All language subtitles for James Wan & Darren Lynn Bousman - Savv Vol. 01 - English with German Subs

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German Download
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Tolong! Seseorang tolong aku!

Ada orang di sana?

Sial, mungkin aku sudah mati.

Kau belum mati./ Siapa itu?

Siapa itu?

Tak ada gunanya berteriak. Aku sudah mencobanya.

Nyalakan lampunya!

Sudah kulakukan jika bisa.

Apa yang sedang terjadi? Di mana aku?

Aku belum tahu.

Bau apa ini?

Tunggu sebentar. Kurasa aku menemukan sesuatu.

Sial.

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Takkan ada yang bisa mendengarmu.

Ada apa ini sebenarnya?/ Tenanglah.

Kau terluka?/ Entahlah.

Siapa namamu?

Namaku "Sangat Bingung".

Siapa namamu? Apa yang sedang terjadi di sini?

Namaku Lawrence Gordon. Aku seorang dokter.

Aku juga baru terbangun di sini. Sama sepertimu.

Kau kenal pria itu?/ Tidak.

Kau tahu bagaimana bisa sampai ke tempat ini?/ Tidak.

Apa hal terakhir yang kau ingat?/ Tak ada.

Aku sedang akan tidur di apartemenku, lalu tiba-tiba terbangun di tempat ini.

Bagaimana denganmu?

Tak banyak yang bisa diceritakan.

Aku sedang pulang dari kerja, lalu tak ingat apa-apa lagi.

Itu mayat pertama yang kulihat. Tampak beda di kehidupan nyata.

Mereka tidak bergerak.

Melihat rantai-rantai ini...

...seseorang tak ingin kita pergi jauh.

Kau melihat ada bekas luka?/ Apa?

Ini yang mereka lakukan. Menculik lalu membiusmu...

...dan sebelum kau sadari, ginjalmu sudah ada di eBay.

Tak ada yang mengambil ginjalmu./ Bagaimana kau bisa tahu?

Karena kau pasti sudah merasa sangat kesakitan,

atau mungkin sudah mati. Percayalah.

Kau dokter bedah?/ Ya.

Jadi, kau akan beri tahu namamu atau tidak?

Adam.

Baiklah, Adam,

yang harus kita lakukan...

...adalah mulai berpikir kenapa kita ada di sini.

Siapa pun yang menculik kita, bisa saja sudah membunuh kita.

Tapi tak dilakukannya.

Mereka pasti menginginkan sesuatu dari kita.

Pertanyaannya adalah apa yang diinginkannya?

Jam itu./ Ada apa dengan jamnya?

Masih baru.

Jadi?/ Jadi?

Sudah jelas seseorang ingin kita tahu waktu.

Tunggu, kurasa aku bisa mencapai pintunya.

Apa itu?

Permisi.

Sebuah kaset./ Di mana kau menemukannya?

Ada di sakuku.

Tertulis, "Putar aku."

Ayolah.

Lemparkan kemari.

Tak bisa?

PUTAR AKU

Gunakan kemejamu./ Apa?

Kemejamu.

Ayo.

Ini tak akan berhasil.

Lihatlah sekeliling. Pasti ada yang bisa kau gunakan.

Tak ada apa pun.

Pasti ada sesuatu!

Ayo. Kau pasti bisa melakukannya.

Ayo. Lakukan lagi.

Bangunlah, Adam. Kau mungkin penasaran sedang berada di mana.

Akan kuberi tahu di mana kau mungkin berada.

Kau mungkin sedang berada di ruangan di mana kau akan mati.

Hingga saat ini, yang kau lakukan hanya duduk dalam kegelapan...

...menyaksikan orang lain menjalani hidup mereka.

Apa yang para pengintip lihat ketika mereka melihat ke dalam cermin?

Aku melihat dirimu sebagai kombinasi yang aneh...

...antara orang yang pemarah namun acuh tak acuh.

Tapi yang paling banyak adalah hal menyedihkan.

Jadi, apakah kau akan melihat dirimu mati hari ini, Adam?

Atau kau akan melakukan sesuatu untuk mencegahnya?

Aku tak mengerti.

Lemparkan pemutar kasetnya.

Tidak. Kau yang lemparkan kasetmu.

Dengar, kita harus bekerja sama jika ingin keluar dari tempat ini.

Lemparkan saja padaku.

Aku tak mau jika nanti rusak. Lemparkan kasetmu.

Dr. Gordon. Ini adalah panggilan untuk membangunkanmu.

Setiap hari dalam pekerjaanmu kau memberi kabar ke orang-orang...

...bahwa mereka akan segera mati.

Sekarang kau akan menjadi penyebab sebuah kematian.

Tujuanmu dalam permainan ini adalah membunuh Adam.

Kau punya waktu hingga pukul 06.00 untuk melakukannya.

Ada seorang pria di ruangan ini bersamamu.

Ketika ada banyak racun dalam darahmu, satu-satunya hal yang bisa dilakukan...

...adalah menembak dirimu sendiri.

Ada banyak cara untuk memenangkan permainan ini.

Semuanya tersembunyi di sekitarmu.

Cukup diingat. "X" menandai lokasi harta karunnya.

Jika kau belum membunuh Adam hingga pukul 06:00,

maka Alison dan Diana akan mati, Dr. Gordon.

Dan kau akan kubiarkan di ruangan ini hingga membusuk.

Mari kita mulai permainannya.

Berikan itu padaku.

Sekarang.

...maka Alison dan Diana akan mati, Dr. Gordon.

Dan kau akan kubiarkan di ruangan ini hingga membusuk.

Kau tahu siapa dia?

Mari kita mulai permainannya.

Dia mengenal kita./ Tunggu sebentar.

Bagaimana menurutmu?

Mungkin saja ini lelucon, 'kan?

Mari kita mulai permainannya.

Dengar.

Ikuti hatimu.

Apa maksudnya "Ikuti hatimu?"

Itu, di sampingmu, di toilet.

Ayo.

Ada sesuatu?/ Tak ada apa pun yang padat.

Lepaskan tutupnya.

Ayo.

Seharusnya tadi aku memeriksa yang ini lebih dulu.

Apa itu?

Bisa tolong lemparkan yang satunya?

Sial!

Dia tak ingin kita memotong rantainya.

Dia ingin kita memotong kaki kita.

Kurasa aku tahu pelakunya.

Apa kau bilang?/ Aku tak mengenalnya secara pribadi.

Hanya seseorang yang aku tahu.

Astaga! Katakan padaku, siapa dia?

Yang terakhir kudengar...

...polisi masih belum menangkap orang ini.

Dan kenapa aku bisa tahu? Karena aku pernah jadi tersangkanya.

Akan kumulai dari awal.

Yang ini sudah tidak segar lagi. Setidaknya sudah tiga minggu.

Korban, pria berusia 46 tahun.

Tewas karena kehilangan banyak darah.

Sebagian besar melalui arteri femoralis.

Dia mulai dari belakang kurungan...

...dan mencoba mencari jalan keluar melalui kawat berduri ini.

Sungguh menakjubkan dia bisa sampai sejauh itu.

Tubuhnya terkoyak sangat parah, kami temukan jejak asam lambung di lantai.

Kami juga menemukan ini.

Halo, Paul.

Kau adalah pria dari kalangan menengah yang sangat sehat dan waras.

Namun bulan lalu, kau sayat pergelangan tanganmu dengan pisau cukur.

Kau sakiti dirimu karena kau memang ingin mati...

...atau hanya ingin mencari perhatian?

Malam ini, kau akan tunjukkan padaku.

Ironisnya, kalau kau memang ingin mati, kau tak perlu beranjak dari tempatmu.

Tapi kalau kau ingin hidup, kau harus menyayat dirimu lagi.

Temukan jalan melalui kawat berduri ini menuju ke pintu itu.

Tapi cepat. Pada pukul 03.00 pintunya akan terkunci,

dan ruangan ini akan menjadi kuburanmu.

Berapa darah yang rela kau tumpahkan untuk tetap hidup, Paul?

Pintunya dipasang pengatur waktu. Tetap terbuka hingga pukul 03.00.

Setelah itu akan terkunci. Dia diberi waktu dua jam.

Potongan Jigsaw.

Kurasa aku akan di sini sejenak.

Surat kabar mulai menyebutnya Jigsaw Si Pembunuh.

Sebenarnya, kalau bicara soal teknis,

dia bukan pembunuh.

Dia tak pernah membunuh siapa pun.

Dia mencari cara agar korbannya membunuh dirinya sendiri.

Halo, Mark. Jika kau memang sedang sakit...

...kenapa aku bisa memiliki banyak fotomu sedang berjalan-jalan dalam kondisi sehat?

Mari kita uji apa yang kau sebut dengan sakit itu.

Saat ini, ada racun yang bekerja perlahan dalam pembuluh darahmu.

Penawar racunnya ada di lemari besi itu.

Kunci kombinasi lemari besi itu...

...tertulis di dinding.

Cepat masukkan kode itu. Tapi perhatikan langkahmu.

Omong-omong, tubuhmu telah dilumuri bahan yang sangat mudah terbakar.

Kalau aku jadi kau, aku akan berhati-hati dengan lilinnya...

Tolong!

...atau semua orang yang terbakar akibat perbuatanmu,

mungkin baru saja membalaskan dendam mereka.

Aku menemukan sesuatu yang lain. Sebenarnya ada dua.

Ada seseorang yang berdiri di luar, menonton melalui lubang ini.

Sepertinya Jigsaw ini senang duduk di kursi paling depan...

...untuk menyaksikan pertunjukan gilanya.

Dia juga pernah berada di lokasi korban terakhir.

Hanya saja kali ini, dia meninggalkan senter kecilnya.

Segera periksa sidik jarinya./ Baik.

Pasien ini memiliki tumor lobus depan yang tak bisa dioperasi,

terus meluas melintasi bagian tengahnya. Berawal dari kanker usus besar.

Pasien ini datang untuk pemeriksaan standar,

yang mana kita bisa memantau laju penurunan kondisinya.

Pasien ini memiliki../ Namanya John, Dr. Gordon.

Dia orang yang sangat menarik.

Terima kasih untuk informasinya, Zep.

Seperti yang kalian lihat, mantri kami sangat dekat dengan para pasien.

Lanjut ke soal pasien../ Dr. Gordon, mohon hubungi operator.

Jelas ada seseorang yang tidak ingin aku memberi penjelasan pada kalian. Permisi.

Dr. Gordon, aku Detektif Tapp, dan ini Detektif Sing.

Kami dari unit pembunuhan.

Sungguh mengesankan.

Terima kasih. Aku hanya mencoba melakukan yang terbaik.

Maaf sudah mengganggu jam kerjamu./ Tak apa-apa.

Ada yang bisa kubantu, Tuan-tuan?

Katakan pada kami, kau ada di mana...

...antara pukul 23.00 dan 01.00 tadi malam, Dokter.

Kenapa kau tertarik dengan itu?

Kami ingin menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan itu.

Demi kebaikanmu, sebaiknya kau jawab pertanyaan kami di kantor.

Kau bersedia ikut kami?

Sepertinya aku tak bisa melakukannya.

Aku masih punya pekerjaan, lagi pula mobilku dibawa istriku.

Tak masalah, kau bisa ikut dengan kami, Dok.

Maaf, kalian bisa katakan lagi? Soal apa ini sebenarnya?

Apakah ini milikmu, Dokter?

Jadi, kau tak tahu bagaimana sentermu bisa berada di TKP?

Tentu saja aku tak tahu.

Aku akan bertanya. Apa yang kau lakukan tadi malam?

Aku menemui seseorang.

Siapa?

Kalau kau tak bisa jujur padaku../ Aku mengunjungi seorang pasien.

Aku harus bagaimana?

Sebagai pengacara dan temanmu, kusarankan kau hadapi saja ini,

dan berikan alibimu pada mereka, sekarang.

Karena nanti tak akan ada lagi yang percaya padamu.

Itu lima bulan yang lalu.

Dia coba membuat aku seolah-olah yang melakukan pembunuhan itu.

Baiklah.

Kami sudah periksa alibimu. Sementara kau bebas.

Bagus. Aku bisa pulang sekarang?

Kami mendapatkan salah satu korban yang berhasil lolos.

Apakah kau bersedia tinggal sejenak dan mendengarkan kesaksiannya?

Mungkin itu akan memicu sesuatu./ Aku sungguh ingin membantu, tapi..

Kami akan sangat menghargainya.

Dia satu-satunya yang berhasil lolos./ Baiklah.

Amanda,

saat kejadian itu, katakan hal pertama yang kau ingat.

Aku terbangun, yang bisa kurasakan hanyalah darah...

...dan logam.

Halo, Amanda.

Kau tak tahu siapa aku, tapi aku tahu siapa kau.

Aku ingin memainkan sebuah permainan. Ini yang akan terjadi jika kau kalah.

Peralatan yang kau kenakan itu terkait dengan rahang atas dan bawahmu.

Ketika penghitung waktunya habis...

...mulutmu akan terkoyak dan terbuka selamanya.

Bayangkan ini seperti perangkap beruang tapi terbalik.

Ini, kutunjukkan padamu.

Hanya ada satu kunci untuk membuka alat itu.

Ada di dalam perut mayat teman satu selmu.

Lihatlah sekeliling, Amanda. Aku tidak berbohong.

Kau sebaiknya bergegas.

Hidup atau mati, tentukan pilihanmu.

Lalu aku melihat mayat itu.

Ada sebuah pisau.

Dia telah disuntik dengan opium melebihi dosis.

Dia tak bisa bergerak atau merasakan sesuatu.

Maksudmu, pria itu belum mati?/ Ya.

Apa yang terjadi setelah kau ambil kuncinya?

Selamat. Kau masih hidup.

Kebanyakan orang tidak bersyukur setelah diberi kesempatan hidup.

Tapi kau tidak. Tidak lagi.

Jadi, kau pecandu narkoba. Bukan begitu, Mandy?

Menurutmu karena itulah dia memilihmu?

Apa kau bersyukur, Mandy?

Dia sudah menolongku.

Kau yakin ini perbuatannya?/ Ya, aku yakin.

Bagaimana aku tahu kau berkata jujur? Bisa saja kau yang melakukan ini.

Kita berada di situasi yang sama.

Salah.

Kau punya satu hal yang tak kupunya. Informasi. Kau tahu siapa pelakunya.

Sekarang katakan padaku yang sebenarnya terjadi...

...atau aku akan memotongmu dengan ini.

Apa?/ Ini cermin dua arah.

Aku bisa melihatmu.

Apa ini? Tayangan realita?

Jangan lihat aku. Aku tak bisa membantumu.

Kau bisa mendengarku dari sana? Aku sangat menikmati ini.

Ini kesenangan terbaik yang kupunya tanpa memakai pelumas.

Pastikan kau merekam semuanya.

Tak akan ada gunanya.

Kau ingin dia terus melakukannya?/ Dia tak akan berhenti.

Itu sebabnya kita tak bisa memotong rantai ini.

Itu sebabnya kau tak bisa memecahkan kaca itu.

Semua kemungkinan sudah diperkirakan olehnya.

Kau terdengar seperti mengagumi bajingan ini.

Untuk mengatasi sesuatu, kau harus pahami cara kerjanya.

Begitulah caramu melawan penyakit.

Rekaman itu mengatakan kita harus temukan tanda "X".

Pasti ada di suatu tempat di ruangan ini. Bantu aku mencarinya.

Bagaimana kau bisa begitu tenang sementara istri dan anakmu di luar sana?

Dia menculik mereka juga. Dia bisa melakukan apa saja pada mereka.

Kau tak memikirkan itu?/ Aku tentu memikirkan itu!

Aku sedang memikirkan hal terakhir yang kukatakan pada putriku.

Diana. Sayang, kau tak apa-apa?

Kau bisa dengar ibu?/ Ibu.

Ada apa, Sayang?/ Ada seorang pria di kamarku.

Sayang, kau yakin itu bukan khayalanmu?

Pria itu bicara padaku.

Baiklah, ibu akan memeriksanya./ Aku ingin ayah yang melakukannya.

Ayah pasti bisa menangkap pria menakutkan itu.

Baiklah kalau itu maumu. Ayo.

Larry, maaf mengganggu, tapi putrimu bermimpi buruk lagi.

Tunggu sebentar.

Dia ingin kau memeriksa kamarnya.

Biar kuselesaikan paragraf ini lebih dulu.

Ayo, Sayang, ibu akan memeriksanya bersamamu.

Baiklah, sudah selesai.

Lihat, tak ada siapa pun di kamarmu.

Pria jahat itu tidak ada. Sekarang kau bisa tidur?

Aku masih takut./ Benarkah?

Perlihatkan jari kakimu.

Jari kaki yang sungguh besar.

Kau ingat ini?

"Babi kecil ini pergi ke pasar, babi kecil ini tetap di rumah."

"Babi kecil ini punya daging sapi panggang, babi kecil ini tak punya apa-apa."

"Babi kecil ini begitu girang pulang ke rumah."

Aku benci itu.

Ayah harus bekerja, Sayang. Kau tahu seperti apa pekerjaan ayah.

Ayo.

Sekarang, cobalah tidur, ya?

Ayah takkan meninggalkan kami, 'kan?

Apa?

Apa maksudmu? Meninggalkanmu dan ibu?

Tidak, Sayang. Ayah tak akan pernah melakukannya.

Siapa yang mengajari itu?/ Tak ada.

Itu tidak benar, ya?

Seberapa besar ayah sayang padamu?

Sangat sayang./ Sangat sayang, benar.

Selamat malam, Sayang./ Selamat malam, Ayah.

Besok ayah bacakan cerita kesukaanmu./ Baiklah.

Entah berapa lama lagi ini bisa bertahan.

Apa maksudmu?

Bagaimana kau bisa berpura-pura bahagia menjalani hidupmu?

Aku memang bahagia./ Omong kosong.

Aku lebih suka kau hancurkan ini dan bilang kau benci padaku.

Setidaknya kau akan punya gairah saat mengatakannya.

Kau ingin melihatnya?

Dia cantik./ Terima kasih.

Kau akan menambah anak lagi?/ Kami sudah membicarakannya, tapi...

...dengan kesibukan kami rasanya sulit untuk memikirkan soal itu.

Jadi, di mana foto istrimu yang beruntung itu?

Ada foto lain di balik foto yang sedang kau amati itu.

Itu foto kesukaanku, karena ada kami bertiga di sana.

Seseorang, biasanya aku, harus memegang kameranya...

...yang artinya aku tak akan ada dalam foto itu.

SALAM "JIGSAW"

"X" menandai lokasinya. Terkadang kau bisa melihat lebih jelas dengan mata tertutup.

Tak ada di sini./ Apa?

Foto yang kau maksud tak ada di sini.

Sungguh? Kau yakin?/ Ya.

Dia pasti sudah mengambilnya.

Bagaimana kau bisa berpura-pura bahagia menjalani hidupmu?

Aku memang bahagia./ Omong kosong.

Aku lebih suka kau hancurkan ini dan bilang kau benci padaku.

Setidaknya akan ada gairah saat kau mengatakannya.

Kita bisa membicarakannya nanti.

Pergilah.

Selamat malam, Gadis cilik.

Diana!

Ibu!

Ibu!

Jangan lakukan! Jangan sakiti dia!

Jauhkan tanganmu darinya!

Kau pria kecil...

Aku melihatmu.

Apakah Dr. Gordon tahu kau di rumahnya bersama istrinya?

Aku tahu kau tahu sesuatu.

Apa yang sedang kau lakukan di sana?

Menunggu dokter itu? Aku juga sedang menunggunya.

Seharusnya aku tak melepasmu.

PRIA HILANG DITEMUKAN MATI DI TKP YANG ANEH

CERAMAH DARI PEMBUNUH, KATA KEPALA POLISI

PSIKOPAT MENGAJARKAN PELAJARAN HIDUP GILA

LOLOS

SEORANG KORBAN SELAMAT DARI PERMAINAN GILA

DOKTER DIINTEROGASI DALAM KASUS JIGSAW

Jadi, kau tak tahu kenapa sentermu bisa ada di TKP?

Kami periksa alibimu. Sementara kau bebas.

Bukankah itu benar?

Seharusnya aku tak melepasmu.

Kita sudah sampai.

Kisah yang diceritakan wanita malang itu sungguh luar biasa.

Maaf, aku tak bisa banyak membantu dalam penyelidikanmu.

Kami menangkap seorang dokter gigi minggu lalu.

Dia senang bermain dengan anak-anak.

Dia tinggal dua blok dari sini.

Jalur selokannya lewat di bawah lingkungan ini juga, Dokter.

Halo, Amanda.

Kau tak tahu siapa aku, tapi aku tahu siapa kau.

Aku ingin memainkan sebuah permainan. Ini yang terjadi jika kau kalah.

Ada penghitung waktu di alat yang kau kenakan itu.

Ketika waktunya habis...

...mulutmu akan terbuka selamanya.

Akan kususul kalian di bawah.

Bayangkan ini seperti perangkap beruang tapi terbalik.

Akan kutunjukkan padamu.

Kami akan ke The Grill minum bir, kau mau ikut?

Kurasa tidak. Terima kasih./ Kau tahu aku selalu mengajakmu.

Hanya ada satu kunci...

Kalau begitu kutinggalkan kau bersenang-senang di sini.

Ada di dalam perut teman satu selmu.

Bukan maksudku tidak menghormati.

Mungkin sebaiknya kau cari pacar.

Ada di dalam perut teman satu selmu.

Lihatlah sekelilingmu.

Lihat sekelilingmu, Amanda. Supaya kau tahu aku tidak bohong.

Sebaiknya kau bergegas.

Tunggu, Sing.

Kemarilah./ Apa?

Kau ingat Jalan 118th?

K2K.

Wilayah geng itu hanya berjarak empat blok.

Dengarkan ini.

Kita periksa catatan...

...semua panggilan darurat kebakaran yang terjadi di sana dua minggu terakhir.

Pergilah. Sekarang.

Pada selasa malam tanggal 17...

...kami mendapati ada alarm kebakaran di Jalan Stygian.

Sebuah bangunan tua. Dulunya pabrik manekin.

Apa kita sudah bisa mendapatkan surat perintah?

Siapa bilang kita butuh surat perintah?

Sekarang?/ Kenapa tidak?

Ya, kenapa tidak.

Setidaknya kita akan terlindung di dalam gelap.

Ya, begitu juga dia.

Kudapatkan kau.

Apa-apaan ini?

Sial!

Sing./ Apa?

Kita lihat apa yang akan dia lakukan./ Untuk apa?

Kita tak tahu seperti apa dia. Kita lihat apa yang akan dia lakukan.

Aku tak mau./ Sing!

Persetan. Aku akan menangkapnya.

Apa-apaan./ Sial.

Kau sudah bangun, Jeff?

Aku butuh obat penenang yang lebih kuat lain kali. Jangan menangis.

Aku sudah memberi hidupmu sebuah tujuan.

Kau adalah subyek percobaan untuk sesuatu yang lebih besar dari dirimu.

Jangan bergerak. Polisi!/ Diam di sana, jangan bergerak!

Angkat tanganmu!

Sekarang kalian yang memutuskan.

Dalam dua puluh detik hidup pria ini akan berakhir.

Diam dan turunlah./ Matikan mesinnya.

Sing, hentikan benda itu./ Aku akan meringkus bajingan ini.

Jalan!

Bagaimana cara mematikannya?/ Katakan padanya!

Satu kunci akan membukanya./ Di mana kuncinya?

Ada dalam kotak./ Kotak?

Yang mana kuncinya?/ Katakan yang mana kuncinya!

Waktu hampir habis./ Turunlah sekarang, Berengsek!

Apa yang lebih penting bagimu, Opsir?

Menangkapku atau menyelamatkan nyawa orang lain?

Berlutut!

Ya, Tuhan!/ Tolong aku!

Dasar gila! Kau sakit!/ Benar, Opsir.

Tapp, ada ratusan kunci di sini!

Sakit akibat penyakit yang menggerogoti dari dalam.

Muak dengan orang-orang yang tidak menghargai berkah mereka.

Muak dengan mereka yang suka menghina penderitaan orang lain.

Aku muak dengan semuanya.

Tidak! Tapp. Sial.

Aku akan kembali.

Berhenti, atau kutembak!

Aku sudah membuatmu berlutut.

Kau lari.

Kau lari ketakutan karena kami telah menangkapmu.

Aku akan menutup kasus ini.

Kita akan menutupnya, kita benar, Sing.

Kita akan menutup kasus ini.

"X" menandai lokasinya.

Kita harus mencarinya lagi.

Apa yang sedang kau lakukan?

Permisi.

Hanya karena aku terjebak di ruangan ini bersamamu...

...bukan berarti aku harus lapor padamu setiap 10 detik.

Kurasa sebaiknya kita harus saling membantu.

Kau ingin aku melakukan apa? Aku sedang diikat.

Itu sebabnya kita harus bicara. Kita harus berpikir.

Aku sedang berpikir!

Kalau begitu katakan apa yang kau pikirkan!

Matikan lampunya./ Apa?

Matikan sekarang, kumohon./ Kenapa?

Matikan saja sebentar.

Astaga! Di belakangmu.

Kenapa kita tadi tidak melihatnya?/ Cahaya lampu membuatnya tak terlihat.

Itu pasti cat yang menyala dalam gelap atau semacamnya.

Bukalah./ Terkunci.

Kunci yang di dalam amplop, di mana?

Di mana... Ini.

Ponsel. Penemuan terindah di planet ini.

Itu menjadikannya penemuan terindah kedua, di planet ini.

Berikan padaku./ Kau bercanda?

Kau akan letakkan yang kita temukan di ruangan ini ke mulutmu?

Ya, akan kutanggung risikonya. Berikan itu padaku.

Aku tak peduli, sungguh tak peduli. Berikan satu padaku.

Rokoknya tidak berbahaya, aku jamin.

Rokok hanya beracun ketika itu berakhir dalam pertumpahan darah.

Pikirkan ini. Kau tak butuh pistol untuk membunuh Adam.

Boleh kuminta rokoknya?

Aku akan coba hubungi polisi.

Sial.

Telepon ini hanya untuk menerima, bukan untuk memanggil.

Tunggu sebentar. Ini pernah terjadi sebelumnya.

Tadi malam, setelah aku selesai dari rumah sakit...

Aku sedang berjalan menuju ke mobilku.

Kupikir aku sendirian, tapi aku yakin ada yang mengikutiku.

Sesuatu itu. Dia sedang menungguku.

Bagaimana kau bisa tahu soal mematikan lampu itu?

Siapa peduli? Yang penting berhasil.

Ya, tapi bagaimana kau bisa tahu?/ Naluri.

Naluri?/ Ya.

Kau tahu? Kau pembohong yang buruk.

Seolah-olah kau tahu siapa aku.

Apa lagi yang kau tak bilang padaku?

Mari kita lihat.

Di hari ulang tahunku keenam, sahabatku, Scott Tibbs...

...menusukku dengan paku berkarat. Aku tak bilang padamu.

Aku tak bilang padamu, bahwa pacarku yang terakhir...

...memutusku karena dia pikir aku sangat pemarah.

Aku tak bilang bahwa satu kuku jariku.../ Hentikan.

Kau tahu harus mematikan lampu itu./ Terserah.

Aku berurusan dengan remaja.

Kau ingin tahu?/ Ya.

Ini dia.

Ya, Tuhan!

Dari mana kau dapatkan ini?

Di dompetmu. Di belakang foto anakmu.

Kenapa tak kau tunjukkan padaku?/ Aku tak bisa.

Maaf.

Apa yang kau lakukan pada mereka, Keparat!

Baiklah, aku harus berpikir sekarang.

Pikirkan ini. Kau tak perlu pistol untuk membunuh Adam.

Ketika sudah terlalu banyak racun di darahmu, satu-satunya yang bisa dilakukan...

...adalah menembak dirimu.

Apa yang kau lakukan?

Hei!

Apa yang sedang kau lakukan?

Adam, dengarkan. Aku ingin kau ikuti perkataanku.

Kau mengerti?

Jadi, apakah kau masih ingin merokok?

Ya, tentu.

Sudah, aku sudah melakukannya.

Aku membunuhnya dengan racun, seperti yang kau inginkan.

Sekarang di mana keluargaku? Di mana mereka?

Kenapa kau?

Aku baru saja kena setrum./ Apa?

Tadi itu cara kita untuk keluar./ Kau tak dengar yang kukatakan?

Lepaskan ini dariku. Lepaskan!

Berhentilah berakting./ Kau pikir aku akan melakukan itu...

...hanya untuk mengacaukan sandiwara bodohmu itu?

Baiklah, hentikan.

Sial!

Aku ingat semuanya sekarang.

Aku ingat bagaimana bisa sampai ke tempat ini.

Sial!

Ada orang di sana?

Aku bisa mendengarmu.

Apa-apaan..

Apa-apaan..

Siapa itu? Siapa di sana?

Keluarlah!

Kubunuh kau, Berengsek!

Siapa ini?/ Ayah?

Diana?/ Ayah, apa ini Ayah?

Ya, Sayang, ini ayah. Ayah di sini.

Aku takut, Ayah.

Jangan khawatir, Sayang. Semua akan baik-baik saja.

Di mana ibu?/ Ibu di sini bersamaku.

Biar ayah bicara pada ibu, Sayang. Berikan teleponnya pada ibu.

Pria jahat yang di kamarku ada di sini.

Dia mengikat kami.

Dia punya pistol.

Pria apa?

Pulanglah, Ayah.

Halo?

Halo?

Diana?

Diana?

Diana!

Larry?/ Ali?

Apakah Adam di sana?

Bagaimana kau bisa tahu?

Ali, apa yang sedang terjadi?

Jangan percaya Adam, dia berbohong.

Dia tahu dirimu. Dia tahu segalanya tentang dirimu sebelum ini.

Halo? Ali?

Ali?

Halo.

Sialan kau!

Jika kau menyentuh mereka sedikit saja, kubunuh kau! Kau dengar aku?

Kau bajingan! Kubunuh kau!

Mereka baik-baik saja?

Istriku, dia menyebut namamu.

Apa katanya?

Dia bilang...

...jangan percaya padamu.

Tentang apa?

Dia bilang kau tahu soal aku.

Siapa kau sebenarnya?

Kau tahu siapa aku.

Berhentilah berbohong! Kau pembohong!

Aku ingin tahu yang sebenarnya!

Aku pembohong?

Apa yang kau lakukan tadi malam, Lawrence?

Bekerja di rumah sakit? Menolong anak-anak sakit?

Kau bilang setelah meninggalkan rumah, kau ke rumah sakit untuk bekerja.

Itu memang benar.

Tidak, kau bohong. Istrimu benar, Larry.

Kau tak ingat ada yang memotretmu saat di parkiran?

Aku bisa membuktikan kalau kau tak ke rumah sakit malam itu.

Itu bukan pertama kalinya, Larry.

Aku sudah mengambil fotomu sejak beberapa hari yang lalu.

Kenapa?

Kau ingin tahu? Aku dibayar untuk mengambil foto pria kaya sepertimu.

Pria yang suka pergi ke motel kumuh untuk mengencani sekretaris mereka.

Tadi malam aku ke rumahmu. Aku melihatmu pergi.

Aku mengikutimu...

...sampai ke hotel murahan itu.

Kau membawa foto-foto itu bersamamu sepanjang waktu?

Aku temukan di dalam sana, bersama gergajinya.

Aku tak tahu bagaimana mereka bisa mendapatkannya.

Ya, benar. Kau terlalu banyak omong kosong!

Hadapilah, Larry, kita berdua pembohong.

Tapi kameraku tidak. Kamera tidak bisa berbohong.

Dia menunjukkan apa adanya.

Aku ingin tahu, apa yang kau lakukan di kamar motel itu?

Kau cepat sekali keluar dari sana.

Kenapa kau mengirim pesan padahal kau tahu aku di rumah?

Aku tak tahu kalau kau sudah sampai di rumah.

Tapi aku sudah memberitahumu kapan kau bisa mengirim pesan.

Jangan begitu.

Mungkin aku kurang mengerti aturan untuk hal semacam ini.

Ada yang salah, Dr. Gordon?

Dengar, ini salahku sudah membuatmu datang ke tempat ini.

Tapi kupikir kita../ Kumohon.

Aku minta maaf.

Kau beri tahu orang lain kita ada di sini?/ Tidak.

Halo?

Ini untukmu./ Untukku?

Halo?

Aku tahu perbuatanmu, Dokter.

Aku harus pergi./ Apa yang terjadi?

Aku harus pergi.

Siapa dia?/ Siapa yang kau maksud?

Orang yang membayarmu untuk mengikutiku, Siapa dia?

Dia menyebut dirinya Bob, dan dia bayar di muka.

Dua ratus dolar semalam.

Jika aku tahu akan berakhir seperti ini, aku pasti minta bayaran lebih.

Bukankah itu berarti kau melihat apa yang terjadi padaku?

Yang kulihat, kau masuk ke dalam mobilmu. Itu saja.

Aku tak bertanya siapa namamu. Aku tak tahu siapa kau.

Aku tak tahu bagaimana kau dan aku bisa berada di tempat ini.

Aku hanya mengambil gambar lalu pulang untuk memprosesnya.

Hal berikutnya yang kutahu, aku terikat rantai di sebuah pipa,

di dalam kamar mandi zaman pra-sejarah,

menatap pria yang kuambil gambarnya sepanjang malam.

Sudah jelas, siapa pun yang membayarmu, pasti dia yang melakukan ini./ Mungkin.

Apa maksudmu "mungkin"? Pasti dia. Bagaimana penampilannya?

Dia hanya pria biasa./ Apakah tinggi, kurus, gemuk?

Aku tak perhatikan penampilannya.

Kau pasti ingat sesuatu tentang dia./ Aku tak ingat.

Kau tak ingat satu pun tentang pria ini?

Sudah kubilang../ Astaga! Aku menyerah!

Dia tinggi, kulit hitam. Dia punya bekas luka di leher.

Tapp!

Detektif Tapp.

Pria yang membayarku bukan polisi.

Memang tidak. Dia sudah diberhentikan dari kepolisian.

Dia begitu hancur setelah rekannya terbunuh.

Tapi itu tak membuatnya berhenti menggangguku.

Dia menjadi terobsesi.

Dia meyakinkan dirinya kalau aku terlibat pembunuhan ini.

Dia gila.

Dan kau sudah membantunya.

Kau menerima uang darinya untuk melanggar kehidupan pribadiku.

Kenapa kau tega melakukan itu?/ Anggap saja aku butuh makan.

Benar.

Kau tahu? Kau bukanlah korban permainan ini.

Kau bagian darinya./ Benarkah?

Sudah jelas polisi ini berpikir kau yang di balik semua ini.

Sudah kubilang, dia bukan polisi.

Dia pecundang, sama sepertimu./ Mana yang membuatmu lebih marah?

Apakah karena aku mengambil gambarmu,

atau karena aku mengambil gambarmu saat kau selingkuh dari istrimu?

Aku tidak selingkuh darinya!/ Kenapa kau memedulikan pemikiranku?

Peduli setan kalau kau mau melumuri tubuhmu dengan selai kacang...

...dan bercinta dengan 15 pelacur.

Bagaimana aku bisa sampai di sini?

Aku tak punya masalah.

Kehidupanku begitu sempurna.

Sayang, kau tak apa-apa?

Ibu hanya ingin kau kuat sekarang.

Ibu tak akan biarkan siapa pun menyakitimu, mengerti?

Anak ibu yang pintar.

Hei, apakah ada orang lain di rumahmu tadi malam,

selain istri dan anakmu?/ Tidak ada.

Ada seseorang di sini.

Aku tahu dia. Zep!

Namanya Zep.

Dia orang yang sopan di rumah sakit.

Kau sesat, dasar psikopat!

Aku akan dengan senang hati melihatmu membayar semua ini!

Kau bajingan!

Lihat.

Kita kehabisan waktu.

Tak apa-apa./ Ibu, tolong aku.

Waktu Dr. Gordon sudah habis.

Sekarang aku akan melakukan apa yang harus kulakukan, dan...

...dengan sangat menyesal, kau harus katakan sendiri padanya bahwa dia gagal.

Apakah ini kau, Zep? Kau bajingan! Aku tahu ini kau, keparat!

Larry./ Ali?

Kau gagal.

Halo?

Jangan bergerak! Tetap berbaring.

Berikan teleponnya.

Berikan padaku!

Larry?/ Ali!

Sayang, kau baik-baik saja?/ Tidak.

Tidak, kami tidak... Jangan berdiri!

Larry, kau di mana?

Entahlah. Aku disekap di sebuah ruangan.

Apa maksudmu?

Maafkan aku, Ali./ Larry, kami butuh kau di sini

Aku minta maaf untuk segalanya. Ini salahku.

Kumohon maafkan aku. Aku selalu bahagia bersamamu.

Ibu.

Ali!

Ali!

Ibu, tolong aku.

Jangan bergerak!

Oh, tidak.

Sial.

Ny. Gordon?

Diana?

Aku akan membunuh suamimu sekarang, Ny. Gordon.

Lawrence!

Lawrence, bangun!

Lawrence, bangun!

Aku butuh kau.

Syukurlah. Kupikir kau sudah mati.

Dia menyetrumku./ Sudah kubilang.

Itu juga terjadi padaku, aku tak bohong, 'kan?

Persetan semua ini!

AWAS LIMBAH MENTAH

Aku akan membunuhmu, bedebah gila!

Tidak!

Lawrence, tenanglah.

Pasti ada jalan keluar dari sini./ Aku tak bisa tenang!

Keluargaku membutuhkanku.

Oh, Tuhan.

Hentikan.

Lawrence, kumohon tenanglah.

Ada jalan keluar dari sini. Pasti ada jalan keluar.

Tidak! Ya, Tuhan.

Apa yang kau lakukan?

Lawrence, apa yang kau lakukan?

Apa yang kau..

Ya, Tuhan!

Lawrence, jangan!

Lawrence, aku mohon padamu.

Lawrence, bukan aku yang melakukan ini padamu.

Kau harus mati./ Tidak, aku ingin hidup.

Maaf./ Aku ingin hidup.

Keluargaku..

Aku sudah melakukannya.

Sekarang tunjukkan mereka padaku.

Terima kasih banyak, Opsir.

Larry?/ Kau berhasil menghubunginya?

Masih tidak ada jawaban.

Tak apa-apa. Aku sudah hubungi polisi. Semua baik-baik saja.

Kau bajingan! Kubunuh kau!

Kau bajingan! Aku akan membunuhmu!

Kau terlambat.

Kenapa?/ Begitulah aturannya.

Kau akan baik-baik saja. Kau hanya terluka di bahu.

Aku harus pergi cari bantuan.

Jangan tinggalkan aku.

Lawrence.

Jangan khawatir, aku akan kembali dengan bantuan. Aku janji.

Kunci.

Halo, Tn. Hindle...

...atau orang-orang di rumah sakit memanggilmu, Zep.

Aku ingin kau menentukan pilihan.

Ada racun yang sedang bekerja perlahan di dalam tubuhmu,

dan hanya aku yang punya penawarnya.

Bersediakah kau membunuh seorang ibu dan anaknya untuk menyelamatkan nyawamu?

Waktu Dr. Gordon sudah habis.

Ny. Gordon?

Dengar baik-baik. Jika kau bersedia, ada aturannya.

Kenapa?/ Begitulah aturannya.

Kunci untuk membuka rantai itu ada di bak mandi.

Dia orang yang sangat menarik. Namanya John.

Dia memiliki tumor lobus depan yang tak bisa dioperasi.

Sakit akibat penyakit yang menggerogoti dari dalam.

Kedengarannya seperti Jigsaw.

Muak dengan orang-orang yang tidak menghargai berkah mereka.

Sepertinya dia suka duduk di kursi terdepan untuk menyaksikan pertunjukan gilanya.

Halo, Mark, Paul, Amanda, Zep,

Dr. Gordon, aku ingin memainkan sebuah permainan.

Kebanyakan orang tidak bersyukur mereka masih diberi kesempatan hidup.

Tapi kau tidak. Tidak lagi.

Permainan selesai.

Diterjemahkan oleh mumetndase.

Jangan!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.