All language subtitles for The.Surrender.2025.WEBRip.x264.AAC.YTS.MX

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/

DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88

Permisi.

Sial!

Sialan.

Di mana kau?

Aku tadi jalan-jalan.

Bagus.

Dia harus ke kamar mandi, dan kau tak ada membantu mengangkatnya.

Kukira Nikki sudah tunjukkan cara melakukannya sendiri.

Ya. Coba saja sendiri.

Tidak segampang itu.

Maaf, tidurku tak nyenyak semalam.

Pergilah tidur siang. / Tidak.

Ya, Ibu.

Ibu, serahkan padaku.

Barbara! / Ayah.

Aku di sini, Ayah. / Barbara!

Ayah butuh sesuatu?

Aku bisa melakukannya.

Baik.

Ibu, Ayah memanggilmu.

Baik.

Hai, Sayang.

Barbara!

Aku di sini.

Hai, Sayang.

Maaf.

Baik.

Biar aku... Morfin. / Apa?

Di meja samping ranjang.

Sini morfinnya.

Baik.

Ya, itu cukup.

Baik.

Terima kasih.

Ini dia.

Barbara!

Setengah saja.

Cuma setengah.

Baik.

Ini dia.

Ini dia.

Ini dia, Sayang.

Ini dia, ini dia.

Ini dia.

Minumlah.

Bagus.

Baik.

Ini dia.

Bagus.

Apa dia... / Tidak.

Aku harusnya kembali lebih cepat.

Ya, sudah seharusnya.

Apa yang kau lakukan?

Ibu, tidak apa-apa!

Aku tidak membuang apapun.

Itu ada di malam hari... / Bagaimana dengan ini?

Bau tinja dan ada gigi manusia di dalamnya.

Dari mana giginya, Ibu?

Aku tidak ingin tahu.

Ini kantong obat.

Itu menjijikkan.

Sejak kapan Ibu mulai percaya guna-guna?

Sejak kapan kau fanatik budaya?

Aku selalu punya sisi spiritual.

Kau pernah mengikuti retret yoga 20 tahun lalu.

Itu bukan pencerahan spiritual.

Kata Deb mengatakan semua pengalaman bermakna dan bernilai.

Jika Deb mengatakannya, maka itu pasti benar.

Tidak sembarangan orang bisa menjadi instruktur yoga.

Keluar.

Apa?

Ayah tidak butuh energi negatif membebaninya.

Ibu, aku... / Ayo.

Pergi saja.

Baik.

Astaga.

Ada perubahan pada pengobatannya?

Dia tidak mau makan, jadi kami hentikan Ondansetron.

Itu sudah diduga dititik ini.

Kau harus bicara dengan dokternya.

Kau bisa menghentikan tablet deksametason

dan Thorazine, dan tetap gunakan mirtazapine dan oxycodone.

Dia bereaksi terhadap morfin?

Ya.

Dia tidak butuh sebanyak itu.

Ini jumlah yang disarankan.

Tapi dia tidak suka sebanyak itu.

Itu mengaburkan pikirannya.

Kurasa dia sudah melampaui itu.

Jelas dia kesakitan.

Kau perlu memberinya dosis penuh.

Ibu, ayolah.

Ini harus.

Baik.

Terima kasih banyak atas waktumu.

Kau perlu memastikan dia diberi dosis morfin penuh.

Penting tetap mengatasi rasa sakit.

Baik.

Kulihat ini terus terjadi.

Dia menahannya karena itu membuatnya merasa dibutuhkan.

Aku yakin Ibuku sudah merasa sangat dibutuhkan.

Ayah terus memanggil Ibu.

Dia memanggilnya karena kesakitan, bukan karena menginginkan Ibumu.

Jika dia memberinya dosis tepat, Ayahmu tidak akan memanggil.

Sedikit lagi.

Baik. Ayo, Sayang.

Ya.

Ini dia.

Ini akan jauh lebih mudah daripada membawamu ke kamar mandi.

Ibu.

Ya.

Kau ingat yang Ayah dan aku kerjakan itu saat itu?

Apa?

Nirlaba.

Program beasiswa?

Yang membantu anak-anak etnis.

Berpenghasilan rendah, Bu.

Astaga.

Itu masih ada?

Ya, kita tidak lagi menyebut orang dengan sebutan, "etnis".

Bukan, maksudku program beasiswa.

Ya.

Itu harapannya.

Kata Ayah kalau dana hibahnya tak disetujui...

Ayah siap membayar untuk berkontribusi pada... / Tidak.

Apa maksudmu tidak?

Jawabannya tidak.

Bisa kita membicarakannya, tolong?

Kita tidak mampu saat ini.

Boleh kutanya kenapa?

Biaya pengobatan.

Kupikir asuransi akan menanggung biaya pengobatan.

Tidak.

Aku tidak akan meminta andai kami ada pilihan lain.

Tapi kami mengandalkan uang itu.

Kenapa kau selalu meminjam uang?

Aku tidak selalu meminjam uang.

Dan itu bukan untukku.

Itu untuk anak-anak.

Pengorbanan luar biasa.

Ibu, aku bukan korban.

Ibu! / Kau tahu?

Ini sesuatu yang kau mau atau ini cuma demi dia?

Tentu aku ingin melakukan ini.

Tentu.

Jika kau ingin melakukan ini,

kau akan mengajukan lebih banyak hibah.

Apa rencana cadangannya?

Dia rencana cadangannya.

Apa?

Kau tidak bisa terus bertumpu pada kami!

Sialan.

Di mana kacamataku?

Ibu, alarmmu.

Ya, aku tahu.

Tapi aku tak bisa membaca lembar kerja tanpa kacamataku.

Ibu? / Di mana?

Ibu!

Apa?!

Di sana.

Maaf.

Maaf.

Maaf.

Maaf.

Biar aku yang memberinya obat.

Biar aku saja.

Ya. / Ya, baik.

Lakukanlah.

Kenapa kita tidak libur malam ini?

Baik?

Kita berhak istirahat.

Aku tidak bisa meninggalkannya sendirian.

Tidak akan lama.

Aku... / Kita bisa pergi makan malam.

Aku tidak bisa.

Biar kutelpon Nikki, dan dia bisa datang.

Tidak. / Kau percaya Nikki.

Itu tidak mungkin.

Kalau begitu pergilah, dan aku akan tinggal di sini bersamanya.

Bagaimana jika terjadi sesuatu?

Jika dia berhenti bernapas?

Aku akan meneleponmu.

Serahkan padaku.

Bagaimana?

Masih sama.

Entah berapa lama lagi kami mampu terus begini.

Maaf.

Ini baik-baik saja.

Sebenarnya tidak baik, tapi kuyakinkan dia untuk rehat semalam. Jadi itu berarti.

Hei, sungguh?

Apa yang sedang dia lakukan?

Makan malam dengan teman.

Mungkin nonton film. Entah.

Itu langkah besar baginya.

Ya.

Dia tidak pernah libur semalam pun sejak Ayah sakit.

Aku tahu waktunya tak tepat. Tapi apa kau sudah tanya...

...padanya tentang... / Sedang kuusahakan.

Aku akan dapatkan uangnya.

Barbara!

Tidak apa-apa.

Aku di sini.

Kau mau air?

Barb... Barbara!

Dia tidak ada di sini, Ayah.

Cuma aku.

Barbara.

Ayah...

Apa yang bisa aku...

Barbara!

Barbara!

Barbara! / Aku datang, Ayah!

Aku datang!

Ayah!

Ini dia.

Buka!

Ini dia.

Tak apa. Ada aku.

Tidak apa-apa.

Ayah?

Itu kenapa?

Sepertinya dia mati.

Bisa memperbaikinya?

Tidak, Sayang.

Jika sesuatu mati, itu tak kembali.

Kenapa tidak?

Begitu adanya.

Yang bisa kau lakukan adalah merelakannya.

Apa orang mati?

Ya.

Semua pada akhirnya akan mati.

Kau dan Ibu akan mati?

Ya.

Tapi tidak untuk waktu yang lama.

Aku tidak ingin kau mati!

Tidak apa-apa. Hei.

Aku tahu.

Kematian bukan sesuatu yang perlu ditakuti.

Itu wajar.

Kematian yang membuat kehidupan begitu istimewa.

Kau tahu yang lucu tentang kematian?

Disaat seseorang mati, mereka tidak betul-betul pergi.

Tidak?

Tidak.

Selama kau ingat dan sayang mereka, mereka akan selalu bersamamu.

Kau tahu apa artinya, 'kan?

Kau terjebak denganku selamanya!

Ayah?

Ayah?

Ayah, ayo kembali tidur.

Mereka mengawasi.

Apa?

Ayo.

Tidak apa-apa.

Aku sudah memberinya morfin.

Apa?

Dia kesakitan. Jadi kuberikan lebih awal.

Kau tidak boleh memberinya obatnya kapan saja kau mau.

Ada jadwal yang ditetapkan.

Ada waktu yang ditentukan.

Maaf.

Tidak akan terulang lagi.

Aku minta maaf, Bu. Tapi dia baik-baik saja.

Lihat, dia baik-baik saja.

Apa masalahnya?

Aku baru saja memberi Robert morfinnya.

Apa?

Kenapa?

Kenapa kau masuk dan langsung memberinya tanpa memastikan?

Karena alarmku berbunyi.

Ya Tuhan, alarm.

Itu bukan salahku.

Jadi salahku?

Kita telpon seseorang?

Kita bawa ke rumah sakit?

Aku tidak tahu.

Dia melarang resusitasi.

Sepertnya rumah sakit tidak akan mengizinkan kami membantunya.

Dua dosis mematikan?

Aku tidak tahu.

Apa yang kita lakukan?

Kau dengar itu?

Apa?

Suara garukan itu.

Cuma tikus.

Tikus?

Sudah ada bertahun-tahun.

Mereka masuk lewat atap.

Tugas Robert memanggil pembasmi hama saat situasi parah.

Sepertinya sudah waktunya memanggil pembasmi hama.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/

DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88

Ibu.

Ibu.

Kapan kira-kira dia... / Aku tidak tahu.

Dia sudah dingin.

Kupikir akhir ceritanya akan berbeda.

Menjelang ajal.

Kita bahkan belum bangun.

Rasanya tak beres.

Tidak. / Apa?

Apa?

Kita perlu menutup mata dan mulutnya sebelum rigor mortis.

Baik.

Baik.

Baik.

Tersangkut. / Kita menunggu terlalu lama.

Dorong lebih keras.

Aku tidak ingin menyakitinya.

Sudah terlambat untuk itu.

Coba.

Coba lagi.

Ini dia.

Ya Tuhan.

Tutup matanya.

Matanya tak mau tertutup.

Itu sudah cukup.

Rasanya tak nyata.

Tidak.

Ibu.

Ya, baru saja.

Aku kurang tahu.

Ya, tidak... / Ibu?

Tidak, aku...

Ibu. / Baik.

Apa-apaan?

Ibu?

Apa-apaan?

Aku mengerti.

Baik.

Terima kasih.

Apa-apaan tadi?

Apa?

Kenapa kau lari seperti itu?

Aku tidak lari.

Kau bicara dengan rumah duka?

Tidak.

Lantas siapa? Sedang apa?

Kita perlu jaga tubuh tetap dingin.

Kenapa?

Untuk menghentikan pembusukan.

Kita perlu pertahankan dingin agar tetap segar sampai besok.

Kau ingin simpan dia di sini semalaman?

Ya.

Kita dibolehkan melakukan itu?

Alexa, putar, "Of You."

Ini, "Of You" oleh Human Beinz.

Kau baik-baik saja?

Alexa, berhenti.

Alexa, mainkan.

Alexa, berhenti.

Ibu, katakan saja.

Apa yang terjadi?

Aku tidak menyebutkannya sebelumnya. Kupikir kau tidak akan menyetujuinya.

Menyetujui apa?

Deb merekomendasikannya.

Merekomendasikan siapa?

Dia tidak punya nama.

Dia memberiku nomornya.

Bukan nomornya. Tapi mereka mengirimiku daftar.

Yang harus dipersiapkan sebelum kedatangannya.

Ibu, siapa yang datang?

Pria yang direkomendasikan Deb.

Direkomendasikan untuk apa?

Untuk mengembalikan Robert.

Dari mana?

Kau tidak tahu. / Ibu.

Tidak, Deborah bilang pernah melakukannya.

Bisa biarkan aku... / Aku selalu membiarkanmu.

Saat kemoterapi tak ada efek, aku tak keberatan dengan kristal

dan teh herbal dan hal jorok serta semua omong kosong lainnya yang tidak manjur.

Mungkin tidak manjur karena kau tidak mempercayainya.

Ya, tentu.

Salahku dupa tidak dapat menyembuhkan kanker.

Intinya kubiarkan kau mencobanya.

Tapi ini?

Ibu.

Ibu, ini sangat gila.

Untungnya bukan tergantung padamu.

Alexa, mainkan!

Ibu, tunggu!

Sepertinya aku tidak bisa menemukan lagu, "Ibu, tunggu".

Alexa, diam!

Aku tahu kita tidak selalu sependapat dalam segala hal, tapi...

...tolong luangkan waktu sebentar dan pikirkan ini.

Baik?

Ibu percaya ada pria asing mampu mengembalikan Ayah?

Ya.

Libat? Ini sebabnya aku tak memberitahumu.

Ibu, kau wanita cerdas.

Bagaimana mungkin kau bisa memercayai itu?

Kata Deborah.

Persetan Deborah!

Deborah masih mengira vaksin penyebab autisme!

Jangan dengarkan dia.

Tapi bagaimana jika dia benar?

Bagaimana jika pria itu bisa mengembalikan Robert?

Kita tidak bisa berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa!

Kau tidak tahu seperti apa rasanya.

Bukan cuma kau yang kehilangan seseorang.

Sebenarnya, tidak sama!

Tidak sama.

40 tahun.

Aku tak tahu lagi siapa aku tanpanya.

Alexa, putar, "Of You."

Ini, "Of You" oleh Human Beinz.

Sial.

Hei, Nak.

Aku tidak tahu harus berbuat apa.

Ibumu sedang berduka.

Kau harus bersabar.

Tapi dia...

Jika melawannya, dia akan makin bersikukuh terhadap pendiriannya.

Apa saranmu?

Jika kau tidak membiarkan dia mencoba ini, maka kau jahat.

Dia akan membencimu dan selalu penasaran jika itu manjur.

Tapi jika kau setuju dan itu tidak manjur,

maka pria itu yang jahat, bukan kau.

Aku benci saat kau benar.

Alexa, kecilkan volume.

Kau habis merokok?

Kau habis minum?

Di mana kau ingin memulai?

Kita perlu mengumpulkan semua barang berharganya.

Semua yang menyimpan banyak kenangan tentangnya, hal-hal yang paling dicintainya.

Kita harus kosongkan ini semua?

Harus bersih.

Putar.

Ini dia.

Putar.

Baik.

Aku gila.

Ya Tuhan.

Baik.

Tidak bisa kita bakar satu saja?

Kita harus bakar semuanya.

Ini cuma barang.

Bukan dia.

Cuma ini yang tersisa, Bu.

Menyimpan arloji bisa membantu mengingat ayahmu lebih baik?

Bukan itu maksudku.

Karena semua ini tidak penting.

Tidak penting.

Kenangannya yang penting.

Aku suka foto kalian berdua.

Ini favoritku.

Kau dulu penari kecil yang hebat.

Tak pernah merasa cukup.

Sangat menyedihkan saat dia membuatmu menyerah.

Apa yang kau bicarakan?

Kau tidak ingat?

Robert mengira menari adalah pengalih perhatian,

jadi dia mengeluarkanmu dari kelasmu.

Itu tidak terdengar seperti dia.

Itu persis seperti dia.

Itu yang dia lakukan.

Dia membentuk orang.

Karena itu kau berakhir di kelompok catur.

Bukan begitu yang kuingat.

Kau selalu punya gambaran yang agung tentang ayahmu.

Kau tidak pernah melihatnya jelas.

Dan kau bisa?

Orang menyimpan bagian terburuk dari dirinya untuk pasangannya.

Itu mengerikan.

Ya, terkadang begitu.

Jika kau tidak bahagia, kenapa tidak pergi saja?

Karena dia juga menyimpan bagian terbaiknya untukku juga.

Robert tidak sempurna.

Tak seorang pun.

Mencintai bagian terbaik dari seseorang itu mudah.

Melihat kekurangan mereka dan menerimanya dan tahu

mereka berbuat hal sama untukmu.

Itu cinta.

Ayo, Sayang.

Ini yang terbaik.

Ibu, satu foto tidak akan membuat perbedaan.

Tolong berikan padaku.

Tidak. / Tidak!

Tidak!

Tidak ada ponsel.

Kau akan berterima kasih besok.

Sekarang, mari kita bersihkan.

Apa ini memang perlu?

Ada apa?

Aku kehilangan tempatku.

Aku kehilangan tempatku.

Aku tidak tahu apa aku harus memulai dari awal,

atau aku harus melanjutkan dari posisiku meninggalkan.

Ibu.

Tidak apa-apa.

Baik.

Aku di sini bersamamu.

Baik.

Baik.

Miringkan kepalamu ke belakang.

Jangan mulai.

Aku tidak bilang apa-apa.

Sebaiknya pelan-pelan.

Belum terlambat untuk mundur.

Aku tidak bisa mundur.

Dia bahkan belum ada di sini.

Kita bisa saja menelpon dan mengatakan berubah pikiran.

Aku tidak akan berubah pikiran.

Ya Tuhan, sejak kapan kau begitu keras kepala?

Ibu.

Ibuku selalu bilang hukuman

karena punya putri adalah mereka akan menjadi sepertimu.

Aku tidak... / Ya, kau begitu.

Kau menyalahkanku atas semua kekuranganmu

...sementara ayahmu... / Bisa jangan?

Tolong?

Sebaiknya pelan-pelan.

Bagus untukmu.

Aku tidak berusaha membujukmu untuk tidak melakukan apapun.

Sepertinya kau agak stres.

Itu saja.

Aku di sini untukmu.

Baik?

Aku cuma bilang aku di sini untukmu apapun yang ingin kau lakukan.

Kau baik-baik saja?

Ibu?

Kita berdua tahu kau tidak ingin berada di sini.

Aku cuma bilang aku di sini untukmu.

Kau akan menghancurkan semua jika kau tetap tinggal.

Apa? Aku merusak... / Sayang, aku ingin kau pergi.

Ada apa? Aku takkan pergi... / Pergi saja! Itu keahlianmu!

Itu tidak adil.

Kau tahu dia sakit, dan kau tetap pergi.

Lalu kau baru kembali saat semua terlambat.

Aku tidak pergi karena Ayah sakit.

Ya, kau pergi!

Kehidupanmu yang berharga di New York lebih penting bagimu daripada ayahmu!

Tidak, Bu. Aku pergi karena ibu.

Aku?

Ya!

Kau mengontrol.

Kau mengendus-endus di leherku.

Kau mengatur detail semua yang kulakukan, semua yang dia lakukan.

Apa yang harusnya kulakukan?

Bagaimana dia bisa menjaga dirinya sendiri?

Aku bisa bantu, tapi kau memperlakukanku seperti bocah yang menghalangi. / Baik.

Salahku kau pergi? Itukah maksudmu?

Baik.

Maka salahku. Tidak, salahmu karena kau lama tidak datang!

Kau harusnya kembali lebih cepat.

Kau harusnya kembali saat dia cukup sadar untuk mengenalimu!

Aku tidak tahu separah apa!

Kau terus bilang dia baik-baik saja!

Tidak ada seorang pun yang mengatakan hal semacam itu!

Aku tidak bisa menjelaskan tiap detailnya yang menyiksa!

Berat badan turun, muntah!

Kau harusnya memberitahuku!

Kau tahu dia sakit.

Dan kau tidak ingin menghadapinya.

Kau yang tidak ingin.

Dia ingin mati tenang tanpa ada kemoterapi,

tapi kau memaksanya menjalani perawatan,

meski dokter mengatakan itu takkan menyelamatkannya!

Tapi keinginannya tak penting.

Dan keinginanku tak penting.

Karena satu-satunya yang penting adalah keinginanmu!

Pergi.

Halo.

Terima kasih sudah datang.

Semoga kau tidak mengalami kesulitan menemukan tempat ini.

Ini Megan.

Ibu?

Ibu?

Ibu!

Ibu.

Ibu.

Ibu!

Ibu?

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

Aku baik-baik saja.

Lepaskan itu.

Kami sudah kosongkan semua.

Dupa dan lilin yang kau minta ada.

Kristal-kristal itu sudah tergantung tiga minggu.

Tentu.

Kau ingin kami menyiapkan mayatnya lebih dulu, bukan?

Jadi, kita akan mulai.

Bisa bantu aku?

Baik.

Baik.

Baik.

Baik.

Bagus.

Hebat.

Itu perlu?

Dia harus telanjang untuk ritual.

Sedang apa kau?

Sudah kubilang... / Dia boleh sedikit tertutup sampai ritualnya dimulai.

Itu tak apa?

Lihat?

Tidak apa-apa.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/

DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88

Apa itu?

Tangga penyihir, sebagai jimat.

Itu rambutmu?

Ya Tuhan.

Apa itu tadi?

Abu.

Astaga.

Ini abunya.

Ibu!

Dia ingin kita memasukkan Robert ke dalam lingkaran.

Bagaimana kita akan... / Lakukan saja.

Aku akan meletakkannya di sini.

1, 2, 3.

Baik.

Ibu, bisa bicara sebentar?

Jangan sekarang.

Ya, sekarang.

Berapa kau membayarnya untuk ini?

Bukan urusanmu. / Ibu.

Ibu?

Ada banyak uang di tas itu.

Berapa kau membayarnya?

Kesepakatan sudah selesai.

Ibu, pembicaraan ini belum usai.

Berapa?

Semuanya.

Apa artinya itu?

Semuanya.

Tapi kau masih punya tabungan dan 401 ribu, 'kan?

Semuanya.

Ibu!

Ibu, katakan.

Katakan kau tidak melakukannya.

Aku harus melakukannya.

Ya Tuhan.

Itu sepadan.

Ya Tuhan!

Ibu!

Ibu, apa yang yang ibu lakukan!

Apa yang kau lakukan?

Kau ini harusnya pragmatis!

Kau menabung seumur hidupmu.

Bisa-bisanya kau melakukan ini?

Kenapa kau bisa segegabah ini?

Apa yang terjadi?

Itu risiko yang diperhitungkan.

Batalkan.

Aku tidak bisa.

Sudah terlambat membatalkan.

Ya Tuhan.

Kau akan hidup dengan apa?

Aku tidak bisa membiayaimu.

Aku tak bisa. / Tak penting.

Tentu itu penting.

Ibu.

Ibu.

Bayangkan kau mampu membawa Ayah kembali.

Kau akan hidup dengan apa?

Sudah memikirkan itu?

Itu tak penting.

Demi Tuhan, Ibu!

Teganya kau lakukan ini padaku?

Itu bukan cuma uangmu!

Itu tidak adil!

Itu bukan cuma uangmu!

Apa kau memikirkanku sedetik saja?!

Pergi.

Aku akan melakukan ritualnya sendiri.

Ibu!

Sial.

Jangan terlalu keras pada ibumu.

Dia berusaha.

Aku tidak bisa.

Aku tidak bisa.

Kau tak bisa meninggalkannya sendirian bersama pria itu.

Sial.

Andai kau ada di sini.

Jaga dia.

Cuma kau yang tersisa sekarang.

Di mana?

Di mana?

Kau apakan?

Kau apakan!

Megan.

Apa itu?

Itu untuk apa?

Perlindungan.

Perlindungan dari apa?

Setelah lingkaran disegel, kita tidak boleh pergi sebelum ritualnya selesai.

Baik?

Kita harus menuruti persis seperti yang dia katakan, atau situasi akan... / Apa?

Setelah kita menyiapkan mayat, kita lakukan penyerahan kedua

dan mengucapkan mantra untuk membawa kita ke dunia seberang.

Dunia seberang?

Lalu kita panggil arwah Robert kembali ke tubuhnya.

Dan penyerahan yang ketiga akan membawa kita pulang.

Siap?

Ya.

Itu untuk apa?

Menangis.

Menangis?

Ibu?

Aku tidak bisa menangis begitu saja sesuai perintah.

Ayahmu baru saja meninggal.

Maaf.

Aku...

Kau tahu apa artinya, 'kan?

Kau terjebak denganku selamanya!

Sayang?

Rob?

Robert! / Itu dia.

Sedang apa kau?

Nanti kita terlambat.

Itu yang kau kenakan?

Kupikir kau suka gaun ini.

Ya.

Tidak masalah dikenakan saat kita menemui teman-temanmu.

Kita tidak pernah pergi menemui teman-temanku.

Kurasa tidak pantas untuk makan malam di rumah dekan.

Cuma itu.

Ini menyegarkan kembali karierku.

Aku akan kembali bahkan sebelum semester dimulai.

Lima minggu itu lama.

Kau pergi selama tiga bulan selama masa sabatikalmu.

Itu tidak sama.

Tidak, karena kau akan ditinggal sendirian di sini bersama Megan.

Itu bukan...

Ini bukan waktu yang tepat.

Mungkin beberapa tahun lagi.

Hei, Nak!

Ini konyol.

Robert, kau bereaksi berlebihan.

Aku tahu ini kesalahan.

Harusnya tak kubiarkan kau membujukku melakukan ini.

Itu bukan kesalahan. Dia suka menari.

Ya, itu pengalih perhatian.

Dia harusnya fokus belajar.

Robert, usianya baru tujuh tahun.

Ya, paksakan kebiasaan baik saat mereka masih muda.

Dia cuma bilang Megan harusnya mengikuti kelas menari lebih tinggi.

Apa salahnya?

Karena itu bukan sekedar kelas menari!

Itu memberinya jalan...

...dan jika terlalu jauh, dia bisa berakhir seperti...

Telan.

Aku tidak enak badan.

Kakiku mati rasa.

Ibu?

Ibu?

Ibu?

Ibu!

Tidak!

Ya Tuhan!

Tidak!

Aku tidak bisa!

Tidak!

Tolong hentikan!

Tidak! Tolong hentikan!

Aku tidak bisa!

Tolong hentikan!

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/

DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88

Apa yang kau lakukan?

Penyerahan kedua.

Tidak, Ibu.

Aku tidak ingin melakukan ini lagi.

Kita sudah sangat dekat.

Baik.

Baik.

Itu seharusnya terjadi?

Apa itu tadi?

Di mana dia?

Di mana dia? / Di mana dia?

Ibu! / Di mana dia?

Ibu! Ke mana dia?

Ke mana dia? Di mana dia?

Di mana dia?!

Ya Tuhan!

Aku tidak mengerti.

Lingkarannya harusnya melindungi kita.

Kenapa tidak manjur?

Bagaimana ini bisa terjadi?

Apa itu?

Apa?

Bagaimana kau...

Kita sudah membakar itu!

Aku...

Bakar.

Tutup lingkarannya.

Apa?

Ibu!

Cepat!

Megan!

Lakukan!

Aku berusaha!

Lakukan!

Ayah?

Ayah!

Kau melihatnya?

Tidak.

Di mana dia?

Robert?

Kami di sini, Robert.

Ikuti suaraku.

Di mana kita?

Robert.

Kita harus keluar dari sini.

Aku tidak akan pergi ke mana pun tanpa dia.

Robert.

Bukannya katamu ada mantra pemanggilan harus kita lakukan?

Mantra itu memanggil arwah kembali ke tubuh,

tapi itu tidak akan berhasil jika tidak ada mayatnya.

Kita harus mendapatkannya kembali.

Robert?

Robert.

Robert.

Sepertinya itu bukan dia.

Tentu saja dia.

Tidak, lihat tubuhnya.

Itu bukan dia.

Jika bisa dikembalikan ke lingkaran, kita bisa memanggil arwahnya.

Bagaimana dengan yang ada di dalam tubuhnya sekarang?

Ibu.

Ibu, kita harus pulang.

Jelas kita harusnya tak di sini.

Tidak. Kita tidak bisa meninggalkannya di sini.

Itu bukan Ayah.

Kita tidak tahu di mana dia.

Dia mungkin tidak di sini.

Kita sebaiknya pulang. / Kita tidak akan pergi.

Kenapa? / Karena kita tidak bisa.

Kenapa tidak? / Karena aku tidak tahu caranya.

Kau tidak tahu cara kembali?

Jelas tidak.

Untuk itu dia ada.

Tapi katamu... / Tidak.

Tidak.

Aku tahu kita harusnya memanggil arwahnya,

lalu penyerahan diri ketiga untuk membawa kita pulang.

Tapi kau tidak tahu apa itu.

Tidak.

Pertama kita perlu kembalikan tubuhnya ke dalam lingkaran.

Lalu kita perlu mencari cara memanggil arwah.

Lalu setelah kita semua bersatu kembali, kita perlu mencari cara untuk pulang.

Baik? / Baik.

Robert?

Robert, kemari.

Kenapa dia tidak datang?

Aku... / Kita harus menemukan caranya.

Kita harus menemukan caranya.

Baik.

Robert.

Robert, kemari.

Kemari.

Robert?

Kau mau ini?

Kau mau ini?

Ini dia!

Ibu!

Ibu sedang apa? / Aku baik-baik saja.

Tidak!

Aku baik-baik saja.

Kau mau ini?

Tidak.

Kemari.

Tidak apa-apa.

Mungkin kita bisa menariknya masuk.

Tidak, Bu, tidak.

Robert.

Robert, tolong.

Kumohon.

Satu langkah lagi.

Robert.

Satu langkah lagi.

Kumohon?

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Jangan lakukan itu!

Jangan. Ayolah.

Lihat!

Robert!

Ibu!

Robert, tidak!

Ya Tuhan!

Tidak! Ibu!

Tidak, Ibu!

Tidak, Ibu!

Ibu!

Tidak!

Tidak!

Tidak, Ibu!

Berhenti!

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Tidak!

Tidak, Ibu!

Tolong Tuhan.

Aku tidak tahu apa kau bisa mendengarku, tapi...

Jika kau di luar sana, aku...

Aku sungguh butuh bantuanmu.

Kumohon.

Jika ada orang di luar sana bisa mendengarku, tolonglah aku.

Tolong.

Tolong.

Tempatku bukan di sini.

Aku cuma ingin pergi.

Halo?

Halo!

Tolong aku!

Kumohon!

Tolong aku!

Bagaimana caraku keluar dari sini?

Tidak, tunggu!

Tunggu! Tidak!

Kembali!

Kumohon!

Tidak, jangan pergi!

Jangan tinggalkan aku, kumohon!

Ayah, kumohon kembalilah.

Tolong aku.

Diam!

Diam!

Pergi.

Pergi!

Penyerahan yang ketiga akan membawa kita pulang.

Sial!

Tidak.

Sial.

Ayo!

Halo?

Apa orang mati?

Tentu.

Semua pada akhirnya akan mati.

Kau dan Ibu akan mati?

Ayah?

Ya. / Ayah!

Tapi tidak dalam waktu yang sangat lama.

Aku tidak ingin kau mati!

Ayah!

Kematian bukan sesuatu yang perlu ditakuti.

Ayah! Ini aku.

Ayah!

Ini aku, tolong!

Tolong, Ayah!

Ya, disaat seseorang mati, mereka tidak akan pergi.

Tidak?

Tidak.

Selama kau sayang dan ingat, mereka akan selalu bersamamu.

Kau tahu apa artinya, 'kan?

Kau terjebak denganku selamanya!

Ayah!

Tidak!

Ya Tuhan!

Ayah!

Itu kenapa?

Sepertinya dia mati.

Bisa memperbaikinya?

Tidak, Sayang.

Jika sesuatu mati, itu tak kembali.

Kenapa tidak?

Begitu adanya.

Yang bisa kau lakukan adalah merelakannya.

Apa orang mati?

Tentu.

Semua pada akhirnya akan mati.

Maaf, Ayah.

Kau dan Ibu akan mati?

Ya.

Tapi tidak untuk waktu yang lama.

Itu bukan hobi!

Kau pergi selama tiga bulan selama masa sabatikalmu.

Itu tak sama.

Tidak, karena kau yang akan merawat Megan.

Itu bukan... / Apa?

Ibu?

Lihatlah dirimu.

Teganya kau melakukan ini?

Bisa-bisanya kau mati seperti itu?

Aku tahu ini bukan kau.

Aku tahu.

Tapi aku butuh kau menjadi dia saat ini.

Aku selalu punya gambaran tentang kalian dalam pikiranku, tentang siapa kalian berdua.

Itu menghentikanku untuk menemui kalian berdua.

Mungkin jika aku menemui kalian, semua ini tidak akan terjadi.

Aku lelah berjuang.

Kau keras kepala dan egois.

Dan kau membuatku gila.

Tapi aku menyayangimu.

Kalian semua.

Maaf aku jarang mengatakan itu.

Selamat tinggal, Ibu.

Untuk Susan

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/

DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.