Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
aku Mochizuki Kotaro 17thn, ramah dan tak pernah mengganggu orang lain
aku berharap untuk hidup sederhana dan bahagia. tapi ada kekeliruan!
belakangan ini, hidupku terjebak dalam berkelahian yg tiada henti
untuk beberapa alasan, seorang samurai dari era perang tiba-tiba datang
itu bahkan tidak membantuku dalam ujian seperti pertempuran Dannoura!
belum lagi, ada kabar yg mengejutkan..
eh, harus kuberitahu, aku Mochizuki Shinji..
hari ini telah menerima surat pensiunan
lebih jelasnya.. aku dipecat
lalu, tentang istirahatmu?
ah itu... jam kerjaku berkurang sebelum dipecat
aku pikir itu aneh
tapi aku sudah tidak ada kebohongan lagi
aku merasa lega
bagaimana bisa lega?!
bagaimana dengan hipotek? biaya sekolah anak-anak? usia tua kita?
bagaimana kita akan hidup untuk sekarang?
hei... aku minta maaf. - aku tak butuh minta maaf!
simpan maafmu dan jawab aku sekarang!
tak ada yg perlu dicemaskan. aku akan menemukan cara untuk menaruh makanan di meja kita
tak apa 'kan? - ya
ada pekerjaan diluar sana untukmu? - heh?
eh? - barusan diberita
tingkat pencari kerja yg lebih dari 45 tahun hanya 6,2%.
ayah! kau 46, kan? - iya
47! - oh iya 47
tak ada hubungannya dengan usia, ayah memiliki karir!
ayah, kau kerja sales, kan? - iya
kau tidak memiliki kecakapan untuk melakukan pekerjaan lain bukan?
nah, aku tak bisa kerja lain, tapi.. eh tidak, itu akan baik-baik saja
aku tak ingin kita jadi gelandangan
mungkin aku harus menjadi penari strip?
tidak lucu, sungguh menjijikkan
Kotaro, aku.... - aku juga merasa jijik
mungkin juga kali
aku hanya buang-buang waktuku untuk belajar
jika ayah tidak menemukan pekerjaan lain..
Aku tidak bisa melanjutkan ke universitas
Yuna! jangan seenaknya memikirkan tentangmu
kakak tidak peduli, bukan?
aku?
kau tidak pernah belajar, jika kau tidak bisa lanjut ke universitas
itu tidak akan memalukan bagimu!
Yuna, Yuna!
aku akan telpon nenek
ibu./ - ibu?
apakah ini seperti hidup selama peperangan?
apa kami harus melakukan seppuku demi raja?
ini tak cukup!/ tak apa! - kalau gitu mari makan bersama
kau yakin? - tentu
apa yg kau lakukan?
kau jangan sampai mengutil lho!
aku takkan melakukan hal itu
roti satu./- semuanya 100yen
terima kasih~
bocah! kau tampak berbeda hari ini
ada yg salah?
belum mengerjakan PRmu?
aku tak pernah mengerjakan PR di sekolah
uwa! mungkin masalah wanita, ya?
enggaklah
soal wanita, kau harus bisa melakukan sesuatu yg luar biasa!
sebuah hadiah yg mereka perlukan
tak ada hubungan denganku!
apa-apaan dia itu?
hanya itu, Kotaro? ada yg lainnya, kan?
tak ada. - kau biasanya bawa..
3 roti dan ramen di bekalmu
iya sih..
apa terjadi sesuatu?
ayahku dipecat dari kantornya
ibu tidak menyiapkan bekalku karena masih shock
dasar anak kecil ~!
sungguh kok!
jadi aku bertanya-tanya tentang lanjut ke universitas
leluconmu tidak menarik. kau hanya kurang tidur, kan?
oh, aku tahu! kau tidak terpengaruh leluconku
tentu saja!
kenapa kau selalu beralasan..
hanya karena tidak ingin belajar?
kau tahu aja!
untukmu
seriuslah sedikit, ini hampir bulan Desember.
dia benar
universitas yg kau pilih akan memutuskan bagaimana kehidupanmu selanjutnya
Minami, jangan mengatakan itu!
tapi ada benarnya, jika kau tidak pergi ke universitas yg layak,
kau tak akan dapat pekerjaan yg layak. - kau tidak akan mendapat wanita yg layak juga
kenapa harus pergi ke perguruan tinggi?
ingin mendapat wanita yg layak, itu tidak akan terjadi!
lalu bagaimana kalian?
aku akan menjadi dokter hewan! itu hal tercepat yg bisa aku temukan!
aku apoteker! - aku pengantin!
kenapa kau berbicara seperti gadis kecil?
kau kejam~ - Mutsuki-chan.
maaf!
Nakatomi, apa mimpimu akan terwujud dengan belajar begitu banyak?
aku ingin menjadi diplomat.
Miyajima, kau?
aku... - dia menakutkan!
tapi setelah universitas, aku akan bekerja
sampai kemarin, aku masih ingin pergi ke universitas
aku tidak perduli tentang belajar, aku hanya berpikir olahraga, bekerja
dan kencan dengan wanita terdengar menyenangkan
tapi, untuk pertama kalinya.. kurasa aku mengerti
kau tidak akan tahu apa yg akan terjadi dalam hidupmu! seperti dalam ditengah2 peperangan!
ayahmu?
ya
aku tidak akan pergi ke universitas dan akan mencari pekerjaan
tunggu Mochizuki-kun, kau masih bisa mengajukan beasiswa
ada jam untuk kuliah malam juga
itulah sebabnya aku bisa bekerja dan..
aku masih menjadi guru seperti yg kau lihat!
hebat, pak Nitta! aku kagum!
aku tidak punya nyali yg cukup untuk pergi kuliah sambil bekerja.
kau telah belajar keras untuk ujian sampai sekarang.
jangan menyebutnya "telah", aku bahkan tidak belajar sama sekali
dalam kasusmu, kau mungkin tidak bisa..
pak wakil kepala!
beliau benar!
dengar Mochizuki-kun, kita masih ada pilihan lain
belum tentu!
kuliah itu tidak wajib
bila murid tidak berniat kuliah, kita tak perlu memaksa mereka
Mochizuki-kun, apa kau sungguh ingin bekerja tanpa sambil kuliah?
itu yg harus kau putuskan sendiri
bila kau ingin kuliah, kami akan membimbingmu untuk ujian
bila kau memutuskan ingin bekerja, kami akan bantu juga
jadi pilih yg mana?
baiklah, aku sudah putuskan!
aku tidak ingin kuliah.
itu keputusanmu, aku mengerti
apa tak apa-apa memutuskan begitu mudah?
itu tidak mudah ~!
tadi malam aku sudah memikirkan itu
kau memutuskan pilihan seumur hidupmu dalam satu malam?
aku telah merenungkan selama beberapa hari dan memutuskan untuk tindakan ini
tindakan ini~
katakanlah sesuatu
ah Tono, keluargaku juga tidak punya uang
tapi aku berencana ambil beasiswa untuk kuliah
aku tidak cukup belajar untuk pergi kesana
tapi Tono! mencari pekerjaan hari ini
jika kau melakukannya sambil ujian, itu akan lebih sulit
dia benar!
aku tahu! karena itu aku ingin cari kerjaan paruh waktu terlebih dulu
oh iya, kau bekerja paruh waktu, kan? ajak aku!
di pekerjaanku?
oh, ayahmu kehilangan pekerjaannya
pasti sulit, ya?. - aku tak punya pilihan lain lagi
ini adalah restoran. bisa kau menyapa pelanggan dengan baik?
selamat datang!
oh.. selamat datang!
terima kasih banyak! - terima kasih banyak!
kau harus tersenyum kepada pelanggan.
oke, bagus! kau bisa mulai besok
sungguh?
ya, itu pekerjaan biasa. pasti tidak banyak kesulitan.
selamat mencoba.
terima kasih banyak! - terima kasih banyak!
bekerja paruh waktu di restoran keluarga? - yup.
dari senin sampai jumat setelah sekolah sampai jam 10 malam
sabtu dan minggu dari pagi sampai 6 sore
apaan itu? kau akan kekurangan waktu belajar
dengerin itu! jika kau tak bekerja, kami masih ada..
cukup simpanan untuk kebutuhan kita
sudah aku putuskan kalo aku tak ingin kuliah
kau tidak ingin kuliah?
aku ingin menyelesaikan SMA-ku dan mulai bekerja
mustahil!
jangan terkejut seperti itu!
sejujurnya tidak ada universitas yg tertarik padaku, karena itu aku tak harus kuliah
ayah.. apa tak ada cara utuk menarik pensiunanmu?
heh? - jika kau kembali ke kantormu
Kotaro tidak akan melakukan ini, kan??
kalo itu... mustahil.
tidak bisakah mendapatkan pekerjaanmu kembali?
itu hanya kemarin
tidak mungkin, ini sudah tak terelakkan
apa maksudnya "tak terelakkan"?
perusahaan melakukan PHK besar-besaran
kenapa kau harus kena PHK!?
kau telah bekerja tanpa istirahat!
benar juga
bagaimana kau bisa begitu tenang?
orang macam apa kau ini~?
tolong dimengertilah!
kurasa mengatakan uang tidak bisa membeli kebahagiaan...
...adalah benar
tapi, kebahagiaan tidak memerlukan uang
adalah kebohongan
iya juga sih~
aah~ apa yg akan terjadi?
jika ayah tidak menemukan pekerjaan
apakah kita akan keluar dari rumah?
ayah dan ibu..
apakah akan bercerai?
bagaimana jika aku harus berhenti..
dari SMA dan tidak kuliah
jangan khawatir!
bagaimana kau bisa berkata begitu?
kau sungguh tidak cemas
aku akan bekerja jadi kau bisa membayar biaya sekolahmu!
itu yg aku pikirkan
jika diantara kita harus ada yg kuliah...
karena kau lebih pintar jadi kau yg harus kuliah,
makanya aku memutuskan untuk bekerja
dasar bodoh!
mungkin juga!
aku tak percaya! kakak sangat bodoh!
karena kesulitan yg kami hadapi,
persaudaraan anatara aku dan adikku akhirnya terlahir kembali
baiklah! aku akan bekerja keras besok!
selamat datang! silakan kemari!
pelayan
silakan tunggu sebentar. - maaf, aku harus buru-buru
ah, maaf. bisakah anda duduk dimeja sana?
aku minta maaf. silakan bawa ini
hidangan spesial dan sup jagung...
lho kok!?
cepat, aku sudah terburu-buru!
maaf ya, tolong tunggu sebentar. - kenapa lama sekali?
aku sungguh minta maaf! apa yg kau lakukan? seperti ini
pergi sana! - maaf!
aku dimarahin~!
bekerja ternyata tidak mudah, ya?
ini sudah setengah tahun jadi aku sudah terbiasa.
begitu ya
sekarang kau lihat bukan? bekerja tidak semudah dari ujian
kenapa kau menceramahiku seperti senior saja?/- hentikan! kita sedang kerja!
aku akan kena marah! - tunggu
aku akan kena teguran! - tunggu
Mochizuki-kun
apa kau datang kemari untuk bermain?
tidak!
keluar sana bersihkan tempat parkir!
maaf. - selamat datang~!
ternyata benar, bekerja itu tidak menyenangkan
kita harus pergi!
sekarang apa? yg dengan warna selaras. ayo lakukan yg itu!
maksudmu?
maaf ~
hah?
apa?/- tidak..
sampah itu...
ada apa dengan sampah itu?
tidak, lupakan saja
mati saja~ bodoh!
kejam!
mati?
mati?!
tunggu ~
"dia muncul disini?"
"ini buruk. aku harus bekerja sekarang"
lagi~
kalian melupakan sesuatu
"hei tunggu"
kau menantang berkelahi?
aku ingin kalian bersikap sopan
itu hanya sampah!
jadi ambil dan bersihkan, bodoh!
ayo pergi
urusan kita belum selesai. - apaan sih?!
ini milikmu, benar?
bangke!! kau nantang!!
kau berani.. aduh, aduh!
ku ulangi sekali lagi. kau melupakan sesuatu!
brengsek... hajar dia!
itu pantas sekali!
kami minta maaf
dasar kanbutsu..
apa yg kau lakukan?
apa? aku hanya menghilangkan sampah di tempat ini
kau tak perlu berterima kasih. - kenapa aku harus berterima kasih?
kau dipecat!
"sudah aku peringatkan padamu tentang ini"
pecat?
"bagaimana ini? padahal baru dapat pekerjaan"
aku tidak berpikir bisa memberikan leher penjahat seperti mereka kepadamu, Tuan
cukup sudah! aku tak mau lihat kau disini lagi!
kau dipecat! astaga, apa aku harus melakukan sendiri?!
dia bicara apa?
Kotaro?
oh, ternyata kamu
pas sekali, "dipecat" itu maksudnya apa?
itu berarti kau sudah diberhentikan dari pekerjaanmu.
itu seperti yg dialami ayahmu
apa! seperti ayahanda?
hei Kotaro, aku ingin menanyakanmu sesuatu
kenapa kau bertindak seperti itu?
kau melepaskan karirmu itu hanya lelucon?
nona Nagasawa! - iya!
sudah aku katakan sebelumnya
jangan sok akrab denganku!
itu saja, permisi
jangan-jangan....
selamat datang, kok lebih awal?
ibumu pergi mencari pekerjaan
aku merasa malu
kau mau teh?
ayahanda! - apa! ah, itu?
bagaimana usahamu dalam bekerja?
aku sudah diberhentikan. - secepat itu?
apa kau membuat kesalahan?
itu bukan kesalahan.
namun, caraku berbicara entah bagaimana membuat atasan tersinggung
tampaknya kita bernasib yg sama...
apa ini waktu yg tepat untuk tertawa? - eh?
ayahanda, apa alasan mereka memberhentikanmu?
aku sudah membicarakan tentang ini. - bukan begitu
ayahanda, jika kau membuat kesalahan, hal itu bisa dimengerti
tapi, jika kau diberhentikan tanpa ada kesalahan,
itu tidak akan terampuni!
benar! itulah yg ingin aku katakan
tapi banyak hal yg tak bisa aku kendalikan
apa kau menerima ini begitu saja?
kau berlebihan
bagi pria, pekerjaan adalah hidupnya
meski kehilangan itu, apa kau bisa merelakan begitu saja?
aku tidak rela
ayah sangat frustasi
bagaimana?
bila kau sungguh ingin tahu, akan aku ceritakan
atasanku selalu menyalahkan aku atas kesalahan dia sendiri
apa?!
dia menerima uang ilegal dari pemasok.
dia tersinggung ketika aku dihadapkan padanya dengan ini
dan membalaskan dendamnya
pedih sekali! /- kenapa kau tak mengatakan yg sebenarnya?
meski aku mengatakannya, tak ada yg akan memihakku
semuanya takut menentang orang-orang yg berada diposisi lebih tinggi
meski begitu.. kenapa tidak bertindak?
perusahaan adalah tempat dimana keadilan tidak selalu menang
tidak bisa!
itu sudah kenyataannya
tidak bisa!
suruh atasanmu untuk mengakui kesalahannya. itu yg seharusnya kau lakukan!
aku melakukan hal yg benar! anak kecil sepertimu tidak akan mengerti!
aku tidak mau bicara apa-apa lagi.
aku tidak ingin diberhentikan sebagai mantan karyawan yg tidak puas
aku memiliki kebanggaan.
tunggu! - sudah berakhir
aku harus mencari pekerjaan baru.
apa? kau ingin bersih-bersih pada saat seperti ini?
bertempur!
bertempur? - pedang pertempuran!
jika aku menang, kau harus melakukan yg seharusnya
kau yakin? Ayahmu ini adalah anggota klub kendo saat sekolah
oh begitu, baiklah.
jika kau mundur dari pertempuran, kau akan malu pada dirimu
http://abece-kun.livejournal.com http://dramamobile.com
"kenapa aku harus berhadapan dgn ayahku?"
"hei samurai, kenapa kau selalu berakhir dalam perkelahian?"
"kau harusnya membicarakannya!"
"hey! aku bilang hey!"
oke!
apa ini yg kau inginkan, tuan Kotaro?
ini memang yg aku inginkan
kalo gitu, persiapkan dirimu
oke, sudah cukup main pedang-pedangan untuk hari ini ~
apa?
akan konyol jika ayah dan anak mengayunkan sapu dan melukai diri masing-masing
apakah kau melarikan diri?
apa kau takut melakukan kewajiban ketika kau kalah?
sudahlah, jangan mencampuri dunia orang dewasa
nona Nagasawa! kau bersembunyi disana selama ini?
ah, iya!
memata-matai pertempuran antara pria. tidakkah kau merasa malu?
oh, aku tidak mengerti itu?
apa?
apa akhirnya kau memutuskan untuk melahirkan anakku??
sebentar
apa?
ini tidak berguna.
"Apa ini!"
apa yg kau lakukan?
"ada apa ini?!"
"ah... jangan, jangan. tidaaaak!"
Kotaro.. kan?
iyalah!
boleh tanya? siapa Kotaro yg beberapa saat lalu?
siapa? eh?
kau tidak sedang bermain-main, kan?
kau memiliki kepribadian yg berbeda?
sulit untuk mengatakan...
mungkinkah kau memiliki kepribadian ganda?
kepribadian ganda?
kau sebaiknya pergi ke dokter.
jika kau membiarkannya seperti ini, itu akan berbahaya!
yg kau katakan itu salah
kalo gitu beritahu apa itu!
tak peduli kau menganggapnya apa, tapi itu tidak normal!
tentang itu...
ah, ini pertunjukan!
bodoh!
kau tidak percaya padaku?
bukan begitu...
cukup! sia-sia aku khawatir selama ini!
maaf Nagasawa
meski aku ingin memberitahumu yg sebenarnya..
jika orang disekitarmu tahu tentang ini
jiwa leluhurmu tak akan punya pilihan selain untuk..
mengambil alih tubuhmu seutuhnya
mau pergi kemana?
tentu saja cari kerja
oh
baiklah, aku berangkat
semoga beruntung
aku berangkat juga
ada yg aneh
aneh?
mereka belum pernah pergi diwaktu bersamaan
sepertinya mereka menyembunyikan sesuatu?
mungkin ibu harus biarkan mereka sendirian?
itulah yg aku lakukan dan lihat apa yg terjadi!
si ayah dipecat tanpa memberitahuku dan si anak tiba-tiba mengatakan tidak ingin ambil ujian masuk kuliah!
meskipun ibu berteriak-teriak, tidak ada yg akan berubah
ada apa?/- eh?
kau ingin pergi ke kantor lamamu?
sebelum interview ada hal lain yg kau kerjakan, bukan?
dijebak oleh ketidak jujuran atasan..
harus menerima begitu saja. itu kekeliruan
pergilah ke kantormu dan beritahu apa yg sebenarnya pada president
itu bukan kesalahanmu
jika kau memberitahu yg sebenarnya, mungkin mereka akan memintamu bekerja kembali
kembalilah saat jam 4 hari ini
eh?
kita lanjutkan yg kemarin
aku sudah keliru
karena menerima pertempuran, aku tak harus berhenti tengah jalan
itu tak penting lagi. untuk masalah ini, itu bahkan bukan ideku
apa? aku dengar yg kau katakan itu
ayahanda, mari bertempur!
iya sih, tapi...
pertempuran itu sudah tak penting lagi!
memang. - huh?
itu hal yg harus aku lakukan
akan aku tunggu! lihat itu.
Nakamura, aku ingin bicara
bicara padaku?
ya
soal apa?
ini tentang Kotaro.
kadang-kdang dia menyerupai seorang samurai, kan??
aku pikir dia itu keren dan kuat
bukan itu, apa menurutmu tidak aneh?
seperti kepribadian yg berubah total
aku awalnya mengira dia hanya bermain-main menjadi samurai
tapi, dia agak berlebihan
sampai bulan lalu
Kotaro adalah orang yg pemalas.
bagaimana dia bisa menjadi jauh lebih kuat?
aku berpikir mungkin itu masalah psikologi
seperti kepribadian ganda
jika dibiarin, aku takut sesuatu akan terjadi
tapi dia langsung mengelak saat aku menanyakan tentang itu
jadi, bagaimana menurutmu?
Nakamura./- pagi.
Kotaro...
neng Nagasawa bilang dia khawatir tentangmu
itu tidak benar!
aku tidak khawatir tentang Kotaro sama sekali
daah
kau tidak punya kepribadian ganda, bukan?
tentu saja tidak
itu berati ada yg merasukimu, iya'kan?
karena kau terlalu kuat, mungkinkah itu prajurit dari era peperangan
bagaimana kau tahu?
maksudku, nggak mungkinlah. kau bicara apaan sih?
aku keliru?
heh?
saat kecil, aku membaca komik dimana karakter utama
dirasuki oleh raja dari abad ke-16 dan menjadi sangat kuat!
makanya aku berpikiran seperti itu...
gak mungkinlah ~
itu hanyalah komik fantasi
gak mungkin itu terjadi dalam kenyataan. aku duluan ya!
aku pikir tak ada yg akan percaya padaku
dari semua orang, Nakamura bisa mengetahuinya
ah~ aku sungguh kacau!
aku pulang. - kau terlambat.
ayo mulai
kau membeli ini?
jika kita melakukan ini..
kita harus melakukan yg asli.
yg dapat nilai pertama, dialah yg menang
aku gak mau
kau sudah berjanji lho? - aku gak janji!
yg mengatakan ingin bertempur itu ayah sendiri
ada apa dengannya?
dia takut kalah setelah melarikan diri kemarin
jangan melarikan diri!
biarkan aku istirahat!
aku juga harus mencari pekerjaan sekarang
jika ibu lihat ini, dia akan sangat marah!
ibumu lagi bekerja dan adikmu masih di sekolahan, jadi tak ada yg mengganggu kita
ada apa denganmu?!
jika kau ingin sekali bertarung,
lawanlah atasan yg memecatmu!
aku sudah melakukannya!
apa? kau pergi ke kantormu? - yup.
aku beritahu mereka itu bukan kesalahanku
sungguh... lalu yg terjadi?
tidak ada yg terjadi
kau dapat pekerjaanmu lagi? - tidak semudah itu
kok gitu?!
apa yg kau lakukan?
itu bahaya!
aku pergi itu sudah bagus
aku melakukan apa yg harus dilakukan dengan caraku
sekarang aku bisa lega untuk mencari pekerjaan baruku
kalo gitu ayah harus beritahu ibu!
kenapa? kita keluarga, bukan?
ibu akan marah pada atasanmu juga.
ada halnya juga pria tidak bisa memberitahukan pada keluarganya
begitukah?
kena kau!
curang!
meski kau memanggilku bodoh atau tak berguna
aku akan tetap tenang dan memberi kebutuhan keluargaku!
itulah sikap pria, tuan Kotaro!
sekarang kau malah sok bicara!
jika aku berhenti, kau berakhir.
jangan terlalu serius.
kau juga harus serius.
ada apa?
caramu sangat berbeda dari kemarin!
mau gimana lagi, itu kepribadian yg lain!
maaf~!
pergilah kuliah!
eh?
kau sudah bekerja untuk itu, bukan?
aku...
jangan gunakan pengangguranku sebagai alasan
jika kau sungguh benar-benar siap ingin bekerja, tak apa-apa
kau hanya mencoba menghindari ujianmu, kan?
itu tidak benar
hei! itu tidak adil!
kau memberitahuku kemarin, ingat?
kau bilang lakukan apa yg harus dilakukan
aku akan katakan hal yg sama padamu. lakukan apa yg harus dilakukan!
beraninya kau!
mereka benar-benar berubah
terima ini ~!
strategi baru, ya?
entah kenapa, si samurai tidak muncul..
si Samurai biasanya muncul ketika aku dalam masalah
mungkin dia tidak menganggap ayah sebagai ancaman
atau mungkin dia punya alasan lain untuk tidak muncul?
pada akhirnya, pertarungannya berakhir tanpa pemenang
Kotaro....
eh?
aku akan coba menemukan sesuatu yg ingin aku lakukan
kau juga harus..
menemukan apa yg ingin kau lakukan.
terima kasih.
apa yg terjadi pada mereka?
main pedang-pedangan
aku pulang dari hari kerja kerasku..
astaga.. hal bodoh apa ini?!
tapi, kupikir itu hal bodoh yg lucu
ibu
makan malamnya apa? - nabe.
memang benar, aku dan ayah kadang cukup bodoh
tapi, kali ini aku senang kami melakukannya
aku putuskan untuk kuliah
tunggu, kau sudah memutuskan tujuanmu,
kau bilang tidak ingin kuliah, ingat?
aku minta maaf, tapi setelah dipikir-pikir..
aku mengubah pikiranku!
aku dengar keluargamu sudah baik-baik saja./ ya,
ibuku menemukan pekerjaan, jadi dia akan mendukungku dan aku ingin bekerja juga!
apa? aku telah mencari banyak pekerjaan buatmu!
ya, pak Nitta melakukan sedikit riset untukmu!
aku minta maaf!
aku mengerti kau ingin kuliah
tapi jangan senang dulu, bisakah kau lulus ujian?
aku akan berusaha!
"berusaha" itu lebih mudah diucapkan, bukan?
meskipun hasilnya tidak ada, apa kau bisa berkata "berusaha"?
itu.. aku akan lulus ujian masuk!
kau akan lulus!" bagus, berusahalah pada ujianmu!
baiklah...
pak wakil!/ iya?
bisakah kau berjanji tidak akan ragu lagi?
baik!
ini
2 bulan tersisa sampai ujian masuk universitas swasta
pokoknya kau harus mempelajari ini dan mengingatnya
semua...? - meski kau harus begadang sepanjang malam.
kau tak perlu memahami sepenuhnya. hanya ingat saja
aku tidak perlu mempelajarinya?
bagiku tak ada makna apapun dalam belajar untuk ujian
jika kau lulus, kau akan punya banyak waktu untuk mempelajarinya
dan begitulah aku mulai bersiap diri untuk ujian masuk
tapi jika aku tidak bisa memecahkan masalah si Samurai
dan jika si samurai muncul selama ujian..
tidak akan peduli berapa banyak aku belajar!
"lho? kok tiba-tiba?"
"ada apa ini? ini belum pernah terjadi sebelumnya"
kau mata-mata yg mengikutiku sampai sekarang.. keluarlah!!
aku merasakan angin yg tak menguntungkan
Penerjemah: abece
subtitel only visit http://abece-kun.livejournal.com/
drama khusus ponsel kunjungi http://dramamobile.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.