Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Siapa yang menyangka...
Kau akan menjadi ketua sekte...
saat kita bertemu kembali?
Aku merasa malu.
Apa kau masih terganggu oleh tragedi Sekte Xu Zong?
Ya.
Kita berdua berada di Sekte Wan Lu untuk beberapa waktu.
Kita tahu orang-orang disana.
Mereka pasti...
bukanlah pelaku pembantaian Sekte Xu Zong.
Selain itu,
beberapa hari yang lalu,
Jin Xiu mendatangiku.
Aku juga mendengar langsung dari Jin Xiu.
Ada banyak hal yang terjadi di Gunung Feng.
Mengenai peristiwa di Sekte Xu Zong...
semuanya masih belum jelas.
Aku takut...
Jin Xiu mungkin mengatakan yang sebenarnya.
Jika Jin Xian bersalah atas pembantaian,
itu akan menjadi bencana besar bagi Sekte Zongmen.
Cang Ling.
Pergilah ke Sekte Xu Zong dan selidiki lagi.
Kau harus mendalaminya.
Baik.
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
THE LEGENDS ๆๆ
~ Episode 52 ~
Sepanjang yang aku tahu,
setelah pertempuran di Gunung Feng, Lu Zhao Yao...
menderita penyakit aneh.
Dia membutuhkan semacam kekuatan,
untuk membangun kembali tubuhnya...
dan memperpanjang hidupnya.
Aku percaya saat itulah...
dia mulai menginginkan Mantra Terlarang milik Jiang He.
Dia mengirim Gu Han Guang untuk memata-matai Jiang He.
Karena hal itu,
Gu Han Guang mati di Sekte Xu Zong.
Perkataanmu masuk akal.
Tapi, itu masih tidak berdasar.
Apa kau punya bukti?
Aku tak akan secara keliru menuduh seseorang.
Silahkan masuk.
Ini adalah bekas Kepala Pengawal Rahasia dari Sekte Wan Lu.
Dia sudah muak dengan Li Chen Lan dan kesalahannya.
Jadi dia memutuskan untuk membelot...
dan bergabung dengan kita.
Zi Yu, beritahu mereka...
apa aku mengatakan yang sebenarnya?
Jin Xian tidak berbohong.
Sekte Xu Zong...
memang dimusnahkan oleh Jiang Wu dan Li Chen Lan.
Dan mereka melakukannya...
demi Lu Zhao Yao.
Kalian semua dengar itu?
Bahkan anggota Sekte Wan Lu mengatakan demikian.
Apa kalian punya pertanyaan?
Ini...
Kepala Qin. Ketua Liu. Kepala Tang.
Kalian punya pertanyaan lain?
Baiklah.
Hari ini aku mengundang kalian semua...
karena ada permasalahan lain.
Saat aku membunuh Jiang Wu di gunung Fengmo,
Aku melihat Li Chen Lan tak bisa lagi...
mengendalikan kekuatan jahat di tubuhnya.
Masalah yang sangat kukhawatirkan...
aku takut sebentar lagi terjadi.
Aku pikir...
sekarang saatnya kita menempatkan...
putra Raja Iblis ke pengadilan lagi.
Bintang-bintang sangat indah malam ini.
Aku ingat saat di perpustakaan...
Aku tak bisa meraihnya.
Guru.
Guru.
Guru, aku tak bisa meraihnya.
Ambil ini.
Setelah aku membawa Mo Qing ke Sekte Wan Lu,
Aku mencarikan guru untuknya.
Apa gurunya seorang pertapa tua Tao...
atau seorang biksu Buddha?
Kenapa dia begitu dingin terhadap wanita?
Atau apa dia tak suka dirayu secara langsung?
Guru.
Matamu sangat indah...
mereka seperti langit berbintang.
Waktu benar-benar cepat berlalu.
Seolah-olah semua itu terjadi kemarin.
Tapi, saat aku mengenangnya,
rasanya sudah lama terjadi.
Shi Qi kembali kemarin.
Dia menjadi gadis pendiam sekarang.
Aku percaya itu karena...
dia sudah melalui banyak hal.
Qin Qian Xian sudah mencapai kebajikan yang dia kejar...
dan menemukan jalannya.
Seperti yang pernah dia katakan,
setiap manusia datang dan pergi...
dengan tangan kosong.
Pada akhirnya,
kita semua akan menjadi abu.
Itu adalah jalan Qin Qian Xian.
Bukan jalanmu.
Aku adalah jalanmu.
Aku ingin kau menghabiskan setiap waktumu...
bersamaku di dunia ini.
Aku mengantuk.
Biarkan aku tidur.
- Ketua! - Ketua!
- Ketua. - Ketua.
- Ada apa? - Apa yang terjadi?
Ketua.
Ketua!
Kau baik-baik saja, Ketua?
- Ketua. - Ketua, tolong ampuni kami!
- Ketua. - Ketua, tolong ampuni kami!
Ketua.
Ketua.
Ketua, tolong ampuni kami!
Lari!
Lari!
Lari!
Lari!
Ketua, tolong ampuni kami.
- Tolong ampuni kami. - Jangan bunuh aku.
- Ketua. - Ketua, tolong ampuni kami!
Ketua.
Ketua, tolong ampuni kami
Ketua, tolong ampuni kami!
Ketua, tolong ampuni kami.
Tak apa-apa sekarang.
- Ketua. - Ketua.
- Tak apa-apa sekarang. - Ketua.
Jangan takut.
Aku takkan menyakiti kalian.
Tak apa-apa.
- Aku takkan melukai kalian. - Ketua.
Tak apa-apa.
Mo Qing.
Mo Qing.
Kau...
Zhao Yao.
Bukan aku.
Bukan aku.
Aku tak menemukan sesuatu yang membantu di perpustakaan.
Apa kalian menemukan cara...
untuk menyegel kekuatan jahat?
Aku bertanya kepada beberapa tetua.
Tapi, mereka juga tak tahu.
Iblis Wanita.
Bagaimana jika itu Li Chen Lan...
Mo Qing takkan berbohong padaku.
Mia mengatakan itu perbuatan Pedang Wan Jun,
maka itu pasti perbuatan pedang Wan Jun.
Aku percaya padanya.
Zhao Yao.
Kau harus...
segera memikirkan kemungkinan yang terburuk.
Kau sudah bangun.
Aku sudah lama tidak tidur dengan nyenyak.
Apa itu karena kau berhasil menekan iblis dalam dirimu...
atau karena aku bersamamu?
Ayo kita jalan-jalan.
Zi You.
Dimana bosmu?
Kenapa dia tidak ada hari ini?
Apa yang kau lakukan?
Salam, Ketua. Aku Lin Zi You dari Pengawal Rahasia.
Terima kasih sudah menyelamatkanku dari Sekte Xue Sha saat itu.
- Kau... - Aku melihat Cermin Hui Su hari ini.
Nama keluargaku adalah Lin.
Aku adalah adik dari Lin Zi Yu dari Pengawal Rahasia.
Aku dulu melayanimu juga.
Kabarnya Pengawal Rahasia sangat loyal.
Jika kita melihat perkembangan Sekte Wan Lu...
selama bertahun-tahun,
Pengawal Rahasia yang setia...
berkontribusi paling besar.
Tiba-tiba,
5 tahun dalam kepemimpinan Li Chen Lan,
seseorang berbalik menentangnya.
Seorang pelayan yang setia sepertimu...
sudah tiga kali berganti pihak.
Apa itu karena Li Chen Lan kurang tegas?
Pengawal Rahasia...
adalah orang-orang yang diselamatkan oleh Lu Zhao Yao...
dan wajib untuk setia.
Adapun Li Chen Lan,
dia memang tampak tegas,
tapi dia sebenarnya baik.
Putra Raja Iblis itu baik?
Bodoh sekali.
Karena Lu Zhao Yao adalah penyelamat hidupmu,
apa kau merasa menyesal...
mengkhianati orang yang menyelamatkan hidupmu?
Sekte Wan Lu...
sangat pandai...
mempertahankan loyalitas orang-orang mereka.
Ketua.
Kau...
Jangan bilang kau lupa.
Sudah bertahun-tahun.
Mengapa kita perlu mengingat semua ini?
Dimana Zhu Ji?
Bosku pergi untuk melihat Cermin Hui Sa...
dan menghilang sejak saat itu.
Aku tak tahu kemana dia pergi.
Dia menghilang lagi?
- Tak apa-apa. - Katanya di jianghu...
Lu Zhao Yao pandai menipu orang.
Tapi, yang aku tahu...
Pengawal Rahasia setia padamu,
bukan karena kau menggunakan tipuan,
tapi karena kau benar-benar peduli pada kami.
Karena kau benar-benar peduli padaku,
Aku harus melayanimu dengan sepenuh hati.
Aku dengar...
Kakakku Zi Yu melakukan hal yang berbahaya di luar sana.
Ketua.
Kakakku awalnya sangat setia.
Dia pasti melakukannya karena suatu alasan.
Tolong selamatkan hidup kakakku mengingat fakta...
bahwa aku sudah membantumu di Tanah Qi Zi ini.
Baiklah.
Aku akan membantumu.
Aku berjanji.
Terima kasih, Ketua.
Berdiri.
Karena kau sudah mengingat masa lalumu,
Kau mau kembali ke Sekte Wan Lu?
Lupakan.
Aku hanya akan sedih jika kembali.
Mengapa?
Aku tak punya alasan untuk kembali.
Aku tak bisa melewati Kolam Kemurnian...
dan aku tak ingin membuang uangku.
Untuk sisa hidupku,
Aku perlahan akan melupakan segala sesuatu di Tanah Qi Zi...
dan akhirnya melupakan diriku juga.
Maka aku takkan ada lagi.
Lalu kemana kau akan pergi?
Aku tak tahu.
Orang-orang yang melupakan segalanya di Tanah Qi Zi...
pada akhirnya semua akan menghilang.
Suatu hari, kita semua akan bersatu kembali.
Ya.
Kita semua akan bersatu kembali.
Aku tak menyangka...
tak sengaja memasuki Tanah Qi Zi,
dan bertemu hal yang seperti itu.
Ketua!
Itu...
Orang ini sangat aneh!
Dia keluar dari Tanah Terlarang...
dan memaksa untuk menemuimu!
Aku... aku tak tahu harus berbuat apa.
Jadi, aku membawanya.
Tuan Zhu Ji?
Keluarga yang ingin kau temukan di Tanah Qi Zi...
sebenarnya...
Zhao Yao.
Ini ayahku.
Aku kembali.
Gunakan waktu kalian.
Ya.
Nak.
Kita bertemu lagi.
Aku senang...
Aku terlalu senang.
Ayah.
Mengapa kau berada di Tanah Qi Zi...
selama bertahun-tahun?
Setelah menyegelmu tahun itu,
Aku mencari Pedang Liu He Tianyi.
Sebelum aku bisa mendapatkannya,
bawahanku berbalik melawanku.
Secara kebetulan, aku memasuki Tanah Qi Zi.
Aku tahu...
Aku sudah berbuat kesalahan terhadapmu.
Kau takkan memaafkanku.
Segera...
Aku akan segera melupakan...
hal-hal yang baru kuingat ini.
Aku hanya ingat aku mengatakan untuk menungguku.
Aku ingin kembali dan menemuimu.
Aku merindukanmu.
Kau sepertinya...
Kau sepertinya baik-baik saja.
Aku lega sekarang.
Aku bisa...
tenang dan pergi sekarang.
Ayah.
Kau tak perlu pergi.
Biar aku dan Zhao Yao...
memiliki satu anggota keluarga lagi.
Baik.
Ayah.
Minum tehnya.
Tuan Muda Liu.
Ayah!
Ayah.
Kau siapa?
Dia adalah putramu.
Kau lupa lagi?
Anakku?
Anakku masih kecil.
Dia tidak sebesar ini.
Aku tak percaya dia begitu cepat lupa...
setelah melihat ke dalam Cermin Hui Sa.
Anakku adalah Li Chen Lan.
Awalnya,
aku menganggap dia sebagai iblis didalam hatiku.
Kemudian...
Dia putraku.
Tapi aku...
Aku sudah berbuat kesalahan terhadapnya.
Aku sangat menyesal.
Dia...
Dia baru berusia 5 tahun.
Dia dikendalikan oleh iblis didalam dirinya...
saat dia baru berusia 5 tahun.
Dia ingin membunuh seseorang.
Aku menghentikannya.
Tapi, aku tak sengaja...
mematahkan salah satu lengannya.
Kupikir dia akan...
menangis saat dia bangun.
Dia akan membuat ulah, dan menyalahkanku.
Tak disangka,
anak itu...
Dia...
Dia tidak menangis.
Dia tersenyum padaku saat dia bangun.
Dia menggunakan tangannya yang lain...
untuk memegang tanganku.
Dia masih memanggilku ayah.
Anakku.
Chen Lan.
Aku harap kau tetap berbudi...
apapun yang hidup kau jalani.
Aku antarkan dia kembali ke kamarnya.
Apa yang harus aku lakukan jika...
dia lupa segalanya?
Dia tidak akan pernah...
melupakanmu.
Jika kita bisa menguasai Kota Jiangzhou,
kita bisa langsung...
menuju ke Sekte Wan Lu.
Ada banyak kekuatan berbeda di Kota Jiangzhou.
Tidak akan mudah merebut kota itu.
Pergilah ke Paviliun Qian Chen besok...
demi menyingkirkan Sekte Wan Lu,
minta Qin Qian Xian untuk mengizinkan kita lewat.
Tapi...
Kurasa Qin Qian Xian tidak akan setuju.
Apa yang aku inginkan...
adalah penolakannya.
Zhao Yao pasti mengkhawatirku.
Beritahu dia untuk datang.
Ada yang ingin kukatakan padanya.
Baiklah.
Tunggu disini dan jangan kemana-mana.
Baiklah.
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Kita tak bisa membiarkan Shi Qi mengawasinya selamanya.
Kepala Sima, kau yang paling banyak akal.
Tolong pikirkan sesuatu.
Aku kehabisan akal.
Ketua!
Bukankah seharusnya kau mengawasi Mo Qing? Ada apa?
Ketua,
Bocah Jelek ingin mengatakan sesuatu kepadamu.
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.