Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kita lanjutkan kisahnya.
Dikatakan bahwa Ketua Sekte Wan Lu, Lu Zhao Yao,
pergi melewati Gua Naga sendirian.
Meskipun dia mengalahkan si Dewa Emas,
Luo Ming Xuan.
Tapi jiwanya terbang dan menyebar!
Dia menderita penyakit serius.
Setelah si Iblis, Li Chen Lan,
mengetahui tentang ini,
dia sangat khawatir.
Dan mencari kesana kemari,
untuk mendapatkan penawar bagi Lu Zhao Yao.
Tapi jalan untuk mencari penawarnya,
penuh dengan kesulitan.
Karena itu,
peluang Lu Zhao Yao untuk pulih,
menjadi semakin kecil dan menipis.
Di saat putus asa,
Li Chen Lan,
untuk menunjukkan cintanya pada Lu Zhao Yao,
berniat mengadakan acara pernikahan,
untuk Lu Zhao Yao dan dirinya.
Bagus!
Siapa itu?
Omong kosong apa ini?
Siapa yang mengijinkan mereka menikah?
Tuan.
Aku mengatakan yang sebenarnya.
Tidak ada satupun kebohongan di dalamnya.
Enyahlah!
Ini...
Ah Wu...
Suruh Jin Xiu menemuiku.
Ayo!
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
THE LEGENDS ๆๆ
~ Episode 41 ~
Rasanya aneh mengunjungi makamku sendiri.
Jangan bicara omong kosong.
Kita hancurkan saja nanti.
Untuk apa?
Ini bagus.
Ini kenangan yang indah.
Bukan hanya untukmu.
Kenanganku juga banyak disini.
Setelah aku terbangun dan kembali ke Gunung Chenji,
Disinilah aku pertama kali bertemu denganmu lagi.
Pada saat itu, aku keluar dari pohon.
Kau berdiri di posisiku.
Aku sangat ingin membunuhmu.
Ini layak diperingati.
Mengapa kau kesini?
Aku mencarimu ke Aula Qing Bo.
Penjaga bilang kau tidak ada. Aku tebak kau ada disini.
Adik.
Kau mau minum?
Baiklah.
Dulu, kau hanya saja duduk disini.
Menyaksikan bulan dan bintang di depan gerbang.
Di segala cuaca dan musim.
Dan kau juga.
Maka hari ini...
Biarkan aku mendengarkan hatimu.
Katanya kau mengkhawatirkanku.
Kau bersedia menanggung penderitaannya.
Kau takut kehilanganku.
Aku suka kalimat terakhir.
Katanya kau mencintaiku.
Apa aku salah dengar?
Tidak satu kata pun.
Satu, dua, tiga, empat!
Satu, dua, tiga, empat!
Ketua.
Ketua.
Lupakan formalitas.
Ah Da, ikut aku.
Lamaran?
Ketua Li.
Pengawal Rahasia biasanya sangat sibuk.
Kami hanya biasa membunuh dan menangkap orang.
Kapan kami punya waktu...
untuk berkencan dengan para gadis,
apalagi untuk melamar?
Jadi maksudmu, kau ingin mengambil cuti?
Tidak.
Ketua, aku tak bermaksud begitu.
Aku hanya berpikir...
jika kau ingin melamar Ketua terdahulu,
ini bahkan lebih sulit...
daripada menjalani cobaan paling berat.
Maafkan aku. Aku tak bisa membantumu.
Ketua.
Mengapa tidak bertanya pada Kepala Sima?
Pengetahuannya luas.
Kupikir hal ini mudah saja baginya.
Ketua sudah pergi.
Kupikir...
dengan karakter Zhao Yao,
kenapa tidak kau tanyakan saja langsung?
Langsung saja ke intinya. Ini bersih dan jelas.
Langsung pada intinya itu terlalu mudah.
Bagaimana aku melakukannya?
Katakan dalam puisi.
Kembali ke rumah pengantin wanita.
Disana, 200 kereta menyambutnya.
Sebaiknya kau naik kereta kuda...
dan membuatnya semewah mungkin!
Aula Zhuo Chen milik Zhao Yao,
dan Aula Qing Bo, hanya dipisahkan oleh dinding.
Naik kereta kuda?
Bukankah itu terlalu berlebihan?
Melihat keindahan bunga persik yang mekar penuh,
mengingatkanku pada kecantikan mempelai.
Chen Lan.
Pada hari lamaran,
pastikan kau menciptakan suasana romantis.
Mengapa... kau tak mengambil cabang persik,
dan kau berikan pada Zhao Yao?
Aku sudah memberikan Cermin Pengintai padanya.
Cermin Pengintai membawa makna mendalam.
Tak ada yang sebanding dengan itu.
Wanita muda yang berbudi luhur.
Dengan musik Guqin yang menyentuh.
Dan memukul drum untuk membawa sukacita.
Mengapa kau tak menggunakan lagu "Feng Qiu Huang". [Phoenik mencari pasangan]
untuk menunjukkan niatmu menikahinya?
Ah Rong.
Kau selalu cerdas.
Apa tidak ada cara lain?
Aku hanya seorang pengembara bebas.
Berteman dengan diriku sendiri.
Aku hanya mencintai Yue Zhu saja.
Aku khawatir tak punya kesempatan untuk melamar siapa pun.
Aku sudah kehabisan ide.
Tapi Kepala Gu selalu menjadi yang paling elegan.
Jika menurutmu ideku kurang bagus,
kenapa kau tak meminta sarannya?
Aku ingin melamar Zhao Yao.
Kau ingin melamar Lu Zhao Yao?
Tapi aku tak tahu bagaimana melakukannya.
Menurut Ah Rong kau yang paling elegan.
Jadi, aku kesini untuk meminta ide-idemu.
Aku tak bisa membantu apapun...
selain yang terkait obat-obatan.
Aku bawakan kue kering.
Kalian bisa melanjutkan obrolan.
Apapun...
Kau harus menciptakan suasana hangat dan menyenangkan.
Gaya lembut dan pendiam lebih tepat.
Aku khawatir dia akan acuh tak acuh dan tak menghargai itu.
Hati Lu Zhao Yao bahkan lebih besar dari sebuah mangkuk.
Dia mungkin tak menghargai upayamu.
Menurut pendapatmu...
Menurutku...
Lu Zhao Yao biasanya sulit dibaca.
Lamaran harus dilakukan...
dengan kejutan dan yang membuatnya lengah.
Beri dia sesuatu yang luar biasa.
Kupikir lamaran adalah hal yang membahagiakan.
Tidak cocok dengan aura pembunuhan.
Itu harus mewah,
besar-besaran!
Besar?
Seberapa besar?
Itu hanya lamaran.
Melihat ini membuat kalian sangat khawatir.
Kenapa tidak minum teh dulu?
Kata orang, para wanita cenderung lebih saling memahami.
Kepala Shen, tolong bimbing Chen Lan.
Aku tak berani.
Aku hanya merasa...
meskipun para wanita lebih sentimental,
masing-masing dari kami berbeda.
Terutama wanita yang unik seperti Nona Lu.
Dia takkan peduli dengan formalitas,
atau apa pun yang mengikat.
Selama Ketua Li serius dengan perasaanmu,
dan dia merasakan niatmu, pasti berhasil.
Baiklah.
Sudah kuputuskan.
Gaya yang lembut dan pendiam.
Aku ingin lokasinya di gerbang gunung.
Aku akan memberi Zhao Yao tanghulu.
Itu makanan favoritnya.
Sebagai permulaan.
Lalu, akan kuutarakan perasaanku. Dan mengatakan langsung padanya.
Setelah itu, aku ingin bunga-bunga bertaburan.
Agar terlihat lebih mewah.
Ketua.
Mengapa kau harus melakukannya di gerbang gunung?
Beberapa hal...
lebih mudah dilakukan daripada diucapkan.
Apa yang kalian bicarakan?
Kenapa aku tak mengerti?
Baiklah, cukup.
Cepat lakukan!
Ya.
Kakak.
Aku punya kabar.
Aku dengar Ketua akan melamar Ketua terdahulu.
Aku memberitahumu karena kita dekat..
Jangan beritahu orang lain.
Jangan khawatir. Kau tak percaya padaku?
Aku ada urusan. Aku pergi dulu.
Dia akan melamar?
Aku sedang mencarimu.
Kau belum membayar anggur padaku.
Kakak, beri aku dua hari lagi. Bagaimana?
Tidak bisa.
Ini sudah berapa hari?
Begini saja, akan kujual berita sebagai penggantinya!
- Benarkah? - Ya.
Buka.
Cepat buka!
Berhenti main judi.
Akan ada peristiwa besar di Sekte Wan Lu.
Apa yang akan terjadi?
Apa yang mereka lakukan?
Aku membeli berita ini dengan harga tinggi.
Mungkinkah mereka membicarakan gosip tentang Sekte Wan Lu?
- Itu menarik. - Jangan membuat kami penasaran.
Cepat beritahu kami!
Ketua akan melamar Ketua terdahulu.
- Melamar? - Apa?
Bocah Jelek akan melamar Ketua?
Kata siapa?
Aku tak setuju!
Aku takkan pernah setuju!
Siapa yang berani...
Kabar tentang Ketua melamar Ketua terdahulu...
Jangan sampai Ketua terdahulu tahu.
Mengerti?
Ya.
Apa yang kalian lakukan?
Ketua terdahulu.
Apa yang kalian bicarakan?
Kepala menyuruhku menyampaikan tugas. Kami sudah selesai.
Bubar. Bubar!
Apa ada sesuatu?!
Nona Shen memintaku bertemu jam tujuh.
Tapi mengapa dia masih belum kelihatan?
Kebetulan sekali.
Shen Qian Jin mengajakmu jalan-jalan juga?
Malam ini... cahaya bulan indah.
Awan gelap menutupi bulan. Keindahan yang misterius.
Zhao Yao.
Bagaimana... perasaanmu hari ini?
Perasaanku? Tidak buruk.
Tapi apa kau tak merasa...
orang-orang disini sedikit aneh?
Aneh?
Lupakan kalau kau tak menyadarinya.
Mengapa Shen Qian Jin belum datang?
Apa dia tersesat?
Aku akan mencarinya.
Tunggu!
Dimana kau mendapatkan tanghulu malam-malam?
Aku...
Zhao Yao...
Aku...
Aku...
Kau...
- Ketua! - Jangan berisik!
Lepaskan aku!
- Aku ingin Ketua! - Han Guang.
Shi Qi sangat kuat.
Tusuk dengan jarum agar dia pingsan.
Tubuh Shi Qi sama sekali tidak logis.
Lepaskan aku!
Ketua!
Oh, tidak.
Ketua!
Lepaskan aku!
Ketua!
- Shi Qi. - Bocah Jelek!
Dia akan melamar!
Setelah semua kehebohan...
ternyata kau ingin melamarku?
Baiklah.
Tidak masalah.
Belakangan ini, kita berdua...
sudah melakukan banyak hal di jianghu.
Kali ini...
mari kita menikah!
Aku bilang...
Mari kita menikah!
Aku bilang.
Mari kita menikah!
Apa kau mendengarku?
Lepaskan aku!
Apa yang dikatakan Lu Zhao Yao?
Terlalu berangin. Aku tak jelas mendengarnya.
Ketua!
- Tenanglah. - Lepaskan aku!
Jangan hentikan aku!
Kau berani mencium Ketua-ku?
Dia melecehkan Ketua-ku!
- Aku pukul dia sampai mati! - Ini tidak boleh dilihat.
Ketua!
Shi Qi, diamlah.
Ketua, akan kupukul dia sampai mati!
Ketua!
Lepaskan aku!
Ketua!
Saudara Qin.
Ipar.
Mengapa kau sampai disini begitu cepat?
Sudah kukatakan untuk jangan cemas.
Tapi istriku... menyeretku dari ruang belajar,
dan membawaku kesini ke tempatmu.
Katanya...
segera tentukan tanggal pernikahan ini.
Mengapa seolah-olah ini semua keinginanku?
Kau suka Cang Ling juga, bukan?
Zhi Yan!
Zhi Yan!
Kau...
apa kau tidak bersedia?
Aku... Tidak...
Aku...
Aku bersedia.
Aku akan menjagamu selama sisa hidupku.
Keponakan kecil.
Kenapa kau menangis?
Karena melihat mereka berdua bersama...
Aku merasa sangat bahagia.
Kalau bahagia mengapa kau menangis?
Ini disebut air mata kebahagiaan.
Aku tak mengerti.
Kuberitahu.
Ketua adalah milikku.
Kau dilarang bahagia untuk Bocah Jelek.
Zhi Yan.
Kau akan menemukan kebahagiaan sendiri juga.
Yue Zhu.
Aku sadar.
Aku palsu.
Aku bukan Yue Zhu yang asli.
Yue Zhu yang asli...
tidak memiliki telinga kayu.
Ah Rong.
Hanya ada satu Yue Zhu.
Aku tak ingin menjadi yang palsu.
Kau bukan Yue Zhu.
Tapi kau bukan palsu juga.
Kau adalah dirimu sendiri.
Atau kau orang yang tak bisa kulepaskan?
Zhi Yan!
Selamat.
Kalian akhirnya bersama.
Pamanku ingin aku memberikan ini kepadamu.
Apa Qin Qian Xian baik-baik saja?
Tapi untungnya,
di bawah kepemimpinan Senior Su Yan, Paviliun Qian Chen,
dalam kondisi baik.
Jangan terlalu bersedih.
"Sekte Jian Xin"
Dilihat dari peta,
Medan Sekte Wan Lu lebih mudah bertahan daripada menyerang.
Benar.
Ada beberapa area di Sekte Wan Lu...
sebenarnya menjadi penghalang bagi orang luar.
Dan gerbang dijaga ketat.
Sulit untuk masuk kesana.
- Ini sedikit rumit. - Apa yang harus ditakuti?
Kita serang saja!
Bunuh semua orang yang kita temui.
Petugas Chi.
Apa kau punya rencana bagus?
Menurutku...
mengapa kita tak membakar gunung itu?
Sekte Wan Lu akan menjadi milikku.
Kau ingin aku membakar dan menghanguskan tempatku sendiri?
Aku tahu tak ada pendukungmu saat ini.
Jika tidak, aku akan mencurigaimu...
sebagai mata-mata.
Dimana Kepala Tang?
Tang Yun kurang sehat akhir-akhir ini.
Tapi Paviliun Qing Yin setuju,
untuk mengirim orang dalam menjatuhkan Sekte Wan Lu.
Bukan karena kau menyembunyikannya, kan?
Seandainya saja begitu.
Tapi dia tidak akan mengizinkan.
Tak bisakah kalian memikirkan...
solusi untuk menyerang Sekte Wan Lu?
Ada tiga Kepala Bukit yang tersisa di Sekte Wan Lu.
Pertama Lu Shi Qi,
ilmu beladirinya hebat tapi dia sangat polos.
Meskipun keahlian obat Gu Han Guang sangat bagus,
tapi kekuatannya kurang memuaskan.
Adapun Sima Rong,
dia sangat berpengetahuan luas.
Tapi dia lumpuh.
Jika tak ada yang melindunginya,
aku takut...
dia mungkin sulit melindungi dirinya sendiri.
Begini saja,
Kita bagi menjadi tiga kelompok.
Singkirkan ketiga Kepala Bukit ini,
Singkirkan tangan kanan dan kiri Li Chen Lan.
Dengan begini, pertama...
kita bisa melumpuhkan Sekte Wan Lu.
Kedua,
kita bisa menggunakannya sebagai ancaman.
Mungkin ini ide yang terbaik.
Kita lakukan seperti saranmu.
Tapi perlu diingat.
Lu Zhao Yao adalah milikku.
Tak ada yang boleh menyentuhnya.
Ah Rong.
Apa ada cara,
untuk membuat Hati Teratai ini mekar?
Hati Teratai ini adalah pusaka Paviliun Qian Chen.
Hanya generasi Kepala Paviliun Qian Chen
yang mampu membuatnya mekar.
Kekuatan Kepala Qin sudah dilucuti.
Aku takut...
Masih ada waktu.
Pasti ada cara lain.
Jangan khawatir.
Akan kulakukan yang terbaik untuk menemukan cara lain.
Ah Rong, aku ingin minta bantuanmu lagi.
Katakan.
Zhao sudah Yao setuju menikah denganku.
Tapi aku tak punya keluarga.
Kita sudah lama saling kenal.
Kau seperti saudara kandungku.
Aku ingin kau menjadi tuan rumah pernikahanku.
Tentu saja.
Bagaimanapun,
Akhirnya Sekte Wan Lu memiliki acara yang menyenangkan.
Bagaimana Yue Zhu?
Kau belum memperbaikinya?
Aku tak tahu...
aku harus memperbaikinya atau tidak.
Ketua, bahannya sudah datang.
Ganti semua bahan dan pakaian dengan sutra bermanik-manik.
Ya.
Kau biasanya tak menghabiskan banyak uang.
Tak kusangka kau menjadi orang yang boros.
Aku merasa seperti kita terlalu terburu-buru.
Terlalu terburu-buru?
Seberapa besar kau menginginkannya?
Apa kau akan memetik bintang di langit kalau kuminta?
Ya.
Bocah Jelek.
Kau memiliki itu di matamu.
Mana yang harus aku pilih?
Han Guang.
Untuk hidangan pernikahan Zhao Yao, kita memilih ampela goreng pedas
atau puding kue bunga?
Ampela goreng pedas mudah meningkatkan panas tubuh.
Puding kue bunga sulit dicerna.
Keduanya kurang baik.
Lalu...
hidangan apa yang kau inginkan?
Kau ingat saat pertama kali aku ke Kediaman Guan Yu,
kita berdua makan kue kecil kuning,
ditemani teh Long Jing?
Su Lao Gao? [Kue keju renyah]
Kupikir itu namanya.
Cukup lezat.
Baiklah. Kita pilih kue Su Lao Gao.
Sedangkan untuk teh, kita gunakan Teh Long Jing.
Adapun anggur, Nu Er Hong adalah yang terbaik.
Qian Jin.
Mari kita menikah.
Aku tak butuh itu.
Kupikir kau membutuhkannya.
Iblis Wanita.
Bisakah kau makan disana?
Aku hampir menyelesaikan ini.
Kalau menyulam sesulit itu, mengapa tak beli yang sudah jadi?
Mana bisa begitu?
Kita sudah mengalami banyak hal bersama. Kau sudah kuanggap kakakku!
Tentu saja aku harus membuatkan gaun pengantinmu sendiri!
Tapi ngomon-ngomong, ini aneh juga.
Beberapa bulan lalu,
Aku tak pernah menyangka,
akan membuat gaun pengantin untuk Lu Zhao Yao.
Aku tahu sejak awal bahwa kau akan menambah masalah.
Aku...
Aku tak marah.
Oh ya, apa kau dan Li Chen Lan sudah memilih tanggal baik?
Tanggal baik?
Kau sudah memeriksa kecocokan Bazi?
Bazi?
Apa kau serius?
Kau bahkan tak memeriksa kecocokan Bazi?
Apa yang kau lakukan?
Acara menyenangkan.
Tuan Peramal, jangan menghela nafas.
Bagaimana hasilnya?
Bazi mereka tidak cocok.
Mereka tidak cocok untuk menikah!
Omong kosong!
Kenapa jika aku bersikeras untuk menikah?
Ketua Lu, aku tidak mengada-ada.
Salah satu Leluhurku adalah setengah abadi,
dia yang menghitung tanggal kemunculan Pedang Wan Jun.
Dibandingkan dengan leluhurku,
Aku tak bisa memprediksi nasib bangsa.
Tapi untuk pernikahan...
Iblis Wanita, kau...
Aku bersikeras untuk menikah besok!
Tidak.
Baizi kalian tidak cocok.
Besok hari yang tidak menguntungkan.
Jangan mengadakan pernikahan besok!
Kami mengadakannya besok.
Jika kau bersikeras melakukan ini...
Kalau begitu Ketua dan Ketua Li...
aku khawatir akan ada pertumpahan darah.
Apa yang harus kita lakukan?
Tuan, silakan kembali.
- Baiklah. - Ah Da.
Ya.
T-tunggu!
Pernikahanmu adalah acara penting.
Tentu saja kau harus memilih tanggal keberuntungan.
Hidupku adalah pertanda buruk sejak kecil.
Dia orang yang tak pernah memiliki keberuntungan.
Kami tak butuh dia untuk memprediksi hidup kami.
Aku tahu betapa kacau besoknya.
Memang kenapa kalau kacau?
Aku, Iblis Wanita, dan dia, si Iblis,
sudah melalui segala macam situasi dan kesulitan berbahaya.
Kami tak takut dengan ramalannya.
Kami akan menikah besok.
Jika keberuntungan menentang kami...
Aku tidak akan mundur.
Bukan begitu, Bocah Jelek?
Benar.
Ada apa lagi?
Minta semua orang bersiap-siap.
Kita akan bergerak besok.
Kita akan menyerang dari gerbang utama.
Aku ingin Li Chen Lan tahu...
milik siapa Lu Zhao Yao itu!
Kita belum sepenuhnya siap.
Jika menyerang tergesa-gesa...
akan ada pengorbanan yang tak perlu.
Kau boleh menolakku.
Tapi ada konsekuensinya.
Putuskan sendiri!
Aku pergi!
Penjaga!
Petugas Chi.
Siapa yang mengirim surat ini?
Itu...
Aku tak tahu.
Tidak ada yang masuk ke kamarmu.
Hari ini, tidak ada yang berkunjung.
- Kau boleh pergi. - Ya.
"Bertemu di Sekte Xu Zong."
"Dari, Luo Ming Xuan."
Dewa memberkati Sekte Zongmen!
Dewa memberkati Sekte Zongmen!
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.