Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Hai.
"Di bawah matahari musim semi hangat tanaman mekar dengan warna sendiri"
Apa pria berkumis di sini?
Ini semua kantong gembala.
Saat kecil, aku harus melewati sawah
menuju rumah.
Saat melewati sawah,
aku melihat kantong gembala atau baru cina,
kubawa pulang untuk membuat sup pasta kedelai.
"Se Hyeong kecil mahir mengumpulkan dan berburu"
- Sungguh? - Ya.
Berapa usiamu?
- Sungguh? - Di SMP dan SMA.
Bukan SMA, tapi SMP.
"Omong-omong"
- Ini dataran liar. - Jika disebut sawah,
ini terlalu kering.
Ini bukan sawah. Ini lahan kering.
Astaga.
"Alamatnya adalah"
"Dataran liar"
Hari ini,
kita berkumpul di tempat sangat sepi.
Benar. Apa hari ini kita bertani?
"Hari ini pasti permainan melarikan diri dari pertanian"
Kita akan pingsan setelah mengolah seluruh lahan ini.
"Di bawah matahari musim semi panas, mereka perlahan kepanasan"
Cuacanya
terasa seperti musim semi.
- Benar. - Musim panas akan segera tiba.
Mulai hari ini...
- Kamu memakai kaus. - Ini terlalu panas.
- Kudengar akan mencapai 28 Celsius. - Benar.
- 28 Celsius? - Itu musim panas.
Di siang hari.
Majikan hari ini
pergi ke semua tempat
di Korea.
Terutama musim ini,
dia sering muncul
di gunung dan ladang.
"Sang majikan"
"Di gunung"
"Dan ladang ini?"
"Dia muncul di tempat seperti ini?"
- Di musim ini? - Dia muncul?
Apa dia pria alam?
"Majikan misterius yang muncul dan menghilang tiba-tiba"
"Berpikir"
Di musim ini?
Hari ini,
bukan telepon petunjuk,
kami memberi kalian video petunjuk.
Video petunjuk?
Bukankah ini kali pertama?
Ini kali pertama kita mendapat video petunjuk.
Video petunjuk.
"Video petunjuk pertama di All the Butlers"
"Video petunjuk dimulai dengan"
Itu anak-anak.
Aku pernah melihat mereka di TV.
- Lihat di TV? - Ya.
Aku pernah melihat mereka di buku pelajaran etika dan majalah.
Buku pelajaran etika? Majalah?
Ya, aku pernah melihat mereka. Di buku pelajaran seni.
- Ya, di buku pelajaran. - Di buku pelajaran seni?
- Buku pelajaran etika? - Pria hebat?
- Buku pelajaran seni? - Buku pelajaran seni?
Aku pernah melihat mereka di buku gambar adikku.
Buku gambar?
- Tunggu. - Apa dia seniman?
Mereka siswa SD dan SMP.
Dia ada di buku pelajaran sekolah?
Apa dia presiden siswa SD?
Semula,
kukira mereka melakukan hal yang semestinya,
tapi kemudian, kusadari
mereka menyelamatkan nyawa.
"Ternyata mereka menyelamatkan nyawa"
Kupikir mereka cukup keren.
- Kurasa... - Menyelamatkan nyawa?
Cara mereka melompat tanpa takut sangat keren.
Mereka bagai pahlawan penyelamat nyawa.
Kurasa mereka sangat berani.
- Mereka lebih keren dari Avengers. - Mereka lebih keren dari Avengers.
Pahlawan yang lebih keren dari Avengers?
"Sang majikan tidak dikenal itu telah menang melawan Avengers"
"Sekeren apa dia?"
Mereka
hebat. Pahlawan.
"Pahlawan"
"Siapa sang majikan"
"Dengan DNA pahlawan itu?"
"Hobinya bergerak cepat"
"Keahliannya menyelamatkan nyawa"
Cara mereka melompat cukup keren.
Sungguh menarik mereka tidak takut.
"Majikan pahlawan Korea yang keluar masuk tempat"
Aku ingin bertemu mereka langsung setidaknya sekali.
Mereka pahlawan sejati.
Tidak mudah menjalani hidup demi orang lain.
Kamu tidak bisa lakukan ini tanpa tanggung jawab kerja.
Itu tidak mudah.
- Penyelamatan? - Benar.
- Itu benar. - Majikan hari ini?
Mereka belakangan ini mengambil peran aktif.
Benar. Itu baru saja.
"Itu pasti dia"
Seluruh negeri tahu nomor mereka.
Anak-anak pun tahu nomor ini.
"Seluruh negeri tahu nomor sang majikan"
Seluruh negeri tahu nomor sang majikan?
- Maka itu... - Itu seratus persen.
Seratus persen.
Mereka belakangan ini mengambil peran aktif.
Mereka sering muncul di gunung dan ladang
- saat musim semi. - Di gunung dan ladang.
Pahlawan yang lebih keren dari Avengers.
Mereka mungkin lebih kuat dari Avengers.
- Itu benar. - Saat aku SD,
aku mendapat tanda tangan pertamaku
dari mereka.
"Sang majikan pemberi tanda tangan pertama Se Hyeong"
Aku bersekolah di akademi komputer.
- Astaga. - Temanku mendekat padaku.
Aku berlatih mengetik saat itu.
- Temanku mendekatiku. - "Berlatih mengetik."
Dia berkata, "Rumahmu kebakaran."
Aku berkata, "Ada apa?"
Dia berkata, "Aku serius." Jadi aku pulang.
Ada sekitar delapan atau sembilan kendaraan.
Dan orang-orang mengelilingi rumahku.
Saat aku melewati kerumunan,
Itu sungguhan?
Ya, rumahku sudah terbakar,
dan apinya merembet ke tetangga.
Jika terlambat,
semua rumah akan terbakar dengan rumahku di tengahnya.
Itu yang terjadi. Mereka datang cukup cepat.
- Berkat mereka... - Ya.
Aku belajar banyak saat itu.
Aku hanya mendapat tanda tangan mereka,
dan kupikir mereka bagai selebritas.
Tapi lalu kusadari
kenapa mereka
- hebat dan berharga. - Kenapa mereka berharga.
Mereka sungguh mirip pahlawan
- saat aku kecil. - Benar. Mereka pahlawan.
Mereka tetap begitu.
Ada
orang yang membutuhkan bantuan,
jadi, jangan membuat telepon jahil.
"Jangan membuat telepon jahil"
Sungguh, jangan membuat telepon jahil.
- Kudengar banyak orang begitu. - Kamu tidak perlu menunjuk mereka.
- Kamu sudah cukup menyeramkan. - Jangan membuat telepon jahil.
- Jangan pernah menelepon jahil. - Kamu tidak boleh lakukan itu.
"Jika kamu membuat telepon jahil, para paman ini akan kesal"
Jika begitu,
mari pergi menemui pekerjaan paling dihormati di Korea
dan para pahlawan Korea. Mari bertemu majikan hari ini.
Baik.
- Aku menantikannya. - Kurasa
ini akan jadi hari tidak terduga.
"Pertemuan panas tidak terduga"
"Dengan para pahlawan"
"Tercengang"
"Menahan beban"
"Pelatihan ekstrem dari majikan ekstrem"
"Ini gila"
Korban harus hidup.
"Hari luar biasa"
"Siapa yang akan menyelamatkan kita?"
Kamu sungguh hebat.
- Aku tidak sabar menunggu. - Ayo.
Mari lakukan!
"Tempat yang mereka datangi dengan semangat"
"Adalah Sekolah Pelatihan Damkar di mana siswa latih dilatih"
- Ini cukup keren. - Aku setuju.
- Mereka dilatih. - Benar.
"Tempat pelatihan simulasi 100 persen realistis"
Itu tampak sangat asli.
"Yang disiapkan untuk berbagai macam peristiwa kebakaran"
Mereka juga punya mobil.
- Benar. - Itu besar.
- Astaga. - Apa itu?
Apa itu menara turun tebing?
Masuk pertama, keluar terakhir.
Ada di mana?
- Masuk pertama, keluar terakhir. - Masuk pertama, keluar terakhir.
Itu keren.
Masuk pertama, keluar terakhir.
Masuk pertama, keluar terakhir.
Kurasa
kita akan jadi yang keluar terakhir hari ini.
- Tapi aku tidak sabar menunggu. - Benar.
Tidakkah kalian bersemangat? Aku bersemangat.
"Mereka bersemangat untuk bertemu majikan pahlawan itu"
Aku merasa bersemangat dan hormat.
"Apa yang mereka dapat di sini?"
Hebat.
Aku pernah mengenakan seragam polisi dan angkatan darat
dalam drama TV.
- Tapi seragam damkar... - Ini...
Ini kali pertama aku mencobanya.
Kali pertama.
"Mereka bisa mencoba seragam oranye pahlawan kali pertama"
Aku merasa berbeda
dalam seragam ini.
"Mereka memikirkan"
Ayo!
"Orang yang bahkan lebih bersinar dalam kebakaran"
Aku merasa ingin naik ring.
Aku tidak akan bercanda. Aku akan serius.
"Mereka akan bertemu pahlawan masa kecil mereka"
Aku jadi gugup.
Ini cuaca sempurna untuk berlatih.
Ini cuaca sempurna untuk berlatih.
Kenapa kamu
terus bicara tentang pelatihan meski kita tidak pernah disuruh?
Itu jelas.
Karena kita di sini,
kita tidak akan cuma lari.
Aku berani berkata ini akan jadi hari tersulit.
Kurasa tenggorokanku sakit.
Kenapa tanganku sakit?
Ayo.
Kita akhirnya tiba.
- Aku merasa menjadi sesuatu. - Benar.
Ini...
Ini serius.
Aku merasa harus pergi jika mendapat panggilan.
"Tempat pelatihan permainan sungguhan damkar yang berkilau"
"Kamu tidak pernah boleh santai di depan api"
"Sementara, Se Hyeong masih cengeng"
Dia terus melatih tangannya.
"Semua berhenti"
"Desibel rasa takut"
"Meningkatkan kegelisahan mereka"
- Apa ini? - Apa ini?
"Apa ini?"
Apa ini? Ini mengejutkanku.
- Apa ini? - Apa ini?
Apa ini? Ini mengejutkanku.
- Apa ini? - Apa ini?
Apa ini? Ini mengejutkanku.
"Untuk kali pertama, ada majikan turun dari langit"
- Apa? - Apa itu?
- Dia turun dari sana? - Astaga.
"Dia akan turun dari atas?"
Siap. Dua, tiga.
"Suaranya tenang, kebalikan dari orang-orang di bawah"
- Apa? - Apa itu?
"Apa itu?"
- Dia turun dari sana? - Astaga.
- Astaga. - Mereka para majikan?
"Itu seperti melihat pendaratan pahlawan super di grafik komputer"
"Mereka tidak bisa menutup mulut mereka"
"Mereka turun ringan"
"Tanpa ragu sama sekali"
"Benar saat mereka berkata mereka lebih keren dari Avengers"
Para majikan hari ini
akan mewakili semua damkar di negeri ini
untuk merayakan Hari Damkar Internasional.
Ini empat majikan kita.
"Avengers api"
"Bulan lalu, kebakaran hutan besar menyebar di Provinsi Gangwon"
"Mengubah panduan bereaksi lebih cepat, damkar maju"
"Sekitar 2.600 damkar berkumpul"
"Untuk membantu dari seluruh negeri hanya dalam dua jam"
"Mereka melemparkan diri ke dalam api 1.200 Celsius"
"Dibutuhkan tiga hari untuk memadamkan api"
"Gambar damkar menjaga pom bensin diambil"
"Mereka mendedikasikan hidup mereka"
"Untuk melindungi negeri ini"
"Mereka pahlawan masa kini"
"Pemadam kebakaran"
"Mereka bertemu pahlawan dunia nyata"
Perhatian. Hormat.
- Utamakan keselamatan! - Utamakan keselamatan!
Dua tiga.
Kami
- Avengers api! - Avengers api!
- Apa? - Apa katamu?
- Mereka bilang "Avengers api". - Avengers api?
- Avengers api. - Begitu rupanya.
- Kalian tidak selaras. - Kami...
Kami... Mari ulangi.
"Tersentak"
"Mereka tampak sangat berbeda dari kemunculan mereka yang keren"
Kami
- Avengers api! - Avengers api!
"Kami avengers api"
Ini gaya
- Avengers api. - avengers api?
Itu berarti kami ingin tetap dekat dengan warga.
- Itu artinya. - Begitu rupanya.
Mereka tampak sangat keren.
Kita harus lakukan seperti itu.
- Perhatian. - Perhatian. Hormat.
- Utamakan keselamatan! - Utamakan keselamatan!
- Kami All the Butlers! - All the Butlers!
- All the Butlers! - All the Butlers!
"Mereka dengan hangat menyambut Avengers api"
Kalian muncul dengan melakukan pendaratan.
Kalian sungguh mirip pahlawan.
- Seperti Avengers api. - Seperti Avengers api.
Senang bertemu kalian. Utamakan keselamatan.
- Utamakan keselamatan. - Utamakan keselamatan.
Saat ini aku sudah bekerja sebagai pekerja keselamatan selama 23 tahun.
Aku profesor paramedis di Sekolah Pelatihan Pemadam Kebakaran Busan.
Aku hanya tahu memadamkan api. Aku penyuka pemadam kebakaran.
- Penyuka pemadam kebakaran. - Penyuka pemadam kebakaran.
Namaku Bae Mong Gi. Senang bertemu kalian semua.
"Penyuka pemadam kebakaran selama 23 tahun, Tuan Bae Mong Gi"
Aku perenang penyelamat.
Kami pergi ke lingkungan ekstrem,
baik itu kapal yang menabrak karang
atau orang bergantungan
pada batu di laut dengan ombak besar.
- Itu saat kami masuk. - Sekeras apa lingkungan itu?
Kami bekerja meski ada topan atau tsunami.
- Kamu pergi menyelamatkan orang? - Ya.
Kecelakaan tidak terjadi di laut tenang.
- Benar. - Benar.
"Tampaknya dia juga punya pengalaman bicara"
"Sementara, ada pria yang tidak tertawa dengan baik"
"Menelan ludah"
- Permisi. - Dia memiliki...
Tampaknya ada banyak yang ingin dia katakan.
- Sabuk itu tampak tidak biasa. - Punggungmu pasti sakit.
Dia tidak berkata apa pun, tapi hanya menunjukkan sabuknya.
Itu sabuk yang keren.
- Kamu lihat sabuk ini? - Ya.
Aku pemadam kebakaran Korea pertama yang memenangkan
Pertandingan Pemadam Kebakaran Dunia dan menjadi juara dunia.
Kamu juara dunia?
"Juara dunia?"
Aku Terminator di pemadam kebakaran, namaku Hong Beom Seok.
"Terminator di pemadam kebakaran, Tuan Hong Beom Seok"
Aku pernah melihatnya
- di media sosial. - Aku melihat satu artikel.
Ini disebut Pertandingan Pemadam Kebakaran Dunia.
Itu kontes pemadam kebakaran dari seluruh dunia.
"6.000 orang dari 50 negara berpartisipasi dalam kontes ini"
Mereka harus berlari dan memanjat sembari membawa benda.
"Itu Olimpiade untuk damkar untuk mencari yang terbaik"
Itu memerlukan keahlian pemadam kebakaran
dan ketangguhan mental serta fisik.
Orang menyebutnya Olimpiade pemadam kebakaran.
Mantan dan pemadam kebakaran aktif berkumpul
agar saling akrab.
Itu olahraga. Olimpiade untuk pemadam kebakaran.
Kamu tidak perlu terlalu gugup.
- Aku mengerti kenapa kamu diam. - Terlalu gugup sebagai Terminator.
"Dia memegang sabuknya"
Kami melihatmu turun dari langit.
Santai saja.
"Dia melawan api, tapi lemah di lapangan"
Aku belum pernah melihat Terminator segugup itu.
Apa sabukmu tertulis "D.T.H."?
- Ya. - D.T.H.
- Apa kepanjangannya? - Apa kepanjanganya?
Itu "Damkar Tertangguh yang Hidup"
"Damkar Tertangguh yang Hidup"
"Dia menggoyang"
- Apa ada kejadian pagi ini? - Tampaknya
kamu mencoba menutupnya.
"Dia ingin berkata damkar tertangguh yang hidup"
Itu tampak keren.
Berapa tahun kamu menjadi pemadam kebakaran?
Aku menjadi damkar baru dua tahun.
- Aku berusaha terbaik. - Maaf, tapi
bagaimana senioritas antara kalian?
Aku sudah 23 tahun.
- Astaga. - 23 tahun.
Jadi seperti ada rahasia
- Senioritas di sini. - Ya, senioritas.
"Ada sedikit senioritas rahasia"
- Kurasa aku melihatnya. - Itu bukan rahasia.
"Itu tampak tidak terlalu rahasia"
Santai saja.
Santai saja.
"Tertawa"
Dia gugup berdiri di sampingku.
Kamu membuatku gugup.
Kamu sudah menjadi damkar selama 23 tahun.
Apa kamu punya sesuatu seperti sabuk itu?
Benar, sudah 23 tahun.
- Kamu pasti punya banyak. - Untukku,
tahun 2008, tapi mereka tidak memberiku sabuk.
Aku diberikan Anugerah Damkar Pahlawan Terbaik.
- Pahlawan Terbaik. - Bagaimana kamu mendapatkannya?
Kamu hanya perlu sering keluar ke lapangan,
dan mereka menilai kepribadianmu.
"Mereka menilai kepribadianmu"
- Kepribadian? - Mereka menilai kepribadianmu?
- Kamu yakin? - Ya.
- Itu paling penting. - Kepribadian.
Sungguh?
Dia sangat lucu.
Kurasa mereka menilai humormu.
"Pemadam Kebakaran Paling Lucu"
Aku Banteng pemadam kebakaran.
Kulihat warna merah, kuserang tanpa berpikir.
Aku anggota Pasukan Khusus selama delapan tahun,
Aku di Markas Besar Penyelamatan Nasional 911,
tim penyelamat gunung, aku Cho Myung Soo.
"Banteng pemadam kebakaran, Tuan Cho Myung Soo"
Kamu anggota Pasukan Khusus.
- Kamu di sana... - Selama delapan tahun.
- Delapan tahun. - Kamu ditugaskan di mana?
- Dia juga anggota Pasukan Khusus. - Ya.
Aku di Batalion Misi Khusus 707.
- Batalion 707. - Ya.
Kamu tahu?
Itu batalion khusus.
"Itu batalion khusus"
"Dia tampak lebih sopan dari sebelumnya"
Aku juga dari Pasukan Khusus.
- Sungguh? - Kamu di mana?
Aku dari Brigade 7 Pasukan Khusus.
Aku dibebastugaskan saat menjadi Sersan Satu.
- Sungguh? - Ya.
"Kamu juga?"
- Aku sudah menunggumu. - Kalian akhirnya bertemu.
"Kalian akhirnya bertemu, Seung Gi"
Aku senang masuk Angkatan Darat.
Baiklah,
"Aku senang masuk Angkatan Darat"
Satukan ibu jari kakimu dan berdiri. Hormatlah.
Aku bersikap hormat. Tidak bisa lebih hormat lagi.
Sekali Pasukan Khusus, selamanya Pasukan Khusus.
Kamu bisa lanjutkan.
Benar. Hai.
"Hanya dia pahlawan perempuan di Avengers api"
Aku diam tapi kuat, aku laba-laba beracun.
Aku juga berasal dari Pasukan Khusus, aku Lee Jin Hee.
"Laba-laba beracun, Nyonya Lee Jin Hee"
Bagaimana bisa kalian semua dari Pasukan Khusus?
"Itu hari keberuntungan Seung Gi"
Apa tugasmu?
Aku di Markas Besar Penyelamatan Nasional 911,
dan aku pawang anjing penyelamat.
"Dia pawang anjing penyelamat"
- Mereka punya tugas beragam. - Apa tugasmu
di Pasukan Khusus?
Saat di Pasukan Khusus,
aku berwenang atas penurunan
di Batalion Misi Khusus 707.
- Mereka dari Batalion 707. - Mereka semua dari sana.
Aku berwenang atas 300 hingga 400 penurunan.
"Dia kehilangan kata"
Begitu rupanya.
"Kenapa aku terus menjadi lebih kecil"
"Itu lebih baik saat hanya kami saja"
Jin Hee dan aku masuk sekolah pelatihan
di tahun yang sama.
Kami juga ditugaskan ke Irak bersama.
Sungguh?
"Di medan perang asing yang jauh"
"Mereka menjadi tentara sejawat yang lebih dekat dari keluarga"
Dan kami telah menikah selama sepuluh tahun.
"Dan kami telah menikah selama sepuluh tahun"
- Apa? - Kalian suami istri?
Ya.
Kalian pasangan pemadam kebakaran?
- Ya. - Ada banyak di negara ini.
- Tapi kami dari Pasukan Khusus, - Ya.
dan kami juga pergi ke Irak bersama.
Hanya kami pasukan pemadam kebakaran yang lakukan itu.
- Hebat. - Kalian seperti
- drama itu. - "Descendants of the Sun".
Mereka juga jatuh cinta di medan perang.
Mereka Song Joong Ki dan Song Hye Kyo.
"'Descendants of the Sun' dalam kehidupan nyata"
- Saat kami ditugaskan, - Ya.
kami saling menyukai karena masuk di tahun yang sama.
Setelah kami kembali dari Irak,
kami menjadi dekat di Korea.
Itu seperti "Descendants of the Sun".
"Mereka rekan hidup sejati yang melalui suka dan duka"
Mereka bersama melalui masa paling sulit.
Benar.
"Dahulu mereka di Pasukan Khusus, dan kini mereka pemadam kebakaran"
Jika kamu pikirkan,
kalian tahu ini pekerjaan berbahaya.
Kalian pasti saling cemas.
Kami tidak cemas. Kami tahu pendapat kami tentang tugas ini.
Hubungan kami lebih mirip persahabatan.
"Hubungan kami lebih mirip persahabatan"
Itu hebat.
Saat kalian di Pasukan Khusus, ada dasar Pasukan Khusus.
- Apa? - Dasar Pasukan Khusus.
- Dasar Pasukan Khusus. - Apa itu, Seung Gi?
Tidak bisa lari dari ini. Dasar Pasukan Khusus itu apa?
Kamu akan dipermalukan hari ini.
Siap.
- Dasar Pasukan Khusus itu apa? - Dasar Pasukan Khusus?
Apa itu?
Bukankah itu sesuatu yang hanya diketahui perwira tugas?
Tidak. Pokoknya...
Ada beberapa keahlian terlibat.
Ada keahlian bernama Senjata Sunyi.
Senjata Sunyi.
Itu keahlian membunuh atau melukai menggunakan senjata.
"Keahlian membunuh atau melukai musuh di dekatnya tanpa suara"
"Bukankah itu menyeramkan?"
- Apa seperti ini? - Ya.
- Apa itu seperti melempar sumpit? - Melempar sumpit salah satunya.
Apa sungguh ada hal seperti itu?
- Aku membawa sumpit. - Dia akan mengajarimu.
Sungguh?
"Sumpit tipis itu bisa menjadi senjata?"
- Apa yang kamu lakukan dengannya? - Berdiri di sini, Seung Gi.
- Dengan sumpit... - Astaga.
- Apa ada tempat aku bisa terluka? - Tunggu.
Aku bisa mati.
Aku harus mendekati
musuh di dekatku
dan menusuk lehernya dengan ini.
- Itu teknik pembunuh. - Maka...
Dia sangat menyeramkan.
Kalian tidak boleh berkelahi.
Kita harus hati-hati saat makan.
- Saat makan? - Astaga.
- Akan kuberi contoh. - Itu sangat menyeramkan.
- Makan menjadi berbahaya. - Tuan Cho berkata,
"Sup ini asin."
"Apa katamu?"
Apa yang kamu lakukan padaku?
- Astaga. - Dia Nyonya Smith.
Itu "Mr. and Mrs. Smith" sungguhan.
Kini apa yang akan kamu lakukan?
- Akan kutusuk ke tripleks. - Menusuknya?
"Dia akan menusuk menembus tripleks"
- Sumpit? - Ya.
"Mantan instruktur latihan Pasukan Khusus akan menunjukkan pada mereka"
Tunggu. Tripleks ini...
Ini sangat tebal.
Apa kamu sungguh bisa menusuknya dengan sumpit?
Membuat sumpit menancap di permukaannya saja cukup sulit.
"Biasanya akan memantul"
Ini mustahil. Itu akan memantul.
"Jarak ke triplekss. Akselerasi sumpit"
"Akankah Nyonya Lee berhasil?"
"Apa?"
"Astaga"
"Sumpit menancap di tripleks"
Itu...
- Astaga. - Ini
- Itu pasti sangat sakit. - teknik tidak penting, bukan?
- Itu pasti... - Ini...
"Itu teknik tidak penting, bukan?"
Benar. Itu sangat tidak penting.
Semula aku berniat membuatmu berdiri di sini.
Tapi aku belum melempar lagi dalam 10 tahun,
jadi aku tidak bisa lakukan itu.
"Dia membuat lelucon"
"Dia lega"
- Kamu akan membuatku lakukan itu. - Itu sayang sekali.
- Bagaimana bisa kamu? Astaga. - Bagaimana jika kamu
mencoba?
- Apa? - Menjadi tripleks?
- Tusuk dengan sumpit. - Benar.
- Dia bingung. - Bagaimana bisa kamu jadi tripleks?
- Dia... - Kamu akan mati.
Lihatlah lokasinya.
- Kamu akan dapat masalah besar. - Itu lokasi berbahaya.
Itu paha bagiku. Apa dia mengincar bagian paha?
Itu lokasi berbahaya untuk Se Hyeong.
Berbahaya bagi Se Hyeong.
- Pusarku akan tertusuk. - Itu lebih buruk dari leher.
- Sungguh? - Jadi...
Cobalah, Seong Jae.
Akan aneh jika kita berhasil melakukan itu.
- Aku bisa melakukannya. - Kamu tidak akan bisa.
- Mau bertaruh? - Kita mungkin bisa berhasil.
- Mau bertaruh? - Mau bertaruh?
- Itu ide bagus. - Kataku kamu tidak bisa.
Kamu bisa sesuaikan kesulitan pelatihan berdasarkan itu?
Jika dia sukses menusuk tripleks,
kamu akan mendapatkan pelatihan
yang cukup sulit.
Jika dia gagal, kamu akan mendapatkan pelatihan tersulit.
"Jika dia gagal, kamu akan mendapatkan pelatihan tersulit"
"Cukup sulit"
"Atau paling sulit?"
Bagaimanapun, itu akan sulit.
Apa kamu ingin menjadikannya "sedang"?
- Mari jadikan sedang - Itu sungguh berbeda.
jika aku berhasil.
- Itu tidak masuk akal. - Seong Jae.
"Penampilannya akan menentukan intensitas pelatihan"
- Konsentrasi. - Ya.
- Kamu... - Anggap dirimu pembunuh.
- Kamu tahu, bukan? - Ya.
Itu musuhmu.
"Dia tampak bertekad"
Intensitas pelatihan tergantung pada itu.
"Nasib mereka tergantung pada sumpit itu"
"Dia kemungkinan besar gagal"
Hati-hati dengan tanganmu.
"Tapi dia akan melemparnya sekuat tenaga"
"Apa?"
Astaga, itu bengkok.
"Sudah kuduga"
- Ini sangat sulit. - Sumpit itu bengkok.
- Ini serius. - Omong-omong,
sumpit Seong Jae langsung jatuh.
Sumpit itu tidak bisa terbang lurus.
- Coba lagi. - Bagaimana dia melakukan itu?
Kalian semua dari Pasukan Khusus.
Kamu juga bisa melakukan itu, Tuan Bae?
Aku mundur.
"Dia mundur"
"Tertawa"
Kamu bisa mundur juga?
Aku bahkan tidak gunakan sumpit saat makan.
"Dia berhenti gunakan sumpit"
- Apa kamu berhenti gunakan sumpit? - Benar.
Dia tidak menggunakannya bahkan saat makan.
"Dibanding Tuan Bae, semua seperti bayi"
Itu gayanya.
- Omong-omong, itu sulit. - Itu sungguh tidak mudah.
Kalian akan menerima pelatihan paling sulit.
- Apa? - Ya.
Kalian akan menerima pelatihan paling sulit.
- Apa? - Ya.
"Pemadam kebakaran saat ini pun"
"Kesulitan melalui jalur pelatihan paling sulit"
Jika kami kesulitan bernapas di tengah pelatihan,
kalian bisa selamatkan kami, bukan?
Ambulans selalu siap meluncur.
- Ambulans. - Ambulans
ada di sini.
"Tidak ada jalan keluar"
Pelatihan pertama akan jadi
- pelatihan fisik. - Pelatihan fisik.
"Itu pelatihan yang menjadikan"
"Tuan Hong juara dunia"
Kamu bisa menjadi pemadam kebakaran di Korea
hanya jika kamu lulus
ujian ini.
"Kamu harus lulus ujian ini untuk menjadi damkar di Korea"
"Di bawah terik matahari siang"
"Peralatan pemadam kebakaran berat"
"Dipanaskan"
Ini baju anti api
- sungguhan. - Apa itu baju anti api?
Sebelum kita mulai latihan, aku akan
Sebelum kita mulai latihan, aku akan
perkenalkan kalian pada instruktur Sekolah Pelatihan Pemadam Kebakaran.
Akan kuperkenalkan pada instruktur Ga Gi Hyeok.
- Hai. - Hai.
Utamakan keselamatan.
"Karisma membara, Instruktur Ga Gi Hyeok"
- Utamakan keselamatan. - Utamakan keselamatan.
Instruktur Ga adalah majikanku.
Dia orang Korea pertama yang mencapai
grand slam dengan mendapatkan ketiga sertifikat damkar.
Dia pemadam kebakaran terbaik.
"Mendapat satu sertifikat sudah sulit"
Dia memiliki karisma.
- Ada hal lebih penting. - Apa itu?
"Apa yang lebih penting?"
- Apa itu? - Instruktur Ga
juga muridku.
Kamu mengajari dia.
"Aku majikan dari majikan"
Sebelum kita mulai pelatihan,
Tuan Hong
memperkenalkanku dengan baik.
Akan kuberi tahu tentang semua pencapaian itu.
Apa kita harus mendengar tentang pencapaian dahulu?
- Dia tidak menjelaskan. - Hanya saja
sebagian orang tidak tahu tentang itu.
Tolong jelaskan pada kami.
Ada tiga jenis sertifikat
yang harus didapatkan damkar.
Aku mendapat sertifikat keahlian manuver api tingkat satu,
keahlian penyelamatan nyawa,
dan keahlian penyelamatan darurat. Mencapai grand slam
berarti kamu mendapat sertifikat tingkat pertama untuk ketiganya.
Hanya kamu di Korea.
- Aku pertama mendapatkannya. - Dia pertama.
- Ya. - Dia pertama.
Tentang lima pemadam kebakaran berbakat
tersebar di seluruh negeri.
Hanya lima orang di negara ini yang mencapai grand slam?
Ya. Hanya lima pemadam kebakaran.
"Dan aku salah satunya"
"Mereka mengakui itu"
Itu nada suara lazim instruktur latih.
"Benar"
"Kamu ingin melihat instruktur latih umum?"
Dengan pola pikir seperti itu,
kamu tidak bisa dilatih.
"Mereka tidak bisa dilatih"
"Astaga"
Kalian harus tegang saat sedang pelatihan.
Sentuh dinding panjat tebing di belakang,
putari tiang gawang, dan kembali kemari.
Pertama tiba, pertama diampuni. Ayo.
"Dimulai"
Itu sangat mendadak.
Itu sangat mendadak.
Kenapa kamu berlari sangat cepat?
"Instruktur itu ingin membuat mereka waspada sebelum pelatihan"
Aku tidak menduga itu.
- Hei. - Astaga.
"Aku masih bisa mendengar tawamu"
Mari selesaikan bersama.
- Kita satu. Berpegangan tangan. - Berpegangan tangan.
- Kita satu. - Kita harus selesaikan bersama.
"Aku muncul di acara ragam satu setengah tahun"
"Aku tidak bisa percaya kalian"
- Mari akhiri bersama. - Berpegangan tangan.
- Satu. - Dua.
Tiga.
"Mereka semua kembali terpisah"
Empat.
Apa itu suara terkerasmu?
"Apa itu suara terkerasmu?"
- Tidak. - Tidak.
- Duduk. - Duduk.
- Berdiri. - Berdiri.
- Duduk. - Duduk.
- Berdiri. - Berdiri.
Apa itu suara terkerasmu?
- Tidak. - Tidak.
"Terengah-engah"
"Mereka akhirnya menjadi tegang"
- Pergi ke posisimu. - Pergi ke posisimu.
"Pergi ke posisimu"
Seolah aku kembali ke angkatan darat.
Mulai saat ini, kalian akan
tertawa sepersepuluh tawamu yang biasa.
- Ya, Pak. - Ya, Pak.
Jangan tertawa.
Kalian pertama akan melihat para majikan
memakai baju anti api. Lalu akan kujelaskan padamu.
- Mengerti? - Ya.
Biasanya, pemadam kebakaran
harus meninggalkan markas sekitar tiga hingga empat menit.
Kami mengenakan baju anti api dalam perjalanan.
Perhatikan sembari mengingat itu.
- Ya, Pak. - Ya, Pak.
Pakai baju anti api
dan respirator udara.
- Ya, Pak. - Ya, Pak.
"Itu demonstrasi, tapi mereka bertindak seolah situasi nyata"
"Mereka tenang"
"Dan disiplin"
"Mereka tidak bisa memalingkan pandangan"
"Pada pertunjukan hebat Avengers api"
Tuan Bae agak...
"Tuan Bae"
Tunggu.
Astaga. Bagaimana caranya?
Tunggu.
"Kesulitan"
"Astaga"
"Tertawa"
Semua selain dia selesai.
"Aku bisa melihat gigimu lagi"
"Menutup mulutnya"
"Demonstrasi"
"Dimulai sekarang"
"Pengalaman membentuk"
"Majikan"
"Dia tanpa takut mengenakan baju itu"
"Dan menyusul yang lain"
"Pertunjukan ahli veteran itu menghentikan tawa mereka"
"Mereka hampir selesai"
"Tuan Hong selesai"
Aku selesai.
"Setiap anggota Avengers api selesai"
Dibutuhkan 1 menit 50 detik.
Mereka selesai memakai baju itu dalam 2 menit.
"Bagaimana mereka memakai semua dalam 2 menit?"
Kalian akan diberikan
waktu maksimal
- empat menit. - Empat menit.
Tujuan kalian selesai memakainya dalam 4 menit.
"Kita harus memakai itu hanya dalam 4 menit?"
"Di bawah terik matahari"
"Tangki oksigen dipanaskan"
"Dan ada baju anti api 25kg juga"
"Memikirkan itu saja membuat kita merasa panas dan lelah"
"Apa dia serius?"
Sekarang.
Mulai kenakan peralatan keamanan.
- Mulai. - Mulai.
Baiklah.
- Ayo. - Celana.
Pakai celana itu.
- Aku lebih cepat dari Tuan Bae. - Kita lebih cepat.
- Baik. - Kupakai celana lebih cepat darinya
Kita cepat.
Mari selesaikan dalam 4 menit.
Selebritas juga harus cepat berganti pakaian.
Benar. Pekerjaan kita mewajibkan itu.
"Mereka gunakan pengalaman berganti cepat di belakang panggung"
Kenakan jaket.
"Mereka sebenarnya cukup cepat, bukan?"
Mari selesaikan dalam 4 menit.
Mari selesaikan dalam 4 menit.
"Kini mereka hanya perlu memakai respirator udara"
"Dia bingung"
Harus lebih kamu kencangkan. Udaranya bocor.
Kencangkan lagi.
Itu bahaya, Se Hyeong. Kencangkan lagi.
Kamu akan ada dalam bahaya saat tiba di TKP.
Itu tidak boleh longgar.
Kencangkan di belakang.
Tuan, apa ini cukup?
"Memakai respirator dengan kencang lebih sulit dari bayangan mereka"
Tidak ada ikatan yang boleh terbelit.
"Sisa waktu mereka sekitar 2 menit"
"Tapi waktu terus berlalu"
Kurasa mereka tidak akan selesai dalam 4 menit.
"Bagaimanapun mereka selesai memakai"
- Aku selesai. - Aku selesai.
"Baju anti api dan respirator udara"
Baiklah.
"Apa para anggota memakai baju anti api dengan benar?"
Baiklah.
Akan kuperiksa jika kalian memakai baju dan peralatan dengan benar.
Baik.
Sebagian besar
tidak mengencangkan sabuk respirator
di pinggangmu.
Jika begini, saat kalian pergi ke lokasi
dan menjadi terpisah karena halangan,
tiap sabuk
memiliki potensi membahayakanmu.
"Apa milikku juga longgar?"
- Seung Gi. - Ya, Pak.
Pak, aku terus merasakan getaran.
Itu karena kamu tidak memakai respirator cukup kencang.
- Begitu. - Jika kamu masuk seperti itu,
karena kamu tidak bisa bernapas menggunakan respirator,
kamu bisa mati lemas karena gas beracun.
"Dia bisa mati lemas karena gas beracun"
"Lubang kecil bisa menyebabkan kecelakaan besar"
Bahkan saat aku berpakaian lengkap seperti ini?
Ya. Kamu tidak memakai respirator dengan tepat.
"Itu tampak mudah, tapi itu langkah terpenting"
Se Hyeong, jika kamu memakainya longgar,
dan udara bocor, oksigen cepat habis.
Lalu kamu cepat mati.
"Tercekik dalam lokasi kebakaran bisa mengakibatkan kematian"
"Karena itu Tuan Bae terus menyuruh dia mengencangkannya"
"Hanya itu peralatan yang menjaga pemadam kebakaran tetap hidup"
"Jadi mereka harus tegas tentang itu"
Kini, kalian telah memakai peralatan.
Kita akan mulai pelatihan fisik.
- Memakai ini? - Memakai ini?
"Memakai ini?"
[VIU Ver] E68 Master in the House / All the Butlers "The Fire-Avengers" -= Ruo Xi =-
"Lari"
"Pukul"
"Lompat"
"Dan tarik"
"Ini bagian utama ujian kekuatan fisik"
"Mereka harus naik hingga lantai sembilan"
"Itu pelatihan yang bahkan membuat calon pemadam kebakaran ambruk"
"Selamat datang"
Aku tidak bisa bernapas.
"Kita harus lakukan itu mengenakan ini?"
Untuk ujian kekuatan fisik,
kalian hanya akan membuka masker.
Kalian akan memakai
peralatan keselamatan lain selama latihan.
Apa kita juga harus terus memakai masker?
Pemadam kebakaran melalui ujian ini memakai masker.
Dalam keadaan ini.
Berdiri saja sudah sulit.
Berdiri pun sulit.
Kini, buka masker itu.
Buka helm itu.
- Buka helm. - Buka helm.
"Terengah-engah"
"Mereka menikmati kegembiraan kebebasan"
Oksigen keluar,
tapi aku masih tidak bisa bernapas.
Ini sangat berharga.
"Mereka masih terengah-engah"
Dalam berita dan film,n
petugas damkar selalu menarik napas saat melepas helm.
Aku ingin tahu alasannya,
tapi sekarang sudah tahu karena sulit bernapas
saat memakai helm.
Aku bahkan bersyukur akan debu halus.
Rupanya inilah yang dilihat petugas damkar.
Begitu kamu memakai ini, pandanganmu menjadi sempit.
Kamu tidak bisa mendengar dengan jelas.
Benar.
"Memakainya saja bisa mengurangi kinerja indramu"
Tadi aku ketakutan.
Tangki oksigen ini
seberat tubuh manusia.
Saat berlatih,
kalian biasanya memakai semua perlengkapan?
Ya. Kami berlatih
dengan memakai perlengkapan damkar lengkap.
"Mereka tahu seseorang di luar sana menunggu bantuan mereka"
Kemarilah jika kalian sudah siap.
Kamu akan melewati rute penuh seorang diri.
Kalian berempat akan membagi rutenya.
"Rute Satu. Menyeret selang"
"Tuan Hong juga berlatih"
Semangat.
"Rute Dua. Memindahkan barbel 32 kg"
"Rute Tiga. Mendirikan tangga setinggi dua tingkat"
"Rute Empat. Menghancurkan hambatan"
"Rute Lima. Melewati terowongan gelap"
"Rute Enam. Membawa orang yang cedera seberat 75 kg"
"Rute Tujuh. Menghancurkan plafon"
"Rute Delapan. Menarik selang 20 kg"
"Rute terakhir"
"Rute Sembilan. Naik ke lantai sembilan lewat tangga"
Saat petugas damkar pemula melalui rute ini,
seorang petugas damkar pemula pria selesai dalam 7 hingga 8 menit.
- Itu termasuk cepat, bukan? - Ya.
- Itu cepat. - Tuan Hong, berapa lama
kamu menyelesaikan kesembilan rute?
Rekor terbaikku
adalah 5 menit 15 detik.
Dia butuh kurang dari 1 menit untuk menyelesaikan satu rute.
5 menit 15 detik. Bagaimana denganmu, Instruktur Ga?
Sekitar 4 menit.
"Rekor terbaiknya adalah 4 menit"
Dia sangat sensitif soal hal ini.
"Kompetisi sengit dalam dunia damkar"
Maaf aku bertanya.
Berapa rekormu, Tuan Bae?
20 tahun lalu, aku menyelesaikannya dalam 3 menit 40 detik.
Kamu menyelesaikannya sebelum sebuah lagu selesai.
- Secepat itulah kamu. - Ya.
Tapi aku berhenti.
"Dia sangat tegas"
Dia juga melempar belati.
"Majikanku hebat"
Kamu akan melewati kesembilan rute seorang diri.
Saat melakukannya seorang diri,
kamu bisa tahu betapa sulitnya rute itu.
"Sang majikan versus empat anggota"
Karena yakin ini terlalu sulit bagi kalian,
aku akan bersaing melawan kalian berempat.
Jadi, kami berempat akan membagi rutenya.
Aku akan mengatakan ini sebelum kita mulai berlatih.
Peserta pelatihan yang hari ini tampil terbaik
akan ditunjuk
"Penampil terbaik akan ditunjuk sebagai petugas damkar terhormat"
sebagai petugas damkar terhormat.
Jika dijanjikan hal semacam itu...
"Haruskah kutunjukkan bahwa aku bersemangat?"
Mari menuju ke garis start.
- Semangat. - Ini harus dilakukan sekali, bukan?
- Semangat. - Ini harus dilakukan, bukan?
- Semangat. - Bersama-sama.
- Katakan "Utamakan keselamatan." - Dalam hitungan ketiga.
Ke atas atau ke bawah?
- 1, 2, 3. Utamakan keselamatan. - Utamakan keselamatan.
"Setelah saling menyemangati, mereka menempati posisi"
- Mari melakukan ini. - Semangat.
Semangat, Sang Yun.
- Ini menegangkan. - Benar.
"Rintangan pertama yang harus kamu lalui sebelum jadi petugas damkar"
- Semangat, Sang Yun. - Semangat!
Kamu sudah siap?
- Aku sudah siap. - Baik.
"Mereka akan mendatangi orang yang sangat butuh bantuan mereka"
Semangat!
Semangat, Se Hyong!
Bersiap.
"Yang Se Hyeong, Tuan Cepat dari All the Butlers"
"Tuan Hong, juara dunia"
- Bersiap. - Semangat, Se Hyeong!
Semangat, Se Hyeong!
Kamu lebih cepat.
Bagus.
"Ini melatihmu untuk dengan cepat menarik selang ke tempat"
"Yang tidak bisa diakses oleh truk damkar"
Dia sangat cepat.
"Dia cepat dan tepat"
"Se Hyeong juga cepat"
- Kamu sehebat dia. - Kamu hebat.
Apa?
Ayo.
"Dia memindahkan selang dengan cepat"
Lagi.
Ayo.
"Se Hyeong juga berhasil memindahkan selang"
Semangat!
"Tapi dia sudah jauh tertinggal"
"Rute Dua. Memindahkan barbel 32 kg"
"Ini menguji ketahanan ototmu soal apa kamu bisa memadamkan api"
"Sambil membawa peralatan damkar yang berat"
Ini... Astaga.
"Tuan Hong menyelesaikan Rute Dua dan beralih ke Rute Tiga"
"Selisihnya makin besar"
- Semangat, Se Hyeong! - Astaga.
"Seragam damkar dan tangki oksigen seberat 25 kg, barbel seberat 32 kg"
Lari.
Letakkan di meja.
Astaga.
"Dia mengerahkan seluruh tenaga dan melewati Rute Dua"
- Semangat, Se Hyeong. - Hati-hati.
Hati-hati.
"Tuan Hong sudah selesai memasang tangga"
"Rute Tiga. Mendirikan tangga tingkat dua"
Berdirikan tangganya.
"Begitu bertemu, mereka berpisah"
Semangat!
"Seong Jae menunggu untuk mengambil alih"
Tunggu. Bukan dia.
"Kapan Se Hyeong datang?"
"Rute Empat. Menghancurkan hambatan"
"Ini melatih menghancurkan hambatan yang bisa menghalangi jalan masuk"
Kurasa Tuan Hong unggul dua rute.
Lakukan perlahan.
"Masih terlalu awal untuk terkejut"
"Dia meluncur ke terowongan gelap"
Apa yang kamu lakukan?
Aku belum pernah lihat pemain bisbol profesional meluncur seperti itu.
"Rute Lima. Melewati terowongan gelap"
"Ini melatihmu melawan rasa takut dan segera lari"
"Dari lokasi kebakaran yang dipenuhi terowongan"
"Tidak ada banyak waktu"
"Untuk menyelamatkan orang yang sekarat"
"Menuju ke orang yang sekarat dalam gedung yang runtuh"
Ayo.
Semangat!
"Se Hyeong hampir ambruk"
"Seong Jae dipenuhi energi"
Berlarilah, Seong Jae.
"Seong Jae menyusul dengan kecepatan luar biasa"
Ambil palunya.
- Satu, dua. - Bagus.
"Aku calon petugas damkar"
- Bagus. - Lewat sini.
- Lewat sini. - Belok, lalu naik.
- Lewat sini. - Meluncur.
- Meluncur. - Hati-hati.
Seong Jae, tunjukkan keterampilan kaburmu.
Di mana?
Ada apa? Di mana?
"Aku melatih rasa arahku dengan gim kabur dari ruangan"
"Aku pasti akan menyelamatkan orang ini"
Ini tidak seperti gim kabur dari ruangan.
Apa ini? Di mana aku?
"Mengerang"
"Sepertinya dia harus diselamatkan"
"Tuan Hong sudah menarik boneka orang"
"Rute Enam. Membawa orang yang cedera seberat 75 kg"
"Ini menguji apa kamu bisa cepat menyelamatkan orang cedera"
"Ini tidak mudah bahkan bagi peserta pelatihan sebenarnya"
"Guna menyelamatkan di lokasi, kamu harus menahan beban berat"
"Namun"
"Mengangkat"
"Dia memeluk boneka orang seberat 75 kg?"
"Dia memeluknya. Peserta pelatihan biasa menyeretnya"
"Kekuatanku akan menjadi"
"Nyawa seseorang"
"Tuan Hong nomor satu di dunia dalam segalanya"
- Tuan Hong. - Dia lelah.
"Sang Yun"
"Menyusul dia"
"Tapi mereka berpisah begitu bertemu"
Dia cepat.
"Kekuatan dan kecepatan mereka jelas berbeda"
Seret bonekanya seakan dia orang yang butuh dibantu.
Kamu menyelamatkan orang.
"Dia menyelamatkan orang, bukan?"
Anggap kamu menyelamatkan orang.
"Ada lebih dari satu orang untuk diselamatkan"
Semangat.
"Dia kelelahan"
"Tuan Hong sudah menghancurkan plafon yang runtuh"
"Dia naik tangga apartemen"
"Kebakaran di lantai atas dan lift berhenti"
"Jika menyerah di sini karena lelah"
"Aku tidak bisa menyelamatkan orang yang dalam bahaya"
"Tuan Hong mengerahkan kekuatan manusia super"
Dia sudah menariknya.
"Rute Delapan. Menarik selang 20 kg"
"Ini melatihmu memasukkan selang lewat jendela dengan cepat"
"Saat peralatan tidak muat di tangga"
Ini melelahkan.
"Seung Gi, pelari terakhir, memulai"
Kita tidak bisa mengalahkan dia.
Itu sudah jelas sejak Se Hyeong melakukannya.
"Untuk menyelamatkan seseorang"
Boneka orang itu...
"Aku harus menjadi kuat dahulu"
"Rute Sembilan. Naik Sembilan lantai"
"Ini melatihmu mendekati orang yang butuh diselamatkan"
"Di lokasi dengan aman dan cepat"
"Selagi Tuan Hong rehat sejenak,"
"Anggota terakhir, Seung Gi, mengebut"
"Dia berlari tanpa rasa takut"
"Dia sampai di lantai tiga dengan cepat"
Di sini.
"Dia berusaha menarik selang"
Tarik.
Tarik. Lihat talinya hingga akhir.
Bagus.
"Dia cepat"
Tarik lagi.
Tarik. Ayo.
"Dia melewati Rute Delapan dengan kecepatan luar biasa"
"Tuan Hong juga mengebut"
- Bagus. - Lari.
"Seung Gi dengan cepat menyusul Tuan Hong yang lelah"
Bagus.
Dia sudah naik? Semangat, Seung Gi.
"Orang yang dalam bahaya"
"Pasti menunggu mereka dengan putus asa"
Jangan menyerah.
"Petugas damkar berlari sekuat tenaga"
- Semangat, Seung Gi. - Semangat!
"Seung Gi dan Tuan Hong hanya melihat ke depan dan lari"
Berbalik, lihat bel, lalu bunyikan belnya.
"Siapa yang akan membunyikan bel di lantai sembilan?"
Bunyikan belnya.
Cepat.
"Tuan Hong menyelesaikan kesembilan rute"
"Dan"
Bagus.
"Seung Gi segera menyusul Tuan Hong"
Baik.
"Waktu Tuan Hong 5 menit 6 detik"
"Waktu SangSeungHyeongJae 5 menit 10 detik"
Tidak mungkin.
"Ini sangat tegang hingga kamu sulit bernapas"
- Bagus. - Terima kasih.
"Sangat melelahkan"
- Bagus. - Tuan,
kamu menyelesaikan semuanya, bukan?
"Tapi untuk menyelamatkan nyawa, mereka dilarang malas sedetik pun"
"Ini untuk membuat calon petugas damkar merasakan batas mereka"
Aku...
"Mereka memakai pengalaman ini untuk berhati-hati di lokasi"
Berlari ke sini saja
tanpa memakai peralatan sudah cukup sulit.
Kamu harus berlari sambil memakai respirator.
"Mengatasi banyak batas dan menyelamatkan seseorang"
Kamu harus menarik selang di lokasi kebakaran
untuk menyelamatkan seseorang.
- Ini... - Ya.
Kamu hebat.
Bisa ambilkan air untuk Tuan Hong dan Seung Gi?
Kurasa mereka butuh air secepatnya.
Menarik selang...
- Sulit, bukan? - Tanganku tidak lancar.
Sebenarnya kamu lelah, bukan?
Aku sangat lelah.
"Tuan Hong selalu kesulitan dalam pelatihan fisik"
Biasanya
kamu butuh 1,5 jam
- untuk memadamkan api - Ya.
dan menyelamatkan orang?
- Ya. - Sebagian orang lebih lama, bukan?
Ya, paling cepat 30 menit.
- Terkadang butuh seharian. - Ya.
"Mereka berdua duduk di lantai"
Memiliki kekuatan adalah dasar
untuk melakukan pekerjaan ini.
Aku melakukan banyak pelatihan naik tangga.
- Aku kesulitan tiap melakukannya. - Kamu tidak pernah terbiasa.
Saat kamu naik tangga,
penting untuk mempersiapkan dirimu lebih dahulu.
Aku selalu berpikir ada orang yang butuh bantuanku
dan menungguku di lantai atas.
Jadi, aku mengerahkan seluruh energiku saat naik tangga.
Begitulah caraku.
"Mengerahkan seluruh energiku"
Untuk kebakaran di apartemen,
- saat begadang, - Ya.
kami naik tangga tujuh hingga delapan kali.
- Karena kami tidak bisa pakai lift. - Begitu rupanya.
Kami harus terus memindahkan peralatan
- ke lantai atas. - Ya.
Jadi, kami naik tangga rata-rata tujuh hingga delapan kali.
"Dia sering naik tangga"
Apa yang mendorongmu
untuk melakukan pekerjaan ini?
Aku sangat lelah. Aku serius.
Tentu saja tubuhku lelah.
Saat berada di TKP,
aku sering merasa takut.
Tapi hal yang mendorongku
adalah saat orang melihatku
dan berterima kasih atas hal yang kulakukan.
Mereka berterima kasih kepadaku.
"Menunjukkan rasa terima kasih kepada petugas damkar"
Hal-hal sederhana itu
mendorong kami melakukan pekerjaan ini.
"Hal sederhana itu mendorong kami untuk menjadi petugas damkar"
"Orang ini sepertinya harus diselamatkan"
Pak!
Aku akan menolongmu! Bernapaslah!
- Bernapaslah! - Aku bernapas.
Kamu baik-baik saja?
Pak! Bertahanlah.
Kita harus menyelamatkan dia.
Aku masih hidup.
- Dokter! Panggil dokter! - Aku masih hidup.
- Aku dokter. - Benarkah?
Baiklah, kalau begitu.
"Menyelamatkan orang adalah pekerjaan yang mulia dan hebat"
Aku meremehkan ini.
Apa tahap pertama, yaitu pelatihan fisik, terasa sulit?
- Ya. - Ya.
Tapi kita harus bekerja, bukan?
- Ya, tentu. - Ya.
Kalian tahu pasangan kita
dari Pasukan Khusus, bukan?
- Ya, kamu memberi tahu kami. - Kami bisa melihatnya.
Baiklah. Pelatihan berikutnya
adalah saran kami
dengan penuh ambisi.
"Pelatihan yang sangat spesial"
- Pelatihannya... - Aku sungguh tidak siap
untuk pelatihan yang mereka sarankan.
Bisa kamu memberi tahu kami?
"Kira-kira pelatihan apa itu?"
- Sesulit apa pelatihannya? - Tunggu sebentar.
"Tunggu sebentar"
"Sayang!"
Sayang!
- Kenapa dia melihat ke atas? - Ada apa?
Ada apa?
- Astaga! - Astaga.
- Jangan. - Dia akan jatuh.
Sayang!
"Dari ketinggian gedung yang nyaris tidak terlihat"
- Dia akan jatuh dari sana? - Kita akan melakukan itu?
"Tuan Cho bersiap untuk turun"
Ini gila.
"Kamu memanggilku, Sayang?"
Ini gila.
Dia akan turun dari sana?
"Benarkah dia akan turun dari sana?"
- Leherku sakit. - Ini ketinggian paling seram?
- Lebih tinggi daripada itu. - Sedikit lebih tinggi daripada itu.
"Sayang, turunlah!"
Ini gila!
"Kami tidak bisa melakukannya!"
"Proses turun sudah dimulai"
"Turun"
"Tanpa rasa takut"
"Dia turun dalam kecepatan penuh"
"Bukan hanya avengers api"
"Dia juga Spiderman"
"Dia sudah mendarat"
"Dia turun dari ketinggian lantai 13"
"Kurang lebih dalam 15 detik"
- Itu gila! - Astaga.
Itu...
Saat ada orang yang dalam bahaya di sana
- atau saat ada - Saat orang harus diselamatkan.
orang yang harus diselamatkan,
kamu memakai rappel itu, bukan?
Kalian akan melakukan pelatihan rappel
yang harus kalian ketahui untuk menyelamatkan nyawa.
"Pelatihan rappel wajib untuk menyelamatkan nyawa"
"Tujuannya untuk menyelamatkan nyawa dari berbagai tempat"
Seung Gi, kamu dari Pasukan Khusus, bukan?
Ya.
Cara kerja rappel damkar cukup berbeda dengan pasukan itu.
Karena dua orang harus bekerja sebagai tim.
Kedua tanganmu harus selalu bebas
untuk dipakai menyelamatkan orang.
Kamu juga harus memakai perlengkapan.
Kamu tidak boleh selalu berpegangan pada tali.
Ada banyak momen saat kamu harus
memercayai rekanmu, lalu turun.
Kedua tanganmu harus bebas saat turun.
Benar.
- Itu sering dibutuhkan. - Astaga.
Sekarang, ayo naik.
"Mari memulai pelatihan rappel"
- Ini tinggi. - Sangat tinggi.
Seperti Gunung Halla.
- Lewat sini. - Baik.
Kita dilarang bercanda di sini.
- Kalian dilarang bercanda. - Baik.
Ini memerlukan kepercayaan antara rekan.
Tuan Lee harus percaya penuh padaku
dan turun.
Tapi dengan perlengkapan minimum.
Kita harus bersiap untuk kemungkinan terburuk
dan bersiap menyampaikan
- yang terbaik tepat waktu. - Begitu.
Kami akan menunjukkan cara dia akan turun
hanya dengan satu tali dan percaya padaku.
"Tanpa perlengkapan tambahan, dia akan turun dengan satu tali"
"Astaga"
Tanganku berkeringat.
Sekarang dia akan turun
hanya dengan satu tali.
Hanya satu tali?
Ya, benar. Tanpa perlengkapan tambahan.
"Apa ini tidak masalah?"
Kamu percaya penuh padanya?
Aku harus percaya penuh.
Itulah sebabnya aku bisa turun.
Astaga.
Bersiap.
"Dia bersiap turun"
- Astaga! - Astaga!
- Bagaimana dia akan melakukannya? - Kamu sudah siap?
"Bahaya berada"
"Beberapa langkah darinya"
"Dia tercengang"
"Sang rekan harus duduk sebagai pertahanan tali terbaik"
Dia sudah siap.
Sayang, aku bisa memercayaimu, bukan?
"Sayang, aku bisa memercayaimu, bukan?"
Tentu saja.
Astaga.
Hentikan percintaan kalian. Paham?
"Apa dia iri?"
Ini saat yang tidak tepat untuk percintaan.
- Jelas? - Ya.
Pegang ini.
Tambahkan bebannya.
"Kedua tangannya bebas di udara"
- Kamu sudah siap? - Astaga.
"Mereka sangat gugup"
Seperti yang kalian bisa lihat,
dia hanya memakai tubuhnya
untuk mengamankan
- keamanannya. - Ya.
Tanganku mulai berkeringat.
Kamu sudah siap?
"Orang yang diselamatkan harus memercayai petugas damkar dan rekan"
Saat aku bilang, "Laporan,"
jawablah secara singkat. Paham? Laporan!
Lee Jin Hee, siap untuk turun!
"Lee Jin Hee, siap untuk turun!"
"Tangannya akan menyelamatkan rekan yang akan menyelamatkan nyawa"
Turun!
Turun!
"Turun"
Kamu harus memberi pertanda.
- Longgarkan tali! - Longgarkan tali.
- Longgarkan tali! - Ulangi teriakannya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Kalian harus berkomunikasi.
- Ya. - Aku sungguh
- mulai gugup. - Komunikasi sangat penting.
- Komunikasi sangat penting. - Longgarkan talinya!
"Ada tekanan dan ketegangan di TKP"
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
"Hidup atau mati ditentukan dalam semenit atau sedetik"
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
"Itulah sebabnya petugas damkar bergerak cepat dan hadapi bahaya"
- Longgarkan talinya! - Longgarkan talinya.
"Semua berakar dari kepercayaan antara rekan"
- Longgarkan talinya! - Aku tidak boleh menarik talinya.
Jika aku menarik talinya, dia tidak bisa turun dengan mudah.
- Di akhir... - Longgarkan talinya!
"Jika ini sungguhan, dia akan sukses menyelamatkan nyawa"
Longgarkan talinya!
Lee Jin Hee, proses turun usai!
Akhir proses turun.
- Akhir proses turun. - Secepat ini?
"Menarik"
Kamu harus memastikan hingga akhir.
"Sang rekan harus memastikan rekan lain mendarat dengan selamat"
Kamu harus memastikan
- rekanmu mendarat dengan aman. - Ya.
"Astaga"
Aku merasa sangat gugup.
Rekanku harus memercayaiku,
tapi aku juga harus memercayai diriku.
Saat aku di sekitar kebakaran... Sentuh aku.
- Sangat panas, bukan? - Ya, tangannya jadi panas.
Sangat panas.
Jika mengirim rekanku karena kehabisan tenaga,
"Petugas damkar menyelamatkan nyawa"
aku harus memastikan pantas dipercaya
oleh rekanku.
- Pekerjaan ini tidak mudah. - Benar.
"Dan hanya rekan yang memegang tali yang harus dipercaya"
Aku percaya
- dalam kepercayaan antara rekan. - Ya.
Kalian harus saling memercayai.
"Sekarang giliran kami?"
Kami juga harus memegang tali?
Kalian harus memilih satu orang.
Satu orang harus memegangnya dan satu orang harus turun.
Kami akan melakukannya?
"Satu orang harus memegangnya dan satu orang harus turun"
Benar.
"Mampukah kami melakukannya?"
Karena Seung Gi dari Pasukan Khusus,
kamu bisa menjadi penyokong terbaik.
"Seung Gi akan menjadi penyokong"
- Sudah jelas? - Ya.
"Karena berpengalaman dalam Pasukan Khusus"
Lalu Sang Yun
akan mengambil posisi dan turun.
Se Hyeong punya misi penting.
"Apa misi penting Se Hyeong?"
Kamu harus mengirim pesan di antara rekan
di tengah-tengah demi kelancaran komunikasi.
- Baik. - Sudah jelas?
- Astaga. - Semangat!
Kita sudah siap?
Ya.
Tiga, dua, satu. Utamakan keselamatan!
- Utamakan keselamatan. - Baik.
Kita semua akan selamat jika saling percaya.
Aku percaya padamu.
Duduklah dahulu. Duduk
dan letakkan kakimu di sini.
Tetapkan posisi kakimu.
Pegang ujung tali satunya.
"Seung Gi memeriksa perlengkapan dengan wajah serius"
Yang ini.
Bersiap.
Jika aman, katakan "Longgarkan talinya."
- Jika tidak, "Hentikan talinya." - Baik.
- Lakukan jika ada masalah. - Baik.
- Kamu akan jadi perantara. - Aku akan melakukannya.
Baik.
Baiklah. Kamu boleh turun.
- Merunduk. - Bersiap.
- Mari kaitkan satu lagi. - Haruskah?
- Aku akan mengaitkan satu lagi. - Baik.
"Sekarang dia cukup turun"
Mari mengaitkannya.
"Dia ketakutan"
"Perjalanannya jauh"
Lebih tinggi dari dugaanmu.
Sangat tinggi.
"Dia merasa ragu"
Baiklah.
- Kamu cukup mengandalkan Seung Gi - Baik.
- untuk turun ke sana. - Aku tahu.
"Seung Gi juga gugup"
- Aku percaya padamu. - Jangan cemas.
- Baik. - Percaya padaku. Aku serius.
- Kamu sudah siap? - Ya.
Aku tidak akan meninggalkan kamu.
"Aku tidak akan melepas tali ini"
Sang Yun, lepaskan sekarang.
Mundur perlahan dengan bokong lebih dahulu.
"Seung Gi, aku percaya padamu"
Mundur perlahan.
"Percayalah padaku"
"Dia memercayai Seung Gi"
"Dan melepas pagar pembatas"
- Bergantung di tepi. - Bagus.
- Baiklah. - Talinya longgar.
- Tidak apa-apa. - Itu wajar.
Seung Gi, bisa kamu merasakan beban tubuhnya?
Ya. Dia bisa lebih mundur.
- Talinya lepas. - Itu wajar.
"Talinya lepas"
Itu wajar.
Aku harus melonggarkannya agar kamu bisa turun.
- Aku tidak mau turun sekarang. - Baik.
- Bisa kamu memegangnya dahulu? - Baiklah.
- Baiklah. Berhenti. - Berhenti.
- Bagus. - Berhenti.
"Begitu talinya berhenti, Sang Yun melepasnya lagi"
- Berhenti. - Baik.
Sang Yun, ada yang ingin kamu katakan pada Seung Gi?
Aku percaya padamu!
- Aku sayang kamu! - Baik.
- Percaya padaku! - Baik.
- Percaya padaku! - Baik.
Utamakan keselamatan.
Semangat! Utamakan keselamatan.
"Kapten tim penyemangat bekerja"
- Kita mulai pelatihan sekarang. - Baik.
Baiklah. Turun!
"Sang Yun akan turun"
- Kamu... - Longgarkan talinya!
Ya, kamu akan memberi perintah.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Perlahan.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Bagus. Perlahan. Baik.
Tarik tangan kirimu dan raih ke depan dengan tangan kanan.
Bagus. Kinerjamu bagus.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
- Luruskan lututmu dan mundur. - Baik.
- Lanjutkan. - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Baik.
"Dia memercayai Seung Gi sambil turun"
Se Hyeong, pastikan kamu menirukan dia.
- Baik. - Longgarkan talinya.
Turun perlahan agar kamu tidak akan terluka
- karena tembok. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
"Mereka saling membangun kepercayaan"
Kinerja kalian bagus.
"Mereka saling membangun kepercayaan"
Seung Gi dan Sang Yun.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Kamu bisa rasakan kepercayaannya?
Aku bisa merasakan desakan dan getarannnya dari sini.
"Getaran Sang Yun terkirim melalui tali"
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Satu tali ini sangat penting.
- Longgarkan talinya. - Kamu memegang tali penyelamatnya.
- Ini penyelamat hidupmu. - Benar.
Longgarkan talinya.
"Seong Jae menahan napasnya"
"Seung Gi menarik napas dengan intens"
"Semua orang menyemangati dia"
"Sekarang dia tampak lebih tenang"
Suara Se Hyeong lantang dan jelas.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
"Se Hyeong berteriak sekencangnya"
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
"Sang Yun sangat memercayai mereka"
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Kinerjamu bagus, Se Hyeong.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Longgarkan talinya.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
"Mereka terus-menerus melaporkan dan mengulangi"
"Sang Yun turun dengan sukses"
Proses turun selesai.
- Proses turun selesai. - Proses turun selesai.
- Baiklah. - Talinya masih bergerak.
Perlahan. Baik, kamu sudah selesai.
Proses turun selesai.
"Dia mengawasi keselamatan Sang Yun hingga akhir"
"Baru dia bisa melepaskan tali"
Seung Gi, bagus.
- Kakimu pasti kelelahan. - Bagus.
Bagus.
Kamu membuktikan dengan baik untuk Pasukan Khusus.
"Dia bisa dipercaya"
Tidak. Ini tanganku.
- Aku terlalu tegang. - Bagus.
Dia pasti lebih gugup daripada aku.
Kamu turun dengan selamat?
"Mereka saling mencemaskan"
Ya, aku baik-baik saja.
- Bagus. - Terima kasih.
Meski mereka ada di sini,
- Tanganmu menghitam. - dia tegang.
- Lihat tanganku. - Dia sungguh berusaha keras.
"Tangannya adalah bukti betapa bagus kinerjanya"
- Kamu berkeringat. - Ya.
Astaga.
- Kepercayaan kunci pelatihan ini. - Benar.
Kebanyakan dalam situasi ini, kami membantu
- warga sipil. - Benar.
Jadi, penting bagi mereka untuk percaya
- dan ikuti perintah kami. - Benar.
Kalian sungguh luar biasa.
- Peluk aku. - Aku sangat gugup.
"Mereka berpelukan"
Kupikir kita tidak bisa berjumpa lagi.
- Kamu tenang dan stabil. - Terima kasih.
"Pelatihan usai"
- Bagus. - Bagus.
- Bagus. - Sang Yun.
- Bagus. - Bagus.
- Sang Yun. - Bagus.
- Kita berhasil. - Benar.
- Tugasmu lebih banyak. - Tidak.
Aku gemetar.
Aku terkesan akan keberaniannya untuk turun.
- Dan... - Kurasa orang yang memegang
tali akan lebih tegang.
- Benar. - Selain itu,
Se Hyeong menyampaikan laporan dengan sangat bagus.
- Benar. - Utamakan keselamatan.
"Utamakan keselamatan"
Kurasa suaranya yang paling lantang
- hari ini. - Benar.
- Ya. - Suaranya yang paling lantang.
- Longgarkan talinya. - Longgarkan talinya.
Baiklah. Karena sudah selesai dengan pelatihan dasar
dan mengatasi rasa takut kita, sekarang apa kegiatan kita?
Kita akan menuju ke TKP.
Yang kamu maksud TKP
adalah situasi penyelamatan sesungguhnya?
Kita akan naik itu?
Ya, kita akan naik truk damkar.
- Ini kali pertamaku. - Sulit kupercaya.
- Semuanya, naik! - Naik!
- Ayo! - Ayo!
"Bergegas"
"Demi keselamatan orang-orang"
"Mereka bergerak dengan cepat"
Aku sudah naik.
"Kendaraan pahlawan"
"Berangkat dengan kecepatan tinggi"
Begitu rupanya.
"Dia melihat sekeliling"
"Mereka takjub"
Sulit kupercaya aku naik truk damkar.
Astaga.
"Bagaimana situasinya?"
- Ini sungguhan. - Ya.
- Keluar. - Keluar.
Ini tempat latihan kebakaran
skala penuhku yang pertama di negeri ini.
Petugas damkar bisa menjalani pelatihan lapangan di sini
yang lebih aman untuk berlatih,
tapi juga mirip situasi asli.
"Agar tidak terluka"
"Mereka harus memahami kebakarannya"
Pelatihan pertama yang akan kalian lakukan
disebut "backdraft".
"Mereka melakukan pelatihan backdraft"
- Backdraft? - Backdraft?
Kalian belum pernah mendengarnya?
- Soal itu... - Apa itu berkaitan dengan mobil?
Dalam film yang berkaitan dengan petugas damkar,
api yang tampak tenang mendadak meledak
begitu pintu dibuka.
"Ini terjadi saat ada oksigen dalam jumlah besar"
- Saat api meledak? - Ya.
Syarat terjadi kebakaran
- adalah ada udara, oksigen. - Benar.
Tapi saat api berada di ruangan tertutup
tanpa ada banyak oksigen dan kamu membuka pintu,
karena adanya oksigen, api menjadi lebih kuat.
Jadi, saat oksigen dalam jumlah banyak terkena api,
ledakan mendadak bisa terjadi.
- Benar. - Sangat berbahaya.
- Benar. - Jadi, kamu akan melihat api
dan bisa merasakannya.
Kita akan melakukan misi ini bersama.
Kita akan membuka pintu dan api akan keluar?
- Benar. - Bukan CGI?
Bukan.
"Pelatihan ini penting untuk keselamatan petugas damkar"
Aku gugup.
Karena ini pelatihan sesungguhnya,
kita akan memakai seragam damkar.
- Baik. - Baiklah. Pakai seragam damkar.
- Pakai seragam damkar. - Pakai seragam damkar.
- Pakai seragam damkar. - Pakai seragam damkar.
Pakai seragam yang sama dengan sebelumnya.
- Penutup kepala juga, bukan? - Ya.
Baik.
Kamu bisa terluka.
- Kita punya penutup kepala. - Ya.
- Kita harus waspada. - Benar.
Ini kebakaran sungguhan.
Aku harus memakai ini dengan benar.
"Mereka mengulas pelatihan mereka sambil memakai seragam"
- Tuan Bae. - Ya?
Selama kamu menjadi petugas damkar,
berapa jumlah penugasanmu yang terbanyak?
24 kali.
- Dalam sehari? - Ya.
24 kali?
Tapi bolak-balik...
- Sulit dipercaya, bukan? - Ya.
Kami berangkat dari satu TKP ke TKP lain.
Saat itu ada angin topan.
"Mereka paling sibuk selama bencana alam"
Kami menyalakan 18 tanda.
Pada hari itu, kami keluar seharian.
Petugas damkar
- jarang makan tepat waktu. - Begitu rupanya.
Misalnya, aku sedang makan,
tapi ditugaskan untuk berangkat.
Jadi, aku meminta pemiliknya untuk tidak membersihkannya
karena aku akan kembali dalam satu jam.
Aku melarangnya membersihkan dan bisa kembali dalam satu jam.
Untungnya pemiliknya bilang aku tidak perlu membayar
saat aku bisa menghabiskan dan hendak membayar.
Saat kutanya alasannya,
dia bilang meja di sebelah kami sudah membayari kami.
Mereka juga berterima kasih atas bantuan kami.
Saat itulah aku merasakannya.
Aku senang menjadi petugas damkar.
"Aku senang menjadi damkar"
"Mereka adalah pahlawan"
"Yang bersedia memasuki api"
"Bahkan mengorbankan waktu makan demi menyelamatkan nyawa"
Saat instruktur
menyalakan api,
tugas kalian
adalah menutup pintu dengan instruksi kalian.
Suhunya sekitar 1.000 derajat Celsius.
"Suhu dalam ruangannya mendekati 1.000 derajat Celsius"
"Suhu yang melelehkan emas dan tembaga"
- 1.000 derajat Celsius. - Kalian akan berdiri di depan.
Aku akan menyalakan apinya.
"Penyalaan api"
"Api segera menyebar"
"TKP sesungguhnya yang membuat bahkan petugas damkar cemas"
- Apinya sangat besar! - Benar.
- Ini terjadi dalam tiga menit? - Ya.
Benar.
"Muncul rasa takut"
Ini menakutkan.
Apinya juga membara di sini.
Aku melihat apinya!
- Aku melihat api! - Api!
"Asap hitam dalam kurang dari tiga menit"
Aku bisa merasakan panasnya.
- Astaga. - Astaga.
Aku bisa merasakan panasnya keluar.
"Mereka bisa langsung merasakan panas suhu 1.000 derajat Celsius"
Karena suhunya dia atas 1.000 derajat Celsius,
berhati-hatilah
saat memegang pintu.
Lepaskan pegangan jika terlalu panas.
Cari lokasi kalian!
Lokasi!
Utamakan keselamatan!
- Utamakan keselamatan! - Utamakan keselamatan!
- Semoga berhasil. - Ayo.
Semua orang menuju lokasi. Tutup!
Perlahan.
"Menutup pintu untuk memblokir oksigen"
Jangan coba terlalu dekat dengan tangan kalian.
"Direkam dalam pengawasan petugas damkar dan petugas keselamatan"
Aku baru memegangnya beberapa detik dan panas sekali.
Ini luar biasa.
"Menyalakan kembali api di ruangan tertutup"
Semuanya, cari lokasi di dekat pintu.
- Semuanya menuju lokasi! - Baik.
Kita akan membuka pintunya.
Semuanya,
pintu terbuka!
Merunduklah di sini.
- Udara terisap. - Benar, udaranya terisap.
"Udara terisap dengan cepat"
Astaga.
"Asap putih menguasai seluruh lokasi latihan"
Ini seperti lubang api.
"Asap putih"
"Adalah tanda backdraft"
"Hampir meledak"
Sebentar lagi.
"Apa kebenaran tentang backdraft"
Sebentar lagi.
"Yaitu ancaman terbesar bagi petugas damkar?"
"Mereka menghadapi api yang paling menakutkan"
Ini terlalu panas.
"Pelatihan pahlawan melampaui batas"
"Kami harus langsung memasuki lokasi kebakaran?"
"Mendesak"
Sangat panas dan berbahaya.
"Mereka merasakan beban pahlawan di tengah-tengah kebakaran"
"Benar-benar kelelahan"
Ini sungguhan.
"Latihan untuk melawan kemustahilan?"
"Sekarang saatnya untuk situasi sesungguhnya"
Sudah 15 menit berlalu.
"24 jam bersama pahlawan di kehidupan nyata"
"Situasi yang membuat para kepala pelayan sangat gugup"
Kamu harus selalu waspada.
Angkat lebih tinggi!
"Hari terpanas bagi All the Butlers"
"Jantung Mulai Berdebar Cepat"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.