All language subtitles for Maninilip.2025.WEBRip.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ya Tuhan!

- Mereka akan mendengar kita. - Oh...

Oh! Oh!

Oh! Ya Tuhan!

Oh!

Oh!

Ssst!

Mereka akan mendengar kita!

Oh!

Oh! Ya!

Ya!

Oh!

Oh ya! Oh!

Ya!

Oh!

Oh.

Kau terlalu berisik. Mereka bisa mendengar kita.

Hey!

Oh ya! Oh.

Oh!

Oh!

Ya!

Nih, kau mungkin lupa ini.

Wow, aku terlihat sangat cantik di sini.

Terima kasih.

Aku pergi dulu.

Bopis...

Nona, aku pesan dua telur dadar terong,

cumi-cumi, dan nasi.

- Oh, dan tolong tambahkan saus tomat juga. - Tentu.

- Aku saja. - Oke.

- Ambil saja saus tomat di dalam. - Oke.

Dua saja?

Ya.

Martha! Martha!

Kau menyetrikanya?

Berlubang!

Maaf, tadi ada yang datang mau beli, jadi aku lupa.

Brengsek. Kau tidak bisa menyetrikanya dengan benar!

Bahkan urusan memasak pun, kau serahkan pada tukang masak.

Ngomong-ngomong, mana pisau cukur yang kuminta kau belikan?

Maaf.

Aku lupa.

Kau tidak bisa melakukan apa pun dengan benar.

Kau tidak berguna.

Kau bahkan tidak bisa diberi tahu apa yang harus dilakukan.

Kau hanya hebat di ranjang.

- Berto, ayolah. - Itu benar.

Kalau saja kau tidak pandai di ranjang, aku sudah mengusirmu sejak lama.

- Hanya ini saja yang bisa kau lakukan. - Hentikan!

Joy.

Hey! Kau orang yang baru pindah di seberang jalan?

Kau ngentot lagi tadi, kan?

Kalian berisik sekali!

Lain kali, tutup mulut perempuanmu, oke?

Ya, bos.

Hati-hati sama Berto ya bro.

Dia sombong sekali.

Dia punya koneksi kuat, dia dulunya polisi.

Dia dipecat karena dia idiot.

Dia tidak peduli siapa yang dia sakiti.

Terima kasih, kawan.

Aku harus pergi.

Hmm, boleh aku gunakan kamar mandimu?

Oh, sepertinya belum bersih.

Tetap di sini, aku akan cepat.

Bajingan itu... dia monster.

Mungkin kita harus menghentikan, kita bisa ketahuan.

Dia tidak sepintar itu, lho.

Kita sudah melakukan ini berkali-kali, dia tidak pernah memergoki kita, kan?

Kalau keterusan, kita bisa ditembak.

Jangan pikirkan apa yang dilakukannya sekarang.

Tembak saja aku dulu.

Bajingan itu...

Dia akan dapatkan balasan yang setimpal.

Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today

Kenapa kau melakukannya lagi? Di mana Joy?

Bukannya aku sudah bilang kemarin? Dia sudah minta pergi.

Yang baru akan tiba besok.

Tidakkah kau akan berhenti bersikap seperti itu?

Aku jadi takut.

Kau bodoh, kan?

Bagaimana orang akan tahu kalau kau hanya tutup mulut?

Jika mereka sampai tahu ini, bukan hanya kau saja yang akan tertangkap.

Aku akan hancur bersamamu... Aku dan bisnisku.

Hanya ini yang tersisa. Kasihanilah aku.

Kau sungguh idiot.

Bagaimana mungkin aku tertangkap? Aku punya koneksi yang kuat.

Kau terlalu banyak bicara.

Nih, simpan dengan baik.

Uh... aku mau memesan.

Apa itu?

Uh...

- Dua telur dadar terongโ€” - Apa?

Dua telur dadar terong,

bubur, dan nasi.

Baiklah, aku akan bawa ke mejamu.

Terima kasih.

Nih.

Terima kasih.

Apa pesananmu?

Kelihatan enak, kan?

Hah?

Supnya enak?

Ah...

Aku belum mencobanya.

Tapi aku yakin itu lezat.

Namanya Luisa, pengganti Joy.

Nikmatilah makananmu.

Oke...

Berto?

Itu banyak sekali.

Sepuluh juta.

Akan dikirim akhir bulan.

Sekarang masih berbahaya, jadi mereka menyimpannya di sini.

Itu banyak sekali!

Ya, ini dari bos besar.

Itu lebih dari cukup untuk kami memulai kembali

melarikan diri dan mengubah hidup kita.

Tunggu, tunggu. Apa kau gila?

Mereka tidak mengenalmu.

Tapi bagaimana denganku? Mereka sangat mengenalku.

Di mana pun aku bersembunyi, mereka akan menemukanku.

Kita akan bersembunyi dengan baik.

Sekrupmu longgar.

Jika kau mau mati,

silakan saja lakukan sendiri.

Bodoh!

- Jadi, totalnya delapan, kan? - Ya.

Nih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Biar aku membantumu.

Uh... aku Alex.

Yang di restoran.

- Ah... - Aku membeli makananmu kemarin.

Ah, benar. Terima kasih.

Aku Luisa.

Mau pulang?

Aku punya motor, tapi ada di bengkel.

Kalau kau mau, kita bisa naik becak bersama, Aku bisa membantu membawakan barangmu.

Tentu.

Ah...

Aku baru pindah ke sini juga, dari Romblon.

Bagaimana denganmu? Kau berasal dari mana?

Jauhโ€ฆ

Dari Aparri.

Itu sangat jauh. Kenapa kau datang ke sini?

Aku sedang mengurus dokumenku agar aku bisa pergi ke Dubai.

Dubai? Hei, kalau kau butuh foto

untuk paspor atau KTP-mu, beritahu saja aku.

Hah? Kenapa?

Ohโ€ฆ aku lupa bilang, aku sebenarnya fotografer.

Aku punya studio kecil di apartemenku.

Jadi kalau kau butuh gambar, beri tahu saja aku. Aku yang urus.

Hei, itu berlebihan. Kita baru bertemu.

Tidak apa-apa.

Aku pelanggan tetap restoranmu.

Jika aku membeli makanan darimu, berikan saja aku porsi tambahan.

Tentu.

Lewat sini.

Berhenti Pak.

Baiklah, terima kasih. Aku bisa meneruskan dari sini.

Uh... Baiklah kalau begitu.

Pak.

Bu.

Cukup.

Apa-apaan!

Kenapa kau menolak?

Kau terbiasa dengan ini, orang melakukan ini padamu di klub.

Itulah alasannya aku ikut denganmu Karena aku mau meninggalkannya.

Aku tidak mau tidak dihormati lagi, dan sekarang kau melakukan hal yang sama?

- Kalau aku tahu, Aku akan.. - Akan apa?

Akan apa?

Hentikan!

Cukup.

Dengarkan, ini...

Akulah satu-satunya orang yang boleh tidak menghormatimu. Tidak ada orang lain.

Kau mau aku mengirimmu kembali ke sana?

Kembali ke dunia pelacuran? Hah?

Aku melakukan semuanya untukmu, dan selain itu

kau tidak punya tujuan lain.

Di sini

kau terlindungi,

dan kau punya uang.

Benar?

Terima kasih.

Sudah lama kau jadi fotografer?

Ahโ€ฆ tidak lama.

Dulu sewaktu kuliah, aku biasa melakukan kerja sampingan di kampung halamanku di Romblon.

Aku sering membantu pamanku.

Jadi saat aku lulus,

aku datang langsung ke sini.

Mengambil kesempatan. Orang bilang,

kau bisa menghasilkan banyak uang sebagai penembak di sini.

Apa?

Penembak. Uh...

Itu istilah Visayan untuk fotografer.

Oh, jadi itu maksudnya.

- kata itu kedengarannya seperti. - Hei.

Kau di sini untuk bekerja, bukan untuk menggoda.

Maaf.

Kau licik, ya? Apa urusanmu?

Kau sedang melakukan gerakan?

Tidak, Pak. Tidak seperti itu.

Mau berkompetisi?

Hati-hati, Nak.

Jadi kau licin.

Orang itu membawa senjata tajam. Kita tidak punya apa-apa untuk menandinginya.

Mau pergi?

Mau pergi ke pasar.

Aku akan mengantarmu.

Terima kasih.

Pegang erat-erat.

Kenapa kau malah mau pergi ke Dubai? Bukankah di sana sangat panas?

Aku mau melihat gedung tertinggi di dunia.

Itu saja?

Bercanda.

Mudah untuk masuk ke sana, dan harganya tidak terlalu tinggi.

Dan tentu saja bayarannya juga cukup bagus.

Kau pernah berpikir ke luar negeri?

Fotografer mungkin menghasilkan banyak uang di luar sana.

Tidak, aku senang di sini.

Selain di studio, aku juga mendapat beberapa pekerjaan sampingan.

Jadi cukup.

Benarkah? Bagaimana pekerjaannya?

Tidak. Gajinya kecil,

tapi aku bertahan karena Bu Martha.

Dia sungguh baik.

Ya, dia memang baik.

Tapi suaminya brengsek.

Aku tidak bercanda.

Apa itu?

Tidak ada. Aku mau memberimu contoh.

Lihat ke sana.

Kemudian... tersenyum.

Ya.

Satu lagi. Angle ini.

Tersenyum, tersenyum.

Itu dia. Coba lihat ini.

Lihat?

Wah, hebat sekali. Kau membuatku terlihat bagus.

Ayolah. Kamera tidak pernah bohong.

Dan itu belum diedit.

Setelah kuedit, penampilanmu akan lebih baik. Bahkan kau tidak mengenali dirimu sendiri.

Mengejek.

Satu lagi. Lihat di sini lagi.

Oke.

Senyum.

Tunggu, baterainya habis.

Rusak... Aku sungguh butuh yang baru.

Ini terus mati.

Aku belum mampu membeli penggantinya.

Tapi akan menyala kembali.

Perlu mematikannya agar bisa menyala lagi.

Seperti menyegarkannya.

Nah! Bagusโ€ฆ

Satu lagi. Lihat ke sini.

Lihat.

Cantik, kan?

Bu, kau punya uang kembalian...

Bu, banyak sekali uangnya!

- Ini bukan milikku. Ini milik Bapak. - Milik Bapak?

Ya. Jangan beritahu siapa pun, oke?

Jangan bicara sepatah kata pun. Kesana, aku akan menyusul.

Terima kasih.

Oh!

Berto! Kau belum pergi?

Ya, aku mau pergi! Kau sungguh menyebalkan.

Luisa, aku pergi dulu. Aku perlu membayar sesuatu.

Bajingan itu! Dia akan kena hukuman!

Martha, Martha, tunggu! Kita harus hentikan ini.

Kenapa?

Kenapa?

Kau tidak mau lagi?

Kau sudah selesai denganku?

Karena ada orang yang lebih muda?

Tunggu serius, Martha. Kita harus mengakhiri ini.

Karena Luisa?

Apa?

Aku tidak sebodoh itu.

Tapi sekali lagi, aku tidak bisa menyalahkanmu.

Dia lebih muda,

lebih segar tanpa ikatan apa pun.

Oh!

Enak? Hah?

Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today

Ayo, berikan semua kemampuanmu!

Jangan khawatir. Aku bukan tipe pencemburu.

Lagipula, aku bahkan tidak menyukaimu,

hanya balas dendam.

Di mana Martha?

Dia pergi keluar membeli sesuatu.

Aku perlu kau melakukan sesuatu untukku.

Kau tahu, Martha,

Luisa perempuan yang baik.

Sopan, patuh,

tidak pernah mengeluh.

Jadikan dia staf tetap, oke?

Enak?

Aku melihatmu, Nak.

Kau tahu apa yang terjadi pada orang yang suka mengintip sepertimu?

Dor!

Aku hanya menunggu saat yang tepat.

Ayo, makanlahโ€ฆ

Siapa tahu...

Itu mungkin makanan terakhirmu.

Oh, hei Luisa! Masuklah.

Apa yang kau lakukan di sini?

Bukankah kau bilang aku bisa datang membuat foto sesuai kebutuhanku?

Aku sudah beres hari ini. Kau ada waktu sekarang?

Benar sekali. Waktu yang tepat, aku akan punya klien nanti.

Aku baru selesai. Silakan duduk di sana.

Ini tidak akan memakan waktu lama.

Itu dia.

Oke...

Sebentar.

Tidak berfungsi lagi.

Apa yang kau lakukan?

Membiarkannya dingin.

Kadang-kadang terjadi masalah. Lampu kilatnya berhenti bekerja.

Tapi menurutku sekarang sudah baik-baik saja.

Tunggu...

Baiklah. Siap.

Sekadar memeriksa... Ya, sekarang berfungsi.

Uh...

Uh...

Tunggu, karena...

Kita harus rapi untuk hal semacam ini.

Lihat ke kamera. Lurus ke depan.

Baiklah...

Angkat dagu sedikit.

Satu lagi.

Tenang saja. Tenang saja.

Tersenyumlah, lihat lurus ke kamera.

Satu dua tiga.

Yang terakhir, sama,

mungkin... kalau kau bisa tenang sedikit lagi...

Senyum.

Itu dia.

Nih.

Coba lihat.

Kau terlihat cantik.

Lihat? Lihat ini.

Kau terlihat sedikit kaku,

tapi bila kau bandingkan dengan saat kau tenang...

Senyummu indah.

Sangat alami.

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik saja. Aku akan ambil kalau sudah dicetak.

Aku bisa melihatnya di matamu.

Luisa, kamera tidak bohong.

Luisa, aku melihatmu.

Aku melihat apa yang terjadi.

Aku tahu apa yang dia lakukan padamu.

Maafkan aku, Luisa.

Aku tidak melakukan apa pun karena aku terlalu takut.

Aku minta maaf

kuharap kau bisa memaafkan aku.

Aku tidak tahu harus berbuat apa.

Aku mencoba masuk lebih cepat. Aku mencoba...

membantu.

Tapi aku merasa aku tidak bisa mempertaruhkan nyawaku.

Tolong aku.

Luisa, ada yang bisa kubantu?

Kita tidak bisa melaporkannya ke polisi. Kawan-kawannya adalah polisi.

Sindikat besar mendukungnya, dia punya orang kuat.

- Tolong bantu aku. - Bagaimana...

Bantulah aku, aku akan menebusnya.

Kau masih di sini, Martha? Aku mau menutupnya.

Ya.

Cukup, Martha. Kau sudah banyak minum.

Mau sedikit?

Ayo, duduk di sini.

Ayo kita jalan-jalan selagi suamiku pergi. Dia mungkin baru akan kembali besok.

Bagaimana dengan pekerjaan yang sedang kau kerjakan?

Lambat. Tidak ada anggaran.

Harga penempatannya sangat besar.

Kau bisa melakukannya. Kau pekerja keras.

- Kau sungguh mencintai suamimu? - Hah?

Untuk menanggung semuanya,

kau pasti sangat mencintainya.

Apa yang kau katakan?

Aku tahu apa yang dilakukan suamimu padamu.

Aku juga tahu apa yang dilakukan suamiku padamu.

Tapi,

kenapa kau tidak bisa meninggalkannya?

Aku sudah berada di bar sejak aku masih kecil.

Aku bosan akan itu.

Berto adalah alasan aku bisa pergi.

Dia bahkan memberiku bisnis.

Jadi kau menanggung semuanya?

Dan kau? Kenapa kau belum pergi?

- Kau takut, kan? - Jujur saja... aku tidak takut.

Tidak, mungkin saja dia akan berbagi uang denganku.

Kau gila. Itu bukan miliknya, dia hanya menyimpannya.

Jika dia memberiku sebagian, bahkan setengahnya,

aku tidak akan pergi ke Dubai.

Aku pulang kampung.

Mau ikut denganku?

Kau mungkin lebih mabuk dariku.

Sakit?

Ini? Rasanya seperti digigit semut.

Semut besar seperti ukuran anjing.

Oh, kau masih belum terbiasa?

Kami sudah berbagi banyak hal sejak lama.

Jika itu kau, Martha, kami tidak akan menolakmu.

Berto, apa-apaan ini!

Maaf, aku tidak bermaksud begitu.

Aku tidak bermaksud begitu!

Berhenti!

Kau mau ke mana?

Akan kupastikan otakmu terciprat sebelum kau pergi.

Judul berita besok:

'Polisi membunuh dua pencuri,

'Mitra dalam kejahatan'.

Kalian terlalu serius.

Kau,

kau menamparku, kan?

Hah?

Dan kau!

Kau ikut bergabung, kan?

Jika kau mau bergabung, silakan.

Aku punya ide,

ayo main game...

Ayo main!

Sebaiknya kau melakukannya dengan baik.

Saling cium.

- Biar kubantu. - Aku bisa.

Ugh. Kalau kau sungguh melakukannya, kau tidak akan ada di sini lagi.

Mudah bagimu mengatakannya. Kau harus pergi ke suatu tempat.

Tempat untuk pulang.

Aku? Tidak.

Bagaimana jika kukatakan itu tidak benar?

Jika kau tidak sanggup lagi menghadapinya, katakanlah.

Aku mungkin terlihat lemah... tapi aku lebih kuat dari yang terlihat.

Kau perempuan bodoh!

Kau tidak menggunakan otakmu itu!

Kau bodoh sekali! Kenapa kau tidak menggunakannya?

Hentikan, aku terluka!

Diamlah! Berhentilah bersikap bodoh!

Kau tak berguna dalam hidupku. Hanya bikin nasib buruk!

- Sudahlah, cukup! - Aku tak tahan denganmu!

- Berhenti! - Kenapa kau begitu bodoh?

- Berhenti! - Kau hama!

- Kau menyakitiku! - Kau tak berguna! Aku tak bisa mengandalkanmu!

Seperti ini setiap hari!

- Kau bodoh sekali! - Hentikan...

Hentikan apa.

Kau siap dengan rencana kita?

Terima kasih!

- Martha pergi? - Ya.

Kalau begitu, tunggu apa lagi? Ayo kita mulai.

Hei! Keluar.

Pak... Boleh kulihat?

Berto!

Pak!

Pak, tunggu, tunggu... Luisa...

Aku punya bukti. Aku akan membawa foto-foto ini.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Ayo.

Minggir. Pulanglah sekarang, semuanya sudah berakhir.

Minggir dari jalan.

Terima kasih.

Harap tunggu.

Apa pesananmu?

Uh... telur dadar, sinigang, dan nasi.

Di mana Luisa, Martha?

Luisa?

Setelah dia dibebaskan, dia tiba-tiba pergi begitu saja.

Kupikir dia pulang ke Aparri.

Bagaimana denganmu? Apa kabar?

Aku baik-baik saja.

Aku baik-baik saja sekarang.

Tunggu, aku harus mengambil sesuatu.

Ini. Luisa mau kau memiliki ini.

Dia bilang itu caranya menebus kesalahannya.

Silakan duduk. Aku akan mengantarkan pesananmu.

Apa itu?

- Bopis. - Bopis... oke.

Baiklah, aku akan bawakan padamu.

Oke.

Kamera tidak bohong.

Halo bos?

Negatif.

Rumah itu sudah disewakan, tidak ada orang di sini.

Jadi? Tidak ada orang di rumah?

Mereka sudah pergi, bos.

Jangan khawatir, kami akan mencarinya.

Oke.

Ya, bos.

- Hei! - Ya, Pak?

Kapan orang yang tinggal di sini pergi?

Oh, aku tidak tahu bos.

Kau tahu ke mana mereka pergi?

Tidak tahu. Tapi...

Yang aku tahu perempuan itu berasal dari Jolo.

- Kenapa kau tanya? - Oh, tidak apa-apa.

Kami hanya mau memesan makanan.

Ah.

Baiklah kalau begitu.

Tiap DP Langsung Bonus 5% Main Di Sini Jamin Wede WinJos Pasti Win. Jos Wede-nya Kunjungi https://super.winjos.today

- Kau butuh waktu lama. - Hal-hal hebat datang pada orang yang menunggu.

Nih.

Jika kau bilang begitu, Martha.

Aku tidak bisa bilang tidak.

Jika kau tidak tahan lagi, katakanlah.

Aku mungkin terlihat lemah, tapi aku bisa menghadapinya.

Diterjemahkan oleh Kuda Lumping 19 Mei 2025

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.