All language subtitles for The.Host.2006.BluRayThe.Host.2006.Blu

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[ Timing By halod ] == Indonesian Sub By dhika1708 ==

(Resync/Edited By Coffee_Prison)

Tuan Kim.

Aku sangat benci dengan debu.

Aku... Aku akan membersihkannya lagi.

Kau tak harus membersihkannya sekarang.

Kenapa kau tidak membuang ini dulu?

Itu formalin.

Formaldehid, lebih tepatnya.

Lebih tepatnya lagi, formaldehid yang kotor.

Setiap botol penuh dengan lapisan debu.

Buang isi botol ini ke dalam bak cuci.

Maksud anda?

Buang semuanya sampai tidak tersisa.

Itu adalah... zat kimia beracun..

dan peraturannya adalah...

Buang isi botol-botol itu ke bak cuci, Tuan Kim.

Jika aku membuang isi botol-botol itu ke bak cuci,

zat kimia beracun tadi akan mengalir ke Sungai Han.

Benar sekali.

Buang saja semuanya ke Sungai Han.

Tapi, anda tahu,

ini tidak hanya zat kimia beracun biasa...

Sungai Han sangatlah luas, Tuan Kim.

Mari kita berpikir terbuka tentang hal ini.

Disamping itu,

ini adalah perintah.

Jadi, mulailah membuang.

Apa ini?

Apa?

Itu sangat menjijikkan.

Apakah itu hasil mutasi?

Apakah itu sudah mati?

Tidak, dia bergerak beberapa saat yang lalu.

Ya? Tunggu...

Cangkirku!

Hampir saja.

Ini cangkir pemberian anakku.

Lihat, dia berenang kesana.

Berapa ekor yang dipunyai mahkluk tadi?

Kau mengenaiku. Membuat kulitmu merinding.

- Tuan Yoon! - Pak!

Apa yang kau lakukan?

Jangan lakukan itu!

Jangan! Jangan!

Apa kalian melihat itu?

Di bawah permukaan...

Di dalam air!

Sesuatu yang gelap di dalam air...

Kau benar tidak melihat itu?

Apa yang kau katakan?

Dasar orang bodoh, benar-benar bodoh.

Semoga hidupmu menyenangkan.

[ THE HOST ]

[ Produser Eksekutif ] CHOI Yong-bae - KIM Woo-taek

[ Produser ] CHOI Yong-bae

[ Screenplay ] BONG Joon-ho,HAH Joon-won, BAEK Chul-hyun

[ Sinematografi ] KIM Hyung-koo

Selamat datang, mana yang kau inginkan?

- Berapa harganya? - 75 sen.

Ah... Jangan lagi... Angkat kepalamu.

Satu, dua, tiga... Ini dia.

[ Make-up/rambut ] SONG Jong-hee [ Kostum ] CHO Sang-kyoung

Ayah!

Hyun-seo? Hyun-seo...

Tunggu aku!

Sekarang kau sudah bangun...

Tiga cumi-cumi untuk tikar nomor 4, panggang yang cepat.

Ya Tuhan, berapa lama tidur yang bisa diterima oleh tubuh?

[ Sutradara ] BONG Joon-ho

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Disini kau rupanya.

Oh, sakit sekali.

Apakan pamanmu melakukan yang baik?

Dia datang, setidaknya.

Aku khawatir.

Aku satu-satunya yang datang bersama seorang paman di hari orang tua.

Itulah mengapa aku selalu menelepon, tapi kau tidak menjawabnya.

Kenapa kau tidak menjawabnya?

Kau pikir telepon ini dapat menerima sinyal?

Aku terlalu malu untuk menggunakannya di tempat umum. Ambilah saja.

Ada apa dengan telepon ini?

Oh, dan tentang paman...

Aku mencium bau alkohol ketika dia berdiri di belakang kelas.

Orang itu, sempat-sempatnya mabuk.

Belum dimulai, kakek?

Apa?

Hari ini ada komperisi Nam-joo, apakah kita akan menontonnya?

Oh, Nam-joo! Benar...

Kenapa ini tidak nyala?

- Kau tahu apa ini? - Apa?

Aku telah menabung untuk membelikanmu telepon baru.

Sudah terkumpul banyak, huh?

Uangnya recehan semua! Itu tidak akan cukup.

Ada 1/4 dolar juga, juga...

Ada uang penny juga?

Ini semua dari kotak kembalian, kan? Aku akan memberitahu kakek.

- Silahkan, katakan saja kepada tua bangka itu. - Tua bangka?

Orang yang hampir mati.

Pagi hari ini, Sungai Han di Seoul Itu menjijikkan.

Pagi hari ini, Sungai Han di Seoul Kenapa mereka tidak segera memulai pertandingannya?

Pagi hari ini, Sungai Han di Seoul Beralih ke 505. Saluran olah raga.

Oh, itu dia!

Aku membuat ini untuknya. Bibi!

Selalu tepat setiap saat!

- Park Nam-joo! - Kakek!

Orang tua itu mengelola sebuah warung, mari kita lihat sendiri.

Apa maksudmu? Kita semua harus mendukungnya.

Kakek!

Suruh tua bangka itu memanggang cumi-cumi.

Sebuah sedotan...

Mari kita minum yang dingin. Ini.

Ini minuman beralkohol!

Kau sudah SMU sekarang.

- Apa? Apa kau benar-benar ayahku? - Ketika ayahmu di SMU...

Baiklah! Babak semi-final!

Wow. Dia kelihatan tangguh.

Ini pahit!

Ayo, Park Nam-joo!

Siapa lagi yang menghabiskan satu sloki cukup lama? Park Nam-joo, Kyungki, Balai kota Suowon

- Oh, ini sudah dimulai. - Nam-joo sudah mulai. Apa kau akan melihatnya?

Saatnya medali emas!

Aku tak sanggup menonton pertandingan anakku, Aku terlalu tegang.

Medali emas saat ini!

Kang-Doo.

- Ya? - Keluarlah.

- Aku harus melihat ini. - Ayo keluarlah.

Sekarang!

Ada komplain dari tikar nomor 4.

Cumi-cumi mereka hanya punya 9 kaki.

Apa kau memakan satu?

Tidak...

Kenapa kau mengambil milik orang lain?

Pikirkan itu dari sudut pandang pelanggan. Seekor cumi-cumi...

Badan cumi-cumi rasanya sangat nikmat, tapi ini kaki...

khususnya bagian yang panjang, itu sangat spesial, bukan?

Dari sudut pandang pelanggan yang membayar, itu penting.

Bawa ini ke tikar nomor 4. Katakan kepada mereka ini di dalam rumah.

...4, 5, 6, 7, 8, 9, 10...

Tikar nomor 4,

- Aku telah membawa pesananmu. - Oh, taruh saja disana.

Apa yang kau lihat?

Ada sesuatu disana. Ayo.

- Disana, dibawah jembatan. - Lihat itu?

- Apa kau lihat itu? - Berapa lama itu ada disana?

- Lumayan lama. - Aku sudah bilang padamu.

Ah, itu peralatan konstruksi.

- Sesuatu yang mereka gantung...? - Tidak.

Aku rasa tidak. Itu bergerak.

Yeah, itu hanya bergerak. Bukan begitu?

Tepat sekali!

Dia luar biasa!

Aku bilang begitu bukan karena dia adalah anankku.

Bagaimana dia bisa mengenai tepat ditengah seperti itu?

Benar!

Aku tidak bisa percaya itu!

Mari kita lihat lebih dekat hari ini.

Itu akan masuk.

Itu besar sekali.

Ya Tuhan, itu besar sekali.

Kau lihat itu? Dia memakan sebuah kaleng!

- Mungkin, itu seekor lumba-lumba. - Semuanya dengan sekali telan.

Ayo makan lagi.

Dia berenang menjauh.

Sudah pergi sekarang.

Ini adalah lumba-lumba sungai Amazon.

Kali ini ada 10 kaki. Tuan.

Kali ini ada 10 kaki. Hitunglah sendiri.

Lari! Semua orang lari!

Di jalan raya Kyung-boo ada sedikit kemacetan,

lalu lintas bergerak lambat dari Soowon ke jembatan Dongjak,

Jalan di Pusan...

Buka!

Young-ho!

Anakku pasti ada disana.

Seseorang tolonglah, aku mohon!

Ada orang disana. Aku akan mencari perolongan.

Hei, tuan, anakku...

Donald, jangan pergi. Ayolah, Donald. Kembalilah!

Kau akan terluka. Donald!

Hei, hei, hei!

Biarkan aku menolong! Biarkan aku menolong!

Hei, bung! Hei, bung! Kau akan membuka pintu ini.

Hei!

Donald! Kemana kau pergi?

Donald! Kembalilah!

Lebih cepat! Ayo!

Lemparkan dengan kuat!

Donald!

- Babak semi-final... - Tembak!

Ini adalah kesempatan terakhir di semi-final.

Ooh, bukan saatnya untuk menurunkan busurnya.

Tembak!

Karena jika dia melewati waktunya...

Tembak!

2, 1...

Oh tidak! Waktunya!

Kau bisa saja membiarkannya.

Tumit Achilles milik Park terlalu lama untuk dilepaskan.

Dah hari ini dia harus membayar dengan gelarnya.

Dia tidak seharusnya melakukan hal itu. Dia membuang-buang waktu

Saat ini, Park hanya bisa berharap Yoon Ock-hee, Kyungbook Yecheon dari daerah yang sama menuju ke final untuk kelas putri perseorangan

untuk medali perak.

Hyun-seo!

- Hyun-seo! - Hei, kembali!

Kang-Doo!

- Hyun-seo! - Pegang sesuatu!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Pak!

Pak!

Kau punya 10 menit untuk mengosongkan area!

Bawa barang-barangmu dan evakuasi.

Area Terlarang

Ayo.

Balai kota Soowon

Nam-joo.

Hyun-seo!

Ini medali perak. Perak.

Bibimu membawakanmu medali perak.

Hyun-seo, ini bibimu...

Hyun-seo...

Hyun-seo...

Hyun-seo, pamanmu datang.

Terima kasih kepadamu, kita bersama-sama...

Hyun-seo!

Lepaskan aku!

Kenapa kau mengambil foto?

Apa yang menarik dari hal ini? Pergi kau!

Berhenti mengambil foto!

Panggil pemilik mobil Hyundai, plat nomor 2487!

Hei nyonya, kenapa kau parkir mobilmu disini?

Jadi kau mengacau?

Aku mendengar semuanya.

Kau menggandeng tangan gadis lain?

Kau biarkan Hyun-seo terjatuh di tanah?

Anakmu sendiri!

Kau sebut dirimu seorang ayah?

Dasar kau brengsek!

Aku pikir itu tangan Hyun-seo...

Dia sangat cantik di foto itu.

Dia seperti ibunya di foto itu.

Kau pikir ibunya akan tahu kalau dia mati?

Tidak mungkin.

Ini sudah 13 tahun sejak dia melahirkan lalu kabur.

Aku juga kabur, sialan.

Apa kau tidur? Huh?

Nam-il...

Kau bisa tidur saat seperti ini?

Apa yang kau lakukan terhadap saudaramu?

Kelahirannya tidak diharapkan...

begitu juga dengan kematiannya...

Orang-orang jaman dahulu berkata,

seekor binatang yang memakan manusia harus dibelah dua perutnya.

Itulah yang harus dilakukan seorang manusia.

Sampai aku bisa membelah perut mahkluk itu dan menemukan apa yang tersisa dari tubuh Hyun-seo,

Aku tidak akan mati dengan tenang.

Mohon perhatiannya!

Nyonya dan Tuan sekalian, anda yang berada saat kecelakaan di sungai...

mungkin banyak kalian ada disini...

Ini sangat penting menyangkut hidup dan mati.

Siapa yang berada di tempat kejadian...

atau siapa yang telah menghubungi orang-orang disini!

Angkat tanganmu!

Ini bukanlah sesuatu yang bisa kau sembunyikan.

Angkat tanganmu.

Jika anda pulang ke rumah, mungkin ini akan menular ke keluargamu. Angkat tanganmu yang tinggi.

Hei, tuan.

Apa yang terjadi disini?

Sial, tidakkah kau mulai dengan menjelaskan apa yang terjadi?

- Ya. - Jelaskan!

Sebuah penjelasan pasti akan disiarkan berita di TV.

Untuk menghemat waktu, kita biarkan TV menyiarkan sebuah penjelasan.

Oke, berita... berita...

- Buang itu dan bicaralah! ...dimulai sekarang.

Sial...

Mulai saat ini.

kalian berada dalam pengawasan kami, jadi bergeraklah!

Hal ini untuk keselamatan kalian.

Kita telah menyiapkan bis transportasi menunggu di luar sekarang.

Oke, tolong berbaris menuju bis-bis yang tersedia dengan rapi.

Benar sekali. Awasi anak-anak kalian.

Oh, adakan seseorang yang telah menyentuh atau tersentuh langsung oleh mahkluk ini?

Um... Aku tidak memegangnya.

Tapi sebagian darahnya memucrat ke wajahku.

Jangan bergerak! Katakan padanya untuk diam!

Pegangi dia! Pegangi yang itu!

Mohon tetap tenang, semuanya.

Apa yang kau lakukan? Anakku tidak menyentuh apapun!

Lepaskan!

Kenapa kau lakukan hal ini?

- Kang-Doo! Pergilah dari sini! - Ayah!

- Jangan pergi! - Ayah!

Kang-Doo, jangan khawatir. Aku akan bersamamu.

Hentikan itu! Hei, nomor 31! Berhenti!

Ini adalah sekilas info.

Telah diketahui bahwa mahkluk ini, yang menghilang setelah menyerang,

dengan tiba-tiba di taman hari ini, ternyata jauh berbahaya dari yang diperkirakan.

Sersan Donald White dari US Army, yang melawan dengan berani mahkluk ini,

yang kehilangan satu lengannya,

dalam perawatan di rumah sakit US Army.

Setelah pemeriksaan menyeluruh, staff medis US Army telah mengidentifikasi,

sebuah virus yang belum diketahui, yang menulari bagian tubuh,

yang bersentuhan dengan mahkluk itu.

Aku tidak bisa memberi informasi itu tanpa persetujuan dari Amerika Serikat.

US Army telah mengirimkan sampel dari virus itu ke Amerika Serikat.

Pusat Pengendalian Penyakit,

yang dikonfirmasi bahwa mahkluk dari Sungai Han,

sama seperti dengan Musang China yang menyebabkan SARS (Sindrom Pernafasan Akut),

adalah THE HOST (Penyebab) dari virus mematikan ini.

Semua unit militer telah dikerahkan untuk memburu dan menangkap mahkluk ini,

telah dipanggil kembali karena kemungkinan resiko tertular.

Hanya pasukan khusus yang telah terlatih dalam perang biologis,

dan pasukan pembasmi kuman yang diijinkan untuk memasuki kawasan Sungai Han.

Sial,mereka memancing keributan membawa kita kemari!

Ada apa ini?

Kemana perginya orang-orang berbaju kuning itu?

Lihat!

Dokter-dokter itu tidak memakai masker.

Halo, pak!

Kapan kita akan diperbolehkan pulang?

- Kau tidak bisa pulang. - Apa? Kita tidak bisa?

Ayah, apakah aku sekarat?

Jangan katakan itu!

Lakukan saja apa yang dokter katakan.

Tapi ayah, punggungku terasa aneh dan gatal. Seperti ada yang bergerak.

Ah, sial...

Terasa ada menggeliat, seperti ada sesuatu disana.

Itu karena kau tidak pernah mandi, tidak apa-apa.

Perhatian! Nomor 25-40, angkat tanganmu. Cepat!

Kelompok ini, ke ruang 904 sekarang.

Tidak lagi!

Jangan katakan seorang pun tentang darah di wajahmu, oke?

- Tuan Park Kang-Doo? - Ya?

Kau harus menjalani banyak tes, jadi jangan makan sampai besok pagi.

Apa? Jangan makan apapun?

Jangan beri makan dia! Tidak ada makanan!

Hallo?

Hallo?

Bateraiku... Hallo?

Ini aku, Hyun-seo!

Ayah, kau bisa dengar aku? Jawablah!

Apa ini Hyun-seo?

Ayah, dengarkan aku! Aku tidak bisa keluar!

Kau masih hidup? Dimana...?

Ini seperti selokan raksasa. Sangat dalam dan luas.

Dimana? Hallo?

Hyun-seo...

- Cepat kesini! - Hyun-seo

Apa itu Hyun-seo?

Ada apa?

Kau lihat itu?

- Apa? - Tunggu sebentar.

Manis!

Hei!

Hei, jangan dekat-dekat dengan air.

Berhati-hatilah!

Ayo. Aku kelaparan.

Tidak apa-apa, kembalilah.

Tuan! Tuan!

Berbaliklah...

Anakmu, Park Hyun-seo, kelas tujuh SMU Dangsan.

Dia ada di daftar tewas.

Ya, bersekolah di SMU Dangsan...

dia tewas, tapi tidak mati.

Maksudku, dia mati, tapi dia masih hidup.

Kau mulai bicara tidak jelas.

Jadi, dia ada di dalam daftar...

Tunggu, diamlah.

- Waktu itu, dia meneleponku. - Benar.

Jadi apakah kau tidak bisa melacak telepon itu atau sesuatu?

Melacak telepon?

Hal itu tidak bisa kita lakukan untuk sembarang orang.

Apakah kau tahu betapa rumitnya masalah ini?

'Sembarang orang' itu yang kau katakan?

Hentikan itu! Mundur!

Apa yang...

Tolong, pak, mari kita bicara dengan masuk akal.

- Mereka masih anak-anak, jangan... - Apa yang kau lakukan?

Tidak, maksudku...

Anakmu tidak pernah meneleponmu, oke?

Anakmu bermimpi, tapi terasa sangat nyata...

Kau tidak percaya dengan apa yang kami katakan?

Kau telah menggangu petugas yang sedang bertugas...

Mundurlah, Nam-joo.

Pak, haruskah aku menjelaskannya lagi?

Yang telah terjadi adalah...

Aku tahu, aku tahu. Kau sendiri telah menyaksikan anakmu mati.

Tapi dia meneleponmu di tengah malam?

Apakah itu masuk akal? Itu sangat konyol!

Orang yang melayani masyarakat, berbicara seperti itu?

- Lalu apa masalahmu? - Tunggu sebentar...

Berhenti!

Ini seperti...

Ini anakku Park Hyun-seo. Anakku...

Aku adalah mahkluk itu.

Aku memakannya... Oke? Lalu...

Seperti itulah. Ini selokannya.

Kau tidak mengerti?

Dia memperoleh terapi psikologis?

Dia bukan orang jahat, tapi dia sedang terpukul. Kita akan mengerti.

- Hei. - Aku tahu itu!

Petugas! Anakku masih hidup di dalam selokan!

- Petugas? - Hentikan itu!

Kau melakukan sesuatu yang tidak membantu!

Keponakan ipar dari suami temanku seorang polisi,

mungkin kita harus hubungi dia...?

Benar sekali, aku yakin dia akan membantu kita.

Kau adalah seorang sarjana, tidak bisakah kau meyakinkan polisi?

Apa yang bisa dilakukan seorang sarjana?

Aku menyekolahkanmu dengan berjualan ramen, dan kau...

- Ayah. - Huh?

Berapa lama dia sejak dia dimakan? Terjatuh di selokan?

Apa yang dia makan selama disana?

Kau disana!

Hei pirang, berhenti!

Lari!

Minggirlah!

Tangkap mereka!

Minggirlah! Cepat!

Lewat sini! Cepatlah!

Kang-Doo, ayo cepat!

- Lantai berapa? - Tutup pintunya! Cepat!

Aku akan turun, tapi aku di elevator, jadi...

Dimana dia?

B4 A3?

Apa yang aku bilang?

B4 A3!

A3. Dimana A3?

Itu dia!

Berhenti! Kejar mobil itu.

Cepat! Buka pintunya!

Ayo! Masuklah!

- Nam-joo! - Cepatlah!

Dimana Nam-joo?

Dimana dia?

Apakah mereka menangkapnya?

- Oh, sial. - Dimana?

Dimana?

- Disana, disana! - Dimana?

Sebelah sana.

Dasar bodoh!

Bagaimana kau bisa meninggalkan kakakmu?

- Kita dapat menjemputnya! - Jemput dia sekarang!

- Dia memang lamban... - Tuan, dapatkah kau berhenti disini?

Cepat!

Dasar orang tolol!

- Bisakah kau lebih cepat? - Cepat! Cepat!

Hei, keluarga! Semuanya berhenti. Hentikan van-nya.

Hei, berhenti!

Tutup itu! Tutup!

Apakah kita berhasil?

Tampaknya begitu.

Ini tidak akan bisa.

Harga standar dari pickup dan benda yang kau pesan adalah 7,400 dollar.

Termasuk peta selokan Sungai Han.

Ditambah, kita menghindari polisi di tempat parkir,

dan dua mobil polisi di jalan.

Ngomong-ngomong, termasuk dengan resikonya, totalnya adalah 11,400 dollar.

Satu keluarga yang melarikan diri...

Wow, Kang-Doo ada di TV!

Itu adalah foto kartu identitasku.

Itu dari salah satu studio foto di stasiun kereta bawah tanah?

Hei, kita harus merekam ini dan menunjukkannya kepada Hyun-seo. Ayah ada di TV...

Ya Tuhan...

Kita tidak bisa menerima ini. Jika kau tidak punya uang tunai, kita terima kartu kredit.

Kita akan ambil kartunya.

Yang berambut pirang, yang bersentuhan langsung dengan mahkluk ini.

Dia yang paling bodoh.

Dasar pelacur! Dengarkan kata-katanya.

Dia mendorong saya dan membanting saya ke lantai.

Dia menyebabkan saya encok. Aku membutuhkan perawatan, pasti.

Seperti itulah dia.

Aku tahu siapa dia.

Seperti kita tidak bisa mengenalinya lewat suaranya yang buruk itu?

Tapi mereka tetap memberitakan kita.

Pemanah hebat yang melarikan diri.Sebagai tambahan, termasuk anggota keluarga yang melarikan diri.

Pemanah senior yang melarikan diri bernama Park Nam-joo, peraih medali perak nasional.

Apa yang terjadi? Bagaimana bisa aku tidak diberitakan?

Tidak ada yang spesial dalam dirimu.

Seorang pengangguran lulusan universitas...

Aku mengorbankan masa mudaku untuk demokrasisasi di negara kita,

dan keparat-keparat itu bahkan tidak memberiku pekerjaan.

Passwordnya semua adalah 4989?

Ada truk putih di luar.

Itu truk pembasmi bakteri, kau dapat kesana.

keprihatinan terjadi karena Korea tidak mampu untuk mengkarantina,

- yang terinfeksi. Amerika Serikat juga... - Ayo, kita pergi.

Itu truknya?

Apakah akan berhasil?

Ini yang kau dapatkan setelah menghabiskan seluruh asetmu?

Senjata ini... Persetan, kita bukanlah pramuka.

Dan kenapa hanya dua baju anti bakteri?

Jadi dua diantara kita hanya bisa bersembunyi?

Ayah, bukankah seharusnya ini kuning?

Jika ini tidak kuning, mereka akan mudah mengenali kita.

Wow, peta ini seperti taburan kue.

Lingkaran merah ini berarti selokan?

Kau menghabiskan 500 dollar untuk ini?

Benarkah?

Tapi... aku mendapatkan ini dari orang yang mengetahui sistem saluran pembuangan.

Ini difotokopi di belakang kertas yang sudah terpakai.

Hei, post penjaga. Menunduk!

Cepat berlindung! Rambut pirangmu kelihatan.

Cepat menunduk!

Terserah, kalian berdua atasi ini.

Biohazard (Bahan berbahaya)

Apa? Jika itu memang perilaku mereka, kenapa kita harus memikirkannya?

Sekumpulan pemalas.

Diam! Berhenti.

Tuan Park?

Tuan Bacteria?

Turunkan maskermu.

Ini benar-benar truk pembasmi kuman Daesung.

Tapi apakah kalian orang Daesung?

Ya, tapi kita dalam tim yang berbeda.

Oh, benarkah?

Aku Manager Cho dari distrik perkantoran.

Tidakkah kau mengenaliku?

Kau tahu bahwa 14 perusahaan berbeda sedang melakukan pengasapan berkala?

Tapi Daesung tidak melakukannya.

Untuk perusahaan lainnya, itu terlihat aneh.

Jadi aku berbicara dengan President Kwak kemarin...

Jangan ini! Tidak!

Biarkan...

Manager Cho, ini yang aku punya saat ini.

Maafkan aku, sampai bertemu lagi.

Hei, Kang-Doo.

Hyun-seo. Ini ayahmu.

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Park Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Kenapa dia harus melakukan hal itu? Dia bukanlah anak-anak.

Biarkan dia.

Dia ingin membersihkan bakteri sendiri.

Dia khawatir akan menularkannya ke Hyun-seo.

Virus...

Kita baik-baik saja, kenapa mereka selalu membicarakan tentang virus?

Jika pemerintah mengatakan sesuatu, kita harus menerimanya. Apa yang bisa kita perbuat?

Apakah virus ini yang membuatku mengantuk sekali?

Hyun-seo...

Periksa apakah ada jejak kaki.

Hei, apakah Hyun-seo memberikan keterangan tertentu tentang selokan ini?

Keterangan tertentu?

Kita membutuhkan petunjuk disini.

Hyun-seo mengatakan saluran besar. Lihatlah betapa besarnya saluran ini.

Ya, tampaknya kita akan menemukan sesuatu.

Ya, tentu! Berkeliaran di selokan tanpa tahu arah...

Kita harus memikirkan jalan laih yang lebih baik.

Berhenti mengeluh! Gunakan waktumu untuk mencari di saluran lain.

Hei, kura-kura! Tetaplah mencari. Peraih medali perak yang malas.

- Kau cari mati? - Tunggu!

Hyun-seo! Hyun-seo!

Matikan itu.

Sesuatu bergerak disana.

Ayo jalan!

Lewat sini!

Menunduku!

Apa ini?

Ini hanyalah air!

Sialan.

Ada-ada saja kau.

Maafkan aku, Yah.

Apakah kau pipis?

Karena bunyi ledakan itu, sedikit.

Kenapa mereka menembak?

Wow, gua ini benar-benar mengarah ke Sungai Han!

Ini bukan gua, tapi saluran pembuangan.

Mereka berhubungan satu sama lain.

Ya Tuhan, susah sekali menjelaskannya.

Haruskah kita pergi sekarang?

Apa kau tidak lapar?

Tidak, aku lapar!

Jika kita lakukan ini sekali, kita akan makan enak selama sebulan penuh.

- Apa kau tidak tahu itu? - Aku tahu.

Wow, ada uang juga.

Jangan pegang itu.

Kenapa tidak? Aku akan mengambilnya.

Jika kita mengambilnya, itu disebut mencuri.

Kembalikan itu, oke?

Kita memang mencuri dari tempat ini.

Se-joo, ini bukanlah mencuri.

Kita sedang melakukan "seo-ri".

Seperti melon seo-ri di kebun.

Hei, apa kau tahu arti dari seo-ri?

Tidak? Perbedaan generasi benar-benar jauh.

Itu adalah permainan tradisional anak-anak untuk meminjam sesuatu. Jadi, seo-ri diperbolehkan kalau lapar.

Lari!

Hei.

Apa yang harus kulakukan?

Apa kau baik-baik saja?

Lihatlah itu... Luar biasa bukan? Dalam situasi seperti ini?

Bangunkan dia, tidak ada waktu lagi.

Biarkan dia tidur sebentar. Dia perlu untuk tidur sesering mungkin.

Kita akan meninggalkan dia disini? Dia memang tidak tertolong.

Anak-anak, tunggu sebentar.

Duduklah.

Menurut kalian, apakah Kang-Doo benar-benar menyedihkan?

- Yup. - Ya.

Kau tidak mengetahuinya, tetapi dia sebenarnya anak yang pintar.

Contohnya, saat dia berumur 2 tahun, dia duduk di depan toko di desa,

dan orang-orang yang lewat akan menanyakan alamat kepadanya.

Itulah mengapa dia terlihat pintar.

Seperti kau tahu, saat dia masih muda,

aku kehilangan akal,

aku tidak pernah pulang, tidak pulang setiap malam.

Dan bocah malang ini tanpa ibunya,

dia pasti sangat kelaparan.

Berkeliaran, melakukan Seo-ri setiap waktu.

Dia berkeliaran di perkebunan organic.

Saat dia tertangkap, dia dipukuli.

Saat itu, dia kekurangan protein saat dia sangat membutuhkannya.

Jadi karena itulah, setiap saat dan sekarang, dia tertidur seperti ayam sakit.

Aku rasa ada sesuatu di atas sana...

...pasti ada yang tidak beres.

Adakah dari kalian yang pernah mendengarnya?

Kesedihan dari orang tua yang kehilangan anaknya...

Saat orang tua sedang sedih,

raungannya bisa terdengar sampai bermil-mil.

Jadi, aku sangat ingin mengatakan ini pada kalian.

Bersikap baiklah kepada Kang-Doo sebisa mungkin.

Jangan mencacinya, oke?

Seperti saat itu, "Kenapa kau malah menggandeng tangan gadis lain, tolol?"

Kau seharusnya tidak mengatakan seperti itu kepadanya, OK?

Kau tahu? Aku menghabiskan hari-hariku di kedai makanan bersamanya.

Jadi saat aku mendengarnya kentut,

aku dapat memastikan jika dia dalam keadaan B- atau A+.

Apa yang kalian berdua tau?

Tapi walaupun begitu... Hyun-seo kita...

Hyun-seo?

Hei, kau...

Memperhatikan.

Huh?

Ini memperhatikan kita.

Tembak!

Kau lihat itu?

Apa yang terjadi?

Hyun... Hyun-seo!

Diam! Dia bergerak!

- Apa yang kalian lakukan? Pastikan dia mati! - Tunggu!

Dia... dia melarikan diri!

Jangan terlalu dekat!

Tembak!

Ayah!

Tembak bagian kakinya!

Tembak, sekarang!

Dia ada disana!

- Pelurunya... - Tidak ada peluru!

- Kemana dia pergi? - Apa kau mencoba untuk membunuh kita semua?

Mari kita ke truk.

Kalian pergilah!

Aku akan menghabisi mahkluk itu!

Larilah!

- Siapa yang punya peluru? - Aku punya sisa satu.

Bagus. Berikan padaku, dan masuklah ke dalam truk.

Ayah! Ayo!

- Jangan khawatirkan aku, masuklah ke dalam truk! - Ayah!

Ayah! Kemarilah!

Aku akan membunuhmu dengan satu kali tembakan kali ini.

Kemarilah!

Hah, apa itu?

Nam-joo! Apa yang kau lakukan?

- Nam-joo! - Kapan dia keluar?

Kembali!

Oh, tidak... Hei! Seseorang pegangi Nam-joo!

- Berhenti bermain-main! - Biarkan!

Cepat kembali! Cepatlah!

Tidak! Ayah! Tidak!

Persetan! Tidak!

Ayah!

Ayah...

Ayah, bangunlah!

Ayah, para tentara datang.

Ayah!

Kalian berdua, pergilah dari sini! Cepat!

Sial!

Seharusnya kita tidak...

Ayah, bagaimana dengan Hyun-seo?

Hyun-seo... Kita tidak boleh tertangkap. Cepat, cepat...

Lari! Lari!

Ayah!

Bagaimana dengan Hyun-seo... Yah.

Ayah!

Jangan bergerak!

Keluarga yang terinfeksi ditemukan! Satu tertangkap, satu mati.

Hei, cepat kesini!

Ya, pak. Cepat!

Kita mempunyai berita memilukan.

Sersan Donald pasukan ke-8 US Army, yang terkenal dengan aksi beraninya,

kepada dunia dengan perjuangan melawan virus, meninggal hari ini jam 16:20.

Berbagai ucapan bela sungkawa datang dari seluruh dunia,

Komandan Greenfield pasukan ke-8 US Army menggelar konferensi pers tertutup.

untuk menunjukkan bela sungkawanya.

Sementara itu Amerika Serikat dan WHO, mengutip kegagalan dari pemerintah Korea WHO, Genewa, Swiss

untuk mengamankan dua anggota keluarga yang terinfeksi,

atau menangkap mahkluk yang menjadi tanda tanya,

telah mengemukakan kebijakan dari intervensi langsung. Centers for Disease Control, Atlanta, US

Ya, dalam konteks ini, penggunaan yang belum pernah terjadi sebelumnya...

'Agen Kuning', apakah itu benar?

Ya, itu benar.

Agen Kuning, yang dipilih untuk digunakan di Korea,

yang ahli dalam bahan-bahan kimia dan penyebarannya,

yang dibentuk baru-baru ini untuk memerangi ancaman virus atau teror biologis. Amerika Serikat, memilih untuk menggunakan Agen Kuning

Ini adalah sistem yang benar-benar mematikan dan efektif, sekali diaktifkan,

akan memusnahkan agen-agen itu seluruhnya,

dengan radius ratusan kilometer.

"Agen Kuning tidak aman" Beberapa warga melancarkan protes keras.

Park yang tertular virus menunjukkan gejala seperti demam biasa.

Tentu saja, kita mencoba memberikan Tuan Park yang terbaik...

keadaan yang sesuai dengan pasien...

Kita melakukan yang terbaik untuk menyediakan Pak Park Kang-Doo...

- Aku tahu. - Tetapi dia tidak bekerja sama...

Dicari: Keluarga yang terinfeksi

Mati/Tertangkap Hidup

- Kapan kau sampai disini? - Baru beberapa menit yang lalu.

Tidak ada yang mengikutimu, kan?

Tidak apa-apa, aku mengeceknya dengan seksama.

Dan Nam-joo? Dimana Nam-joo?

Nam-joo? Kenapa?

Kau berpergian terpisah, kalian berdua?

Jadi jika kau ketikkan ke komputer perusahaan, akan muncul?

Benarkah?

Hyun-seo menelepon tengah malam, kan?

Maka sinyal pemancarnya akan ada dalam daftar catatan telepon.

Itu berarti dia dalam radius 200 meter dari pemancar.

Cukup mudah.

Semudah itukah menemukan lokasinya?

Benar begitu, kau seharusnya datang padaku lebih awal.

Apakah seluruh keluargamu itu bodoh?

Benar... semua saluran itu... keparat.

Tidak apa-apa, hanya soal waktu untuk menemukan dia.

Terima kasih atas bantuanmu.

Kau sibuk protes sana sini, apa kau pernah sekolah?

Pasti sangat berat bekerja di firma telekomunikasi.

Tetap saja, aku hanyalah pegawai.

Tapi kau pasti menghasilkan 60-70ribu tiap tahun?

Tagihan kartu kreditku yang 60-70ribu.

- Lihat. - Tunggu...

Waktunya, nomornya...

Disini. Ini dia!

- Apa kau yakin? - Ya.

Tunggu sebentar.

Bisa dipastikan ini telepon darinya.

- Ketikkan ini. - Ya.

ATR1020.

Tidak berhasil.

Benarkah?

Passwordnya... Pasti ada di ruang manager.

Hei Nam-il.

Kemana perginya Nam-joo?

Kenapa kau selalu menanyakannya?

Dia kakakmu, apa kau tidak khawatir?

Saat kita meninggalkan Sungai Han.

Kita berpisah di saluran pembuangan.

Aku yakin dia baik-baik saja.

Oh begitu...

Sekarang bagaimana?

Akan sulit menemukan Nam-joo. Sepertinya dia benar-benar tidak tahu.

Jadi, mari kita urusi Nam-il dulu.

Dia benar-benar ahli melarikan diri. Kau harus waspada.

Hei!

Disamping itu, berapa pajak dari uang hadiahnya?

Well, ada sebuah potongan, dan tidak ada pajak dalam bonus tambahan.

Oh begitu...

Huh? Ini...

Hyun-seo!

Hei, ini berhasil!

- Tuan Park Nam-il, - apa kau merasa tidak enak badan?

- Salam, Tuan Park! - Tetaplah disana.

Jembatan Wonhyo

Kau harus pergi ke rumah sakit.

Persetan!

Apa yang...

Hei! Ayolah!

Sial!

Hei, Yong-bae, apa kau lihat dia?

Telepon sedang tidak aktif, rekam pesan anda setelah tanda bip,

kau harus membayar uang untuk menelepon.

Nam-joo...

Hyun-seo... Jembatan Wonhyo...

Hyun-seo!

Satu pesan baru diterima.

Hyun-seo Jembatan Wonhyo Sisi utara cepat!

Ini aku, Nam-joo. Nam-joo!

Aku telah menemukannya! Saluran besar.

Tepat dibawah jembatan Wonhyo sebelah utara!

Aku tidak bisa menjangkau Nam-il!

Hallo? Nam-joo! Nam-joo!

Kau baik-baik saja? Hallo? Nam-joo... Park Nam-joo...

Nam-joo...

Park Nam...

Mohon tetap tenang.

Jembatan Wonhyo... ini... dimana...

- Jembatan Wonhyo... - Ini di dekat dengan Yeouido, bukan?

- Benar! - Aku pergi keluar sebentar.

Duduklah. Kau harus mendapatkan suntikan.

Suntikan macam apa yang kau maksud?

Suntikan anestesi (bius).

Oh, baiklah, baiklah... Aku akan disuntik sebelum pergi.

- Oke, lemaskan tanganmu. - Tapi Jembatan Wonhyo...

Hyun-seo masih...

Pegangi dia!

Hyun-seo!

- Lepaskan aku. - Dia kuat sekali.

Dia berada di sebelah utara dari jembatan Wonhyo.

Apakah jembatan Wonhyo dinamakan sesuai dengan nama biksu Wonhyo?

Konyol sekali!

Dia bukan seorang biksu. Dia adalah pendeta.

Apa kau suntikan sesuai dengan dosis?

- Ya. - Apa kau yakin?

Kita lakukan dengan benar. Ini sudah satu jam.

- Dan dia masih seperti itu? - Ya.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Kita harus memulai test jaringan sekarang.

Kenapa dia seperti itu?

Jika kita telah membiusnya, dia seharusnya tertidur.

Kenapa dia menyebabkan hal seperti itu?

Kenapa?

Jeritan apa itu? Tidakkah mereka membiusnya?

Oh ya Tuhan! Apa yang terjadi disini?

Well, Aku rasa mereka... um...

Tidak, tidak, tidak, tidak... Tidak. tidak...

Hentikan ini.

Sekarang. Tuan Park.

Aku dengar anakmu masih hidup.

Aku dengar anakmu masih hidup.

Apa dia benar-benar masih hidup?

Apa dia benar-benar masih hidup?

Ya, dia mengatakan anaknya ada di saluran dekat jembatan Won-hyo.

Ya, dia mengatakan anaknya ada di saluran dekat jembatan Won-hyo.

Ya Tuhan, kenapa kau tidak menghubungi polisi atau pihak militer?

Ya Tuhan, kenapa kau tidak menghubungi polisi atau pihak militer?

Karena tidak seorang pun...

Pernahkan kau berpikir untuk menghubungi pihak televisi

atau organisasi hak asasi manusia?

Pernahkan kau berpikir untuk menghubungi pihak televisi

atau organisasi hak asasi manusia?

Karena tidak ada seorang pun yang mendengarkan aku, sialan!

Karena tidak ada seorang pun yang mendengarkan aku, sialan!

Tolong jangan memotong perkataanku. Kata-kataku adalah kata-kataku...

Kenapa kau tidak dengarkan kata-kataku?

Virus itu benar-benar

menginfeksi otaknya, seperti yang kita duga.

Aku setuju.

Ada dibagian depan daun telinga.

Orang ini tidak punya masa lalu

Tetapi sekarang mempunyai gangguan mental.

Ya, tepat sekali.

Tapi sekarang, dia tampaknya benar-benar suka berkhayal.

Otak orang ini adalah harapan terakhir kita.

Otaknya?

Ya, virus itu pasti ada di dalam otaknya.

Pasti ada disana.

Sebenarnya, apa maksudmu?

Kau tidak tahu tentang hal ini?

Sekarang, ini benar-benar sesuatu yang rahasia.

Bahkan di dalam kelompok kita,

Sangat sedikit orang yang tau tentang hal ini.

Mulutku tertutup rapat.

Sersan Donald,

korban pertama yang terinfeksi virus itu,

telah di otopsi secara menyeluruh,

dan tidak ditemukan virus apapun.

Dia mati karena shock dalam operasi.

Dan juga, tidak ada tanda-tanda apapun dari virus

dari setiap pasien yang dikarantina.

Singkatnya, sejauh ini,

tidak ada yang namanya virus atau apalah itu.

Hah?

Tidak ada virus?

Maksudmu tidak ada virus?

Benar? Tidak ada virus!

Kau mengatakan sebuah virus yang tidak pernah ada.

Tuan, mereka mengatakan tidak ada virus.

Kau harus membiarkan aku pergi...

Anakku Hyun-seo ada di bawah Jembatan Wonhyo.

Aku harus pergi secepatnya. Aku mohon biarkan aku pergi.

Oke tuan, hah?

Kau keparat! Kau bajingan!

Tolong tuan, aku mohon padamu. Biarkan aku pergi.

Aku akan berikan kios makanku, oke?

Aku akan berikan haknya kepadamu.

Apa yang kau lakukan? Tolong, mister! Tunggu!

Sialan! Ini membuatku gila!

Aku harus pergi mencari Hyun-seo!

Tuan, tolong aku! Apa ini, tolong?

Hyun-seo, maafkan aku... Ayah...

Hyun-seo, kau tahu apa yang kuinginkan? Susu pisang.

Katakan apa yang kau inginkan.

Buatlah daftar 10 hal yang ingin kau makan setelah kita keluar.

Kita punya kios makan, jadi aku akan berikan apa yang kau inginkan.

Hah? Sebuah kios? Aku ingin tinggal disana!

Bagaimana dengan tempat tinggalmu?

Aku tidak mempunyai tempat tinggal.

Benarkah?

Tidak ada tempat tinggal, tapi banyak tempat tinggal.

- Dan ayah ibumu? - Aku punya saudara, tetapi bukan saudara.

Muscleman Sausage (Manusia Sosis)!

Kita berikan itu.

Telur matang!

- Kita berikan itu. - Hot dog!

Telur puyuh! Ayam goreng!

Mie instan!

Tentu saja kita berikan.

Lalu kau akan memakannya setiap hari?

Kau tahu, anak-anak dari restoran China tidak memakan kue bola.

Apa yang paling ingin kau makan dari semuanya?

Bir. Bir dingin.

- Satu, dua, tiga! - Satu, dua, tiga!

Se-joo, kau pernah main kuda-kudaan?

Ya.

Ada yang keluar lagi.

Tolong saat ini, seseorang dengan telepon genggam.

Hei.

Dink!

Semuanya lihat kemari.

Tiarap di lantai! Cepat!

Hei, gemuk! Cepat tiarap!

- Tiarap! - Kau suka virus?

Aku akan menularkannya ke tubuhmu.

Kau tidak mau tiarap? Kau mau ditulari virus?

- Kau yang terakhir! Buka pintunya, cepat! - Bukalah!

Kau ingin melakukannya?

Benar sekali! Buka itu!

Buka semuanya!

Semuanya tiarap! Kau bangsat!

Tiarap!

Dimana mobilnya?

Apa kau sedang berpesta disini? Minggirlah!

Aku akan membunuh semua orang!

Hei, nyalakan mesinnya!

Jika ada yang mengikuti, aku akan menularinya dengan virus!

Nyalakan mesinnya!

Hei, nyalakan mesinnya dan kemari!

Apa yang kau lakukan?

Apa yang kau lakukan?

Bedebah kau... Setelah kubiarkan kau tidur di tempat tidurku

Tuan, dimana letak jembatan Wonhyo? Ke arah mana aku harus pergi?

Tidak punya sapi. Apa kau tahu dimana kau sekarang?

Aku sedang terburu-buru! Bagaimana caranya agar aku dapat ke jalan utama?

Cari tahu sendiri.

Tuan, aku membutuhkan sebotol soju. tas... ini tas yang bagus.

Ini, aku akan memberikanmu uang.

Kau pikir uang dapat membeli segalanya?

Baiklah, aku sudah bosan.

Jembatan Wonhyo?

Ya Tuhan.

Apa yang terjadi?

Apa yang kalian berdua lakukan di belakang sini?

Siapa yang menggunakan itu saat demonstrasi kemarin, kau bodoh?

Aku sudah katakan padamu, ini bukan untuk demonstrasi.

Keluar! Aku akan minggir, jadi keluarlah!

Tetaplah mengemudi. Aku akan membayarmu 4 kali lipat.

4 kali lipat?

Wow, lihatlah karyaku. Dia seorang master!

Kau bilang di sisi utara Wonhyo? Itu tidak akan mudah.

Kau lihat semua orang mengarah kesitu?

Para demonstran sekarang sedang berkumpul di tempat pelepasan Agen Kuning.

Para polisi tampaknya telah menyerah untuk mengendalikan situasi di area terlarang Sungai Han,

saat para demonstran telah menerobos semua penghalang...

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Apa kau baik-baik saja, Se-joo?

Aku lapar.

Dan darahku keluar terus menerus.

- Tidak apa-apa. - Aku kepanasan...

Se-joo...

Tetaplah disitu.

Jangan keluar, apapun yang terjadi.

Kenapa?

Aku segera kembali.

Aku akan membawa...

dokter, 911,

polisi,

militer, aku akan membawa mereka semua.

Bawa aku bersamamu.

Se-joo...

Pergilah...

Park hyun-seo

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Hyun-seo!

Kang-Doo!

Ayolah!

Hyun-seo! Ini ayah!

Agen Kuning akan dilepaskan dalam 5 menit.

Agen Kuning akan dilepaskan dalam 5 menit.

Tolong secepatnya evakuasi dengan jarak 500 meter dari tempat peluncuran.

Tolong secepatnya evakuasi dengan jarak 500 meter dari tempat peluncuran

Tetaplah berjalan, sampai kau tidak bisa mendengar pemberitahuan ini.

Tetaplah berjalan, sampai kau tidak bisa mendengar pemberitahuan ini..

- Apa yang kau lakukan? - Lihat.

Disana!

Semuanya lari!

Agen Kuning akan dilepaskan dalam 4 menit.

Agen Kuning akan dilepaskan dalam 4 menit..

Tidak, jangan tembak!

Kang-Doo!

Hei! Bukankah itu Kang-Doo? Apa yang terjadi?!

Agen Kuning sangat mematikan khususnya bagi orang lanjut usia, anak-anak,

wanita hamil, dan mereka yang mempunyai gangguan pernafasan...

Jangan tembak!

Aku bilang jangan tembak!

Kang-Doo!

Kang-Doo!

Apakah kau bersama Hyun-seo?

Siapa kau? Apa kau tahu Hyun-seo?

Mari makan.

Beberapa saat yang lalu, jam 23:30, Komite Dewan Investigasi Amerika Serikat,

memberitahukan penemuannya mengenai insiden virus Korea.

Mari kita lihat pemberitahuannya.

Krisis yang terjadi baru-baru ini di Korea Utara diperkirakan dari hasil kesalahan...

Tidak ada yang bagus.

Haruskah kita menonton yang lain?

Matikan itu. Mari kita nikmati makanannya!

Akhirnya, virus tidak diketemukan dan kita berkesimpulan bahwa penyebab dari krisis...

Dimana remote-nya?

dan seluruh kejadian dikarenakan informasi yang salah.

[ Timing By halod ] == Indonesian Sub By dhika1708 ==

(Resync/Edited By Coffee_Prison)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.