Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Legenda Zang Hai]
[Episode 24]
[Ulang Tahun]
Tarian ini luar biasa indah.
[Hanya Kebajikan yang Dikenang]
Tuan Zang.
Hari ini
[Ulang Tahun] aku berulang tahun.
Terima kasih Tuan sekalian sudah datang untuk merayakan ulang tahunku.
Aku bersulang untuk Tuan sekalian.
- Selamat, Tuan Bangsawan. - Selamat, Tuan Bangsawan.
- Semoga panjang umur - Semoga panjang umur
- dan sehat selalu. - dan sehat selalu.
Tuan sekalian, silakan duduk.
Kenapa Tuan Bangsawan terlihat khawatir?
Hari ini adalah hari baik bagi Kediaman Bangsawan.
Tuan Qi tidak tahu.
Kudengar Tuan Muda Zhifu ditahan di Biro Pengawas Penjaga oleh Kasim Cao.
Tuan Muda Zhifu selalu bersifat lugu dan tulus.
Tidak disangka bisa terjadi hal seperti ini.
Aku tentu saja percaya bahwa Zhifu tidak bersalah.
Namun, makin lama dia ditahan oleh Cao Jingxian,
aku pun makin khawatir.
Biro Pengawas Penjaga itu tempat seperti apa?
Seberapa tidak bersalah pun orang yang masuk, tetap akan disiksa sampai mengaku.
Tuan Bangsawan, seharusnya Anda mengajukan petisi pada istana untuk masalah ini.
Leluhur Keluarga Zhuang berjasa membantu Kaisar naik takhta.
Generasi demi generasi berperang di medan perang demi Dayong.
Kaisar tidak akan diam saja.
Sekarang Cao Jingxian menyetujui mewakili Kaisar dan sangat berkuasa.
Jika menyerahkan laporan juga akan sampai ke tangannya.
Apakah aku harus langsung masuk ke istana untuk menghadap Kaisar?
Tuan sekalian melihat Zhifu tumbuh dewasa.
Sekarang Zhifu dalam kesulitan,
kalian seharusnya tidak akan diam saja, 'kan?
Tentu saja tidak.
Urusan Tuan Bangsawan adalah urusan kami.
Tuan Bangsawan.
Menurutku,
mungkin ada kesalahpahaman dalam masalah ini.
Bagaimana jika Tuan Bangsawan langsung menemui Kasim Cao
dan menjelaskan hal ini?
Tuan Lv sudah ceroboh.
Kasim Cao sombong dalam bertindak,
sudah lama tidak memedulikan harga diri Tuan Bangsawan.
Sekarang menyerah hanya akan membuat sikapnya makin arogan.
Terlebih lagi, Zhifu adalah Wakil Menteri Tenaga Kerja.
Dia secara pribadi menahan pejabat istana dan menolak membebaskan,
dia memang salah terlebih dahulu.
Bagaimana mungkin Tuan Bangsawan menurunkan martabat,
tunduk dan mengakui kesalahan padanya?
Tidak, bukan itu maksudku.
Apakah tidak cukup banyak orang yang tunduk pada Cao Jingxian?
Jika aku tidak salah ingat,
dulu Tuan Lv juga pernah menyinggung Kasim Cao.
Apakah sampai hari ini pangkat yang diturunkan sudah dinaikkan kembali?
Dulu Tuan Lv adalah Wakil Menteri, 'kan?
Kau sudah berkunjung memohon ampun dan memberikan banyak uang pada Kasim Cao,
tetapi diturunkan menjadi petugas di Kementerian Kepegawaian.
Begitu cepat sudah lupa?
Semuanya yang hadir di sini,
sudah berapa banyak kerugian yang kalian derita karena Cao Jingxian?
Sudah berapa banyak penderitaan yang diderita karena Biro Pengawas Penjaga?
Apakah
kalian tidak ingin melampiaskan amarah?
Cao Jingxian ini sombong dan semena-mena, serta kejahatannya tidak terampuni.
Apakah negara Dayong
akan hancur di tangan pejabat licik ini?
Aku tidak akan pernah bersekongkol berbuat jahat dengan pejabat korup ini.
Aku juga.
Tuan Bangsawan, tolong katakan, apa yang harus kami lakukan.
Baik.
Zhuang Shan.
Hadir.
Pada rapat besok,
aku akan menyerahkan surat pemakzulan kepada Kaisar.
Tuan sekalian yang hadir di sini harus ikut berkontribusi demi Dayong.
Ikut aku memakzulkan Cao Jingxian bersama-sama.
Aku sudah tanda tangan.
Tuan sekalian,
silakan.
Aku adalah Wakil Kepala Badan Sensor.
Aku dulu.
Aku juga.
Tuan Lv.
Tuan Lv.
Silakan.
[Qi Ming, Xu Daishan]
Tuan Bangsawan mengadakan perjamuan mewah,
kenapa tidak mengundangku?
Apakah karena aku tidak pantas?
Kasim Cao, kenapa kau datang?
Aku datang merayakan ulang tahun Tuan Bangsawan.
Ini adalah Pedang Lumo
yang kudapat setelah mencari di seluruh Dayong.
Setelah ribuan tahun, masih luar biasa tajam.
Semua binatang buas di dunia bisa dibunuh sesuka hati.
Tuan Bangsawan tidak menganggapku sebagai teman,
tetapi aku selalu memikirkan Tuan Bangsawan.
Teringat waktu itu, kita juga melewati masa-masa sulit bersama.
Kasim Cao sangat perhatian.
Kalau begitu, duduklah
untuk minum beberapa gelas.
Kalau begitu, aku akan mencari tempat duduk.
Tuan Bangsawan mengundang para pejabat
bukan hanya untuk merayakan ulang tahun, 'kan?
Apakah benar, Tuan Lv?
Ternyata Tuan Bangsawan sedang membentuk kelompok
untuk memakzulkanku, ya?
Aku digambarkan dengan begitu buruk di tulisan ini.
Aku sungguh merasa sangat dirugikan.
Jadi, apakah kalian semua juga datang untuk memakzulkanku?
Hari sudah larut.
Aku tiba-tiba teringat
di rumah masih ada ibu yang sudah tua dan tidak ada orang yang menjaganya.
Aku... Aku pamit dulu.
Tuan Bangsawan.
Kasim.
Aku juga masih ada urusan, aku pamit dulu.
- Aku pamit. - Aku pamit.
Aku pamit.
Kulihat siapa dari kalian yang berani pergi hari ini!
Cao Jingxian, kau tidak hanya menahan putraku secara pribadi,
sekarang juga datang tanpa diundang dan mengamuk di depan umum.
Sebenarnya apa yang ingin kau lakukan?
Hari ini aku datang untuk mengantar dia pulang.
Bawa kemari!
Dia dipukul begitu parah.
Zhifu.
Zhifu.
Apa yang kau lakukan pada Zhifu?
Pengawal.
Aku memotong kedua lututnya.
Zhuang Zhifu korupsi kas negara selama bertahun-tahun.
Kaisar sangat marah dan menyuruhku memeriksa dengan ketat.
Dia tidak mau mengaku, aku terpaksa menerapkan penyiksaan.
Harus kuakui, ternyata berhasil menanyakan banyak hal.
Semua ini kesalahan yang diakui Zhuang Zhifu dan ditandatangani.
Hitam di atas putih dan tertulis dengan jelas.
Namun, bukan hanya ini.
Zhifu.
Aku melihatmu
masuk Kementerian Tenaga Kerja dan menjadi pejabat.
Bisa korupsi begitu banyak uang, nyalimu tidak sebesar itu.
Beri tahu aku, apakah ayahmu yang menginstruksikan
di belakang?
Dia ingin merekrut tentara dan membeli kuda
atau mau membuat pedang dan baju zirah?
Diam!
Zhuang Luyin, asalkan kau berlutut dan mengakui kesalahanmu,
putramu bisa terhindar dari kematian.
Ayah, tolong aku.
Tuan Bangsawan.
Kepung mereka!
Kau tidak hanya menganiaya pejabat istana,
juga ingin menjebakku.
Sekarang aku akan menangkapmu dan menemui Kaisar.
Bangsawan Pingjin.
Kau...
Beraninya kau membunuhku.
Cepat! Pengawal!
Bangsawan Pingjin ingin membunuhku!
Ada pembunuhan!
Zhuang Luyin ingin membunuh orang!
Bangsawan Pingjin mau membunuhku!
Tolong!
Ada pembunuhan!
Ada pembunuhan!
Ada pembunuhan!
- Bangsawan Pingjin. - Ada pembunuhan!
Nak.
Kau sudah menderita.
Kenapa bisa seperti ini?
Zhuang Luyin
berniat untuk memberontak
dan ketahuan olehku.
Dia ingin mengelabui orang, sehingga berniat membunuh untuk membungkam.
Semua pejabat bisa melihatnya.
Besok masalah ini akan tersebar ke seluruh ibu kota
dan tersebar ke telinga Kaisar.
Zhuang Luyin, kau sudah memikirkan
bagaimana menjelaskannya pada Kaisar?
Cao Jingxian, kau cukup licik.
Tuan Bangsawan.
Hal ini bukan tanpa ruang untuk perbaikan.
Sebenarnya putramu korupsi atau tidak,
kau memelihara pasukan pribadi atau tidak,
semua tergantung ucapan Biro Pengawas Penjaga.
Itu tergantung kau ingin menyelesaikannya atau tidak.
Asalkan kau menyerahkan stempel Gui,
masalah malam ini
bisa kuperbaiki
di depan Kaisar.
Ini adalah kesalahpahaman.
Stempel Gui?
Bagaimana mungkin aku memiliki stempel Gui?
Zhuang Luyin.
Jangan berpura-pura bodoh denganku.
Kau selalu mencari stempel Gui.
Bukankah kau juga sedang mencarinya?
Aku tanyakan padamu untuk terakhir kalinya.
Barangnya akan kau serahkan atau tidak?
Meskipun ada di tanganku,
kasim tua rendahan sepertimu jangan harap bisa mendapatkannya.
Pengawal!
Geledah!
Geledah dengan saksama!
Orang yang melawan langsung bunuh di tempat.
Aku ingin lihat apakah kau memiliki kemampuan ini!
Geledah!
Lu Yan sudah mengikuti ke sana.
Tahan Bangsawan Pingjin.
Siapa itu?
Kasim menyuruhku membantu Yang Mulia.
Bahkan hal seperti ini juga harus aku yang...
Jelas kau tidak bisa datang.
Untuk apa kau menyetujui dia?
Nanti setelah wanita ganas itu datang,
bagaimana aku menjelaskan padanya?
Bisakah aku menahannya?
Sudah bagus dia tidak memukulku.
Tuan Zang.
Si... Siapa kau?
Siapa pula kau?
Yang Mulia, silakan.
Apa yang sedang kau cari?
Jangan bertindak gegabah.
Di lantai itu bukan air,
melainkan minyak.
Kudengar tawanan Dongxia sudah bertahun-tahun belum keluar Istana Tawanan.
Sekarang tiba-tiba muncul di gudang bawah tanah Kediaman Bangsawan.
Kau pasti sedang mencari sebuah barang yang sangat penting, 'kan?
Sejak mantan Ratu Dongxia meninggal,
Dongxia kehilangan sebuah harta pusaka,
yaitu stempel Gui.
Sepuluh tahun yang lalu,
Ketua Biro Pengamat Langit waktu itu, Kuai Duo,
membawa stempel Gui kembali ke Dayong.
Kau tahu Kuai Duo telah mendapatkannya,
sehingga bekerja sama dengan Cao Jingxian dan Zhuang Luyin
untuk membunuh seluruh Keluarga Kuai.
Sayang sekali,
keberadaan barang itu masih belum diketahui.
Selama bertahun-tahun ini,
kalian tidak pernah berhenti mencarinya.
Apakah ucapanku benar?
Namun, kau telah ditipu.
Tidak ada stempel Gui di sini.
Zhuang Luyin tidak mendapatkannya.
Semua ini
adalah perangkap yang kubuat untuk memancing kemunculanmu.
Kau sudah terkena dupa bius yang kusiapkan.
Jangan bergerak lagi.
Kalau tidak, panah ini
akan menusuk otakmu.
Ke...
Kenapa itu kau?
Zang Hai.
Hari ini kau tidak seharusnya datang ke sini.
Jadi, kau
adalah tawanan?
Ternyata orang yang selama ini kucari
ada di dekatku.
Apa yang kau bicarakan?
Kau datang ke Dayong...
Kau datang ke Dayong sebagai tawanan
dan selama ini mencari stempel Gui, bukan?
Stempel Gui adalah harta pusaka Dongxia,
tentu saja aku harus menemukannya.
Lalu kau dan Cao Jingxian juga sudah membuat kesepakatan sejak lama,
untuk mencari stempel Gui bersama,
bukan?
Aku memang punya kesepakatan dengannya,
tetapi apa hubungannya denganmu?
Bukankah selama ini kau ingin tahu
rahasia apa yang kusimpan?
Aku akan memberitahumu.
Aku memikul dendam pembantaian Keluarga Kuai,
karena aku adalah putra Kuai Duo.
Kuai Duo?
Kau bersembunyi di balik Cao Jingxian dan Zhuang Luyin
serta bekerja sama dengan mereka untuk memusnahkan Keluarga Kuai-ku.
Kau pasti tidak menyangka aku bisa hidup sampai hari ini, 'kan?
Zang Hai.
Bukan seperti itu.
Kau...
Xiang Antu.
Apakah kau tahu apa ini?
Di bawah pakaian itu adalah
kulit orang tuaku.
Setelah mereka dibunuh,
bahkan jenazah utuh pun tidak tersisa.
Aku pernah bersumpah di depan kulit orang tuaku
bahwa aku pasti akan membunuh musuh-musuhku dengan tanganku sendiri
untuk membalas dendam mereka.
Dia tidak akan sadar dalam waktu dekat.
Kau manfaatkan kekacauan ini untuk kabur lewat pintu belakang.
Bagaimana bisa dia?
Dia adalah tawanan.
Bertindak sesuai rencana, cepat pergi.
Tuan Putri.
Cepat.
Zhuang Luyin.
Zhuang Luyin, bagaimana?
Pemandangan ini
pasti sudah tidak asing lagi bagimu, 'kan?
Jika kau tidak menyerahkan barang itu,
aku akan membunuh mereka satu per satu.
Tuan Bangsawan.
Barang yang dia inginkan, berikan saja padanya.
Hukum karma.
Ternyata begitu.
Zhuang Luyin, kau benar-benar kejam.
Kalau begitu aku akan menyiksa ibu dan anak ini pelan-pelan,
membiarkan mereka menderita sedikit demi sedikit.
Jangan.
Hanya kasim tua rendahan sepertimu pantas mendapatkannya?
Mimpi saja!
Zhan Hao, Xiang Hong.
Di sini kuserahkan pada kalian. Serang.
Ayah, aku datang telat.
Anak yang baik.
Bawa pergi Nyonya!
Zhixing.
Di mana stempel Gui?
Tawanan tiba-tiba melanggar janji, barang tidak didapatkan.
Mundur.
Mundur.
Ayah, aku tidak apa-apa.
Panggil tabib!
Cepat panggil tabib!
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Luka Tuan Muda Zhixing sudah diobati.
Kata tabib, untungnya tidak melukai organ vital.
Kau juga terluka.
Luka kecilku ini tidak seberapa.
Tuan Bangsawan.
Sudah hampir selesai dibereskan.
Mengenai kejadian semalam,
suruh semua orang tutup mulut rapat-rapat.
Jangan sampai ada sedikit pun berita yang bocor.
Aku tahu.
Kemarilah.
Tahukah kau kenapa Cao Jingxian membawa orang untuk menyerbu kediaman?
Cao Jingxian mempertontonkan sandiwara penderitaan diri di depan semua orang.
Mungkin bukan hanya karena dia tahu sebelumnya
bahwa Tuan Bangsawan ingin memakzulkannya.
Tadi malam, para penjaga dan prajurit kediaman berperang di halaman depan,
tetapi mayat penjaga juga ditemukan
di gudang harta.
Bahkan ada kebakaran di bawah.
Gawat, Tuan Bangsawan.
Ikan perunggu milik Anda.
Jangan panik.
Ingin memperdayaku, tidak semudah itu.
Namun, kasim tua ini
tidak datang untuk ikan perunggu.
Dia menyerbu Kediaman Bangsawan demi stempel Gui.
Stempel Gui?
Dia yakin stempel Gui ada di kediamanku.
Tuan Bangsawan.
Tiba-tiba aku teringat.
Mungkinkah Tuan Muda Zhifu
mengetahui tentang stempel Gui dan ikan perunggu,
dan tidak tahan dengan cara Cao Jingxian, lalu memberi tahu semuanya padanya?
Aku tidak pernah mengatakan ini pada Zhifu.
Bagaimana dia bisa tahu?
Tuan Bangsawan, mohon ampun.
Belakangan ini Tuan Muda Zhifu tiba-tiba sering berhubungan denganku.
Setelah terakhir kali dia datang ke kediamanku,
beberapa gambar dan catatan yang berhubungan dengan pencarian stempel Gui
menghilang.
Apa?
Karena ini menyangkut Tuan Muda Zhifu,
aku juga tidak berani menebak sembarangan.
Namun, kejadian kemarin begitu mencurigakan.
Makin kupikir, makin terasa tidak beres.
Kenapa Tuan Muda Zhifu tiba-tiba menjadi dekat denganku?
Selain itu,
apa yang ingin dia lakukan dengan gambar-gambar itu?
Anda dan aku sama-sama tahu,
stempel Gui tidak ada di sini.
Kenapa Cao Jingxian tidak percaya?
Berdirilah.
Aku bertanya kepadamu,
kenapa Zhifu mengkhianatiku,
sementara Zhixing justru kembali dari barak militer
untuk menyelamatkan Kediaman Bangsawan dari bahaya?
Semua ini
benar-benar bukan ulahmu
di tengah-tengah?
Tuan Bangsawan.
Kemarin Tuan Muda Zhixing terluka parah,
hampir saja mengenai pembuluh darah jantungnya.
Dia datang untuk menyelamatkan tanpa memedulikan hidupnya sendiri.
Ini bukan sesuatu yang bisa aku kendalikan.
Zhixing makin baik,
sementara Zhifu malah menjadi sampah.
Bukankah itu sesuai dengan keinginanmu?
Tuan Bangsawan.
Tuan Muda Zhixing juga putra Anda.
Dia adalah masa depan Kediaman Bangsawan.
Mengenai kenapa Tuan Muda Zhifu ditawan oleh Cao Jingxian,
aku benar-benar tidak tahu.
Aku dan Cao Jingxian berseteru sampai sejauh ini,
Kaisar pasti sudah tahu.
Yang terpenting sekarang adalah
bagaimana menjelaskan hal ini kepada Kaisar.
Kaisar pasti sangat tabu dengan masalah ini.
Lalu, Cao Jingxian
juga pasti tidak akan mengatakan yang sebenarnya kepada Kaisar.
Aku khawatir ini sulit dihadapi.
Katakan padaku,
sekarang apakah Kaisar
hanya akan percaya padanya
dan tidak padaku?
Tuan Muda Zhifu telah menandatangani pengakuan dosa kepada Cao Jingxian,
sulit untuknya membela diri.
Masalah sudah sampai sejauh ini.
Menurutku,
hanya dengan Tuan Bangsawan maju terlebih dahulu
untuk mengakui dosa Tuan Muda Zhifu demi menyelamatkan diri.
Lalu, Tuan Bangsawan juga
harus menunjukkan sikap
mengakui kesalahan kepada Kaisar
agar Kaisar tenang.
Iya.
Membuat Kaisar tenang.
Ayo, lebih cepat!
Fu.
Fu.
Fu, jangan menakuti Ibu.
Ada apa denganmu?
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Aku mau bunuh dia.
Lihat Fu.
Aku mau bunuh dia.
Aku mau bunuh dia.
Tabib!
Tuan Bangsawan.
Ada apa ini?
Katakan!
Tuan Bangsawan.
Luka di tubuh Tuan Muda Zhifu terlalu besar,
sudah bernanah dan bengkak sehingga menyebabkan demam.
Semalam juga ketakutan, demam tinggi tidak turun,
dan sudah sedikit mengigau.
Katakan sekali lagi!
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Tuan Bangsawan.
Ayah.
Tolong dia.
Ayah, tolong aku.
Tolong aku.
Apakah masih bisa disembuhkan?
Bagaimanapun juga,
harus selamatkan nyawanya.
Baik.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah.
Ayah, jangan pergi.
Fu.
- Ayah. - Fu.
Jangan pergi.
Ayah.
Suamiku.
Ibu di sini.
Ibu di sini.
Suamiku.
Aku kesakitan.
Ibu.
Bagaimana ini?
Ayah.
Kau terluka, cepat berbaring.
Zhixing,
tanggung jawab besar Keluarga Zhuang
akan jatuh padamu nanti.
Aku ini tidak tahu diri, bagaimana bisa memikul tanggung jawab sebesar ini?
Kau kemarin
menyelamatkan Kediaman Bangsawan dari kesulitan.
Kau bukan hanya putraku yang baik,
ke depannya kau juga akan menjadi jenderal yang baik.
Ayah.
Aku ini punya satu hal lagi yang ingin ditanyakan kepada Ayah.
Semalam,
kenapa Cao Jingxian
tiba-tiba menyerang Ayah?
Jangan bertanya lagi.
Suatu hari nanti
aku akan menceritakan semuanya padamu.
Sekarang, fokuslah menyembuhkan lukamu.
♪ Menyembunyikan ketajaman di mata ♪
♪ Genggam hasrat berbahaya di telapak tangan ♪
♪ Ombak dahsyat tersembunyi di lengan baju ♪
♪ Guntur menggelegar tanpa suara ♪
♪ Dalamnya intrik ♪
♪ Tidak sedalam ♪
♪ Tatapanku ♪
♪ Konspirasi adalah jubah pelindungku ♪
♪ Rencana terbuka adalah senjataku ♪
♪ Dengan kegilaan yang kupendam ♪
♪ Kubersihkan kotornya dunia ♪
♪ Malam tidak gelap ♪
♪ Hanya karena ♪
♪ Hatiku membara ♪
♪ Aku adalah penggulung awan ♪
♪ Aku adalah pembalik hujan ♪
♪ Kompas hati manusia sulit ditebak ♪
♪ Selalu ada yang naik dan jatuh ♪
♪ Aku adalah hidup dan mati ♪
♪ Aku adalah pemberi dan penerima ♪
♪ Saat keyakinan membara bagai matahari ♪
♪ Aku akan bernyanyi bersamamu ♪
♪ Aku adalah musim tanam ♪
♪ Aku adalah musim panen ♪
♪ Aku adalah dunia ♪
♪ Aku adalah umat manusia ♪
♪ Kau juga adalah aku ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.