All language subtitles for Vigilante.S01E06.DSNP.x264.1080p

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

TOKOH, TEMPAT, DAN PERISTIWA DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI

Kim Jiyong si Pengkhianat.

Matilah.

Ayo bunuh sang Vigilante

dan menguburnya di sini.

Kemudian, menjadi polisi.

Masuk ke kepolisian,

dan mari bekerja sama.

Hei.

Pak.

Apakah ini juga...

perintah dari si Tikus, Eom Jaehyub?

Aku tidak peduli...

kau menangkapku atau membunuhku.

Aku tidak peduli dunia memanggilku apa!

Karena ini adalah panggilanku.

Panggilan yang sempurna untukku, karena aku tidak akan rugi apa-apa!

Kita harus menjadi iblis

untuk membunuh iblis lain.

Aku yakin kau sudah mengetahui

apa yang dilakukan Ketua Kim dan si Tikus.

Jangan hanya bicara dan tunjukkan kepadaku

bahwa hukum tidak akan membiarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan

dan akan menghukum mereka!

Tunjukkan kepadaku keadilanmu benar-benar ada!

Jika kau menunjukkannya,

aku akan mengikutimu.

Jika tidak, aku sendiri yang akan membuktikannya kepadamu!

Perbuatan ilegal bisa menghancurkan kejahatan besar.

VIGILANTE

Seperti yang kukatakan,

selesaikan serah terimanya minggu ini.

Apakah itu keputusanmu?

Aku sudah berusaha semampuku untuk menghentikannya.

Sambil menunggu ditugaskan lagi,

aku akan mensubsidi gaji dari biaya pendidikan,

jadi jernihkan kepalamu dahulu.

Apa ini karena Sewool?

Kau memercayai teori konspirasi di berita juga?

Aku juga akan dipindahkan minggu depan.

Jadi, undurkan dirimu sebagai ketua tim

segera setelah menyelesaikan serah terima.

Mengerti?

Dimengerti, Pak.

Pergilah.

Bajingan sialan itu, aku akan...

Hormat! Halo, Bos.

Ingat siapa yang menyuruhmu menculik Choi?

Apa?

Aku sudah bilang, aku tidak tahu itu...

Si Tikus terlibat atau tidak?

Aku hanya bergerak saat Pak Bang menyuruhku,

jadi aku tidak tahu banyak. Aku bersumpah.

Di mana Pak Bang?

Si Peremas...

Bajingan botak gemuk tak berotak yang kuceritakan tempo hari.

Kurasa dia tahu di mana Pak Bang berada.

Si Peremas.

Jiyong.

Kau luar biasa.

Ternyata dugaanku benar.

Kudengar kau bicara dengan Jo Heon.

Dia mungkin besar,

tetapi kau mengalahkannya baik secara logika maupun moral.

Jadi, jika dia

mencoba menghentikan kita lagi...

aku akan turun tangan.

Aku akan membunuhnya.

Jadi, semangatlah, Jiyong.

Kau punya aku.

Aku hampir lupa hal paling penting!

Waktu yang tepat.

Lalu potret solo.

Halo, Semuanya. Ini REPO25h.

Sebelum memulai, kami ingin meminta maaf.

Reporter Choi Miryeo, yang telah memimpin program ini,

tidak memeriksa fakta sebelum mendorong liputan mendiang Yeon Jaehak

dan hubungannya dengan dugaan operasi situs web ilegal Sewool,

dan dia telah mengambil tanggung jawab penuh...

KINI SIAPA PENGGANTINYA?

...dan mengundurkan diri.

Pertama-tama, kami ingin meminta maaf

kepada Ketua Kim Samdoo dari SDMD Sewool.

JIYONG: BANTU CHOI MIRYEO TERUS MELIPUT

Kerja bagus, Semuanya. Silakan istirahat dahulu.

Ayo.

-Ayo pergi. -Baiklah.

Lihat ini. Bagaimana menurutmu?

Kau menyukainya?

Mendukungku dengan semua ini...

Terima kasih banyak.

Tidak, aku yang harus berterima kasih.

Aku khawatir kau akan menolak tawaranku.

Namun, karena kau memercayaiku dan menerimanya, aku sangat senang.

Apa hubunganmu dengan Kim Samdoo?

Jika aku mendukung Ketua Kim yang mendukung aktivitas vigilante,

kupikir aku akan dapat suatu imbalan.

Aku sangat ingin menemukan Vigilante.

Sekarang setelah kau punya kantor,

apa rencanamu?

Aku akan mengungkapkan perbuatan Ketua Kim.

Agar instansi pemerintah terpaksa menyelidikinya.

Lalu setelah itu?

Lalu...

saat penyelidikan melambat dan mulai kendur,

aku akan menyiapkan panggung untuk Vigilante.

Jadi, masyarakat akan mendapatkan kepuasan terbanyak.

Kurasa kau sudah sadar...

bahwa kita berada di pihak yang sama.

Halo, Semuanya.

Aku Choi Miryeo, mantan reporter REPO25h.

Slogan Berita V

adalah "Berani dan jujur,"

dan kami janji akan melaporkan berita dengan berani dan jujur.

Ini mungkin terdengar seperti lelucon,

tetapi selama menyelidiki berita,

aku tak akan pernah bunuh diri.

Jika aku mati, aku jamin itu karena aku dibunuh.

Meskipun belum ada yang maju

dan aku tak tahu bagaimana aku akan berakhir,

aku percaya mengungkapkan kebenaran adalah tugas sejati media.

Aku yakin mereka yang memercayai keadilan akan bergabung denganku.

Aku juga yakin kita yang memperjuangkan keadilan adalah vigilante.

Satu hal menjadi jelas selama aku meliput berita itu.

Orang yang kita sebut Vigilante

sudah berperang melawan mereka.

Mungkin ini akan menjadi pertarungan panjang.

Namun, jika kalian bergabung dan mendukung kami, itu sangat membantu.

Kami akan berusaha sekuat tenaga.

Terima kasih.

BERITA V

BERITA V SIFAT SEBENARNYA SEWOOL DAN SI TIKUS

AKU AKAN MENGIKUTI BERITAMU AKU MENDUKUNGMU!

JAGA KESELAMATAN JANGAN SENDIRIAN

Berengsek. Ternyata kau yang membocorkan informasinya.

Kemari, Bajingan.

Kemari!

Kau pikir kau membuatku takut dengan ini?

Kau... aku akan membunuhmu.

Diam.

Hei.

Ya?

Bunuh dia.

Bunuh? Bunuh siapa?

Aku memberimu kesempatan.

Bagiku, melindungi informanku selalu yang utama.

Sekarang, salah satu dari kalian berdua harus pergi.

Kau tahu maksudku, 'kan?

Dengar, Babi.

Sepertinya kau mencoba menakutiku.

Namun, aku si Tawon. Aku tidak akan tertipu oleh itu.

Apa yang sedang kau lakukan?

Tetaplah diam.

Aku tak akan membuatnya sakit. Ini akan cepat, ya?

Menjauhlah, dasar gila!

Tetap diam, Keparat!

Apa yang kau lakukan, Bajingan?

Diam, Berengsek.

Berhenti.

-Hei. -Ya?

Apa kau bercanda?

Tak bisa membunuh orang yang diikat?

Beri aku lima detik lagi.

Akan kulakukan lebih baik dari dia.

-Tidak, Pak! Aku lebih baik! -Tidak!

Kau sudah lihat. Aku diikat, tetapi dia tak bisa apa-apa!

Dia tidak punya otak.

-Diam, Bodoh! -Kau yang bodoh!

-Bajingan! -Diam, Bajingan!

Siapa yang bisa menemukan Pak Bang?

-Angkat tangan. -Aku.

FAIL KASUS VIGILANTE

Ini tidak masuk akal.

Sudah lama sejak Vigilante muncul.

Dia hanya menangkap penjahat kecil, dan tak ada petunjuk.

Lalu saat dia mengumumkan kita menangkap Vigilante, itu bohong.

Dan dia tak datang untuk serah terima?

Tim ini dibubarkan mulai hari ini.

Kembali ke tim awal kalian.

Kalian bisa berhenti menelepon mantan ketua tim.

Aku akan mencari failnya sendiri.

Semuanya, ayo kita cari makan.

-Baik. -Ayo pergi dan bekerja.

Setelah semua yang telah dia lakukan...

GEREJA MITEUM

"Sembilan miliar won untuk Gereja Miteum."

GEREJA MITEUM

GEREJA MITEUM, KETUA KIM SAMDOO DI ACARA DAPUR GRATIS

Ya, Pendeta.

Aku sudah mendapat telepon.

Aku mengerti.

Aku sudah mengubah semua uang menjadi Koin QQ.

Aku akan membuang semua catatan hari ini.

PERTUKARAN MATA UANG ANTARA REKENING LUAR NEGERI

SDMD SEWOOL, GEREJA MITEUM

DILARANG MASUK

Kenapa kau lari?

Karena itu mendebarkan.

Jiyong, terima saja aku.

Jika menggabungkan kekuatan, kita bisa berbuat lebih banyak.

Sesuai permintaan, Choi dapat kantor dan kau dapat ponsel duplikat.

Bukankah kau sudah menunggu seseorang sepertiku muncul?

Benar.

Benarkah?

Bagus!

Aku tahu kau akan memahamiku pada akhirnya.

Kau tahu kita punya banyak kesamaan, 'kan?

Lepaskan topengmu.

Sekarang?

Aku butuh bukti kau tidak melakukan ini hanya untuk main-main.

Jika kau tak bisa memikul tanggung jawab,

kita tak bisa bekerja sama.

Kau baru saja mengatakan...

akan bekerja sama denganku.

Pendeta Shin dari Gereja Miteum

mengumpulkan uang Kim Samdoo dan Eom Jaehyub.

Dia membantu mencuci dan mengelola uang mereka.

Setelah aku mengurus Pendeta Shin,

suruh Choi Miryeo ungkap ini.

Kau tak menghubungkannya dengan Sewool?

Semua kasus yang berhubungan dengan Sewool sejauh ini

hanya dibahas singkat satu kali atau tak pernah diliput.

Itu benar.

Kita sebaiknya membunuh mereka.

Jika aku membunuh pendeta itu, pasti akan masuk berita.

Itu akan menarik perhatian media,

dan komunitas keagamaan akan ribut.

Jika kita ungkapkan ini, mereka akan terpaksa meliputnya.

Semua orang di media akan membicarakannya,

dan masyarakat akan marah.

Itu ide bagus.

Namun, penyelidikannya akan berlarut-larut,

dan mereka akan dibebaskan.

Kenapa?

Karena uangnya...

adalah untuk politisi berkuasa.

Apa kau punya bukti?

Tidak punya.

Kau sungguh berani.

Saat penyelidikan mulai kendur

dan masyarakat hampir menyerah,

aku akan mengurus Kim Samdoo dan mengungkapkan buktinya.

Bukti yang ada padanya sangat menentukan.

Kau sadar ucapanmu barusan

terdengar sangat tak realistis, 'kan?

Kau bilang akan mengurus Kim Samdoo,

tetapi lebih mungkin kau mati lebih dahulu.

Bagaimana menurutmu?

Itu bukan akhir yang buruk.

Seorang pria mati setelah usahanya berakhir sia-sia.

Itu juga menarik.

Lakukan seperti ucapanku.

Omong-omong, Jiyong,

kita di pihak yang sama sekarang.

Jadi, maukah kau menyimpan namaku dengan nama keren di ponselmu?

Jangan mimpi. Aku tak akan melakukan itu.

Dasar berandal...

Sok jual mahal.

UNIVERSITAS POLISI NASIONAL KOREA

Hei.

Hai.

-Hei, apa kabar? -Baik, Pak.

Halo.

Kau ingat aku, 'kan?

Aku Nam Yeongil.

Aku ketua baru unit regional untuk kasus Vigilante.

Aku tak menyentuh apa pun.

Sepertinya aku lupa mengunci pintu.

Jadi, kenapa kau ke sini?

Saat menyelidiki kasus ini,

aku mengetahui bahwa Jo Heon mengunjungimu di sini.

Itu benar.

Apa yang kalian bicarakan?

Aku menulis tentang kasus-kasus baru-baru ini,

dan dia datang untuk meminta nasihatku setelah membacanya.

Bisa ceritakan secara detail?

Sebaiknya tanya sendiri kepadanya.

Ya?

Maaf, Pak. Aku akan kembali nanti.

Tidak usah.

Aku datang tanpa pemberitahuan,

jadi aku akan tunggu di luar.

Tidak apa-apa.

Kau pasti sibuk, jadi kita bisa bicara dahulu.

Bisakah kau menunggu sebentar?

Tentu.

Silakan.

Kalau begitu aku akan tanya ini.

Apakah Jo Heon memintamu

menunjukkan foto murid-murid kepadanya?

Ya.

Aku tidak menunjukkannya karena itu bukan permintaan resmi.

Apa hanya itu saja?

Terima kasih atas kerja samanya.

Aku akan menghubungimu jika ada pertanyaan lagi.

Bagaimana kondisimu?

Aku merasa baik-baik saja.

Aku hanya sedikit terkejut. Lukaku tidak parah.

Tetap saja, kau tidak perlu membantuku sementara ini,

jadi istirahatlah, pulihkan diri, dan lanjutkan studimu.

Tidak, Pak.

Aku ingin membantu sampai kau menyelesaikan aplikasinya.

Tidak.

Itu tidak perlu.

Terima kasih atas bantuanmu.

Kau boleh pergi.

Perhatian!

Hormat kepada rektor!

-Hormat! -Hormat!

Hormat!

Hormat.

Istirahat di tempat.

Lebih dari apa pun, seorang polisi harus jujur dan adil.

Jangan menginginkan uang atau keuntungan yang melawan hukum.

Kalian harus selalu memfokuskan pola pikir...

Dia belum bebas dari kecurigaan, tetapi berani mengatakan itu?

...dengan moralitas terhormat...

Benar, 'kan?

Martabat dan kebanggaan itu seharusnya faktor kompetitif terkuat kita.

"Di jalan Tuhan yang mulia."

Di jalan Tuhan yang mulia

"Aku akan berdiri dan berlari."

Aku akan berdiri...

Dasar bodoh. Kenapa tak memberitahuku lebih awal?

Orang yang membuatku pingsan tak menyentuh benda lain.

Dia menyuruhku membuang semua catatan,

jadi kupikir tak apa-apa tak melaporkannya.

Kalau begitu, tetap diam saja. Kau ingin aku bagaimana?

Aku merasa tidak tenang.

Haruskah kuberi tahu dia sekarang?

Jika tidak, bilang saja sudah kubakar?

-Lama tak bertemu. -Senang bertemu denganmu.

-Sudah lama. -Terima kasih.

-Hati-hati. -Kau juga.

Apa kebaktiannya lancar, Pendeta?

Aku kesulitan menangis.

Bagaimana dengan catatannya?

Itu...

Aku menyingkirkannya seperti perintahmu.

Kerja bagus.

Ini ponsel dengan dompet kriptonya.

Kenapa Ketua Kim begitu khawatir?

Ini sangat merepotkan.

Dia pasti kurang beriman.

Siapa kau?

Bajingan, beraninya kau ke sini lagi?

Berengsek...

Aku seorang pendeta. Beraninya kau...

Apa kau tidak takut kepada Tuhan?

Tuhan?

Apakah Tuhan

mengajarimu menjual narkoba

dan menjadi rentenir

bersama preman?

Apa yang kau mau?

Pemberontakan.

Aku ingin semua yang lemah di dunia

melihat akhir suram seorang penjahat

dan bangkit dalam pemberontakan

untuk melindungi diri mereka sendiri.

Sekitar pukul 22.00 kemarin, Pendeta Shin Jongun

ditemukan tewas di kapel utama Gereja Miteum.

Dilihat dari tulisan di dinding dan metode yang digunakan,

sementara ini polisi menyimpulkan bahwa itu ulah Vigilante

dan memulai investigasi.

Dengan kematian Pendeta Shin, yang dihormati karena suka membantu orang,

pemimpin dari semua lapisan masyarakat di luar komunitas keagamaan

sangat terkejut.

Dilihat dari tulisan di dinding,

polisi menduga itu ulah Vigilante...

JO GANGOK: AYO BERTEMU DI PARKIRAN

Apa yang terjadi?

Hanya...

jangan katakan apa pun.

Hanya lima hari...

Apa pun yang kulakukan, diam saja selama lima hari.

Dia membunuh Pendeta Shin. Kita jelas target berikutnya.

-Ini bisa lepas... -Lalu, apa kau akan memperbaikinya?

Oh, ya, kau tak bisa karena kau rektor sekarang.

Aku akan mengurusnya, jadi beri aku waktu lima hari saja.

Choi Miryeo,

Jo Heon,

dan Vigilante...

Aku akan menyingkirkan mereka...

Rektor Eom Jaehyub.

Tunggu sebentar.

Selesai.

PERTUKARAN MATA UANG ANTARA REKENING LUAR NEGERI

Di mana kau dapat ini?

Perusahaanku punya tim investigasi sendiri.

Jadi, aku tahu selama ini.

Aku pikir itu akan membantumu menilai kasus ini,

jadi kuberikan diam-diam.

Jadi, kau juga punya informasi yang dimiliki Vigilante.

Apa itu benar?

Yah, kurasa begitu.

Apa kau tahu siapa dia?

Tidak.

Aku yakin dia punya cara sendiri.

Pokoknya,

fail di diska lepas ini menunjukkan siapa sebenarnya pendeta itu.

Kau yang memutuskan bagaimana cara menggunakannya.

Sampai jumpa lagi.

Dia pasti lupa berterima kasih.

Bajingan licik.

BERITA V KAMI MEMBERIKAN KEBENARAN

Aku yakin kalian ingat Pendeta Shin Jongun dibunuh baru-baru ini.

Berita V

telah mengejar seseorang yang mengelola dana rahasia Ketua Kim Samdoo,

dan kami mengambil kesempatan ini untuk mengungkapkan yang kami temukan.

Ini adalah tindak lanjut dari laporan kami sebelumnya

tentang tiga kecurigaan meliputi Sewool,

yaitu perjudian daring di luar negeri, narkoba, dan pembunuhan seorang reporter.

Pemirsa,

lihat fail ini baik-baik.

Ada apa?

Berhenti.

Pak Jo...

Dari mana kau mendapatkan failnya?

Apa yang kau lakukan?

Kau tak boleh menerobos masuk.

Bu Choi.

Mulai sekarang,

aku akan bicara dengan bahasa santai kepadamu.

Tidak.

Keluar sekarang juga.

Vigilante ada di dekatmu.

Tidakkah kau tahu betapa berbahayanya itu?

Kapten Jo Heon.

Aku tidak takut, jadi pergilah.

Aku yakin

Vigilante memberimu fail itu.

Kau menghasut Vigilante,

menjadikannya pahlawan, dan menghasut orang!

Kau memperburuk keadaan...

dan membuat luka yang disebut "Vigilante"

membusuk tanpa harapan.

Demi rating murahan.

Karena pemikiran tak dewasa itu...

kematianmu sendiri

sedang menatapmu.

Namun, kenapa kau tak menyadarinya?

Kau orang yang berwawasan luas.

Namun, kenapa kau tak sadar betapa tak kenal takutnya aku?

Terima kasih

atas kritik yang adil itu.

Namun, tidak semua orang di dunia ini sepatuh itu.

Aku akan terus membantu Vigilante.

Aku akan mengambil risiko.

Hanya orang yang berani sepertiku yang bisa menangani Vigilante. Benar?

Lalu satu hal lagi.

Jangan pernah pakai bahasa santai denganku lagi.

Mengerti?

Pak Bang.

Kau sangat cepat meski bertubuh besar.

Itu menarik.

Dasar hama.

Aku tahu sulit bergerak ketika disayat di sana.

Itu tidak sakit?

Kau pikir kau bisa menikamku lagi?

Soedol.

Kenapa berlama-lama?

Tugas kita masih banyak.

Siapa yang memerintahmu?

Kenapa kau harus tahu?

Lagi pula, kau akan mati.

Terus coba.

Jika kau gagal membunuhku hari ini,

aku akan membunuhmu saat kita bertemu lagi!

Aku terkesan.

Aku akan memastikan ini cepat.

Selamat tinggal.

Vigilante?

Ada apa dengan kalian?

Sampai jumpa lagi.

Terjemahan subtitle oleh Sudirman Lius

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.