Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Cherokee
Corsican
Croatian
Danish
Ewe
Faroese
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish (Soranรฎ)
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Translated by phaiest IDFLรข ยข ?? Subs Crew | www.IDFL.ME
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
Guess which one. Bet your money.
Guess what!
This one!
Let's wait and see.
Sorry.
Ada disini!
Oh tidak!
Ayo taruhan! Kesempatan tidak datang tiap hari.
Uang ini untuk obat putriku.
Aku akan bunuh diri jika kalah.
Mainkan!
Ini!
Hasilny adalah...!
Mati digantung. Mati tenggelam.
Mati kelaparan, mati karena menangis.
Mereka mati dengan berbagai cara.
Kenapa ibuku menyuruhku membaca ini?
Apa dia ingin Aku mati?
Padahal Aku baru 15 tahun dan seorang janda!
Tuan! Apa kamu yang menolongku dulu?
Aku tidak mengenalimu karena pakaianmu berbeda.
Tapi kenapa kamu disini?
Apa kamu barusan menolongku lagi?
Aku bingung caranya berterima kasih lagi.
Aku ingin tahu namamu.
Namaku Seo Yi Hwa.
Peniti rambut merupakan buatan seseorang.
Namanya Peniti Rambut Permata.
Atasnya terbuat dari kristal permata.
Lalu digabungkan dengan tubuh kayunya.
Ujung akhirannya juga terbuat dari permata.
Tapi karena suatu alasan, ujungannya patah.
Kami perkirakan ini dibuat di awal abad 17.
Tidak ada yang tahu siapa pemiliknya.
Perlu diketahui, seluruh artifak di ruangan ini...
adalah sumbangan dari orang tak dikenal saat sekolah kita berdiri tahun 1914.
Pihak sekolah mencari si penyumbang karena data yang tidak tepat.
Tetapi si penyumbang tak bisa ditemukan.
[My Love from Another Star] The Second Record
Permisi!
Aku panik di sekolah dan tak bisa memberitahumu.
Aku orang yang suka mengatakan semua yang ada dipikiranku.
Jadi Aku ingin mengatakannya.
Kamu bahkan tidak membalas perkataanku.
Jadi...
Berapa usiamu? / Haruskah kujawab itu?
Lihat, bicaramu tidak sopan lagi.
Aku memang terlihat muda.
Tapi Aku segera berusia 30 tahun.
Aku tidak tahu caramu jadi professor di usia muda.
Tapi kamu bicara tidak sopan dengan yang lebih tua.
Kamu seperti tepi sungai di tahun Byungja.
Apa? Aku sedang bersikap baik.
Kamu barusan mengumpati Aku?
Tahun ke-13 Gojong adalah tahun Byungja.
Apa?
Tahun itu, semua sungai di Joseon kering.
Masyarakat mulai menyebut itu tepi sungai kering.
Kearah mana pembicaraan ini?
Apa yang kamu bicarakan?
Tepi sungai kering.
Itulah alasan kata arogan.
Jadi dulu masyarakat menyebut orang sombong...
"Kamu seperti tepi sungai pada tahun Byungja."
Jadi kamu barusan tidak mengumpati Aku.
Tapi kamu mengumpat dengan bahasa kuno...
Permisi! Tunggu disini!
Hey!
Dasar gila...
Apa? Tepi sungai?
Mungkin kamu melihat masa depan seperti 12 tahun silam.
Atau pertanda waktumu sudah dekat.
Pertanda apa?
Waktumu tinggal 3 bulan di bumi.
Jadi itu pertanda kamu harus menolong orang sekitar.
Menolong yang membutuhkan?
Apakah itu mengubah segalanya?
Apa?
Pernah suatu saat Aku menolong.
Aku pertaruhkan putriku.
Berapa harga dia?
Kamu lagi!
Pergilah jika tidak punya uang!
Aku kehilangan rumahku karena judi ini. Istriku melarikan diri!
Yang kupunya tinggal putri kesakitan!
Biarkan dia jadi taruhanku!
Kamu mestinya berhenti saat menang.
Orang sepertimu mestinya tidak pernah menang.
Kamu gila judi! Kamu berharap apa?
Ayah? / Dasar gila.
Ayah!
Menolong, tidaklah mengubah segalanya.
Yang semestinya terjadi, mestinya terjadi.
Aku hanya memperburuk keadaan.
Spesial apa? / Acara Spesial Cheon Song Yi.
Aku memang spesial.
Menurutmu orang tidak tahu kalau Aku spesial tanpa acara itu?
Tentu tahu! Semua orang kenal kamu.
Tapi beberapa dungu masih mencurigai kamu.
Katanya kamu sekolah cuman untuk pamer.
Tapi saat kamu tampilkan hidupmu 24 jam, mereka takkan mengatakan itu.
Dan kamu bisa jadi lebih ramah... / Ramah? Buat apa?
Presiden Kelas? / Tapi Song Yi!
Acara ini sulit untuk didapatkan. / Lupakan saja. Aku tidak mau.
Aku dengar Han Yoo Ra bersedia, jika kamu tidak bersedia.
Apa?
Aku dengar dari penata riasnya. Mereka menunggu penolakanmu.
Mereka ingin acara spesial Han Yoo Ra.
Astaga!
Apa yang spesial tentang dia?
Itu bukan acara spesial Han Yoo Ra.
Acara Normal Han Yoo Ra.
Bahasa Inggrismu meningkat.
Diajari penduduk pribumi, sangatlah membantu dia.
Aku cuman mengkhawatirkan Han Yoo Ra.
Orang akan tertawa dengan acara spesial Han Yoo Ra.
Masih ingat saat Aku menang Penghargaan Artis Terbaik?
Dia menang apa?
Penghargaan Popularitas?
Tapi dia menang Penghargaan Artis Terbaik di festival film lain.
Bukankah ulang tahunmu sebentar lagi?
Aku akan memberimu hadiah.
Aku bersedia ikut acara spesial.
Benarkah?
Yeah.
Menjadi ramah saat diminta publik tidaklah buruk.
Aku mau.
Dia mau?
Yeah, mereka bersedia melakukannya.
Aku kira dia tidak mau. Kenapa?
Aku tidak tahu.
Kamu ingin acara itu.
Bagaimana ini? / Diam.
Hi, Yoo Ra.
Kamu tidak sedang kerja?
Kenapa? Aku ikut drama.
Oh iya! Kamu di drama dengan Cheon Song Yi!
Apa peranmu itu? / Oh iya.
Jadi temannya Song Yi, kan?
Iya.
Tahukah kamu kalau dia melakukan dokumentari spesial?
Aku sudah dengar.
Aku kira dia benci itu.
Kenapa dia tiba-tiba berubah pikiran?
Entahlah.
Tapi...
Dia tidak risau oleh Aku, tapi dia lebih risau oleh kamu.
Apa maksudmu?
Aku bukan saingannya, jadi dia membantuku dan baik padaku.
Tapi dia menganggapmu sebagai sainganmu.
Apa maksudmu? Buatlah Aku mengerti.
Meskipun dia tidak suka pakaian itu, dia akan memakainya jika kamu tertarik juga.
Dia meneken kontrak drama yang dibencinya, saat tahu kamu ingin drama tersebut.
Itulah Song Yi.
Dia seperti anak kecil.
Jadi dia melakukan acara ini karena tahu Aku juga ingin acara ini?
Mungkinkah?
Dia kan Cheon Song Yi!
Hi! Hi!
Selamat pagi!
Kamu akan menaiki sepeda?
Aku suka bersepeda saat tidak ada kerjaan.
Kalian tahu kalau Aku duta untuk energi hijau.
Bagus.
Tapi, Aku tak sempat memakai makeup karena buru-buru.
Syuting sudah dimulai?
Ini sangat nyata.
Buatlah terlihat alami.
Kamu tahu itu sulit.
Kamu pro jika mencapai hal sulit.
Dasar HDTV itu.
Menakutkan karena menampilkan pori-pori hidung.
Aku tidak memakai makeup karena katanya mereka menyukai itu...
Aku bisa kehilangan pekerjaan.
Sembunyikan semua pori-pori. Buat kulitku cerah.
Tapi buat seperti Aku tidak berias.
Aku hanya sempat mencuci muka.
Aku mestinya memakai lotion.
Kamu masih cantik.
Benar kah?
Bagaimana caramu merawat kecantikanmu?
Tidak ada yang spesial.
Aku hanya tertawa dan makan.
Dan terus bersikap positif. Itulah yang terpenting.
Lalu Aku makan... vitamin.
dan Omega-3.
Aku juga memakai propofol.(obat bius)
Itu sangat efektif.
Rasanya Aku pengen terbang.
Permisi! Sebentar.
Sepertinya ada kekeliruan.
Song Yi! Propofol? / Ada yang salah?
Aku minum tiap hari. Untuk anti penuaan.
Song Yi! Itu propolis! Kita membelinya di Australia.
Memangnya beda?
Bukankah keduanya sama? / Tidak.
Kamu ingin dipenjara?
Kamu barusan membentakku?
Tidak, Aku tidak berani.
Sebentar.
Dia keliru bilang propofol, mestinya propolis.
Dia manis, kan?
Kamu akan mengeditnya?
Ini lucu.
Aku tak ingin membuang itu.
Dia bisa kehilangan karir.
Jangan memotret.
Apa kamu dekat dengan teman sekolahmu?
Tentu. Aku hanya bintang di luar.
Tapi di sekolah, hanya murid biasa.
Aku dekat dengan semua teman sekolahku.
Sweater Biru kanan adalah Lee Hyun Soo.
Hyun Soo! / Aku?
Yeah! Lee Hyun Soo!
Ayo makan bareng kapan-kapan. / Denganku?
Kenapa? / Nanti kutelpon.
Aku? Kenapa?
Ha Young Ah di depanmu.
Young Ah! / Profesor!
Profesor Ha!
Kamu terlihat lebih muda tiap kali ketemuan.
Aku hampir memanggil dengan nama depanmu.
Apa kabar?
Bisa tolong diedit?
Ny. Cheon Song Yi?
Iya?
Nampaknya kamu tidak tahu aturan karena lama tidak bersekolah.
Aku tidak menerima semua bentuk penjiplakan pada tugas.
Tapi kamu melakukan itu.
Song Yi! Takkan ada yang tahu.
Ini disalin secara profesional. Takkan ada yang tahu.
Aku tidak melakukan itu.
Perkenalan di halaman pertama berasal dari koran terbitan 1999.
Prinsip Cinta berdasarkan psikologi Davis.
Kamu menyalinnya kata per kata.
"Cinta bukanlah pilihan. Tapi sebuah kondisi."
"Sebuah insting."
Kamu memakai kata yang sama.
Semua contoh tulisanmu tertulis di koran terbitan 1996.
Pembenaran Etika Cinta.
Kamu sangat ahli dalam menjiplak.
Pengalaman pribadimu dan kesimpulan berasal dari koran terbitan 1959.
Kamu bahkan menjiplak "Works Cited"mu...
dari artikel tulisan jurnalis, Kim Ki Suk pada Desember 1953.
Judulnya "Cinta dan Realisasi. Eros dan Agape."
Kamu dapat nilai 0 di tugas ini.
Apa kamu keberatan?
Dia dapat 0.
Kau lihat wajahnya Song Yi? Sulit dipercaya.
Aku bahkan merekamnya.
Upload saja. Biar populer.
Judul "Song Yi dapet 0"
Lihat kecepatan uploadku. Ini LTE.
Song Yi punya botox diotaknya. Sekarang dia menjiplak?
Pantas saja dia dungu dan bodoh.
Jadi menurutmu Aku tak punya akal sehat?
Dungu dan bodoh!
Memalukan sekali!
Aku memang tidak sanggup terlihat ceria.
Aku cuman makan apel dan setengah kubis, tapi Aku kenyang.
Karena mereka mengejekku.
Hey! Upload ke tempat lain.
Kenapa kamu ini? / Aku tidak tahu.
Jatuh begitu saja.
Bagaimana bisa HP...
Kamu sudah dengar mengenai insiden memalukannya Cheon Song Yi?
Profesor itu mestinya diberi penghargaan.
Cheon Song Yi hanyalah manusia. Dia tidak boleh melakukan kesalahan?
Ny. Cheon Song Yi, kamu tak boleh disini.
Song Yi.
Hantu pun takkan tahu?
Berarti dia hantu?
Darimana dia tahu? Itu mustahil.
Keluar. Aku ingin sendiri.
Pukul Aku saja seperti biasanya.
Aku memaklumi. / Lupakan saja.
Aku sangat ingin sendirian sekarang.
Tolong keluarlah.
Pemberitahuan Kartu Transaksi. 3,290,000 won di Toko Departemen Royal.
Mi Yeon!
Hi.
Kamu sedang apa?
Memangnya Aku berdoa di toko belanja?
Aku berbelanja sedikit.
Banyak yang murah. Kamu belanja saja.
Kamu masih punya waktu? Bukankah kamu harus pergi?
Kemana?
Kamu tidak tahu?
Tahu apa?
Song Yi melakukan acara spesial.
Biasanya ditampilkan rumah dan keluarga.
Bukankah kamu harus wawancara? Kamu kan ibunya.
Oh itu.
Tentu lah.
Kita akan syuting bersama dengan Yoon Jae dan Song Yi.
Barangkali calon mantuku datang.
Siapa?
Hee Kyung.
Tapi mereka tidak pacaran. Tidakkah kamu berlebihan?
Hey. Song Yi belum menerimanya saja.
Katanya mereka akan langsung menikah tanpa pacaran.
Putriku sok jual mahal.
Aku kasihan pada dia.
Lagipula dia anak kedua S&C.
Siapa yang memberinya nilai 0?
Song Yi -ku.
Mari kita minum kopi.
Aku ingin cafe latte.
Teh Cokelat.
Chamomile.
Cafe Mocha.
Americano.
Karyawan baru? / Ya?
Chief ingin cafe latte, Kim ingin teh cokelah, Nam ingin chamomile.
Choi ingin cafe mocha dan Aku ingin Americano. Tidakkah kamu mengerti?
Oh! Aku pesan Teh Susu.
Dimana kamu, Song Yi? Aku segera pulang kantor.
Karyawan baru?
Karyawan baru?
Terima kasih tehnya!
Karyawan baru? / Halo?
Yeah Se Mi.
Tidak apa, Aku bisa bicara. / Kamu mau kemana?
Ada apa.... / Pak.
Biar saya urus dia. Jangan marah.
Saya akan urus dia dengan caraku.
Hari ini? Ada acara apa?
Oh!
Yeah, ulang tahunku.
Traktir Aku makan malam,
Tentu! Kamu adalah sahabatku.
Aku akan belikan makan malam termahal.
Benarkah?
Kita harus telpon Song Yi juga.
Song Yi sibuk hari ini.
Lihat saja artikelnya hari ini.
Sebaiknya kita jangan mengganggunya saat dia sensitif.
Menurutmu begitu? / Tentu.
Aku kenal baik Song Yi.
Baik. Jam berapa syutingmu selesai? Biar kujemput kamu.
Sekitar jam 8?
Baik.
Peringatan Transaksi.
Kita sampai.
Nyonya?
Ini.
Jangan tawar, beli saja.
Pakai 1 milyar dan berikan 200 juta pada presiden Oh.
Baik.
Ada apa? / Ada apa?
Kenapa kamu lama sekali?
Mataku sampai sakit.
Aku ingin cuci mata.
Dia selalu terjebak skandal.
Lihatlah komentar ini.
Aku teman SMPnya Song Yi.
Nampaknya kalian salah mengenai dia.
Dia tidak menyebalkan setelah jadi terkenal.
Dia selalu menyebalkan.
Sedang main? / Yeah.
Kenapa kamu kemari?
Aku pindah ke lingkungan sini. / Kenapa?
Kamu tidak suka?
Tentu saja tidak.
Ini, makanlah.
Kamu boleh makan ramen seperti itu?
Bukankah kamu harus syuting besok?
Tuangkan Soju.
Aku lihat di Internet.
Apakah karena nilai 0?
Kamu juga dapat 0 di SMA.
Nilaimu 4 pada matematika.
Sudah kubilang pilih jawaban C semua.
Ini bukan karena nilai 0, Bok Ja.
Maaf sudah lancang.
Tapi namaku ganti sejak 10 tahun silam.
Bisakah kamu memanggilku Hae In?
Aku tidak mengerti.
Kenapa mereka mengaku menyukai Aku...
tapi diam-diam membenciku?
Kenapa, Bok Ja?
Karena kamu selalu melakukan....
Entahlah. Kenapa mereka melakukan itu?
Brengsek. / Siapa?
Sekarang giliranku?
Punyaku lengkap.
Maaf.
Ini punyaku.
Dia mustahil dikalahkan.
Darimana kamu belajar di usia semuda ini?
Apa kamu punya Ayah?
Huh?
Oh dia?
Apakah kamu Kim Woo San?
Apa kamu main Mahjong seharian, Kim Woo San?
Bagaimana kamu tak pernah kalah?
Apakah kamu cucunya Kim Woo San?
Dia almarhum Ayahku.
Dia...
adalah putraku.
Dia mirip seperti kakeknya.
Bagaimana bisa persis sekali?
Keahlian Mahjongnya berasal dari Ayahku.
Dulu Aku selalu mengalahkan dia.
Kakekmu selalu kalah dariku.
Tidak mungkin.
Yang kudengar, kakekku selalu menjadi pemain terbaik Mahjong.
Salah! Akulah pemain terbaik Mahjong di Seoul.
Kakekkmu bohong padamu.
Seingatku, dia tidak pernah bohong.
Jadi maksudmu Aku bohong?
Aku dulu pemain terbaik Mahjong di Seoul.
Aku tahu karena itu masa jayaku.
Jauh sebelum masamu. Kamu pernah lihat kakekkmu mengalahkan Aku?
Pernah lihat?
Aku bahkan ingat namanya, Kang Sam Shik.
Dia dulu selalu bohong.
Tidak berubah setelah 60 tahun.
Tadi sangat menyenangkan.
Rasanya seperti kemarin.
Benarkah?
Tak ada yang bilang umur panjang itu 80 atau 100 tahun.
Semua bilang hidup itu seperti tidur siang.
Aku hidup disini selama 400 tahun.
Saat kulihat masa lalu, hanya terdapat sedikit kenangan.
Ingatkah pembicaraan terakhir kita?
Gadis yang kamu temui 12 tahun silam.
Aku sedang mencari dia.
Ada 3 SMP di sekitar situ.
Dia pasti di salah satu buku tahunan.
Tapi Aku tak bisa jamin.
Kamu tak perlu serepot itu.
Tapi bilang ingin bertemu dengannya sebelum pergi.
Aku ingin tahu.
Jika ditakdirkan ketemu...
maka kami akan ketemu.
Jika Aku pergi tanpa ketemu dia, maka bukan takdirnya.
Itu yang kupelajari sejak dulu.
Salah Pass Word.
Tidak mungkin.
2, 8, 3, 2...
Salah Pass Word.
Apa ini?
Jangan bergerak!
Kamu tidak mau menurut?
Sudah kubilang berhenti bergerak!
Lagi.
2, 8, 3, 2...
Mode Terkunci.
Mode Terkunci? Beraninya kamu!
Buka!
Buka!
Buka!
Buka!
Wow! Beneran terbuka.
Tentulah, karena Aku yang buka.
Oh mulut kotor Joseon.
Aku tidak memakai bahasa kasar. / Mulut kotor.
Kenapa kamu di tempatku? / Ini bukan tempatmu. Ini tempatku.
Kamu suka memberiku 0 dan membuatku malu?
Kamu suka? Aku yakin kamu suka sekali.
Kamu takkan menyumbangkan permen karet ke...
Permisi, Cheon Song Yi?
Apa? Kau pikir cuman dirimu yang bisa mengumpat di Joseon?
Aku bisa mengumpat juga. Kamu seperti pukulan tahun Byungja.
Bukan pukulan. Tepi sungai. / Diam!
Kamu mau kemana?
Kenapa kamu bilang ini padaku?
Kamu tak bisa menghubungi dia sejak pagi? / Iya.
Dia tidak menjawab telpon.
Halo?
Siapa ini?
Kenapa kamu menjawab telponnya Song Yi?
Berikan ke dia!
Kenapa dia tidur di tempat tetangganya?
Kalau seseorang salah memasuki apartemen...
Bukankah mestinya mengantarnya ke apartemennya?
Terutama jika dia mabuk.
Aku jawab telpon dan membiarkanmu masuk untuk mengantarnya pulang.
Bukankah kamu mestinya terima kasih?
Kamu yakin tidak berbuat senonoh kepadanya?
Bersihkan dia dari apartemenku. / Apa?
Bersihkan dia?
Dasar kau brengs....
Kau pikir dia sampah? Dibersihkan?
Kamu tak boleh kulepaskan. Sini berikan HPmu.
Berikan HPmu.
Dia Cheon Song Yi.
Dia artis terseksi di Korea.
Mabuk seperti itu. Entah apa yang kamu foto?
Bagaimana bisa Aku mempercayaimu dan pergi?
Kamu benar.
Jika dia memang terkenal seperti perkataanmu...
Bagaimana bisa Aku mempercayaimu dan membiarkan kamu mengantarnya?
Apa?
Entah apa yang akan kamu lakukan pada artis terseksi Korea.
Apa katamu barusan?
Aku pacarnya!
Diam!
Aku lagi tidur.
Cheon Song Yi! Tahukah kamu salah tempat?
Dimana Aku? / Aku juga menanyakan hal sama.
1, 2, 3!
Bangun.
Hati-hati jalannya.
Dimana Aku?
Rumah!
Kenapa kamu mengikutiku? Pergilah!
Karena Aku khawatir padamu.
Kenapa kamu ke apartemen orang lain?
Bagaimana jika dia berbuat sesuatu padamu?
Dia sanggup melakukan itu.
Aku capek. Pulanglah.
Aku minum kopi dulu.
Tapi Apa kamu punya bir?
Dingin.
Kapan ya Aku harus pulang?
Sudah larut begini.
Kamu ingin mati, ya?
Kamu belum tidur?
Baik! Aku pergi!
Aku peringatkan! Jangan pukul kepalaku!
Jangan kepalaku!
Oh tidak!
Halo? Se Mi?
Maaf, Aku lupa.
Song Yi mabuk dan masuk ke apartemen tetangganya.
Tidak apa. Aku juga tertahan di tempat kerja.
Lain kali saja.
Aku harus pergi. Saatnya adeganku. Dah!
Jae Kyung! Kamu telat.
Aku sedang bertugas di perlindungan hewan.
Kamu seperti Ghandi-nya orang kaya.
Aku yakin cuman kamu pewaris milyuner...
yang bekerja sukarela tanpa kamera disekitar.
Kamu sulit ditemui saat kembali ke Korea.
Aku sibuk karena pacarku yang sulit dikendalikan.
Pacar apaan? Dia hanya menyeretmu kemana-mana.
Setidaknya Aku punya pacar. Sedangkan kamu tidak.
Apa kamu akan menikahi pekerjaanmu?
Apa kamu takut karena pernikahan pertamamu gagal?
Bagaimana tempat kerjamu?
Para staf tidak tahu identitasmu, jadi kelakuanmu harus baik.
Dulu kamu memulai sebagai pemimpin proyek.
Sedang Aku karyawan baru.
Aku tak pernah menerima pelajaran managemen karena...
kukira kakak tertuaku akan menjadi pewaris.
Kamu tahu Aku ingin menjadi dokter hewan.
Aku tahu. Setelah yang terjadi pada dia...
Kamu harus belajar banyak.
Jadi kamu harus...
Kamu pria sempurna.
Aku tak bisa menandingimu. Aku bahkan tidak ingin.
Masuklah dulu. Aku harus menjawab ini.
Baik.
Tolong Aku! Keluarkan Aku!
Maaf! Aku takkan melakukan itu lagi.
Kumohon! Kamu tidaklah sejahat ini.
Tentu saja Aku tidak jahat.
Ada banyak orang yang tidak kubunuh meskipun Aku ingin, ....
Daripada orang yang sudah kubunuh.
Kamu tadinya itu.
Jadi jangan kau memohon padaku.
Aku ingin kamu bersyukur.
Kamu profesor yang memberinya nilai 0.
Dimana Cheon Song Yi?
Kenapa kamu mencarinya?
Kamu mau mengubah nilainya?
Dimana dia?
Song Yi.
Apa wajahmu dipukul? / Kenapa?
Kamu bengkak!
Aku mabuk semalam dan makan ramen.
Aku sebengkak itu? / Aku tak bisa membuat garis.
Sebaiknya kamu tidak syuting hari ini.
Aku tidak bisa. Aku pergi tanpa memberitahu kemarin.
Hi, Yoo Ra. / Hey!
Ganti saja salonmu.
Kamu barusan bicara denganku?
Kamu tidak mengerti karena kamu dungu?
Siapalagi kalau bukan kamu?
Buat apa Aku ganti salon?
Karena Aku tidak suka bertemu denganmu.
Aku juga.
Kenapa kamu tidak ke tempat lain?
Beraninya kamu membentak seniormu?
Maaf jika Aku membentak wanita tua.
Tapi Aku harus jujur.
Memang benar kamu tua.
Tapi kamu bukan seniorku. / Apa?
Aku debut saat 15 tahun. Sudah 12 tahun Aku bekerja.
Kamu baru berapa.... 5 tahun?
Aku tidak suka tradisi wewenang.
Tapi secara teknis, Aku adalah seniormu.
Aku dengar kamu menolak acara spesial Cheon Song Yi.
Tapi kamu terima karena Aku juga menginginkannya.
Iya, darimana kamu tahu?
Apa pikiranmu rendah?
Tidak, itu bisa kurasakan jika Aku lebih rendah daripada kamu.
Aku mungkin dungu, tapi Aku tahu banyak.
Yang kurasakan terhadapmu adalah...
Superioritas.
Oh yeah? Kamu superior sampai...
kamu selalu memilih proyek yang selalu dikritik sebagai cerita Cinderella lain?
Kapanpun orang berkumpul, mereka mengkritik dramamu.
Memang. Kenapa mereka selalu membicarakan Aku ketika mereka berkumpul?
Mereka tak ada kerjaan lainnya?
Tidak penting jika memuji atau mengkritik.
Lebih baik daripada drama dengan rating 4%...
dan tidak ada yang tahu siapa yang mengawali dan mengakhiri serinya.
Apa kau membicarakan dramaku? / Oh yeah!
Dramamu berakhir dengan 4% bulan lalu!
Aku menolak drama itu.
Aku merasa kasihan karena dramanya jelek.
Rating tinggi bukanlah segalanya.
Orang menyukai dramaku karena nilai seninya!
Tahukah berapa orang yang seperti zombie karena dramaku?
Aku tahu itu.
Itu sungguh bencana sampai produsernya jadi zombie.
Kamu sebaiknya mentraktir dia makan.
Dimana hati nuranimu? / Hey!
Kau ini! / Lalu...
Kamu ingin Aku memberitahumu hal lain?
Aku tahu kamulah penyebar rumor tentangku.
Aku ingin menggugatmu karena pemfitnahan tapi Aku mencoba menjadi baik.
Terkejut?
Berhentilah ketika masih bisa.
Kau ini!
Aku dengar kamu merayu anak kedua S&C.
Apakah itu rumor juga?
Bukan rumor. Itu benar.
Tapi ada yang aneh.
Bukan Aku yang menggoda. Dia yang memohon padaku.
Oh itukah alasannya...?
Ibumu mengungkit namu pada peminjaman dan bisnis.
Dan sekarang dia memakai nama S&C kemana-mana.
Dia bilang ke semua orang mengenai calon menantunya.
Bukankah tindakan dia berlebihan?
Jangan libatkan keluarga kita.
Kenapa tidak?
Kita mungkin akan menjadi keluarga.
Berhentilah boros.
Menyerahlah kalau kamu tak sanggup memiliki dia.
Bukannya Aku tak sanggup memiliki dia, Aku tidak ingin memiliki dia.
Ketahuilah...
Aku tidak ingin menjadi pengemis yang mengubah hidupnya dengan uang orang lain.
Penghasilanku sendiri sudah bagus.
Apa? Hey!
Apa? Bagaimana kamu bisa kemari?
Ayo keluar.
Keluar kemana?
Permisi. Kamu tidak lihat Aku sedang bicara dengannya?
Jangan ikut campur dan pergilah!
Aku tidak mengerti.
Darimana kamu tahu Aku disini?
Apa?
Apa karena Aku ke tempatmu semalam?
Kamu kemari karena itu?
Itu salahku.
Maklum terjadi. Biasa kalau mabuk.
Kita bisa mabuk kalau minum, dan melakukan kesalahan.
Siapa ini?
Kenapa kamu melihat fotoku?
Siapa ini?
Haruskah Aku memberitahumu?
Kamu sedang apa? Kamu sudah gila?
Siapa kamu?
Walaupun Aku ingin atau tidak...
Jika itu mesti terjadi, maka itu akan terjadi.
Orang Bumi menyebutnya "takdir".
Diterjemahkan oleh phaiest IDFLรขยยข Subs Crew | www.IDFL.ME
Cinta pertama?
Sudah lama!
Aku pernah pacaran beberapa kali.
Tapi ada ada yang kusebut cinta pertamaku.
Aku hampir kecelakaan saat remaja.
Tapi seorang pria menyelamatkan Aku.
Aku tidak ingat wajahnya.
Dia tinggi dan tampan.
Tipe perempuan yang kusuka? Tidak ada.
Banyak tipe perempuan yang Aku benci.
Perempuan mabuk.
Aku benci mereka.
Aku benci perempuan yang tidak sopan saat mabuk.
Perempuan dungu dan sombong.
Aku benci mereka.
Aku kenal seorang perempuan yang barusan kubicarakan.
Dia yang terparah.
Terbaik.
Momen tersebut singkat.
Tapi dia misterius dan hangat.
Aku masih ingat,
Entahlah jika dia mengingatku.
Tapi sepertinya Aku akan mengenali dia.
Seperti takdir.
Cut! Baik!
Terima kasih!
Brengsek.
Siapa pria yang menyeretmu keluar?
Aku tahu yang dia lakukan. Dia suka kepadaku.
Setelah mati? Atau orang mirip.
Kamu khawatir.
Perutku...
Aku dewi Asia.
Aku sakit.
Menurutmu Aku mau melakukan itu untukmu? / Tetaplah disitu saat Aku bangun.
Itu artinya dia bisa mati.
Apa kamu akan terlibat seperti 12 tahun silam?
atau kamu akan mengabaikan dia?
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.