Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Episode 21
Kompetisi Internasional Produksi Biola yang ke tiga tahun...
suatu kebanggaan diadakan di Cina tahun ini.
Aku merasa senang dengan kompetisi ini...
Industri pembuatan biola di Cina...
Mengalami perkembangan yang pesat.
Aku yakin industri pembuatan biola di Cina...
akan terus mengalami kemajuan.
Pemenang Medali Perak adalah...
Dari Itali, Mars
Selamat
Pemenang Medali Emas adalah...
Dari Cina
Ye Shu Wei
Pemanang Medali Emas akan memberi sambutan.
Terima kasih
Aku sangat berterima kasih telah terpilih.
Tn. Zheng Tongsheng, Ahli Pembuat Piano dari Cina...
Pernah berkata
Arti kehidupan sesungguhnya...
adalah menyadari kemampuan diri sendiri.
Aku tidak bermaksud sombong...
tapi aku hanya ingin mengikuti langkahnya...
Untuk kemajuan Industri musik Cina...
menciptakan kemungkinan.
Pemenang dari kompetisi ini akan...
melakukan performa dengan pemain biola ternama..
yang sekarang mengikuti Konser Tur Dunia.
Pemain biola....
Nona Lin Qing Zhuo
Silahkan.
Selamat
Aku tahu, itu pasti kamu
Halo semuanya
Bisa memainkan biola buatan teman sendiri...
Seperti keberuntungan buatku.
Kalian mungkin tidak tahu...
Apa hubungan mereka? Apa mereka saling kenal?
Aku juga tidak tahu
Dia juga komposer yang hebat.
Aku dan Ye Shu Wei akan memberikan penampilan yang memukau.
Silahkan.
Kompetisi Produksi Biola Internasional...
berakhir dengan sukses.
Akhirnya kau menyadari posisimu.
Aku menyukainya sejak kecil.
Hanya saja tidak berani menyampaikannya.
Saat kami bertemu lagi setelah sekian lama...
Kau bilang dia pacarmu.
Aku tidak rela dikalahkan olehmu.
Tapi sekarang...
Semua rasa sedih dan tidak relaku berangsur menghilang...
Karena melihat orang yang kucintai...
Menemukan orang yang lebih baik dariku.
Aku harus bahagia untuknya.
Bei Er Duo
Aku akan kembali ke duniaku.
Kembalilah ke duniamu juga.
Jangan melibatkan diri di dunia orang lain.
Sebentar lagi.
Kau bahagia?
Ya, karena aku sangat suka..
Sudah datang.
Nikmatilah.
Bibi, tolong beri kami 2 bir.
Dingin
- Baik. - Terima kasih.
Ayo.
Apa kita bisa menghabiskannya?
Bisa kok. Aku sering makan begini dengan Er Duo.
Ayo, Coba
Tapi kau selalu makan sedikit.
Aku..
Terima kasih bibi
Ayo, bir dingin dengan sate
Oke.
Ayo kita coba
Enak, kan?
Lumayan.
Apa ini namanya kesenangan dunia?
Kau mau bilang ini enak, kan?
Jangan gunakan kalimat itu. Coba kentangnya juga.
Baiklah.
Enak juga.
Kalo bukan karena kompetisi ini...
Aku tidak bisa makan makanan enak ini.
Kau kira sayang sekali?
Maksudmu kalah dari Allen?
Tidak kok.
Ada pepatah Cina mengatakan...
Kehidupan itu...
untuk meratapi pesaing baru?
Ya, meskipun aku tidak setuju. Tapi kurasa...
dia memang pantas.
Aku juga masih muda, kan? Tak apa.
Oke, untuk masa depanmu
Aku berterima kasih pada Tuhan, Dia membuatku bertemu denganmu.
Aku juga senang bertemu denganmu.
Ya.
Tapi versi bahagiamu tidak sama denganku.
Aku selalu memikirkannya setiap hari.
Kapan dia akan setuju?
Kapan dia akan jadi kekasihku?
Kalo kau setuju, aku akan segera mengenalkanmu pada orang tuaku.
Juga saudaraku.
Pastinya mereka akan menyukaimu.
Lalu kita bisa menikah dan memiliki 3 anak.
Meskipun aku suka anak perempuan
Tetapi dia harus memiliki dua saudara laki-laki.
Kalau terjadi sesuatu padanya...
Mereka bisa melindunginya.
Kau salah hitung lagi, kan?
Tak apa, cuma sedikit kok. Itu rejeki mereka.
Ini bukan pertama kalinya kau begitu.
Ayolah, makan saja ini.
Lihatlah, daging ini sangat enak. Jangan marah lagi!
Kau ini, aku sering memakannya.
Katakan padaku, jika kita bertengkar
Apa kau akan begitu padaku?
Tentu saja, karena aku juga suka makan sate.
Bagaimanapun..
Aku merasa..
Ini seperti mimpi bagiku.
Aku tahu...
Kau belum siap.
Aku bersedia menunggumu.
Tidak peduli apapun
Coba lagi, mungkin saja aku akan setuju.
Baiklah.
Li Zi
Maukah kau menikah denganku?
Ya
Jangan bercanda.
Aku serius.
Kau serius?
Tentu saja
Aku serius.
Ini sangat jelek
Tapi aku suka
Jangan menyesal yah.
Tidak akan.
Pagi.
Pagi. Kau mau kopi?
Iya.
Terima kasih.
Er Duo.
Ada yang ingin kubicarakan.
Apa?
Dia yang bermain bersamaku kemarin...
namanya Lin Qing Zhuo.
Putri guru biolaku.
Dia baru kembali dari Italia.
Kemarin Guru Zuo Tian menghubungiku..
untuk menjaganya selama berada di Cina.
Kami juga akan berkolaborasi untuk lagu tema...
project dubbing mu.
Dia juga punya biola pemenang penghargaan.
Juga butuh banyak latihan.
Aku harus melakukan beberapa penyesuaian dengannya.
Jadi dia akan tinggal disini sementara.
Aku sudah janji...
akan menjemputnya besok.
Tapi aku memberitahumu lebih dulu.
Tak apa.
Aku juga sudah mau pindah.
Dia bisa tinggal di kamar itu.
Aku tidak bermaksud begitu, lagian masih ada kamar kosong.
Kenapa harus pindah?
Aku sudah lama merencanakannya.
Kau lihat kan kompetisi biolanya sudah selesai.
Kau juga sudah sembuh total.
Mamaku pasti ingin aku kembali.
Tidak.
Tapi acaranya baru saja berakhir.
Kalo kau pindah pasti akan ada gosip.
Tidak akan ada lagi yang peduli.
Kalo gitu, bukannya ini lebih dekat dengan studiomu?
Bukannya lebih mudah kalo disini?
Kau Er Duo, kan?
Aku Ling Qing Zhuo
Halo.
Maaf kalau beberapa waktu ke depan aku mungkin mengganggumu.
Tidak kok.
Bukannya janjinya besok?
Aku bosan di hotel.
Jadi aku berpikir untuk datang lebih awal.
Ingin mengejutkanmu.
Kau terkejut?
Kalian silahkan bicara.
Aku akan buatkan sarapan.
Shu Wei, bantu Qing Zhuo membawa barangnya.
Kalo selesai, aku akan beritahu kalian.
Terima kasih, Er Duo.
Jangan sungkan.
Mama Papaku tahu kau datang. Mau kesana makan malam?
Benarkah? Aku juga rindu paman dan bibi.
Kemarin sangat sibuk.
Tak ada waktu ketemu mereka.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Kau sedang apa?
Ini hampir selesai. Panggil Qing Zhuo untuk makan.
Dia bilang akan turun segera.
Perayaan Internal Perjalanan Baru Besok ke Barat..
kau ada rencana?
Datanglah ke studioku kalau tidak.
Ayo pergi bersama.
Aku ada rekaman. Pergilah dengan rekanmu.
Baiklah.
Shu Wei, aku bawa sesuatu dari Italia.
Banyak sekali.
Maaf, Er Duo.
Aku tidak tahu tentangmu sebelum kesini.
Jadi tidak ada untukmu.
Tidak apa-apa kok.
Pengertian sekali.
Er Duo, kau tahu...
saat Shu Wei di Italia...
dia sangat jarang memakai pakaian yang sama.
Jadinya...
dia lebih sering beli pakaian dari aku.
Jangan sekarang.
Aku juga bawa kopi Italia.
Biar aku buatkan.
Tidak usah.
Kenapa tidak?
Apa kau tidak punya pot Mocha?
Gaya Amerika lebih nyaman.
Ayo makan dulu.
Aku buat kopi untuk kalian.
Aku ingat kau hanya minum kopi Italia.
Saat itu, aku latihan biola lebih dari 10 jam setiap hari.
Kau juga belajar bermain biola dengan ayahku.
Setiap pagi...
kita selalu ke kafe untuk minum kopi Italia.
Kita tidak terbiasa ngantri waktu itu.
Berdesakan dengan orang Italia.
Kopi Italia memang enak....
tapi bukan keharusan.
Tapi kau tidak pernah minum kopi lain sebelumnya.
Kebiasaan bisa berubah.
Kalo gitu aku akan membelikanmu Pot Mocha lain kali.
Dengan ini...
kau bisa sering-sering minum kopi Italia.
Tidak usah.
Apa kita harus membahas kopi sepanjang pagi?
Oh iya, Qingzhuo, kalo gitu....
Ikuti saja maunya hari ini.
Kita bisa melakukannya lain kali.
Aku belum pernah minum kopi Italia. Aku sangat ingin mencobanya.
Akan kubuatkan lain kali.
Kalian makan saja dulu, aku ada urusan sebentar.
Qing Zhuo
Aku harus mengantar Er Duo ke studionya dulu.
Lalu kita bisa ke studioku.
Baiklah.
Kau tidak makan?
Er Duo
Siap-siaplah. Akan ku antar ke studiomu.
Er Duo.
Sang Dewi datang ke studio kita...
dia juga sangat rajin.
Biola itu...
agar cocok dengan pasangan baru..
harus ada penyesuaian dengan pembuat biolanya...
agar bisa mencapai hasil sempurna secepatnya.
Kau meragukan sifat Bos?
Aku sangat percaya padanya.
Lagian...
Dewi Biola itu tidak mungkin berniat jahat.
Halo, Lu Tian.
Kau sudah bertemu dengannya?
Kami bertemu tadi, dia sangat baik.
Jangan membahasnya lagi. Kau masih punya materi ujian?
Masih ada.
Aku masih mempelajarinya.
Jadi tidak mungkin ku buang.
Baguslah, bisa aku meminjamnya?
Aku mau ikut ujian berikutnya.
Bisa aku pelajari Buku Catatan Rahasia Bei Er Duo?
Bisa dong.
Aku akan membawakanmu besok.
Jangan, kau sudah meminjamkannya.
Memalukan kalau kau yang membawanya padaku.
Kalo bisa, aku akan ke sana mengambilnya.
Bisa juga.
Ucapan terima kasih. Ambillah.
Kenapa bawa sesuatu?
Karena meminjam sesuatu, tentu saja aku harus membalasnya.
Aku melewati toko kue, jadi sekalian kubelikan.
Terima kasih. Tapi agak berantakan, jadi akan ku susunkan. Tunggu sebentar.
Ku tunggu diluar.
Kenapa diluar? Ayo masuk.
Banyak yang perlu disusun jadi agak lama.
Sudah malam, kau mungkin tidak nyaman.
Tidak nyaman kenapa? Masuklah.
Duduklah.
Mau minum apa?
Tidak usah repot. Aku hanya mau mengambilnya.
Baiklah. Aku keatas dulu.
Aku rasa dua bagian terakhir masih kurang.
Kita bisa mencobanya lagi.
Harus di coba.
Kau....
Lu Tian, selesai.
Er Duo, ini temanmu yah?
Temanku, Lu Tian.
Dia ada perlu sebentar.
Kalo gitu kalian ngobrollah.
Siapa dia?
Catatannya.
Lu Tian.
Mau air?
Tidak usah.
Itu...
Aku akan mengembalikannya besok.
Lihat.
Dua ini catatan penting yang selalu aku ambil.
Kau harus memperhatikannya.
Kau harus pulang. Semoga berhasil.
Kalo gitu, aku pulang yah.
Biar kuantar.
Tidak usah.
Hati-hati.
Kau kenapa?
Tidak merasa bersalah?
Kenapa merasa bersalah?
Lu Tian hanya datang mengambil catatan.
Memangnya tidak ada yang lain yang bisa bantu?
Ye Shu Wei.
- Jangan asal bicara. - Pertanyaanku tidak salah.
Kau bilang...
Shu Wei
Kemarilah.
Ada yang ingin ku diskusikan.
Er Duo, buatkan aku kopi.
Shu Wei, sudah bangun?
Er Duo keluar pagi-pagi. Mau kopi?
Tunggu sebentar.
Terima kasih.
Er Duo, kau dirumah?
Shu Wei, sudah malam.
Ayo pulang.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr
Ada apa?
Aku lulus ujian tertulis Sekolah Belajar Dubbing di Jepang.
Minggu depan akan wawancara.
Aku tahu kau pasti lulus.
Kamu hebat.
Selamat yah, Er Duo.
Terima kasih.
Kalo saja tahu kau mau ke Jepang...
mungkin aku bisa bantu sedikit.
Tidak usah. Aku sudah mempersiapkannya sejak lama. Aku yakin pasti bisa.
Aku mau mengembalikan sesuatu.
Sepatuku.
Aku tidak pandai memilih sepatu untuk gadis.
Jadi ku pilih yang simpel saja, pakailah saat wawancara.
Pasti.
Sepertinya nyaman di pakai.
Nyaman dan cantik, terima kasih.
Bagaimana kau tahu ukuranku?
Insting.
Insting?
10 yuan.
Apa? Mau dibayar?
Saat kau memberi sepatu pada orang lain, mereka harus membayarnya.
Tuan Ye.
Kau mengembalikan sepatuku, bukan memberi.
Itu berbeda.
Baiklah.
Sana.
Aku mau beres-beres. Dah..
Sampai.
Satu persinggahan lagi.
Maaf, aku agak sibuk akhir-akhir ini.
Siapa wanita yang bersama Ye Shu Wei itu?
Ling Qingzhuo, teman Ye Shuwei.
Juga putri guru biolanya Ye.
Ayahnya meminta Ye menjaganya untuk sementara ini.
Sampai, sampai
Kau bagaimana pulangnya?
Tunggu Bus 4202, sebentar lagi datang. Kau duluan saja.
Ku temani menunggu.
Tidak usah. Pulanglah istirahat. Ini.
Kalo gitu, aku duluan.
- Pulang lah. - Dadah, hati-hati.
Tunggu..
Aku pulang dulu.
Ada masalah?
Apa maksudmu...
tinggal bersama dua wanita sekaligus?
Apa urusannya denganmu?
Apa kau tidak memikirkan perasaan Er Duo?
Apa hakmu menanyakan hal itu?
Karena aku...
temannya.
Begini saja..
temannya Er Duo.
Terima kasih sudah menghawatirkannya.
Dengar baik-baik.
Er Duo itu pacarku.
Kami akan mengatasi masalah kami sendiri.
Tidak usah khawatir.
Kalo kau peduli padanya, tunjukkan.
Jangan membuatnya salah paham.
Terima kasih nasehatnya, tapi kami baik-baik saja.
Er Duo
Er Duo
Er Duo
Er Duo
Ada apa?
Ada yang ingin ku bicarakan.
Aku tahu kau mau belajar ke Jepang.
Aku punya teman di Jepang.
Dia juga bekerja di bidang animasi.
Kalo kau mau belajar dubbing...
kau bisa menghubunginya.
Aku sudah bicara dengannya.
Begini..
kau tidak perlu repot-repot.
Aku tidak ingin mengambil jalan pintas.
Tidak kok.
Aku melakukan ini sebagai bentuk terima kasih sudah menjaga Ye Shu Wei selama ini.
dan aku juga percaya pada kemampuanmu.
Er Duo bisa kok melakukannya sendiri.
Jangan membahasnya lagi.
Qing Zhuo, ada pekerjaan yang ingin ku bicarakan.
Kemarilah.
Selamat malam.
Selamat malam.
Kau sedang apa disini?
Tali sepatuku.
Bukannya kau pake sandal?
Oh sandal!
Aku sakit perut..
sakit perut.
Aku ke toilet dulu.
|| Presented by D A N D E L I O N || Instagram : sarii_sarr Makassar, 11 April 2019
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.