Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle Indonesia oleh XTNN Subtitles (xtnn-subs.blogspot.co.id)
Resync by Sugiono2
Jangan menilai kejujuran tetanggamu dengan pandanganmu sendiri.
Matikan.
Berikan kuncinya padaku.
Seberapa parah lukamu?
Aku bisa bertahan.
Aku hanya punya satu hari lagi. Aku bisa melakukannya.
Tolong.
Biar kulihat.
Pelurunya tidak tertinggal di dalam.
- Kau beruntung. - Kau sebut ini beruntung?
Ya, sayang, kau beruntung.
Tidak apa-apa, sayang.
Pengen gigit sesuatu.
Kau tahu apa yang kau lakukan?
Aku menghabiskan tiga tahun di gurun, sayang.
Aku ingin kau diam. Oke?
Nomor kendaraanmu sudah kutukar. Kau aman sampai Alabama.
Jika kau merasa pusing, pakai sedikit saja.
Jangan satu garis penuh, sedikit saja.
Lurus di jalan ini, jangan nyalakan lampu mobil.
Tetap matikan lampu sampai kau mencapai jalan beraspal.
- Kau mengerti? - Terima kasih banyak.
Apa yang dia lakukan?
Dia menembak kelinci.
Kenapa dia menembak kelinci?
Karena kelinci seperti tupai, mencakar dan menggali apa saja.
Atau mungkin itu yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar sini.
Dia seorang pemakai narkoba?
Tidak, dia bukan pemakai narkoba.
Bagaimana kau bisa tahu?
Bidikannya terlalu bagus.
Serius?
Kau memang brengsek.
Aku terlambat, sayang.
Johnny, kapan kau akan pulang?
Aku tidak tahu.
Seharusnya tidak lama.
Beberapa jam. Aku bisa belikan makan siang kalau kau mau.
Tidak.
Kalau begitu ada apa?
Tidak ada apa-apa.
Ini hanya sementara.
Sementara berapa lama?
Beberapa pengiriman lagi dan kami akan impas.
Urusanku dengan paman selesai, dan kita bisa ke pinggir laut.
Suatu tempat di mana tidak seorang pun bisa menemukan kita.
Kita sudah dekat, sayang.
Kita sudah sangat dekat.
Kau datang terlambat,
setoranmu kurang,
dan kau punya sikap yang tidak baik.
Aku sudah mempertaruhkan nyawaku untukmu.
Aku mengerti.
Aku pernah baca kalau alasan orang melakukan pencurian di kantor mereka
adalah "perusahaan berhutang padaku."
Kau lihat karyawanku yang di sana?
Keponakanku.
Dia tahu bagaimana cara melakukan pekerjaannya.
Dia menjaga semua tetap bersih.
Dan dia tahu aku tidak berhutang apa pun pada siapa pun.
Itu sebabnya dia akan bertumbuh tua dan gemuk.
Tapi kau... Aku tidak tahu tentangmu.
Guille, bawa dia pergi dari sini sebelum emosiku di luar kendali.
Maaf membuatmu menunggu.
Hari pelatihan.
- Ada kiriman besar hari ini, John. - Oh, ya?
Apa yang harus kuharapkan?
100. Tidak kurang sepeser pun.
- 100. - Nyalakan sebatang rokok untukku.
Ayo, Guille.
Bagaimana keadaan di peternakan?
Rosie sedikit mengeluh tentang serangga,
tapi selain itu, semua baik-baik saja.
Keadaanmu cukup baik.
Tidak ada masalah bukan?
Jika ada yang menganggumu, kau akan memberitahuku bukan?
Ya, tentu saja.
Tentu saja aku akan memberitahumu. Semua baik-baik saja.
Ayahmu dulu sepertimu.
Semoga sang iblis menjaga jiwanya.
Dia tidak banyak bicara.
Tapi saat dia bicara...
Whoo.
Dia sering sekali menyelamatkan nyawaku.
Aku berhutang padanya.
Dan itu sebabnya aku mengajakmu dan mengajarkanmu cara jadi seorang pria.
Waktu itu kau bilang kau ingin masuk militer.
Aku mengijinkannya.
Oh, ya.
Tapi sekarang itu sudah berakhir, John.
Kau sudah jalankan masa tugasmu.
Kau sekarang ada di rumah dengan keluarga, benar?
Di tempatmu yang seharusnya.
Aku tahu, Neil.
- Paman Neil. - Paman Neil.
Ya.
Ya.
Apa ada masalah, petugas?
Keluar dari kendaraan.
Kau ada janji hari ini, Johnny?
Mengambil sesuatu untuk pamanmu?
- Aku bersih. - Omong kosong.
Kau sudah kotor dari lahir.
Tidak mungkin kau sembunyikan di tempat terbuka.
Mungkin kau menyembunyikannya di suatu tempat lain.
Tempat lain yang harus kucari lebih teliti untuk menemukannya.
Kau pikir aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, Johnny?
Orang-orang sepertimu membuat kota ini membusuk dari dalam.
Dan aku tidak percaya pada kata-kata dari tikus kotor sepertimu.
Tidak peduli apa yang tertulis di tatomu,
kau akan selalu jadi kotoran di bawah sepatuku.
Apa yang kau katakan padaku?
Aku hanya bilang kau tidak salah.
Kau bersih.
Kurasa kau tidak berbohong.
Berkendara dengan aman, Johnny.
Apa yang terjadi padamu?
Ini bukan darahku.
Bagaimana gadismu itu?
Dia sakit.
Dia ada di dalam?
Tidak.
Kuharap dia baik-baik saja.
Sampai bertemu dalam beberapa hari.
- Hei, ada apa? - Semua baik-baik saja.
- Jumlahnya cukup banyak. - Berapa banyak?
Sekitar 100 ribu.
- 100 ribu? - Mm-hmm.
Berapa banyak yang kita dapatkan?
25 ribu.
Besok tas putih ini kuantar ke Neil dan kita pergi dari sini.
Aku tahu kau bisa melakukannya. Aku tahu kau bisa melakukannya.
Aku tahu kita bisa melakukannya.
Bagaimana jika kita mengambil semuanya?
Neil akan memburu dan membunuh kita.
Apa dia akan membunuh kita jika kita pergi?
Jika dia tidak mengalami kerugian mungkin dia tidak akan terlalu marah.
- Kita bisa gunakan 100 ribu itu. - Ya, benar.
Itu pasti akan membuat perbedaan.
Itu namanya serakah.
Keserakahan membuat orang tidak beruntung.
Ya?
Hei, tetangga.
Dengar, aku benci menganggumu selarut ini, tapi aku punya pertanyaan untukmu.
Baiklah.
Aku bawakan bir untukmu.
Ya, masuklah.
- Baiklah, terima kasih. - Silakan duduk di sana.
Terima kasih.
- Apa yang dia inginkan? - Aku tidak tahu.
- Ada apa? - Terima kasih.
Ya.
Apa kau ada di tanahku hari ini?
Ya.
Tempat sampahmu tergeletak di tengah jalan.
Aku menyeretnya kembali ke rumahmu.
Baiklah.
Itu membuatku merasa lebih baik.
Aku menemukan jejak kaki.
Aku tidak tahu apa seseorang mencoba merampokku atau apa pun.
Kau tidak bisa menilai orang dengan mudah di kota ini.
Itu jejak kakiku.
Kau akan terus mengintip atau kau akan keluar?
- Senang bertemu denganmu. - Apa kabar?
Namaku Rosie.
Tidak banyak wanita cantik sepertimu di kota ini.
Kalian sudah menikah?
Ya.
Baiklah.
Aku tadi hanya bertanya-tanya siapa kau.
Namaku Rosie.
Selamat malam, sayang.
Aku punya teropong seperti ini.
Ya, itu cukup bagus untuk melihat bintang-bintang.
Aku menggunakan teropongku untuk melihat tetanggaku.
Aku hanya bercanda denganmu, John Boy.
Aku menggunakannya untuk mengawasi jalanan di depan.
Aku pernah melihat beberapa hal yang menarik.
Terkadang sebuah mobil tanpa muatan datang dengan satu pasang pelat nomor.
Satu jam kemudian, keluar membawa muatan dengan pelat nomor yang berbeda.
Itu aneh bukan?
Kita semua punya rahasia.
Aku bukan orang yang munafik.
Kau lakukan apa yang kau lakukan, aku lakukan apa yang kulakukan.
Itu sebabnya kita hidup di kota ini. Kita tidak ingin diganggu oleh orang lain.
Sebaiknya aku pulang. Anak-anakku sebentar lagi akan pulang.
Mampirlah kapan-kapan.
Aku berhutang bir padamu.
Selamat malam, tetangga.
Jangan mengintainya, sayang.
Dan siapkan kopermu, kita akan langsung berangkat setelah aku kembali, oke?
Kau yakin sudah siap untuk ini?
Ya.
Benarkah? Meninggalkan semua orang?
Teman-teman dan keluarga dan semua orang?
Kita tidak punya teman.
- Oh! - Ini...
Sampai nanti, sayang.
Ganti saja semuanya dengan yang baru.
- Ada hambatan di jalan? - Tidak, semua baik-baik saja.
Baiklah.
Ini.
Coba ini.
Aku tidak terlalu lapar.
Aku tidak bertanya apa kau lapar.
- Kau mau ke mana, John? - Aku tidak kemana-mana.
- Apa yang kau bicarakan? - Ini kota yang kecil, nak.
Tidak ada rahasia yang tidak kudengar.
Aku tidak tahu apa yang kau dengarkan karena itu omong kosong.
- Omong kosong? - Tidak mungkin aku mengkhianatimu.
Kau satu-satunya keluarga yang kupunya.
Kau benar-benar pria yang unik.
Aku mendengar semuanya. Semuanya.
Terkadang aku mendengar hal-hal yang tidak kusukai.
Aku bergantung pada banyak orang.
Terutama padamu.
Aku tidak mau sampai ada pertikaian.
Kau mengerti?
Meskipun kita adalah keluarga...
Angkat, angkat, angkat!
Angkat teleponnya!
Harap tinggalkan pesan setelah nada bunyi.
Setelah selesai merekam, silakan tutup teleponnya.
Rosie?
Troy!
Kau tidak melihat Rosie kemari dalam satu jam terakhir?
Aku melihatnya. Dia berlari dengan cepat.
Sepertinya dia tergesa-gesa untuk ke suatu tempat.
Kau lihat?
Itu sebabnya aku tidak main-main dengan mereka.
Apa maksudmu?
Wanita-wanita cantik.
Selalu mematahkan hatimu.
Troy?
Aku bawa bir.
Brengsek.
Sial.
Hei.
Nak, sebaiknya kau bangun.
Sial.
- Kau bukan salah satu dari mereka? - Aku bukan salah satu dari mereka.
- Keluarkan aku dari sini. - Aku akan menolongmu.
Siapa namamu?
- Aku Sarah. - Sarah?
- Tolong. - Mereka tidak akan menyakitimu.
Mereka membawa temanku Cole. Kau harus bantu aku menemukannya.
Aku tahu. Aku melihatnya di ruang sebelah.
Tidak, itu bukan dia.
Kau harus menemukannya. Kau harus menolongnya.
- Tolong. - Aku akan menolongnya.
Aku ingin kau tetap tenang, oke?
Tidak ada yang bisa keluar hidup-hidup dari sini.
- Kau harus tenang, oke? - Oke.
Aku akan kembali.
Sial!
John! Astaga. John, dia gila.
- John.. - Pelan-pelan.
- Tolong aku, John. - Pelan-pelan.
John, tolong aku.
Keluarkan aku dari sini. Tolong.
Tolong.
Aku perlu alat pemotong baut.
Tidak, tidak perlu. Rusak saja.
Rusak saja gembok itu!
- Keluarkan aku dari sini, John! - Hentikan!
Sial.
- Sial. - Itu dia.
Itu dia. Dia sudah kembali.
Sial. Dia sudah kembali.
Sial. John...
Aku bisa menjatuhkannya.
Aku akan menghentikan ini.
Aku bisa menjatuhkannya.
- Oke. - Dia tidak tahu aku ada di sini.
- Dia sendirian. - John...
- Satu hantaman dan dia akan terjatuh. - Johnny...
- Aku akan segera kembali. - Oke.
John...
Akhirnya datang juga.
Siapa di antara kalian yang lupa cara mengikat sebuah simpul?
Senang melihatmu juga, ayah.
- Kau punya aspirin? - Aspirin?
Akulah yang membutuhkan aspirin.
Tadi ayah dari anak itu bersedia membayar 50 ribu.
Sekarang kita tidak punya apa-apa.
Kau tadi tidak perlu membunuhnya.
Dia melihat wajahku. Apa yang harus kulakukan?
Aku minta maaf, oke?
Apa yang kau inginkan dariku?
Kau akan menggali lubang. Sendirian.
Memangnya aku tidak pernah menggali sebuah lubang sebelumnya?
Cooper, kau baik-baik saja?
Ya, hanya masalah alergi.
Itu bukan alergi.
Harley, beri kami waktu sebentar.
Astaga.
Cooper...
Tidak apa-apa kau merasa takut.
Saat ibumu meninggal, aku juga merasa takut.
Aku tidak tahu bagaimana kita akan bertahan hidup.
Tapi kita berhasil bertahan hidup, bukan?
Kita menemukan sebuah jalan.
Apa keadaan bisa memburuk? Ya.
Apa kita pernah bermaksud menyakiti mereka? Tidak.
Tidak.
Kita hanya mencoba mendapatkan sedikit uang dari orang-orang yang punya banyak uang.
Lalu kita akan pulangkan mereka.
Kau harus tahu itu, nak.
Hari ini kita mendapat sebuah masalah.
Kita lakukan yang terbaik untuk membenarkannya dan melanjutkan hidup.
Malam ini aku ingin kau melakukan semua yang kuperintahkan
tidak peduli apa pun yang terjadi.
Karena malam ini,
kita akan dapatkan semua yang kita butuhkan untuk bertahan hidup.
Lalu kita tidak akan merasa takut lagi.
Panggil saudaramu dan turun ke bawah, akan kutunjukkan padamu, oke?
- Oke. - Aku mencintaimu, nak.
Baiklah, kalian, kita punya sesuatu yang istimewa malam ini.
Ayah gadis kecil itu bekerja di bidang pengembangan real estate.
Nilainya sekitar 5 juta dolar.
Tapi sang ibu, dia kaya.
Warisannya senilai 35 juta dolar.
Itu berarti si pirang kecil ini pasti bernilai enam digit.
Kalau kita lakukan ini dengan benar, cukup untuk seumur hidup.
- Kita minta tujuh digit saja. - Tidak, tidak.
Kita ikuti aturan.
Jumlah yang cukup sampai mereka tahu kita serius,
tapi jangan terlalu besar sampai mereka menghubungi polisi.
Oke?
Mari kita bekerja.
- Yang mana milikmu? - Tidak penting, sama saja.
Itu cukup penting.
Aku tidak ingin tertular penyakitmu.
Itu alergi, brengsek.
Baiklah, Cooper.
Sekarang, dengarkan aku.
Saat kau mengambil palu ini, angkat dengan perlahan.
Bukan tentang apa yang akan kau lakukan dengan itu.
Ini tentang apa yang mereka pikir akan kau lakukan dengan itu.
- Ya, ayah. - Baiklah.
Biarkan kamera melakukan sisanya.
Baiklah, mari kita ambil dia.
Tolong, hentikan.
Jangan menyakitiku.
Tolong, jangan.
Tolong, jangan.
Ini adalah buktinya.
Seperti yang kalian lihat, putri kalian belum terluka.
Untuk saat ini.
Jika kalian tidak melakukan seperti yang kami perintahkan,
kalian tidak akan pernah melihatnya dalam keadaan hidup lagi.
Hei.
Kau tampil dengan baik, nak.
Kau tampil dengan baik.
Sudah selesai?
Kelihatannya sudah selesai?
Bagaimana dengan wanita yang satunya lagi?
Dia tidak ada harganya. Kita harus menyingkirkannya.
Kenapa tidak minta tebusan pada pria itu?
Dia sudah melihat terlalu banyak hal, nak.
Dan John hanya seorang penyelundup rendahan.
Dia tidak akan bisa bayar.
Kita hanya membuang sampah.
Melakukan sesuatu yang baik bagi dunia ini.
Yang perlu kita lakukan adalah mengawasi gadis pirang itu.
Oke? Oke, bagus.
- Astaga, John. - Tidak apa-apa.
Kau harus tetap tenang. Sekarang ada tiga orang.
- Oke. - Ada tiga orang di sini.
Aku melihat anak-anak lainnya di ruangan lain,
- Aku akan kembali ke rumah kita. - Astaga.
Aku akan ambil pemotong baut dan pistolku.
Keadaan bisa tiba-tiba berubah jadi sangat buruk.
- Aku tidak akan biarkan mereka menyakitimu. - Oke.
- Aku tidak akan biarkan mereka menyakitimu. - Ya.
Oke, oke.
Tolong jangan.
Tolong, ayah!
Ayah!
Ayah!
Tolong!
Rasakan kau!
Brengsek!
Di mana pistolnya?
Sial.
Sial.
Di mana saudaramu?
Ayah kenal Cooper.
Sayang kita tidak bisa menyimpannya, ayah.
Ya, dia wanita yang cantik.
Ingat, ayah bilang aku boleh duluan.
Benar.
Tapi tolong lakukan sesuatu untukku.
Jangan terlalu kasar.
Aku mungkin juga mau menidurinya.
Aku yakin kau akan menyukai itu, benar bukan, Tuan Puteri?
Bagus.
Pakaian sesuatu yang cantik padanya.
Jangan hiraukan dia.
Tidak! Tidak!
Tidak! Menjauh dariku! Tolong!
Tutup mulutmu!
Aku di sini untuk menolongmu.
Aku menemukan temanmu Sarah, dan kekasihku ada di atas, oke?
- Aku butuh bantuanmu. - Maaf, aku tidak bisa berjalan atau berlari.
Aku sudah mencoba untuk lari. Maaf.
Aku tidak bisa berjalan. Tunggu, kau mau ke mana?
- Tidak, jangan tinggalkan aku! - Diam!
Aku akan memotong rantai ini. Aku tidak ingin kau bergerak.
Aku tidak akan meninggalkanmu.
Kau bisa bergerak bukan?
- Ya, aku baik-baik saja, aku bisa bergerak. - Ya?
Aku menemukan temanmu, dia ada di ujung lorong.
Dia terluka cukup parah dan dia tidak bisa bergerak sendiri.
Aku ingin kau tenang sekarang juga, kau mengerti?
Kekasihku ada di atas dan aku butuh bantuanmu.
- Aku bisa mengandalkanmu? - Ya.
- Kau bisa melempar? - Ya.
Ambil ini.
Aku ingin kau melempar batu ke rumah itu.
Lempar dengan keras. Mereka akan keluar.
Jadi setelah kau melemparnya, kau bawa temanmu,
pergi ke trukku di sebelah sana dan nyalakan mesinnya.
Tapi jangan nyalakan lampunya, oke?
- Tunggu aku di sana. - Oke.
Dengar, jangan sampai kehilangan kunci itu.
Hitung sampai 100, lalu lempar batunya.
Aku mendapat pakaian ini dari seorang gadis asal Iowa.
Mereka membayar banyak uang untuk mendapatkan dia kembali.
Kau bisa lihat berapa uang yang dimiliki orangtua seseorang
saat mereka membelikannya pakaian seperti ini.
Gadis-gadis kecil biasanya tidak selamat.
Tidak.
Pada umumnya mereka terlalu manja.
Terlalu mudah untuk didapatkan.
Tapi kau seekor burung kecil yang istimewa.
Unik.
Wanita paling cantik yang pernah kulihat.
Kau cocok untuk kami gunakan.
Tolong...
Padahal aku baru mulai berpikir kau tidak bisa bicara.
Kau ingin terlihat cantik untuk foto close-up bukan?
Benar bukan?
Hentikan itu. Ada yang tidak beres.
Cooper!
Coop! Cooper!
Ayo.
Cooper!
Cooper!
- Cooper! - Coop!
Ayah!
Dia mati!
- Aku tidak akan pergi! - Ayo!
- Ayo! Berdiri! - Kuncinya. Ayo.
- Sial! Sial! - Masuk dalam truk!
Nyalakan truknya!
Sial! Tunggu.
- Kau mau ke mana, John? - Tidak seperti yang kau pikirkan.
- Mereka punya senapan. - Apa?
Mereka datang dengan membawa senapan!
Ini.
- Masuk ke dalam mobil! - Guille!
Dia sudah mati. Masuk dalam mobil!
- Astaga! - Masuk ke dalam mobil!
Jalan, jalan!
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Jalan, jalan, jalan!
Tundukkan kepalamu. Tundukkan kepala!
Mereka tidak akan bisa membunuhku!
Ayo, brengsek!
Sial!
John, kau harus...
- Sial! - Jangan bergerak!
- John! - Rosie!
Si brengsek itu...
Sial!
Brengsek!
Aku tahu kau adalah sebuah masalah, Johnny.
Masa tugasmu di militer memberimu semacam kode moral.
Sama seperti itu memberiku semacam kode moral.
Aku tadinya hanya ingin membunuhmu.
Ini negara yang buruk.
Orang-orang melakukan hal-hal yang buruk.
Bukannya terkadang seperti itu?
Berdiri!
Kau tahu apa artinya mencabut sebuah nyawa.
Mereka tidak mengerti apa artinya memberikan sebuah nyawa.
Persetan denganmu!
Sial!
Ini adalah negara tua, Johnny.
Tidak ada tempat untuk kelemahan.
Brengsek!
Cooper tidak melakukan apa-apa pada kalian.
Kalian para pembunuh!
Butuh seseorang sepertiku untuk melihatnya.
Untuk melihat bahwa beberapa orang seharusnya tidak dilahirkan dari awal.
Sial.
Tidak, jangan mati!
Jangan mati! Jangan mati!
Lepaskan borgol ini!
Persetan denganmu!
Tidak, tidak. Persetan denganmu!
Sial!
Sial!
Apa aku sudah terlihat cantik sekarang, brengsek?
Wanita paling cantik yang pernah kau lihat?
Orang yang punya pikiran gila selalu orang yang terlihat baik.
Jangan bergerak. Jangan bergerak!
Kau seorang yang sadis.
Hantam dia lagi! Hantam dia!
Biarkan kami pergi atau aku akan menembakmu!
Hantam dia!
Ayo, sayang.
Jangan mengarahkan sebuah senapan jika kau tidak tahu apa yang kau lakukan!
- Lepaskan dia! - Hei!
Dia mengunci kita.
Apa?
- Mundur. - Ayo, ayo.
Mundur! Mundur!
John!
Dia naik ke atas.
Turunkan dia lewat lubang itu!
- Pergi! - Ayo.
Oke. Oke.
Sial!
Kau pikir hal ini berakhir denganku?
Aku hanya seorang perantara.
Sama sepertimu, John.
Itu benar.
Itu benar.
Mereka semua tahu siapa kau.
Dan mereka akan datang.
Tidak ada yang lolos.
Sekarang jadilah seorang prajurit yang baik,
John boy...
dan taruh saja pistolmu...
# Blessed above #
# May I see #
# Our work done #
# Let it be #
# Precious love #
# Take my heart #
# Hold my hand #
# Take my heart #
# Precious love #
# Guide my hand #
# From above #
# Keep me safe #
# In the light #
# Of the Lord #
# Precious love #
# Take my heart #
# Hold my hand #
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.