Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
CJ ENTERTAINMENT MEMPERSEMBAHKAN
PRODUKSI INVENT STONE LION FISH
Indonesian Data and File Library Movie, Series, K-Drama, Anime, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---
Urus Istrimu.
Berhenti, kau keparat! Kembali!
Bagaimana?
kau suka meniduri istriku? Katakan padaku, keparat!
Apa punyamu sebegitu besarnya?
Kau begitu bangga?!
Memberimu hak untuk meniduri wanita bersuami!
Keparat!
Keparat sialan!
Diterjemahkan oleh : ety_055 IDFL™ SubsCrew
BOOMERANG FAMILY
BOOMERANG FAMILY Kesunyian
Kesunyian
memenuhi
Hatiku
Sial, kenapa begitu sulit?
Impian menghilang,
Dan menangis dalam hujan
Sutradara Oh! Buka pintunya, Aku tahu kau didalam!
Buka pintunya sekarang!
Kau benar-benar membuatku jengkel!
Sudah kubilang berkali-kali untuk pergi, Kau keparat menyedihkan!
Kau sudah tidak membayar uang sewa dan kau menunggak 3 bulan.
Tidak punya tempat untuk pergi? Mati saja!
Dengar itu, keparat!
Aku sudah muak denganmu!
Sial!
Jangan jadi beban orang lain
Baiklah, Cukup sudah.
Sudah berakhir, Satu kehidupan saja sudah cukup.
Ibu
Ada apa, kenapa tiba-tiba menelpon?
Sayang, apa makanmu cukup?
Apa ibu bisa menerka dari suaraku?
In-mo, Bunga yang mekar di dinding sangat indah,
Seperti ibu.
In-mo, Pulanglah kerumah nanti.
Ibu membuat bubur ayam, Datanglah makan.
Seorang pria harus cukup makan.
Itu akan memberikanmu energi yang tidak kau duga.
Datanglah, mau kan?
Kau suka bubur ayam.
Tentu saja.
Kau tidak malu lagi karena bubur ayam itu.
Kenapa kau disini?
Apa masalahnya seorang anak pulang kerumah?
Tentu saja, Seorang produser besar datang siang bolong begini.
Sudah besar sekarang, hah?
Kau datang ingin merasakan tinjuku?
Makan.
- Hentikan - Makan dan telan.
Enyahlah, Aku akan tinggal disini.
Apa? Untuk apa?
Aku dan Ibu sudah bahagia disini.
Aku akan bahagia bersamanya juga.
Diam, Makan ini.
Sial!
Kau keparat.
Paha ayamku yang berharga! Kau akan mati.
Rasakan ini, Bangsat!
Sudah lama aku tidak menghajarmu.
Ayo!
Hanya itu kemampuanmu?
Rasakan, rasakan itu, Dasar lemah!
Berhenti!
Berhenti, Berhenti, Oke, Sudah cukup.
Sialan kau, keparat.
Bersiap, action, Keparat!
Hentikan...
Lepaskan! Lepaskan!
Lepaskan, keparat!
Sialan kau!
Ada apa ini?
Bu!
In-mo ingin kembali kemari, Ayo kita usir dia.
Ia tidak bisa kembali tinggal dengan kita!
Masih ada kamar, Memangnya kenapa?
Mandilah.
Kau juga.
Berikan $10 lagi.
Aku juga.
Lihat itu, Gelombang penuh dengan kulit mati
Kalau begitu...
Sungguh menjijikan.
Kubilang gosok, bukan usap.
Biarkan aku menunjukan padamu.
- Tidak apa-apa - Berbaliklah, balik.
Aku tidak mau, Lupakan saja!
Kau mau aku menyelesaikan apa yang kumulai tadi siang?
Aku Oh Han-mo, Keparat.
Menggosok itu seperti menangani wanita.
Awalnya tekan pelan, Kemudian tekan dalam-dalam!
Sial! Keparat!
Bagus!
Ini lucu sekali!
Astaga.
Halo?
Apa kau tersesat, anak kecil?
Ini rumah nenekku.
Nenek? Yang mana?
Dari ibuku.
Dasar keparat.
Kau pasti putrinya Mi-yun.
Sana ganggu yang lain jika kau sudah mengerti.
Kau seperti duplikat ibumu.
Apa begini caramu memperlakukan pamanmu?
Kau sekolah dimana? Siapa guru etikamu?
Hei, Tuan.
'Hei, Tuan'? Iya, Nona?
Apa kau mengenalku?
Siapa namaku?
Paman yang hebat ada disini.
Kenapa kau ada disini?
Ibu bilang kita akan tinggal disini.
Apa? Tinggal disini? Kenapa?
Aku tidak tahu! Tanyakan saja pada ibu!
Aku tidak peduli,Semuanya sudah selesai. Aku tidak mau membicarakannya lagi.
Kau sudah dewasa.
Jika kau bercerai dengan Jang, Ini akan menjadi yang kedua kalinya.
Aku tidak peduli, Aku tidak bisa hidup seperti ini.
Dengarkan ibu, Kau menjadi sangat ekstrim.
'Ekstrim'? Apa aku tidak salah dengar?
Lihat ini, Katakan pada luka lebamku.
Aku berkata seperti itu, Dengan suatu alasan,
Kau bisa menghindari Situasi ekstrim
Jika kau sungguh punya alasan, Kenapa kau berpisah dengan istrimu?
Katakan padaku.
Ini bukan tentangnya, Ini tentang dirimu.
Lupakan saja, semuanya sudah selesai.
Aku akan hidup layaknya biarawan mulai sekarang.
Aku tertawa karena acara TV.
Hei!
Kerjakan PRmu!
Tatabahasa sangat buruk, Itu sangat memalukan!
Tidak ada kamar lagi untuk kalian berdua.
Kami akan tinggal disitu.
Aku tidur disitu!
Kalian berdua bisa sekamar, Apa masalahnya?
Apa? Kau serius?
Dimana idiot itu?
Untuk apa?
Ibu bilang kerjakan PRmu!
Bajingan kecil ini tidak punya rasa tanggung jawab.
- Ayo pergi! - Baik!
Kalian mau kemana?
Terserah.
Pergi belajar!
Bersulang!
- Kosong, Kosong - Kosong, Kosong
Kosong, Kosong
Jang, Kau membuat keputusan yang benar.
Minum ini dan bawa Mi-yun dan Min-kyung pulang
Ya tentu.
Mereka harusnya tinggal dirumah kami.
Aku akan menghajarmu, yeah, Jangan lupa itu.
Tidak, tuan. Aku tidak akan lupa.
Ia berasal dari darah (turunan) yang jelek, Dasar perempuan sialan.
Hei, Kau bilang apa tadi?
- Apa? - Jang.
Kau baru saja melewati batas.
Benarkah?
Kesendirian,
menyebar
ke...
- Ayo, keluarlah! - Sebentar!
Cepat, Ibu harus pergi!
Yang benar saja!
Kenapa kau berteriak?
Apa ibu tidak akan berteriak?!
Keparat itu!
Apa yang sedang kau lakukan di depan putriku!
Pergi ke kamarmu!
Kau juga!
Sudah kubilang,
Tetap disini tidak baik untuk anakmu.
Apa kau manusia atau hewan?
Ayo kesini dan makan.
Dasar wanita sialan.
Sekarang apa?
Berikan aku rokok.
Api juga.
Apa yang kau inginkan?!
Kawan, ayo berteman.
Untuk apa?
Maksudku bersekutu, bodoh.
Apa bahkan kau mengerti maksud perkataanmu itu?
Ia menyepelekan kita Karena ia mencari uang.
Ayo gabungkan kekuatan kita untuk melawannya.
Misalnya tidur sekamar denganku?
Menurutmu begitu?
Tentu. Kita harus bekerja sama sampai ia pindah.
Oke?
Namanya bersekutu, semuanya tentang kerja sama.
- Begitukah? - Yeah
Sial, itu jorok.
Untuk seorang siswa kau sangat sopan.
Jadi kenapa kau kentut? Itu jorok.
Itu hal yang lumrah, Apa kau tidak pernah kentut?
- Tidak - Benarkah?
Aku akan terus mengawasimu.
Kiriman Pizza!
Halo.
Pizza?
Minuman anda.
Dan pizzanya, Semuanya jadi $20.
Ini dia.
Selamat menikmati!
Apa kau bisa menghabiskan semuanya?
Bukankah itu terlalu banyak?
Terus makan dan kau akan punya yang seperti ini juga.
Jangan ganggu aku dan pesan pizzamu sendiri.
Min-kyung,
Apa aku bisa dapat sepotong jika aku memperlihatkan hal lucu?
Tergantung.
Baiklah, aku akan menirukan suara peluit kabut.
Janji aku akan diberi sepotong.
Gagal!
Bahkan tidak mirip.
Aku belajar dari seorang komedian, Dengarkan lagi.
Hentikan! Itu bukan peluti kabut.
Hei, nak!
Apa kau sudah pernah mendengar peluit kabut yang asli?
Belum.
Jadi bagaimana bisa kau secara objektif menilai itu mirip atau tidak?
Jika kau tidak ingin membaginya, Bilang saja, Kau tidak perlu bohong.
Apa aku tidak bisa makan dengan tenang dirumah ini?
Kami tidak ingin pizzamu, Ini untuk kepentingan pendidikanmu.
Aku bersumpah,
Tadi itu lebih bagus dari yang asli.
Jika kau tidak ingin membaginya, Kau bilang saja.
Ia melakukan hal bodoh untuk sesuatu yang sia-sia.
Mungkin tadi tidak sesuai standarnya.
Itu sempurna, sialan.
Santai, biarkan saja.
Kau mungkin tidak percaya, Tapi aku tidak mau makan pizza ini.
Aku memarahimu untuk mengajarimu pelajaran berharga.
Siapa yang menangis?
Nenek!
Kenapa? Apa yang terjadi?
Paman...
In-Mo memarahinya karena makan pizza sendirian.
Jangan menangis, sayang.
Makanan harusnya dibagi dengan keluarga.
In-mo, Kenapa kau tidak makan?
Itulah kenapa kau sangat kurus!
Ibu memang baik kepada salah satu anak dibanding yang lain!
Ini!
Kau bodoh, Bagaimana mungkin kau disamakan dengannya?
Ia satu-satunya dari kita yang lulusan universitas.
Dan kau hanya orang penjara.
Aku belajar banyak disana.
Itu bagus untukmu, serius.
Bu, aku tidak suka daging babi, Tapi buatan ibu enak sekali.
- Benarkah? - Sungguh.
Ayo tambah lagi.
Bu, Bukankah kau ingin hidup seperti biarawan?
Ibu harusnya tidak makan daging.
Hidup seperti biarawan disini, bukan disini.
Maksudmu di selakanganmu, Bukan dikepalamu.
Apa kau gila?!
Aku akan merobek mulutmu!
Kau benar-benar bermulut besar.
Dan jika kau masih mencuri uang dari tasku, aku akan menghajarmu.
Mi-yun!
Jaga ucapanmu di depan ibu.
Jaga kata-katamu.
Siapa yang tahu mungkin Min-kyung akan berkata seperti itu padamu nanti?
Ia cepat belajar.
Baik.
Apa harus menghubung-hubungkan denganku?
Maaf, makanlah.
Ada banyak daging, makan sepuasnya.
4 Krim Wajah, 4 Krim tubuh, and 3 Pembersih wajah, benar?
- Sampai nanti - Sampai jumpa.
Siapa orang tolol itu?
Orang tolol itu adalah anak dari si '202'.
Ia yang memulai bisnis dan kemudian gagal itu.
Ia kehilangan semuanya hanya untuk Film atau entah apa itu,
Tapi Filmnya tidak pernah muncul, Jadi siapa tahu,
Mungkin saja ia menghabiskan uangnya dirumah bordil.
Ia kelihatannya, Seperti orang bodoh pecinta pelacur.
Tapi ia lebih baik dari anaknya yang pertama.
Ia benar-benar tidak ada gunanya.
Ia sering masuk keluar penjara.
Itu sangat menakutkan.
Ia seharusnya dirantai saat ini,
Tapi ia meyakinkan mereka untuk mendapatkan pembebasan bersyarat.
Ia pasti akan segera dipenjara lagi.
Sungguh keluarga yang berantakan.
Apa begitu sulit?
Kau mirip dengan seseorang.
Benarkah?
Aku punya pelanggan tetap,
Iya kan? kau adiknya.
Aku tidak paham maksudmu.
Apa kau si sutradara itu?
Iya.
Jadi kau adiknya, Aku merasa terhormat.
Aku akan bersungguh-sungguh.
Tapi aku dengar film buatanmu gagal.
Ia menceritakan hal itu?
Iya, Katanya kau melakukan yang terbaik, Tapi aktormu mengacaukannya.
Ia mengatakan kau pulang kerumah untuk menulis naskah.
Naskah tentang apa?
Yah, kau taulah.
Kau bermain gitar?
Aku baru belajar, Aku belum mahir.
Aku juga sedikit tahu.
Sutradara benar-benar berbeda.
Kau seorang seniman.
Pastikan aku bisa menggunakannya juga.
Maaf, bos, Kebiasaan lama.
Jangan jadi orang rendahan, bodoh.
Dulu kau mencuri berlian dari senator.
Sekarang kau mencuri pemantik murahan?
Saat kita berada di sel yang sama Berapa kali kukatakan padamu?
Seorang pria harus melakukan hal besar.
Itu kebiasaan yang sulit dirubah, Tahu sendiri bos.
Keparat.
Kawan, ini aku
Hei, Yak jang su
Baik-baik saja?
Mengalihkan panggilanku hah?
'Yak jang su'? Bawa padaku Oh Han-mo
Bukankah ia sudah pensiun?
Ia masih punya nyali, Dan tidak ada seorang pun yang mudah ditangani
Dan ia sempuran sebagai 'pemimpin boneka' kita.
Baik bos.
Selamat sore, bos.
- Semuanya baik-baik saja? - Tidak ada masalah, boss
Bos seharusnya tidak...
Jangan pernah jawab teleponnya.
Ayo pergi.
Tapi seharusnya bos mendengarnya sampai selesai.
Nek.
- Terima kasih. - Iya.
Kemana kakakmu?
Ibu harap ia tidak kelaparan.
Ia tidak akan pernah kelaparan.
Omong-omong, Berapa banyak uang ibu?
Kenapa?
Hanya bertanya.
Penasaran bagaimana bisa ibu membeli begitu banyak daging.
Jangan khawatir, Makan sebanyak-banyaknya.
Apa?
Siapa yang memotong rambutmu? Merusak putraku.
Apa yang dilakukan orang-orang selarut ini?
Tunggu sebentar?
Sepertinya akan ada pemerkosaan.
Geun-bae, Kau kenapa!
Kau sangat cantik.
Kita ada di depan rumahku!
- Tidak apa-apa. - Apa kau sudah gila?
Keparat!
Ia mencoba hidup seperti biarawan.
Kak!
Beraninya kau memperkosanya?
- Kau salah sangka! - Mundur!
Keparat sialan!
Apa kau baik-baik saja?
Tidak.
Selalu saja jika denganmu...
Selalu membuatku...
Mendapatkan masalah dan kesialan!
Apa yang terjadi?!
Selamat malam, Nyonya!
Batu yang kau pakai malah berbalik padamu.
Sungguh luarbiasa.
Siapa yang berpikir ia akan melakukan ini padaku.
Bersikap seperti biarawan?
Apa yang kau harapkan? Lupakan saja!
Lihat memar dilehernya!
Ini tidak apa-apa, Ia tidak tahu.
Jadi kau bekerja dibidang asuransi?
Iya, itu panggilan hidupku.
Dan orang tuamu?
Mereka meninggal saat aku kecil.
Ia yatim piatu.
Kau terlihat sangat terhormat.
In-mo, Ada yang ingin kau tanyakan padanya?
Biar aku tanya satu hal,
Apa kau sudah mengakhiri hubunganmu secara baik-baik dengan Jang?
Kalian berdua ingin memukulku dengan batu yah.
Ini untuk kebaikanku.
Geun-bae Tahu semuanya.
Maafkan aku, nyonya.
Lupakan saja kecelakaan kecil ini.
Kau dapat persetujuanku.
Persetan, siapa yang minta persetujuanmu?
Terima kasih tuan!
Benar-benar kacau, sungguh.
Keluarga ini akan hancur.
Selamat datang.
Anakku pulang, Min-kyung!
Ini pacar ibu, Geun-bae.
Hai, Min-kyung!
Bu, aku harap kau menggunakan otakmu sekali saja.
Sakit sekali...
Apa yang kau baca?
Kau bahkan tidak akan mengerti.
Sialan.
Potongan rambut baru? Tukang cukur yang mana?
Apa aku harus melaporkan keselurahan hidupku padamu?
Keparat kasar.
Bukankah keparat itu terlihat lebih baik daripada Jang?
Ia tidak tahu kapan harus beristirahat.
Wanita hanya masalah waktu, Tahu kapan menurunkan celana mereka.
Mi-yun lahir dengan talenta itu, Ia genius.
Bagaimana dengan pria?
Pria?
Perut yang kuat, Hanya itu yang kita perlukan.
Mungkin aku harus mulai dari awal.
Seperti Mi-yun.
Serius?!
Matikan lampunya, keparat.
- Apa yang kau makan?! - Kue bola.
- Su-ja, Aku bawakan kue bola. - Hai.
- Ayo makan. - Iya.
Ia memiliki mata seniman, Sangat indah.
Berikan ia kesempatan.
Tentu, Itu sangat penting.
Baiklah, Lihat ini.
Ini proyek kita selanjutnya.
Rosy Milf
Bagus kan? sangat memikat.
Kenapa, Kau tidak mengerti?
Tn. Choi, Kau bilang ia menyutradarai adegan sex dengan indah.
Kelihatannya ia tidak mengerti akan hal ini.
Tentu saja ia mengerti, Ia hanya malu, itu saja.
Tidak, bukan karena itu. Ia tidak mengerti hal ini sama sekali.
Ia kaku.
Sekarang pikir baik-baik.
Sutradara yang menganggur ada banyak.
Sebentar.
Keparat, kau dimana?
Minumlah.
Lupakan saja,sial, Aku tidak akan membuat film porno.
Orang-orang yang hidup dengan kemiskinan setidaknya punya kemauan untuk bekerja,
Tapi kau bahkan tidak seperti itu.
Sial.
Kau makan saja dulu.
Sejujurnya, siapa yang akan membayarmu untuk menyutradarai film?
Tak perlu menggangguku kalau hanya ini yang kau punya.
Kau sangat keras kepala.
- Bu. - Yeah?
Dagingnya hari ini tidak begitu enak.
Hei, Kau terus memasukan dagingnya kemulutmu.
Jaga biacaramu.
Kenapa kau ikut campur?
Daging selalu terasa nikmat saat dipanggang.
Ini berbeda.
Bu, Ingat saat kita pikinik di taman?
Saat itu adalah hari dimana
Daun beterbangan, Daging mendesis,
Mi-yun muda Menari dan menyanyi untuk kita,
In-mo berada di dunianya dengan bukunya,
Dan ayah sedang semangatnya meneguk soju.
Ayah!
Ayah kita yang malang.
Kau dimana? Ayah!
- Bersenang-senang? - Bukankah tadi bagus?
- Bikin pertunjukan saja - Bikin pertunjukan saja
Ayo kita pergi, Ibu ingin kita piknik.
Apa tadi kita tidak melanggar beberapa rambu lalulintas?
Maaf sudah merepotkanmu.
Tidak apa-apa, bu.
Apa Min-kyung kita nyaman?
Berhenti menyebut 'kita', Kita belum menjadi keluarga.
Tidak bisakah kau menerima saja?
Kita mau kemana?
Ada sebuah pantai di Eulwang.
Oh, disana.
Ia terlihat benar-benar sakit jiwa.
Disini dingin, Ayo pergi.
Kita sudah datang sejauh ini.
Hei, berhenti!
Ayo, ayo.
Siap! Mulai!
Geun-bae, Kalahkan dia!
Geun-bae, Tidak!
Tidak, Han-mo!
Baiklah, Siap?
In-mo, Mendekatlah sedikit.
Senyum sedikit.
Min-kyung, Senyum yang lebar.
Bagus sekali!
Baik, satu, dua, tiga!
Apa aku harus melakukan persidangan denganmu?
- Hentikanlah - Ini sudah 3 tahun!
Apa maksudmu, Secara fisik kau bebas tapi tidak secara sah,
- Bukankah begitu? - Iya begitu
- Suh Mi ok - Aku lelah dengan semua ini
Ayo kita hidup layaknya manusia.
- Ayo segelas saja? - Tidak, Aku harus menyetir.
In-mo, Kenapa kau tidak minum?
Kebanggan bagi keluarga kita, Ambil.
Kenapa mukamu masam begitu?
Satu tegukan, satu tegukan!
Minum!
- Ini. - Sudahlah.
Ayo, makan.
Oops, Maaf.
Sialan!
Ini bukan masalah besar, Kau tidak perlu memakiku.
Kau kenapa hari ini?
Hari ini liburan keluarga kita.
Lupakan saja.
Lupakan apa? Setelah mempermalukanku seperti itu?
Kita ada di tempat umum, Ini memalukan.
Ayo pulang, Kalian minum terlalu banyak.
'Memalukan'? Bu, kita mempermalukan dia.
Kau tidak bisa meperlakukan kami seperti ini.
Hanya kau sendiri yang kuliah, dan itu membuatmu menjadi Tuhan?
Kau seperti sekarang ini karena mengorbankan kami.
Ini bukan tempat yang tepat untuk membahasnya!
Ini kenyataannya.
Ibu dan ayah mendukungnya karena dia pintar.
Terus kenapa? Apa hasilnya?
Apa kau membawa hasil yang baik bagi keluarga atau apa kau menjadi terkenal?
Filmmu hancur.
Tidak memberikan apa-apa kepada kami selain sikap aroganmu, Kenapa?
Tutup mulutmu!
Tidak bisa! Katakan padaku!
Mi-yun.
Mengertilah sedikit, Ia dalam keadaan yang sulit.
Aku memberikan sumbangan terbesar dalam keluarga ini.
Apa kau pernah melakukan sesuatu? Sekali saja?
- Katakan padaku - Tunggu sebentar
Aku benar-benar tidak bisa percaya.
Kau tidak berhak mengkritik kegagalanku,
Hanya karena kau memberikan beberapa sen pada ibu,
Apa kau pikir kau bisa memerintah orang seenaknya?
Kau bilang beberapa sen?
Bu, Apa ibu dengar keparat ini?
Beberapa sen, Katamu.
'Keparat'?
Aku diremehkan oleh semua orang, Bahkan oleh adikku yang jalang.
Apa kau beru saja menyebutku jalang? Apa aku tidak salah dengar?
Permisi, Apa kalian tidak bisa tenang sedikit?
Biarkan saja mereka.
Tempat ini bukan hanya milik kalian, benarkan?
Apa? Hei, urus urusanmu sendiri.
Aku tidak perlu ceramah dari sekumpulan orang kampungan.
- Nyonya, kau benar-benar pandai bicara. - Tentu saja.
Aku bisa melakukan lebih dari bicara, Keparat.
Mi-yun!
Nyonya, Telepon polisi!
Nek, Mereka membuatku malu, Aku akan menunggu diluar.
Keparat-keparat itu menghancurkan tamasya keluarga kita.
Tidak ada yang boleh memperlakukan kakakku seperti itu.
Bagaimana bisa ibu tertawa sekarang?
Saat sesuatu terjadi, Keluarga akan saling membantu.
Ibu bangga dengan solidaritas kalian.
Aku setuju, bu, Aku sangat bangga pada mereka.
Begitu?
Apa kita sudah membayar makanannya?
Kita tidak pernah melakukannya.
- Nek - Yeah?
Apa kita bisa berhenti makan daging babi? Aku sudah bosan.
Lihat, lihat itu.
PEMBUNUHAN BERANTAI GADIS SMP
Min-kyung, hati-hati, Diluar berbahaya.
Kau benar-benar harus berhati-hati.
Kau menjadi target karena kau bodoh dan punya tubuh yang indah.
Bagaimana pembunuhnya tahu hal itu?
Tata bahasa yang buruk yang menunjukannya.
Sedikit akal sehat akan menyelamatkanmu.
Kenapa membahas hal itu lagi!
Ini serius, Bisa saja terjadi padamu.
In-mo, Aku akan membayarmu untuk mengajarinya.
Apa?
Bukan berarti kau sangat pandai.
Tidak mau!
Hei, terkadang seseorang memang tidak bisa diharapkan.
Tidak mungkin memaksakan pendidikan kepada orang seperti itu.
Kenapa bisa pembunuhnya melakukan hal itu?
Bagaimana aku bisa tahu?
Kau sutradara film, Bukankah seharusnya kau tahu itu?
Kau sutradara film?
- Film apa? - Hentikan saja.
Tunggu, Aku tidak ingat judulnya.
Aku juga, Aku hanya ingat tentang pertengkarannya, tidak judulnya.
Apa judulnya?
Saat itu, Kupikir Filmmu akan sukses.
- Benarkan? - Cukup!
Judulnya bukan 'Jalan' atau semacamnya?
Aku lupa.
'Wanita jalanan'
Benar, 'Wanita jalanan'
Apa?
Kenapa kau membahas soal film itu?
Dasar orang picik.
Apa? Picik?
Ada hal-hal dimana kita tidak ingin mengingatnya.
Kau juga pasti ada.
Bodoh.
Terkadang kau berhasil, Dan terkadang tidak.
Jangan terlalu mempermasalahkannya.
Jangan pernah membahasnya lagi.
Cukup sudah!
Kenapa kalau aku mengulanginya?
Kau pikir kau bisa seenaknya, Karena aku baik padamu?
Jangan pernah lupa siapa aku.
Kerja sama kita berakhir, bodoh.
Bagus sekali.
Ah memalukan!
tidak peru malu.
Aku baru mulai latihan.
'Gitarku memainkan lagu cinta dari hari yang lampau'
Kau mau main gitar untukku?
Yah, tapi sudah lama tidak main.
Tolong mainkan satu lagu buatku.
Ada yang salah?
Tiba-tiba aku ingin melihat laut.
Minum bir, Main gitar dan ngobrol dipantai.
Su-ja? apa kau mau pergi kepantai denganku?
Apa yang kulakukan, Aku tidak punya apa-apa.
Min-kyungku tersayang.
Ini gara-gara wanita sialan itu.
Kau tidak akan bertambah pintar dengan merokok.
Jadi kau tidak akan dapat uang jajan jika ibumu tahu.
Aku benar-benar tamat.
Aku tidak akan dapat uang jajan lagi dari ibu.
Tapi aku tidak bisa bohong pada ibumu.
Kami dibesarkan seperti itu.
Jadi apa yang harus kulakukan?
Berapa banyak uang jajanmu seminggu?
$100.
Benarkah? Untuk anak SMP?
Aku juga mendapatkan apa yang kuperlukan.
Jadi sebulan $400, Coba pikir.
Jika aku diam, Kau akan tetap dapat uang jajan.
Dengan kata lain,
Aku yang menjamin uang jajanmu, benarkan?
Coba pikir, Ini Soal matematika yang mudah.
Tunggu, ini pemerasan?
Yeah, Ini pemerasan.
Sial...
Apa-apan?!
Dimana In-mo?!
Mi-yun! Mobilmu... Maaf
Mi-yun! Mobilmu... Maaf Oh In-mo!
Sangat senang bisa berkendara ke luar kota.
Aku juga merasa senang.
Su-ja!
Kue bola
Su-ja, buka yang lebar.
Tidak apa-apa.
Jangan buat aku menunggu.
Enak?
Bukankah kau harus menyetir?
Kau jangan minum.
Jangan khawatir, aku hanya perlu beristirahat sedikit di mobil.
Apa ?
Tolong jangan.
Jangan lakukan ini!
Lepaskan aku!
Su-ja, tenanglah.
Aku minta maaf.
AKu tahu kau tidak mencintaiku.
Cinta tidak ada lagi di umur kita sekarang ini.
Yang ada hanya reaksi fisik.
Cinta hanya ada saat kau masih muda,
Saat kau masih penuh dengan harapan dan impian.
Kau yang selingkuh.
Jadi nanti aku yang akan menanggung biaya perceraian ini.
Baik.
Jadi kau mengakhiri semuanya karena pelatih sialan itu.
Aku tidak lagi bersama orang itu.
Kakakmu membuatnya pincang,
Ia pergi 3 tahun yang lalu.
Apa kakakmu si gangster itu sudah bebas?
Kenapa tidak ada satupun orang baik di keluargamu?
Apa?
Dasar wanita sialan.
Kios daging
Celana dalam siapa itu?!
Apa?
Dasar keparat!
Apa kau masih manusia?!
Kembali kau!
Apa kau gila?!
Sialan, memangnya kenapa kalau aku melakukan hal ini dirumah?
Apa kau berfantasi tentang Min-kyung?
Apa?!
Dia keponakan kita, Anak SMP, keparat!
Lepaskan, lepaskan!
Sakit!
- In-mo, tolonglah. - cepat berdiri!
- Aku benar-benar tidak melakukannya! - Kau tidak melakukan apa?!
Apa yang terjadi?
Bu!
Sial!
Hentikan! Ia kakakmu!
Keparat ini harusnya mati!
Apa yang terjadi? tenanglah.
Lihat, Lihat itu.
Dasar orang mesum.
Sial, ini lebih dari sekedar sakit.
Kau keparat!
Kau menyebut dirimu pamannya?!
Bagaimana mungkin? Apa kau sadar berapa umurnya?!
Kau benar-benar gila!
Aku tidak berfantasi tentangnya!
AKu bahkan tidak tahu apa itu miliknya!
Lalu kau berfantasi tentang siapa? Cepat mengaku!
Nn. Han! Penata rambut itu!
In-mo, Kau kenal dia!
Aku tidak peduli siapa dia.
Keluar kau, Keparat!
Hentikan!
Ibu tahu celana milik siapa ini.
Ini bukan milik Min-kyung.
Apa?
Ini...
Milik ibu.
Min-kyung, apa benar itu bukan milikmu?
Tidak, Aku tidak pakai celana anak kecil seperti itu.
Dasar orang tak berguna.
Aku rasa ia memaksakan kehendaknya pada orang lain juga, dasar bodoh.
Sudah cukup.
Itu bukan milik Min-kyung, Jadi lupakan saja.
Bagaimana bisa? Aku tidak bisa menutup mata.
Bagaimana bisa aku membiarkan putriku dirumah bersamanya?
Tidak ada tempat yang aman, Bahkan tidak disini.
Bu,
Yeah?
Jangan beli daging lagi.
Aku mulai bosan.
Apa?
Lupakan saja.
Apa itu?
Apa yang terjadi?
Apa kau sudah gila?
Han-mo, Bagaimana bisa kau melakukan hal ini?!
Bu, aku pantas mati!
Dasar bodoh!
Aku satu-satunya yang mempermalukan keluarga ini!
Biarkan aku mati!
Bodoh, kau tidak akan mati!
Sebentar! Tunggu sebentar!
Kau seharusnya tidak gantung diri di shower.
Kenapa kau melakukan pertunjukan seperti ini?!
Dasar perempuan dingin!
Bagaimana bisa kau mengatakan hal itu kepada keluargamu sendiri!
Kau tidak akan mati seperti ini!
Keluarga apanya.
Pergi saja dari sini, keparat!
Berhenti menangis!
Bu!
Berhenti menangis!
Diam keparat!
Ikut aku!
Aku benar-benar membayangkan Su-ja, Bukan Min-kyung.
Iya, aku sudah dengar.
Aku menggunakan celana itu agar aku bisa terangsang,
Lupakan masalah ini dan lupakan soal Su-ja.
Kenapa melupakannya?
Aku melihat kalian berdua pulang dari jalan-jalan.
Diam dan minumlah.
Bu, Aku mencoba bertahan, Tapi aku tidak tahan lagi
Aku tidak menyukai nenek, Paman dan Gun-bae juga
Jangan khawatirkan aku dan hiduplah dengan tenang
Bu!
Kau sutradara, Apa kau bisa mengetahui sesuatu?
Tata bahasanya sangat buruk.
Apa?
Dalam tingkat ini,
Ia tidak mungkin bisa mengikuti pelajaran di kelasnya.
Itu tidak penting!
Ini penting, sungguh.
Ia ke sekolah sepanjang minggu,
Dan ia tidak mengerti satupun pelajaran.
Bukankah itu akan mengganggunya?
Jadi apa kau bisa memberitahu dimana dia?!
Lupakan!
Akan kucari sendiri!
Aku tidak akan kembali sampai aku menemukannya.
Bunuh diri saja sana!
Kau akan mati jika aku tidak menemukannya!
Apa yang akan kau lakukan tengah malam begini?
Aku tidak tahu!
Aku tahu hal ini akan terjadi.
Min-kyung gadis cerdas, Ia pasti selamat.
Diam kau! Ini semua salahmu!
Teganya kau?
Setelah semua yang keluargaku lakukan untukmu.
Keparat tidak tahu berterima kasih...
Salahkan dirimu sendiri!
Sudah, cukup!
Bu, kebaikan ada batasnya.
Ini hasilnya jika membesarkan anak yang bukan anakmu,
Saat ibu sendiri tidak mampu.
Tutup mulutmu.
Apa! Itu kenyataannya!
Tunggu, Tunggu.
Apa yang barusan kau katakan?
Keparat itu, Tidak punya hubungan darah dengan kita.
Apa kau tidak tahu?
Tn. Oh Han-mo, berhenti mencampuri urusan keluarga ini,
Dan tinggalkan kami sendiri.
Kau telah menyusahkan keluarga kami!
Hentikan!
Kau terlalu kasar.
Meskipun ia bukan darah daging ibu,
Kita memiliki ayah yang sama, Jadi Kita tidak berbeda.
Kita memiliki darah yang sama.
Sama apanya, Ayah kitapun tidak sama.
Ia anak dari mantan istri ayah.
Kita tidak ada hubungannya sama sekali!
Ayah bekerja sangat keras untuk membesarkannya.
Setidaknya kau jangan melukai siapapun.
Kau bahkan tidak berhak memanggilnya ayah.
Tidak ada yang tahu kecuali ibu.
Bu.
Kenapa kau melakukannya?
Kau mengkhianati ayah.
Ia mati karena membesarkan putri yang bukan anaknya.
Apa maksudmu?
Ayah kandungmu masih hidup, Cari saja dia.
Bu, Apa yang ia bicarakan?
Ayah bukan ayah kandungku?
Jadi kita tidak punya hubungan darah?
Sial!
Kau tidak sayang, Dagingnya akan terbuang percuma!
terbuang percuma?
Kenapa ini jadi masalah besar?
Bukankah ibu melakukan kerja sambilan supaya bisa membeli daging itu?
Ibu pikir bisa membodohiku?
Dengan penuh riasan, Ibu pergi ke tempat pria tua itu,
Dan menjual tubuh ibu.
Dan Ibu ingin kami memakan daging kotor itu?!
Apa kau bisa berhenti?
Aku melihat semuanya.
Ibu masuk ke toko pria itu lebih dari 2 jam.
Dan ia membelikan ibu daging, Aku melihat semuanya!
Ibu seharusnya minta padaku kalau ibu butuh uang.
Aku suka sayuran, Ibu tidak perlu seperti itu!
Titanic Melons
Bagus, aku senang.
Yang ini benar-benar akan berada pada tingkatan yang baru.
Judulnya saja seperti film terkenal!
Titanic Melons, kau bisa merasakannya?
Judulnya sangat menyegarkan.
Tentu sangat menyegarkan, Besar, payudara yang sangat besar.
Aku mengerti.
Kau benar-benar berubah, sangat cepat.
Apa kau orang yang sama?
Tentu saja, Sutradara adegan sex terbaik.
Pak, Aku punya satu syarat.
Apa itu?
Aku perlu uang muka $1,000.
Kau harus menepati janjimu.
Jika kau tidak buat masalah,
Kami juga akan langsung menemukan keponakanmu.
Sungguh! Aku tidak tahu dimana Min-kyung.
Tunggu, Tunggu!
Sebentar.
Apa kau ingin rokok?
Apa maksudmu?
Lupakan.
Belilah sesuatu yang bagus.
Mengganggu saja.
Yang kutahu, dia bilang dia mau ke Cheonan.
Cheonan? Dimana tepatnya?
Hanya itu yang ku tahu.
Cheonan...
Bunganya sangat indah, kan?
Seperti ibu.
Disini dingin, Ayo masuk.
Han-mo...
Ibunya meninggal karena suatu penyakit,
Dan ia baru berusia 2 tahun,
Saat ibu menikah dengan ayahmu.
Saat itu, Aku terlihat seperti perempuan tidak bermoral.
Ya, aku mengakuinya.
Mungkin itu alasannya (berkhianat), Tapi sebagai wanita,
Ibu juga perlu cinta.
Saat ibu melihatmu, Ibu mengerti tentang ayahmu.
Dan saat ibu melihat diri ibu, Ibu mengerti bagaimana Mi-yun .
Tapi In-mo, Kita satu keluarga.
Han-mo, Mi-yun, dan juga kau.
Tidak ada lainnya.
Hidup, makan, tidur, Menangis dan tertawa bersama,
Itulah arti keluarga.
In-mo.
Apa?
Aku pergi.
Orang hilang - Shin Min-kyung
Dari kota?
Yeah.
Semuanya tentang waktu, Ikut aku.
- Bertemu dengan John? - Yeah, kami dapat satu.
15 tahun, yeah, 2 orang.
Berhenti menonton film porno, keparat!
Terminal Cheonan, 30, Baju merah.
Lakukan dengan benar!
Kantor. Khusus pegawai
Tuan, Bisakah kau pulangkan kami?
Tunggulah sedikit lagi.
Kau, ayo keluar.
- Tolong jangan bunuh aku. - Keluar.
Apa ini dia?
Min-kyung.
Paman!
Kau baik-baik saja? Apa kau terluka?
Ayo kita pulang.
Ada apa dengan kakimu?
Tidak apa-apa, Cerita saja.
Orang asing... Menyeretku...
dan apa... Apa mereka melakukan hal buruk?
Mereka ingin...
Sial, jadi aku melompat...
Baiklah, tidak apa-apa.
Min-kyung, Paman akan segera kembali, Tunggulah disini.
Jangan pergi!
Jangan khawatir, Sebentar saja.
Mereka baru saja pergi.
Yeah ini aku, Datanglah kesini dan urus sisanya.
Apa, Apa kau masih punya urusan lain?
Menurutmu? Keparat!
Ada hal-hal yang terlarang bahkan untuk keparat sepertimu!
Tidak ada siapapun!
Aku mulai lelah.
Kau benar-benar berat!
Diam dan larilah!
- Min-kyung! - Min-kyung!
Terima kasih Tuhan!
Jika kau kabur dari rumah, seharusnya kau berada disekitar sini!
Apa kakimu baik-baik saja?
Ayo bawa dia kedalam, cepat.
Min-kyung, dimana paman? Dimana paman Han-mo?
Disana?
Kau membuat kakimu terluka?
Oh Han-mo!
- Berhenti! - Jangan ikuti aku, keparat!
Kubilang berhenti!
Bagaimana bisa kau menemukannya?
Keparat!
Tunjukan sedikit rasa hormat pada kakakmu!
Jangan pernah lupa siapa aku.
Bagaimana bisa kau menemukannya?
Bagaimana bisa pengangguran sepertimu punya cara untuk menemukannya?
Katakan!
Sial!
Agar bisa menemukannya, Aku menyetujui untuk menjadi 'pemimpin boneka'.
Aku akan segera kembali ke penjara.
Kenapa kau lakukan itu, keparat gendut!
Dasar keparat bodoh.
Jaga ucapanmu, Aku akan membunuhmu.
Celana itu, Itu punya Min-kyung.
Anak itu, ia setia. Karena itu aku mempertaruhkan hidupku.
Puas?
Sampai jumpa.
Keparat.
Yang terakhir.
Semuanya selesai, kawan.
Maksudku, boss.
Hei, Yak jang su.
Kapan aku akan masuk penjara?
Ini bisnis tidak terduga, Tapi tampaknya akan berlangsung sekitar for 4-5 bulan.
Aku mengeluarkan biaya besar untuk mengurus masalah keponakanmu itu.
Kau tahu, kan?
Aku tahu.
Hidupku berubah,
Setelah memiliki pemantik ini.
Ini jimat keberuntunganku.
Kita sampai.
Tn. Oh, Aku lelah terus-terusan menang,
kalah juga sama menyenangkannya.
Berapa banyak biaya yang kau keluarkan? Aku akan membeli semuanya.
Apa anda kalah banyak?
Aku serius, Aku ini ATM berjalan.
Tidak percaya padaku, huh?
Seseorang akan tumbuh kuat setelah melewati kesukaran.
Geun-bae, Jaga anakku Mi-yun.
Iya, Bu.
Anda siapa?
Tn. Sedang apa kau disini?
Tolong pergi.
Kau tidak boleh kemari!
Kenapa kau terlambat?
Tidak mudah mengumpulkan keberanian.
Bu, apa yang ibu lakukan?
Siapa...
Berikan hormat, Ini ayahmu.
Aku tidak pantas menemuimu, Maafkan aku.
Kita akan membicarakan rinciannya nanti.
Ibu memintanya untuk mengiringmu menuju altar.
Kenapa Ibu ingin kemari?
Ibu ingin berterima kasih pada ayahmu karena telah memberikan pria yang baik untuk Mi-yun.
Kapan saat paling membahagiakan bagimu?
Paling membahagiakan?
Yah...
Hari di saat Filmku diluncurkan?
Kurasa itu.
Yeah? Ibu pikir kita punya saat-saat paling membagiakan.
Mungkin saat itu adalah hari yang paling membahagiakan untukmu.
- Dan ibu? - Ibu?
Yang paling membahagiakan... Yah...
Kenapa, apa ibu tidak pernah bahagia?
Tidak, terlalu banyak. Tidak bisa memilih salah satunya.
Jawaban bodoh.
Hei bodoh, kenapa kau tidak menjawab teleponmu?
Besok pernikahan Mi-yun,
Ibu sangat cemas untuk seorang anak yang bukan anaknya.
Munculah besok untuknya.
Tn. Oh, Tn. Oh
Kita perlu bicara.
Tolong lalukan sesuatu untukku.
Jual tempat ini padaku.
Sial, kau terus memaksaku.
Tn., pemasukan perhari disini lebih dari $30000
Aku tahu, 900 ribu per bulan.
Aku akan membayarmu lebih dari itu.
Kau tidak bersungguh-sungguh.
Hubungi aku kapan saja, Aku serius.
Ia berlagak layaknya ia benar-benar seorang bos.
Keparat itu tetap memanggilku 'Yak jang su'
Saat ini berakhir, Aku akan menuntutnya dengan hukuman berlipat.
Oh Han-mo? Ia mayat dalam peti.
- Sudah semuanya? - Iya, boss.
Mayat dalam peti?
Baiklah.
Ki-su, Aku punya pekerjaan untukmu.
- Halo? - Bu, ini aku.
Nak, kau dimana?
Apa makanmu cukup?
Tentu saja, Aku sudah punya pekerjaan juga, Sekarang aku jadi bos.
Bagus, kan?
Itu luar biasa!
Ibu sangat senang, tapi lebih senang lagi kalau kau pulang.
Banyak hal yang ingin ibu bicarakan denganmu.
Han-mo, apa kau bisa dengar ibu?
Yeah, aku bisa mendengarmu bu. Tapi sinyalnya payah.
Besok pernikahan Mi-yun, Kau akan datang, kan?
Anakku, tolong datanglah.
Tentu saja, aku akan datang.
Tapi bu, Aku ada perjalanan bisnis, jadi tidak bisa lama-lama.
Yeah, Ibu mengerti, Ibu mengerti.
Tapi tolong datang.
Ibu tidak bisa melepasnya pergi tanpa dirimu.
Han-mo, bisa dengar ibu?
Halo? Halo?
Halo?
Telepon bodoh.
Kau mendapatkannya atau tidak?
Apa bos tidak melihatku ada disini sekarang?
menurut bos apa?
Jawab aku, keparat!
Ayo pergi.
- Terimakasih sudah datang. - Selamat!
Senang melihatmu!
Sejujurnya, Suamimu yang sekarang lebih baik dari yang sebelumnya.
Yeah, kelihatan lebih bersungguh-sungguh.
Kenapa kau begitu beruntung dalam masalah pria?!
Semoga berbahagia!
Halo.
Semua sudah berkumpul?
Yeah, semuanya sudah hadir.
- Oh Mi-yun - Apa?
Kau sangat cantik.
In-mo
Apa?
Maaf aku memperlakukanmu dengan buruk.
Maaf untuk apa?
Kita akan selalu seperti ini, Selalu bertengkar.
Ya benar.
Kita berkelahi tanpa henti.
Jika salah satu dari kita ada yang pulang dengan memar, Kita pasti akan sama-sama membalasnya.
Kenapa kau menangis, Ini bukan pernikahan pertamamu.
- Kau akan menghancurkan dandananmu. - Aku tahu.
Kenapa ini begitu menyedihkan, aku sudah pernah melaluinya.
Aku ingin memberimu selamat.
Pestanya akan segera mulai, Berhenti menangis.
- Semangat. - Yeah.
In-mo.
Dimana Han-mo?
Ia akan datang, Mungkin.
- Sore, boss! - Hei.
Bersihkan kantornya.
Baik, Bos.
- Ambil berkasnya. - Baik, bos!
Kau dapat ini darimana?
Aku mengambilnya sebagai tanda mata, Lucu kan?
Dasar keparat gila!
Ada apa?
Mempelai pria Jung Geun-bae dan mempelai wanita Oh Mi-yun...
Maaf aku menangis.
...Sahabat, kerabat dan keluarga, Kita semua berkumpul disini...
Kabur, hah?
Jika ibu menanyakanku, Bilang, Aku sudah pergi untuk perjalanan bisnis.
Karena sudah tugasku.
Dan ambil ini.
Apa ini?
Untuk biaya toko.
Aku ingin membalas setiap kebaikan kalian selama ini.
Jaga dia baik-baik.
Aku pergi.
Paman!
Apa paman tidak bisa bilang dulu Paman mau kemana?
Sudah waktunya foto bersama?
Ayo.
Setidaknya ayo kita foto bersama.
Ayolah!
Terimakasih semuanya, Selanjutnya keluarga mempelai wanita!
Apa hanya ini?
Keluarga dari mempelai wanita!
Tunggu, kami disini!
Ayo!
Yang dibelakang, Yang tidak pakai dasi, Turun sedikit.
Bagus.
Sedikit kekanan.
Ke kanan, bukan kekiri.
Sedikit lagi kekanan.
Bagus.
Bukankah kalian semua satu keluarga? Kenapa tidak ada yang senyum!
Senyum semuanya, senyum!
Berdiri tegak, Satu, dua, tiga!
In-mo, Aku benar-benar harus pergi.
Sutradara Oh, Aku bangga memilikimu sebagai adikku.
Pergilah, Aku muak denganmu.
Hei, Tn. Sutradara!
Kawan, Sudah kukatakan kau tidak bisa lari dariku.
Oh In-mo adikmu kan?
aku tutup dulu.
Keparat, waktunya jalan-jalan.
Kesini kawan!
Cukup, bawa dia kesini.
Bangunkan dia.
Kau bilang ada yang ingin kau katakan di awal.
Baiklah, ayo kita dengar.
Tadinya aku ingin mengatakan semuanya padamu,
Tapi aku berubah pikiran.
Karena kau mejatuhkan harga diriku.
Aku yakin keparat dungu sepertimu tidak mengerti,
Tapi bukan begini caranya memperlakukan seseorang.
Kita menciptakan peradaban yang luar biasa,
Dan tetap mempertahankan sesedikit apapun martabat kita, saat kehidupan mendorong kita.
Mau seperti apapun caranya kau hidup,
Kau tidak boleh lupa hal itu, Dasar keparat bodoh!
Biarkan dia.
Han-mo membual soal adiknya yang seorang sutradara, Kau cukup kritis.
Aku belum selesai, bodoh.
Kau memperlakukanku seperti binatang.
Kau bukan hanya menghajar seorang individu,
Tapi menghancurkan warisan yang telah kita capai selama berabad-abad.
Menghancurkan martabat manusia!
Punya martabat atau tidak, Jadi kau ingin mengatakan kau rela mati demi Oh Han-mo.
Sekarang pikir baik-baik.
Walaupun ia kakakmu, Kenapa kau harus mati demi sampah masyarakat itu?
Tentu, aku akan mati demi dia.
Aku sadar akan sesuatu saat kalian memukulku.
Aku...
Aku memperlakukannya seperti sampah.
Ia bahkan masuk penjara demi diriku.
Aku tidak melakukan apa-apa sebagai balasannya.
Membalasnya dengan cara ini tidak begitu buruk.
Ayo lanjutkan.
Perlihatkan padaku kemampuanmu, Yak jang su.
Keparat!
Dihina oleh kedua kakak-beradik.
Yak jang su keparat.
Baiklah, bunuh dia.
In-mo!
Keparat kalian!
Aku tahu kau tidak punya keberanian.
Ini, ini semuanya.
Ini tidak akan menyelesaikan masalah yang kau buat.
bagaimana dengan gangguan emosiku?
Ini semua salahku.
Tidak ada hubungannya dengannya.
Bunuh saja aku.
Sungguh mengagumkan.
Bagaimana bisa selama ini aku hidup tanpa keluarga?
In-mo! berhenti!
Bagaimana?
kau suka meniduri istriku? Katakan padaku, keparat!
Apa punyamu sebegitu besarnya?
In-mo!
Mati kau, Keparat, mati!
Berhenti! Kau akan membunuhnya!
Sial, Seharusnya aku datang lebih cepat.
Aku seorang mantan narapidana, masuk penjara sekali lagi tidak masalah.
Jadi, Bertingkahlah seperti yang seharusnya, mengerti?
Salahkan saja aku, mengerti?
Sialan kau, Aku akan membayar perbuatanku.
Hei, keparat gendut.
Bangun.
Oh Han-mo
Sial.
Kak.
Kak.
Aku minta maaf.
Bangun, ayo pulang.
Aku benar-benar minta maaf.
Tolong bangunlah.
Maafkan aku.
Pengadilan Seoul
Aku bisa tanya sesuatu?
Sudah berakhir, Apa lagi yang mau kau tanya?
Kenapa kau berubah pikiran?
Apa aku harus mencabutnya lagi?
Semoga kau bahagia.
Kegagalan dapat terjadi pada setiap orang, Setiap waktu, Dan dimana saja.
Setelah semua masalah selesai, Keluarga kami memilih jalannya masing-masing
Berkat saran Geun-bae, Mi-yun menjual cafenya dan mulai membuka toko.
Coba ini,
Pink selalu cocok dengan anak perempuan.
Cantik sekali!
Min-kyung mulai belajar menari.
Ia tidak pandai, Tapi ia pasti akan menjadi seseorang nantinya.
Jangan lupa makan siang.
Ibu memulai hidup baru bersama Tn. Ku
Ibu mengatakan, menyenangkan hidup dengan kami walaupun banyak perselisihan.
Dan aku mulai menjadi sutradara lagi
Berhenti!
Dasar dari semua film ada realisme.
Itulah yang ingin aku tonjolkan dari film ini.
Mengerti?
Ya, mengerti!
Perbaiki rambutnya.
Ini bukan film yang seharusnya aku arahkan
Tapi hidup harus berjalan
Baik dan buruk dari hidup seseorang Dilihat dari bagaimana ia menyingkapinya.
Tidak, tidak ada yang buruk didunia ini.
Sebentar.
Hai kak, sudah lama yah.
Sutradara Oh, Kau sedang apa?
Yah, sebagai sutradara yang penting membuat film yang penting juga.
Apa kabar?
Baik, baik sekali!
Dan bagaimana ibu?
Ia sangat bahagia.
Telepon saja ibu, Aku tutup dulu.
Sikapnya selalu begitu.
Sayang, cepat.
Setiap hal di dunia ini harus dihargai apapun itu.
Keji, menyedihkan, dan rendah hati,
Satu diantaranya harus mendominasi kehidupan yang kau jalani.
Tidak ada yang akan mengingatnya,
Tapi hanya ada satu kali kehidupan, Dan satu kali sejarah.
Paman sedang apa?
Aku ingin makan ramen Setelah tiap hari makan daging.
Biar aku saja.
Aku saja.
Tida apa-apa.
Biar aku saja, ok?
Ya, silahkan.
Itu buat paman.
Diterjemahkan oleh : ety_055 IDFL™ SubsCrew
Indonesian Data and File Library Movie, Series, K-Drama, Anime, Subtitle and Many More --- http://IDFL.ME ---
DISUTRADARAI OLEH SONG HAE-SUNG
PARK HAE-IL
YOON JEA-MOON
KONG HYO-JIN
YOUN YUH-JUNG
JIN JI-HEE
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.