Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Jin Xiu,
Kau masih punya muka datang ke Gunung Feng?
Kakak Xiong Tian, mengapa kau berkata itu?
Jiang Wu sudah mengambil alih Sekte Wan Lu.
Saat ini di jianghu,
dia memegang kekuasaan besar.
Oh ya.
Kaulah yang mengatakan bahwa harus ada...
keseimbangan!
Kau bekerjasama dengan Jiang Wu dan melukai Qin Qian Xian.
Itu sebabnya Jiang Wu begitu sombong!
Tentang serangan ke Paviliun Qian Chen.
Bukankah murid-muridmu ambil bagian?
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
THE LEGENDS ๆๆ
~ Episode 43 ~
Aku menunggu kalian berdua disini...
untuk mendiskusikan rencana menangani Jiang Wu.
Sebelumnya, saat dia ingin menyerang Sekte Wan Lu,
kita tak menanggapi dia.
Aku yakin, dengan wataknya...
dia akan menyimpan dendam terhadap kita.
Saat ini, dia memegang Sekte Wan Lu,
dan kita tak bisa meremehkan kekuatannya.
Jika suatu hari, dia bertindak melawan kita,
Sekte Zongmen akan runtuh juga.
Jiang Wu baru saja mengambil alih Sekte Wan Lu.
Bagaimanapun Sekte Wan Lu,
seperti sarang serangga yang sulit dimusnahkan.
Tentang kelanjutannya, masih belum pasti.
Kita lihat saja kedepan.
Tunggu saja apakah kita perlu bergerak.
Petugas Chi benar.
Pendapat Petugas Chi memang masuk akal.
- Tapi... - Tak perlu dibahas lagi.
Tapi...
ada hal yang lebih penting.
Aku dengar,
Kau menahan Kepala Tang di Gunung Feng.
Aku yakin ini tidak pantas.
Benar.
Mengapa kau menahan Tang Yun?
Sekte Tian Xuan bukan pembuat keputusan di Gunung Feng.
Jin Xiu.
Cepat lepaskan Kepala Tang.
Mengapa harus berteriak?
Aku hanya khawatir Jiang Wu akan menyakiti Xiao Yun Yun.
Melihat situasi saat ini,
Aku takkan mengurungnya lagi.
Tentu saja Tang Yun harus dilepaskan.
Juga,
segera tinggalkan Gunung Feng.
Lagipula...
ini adalah tempat Jin Xian.
Benar.
Gunung Feng adalah tempat Jin Xian.
Seharusnya Jin Xian yang berhak mengusirku.
Apa hakmu mengatakan itu?
Tuan Muda.
Kepala Tang ingin menemuimu.
Aku mohon diri.
Bagaimana istirahatmu?
Aku akan duduk bersamamu.
Lu Zhao Yao.
Apa kau tidak penasaran?
Tidak.
Kau tak ingin tahu mengapa tiba-tiba aku menyukaimu?
Tidak.
Meski begitu, aku akan tetap memberitahumu.
Mengapa harus bicara omong kosong?
Kau percaya atau tidak?
Ada seseorang di dunia ini...
yang muncul karena dirimu?
Aku percaya.
Bukankah itu dirimu?
Kau sudah tahu?
Qin Qian Xian sudah memberitahuku.
Tidakkah menurutmu situasi saat ini...
sangat mirip dengan hari itu?
Hari apa?
Hari saat kau menangkap Qin Qian Xian.
Kalian berkata bahwa aku adalah iblis didalam hati Qin Qian Xian.
Tapi dari yang kulihat,
Qin Qian Xian hanyalah tubuh yang menampung jiwaku.
Aku hidup karena dirimu.
Aku menjadi lebih kuat...
karena Qin Qian Xian tak bisa menahanku.
Aku tumbuh di dalam hatinya.
Aku bisa mengendalikan tekadnya,
dan membawanya menuju obsesi.
Selama pertempuran di Makam Pedang,
dia mencuri tubuhmu.
Menempatkanmu di dinding es Gunung Su.
Aku tahu dia terus merapal mantra untuk menyucikan hatinya.
Pada akhirnya, aku terusir dari dirinya.
Lu Zhao Yao.
Apa kau pernah melihat iblis didalam hati yang dilucuti?
Tak ada yang mengerti iblis didalam hati.
Bahkan aku juga tidak.
Tapi aku menyadari didalam diriku...
ada kekuatan lain.
Aku bisa menyerap rasa takut manusia.
Lepaskan kami!
Lepaskan kami!
Kebencian.
Menyerah pada takdir.
Aku menganggapmu seperti saudara.
Tapi kau malah mengkhianatiku?
Serta kemarahan.
Apa kau tak mempermalukan kami!
Lepaskan kami!
Ini seperti didalam hati Qin Qian Xian,
saat melahap pikiran yang mengganggu.
Aku memanfaatkan emosi ini,
dan menyerapnya ke dalam tubuhku.
Perlahan itu membuatku kuat,
dan tumbuh.
Jiang Wu,
lalu muncul di hadapanmu.
Mengapa kau mengatakan ini padaku?
Aku tak peduli tentang...
darimana kau muncul dan untuk siapa.
Aku hanya ingin kau tahu.
Aku muncul karena dirimu.
Bocah Rambut Merah.
Kau baru beberapa tahun di Jianghu.
Apa yang kau miliki sekarang adalah hasil usaha kerasmu.
Mungkin, tak ada yang pernah mengajarimu.
Jadi jangan terlalu sombong!
Aku benar-benar menyukaimu.
Bahkan ekspresi marah di wajahmu...
sangat menggemaskan.
Katakan... kau mencintaiku.
Tidak.
Baiklah.
Teruslah keras kepala sesukamu.
Selama kau mengatakan kau tidak mencintaiku,
Aku akan pergi ke penjara...
membunuh satu anggota Sekte Wan Lu setiap hari.
Akan kulakukan sampai kau mengatakan kau mencintaiku.
Jiang Wu!
Kembali kesini.
Kau terlalu cepat mengambil keputusan.
Aku lapar.
Ambilkan aku makanan.
- Ah Wu. - Ambilkan makanan!
Ah Wu, tadi, aku mendengar pembicaraanmu.
Siapa yang menyuruhmu?
Tidak, Ah Wu.
Kupikir kau hebat dalam segala hal yang kau lakukan.
Tapi tidak untuk hal ini.
Lu Zhao Yao bisa dirayu, tapi menolak dipaksa.
Caramu tidak akan berhasil.
Kau punya ide?
Aku rasa...
sebaiknya kau yang menyiapkan makanan.
Makanan yang kau siapkan akan bisa menyentuh hatinya.
Semua wanita menyukainya.
Baiklah.
Aku turuti saranmu.
Apa ini akan berhasil?
Siapkan makanan untuknya.
Tunjukkan kepedulianmu.
Saat ini,
Lu Zhao Yao pasti mengkhawatirkan orang-orang Sekte Wan Lu.
Lalu, buat ancaman dan janji.
Dengan begitu, kau pasti bisa mendapatkan Lu Zhao Yao.
Ah Wu.
Meskipun kita sudah mengambil alih Sekte Wan Lu,
tapi kita kekurangan orang.
Bahkan penjara penuh dengan orang-orang.
Bunuh saja mereka.
Ah Wu.
Jika kau melakukan itu, Lu Zhao Yao takkan menyukaimu.
Biarkan mereka saling bunuh sendiri.
Kau masih ingat,
Pengawal Rahasia lebih suka bunuh diri,
daripada mereka saling bunuh.
Jejalkan mereka ke satu ruangan.
Biarkan mereka mati lemas.
Mo Qing.
Mo Qing.
Li Chen Lan.
Sekarang kau bukan tandinganku.
Kekuatan Qin Qian Xian ada di dalam diriku.
Di dalam dirinya...
ada kekuatan milik Qin Qian Xian.
Itu artinya...
Jiang Wu memiliki kekuatan Qin Qian Xian di dalam dirinya.
Kau ingin dia membantumu?
Belum lagi seberapa beresiko hal ini.
Jiang Wu...
berusaha keras untuk mendapatkan kekuatan Qin Qian Xian.
Mana mungkin dia mau menyerahkannya?
Waktu tidak menunggu kita.
Meski Jiang Wu tidak mau,
Aku harus memastikan dia menyetujuinya.
Pada saat Zhao Yao meledak untuk kelima kalinya...
dia tak bisa diselamatkan.
Sudah berapa kali Zhao Yao meledak?
Dua kali.
Dua kali.
Cobalah.
Aku memanggangnya sendiri.
Kenapa?
Kau tidak lapar?
Tadi aku lapar, sekarang sudah tak nafsu makan.
Meski begitu, kau tetap harus makan.
Aku tak punya nafsu makan jika kau mengurungku.
Aku akan makan jika kau melepaskanku.
Lu Zhao Yao,
tak ada negosiasi dalam hal ini.
Bocah Rambut Merah.
Mengapa kita tak membuat kesepakatan?
Aku tak ingin membuat kesepakatan denganmu.
Aku ingin menjalin hubungan cinta denganmu.
Kau sangat terlambat.
Aku sudah menikah dengan Mo Qing.
Dalam kehidupan ini,
aku hanya bisa menjalin hubungan cinta dengannya.
Dia bahkan belum melepas penutup kepala.
Mana bisa itu dianggap menikah?
Dalam hatiku, aku sudah menikah dengannya.
Di hatiku hanya ada dirinya.
Tak ada gunanya kau menahanku sekarang.
Aku berpikir sebaliknya.
Hatiku dipenuhi oleh dirimu.
Hanya dirimu yang kupikirkan.
Aku melihatmu dalam mimpiku setiap hari.
Benarkah?
Lalu gali hatimu dan tunjukkan kepadaku.
Baiklah.
Cium aku dan aku akan menggalinya.
Aku mencium terlalu keras. Kau tahan bersamaku?
Tidak apa-apa.
Aku juga sangat kuat.
Kau harus tahan juga.
Trik apa ini? Meluncurkan kembang api?
Ini yang ketiga kalinya.
"Tanah Qi Zi"
Kakak.
Ini yang ketiga kalinya.
Benar juga. Aku menjadi semakin lebih lemah.
Apa yang harus kita lakukan?
Ini membuatku gila!
Kau disini lagi?
Aku juga sudah meledak dua kali.
Kita harus bagaimana?
- Ini membuatku gila. - Belum kau temukan penawarnya?
Penelitian butuh waktu. Tak ada lagi waktu.
Jika aku benar-benar mati karena pil ini,
Aku takkan melepaskan toko gelapmu meski aku menjadi hantu.
Aku takut akan menjadi hantu juga saat itu.
Kakak.
Kau sangat lemah. Kenapa tak istirahat saja?
Aku takut tak bisa lolos dari Jiang Wu.
Sekarang, aku berhasil lolos.
Aku harus menyelamatkan seseorang.
Mengapa terburu-buru?
Siapa yang akan kau selamatkan?
Suamiku.
Keponakan kecil.
Dimana ini?
Penjara bawah tanah Sekte Wan Lu.
Ini semua salahmu.
Saat ini, Sekte Wan Lu menjadi milik Jiang Wu.
Dia mengurung kita semua.
Dimana Ketua?
Menjadi tawanan juga.
Tak ada yang bisa mengurungku.
Mo Qing, tunggu saja. Aku akan menyelamatkanmu.
Masih berusaha kabur?
Katakan.
Dimana Lu Zhao Yao sekarang?
Jika tidak, aku akan membunuhmu!
Jiang Wu.
Jika kau melakukan itu,
Zhao Yao akan semakin membencimu.
Tidak masalah.
Tidak masalah selama dia milikku.
Li Chen Lan.
Apa kau pikir dengan kondisimu saat ini,
kau masih pantas untuk Lu Zhao Yao?
Zhao Yao belum pernah kesini.
Aku tak percaya dia takkan kembali.
Aku akan menunggu bersamamu.
Shi Qi, apa kau bisa memaksa keluar?
Tidak masalah.
Penghalang tak berfungsi padaku.
Semangat.
Semangat.
Ada apa denganmu?
Aku lapar.
Aku terlalu banyak minum anggur.
Aku makan sedikit. Jadi, tak punya tenaga sekarang.
Apa kau punya makanan?
Ya.
Bagaimana? Kau sudah kenyang?
Tak ada gunanya cemas.
Bisa dibilang Jiang Wu memperlakukan Lu Zhao Yao dengan baik.
Mungkin, mereka sedang makan enak,
dan bersenang-senang.
Kau benar.
Sekte Wan Lu sudah melewati segala macam hal.
Akan baik-baik saja selama ada Ketua.
Benar.
Ini peristiwa yang belum pernah terjadi...
melihat Ketua di penjara.
Bagaimana kau bisa tetap tenang dan sabar?
Bocah Jelek.
Tunggu, aku akan menyelamatkanmu.
Sepertinya Lu Zhao Yao tidak terlalu mencintaimu.
Sudah begitu lama, dia bahkan belum muncul.
Kau masih bisa tertawa?
Aku tertawa karena tampang cemburumu.
Jelek sekali.
Zhao Yao, bagaimana tubuhmu?
Kau masih sempat bertanya itu? Kau sendiri?
Benar juga. Kau tak bisa melepaskan dia.
Akan kubunuh dia sekarang!
Arogan sekali!
Mo Qing.
Kekuatanmu tak sebagus sebelumnya.
Tapi aku suka itu.
Jiang Wu!
Tidak.
Tidak!
Tidak, Mo Qing!
Mo Qing.
Tidak.
Zhao Yao.
Beritahu. Kemana mereka pergi?
Kau mengambil alih Sekte Wan Lu,
dan bahkan mendapatkan Ketua.
Sangat mengesankan.
Jika kau saja tidak tahu,
bagaimana aku tahu?
Kau lumpuh tapi ucapanmu masih sangat menjengkelkan.
Percaya atau tidak akan kupenggal lenganmu juga?
Silahkan.
Baiklah.
Aku tahu kau tak takut padaku.
Tapi aku dengar bahwa Kepala Bukit Barat,
mengetahui urusan jianghu meski kau tinggal di rumah.
Aku yakin kau tahu apa permainan favoritku.
Penjara ini penuh dengan orang-orang Sekte Wan Lu.
Jika kau masih tetap keras kepala...
pedang ini akan menembus jantung rekan-rekanmu.
Apa kau akan memberitahuku,
atau menyaksikan mereka mati?
Putuskan sendiri!
Hutan Batu Merah di Tanah Terlarang!
Apa gunanya keras kepala?
Jika hatimu tak sekeras batu!
Zhao Yao!
Zhao Yao!
Zhao Yao!
Zhao Yao, bangun!
Zhao Yao!
Zhao Yao!
Jangan takut.
Bangun. Ayo pergi.
Aku hanya...
merasa sedikit lelah.
Aku pasti akan menyelamatkanmu apapun caranya.
Pasti!
Jangan khawatir.
Aku, Lu Zhao Yao...
sudah melewati segala jenis kesulitan.
Aku berhasil bertahan hidup, bukan?
Aku harap...
semua kesulitan yang harus kau lalui di masa depan...
akan jatuh padaku.
Zhao Yao.
Ini yang keempat kalinya.
Aku sangat takut.
Apa yang kau takutkan?
Saat Iblis Wanita terkenal sepertiku...
sampai ke neraka...
Aku akan menjadi 'Hantu dari Neraka'.
Raja Neraka...
mungkin tak ingin menerimaku juga.
Meski aku harus pergi neraka...
Aku pasti akan merebutmu kembali.
Zhao Yao.
Zhao Yao.
Zhao Yao.
Zhao Yao.
Zhao Yao.
Zhao Yao.
Kalian benar-benar luar biasa.
Begitu intim di depan makam.
Kau memang putra Raja Iblis.
Iblis yang sebenarnya!
Beginilah seharusnya putra Raja Iblis.
Tunjukkan padaku kekuatanmu.
Majulah!
Apa maksudnya ini?
Zhao Yao di ambang kematian.
Tak ada gunanya kita bertarung.
Jadi?
Mari bekerja bersama.
Selamatkan dia dulu.
Baiklah.
Berlutut dan membungkuk tiga kali.
Aku akan membantumu.
Bocah Jelek.
Aku kembali.
Aku bilang.
Mari kita menikah!
Penyakit apa yang dimiliki Lu Zhao Yao...
hingga membuatmu merelakan martabatmu,
dan mau mengorbankan hidupmu?
Kau pasti melihatnya berubah menjadi kembang api, kan?
Ya.
Setelah kelima kalinya...
dia akan mati.
Ini yang kedua kalinya?
Ini yang keempat kalinya.
Kapan waktu berikutnya?
Mungkin detik berikutnya.
Aku akan menyelamatkannya.
Tapi ingat.
Aku menyelamatkannya karena aku menyukainya.
Bukan karena kau memohon padaku.
Kau ingin aku menyerahkan kekuatan Qin Qian Xian?
Kekuatanmu yang hilang...
Akan kucari cara untuk menggantinya.
Menggantinya?
Aku ingin Lu Zhao Yao selamanya berutang kepadaku.
Mengapa kau memiliki benda Qin Qian Xian?
Ini disebut Hati Teratai.
Ini adalah pusaka dari Paviliun Qian Chen.
Apa gunanya?
Formasi Berlian Heksagonal.
Ingat ini.
Untuk membuat teratai mekar,
dibutuhkan kekuatan Qin Qian Xian.
Saat itu terjadi,
arahkan kekuatan, langsung ke dalam formasi.
Semudah itu?
Saat kau mengarahkan kekuatan,
Aan kugunakan Pedang Wan Jun untuk mewadahi formasi,
dan menjaga keseimbangan di antara kita bertiga.
Setelah kau memulai formasi...
kita semua tak bisa bergerak.
Jika kita gagal mewadahi formasi,
bukan hanya usaha kita akan sia-sia,
nyawa orang-orang di dalam formasi akan berada dalam bahaya.
Baiklah.
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.