Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
INDOXXI Support dengan like & share :)
1 Halo, Rachel Hamilton.
Ya, terima kasih sudah meneleponku kembali.
Ya, Pak LeRue memberitahuku kau datang besok.
Aku janji begitu mendengar presentasi kami,
kau takkan ragu
bahwa LeRue adalah perusahaan
yang akan membuat keripik kentangmu jadi favorit AS berikutnya.
Maaf. Keripik kentang terbesar di dunia.
Maaf, aku menelepon pada hari Minggu,
tetapi aku…
sayangnya takkan menghadiri rapat besok.
Aku hanya ingin memastikan kita berkesempatan bicara.
Kenapa...
aku tak hadir?
Sebenarnya, aku akan menikah hari ini.
Ayo, Rachel.
Aku tahu, ini menyenangkan.
Andai aku bisa sajikan keripikmu kepada tamuku.
Mungkin sebaiknya kupesan sekarang
dan menunda pernikahan ini.
FILM ASLI NETFLIX
Bernapaslah.
Maaf.
Aku tak terbiasa berfoto.
Foto pernikahan
salah satu yang mengerikan dan menakutkan.
Aku suka mutiaramu.
Terima kasih.
Ini milik ibuku.
Ayo santai saja.
Tersenyumlah.
Canggung sekali.
Aku mendapat banyak gambar bagus.
- Sudah selesai. - Bagus.
RACHEL & OWEN
Hei, Penny, ini Rachel.
Aku mau mengingatkan agar kau memastikan
bahwa tim menyajikan materi Cara's Cookies
besok dalam rapat presentasi.
Dan pastikan mereka bilang
ini penjual kue organik terbaik di Whole Foods
dan mereknya ciptaan kita.
Apa lagi? Kumohon…
Aku harus pergi.
Bisakah kuserahkan ini...
Hai, Semuanya. Aku Frank LeRue.
Aku bos Rachel.
Dan menurut Internet
dan negara bagian New York,
Aku kemari untuk menyatukan...
karyawan bintangku...
dan Owen...
dalam pernikahan suci.
Owen, dari yang kudengar…
kau pria yang sangat pintar
baik dan pemberani.
Terapis fisik ...
pembuat pasta yang hebat ...
dan salah satu pemain sepatu roda terakhir yang tersisa.
Itulah dedikasi.
Sebagian orang tak percaya akan adanya
darurat merek.
Tetapi jika itu benar adanya...
Rachel adalah petugas medis gawat darurat kita.
Dia berkomitmen,
berdedikasi,
dan menginspirasi.
Dan sekarang...
bagian yang baik.
Silakan bergandengan tangan.
Maaf.
Aku tak bisa melakukan ini.
Apa?
Maafkan aku.
Astaga, Rach...
Maafkan aku.
Maaf.
Owen. Tunggu. Owen.
Sebentar, bapak-ibu.
Ini adalah...
ini hal baru yang sedang diuji coba Rachel dan Owen
Mereka berinovasi.
Selalu.
Maafkan aku.
Aku tahu harusnya tak kubawa.
Tetapi... kau tak boleh begini sekarang.
Aku tahu ini gila.
Astaga.
Kau menelepon sesaat sebelum berjalan menuju ke altar?
Ya, tapi lihat betapa kau mengenalku?
Benar, bukan?
Itu sebabnya kita harus menikah hari ini.
Kumohon. Kemarilah...
- Owen! - Maafkan aku.
Aku mencintaimu.
Sungguh.
Tak kusangka kulakukan ini,
tetapi aku tak bisa membahas ini lagi.
Aku mau hubungan ini berhasil...
- lebih dari yang sebenarnya. - Astaga.
Aku tahu kau sudah berusaha.
Pernikahan kitapun tak mengubahmu.
Dan itu tidak apa-apa.
Aku tak sanggup.
Ayah?
Itu ayahmu?
Permisi.
Aku pengantin, dasar berengsek.
Aku tak percaya dia kemari.
Selamat pagi, Penny.
- Pagi. - Selamat pagi.
Kau tahu waktumu dua minggu lagi untuk berpesiar, bukan?
Ya.
Terima kasih, tetapi aku tak membutuhkannya.
Aku baik-baik saja.
Ya. Sungguh.
Maaf soal kemarin. Itu sangat dramatis, tetapi...
Dari lubuk hati aku tahu itu hal yang benar, dan...
Aku beralih ke hal yang lebih penting
seperti presentasi Evie pukul 11.
Kau sudah bicara dengan ayahmu?
Kau melihatnya kabur. Jadi, tidak.
Sejujurnya, aku tak begitu mengenalnya
dan aku tak tahu kenapa dia datang.
Tak penting.
Yang penting adalah aku di sini.
Sudah berbulan-bulan kucoba mendapatkan klien ini...
Jadi...
Jika tak keberatan...
Aku butuh lima menit untuk bersiap.
Aku tak keberatan.
AUTENTIK ALAMI MURNI
INDAH SEDERHANA TENANG
NYAMAN, ALAMI, ORGANIK
CINTA
Evie's. Dari hati kami untuk Anda.
lerue
Kau mungkin heran
kami tak mengatakan betapa enaknya rasa keripikmu.
Itu karena...
semua perusahaan keripik bisa bilang begitu.
Mereka pasti benar,
karena semua keripik itu enak.
Ini keripik, bukan?
Tetapi yang kami anggap istimewa
tentang perusahaanmu...
yang membuat unik...
adalah kalian.
Keripikmu bukan hanya camilan.
Itu adalah buah cinta.
Di sini, di LeRue,
itulah cerita yang ingin kami sampaikan.
Astaga...
Sejujurnya, saat kami pindah dari Brooklyn dua tahun lalu,
tak kukira akan kembali ke New York
melakukan hal seperti ini.
Kita begitu terjebak
dalam momentum pekerjaan kita sehari-hari.
Kita lupa bagaimana...
hal penting seperti...
menciptakan hubungan manusia dengan pekerjaan kita.
Aku sangat tersentuh dan yakin
bahwa kau yang akan membantu kami terus berkembang.
Apa ada pertanyaan lain lagi yang mungkin bisa kami jawab?
Ini sebenarnya bukan pertanyaan.
Aku hanya ingin berterima kasih kepada kalian semua.
Ini sangat mengesankan.
Kami tahu ini hanya keripik kentang,
tetapi ini penting bagi kami.
Kuharap kau akan mengerti jika kami butuh waktu
untuk membuat keputusan.
Ya. Tentu saja.
Tentu saja.
Terima kasih.
Dan Rachel...
Terima kasih sudah datang.
Suami barumu pasti sangat baik
karena tak keberatan kau datang hari ini.
Dia yang terbaik.
Kami berterimakasih.
Bersenang-senanglah saat bulan madumu.
Pasti.
Hebat sekali.
Tak kusangka dia hampir menangis.
Itu luar biasa. Kau lihat wajah mereka?
Harus kuakui kalian hebat,
pekerjaan kalian tadi bagus.
Bagus sekali. Rachel... Luar biasa.
Tak percaya aku pernah mau menyuruhmu pulang.
Ada apa ini?
Kembalilah ke dalam. Ini tidak aman.
Aman dari apa? Apa itu?
Tidak Owen,
Menurutku perbuatanmu sungguh gila
dan tak bisa dimaafkan.
Ya, persetan denganmu juga.
- Halo. - Rachel. Ini Ayah.
Maksudku…
Harry Hamilton, ayahmu.
Halo?
Kau di sana?
Ya, aku di sini.
Apa maumu?
Dengar...
Mungkin aku bisa saja datang...
dengan banyak alasan, permintaan maaf...
tetapi, itu tak mengubah masa lalu.
Kau benci aku dan mungkin harus begitu.
Tetapi kemarin kudatang karena kupikir itu hari terbaik dalam hidupmu,
dan karena itu, hari yang baik bagiku untuk muncul.
Aku tak tahu bahwa...
Bahwa apa?
Bahwa..
Kau di sana, jadi...
rencana tak berjalan dengan baik.
Maaf.
Aku tahu kau...
mungkin tak mau bicara denganku saat ini,
atau siapa pun dalam hal ini.
Tetapi kupikir mungkin kau bisa minum.
Kau tak perlu bicara denganku sama sekali.
Ayo, segelas saja.
Apa kau mabuk?
Bisa aku minta Manhattan?
- Buat dua. - Jenis bourbon?
- Woodford. - Woodford.
Itu minuman yang sangat keras.
Kau sudah minum berapa gelas?
Tiga, kupikir kita minum, bukan bicara.
Aku pesan minuman yang sama tiga gelas lagi.
Segera.
Bagaimana kau tahu aku akan menikah kemarin?
Ada situs web bernama "The Knot."
Lalu aku menemukan...
Owen dan Rachel menikah dot com.
Foto pertunanganmu lucu.
Tentu saja itu ide Owen.
Berengsek.
Ada...
teori tentang cara makan piza, kau tahu?
Aku tahu kau pemakan piza datar.
Aku piza lipat.
Jika mereka ingin kau melipatnya...
mereka akan sajikan seperti..
- itu. - Lebih mudah dipegang.
Tidak. Sang koki ingin...
Menyajikannya seperti roti lapis?
Ya, ini bukan roti lapis.
- Kau tahu kau cari apa? - Biar aku minum bir lagi.
Aku mencari birku.
Kau mencari piza lipat.
Itu masalahmu.
Mungkin aku salah, tapi kurasa pengemudi itu memanggilmu.
Sial.
Itu bulan maduku.
Hai, Sayang.
Sial.
Awal yang bagus.
Awal yang bagus.
Aku tak melihat kopor.
Aku tak berkemas.
Seingatku, kau bersikeras
bahwa pakaian yang kita pakai sudah pantas.
Rasanya masuk akal saat itu.
Sekarang tidak.
Kau tak ingat sama sekali soal ini, ya?
Tidak begitu.
Kau ingat telah mengajakku?
Tidak.
Maaf.
Mau cek apa mereka punya kamar tambahan?
Ya.
Jangan tersinggung…
Tidak sama sekali.
Lagi pula dengkuranmu lebih keras daripada klakson ini.
HARMONY OF THE SEAS
LAYANAN TAMU
310-171-7093
5 PESAN SUARA
Nona, maaf, tetapi kamar sudah penuh.
Sial.
Selamat.
Apa? Itu ayahku.
Maafkan aku.
Aku tahu kau memesan kamar bulan madu dan…
kau tahu.
Ada ranjang tarik di sofa.
Sudah dipersiapkan.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Hubungi aku jika ingin berdarmawisata.
Kamarnya sudah penuh.
Katanya ada ranjang tarik di sofa.
Kurasa saat kita tiba di Jamaika lusa
aku bisa beli tiket pesawat dan pulang.
Kurasa kita berdua harus pulang.
Aku harus kembali bekerja.
Maaf atas kejadian ini.
Maaf mengganggu.
Kami hanya ingin mengucapkan selamat.
- Terima kasih. - Kami tetangga.
Kami melihatmu masuk ke salah satu kamar bulan madu pagi ini.
Kami berbulan madu juga.
Kalian berdua tampak bahagia bersama.
Terima kasih. Kau baik sekali.
Kapan kalian menikah?
Kami kira mungkin semalam
karena kau sangat mabuk
kau masuk ke ruanganmu pagi ini.
Kami menuju ke spa.
- Senang bertemu denganmu. - Sama-sama.
Kau harus berganti pakaian.
Aku yakin ada sarung emas di sekitar sini
betuliskan namamu.
Biar kuantar kau belanja.
Aku yang traktir.
Tentu. Baiklah.
Pakaian ini telah menyatu dengan tubuhku
sudah begitu lama kupakai.
Aku pun merasa begitu soal pakaian dalamku.
Jangan bicarakan pakaian dalammu.
Apa yang terjadi?
Apa kita berada di bar mengambang?
Tampaknya begitu.
Ingin minum?
Suaramu tak jelas, tetapi…
- Aku akan kembali ke kantor hari Kamis. - Hari apa?
- Kamis. - Kukira 10 hari.
- Aku pulang lebih awal. - Kenapa?
Karena aku tak butuh liburan.
Kau butuh.
Tunggu... Jadi, ayahmu ada di sana?
Ya, dia ada di sini.
Seberapa mabuknya kau ini?
Sangat mabuk. Baiklah
- Astaga. - Segera…
atur rapat makan malam dengan mereka pada Kamis malam.
Aku bisa menanganinya sendiri.
Jangan! Aku yang tangani.
Baiklah. Terserah kau saja.
- Baiklah. Terima kasih. - Baiklah.
Sama-sama.
Sampai jumpa.
Jika kau ingin bicara,
aku juga seorang akuntan.
Bagaimana kau tahu pekerjaanku?
Google?
Tak sulit mencari tahu informasi
orang saat ini.
Jadi kau tak pernah mencariku di Google?
Tidak. Untuk apa aku melakukannya?
Pernikahanku, pekerjaanku…
Kau tahu banyak tentangku.
Semua yang bisa kutemukan.
Kau tak pernah mencariku di Google?
Tidak.
Sinyalnya buruk…
Aku mau jalan-jalan.
Aku ikut denganmu.
Biar kupakai sepatuku.
Mungkin sebaiknya bawa baju renang yang kita beli…
dan coba berselancar. Aku selalu ingin mencoba…
Kurasa papan selancar di sisi lain kapal ini.
Apa kita harus ke sana?
Ya, aku perlu kirim surel ini.
Itu penting. Aku berada di ambang promosi.
Promosi?
Ya, aku akan menjadi Direktur Akun.
Jika kami berhasil mendapatkan perusahaan...
pembuat keripik kentang hippie dari Utara.
Keripiknya sangat enak.
Hanya saja aku tidak...
Aku tidak mendapat...
sinyal sebaik yang kukira di sini.
Aku akan kembali ke kamar, berusaha mengirim ini.
Aku mungkin miskin.
Tetapi aku jelas tidak semiskin itu.
Dan aku tak mau pergi...
- Sialan kau! - Ada yang jatuh!
Aku akan membalasmu...
Jangan peralatan sabukku!
Film perahu di perahu.
Seharusnya kau menyebutnya kapal.
Jika aku menangkapmu, kau akan mati. Kau paham?
Aku merasa Owen mengatur semua ini
karena dia tahu aku takkan dapat sinyal di tengah lautan.
Ya.
Beraninya dia menginginkan orang yang bersamanya
untuk memerhatikannya.
Kenapa kau di sini, Harry?
Sebetulnya kau memaksaku masuk ke limosin.
Kau mungkin tak begitu ingat,
tetapi kau amat agresif.
Aku tak peduli kenapa kau ikut pesiar.
Kenapa kau ada di sini...
setelah selama ini?
Kenapa sekarang?
Baiklah.
Kau mau membahasnya sekarang?
Meninggalkanmu itu...
Tolong jangan memberiku pidato yang sudah dilatih
dengan alasan payah tentang alasanmu pergi.
Aku tak peduli kau pergi.
Aku sungguh tak peduli kenapa kau pergi.
Paham? Aku peduli kenapa kau di sini.
Kau hadir di hari pernikahanku.
Kini kau berlagak seolah kita sahabat
yang menghabiskan hidup bersama. Kenapa?
Kenapa sekarang, Harry?
Begini...
Gabe, rekanku…
Sial, kau homo?
Aku tak tahu kau homo. Tak ada yang bilang.
Menurutmu aku homo?
Tak ada yang salah dengan itu jika aku…
Tidak.
Gabe adalah rekan kerjaku.
Kami bersama membangun bisnis yang sukses.
Aku punya beberapa...
hari libur kerja.
Gabe selalu bilang tak pernah terlambat.
Jadi aku kemari.
Jadi, kau punya cuti
dan temanmu menyuruhmu datang.
Baiklah.
Aku mau ambil kentang lagi.
- Tak apa. - Kau bilang kentang?
Aku ambil lebih banyak,
makanpun tidak. Kebanyakan karbohidrat.
Senang akhirnya dua sejoli ini bisa bergabung dengan kami.
Kau pasti Rachel dan Owen.
Kami adalah teman makanmu.
Ini pacarku yang tampan, Steve. Aku Jim.
Kami dari San Francisco. Dua tahun kami berpacaran.
Itu Shirley dan Leonard dari Palm Beach.
- Hai. - Lihat pakaian mereka.
Tidakkah mereka manis? Aku suka mereka.
Mereka merayakan, dengarkan ini...
- hari jadi pernikahan ke-20. - Selamat.
Itu Dan dan Beth, pernikahan kedua untuk mereka berdua.
Menurut kami tepat.
Dan... dari Wichita?
- Ya. Sungguh mengagumkan, Jim. - Kau benar.
Jim sangat pandai mengingat orang-orang.
Itulah yang membuatnya menjadi terapis yang baik
dan mungkin menjadikannya ayah yang baik.
- Kami akan mengadopsi. - Ya.
Kami ada di daftar tunggu,
jangan mengundang sial.
Kami menyatakannya.
Jika kami pikirkan, pasti terwujud.
Bagaimana kalian bertemu?
Bagaimana kisah kalian?
Bagaimana bisa dapat si rubah perak?
Hai, aku Harry, sebenarnya, ayah Rachel.
Rachel dan Owen memutuskan tak jadi menikah,
jadi dia mengundangku datang.
Aku meninggalkannya...
saat dia berusia lima tahun.
Itu tak dapat dimaafkan. Aku tahu.
Aku hadir di pernikahan mereka beberapa hari lalu,
saat itulah Owen menjadi pengecut, dan
meninggalkan Rachel di altar.
Aku mengajak Rachel keluar dan membuatnya mabuk, dan kami di sini.
Senang bertemu kalian,
tetapi sayangnya, kami akan turun kapal
saat berlabuh di Jamaika besok.
Jadi, waktu kami sangat sedikit.
Aku ingin mengucapkan selamat atas cinta kalian.
Itu sangat bagus.
Hai, aku Rachel.
- Hi, Rachel. - Senang bertemu kalian.
Kurasa kalian tak perlu tahu semua itu.
Tapi kini jadi tahu.
Maaf kami akan pergi besok.
Kami lebih menyesal.
Ini lebih menarik dari brosur.
Ya, maaf.
Berapa lama kalian tak bertemu atau saling bicara?
- 25 tahun. - 26.
Begitu.
Kenapa tak tinggal saja bersama kami?
Kalian sungguh orang baik.
Setidaknya bersama kamilah hari ini.
Leonard dan Shirley baik sekali sudah pesan meja pribadi
di bagian kolam orang dewasa.
Tak ada anak-anak.
Tak ada yang merusak liburan seperti anak-anak.
Baik sekali, tapi tak usah, terima kasih. Aku banyak pekerjaan.
Boleh aku bertanya?
Siapa yang suka keripik kentang?
Lihat? Sudah. Tugas selesai.
Ya? Kau bisa tinggal.
Selamat pagi, penumpang Royal Caribbean.
Aku Kapten Johnny dari anjungan.
Sekarang hari Selasa bersuhu 25 derajat Celsius
yang sangat indah,
Sekarang kita sedang berlayar menuju Jamaika.
Yang berarti banyak waktu
untuk menikmati aktivitas kapal kita yang luar biasa.
Semoga harimu menyenangkan.
Tiba-tiba, tas Gabe jatuh, terbuka
dan ada botol Macallan berusia 30 tahun
yang dibeli di toko bebas bea.
Akhirnya kami berguling-guling di lantai, mabuk.
Begitulah cara kami mendapatkan akun Cannon.
Aku pernah mendapat kontrak pipa
untuk seluruh sistem sekolah Baltimore
karena aku memberikan segulung tisu toilet
ke seseorang di toilet yang kuperbaiki.
- Ingat itu? - Pasti aku ingat, Sayang.
Kertas toilet itu mengubah hidup kami.
Benar.
Shirley, Leonard, kisah ini tetap bagus setelah tiga kali
dan aku senang kau kaya.
Terima kasih cabana-nya. Tapi...
ada yang lebih mendesak untuk ditangani sekarang.
Rachel…
Bumi memanggil Rachel. Rachel?
Ada apa?
Apa kabar?
Bagaimana perasaanmu soal "Owen" itu?
Aku baik-baik saja.
Aku sungguh baik-baik saja.
Aku sungguh merasa senang, karena...
dia tak pernah membiarkanku
menjadi seperti yang kuinginkan.
Jadi, menurutku ini yang terbaik.
Baiklah.
Dia mau jadi apa?
Selalu dengan ponsel, tak bisa berinteraksi?
Aku hanya berusaha membantu.
Aku tak mau putri kita begini.
Calon. Jangan buat sial.
Aku teringat saat kami
mencoba menjalin klien di Hawaii.
Aku alergi dengan bunga lei.
Kalian akan menyukai kisah ini.
Rachel, maukah kau memesankan minuman di bar?
Terima kasih.
Hai.
Aku Jeff.
Dari Edmonton, Alberta.
Itu di Kanada.
Hai. Rachel.
New York.
New York, AS.
Aku tahu. Aku pernah ke sana.
Kota yang bagus.
Besar. Kota besar.
Aku ke sana 10 tahun lalu untuk pesta bujang. Kalian bilang pesta lajang.
Seru. Kami ke restoran steak.
Sangat mahal.
Permisi.
Kenapa kau berlayar?
Kau bersama keluargamu?
Suami, pacar?
Pacar wanita?
Penumpang tunggal? Berpesiar sendiri?
Boleh minta minuman
untuk grup kami?
Aku sebenarnya bersama ayahku.
Itu luar biasa.
Aku hanya akan melakukannya ulang tahun ayahku yang ke-200.
Pada acara yang sangat istimewa.
Sebenarnya Jeff, jika kau percaya,
aku ditinggal di altar beberapa hari lalu,
dan ayahku, yang tak pernah kutemui sejak usiaku 5 tahun,
datang tanpa mengabari.
Lalu kami mabuk malam berikutnya,
dan aku menyeretnya ke pesiar ini
yang seharusnya adalah bulan maduku.
Itu kacau sekali.
Aku...
Istriku meninggalkanku beberapa bulan lalu.
Kakakku mengajakku ke kapal pesiar ini untuk...
menghiburku.
Kurasa itu berhasil.
Aku menciptakan mantra...
Aku tak menciptakannya, aku membacanya.
Begini bunyinya.
"Kemarin adalah masa lalu,
besok adalah masa depan
hari ini adalah hadiah
Itu sebabnya disebut kado (hari ini)."
Aku pernah dengar.
- Bagus juga. Pernah dengar? - Ya.
Sungguh?
Itu ungkapan yang terkenal.
Aku belum pernah dengar. Kubaca di buku.
Peringatan ada rabi seksi.
Bisa kau katakan "pelampiasan"?
Shirley.
Halo, Teman-teman.
- Halo. Bagus. - Apa kabar, Semuanya?
Aku harus kembali ke ayahku!
- Baiklah. - Tetapi…
Kami sebenarnya besok pulang.
Mungkin jika aku bertemu denganmu sebelum itu...
kita bisa menghabiskan waktu...
hidup di masa kini atau semacamnya?
Tentu. Ya.
- Baik. - Dengan senang hati.
Aku akan menemukanmu.
Rachel, kau kembali menggoda. Bagus.
Ini Jenny. Ya? Aku suka nama itu.
Ini Jenny.
Dia adalah Direktur Kegiatan di kapal ini
dan dia mengatur agar kita
menonton Gigantic Game Show yang tiketnya habis.
Pasti suka. Berorientasi tugas,
seperti pekerjaan.
Jadi, Teman-teman. Siapa mau ikut?
Keluarga Taubman hadir.
Aku suka sesuatu yang besar.
Kuharap Dan terpilih jadi kontestan.
Dia pintar dalam trivia.
Aku baru tahu bahwa berurusan dengan gigi orang
lebih mudah mengalihkan mereka dengan fakta trivia.
Gigimu berlubang? Tak apa-apa.
Di seluruh dunia, sekitar 2,43 miliar orang giginya berlubang.
Ya, apakah ada yang sikat gigi lagi?
GIGANTIC GAME SHOW
Tunjukkan suaramu. Ayo!
Baiklah, aku menyapa semuanya.
Maaf.
Aku tak tahu sedang berada di kapal pesiar kaum jompo.
Aku bilang halo.
Halo!
Itu jauh lebih baik.
Baiklah, selamat datang di Gigantic Game Show
Royal Caribbean.
Aku pemandu acara yang paling banyak,
temanmu dari West Coast,
kekasihmu, pembimbingmu, kekasih tercintamu,
Jimmy Deer.
Kau baik sekali.
Malam ini, ada yang istimewa.
Baik, kami menyajikan edisi
spesial Gigantic Game Show.
Aku senang mengumumkan bahwa kita akan bermain…
Edisi Pasangan bulan Madu, bukan?
Baiklah. Benar.
Kita akan memilih kontestan,
dari semua pasangan yang ada di antara penonton.
Lihat itu. Pas sekali.
Asistenku Alexa.
Baiklah.
Kontestan Pertama ...
Mari kita ambil nama.
Secara acak, bukan Alexa?
Kita punya ...
Samantha Soren dari Cherry Hill, New Jersey.
Nicholas Rea dari Chicago.
Sadie Rogers, dari Syracuse, New York.
Yang terakhir tetapi tak kalah penting…
Rachel Hamilton dari New York City.
Maaf mengganggu…
- tapi namamu baru dipanggil. - Apa?
Mereka ingin kau naik ke panggung. Naiklah.
Astaga, ini akan sangat lucu.
- Akan kufoto. - Tidak.
Aku tak mau naik.
Pilihlah orang lain.
Ayo. Kita lakukan saja.
Apa maksudmu? Ini sangat bodoh.
Ayo, Rachel.
Kemarilah.
Aku tahu kita bisa menang.
Aku tak peduli jika kita menang.
Bagaimana?
Semua permainan pengantin baru ini sama.
Semua pertanyaan bisa dijawab oleh beberapa tanggapan.
Itu takkan berhasil.
Mungkin ya, mungkin tidak.
Tetapi untuk jaga-jaga ...
Jika lokasi, kita bilang Hawaii.
Jika makanan, bilang piza.
Jika sebuah aktivitas, katakan lompat.
Jika warna, kita bilang hitam.
Jika angka, kita katakan 22.
Itu bodoh.
Hawaii,
piza, loncat, hitam, 22.
Baiklah, ayo kita mulai.
Samantha, pertanyaannya adalah
Bagaimana wanita yang dikencani Russ sebelum kau?
"Pelacur Jelek Menyebalkan!"
Ancaman tiga kali lipat hatiku.
Baiklah Russ, coba lihat jawabanmu.
Bagaimana wanita yang kau kencani sebelum Samantha?
TERLALU
"Longgar!"
Tidak sama.
Sayangnya, Russ dan Samantha,
jika Rachel menjawab pertanyaan ini dengan benar
kalian kalah.
Baiklah, Rachel.
Bagaimana wanita yang Harry kencani sebelum kau?
HITAM
"Hitam."
Itu jawaban. Baiklah.
Harry.
Untuk melaju ke babak berikutnya…
Bagaimana wanita yang kau kencani sebelum Rachel?
Jawabannya "Hitam"!
Astaga!
Melaju ke babak selanjutnya.
Rachel, jika kau tak berada di kapal pesiar ini,
kau akan berada di...
HAWAII
Tak ada yang dapat cincin. Kita belum dapat.
- Aku dapat! - Kita dapat!
Dia mendapat cincin.
Aku dapat!
Nikolai dapat satu.
Ayo, Harry. Cari cincinnya,
atau kita bercerai.
Rachel serius.
DUA PULUH DUA!!
22
Satu atau dua kali dalam sepekan.
Itu seks yang banyak.
Serius, bagaimana mereka bisa?
Baiklah, Rachel...
gelasnya sedikit lebih tinggi.
Ya, begitu.
PIZA
Harry…
apa ketakutan terbesarmu?
Apakah piza?
PIZA
Piza!
Bisakah kau percaya dengan persaingan ini?
Brad dan Sadie, aku baru diberi tahu...
Sebuah rekor baru.
Kau percaya itu?
Itu akan memanjangkan umur pernikahanmu, pasti.
Sekarang, Harry...
dan Rachel.
Untuk penggunaan cabana pribadi...
selama sisa perjalanan ini.
Kalian harus menyelesaikan perlombaan ini...
dalam waktu rekor dunia satu menit dan tiga detik.
Bagaimana perasaanmu?
- Baik. - Baik.
- Bersemangat. - Bersemangat dan "hebat".
Itu kata sifat. Mereka memakainya.
Bersiap…
sedia…
mulai!
Rachel mengawali dengan sangat baik.
Harry tak pandai dalam hal ini.
Harry, ayo! Kayuh!
Apa yang kau lakukan?
Menembus altar...
Delapan belas detik...
Mereka harus mengambilnya.
Lempararan bunga...
Lemparan rendah.
Lebih baik. Strategi yang lebih baik.
Tangkapan bagus.
Ayolah, Harry.
- Aku benci balon. - Kau pencundang.
Masuk ke Terowongan Cinta di 36 detik.
Tiga puluh enam detik.
Apakah kalian gugup? Gugup.
Tidak, kau harus jatuh ke belakang.
Itu adalah kepercayaan.
Aku akan menangkapmu. Percayalah.
Waktu hampir habis.
Tempat kedua berjalan di papan.
Periksa waktunya!
Biar kuperiksa waktunya!
Satu menit dua detik.
Hadirin sekalian, inilah pemenangnya.
Sulit dipercaya.
Untuk sang juara.
Pengantin baru favoritku.
Ini untukmu.
Aku suka lagu ini.
Menurutmu apa kita membawa kemitraan ini
ke atas panggung?
Mungkin "Sweet Caroline"?
Kurasa tidak.
Hei, mau es krim?
Jika aku tahu bisa selalu dapat es krim di kapal ini,
aku akan berlayar dari dahulu.
Gabe pasti senang.
Es krim dan karaoke.
Lucu.
Boleh aku…
Kau sering membicarakan Gabe ini.
Nah...
Aku menghabiskan…
banyak waktuku bersamanya.
Bekerja dengannya.
Dia juga bercerai,
jadi dia menjadi…
Dia keluargamu.
Aku paham.
Aku dengar pada malam terakhir di kapal,
ada kompetisi karaoke besar.
Aku benci membicarakannya,
jika Gabe di sini, dia akan ikut.
Bagaimana menurutmu? Mau coba?
Ya, kita pulang besok. Ingat?
Kita takkan ada di sini.
Benar.
Aku lupa.
Hei!
Hei...
apa kabar?
Kapal ini gila, bukan?
Besar sekali. Bagaimana bisa mengambang?
Itu yang terus kupikirkan.
Hai, aku Jeff Friedman.
Aku bertemu Rachel sebelumnya, aku dari Edmonton, Alberta. Kanada
Aku seorang guru. Senang bertemu denganmu.
Kau mau minum bersamaku, Jeff?
- Ya, aku mau. - Baiklah.
Terima kasih. Ya.
- Terima kasih. - Kembali.
- Ya. - Bersulang.
Aku lahir di Saskatchewan.
Aku pindah ke Edmonton saat kelas dua,
atau kelas dua...
Harry...
Aku hanya mau bilang,
maaf jika aku menjadi pengecut sebelumnya
dengan Rachel?
Aku hanya…
Terapi keluarga adalah bidangku,
dan aku terpesona oleh hubunganmu.
Maksudku,
ikatan yang kau berikan meski lama terpisah,
sungguh luar biasa.
Aku hanya berharap kami berbagi hal seperti itu
dengan anak khayalan masa depan kami.
Kami curang.
Apa?
Dan yang lebih penting,
dia membenciku.
Jujur, dia tak bisa kusalahkan.
Dia tak mau tahu apa pun soal aku.
Tak bertanya apa pun.
Tak pernah cari di Google.
Dan dia tak mau tahu kenapa aku pergi.
Tidak, kau harus memberitahunya.
Harus. Aku ingin tahu.
Aku harus tahu sebelum mulai dari awal.
- Harus. - Sudah kucoba.
Tetapi dia selalu memakai ponselnya.
Jujur, aku mulai paham
kenapa Owen meninggalkannya.
Harry, kurasa kalian sangat mirip.
Aku tahu. Awalnya kupikir itu bagus,
tetapi mulai berpikir dia berengsek.
Harry, aku sudah jadi terapis selama empat bulan.
Jadi, aku ingin memberimu pendapat profesionalku secara gratis.
Kau kacau, kau membuatnya kacau.
Kau merusak semuanya, dan semuanya kacau.
Jadi, apa yang akan kau lakukan?
Ini semua salahmu.
Terima kasih.
Sama-sama.
Kemarilah.
Bagus sekali.
Aku mau tidur.
Sampai jumpa, Harry.
Ya, halo. Ini Harry Hamilton.
Ya.
Ya, kami berkesempatan untuk berhubungan kembali.
Terima kasih. Ini menakjubkan.
Boleh aku minta tolong?
Apa mungkin terhubung dengan penumpang lain?
Ke kamar mereka?
Ya, ini Jeff.
Jeff dari Kanada...
Friedstein, Friedrick... Friedman.
Ya, itu dia.
Terima kasih.
Ayo. Angkat teleponnya.
Memanggil Jeff Friedman Ruang 272
Dua tujuh puluh dua. 274...
Dua tujuh puluh enam. Dua tiga puluh enam.
Rachel. Rachel!
Rachel. Ini Ayah.
Hei! Aku tak tahu siapa Rachel, tapi tampaknya dia tidak di sini.
Bisa pelankan suaramu?
Kau Harry dari acara permainan?
Rachel!
Hai. Dengar...
Rachel tak kembali ke kamar,
aku mencemaskannya. Kau melihatnya?
Kau banyak dengar cerita soal orang jatuh
dari kapal ini.
Astaga, Harry. Kau gila.
Apa yang kau...
- Terima kasih. - Ya, senang...
- Ya. Bagus. - Senang bersamamu.
Bagaimana aku tahu kau melakukan itu
bukannya menggantung di belakang kapal?
Aku mencemaskanmu.
Kenapa? Kau tak cemas selama 26 tahun.
Maafkan aku.
Aku terlalu protektif,
tetapi jangan lakukan itu.
Meninggalkan seseorang menunggu, bertanya-tanya...
cemas.
Kita bahkan tak tahu siapa pria Jeff ini.
Mungkin dia pemerkosa atau pembunuh.
Aku hanya bersikap protektif.
Rachel.
Kau bilang tak melakukan itu?
Kau tak melakukan itu.
Tahu apa lagi yang tak kau lakukan, Harry?
Kau tak meninggalkan keluargamu.
Jangan mencariku
di tengah malam
setelah tak mencariku seumur hidup.
- Paham? - Baiklah!
Tetapi kita berada di tempat yang aneh.
Kau bahkan tak kenal dia.
Aku tak mau dia memanfaatkan...
Memanfaatkan aku?
Maksudmu bercinta denganku?
Aku tak mau dengar.
Tak mau dengar? Kau akan dengar, Harry.
Karena dia bercinta denganku.
Dengan hebat. Aku menyukainya.
Ketiganya?
Kau tak suka itu?
Kau tak suka aku manusia
yang bisa bercinta kapan pun kumau?
Sekilas info, Harry.
Aku bercinta sejak usia 17.
Aku takkan setop, karena suka.
- Aku tak mau dengar. - Tidak. Kita saling kenal.
Saling kenal, seperti maumu.
Kita berbagi selayaknya sahabat.
Aku membuatmu tak nyaman? Kau merasa tak nyaman?
Coba tebak? Aku tak peduli.
Rachel.
- Senang bertemu denganmu. - Ya.
Aku punya kabar baik, kuharap.
Kudengar penerbanganmu baru malam ini,
dan kau akan jalan-jalan,
jadi, kupikir apa aku bisa pindah ke grupmu,
dan katanya boleh.
- Apa itu bagus? - Ya.
Bagus. Baik.
Hai.
- Aku Jeff. - Hai.
- Hai, Jeff. - Jeff.
Aku teman kapal Rachel.
- Ya, kami teman kapal... - Sudah dia tiduri.
dan kami bertemu di kapal ini...
lalu kami berteman.
Jadi, aku akan ikut bersama kalian.
Ini mengasyikkan.
Panekuknya harus diolah, 'kan?
Apakah enak?
Kau mencoba boysenberry?
Itu enak.
Ini…
Sampai jumpa di van.
- Bagus sekali! - Bagus. Terima kasih.
Senang melihatmu.
Sampai jumpa di van.
Rachel, bisa ambilkan sirup maple?
Atau kau sudah cukup semalam?
Aku lebih mengutamakan pekerjaanku. lebih dari segalanya.
Dan anak-anak... Mereka baik.
Setelah perceraian, mereka menandatangani kartu untukku.
Beberapa bahkan bilang mereka akan menikahiku,
yang mana itu lucu.
Umur mereka tujuh tahun, jadi aneh,
tapi sejujurnya, seperti...
berada di negara ini...
dan bertemu orang-orang ini...
Membuatmu sadar bahwa kau punya...
kesempatan kedua akan kebahagiaan.
Dan itu sangat menarik. Benar, Rachel?
Maaf, bisa menepi?
Kau memang mencoba boysenberries itu. Bagus.
Aku punya obatnya.
Ya, itu halus.
Giliranku. Terima kasih.
Sekarang, ini untuk dia.
Untuk rasa mual.
Kau yakin? Ini akan membuatmu merasa baikan.
Aku tak apa.
- Kau terlihat buruk. - Apa?
Aku teler tetapi tidak buta. Paham?
Dia harus dibuat senang.
Menurutku dia sudah senang.
Terima kasih, Jeff.
Berikan kepadaku.
Tidak, aku baik-baik saja.
Ayo. Ini Jamaika, Kawan.
Aku tak pernah merokok seumur hidup.
Aku bangga akan itu.
- Bagus. - Terima kasih.
Harus beri contoh baik ke anak-anak.
Siap untuk berangkat?
Ya, Kawan.
Lihat batu itu, betapa cantiknya mereka.
Kita akan kembali tepat waktu untuk penerbangan kami?
Ada tempat yang membuat smoothies segar.
Sangat enak, dengan sayuran segar.
Aku mengunjungi keponakanku.
Biasanya apa yang kau lakukan pada hari Sabtu?
Sabtu...
Biasanya aku masih pengar dari malam sebelumnya,
mengajak klien keluar.
Aku sering minum.
Ya, biasanya.
Terima kasih, Harry.
Aku bisa.
Ini dia. Aku memetiknya untukmu.
Terima kasih.
Aku punya satu lagi untuk kalian.
Kenapa sulit bermain kartu di hutan?
Kenapa?
Terlalu banyak penipu.
Itu bagus.
Jangan katakan itu selagi aku merokok.
Kau akan membunuhku.
Aku tak teler dan itu lucu.
Kita hampir sampai.
Kita sampai.
Ini luar biasa.
Kau bisa memanjat di balik kolam lewat jalan itu dan melompat,
atau masuk saja ke sini.
Mau berenang?
Ya, aku hanya perlu kirim satu surel.
Aku tak sadar bahwa sinyalnya bagus di sini.
Apa-apaan...
Harry, apa-apaan?
Kenapa kau lakukan itu?
Aku akan menyelam.
Apa yang kau pikirkan?
Jujur saja, aku tak berpikir.
Mungkin itu bukan ide terbaik.
Tapi aku khawatir.
Lihat tempat ini. Indah sekali.
Dan kau mengirim surel.
Itu ponselku. Banyak hal penting di situ.
Menurutku kita tetap di pesiar.
Aku tak peduli pendapatmu.
Kau kembali ke New York. Silakan.
Kembalilah ke pekerjaanmu, hasilkan banyak uang.
Tapi semua Owen di luar sana,
akan meninggalkanmu.
Bukan salahku Owen pergi.
Aku pun tak peduli.
Aku tak butuh kau atau orang lain cemaskan aku.
Kau mau apa saat pulang?
Apa kau akan berlagak
baik-baik saja dengan yang terjadi kemarin
Kau tak bisa mengakui bahwa semua ini gila?
Aku menemukannya!
Untuk alasan teknologi gila…
ponselnya masih berfungsi.
Permisi.
Apa itu kura-kura laut?
Bagaimana keadaanmu?
Aku hanya ingin minta maaf.
Kau orang pertama yang bersamaku
sejak bercerai dan...
Kurasa aku mungkin, seperti...
terbawa situasi
dan membuatnya menjadi sesuatu yang tidak seharusnya.
Lalu aku mengikuti perjalanan ini.
Jika aku membuatnya tak nyaman, maaf.
Tak apa-apa. Aku...
Maaf.
Bukan maksudku memberimu harapan.
Jangan meminta maaf.
Aku sangat berharap kau menyelesaikan masalah
dengan ayahmu dan semuanya.
Terima kasih.
Baiklah.
Nah...
Aku mau berenang.
Saat aku muda...
aku bisa melihat bagaimana hidupku nanti.
Yang terbaik bidangku...
Makan malam mewah, kartu perusahaan...
Semuanya.
Aku tak pernah melihat diriku bersama keluarga.
Lalu kau muncul.
Usiaku baru 24 tahun.
Aku berhenti bekerja saat beberapa tahun pertama.
Kau adalah...
matahari di pagi dan bulan di malam hari.
Tapi ada yang hilang.
Aku mulai merasa seolah aku ayah yang ada secara fisik,
tapi berharap berada di tempat lain.
Kau tak mau menjadi pria itu.
Ibumu dan aku memutuskan aku harus kembali bekerja.
Lalu setelah beberapa saat ...
kepergian terssebut...
merasa membuatku terbebas.
Bukan darimu, tetapi…
dari versi diriku yang tak bahagia.
Jadi begitu saja? Kau tak bisa datang berkunjung?
Kau harus menghilang sepenuhnya?
Kau masih terlalu kecil untuk mengingatnya.
Aku pulang tiap pekan.
Tetapi...
setiap kali...
kita harus pamit,
rasanya semakin sulit.
Kau…
lebih baik tanpa aku di sana.
Dan…
Akhirnya, aku tak kembali.
Maaf.
Aku sungguh menyesal.
Itu kesalahan terbesar dalam hiduku.
Masa kecilku sungguh baik.
Ibu membuatnya tampak normal...
hanya untuk aku dan dia.
Jelas, aku mencarimu di Google.
Maksudku...
Sebelum internet aku mencarimu...
di setiap buku telepon dan kotak memori,
di lemari Ibu.
Aku menulis surat kepadamu...
banyak surat yang tak pernah kukirim.
Aku bahkan meneleponmu dua kali untuk iseng.
Mungkin sering…
sekitar tahun 1994.
Persetan. Kita tinggal saja.
- Sungguh? - Ya. Sungguh.
Aku punya cuti.
Jujur saja, aku bisa menggunakannya.
Aku mau berenang…
Ide bagus.
Kemarilah, Harry!
Kita bertemu di sana.
Ayolah, Harry. Jangan cengeng.
Jangan merasa tertekan.
- Persetan. - Itu sulit.
Harry, jangan lakukan itu.
- Ayolah, Harry. - Ayo.
Ayolah, Harry.
Maaf, kelembapannya membuat rambutku
menjadi kusut.
Menurutku rambutmu bagus.
Itu mereka.
Halo, kalian semua.
Jika aku dapat, pada dasarnya aku orang kedua
di perusahaan.
Dan aku akan mengurus semua kliennya
pada tingkat pribadi,
sering bepergian untuk menemui mereka,
menghibur saat berkunjung,
dan menjelaskan semua kebutuhan mereka kepada tim kami.
Itu penting.
- Doakan aku. - Untuk Rachel.
- Siap? - Untuk persahabatan.
Tunggu. Sekali lagi!
Sekali lagi!
Terima kasih.
Aku suka lagu ini.
Aku juga.
Tunggu!
Aku tahu kau menolak ini sebelumnya,
tetapi apa kau tak mau menjadi ratu karaoke Karibia?
Tidak!
Aku hanya berpikir…
ini bisa menjadi sesuatu yang kita nikmati dan lakukan bersama.
Bagaimana menurutmu?
Jika aku mau, bisa izinkan aku menari?
- Ya. - Baiklah.
Aku akan karaoke denganmu.
Di malam terakhir. Paham?
Aku tak suka ini.
Mereka kembali ke peternakan?
Ya.
Mereka bilang siapa yang mereka pilih sebelum pergi?
Tidak, mereka bilang akan memikirkannya.
Tidak, kita harus biarkan
mereka memikirkannya sebentar.
Bisa apa lagi, 'kan?
Jika aku di sana, aku akan ke Utara sekarang...
Tetapi kau tak di sini.
Aku tahu aku tak di sana.
Bagaimana keadaannya dengan ayahmu?
Keadaannya...
Lebih baik.
Entahlah...
Menurutku harus suara hidung, 'kan?
Setuju.
Cari saja lagu yang lebih baik.
Baiklah.
Bisa kami lihat bukunya lagi?
Tidak, menurutku ini juga bukan lagu yang bagus.
Kenapa tidak?
Apa kau tahu ini lagu apa?
Piña colada.
Ini tentang selingkuh.
Apa?
Orang ini memasang iklan pribadi
karena hubungan dengan istrinya buruk...
tetapi istrinya akhirnya menjawab iklan pribadi
karena dia juga berpikir mau selingkuh.
- Aku tak tahu. - Ya.
Aku selalu mengira ini soal piña colada.
Itu menyedihkan.
- Mari pilih lagu lain. - Baik.
Bisa kami lihat bukunya lagi?
Pastikan kau sesuaikan bahumu
dan tanganmu santai.
Aku tahu.
Kau hanya…
Aku tahu cara bermain golf mini. Paham?
Baik. Silakan.
Apa yang terjadi?
Karena kau bicara.
- Aku tahu. - Ya.
Masa bodoh kau menonton,
jangan bicara kepadaku.
Tunggu. Aku segera kembali.
Ini bagus.
Bagus, bukan?
Mungkin Owen sama sekali tak berengsek.
Ini idenya.
Kurasa aku berengsek.
Owen dan aku pacaran saat kuliah,
kami akhirnya putus dan kehilangan kontak
lalu bertemu lagi dengan Owen
tiga bulan setelah ibuku meninggal.
Tiga bulan setelahnya, dia melamar.
Aku terima…
karena dia tak asing.
Karena seperti keluarga.
Dan aku tidak...
ingin berakhir sendirian...
seperti dia.
Aku sedang naik taksi saat dia meninggal…
karena aku sedang mengikuti rapat yang lama.
Dia sendirian...
lagi.
Maaf.
Seharusnya aku tak menerima tawaran Owen.
Itu saja.
Takut kesepian adalah hal yang sangat kuat.
Terima kasih.
Aku akan keluar sebentar.
Itu tadi menyenangkan. Kita bertemu lagi di kamar?
Kita akan memenangkan ini, Harry.
Kau serius?
Tidak, itu tak mungkin.
Penagih utang?
Biasanya mencariku?
Bangkrut?
Aku tak peduli jika aku putrinya. Aku tak akan membebaskannya.
Berengsek.
Nanti kutelepon lagi.
Aku tak yakin kenapa mereka punya ini di pesiar.
Apa pendapatmu? Kau kubelikan juga.
- Kau memasukkannya ke biaya kamar? - Apa?
Karena aku ditelepon
katanya kau bangkrut.
Itu alasanmu kemari?
- Karena butuh uang? - Bukan.
Progressive Collection Services di Los Angeles baru saja menelepn kantorku
mencariku
Pembayaranmu terlambat,
karena aku putrimu,
mereka mau tahu di mana aku.
Itukah alasanmu mencariku?
Karena kau ingin mendapatkanku sebelum mereka?
Tak kusangka aku percaya.
Aku amat bodoh. Aku mau kau pergi dari hadapanku.
Kau manusia jahat,
berhati dingin dan egois.
Apa tak cukup kau meninggalkanku saat usiaku 5 tahun?
Kini kau mencoba mencuri uangku.
Kau ingin menyakitiku?
Tidak.
Astaga. Kau tahu? Kau boleh tetap di sini.
Aku tidur dengan Jim dan Steve nanti
- dan tidak ada... - Berhenti bicara sebentar.
- Bahkan... - Gabe sudah mati.
Apa?
Dia meninggal.
Dua bulan lalu.
Aku janji, aku tak mengincar uangmu.
Ya, aku bangkrut.
Utangku banyak.
Tetapi aku berjanji akan membereskannya.
Bukan itu alasanku mencarimu.
Maafkan aku.
Mereka seharusnya tak meneleponmu.
Sahabatku meninggal.
Hanya dia yang kupunya di dunia.
Sekarang, aku sendirian.
Jadi aku mencarimu.
Maaf. Itu tak adil bagimu, tetapi
itu yang sebenarnya.
Kenapa tak bilang dari awal?
Aku ingin, tetapi...
kau sendiri sudah banayk mendapat masalah.
Sejujurnya...
bersamamu, menyenangkan untuk melupakan
semua yang terjadi.
Jadi, itu Gabe?
Apa yang terjadi dengannya?
Dia yang mengelola.
Kami berkeliling dunia bisnis,
dan dia yang memastikan kami sampai ke tujuan...
saat kami harus tiba di sana.
Dia akan mengurus semuanya.
Lalu dia mulai membuat kesalahan.
Dia bingung…
mengulanginya.
Saat dokter bilang itu serangan Alzheimer dini,
kami…
Dia baru berumur 52 tahun.
Kami kehilangan sebagian besar klien kami saat itu,
karena kesalahan tersebut dan...
dia tak punya keluarga untuk merawatnya.
Jadi aku berhenti bekerja,
dan mengajaknya tinggal denganku.
Akhirnya, aku tak sanggup merawatnya sendiri lagi.
Harus mempekerjakan orang, dan uangnya habis untuk itu.
Omong-omong...
awalnya aku akan menyebarkan abunya di New York,
karena dari sana dia berasal.
Jadi, dia…
bersamaku malam itu saat kita...
Jadi, dia datang.
Kukira ...
Karibia lebih baik.
Wah.
Aku tak tahu harus bicara apa.
Aku tak menginginkan uangmu.
Aku menjual rumahku,
dan hanya menunggu beberapa dokumen diselesaikan.
Aku bahkan sudah mulai berkemas.
Aku akan menyelesaikan pekerjaan saat aku kembali dari pesiar.
Kau mau ke mana?
Aku akan cari apartemen atau semacamnya.
Sedikit terlambat bagiku untuk membangun karier, tetapi…
Aku bisa menjadi konsultan.
Aku akan baik-baik saja.
Kau tak perlu mengkhawatirkanku.
Jadi, kita harus berkaraoke demi menghormati Gabe.
Ya.
Hei, Anak-anak,
itu teman lamamu, Jimmy Deer.
Sekarang...
Aku sangat sedih
sebentar lagi kapal ini akan berlabuh,
Aku juga tak bisa bersukacita...
karena malam ini kita akan bergoyang.
Malam ini...
adalah malam kesukaanku dari seluruh pelayaran.
Aku persembahkan...
kejuaraan karaoke Royal Caribbean.
Senyum.
Tepuk tangan!
Untuk Dan dan Beth!
Pengantin baru dari Wichita, Kansas
dengan rendisi seksual yang indah dari lagu pendek itu.
Terima kasih, Alexa. Tepuk tangan untuk Alexa.
Asistenku yang cantik.
Tunggu.
Aku diberi tahu oleh juri
bahwa kontes ini akan untuk ditutup,
dengan satu pasangan tersisa.
Kalian siap untuk pasangan tersebut?
Naiklah ke panggung, pasangan terakhir kita malam ini...
Kalian kenal mereka, suka mereka,
pasangan bukan bulan madu favorit kita,
Rachel dan Harry.
Tepuk tangan.
Sangat jelas.
Sial, itu pintar sekali. Mereka akan menang.
Teman-teman, naiklah.
Naiklah. Ini menyenangkan.
Ayo bergabung dengan kami!
Meja kami.
Ayo, ikuti aku.
Semuanya menirukan gaya rok.
Angkat aku.
Semuanya.
Ayo.
Tunggu, biar kuperiksa dengan juri.
Siapa? Aku tak dengar apa-apa?
Pemenang kita...
Rachel dan Harry.
Jika membantu, kami janji menamai bayi kami Gabe.
Bagaimana kalau perempuan?
"Gabe-ette."
Gabriella sebenarnya nama perempuan.
Kita bisa namai Gabriella.
Tidak apa-apa, kalian berdua.
Kalain tak perlu melakukan itu.
Alasan aku tak memberitahumu tentang Gabe adalah karena...
aku tak mau percaya dia tiada.
Dia orang baik...
juga teman yang baik.
Dia suka karaoke.
Kita sudah lama berteman.
Aku pasti akan merindukannya.
Selamat tinggal, Kawan.
Apa kita tepuk tangan?
- Sayang. - Jim.
Tidak apa-apa.
Hal terakhir yang Gabe inginkan
adalah kita semua bercanda.
Kenapa kita tak kembali ke dalam dan menikmati malam terakhir
dengan minum koktail manis tanpa batas?
Ayo.
Aku berpikir mungkin setelah ini
aku akan ke California selama beberapa hari.
Membantumu pindah?
Pekerjaanmu bagaimana?
Aku sedang memikirkan itu.
Sebenarnya…
ini lucu karena aku tak memikirkan pekerjaan, tetapi…
beberapa hari tak akan ada bedanya.
Aku ingin membantu.
Pindah rumah itu susah. Barangku banyak.
Kau yakin?
Aku bisa mengatasinya.
Aku mau lihat tempat tinggalmu.
Yang dahulu. Maaf.
Bukankah itu yang harus dilakukan keluarga?
Kurasa begitu.
Lalu aku akan ke California.
Aku akan masuk.
Aku menyusul sebentar lagi.
Hei, Ayah?
Terima kasih sudah mencariku.
Ya.
Itu telepon pertama yang kulihat diterimanya selama beberapa hari.
Harus kuakui, dia tampak baik-baik saja.
Dia berhubungan dengan kita seperti manusia.
Aku benci menyombong, tetapi kalian adalah karya terbaikku.
- Halo? - Baik, kami semua.
- Terima kasih. - Sebagian besar Harry.
Semoga kita mendapat gadis kecil.
Aku ingin bersulang.
Untuk Rachel dan Harry.
Kalian membuat pelayaran ini jauh lebih menyenangkan.
Senang melihatmu terhubung kembali.
- Demi pengampunan. - Demi pengampunan.
Dan kuingin tambahkan hal lain.
Itu tadi dari bosku.
Aku resmi Direktur Akun.
Selamat.
Terima kasih. Kami dapat Evie's Chips. Jadi...
strategi rapat langsung besok pagi,
lalu berangkat ke New York Utara minggu ini.
Maaf, kurasa itu mengubah rencana kita sedikit
tentang mengantarmu ke California, tetapi...
- Kupikir kau akan paham. - Aku paham.
Aku sangat bangga kepadamu.
Aku akan melihat tempatmu di California.
Banyak klien di sana,
jadi entah kapan, aku akan ke sana.
Bagus! Akan kutunjukkan tempat baruku.
Aku harus mengangkat ini. Hai.
Shirley, tolong ambilkan garam itu.
Tentu saja.
Kapan mobilmu datang?
Sekitar setengah jam lagi.
Aku menyesal tak bisa mengikuti rencana kita
untuk datang ke California.
Tak apa-apa.
Aku sangat bangga kepadamu.
Terima kasih.
Aku harus pergi. Mobilku sudah datang.
Aku harus pulang sebelum ke kantor.
Penerbanganmu kapan?
Siang ini.
Kau tahu kapan kau bisa ke California?
Aku tak tahu,
karena itu sepenuhnya tergantung pada pekerjaan.
Ya. Tentu.
Dengar...
Minggu ini...
adalah...
Aku senang aku mendorongmu ke limosin itu.
Aku senang saat aku mabuk
aku ingin mengenalmu.
dan mengetahui kau tidak selingkuh seperti dugaanku.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Tetapi ini liburan,
dan aku harus kembali ke kehidupan nyata.
Ya.
Aku sudah bekerja keras untuk itu.
Aku tahu.
Kelak kita akan bertemu lagi.
Aku sangat bangga kepadamu.
Terima kasih.
Sampai jumpa saat kita berjumpa.
Sampai jumpa saat kita berjumpa.
DIJUAL
LEMARI HARRY
Kurasa rencana permainan seharusnya
saat kita ke sana,
aku mengurus Ben dan kau mengurus Evie.
Bagaimana menurutmu?
Bagus.
Dia menyuruhmu menginap di rumah tamu
yang menempel di gudang.
Katanya "ajaib."
Itu katanya.
Dia juga berkata,
"Kau harus dekat kentang untuk menjual kentang."
Omong-omong, aku...
Aku punya firasat baik tentang perusahaan ini.
Menurutku Evie sangat menyukaimu,
dan aku selalu berpikir bahwa kesuksesan terbesarku
datang saat aku berteman dengan klienku.
Kau tinggal di lumbung adalah langkah pertama yang hebat.
Seperti kau benar-benar keluarga.
Ada penerbangan ke Los Angeles?
-Tunggu... - Bagaimana dengan Syracuse?
- Ada apa? - Maaf, Frank,
aku butuh libur beberapa hari lagi.
Bisa carikan penerbangan ke LA?
Penerbangan ke LA 45 menit lagi.
- Bisa kumasukkan. - Aku ambil.
Kau sudah siap, tapi harus bergegas.
Siap yang di California?
Ayahku.
Tak peduli sesukses apa seorang pengacara,
tak pernah ada kebutuhan untuk 278 dasi.
Kau bahkan tak bisa pakai yang sangat kau suka. Itu gila.
Itu bukan kata yang seharusnya kugunakan ke pasienku.
Aku bukan pasienmu.
Baiklah kalau begitu.
Sial.
Hai, Steve.
Kau melihatnya. Sekarang, tutup pintunya.
Aku punya beberapa hari libur ekstra.
Setara sembilan tahun kerja, jadi kupikir aku...
akan mengambilnya.
Aku menyayangimu, Rachel.
Aku tak pernah berhenti menyayangimu.
Terima kasih sudah datang.
Ini lebih dari yang layak kudapatkan.
Kau tak harus mengatakan bahwa kau menyayangiku.
Bagaimana kalau aku mulai dengan masuk ke dalam?
Rencana bagus.
Terjemahan subtitel oleh: Kiki Alek
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.