Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Selamat hari natal.
Ucapan selamat natal dari teman dan keluargamu
yang ada di Petirahan Clark.
Selamat Natal.
Selamat hari libur.
Tinggalkan aku!
Selamat natal.
Selamat hari libur.
Selamat ulang tahun.
Lihatlah. Lelaki bijak dari timur datang ke Yerusalem,
berkata, "Dimana..."
Bagaiaman kau bisa ada di sini?
Pintunya terbuka.
Aku sedang mencari rumah sakit anak, dan aku tersesat.
Disini bukan tempat untuk Santa Claus.
Tidak di hari natal.
Lenz?
Billy Lenz?
Orang yang membunuh
keluarganya di hari natal, saat aku masih kecil.
Kau tahu, banyak yang bilang kalau dia sudah mati.
Lihatlah sendiri ke dalam.
Pastikan kalau dia masih nakal atau baik.
Tidak, itu... tidak perlu.
Ku rasa juga demikian.
Kalian mengurungnya hanya dengan sebuah gembok?
Kunci itu membuat dia merasa seperti di rumah.
Benar, karena ibunya mengurungnya
di bawah tanah seumur hidupnya.
Di loteng.
Kau lihat, that's the key to Billy Lenz.
Dia hanya ingin merasa seperti di rumah,
terutama di hari natal.
Dia mencoba melarikan diri setiap tahun...
...untuk berada di rumah di hari natal.
Rasanya seperti daging ayam.
Karena memang ayam.
Makanan itu mirip dengan
masakan ibunya.
Kyle...
- Mm. - Sudah larut.
Aku harus masuk.
Mm-mm.
- Mm-hmm. - Mm-mm.
Mungkin mereka telah menunggu ku.
Kau lihat? Mereka menelpon.
Kau bisa bersama mereka di lain waktu.
Ya, tapi ini waktu yang tepat.
Ini hari natal.
Aku tahu, tapi ini kali pertama kita.
Kita seharusnya bersama.
Kita akan bersama.
Di hari natal.
Aku tidak sabar sampai kau melihat apa yang akan ku berikan padamu.
Lalu, kita akan bersama selama sepekan.
Yah, selain saat aku bekerja.
Dengar, aku merasa senang, sayang, tapi aku juga harus
ada bersama dengan teman ku.
Maksudku, Aku belum pernah memiliki keluarga besar sebelumnya.
Akulah keluargamu sekarang.
Aku mencintaimu.
Sampai jumpa lagi.
Halo.
Billy.
Billy.
Billy...
Anak-anak, aku tidak menemukan hadiah untuk Billy
di bawah pohon ini.
Ayolah, anak-anak, kita tak bisa memulai Rahasia Santa
tanpa hadiah Billy.
Hello? Siapa yang menulis
nama Billy?
Um, Nyonya Mac, itu rahasia santa.
Bisakah kita tidak ikut serta dengan semua ini, jadi bisa berpesta
selama beberapa hari sebelum berkumpul
bersama keluarga di hari natal.
Apa kau tidak lihat di luar?
Di luar hujan salju sebesar sekarung bola Yao.
Akan reda.
Tuhan tak akan membiarkanku berada disini seorang diri
- selama liburan natal. - Oh, aku di sini, Dana.
Ya, mereka memberikan ku pekerjaan minggu depan.
Menyebalkan, semua orang harus berada di rumah untuk merayakan natal.
Baiklah, baiklah, siapa yang tak ada di sini?
Um, sepertinya semua ada.
Chelsea?
Dia pulang ke rumahnya pagi ini.
- Greer? - Tak datang, dia tadi menelepon.
Dia, Erin, dan Taylor
mereka mengikuti tamasya
bersama anak-anak dari G.A.D.
Bukannya aku tadi melihat Clair?
Bukankah dia berada di lantai atas sedang menulis kartu ucapan untuk saudarinya?
Tidak, ku rasa dia dijemput saudarinya barusan.
Ingat, ini adalah kesempatan
bagi Clair, kakak dan ibunya
untuk... berdamai dan saling melindungi
satu sama lain.
Oh.
Aku senang bisa berdamai dengan saudariku...
...tepat di kepalanya.
Dalam mimpimu, Billy.
Dalam mimpimu.
Lauren, kami akan mulai membuka hadiah.
Clair, kita akan mulai membuka hadiah.
Okay, sepertinya kau belum paham,
jadi biar aku jelaskan.
Natal hanyalah simbol.
Yang lemah akan dimakan.
Kita akan membuka hadiah ini sekarang!
Jika kau tidak turun dalam lima menit, hadiahmu
menjadi milikku!
Sekarang tunjukkan padaku.
Baiklah.
Kami akan mulai membuka hadiah dalam lima menit!
Jika kau tidak turun,
aku akan mengambil semua hadiahmu.
Persetan dengan natal.
Persetan.
Terserah.
Hey, Megan, kau baik-baik saja?
Ya!
Tidak.
Megan...
Pada intinya, Santa menyukai...
Baiklah.
Siapa yang berani macam-macam denganku?
Clair?
Kau sedang apa?
Hey, Santa, kalau aku duduk di pangkuanmu,
apa kau akan memberikan yang kuinginkan di hari natal?
Entahlah, kau sudah berbuat baik sepanjang tahun.
Kau yakin kau ingin mengisapnya di saat terakhir, huh?
Ku lakukan yang terbaik.
Kau akan melakukannya.
Selamat hari libur.
- Yeah.
Pernah lihat kursi belakang di kereta luncur?
Kau tahu, Santa memeriksa daftarnya dua kali.
Aku tahu kau sangatlah nakal.
Halo?
Santa, pekerjaan ku telah selesai.
Kau tahu, Santa bukanlah orang yang membiarkan seorang gadis menunggu.
Nyonya Mac, mengapa kau tidak membuka hadiah yang kami berikan.
Karena pertama kita harus membuka hadiah Billy.
Itu tradisi yang sudah berlangsung 15 tahun lamanya.
Baiklah, Aku...
Aku yang menulis namanya.
Tapi sejujurnya, maaf, aku hanya,
Aku tidak menyukai semua ini.
Maksudku, membeli hadiah natal
untuk pembunuh berantai?
Tidak, kau tahu,
pembunuh berantai membunuh berulang kali hanya untuk sensasi seksual.
Billy Lenz membunuh hanya untuk bersenang-senang.
Kemudian menghilang begitu saja.
Terima kasih.
Oh, terserah, Melissa, okay?
Aku tidak suka dengan pengorbanan oleh orang kafir
untuk mengusir roh-roh jahat di hari natal.
Heather, kita hanya bersenang-senang.
Natal itu lebih dari mengusir roh-roh jahat dibandingkan Halloween.
Apakah perayaan natal
di ruangan ini menyerupai segala sesuatu yang berbau Kristen, huh?
Semuanya ini sihir.
Pohon natal itu
sebuah ritual untuk panen yang berlimpah.
Mistletoe tak lain hanya sebagai daya tarik.
Masehi abad kelima
diadakan festival musim dingin...
selama 12 hari di bulan Desember dimana malam terasa panjang
dan Bumi dikelilingi oleh kekacauan.
Dan Santa Clause?
Tukang intip gemuk yang mengawasimu sepanjang tahun
memastikan kau menjalani kehidupan
sesuai dengan standar perbuatan baik yang dibuatnya sebelum memaksa masuk ke rumahmu?
Dan itulah perbedaan dari apa yang Billy lakukan... bagaimana?
Billy tidak menerobos masuk.
Billy tinggal disini.
Billy Edward Lenz terlahir
dengan penyakit hati aneh yang membuat kulitnya berwarna kuning.
Selamat natal, Billy.
Kedua orang tuanya saling membenci satu sama lain.
Sang ibu membenci Billy.
Dia bukanlah anak yang selalu diidam-idamkannya.
Saat dia menatap anaknya, yang dilihatnya
adalah suaminya.
Mengapa kau repot-repot menaruh kue itu disitu?
Santa tidak akan datang melihatmu.
Orang Rusia telah menembak jatuh kereta luncurnya.
Santa Claus... sudah mati.
Jangan dengarkan dia.
Dengar, jika kau naik ke lantai atas ke kamarmu,
kau akan menemukan sesuatu untukmu.
Sekarang, pergilah.
Dengar, aku tidak peduli jika kau bersikap seperti itu padaku,
tapi pada anakmu sendiri di hari natal?
Ini hadiahku untuk ku sendiri.
Aku tidak perlu mendengarkanmu lagi.
Kau tidak pernah mendengarkanku.
Siapa kau sebenarnya?
Apa yang kau mau?
Sekarang dia bagian dari keluargaku.
Keluar dari sini!
Dia milikku sekarang.
Laki-laki ini?
Laki-laki ini pacarmu?
Akan menjadi suamiku nantinya.
Hey, apa-apaan ini?
Aku pernah berada di Vietnam.
Kau pikir aku takut dengan orang yang memegang martil?
Tidak!
Alpha Kappa.
Halo?
Halo-halo.
Sangat lucu, Kyle.
Kurasa seseorang sedang dalam masalah.
Hey, bukankah seharusnya kau pergi?
Bukankah banyak mainan yang harus kau kirim
- untuk anak-anak baik? - Shh.
Aku akan membunuhmu.
- Hubungi Polisi. - Tolonglah.
Polisi tak akan melakukan apa-apa hanya karena satu telepon iseng.
Coba tekan *69.
Nomor itu untuk menghubunginya kembali...
kecuali kalau ada yang ingin kau klarifikasi darinya.
Identitas pemanggil menunjukkan telpon seluler milik Clair.
Kau tidak perlu memprovokasi seseorang seperti itu.
Kau tahu apa tentang berhadapan dengan orang
selain dengan ayahmu?
Aku akan pulang.
Yeah, yeah, mengadu sana sama ayahmu!
Paling tidak keluargaku berharap aku pulang.
Kalian semua,
ayolah.
Sudah hampirnya natal.
Yeah.
Ayolah, Heather.
Bagaimana dengan hadiahmu?
Berikan saja pada Billy.
Selamat natal, Heather.
Selamat natal, semuanya.
Kalian semua sudah seperti keluarga bagiku.
Oh.
Terima kasih, Eve.
Ini... ini sungguh mengesankan.
Aku tahu kau menyukai alkitab dan sejenisnya.
Baiklah, itu baru semangat natal!
Baik, mari, semuanya.
Mari berkumpul.
Apa yang kita temukan disini?
Oh! Melissa.
Ini untukmu.
Dan, uh...
Biar kulihat-- Dana, sungguh baik.
Aku penasaran akan jadi apa nantinya.
Dan mari kita lihat...
Aw, "Nyonya Mac."
Kau tidak perlu melakukan semua ini.
Aku akan membukanya nanti.
Jangan lagi.
Waktu yang tepat.
Agnes kecilku.
Dia bagian keluargaku sekarang.
Baiklah, mari kita mulai acaranya.
Um, biar kulihat.
Yang satu ini untuk Megan.
Kelli, apa Megan sudah turun?
Baiklah, kita simpan yang satu ini untuk nanti.
Uh... Oh.
Yang ini untuk Nyonya Mac.
Ooh, ukurannya besar.
Baiklah, aku tunggu.
Dan yang satu ini untuk Melissa.
Ukuran yang kecil.
Ya, kau tahu apa yang akan mereka katakan.
Sesuatu yang besar berasal dari bagian kecil...
Ya, seperti itu; entahlah.
Baiklah, mari kita lihat yang lainnya.
Lalu kita akan melihat isi kaus kaki.
Oh, Eve, tunggu, tunggu.
Biar ku cari hadiahmu.
Eve...
"Untuk Eve dari Santa."
Eve?
Apa Eve memiliki tempat untuk dikunjungi?
Pulau mainan.
Warisan ibunya.
Lalu?
Ibunya telah mati.
Dia tak punya pacar,
tak punya keluarga.
Maksudku, sungguh, kemana lagi dia akan pergi?
Siapa yang belum mendapatkan hadiah? Uh...
Lauren?
Berikan saja dia secangkir tequila,
berharap hari liburnya menyenangkan, dan lebih baik dia pergi.
Selamat hari natal.
Baiklah, dengar, aku tahu
semua ini rahasia Santa,
tapi aku tahu, um, Clair yang menulis namamu.
Oh, ya? Dia memberikanku sesuatu yang bagus?
Oh, yeah. Sebuah kotak musik.
Memainkan lagu "Dance of the Sugar Plum Fairies."
Oh, brengsek, tidak.
Aku mulai melihat kebaikan para peri.
Aku juga tidak mau mendengarkan lagu brengsek itu.
Bahasa. Bahasa.
Laporan layanan wireless
beberapa gelombang mikro menyebabkan stasiun penyiaran tidak beroperasi.
Saat ini, stasiun pemancar mengirim panggilan ke luar daerah, itu sebabnya
ponselmu bisa digunakan untuk panggilan lokal, tapi tidak pada jarak yang jauh.
Ooh-hoo-hoo!
Apakah ini dari pria yang memakainya sebelumnya?
Whoo!
Ini hadiah dari kami.
Biar ku angkat.
Ada apa Megan menelepon kemari?
Hey, kau dimana?
Itu bukan Megan.
Kau telah mencapai batas
keamanan kampus Universitas Clement.
Selama libur natal...
Apa Megan ada di kamarnya?
Entahlah. Aku baru saja berkemas. Apa...
Apa yang terjadi?
Oh, ya ampun.
Kyle.
Kau sedang apa disini?
Aku ingin menghabiskan malam bersamamu.
Semuanya baik-baik saja.
Dan aku tahu kalau ibu asrama
dan saudari-saudarimu akan mengusirku, jadi aku mencoba menyelinap masuk
ke kamarmu, tapi jendelanya tertutup, jadi aku, uh,
Aku melihat, Aku melihat jendela kamar Megan terbuka,
jadi aku memanjat masuk kemari untuk bertemu denganmu.
Apa Megan berada di kamarnya?
Entahlah.
Kau menyelinap masuk ke kamarnya,
dan kau tidak tahu apakah dia ada di dalam?
Saat itu gelap.
Apa dia pikir kita ini bodoh?
Kau berada di kamar Megan.
Panggilan itu berasal dari telepon seluler milik Megan.
Panggilan apa?
Kalau boleh ku katakan,
maaf,
tapi suara-suara itu,
bukan suara Megan ataupun Kyle.
Itu suara iblis, okay?
Dan mereka tidak berbicara pada kita.
Mereka berbicara pada Billy.
Billy Lenz, orang yang pernah tinggal di rumah ini?
Ya, kau pasti bercanda.
Yeah, Billy Lenz bagian keluarga kami.
Kau tahu, kau tidak tahu apa-apa,
kau kemari hanya beberapa tahun dan kemudian kau pergi.
Aku hidup disini.
Tinggal disini.
Dulu aku bermain di jalan ini
sebelum mereka merubah rumah ini menjadi asrama.
Rumah ini menyeramkan bagi kami,
selama hidupku.
Apa yang terjadi?
Maksudmu setelah dia mencampur...
kue natalnya dengan segelas susu?
Selamat natal, Agnes.
Apa itu suara rusa santa?
Tak ada apa-apa di atas sana.
Kau mau ku natal?
Kau adalah kueku,
dan aku bisa memakanmu dengan cepat.
Selamat natal.
Selamat natal...
Hey. Selamat natal.
Kini dia bagian dari keluargaku.
Agnes?
Billy!
Apa yang sudah kau lakukan?!
Dimana Agnes?!
Billy, mana Agnes?
Yang harus ibumu dan aku tahu adalah...
Billy!
Dimana Agnes?!
- Apa yang sudah kau lakukan?
- Apa yang sudah kau lakukan?
Gadis kecil itu, dia terluka.
Periksalah.
Billy dianggap gila.
Mereka mengirimnya jauh ke Sanitarium Clark.
Dokter berhasil menyelamatkan saudarinya, Agnes.
Dia kehilangan mata kanannya.
Semua ketakutan itu, ibu yang dibunuh, hubungan gelap.
Ayahnya, Billy, dan juga saudaranya, Billy--
seorang psikopat.
Mereka di kirim ke panti asuhan.
Seperti, apakah dia punya kesempatan
diadopsi oleh keluarga lain?
Tak ada yang pernah melihatnya sejak itu.
Apa mereka pernah mencoba menanyakan padanya
mengapa dia membunuh keluarganya?
Ya... bagi dia
itulah cara mereka mengungkapkan rasa kasih sayang mereka.
Clair?
Megan?
Ada yang bisa kami bantu?
Seharusnya dia sudah meneleponku.
Aku kakak Clair.
Dimana dia?
Aku khawatir dengan Megan.
Siapa tahu dia punya kencan, okay?
- Bisa kita pergi ke apartemenku? - Tidak. Dia bersikap aneh sebelumnya.
Maksudku, dia bersikap tidak baik padaku, dan itu tak pernah terjadi sebelumnya.
Dan kami mendapatkan panggilan aneh,
salah satunya dari ponselnya,
dan mobilnya masih ada di luar, dan apa dia,
pergi di tengah cuaca seperti ini?
- Hey. - Ow.
Apa yang kau cari?
Seperti, catatan atau sesuatu yang mengatakan kalau dia baik-baik saja.
Semua barang-barangnya disini, dan mobilnya masih di luar.
Okay. Telepon dia.
Kau seorang pewaris?
Tahun berapa?
'93, '94, entahlah.
Aku lambat ikut, aku cepat pensiun.
Di tahun 1993 aku menjadi ibu asrama.
Aku tidak ingat.
Maksudku, seharusnya ini menjadi akhir pekan yang menyenangkan.
Maaf perkataanku, tapi aku mengemudi
sepanjang jalan menuju ke kota ini, saat cuaca buruk.
Aku menyia-nyiakan akhir pekan
di Vail bersama seorang ahli jantung...
Aku suka mantelmu.
Pesan suara.
Meg, hi, ini aku Kel.
Um, dengar, aku penasaran apa kau baik-baik saja, dan,
apa yang sedang terjadi denganmu, jadi...
bisakah kau meneleponku, kumohon?
Okay, sampai jumpa.
Nama marga Clair adalah "Crosby."
Disini di tulis "Colvin."
Perceraian akan berakhir pada bulan Maret.
Apa lagi yang kau inginkan?
Dengar, aku tak bisa memberitahumu semuanya
tentang adikku, karena aku tidak mengenal baik dirinya.
Aku tak bisa berkata apa-apa lagi tentang tempat ini,
karena aku benci tempat sialan ini.
Um...
Ku lihat Billy masih memperoleh hadiah natal.
Oh, ini baru.
Tidak, uh...
bukan untuk Billy, ini untuk Alpha Kappa dari Billy.
Hadiah itu tak ada disini sebelumnya.
Baiklah, coba kita buka.
Mungkin ada sesuatu di dalam komputernya, seperti, uh,
e-mail atau pesan lain tentang kemana dia pergi?
Hey, coba tebak? Aku tidak...
Aku merasa kurang enak. uh, terserahlah, seperti,
mengusik hal-hal pribadi seseorang seperti ini.
Coba hubungi polisi.
Siapa yang meletakkan ini di bawah pohon?
Dia yang meletakkannya.
Dia yang menemukannya.
Mengapa kalian tega menuduhku
sementara tak satupun dari kalian yang meberitahuku dimana adikku berada, huh?
Dimana kamarnya?
Kau tahu itu apa?
Jendela loteng terbuka.
Apa, kau pikir dia di atas sana?
Kau tahu dia lebih baik dariku.
Aku kakak tertuanya, 12 tahun lebih tua.
Saat itu Clair, um...
entahlah, saat itu dia kelas dua saat aku pindah kemari, di ruangan ini.
Aneh rasanya, di usia ini, 12 tahun bukan apa-apa.
Faktanya, dengan jalan yang berbeda, dia tumbuh menjadi dewasa.
Dia adalah orang yang ingin menjembatani waktu itu,
yang akhirnya kita saling mengenal satu sama lainnya.
Kau tahu, saat kita bisa.
Hey.
Bungkusannya sama seperti bungkusan hadiah yang Eve berikan padaku.
Disini tertera tanggal 26 Desember 1991.
Eve tinggal di kamar Billy.
Mungkin saja dia, seperti terobsesi dengannya.
Aku akan ke kamarnya dan melihat apakah ada
sesuatu seperti koran tua itu atau apapun dikamarnya.
Dengar, sudah kubilang, itu suara jendela, Kelli, okay?
Bisakah kita ke loteng, dan aku akan menutupnya.
Mungkin dia berubah pikiran dan...
...pergi.
Dengar, ini semua terjadi sebelum kau datang kemari.
Okay? Aku tidak memposting video ini di internet.
Pria di tempat kerjaku, dia marah padaku,
dan mencuri rekamanku.
Rekaman, Kyle?
Berapa banyak, dasar pembohong?!
Aku masih tak percaya pria dalam video itu kau.
Bagaiman bisa kau melakukan hal seperti ini?
Ku pikir kau berbeda.
Keluar!
Keluar brengsek!
Apa aku juga ada disana?
Apakah semua itu tidak cukup, Kyle?
Apa kau ingin penghargaan untuk memuaskan dirimu?
Mengapa kau tidak diam saja?!
- Hey, hey, hey! - Keluarlah, Kyle, sekarang!
Biar ku tangani, nyonya Mac. Tidak apa, sayang.
- Ku pegang kau.
Kelli, aku sungguh menyukaimu.
Sangat menyukaimu.
Aku tidak menyalahkanmu jika kau membenciku.
Tapi aku tak ada kaitannya.
Aku tidak menyakiti siapapun.
Yeah, selamat natal, brengsek.
Persetan dengan kalian semua.
Keluar dari sini sekarang!
Keluar dari sini.
Pergi. Pergi!
Kelli...
Um, kenalkan ini kakak Clair.
Bagaimana bisa
rumah-rumah lainnya di daerah ini menyala lampunya?
Cuma disini yang tidak.
- Kau baik-baik saja?
- Mel? - Ya?
Kau lebih baik dibandingkan dengan saudariku sendiri.
Ya, Cheney saudari terbaik bagimu
dibandingkan saudarimu sendiri.
Kau tahu maksudku.
Ya, aku tahu. Ew.
Aku juga menyukaimu, tapi, sayang,
kau sangat, sangatlah bau.
Kau harus mandi. Kau bisa sendiri kan?
Mm-hmm.
Okay. Ayo.
Oh, sial.
Pembatas utama berada di bawah rumah.
Apa? Aku benar-benar tak berdaya seperti anak gadis ayah
disuruh-suruh oleh pelacur ini.
Okay, keluarlah dan nyalakan pembatas listriknya.
Kau mabuk?
Aku tak mau keluar sana. Di luar dingin.
Cuma sebentar.
Kau tahu dimana pembatasnya.
Aku akan mencari Clair.
Oh, baiklah.
Ow.
Aku akan membereskan tempat tidurmu, okay?
Sial.
Kau baik-baik saja, pemabuk?
Baiklah. Tak ada lagi mabuk-mabukkan.
Baik, istirahatlah disini, okay?
Selamat natal.
Tentu.
Tidak apa-apa.
Di toilet Eve, aku menemukan ini, dan ini.
Clair?
Sialan kau, Santa Claus.
Eve, dasar pelacur.
Aku melihat helaan nafasmu.
Itu pasti Kyle.
Apa yang harus ku lakukan?
Angkat saja.
Disini tertulis ponsel Dana.
Tolong!
Dia bagian keluargaku sekarang.
- Dana?
Dana, kau dimana?!
Dia pergi mencari kotak sekering.
Mobilnya Eve.
Dia tak pernah pergi.
Heather, kita harus menemukan Dana dulu!
Sial.
Dana!
Kotak sekeringnya berada di bawah rumah!
Dana!
Kelli!
Oh, ya ampun.
Oh, aku tidak bisa membukanya!
Ayolah!
Dia sedang apa, tidur di dalam mobilnya?
Seperti, suhunya nol derajat.
Astaga!
Dia ada disini.
Apa? Apa?
Terkutuk!
Sial. Sial.
Ayolah.
Brengsek!
Ada apa?
911 mengalami
kerusakan sistem karena badai.
Halo?
Halo. Ya, ya.
Seorang gadis... telah dibunuh.
Diluar.
Ya!
Ya, aku mengenalnya.
Namanya Eve Agnew.
Dan kami yakin bahwa dia telah dibunuh.
Dia kembali.
Tidak.
Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Tidak, Nyonya Mac.
Billy sudah mati.
Dan tiga gadis lainnya...
Mereka hilang. Hilang.
Mereka hilang.
Jalan 566 Oakdale.
Rumah kami urutan kedua dari...
Benar.
Asrama wanita Alpha Kappa.
Kelli Presley.
Tunggu, berapa lama sampai...
Apa?!
Tidak, tidak!
Kami rasa dia masih berada di luar!
Apa kau akan menunggu selama itu
setelah apa yang ku katakan padamu?
Ambil dompetmu!
Kumohon, apa tak ada
yang bisa kau...
Keparat!
Karena badaii.
Tumpukan salju sangat tinggi.
Bantuan tak akan datang
karena jalanan semua mengeras seperti es.
Banyak pohon tumbang, dan mereka bilang mungkin mereka,
akan sampai disini dalam waktu dua jam.
Baiklah, kita akan keluar dari sini dalam dua menit.
Ambil barang-barang kalian.
- Dan bagaiman dengan Dana? - Kita akan pergi
ke rumah ADG dan meminta pertolongan.
Tidak, mereka semua pulkam atau pergi berselancar.
Baiklah, baiklah, siapa keluarga kalian yang tinggal dekat sini,
coba hubungi mereka.
Lauren, ibunya tinggal di Boston.
Walaupun kita bisa
menghubungi mereka,
butuh empat atau lima jam sebelum mereka tiba disini.
Oh, sial, Lauren...
- Ayo pergi. - Tidak.
Kita tetap bersama.
Kita kunci rumah ini-- kita main kartu di perapian,
atau memainkan sesuatu, dan selama dua jam ke depan
jangan biarkan salah satu orangpun hilang dari pengawasan kita.
Tidak. Kita akan pergi ke kantor Polisi.
- Dalam cuaca seperti ini? - Dan jika mereka tak bisa
melakukan apa-apa, setidaknya kita akan aman berada disana.
Ya, dan kita semua tak berada disini!
Jika kita berkumpul semua, aku akan pergi.
Benar.
Aku rasa ada benarnya juga, aku percaya kalau Clair masih hidup.
Dan saat dia kembali, dia tak akan mendapati rumah ini kosong.
Kita aman jika tetap bersama.
Baiklah, kalau begitu ambil mantelmu.
Mel, ayo, kita pergi! Cepat!
Aku tak akan meninggalkan Lauren, dasar brengsek!
Kita bersaudara...
jadi bersikaplah seperti itu.
Kami akan membawa polisi kemari secepat mungkin.
Ayo pergi.
Whoa!
Kita tak bisa melihat mobilnya.
Mungkin dari kamar Lauren bisa?
Buka, kumohon, Nyonya Mac.
Oh, ayolah, dasar barang rongsokan.
Ayolah.
Mereka berhasil menghidupkan mobilnya.
Cepat, cepat, cepat.
Baiklah.
Apa yang kau lakukan?
Ambil ini.
Untuk apa benda ini?
Kau bercanda?
Hak istimewa.
Putri dari selatan berhati dingin.
Kenapa mereka belum juga pergi?
Apa kita perlu melihat mereka?
Ayo. Tetap bersama temanmu.
Kelli?
Kelli!
Kelli?
Ayolah!
Jendela sialan!
Terhalangi.
Ayo. Ayo.
Oh, Tuhan.
Oh, sial. Oh, sial.
Masuk!
- Lauren, mana Mel? - Diamlah.
- Mana Melissa? - Dia akan mendengarmu.
Oh, ya ampun... Kyle!
Hentikan! Ini aku!
- Tidak!
Whoa-whoa-whoa-whoa-whoa-whoa!
Ada dua mayat di halaman.
- Mungkin kau yang membunuh mereka! - Bukan!
Mungkin kau yang melakukannya!
Bukan... dia.
Bagaimana kau tahu?
- Apa yang sudah kau lakukan... Billy?
Dia bagian keluargaku sekarang.
Dia di loteng...
dan aku mendengar suara orang lain.
Hey, hey, tak ada jalan lagi.
Ayolah.
Clair mungkin saja masih hidup-- mungkin dia juga di atas.
Bukan, bukan Eve, bukan Heather maupun Nyonya Mac...
Aku mendengar lebih dari satu suara di ponsel ini.
Dan aku sudah mencari di seluruh rumah ini.
Dan aku sudah memeriksa bawah rumah. Dimana lagi dia berada?
Sampai ku lihat dia tebujur kaku, dia tetap masih hidup.
Kita menghadapi Billy Lenz sialan, okay?
Dia mungkin sedang mendengarkan kita saat ini.
Ya, dan kalau aku punya adik, aku akan menyuruhnya naik ke atas sana.
Bagaimana kau tahu? Kau tidak punya adik.
Dia punya.
Sekarang, ayo kita periksa.
Tunggu.
Kalau kita ke sana,
dan kita mendapati mereka sudah mati,
kita kabur dari rumah sialan in.
Biar aku yang buka pintu, dan kau menyalakan lampunya.
Okay?
Okay.
Satu, dua...
Kyle! Kyle!
Jangan... jangan... jangan!
Jangan...!
Tuhan, jangan!
Clair!
Tidak!
Tidak! Tidak!
Oh, tidak! Tidak!
Dia bagian keluargaku sekarang.
Tidak! Tidak...!
Tidak! Leigh!
Tidak! Tidak!
Semua orang harus pulang ke rumah untuk merayakan natal.
Sial...
Kau bagian dari keluargaku sekarang.
Tidak!
Ayolah!
Tidak!
Tidak!
Tidak! Tidak!
Brengsek!
Mereka bukan keluargamu.
Agnes.
Aku bukan keluargamu.
Dan kakakmu tak ada disini.
Bukan, ayahku berada disini.
Tidak!
Leigh!
Leigh!
Leigh!
Tolong aku. Tolong!
Tolong aku! Kumohon!
Aku di balik dinding, tolong!
Leigh!
Aku di balik dinding!
Tolong! Tolong! Tolong!
Kelli?!
Tolong! Tolong!
Aku di bawahmu!
Di bawahmu!
Tolong! Tolong! Aku di bawah sini!
Tolong aku!
Tolong aku!
Tolong! Tolong! Tolong aku, kumohon!
Kelli!
Tolong aku. Billy juga ada di balik dinding.
Leigh!
- Oh! Tolong aku!
Leigh!
Kumohon, kumohon!
Kumohon!
Tolong! Tolong!
Kelli!
Dr. Forest, hubungi 118, tolong.
Dr. Forest, silahkan hubungi 118...
Baiklah, kita mulai.
Banyak pertannyaan yang terjawab malam ini
di rumah sakit Universitas Clement,
pada peristiwa yang baru saja terjadi pada malam natal.
Sebelumnya, pelarian pembunuh terkenal Billy Lenz,
bersama adiknya Agnes...
yang tak diketahui keberadaannya sejak dibebaskan dari Woodville...
turut serta dalam pembunuhan keji...
Tidak, tinggal aku sendiri disini.
Bagaimana dengan M.E.?
M.E. baru saja pergi.
Kau akan segera pulang?
Tidak, aku belum bisa pulang sampai sore ini.
Ya, karena dia mau kami mengidentifikasi semua mayat ini,
dan kami sudah mengidentifikasi dua mayat.
Kau ingat pembicaraan kita kemarin malam?
Uh-huh.
- Kau ingat? - Ya.
Kau ingat hari apa itu?
Tentu aku ingat hari apa itu; anak-anak sudah lama menantikannya.
Hari natal, tolol.
- Brengsek!
- Keparat.
Kau pikir kemauanku melakukan semua ini di hari natal?
Aku sedang bekerja.
Mmm.
Ooh, ya, pak.
Apa-apaan itu?
Sial.
Jangan, jangan!
Untuk berapa lama mereka berada di rumah itu?
Berbulan-bulan? Bertahun-tahun?
Kami tidak tahu.
Kami tidak pernah tahu.
Aku berharap bisa membuka hadiah ini di depan...
adikku, jadi...
Sayang...
Dokter ingin mengambil beberapa hasil ronseng, dan para teknisinya
akan pulang jadi besok tidak bisa.
Kelli?
Kelli?
Kupikir mereka membawamu untuk dironseng.
Kau baik-baik saja?
Tidak!
Selamanya!
Tunggu, tunggu, tunggu. Mana Leigh?
Entahlah. Di ruang istirahat, mungkin?
Mereka harusnya menghubungi seseorang untuk memperbaiki ini.
Leigh?
Buka pintunya!
Kumohon, seseorang, tolong! Buka pintunya.
Oh, Tuhan.
Oh, Tuhan. Oh, Tuhan, oh, Tuhan.
Ayolah!
Tidak!
Oh, sial.
Selamat natal, keparat!
Tidak!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.