All language subtitles for What.We.Do.in.the.Shadows.S01E04.Manhattan.Night.Club.WEB-MiNX-eSc

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Guru menanyakanmu di kelas kimia. Aku bilang kau kurang sehat.

Aku membelikanmu..

Oscalium?

Osclio?

Occlio.

Oaknium.

Occlioscosnium.

Oscliococnium, itu pengucapannya yang benar.

Silakan diminum.

Astaga.

Siri, hubungi 911!

- Aku tidak mendengarnya dengan jelas. - Siri!

Dia baik-baik saja semalam.

Pagi ini dia memintaku membeli NyQuil.

Aku bilang, "NyQuil? Maksudmu DayQuil? Karena kau akan tertidur."

Katanya dia ingin tidur sepanjang hari. Akhirnya aku beli olescoleum?

Apa ada penanggung jawab asrama atau seseorang yang..

Apa-apaan ini? Kau bilang dia sudah mati!

Tanda vitalnya nol. Aku periksa tiga kali!

Maafkan aku.

Kirimkan aku tagihannya. Aku masih dalam asuransi orang tua.

- Nona, kau tadi sudah mati. - Aku baik-baik saja sekarang.

- Kau tetap harus ke rumah sakit! - Tidak perlu.

- Aku baik-baik saja. - Kau tidak sehat.

Apa aku kecewa belum jadi vampir?

Ya.

Aku sedih. Tapi kurasa aku harus belajar bersabar.

Dan Master sangat baik padaku akhir-akhir ini.

Bagaimana kelihatannya, Guillermo?

Kelihatannya aku terbang, Master!

- Aku seorang vampir! - Tidak.

Kita punya kekuasaan total dari sini ke sini.

Itu dua jalan.

- Jalan kita dan Jalan Ashley. - Ya.

Aku berbohong sedikit. Sebenarnya dari sini ke sini.

Jadi kita hanya menguasai lima rumah?

Kita harus menemui vampir-vampir lain.

Gabungkan kekuatan untuk perkuat wilayah kekuasaan kita.

Ya.

Simon si Licik adalah vampir yang sudah kami kenal berabad-abad.

Peti mati kami berdampingan dalam kapal yang membawa kami ke Amerika.

Kami sering bersembunyi dalam lubang dan saling membisikkan candaan.

Merangkak, saling menggelitik, dan bersenang-senang.

Kami naik ke geladak atas menghirup udara laut...

...dan menggoda serta membunuh pelaut.

Kami datang ke Staten Island, dia ke Mana-hatta.

Dengan cepat dia menjadi raja vampir Manhattan.

Usianya baru 107 tahun. Pria hebat. Sangat pintar.

- Dia tidak sepintar itu. - Siapa yang lebih pintar?

Stavros si Pintar.

Dia mati tersandung jubahnya di tiang kayu toko taman.

Markas Simon adalah klub malam Sassy Cat di Mana-hatta.

Kami selalu ke sana di tahun 20-an. Kami menari Charleston dan Peabody.

Kami minum darah yang lezat dari cangkir yang indah.

- Harus memakai jubah di sana. - Semua orang memakai jubah.

Jika tidak, kau terlihat seperti ingin diperkosa.

Dia benar. Tanpa jubah kau akan terlihat seperti pelacur.

Bagaimana pakaian ini?

Kau terlihat seperti penghias dinding yang indah.

- Butuh jubah. - Sungguh?

Lebih besar lebih baik.

Kami akan ke kota malam ini. Kami akan berpesta, menari,...

...dan membuat aliansi dengan para vampir Manhattan...

...agar kami dapat hancurkan manusia. Jangan tersinggung.

Aku menemukannya.

- Pendapat? - Itu terlihat hidup.

Pengelihatan yang bagus. Ini seratus persen kulit penyihir.

Simon selalu iri dengan topi ini.

Aku tak sabar melihat reaksinya saat bertemu.

Kumohon jangan pakai topi itu.

- Terlalu bagus? - Tidak.

Itu topi besar bodoh dengan kutukan bodoh.

Setiap kali kau memakainya, sesuatu yang bodoh terjadi.

- Omong kosong. Gizmo menyukainya. - Namaku Guillermo.

Topi bodoh Laszlo punya kutukan besar.

Sudah kucoba buang berkali-kali tapi selalu kembali lagi.

Aku mendapatkan topi ini saat mengisap darah pembakar penyihir.

Dia pasti melihatku memperhatikannya.

Di napas terakhirnya, dia bilang, "Ambil topiku. Itu.."

Ya, topi ini memang keren. Terlebih lagi gratis.

Pikirkan yang sudah terjadi. Wabah kelaparan.

Waktu itu saat kau diinjak-injak kuda.

- Tidak. - Kemudian kuda itu mencumbuimu.

- Aku tak anggap itu kutukan. - Itu memiliki rambut manusia.

Familiar baruku menyukainya.

- Bukan begitu, Dustin? - Namaku Justin.

Coba sentuh.

Itu familiar baru kami.

- Selamat tinggal. - Itu karena topi terkutuk itu, Laszlo!

Bukan karena topinya, tapi lemarinya. Kau yang harus memperbaikinya.

Topi ini tidak terkutuk.

Aku dengar kalian akan pergi ke Manhattan. Aku mau ikut.

- Lihat pemandangan kotanya, Guillermo. - Ya, Master.

Hati-hati, Guillermo. Agak bergoyang.

Aku tak mau ada air di jubahku. Jubahku akan basah.

Kanapa kita terjebak macet, Laszlo? Karena kutukan topinya.

Pria itu terlihat sedih. Karena kutukan.

Kenapa mobil ini bau? Itu karena kutukan.

Silakan katakan sepanjang malam. Aku tetap akan memakainya.

Aku agak gugup bertemu Simon. Dulu aku tak biasa bersekutu.

Aku akan membantai tetanggaku dalam pertempuran, tapi...

...kemudian kau terbangun dan berpikir, "Aku tak punya tetangga."

Bagaimana kalau aku ingin pinjam sesuatu?

Aku siap berubah.

Babi hutan lamaku, Barry. Dia selalu tersenyum.

Aku siap berteman.

Aku saja yang bicara.

Aku mengundang kalian masuk.

Sangat gelap.

Semua orang mirip Billy Idol.

Itu Marmaduke seksi. Tempat ini hidup.

- Hanya kita yang pakai jubah. - Kita mulai cari Simon si Licik?

Mari berbaur dulu sampai yang lain datang.

Berbaur.

- Berbaur denganmu. - Aku mau ke toilet.

Guillermo.

Hati-hati jangan sampai..

- Kenapa kau tak berbaur? - Kurasa tidak.

Perutku agak tidak teratur. Aku denganmu saja.

Baiklah.

Laszlo, kenapa lama sekali?

- Jubahku tersangkut. - Tarik saja!

Kau pikir apa yang dari tadi kulakukan?

Kau pasti bercanda!

Tetap di sana. Aku akan mendatangimu.

Topi sialan.

Colby.

Familiar dari Xanthos si Kejam dan Radenka si Brutal.

Ini ruangan familiar.

Amalta, Mischa, Jameson, Sam.

- Apakah Sam.. - Dia familiar.

Sam seekor kucing.

Aku Guillermo, familiar Nandor si Tanpa Ampun. Senang bertemu.

Nandor si Tanpa Ampun dari Upper West Side?

Bukan, itu Nancy si Tanpa Ampun. Kami dari Staten Island.

Keren.

Kami menguasai jalan kami dan juga Jalan Ashley.

Kami sibuk di Staten Island. Kami akan membentuk aliansi.

Apa kau saat ini punya hubungan dengan vampir lain?

- Tidak. - Ayo naik ke atap dan..

Apa kalian tahu bangunan ini dulunya apa?

Bangunan ini dulunya milik Tukang Tempa Hescher-Schmitz.

Tukang tempa sepatu kuda.

- Semacam Nike untuk kuda. - Semua orang tahu.

Colin, mengapa kau mengganggu saat aku bicara dengan..

Kau bicara dengan siapa, Nandor?

Colin.

Apa yang terjadi di sini? Ini penghinaan.

- Kenapa lama sekali? - Karena topi bodohnya.

Di mana jubah mereka?

Sepertinya siapa pun bisa jadi vampir di Mana-hatta. Lihat dia.

Persetan. Aku mau cari minum.

Sudah berapa lama jadi familiar? Kau tak terlihat terlalu familiar.

Aku mengerti gurauanmu. Sudah sepuluh tahun.

Sepuluh tahun? Satu dekade?

Sudah dianggap ahli oleh beberapa orang.

Di mana toiletnya?

- Kau berdiri di atasnya. - Benarkah?

Itu embernya.

Mereka pikir kita akan buat serikat kerja. Kau baca beritanya di buletin?

- Ada buletin? - Ya.

- Aku bisa berikan e-mailku. - Colby, saatnya pergi.

- Mereka adalah.. - Aku familiar mereka.

Mereka 400-an tahun. Aku "ayah" mereka agar tak ada yang curiga.

- Sekarang, Colby! - Sebaiknya kau pergi.

Ayo, Anak-anak. Ayah datang.

Permisi, Sam.

Baiklah, Big Vlad. Nyalakan.

Ini gila. Siapa yang mau lakukan ini? Kalian siap?

Abbadon, apa kau melihat? Kita bersenang-senang malam ini.

Jangan terlalu takut.

Tentunya hidup ini penuh dengan misteri.

- Dan untuk misteri kita selanjutnya.. - Simon!

Nadja, senang melihatmu.

- Sudah lama tidak bertemu. - Simon.

Lihat dirimu, sangat cantik.

Layanan darah sialan.

Aku memintanya lima menit lalu. Aku sedang bicara dengan Nadja.

Tolong pergi.

Bagaimana kabarmu?

Aku tinggal di Staten Island.

- Dan semuanya berjalan sangat bagus. - Bagus.

Senang mendengarnya karena aku mencemaskanmu.

Ayo.

Aku cemas karena aku dengar cerita tentang vampir-vampir ini...

...yang perlahan jatuh dan terjebak dalam kepuasan.

Akhirnya mereka menghilang.

- Tapi tidak denganmu. - Tidak mungkin.

- Kau di Staten Island. - Ya.

Dan Laszlo dan Nandor? Kau bertemu mereka?

Sebenarnya, mereka di sini.

Tidak mungkin!

Kita semua harus minum. Aku rindu bertemu mereka.

Di sana kau rupanya.

- Aku mengawasimu sepanjang malam. - Aku mau..

Apa pun yang kau mau ada di sini.

- Terbebas dari hidup. - Aku suka hidup.

- Dan aku mau.. - Guillermo.

- Ada yang bisa aku bantu? - Tidak juga, tapi..

- Apa kau mau.. - Tidak.

Karena aku mau..

Sebaiknya jangan.

- Kenapa? - Dia seperti familiarku.

- Bagaimana aku bisa tahu. - Tidak masalah.

- Kau tak perlu minta maaf. - Aku harus minta maaf.

Jika kau benar-benar mau, silakan saja.

Tidak, aku yang tidak sopan. Aku merasa bersalah.

Tidak apa-apa jika kau mau.

Aku sungguh minta maaf. Selamat bersenang-senang.

Aku tak akan biarkan dia menyantapmu.

Guillermo!

- Simon si Licik ingin bertemu. - Baiklah.

- Topimu berdarah. - Aku tahu.

Kau harus bunuh seseorang di Hamptons..

Laszlo, Nandor!

Senang melihat kalian.

- Senang bertemu lagi, Simon. - Lihat diri kalian.

Nadja bilang kalian baik-baik saja. Aku lihat kalian pakai jubah...

...dan sepertinya selera humor kalian belum hilang.

- Kalian menikah? - Ya.

Prilakumu padaku seperti belum menikah.

Aku lupa karena kami pernah berhubungan fisik.

Kapan kali terakhir kita berkumpul bersama?

Pada peringatan dua abad tahun 1976.

Kau menceritakan lelucon tentang sekelompok pelaut.

"Seperti kumpulan makanan virtual pelaut."

Cukup sudah.

Aku belum perkenalkan kruku, Leather Skins.

Di belakangmu itu Vlad Besar.

Abbadon, Empusa.

Kakak-beradik Aneh di sebelah sana. Mereka tak ada ikatan keluarga.

Itu Vlad Kecil, dia gila.

Ini Tuan 50-an dan S, karena namanya Sarah.

Ada Steve Jahat dan Freakfest Tony.

Itu dia, Blavglad si Pengering Darah.

Dan tentu saja, Si Pendiam.

Di sana ada Mike Asia.

Itu Chunt, Jane Tak Berjiwa, Elgrad Kelima, Horvok si Lubang Hampa.

Gonthrapel dan saudaranya Krylsac. Itu Wesley Sykes.

Desdemona si Penjerit.

Akuntanku, Len. Dan Count Rapula.

300 tahun hidup di New York,...

...aku belum memulai rap hingga 1991.

Dia baru saja memulai rap tahun 1991.

Ini kru kami. Ada Nandor.

Istriku, Nadja, yang jelas kau kenal.

Dan diriku sendiri. Kami suka yang sedikit-sedikit.

Hai, aku juga bersama mereka.

- Siapa dia? - Bukan siapa-siapa.

Aku bersama mereka.

Pastinya ini bukan cuma sekedar kunjungan sosial.

Benar.

Kau mungkin dengar kabar kalau Baron mengunjungi kami.

Baron mengunjungi kalian di Staten Island?

Karena kami punya kekuasaan di Staten Island...

...dan kau menguasai banyak wilayah Manhattan..

Ya, mungkin kita bisa bersatu mengambil alih mayoritas New York.

Yang mana termasuk jalan kami dan Jalan Ashley.

Jadi aku berikan Manhattan dan kalian berikan..

- Jalan kami dan.. - Jalan Ashley.

Kedengarannya sangat menarik.

Kita dapat mulai negosiasinya dengan...

...kau berikan aku topi itu!

Aku tahu ini akan terjadi. Tentu saja tidak.

Jangan mau topi itu. Topi itu tidak baik.

- Berikan topinya. - Tidak.

Aku melihatmu berkeliling kapal itu memakai topi itu, dan aku pikir,...

..."Vampir itu tak pantas pakai topi itu. Aku yang pantas."

Jika kau inginkan topi ini, kau harus potong kepalaku.

- Laszlo! - Tak masalah.

Vlad Besar di belakangmu punya golok. Dia bisa memotongnya.

Atau mungkin Si Pendiam, atau Vlad Kecil, dia gila.

Atau mungkin Tuan 50-an,...

...atau Si Pengering Darah. Atau semua yang ada di sini.

Baiklah, kau menang. Ambil saja.

- Ambil saja topinya. - Terima kasih.

Apa yang mengerut dan mengisap di belakang kepalaku?

Itu anus penyihir.

Aku sudah dapatkan topinya, sekarang keluarkan mereka dari sini.

- Apa? - Keluar dari sini!

Keluar dari klubku!

Aku panggil kalian ke sini untuk ambil topinya,...

...sekarang saatnya kalian pergi.

Waktunya pergi. Silakan ke pintu keluar.

Sajakku mengalir luar biasa.

- Terima kasih. - Ini memalukan.

Kami tidak menggratiskan parkiran. Bukan karena kalian punya mobil,...

...tapi karena kalian vampir-vampir gagal yang memakai jubah konyol.

Topi ini membuatku merasa seperti Robin Hood.

Ambilkan busurku, Vlad Besar. Sentuh langitnya.

- Dasar pria brengsek. - Aku tak ingat dia selicik itu.

Namanya saja Simon si Licik.

Sial!

Kurasa topiku memang terkutuk. Kelelawar!

Guillermo.

Guillermo?

Kau masih marah soal vampir yang coba menyantapmu, ya?

- Ya. - Jangan menyangkal.

- Aku bisa tebak. - Aku bilang ya.

Aku tahu itu. Guillermo,...

...maaf soal perlakuanku padamu malam ini.

Aku sungguh menghargaimu.

Terkadang kau punya cara yang aneh untuk menunjukkannya.

Terima kasih. Tapi aku akan menebusnya malam ini.

- Ini luar biasa, Master. - Nikmatilah, Guillermo.

Kau benar-benar terbang!

Ini malam terbaik dalam hidupku!

Itu agak menyedihkan, tapi juga indah.

- Aku merasa seperti vampir sungguhan. - Jangan berlebihan.

- Apa itu di sana? - Di mana?

- Apa itu Empire State Building? - Apa..

Sial.

Tenanglah, Guillermo.

Dia beruntung.

Dia tersangkut di pohon lalu mendarat di atas truk makanan yang terabaikan.

Aku ingin kau tahu kalau kau adalah...

...temanku.

Itu terasa salah. Lupakan apa yang kukatakan.

Mari.

Tunggu sebentar. Itu topiku.

Apa itu kau, Simon?

Akan kuambil kembali topiku, Sialan.

Ahli bahasa: Billyonaire

bleezxz@gmail.com www.subscene.com/u/788166

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.