All language subtitles for Neighborhood.Watch.2025.WEBRip.x264.AAC.YTS.MX-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Silakan duduk di mana saja.

Aku Simon. Aku ke sini untuk wawancara kerja.

Oke. Aku akan beritahu manajer kau sudah datang.

Kau bisa tunggu di sana.

Terima kasih.

Jadi, Simon.

Aku berharap kau bisa jelaskan sesuatu kepadaku.

Kau menulis di sini jika kau terakhir bekerja sepuluh tahun lalu.

Benar.

Tidak ada sama sekal sejak itu?

Tidak.

Apa kau bersekolah?

Tidak.

Boleh aku tanya kenapa ada jarak di riwayat kerjamu?

Aku memiliki masalah medis.

Aku masuk rumah sakit.

Aku mengerti.

Ini intinya, Simon.

Kami sangat...

Ini dia.

Kita hanya 30 detik lagi dari "Terima kasih sudah datang."

"Sekarang enyahlah, bocah gila."

Bagaimana rasanya mengetahui...

...kau bahkan tak bisa mencatat menu dari warga lansia?

Mungkin kau bisa bernyanyi untuk para pelanggan?

Kau suka bernyanyi, bukan?

Ya, tentu saja.

Kau hanya gadis kecil yang suka bernyanyi.

Pergilah.

Kau pikir karena kau mulai konsumsi pil baru,

Kau akan singkirkan aku?

Kau tahu hanya ada satu cara untuk singkirkan aku.

Kau bahkan tak bisa melakukan itu dengan benar.

Apa kau baik saja, Tn. McNally?

Ide-ide tak berwarna tidak tidur malam ini!

Kau yakin kau baik saja?

Ya. Ya. Semuanya baik.

Terima kasih sudah datang.

Kami akan menyimpan ini, dan aku...

Aku akan memberitahumu.

Deerman. Ini kejutan.

Bukankah seharusnya ada petugas yang selalu jaga di kantin?

Deerman, harus berapa kali aku beritahu padamu?

Kau tidak bekerja di sini lagi.

Ini penyerangan. Orang ini semprot aku merica.

Kau menyemprot anak ini?

Deerman, kau semprot anak ini dengan apa?

Berikan apa yang kau curi.

- Aku tak paham maksudmu. - Kau paham.

Satpam kampus.

Oke. Aku terlambat masuk kelas, jadi...

Beritahu aku saat kita ke tahap di mana aku peduli.

Oke.

Ya Tuhan!

Sanitasi tangan?

Tas dia dipenuhi mufin dan bagel.

Apa saja yang bisa diambil olehnya.

Kau menyemprot wajah anak ini dengan pensanitasi tangan?

Kau menyita semprotan merica ku, jadi aku harus improvisasi.

Mataku sangat perih! Ayolah!

- Berhenti merengek. - Astaga!

Buka borgol dia.

Sekarang!

Kendra?

Ambilkan pencuci mata darurat dari kotak P3K.

Bawa anak ini ke toilet dan bantu dia mencuci matanya.

Kau tak akan lapor polisi?

Jika ada yang aku laporkan ke polisi, kau orangnya.

Aku melihat gembok yang kau pesan untuk sepeda patroli satpam.

- Ada apa dengan itu? Dan? - Itu tubular.

Astaga.

Kau tahu betapa mudahnya untuk membobol gembok tubular?

Sepeda ini mewakili anggaran terbesar...

...dari seluruh anggaran keamanan kita dalam setahun.

Itu bukan anggaran keamanan "kita" lagi, Deerman.

Itu anggaran keamanan ku.

Dan ini caramu melindungi investasi,

Dengan membeli gembok yang bisa dibobol anak sembilan tahun...

...dengan pena BIC kurang dari sepuluh detik?

Astaga. Siapa yang mengurus toko sejak aku pergi?

Aku. Aku yang mengurus toko.

Kau tahu, Deerman, ada dua tipe kegagalan di dunia ini.

Yang masanya telah berlalu dan masanya tak pernah terjadi.

Dan masamu tidak pernah terjadi.

Dan aku tak peduli dengan opini...

...dari orang yang masa lalunya tak pernah terjadi.

Aku rasa ada baiknya bagi semua orang,

Jika kau tidak datang ke sini lagi.

Pelanggaran: Non-karyawan parkir di zona karyawan. Denda: $50.

Dasar aneh.

Birdy, ini waktunya untuk wawancara kerja?

Itu sudah terjadi.

Apa?

Bagaimana kau pergi ke sana?

Cara sama aku pergi ke mana-mana sebelum aku pindah kembali.

Naik bus.

Aku bisa mengantarmu.

Kau sedang tidur.

Ya, tetap saja, aku bisa mengantarmu.

Tidak apa.

Aku terbiasa melakukan sesuatu sendiri.

Jadi bagaimana wawancaranya?

Hipotek Cepat

- Dari siapa? - Pemasar jarak jauh.

Bagaimana wawancaranya? Terasa bagus?

Bukankah kau ada... Kau ada kelas siang, bukan?

Sial!

Aku ada tes histologi hari ini.

Hei, aku berpikir jika mungkin...

...Sabtu nanti kita bisa pergi ke Dooley's, kau tahu?

Malam karaoke, setelah aku pulang kerja.

Itu mungkin seru.

Tidak, terima kasih.

Itu bukan minatku lagi.

Bukan mintamu?

Kau dulu selalu membuat tempat itu meriah saat kau bernyanyi.

Apa yang terjadi dengan anak yang harus aku seret keluar dari sana...

...saat jam tutup karena dia harus bernyanyi sekali lagi?

Entahlah. Seandainya aku tahu.

Hei, Simon. Kau boleh masuk sekarang.

Bisa kita melakukan sesuatu soal kejangnya?

Seandainya kita bisa,

Tapi sayangnya diskinesia tardif sangat lazim dialami...

...bagi pasien yang mengonsumsi Risperdal dan Loxapine.

Aku ingin menggantimu dengan yang lain,

Tapi semua yang kami berikan kepadamu kurang efektif.

Bagaimana gejalamu?

Tidak ada yang perlu dilaporkan.

Tak ada "salad kata" dan halusinasi?

Tidak.

Aku tahu kau sebelumnya menyebutkan...

...bahwa kau kadang merasa seolah orang mengawasimu.

Di bawah ranjang dan di lemarimu. Bagaimana dengan itu?

Baik. Sudah berhenti.

- Sepenuhnya? - Ya.

Lihat aku saat aku bicara denganmu!

Aku tak mau menjadi marah.

Aku tidak mau.

Aku hanya mau kau untuk menghormati,

Karena aku pantas dihormati.

Kau di mana sebelum bersamaku, gadis kecil?

Kami memberimu makan. Memberimu pakaian.

Menjagamu tetap hangat.

Apa kami mendapatkan ucapan terima kasih?!

Apa yang kau lakukan?

Dasar jalang keparat!

Astaga. Ini terlihat serius.

Sang pangeran disintegrasi di pagi hari.

Itu bagus kau bahkan tak bisa merangkai kalimat.

Pulanglah, dasar orang bodoh yang meracau.

Ada apa?

- Berhalusinasi lagi? - Satu, dua, tiga.

Sekarang mereka menjauh,

Dan itu petunjuk untuk kau membeku dan berdiri di sana,

Seperti yang kau lakukan saat aku patahkan rahang kakakmu.

Kau tak bisa berbuat apapun saat itu,

Dan kau tak bisa berbuat apapun saat ini.

3-1-4.

5-1-N. 3-1-4. 5-1...

Apa yang kau lakukan?

Hai, aku Simon.

- Ya, aku tahu kau siapa. - Aku tinggal...

Kau orang gila yang tinggal di sebelah.

Ya, tidak, aku tidak gila. Aku sakit.

Aku tidak peduli. Oke?

Bukankah kau juga yang memukul dua polisi di tengah jalan...

...hingga kami kedatangan reporter selama dua hari berturut setelahnya?

Kau tahu dampak dari publisitas seperti itu...

...terhadap nilai properti lingkungan ini?

Maaf. Aku tidak begitu memikirkan itu pada waktu itu.

Sudah pasti tidak.

Bukankah kau harusnya di RSJ di utara?

Benar. Mereka izinkan aku pulang.

Bagus. Uang pajakku digunakan dengan baik.

Pak, aku butuh tumpangan.

Maaf? Apa aku terlihat seperti supir taksi?

Tidak, tidak. Dengar, ini penting. Aku melihat seorang gadis,

Dan dia... Dia mendapat... Dia dipukuli.

- Dan aku... - Waktumu sepuluh detik untuk pergi.

- Lalu aku akan hubungi polisi, - Tidak.

Dan minta mereka kembalikan kau ke tempatmu seharusnya.

Tunggu, tidak, tidak, pak!

Aku melihat seorang gadis dipukuli,

Dan aku rasa dia mungkin diculik,

Dan aku harus ke kantor polisi!

Bus tidak menuju ke sana lagi hari ini!

Aku mohon, pak! Aku tahu kau bisa dengar aku!

Pak?!

Kau terlihat kelelahan.

Dan itu masih enam blok lagi.

- Aku belum lelah. - Kau lelah.

Dan kau tahu apa yang terjadi saat kau kelelahan.

Kau pikir bisa berjalan hingga enam blok lagi,

Dengan kaki ceker ayammu, dan kepalamu yang terganggu,

Juga gagasan bodohmu tentang kepahlawanan?

Hei, bagaimana rasanya tanganmu?

Kau pikir kau yang akan selamatkan gadis itu?

Kau pikir aku akan biarkan itu terjadi?

Kau bukan laki-laki.

Kau hanya gadis kecil yang suka bernyanyi,

Dan aku punya nomormu.

Ingat itu.

Pelintiran tinggalkan bekas luka pada anak itu.

Aku ingin melaporkan penculikan.

Rambutnya pirang sepanjang bahu.

Sekitar 19-20 tahun, kulit pucat.

Bagaimana dengan pria itu?

Dia memakai baju kerah tinggi,

Dan jaket kulit...

Tinggi rata-rata, ramping.

Dan bentuk wajahnya?

Mata, rambut, kerutan mata, tanda lahir, apa saja?

Aku tidak melihat wajahnya dengan baik.

Oke, dan kau bilang kau tahu pelat nomornya?

Ya, ya.

5-1-N 3-1-4.

Baik, kami akan periksa itu.

Melihat apa yang bisa ditemukan.

Terima kasih sudah datang.

Kami akan menghubungimu jika ada pertanyaan.

Kapan tanggal lahirmu, Simon?

30 April 1992. Kenapa?

Hanya untuk laporan.

Terima kasih sekali lagi sudah datang.

- Perilaku tidak tertib. - Melukai diri sendiri.

Menderita penyakit jiwa

Rawat Inap Wajib Negara

Kau tahu mereka tidak akan mencari dia.

Karena gadis itu tidak ada.

Mereka tahu kau gila, dasar bodoh.

Dan jauh didalam, kau juga tahu itu, bukan?

Itu sangat bagus.

Gadis kecil yang masih takut dengan hantu di lemari...

...dan setan di bawah ranjang.

Kau benar-benar berpikir polisi itu percaya perkataan...

...yang keluar dari mulutmu yang bergetar itu?

Glover.

Hai. Apa kau temukan dia? Apa dia baik saja?

Ini siapa?

Ini Simon McNally.

Kita yang tadi bicara tentang wanita...

...yang dalam masalah di gang...

...antara jalan 4th dan 5th.

Ya, ya. Sayangnya belum ada petunjuk.

Tapi aku memberimu...

Aku memberimu pelat nomor.

Pelat nomor yang kau berikan padaku...

...terdaftar terhadap seseorang yang kebetulan ditilang...

...pagi ini di Coldwater.

Itu 482 kilometer utara dari sini.

Tidak mungkin itu mobil yang kau lihat.

Tidak.

Tidak, aku melihat wanita didorong masuk ke van putih,

Selagi aku dalam perjalanan pulang,

Dari jadwalku ke kantor dokter.

Astaga, kau tahu aku pernah masuk rumah sakit, 'kan?

Itu yang terjadi. Kau tahu aku pernah masuk rumah sakit.

Sekarang kau akan bilang padaku jika aku kebingungan, benar?

Aku tidak mencoba untuk membuatmu kesal. Hanya saja...

Hanya apa?

Hanya karena aku pernah masuk rumah sakit,

Itu artinya aku tak mungkin melihat yang aku tahu apa yang aku lihat?!

Simon, tidak ada yang bisa menguatkan pernyataanmu.

Kau bahkan tak bisa jelaskan pria yang menurutmu kau lihat.

Aku ingin membantu.

Tapi aku butuh sesuatu yang lebih...

Apa? Apa yang kau butuhkan? Reliabel?

Kau butuh sesuatu yang lebih reliabel,

Karena perkataanku tidak cukup reliabel, begitu?

Jika kau ingat yang lainnya...

Sudah kubilang.

Dan juga plak di dinding arterimu agak mengkhawatirkan,

Dan kolesterolmu sangat buruk.

Kau bergumam. Bicara yang jelas.

Aku tidak bergumam, pak.

- Apa? - Aku tidak bergumam...

Dr. Valentino minta aku untuk memastikan...

...agar kau meminum Ramipril-mu.

Tidak pernah telat.

Kami juga ingin membuat jadwal pertemuan lanjutan...

...untuk periksa prostatmu yang membesar.

Bisa kita jadwalkan itu?

Meski aku sangat menantikan...

...agar anusku dimasukkan oleh cakar sepanjang 90 sentimeter,

Tapi maaf jadwalku sangat padat.

- Tn. Deerman... - Direktur Deerman.

Direktur Deerman, kau sangat berisiko...

...jika kau tidak membuat perubahan dengan gaya hidupmu.

Aku hargai telepon ini. Terima kasih.

Baiklah, bagaimana menurutmu?

Tanya Lagi Nanti

Kau tahu, itu tidak membantu.

Apa pilihan Anda? Mundur. Lanjut.

Silakan deposit untuk terus bermain. Deposit.

Sabar!

Astaga!

Ya Tuhan. Ini tak boleh jadi kebiasaan.

Kau tinggal di sebelah, Sekrup Longgar.

Mereka tak mau mencari dia!

Siapa?

Gadis yang aku lihat dimasukkan ke mobil van?

Mereka tak mau mencari dia. Dan aku tahu dia di luar sana.

Kau tahu? Aku punya ide.

Kenapa kau tak pergi ke tetangga di sisi lain rumahmu?

Karena mereka mungkin peduli.

Tunggu sebentar...

Bukankah kau seorang...

Bukankah kau seorang polisi atau semacamnya?

Atau semacamnya.

Baiklah.

Sebelum aku berubah pikiran. Ayo.

Sungguh?

Terima kasih.

Silakan duduk.

Santai saja. Aku akan ambilkan kau kopi.

Anjing memakan penderita kusta.

- Apa kau bilang? - Hanya...

Maaf. Sebentar.

Kadang saat aku bersemangat,

Kalimatku menjadi bercampur.

Mereka menyebutnya "salad kata."

Aku yakin itu.

Yang aku coba katakan adalah,

Aku rasa mereka tidak anggap aku saksi yang reliabel.

Aku tahu itu.

Aku berikan mereka pelat nomor mobil itu,

Dan saat mereka memeriksanya, mereka bilang itu tidak...

Mungkin kau salah mengingatnya.

Maksudmu aku berhalusinasi?

Tidak, bukan.

Aku tidak berhalusinasi. Aku tidak berhalusinasi!

Astaga! Aku tidak halusinasi!

Jangan macam-macam denganku, otak bermasalah,

Aku akan melemparmu ke bulan dan kembali. Mengerti?

Ya, maaf.

Baiklah, ikut aku.

Oke. Setidaknya ada 50 situs berbeda di internet...

...dimana kau masukkan pelat nomornya,

Lalu itu akan memberimu nama dan alamat pemiliknya.

Berapa pelat nomornya?

Tapi polisi bilang itu salah.

- Pelat nomornya, tolong. - Baiklah. 5...

5-1-N 3-1-4.

Ini masalahnya dengan polisi.

Mereka hanya memeriksa satu pelat nomor.

Mereka tidak berpikir kreatif.

Ada A dan B, dan garis lurus di antaranya.

Oke.

Sekarang, bagaimana jika mengganti itu menjadi...

S-1-N 3-1-4. Apa itu mungkin?

- Ya. - Apa itu mungkin?

Ya, aku rasa mungkin.

Bagaimana mengubah itu menjadi itu?

Apa itu mungkin?

Ya. Maksudku, mobilnya bergetar.

Dari yang aku lihat,

Ada lima atau enam kemungkinan dari misteri pelatmu.

Jadi kau percaya denganku?

Aku tidak bilang begitu.

Dengar, aku akan memberimu awalan.

Aku akan tunjukkan kau arah yang tepat.

Jika kita beruntung, kita akan mendapat beberapa nama dan alamat.

Setelah itu, kau sendirian.

Kenapa kau bantu aku jika kau tidak percaya aku?

Karena aku buruk bermain poker.

Oke.

Sial.

Sebentar.

0-4-0-2...

Aku harusnya hafal.

- Pembayaran Anda ditolak. - Sialan.

Ada apa?

Kita ke rencana B.

- Itu brankas? - Cukup cerdas, bukan?

Seluruh Vanderton Clocks disertai dengan fitur ini.

Ayo.

Nomor 24.

Baiklah, itu kita. Biar aku yang urus ini.

Birokrat menghormati ancaman penegak hukum seperti aku.

Halo, bu. Namaku Ed Deerman.

Aku direktur keamanan dan pengawasan di universitas,

Dan ini asistenku.

Simon McNally.

Tn. McNally.

Apa yang bisa aku bantu, pak?

Kami mengalami masalah pengrusakan di kampus.

Kamera CCTV kami merekam beberapa pelat nomor...

...dari mobil-mobil yang kami rasa terlibat.

Aku ingin tanya jika kau bisa berbaik hati,

Periksakan pelat nomor ini dan membantu investigasi kami.

Pak, aku tidak diizinkan untuk mengungkapkan...

...informasi seperti ini kepada satpam.

Aku bukan satpam.

Aku bukan sekedar satpam.

Aku direktur senior...

...dari operasi keamanan dan pengawasan universitas,

Dan aku memberimu izin untuk berikan aku nama...

...yang sesuai dengan pelat nomor ini.

Aku butuh lebih dari itu, pak.

Biar aku tanya padamu.

Menurutmu apa tanggapan personaliamu...

Ini berjalan sangat lancar.

Strategi cemerlang membawa si dungu ini untuk membantumu.

Kita tak punya waktu untuk ini.

Kita tak punya waktu untuk ini. Dia butuh...

Oke.

Dia butuh bantuan kita.

Aku penasaran apa yang terjadi kepada pacarmu sekarang.

Semua kemungkinan yang bisa terjadi...

...kepada gadis cantik seperti itu.

Tapi aku takkan khawatirkan itu.

Dia mungkin sudah mati.

Bu, bu...

- Permisi? Permisi? - Tidak, tidak, tidak.

Kami mencari seorang gadis yang dalam masalah.

Jika dia mungkin diculik.

- Tolong, kau harus bantu kami. - Panggil polisi sekarang!

Tidak, sialan! Kau dengar aku?

Maafkan aku. Maafkan aku.

Dengar, polisi tak mau mencari dia, oke?

- McNally. McNally. - Polisi tak mau mencari dia!

Mana yang punya dua sisi?

Mana yang punya dua sisi? Gunung?

- Apa sesuatu yang punya dua sisi? - Cobalah untuk tenang.

- Karena... - Hei, hei, hei. Jika kita ditangkap,

Siapa yang akan temukan gadis itu? Benar?

Oke.

Aku akan bawa dia pergi dari sini, oke? Tolong?

Ayo.

Aku minta maaf.

Itu membantu.

Pasti ada hal lain yang bisa kita lakukan, bukan?

Contohnya?

Apa yang kau lihat?

Entahlah.

Aku suka suaranya.

- Suara klik-nya. - Dengar, kau membuatku merinding.

Oke.

Jadi kau semacam satpam?

Aku dulu ingin jadi satpam saat masih muda.

- Aku suka seragam. - Aku bukan satpam.

Aku bukan satpam, oke? Dan kau tahu?

Aku tidak akan memercayaimu untuk melindungi kios air limun.

Baiklah, kenapa kau tak tunjukkan padaku,

Di mana kau melihat apapun yang menurutmu kau lihat?

Oke.

Hei, Liz, si gila pelat nomor yang tadi ke sini.

Bukankah nama dia McNally?

Ya. Kenapa?

Karena aku dihubungi manajer Samsat di distrik 5th,

Berkata jika seorang pria tua dan seorang pria gila datang,

Mencoba meminta dia memeriksa pelat nomor,

Lalu salah satu dari mereka mengamuk di lobi.

Tebak siapa namanya.

Apa yang gadis ini pakai?

Roh pendek, riasan.

Apa?

Roh pendek, riasan.

Menurutmu dia gadis pekerja (PSK)?

- Aku tidak tahu di mana dia bekerja. - Ya Tuhan.

Lupakan saja. Lupakan itu.

Apa? Apa?!

Kita pergi ke mana?

Kita akan mencari teman kencan.

Jadi pria itu bilang padaku,

"Boleh aku membayarmu setelah kita selesai?"

Kau serius?

Aku membuat dia puas,

Dan si berengsek itu hanya punya $10,5.

Maksudku, dia pikir aku apa? Amatiran?

Mereka untukmu, Spice.

Baiklah, kali ini,

Kurasa mungkin itu lebih baik jika menurut dia kita polisi.

Kau mau kita pura-pura jadi polisi?

Aku mau kau untuk ikuti petunjukku, oke?

Oke.

Hei. Aku Letnan Mitchum.

Aku dari kepolisian. Ini rekanku.

Kami polisi.

Ayolah. Ini pelecehan.

Tidak, kami bukan ingin mengaitkanmu dengan apapun.

Kami hanya ingin sedikit berbincang.

Aku sedang bekerja.

Aku tak mau menghalangimu.

Rokok? Silakan ambil.

Kami mencari seorang wanita.

Ya? Siapa?

Kami tidak tahu namanya. Apa, dia setinggi ini?

Tinggi, ramping, pirang,

Mungkin 18-20 tahun.

Terakhir terlihat di gang pusat kota.

Apa yang terjadi kepadanya?

Kami juga tidak tahu.

Dia dipukuli dan dimasukkan ke dalam mobil van.

Itu sebabnya kami ingin temukan dia. Memastikan dia baik saja.

Aku tidak tahu siapa yang kau bicarakan.

Tentu saja tidak.

Baiklah, boleh aku minta tolong?

Tolong buka kaca matamu sebentar.

Katakan itu sekali lagi padaku.

Aku tidak tahu siapa yang kau bicarakan.

Baiklah. Terima kasih untuk waktumu.

Ambillah itu.

Simon.

Dia berkata jujur.

Dia tidak tahu apa-apa.

Bagaimana kau tahu?

Dia berkedip.

Sial!

Tidak.

Ayolah. Tidak. Ayolah!

Apa dia halusinasi?

Tidak, dia tidak berhalusinasi!

- Apa kau yakin? - Kunci pintu-pintu!

Kau membuka kunci pintunya!

Berhenti menyentuh tombolnya! Kau membuka kuncinya!

- Sialan! Ya Tuhan! Ya Tuhan! - Hei, hati-hati dengan dia! Hati-hati!

Hei, mari bicarakan ini.

Melatih sesuatu yang mereka nyanyikan.

Oke. Hei, hei, hei.

Tenanglah, oke? Kita akan baik saja.

Biar aku tebak, ini soal tagihan poker video ku?

Diam.

Ada yang bisa aku bantu?

Dengar, kami hanya mencari seorang gadis.

Kami berpikir dia mungkin bekerja di area ini.

Ya Tuhan! Astaga! Jangan... Apa?!

Itu latihan memukul. Mau tahu apa yang dia pukul berikutnya?

- Tidak! - Berhenti memukul mobilku.

Dengar, gadis ini mungkin dalam masalah.

Kau keluarga dia?

Bukan.

Lalu kenap kau peduli?

Karena.

Karena?

Ya, karena.

Ini masalahnya,

Tidak ada yang bekerja di sudut ini tanpa persetujuan dariku.

Jadi siapapun yang kau cari...

...tak ada kaitannya denganku atau para pekerjaku.

Jika kalian pecundang kecil ingin pura-pura jadi polisi,

Lakukan itu di tempat lain. Oke?

Kau tak apa?

Bagus. Aku akan kirim kau tagihan untuk ganti kerusakannya.

Tunggu, apa? Bukan aku yang melakukan itu pada mobilmu.

Tidak, kau benar. Bukan kau. Tapi si Magilla Gorilla.

Kau tahu?

Lupakan itu. Oke? Waktu bermain berakhir.

Aku akan pulang.

Tidak, tunggu. Kau bilang akan berikan aku awalan.

- Kau bilang akan bantu aku. - Kau tahu?

Kita bahkan tak tahu jika orang yang kita cari ini memang ada.

- Aku pikir kau percaya denganku. - Aku tak pernah berkata begitu.

Kau tahu kenapa aku tak pernah mengatakan itu?

Karena aku tidak percaya denganmu. Astaga.

Aku akan pulang.

Kau mau tumpangan, silakan masuk.

Jika tidak, semoga hidupmu lancar, Simon.

Tentu saja.

โ€” Tiap DP Langsung Bonus 5% โ€” โ€” Main Disini Jamin Wede โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Apa rencanamu untuk temukan dia?

Apa pedulimu?

Bisa kau bicara lebih keras, tolong?

Kau punya masalah pendengaran?

Aku tak punya masalah pendengaran, dasar psikopat.

Aku rasa kau punya masalah pendengaran.

Aku tidak punya.

Dengar, aku rasa satu-satunya cara untuk melakukan ini...

...yaitu dengan lebih mengetahui soal pelat nomor itu.

Aku tahu itu.

Ya, tapi apa kau tahu cara melakukan itu?

Deerman, bagian apa dari jangan ke sini untuk sementara...

- ...yang jadi misteri untukmu? - Aku hanya butuh lima menit.

Aku tak ada waktu. Aku sedang di tengah pelatihan.

- Dua menit. - Apa yang membuatmu berpikir...

...aku suka dengan gagasan untuk bicara denganmu selama dua menit?

Karena jika tidak, aku rasa aku bisa...

Entahlah, hubungi Mitch dan Murray.

Ya?

Kenapa Mitch dan Murray mau bicara denganmu?

Kau tahu, sebut aku gila,

Tapi aku rasa mereka akan sangat tertarik untuk tahu...

...jika supervisor baru mereka...

Memiliki kebiasaan mencumbu bawahannya yang masih muda...

...di kantin di luar jam kerja.

Dan aku anggap kau memiliki bukti dari aktivitas yang dituduhkan ini?

Apa aku akan berdiri di sini jika tidak?

Kau menggertak.

Benarkah?

Apa maumu?

Kau masih punya teman yang bekerja di divisi lalu lintas?

Mungkin. Kenapa?

Aku hanya butuh nama dan alamat dari pelat nomor itu.

Kau ingat yang kau ajarkan padaku di hari pertama aku bekerja di sini?

Bagaimana cara mengenali pembohong?

Ya, kau selalu bilang jika pembohong antara banyak berkedip...

...atau tidak sama sekali. Tidak ada diantaranya.

Dan itu bagaimana aku tahu kau tak punya bukti apapun, Ed.

Kau lupa untuk berkedip.

Oke, aku akan lakukan ini untukmu dengan satu syarat.

Baiklah.

Kau jangan pernah kembali ke sini lagi.

Jika aku melihatmu, aku akan anggap kau masuk tanpa izin,

- Dan membuatmu ditangkap. - Ayolah.

- Terima atau tidak. - Itu omong kosong.

Oke. Oke.

Baiklah, baiklah.

Katakan itu.

Aku tak akan pernah kembali ke sini lagi.

Aku suka mendengar itu.

Itu apa?

Itu hadiah pensiunan. Ini.

Kau mendapatkannya.

Ya. Sekarang kita hanya perlu memeriksanya.

"Kita"?

Tapi kupikir kau hanya akan berikan aku nama-namanya.

Kau mau bantuanku atau tidak?

Ya, aku mau.

Bagus.

Ayo pergi makan siang, lalu kita bahas itu.

Tapi aku tidak lapar.

Oke. Kau bisa lihat aku makan.

Kalian sudah putuskan?

Apa kau mengatakan sesuatu?

Kau sudah tahu mau pesa apa?

Maaf. Aku tak bisa mendengarmu karena suara kipas.

- Kipas plafonnya tidak menyala. - Oke, diamlah.

Dan, ya, aku sudah putuskan.

Bisa aku pesan dua menu makan malam flapjack, soda ukuran besar,

Dan susu cokelat ukuran besar, dan krim kocok ekstra tebal?

Terima kasih banyak.

- Kau mau pesan sesuatu? - Tidak, terima kasih.

Hei. Permisi?

Aku punya kartu voucer ini.

Jika aku memesan dua hidangan,

Apa itu artinya aku mendapat penanda ekstra?

Karena jika aku mendapat penanda ekstra,

Itu artinya berikutnya aku ke sini, aku mendapat makan malam gratis.

Aku rasa tidak.

Kau rasa tidak, atau kau tidak tahu?

- Aku akan tanyakan manajernya. - Baiklah.

Beberapa dari kita hidup dengan gaji tetap, nona.

Ya Tuhan, orang tak mau melakukan pekerjaan mereka lagi, bukan?

Baiklah. Dengar, dari lima kemungkinan,

Hanya ada tiga di area ini, benar?

Tidak satupun yang terdaftar untuk mobil van,

Yang artinya kita mungkin benar.

Van itu memakai pelat curian.

Itu masuk akal jika salah satu dari ini kehilangan pelatnya.

Ya.

- Ya. - Ya.

- Ya. - Ya.

Baiklah. Aku akan ikuti alurmu.

Apa yang mengganggumu, Sekrup Longgar?

Kau tahu semua orang tadi yang menatapku?

Di Samsat,

Tertawa?

Manajer wanita itu berpikir aku menyedihkan.

Kau tahu itu, bukan?

Agak sulit untuk dilewatkan.

Kau seperti orang sedeng. Orang akan berpikir begitu.

Aku punya nama.

Itu bukan "Sekrup Longgar".

Itu bukan "Sedeng".

Atau terbelakang.

Namaku Simon.

Si-mon.

Ya.

Simon.

Simon.

Oke. Ini alamat untuk nama pertama di daftar.

Dengar, Simon. Agar ini memiliki peluang untuk berhasil,

Kau harus sangat membatasi bicaramu.

Dan Simon, kau harus menatap mata orang.

Bagaimana?

Apa maksudmu, bagaimana? Hanya...

Entahlah, lakukan saja. Seberapa sulitnya itu?

Kemari. Cobalah. Coba denganku.

Tatap mataku.

Astaga.

Kau benar-benar tak bisa melakukannya, ya?

Oke.

Bagaimana dengan ini?

Saat kau menatap seseorang,

Itu hanya satu detik per tatapan, oke?

Jadi, lihat dia, hitung sampai satu, lalu palingkan pandanganmu.

Berikutnya kau menatap dia, hitung sampai dua,

Dan terus tambahkan jumlah detiknya. Oke?

Apa itu terdengar bagus?

- Ya, tentu. - Bagus.

Oke, mari melatihnya.

Tatap mataku.

Satu detik. Hanya itu yang harus kau lakukan.

- Sekarang? - Ya, sekarang.

Satu detik.

Simon, kau tak boleh katakan "satu detik" dengan lantang.

- Oke. Aku tahu. - Itu harus didalam pikiranmu. Oke.

Sekali lagi.

Ya, itu sangat natural.

Kau pasti bisa.

- Ayo lakukan ini, oke? - Oke.

Hai, aku Letnan Mitchum.

Ini rekanku, Detektif Douglas.

Kami menginvestigasi kemungkinan penculikan.

Apa boleh kami melihat kendaraan...

...Toyota Highlander 2004 yang terdaftar atas namamu?

Aku sudah tidak memiliki Highlander itu.

Kecelakaan parah.

- Kau tahu apa yang terjadi dengan itu? - Terakhir aku melihatnya,

Mereka menderek yang tersisa dari itu ke tempat rongsok.

Kau tahu ke tempat rongsok mana mereka membawanya?

Ya.

Aku menyimpan kuitansinya di sekitar sini.

Tidak mungkin.

Wow, kau menatap mata seseorang...

...tanpa mengalami inkoherensi seperti anak tujuh tahun lainnya.

Kau mau medali ukiran untuk itu?

Kenapa kau selalu senandungkan lagu itu?

Itu selalu diputar di sana.

Kadang itu lebih keras dibanding yang lainnya.

Seperti apa rasanya?

Maksudku...

Mendengar sesuatu yang tidak ada.

Aku tak mau bicarakan ini.

Aku tak mau mengemudi keliling dengan mobilku...

...yang baru saja dihancurkan oleh muncikari pembunuh.

- Tapi kita di sini. - Kau tidak akan mengerti.

Simon, coba aku.

- Hei, apa yang kau lakukan? - Menunjukkan padanya rasanya.

Baiklah, itu sudah cukup keras, McNally.

Hei, itu sudah cukup keras.

Simon, aku mengerti!

- Hei. - Hei.

Ada yang bisa aku bantu?

Kami mencari apa yang tersisa dari mobil itu.

Maksudku, ya, aku yang mendereknya ke sini, tapi...

Aku tidak tahu itu di bagian mana dari tempat ini.

Baiklah. Kau keberatan jika kami berkeliling?

- Ya, tentu. Silakan. - Bagus. Terima kasih.

Di belakang sana.

Apa yang dia katakan saat dia lepas kendali?

Dia bilang ada gadis yang butuh bantuan, karena...

Apa yang dia katakan?

Karena polisi tak mau mencari dia.

Aku ingin meminta rekaman CCTV-nya jika bisa.

Kakiku menyiksaku.

Berapa banyak lagi yang harus kita periksa?

Tunggu.

Apa itu mobil Highlander?

Pelat nomornya cocok.

- Sungguh? - Ya.

Ini mobil yang pelatnya dicuri oleh pengguna mobil van, benar?

Itu tepatnya yang aku takutkan.

Apa maksudmu?

Maksudku, sulit untuk melacak orang yang mencuri pelatnya.

Apa?

Kenapa kau tidak katakan sesuatu?

Kenapa kau tidak katakan sesuatu sebelumnya?

Jujur, aku tidak mengira kita akan bisa sejauh ini.

Itu dia. Ed, itu wanita itu.

Kau mau ke mana?

Ayo, kita harus bantu!

Kita di...

- Tunggu, tunggu! - Matikan mesinnya!

Matikan! Matikan!

Ed! Ed, dia di sini.

Dia di sini. Aku mendengar dia.

- Simon. Hei, hei, hei... - Halo.

- Tidak ada orang di sana. - Hei, tidak. Ed, dia di sini!

- Aku mendengar dia! Dia di sini! - Tidak ada orang di sini!

- Dia di sini, Ed! - Simon.

Hei, lihat aku.

Lihat aku.

Sekarang kau tahu, bukan?

Kau tahu kau takkan pernah temukan dia.

Wanita itu tak pernah mendapat kesempatan.

Khususnya dengan kau yang mencari dia.

Ayah selalu benar, bukan?

Katakan itu.

Kau benar.

Ayah selalu benar.

Kau bicara dengan siapa?

- Apa yang terjadi? - Tidak ada.

- Kau yakin? - Aku tak apa, pak tua.

- Maaf, bung. - Tidak masalah, kawan.

Jadi, aku melihat-lihat di internet,

Dan kota ini memiliki layanan...

...untuk membantu orang sepertimu mencari kerja.

Kau tahu, mungkin kau bisa melihat situs web mereka?

Orang seperti aku?

Kita butuh pemasukan, Birdie.

Aku hanya bisa bekerja di salon saat malam semester ini,

Dan itu menghambatku mengerjakan tugas.

Aku akan cari kerja sendiri.

Bisakah setidaknya kau lihat situs webnya?

Apa yang kau lakukan?

Terima kasih kembali.

Maksudku, seseorang harus merakitnya.

Aku tidak merakitnya karena suatu alasan.

Dan apa alasannya?

Apa ini?

Entahlah. Aku hanya... Itu terlalu kosong.

Aku berpikir mungkin bisa membuatnya lebih sepertimu.

Simon, dengar, situasi kita tidak begitu baik.

Dan kau tahu ayah tidak peduli saat dia meninggal.

Dan aku tak tahu apa yang harus kita lakukan.

Apa yang harus kita lakukan jika kita diusir?

Entahlah. Kau bisa kabur lagi.

Kau tahu, kemudian kau akan habiskan uang...

...yang negara berikan padamu untukku.

Kau pikir aku merawatmu...

...dengan 200 dolar per bulan yang aku dapatkan?

Aku rasa jika kau memang peduli denganku,

Kau takkan tinggalkan aku sendirian dengan bajingan itu!

Aku saat itu masih 16 tahun.

Aku masih 16 tahun. Aku masih kecil.

Apa yang harus aku lakukan?

Terserah. Lupakan saja.

Aku akan berangkat kerja.

Selamat malam.

โ€” Tiap DP Langsung Bonus 5% โ€” โ€” Main Disini Jamin Wede โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Kenapa kau mencariku?

Aku tahu kau bukan polisi.

Jadi kenapa kau mencariku?

Aku tahu kau memiliki gadis itu.

Dasar bodoh.

Siapa yang bersamamu?

Beritahu aku siapa dia, dan aku akan cepat membunuhmu.

"Jawabannya tidak jelas. Coba lagi nanti."

Bajingan!

Kau tak mau membunuhku.

Ya? Kenapa tidak?

Karena jika aku mati, wanita itu mati.

Aku punya rekan.

Menurutmu apa yang terjadi jika waktu terus berjalan...

...dan mereka tidak mendengar kabar dariku?

Kau bohong. Kau bohong.

Sebaiknya juga jangan sampai aku ditangkap polisi.

Persoalan seperti ini tidak seharusnya meninggalkan saksi.

Oke. Ed?

Lihat apa kita temukan di sini.

Itu kecelakaan.

Tentu. Itu kecelakaan.

Kau tak sengaja ledakkan wajah dia dengan shotgun.

Dia mencoba membunuh Ed.

- Dia menculik gadis itu. - Mana yang lebih membuatmu takut,

Mengetahui kau akan habiskan sisa hidupmu...

...di ruangan tanpa jendela,

Atau mengetahui kau memang berbahaya seperti yang orang bilang?

Serangan keras saat petir menyambar.

Hei, hei, hei, hei.

Jangan bergerak. Jangan bergerak. Jangan bergerak.

Nak, aku benar-benar minta maaf.

Diam.

Oke.

Maaf, maaf.

Tunggu di sini.

- Ed, di mana kuncimu? - Demi Tuhan.

Bajingan.

Kita mendapat 10-36,

Dilaporkan di 30813, Marchetti Drive.

Semua unit mohon merespon.

Aku akan pergi, sayang. Dah.

Dee, kau memang luar biasa.

Sekarang, bisa kau lakukan sesuatu dengan wajah ini?

Ayolah. Kau terlihat cantik. Hentikan itu.

- Siapa itu? - Aku tidak yakin.

Biar aku periksa. Aku akan kembali untuk mengurus soal pembayarannya.

Oke.

Ya, ya, aku datang.

Astaga. Apa yang terjadi?

Ya Tuhan. Kau tak apa?

Dudukkan dia di sana.

Oke, oke. Ini darahmu? Apa kau terluka?

Dia diserang.

Kenapa kau bawa dia ke sini?

Dia berdarah.

Dia berdarah di mana-mana, dan aku tak bisa buat itu berhenti.

Dan kau bantuan terdekat yang ada.

Apa yang harus aku lakukan?

- Mengeriting rambutnya? - Bukan. Kau perawat.

Aku bukan perawat. Masih belum.

Dia butuh dokter, bukan mahasiswa keperawatan tahun ketiga.

Bisa kau periksa dia?

- Lihat dia. - Bajingan.

Bajingan. Oke. Oke.

- Itu hanya di sini? Oke. - Ya.

- Ada yang lainnya? - Kepalaku.

Ambilkan aku handuk itu. Oke.

Baiklah. Aku akan beri ini tekanan, oke?

Deedee?

Semuanya baik di belakang sana?

- Kemari. Berikan tanganmu. - Tunggu, aku harus apa?

Taruh tanganmu di sana. Beri itu tekanan.

- Jangan berisik hingga aku kembali. - Oke.

Bertahanlah.

Apa semuanya baik?

- Ya, ya. Semuanya baik. - Apa yang terjadi di belakang sana?

Tapi aku rasa mendengar teriakan seorang pria.

Ya, itu hanya pencabutan bulu darurat. Itu saja.

Biayanya $110 untuk hari ini.

Ini uangnya.

Jangan khawatir soal kembaliannya.

Bagaimana situasinya?

Masih sama.

Lepas. Kau bisa melepasnya.

Oke, ini kesimpulannya.

Itu luka yang dalam,

Jadi itu takkan menutup dengan sendirinya.

Tak peduli berapa banyak tekanan yang kita berikan di sana.

Kita harus menjahitnya.

Kau pernah lakukan ini sebelumnya?

Belum pernah.

Tapi aku menjadi asisten perawat di IGD selama enam bulan terakhir,

Jadi aku pernah melihat itu dilakukan.

Bagus.

Tn. Deerman, ini akan sakit.

- Kita tahu siapa dia? - Tidak ada TKP atau dompet.

Sulit untuk tahu.

Tapi bukan pemilik rumah ini.

Ya, tetangga yang melaporkan ini bilang rumah ini milik Ed Deerman,

Pensiunan satpam.

Mereka bilang dia tinggalkan TKP bersama McNally setelah tembakan.

Identifikasi dia akan butuh waktu.

Dia tak punya cukup mulut yang tersisa untuk catatan giginya.

Keluarkan buletin pencarian untuk Crown Victoria perak,

Pelat nomor Echo, Mary, Victor, dua, empat, sembilan.

Tersangka utama, Simon McNally.

Dia akan baik saja.

Gegar otak ringan, tapi kita hentikan pendarahannya. Jadi...

Terima kasih, Dee.

Kemari.

Itu apa?

Orang yang menyerang Eddy yang membawa ini.

Birdy, kau harus berikan itu ke polisi, oke?

Lalu beritahu mereka semua yang baru saja kau katakan padaku.

Mereka tidak percaya aku.

Mereka tidak percaya gadis ini ada.

Mereka akan percaya sekarang.

Tidak, tidak.

Saat mereka menyadari itu, gadis itu mungkin sudah tewas.

Birdy, aku mohon. Biar polisi yang urus ini.

Dia benar.

Apa?

Maaf, Nak.

Saat kau meminta tolong padaku,

Aku harusnya yakinkan kau agar tidak ikut campur.

Aku tak seharusnya ikut terlibat dan berkeliaran layaknya detektif.

Tidak. Tidak.

Berhenti merengek dan periksa ini.

Aku rasa aku tak sanggup lagi.

Apa, kau akan biarkan dia mati?

Dia bilang rekannya bisa membunuh wanita itu dalam hitungan jam.

Kita tidak tahu jika rekannya memang ada.

Dia mungkin menggertak.

Mungkin juga tidak.

Birdy...

Kalian dengar itu?

Itu polisi. Aku harus apa?

Tidak ada. Tetap di sini. Mereka mungkin tidak melihatmu.

Bu, kami melihatmu.

Bisa tolong buka pintunya?

Aku harus keluar sana.

Halangi mereka.

Jelas tidak.

Halangi mereka. Dua menit. Benar, Ed?

Halangi mereka.

Birdy, jangan lakukan ini.

Itu kontak mata yang sangat bagus.

- Terima kasih. Oke. - Ya. Berikan ponsel itu.

- Ada yang bisa aku bantu? - Apa kau Deedee McNally?

Benar.

Boleh kami masuk ke dalam, bu?

Apa kau punya surat perintah?

Simon McNally adalah adikmu, benar?

Rekannya.

Baiklah, momen penentuan.

Terima kasih sudah menghubungi Kurt's Auto Salvage.

Jika kau terhubung ke pesan ini saat jam kerja,

- Kami tak bisa mengangkat teleponnya. - Bajingan.

Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi kembali.

- Kita harus pergi. - Sampai jumpa.

Kau bisa jalan?

Apa itu tindak kriminal untuk memiliki adik?

Ya, khususnya saat saudaramu dicari karena pembunuhan tak jauh dari sini,

Dan kami punya alasan untuk percaya kau mungkin sembunyikan dia.

Apa landasan alasan itu?

Kami mendapat keluhan dari pelanggan tempat usahamu,

Yang mengaku melihat darah di tanganmu.

Ny. Blitzer?

Dia salah. Itu cat rambut.

Jadi kami tak butuh surat perintah saat kami memiliki alasan kuat.

Ini kesempatan terakhir.

Buka pintunya atau kami membukanya untukmu.

Lihat? Tidak ada orang.

Pewarna rambut.

Terima kasih.

$1.25 per orang.

Tidak mungkin. Aku tak membawa kartu busku.

Aku tidak tahu di mana dompetku.

Kau tak bisa bayar, kau harus turun.

Ed.

Aku punya ini.

Ini sudah sepenuhnya ditandai.

Kau bisa mendapat hidangan gratis.

Apa aku mendapat susu kocok dengan hidangan itu?

Tentu saja kau bisa mendapat susu kocok gratis.

- Ya. - Duduklah.

Susu kocok.

Hei. Kau ingat kami?

Omong kosong. Kalian bukan polisi sungguhan.

Ini senjata sungguhan.

Ya, ada bagusnya aku tidak mengisi pelurunya.

Apa yang akan kau lakukan sekarang, jagoan?

Improvisasi.

Bagus.

Temanmu memiliki ini.

Kau tahu orangnya.

Orang yang kau beritahu tentang kami,

Orang yang mencoba membunuhku semalam.

Aku tak tahu apa-apa soal orang yang mencoba membunuhmu, bajingan tua.

Dia bohong.

Pembohong kesulitan mengingat untuk berkedip.

Ya. Buktikan itu, "Polisi."

Batu adalah wadah.

Batu adalah wadah. Batu adalah wadah!

- Simon, tenang. Tenang! - Sialan!

Kau mengalami salad kata. Ucapkan itu perlahan-lahan.

Kau pasti bisa.

Ada...

...jam Vanderton.

Ed?

Ini orangnya.

Simon, apa yang kau lakukan?

Simon?

Aku mengenalmu.

Apa maksudnya itu? Aku tidak tahu apa maksudnya itu.

Aku tidak mengenalmu.

Tidak, tidak, tunggu dulu...

Beritahu kami dia di mana.

Jauhkan orang terbelakang ini dariku!

Hei, hei, Simon. Hei, tenang.

Ini bukan dirimu, kawan.

Tenang, tenang, Simon.

Ayo. Tenanglah.

Aku yakin kau tidak akan berani melakukan itu.

Serahkan ini padaku.

Apa?!

Di sini tertulis, "Jika tersemprot di mata, segera bilas,"

"Atau kerusakan serius bisa terjadi."

Bagaimana menurutmu, Kurt?

Menurutmu seberapa cepat yang dimaksud oleh "segera"?

Sialan! Aku bahkan tak bisa membuka matamu.

Baiklah, aku bisa lari dan ambilkan kau satu ember air es,

Lalu kita bisa mencuci matamu,

Atau kita bisa tetap di sini dan melihat...

...seberapa serius kerusakannya.

Oke. Oke!

Aku bertemu dia via daring. Oke?

Dia membawa gadis-gadis ke sini untuk dijual.

Dijual?

Perdagangan manusia.

Mereka memaksa gadis-gadis untuk prostitusi,

Atau menjual mereka untuk diperbudak.

- Haruskah kita angkat? - Dan bilang apa?

"Maaf. Dia tak bisa terima telepon sekarang..."

"...karena setengah kepalanya meledak?"

Biar dia menebak-nebak.

Mungkin itu akan mengulur kita waktu.

Oke.

Itu bukan kau yang menelepon.

Hanya ada dua nomor di ponsel ini.

Jadi penelepon satunya, apa ini rekan dia lainnya?

Aku tidak tahu. Aku tak pernah bicara dengan orang lainnya.

Tidak, aku bersumpah! Sumpah.

Dengar, dia sangat paranoid.

Dia tidak beritahu aku apa-apa.

Kenapa kau menyimpan paspornya?

Agar gadis-gadis itu tidak lari.

Dia menggoda mereka dengan itu.

Membuat orang-orang itu berpikir mereka akan mendapatkannya kembali.

Dia ada beritahu aku tentang salah satu gadis,

Dua hari lalu mencoba kabur. Menggertak dia.

Dia bilang harus menjadikan wanita itu contoh.

Itu yang kau lihat, Simon.

Itu gadis yang kau cari.

Dia mencoba lari dari para bajingan ini.

Ed, berikan tang itu padaku.

Aku hanya perantara.

Dengar, aku hanya menjaga paspor...

...dan melakukan tugas kecil untuk dia, seperti pelat untuk mobil van.

Astaga, kau harus berikan yang lebih baik dari itu...

...jika kau ingin mencuci matamu.

Oke.

Aku membawa pelat untuk mobil vannya,

Ke rumah di kota.

Di mana alamatnya?

Jika aku memberitahumu,

Kau harus janji akan melepasku dan tak akan memanggil polisi.

- Ya? - Bagaimana menurutmu, Simon?

Aku tidak tahu.

Ya?

Oke, setuju.

5001 Frazho.

Tapi aku tak masuk ke dalamnya.

Aku hanya letakkan pelat itu di beranda.

Baiklah.

Tunggu dulu. Siapa yang kau telepon?

Ya, Kantor Polisi Homeway?

Detektif Glover, tolong.

Bung, kau sudah janji!

Bung, aku tidak berkedip.

Temukan sesuatu?

Ada banyak darah dan sedikit muntahan.

Masuk akal.

Kakaknya McNally bilang pria itu mengalami gegar otak ringan...

...dan luka yang cukup parah.

Baiklah, jadi mereka tidak membawa mobil,

Karena mereka mungkin tahu kita mencarinya.

Jadi ke mana mereka pergi?

Dan bagaimana mereka ke tujuannya?

Halo.

Kau bercanda.

Aku datang.

Aku bisa jelaskan mereka berdua.

Mereka menerobos masuk dan merampokku.

Mereka merampokku!

Dan kenapa mereka melakukan itu, pak?

Itu bukan milikku.

Tidak, pak, jelas bukan.

Apa yang kita lakukan? Hanya mengetuk pintunya?

Ya, kita mulai dengan itu.

Kau tak bisa selamatkan dia.

Aku takkan membiarkanmu.

Apa ayahmu bicara denganmu lagi?

Kesempatan terakhir, otak kotoran.

Berbalik dan pergilah.

Aku melihat potongan pisau dengan jelas sekarang.

Kau bahkan tak bisa bicara, dasar terbelakang.

Kau bisa mencumbu secangkir kopi.

Kau hanya bocah kecil. Bocah rusak.

Yang berhalusinasi melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Simon?

Dengarkan suara klik ini.

Dengarkan suara kliknya.

Kau tahu, itu tidak nyata.

Suara kliknya nyata.

Apa dia sudah menghilang?

Itu bagus. Ini.

Ini untukmu.

Seandainya berikutnya situasi menjadi kacau.

Polisi! Buka pintunya!

Kau tak bisa lari lagi.

SWAT sudah mengepung tempat ini.

Serahkan dirimu dan gadis itu.

Tidak ada yang akan terluka.

Kesempatan terakhir.

Oke, ini kesepakatannya.

Kita harus masuk, oke?

Jadi kau harus siap.

Kau buka pintu ini, jika kau melihat King Kong, alien,

Atau wanita setinggi 15 meter, kau harus siap.

Demi Tuhan. Itu tak pernah berhasil.

Jangan khawatir. Ini tak ada pelurunya, ingat?

Dan aku kehilangan pensanitasi tanganku.

โ€” Tiap DP Langsung Bonus 5% โ€” โ€” Main Disini Jamin Wede โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Apa kita di rumah yang benar?

Kau dengar itu?

Apa?

Lupakan saja.

Simon!

Ya?

Kemari dan lihatlah ini.

Empat nama, semuanya wanita muda.

Terlihat seperti formulir.

Kau benar-benar tidak mendengar itu?

Aku tidak dengar apa-apa.

Itu berasal dari lantai atas.

Oke, ada orang di sana? Keluarlah sekarang juga.

Kami bersenjata.

Jadi hanya itu saja? Kita sudah terlambat?

Rekannya sudah pergi.

Begitu juga gadis itu.

Aku turut menyesal.

Tapi maksudku...

Dengar, kita sudah berusaha.

Bagaimana jika kita sudahi hari ini?

Ya.

Ya.

Kau tak apa

Ya.

Aku dulu bernyanyi.

Dulu sekali.

Kakakku masih memanggilku Birdy.

- Apa-apaan itu barusan? - Apa-apaan?

- Apa itu ibunya? - Dari mana dia muncul?

- Apa dia rekan yang satunya? - Kita periksa semua ruangan.

Ibunya.

Ayo.

Bajingan.

Ini tubular.

Gemboknya, ini tubular.

Apa artinya itu?

Itu artinya aku butuh pena. Sebuah pena.

Tidak, bukan pena itu.

Aku butuh pena BIC. Pena plastik.

Oke, oke.

Ini.

- Apa ini bisa? - Sempurna.

Anya.

Kami memang mencarimu.

Berhenti!

Angkat tanganmu.

Keluarlah. Perlahan-lahan.

Semua ini untuk kami?

Aku tersanjung.

Kakakmu menunggumu di kantor.

Kau tak apa?

Kerja bagus.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

โ€” Tiap DP Langsung Bonus 5% โ€” โ€” Main Disini Jamin Wede โ€”

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya

Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.