All language subtitles for Mr.K.2024.NORDICSUBS.WEBRip.x264.AAC.YTS.MX

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian Download
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI RECEH88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://recehnyepin.vip

DAFTAR AKUN BARU RECEH88 & NIKMATIN KEGACORANNYA KETIK DI GOOGLE, RECEH88

Setiap manusia adalah semesta dalam dirinya.

Yang melayang-layang dalam kegelapan abadi.

Tanpa tujuan, kesepian.

Sangat kesepian.

Atau mungkin cuma aku.

Kamar tunggal? Ganda?

Aku sendirian.

Anjingmu tidak menyukaiku.

Aku kemari besok pagi. Ini kafe.

Ada pertunjukan langsung.

Kau tahu itu? / Satu per satu.

Jauh? Aku harus ke sana besok pagi. Ini penting.

Ayo.

Sprei diganti Senin dan Kamis. Jika ingin diganti dihari lain,

kau harus bayar ekstra. Tidak ada TV di kamar.

Jika mau, TV disediakan, tapi ada biaya tambahan.

Tidak perlu. Aku akan menginap saja.

Tidak ada binatang, pelacur, perilaku yang tidak tertib, berisik atau mabuk.

Dilarang merokok, dengar musik, lari atau lompat dan gedor tembok.

Ini tempat terhormat.

Ayo!

Toilet. Kamar mandi di ujung lorong.

Jangan buat masalah. Selamat malam.

Hei!

Kau takut mati?

Tidak sakit, jangan samakan kematian dengan sekarat.

Itu tidak sama. Sama sekali tidak sama.

Kau terlihat pucat, Sayang. Bukannya dia terlihat pucat?

Monchien. Itu bahasa Prancis.

Kau bisa memanggilku Ruth jika kau mau.

Dia Sarah.

Kopi?

Aku benci ini.

Dia kehilangan kepalanya saat Revolusi Prancis.

Kau ini apa? Pesulap?

Aku tahu beberapa trik. Tidak ada yang istimewa.

Aku bisa pentas jika penontonnya mabuk.

Bagus sekali. Kau harus menunjukkan kami sedikit.

Kau membelah dua orang?

Aku harus pergi.

Ini bagian lorong.

Maaf kami tidak bisa membantu banyak. / Kami sudah lama tidak keluar rumah.

Kaki kami tidak lagi sanggup naik tangga.

Semua yang kami butuhkan ada di sini.

Jangan mulai. Itu tidak ada.

Kumohon. Apapun membantu.

Kau bisa mencoba peramal. / Jangan dengar. Dia ngoceh.

Maksudmu cenayang? / Kau tahu orang bergunjing.

Semua omong kosong.

Aku khawatir kami tidak dapat membantumu.

Nona?

Hei!

Halo!

Kau tepat waktu.

Ada tamu baru.

Aku sedang mencari anak. Sepertinya mereka ke arah ini.

Ini rombongan kecilku. Lintah-lintahku. Mereka mengisapku hingga kering.

Aku...

Tenang, mereka tidak bahaya. Beri dia makanan. Dia kelaparan.

Tidak, aku harus mencari barang-barangku. Aku telat.

Aurora? Kirim seseorang mencari anak-anak pria itu.

Mereka bukan... / Dia kehilangan mereka.

Sebentar. Aurora?

Permisi sebentar. Aurora?

Tidak apa-apa.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI RECEH88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://recehnyepin.vip

DAFTAR AKUN BARU RECEH88 & NIKMATIN KEGACORANNYA KETIK DI GOOGLE, RECEH88

Kau jurnalis?

Bukan, aku...

Bukannya dia cantik? Aku sedang menulis biografinya.

Materi yang menarik. Kau tahu dia setengah gipsi?

Dari sana dorongan artistiknya muncul, tapi mungkin itu cuma imajinasinya saja.

Sebaiknya aku pergi.

Aku seniman, tapi sebagian besar karyaku tidak ada hubungannya dengan seni.

Lihatlah sekelilingmu. Hal-hal sepele adalah yang terpenting.

Hal yang sulit adalah sadar apa yang penting.

Jika abaikan satu detail saja, seluruh konser akan hancur!

Aku perfeksionis.

Kulihat kau berkemas. Kau mau pindah?

Lanjut, bisa dibilang.

Ayo ikut kami. Kami mau kabur.

Kabur? Ada masalah menanti? / Masalah?

Dengan siapa? / Untuk kabur?

Ya Tuhan, tidak. Ini akan sensasional. Tur abad ini.

Tidak ada gunanya kabur.

Kau harus mencicipi kelinci itu.

Hampir mirip lagu. Makanlah.

Kenapa tidak tinggal, Sayang?

Usianya. Anakku sangat puitis.

Ayo.

Kita mau ke mana?

Aku butuh barang-barangku.

Cepat, kita harus pergi. / Apa yang terjadi?

Cepat, kau tidak bisa tinggal di sini. / Bagaimana barang-barangku?

Kau bisa kembali lagi nanti. Maestro perlu mandi. Ayo.

Ayo, cepat. Lebih cepat.

Cepat, ayo. Lebih cepat.

Aku terlambat datang ke janjiku.

Cepat. Kita tidak punya waktu seharian. Ayo antri.

Ayo cepat antri.

Di mana celemekmu?

Jangan cuma berdiri. Mulailah. / Aku tidak...

Kau harus berada di sini.

Ayo. Kau tertinggal. / Cepat, brengsek.

Mereka pencemburu. Tapi jangan salahkan mereka.

Kebanyakan orang di sini bekerja lama untuk mendapatkan pekerjaan sepertimu.

Kau mencurinya beberapa menit setelah memasuki dapur.

Aku tidak mencari pekerjaan.

Melinda memperhatikanmu. / Siapa?

Putri koki.

Tidak mengherankan banyak pekerja yang agak marah.

Mereka akan melupakan itu.

Kurasa dia tidak menyukaiku.

Itu membuktikan pendapatku. Itu reaksinya saat bahagia untuk seseorang.

Dia punya mata jeli terhadapmu. Semua orang bisa melihatnya.

Aku harus pergi. / Kenapa? Ini tempat bagus.

Kau baik-baik saja di sini.

Mungkin kau akan jadi asisten junior. Tapi aku akan melangkah lebih jauh.

Semoga mereka segera akan mempromosikanku.

Mungkin minggu depan.

Dari situ jalan pintas menuju penyortiran dan pencampuran.

Dan jika aku bekerja keras, aku mungkin bisa sampai ke ruang kocok akhir tahun.

Aku cuma lewat saja.

Besok piket pagi. Jangan sampai terlambat.

Masuklah. / Mungkin satu saja.

Halo. Bangun.

Bangun, pemalas. Sekarang, atau terlambat.

Ayo. Ya, seperti ini.

Kau yang terbaik.

Itu kemeja siapa? / Bantu aku.

Di mana jasku? Ini keterlaluan.

Aku akan menelepon resepsionis dan mengajukan keluhan.

Sedang apa kau? / Bagaimana jasmu bisa hilang?

Ya, dia akan melakukan hal sama.

Ya, sempurna.

Kau dengar itu?

Mungkin itu pipa air pecah.

Akhir-akhir ini ada masalah dengan sistem air.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Waktunya pergi.

Rasa hormat. Itu masalah di sini.

Bisa memberitahuku apa ini? / Telur.

Tepat sekali. Cuma sedikit orang yang memahami makna dan potensi kata itu.

Mudah diremehkan. Tapi lihat.

Cangkang sempurna,

yang melindungi dunia potensial di dalamnya.

Ia bisa tetap di dalam, atau kita bisa mengeluarkannya.

Tapi butuh visi.

Berapa tahun kuperlukan mencapai tingkat kepiawaian dan keahlianku

yang kupunyai hari ini?

Tiga puluh lima tahun.

Tiga puluh lima tahun kerja keras.

Hati, cinta tanpa syarat dan pemujaan.

Ya, pemujaan.

Tapi hal yang menarik adalah aku masih menemukan cara baru

menggunakan ratu bahan yang tak terbantahkan ini.

Kau mengerti pentingnya yang kusampaikan di sini?

Aku menyukaimu.

Kau punya potensi. Aku langsung melihatnya.

Halo.

Apa ini? / Koki memintaku membaca tentang telur.

Dia memberimu ini? / Dia menyukaiku.

Apa itu tadi?

Tidak ada yang dengar?

Terpakai.

Pergi.

Kau dia?

Apa maksudmu? / Benarkah kata mereka?

Kau sang pembebas?

Apa? / Waktunya tak banyak.

Kau salah orang. Aku cuma lewat saja.

Bukan aku yang kau mau.

Aku bukan siapa-siapa.

Bangun.

Astaga. Ayo. Cepat.

Aku sedang tidak enak badan.

Kau perlu sarapan. / Aku harus pergi.

Bagus. Keluarkan semua.

Anak-anak nakal itu. Para pencorat-coret.

Kenapa mereka tidak dibuang bersama orang tua mereka yang tidak kompeten?

Lihat itu. Memalukan.

Apa artinya itu?

Kau tidak menganggap itu. / Aku tidak tahu apa artinya.

Dasar tukang onar jelek. Ingatkan aku jangan punya anak.

Ayo.

Sudah berapa lama kau bekerja di sini? / Tujuh tahun.

Seberapa sering kau keluar?

Beberapa kali? Aku tidak ingat. Tidak banyak waktu untuk itu

jika kau serius bekerja. Kau tahu seperti apa.

Kau tahu jalan keluarnya? / Yang mana?

Jalan keluar mana pun.

Kau belum keluar sama sekali, ya?

Tentu pernah.

Kenapa penting? Itu tak penting.

Kau harusnya memikirkan hal yang lebih penting.

Akhir-akhir ini aku banyak baca soal fermentasi telur.

Orang Cina menguasai subjek itu. Buku ini agak panjang lebar,

tapi tetap bermanfaat. Bacalah. Itu memberiku perspektif baru

pada kuning telur.

Aku ingin mengabari aku mau pergi. Tolong hubungi resepsionis.

Dan panggil manajernya... / Aku mengerti ketidaksabaranmu.

Kau menderita ketidaksabaran masa muda. Kau tidak ingin menunggu. Kau ingin pergi.

Tak ingin dibatasi atau terkekang. Aku mengerti itu. Tapi...

Bakat alamiah sepertimu harus dikembangkan secara perlahan.

Aku percaya itu. Itu akan tumbuh seiring waktu. Jangan tertekan.

Tapi mekar diwaktu tepat, seperti anggur yang bagus.

Apa rencanamu?

Apa maumu dariku?

Aku tidak istimewa. Aku bukan yang kau mau.

Tapi kau istimewa. Aku langsung melihatnya.

Percayalah, aku orang biasa.

Aku bukan siapa-siapa.

Tolong tunjukkan jalan keluar.

Ini yang akan kulakukan. Bakat sepertimu butuh tantangan.

Aku tahu itu. Jadi aku memutuskan

untuk memindahkanmu ke departemen kocok.

Tidak.

Itu maumu?

Kumohon.

Kumohon.

Sedang apa kau? / Jangan pergi.

Kau menghancurkan impian seorang kakek. Harapannya.

Kita sependapat, percayalah. Bersabarlah. Percayalah.

Harapanku padamu besar.

Kumohon.

Percayalah padaku.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI RECEH88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://recehnyepin.vip

DAFTAR AKUN BARU RECEH88 & NIKMATIN KEGACORANNYA KETIK DI GOOGLE, RECEH88

Anton.

Kau pikir aku bodoh?

Apa?

"Apa?" Kau sudah lama merencanakan ini.

Kau menuju ke atas, dan kau tidak peduli siapa yang kau injak.

Maksudmu pekerjaan ini? Aku tidak peduli pekerjaan ini.

Si koki melemparkannya padaku.

Kalau kau mau, aku bisa memberitahukanmu pada koki itu.

Aku tidak butuh bantuanmu.

Ayolah. Aku bisa aku tanpamu?

Aku mungkin akan tanpa celana.

Kita butuh minum. / Aku mungkin takkan memakai baju.

Aku ingin bicara denganmu.

Sudah lihat perabotannya? / Ya, mereka membersihkannya.

Tidak. Mereka tidak dibersihkan. Dengar. Kututup utas semalam.

Aku punya teori. Tak masuk akal. Tapi aku terus memikirkannya.

Jadi aku harus mengujinya. Tapi caranya? Sebuah utas.

Lalu aku terbangun. Dan itu dia. / Apa?

Ada berapa orang di sini? Kita harus peringatkan mereka.

Kau aneh di pagi hari. / Aku mengerti, sulit dipercaya.

Kau harus dengar. Nanti kujelaskan. / Bisa kita pergi dulu?

Aku tidak ingin terlambat. / Tidak.

Dimalam hari talinya kencang, pada pagi hari talinya kendur.

Kau mengerti maksudnya? Aku benar.

Kita tidak punya waktu untuk permainan itu. Jangan konyol.

Tidak. Lihat.

Anton.

Hati-hati.

Pergi. Minggir.

Apa yang terjadi? / Bangunannya menyusut.

Kau tahu masalahnya? / Aku tidak tahu.

Hal terbaik yang bisa kita lakukan tetap tenang dan merencanakan.

Kita harus bagi staf dapur menjadi dua kelompok.

Kirim kelompok yang lebih kecil untuk mencari penyebabnya,

dan sisanya cari jalan keluar.

Agar kita bisa menginformasikan semua tamu di sepanjang jalan,

dan kita dapat mengevakuasi semua orang dengan tenang.

Apa? Evakuasi? Apa maksudmu? / Gedungnya di bawah tekanan besar.

Siapa tahu sampa berapa lama? Kita harus segera mengirim orang.

Orang apa? / Staf dapur. Semua orang.

Kau gila? Jam berapa sekarang? / Pukul enam lewat seperempat.

Kita sangat tertinggal. Para tamu mengeluh jika sarapan belum tiba.

Kau harus mengakui jika sarapan tidak sepenting nyawa manusia.

Kurang penting? Reputasi dapur dipertaruhkan.

Nyawa kita mungkin dipertaruhkan. Orang mati tidak makan sarapan.

Jadi kau mengancamku?

Kau ingin mengambil alih dapur?

Kau tidak mendengar. Kau tidak mengerti ucapanku.

Aku tidak mempertanyakan kewibawaanmu. / Aku masih memegang tongkat kerajaan di sini.

Kau bukan apa-apa tanpaku di belakangmu.

Kalian buang waktu. Dengar. / Jangan berani-berani.

Aku tidak bisa sendirian. Kau memaksaku.

Hotelnya menyusut. Ada buktinya. Silahkan lihat sendiri.

Ukurannya salah. Rutinitas kalian berbeda.

Kalian saling menabrak.

Kalian tahu jika aku mengatakan kebenaran.

Kita kehabisan waktu. Bersama kita punya peluang.

Kenapa kita harus pergi? / Ya, kirim bagian makan malam.

Aku sudah cukup dengar ini. Kembali ke posisi kalian.

Kalian langsung patuh. Dia menyesatkan kalian.

Dia tidak memberitahu kita harus apa. Sadar! Bersama kita punya peluang.

Kau dipecat, kau dengar? Dipecat. Keluar dari dapurku.

Nyawa kalian tidak berarti?

Keluarkan dia dari dapurku. Sekarang. Bawa dia.

Turunkan aku! Kalian melakukan kesalahan.

Terima kasih banyak, anak muda. Senang berjumpa lagi.

Aku tidak tahu apa yang akan kami lakukan jika kau tidak datang.

Kalian mau pindah?

Tidak, itu ide bagus.

Tidak. Kami cuma menata ulang.

Tidak muat lagi di kamar.

Kau anak muda yang baik yang sedang mencari resepsi.

Senang berjumpa lagi. Kau menemukannya, Sayang?

Tidak. / Aneh, bukan?

Jangan mulai itu lagi.

Dulu ada pembicaraan tentang

yang ilahi di sini, di hotel.

Kami orang Prancis suka hal-hal yang misterius. Itu omong kosong.

Sudah kusebutkan jika kami orang Prancis?

Ya.

Aku belum kalah!

Hei, anjing.

Di mana pintu keluarnya?

Ya? Di mana pintu keluarnya? Tunjukkan pintu keluarnya.

Ayo.

Kau tahu di mana jalan keluarnya, anjing bodoh.

Halo?

Ada orang di sana?

Apa maumu?

Siapa kau?

Jadi kau di sini.

Siapa yang menaruh itu di lorong?

Aku bukan sang pembebas.

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI RECEH88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://recehnyepin.vip

DAFTAR AKUN BARU RECEH88 & NIKMATIN KEGACORANNYA KETIK DI GOOGLE, RECEH88

Maka itu bagus!

Kita perlu menandai semua lorong. Itu sangat penting.

Jika tidak, kita akan terus mengecek lorong.

Andai bisa cepat, tapi cuma ini satu-satunya kesempatan kita.

Kita tidak punya banyak waktu. Ayo cepat.

Hei! Tunggu. Berhenti.

Berhenti, kembalikan.

Itu sikat gigiku.

Sudah berapa lama kau di sini?

Di mana makananku?

Baik.

Jika mau tinggal di sini,

kita harus punya aturan. Jika kalian butuh makanan,

kalian harus membawa perlengkapan sendiri.

Dan jangan sentuh...

barangku.

Jadi kami akan duduk saja di sini dan kelaparan selagi kau makan?

Kalian memakan makananku, tidak ada makanan tersisa.

Kau menemukan jalan keluar?

Tidak.

Tidak, tidak ada ruang.

Jangan ada orang lagi. Jangan biarkan orang lain masuk.

Baik. Silakan masuk.

Silahkan.

Kau masih bisa kembali.

Kokinya tidak sama lagi sejak kepergianmu.

Ayo.

Tapi jangan katakan hal gila.

Mari pura-pura semua baik. Dan tidak pernah terjadi.

Berpura-pura tidak terjadi apa-apa? Lihat sekeliling.

Aku tidak tahu maksudmu.

Kalian semua gila.

Tidak ada yang tertarik dengan apa yang terjadi?

Bagaimana dengan kebenarannya?

Kau pikir kau tahu kebenarannya.

Tapi kenapa kebenaranmu lebih baik dari kebenaranku?

Sama sekali tidak. Itu jelas kesalahan, Bu.

Terima kasih, kita bicara lagi nanti. / Tidak. Halo?

Siapa dia? / Manajernya. Siapa lagi?

Itu salurannya.

Kenapa kau melakukan itu?

Aku cuma mengangkat telepon.

Kau ini kenapa?

Kau ini kenapa? Bodoh!

Bodoh! / Kenapa kau mengguncangnya?

Itu cuma panggilan telepon. Harusnya senang dia jawab.

Kami bukan resepsionismu.

Aku sedang menunggu panggilan itu. / Sebaiknya tetap di dekat telepon.

Bagaimana dia bisa tahu? / Penggal saja kepala kami.

Kau ini kenapa? Bodoh. Tidak. Berdiri.

Berdiri, bodoh.

Tidak apa-apa. Sumpah aku tidak melakukan apa-apa.

Semua baik-baik saja.

Kami belum pernah menggunakan pintu keluar sebelum kau datang.

Ini salahku sekarang? / Kau menyebut dirimu pembebas.

Aku tidak menyebut diriku apapun. Aku harusnya tidak berada di sini.

Ada yang bilang kau bagian dari masalah.

Itu fantastis.

Itu fantastis.

Astaga!

Kemari.

Keluar!

Keluar!

Itu dia.

Lihat? Aku tahu aku benar. Kataku aku benar.

Kau kelihatan buruk sekali.

Banyak kerusakan terjadi?

Semua tertukar, tapi kurasa aku bisa memperbaikinya.

Parasit tukang sabotase.

Kau tahu jika di antara para wanita di istana Louis XVI

kopi adalah tren? Mereka sering berkumpul dalam jumlah besar

minum kopi, menghisap opium dan melepaskan kenari. Kopi?

Tidak.

Setiap menit aku di sini, semakin banyak pekerjaanku diambil alih.

Semoga harimu indah!

Suara apa itu?

Aku tidak akan keluar dari sini. Meski aku tahu jalannya,

mereka takkan mengizinkanku ke lobi, dengarkanlah mereka.

Makanlah kue coklat lagi. / Kau memang masih bayi.

Naif sekali berasumsi jika cuma karena kau masuk melalui lobi,

berarti itu jalan keluarnya juga.

Apa maksudmu?

Jalan masuk belum tentu selalu jalan keluarnya.

Dan sebaliknya, tentu.

Ya, mungkin.

Mungkin aku mengabaikan sesuatu.

Mungkin jalan keluarnya

di dalam sini.

Tidak. Tidak ada di situ.

Mungkin jalan keluarnya di sini.

Tidak.

Mungkin jalan keluarnya di sini.

Tidak. Mungkin di sini.

Luar biasa.

Jeleknya tak terlukiskan.

Ini maksudmu? Jalan keluarnya?

Mungkin.

Apa maksudmu, "mungkin"? / Kau takkan melewati itu.

Kami belum pernah melihatnya. / Kelihatannya berbahaya.

Aku tidak menduganya.

Ikutlah denganku. / Kami baik-baik saja di sini.

Terima kasih.

Jangan tinggal di sini, ini gila.

Kopi?

Kopi.

Bergerak. Bobol.

Apa maumu dariku?

Itu peramal. / Peramal!

Puja yang dibebaskan. / Puja!

Bisa tunjukkan jalan keluar?

Apa maumu?

Kau lelah.

Aku merasakannya.

Kau tidak tahan lebih lama lagi.

Apa maumu dariku?

Sang Peramal.

Kau juga harus bebas.

Sang Peramal.

Sang Peramal.

Hentikan! Kalian membunuhnya!

Pergi. Tidak. Keluar dari sana. Kembali.

Pergi. Tidak!

Biarkan dia keluar!

Ini benar?

Ini benar?

Itu tampak penting saat itu.

Aku tidak tahu kenapa sekarang.

Partikel-partikel kecil saling memanggil

mencari kenyamanan.

Apa di luar alam semesta?

SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI RECEH88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD

Daftar Sekarang di https://recehnyepin.vip

DAFTAR AKUN BARU RECEH88 & NIKMATIN KEGACORANNYA KETIK DI GOOGLE, RECEH88

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.