Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BOSKU
EPISODE 10
(Selamat, kau lulus ujian.)
(Bos, ini pertama kalinya kau memujiku.)
-Masuk. -Bos.
Sebagai pengacara, jangan tunjukkan emosimu.
Kau benar, Bos.
Bos. Aku menemukan ada yang tak beres dengan kasus Dong Shan.
Dia mau bercerai bukan karena sakit,
tapi karena dia punya selingkuhan dan bahkan punya anak.
Makanya dia terburu-buru untuk bercerai.
Bagaimana kau mengetahuinya?
Saat aku berbicara dengannya,
dia mengatakan sesuatu yang tak sesuai dengan usianya.
Aku merasa aneh pada saat itu.
Belakangan, aku mengetahui asetnya termasuk vila pribadi.
Aku mau mencoba peruntunganku di sana.
Aku menemukan mereka di sana.
Cheng Yao.
Kau akhirnya belajar berpikir untuk diri sendiri.
Aku senang.
Kenapa kau tak terkejut?
Apa kau sudah mengetahuinya?
Aku tak tahu.
Aku sangat mengenal Dong Shan.
Saat menerima kasus ini, aku sudah punya keraguan.
Aku hanya mau memberimu kesempatan menemukan kebenarannya sendiri.
Selamat, kau lulus ujian.
Bos, ini pertama kalinya kau memujiku.
Jika kau bahkan tak bisa memecahkan masalah sederhana,
kau tak perlu bekerja di sini.
Aku tahu. Jika itu kau, pasti langsung menyadarinya.
Tapi bagaimana aku bisa dibandingkan denganmu?
Setiap pengacara muda berkembang dari satu kasus sederhana ke kasus lainnya.
Bos, jangan khawatir.
Aku pasti akan berusaha keras.
Aku akan berusaha 100 persen.
-Aku pasti akan berhasil. -Kau tak akan pernah melampauiku.
Tapi, Bos,
untuk merayakan pertama kalinya kau memujiku,
mau makan apa untuk makan malam?
Makanan laut? Steik?
Atau kau bisa pesan sesukamu.
Tidak. Aku punya janji dengan klien.
Aku tak akan pulang untuk makan malam.
Baik. Kalau begitu, akan kubuatkan lain kali.
Aku pergi bekerja sekarang.
Halo, aku administrator di sini.
Belakangan ini banyak terjadi kasus pelecehan seksual di sini.
Jika ada penghuni perempuan di rumahmu, tolong ekstra hati-hati.
Perilaku melanggar hukum di lingkungan tak boleh hanya diingatkan saja.
Kenapa tak melaporkannya ke polisi?
Kami sudah melaporkannya. Tapi tersangka ini penjahat kambuhan.
Dia sangat mengenal lingkungan sini.
Kami sudah membentuk tim untuk menangkapnya.
Tapi dia masih berhasil melarikan diri.
Sekarang, kami sudah mengatur untuk berpatroli 24 jam sehari.
Lingkungan ini luas sekali. Bisakah kau berpatroli di setiap area?
Tenang saja.
Area publik semuanya diawasi oleh kamera.
Bagaimana dengan area nonpublik?
Cheng Yao.
Dia cukup rajin mengajak anjingnya jalan-jalan.
(Belakangan ini banyak terjadi kasus pelecehan seksual di sini.)
(Jika ada penghuni perempuan di rumahmu,)
(tolong ekstra hati-hati.)
(Dia mungkin pergi terlalu jauh saat mengajak anjingnya jalan-jalan.)
(Maaf, nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.)
(Pada saat karyawan dan bos berbagi uang sewa,)
(jika terjadi kecelakaan, atasanlah yang bertanggung jawab.)
(Sebagai pengacara,)
(seseorang harus punya kesadaran untuk menghindari risiko.)
Tingginya sekitar 166 cm, beratnya sekitar 40 kg.
Rambutnya hitam panjang. Dia sangat cantik, terutama matanya.
Tidak terlalu cantik, tapi agak cantik.
Apa kalian semua ingat?
Siapa pun yang menemukannya lebih dulu, kubayar gaji tiga bulan.
Pak, kau sangat peduli dengan pacarmu.
Dia hanya keluar mengajak anjingnya jalan-jalan.
Dia baru pergi selama dua jam.
Mungkin dia pulang untuk camilan tengah malam.
Kenapa kau banyak bicara? Cepat temukan dia.
Cheng Yao!
Lihat betapa bersemangatnya kau.
Kau pasti stres karena terkurung di rumah, 'kan?
Permisi.
Kau tahu jalan menuju Gedung 5?
Jalan lurus dari sana sampai tiba di persimpangan pertama.
Lalu, belok kanan dan kau akan tiba di sana.
-Baik, terima kasih. -Sama-sama.
Wei Zhen Tian!
Kenapa kau makan sampah?
Wei Zhen Tian.
Kuberi tahu, jika terjadi sesuatu pada Cheng Yao,
akan menuntut perusahaan pengelola propertimu sampai bangkrut.
Bos, bantu aku menangkapnya.
Tidak.
Bos.
Maaf.
Apa yang ia makan?
Kau tak akan mau tahu.
Cheng Yao, cepatlah.
Sebentar lagi.
Cepat. Jika kau terus berlama-lama,
aku akan mengusirmu dan anjing bodohmu sekaligus.
Bos, aku sedang membuat busa.
Aku tahu kau sedang terburu-buru,
tapi jika kau tak sabar, kau bisa mencucinya lebih dulu.
Aku tak mau menyentuh air liurnya.
Jika aku mau menyentuhnya, pasti sudah kulakukan.
-Selesai. -Bau sekali.
Ayo.
Cepat.
-Di mana? -Di sini.
Bau sekali.
Sudah kubilang!
Cepat cuci.
Bos.
Kuhabiskan beberapa ratus yuan untuk pembersih wajah ini.
Aku sendiri jarang menggunakannya.
Hari ini, kugunakan untuk menunjukkan rasa hormatku padamu, Bos.
Apa sudah lebih baik sekarang?
Bos, aku tahu Wei Zhen Tian melakukan kesalahan besar hari ini.
Aku bahkan mungkin akan dihukum karena itu.
Mungkin besok aku akan dipecat dari perusahaan
karena masuk lewat kaki kiri atau kanan dulu.
Tapi, Bos, aku sudah berusaha memperbaikinya.
Aku pasti tak akan membiarkan wajah tampanmu ternoda.
Atau
daya tarikmu akan berkurang satu level.
Selesai.
Bersihkan sebelah sini juga.
Tidak perlu.
Bos, lain kali kau tak perlu terlalu khawatir.
Aku membawa Wei Zhen Tian bersamaku.
Jika terjadi sesuatu, ia bisa menggonggong.
Tapi, Bos,
caramu bergegas tadi sungguh keren.
Wei Zhen Tian.
Anjing konyol.
Kau tak bisa mengulanginya lagi. Kau hampir diusir.
Kau tahu?
Selamat pagi, Bos.
Untuk menenangkanmu,
sarapan hari ini ada hidangan Tiongkok dan Barat.
Mana yang kau sukai?
Menyanjungku tak akan berhasil kecuali kau buat Wei Zhen Tian menghilang.
Aku tahu kau marah atas kejadian kemarin.
Tapi bisakah kau memberi Wei Zhen Tian, yang masih anak anjing, kesempatan lagi?
Jadi, begini caramu meminta maaf?
Bos, tak semua orang bisa menghidupkan kembali impian lamanya.
Bos, apa kau juga diserang anjing saat masih kecil?
Sekali digigit, malunya dobel, 'kan?
Menghidupkan kembali mimpi lama? Sekali digigit, malunya dobel?
Bos, aku pasti akan menjaga Wei Zhen Tian dengan baik.
Tidak ada ketiga kali. Tidak akan ada lain kali.
Jika itu terjadi lagi, aku siap dihukum. Apa kau setuju?
Jangan sampai tak buat makan tengah malam.
Bagaimana mungkin?
Kualitas tidurmu adalah masalah terpenting bagiku.
Apa pun yang terjadi, akan kupastikan makan tengah malam siap untukmu.
Bos, aku akan mendapatkan gajiku hari ini.
Sebagai permintaan maaf, bolehkah aku mentraktirmu makan?
Apa gajimu cukup untuk mentraktirku makan?
Sebenarnya, tak cukup.
Aku hanya pekerja miskin.
Kau mau kuberikan bonus tambahan?
Benarkah? Bos, kau punya hati yang besar.
Lihatlah saldo rekening bankmu.
Maka, kau akan berpikiran jernih.
Dendam apa yang kau miliki?
Pemandangan di luar bagus.
Kenapa kau mengajakku ke sini?
Ini pemikiranku.
Walaupun kau pengacara kepentingan publik,
kau juga tetap butuh tempat untuk bekerja, 'kan?
Tempat ini nyaman dan Junheng & Co tepat di sebelahnya.
Jika mau menemui Cheng Yao, kau bisa pergi kapan saja.
Sempurna.
Memang.
-Jadi, kita letakkan mejanya di sini. -Baik.
Pencahayaan di sini bagus.
-Sofa di sana untuk ruang tamu. -Baik.
Taruh beberapa teh dan buah-buahan di sini.
Jadi, tempat ini akan bagus untuk bersantai.
Sudah kubilang kita punya sinergi yang baik.
Pikiran kita selaras.
Kita bisa taruh pohon uang di pintu masuk untuk menarik kekayaan.
Aku juga sudah menaruhnya di Junheng & Co.
Wu Jun, terima kasih.
Tapi aku tak bisa menerimanya.
Wu Jun, kau lihat sendiri.
Tempat aku biasanya bekerja adalah di pedesaan atau pinggiran kota.
Kota kumuh atau daerah pembongkaran.
Aku tak butuh tempat ini.
Tapi terima kasih.
Begini.
Aku mengalami beberapa masalah dan berharap kau bisa membantu.
Aku tak bisa datang dengan tangan kosong, 'kan?
Firma hukum kami menerima kasus-kasus yang ditugaskan Pusat Bantuan Hukum.
Seperti yang kau tahu, orang-orang di firma kami
berwajah galak atau ketus.
Meminta mereka menangani kasus itu akan membuat orang takut, 'kan?
Aku tak punya pilihan lain.
Aku sangat membutuhkan bantuanmu.
Ini memengaruhi peluang firma kami mendapatkan Golden Scale Award.
Bagaimana? Bisakah kau membantuku?
Bukan masalah. Kau bisa menemuiku kapan saja.
Tapi aku tak bisa menerima kantor ini. Aku juga tak membutuhkannya.
Baiklah, kau tak mau terima kantor ini.
Lalu, bagaimana denganku?
Ya, aku.
Bagaimana kalau aku menjadi asistenmu?
Pekerjaan ini awalnya adalah tugasku.
Itu ditugaskan padaku. Jadi, tentu saja aku harus mengerjakannya dengan baik.
Tapi menjadi pengacara kepentingan publik
berbeda dengan kasus yang biasa kau tangani.
Tidak apa-apa. Aku tak takut akan kesulitan atau kelelahan.
Demi Golden Scale Award, aku bisa menanggung apa pun.
Jadi, mulai hari ini,
aku akan menjadi asistenmu.
Bu Zhang.
Pengacara Cheng, kau akhirnya pulang.
Kasus suamiku...
-Masuklah dan bicara. -Baik.
Bu Zhang, minumlah ini.
Minumlah dulu.
Tempat tinggalmu selalu gelap dan lembap.
Mudah sekali terkena flu dan infeksi silang.
Kau harus menjaga kesehatanmu.
Aku sudah menyerahkan bukti dan dokumen
terkait cedera kerja suamimu ke pengadilan.
Tanggal sidang adalah bulan depan.
Semuanya beres.
Jangan khawatir.
Hal yang terpenting saat ini adalah menjaga kesehatanmu.
Suamimu masih mengandalkanmu.
Bu Zhang, aku ada urusan di luar.
Tolong tunggu aku di sini. Aku segera kembali.
Silakan lanjutkan pekerjaanmu.
Keluar.
Cheng Xi.
Menurutku, tempatmu ini sangat bagus
dengan bunga-bunga kecil, pepohonan, dan burung.
Bagaimana kau tahu aku tinggal di sini?
Kau menyelidikiku?
Lihatlah caramu bicara.
Aku hanya mengkhawatirkanmu.
Klienku sedang menungguku di rumah.
Jika ada yang mau kau katakan, segera katakan dan pergi.
Ini soal kode sandi brankasku. Tiba-tiba aku lupa.
Aku khawatir, jadi aku mau tanya padamu.
Tapi di tengah perjalanan,
makin aku memikirkannya, aku makin kesal.
Aku merasa
rumah ini tak lengkap tanpamu.
Kode sandi brankas adalah tanggal kita menikah.
Bagaimana kau bisa melupakan hal itu?
Cheng Xi.
Aku tahu ada aku di hatimu.
Sebenarnya, ada dirimu juga di hatiku.
Bagaimana aku bisa lupa?
Kau belum berubah selama bertahun-tahun.
Kau masih sangat cantik.
Jika ada aku di hatimu,
bagaimana kau bisa lupa
kita sudah bercerai.
Tidak, itu sakit.
Pengacara Cheng, apa kau sudah selesai?
Aku sedang terburu-buru. Masih ada yang harus kulakukan nanti.
Cepat.
Kali ini, aku akan mengampunimu.
Jika kau datang lagi, aku akan memanggil polisi.
Jangan khawatir.
Kejam sekali.
Aku mendengar ada yang tak beres, jadi aku sengaja menyela.
-Pengacara Cheng, kau baik-baik saja? -Aku baik-baik saja.
-Bu Zhang, duduklah dulu. -Baik.
(Ada restoran Brasil asli di dekat rumahku.)
(Mari kita coba.)
Bos.
Bos. Aku sudah mengatur informasi kasus Dong Shan.
Lihatlah apa ada yang perlu diperbaiki.
Cheng Yao.
Kau tak perlu melanjutkan kasus Dong Shan.
Kenapa?
Apa ada pekerjaanku yang kurang baik? Kau bisa beri tahu aku.
Bukan.
Kau melakukan pekerjaan dengan baik.
Itu bukan salahmu.
Lalu, apa yang terjadi?
Apa Dong Shan mencabut gugatannya?
Dia meninggal.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kematian Dong Shan sepenuhnya tak disengaja.
Pagi-pagi sekali, dia bergegas ke bandara untuk perjalanan bisnis.
Sebuah truk berukuran besar terbalik karena kelebihan beban
dan menghancurkan mobilnya.
Dia meninggal di tempat.
Ini akta kematian yang baru saja difaks oleh asistennya.
Selama proses perceraian,
jika salah satu pihak meninggal dunia, gugatan akan dibatalkan.
Jadi, kita tak perlu melanjutkan kasus ini.
Sedangkan untuk Dong Shan,
setidaknya setengah dari tujuannya sudah tercapai.
Pernikahannya dengan Jiang Wen Xiu memang sudah berakhir,
tapi lewat kematian.
Dia pasti tak menyangka pernikahannya akan berakhir seperti ini.
Omong-omong,
upacara pemakaman Dong Shan akan diadakan satu jam lagi.
Asistennya memberitahuku waktu dan lokasinya.
Sebagai pengacara, aku mau mengantarnya pergi.
Menurut tradisi,
bukankah upacara pemakaman seharusnya diadakan dalam tiga hari?
Kenapa terburu-buru?
Tapi, Bos, besok pagi kau ada pertemuan dengan calon klien
untuk membahas soal mewakili mereka dalam kasus sengketa warisan
dengan nilai satu miliar.
Cheng Yao, tolong komunikasi dengan klien dan coba jadwalkan ulang.
Jika mereka tak setuju, batalkan dan minta maaf pada mereka.
Tapi dalam kasus ini, kita mungkin akan mendorong klien ke firma hukum lain.
Aku tahu.
Aku akan segera menelepon klien.
Cheng Yao.
Ikutlah denganku ke upacara pemakaman.
AKTA KEMATIAN
DALAM KENANGAN
Terima kasih.
Ayahku, Dong Shan,
adalah ayah yang baik
dan suami yang baik.
Saat aku masih kecil,
dia dan ibuku
memulai bisnis dari awal.
Ada kasih sayang yang mendalam antara mereka.
Mereka memberiku kehidupan terbaik dengan upaya keras mereka.
Hari ini,
dengan berat hati,
aku berduka untuk ayahku di sini.
Dia klien pertamaku.
Pada waktu itu,
aku hanyalah seorang pengacara muda
tanpa pengalaman atau reputasi.
Tapi Dong Shan
tetap memilih untuk memercayaiku.
Turut berduka cita.
Turut berduka cita.
Pengacara Qian.
Terima kasih sudah datang untuk menghadiri pemakaman ayahku.
Pak Dong adalah klienku.
Itu sudah kewajibanku.
Pengacara Qian.
Aku mau minta waktumu sebentar. Apa kau keberatan?
Tentu tidak.
Baik. Terima kasih.
Min.
Kau bisa keluar dulu.
Ada hal yang mau Ibu bicarakan dengan kedua pengacara ini.
-Bu... -Dengarkan Ibu.
Keluar.
Baik.
Silakan.
DALAM KENANGAN
Ada beberapa hal
yang sudah lama kusimpan dalam hatiku.
Jika aku tak mengungkapkannya hari ini,
entah apa aku akan memiliki keberanian untuk mengucapkannya lagi di masa depan.
Dari saat aku bertemu Dong sampai pernikahan kami,
dan kelahiran Min,
perjalanan kami penuh rintangan.
Saat itu, keluargaku punya kondisi keuangan yang baik,
tapi Dong tak punya uang.
Kedua orang tua kami tak merestui kami,
dan kami menikah di bawah tekanan.
Pernikahan kami
tak direstui oleh para kerabat kami yang lebih tua.
Aku diam-diam lari dari rumah untuk menikah dengannya,
tanpa membawa satu sen pun.
Begitulah cara kami memulai dari awal, bekerja keras sampai sekarang.
Aku tahu Dong mau menceraikanku.
Aku sangat terpukul.
Tapi
aku sangat menyadari dalam hatiku
hubungan sepuluh tahun antara Dong dan aku
selama beberapa dekade terakhir
sudah melewati banyak badai tanpa masalah besar.
Konflik apa pun bisa diselesaikan.
Jadi,
pernikahan ini
tak bisa diakhiri.
Aku hanya
tak menyangka Dong
tiba-tiba...
Pengacara yang terhormat,
selain aku,
hanya Min dan beberapa orang dekat di perusahaan
yang tahu soal proses perceraian.
Tidak ada orang lain yang mengetahuinya.
Jadi,
hari ini,
aku mau minta pada kalian berdua
untuk menjaga rahasia ini untuk kami.
Dong sudah tiada.
Bisakah kau membiarkan keluarga kami memiliki sedikit bermartabat?
Apa kau keberatan?
Aku dan semua klienku terikat oleh perjanjian kerahasiaan.
Sekalipun jasaku sudah berakhir,
perjanjian kerahasiaan tetap berlaku secara permanen.
Tenang saja.
Baik.
Baik.
Terima kasih.
Terima kasih.
Bos.
Kenapa aku merasa kau tak menyukai Jiang Wen Xiu?
Bukannya aku tak menyukainya. Itu hanya bisnis.
Menurutku, ini mungkin tak terlalu buruk bagi Jiang Wen Xiu.
Dia tak tahu soal perselingkuhan Dong Shan.
Apa kau lihat betapa hancurnya dia pada upacara tadi?
Sepertinya dia tak akan pernah melupakan Dong Shan seumur hidupnya.
Dia tahu.
Tahu apa?
Dia tahu semuanya.
Apa dia tahu soal perselingkuhan Dong Shan?
Itu tak benar.
Tapi dia terlihat sangat sedih dan tertekan
pada upacara pemakaman tadi.
Mungkinkah itu akting?
Jiang Wen Xiu dan Dong Shan memulai dari awal bersama-sama.
Bahkan masyarakat pun tak menyadari
tokoh kunci kesuksesan Katering Zhenwei
bukanlah Dong Shan, tapi Jiang Wen Xiu.
Dia seorang wanita dengan kecerdasan dan keberanian bisnis yang luar biasa.
Kesedihannya nyata.
Tapi dia juga punya rencana untuk dirinya sendiri.
Bos, kenapa kau bilang begitu?
Dia bahkan tak mengikuti
tradisi menyemayamkan jenazah selama tiga hari sebelum kremasi.
Dia meninggal pada pagi hari,
upacara pemakaman diadakan sore hari, dilanjutkan dengan kremasi.
-Kenapa begitu? -Dia tahu semuanya.
Dia tahu mereka punya anak.
Makanya dia terburu-buru mengkremasi untuk menghindari pembagian aset.
Lumayan. Tidak terlalu bodoh.
Anak di luar pernikahan dan anak sah punya hak waris yang sama.
Tapi untuk membuktikan anak itu punya hak waris,
harus dibuktikan dia punya hubungan keluarga dengan Dong Shan.
Tes DNA harus dilakukan.
Makanya Jiang Wen Xiu terburu-buru mengkremasi jenazah Dong Shan.
Itu untuk menghancurkan jaringan tubuh dan DNA-nya, 'kan?
Ya.
Jadi, wanita itu tak bisa mengeklaim untuk tes paternitas.
Dia mau menghilangkan keberadaan anak haram itu dari sumbernya.
Jadi, makanya dia
meminta kita untuk bertemu dan merahasiakannya.
(Kau sudah selesai baca materi yang kukirimkan padamu?)
(Pertemuan pekan depan sangat penting.)
(Strategi kasus sudah dikirimkan ke surelmu.)
(Tidak perlu mengajak Wei Zhen Tian jalan-jalan?)
(Sudah kulakukan setelah makan malam.)
(Rajin mengamati tekanan emosi bawahan)
(dan mengambil tindakan yang tepat)
(adalah bagian normal dari menjadi bos untuk mengelola karyawan.)
Wei Zhen Tian,
apa menurutmu
pada akhirnya pernikahan selalu menjadi permainan catur?
Pantas saja.
Hukum hanya melindungi harta, tapi tak bisa melindungi perasaan.
Hal seperti itu sangat mengganggu bagiku.
Hal itu sudah menyebabkan gangguan besar pada lingkungan kerjaku.
Kuharap kau bisa mengatasinya.
Apa pertanyaanmu pada Wei Zhen Tian tadi sangat mengganggumu?
Kupikir kau akan punya pemahaman yang lebih dalam
setelah menjadi pengacara keluarga.
Benar.
Kakakku dulu punya hubungan yang baik dengan Deng Ming.
Tapi mereka akhirnya bercerai dan dia bahkan ditipu olehnya.
Masih ada orang yang berbeda.
Orang tuaku berbeda.
Tidak ada keterlibatan kepentingan di antara mereka.
Aku masih belum tahu bagaimana mereka menjaga ikatan itu.
Mungkinkah itu karena dirimu, Bos?
Kau sangat luar biasa.
Kau pasti menjadi kebanggaan mereka.
Mungkin kau adalah bahasa cinta mereka.
Ayahku mengira aku tak fokus pada pekerjaanku.
Dia menyarankanku membubarkan Jungheng & Co
dan pulang untuk mewarisi perusahaan.
Bagaimana bisa, Bos?
Kau pengacara terkemuka Junheng & Co.
Apa yang akan kami lakukan jika kau pergi?
Kau tak perlu khawatir.
Masa percobaanmu hampir berakhir.
Kau lebih berpeluang meninggalkan Junheng & Co sebelum diriku.
Aku sungguh tak tahu apa kau menghibur atau mengkritikku.
Tapi kau sangat berempati dan tahu cara menghibur orang lain.
Mungkin, Wu Jun benar untuk mempekerjakanmu.
Jika bekerja lebih keras, kau akan melampaui Bao Rui dan Yu Fei.
(Pengacara Cheng, bisa kita bertemu setelah urusan ayahku selesai?)
Bos, Dong Min tanya apa kita bisa bertemu.
Jangan lupa mencatatnya.
Apa aku mengganggu pekerjaanmu karena mengajakmu keluar?
Hari ini baik-baik saja.
Bagaimana kabar ibumu? Apa dia baik-baik saja?
Aku merasa dia pura-pura baik setiap hari.
Dia pasti takut aku akan marah.
Tapi makin dia seperti ini, makin aku merasa tak berguna.
Almarhum sudah meninggal dunia.
Mereka yang ditinggalkan harus hidup dengan baik.
Ya.
Demi ibuku,
aku harus mengendalikan diri.
Sebenarnya, aku melihat Qian Heng setengah bulan yang lalu.
Pada waktu itu,
ayahku memercayakannya untuk menangani perceraian.
Sebagai pengacara, kami punya aturan.
Kami tak bisa mengungkapkan privasi klien seperti itu.
Aku tahu.
Aku tahu dia pengacara yang hebat.
Dia punya prinsip sendiri dalam hal pekerjaan.
Tapi aku selalu merasa dia akan menjelaskan sesuatu padaku setelahnya.
Bosku memang seperti itu.
Dia memendam banyak hal. Dia tak suka membicarakannya.
Aku tak takut kau mentertawakanku.
Sebenarnya,
aku sudah mengejarnya selama lebih dari dua tahun.
Aku selalu berpikir apa pun yang terjadi,
dia setidaknya akan sedikit peduli
pada perasaanku,
atau merasakan sedikit kehadiranku.
Tapi sekarang,
ternyata aku hanya berkhayal.
Aku iri padamu.
Kau tahu
seseorang yang penyendiri seperti dia
akan mengirimkan pesan saat aku pergi menemuimu,
memintaku untuk tak mengganggumu.
Pesona apa yang kau miliki
sampai membuatnya begitu tergila-gila?
Tidak ada.
Tidak ada.
Atasanku hanyalah tipe pria yang terlalu blak-blakan
dan terkadang bisa menyakiti hatiku secara tak sengaja.
Jangan terlalu kesal.
Aku hanya menggodamu.
Kudoakan yang terbaik untuk kalian.
Sedangkan untukku,
setelah menjadi kekanak-kanakan begitu lama,
ini saatnya menjadi dewasa.
Kudoakan yang terbaik untuk diriku sendiri.
Jangan bergerak.
Kuperingatkan.
Sebaiknya menjauh dariku.
Kau...
Jangan bergerak.
Jangan bergerak.
Tutup matamu.
Aku pasti sudah gila.
Kenapa anjing ini makin mirip Cheng Yao?
Bos, kau sudah pulang?
Kenapa Wei Zhen Tian memakai penutup mata? Kemarilah.
Ekspresinya terlalu konyol. Itu polusi mental bagiku.
Ayo. Kembali ke kamar.
Istirahatlah. Jangan bergerak.
Apa ada yang Dong Min mau sampaikan padaku?
Tidak.
Kami hanya mengobrol santai.
Bos.
Kau tak menyukai Dong Min.
Tolak saja dia secara langsung. Itu lebih baik baginya.
Sekarang kasus itu sudah berakhir
dan ayahnya sudah meninggal,
sebagai teman,
sudahkah kau mempertimbangkan untuk menjelaskan
alasanmu menyembunyikannya darinya?
Kenapa aku harus menjelaskannya?
Setidaknya, beri tahu dia kalau kau tak sengaja menyakitinya.
Itu sudah terjadi.
Apa penting jika aku sengaja atau tidak?
Ya.
Ini penting baginya.
Cheng Yao.
Memberikan harapan palsu adalah sungguh kejam.
Jika seseorang menipu dirinya dan hidup di dunianya sendiri,
apa aku masih harus terlibat?
Kapan kau akan mentraktirku makan seperti janjimu?
Aku sedang sibuk akhir-akhir ini. Jadi...
Menurut Pasal 472 KUH Perdata,
-penerima penawaran berlaku... -Baik. Ayo pergi sekarang.
Mau makan apa?
Bos, bagaimana kalau kita pergi ke restoran lain?
Ini restoran terbaik dalam kisaran harga yang kuharapkan
dalam hal efektivitas biaya.
Untuk mempertimbangkan anggaranmu, kugunakan kata ini, efektivitas biaya.
Aku...
(Sungguh beban besar diperhatikan olehmu.)
Cepat.
Bagaimana kalau kau memesannya?
Bagaimana dengan ini?
Halaman ini dan halaman ini,
dua porsi untuk setiap hidangan.
Baik, Pak.
Bisakah kau menghabiskannya?
Bungkus saja yang tak habis.
Karena butuh waktu cukup lama sebelum makanan disajikan,
kenapa kita tak menghafal beberapa pasal?
Atau kita bisa bicara soal kehidupan.
Apa yang mau kau bicarakan?
Kenapa kau memilih belajar hukum?
Apa kau percaya pada hukum?
Karena aku melakukan kesalahan.
Kesalahan?
Pada hari mengisi pendaftaran kuliah, aku begadang semalaman bermain gim.
Di pagi hari, mataku agak kabur.
Kupikir sudah menulis jurusan Bahasa Prancis.
Saat mendaftar,
aku menyadari mendaftar untuk sekolah hukum.
Saat itu, aku suka film seni Prancis. Jadi, aku mau belajar bahasa Prancis.
Tapi jika dipikir lagi, jurusan itu sama sekali tak diperlukan.
Kenapa? Karena terbatasnya peluang kerja bagi orang-orang
yang ahli dalam bahasa yang jarang digunakan?
Bukan.
Karena aku terlalu banyak menonton film Prancis,
jadi aku ingat semua dialog dan pengucapannya.
Aku lulus C2 setelah belajar 1,5 tahun saja.
Sekarang aku bisa berkomunikasi dengan orang Prancis tanpa masalah.
Lalu, belajar hukum membuatku lebih praktis.
Sekarang, aku merasa menjadi pengacara
dan memecahkan masalah kehidupan nyata cukup menarik.
Jadi, ini kecelakaan yang menyenangkan.
Begini,
saat masih muda,
sering tak bisa melihat diri sendiri dengan jelas.
Saat aku memilih jurusan,
bagaimana aku tahu kalau aku sangat pintar?
Jadi, kau begadang semalaman sambil main gim.
Apa kau menyimak?
Gim apa yang kau mainkan?
Honu God.
Aku juga memainkan itu.
Tanoti. Kau tahu Tanoti?
Apa yang kau gunakan?
Aku menggunakan penyihir.
Sulit menggunakan penyihir.
Tentu saja. Menyenangkan bisa menang dengan menggunakan penyihir.
Pada tahap awal, itu jelas bertarung solo.
Tidak peduli seberapa bagus itemmu, bisa dikalahkan dengan satu serangan.
Tapi di tahap selanjutnya,
satu serangan area bisa menjadikanmu dewa.
Jadi, kau sangat kompetitif bahkan dalam bermain gim.
Di antara para kenalanku, sangat sedikit yang bisa menang dengan penyihir.
Kau benar-benar pemain gim terbaik di antara pengacara
dan pengacara terbaik di antara pemain gim.
Omong-omong, lagu-lagu dalam gim itu juga bagus sekali.
Aku bahkan membuat album khusus.
Kau tahu genre apa ini?
Death metal, 'kan?
Untuk pertama kalinya,
aku merasa menjadi asistenmu adalah takdir.
Mari bersulang untuk itu.
Jika kau benar-benar menyukainya, aku punya koleksi piringan hitam langka.
Aku akan memberikannya padamu.
Aku bahkan tak punya pemutar yang layak.
Jika kau memberikannya padaku, itu sia-sia.
Tapi jika kau suka, itu tak sia-sia.
Tidak kusangka terkadang kau bisa menjadi sangat manis, Bos.
Bagaimana kalau kita hafal saja pasalnya?
Hidangan sudah disajikan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.