Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Legenda Zang Hai]
[Episode 16]
Tuan Bangsawan mengerutkan kening seperti itu,
apakah masih mencemaskan persoalan fenomena langit?
Waktu aku keluar untuk berbelanja hari ini,
aku mendengar orang di seluruh kota membicarakan hal ini.
Beberapa bahkan mengungkit tentang Tuan Bangsawan.
Apa yang mereka katakan?
Mereka bilang bahwa Zang Hai
sangat berani, asal bicara tentang fenomena langit, dan menyesatkan orang.
Katanya, Tuan Bangsawan memanjakan bawahan
dan Kediaman Bangsawan telah melanggar aturan.
Awalnya, aku juga tidak peduli
dengan desas-desus ini.
Namun, persoalan fenomena langit
bagaimanapun juga tetap sangat penting.
Aku khawatir jika kata-kata ini terus tersebar
dan suatu hari nanti Kaisar mendengarnya,
takutnya Tuan Bangsawan akan punya kelemahan.
Menurutku,
terlepas dari apakah ucapan Zang Hai benar atau tidak,
hari ini dia berani melampaui Tuan Bangsawan untuk melaporkan fenomena langit,
besok
mungkin saja bisa melakukan sesuatu.
Orang seperti ini tidak boleh dibiarkan berada di sekitar.
Istriku, apa maksudmu?
Jika Tuan Bangsawan tidak tega mengambil tindakan,
aku bisa melakukannya untuk Tuan Bangsawan.
Mudah saja membunuh dia.
Namun, jika sejalan dengan fenomena langit,
apa yang harus dilakukan?
Jika sejalan, itu berarti Tuan Bangsawan pandai mengenali bakat.
Meskipun orang berbakat langka,
jika tidak patuh, tentu saja harus dibunuh.
Menurutmu,
bintang jenderal yang akan jatuh itu
apakah mungkin adalah aku?
Tuan Bangsawan.
Kau benar-benar memercayai perkataannya?
Hujan deras di Zhongzhou, berkah tidak terduga dari langit.
Kabar baik!
Hujan deras di Zhongzhou, berkah tidak terduga dari langit.
Hujan deras di Zhongzhou, berkah tidak terduga dari langit.
Kabar baik!
Hujan deras di Zhongzhou, berkah tidak terduga dari langit.
[Biro Pengamat Langit] Atas rahmat Langit, Kaisar memberi titah.
Zhongzhou mengalami kekeringan hebat dan tidak ada hujan selama berbulan-bulan.
Sungai-sungai mengering dan hal itu membuat Kaisar cemas.
Hari ini, hujan berkah turun dan membasahi segala sesuatu.
Penderitaan rakyat teratasi, seluruh dunia bersukacita.
Biro Pengamat Langit berjasa karena melaporkan hujan.
Diberikan hadiah seribu liang koin perak. Sekian.
Aku, Chu Huaiming, berterima kasih atas kebaikan Kaisar.
Tuan sekalian,
kita harus berusaha lebih keras lagi.
Jangan mengecewakan kepercayaan Kaisar pada kita.
Baik, Tuan.
Pergilah bekerja.
Bagaimana kabar Zang Hai beberapa hari ini?
Kudengar setiap hari makan, minum, dan tidur dengan baik.
Sehari-hari hanya duduk sambil memejamkan mata untuk menenangkan pikiran.
Sama seperti orang yang menganggur.
Pergilah.
Baik.
Tuan Chu.
Tuan Zang.
Masih bisa tidur?
Beberapa hari lagi, kau tidak akan terbangun dari tidurmu.
Selagi bangun, segeralah memperbaiki diri.
Berusaha agar di kehidupan selanjutnya bereinkarnasi di keluarga yang baik.
Ada berita dari Zhongzhou, yaitu berkah tidak terduga dari langit.
Itu pertanda keberuntungan besar.
Aku menang, dan kau kalah.
Tuan Chu, untuk apa terburu-buru?
Tuan Bangsawan telah memberiku waktu tujuh hari.
Apa gunanya sekalipun memberimu sepuluh hari?
Jangan-jangan
kau mengira kau masih memiliki kesempatan untuk bertahan hidup?
Rasi Bintang Keranjang Tampi bawa angin baik, Rasi Bintang Jala bawa hujan baik.
Dua kalimat ini
dihafal Tuan Chu dengan sangat baik.
Namun, kalimat lainnya
seharusnya belum pernah kau dengar, 'kan?
Jika bulan mendekati Rasi Bintang Jala akan menyebabkan hujan deras.
Sebagai Ketua Biro Pengamat Langit,
kemampuanmu masih kurang.
Hanya tahu melaporkan kabar baik dan meminta hadiah, serta mengabaikan fakta.
Bahkan fenomena bintang sepele ini tidak bisa kau pahami.
Kau jangan gunakan fenomena bintang untuk menakut-nakuti.
Aku mengamati bintang di Biro Pengamat Langit dan bawakan banyak berkah.
Karena kau tidak percaya, silakan kembali.
Sekalipun Tuan Chu tidak sabaran,
tunggu lima hari lagi.
Lihat apakah kepalaku yang jatuh ke tanah
atau kerja kerasmu selama bertahun-tahun
yang akan hancur dalam semalam.
Tampaknya, kau tidak akan menyerah sebelum melihat langsung.
Aku juga malas omong kosong denganmu di sini.
Kau tunggu kepalamu dipenggal saja.
Di mana Tuan Bangsawan?
Semalam, ayahku menyuruh kediaman meningkatkan penjagaan.
Semua tamu dari luar harus ditolak.
Tampaknya, dia tidak akan keluar beberapa hari ini.
Kulihat wajahnya tampak cemas.
Takutnya khawatir itu karena bintang jenderal jatuh yang kau katakan.
Untuk apa kau mengatakan ini padanya tanpa alasan?
Tentu saja aku mau menyelamatkan nyawaku.
Waktu itu situasinya sangat genting.
Jika aku tidak mengatakannya dengan lebih serius,
takutnya Tuan Bangsawan sudah membunuhku di tempat.
Jadi, dalam keadaan mendesak,
aku terpikirkan alasan ini.
Setiap tahun ada raja, bangsawan, jenderal dan menteri yang mati.
Setiap tahun ada fenomena aneh cuaca.
Aku hanya mengatakan bintang jenderal jatuh,
tidak menyebutkan tinggi rendah jabatan secara spesifik.
Bukankah cukup asalkan bisa menakut-nakuti Tuan Bangsawan?
Jika ayahku tahu kau membohongi dia
hingga membuat dia sangat gelisah,
dia pasti akan membunuhmu.
Aku hanya perlu menunggu beberapa hari lagi,
maka aku bisa membuktikan padanya
bahwa aku benar.
Tuan Muda Zhixing.
Tolong bantu aku lihat,
bisakah menyampaikan pesan dari bawahan lama ayahmu?
Untuk membantu militer dan rakyat di Zhongzhou?
Baik.
Ada satu hal lagi
yang perlu bantuanmu.
Beberapa hari ini awasi dengan ketat.
Tidak ada yang diizinkan masuk dengan membawa senjata.
Tuan.
Hujan di Zhongzhou sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Kondisi kekeringan sudah sangat berkurang
dan semua teratur.
Sudah turun tiga hari.
Bagaimana intensitas hujannya?
Sepertinya tidak mereda.
Selanjutnya, setiap hari kau harus ke Kementerian Tenaga Kerja
untuk mencari tahu intensitas hujan Zhongzhou pada Biro Pengawas Air Tanah.
Tuan.
Hujan deras di Zhongzhou telah berlangsung selama empat hari berturut-turut.
Curah hujan merupakan yang terbesar dalam sepuluh tahun.
Di daerah daratan rendah
sudah ada kecenderungan penampungan air.
Pergilah.
Hujan deras di Zhongzhou telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.
Sungai meluap akibat hujan lebat
dan terjadi longsoran batuan di pegunungan.
Lebih dari sepuluh rumah rusak dan hampir seratus orang terluka.
Lapor lagi.
Hujan deras di Zhongzhou telah berlangsung selama enam hari berturut-turut.
Ketinggian air di sembilan sungai makin tinggi
dan sudah segera mengutus orang untuk membangun bendungan lagi.
Jika hujan terus berlangsung selama dua atau tiga hari lagi,
takutnya akan ada bendungan yang jebol.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin.
Tuan Chu.
Pengurus Rumah Zhuang, bantu aku sampaikan.
Aku ingin bertemu Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan agak tidak sehat beberapa hari ini,
sudah berpesan untuk menolak semua tamu dari luar.
Tuan Chu, silakan Anda kembali.
Atas dasar apa?
Atas dasar apa?
Zang Hai.
Kau akan mati mengenaskan!
Kasim.
Apa maksudnya?
Maksud Kasim adalah
lebih baik Tuan Chu segera meminta maaf pada Kaisar.
Ka... Kasim sudah tidak mau menyelamatkanku lagi?
Kasim tidak boleh mengabaikanku.
Kasim sudah bilang,
intensitas hujan di Zhongzhou tidak mereda,
Kaisar tidak bisa tidur di malam hari
dan sudah beberapa hari tidak bisa makan.
Tuan Chu,
kau salah meramal, membawa bencana bagi negara dan rakyat.
Jagalah dirimu dengan baik.
Ayah Angkat, dia sudah pergi.
Zang Hai.
Lagi-lagi Zang Hai.
Dia bahkan tidak melepaskan Ketua Biro Pengamat Langit.
Ketua Biro Pengamat Langit?
[Ruang Terlarang]
Tuan Chu datang.
Adik Zang Hai.
Kau sungguh bersemangat.
Kenapa kau begitu yakin akan berhasil?
Dilihat dari ekspresi Tuan Chu,
seharusnya hujan di Zhongzhou berlangsung selama beberapa hari,
dan hujan deras menyebabkan genangan air, 'kan?
Adik Zang Hai.
Kau adalah staf Tuan Bangsawan,
aku juga bekerja untuk Tuan Bangsawan.
Kita berada dalam situasi yang sama,
tidak perlu terus bersaing seperti ini.
Jika kau ingin menjadi pejabat,
aku memujimu di depan Tuan Bangsawan
bukanlah masalah.
Jika kau menginginkan uang,
aku bantu kau merencanakan.
Berapa banyak yang kau inginkan, sebutkan saja.
Adik Zang Hai.
Adik Zang Hai.
Asalkan kau mengatakan pada Tuan Bangsawan
bahwa fenomena bintang kali ini adalah
percampuran nasib baik dan nasib buruk.
Aku menebak nasib baik
dan kau menebak nasib buruk,
tidak satu pun dari kita yang salah menebak.
Hanya saja tidak menebak seluruhnya.
Dengan begini,
aku paling-paling lalai dalam tugas
dan nyawamu terselamatkan.
Lakukan satu hal untuk dua keuntungan.
Bagaimana menurutmu?
Tuan Chu.
Apakah kau sedang memohon padaku?
Kemampuanku masih kurang
dan salah menilai fenomena langit, aku sangat pantas mati.
Saudara Zang.
Waktu itu aku juga berjasa merekomendasikanmu
untuk masuk Kediaman Bangsawan.
Mengingat kau dan aku sama-sama bekerja untuk Tuan Bangsawan,
selamatkan nyawaku.
Kelak jika membutuhkanku,
aku akan siap menghadapi kesulitan dan bahaya.
Aku jujur saja pada Tuan Chu.
Semua syarat yang kau sebutkan tadi
sangat membuat hatiku tergerak.
Benar.
Kalau begitu, kita...
Namun, benar adalah benar dan salah adalah salah.
Jika semua benar dan salah serta kebenaran dan kepalsuan
di seluruh dunia ini bisa didapatkan keduanya,
itu akan menyia-nyiakan ajaran orang tuaku
dan menyia-nyiakan aturan istana.
Tuan Chu.
Begitu permainan ini dimulai,
mana bisa meninggalkan permainan di pertengahan?
Zang Hai!
Kau sudah bertekad untuk mencelakaiku.
Aku tidak memiliki dendam denganmu,
kenapa kau mengincarku?
Tuan Chu juga tahu bahwa kita tidak memiliki dendam.
Lantas, kenapa di bawah makam Mendiang Kaisar,
Tuan Chu berkali-kali ingin membunuhku?
Para rakyat yang kau tangkap tanpa alasan
untuk menggantikan ahli fengsui,
para perajin yang mati mengenaskan di makam Mendiang Kaisar,
gadis yang mulutnya dimasukkan arang mentah oleh kalian,
serta orang-orang yang kau bunuh
tanpa pandang bulu demi naik jabatan,
dendam apa pula yang mereka miliki denganmu?
Tuan Chu.
Kau adalah Ketua Biro Pengamat Langit.
Seharusnya kau tahu prinsip reinkarnasi,
sebab akibat, dan karma, 'kan?
Terakhir kali Tuan Chu datang memamerkan kekuasaan.
Namun, kali ini
datang untuk memintaku memohon pengampunan untukku
atau datang untuk mengucapkan selamat tinggal padaku?
Kau
meramal semuanya dengan benar.
Namun, soal hari ini adalah hari kematianmu,
sudahkah kau meramalnya?
Chu Huaiming.
Kau salah melaporkan fenomena langit,
paling-paling kehilangan jabatan dan dipenjarakan.
Bisa kembali hidup normal dalam beberapa tahun.
Jika kau membunuh orang...
Membunuh orang harus membayar dengan nyawa.
Membunuh orang harus membayar dengan nyawa?
Kau telah membunuh Yang Zhen dan Qu Jiao,
sudah saatnya kau membayar dengan nyawa, 'kan?
Setelah membunuhmu, aku akan meninggalkan ibu kota.
Istana tidak bisa menemukanku lagi.
Kau pandai meramal,
juga tidak bisa lepas dari kematian.
Aku sudah masuk Biro Pengamat Langit saat usiaku 15 tahun.
Aku bekerja dengan rajin
selama bertahun-tahun!
Siang dan malam aku selalu memikirkan dan memeras otak.
Dengan tidak mudah bisa mendekati Bangsawan Pingjin
dan menjadi Ketua Biro Pengamat Langit!
Apakah kau tahu?
Demi mencapai titik ini...
Demi mencapai titik ini,
berapa banyak waktu yang telah kuhabiskan dan penderitaan yang telah kualami?
Kau.
Gara-gara kau,
Zang Hai.
Membuatku tidak memiliki apa pun
dalam sekejap.
Kau memang telah menjadi Ketua Biro Pengamat Langit,
tetapi sejak awal kau sudah melupakan prinsip moral untuk menjadi manusia.
Bukan aku yang mencelakaimu, melainkan kau sendiri!
Memangnya kenapa kalau aku ingin naik jabatan?
Apakah itu salah?
Jika tidak ada kau, semua ini tidak akan terjadi.
Sekalipun reputasiku hancur,
aku juga mau menjatuhkanmu dulu...
Chu Huaiming, kau...
Untuk mati bersamaku.
Matilah kau.
Tuan Chu.
Tolong!
Bau apa ini?
Cepat, pergi periksa.
Tolong!
Kebakaran.
Kebakaran.
Cepat pergi panggil orang!
- Baik. - Cepat!
Aku di sini!
Cepat padamkan api!
Cepat!
Tolong!
Kebakaran!
Kebakaran!
Cepat!
- Cepat! - Padamkan api.
Ada satu hal lagi
yang perlu bantuanmu.
Aku sudah memotong semua jalan Chu Huaiming.
Takutnya jika ingin membunuhku, dia hanya bisa membakar.
Pada saat ini, kau harus bertindak sesuai rencana.
Tidak boleh menyelamatkanku.
Tuan Bangsawan,
intensitas hujan di Zhongzhou makin deras.
Tidak bisa dihentikan.
Takutnya akan terjadi banjir.
Hari ini sudah hari keberapa hujan turun?
Sudah hari ketujuh.
Tuan Bangsawan, gawat!
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan, gawat.
Ada apa di luar?
Penjara ke... kebakaran.
Bagaimana dengan Zang Hai?
Dia masih di dalam dan belum keluar.
Para bawahan sudah pergi menyelamatkan.
Tuan Muda Zhixing.
Tuan Chu.
Kenapa pergi begitu terburu-buru?
Aku baru selesai memberi salam pada Tuan Bangsawan.
Tidak ada urusan, jadi aku pergi dulu.
Kau membunuh orang dan membakar di Kediaman Bangsawan, kau masih mau kabur?
Kau...
Ikut aku menemui Tuan Bangsawan!
Tidak mau.
Zang Hai!
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Tu... Tuan Bangsawan.
Hati-hati, Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Cepat tolong!
Tuan Bangsawan.
Pengawal!
Tuan Bangsawan, kau baik-baik saja?
Padamkan api!
Baik.
Cepat.
Siram.
Cepat siram.
Minggir.
Ayo.
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Anda baik-baik saja?
Tidak masalah.
Tuan Bangsawan.
- Tuan Bangsawan. - Anda terbakar.
Bagaimana Anda bisa...
Hari ini kau cukup beruntung.
Kenapa penjara bisa tiba-tiba terbakar?
Para prajurit kediaman mengatakan
bahwa sebelum kebakaran, Tuan Chu sempat datang.
Chu Huaiming?
Di mana dia?
Ayah.
Lihat.
Ayah.
Chu Huaiming.
Apakah kau yang menyulutkan api?
Bukan.
Tuan Bangsawan.
Bukan aku.
Aku melihat dengan mata kepala sendiri.
Chu Huaiming ingin melarikan diri setelah menyulut api.
Itu dia.
Dia ingin membunuhku.
Yang Zhen dan Qu Jiao juga yang dia...
Tuan Bangsawan.
Ujung tombaknya mengarah ke Anda,
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Tuan Bangsawan.
Ada laporan mendesak dari Zhongzhou.
Hujan terlalu deras, banyak tanggul yang jebol.
Air sungai meluap,
membanjiri puluhan ribu mu sawah di hilir.
Lalu, bagaimana nasib rakyat Zhongzhou?
Warga di sepanjang sungai sudah mendapat peringatan dini,
banyak yang sudah dievakuasi,
tetapi masih ada ribuan korban jiwa.
Ada satu hal lagi,
Jenderal Fu Zhisong, Komandan Militer Wilayah Tengah,
secara pribadi memimpin pasukan untuk mencegah bencana banjir.
Ketika tanggul jebol,
Jenderal Fu juga terseret arus deras.
Jasadnya sudah ditemukan di hilir.
Bawa Chu Huaiming ke Mahkamah Agung.
Bangun!
Tuan Bangsawan.
Zang Hai.
Kau akan mati mengenaskan!
Kau akan mati mengenaskan!
Cepat ambil air.
Cepat.
Cepat.
Cepat.
Katamu
Tuan Bangsawan sendiri masuk ke dalam lokasi kebakaran
untuk menyelamatkan Zang Hai?
Untungnya, pelaku pembakaran sudah tertangkap.
Siapa yang menyulut api?
Chu Huaiming.
Tuan Muda Zhixing yang menangkap Tuan Chu
dan sekarang secara pribadi mengawalnya ke Mahkamah Agung.
Fu, cepat.
Pergi lihat ayahmu.
Baik.
Nyonya, tidak perlu khawatir.
Tuan Zang sudah mengantar Tuan Bangsawan kembali ke kamar untuk pengobatan.
Tuan Bangsawan berpesan agar Anda dan Tuan Muda Zhifu tidak perlu datang.
Fu.
Kita sudah keduluan.
Bukankah seharusnya kau yang berada
di sisi ayahmu saat ini?
Tuan Bangsawan,
tabib akan segera tiba.
Hanya luka kecil, tidak perlu terlalu khawatir.
Saat mereka datang, semuanya sudah beres.
Lanjutkan.
Kalau begitu, Tuan Bangsawan, tahanlah sedikit.
Benar seperti yang kau katakan,
jenderal besar gugur.
Dayong kehilangan seorang jenderal hebat.
Jujur saja,
aku justru merasa lega.
Beberapa hari ini aku terus memikirkan
apakah bintang jenderal ini adalah aku.
Tuan Bangsawan terlalu banyak berpikir.
Aku pernah mengatakan kepada Anda,
Tuan Bangsawan,
orang baik selalu dilindungi takdir.
Aku telah berperang puluhan tahun
dan tidak pernah takut mati.
Namun, setelah lama tinggal di ibu kota,
hatiku tidak sama lagi seperti dulu.
Untunglah aku punya kau,
yang bisa merencanakan segalanya untukku.
Tuan Bangsawan.
Aku hanyalah rakyat biasa
yang berkat diterima oleh Anda
baru bisa membuat rencana untuk Kediaman Bangsawan.
Jika hari ini bukan karena Anda membantu,
mungkin aku sudah tewas di dalam kobaran api itu.
Zang Hai.
Aku sebelumnya selalu menganggapmu sebagai staf.
Prajurit adalah prajurit, jenderal adalah jenderal.
Namun, hari ini, setelah menyelamatkanmu dari kobaran api,
aku baru menyadari sudah menganggapmu sebagai keluarga sendiri sejak lama.
Aku memperlakukanmu seperti itu sebelumnya karena keadaan darurat.
Jangan salahkan aku.
Aku tidak berani.
Ini semua salahku karena bertindak tanpa izin terlebih dahulu.
Sudah.
Kau juga memikirkannya untukku.
Aku bisa memahami
apa yang kau katakan.
Sulit bagiku untuk memercayai seseorang.
Jangan mengecewakanku.
Aku
pasti tidak akan mengecewakan harapan besar Tuan Bangsawan.
[Penjara Kerajaan]
Atas rahmat Langit, Kaisar memberikan titah.
Ketua Biro Pengamat Langit, Chu Huaiming,
salah dalam mengamati fenomena langit, sehingga menunda penanganan bencana
yang mengakibatkan banjir besar di Zhongzhou dan kerugian harta serta korban jiwa.
Selain itu, dia melakukan penipuan dan pembunuhan.
Oleh karena itu, jabatannya dicabut, diturunkan statusnya menjadi rakyat biasa,
dan diasingkan sejauh 3.000 li.
Sebelum berangkat, dia akan dicambuk 50 kali, dan hukuman segera dilaksanakan.
Nyonya Rumah,
apakah aku menyakiti Anda?
Bukan urusanmu.
Aku sakit kepala.
Apa yang sedang Nyonya Rumah pikirkan?
Apakah Anda masih khawatir tentang luka Tuan Bangsawan?
Pengurus Rumah mengatakan
bahwa luka Tuan Bangsawan sudah tidak apa-apa.
Aku sedang memikirkan
Zang Hai dan Zhuang Zhixing.
Nyonya Rumah, kenapa Anda memikirkan dua orang itu?
Jangan terlalu membebani pikiran Anda.
Zhixing pertama kali tunjukkan bakatnya di pertandingan bola tongkat jalan kaki
dan mendapatkan hati Tuan Bangsawan.
Zhifu memilih jalur sastra, sementara dia memilih jalur ilmu bela diri.
Dia memahami keinginan Tuan Bangsawan yang mendambakan
seorang putra yang bisa mewarisi Keluarga Zhuang
dan membawa kejayaan keluarga melalui ilmu bela diri.
Lalu, dia secara kebetulan
menangkap Chu Huaiming yang menyulut api.
Dia tidak hanya berjasa sendiri,
tetapi juga membantu Zang Hai.
Setiap langkah ini dilakukan dengan tepat dan cermat,
tanpa ada perhitungan yang meleset.
Mungkinkah Tuan Muda Zhixing tiba-tiba menjadi cerdas?
Aku khawatir
dia bersama Zang Hai...
Meskipun
aku masih belum tahu apa tujuan Zang Hai,
Zhixing
pasti ingin bersaing dengan Zhifu-ku.
Itu tidak perlu dikhawatirkan.
Tuan Muda Zhifu kita
sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan sampah seperti dia.
Ini adalah
sup ginseng yang aku buat sendiri untuk Tuan Bangsawan.
Aku masukkan kayu manis dan akar manis di dalamnya.
Ini akan membantu mengeluarkan nanah,
jika diminum, juga mempercepat penyembuhan luka.
Bagaimana istirahat Tuan Bangsawan?
Apakah lukanya masih sakit?
Semalam Anda tidak mengizinkanku merawat Anda,
aku khawatir sepanjang malam.
Hanya luka kecil, tidak ada yang serius.
Keselamatan Tuan Bangsawan
memengaruhi mata pencarian ratusan orang di seluruh Kediaman Bangsawan.
Bagaimana mungkin aku tidak peduli?
Aku hanya berharap Tuan Bangsawan
tidak lagi melakukan hal-hal berbahaya seperti itu.
Kebaikan Tuan Bangsawan terhadap bawahannya adalah
berkah bagi seluruh Kediaman Bangsawan.
Namun, entah kenapa,
hatiku terus merasa tidak tenang.
Apa yang perlu dikhawatirkan?
Sejak Zang Hai masuk ke kediaman,
orang-orang yang bisa diandalkan di sisi Tuan Bangsawan makin berkurang.
Pertama Yang Zhen dan Qu Jiao,
sekarang bahkan Chu Huaiming juga dipenjara.
Tuan Bangsawan, coba pikirkan baik-baik setiap kejadian ini,
siapa yang paling diuntungkan?
Bukankah itu Zang Hai?
Anda memperlakukannya dengan sepenuh hati,
tetapi dia hanya melakukan hal-hal yang menyingkirkan orang lain.
Menyingkirkan orang lain?
Istriku,
apakah kau berpikir begitu?
Begitu Zang Hai masuk ke kediaman,
dia langsung akrab dengan Zhixing.
Mungkin dia memanfaatkan sifat lugu Zhixing
yang suka berteman.
Kenapa Chu Huaiming
bisa ditangkap oleh Zhixing kemarin?
Kenapa bisa begitu kebetulan?
Apakah maksudmu
Zhixing tahu Chu Huaiming akan menyulut api
dan sudah menunggunya di sana?
Pasti ada orang hebat
di balik ini.
Kalau tidak, bagaimana mungkin dia tiba-tiba memenangkan
gelar juara bola tongkat jalan kaki?
Istriku.
Kau adalah Nyonya Rumah Kediaman Bangsawan.
Kau bisa menerima kemajuan Zhifu.
Kenapa kau tidak bisa menerima kemajuan Zhixing?
Tuan Bangsawan salah paham padaku.
Aku hanya khawatir
staf baik yang Anda perlakukan dengan hormat
sebenarnya
tidak tulus kepada Anda.
Apa yang kau katakan,
aku sudah mengerti.
Kau boleh pergi sekarang.
Nyonya.
Tuan Bangsawan.
Kau sudah mendengar semua pembicaraan kami tadi, 'kan?
Jawab Tuan Bangsawan.
Aku mendengar semuanya.
Apakah ada yang ingin kau katakan?
Nyonya Besar hanya separuh benar.
Tuan Muda Zhixing memang memenangkan pertandingan
atas petunjukku.
Namun, bagaimana aku bisa tahu
Chu Huaiming akan datang untuk membakar dan membunuhku?
Kemarin, ketika kebakaran,
semua orang berlari ke penjara.
Chu Huaiming melarikan diri dengan panik setelah menyulut api,
dia pasti mencurigakan.
Jika Tuan Muda Zhixing bertemu dengannya,
tentu saja dia akan menangkapnya.
Namun, aku akui aku
memang sedikit lebih dekat dengan Tuan Muda Zhixing akhir-akhir ini.
Tuan Bangsawan.
Izinkan aku berbicara lancang.
Tuan Muda Zhixing memiliki bakat sebagai jenderal dan komandan.
Jika hanya digunakan untuk kebolehan dalam pertandingan bola tongkat jalan kaki,
itu masih jauh dari cukup.
Maksudmu,
kau ingin Zhixing bergabung dengan militer?
Ya.
Tuan Muda Zhifu memang luar biasa
dan kini menjadi pilar istana.
Namun, Keluarga Zhuang telah berperang di medan perang selama beberapa generasi,
dan Tuan Bangsawan sendiri telah menorehkan prestasi gemilang.
Jika tidak ada penerus,
aku merasa sangat disayangkan.
Zhifu memang tidak cocok untuk militer,
tetapi Zhixing,
aku khawatir kau salah menilainya.
Tuan Muda Zhixing yang dulu memang agak sembrono.
Namun, akhir-akhir ini
dia rajin berlatih ilmu bela diri dan tidak pernah bermalas-malasan.
Dia bisa menonjol begitu cepat,
selain karena usahanya sendiri,
itu juga berkat darah bakat militer Keluarga Zhuang
yang mengalir dalam dirinya.
Kau sudah merencanakan masa depan Zhixing sekarang,
apakah tidak terlalu dini?
Aku adalah abdi keluarga Tuan Bangsawan,
tentu saja aku harus merencanakan masa depan Kediaman Bangsawan.
Jika Kediaman Bangsawan bisa memiliki satu jalur sipil
dan satu jalur militer yang saling mendukung di istana,
maka pondasi ke depannya akan makin kokoh.
Apa yang kau lihat
dan pikirkan
lebih banyak dariku.
Tuan Bangsawan mengatakan
akan menganggapku sebagai keluarga.
Jadi, aku akan mengatakan semua yang ada di dalam hatiku
kepada Tuan Bangsawan.
Dulu, orang-orang sepertimu tidak cukup
untuk mengisi satu tenda di sampingku,
tetapi mereka semua sudah mati.
Mereka mati untukku.
Apakah kau takut mati?
Jawab Tuan Bangsawan.
Aku pernah mengatakan aku takut mati,
tetapi aku lebih takut hidup sia-sia.
Pasti orang-orang yang mengikuti Tuan Bangsawan saat itu
meninggal dengan terhormat.
Aku memanggilmu hari ini karena ada urusan.
Posisi ketua Biro Pengamat Langit kosong.
Aku bertanya padamu,
apakah kau ingin melakukan pekerjaan ini?
Aku...
Tidak perlu ragu.
Jika kau ingin melakukannya, aku akan merencanakannya untukmu.
Aku akan menuruti perintah Tuan Bangsawan.
[Toko Buku Sangu]
Muridku, kali ini keberuntunganmu benar-benar bagus.
Menurutmu,
seberapa besar kepercayaan Bangsawan Pingjin yang sudah kau dapatkan sekarang?
Tujuh atau delapan dari sepuluh.
Guru tidak sependapat?
Jika orang di dalam kobaran api itu bukan kau, melainkan Jiang Xiang,
dia pasti tidak akan menyelamatkannya.
Ayah Jiang Xiang, Jiang Jin,
sekarang bukan lagi Menteri Ritus.
Dia tidak memiliki nilai baginya.
Sedangkan kau, sekarang adalah staf paling berharga di sisinya.
Bakat dan kemampuanmu adalah
senjata tajam baginya untuk berdiri tegak di istana.
Dia menyelamatkanmu
itu sama saja menyelamatkan miliknya sendiri.
Mengenai perkataan yang dia sampaikan kepadamu,
itu hanya untuk membeli kesetiaan.
Saat ini, kelihatannya
Bangsawan Pingjin bersedia mencurahkan isi hatinya padamu adalah hal yang baik.
Namun, kau harus lebih memperhatikan batasannya.
Lebih banyak itu pelanggaran,
lebih sedikit itu kelalaian.
Ini akan makin sulit.
Guru berharap kau bisa menjadi
orang yang paling dipercaya dan diandalkan di sisinya.
Semua isi hati Bangsawan Pingjin akan dia ceritakan padamu tanpa ragu.
Aku dan Bangsawan Pingjin tidak memiliki hubungan darah atau kekerabatan.
Aku bisa membuatnya percaya padaku,
tetapi untuk membuatnya bergantung padaku,
bagaimana mungkin bisa dilakukan tanpa berada di sisinya
selama sepuluh atau delapan tahun?
Bahkan Yang Zhen pun tidak berhasil.
Setiap orang memiliki penderitaan dan kebingungan.
Mengetahui itu mudah, melakukan itu sulit.
Bangsawan Pingjin pun tidak terkecuali.
Jika kau ingin mendapatkan ketergantungannya padamu,
kau harus membantunya mengatasi kesedihan dan kesulitan.
Lalu, apa penderitaan Bangsawan Pingjin?
Ini berkaitan dengan orang yang sudah menghilang dari Keluarga Zhuang.
♪ Menyembunyikan ketajaman di mata ♪
♪ Genggam hasrat berbahaya di telapak tangan ♪
♪ Ombak dahsyat tersembunyi di lengan baju ♪
♪ Guntur menggelegar tanpa suara ♪
♪ Dalamnya intrik ♪
♪ Tidak sedalam ♪
♪ Tatapanku ♪
♪ Konspirasi adalah jubah pelindungku ♪
♪ Rencana terbuka adalah senjataku ♪
♪ Dengan kegilaan yang kupendam ♪
♪ Kubersihkan kotornya dunia ♪
♪ Malam tidak gelap ♪
♪ Hanya karena ♪
♪ Hatiku membara ♪
♪ Aku adalah penggulung awan ♪
♪ Aku adalah pembalik hujan ♪
♪ Kompas hati manusia sulit ditebak ♪
♪ Selalu ada yang naik dan jatuh ♪
♪ Aku adalah hidup dan mati ♪
♪ Aku adalah pemberi dan penerima ♪
♪ Saat keyakinan membara bagai matahari ♪
♪ Aku akan bernyanyi bersamamu ♪
♪ Aku adalah musim tanam ♪
♪ Aku adalah musim panen ♪
♪ Aku adalah dunia ♪
♪ Aku adalah umat manusia ♪
♪ Kau juga adalah aku ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.