Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
♪Kau mengarungi lautan bintang Datang dengan membawa cahaya♪
♪Hatiku sangat tenang Dan penuh dengan rasa cinta terhadapmu♪
♪Cinta berbeda dari pemikiran orang lain Kembang api disambut oleh bintang♪
♪Berbalik badan baru mengerti Hatiku menjadi kosong sebagian♪
♪Merindukan galaksi yang meluap Berubah menjadi lautan♪
♪Kembang api juga ingin Memberikan masa depan kepada bintang♪
♪Selama ada dirimu♪
♪Kembang api juga takut bermekaran♪
♪Melihat cahaya di matamu yang meredup♪
♪Baru menertawai Diri sendiri tidak layak♪
♪Hatiku tergerak♪
♪Namun takut tidak sepadan Dengan masa depan yang kau inginkan♪
=Kau Kebanggaanku=
=Episode 4=
Aku mengatur itemnya agar sesuai dengan sistem.
Aku menekan alat apa pun yang muncul di sebelah kiri.
Kau lihat?
Wajar saja apabila karakter Mage melawan sesama Mage.
Misalnya, kau memakai karakter Wang Zhaojun.
Lawanmu menggunakan karakter Cai Wenji.
Kau boleh melihat situasi dulu.
Kau bisa memakai Nightmare Teeth.
Fungsinya untuk apa?
Agar musuh tidak mengisi ulang darahnya.
Lalu,
ada satu masalah lagi.
Aku ingin mengatakannya sejak awal.
Apa?
Saat gunakan karakter Support,
jangan keluarkan dulu jurus tahap ketigamu.
Apa itu jurus tahap ketiga?
Apa yang diajarkan pelatihmu padamu?
Kau bilang baru main sebentar?
Kenapa kau bisa tahu banyak?
Tidak perlu mencari tahu.
Aku mengerti setelah main beberapa kali.
Semua ini pengetahuan dasar.
Ini sudah larut.
Aku tidak bisa naik ke atas.
Sampai jumpa besok.
Besok datanglah jam sembilan pagi.
Kau tahu sendiri kalau aku tidak bisa keluar seenaknya.
Baiklah.
Kalau begitu, sampai nanti.
Sampai nanti.
Xiao Zhu,
impian masa remajaku sudah terwujud.
Impian apa?
Dewa Belajar mengajariku matematika!
Halo?
Kenapa kau tidak membalas WeChat-ku?
Bagaimana?
Apa Jingjing sudah kembali?
Orang itu setuju?
Setuju sih setuju.
Tapi...
Tapi apa?
Tapi, mereka sepertinya
malah belajar matematika.
Hah?
Dia sudah pulang.
Kau tenang saja.
Kenapa lama sekali?
Tidak ada MRT. Jadi, gunakan bus.
Tolong aku! Tolong!
Aku...aku tidak bisa menyelamatkanmu.
Yu Tu,
pembersih udaranya sudah diperbaiki?
Tanyakan pada Qiao...
Mianhua.
Gunakan jawabannya sebagai standar.
Ada sesuatu membebani hatiku.
Entah harus katakan atau tidak.
Jawaban macam apa ini?
Tidak mau main satu ronde?
Aku juga mau bilang sesuatu.
Entah harus kukatakan atau tidak.
Aku ada urusan. Tidak bisa main.
Kenapa dia jadi aneh setelah ke rumah Mianhua?
Mianhua,
pembersih udara di rumahmu sudah diperbaiki?
Sudah.
Dewa Yu Tu luar biasa.
Apa kalian tinggal bersama?
Rekan kerja?
Bukan.
Kami berdua teman sekampus.
Aku baru saja berhenti kerja.
Rumahku kebetulan sudah masa tenggat.
Jadi, aku kembalikan
dan numpang untuk sementara waktu.
Tidak banyak orang yang seumuran kami
yang masih lajang.
Mianhua,
apakah kau terkejut setelah bertemu dengan
Dewa Yu Tu-mu hari ini?
Bukankah selain jago bermain game,
dia juga sangat tampan?
Lumayan.
Maksudmu?
Kau bilang dia hanya lumayan?
Mianhua, seleramu itu terlalu tinggi.
(Shou Ke Zhai Mianhua Bunuh)
kau mencuri kill-ku!
Siapa yang mengajarimu?!
(Liga Super)
Menonton pertandingan profesional?
Sejak kapan kau tertarik dengan hal semacam ini?
Hanya sekedar
tiba-tiba tertarik.
Ngomong-ngomong,
Mianhua itu dia cantik tidak?
(Qiao Jingjing)
Kau bisa melihatnya di mana-mana.
Kenapa mulutmu jahat sekali?
Mana boleh berkata begitu tentang seorang gadis.
Ku katakan yang sebenarnya.
Baiklah.
Mianhua bilang tampangmu itu
hanya lumayan.
Biasa saja.
Zhai Liang,
tolong jangan mengganggu.
Yasudah tonton! Aku tidur dulu!
Tutup pintunya.
Keluar,
lalu tutup pintunya.
Selamat malam.
Kau percaya padaku?
Kau 'kan teman sekolahku dulu.
Sekarang baru jam dua lewat.
(Tidak ada MRT lagi. Jadi, ku gunakan bus.)
(Minta sopir menjemput Yu Tu besok.)
(Sepertinya tidak pantas kalau aku melakukan itu.)
(Oh, ya,)
(sepertinya aku lupa menambahkan WeChat Yu Tu.)
(Panggil kembali)
(Jingjing, pesan apa yang kau tarik kembali?)
(Kau ingin aku melakukan apa?)
(Perutmu sakit tengah malam?)
(Tolong bawakan dua porsi sarapan.)
(Tunggu.)
(Kau tidak perlu ke sini pagi-pagi.)
(Dewa Yu, tolong bawakan sarapan untukku.)
Hai.
Aku membeli sedikit makanan.
Terima kasih.
Silakan masuk.
Sandalnya di belakangmu.
Memangnya aku bisa menghabiskan makanan sebanyak ini?
Aku sudah makan.
Semua ini untukku?
Apa dia salah paham
terhadap ukuran perut orang?
Aku tidak tahu kau ingin makan apa.
Jadi, aku beli banyak makanan.
Kalau gitu, ini untuk makan siang kita saja.
Aku tidak perlu minta Xiao Zhu mengantarkan makanan.
Oh, ya.
Soal itu...
Karena aku sulit keluar rumah,
nanti Xiao Zhu akan mengantarkan makan siang dan makan malam ke sini.
Tidak apa-apa, 'kan?
Makan malam?
Ya.
Jadi, pekerjaanku akan berakhir jam...?
Jam sembilan malam.
Baiklah kalau tanganmu tidak pegal.
Sudah kenyang?
Ya.
Kau bahkan membawa laptop ke sini.
Sebelumnya, siapa yang mengajarimu?
Suami agenku.
Apa Cai Wenji dan Sun Bin?
Ya.
Dia bilang aku lebih baik memainkan karakter Support.
Namun, setelah aku main dengan kalian,
aku merasa jauh lebih lancar mainkan karakter Wang Zhaojun.
Sudah menonton pertandingan profesional?
Kita tonton dua ronde dulu ya.
(Liga Super)
Bagaimana menurutmu?
(Ternyata harus buat kesimpulan.)
Mereka jarang terbunuh.
Tidak seperti pertarungan kita yang bisa membunuh puluhan musuh.
Mereka sangat paham level permainan mereka.
Apa bisa bertarung,
apa ini layak,
mereka tidak semudah itu mulai menyerang.
Apa kau melihat You Yu dari Tim Dewa Sungai Luo?
Yang melawan Zhang Fei di ronde pertama?
Aku mendengar namanya disebut beberapa kali
Dia berperan penting dalam serangan terakhir
sehingga dia menjadi pemain terbaik dalam ronde ini.
Jadi, karakter Support sebenarnya sangat penting.
Ada kalanya,
karakter Support menjadi komandan dalam suatu tim.
Seperti yang dibilang A Guo,
suami agenku,
bahwa karakter Support lebih gampang dimainkan tidak sepenuhnya benar.
Aku melihatmu sudah mencapai peringkat Emas.
Kau main sendiri, 'kan?
Aku juga menjadi pemain game yang terbaik.
Coba mainkan Mode Rank dengan akunku.
(Yu Tu Dao Yao Terbunuh)
Lanjutkan.
(Anda sudah mati)
(Anda sudah mati)
(Anda sudah mati)
(Anda sudah mati)
(Tetap farming. Jangan feeding)
(Bertahanlah. Kita bisa menang)
(Bagus sekali!)
(Atribut Lawan) Permainan peringkat Emasmu sebelumnya
(Atribut Lawan) cukup bagus.
Tapi, masih sulit untuk bermain di level Diamond.
Bermain di tingkat profesional.
Tingkat kesulitannya lebih tinggi.
Dan dulu aku tidak tahu situasi apa yang kau hadapi.
Jadi, aku berpikir
sudah cukup bagimu untuk bisa memainkan Wang Zhaojun dengan baik.
Tapi, sebenarnya
ini masih jauh dari cukup untuk menghadapi situasi ini.
Lalu apa yang harus kulakukan?
Masih ada sebulan lagi.
Kau harus mencapai peringkat tertinggi
dengan kemampuanmu sendiri.
(Empat Bintang Emas)
Kurasa aku mampu melakukannya.
Apa aku perlu memainkan Mode Rank sekarang?
Tidak.
Kita coba satu lawan satu.
Kemarin ketika pulang ke rumah,
aku melihat pertandingan profesional.
Aku sudah paham sistem gim ini secara umum.
Selanjutnya,
kita coba mode satu lawan satu untuk setiap karakternya.
Dengan mode ini,
kau bisa memahami semua jurus,
damage, waktu cooling down,
bahkan detail lainnya dari setiap karakter.
Setiap karakter?
Ada seratus karakter lebih di dalam Honor of Kings.
Tidak banyak.
Versi Yu Ji sekarang adalah Archer kelas atas.
Cukup mudah memainkannya.
Karakteristiknya ada pada jurus nomor dua.
Dia akan kebal terhadap serangan fisik
dan kecepatannya akan bertambah di saat yang sama.
(Anda sudah mati)
Dong Huang Tai Yi,
ini lebih cocok untukmu.
Tapi, caramu mengeluarkan jurus tidak tepat.
Seharusnya kau tambahkan jurus pertama.
(Anda sudah mati)
(Riwayat Pertarungan Kalah)
Aku harus bertahan.
Aku harus kuat.
(Level seperti ini disebut master game? Bintang iklan Honor of Kings?)
Tidak boleh lihat.
Bersiaplah berlatih memakai Xiao Qiao.
Jingjing.
Aku bawakan makan malam untukmu.
Hari ini lancar?
Jangan tanyakan hal ini padaku.
Ada daging?
Aku ingin makan daging.
Ada dada ayam.
Aku ingin makan daging panggang.
Aku tidak menyiapkannya untukmu.
Hanya ada bagian Yu Tu.
Kita tidak boleh makan daging malam-malam.
Patuhlah.
Setelah Yu Tu pergi,
aku akan membereskannya.
Kalau begitu, aku tidak akan masuk ke dalam.
Belajar dengan giat, ya!
Menurutlah.
Kau tidak mau makan sedikit?
Tidak perlu. Makan saja.
Beberapa hari ini aku tambah gemuk.
Ini sangat tidak adil.
Lihat, levelku tidak cukup. Belum sampai level 30.
Inskripsiku belum lengkap. Punyamu lebih banyak dariku.
Tentu saja aku kalah.
(Level inskripsi 112) Aku tidak punya banyak inskripsi.
Dengan segini bisa bermain hebat?
Level rendah.
Begitu.
Setelah bermain seharian,
apa kau tahu karakter apa yang cocok untukku?
Kita main dua hari dulu.
Sebaiknya kau bilang langsung
kalau kau akan menindasku.
Tunggu dulu.
Tunggu, jangan dulu.
Aku mati.
Sudah main dua hari,
tidak bisakah kau membiarkanku menang sekali saja?
Bukan kemenangan semacam itu.
Kalau begitu, permintaanmu berlebihan.
Lihat performa permainanku.
(Defeat)
Kalau begitu, cari lawan lain.
(Kalau ingin menang, harus cari lawan lain.)
(Meski kenyataannya begini,)
(sifat narsismu kelihatan jelas.)
Melawan orang lain?
Apa aku bisa menang dari mereka?
Kalau tidak bisa,
berikan ponselnya padaku.
Kalau begitu, aku main.
(First Blood)
(Bunuh)
(Musuh Menyerah)
Menang semudah ini?
Lanjutkan.
(Anda sudah mati)
(Anda sudah mati)
Cepat.
Apa aku bisa menang?
Kau terlalu sering dibunuh olehnya.
Level dan itemmu jauh beda dengannya.
Jangan membabi buta.
Kuras energinya.
Habisi para tentara kecil.
Jangan sampai mereka masuk ke menaramu.
Rasakan serangan Sun!
Mau menantang tendanganku?
Balasan lancang!
(Dia membunuh dengan perbedaan sebesar ini?)
(Kau mempermainkanku?)
Dulu aku pernah bilang padamu,
jurus kedua Yu Ji
bisa membuatnya kebal terhadap serangan fisik.
Tapi, kau belum menguasai
waktu yang tepat.
Begini saja,
aku pakai karakter Assassin. Kau pakai Yu Ji.
Kita lanjutkan.
Terima kasih banyak.
Dan sampai jumpa, Pak Yu.
Aku melihat Pak Yu pergi dii lantai bawah.
Jadi, aku segera naik.
Hari ini kalian selesai sangat larut.
Kenapa semua sudah dibereskan?
Kau tidak bilang pada Pak Yu
kalau aku akan membereskannya?
Aku mana boleh memberitahunya.
Nanti dia tahu
aku tidak pernah membereskan rumah.
Kau begitu, kau harus berpura-pura.
Latihanmu hari ini lancar?
Dia tidak hanya mengajariku matematika,
dia juga membantuku
mengerjakan tugas.
Mengerjakan tugas?
Dengan satu lawan satu,
kau bisa memahami semua karakter yang ada
di game Honor of Kings.
Berikutnya, kita akan coba tiga lawan tiga.
Tapi, aku akan menjadi lawanmu.
Bagaimana kau bisa menjamin hal ini dengan Mode Matchmaking?
Dalam game ini ada ruangan yang bisa dibuka.
Kita bisa bawa dua karakter komputer untuk ikut bertarung.
Aku sudah mengundangmu masuk.
Aku istirahat dulu.
Lihat,
kita membawa dua karakter komputer dari pagi sampai sore.
Bolehkah kita tidak membentuk tim lagi?
Boleh.
Kalau gitu, kita bentuk tim dan lawan orang lain.
Aku akan biarkanmu bermain di area hutan.
Tidak perlu bergabung dengan tim.
Sini kutuangkan air untukmu.
Ayo, mulai. Aku sudah bentuk timnya.
Tidak istirahat?
Tidak.
Kita harus menang.
Aku hampir nangis karena kau menindasku.
♪Di duniamu, di sisimu♪
(Selamat datang di Honor of Kings) ♪Peluklah aku lebih erat lagi♪
♪Akhir yang sepi, kebahagiaan di sekitarmu♪
Kau mau jungling dengan Zhang Fei?
♪Aku menemanimu setiap hari♪
Aku akan rebut koinmu.
Bagus.
Level penting.
Kau harus perhatikan apa bisa merebutnya.
Jangan sampai rekan setimmu tidak bisa farming.
♪Lalu masuk dalam cintamu♪
Pertarungan tim akan dimulai.
Rekan kita tidak bisa bertahan lagi.
(Panggilan Masuk) ♪Hatiku milikmu♪
Kenapa tiba-tiba kau diam saja?
Tiba-tiba ada telepon?
(Xia Qing. Tolak)
Kau tidak menjawabnya?
Sudah selesai.
Tentaranya memasuki menara.
Menaraku!
(Victory)
Aku menelepon dulu.
Ya.
Aku keluar dulu.
Berlatihlah.
Xia Qing juga bekerja di Shanghai?
Seharusnya di Beijing.
(Seharusnya?)
Meski dia bilang seharusnya,
itu belum tentu benar.
Akankah aku kehilangan guruku mulai besok?
Nona, ini kopi Americano Anda.
Apa yang segelas lagi kami hidangkan saat teman Anda datang?
Sekarang saja. Dia sudah datang.
Aku memesan Americano untukmu.
Ada pekerjaan di sini?
Aku ada perjalanan bisnis ke Hangzhou.
Kenapa kau ada di Lujiazui?
Aku ada urusan.
Kukira kau ada wawancara di sini.
Aku makan bersama Longwang di Hangzhou.
Katanya
kau mengundurkan diri dari Institusi.
Apakah ini benar?
Aku berencana melakukannya.
Kenapa?
Bukankah itu keinginanmu meskipun harus putus denganku?
Sekarang kau melepaskannya semudah ini.
Aku sedikit berharap kau akan tetap bertahan di sana.
Kalau tidak, aku terkesan tidak begitu penting di hatimu.
Ternyata kau bukannya tidak rela melepaskannya,
hanya saja aku tidak layak.
Sebelum memutuskan berpacaran denganku,
kau tahu
aku ingin bekerja di bidang Antariksa.
Ada seseorang yang bilang,
fantasi paling lucu di dunia adalah
mengira dirimu bisa mengubah seseorang.
Kau masih di QE?
Aku sudah ganti pekerjaan.
Sebagai Direktur Pemasaran.
Gajiku beberapa kali lipat lebih banyak dibanding waktu itu.
Pekerjaanku juga lebih sulit.
Kau selalu luar biasa.
Tapi, aku sangat lelah.
Aku sering berpikir.
Aku ini seorang perempuan.
Untuk apa berjuang sekeras ini?
Kau mau bekerja di bidang apa?
Aku dengar,
Kantor Pusat DF di Beijing memberikan tawaran untukmu.
Beberapa tahun ini DF sangat bagus.
Kantor mereka satu gedung denganku.
Aku sangat mengenal perusahaan itu.
Kalau kau membutuhkannya,
aku bisa memberimu informasi gratis.
Terima kasih.
Aku sudah menolaknya.
Benarkah?
Lihat.
Qiao Jingjing.
♪Aku memimpikan cahaya bintang Menggandeng lengan baju♪
♪Kemeja putih menutupi bahu yang kurus♪
♪Aku pernah melihat Waktu yang berlalu menyembuhkan luka♪
♪Selalu ada orang berlari menuju Hal yang tidak berubah selamanya♪
♪Persimpangan yang ramai♪
♪Di bawah cahaya api yang akan redup Tanpa sengaja membalikkan kepala♪
♪Pernah mencintaimu Mata yang tenang menatap langit♪
♪Juga pernah mencintaimu Alam semesta di dalam hati♪
♪Waktu tidak berhenti, malam hari Mengingat penyesalan yang berharga♪
♪Angin melewati gedung tinggi Sudah tidak ada orang yang menunggu♪
♪Aku juga pernah mendambakan Untuk mengelilingi planet♪
♪Mengarungi lapisan awan Untuk melihat galaksi♪
♪Aku juga pernah menatap perbukitan Dengan rasa tidak berdaya♪
♪Apakah jalan keluar mimpi tersambung Menuju ujung langit berbintang?♪
♪Tanpa sengaja membalikkan kepala♪
♪Galaksi mana yang sedang aku arungi?♪
♪Menatap bintang mana Yang merupakan matamu♪
♪Tak dapat digapai Cahaya yang sulit dimiliki♪
♪Waktu tidak menahan musim semi dan gugur Yang berubah seiring berjalannya waktu♪
♪Angin santai dan bebas Aku mendengarkan kelembutan waktu♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.