segera tidak mampu mengontrol buang airnya.
Kau tak bisa menanganinya.
Dia isteriku. Aku akan merawatnya.
Aku tahu perasaanmu.
Tapi jangan hanya pakai emosi.
Cukup. Dia tetap tinggal bersamaku.
Jangan keras kepala!
Cukup!
- Kumohon pergilah.. - Chul-soo!
Su-jin?
Ada apa?
Ada masalah?
Su-jin! kau tak apa-apa?
Buka pintunya. Ini ibu!
Buka pintunya! Su-jin!
- Su-jin, anakku... - Kenapa tanganmu?
Su-jin!
Su-jin, buka pintunya. Ini ibu mu.
Ini aku.
Selamat Ulang Tahun.
Bisakah jendelanya lebih besar?
Kenapa tidak?
Akan ku rubah nanti malam.
Seberapa besar?
Aku tak tahu cukup mendapat sinar matahari.
Baik.
Sampai jumpa.
Young-min.
Ya?
Aku mencintaimu.
Aku, juga.
Aku akan pulang lebih awal.
Satu setiap jam!
Dia tak lagi mengenaliku.
Memang tidak?
Aku tahu perasaanmu tapi ini jangan mematahkan semangatmu.
Kenangan yg lebih baru yg biasanya hilang lebih dulu.
itulah Alzheimer.
Tak ada untungnya menyalahkan penderita.
Menatap tepat ke mataku...
Dia memanggilku dengan nama mantan pacarnya...
dan dia bilang mencintaiku.
Siapa yg sebenarnya ia cintai?
Dia tak ingat hari-hari itu
Benarkan?
hanya masa lalunya yg masih tersisa dalam ingatannya.
Kau yg menerima cintanya, bukan aku.
Tanya dirimu sendiri.
Apa yang sedang kau bicarakan?
Kau sudah tiga kali membacakan kita ini
Sekarang kau ada di ruang ini, ingin bersenang2 dengan istri mu?
Ketika kita telah menyelesaikan ini semua?
Sial, Mari kita bicara disini, bung.
Chil-bok, Aku...
Siapa aku?
Apa?
Apakah aku seburuk itu?
Ada apa?
Hey, Chul-soo Kerja yg bagus, bukan?
- Chul-soo! - Chul-soo... Chul-soo!
Bagaimana cara mengeja waktu
Su-jin, Chul-soo
Maaf. maafkan aku.
Aku tak bermaksud membuat hatimu sakit.
Ya Tuhan, apa yg telah kulakukan?
Apa kau sedang menangis?
Aku tak ingin melihatmu menangis atau menderita.
Aku ingin membuatmu bahagia.
tapi semua yg kulakukan hanya membuatmu menderita.
Chul-soo! Oh, Sayangku, Chul-soo.
Jangan salahkan aku.
Aku hanya mencintaimu, hanya kamu.
Aku hanya memikirkanmu. Hanya kau yg ku kenang.
Betapa besar aku berharap untuk menunjukkan hatiku padamu!
Apakah ada yg bisa kulakukan disaat kenanganku masih tersisa?
Oh, hatiku teriris.
Aku, Kim Su-jin hanya cinta padamu Choi Chul-soo.
Aku tak mau melupakan itu. Aku harus mengingatnya.
Bisakah kau melihatnya?
Bisakah kau merasakan hatiku?
Aku takut kenangan yg baru datang ini akan meninggalkan aku kembali...
... Sebelum ku katakan semuanya Aku harus ucapkan.
Aku mencintaimu. dan maafkan aku.
Aku bertemu denganmu karena aku pelupa.
Aku meninggalkanmu karena aku pelupa.
Kau adalah hal terbaik yg pernah terjadi pada diriku.
Betapa bersyukurnya aku pada Tuhan karena telah mengirim dirimu sebagai anugerah.
Aku tak harus mengingatmu.
Kau bagian dari diriku.
Aku tersenyum, tertawa, dan bau seperti dirimu
Aku mungkin lupa pada dirimu,
tapi tak ada satupun yg bisa menyingkirkan dirimu dari ingatanku.
Meski kau tak pernah mengucapkan Aku mencintaimu...
Aku tahu dalam relung hatimu terdalam kau cinta padaku.
Kumohon maafkan aku. karena meninggalkanmu...
Untuk terakhir kalinya Aku punya permintaan.
Kumohon temui ayahku.
Surat Pernyataan Cerai
Kau sudah memiliki waktu yang sulit sejak kau lahir.
Rasa sakit di masa lalu...
Membawamu dalam keberuntungan
dan kau menghembusnya jauh-jauh? tidak dapat dipercaya?
Kembali! Kembali kerja!
Bung, Su-jin...
Anda tahu ucapan... Memaafkan adalah memberi sedikit
ruang kebencian dalam hatimu?
Dia telah memberiku lebih.
Ada sesuatu yg harus kukatakan padanya... Sebelum ia benar-benar melupakanku.
Jika aku tidak...
Hidupku akan tidak berarti.
Kehilangan Seseorang
Bisa ku tanyakan ini ke kamu
Ketika kenangan menyapa
Aku bisa berbicara tentang cerita cinta kita segalanya terulang kembali
Kau melihatku saat tidur dan kau hadir di mimpiku
Tidak akan menghilang Sebuah kenangan akan selalu diingat selamanya
Aku seperti debu.
Ketika ini menghampiriku... rasanya nyaman.
Ketika kesedihan menghampiriku.
Aku hanya bisa...
Hanyalah seperi debu.
Api... Punya api?
Cinta dan uang seperti rokok ini.
Tidak bisa dipakai jika tidak ada api?
Kau bisa mencintai jika tanpa api?
Rokok...
Aku akan membuangnya jauh-jauh.
Buang, buang.
Buang, buang.
Sama seperti kesedihan mu
seperti ini...
Kau berpaling
Aku tak dapat menyembunyikan air mata ini
Aku tak bisa mengatakan aku cinta kamu
Aku merindukan saat itu Aku bersama mu
Kenangan bersama kekasih ku Tak bisa dihapus...
Mau memukul lagi?
Hey.
Kau tak memperhatikan.
Seharusnya kau memberiku kesempatan.
Bagaimana bisa kau meninggalkan aku seperti ini?
Aku kesepian
Choi Chul-soo
Gangneung
Aneh sekali, hari ini aku ingat semua.
lapangan memukul bola, toko... semuanya!
Mungkin ini terakhir kalinya.
Jadi aku menulis surat padamu Selagi aku bisa.
Gunung tertinggi di Korea adalah gunung Baekdu 2,744 meter.
Minuman ringan yg aku rebut darimu harganya 70 sen.
Aku benar.
Gunung tertinggi kedua Gunung Halla 1,950 meter.
Lihatkan?
Kau tak perlu kuatir tentang diriku.
Sinterklas ada setiap 25 desember
Cukup bagus, kan?
kau bisa melupakan aku sekarang jadi kita impas.
Carilah seseorang yg baik dan berbahagialah.
Jangan suka marah-marah. Kau jadi tidak keren.
kau mungkin tak tahu itu tapi kau suami yg baik.
Aku tahu betul itu sebab aku adalah isterimu.
Jangan mencoba mencariku, Chul-soo.
Selamat tinggal.
Suatu hari dia tak bisa memakai baju tanpa di bantu.
Dia cukup bisa beradaptasi.
Dia merobek semua fotonya kecuali yg ini.
Ke sini.
Kau ada tamu.
Tamu?
Terima kasih.
Apakah kau... tak mengenaliku?
Apa saya kenal dengan anda?
Senang bertemu denganmu.
Aku Choi Chul-soo.
Aroma ini...
Aku pernah menghirup baunya di suatu tempat...
Pamanku...
Bis...
Di suatu tempat...
Dalam kenanganku...
Mimpi...
Mimpi...
Aku tak ingat...
Kenapa anda menangis?
Apa dia diperbolehkan jalan-jalan?
Apa ini surga?
Ya.
Aku mencintaimu!
Directed by John H. Lee
JUNG Woo-sung
SOHN Ye-jin
Presented and Distributed by CJ Entertainment
Proofread and many re-writes by John H. Lee himself
Alih bahasa : Dave Snow - The Legend
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.