All language subtitles for Sinners 2025 English ORG 5.1 1080p WEB-DL x264 6CH

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew Download
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ada legenda tentang orang-orang...

yang terlahir dengan bakat meracik musik yang begitu murni...

hingga mampu menembus tabir antara hidup dan mati.

Membangkitkan roh dari masa lalu dan masa depan.

Di Irlandia kuno, mereka disebut Filí.

♪ Tuhan di atas ♪

Di tanah Choctaw, mereka disebut penjaga api.

Dan di Afrika Barat...

mereka disebut griot.

Bakat ini bisa membawa kesembuhan bagi komunitas mereka...

tapi juga mengundang kejahatan.

♪ Pelita kecilku ini ♪

♪ 'Kan kubiarkan bersinar ♪

♪ Pelita kecilku ini ♪

♪ 'Kan kubiarkan bersinar ♪

♪ Pelita kecilku ini ♪

♪ 'Kan kubiarkan bersinar. Biar bersinar ♪

- Sammie! - Ruthie.

Tidak, tidak.

Ayolah, Nak.

Tidak apa-apa.

- Sammie! - Putraku telah merasakan

panggilan dosa.

Tapi Tuhan yang Maha Baik memanggil kita

untuk menjadi penjala manusia berdosa...

dan menunjukkan mereka jalan yang benar.

Aku mau kau bersumpah padaku,

dan di hadapan jemaat ini...

untuk meninggalkan jalan-jalan penuh dosa itu.

Aku mau kau berjanji, sekarang juga.

Letakkan gitarmu, Samuel.

Demi nama Tuhan.

Lepaskan itu, Samuel.

Letakkan.

Satu hari sebelumnya...

♪ Seseorang ♪

♪ Dalam pelukmu malam ini ♪

♪ Seseorang bawa daku ♪

Kau main gitar itu malam ini?

Selamat pagi, Nona Beatrice.

Kau mau memberitahuku di mana kau main

atau aku harus dengar dari desas-desus?

Semoga harimu baik, Beatrice.

Sampai jumpa di kebaktian besok pagi.

Sepertinya memang dari desas-desus.

Pagi, Mak.

Pagi, Nak.

Jangan pakai itu di badanmu, Samuel.

Ayolah, Mak. Sabun ya sabun.

Nanti kulitmu kering.

Akan kupakai ini selagi masih basah.

Dasar bocah, tak punya otak

yang Tuhan kasih ke angsa.

Sudah. Sana.

Hei, Mama bilang bangun.

Pagi, Sammie.

Tak mau bangun.

Kau Hogwood?

Kalian ini kembar?

Bukan, kami sepupu.

Nah.

Ini dia tempatnya.

Dulu di masa jayanya, dia angkut berton-ton kayu sebulan.

Pekerjanya tinggal di lantai atas.

Oh ya, kalian ini

mau diapakan tempat ini?

Lantai ini sudah kalian pel?

Sudah.

Memangnya bekas apa?

Kukira kalian sudah niat betul mau beli tempat ini.

Makin lama aku bersama kalian,

makin tak yakin aku kalian serius soal ini.

Di sini tak ada "bocah".

Hanya pria dewasa.

Dengan uang pria dewasa.

Dan peluru pria dewasa.

Aku tak bermaksud apa-apa.

Memang begini cara kami bicara di sini.

Kami ambil.

Pabriknya, peralatannya,

dan tanah tempatnya berdiri.

Nah, mantap.

Tapi, asal tahu saja, ini uang terakhir

yang akan kau lihat dari kami.

Dan kalau kami lihat kau,

atau salah satu teman Klan-mu

melintasi batas tanah kami,

akan kami bunuh mereka di tempat.

Sial.

Klan sudah tidak ada lagi.

Pagi, Pak.

Pagi sekali kau bangun, Nak.

Seperti kata Bapak...

"Hadapi pekerjaan,

jangan biarkan pekerjaan menguasaimu."

Betul itu.

Sudah selesai kuotaku hari ini.

Ya. Sudah kubawa ke sini.

Aku mau kau bantu aku menyampaikan khotbah besok.

Satu Korintus, 10 ayat 13.

Baca.

"Pencobaan-pencobaan...

yang kamu alami,

ialah pencobaan-pencobaan biasa.

Sebab Tuhan setia.

Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai

melampaui kekuatanmu.

Pada waktu kamu dicobai...

Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar

sehingga kamu dapat menanggungnya."

Nah, Pak, kalau tidak keberatan, aku mau berangkat, nanti terlambat.

Terlambat untuk apa, Nak?

Memangnya kau mau ke mana yang lebih penting

daripada berada di Rumah Tuhan?

Aku sudah kerja seminggu penuh, Pak.

Ingin bebas dari semua ini sehari saja.

Untuk main musik?

Untuk para pemabuk?

Para hidung belang, yang lari dari tanggung jawab

kepada keluarga mereka

supaya bisa berhimpitan tak keruan?

Aku akan kembali tepat waktu untuk kebaktian besok pagi.

Nak?

Kalau kau terus bermain-main dengan Iblis...

suatu hari, dia akan mengikutimu pulang.

Hei, sepupu kecil, ayo keluar.

Ada dua dolar nih nungguin.

Samuel!

Ah, jangan khawatir, Paman Jed.

Kami akan kembalikan dia padamu utuh.

Nah, apa kabarmu?

Ayahmu baik padamu?

Dia tidak main tangan padamu, kan?

Tidak, Bang. Tidak terlalu.

Bagaimana dengan adik-adikmu?

Hanya kalau mereka pantas.

Yah, biasanya Ibu yang menghukum.

Bagus. Yah, Paman Jed memang selalu baik.

Iya.

Jadi, ceritakan tentang Chicago.

Kudengar di sana tidak ada Jim Crow.

Orang kulit hitam bisa pergi ke mana saja.

Dengar, Nak, kau tak bisa percaya

semua yang kau dengar.

Kota ini akan mengisi kepalamu dengan bualan,

tapi aku dan sepupumu,

kami akan bicara apa adanya padamu.

Chicago itu tak ada bedanya

dengan Mississippi, cuma gedungnya tinggi-tinggi.

bukannya perkebunan.

Dan itulah kenapa kami pulang.

Kami pikir lebih baik berurusan dengan iblis yang sudah kami kenal.

Jangan bergerak.

tidak bergerak

Bagaimana kalau truk itu kau serahkan pada kami?

Sial. Si Bule datang terlambat

sudah membuat kita molor dari jadwal.

Kupikir kita siapkan saja malam ini.

Buka akhir pekan depan.

Ah, persetan. Harus malam ini juga.

Pembukaan besar, mulai dengan gebrakan.

Atau kita mulai dengan kegagalan.

Lihat langit itu.

Hari yang indah untuk bebas, ya kan?

Kedai hiburan kita sendiri.

Untuk kita, dan dari kita.

Seperti yang selalu kita inginkan.

Satu-satunya kesempatan kita kalau kita berpencar.

Nah, siapa yang akan jaga truk

selama aku di dalam bicara dengan keluarga Chow?

Woi, biarkan saja mereka tahu itu kau.

Kita sudah lama pergi, Stack.

Tujuh tahun belum cukup lama untuk melupakan kita.

Baiklah.

Awasi si bodoh ini. Pastikan dia tidak cari gara-gara.

Kau sudah cukup besar untuk melawanku sekarang, hah?

Akan kulakukan semampuku.

Bukan, kau lakukan apa yang kusuruh.

Kau awasi siapa saja yang melotot terlalu lama.

Orang ini tak tahu caranya jaga diri.

- Aku sayang kamu. - Aku juga sayang kamu.

- Hati-hati. - Iya.

Kau ikut aku.

Hei, Nak Manis.

Sini.

Kau dari mana?

Shelby.

Kau pernah dengar Smokestack Bersaudara?

Tentu saja.

Bagus. Aku Smoke.

Tidak, tidak, tidak. Kau tidak dalam masalah.

Begini, aku mau memberimu uang saku.

Begini, aku mau kau duduk di truk ini.

Dan kalau ada orang datang dan melihat terlalu lama...

Aku mau kau tekan klakson ini, oke?

Bisa lakukan itu untukku?

Kau bisa baca jam?

Aku akan bayar kau sepuluh sen

untuk setiap menit aku pergi.

- Cocok buatmu? - Ya, Tuan.

Eh, jangan langsung setuju.

Begini, kita bicara soal angka sekarang.

Dan angka itu harus selalu dibicarakan.

Kau mengerti?

Kau harus menawar.

Nah, sepuluh sen itu tidak cukup buatmu.

Sebutkan angka lain padaku.

Lima puluh sen.

Dua puluh sen. Itu yang terbaik dariku.

Setuju?

Bagus. Masuklah.

Ingat, tekan klaksonnya.

Kau Lisa kecil, kan?

Benar sekali.

- Pagi, Sarah. - Pagi!

- Ayahmu ada? - Ayah!

Apa?

Bo Chow.

Wah, lihat siapa yang nongol.

Ada yang bisa kubantu?

Kami adakan acara besar malam ini.

- Kau butuh apa? - Aku butuh ikan lele

untuk seratus orang.

Kalian sukses di Chicago?

Kudengar soal beberapa

kasino di sana. Kalian menang besar?

Kami dapat. Tapi bukan seperti yang kau pikirkan.

Dapat apa memangnya?

Sial.

- Mereka mencuri! - Mm-hm.

Awas tanganku, bodoh.

Aku coba pastikan mereka tidak lihat.

Ambil saja sendiri, Bung.

- Aku coba membantumu. - Awas, Bung.

Mau ke mana kau, keparat?

Taruhan peluru ini lebih cepat sampai darimu.

Kau menembakku. Bang...

Smoke.

Terry? Woi, apa kabarmu?

Kabarku lebih baik sebelum kau tembak pantatku.

Kenapa juga kau mau mencuri dari trukku?

Ini trukmu?

Aku tidak tahu ini trukmu.

- Sumpah, Smoke. - Omong kosong.

Sudah kubilang ini miliknya.

Tunggu, tunggu, Smoke. Kukira, kukira dia bohong.

Kalian kan seharusnya di Chicago kerja untuk Capone.

Ya, kami sudah kembali sekarang.

Sialan! Kenapa kau lakukan itu?

Jangan sampai ada orang bicara soal

bagaimana dia hampir merampok si Kembar.

Tanpa ada pincang sebagai buktinya.

- Nah, siapa yang akan mengobatiku? - Sial!

Aku tak punya uang.

Bagaimana kalau aku kena sepsis atau semacamnya di pantat?

Kalian menyingkir dari jalan. Tekan lukanya.

- Bangun, Cuk. - Woi, aku butuh bantuan!

Bangun, bodoh. Menyingkir dari jalan.

Dokter Teddy masih tinggal di sekitar sini?

Ya.

Aku baru saja menembak beberapa orang di luar.

Kalau mau mereka hidup, mereka perlu diobati.

Ya, kami bisa urus itu.

Ada lagi?

Ya, kami juga butuh papan nama.

Menurutmu Grace mau membuatkannya untuk kami?

Kapan kau butuh selesai?

Malam ini.

Lisa. Panggil ibumu.

Kalian akan dapat makanan, minuman, musik.

Kalian akan main juga?

Tentu saja. Kartu, dadu, bahkan ada rolet.

Kerjanya cuma saling tembak.

Puji Tuhan,

aku tidak benci orang kulit berwarna, tapi kalau mereka...

Mama, Ayah memanggilmu.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Dulu mereka punya wilayah sendiri di kota

dan kita punya wilayah sendiri.

Kakiku tidak terasa,

Aku harus melompat-lompat keliling kota!

Oh, ya.

Kita jelas harus coba bawa dia.

Tahu tidak, ada dua pria di luar sana.

Sepertinya mereka tertembak.

Itu perbuatanku.

Aku sudah kasih uang ke Bo

untuk mengobati mereka.

Kenapa kau datang ke sini bawa masalah?

Bukan cuma masalah yang dia bawa.

Ya Tuhan.

Bagaimana kau bayar semua ini?

Dan dia mau kau buatkan papan nama untuknya.

Kerja buru-buru. Harganya mahal.

Aku dengarkan.

Dua puluh.

Lima belas untuk papan nama depan dan lima untuk menu.

Sepuluh. Tujuh untuk papan nama depan,

tiga untuk menu.

- Enam belas. - Lima belas.

Setuju.

Oh. Ngomong-ngomong, kami cuma punya satu warna.

Warna apa yang kau punya?

Merah.

- Tiga belas. - Empat belas setengah.

Empat belas. Tambah bunga-bunga ini...

dan kita sepakat.

Setuju.

Stack mana?

Baiklah, dengar.

Setiap 'itu'-nya perempuan ada tombolnya,

di bagian atas.

Kalau kau mau mempertahankan wanita, kau temukan itu...

Jilat itu.

Jangan terlalu keras. Jangan terlalu lembut juga.

Kau pernah makan es krim satu sendok dari kota?

He-eh.

Tekanannya kira-kira sama seperti itu.

Seolah rasanya enak,

tapi kau tak mau habis terlalu cepat, mengerti?

Hei, seberapa kencang mobil ini?

Kencang sekali.

Kenapa? Kau mau menyetir?

Ayolah, kau tahu aku mau menyetir.

Nanti. Pas pulang.

- Pas pulang. - Baiklah, baiklah.

Kau selalu bilang akan memberitahuku

apa yang terjadi pada ayahmu saat aku sudah besar.

Yah, kurasa aku sudah besar sekarang.

Kalian benar-benar membunuhnya?

Bukan, bukan kami yang membunuhnya.

Smoke yang melakukannya.

Ayah kami membuatku pingsan.

Saat aku sadar,

Smoke sudah setengah jalan menguburnya.

Dia dulu sering memukul kalian?

Aku, kebanyakan.

Tapi dia tidak bermaksud begitu.

Kulihat kau merawat gitar itu dengan baik.

Hei, aku berterima kasih sekali untuk ini.

Enak sekali dimainkan.

Kalian dapat ini dari mana sih?

Ya, itu, eh, gitar Charley Patton.

Aku dan saudaraku memenangkannya dari dia waktu main kartu.

Tunggu dulu, Stack.

Maksudmu,

selama ini aku pegang gitar Charley Patton?

Sumpah demi Tuhan,

- di tanganmu. - Ah, masa.

Sekarang ayo lihat apa kau bisa main sepertinya.

- Di sini? - Ya, sekarang juga. Ayo.

Baiklah. Ayo. Lihat ini.

♪ Mengembara ♪

♪ Entah ke mana ku kan pergi di dunia ini ♪

♪ Mengembara ♪

♪ Entah ke mana ku kan pergi di dunia ini ♪

Huu huu, Nak!

♪ Karena wanita yang kucinta ♪

♪ Dia tak merasakan hal yang sama ♪

Kita akan dapat uang banyak. Kita akan dapat uang banyak.

Ayo. Pegang ini.

- Makasih, Kembar. - Sip.

Oh. Itu Delta Slim?

Delta Slim.

Ya, terima kasih atas kemurahan hatimu.

Kurasa angin Chicago itu

meniup kembali pantat hitam kalian ke sini, hah?

Siapa bocah itu?

Ini sepupu kecilku. Sammie si Anak Pendeta.

Kebetulan dia pemain blues terbaik di seluruh Delta.

Kaus kakiku saja lebih tua dari bocah ini.

Apa yang dia tahu soal blues?

Lebih baik kutunjukkan daripada kujelaskan.

Tahan dulu. Simpan itu keparat...

Singkirkan itu.

Sana, sana.

Nah, ini daerah kekuasaanku.

Nah, kalau kau bukan sepupunya dan masih anak kemarin sore pula,

sudah kuiris tipis pantatmu.

Dan kalau kau mengancamnya lagi...

akan kubuat pantat pemabukmu itu menelan harmonika itu.

Kau masih jago main piano?

Tergantung siapa yang tanya.

Aku beri kau $20 untuk main di kedai kami malam ini.

Ya, kuharap aku bisa.

Aku akan ada di Messenger's malam ini,

seperti setiap Sabtu malam.

Mereka bayar kau berapa?

Untuk seorang gangster,

kau banyak tanya sekali.

Mereka tidak bayar kau $20 semalam, aku tahu itu.

Kau juga tidak bayar $20 semalam.

Kau bayar $20, mungkin, malam ini saja.

Aku tak pernah dengar kedaimu.

Mungkin ada malam ini, apa besok malam masih ada?

Minggu depannya lagi? Tidak.

Aku sudah di Messenger's setiap Sabtu malam

selama sepuluh tahun terakhir.

Messenger's akan tetap ada

sepuluh tahun lagi setelah itu, setidaknya.

Sial.

Itu mungkin lebih lama dari sisa waktuku

di dunia ini, Stack.

Aku main, dan aku dapat minum tuak jagung sepuasnya.

Pendosa sepertiku,

tak bisa minta lebih dari itu.

Tahu tidak, Slim? Aku setuju dengan itu.

Ooh.

Apa itu yang kau pegang, Nak?

Oh, ini? Ini bir Irlandia.

Langsung dari Chicago bagian utara.

Kau bilang itu bir?

Angin tidak membawa kami ke sini dengan tangan kosong.

Berikan itu padaku.

Astaga.

Aku punya 500 botol lagi seperti itu.

Dingin sekali.

Bagaimana kalau kami bayar kau $40 semalam.

Dan bir sepuasnya untukmu.

Setelah itu, tak ada ikatan.

Kalau kau setuju sekarang,

akan kubiarkan kau habiskan botol di tanganmu itu.

Ha!

Ha!

Dua orang ini akan main di pabrik kayu tua.

Ini pembukaan besar tempat baru kami.

Club Juke.

Kita akan adakan pertarungan blues.

Acaranya bakal seru sekali.

Hanya untuk kita.

- Kalian siap makan? - Ya!

- Kalian siap minum? - Ya!

Kalian siap berkeringat sampai bau?

Ya.

Baiklah.

Kita akan menggila seperti keledai Mississippi, semuanya.

Minuman dari si Kembar saat kalian sampai di sana.

Aku suka itu. Dapat dari mana kata-kata itu?

Itulah yang kukatakan.

Harus lakukan apa yang harus dilakukan.

Memang harus.

Aku pernah lihat kau di suatu tempat.

Mungkin.

Kau penyanyi, kan?

- Kadang-kadang. - Mm-hmm.

Aku Preacherboy.

Pearline.

Pearline. Mm.

Ngomong-ngomong, aku sudah menikah.

Bahagia?

Hati-hati, Nak.

Nanti kau tak sanggup menanggungnya.

Mungkin aku akan menemuimu malam ini.

Lalu kita lihat nanti bagaimana.

Akan kupegang janjimu, ya.

Ini akan jadi malam yang takkan pernah kau lupakan.

Hei, biar kuurus dulu uangku.

Hei, urus saja uangmu.

Hei, hei, hei. Ada wanita kulit putih melihatimu.

Sial.

Eh, kau yakin dia kulit putih?

Dia sedang berjalan ke sini sekarang.

Baiklah, begini rencana kita...

Permisi, Nak. Apa ini Smoke?

Atau ini Stack?

Jangan, jangan lihat dia.

Pergi saja ke sana dan terus main.

Ya, tidak apa-apa.

- Kau tahu aku menunggumu. - Ya, tapi,

aku tak tahu kenapa juga kau lakukan itu.

Karena kau bilang kau mencintaiku.

Ya, tapi aku juga menyuruhmu enyah dariku,

tapi kurasa kau tidak dengar bagian itu.

Aku mendengarmu.

Aku mendengarmu dengan sangat jelas,

tapi lalu kau masukkan lidahmu ke 'ituku'

dan meniduriku begitu keras,

kupikir kau berubah pikiran.

Pelankan suaramu.

Bukan begitu kejadiannya menurut ingatanku.

Oh, bukan? Ingat saat kau tertidur

dengan kepala di dadaku?

Pergi tengah malam

tanpa sepatah katapun?

Sedang apa kau kembali ke sini, Mary?

Aku menguburkan ibuku kemarin, Stack.

Kukira aku akan melihatmu dan Smoke di sana,

mengingat betapa dia menjaga kalian berdua.

Tapi kurasa cinta kalian hanya bertahan

selama kalian bisa dapat sesuatu darinya.

Kau benar. Dia hanya itu.

Makanan, tempat tidur hangat.

Membusuklah di neraka, Stack.

Sial, memang akan begitu.

Tahu tidak, dan akan kusimpan kamar untuk pantat tak bergunamu itu.

Sial, persis di sebelahku. Sial.

Hei, Stack.

Hm?

Mungkin dia bukan kulit putih.

Nak, ayo kita berangkat.

Ayo, Slim.

Masih ada satu perhentian lagi.

♪ Angkatlah bersama-sama ♪

♪ Oh, Tuhanku ♪

Tunggu.

Pelan-pelan, Stack. Pelan-pelan.

♪ Barisan tak bisa menahanku ♪

♪ Barisan tak bisa menahanku ♪

♪ Barisan tak bisa menahanku ♪

Kalian tegakkan kepala kalian, dengar?

- Tegakkan kepala kalian! - ♪ Oh, Tuhanku ♪

Slim!

Hei, kau kenal beberapa dari mereka?

Semuanya.

Apa yang terjadi?

Aku dan temanku Rice...

kami dulu bolak-balik cari uang di Delta.

Kami ditangkap karena menggelandang.

Para sheriff kulit putih itu membawa kami ke penjara

dan penjara itu kosong.

Kupikir pasti mereka akan membunuh kami malam itu.

Mereka kembalikan alat musik kami,

mereka suruh kami main.

Stack, kami main,

Anak Pendeta, kami main, kau dengar?

Musik terdengar keluar dari jendela.

Orang-orang di jalan berhenti untuk masuk.

Besoknya, salah satu sheriff itu,

mereka dapat ide cemerlang

mereka akan membawa kami keliling sekarang.

Mereka menutupi kami, melemparkan kami ke mobil tahanan.

Mereka membawa kami ke rumah besar ini.

Maksudku, penuh dengan orang kulit putih.

Mengedarkan topi mereka dan menyuruh kami main.

Begini, orang-orang kulit putih yang kami hibur ini,

mereka punya uang sungguhan.

Kalian disuruh main lagu-lagu ragtime lama itu?

Tentu saja.

Kami juga main cukup banyak lagu blues.

Begini, orang kulit putih, mereka suka saja musik blues.

Mereka hanya tidak suka orang yang membuatnya.

Para udik itu mengangguk-anggukkan kepala,

menghentakkan kaki.

Beberapa dari mereka hampir mengikuti irama, Stack.

Lalu aku dan Rice, kami ubah lagunya, membingungkan mereka.

Apa yang kalian lakukan dengan uang itu?

Kuminum habis.

Rice bilang dia akan mengambil uang itu...

pergi ke Little Rock, memulai gereja kecilnya.

Apa dia melakukannya?

Si bodoh sialan itu.

Dia keluarkan semua uangnya untuk membayar

tiket kereta seharga $2.

Konduktor kereta melihatnya...

Bajingan Hitam itu di sana.

- ...Klan menangkapnya. - Seret dia ke sini!

Menggeledah sakunya, menemukan semua uang itu.

Membuat cerita bohong tentang dia...

membunuh orang kulit putih demi uang itu

dan memperkosa istri orang kulit putih itu.

Bocah itu pembunuh.

Dan mereka menggantungnya

tepat di stasiun kereta api.

Tidak!

Dan kau tahu, mereka memotong kemaluannya.

Gitar itu ada di tanganmu, kan, Nak?

Hei. Ya, ayolah sekarang.

Hei!

Hei, Cornbread!

Ooh.

Stack? Woi, lama tak jumpa.

Ini istriku, Therise.

Senang bertemu denganmu, Therise.

Sama-sama.

Beri kami waktu sebentar. Ada urusan pria yang harus dibicarakan.

Tidak, tidak. Aku tak punya waktu untuk rencanamu, Stack.

Aku ketinggalan kuotaku.

Persetan dengan kuotamu.

Ini istriku di sini, sekarang.

Aku mau kau menunjukkan rasa hormat.

Ya, persetan juga dengan istrimu.

Apa katamu?

Kubilang dia akan benar-benar membiarkanmu menidurinya

saat dia tahu berapa banyak uang

yang akan kau dapat dari pekerjaan yang kutawarkan ini.

Dan bukan main pelan-pelan lagi

yang mungkin dia berikan padamu sekarang.

Sial, dia bahkan mungkin membiarkanmu memasukkan 'burungmu' ke mulutnya.

Nak, seharusnya kau tidak kembali,

karena akan kuhajar kau sampai babak belur.

- Ayolah! - Aku tak mau masalah! Hei!

Nah, berapa banyak uang yang kau bicarakan untuk membayarnya?

Oh, itu baru istri yang baik.

Ayo.

Kami akan kembali.

Papa di sini.

Ya. Papa di sini.

Apa kabarmu?

Tak ada kesusahan yang perlu dikeluhkan.

Kau datang sendiri?

Ya. Stack di seberang kota.

Untuk apa kau kembali?

Kami membeli pabrik kayu tua itu.

Ya, kami akan merenovasinya, menjadikannya kedai hiburan.

Kedai hiburan.

Ini salah satu ide Stack?

Ya, dia pikir malam ini akan jadi pembukaan besar.

Kukira kalian sudah selesai dengan Delta.

Terakhir kudengar, kalian jadi orang utara.

Tidak, kami sudah selesai dengan Chicago.

Chicago yang sudah selesai dengan kalian?

Apa maksud pertanyaanmu?

Siapa yang kau dan Stack rampok

sampai dapat cukup uang agar para bule itu

mau menjual seluruh pabrik itu padamu?

Hanya ini, Nona Annie.

Dan sejumput Akar Yohanes.

Baiklah.

Nah, jangan jual sedikitpun ini di jalan pulang.

Aku tak mau ibumu mengamuk padaku nanti.

Baik, Nyonya.

Terima kasih.

Aku tak percaya kau terima omong kosong ini.

Smoke, berikan uangku sebelum kupotong pantat Hitammu.

Kau bisa simpan pisau itu, perempuan.

- Akan kutukar. - Aku tak mau uangmu.

- Jangan bodoh. - Aku tidak bodoh.

Uangmu berlumuran darah.

Semua uang berlumuran darah, sayang.

Tidak seperti uangmu.

Uang sialan ini bahkan tak laku di tempat lain.

- Lihat saja. - Aku takkan pergi ke mana pun.

Aku tak butuh uang terkutukmu itu.

Kau tahu, perempuan, aku sudah ke seluruh dunia.

Naik mobil. Kapal. Kereta.

Aku sudah lihat orang mati dengan cara yang tak kukira mungkin.

Aku tak pernah lihat guna-guna, tak ada setan...

tak ada hantu, tak ada sihir.

Hanya kekuasaan.

Dan hanya uang yang bisa memberimu itu.

Dasar bodoh.

Semua perang itu.

Atau entah apa lagi yang kau lakukan di Chicago.

Dan kau kembali ke sini di hadapanku.

Dua tangan, dua kaki, dua mata, dan otak yang berfungsi.

Bagaimana kau tahu aku tidak berdoa...

dan menggunakan setiap guna-guna yang diajarkan nenekku

untuk menjaga kau dan saudaramu yang gila itu tetap aman

setiap hari sejak kau pergi?

Lalu kenapa guna-guna itu tak berhasil pada bayi kita?

Aku tidak tahu.

Tapi berhasil untukmu.

Kau masih menyimpan kantong mojo itu.

Tanah dari tanahku...

tulang dari tulangku, darah dari darahku.

Aku memberkatimu.

Ashe.

Kenapa kau di sini, Smoke?

Apa maumu dariku?

Kami berharap bisa menyajikan makanan di kedai malam ini.

Kami ingin kau memasak untuk kami.

Elijah.

Kau akan membuatku mengatakannya?

Masih sakit rasanya kembali ke sini.

Tapi aku mencintaimu.

Dan aku merindukanmu.

Tubuhmu tidak melupakanku

Tolong!

Mundur.

Kalian harus tolong.

Kukira aku bisa percaya mereka, tapi mereka mencoba membunuhku.

- Pelan-pelan. - Siapa yang mencoba membunuhmu?

Orang Choctaw.

Yakin itu bukan cuma orang Hitam berkulit terang?

Tak ada orang Indian di sekitar sini bermil-mil jauhnya.

Oh, Tuhan.

Mereka membawa istriku. Oh, Tuhan.

Aku pengecut, ya kan?

Aku punya emas.

Orang Indian kotor itu berniat merampokku.

Mereka tak dapat semuanya. Kalian boleh ambil.

Asal jangan biarkan mereka menyakitiku lagi.

Selamat malam, Nyonya.

Kami sedang mengejar seseorang yang sangat berbahaya.

Dia mungkin masuk ke propertimu.

Apa Anda melihat seseorang baru-baru ini?

Tidak.

Bert!

Apa dia di dalam bersamamu, Nyonya?

Dia tidak seperti kelihatannya.

Jangan sampai Anda membiarkannya masuk ke rumah Anda.

Dan jika iya, kita harus bertindak sekarang.

Ayo

Cepat

Ayo kita pulang sebelum terlambat!

Semoga kau selamat dan aman

Bert.

Orang Indian datang dan pergi.

Bert?

Bert?

Bert?

Oh, dia hanya beristirahat.

Dia sudah baik-baik saja sekarang.

Hei, sayang.

Jangan menangis.

Jangan jatuh sekarang.

Ke kanan.

Sedikit lagi.

Oh, sial.

Lewat sini. Para Nona.

Masuklah! Selamat datang di Club Juke.

Kita akan membuatnya ramai seperti minyak ikan mendidih, Bung.

Kami punya wiski, bir Irlandia, anggur Italia.

Kalian ini orang Hitam yang berkelas, ya?

Terlalu mewah untukku.

Nona, aku tak butuh es atau apapun.

Tuak jagung saja cukup.

Harganya 50 sen.

Sialan, aku cuma punya 30.

Tapi ini laku di toko kelontong Maybell.

- Kau suka yang dingin, kan? - Tentu saja.

Segera datang.

Terima kasih banyak.

Biar kusapa kalian sebentar.

- Selamat malam. - Malam.

Kau kelihatan cantik sekali.

Terima kasih.

Kau datang juga.

Ini bukan pesta rumahan.

Dan ini jelas bukan amal.

Kami terima tunai, dolar Amerika Serikat, brengsek.

Ini bukan Chicago, Smoke.

Apa maksudmu, brengsek?

Orang tua Hitam itu kerja keras setengah mati

untuk koin kayu itu.

Dengar, orang-orang Hitam ini sudah kerja di ladang seharian.

Saat mereka datang ke sini, biarkan mereka bersenang-senang.

Mereka harus merasa diterima kalau kau mau tempat ini berhasil.

Tempat ini seharusnya terasa seperti untuk mereka.

Lewat sini.

Uh-huh.

Eh...

Permisi, Nona.

Anda yakin tidak salah tempat?

Itu pertanyaan bagus sekali, Cornbread.

Mary kecil?

Sudah tidak kecil lagi, ya?

Mary kecil. Aw.

Kapan mereka ubah tempat ini jadi kedai?

Baru hari ini. Sepupuku pemiliknya.

Kau kenal si Kembar.

Pernah dengar, tentu saja.

Mereka sepupumu?

Kalian pasti sepupu main-main.

Ayah mereka itu kakaknya ayahku.

Jadi, kalian ini sepupu kandung?

Tapi kamu kelihatannya anak muda yang baik sekali.

Aku tak selalu baik.

Sudah tak muda juga.

Turut berduka cita atas ibumu.

Kami tadinya mau datang ke acara dukanya...

tapi aku dan Therise harus kerja.

Tidak apa-apa.

Sekarang, biarkan aku masuk dan minum dulu

sebelum aku menangis.

Silakan. Bersenang-senanglah.

- Dua dolarku mana? - Hah?

Waktu kau jual diri di Little Rock sana...

apa kau pernah biarkan pelanggan bayar pakai surat utang sialan?

Ya tidak lah.

Tapi, asal kau tahu, aku tidak jual diri di Delta.

Kau mau main?

Kau mau nyanyi?

Kita lihat saja nanti malam bagaimana.

Suamimu datang?

Sial.

Tunggu sebentar.

Permisi, Nyonya.

Saya rasa Anda tidak seharusnya di sini.

Begini, saya bersama si Kembar...

Bersama si Kembar?

Nak, kalau kau tidak enyah dari hadapanku...

Saya bersama mereka, Nyonya.

Kami tadi bertemu di stasiun kereta.

Saya sepupu kecil mereka.

Sepupu kecil?

Saya rasa Anda sebaiknya pergi sebelum mereka melihat Anda.

Tunggu, kau Sammie kecil, kan?

Yang bawa gitar itu.

Kau sudah cukup umur untuk minum sekarang?

Ayo, biar kutraktir kau minum.

- Hei, Mary. - Grace.

Senang bertemu denganmu.

- Tolong dua wiski. - Tentu.

Aku tak mengerti ilmu gaib,

dan aku tak pandai bicara manis, tapi aku paham bisnis.

Dan ini buruk untuk bisnis.

Ini malam pembukaan.

Lagipula, yang seperti ini hanya beberapa saja.

Aku butuh rokok, sialan.

Segera datang.

Jadi kau mainkan gitar yang mereka tinggalkan untukmu?

- Iya. - Bagus itu.

Kau menghasilkan uang dari situ?

Tidak juga. Setidaknya belum.

Aku bisa saja bilang itu tidak penting selama kau menyukainya,

tapi itu nasihat omong kosong.

Hei, kau ini keturunan apa?

Aku apa?

Aku manusia.

Oh. Bukan itu maksudku. Maksudku, lebih ke...

Aku tahu maksudmu.

Kakekku dari pihak ibu separuh kulit hitam.

Dia membesarkannya agar Klan tidak membunuhnya.

Kau tahu ibuku yang membantu kelahiran si Kembar?

Oh ya?

Dia menyelamatkan nyawa Stack

setelah dia terjebak di rahim ibu mereka.

Dan setelah ibu mereka meninggal,

ibuku merawat mereka seperti anaknya sendiri.

Dan mereka punya cukup uang untuk membeli seluruh pabrik ini...

tapi mereka bahkan tidak kirim bunga ke pemakamannya.

Kami mengirim bunga untuk ibumu. Banyak sekali.

Saat dia masih hidup dan bisa menciumnya.

- Smoke. - Mary.

Kenapa kau tidak tengok Slim?

Lihat apa dia butuh bantuan.

Urus dia atau aku yang urus.

Tidak, tidak, aku yang tangani. Beres.

- Baiklah, pergilah. - Aku pergi.

Ayo. Kita pergi.

- Aku di sini bukan untukmu. - Lalu kenapa kau di sini?

Aku datang untuk mendengar musik blues.

Oh, tidak, mereka main blues dengan bagus kok di Arkansas.

Ayolah.

Cornbread, panggilkan mobil untuknya.

Lepaskan tanganmu dariku.

Harus bagaimana lagi?

Hm? Berapa banyak supaya kau enyah dari sini?

Kau tak bisa membayarku pergi.

Baik. Akan kubayar salah satu perempuan bayaran di sini...

untuk menyeretmu keluar, kalau begitu.

Sial. Kau yang mengajariku berkelahi.

Akan kuhajar semua perempuan di sini dan kau tahu itu.

Aku juga mengajarimu pergi kalau urusan uang sudah selesai.

Mencarikanmu suami kulit putih kaya.

Mencarikanmu peternakan. Sekarang pulanglah ke sana.

Aku tak pernah minta semua itu.

Semua itu idemu. Aku tak mau pria kulit putih.

Aku tak mau jadi orang kulit putih. Aku ingin bersamamu.

Cukup satu orang yang salah di sini melihatmu...

kabar sampai ke bajingan-bajingan itu dan mereka akan mencoba membunuhmu.

Apa itu penting bagimu?

Karena jika ada orang di luar sana menyentuhmu...

jika mereka menyakitimu...

aku dan saudaraku akan datang membunuh mereka semua.

Jadi kau mau membunuh untukku.

Benar.

Tapi kau tetap tak mau memberitahuku yang sebenarnya.

Dulu aku cukup muda untuk percaya kau akan kembali.

Aku menunggu. Aku menunggu lama sekali.

Tapi aku sudah dewasa sekarang, Stack.

Dan aku tahu kau tak pernah berencana untuk tinggal.

Kenapa kau tak bisa mengatakannya saja?

Mengatakan apa?

Hm?

Bahwa aku mencintaimu?

Bahwa aku memikirkanmu setiap hari?

Aku hanya ingin kau berada di tempat yang aman.

Dan tempat itu tak akan pernah di sini.

Dan itu tak akan pernah bersamaku.

Tak akan pernah.

Baiklah.

Ya.

Hei...

Seharian ini aku dengar tentang satu anak muda ini.

Katanya dia pemain blues yang hebat.

Preacherboy, di mana kau?

Ayo ke sini, sekarang.

Itu sepupu kecilku, semuanya. Lihat ini.

Tunggu, tunggu.

Beritahu mereka siapa dirimu, dari mana asalmu.

Saya Sammie Moore.

- Baiklah. - Ayo, sekarang.

Saya petani penggarap dari perkebunan Sunflower.

Mereka memanggilku Preacherboy

karena ayahku seorang pendeta.

- Nah, begitu. - Amin.

Aku menulis lagu ini untuknya.

Baiklah kalau begitu.

♪ Sesuatu yang sudah lama ingin kukatakan padamu ♪

♪ Sudah lama sekali ♪

♪ Mungkin ini akan menyakitimu Kuharap kau tak kehilangan akal ♪

♪ Yah, aku hanyalah bocah Kira-kira delapan tahun ♪

♪ Melemparkanku Alkitab Di jalan Mississippi itu ♪

♪ Lihat, aku mencintaimu Ayah Kau lakukan semua yang kau bisa ♪

♪ Kata mereka kejujuran itu menyakitkan Jadi aku berbohong padamu ♪

♪ Ya, aku berbohong padamu Aku cinta blues ♪

Ayo goyangkan kaki kalian sekarang.

Ayo, sekarang.

Mm.

♪ Yeah! ♪

♪ Seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

♪ Yah, baiklah ♪

♪ Seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

♪ Yeah, yeah ♪

♪ Seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

Musik blues tidak dipaksakan pada kita seperti agama itu.

Tidak, Nak, ini kita bawa dari kampung halaman.

Ini magis, apa yang kita lakukan.

Ini sakral...

dan agung.

Ada legenda tentang orang-orang...

yang lahir dengan bakat menciptakan musik yang begitu sejati...

hingga bisa menembus tabir antara hidup dan mati.

Memanggil arwah dari masa lalu...

♪ Seseorang bawa aku ♪

...dan masa depan.

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

♪ Kita kan baik-baik saja ♪

♪ Seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

♪ Seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu malam ini ♪

Lagu baru! Preacherboy!

Sammie Moore!

♪ Kuharap kau tahan ♪

♪ Tahan semuanya ♪

♪ Apa yang kulakukan di sini ♪

♪ Tak pernah kau ajarkan sama sekali ♪

♪ Lihat, aku penuh dengan blues ♪

♪ Air suci juga ♪

♪ Aku tahu kejujuran menyakitkan ♪

♪ Jadi aku berbohong padamu ♪

♪ Jadi pendeta ♪

♪ Ucapkan kata-katamu ♪

♪ Aku tahu kejujuran menyakitkan ♪

♪ Ya, aku berbohong padamu ♪

♪ Aku cinta blues ♪

♪ Aku cinta blues ♪

♪ Yeah, yeah, yeah, yeah ♪

♪ Aku tahu kejujuran menyakitkan ♪

♪ Berbohong padamu ♪

♪ Yah, seseorang bawa aku ♪

♪ Dalam pelukanmu ♪

Dengan ritual ini...

Kita sembuhkan kaum kita...

dan kita menjadi bebas.

Pintu ini bisa dikunci?

Hanya dengan kunci.

Setidaknya tahan pakai kakimu.

Tunggu. Aku mau coba sesuatu.

Tunggu.

Preacherboy...

biar aku bersih-bersih dulu. Aku jalan kaki ke sini.

Kau cantik.

Aku hanya ingin mencicipimu.

Sial.

Permisi. Apa kabar kalian?

Baik? Mau nambah minum lagi? Baiklah.

Sial.

Hei.

Preacherboy.

Anak itu tahu saja celahnya, ya?

Hei. Smoke mencarimu.

Lihat sepupu kecilku ini.

Dia sok tahu, menceramahiku soal kapas.

Kubilang, "Sial... anak itu tak tahu apa-apa..."

Panggil si Kembar. Ayo. Panggil mereka.

Aku sudah hitung uang di kasir.

Lalu? Berapa jumlahnya?

Nah, angka yang di atas itu, itu uang perkebunan.

Angka yang di bawah itu, itu dolar sungguhan.

Jadi bagaimana perkiraannya?

Dua bulan lagi, dan kita kehabisan uang tunai.

- Halo. - Selamat malam.

Ada yang bisa saya bantu, Tuan-tuan?

Oh, kami dengar ada pesta.

Minuman, makanan, musik blues, dan semacamnya.

Oh ya?

Kami suka minum.

Kebetulan kami musisi, dan kami jalan kaki ke sini.

Jadi, kami lapar sekali seperti anjing.

Guk guk.

Kalian tak keberatan kami masuk, kan?

Kurasa kalian salah tempat.

Kenapa kau bilang begitu?

Kalian pasti pemilik

tempat ini.

Benar. Dan Anda siapa?

Nama saya Remmick. Ini Joan dan Bert.

Hei, Stack, kalian baik-baik saja?

Oh. Dan kau...

pasti suara yang kudengar dari luar tadi.

Indah sekali.

Suara yang indah sekali, sungguh.

Bahkan menembus dinding ini.

Mm.

Kalian dari mana?

Tidak jauh dari sini.

Seberapa jauh itu?

North Carolina.

- Kalian anggota Klan? - Tuan...

Kami percaya pada kesetaraan.

Dan musik. Kami hanya datang ke sini untuk bermain musik.

Membelanjakan uang, bersenang-senang.

Ini, akan kutunjukkan.

♪ Aku... ♪

♪ Mencabuti Robin malang hingga bersih ♪

♪ Mencabuti Robin malang hingga bersih ♪

♪ Kucabuti kepalanya Kucabuti kakinya ♪

♪ Akan kucabuti tubuhnya tapi tak layak dimakan ♪

♪ Kucabuti Robin malang hingga bersih Mencabuti Robin malang hingga bersih ♪

♪ Dan aku akan puas memiliki keluarga ♪

Permainan mereka lumayan juga.

♪ Tuhan, bukankah burung jay itu tertawa ♪

♪ Saat aku mencabuti Robin malang hingga bersih ♪

♪ Robin malang hingga bersih Kucabuti Robin malang hingga bersih ♪

♪ Tuhan, bukankah burung jay itu tertawa ♪

Baiklah, baiklah, tunggu,

- tunggu. Sebentar saja. - ♪ Saat aku mencabuti Robin... ♪

Ini baru mau seru.

Ya, aku percaya padamu, tapi ini bar musik blues.

Musik blues.

Tapi kami punya uang,

dan kami siap membelanjakannya di tempat kalian.

Permainan kami nyaris sempurna

dan kau bilang kami tidak diterima?

Bukan, maksudku kalian susuri jalan itu

dan kembali ke kota.

Banyak bar untuk orang kulit putih di sana.

Ini karena kami...

Baiklah.

Bagaimana dia bisa masuk?

- Itu bukan urusan... - Dia di sini karena dia keluarga.

Keluarga.

Tidak bisakah kita, untuk satu malam saja...

kita semua jadi keluarga?

Anda tidak perlu melakukan itu, Tuan.

Kami akan pergi.

Tapi kami akan jalan pelan-pelan.

Siapa tahu kalian berubah pikiran.

Selamat malam untuk kalian.

Mereka membuatku merinding.

Ya, begitulah kalau bajingan kulit putih berkeliaran

- malam-malam. - Bukan hanya itu.

Menurutmu mereka bawa teman?

Kurasa tidak.

Tapi kita punya cukup senjata kalaupun iya.

Sial, kita lupa bagasinya.

Astaga, kenapa kau tidak mengingatkanku?

Bodoh, aku kan sudah menyuruhmu mengingatkanku.

Kalian tak perlu bagasi itu. Cuma ada tiga orang.

Sekarang dengarkan aku,

bagaimana kalau mereka hanya datang untuk menyanyi?

Dan bagaimana kalau ada yang menumpahkan sesuatu ke mereka?

Menginjak sepatu mereka?

Memandangi wanita mereka terlalu lama?

Kita akan punya masalah lebih besar dari sekadar perkelahian.

Tentu saja.

Jangan biarkan mereka masuk.

Kata mereka kau mau bicara.

Ya.

Kulihat penampilanmu di bawah sana.

Bagus sekali.

Aku tak tahu harus berterima kasih seperti apa untuk ini.

Maksudku, kalian yang memberiku gitar itu.

Sekarang ini.

Yah, kau punya bakat. Itu sudah pasti.

Tapi semua ini bukan kehidupan yang baik untuk siapa pun.

Aku kenal banyak musisi. Aku belum pernah bertemu yang bahagia.

Ya, sekarang memang menyenangkan.

Tapi lama-lama membosankan. Pengembaraan itu.

Maksudku, bersama kalian hari ini...

Smoke, aku merasa seperti terbang.

Yah, hari ini sudah kuputuskan.

Aku akan pergi sendiri.

Kau mau ke mana?

Aku tidak tahu.

- Mungkin Chicago. - Hm.

Ada apa, Stack?

Kita tekor.

Bagaimana?

Semua perkebunan di sana membayar dengan kredit.

Bagaimana dengan bajingan-bajingan kulit putih itu?

Memangnya kenapa dengan mereka?

Aku bisa dekati mereka sebelum mereka pergi terlalu jauh.

Aku bisa mendekati mereka sendiri.

Mereka akan lebih banyak bicara padaku daripada padamu.

Dan aku bisa tahu apa yang sebenarnya mereka punya.

Dan bagaimana kalau mereka dari Little Rock?

Bukan.

Suatu hari ayah kami memukuli Stack dengan parah.

Jadi kami berpikir kami harus kabur.

Aku, sih, maunya pergi ke perkebunan sebelah.

Tapi Stack, dia pikir kami bisa sampai ke Mound Bayou.

Kota kecil. Di sini, di Mississippi.

Didirikan oleh budak yang bebas.

Dan semuanya milik orang kulit hitam.

Kedengarannya seperti omong kosong.

Ya, tapi aku sudah melihatnya.

Kenapa kalian tidak tinggal di sana?

Wali kota itu tahu siapa ayah kami.

Tahu dia orang jahat.

Dia pikir tidak mungkin

dia tidak menurunkan kejahatan itu pada kami.

Biar aku dapatkan uang ini untuk kita.

Aku tahu kalian membutuhkannya.

Dan apa maksudnya itu?

Lihat, ayahmu seorang pendeta.

Kau bisa pergi dan melakukan itu.

Kau suka membuat musik? Buatlah musik gereja.

Kau mau pergi...

pergilah ke Mound Bayou.

Hiduplah dengan orang kulit hitam yang baik-baik.

Tinggalkan semua urusan kotor ini pada kami.

Bir Irlandia? Anggur Italia?

Kalian merampok kedua pihak.

Biarkan mereka saling menyalahkan

sementara kau dan Smoke datang ke sini

dan membuka usaha.

Kalian akan butuh setiap sen yang bisa kalian dapatkan

ketika mereka menyadari semuanya.

Tapi mereka tidak akan sadar.

Mungkin saja.

Yah, aku tidak akan pergi ke Mound Bayou.

Ayahku pendeta, tapi aku juga sepupu kalian.

Dan lebih banyak orang kenal Smokestack Twins

daripada ayahku.

Oh ya?

Yah, lebih baik kau nikmati sisa malam ini,

karena ini pertunjukan terakhirmu di bar ini.

Kau tidak dalam posisi

untuk memberitahuku cara menjalani hidupku.

Biar aku bicara dengan mereka...

dan lihat apakah bisa menambah uang sungguhan ke kasir.

Ayolah.

Besok,

kalau aku tahu kau bermain di salah satu tempat seperti ini...

Nak, akan kubunuh kau sendiri.

Dengar, aku meninggalkan perkebunan itu

sama seperti yang kalian lakukan.

Dan jika itu masalah bagimu...

bunuh aku sekarang.

Ada apa?

Aku ini prajurit, Nak.

Dan kau baru saja memberiku perintah.

♪ Maukah kau pergi, Nona, pergi? ♪

♪ Dan kita semua kan pergi bersama ♪

♪ Memetik thyme gunung liar ♪

♪ Di sekitar heather yang bermekaran ♪

♪ Maukah kau pergi, Nona, pergi? ♪

♪ Oh, musim panas t'lah tiba ♪

♪ Dan pepohonan berbunga indah ♪

♪ Thyme gunung liar ♪

♪ Tumbuh di sekitar heather yang bermekaran ♪

♪ Maukah kau pergi, Nona, pergi? ♪

♪ Dan kita semua kan pergi bersama ♪

♪ Memetik thyme gunung liar ♪

♪ Di sekitar heather yang bermekaran ♪

♪ Maukah kau pergi, Nona, pergi? ♪

♪ Kan kubangunkan kekasihku sebuah pondok ♪

♪ Di dekat air mancur jernih nan sejuk itu ♪

♪ Di atasnya kan kutumpuk ♪

♪ Semua bunga dari gunung ♪

♪ Maukah kau pergi, Nona, pergi? ♪

Apa kau mencari udara segar? Atau...

Aku hanya datang untuk melihat apa kalian orang baik.

Aw, Sayang, manis sekali kau ini.

- Manis sekali. - Tentu saja kami orang baik.

Dan kalian punya uang untuk dibelanjakan?

Oh, ya. Banyak uang. Kau mau lihat?

Ya, aku mau lihat.

Uang jenis apa ini?

Jenis emas murni, Sayang.

Ya.

Dari mana ini?

Ini dari tempat yang berbeda dan waktu yang berbeda.

Tapi bisa dibelanjakan sama saja.

Kau boleh ambil.

Tapi ini tak ada gunanya untukmu.

- Tak ada gunanya untuknya. - Mm-mm.

Nah, kenapa kau bilang begitu?

Karena kau merasakan sakit yang sangat dalam

yang tak bisa disembuhkan dengan uang.

Aku benar, kan?

Kau datang ke sini mencari persahabatan dan cinta.

Persahabatan dan cinta.

Ibuku...

dia baru saja meninggal.

Oh, itu mengerikan.

- Oh. - Mengerikan sekali.

Mengerikan sekali.

Kehilangan seorang ibu itu perasaan yang menyakitkan.

Mm-hm.

Dan aku berharap dalam hatiku kita bertemu lebih cepat.

Aku ingin sekali menyelamatkan ibumu dari takdirnya.

Aku masih bisa menyelamatkanmu dari takdirmu.

Tidak, Anda pasti salah sangka.

Aku hanya sedih, itu saja, tapi aku tidak butuh diselamatkan.

Ya. Ya, kau butuh.

Kalian semua butuh.

Ooh.

Aku akan kembali sekarang.

Dan kurasa kalian juga sebaiknya begitu.

Kembali ke mana pun asal kalian.

♪ Bulan pucat terbit ♪

♪ Di atas pohon pinus datang ♪

♪ Tuhan, kan kutunggu hingga mentari terbit ♪

♪ Tinggalkan siang hari Di depan pintu ♪

♪ Tak peduli mentari tak bersinar lagi ♪

♪ Itulah yang kukatakan ♪

Cornbread.

Mary, apa yang kau lakukan di luar sini?

Kau mau membiarkanku masuk?

Atau hanya duduk di situ menghalangi pintu?

Tidak. Ayo. Masuklah.

♪ Kan kuhabiskan uangku ♪

♪ Untuk sesuatu yang manis dan keras ♪

♪ Kan kugoyangkan tubuhku sepanjang malam ♪

- ♪ Kan ku... ♪ - Whoo!

Astaga, di dalam panas sekali, Bung.

Hei, jagakan pintu untukku. Aku mau kencing.

Tunggu, tunggu. Kenapa kau tak kencing di sini saja?

Nak, kau ini payah sekali.

Dasar bodoh. Jaga pintunya.

Sial.

Elias.

Permisi.

Hei, hei. Jadi bagaimana?

- Mantap. - Mm.

Apa, mereka mau minum untuk ini atau bagaimana?

Kau yakin?

Oke. Kalau begitu, sial.

Mau keluar sana dan suruh mereka mainkan satu lagu?

Apa kau takut?

Kau takut.

Bukan. Hanya saja kau milik orang lain.

Hm.

Jadi kau merampok kereta dan bank...

tapi kau tak bisa mencuri Vagina ini untuk semalam?

Hei, hei, hei.

Itu Cornbread?

Hei.

Persahabatan dan cinta. Persahabatan dan cinta.

Hei, Cornbread.

Cilukba.

Apa maksudmu?

Tak bisa, Kembar.

Bajingan ini pakai dadu curang!

Sudah mengerjai kita habis-habisan!

Sebaiknya kau letakkan pisau itu.

Sudah kubilang jangan sentuh aku.

Jadi kau mau menusukku juga?

Jika terpaksa.

Aku hanya ingin diizinkan pergi.

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat terbit ♪

- Ayo periksa kantongnya. - ♪ Di atas pohon pinus datang ♪

♪ Tuhan, kan kutunggu hingga mentari terbit ♪

♪ Tinggalkan siang hari di depan pintu ♪

Singkirkan tangan kotormu dari kantongku!

Hei! Tenang, Nak.

♪ Peduli mentari tak bersinar lagi ♪

♪ Itulah yang kukatakan ♪

- ♪ Jangan biarkan bersinar ♪ - ♪ Jangan biarkan bersinar ♪

- ♪ Jangan biarkan bersinar ♪ - ♪ Jangan biarkan bersinar ♪

♪ Jangan biarkan bersinar, sinar sinar lagi ♪

Bereskan si bodoh ini.

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Aku ingin... ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Aku ingin melolong ♪

Sayang...

Kau ngiler.

Kau mau?

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Tak ada cinta di terik mentari ♪

♪ Terus bekerja hingga dolar didapat ♪

Ya, kau akan butuh beberapa jahitan.

Pergi panggil saudaraku.

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Tak ada cinta di terik mentari ♪

♪ Nyanyikan laguku hingga hari usai ♪

- Hei, Slim. Kau lihat Stack? - ♪ Bulan pucat, pucat ♪

Oh, ya, dia di belakang. Di belakang sana.

Silakan, kau boleh masuk. Silakan.

Hei, Stack. Smoke mencarimu.

♪ Bulan pucat, pucat ♪

- Sial. - ♪ Bulan pucat, pucat ♪

Oh, dia sibuk, ya?

♪ Bulan pucat, pucat ♪

♪ Bulan pucat, pucat ♪

Kau panggil dia?

Tidak.

Dan kenapa tidak, sialan?

Dia sedang 'main perempuan'.

Aku tak peduli apa yang dia lakukan.

Sudah kusuruh kau panggil dia, kan?

Tak mau melakukannya sendirian.

Sial.

Bulan pucat, pucat

Bulan pucat, pucat

Hei, di mana Cornbread, sialan?

Mungkin sedang membangunkanmu kakus baru.

Bajingan itu pergi kencing dua hari yang lalu, sialan.

Dan dia menyuruhmu menjaga pintu?

Kau pikir aku tak bisa menanganinya?

Sial. Kalian berpakaianlah yang benar. Aku masuk.

Kalian di sini bermain-main jadi...

Apa maksudmu?

Smoke.

Ini tidak seperti yang terlihat.

Smoke!

Kami akan bunuh kalian semua sampai habis.

Ya Tuhan!

Aku akan segera kembali, Slim!

Akan bersenang-senang malam ini!

Tahan, Stack. Tahan.

Tidak, tidak, tidak. Tahan, tahan, Stack.

Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

Tidak, tetap buka matamu.

Dia, dia... Dia menggigitku.

Aku takut sekali. Smoke...

Lepaskan saja. Tidak, tidak apa-apa.

Aku bersamamu.

Aku bersamamu.

Sayang kamu.

Maafkan aku.

Maafkan aku sekali.

Slim, jangan biarkan siapa pun masuk.

Hei, Slim, siapa yang menembak, Bung?

Apa kalian akan melanjutkan musiknya?

Persetan dengan musik. Slim, apa Sammie di dalam?

Ya, ya, Sam akan segera keluar.

Pestanya sudah selesai, semuanya.

Tidak.

- Ya, kalian semua harus pergi. - Omong kosong.

Baiklah, baiklah, kalian dengar kata orang itu.

- Kalian harus pergi. - Ayo. Ayo.

Terima kasih sudah datang. Kami sangat menghargai kalian.

Ayo. Oh, aku butuh itu.

Sial! Padahal lagi seru.

Baiklah. Terima kasih.

Sampai jumpa lagi.

Kita punya masalah, kawan-kawan.

Aku bisa saja menghentikannya.

Jangan begitu.

Kukira mereka sedang bercinta.

Kukira...

Sammie, ini bukan salahmu.

Apa Stack benar-benar mati?

Apa dia mengatakan sesuatu?

Dia bilang, "Kami akan bunuh kalian semua."

"Kami"?

Dia bilang "kami"?

Smoke...

Kita harus pindahkan mayatnya.

Keluar. Untuk sementara saja...

Jangan... sentuh dia.

Jangan ada yang memindahkannya.

Kau menembaknya.

Dan dia terus berlari seolah tak terjadi apa-apa.

Ini hantu yang kita hadapi, Smoke. Atau lebih buruk.

Kita harus menjaga semua orang di dalam dan mayat itu di luar.

Ini bukan mayat sembarangan.

Ini Stack.

Dia tetap di sini bersamaku.

Apa kau punya sihir untuk menghidupkan kembali saudaraku?

Punya jimat untuknya?

- Aku tak bisa. - Kumohon.

Aku tak bisa. Maafkan aku.

Sial.

Dia sudah tiada.

Dia sudah tiada.

Hal terbaik dalam diriku adalah dia.

- Kita harus pergi. - Apa?

Kita harus keluar dari sini.

Orang itu baru saja kehilangan saudaranya.

Dengar, kita ke sini untuk membantu mereka dengan pesta, bukan ini.

Kita harus pulang, oke?

- Oke. - Lisa menunggu.

Ya.

- Oke? Ayo kita pulang. - Ya. Ya.

- Ambil mobilnya. - Baiklah, aku ambil mobilnya.

- Oke. Oke. - Aku ambil mobilnya. Ya.

Jaga dia.

Apa yang terjadi?

Aku di sini.

Slim! Smoke!

Dari mana saja kau, Bung?

Hah?

Pergi menemui seseorang sebentar, seperti yang kubilang, dasar pemabuk tua.

Ternyata aku juga perlu buang air besar.

Astaga! Apa yang terjadi padamu, Smoke?

Stack mati.

Brengsek, apa yang terjadi padamu?

Maafkan aku.

Baiklah, biarkan aku masuk, biar aku bisa bantu.

Tunggu.

Apa yang kalian lakukan?

Minggirlah dan biarkan aku masuk sekarang.

Kenapa kau butuh dia melakukan itu?

Kau cukup besar dan kuat untuk menerobos kami.

Yah, itu tidak sopan,

iya kan, Nona Annie?

Aku tak tahu kenapa aku bicara denganmu.

Mungkin roti lapis ikanmu

yang membuat perutku mulas.

Pakai minyak basi.

Aku tak pernah pakai minyak basi, dan kau tahu itu.

- Diam, Annie. Smoke... - Jangan bicara padanya.

Kau bicara padaku sekarang.

Kenapa kau tak bisa langkahkan saja pantat besarmu itu

masuk ke sini tanpa undangan, hah?

Ayo. Akui saja.

Akui apa?

Bahwa kau sudah mati.

Bahwa salah satu orang kulit putih di luar sana membunuhmu,

dan kau sekarang jadi hantu.

Smoke, kau dengar ini?

Nyonya, pria ini menunjukkan kebaikan padaku.

Mempekerjakanku. Mengeluarkanku dari ladang.

Sekarang, dia bilang saudaranya terbunuh.

Pria ini butuh penghiburan,

bukan kau penuhi pikirannya

dengan omong kosong rawa Louisiana kuno itu.

Sekarang, kita di sini bermain-main,

bercerita hantu

bukannya melakukan apa yang seharusnya kita lakukan.

Dan apa yang seharusnya kita lakukan?

Bersikap baik satu sama lain!

Dan bersikap sopan. Kita ini satu kaum.

Dan kita tak seharusnya masuk,

menerobos ke tempat orang lain tanpa diundang.

Jadi...

Kau sudah keluar masuk sini seharian.

Tak pernah butuh undangan.

Ya, ada yang tidak beres.

Sial, Stack yang mengantarku ke sini.

Apa aku harus jalan kaki pulang?

Itu bukan masalahku.

Yah, seharusnya begitu, kaummu sendiri.

Dan kukira kau lebih baik dari ini,

tapi kau sama saja seperti orang kulit putih.

Bisakah setidaknya aku dapatkan uangku?

Kau melakukan pekerjaan yang hebat...

sekarang kau mau dibayar untuk apa yang tidak kau lakukan?

Tak ada yang bicara padamu, dasar pemabuk tua.

- Tutup mulutmu. - Tidak, kau yang tutup mulutmu, brengsek.

Jangan beri dia apa-apa, Smoke. Jangan beri dia sepeser pun.

Hati-hati.

Smoke! Smoke!

- Oh, tidak! - Smoke!

Tutup! Tutup pintunya!

Tutup pintunya! Apa ini?, Apa maksudmu?

Dia menangkapmu? Did he get you?

Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.

- Apa-apaan itu tadi? - Aku tidak tahu.

Hei. Hei.

Kalian mencium sesuatu?

Tidak.

Kurasa aku buang air di celana.

Bagaimana bisa dia bangkit, hah?

Aku tidak tahu. Aku tidak tahu.

Kutembak bajingan itu di kepalanya.

Cornbread menarikku keluar dari pintu sialan itu.

Apa ada orang di dalam?

Smoke.

Smoke!

Smoke?

Lanjutkan saja.

Buka pintu ini, biarkan aku masuk.

Stack...

Brengsek, itu kau?

Bukan, bodoh, ini Jim Crow.

Brengsek, tentu saja ini aku. Buka pintunya.

Stack...

Bagaimana perasaanmu?

Nak, kau kehilangan banyak darah.

Oh, ya. Ya.

Tadi menakutkan, dan aku jauh lebih baik sekarang.

Aku bersumpah. Demi kuburan Ibu.

Kukira kau bilang dia sudah mati.

Memang. Sudah kuperiksa nadinya.

Lalu kenapa dia bicara pada kita, brengsek?

Tapi ini bagus, kan? Artinya dia baik-baik saja.

Smoke...

itu bukan saudaramu.

Smoke, penyihir di luar itu ngomongin apa?

Kau akan biarkan dia mengadu domba kita lagi?

Apa yang sudah kita lalui...

Parit Jerman, kawan.

Gang-gang Chicago.

Oh, baiklah.

Kalian semua bakal bayar mahal untuk ini.

Mengurung bajingan ini di lemari, hah?

Hah? Buka pintunya, Smoke!

Keluarkan aku dari sini atau aku bersumpah demi Tuhan,

akan kubantai kalian semua, bajingan.

Satu per satu!

Smoke. Ayolah, kawan. Buka pintunya, ini aku.

Kau tahu aku tidak suka begini, kawan.

Tolong, Smoke, keluarkan aku dari kamar ini.

Smoke, tolong.

Annie, berikan kuncinya.

Stack?

Berhenti!

Hei!

Sammie!

Ayo, bangun.

Apa isi stoples itu?

Acar bawang putih.

Ini bukan hantu.

Mereka vampir.

Bo di luar sana. Kita harus menjemputnya.

Aku yang menyuruhnya ke sana.

- Tidak bisa kubiarkan. - Dia butuh bantuanku.

Bo tahu cara menjaga dirinya.

Mungkin dia sudah masuk mobil dan pergi ke tempat aman.

Kalian tidak akan bisa menjauhkanku dari suamiku.

Grace, kami berusaha membuatmu tetap hidup sekarang.

Kita hanya perlu bertahan sampai matahari terbit.

Oke?

Sekarang, kita butuh...

bawang putih...

kayu...

...perak, dan air suci.

Ini mungkin takkan membunuh mereka, tapi akan memperlambat mereka.

Bagaimana bisa itu bergerak dan bersuara seperti Stack...

kalau itu bukan Stack?

Aku hanya pernah dengar ceritanya.

Aku belum pernah bertemu mereka sendiri.

Cerita apa yang kau dengar?

Cara kerja hantu. Mereka bertukar tempat dengan jiwa manusia.

Tapi vampir berbeda.

Mungkin jenis yang terburuk.

Jiwanya terjebak dalam tubuh.

Tidak bisa kembali ke leluhur.

Terkutuk hidup di sini dengan semua kebencian ini.

Bahkan tak bisa merasakan hangatnya mentari pagi.

Baiklah kalau begitu. Bisakah kita mengembalikannya?

Jika kubunuh yang membuatnya begini...

Smoke...

Mereka punya hubungan, tapi mereka tetap hidup...

meskipun yang menciptakan mereka terbunuh.

Hal terbaik yang bisa kita lakukan untuknya

adalah membebaskan jiwanya dari kutukan ini.

Mereka harus dibunuh, satu per satu.

Dan bagaimana caranya kita melakukan itu?

Sinar matahari.

Pancang kayu ke jantung.

Apa maksudmu, Annie?

Aku menjaga anak itu tetap aman selama ini.

Di seluruh dunia ini.

Kenapa malam ini?

Ini karena aku.

Ayahku memberitahuku.

Dia bilang Iblis datang karena musikku.

Aku pernah punya pacar, vampir.

Kulitnya terang juga.

Gadis itu menggigitku di mana-mana kecuali leherku.

Sammie...

kau jangan khawatirkan apa pun, dengar?

Iblis sudah sering datang untukku.

Jika dia datang malam ini...

dia harus melewati teman lamanya, Delta Slim

sebelum bisa mencapaimu.

Itu berlaku untuk semua orang di sini.

Jika aku tergigit salah satu dari mereka...

janjilah padaku, sekarang juga...

kalau kau akan membebaskanku sebelum aku berubah.

Apa maksudmu, "membebaskanmu"?

Ada seseorang di seberang sana

menungguku.

Mereka menunggumu juga.

Kau mengerti?

Hei, ayolah, lihat aku.

Aku tidak peduli apa kata omong kosong itu.

Aku akan pastikan kau pulang dengan selamat.

Sammie! Smoke!

Nah, siapa yang melakukan ini? Apa Stack atau Mary?

Bukan. Mereka langsung lari keluar. Kau lihat mereka.

Lalu, siapa yang menggigitnya?

Kita harus mengeluarkannya sebelum dia bangun.

Ayo.

Kau tidak dengar itu?

♪ Tinggalkan tempat lahirku ♪

Mereka memainkan musik.

♪ Kupotong dahan blackthorn yang kokoh ♪

♪ Untuk mengusir hantu dan goblin ♪

♪ Sepatu brogues baru ♪

♪ Berderak di atas rawa ♪

- ♪ Dan menakuti semua anjing ♪ - Hei, hei.

Ayo kita masuk lagi.

- ♪ Di jalan berbatu ke Dublin ♪ - Ayo.

♪ Satu, dua, tiga, empat, lima ♪

♪ Nah, di bulan Mei yang ceria ♪

♪ Dari rumahku kumulai ♪

♪ Kutinggalkan gadis-gadis Tuam hampir patah hati ♪

♪ Memberi hormat pada Ayah Mencium Ibu tersayang ♪

♪ Minum segelas bir Duka dan air mataku kubendung ♪

♪ Lalu pergi menuai jagung Tinggalkan tempat lahirku ♪

♪ Kupotong dahan blackthorn kokoh tuk usir hantu dan goblin ♪

♪ Sepatu brogues baru Berderak di atas rawa ♪

♪ Menakuti semua anjing Di jalan berbatu ke Dublin ♪

♪ Satu, dua, tiga, empat, lima ♪

♪ Buru Kelinci dan tangkap dia ♪

♪ Jalan berbatu ♪

♪ Dan sepanjang jalan ke Dublin Whack fol lol le rah! ♪

♪ Para pemuda Liverpool Saat kami mendarat dengan selamat ♪

♪ Menyebut diriku bodoh Aku tak tahan lagi ♪

♪ Darahku mulai mendidih Amarahku memuncak ♪

♪ Pulau Erin tua yang malang mereka mulai caci maki ♪

♪ "Hore jiwaku!" kataku Pemukul Shillelagh kulayangkan ♪

♪ Beberapa pemuda Galway mendekat Dan melihatku tertatih ♪

♪ Dengan "Hore!" keras bergabung dalam keributan ♪

♪ Kami cepat bersihkan jalan ♪

♪ Di jalan berbatu ke Dublin Satu, dua, tiga, empat, lima ♪

♪ Buru Kelinci dan tangkap dia ♪

♪ Jalan berbatu ♪

♪ Dan sepanjang jalan ke Dublin Whack fol lol le rah! ♪

♪ Buru Kelinci dan tangkap dia ♪

♪ Jalan berbatu ♪

♪ Dan sepanjang jalan ke Dublin Whack fol lol le rah! ♪

♪ Buru Kelinci dan tangkap dia ♪

♪ Jalan berbatu ♪

♪ Dan sepanjang jalan ke Dublin Whack fol lol le rah! ♪

Kita semua akan makan siung bawang putih ini.

Aku tidak terlalu suka rasanya.

Tidak ada yang bilang kau harus suka.

Kita hanya perlu mencari tahu

apakah ada di antara kita yang tersisa adalah salah satu dari mereka.

Kau tidak punya yang acar?

Ini konyol.

- Smoke, letakkan senjatanya. - Diam.

Makan, atau kutembak.

Turunkan senjatamu, Smoke. Dia bukan vampir.

Bagaimana pula kau tahu?

Makan saja bawang putihnya, Nona.

Smoke!

Aku berusaha membuatmu tetap hidup, Nak.

Jangan kau pertanyakan aku.

Kau pria jahat.

Pantas saja Iblis mendatangi kita.

- Mm-mm. - Hei, Slim.

Ada apa, kawan?

Mm-mm. Mm-mm.

Slim?

Ada apa, Slim?

Aku minum terlalu banyak.

Bir sialan dari Chicago itu.

Sarafku kacau semua, Smoke.

Aku baik-baik saja.

Lihat?

Kau yakin itu darah?

Hei. Hei, Smoke, biarkan aku masuk, kawan.

Hah. Lihat ini.

Smoke, Smoke, biarkan aku masuk!

Smoke, sumpah aku sudah bayar tagihanku, kawan.

Ini gara-gara itu?

Smoke! Hei, Smoke!

Apa pun yang kau butuhkan, kawan!

Smoke! Ada yang aneh di luar sini, Smoke!

Aku tahu kau dengar aku, Smoke!

Smoke, biarkan aku masuk! Smoke, biarkan aku masuk!

Whoa, apa-apaan... Oh, sial.

Lepaskan aku!

- Tutup pintunya. Ayo. - Tunggu!

- Lepaskan aku! - Bo.

- Minggir kau dariku! - Hei, sayang.

Ayo keluar, mobilnya sudah kunyalakan.

Ayo pergi.

Ada apa, Grace?

Dia membunuhnya.

Oh, kau bicara soal itu?

Oh, jangan khawatirkan Cornbread.

Dia hanya sedikit lapar, itu saja. Ayo pergi.

Ayo.

Ayo pergi. Mobilnya sudah kupanaskan.

Atau...

Kau biarkan aku masuk kembali ke sana.

Dan aku akan masuk, dan kita bisa ambil barang-barang kita...

dan pulang?

Jangan dengarkan dia.

Grace, kita akan cari jalan keluar dari sini, aku janji.

Akulah jalan keluarmu.

Dunia ini sudah menganggapmu mati.

Takkan membiarkanmu membangun. Takkan membiarkanmu berkumpul.

Kita akan lakukan itu. Bersama.

Selamanya.

Begini lebih baik, sayang.

Jadi, kenapa tidak kau persilakan kami masuk.

Kau seharusnya dengarkan dia, Grace.

Atau dengarkan aku.

Karena aku tahu semua yang dia tahu sekarang.

Dan aku ingin kau biarkan kami masuk ke sana.

Atau kami akan pergi ke toko kelontong.

Kami akan mengunjungi Lisa kecil.

Tidak, tidak,

- jangan berani-beraninya kau! - Tidak, tidak, tidak.

- Tidak! - Oh, tentu saja, Grace.

Aku tahu segalanya sekarang.

Bahkan bagaimana kau suka dicium

Aku bisa berjanji takkan menggigitmu terlalu keras

Ini tidak mungkin nyata.

Kau Iblis. Iya, kan?

Sammie!

Kau yang kucari.

Aku merasakanmu.

Aku ingin bertemu kaumku lagi. Aku terjebak di sini.

Tapi bakatmu bisa membawa mereka padaku.

Kalian serahkan dia padaku sekarang. Berikan saja Sammie kecil...

kami akan biarkan kalian hidup.

Whoa, whoa. Hei, hei, hei, tenang. Tenang.

Akan kuberi tahu kau sesuatu, dasar bule tengik.

Kau tak bisa mendapatkannya.

Dia milik kami. Tempatnya bersama kami.

Dan aku takkan membiarkan itu terjadi.

Kau tak bisa menyelamatkannya, Smoke,

sama seperti kau tak bisa menyelamatkan saudaramu.

Kau tidak aman di sini.

Tak peduli berapa banyak senjata, atau uang...

Mereka akan mengambilnya darimu kapan pun mereka mau.

Kau membangun sesuatu di sini malam ini,

dan itu indah.

Tapi itu dibangun di atas kebohongan.

Hogwood, yah, dia Pemimpin Tertinggi Ku Klux Klan.

Itu keponakan sialannya.

Dan mereka memang selalu akan membunuhmu.

Aku kebetulan muncul di tempat yang tepat

pada waktu yang tepat.

Dia berkata jujur, Smoke.

Aku bisa lihat ingatannya.

Smoke, itu bukan saudaramu.

Ini bukan bar murahan. Bukan klub.

Ini rumah jagal.

Ini lantai pembantaian, sialan.

Tapi yang Paman Hogwood tidak tahu

adalah kita akan memulai klan baru,

berdasarkan cinta.

Sekarang kita punya jumlah,

kita mungkin akan datangi si fanatik tua itu

dan 'memperbaiki' dia juga.

Kenapa kalian tidak pergi saja?

Karena kami takkan pergi tanpa kalian semua.

Kita keluarga. Benar, kan?

Aku tahu ini terdengar gila, tapi setelah kami membunuh kalian semua...

kita akan punya surga di Bumi ini.

Mm.

Oh.

Halo.

- Ayo. - Selamat datang.

Hei, hei, hei. Lihat aku.

Hei, biar kuberi tahu sesuatu.

Biar kuberi tahu kau sesuatu, bangsat.

Stack yang kukenal

tidak berkawan dengan iblis mana pun.

Persetan kau, bangsat. Ini aku.

Elias Moore.

Dan aku bicara pada kakakku sekarang, Slim...

jadi kuminta dengan hormat kau tutup mulutmu.

Kita takkan pernah bebas.

Kita sudah lari ke mana-mana

mencari kebebasan.

Kau tahu betul kau takkan pernah menemukannya.

Sampai saat ini.

Inilah jalannya.

Bersama.

Selamanya.

Dan aku takkan melakukan ini tanpamu.

Tak ada aku tanpamu.

Jadi bagaimana?

- Tidak. Tidak, tidak, tidak. - Hei.

Kami tutup pintunya.

- Tidak. Tidak. - Jangan, kawan.

Tidak ada visi.

Dia bilang dia akan mengambil putri kita.

Kau tak bisa percaya padanya.

Dia hanya berusaha membuatmu mengizinkannya masuk.

Dia tidak mengancam anak-anakmu!

Kita hanya perlu bertahan semalaman.

Lalu apa? Biarkan dia bunuh keluargaku?

Bunuh seluruh kota?

Ubah semua orang jadi monster?

Iblis putih itu bicara bahasa Mandarin.

Dia masuk ke pikiran Bo.

Kita harus hentikan mereka, Smoke.

Kita harus dapatkan mereka sebelum mereka kabur.

Grace, pelan-pelan saja. Beri aku waktu sebentar untuk berpikir.

Apa? Bukankah kau seorang prajurit?

Iya?

Bukankah kau baru saja menembak dua orang karena menyentuh trukmu?

Mereka membunuh saudaramu.

Membuat Stack salah satu dari mereka.

Dan Bo-ku.

Bilang mereka akan membunuh Lisa.

Jika sekarang bukan waktunya bertindak, maka aku tak tahu kapan lagi.

Kita harus menunggu semalaman

sementara mereka mengambil lebih banyak orang yang kita cintai?

Mengubah mereka jadi iblis?

Mereka tak terlihat akan pergi, Grace.

Oh, tutup mulutmu, dasar pemabuk, Slim!

Aku tidak mabuk sekarang.

Jaga mulutmu, perempuan.

Apa yang kau lakukan?

- Hentikan itu. Ayolah. - Tidak!

Kalian dengar itu?

♪ Kucabuti kepalanya Kucabuti kakinya ♪

♪ Akan kucabuti tubuhnya ♪

Itu lagu yang mereka nyanyikan.

♪ Tapi dia tak layak dimakan ♪

♪ Oh, kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

♪ Kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

♪ Dan aku akan puas memiliki keluarga ♪

♪ Yah, bukankah burung jay itu tertawa ♪

♪ Saat kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

♪ Robin malang sampai bersih ♪

♪ Kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

♪ Oh, bukankah burung jay itu tertawa ♪

♪ Saat kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

Hei. Tidak, jangan, jangan, tidak, hei...

- Grace, jangan... - Biarkan ini padaku.

- Jangan... Grace... Tenang! - Lepas. Lepaskan aku!

- Tenang! Kita harus berpikir! - Sialan!

- Lepas! Lepas! - Kita akan bunuh mereka semua!

Lepaskan, lepaskan. Tenang.

Kita hanya perlu berpikir, Grace, kita harus berpikir.

Kita harus berpikir, harus tetap di sini.

- Grace, tenang. - Kita harus berpikir.

Oke?

- Kita harus... Kita baik-baik saja. - Ayolah...

Masuklah,

- kalian bajingan! - Tidak!

Apa yang kau lakukan, sialan?

Tidak! Sialan kau, Grace!

Grace, kenapa kau lakukan itu?

Kau gila, ya?

Sudah kubilang tutup mulut sialanmu itu!

♪ Kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

Kurasa mereka masuk, kita harus bersiap.

Ayo sekarang. Ayo sekarang.

♪ Kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

Jangan panik. Fokus, kalian semua.

♪ Kucabuti kepalanya Kucabuti kakinya ♪

♪ Akan kucabuti tubuhnya tapi dia tak layak dimakan ♪

♪ Oh, kucabuti Robin malang sampai bersih ♪

Kau bang...

Smoke!

Mereka merasakan sakitnya.

Annie!

Tidak!

Stack, jangan! Jangan!

Tolong. Jangan kau.

Tidak, oh, tidak.

- Jangan kau! Jangan kau. - Elias, jangan Annie!

Tidak! Tidak!

Semuanya akan baik-baik saja sekarang.

Tidak! Tidak! Annie.

Tidak, tidak, tidak.

Tidak, tidak, tidak! Oh, tidak.

Ooh.

Elijah.

Kau berjanji padaku.

Sampai jumpa lagi.

Aku mencintaimu.

- Annie! - Tidak!

- Tidak! Tidak! - Tidak, tidak, ayo pergi!

Ayo pergi, ayo.

Smoke, kita harus keluarkan anak itu dari belakang.

Dia tidak di sini. Ayo.

Smoke, ayo, sekarang.

- Sial. Aku kehabisan. Tapi, aku kehabisan! - Naik tangga. Ke sana.

- Aku juga habis! - Sammie.

- Ayo, ayo. - Sammie! Ayo!

- Nah, apa kataku? Pergi. - Jangan, Slim!

- Sekarang, pergi! - Ayo pergi!

Slim, Slim!

Oh, ya.

Ini masih menjijikkan.

Hei. Hei, kalian mau ini?

Panggilan terakhir, Delta Slim.

Slim.

Ya, ayo pergi.

Keluar dari sini. Keluar dari sini!

Sammie!

Tidak!

- Pergi! - Pearline...

- Pergi! - Pearline!

Pergi! Pergi!

Terus lari. Langsung ke arah matahari terbit.

Sudah kupikirkan semuanya. Lalu kau malah membunuh Annie.

Ada apa denganmu, brengsek?

Aku mau cerita-ceritamu.

Dan aku mau lagu-lagumu.

Dan kau akan dapat milikku.

Bapa kami...

yang ada di Surga...

dimuliakanlah nama-Mu...

datanglah kerajaan-Mu...

jadilah kehendak-Mu...

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami pada hari ini

makanan kami yang secukupnya...

dan ampunilah kesalahan kami...

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan...

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Amin.

Dahulu kala...

orang-orang yang mencuri tanah ayahku

memaksakan kata-kata ini pada kami.

Aku benci orang-orang itu,

tapi kata-kata itu masih memberiku ketenangan.

Hei! Hei. Tetap di bawah, bajingan.

Aku bosan denganmu, kawan.

Bang...

Orang-orang itu membohongi diri sendiri dan membohongi kita.

Mereka bercerita tentang Tuhan di atas dan Iblis di bawah.

Dan kebohongan tentang kekuasaan manusia atas binatang dan Bumi.

Maaf aku tak bisa menjagamu tetap aman.

Jangan menyesal. Kau selalu melakukannya.

Kita adalah bumi dan binatang dan tuhan.

Kita adalah wanita dan pria.

Kita terhubung, kau dan aku...

pada segalanya.

Sial!

Tidak.

Kau akan merasakan sakit kematian yang manis.

Kita akan membuat musik yang indah bersama.

- Dia mengenaimu? Dia mengenaimu? - Tidak!

Aku di sini. Aku di sini.

- Matahari! - Matahari!

Mau bantuan?

Pulanglah.

Dan kubur gitar sialan itu.

Aku tak bisa.

Ini milik Charley Patton.

Apa?

Nak, siapa yang bilang begitu?

Stack.

Katanya kalian memenangkannya dari dia.

Bajingan pembohong.

Itu gitar ayah kami.

Hei. Sini.

Kuatlah, kau dengar aku?

Dengar aku?

Ada urusan yang harus kuselesaikan.

Kuatlah. Kau dengar?

♪ Cahaya kecilku ♪

♪ Akan kubiarkan bersinar ♪

♪ Cahaya kecilku ini ♪

Dan jika kami melihatmu...

atau salah satu teman Klan-mu itu

melewati batas properti kami...

akan kami bunuh mereka di tempat.

Klan sudah tidak ada lagi.

Berburu orang hitam pagi ini, anak-anak.

Suka sekali menguliti orang hitam

di pagi hari.

Sudah mulai terlalu belagu di sini.

Waktunya memberi pelajaran pada anak-anak ini.

Club Juke, ya?

Pembukaan akbar dan penutupan akbar.

- Ayo lakukan. Buka saja. - Ya.

Sammie!

Ayo, Nak.

Pintunya terkunci.

Coba yang depan.

Jatuhkan gitarnya, Samuel.

Yang ini juga.

Dari mana datangnya tembakan itu?

Orang hitam menembaki kita!

Bunuh si hitam bangsat itu!

Jalan! Jalan, sialan, jalan!

Jatuhkan gitarnya, Samuel.

Letakkan. Demi nama Tuhan.

Kau katakan pada mereka...

"hatiku...

suaraku...

jiwaku...

milik Tuhan."

Punya rokok?

Pergi kau ke neraka, bangsat.

Hmm.

Elijah.

Kalau rokokmu kaumatikan, kau boleh menggendongnya.

Aku tak mau asapnya mengenai dia.

Hei. Dengar...

Aku punya uang. Hah?

Papa di sini.

Jangan beranjak dulu, Ada adegan tambahan

Diterjemahkan Oleh: Zain Jakarta, 29 Mei 2025 Support di : https://trakteer.id/ZainSubs

Hei, Bos...

ada dua orang di luar.

Sudah kubilang kita tutup,

tapi mereka tawar beberapa ratus dolar.

- Tidak apa-apa bagimu? - Aku tak masalah.

Masuklah.

Vampir itu berbeda.

Mungkin jenis yang terburuk.

Tapi mereka tetap hidup,

meskipun yang menciptakan mereka terbunuh.

Mereka harus dibunuh, satu per satu.

Aku pesan sama dengan yang dipesan bapak tua itu.

Hm.

Bagaimana?

Kurasa aku satu-satunya orang yang tak bisa dia bunuh.

Dia menyuruhku berjanji untuk menjauhimu.

Membiarkanmu menjalani hidupmu.

Takkan lama lagi bagimu, ya?

Aku bisa membuatmu tetap ada.

Terus tur.

Terus hidup.

Tanpa rasa sakit.

Kurasa aku sudah cukup melihat tempat ini.

Hm.

Tahu tidak, kami punya setiap rekamanmu.

Aku tak suka musik listrik sialan itu

sebanyak yang asli.

Ya.

Aku rindu yang asli.

Rekaman zaman dulu suaranya seperti tumpukan kotoran anjing.

Bagaimana, Sammie?

Kau masih punya yang asli dalam dirimu?

♪ Bepergian ♪

♪ Aku tak tahu kenapa aku di luar sini ♪

♪ Bepergian ♪

♪ Aku tak tahu kenapa aku di sini ♪

♪ Karena wanita yang kucinta ♪

♪ Kau tahu dia sungguh Dia sungguh tak peduli ♪

Tidak, dia tak peduli.

Jaga diri, Sammie kecil.

Kau tahu sesuatu?

Mungkin seminggu sekali, aku bangun lumpuh...

mengenang malam itu.

Tapi sebelum matahari terbenam...

Kurasa itu hari terbaik dalam hidupku.

Apa begitu juga bagimu?

Tidak diragukan lagi.

Terakhir kali aku melihat saudaraku.

Aku mencintaimu.

Terakhir kali aku melihat matahari.

Dan hanya untuk beberapa jam...

kita bebas.

♪ Cahaya kecilku ini ♪

♪ Akan kubiarkan bersinar ♪

♪ Yeah ♪

♪ Yeah, yeah, yeah, yeah ♪

♪ Cahaya kecilku ini ♪

♪ Akan kubiarkan bersinar ♪

♪ Biarkan bersinar ♪

♪ Yeah ♪

♪ Oh, biarkan bersinar ♪

♪ Ke mana pun aku pergi ♪

♪ Akan kubiarkan bersinar ♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.