Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Jenny?
"Perancang busana, Jenny"
Ya, itu dia. Aku yakin itu.
Pak, aku dengar Jenny mengadakan peragaan busana besok di Nagasaki.
Bisakah kamu mendapatkan tiket untukku?
Acaranya di Aula Blueberry pukul satu siang.
Kamu harus mendapatkan tiket untukku, mengerti?
Ayah tidak pernah memberitahuku bahwa Eun Seok akan kembali.
Young Man sungguh menyedihkan, jadi, ayah memintanya untuk kembali
dan membantu mengelola bisnis ayah.
Young...
Young Man akan bekerja dengan lebih baik sekarang.
Begitu dia menikahi Ae Young dan memulai awal yang baru...
Diam!
Young Man seratus kali lebih baik daripada Eun Seok
dalam urusan bisnis.
Dia berani dan jantan.
Dia meninggalkan istrinya
yang sangat menderita setelah kehilangan anaknya.
Apa itu yang kamu sebut jantan?
Ayah selalu menyukai Eun Seok dan selalu memarahi Young Man.
Itu sebabnya dia menjadi serampangan.
Apa kamu mengatakan bahwa aku, kakeknya, bertanggung jawab
atas keadaan Young Man?
Apa yang sudah kamu lakukan?
Ayolah.
Ibu Jenny Han menangani semua urusan bisnisnya.
Orang-orang kesulitan bekerja dengannya karena dia sangat rewel.
Bagaimana Ayah berharap Eun Seok bisa menghadapi wanita seperti dia?
Ayah, seharusnya aku dan Young Man yang menangani proyek itu.
Tidak.
Itu proyek Eun Seok.
Tentang kesepakatan dengan Grup J...
Apa kamu benar-benar berpikir itu akan menguntungkan kita?
Ya, Ibu. Aku sudah mempelajarinya, jadi, jangan khawatir.
Ibu tidak ingin pergi ke Korea.
Tapi Jenny benar-benar ingin pergi.
Apa kamu sengaja merencanakan ini untuk Jenny?
Ya, Ibu.
Kasih sayangmu padanya begitu dalam.
Tapi ibu tidak ingin Jenny menjadi lebih terkenal dari sekarang.
- Ya, aku tahu. - Ibu hanya ingin dia menikahimu
dan hidup mewah sambil mengurus semua hotel
yang kamu miliki di seluruh dunia.
Ya, Ibu. Memang benar aku sibuk mengelola bisnis hotel.
Benar sekali.
Tapi Jenny sangat ingin pergi ke Korea,
jadi, Ibu harus menandatangani kontrak dengan perusahaan Korea.
Lagi pula, itu kampung halaman Ibu.
Omong kosong.
Ada banyak tempat yang lebih baik di dunia selain Korea.
Jika Ayah bersikeras, dia boleh bergabung dalam proyek ini.
Eun Seok tidak mengenal perusahaan kita dengan baik.
Aku akan mengajarinya segalanya.
Dia sudah bekerja selama tujuh tahun.
Ayah yakin dia akan baik-baik saja.
Aku menawarkan untuk mundur dan membiarkan dia ambil bagian.
Apa kamu dapat bekerja dengan baik?
Ya.
Ibunya Jenny mengurus bisnis global putrinya,
dan dia dikenal sangat cerewet.
Eun Seok tidak akan pernah bisa
menghadapi wanita seperti itu sendirian.
Seluruh dunia terus memuji Jenny,
dan itu membuatnya menjadi terlalu percaya diri.
Ibu muak dengan semua wartawan yang membuntuti Jenny,
berharap akan mendapatkan sesuatu darinya.
Aku sangat setuju dengan Ibu.
Man Soo, kamu memang luar biasa.
Kamu memahami semua ucapan ibu.
Aku ingin tahu apa ada lomba yang menguji kekompakan
antara ibu mertua dan menantu.
Maaf?
Jika kita ikut lomba seperti itu, kita pasti akan menjadi juaranya.
Apa aku sebaiknya mengadakan itu di hotelku?
Setelah menikah dengan Jenny,
kamu harus mengadakannya untuk memperingati pernikahanmu.
Baik, aku akan melakukannya.
Setiap kali ibu bersamamu, semua kekhawatiran lenyap,
dan rasanya ibu menjadi 10 tahun lebih muda.
Terima kasih, Ibu.
"Majalah Outsight"
Pak Han.
Enyahlah, Kyung In.
Kamu akan membuka mata sesaat lagi.
Jangan coba-coba mempermainkanku.
Jenny, Jenny, Jenny Han.
Apa... Ada apa dengannya?
Buka kedua matamu.
Katakan dahulu ada apa.
Jenny akan datang ke Korea.
Apa?
Apa kamu sudah makan sesuatu?
Aku makan roti isi.
Man Soo menyiapkan jamuan untukmu di hotelnya.
Siapa Man Soo?
Man Soo adalah Man Soo. Kamu pikir siapa?
Ini. Tiket pesawat ke Korea.
Apa aku akhirnya bisa pergi
ke Korea?
Sebesar itulah perhatian Man Soo.
Kamu selalu berkata ingin pergi ke Korea,
jadi, dia memilih perusahaan terbaik di Korea
untuk membuat kesepakatan hanya untukmu.
Aku berterima kasih kepadanya untuk itu.
Ibu harus sering makan bersamanya mewakiliku.
Apa?
Aku akhirnya pergi ke Korea.
Sudah berapa lama itu?
Benarkah?
Kapan dia datang? Hari apa? Tanggal berapa? Jam berapa?
Aku akan mencari tahu detailnya.
Sudah kuduga.
Kamu sangat cepat mencari informasi.
Ya, itu benar. Desainer soliter yang misterius.
Jika ada reporter yang harus bertemu Jenny...
Seorang reporter yang mampu bertemu dengannya...
Akulah orangnya, Lee Kyung In.
Kenapa kamu menyukai Korea?
Kalau bisa, ibu tidak pernah ingin pergi ke sana.
Kenapa tidak, Ibu? Itu kampung halaman kita.
Ingat kamar mandi di taman tempat kita mencuci rambut?
- Jenny. - Dan apa Ibu ingat
sauna kering Mia-ri? Kita tidur di sana ketika kita punya uang.
- Apa semua masih ada di sana? - Jenny.
Jenny, apa yang kamu bicarakan?
Kapan kita melakukan itu?
Itu semua hanya ada di mimpimu.
Kamu mengalami mimpi buruk.
Kamu lemah sejak masih muda,
jadi, kamu sering berhalusinasi dan mengatakan hal-hal aneh.
Ibu.
Jenny, apa kamu tahu?
Kamu harus pergi ke rumah sakit sebelum pergi ke Korea.
Tidak.
Tidak, aku baik-baik saja.
Tempat aneh tiba-tiba muncul di ingatanku.
Apa kamu tidak ingat apa kata Dr. Yoon?
Jika terus bermimpi yang sama, nanti itu akan terasa nyata.
Kamu telah mencari segala macam hal tentang Korea
termasuk foto jalanan karena kamu sangat menyukai Korea.
Tapi apa? Sauna kering di Mia-ri?
Kamar mandi di taman?
Kenapa kamu harus memilih tempat terburuk?
Maafkan aku, Ibu.
Kamu terlalu fokus pada acara besok.
Itu sebabnya kamu tiba-tiba berhalusinasi. Kita harus bagaimana?
Aku kira itulah yang terjadi.
Kenapa aku mengatakan omong kosong seperti itu?
Inilah sebabnya ibu ingin kamu berhenti bekerja.
Jika kamu menikah dengan Man Soo
dan keliling dunia sembari tidur di suite hotelnya,
penyakitmu pasti akan hilang.
Kamu harus menikah dengannya begitu kamu kembali dari Korea.
Dia bahkan menyiapkan perhiasan menakjubkan untuk lamaran.
Tolong hentikan ini. Aku tidak ingin menikah dengannya.
Man Soo akan menjadi menantu ibu apa pun yang terjadi.
Dia menantu terbaik yang bisa didapatkan.
Ibu dapat memintaku untuk berhenti
membicarakan ingatan yang kabur ini.
Jenny.
Baiklah. Anggaplah itu mimpi buruk dan ingatan yang keliru.
Aku akan menyetujui semua itu.
Apa? Itu memang mimpi buruk, ingatan yang keliru, dan delusi.
Apa kamu masih belum mengerti?
Baiklah. Aku akan setuju bahwa itu adalah delusi dan mimpi buruk.
Tapi betapa pun delusionalnya aku
dan betapa pun terganggunya ingatanku,
aku tetap akan memilih calon suamiku.
Baiklah.
Pastikan acara besok berjalan lancar.
"Desainer soliter, Jenny."
Tidak ada yang tahu banyak tentang kehidupan pribadinya.
Ibunya mengurus semua transaksi dan kontrak bisnisnya.
Jenny tampaknya tidak peduli sama sekali
tentang betapa hebatnya dia sebagai desainer
dan betapa semua orang menyukainya.
Bahkan pada saat ini,
Jenny fokus bekerja di ruang kerja mungilnya.
Menurut beberapa model yang pernah bekerja dengannya,
Jenny adalah profesional sejati.
Jenny tampaknya tidak tertarik dengan pujian yang dia dapatkan.
Tapi dia membuat sejarah sebagai desainer Asia
di industri mode global saat ini."
Dia tampak mengesankan saat aku melihatnya.
Aku tidak percaya aku akan bekerja dengannya.
Omong-omong,
aku tidak pernah mendengar kabar tentang Jenny datang ke Korea.
Di mana kamu mendengar berita itu?
Aku sudah memeriksa dan aku yakin akan hal itu.
Semua orang di industri ini sudah tahu tentang itu.
Tapi aku tidak tahu.
Dan itu berarti banyak orang masih belum mengetahuinya.
Bagus.
Kyung In, kamu seharusnya tidak fokus
meliput kepunahan pinus merah berusia 500 tahun
atau dialek negara kita.
Itu juga penting.
Ada yang 500 kali lebih penting daripada ini.
Dan itu adalah Jenny.
Jenny.
Dia membenci wawancara,
dan dia hanya memberikan siaran pers.
Selain itu, ini kunjungan resmi pertamanya ke Korea.
Benar sekali.
Jika kamu bertemu Jenny dan berhasil mewawancarainya,
kamu akan menjadi pahlawan industri mode.
Aku bisa melakukan itu!
Kamu bisa melakukannya! Kita bisa melakukannya!
Jika kamu berhasil, aku akan memberimu liputan eksklusif
selama enam bulan.
Sungguh? Apa kamu serius?
Kamu dapat menulis tentang apa pun yang kamu inginkan
termasuk pohon pinus merah berusia 500 tahun.
Kamu dapat menulis tentang ini dan ini.
Terima kasih!
Aku pasti akan berhasil.
Mari kita dapatkan.
- Mari kita dapatkan. - Kamu bisa, Kyung In!
"Majalah Outsight"
Ya!
Ini luar biasa.
Tapi aku dalam masalah.
Aku tidak percaya dia percaya bualanku dengan mudah.
Jenny Han.
Bagaimana aku bertemu dengannya?
Dia bahkan menolak wawancara dengan semua media besar.
Kakakku adalah satu-satunya orang yang bisa kumintai bantuan.
"Sekolah Dasar Hyeeun"
"Pengiriman Hope Quick"
- Hei, Dong Joo. - Hei, Kyung In.
Kamu tidak lupa pergi ke sekolah Ma Eum, bukan?
Aku baru sampai di sini. Aku sedikit terlambat.
Syukurlah.
Kalau begitu, sampai jumpa di rumah. Ada yang ingin kukatakan kepadamu.
Baik.
Baik.
"Tolong tutup pintunya."
"Keluargaku"
Ini adalah rumah ikan buntal.
Keluarga kami suka rumah ini.
Ayahku bekerja keras seperti ikan buntal,
dan dia berjanji akan memberi kami rumah yang sangat bagus.
- Apa itu? - Astaga.
- Membeli rumah? - Astaga.
- Apa yang dia katakan? - Yang benar saja.
Bagus, Ma Eum!
Kamu bisa!
Ayahku mengendarai sepeda motor dan bekerja keras setiap hari.
Dan aku sangat bangga padanya.
Astaga, kamu yang terbaik, Ma Eum. Kamu yang terbaik!
Lihat. Ini keren, bukan?
Beginilah cara ikan buntal membangun rumahnya.
Keren sekali.
Tapi, apa kamu tidak punya ibu?
Tentu saja aku punya ibu. Siapa yang tidak punya ibu?
Ayahmu yang selalu datang ke sekolah.
Dia bahkan datang tadi.
Aku punya ibu.
Ma Eum.
Ayah.
Kamu luar biasa hari ini, Ma Eum.
Gambar rumahmu yang terbaik.
Akan lebih baik jika Ibu juga melihatnya.
Dia selalu melihatmu dari atas.
Dia datang lagi.
- Siapa itu? - Ini aku.
Kenapa kamu memarkir sepedamu di depan pintu?
Bawa itu ke dalam.
Baik.
Aku sudah menandatangani kontrak.
- Apa? Dengan siapa? - Siapa menurutmu?
Orang itu bersedia membayar sebanyak yang kuinginkan.
Sudah kubilang uangnya akan kusiapkan pekan ini.
Dia suka rumah ini.
Lokasinya dekat stasiun kereta bawah tanah,
menghadap ke selatan, dan bersih.
Ya, aku tahu. Itu sebabnya aku ingin memperpanjang kontrak.
Si penyewa baru sangat sopan.
Dia wanita lajang yang bekerja di bank dan tinggal sendirian.
Ketika aku menyebutkan deposit, dia tidak menanyakan hal lain.
Yang paling aku sukai darinya adalah dia tidak punya anak.
Ma Eum, bisakah kamu menunggu di kamarmu?
Apa kamu sudah menandatangani kontrak itu?
Bukan hanya itu.
Aku bahkan menerima depositnya.
Dia tidak akan pernah lupa membayar sewa bulanannya.
Ini. Ini depositmu.
Aku ingin kamu mengosongkan tempat ini dalam sebulan.
Aku stres ketika penyewaku lupa membayar sewa bulanan mereka.
Apa kamu tahu betapa aku menderita setelah kalian pindah ke sini?
Aku terlambat satu atau dua hari. Aku selalu membayar.
Aku tidak tahan menunggu sehari pun.
Aku stres bila tidak menerima uang pada tanggal yang ditentukan.
Pastikan kamu pindah. Makin cepat makin baik.
Ayah.
Apa kita harus pindah?
Ma Eum, jangan khawatir.
Mari kita pergi ke tempat yang jauh lebih baik dari ini.
Jangan terlalu khawatir.
Itu hanya efek samping dari kecelakaan mobil.
Jadi, dia tidak menderita demensia atau semacamnya?
Tidak. Dan pendarahannya sudah jauh lebih baik.
Lalu kenapa dia terus menunjukkan gejala-gejala itu?
Dia mengalami banyak penderitaan dengan keluarganya.
Benar.
Menantunya pasti jarang berkunjung.
Tidak, bukan begitu.
Ayo pergi. Ibu bilang ibu baik-baik saja.
Jangan terlalu lama meninggalkannya sendirian.
Dia akan pulih jika seseorang merawatnya di sisinya.
Baiklah, aku mengerti.
Biarkan dia bertemu dengan menantu yang sangat dia rindukan.
Ibu sudah terlalu lama hidup sendirian.
Aku sebaiknya tinggal bersama Ibu mulai sekarang.
Apa?
Mari kita pindah ke tempat yang lebih besar.
Kakek mertuaku memberiku rumah yang sangat besar.
Kenapa dia memberimu rumah besar?
Dan kenapa kamu tinggal bersama ibu? Apa yang kamu bicarakan?
Ibu.
Aku
sudah bercerai.
Apa?
Kamu...
Kamu bercerai?
Song Ah, apa berandalan itu akhirnya meminta cerai?
Akulah yang ingin bercerai.
Tolong katakan aku sudah berhasil.
Sayangku.
Sayangku.
Astaga, ini pasti sulit bagimu.
Ibu, aku baik-baik saja sekarang.
Sungguh.
Baiklah, bagus.
Kamu bisa bercerai 100 kali, dan ibu akan tetap berada di sisimu.
Kali pertama dan terakhir
ibu melihat menantu adalah pada hari pernikahanmu.
Ibu benar-benar lupa seperti apa wajahnya.
Ibu tidak percaya
ibu merindukan menantu.
Setiap kali ibu melihat seorang pemuda lewat,
ibu akan mengiranya sebagai menantu.
Ibu tidak pernah melupakannya dan selalu mendoakan yang terbaik.
Ibu sangat merindukannya.
Itu saja.
Astaga, berandalan sial itu.
Dia berselingkuh saat dia menikahimu.
Ibu yakin kebiasaan buruknya tidak pernah hilang.
"Selamat, selamat"
"Selamat atas perceraianmu"
Bagus.
Terima kasih, Ibu.
Mari kita pindah ke tempat yang lebih besar.
Kita akan menanam sayuran favorit ibu di sana
dan juga menanam bunga.
Ibu akan bisa hidup bahagia bersamaku mulai sekarang.
Baik, ibu sangat senang.
Astaga, Sayangku. Kamu hebat.
Kamu hebat.
- Hei, Ma Eum. - Bibi Kyung In.
Apa kamu melakukan presentasimu dengan baik?
Ya.
Pelukanmu yang terbaik, Ma Eum.
- Tidak ada duanya, bukan? - Tidak.
Tentu saja.
Aku selalu siap memelukmu dengan kehangatan.
Kamu terlalu dewasa untuk usiamu.
Aku tidak tahu tentang itu.
Tapi dia jelas lebih dewasa darimu.
Aku stres, jadi, aku harus bersenang-senang dengan Ma Eum.
Bagaimana menurutmu, Nona?
Boleh juga.
Astaga.
"Boleh juga"? Astaga.
Lima, enam, tujuh, delapan.
Satu, dua, tiga, empat, dan satu, dua, tiga, empat.
"Aku tidak punya waktu untuk berkencan"
"Aku hanya peduli dengan kalian berdua"
"Kalian tidak akan pernah melihat orang menari sebaik ini di rumah"
"Dong Joo dan Kyung In"
"Ayo menang, Korea"
"Ayo menang, Korea"
Ma Eum!
Putriku, Ma Eum!
Ma Eum, kamulah yang terbaik!
Pastikan kamu memeriksa audiensnya.
Tidak ada yang boleh masuk tanpa undangan.
Mereka tidak bisa masuk meski mereka datang dengan VVIP.
Jenny, apa kamu memantau?
Kenapa kamu tidak melakukan pemeriksaan terakhir?
Tolong ganti pakaian Naoko dan Mina.
Dan sesuaikan penutup pada topi ke sisi kiri.
Baik.
Jenny, jangan khawatir. Kamu bisa istirahat sekarang.
Ibu akan mengurus panggungnya.
Tidak.
Aku akan tampil di akhir peragaan busana hari ini.
Jenny.
Apa? Dia akan tampil di akhir peragaan busana?
Dia sudah lama tidak bertingkah,
tapi dia mulai tertarik lagi pada hal-hal yang tidak penting.
Jenny.
Kenapa kamu mau tampil di akhir peragaan busana?
Itu bukan bagian dari rencana.
Tim keamanan tidak siap sama sekali.
Aku sudah memeriksa audiens dan mengenal sebagian besarnya.
Hari ini, aku ingin menyapa semua orang secara langsung.
Jenny, apa kamu lupa kejadian tempo hari?
Itu sudah lama berlalu. Aku yakin aku akan baik-baik saja.
Baiklah. Ibu akan menyiapkan semua orang.
Orang selalu lupa, dan itulah masalahnya.
- Apa semuanya sudah siap? - Ya.
Pastikan kamu tidak melakukan kesalahan.
Tiga.
Dua.
Satu.
Jenny, itu mungkin berbahaya.
Kenapa kamu tidak berubah pikiran?
Tenang. Aku bahkan menyiapkan topeng seperti yang Ibu katakan.
Lihat saja apa aku melakukannya dengan baik atau tidak.
- Baik, semoga kamu baik-baik saja. - Baik. Doakan aku.
Jenny.
Jenny!
Jenny!
Minggir!
Jenny.
- Jenny. - Man Soo, bisa bawa dia masuk?
Baik, Ibu.
Jenny.
"Man Soo"?
Ada yang bisa kubantu?
Aku baru saja melihat seseorang berlari di dalam.
Siapa?
Ada orang asing berlari ke sini.
Tidak.
Ini ruang staf.
Orang asing dilarang masuk.
Aku rasa kamu diundang ke peragaan busana.
Ya.
Maafkan aku. Kamu harus kembali.
Pergilah sesaat lagi.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"Shady Mom-in-law"
Aku yakin aku melihatnya berlari ke dalam.
Kenapa dia berbohong dan berkata tidak ada orang di sana?
Dia orang pertama yang menghampiriku
ketika aku pingsan.
Kamu pikir dia siapa? Kamu akan segera bertemu dengannya.
Cari tahu siapa dia, di mana dia tinggal,
dan apa pekerjaannya. Cari tahu secepatnya.
Tidak ada yang terjadi selama 25 tahun terakhir.
Tidak ada yang bisa mengetahuinya. Semuanya akan baik-baik saja.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.