Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BOSKU
(Episode 2: Akan kuberikan kesempatan. Bergabunglah dengan kasus ini.)
(Aku tahu usahaku akan dilihat oleh atasanku!)
GUDANG
(Tentu tak akan ada orang yang masuk ke sini, 'kan?)
Bahkan ada peralatan berkemah.
Kurasa aku tak punya pilihan
untuk berkemah di perusahaan selama beberapa hari.
Astaga.
Orang ini pasti sangat toksik
sampai sangat dibenci oleh semua orang.
Menakutkan.
Jangan dipikirkan.
(Qian.)
(Semoga mimpi indah malam ini juga.)
(Jangan lupa janjimu dengan psikolog besok.)
(Semoga kau cepat sembuh.)
Jika kau tak mencabut gugatannya, aku akan membunuhmu!
Jangan mencariku. Carilah Qian Heng.
Aku akan membunuh asistennya dulu untuk mengasah pisauku.
Menakutkan sekali.
Menakutkan.
Pasti karena guci ini.
Kenapa seperti ini? Aku tidur dengan guci tadi.
Apa masih ada orang di sini?
Qian Heng.
(Tunggu. Kenapa dia datang ke firma di tengah malam?)
(Jika aku ketahuan, matilah aku.)
(Dia sangat kasar.)
(Tidak.)
(Aku tak bisa dikendalikan oleh bosku.)
(Aku harus bekerja dengan serius selama jam kerja)
(dan tidur nyenyak setelah bekerja.)
(Aku harus menjadi gadis muda baik yang sehat dan positif.)
Tidur.
Tidur itu baik.
(Sulit untuk membuat janji dengan psikolog ini.)
(Kuterima kasus perceraiannya untukmu. Makanya aku bisa memotong antrean.)
(Dia tak terlihat sangat profesional.)
(Kendalikan amarahmu dan tunjukkan rasa hormat padanya.)
(Atau akan kuberi tahu semua klien soal insomniamu.)
(Saat mereka mempertanyakan kondisi mentalmu dan ganti pengacara,)
(aku tak akan bertanggung jawab.)
Teologi asing tak ada hubungannya dengan teologi dalam negeri.
Faktanya, itu tak terlalu berguna.
Kita harus tetap percaya pada sains.
Kita tak boleh idealis.
Benar. Semua yang kau katakan benar.
Benar, 'kan?
Aku juga mendengar Pengacara Wu bilang
perusahaanmu belum mendapatkan
Golden Scale Award selama bertahun-tahun.
Itu pasti karena obsesimu
yang menyebabkan terlalu banyak tekanan,
akhirnya menyebabkan insomnia.
Kemampuanku sudah berada di puncak industri.
Aku tak butuh penghargaan apa pun untuk diakui.
Sebaliknya, Golden Scale Award tak mendapatkan pengakuanku.
Bukankah ini penghargaan tertinggi
di dalam industrimu?
Jika tak mendapatkannya, bagaimana bisa membuktikan kalau kau pengacara terbaik?
Aku baik hati.
Aku menolak kasus bernilai jutaan dan menerima kasusmu.
Bukankah itu cukup?
-Bao, selamat pagi. -Selamat pagi.
Bao, selamat pagi.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Kalian semua datang cukup awal.
Cheng Yao. Ada apa? Wajahmu terlihat pucat seperti hantu.
Aku tak tidur nyenyak semalam.
Cheng Yao. Relaks.
Tersingkir di Junheng adalah hal yang normal.
Yu Fei,
apa kesibukanmu pagi-pagi begini?
Kasus di Amerika Serikat. Dokumen sudah difaks.
Pihak lain sudah setuju menandatangani perjanjian penyelesaian.
Pengacara Qian menyelesaikannya saat konferensi telepon semalam.
Dia sudah menulis dokumennya.
Aku harus bergegas mengoreksinya sebelum dia kembali.
Kau cepat sekali.
Mustahil.
Bagaimana kasus ini bisa ditugaskan padamu, bukan aku?
"Relaks. Tersingkir di Junheng adalah hal yang normal."
Bagaimana bisa?
Aku pewaris Junheng.
Kurasa kau kebingungan.
Aku selalu dengar kalau bos sangat tegas terhadap asistennya.
Tidak kusangka dia begitu tegas pada dirinya sendiri.
Itulah gaya Pengacara Qian.
Hal yang bisa diselesaikan dalam satu hari akan diselesaikan.
Setiap kali dia berperang, semua orang menderita.
Pengacara Qian lebih memilih bersaing sampai mati
daripada melihat kalian kehilangan motivasi.
Tapi apa dia tak perlu tidur?
Hanya mereka yang tak efisien yang begadang.
Itu usaha yang sia-sia.
Bos.
Kau sudah datang. Walau kali ini tugas itu tak diberikan padaku,
kujamin akan membantu Yu Fei menyelesaikan mengoreksinya.
Sebenarnya, sebagai pendiri,
kau tak perlu bekerja terlalu keras, 'kan?
Jaga dirimu.
Apa kau cukup tidur?
Apa yang kau coba katakan?
Sebenarnya, bukan apa-apa.
Bos.
Kudengar kau pindah ke rumah baru. Apa kau suka tinggal di sana?
Lumayan. Hanya ada tetangga yang kurang peka.
Dia tak hanya berisik,
tapi juga merusak barang-barang.
Bagaimana itu bisa terjadi? Beri tahu alamatnya.
-Kusuruh manajemen untuk mengusirnya. -Dia sudah pergi.
Minggir.
Bukankah dia tinggal di vila terpisah?
Bagaimana bisa ada tetangga?
Halo.
Tan Ying.
Apa aku terlihat lebih baik sekarang?
Lumayan. Lingkaran hitam terlihat
seperti seseorang dari tim Pengacara Qian.
Apa lebih baik seperti ini?
Apa warnanya terlalu merah?
Jangan khawatir.
Dari yang kuketahui tentang bosmu,
dia sama sekali tak bisa membedakan warna lipstik.
Baiklah.
Lebih lambat dari bos pergi ke ruang rapat dianggap terlambat.
Dia sedang membicarakanmu.
Mengenai pasutri itu, suaminya punya bisnis.
Setelah menikah selama setengah tahun, mereka bercerai.
Karena perjanjian pranikah,
harta yang didapatkan istrinya tidaklah banyak. Tapi sekarang
dia tahu perusahaan suaminya akan mendapatkan dana dan masuk bursa saham.
Dia yakin suaminya melakukan penipuan
dan menyembunyikan informasi selama perceraian mereka.
Jadi, dia berharap kita bisa menyelidikinya
dan mendapatkan lebih banyak properti untuknya.
Seperti biasa, kuajak asisten pengacara untuk menangani kasus ini.
Yu Fei punya kasus lain yang harus ditangani sekarang.
Jadi, Bao Rui dan Cheng Yao, kalian berdua bersaing untuk itu.
Aku akan memilih salah satu dari kalian untuk menindaklanjuti kasus ini.
Waktu sangat penting untuk kasus ini.
Setelah perceraian, tuntutan pembagian kembali harta punya batas waktu.
-Sudah berapa lama mereka bercerai? -Dua tahun sepuluh bulan.
Jadi, masih dalam batas kewajaran.
Jika salah satu pasangan menyembunyikan, mentransfer, menjual,
menghancurkan properti milik bersama
atau memalsukan utang, atau upaya untuk menyalahgunakan properti,
dan pasangan lainnya mengetahuinya
dan berikan petunjuk soal properti itu dalam waktu tiga tahun,
dia bisa menuntut di pengadilan
untuk memulai sengketa properti pascaperceraian.
Karena pria ini punya bisnis, kasusnya sangat sederhana.
Mulailah penyelidikan dengan bisnisnya.
Sebelum perceraian, apa dia mendirikan anak perusahaan
dengan perusahaannya sebagai pemegang saham?
Jika ya, apa perusahaan-perusahaan itu sudah menambah modalnya?
Jika tindakan ini sudah dilakukan, kita bisa menuntut uang darinya.
Apa perusahaan ini akan didaftarkan sekarang?
Kalau begitu, nilainya tak akan sama.
Jika kasus ini berhasil,
uang muka rumahku sudah siap.
Waktu penyelidikan dan pengumpulan bukti agak singkat.
Kita harus menyelesaikan gugatan dalam waktu dua bulan.
Ya.
Ada yang lain?
Cheng Yao. Kuminta kau datang ke rapat bukan untuk menjadi stenografer.
Poin Yu Fei dan Bao sudah komprehensif dan detail.
Jadi, kau tak punya kontribusi apa pun?
Apa kau biasanya menghabiskan waktu untuk berdandan dan memilih pakaian?
Tidak. Aku hanya mau membuat diriku terlihat lebih energik dan profesional.
Kau menggunakan penampilan untuk menutupi fakta kau pengacara buruk.
Apa ini pemahamanmu soal profesi hukum?
Aku mengerti. Aku tak akan mengulanginya. Maaf.
Baik. Jika bulan depan masih begini, silakan tinggalkan Junheng.
Dimarahi?
Jangan sedih. Itu semua bukan salahmu.
Apa yang bisa kulakukan untuk semua orang?
Lupakan saja. Jaga-jaga ada serah terima nanti.
Yu Fei, kenapa kau bicara seperti itu?
Cheng Yao, jangan khawatir.
Walaupun kau hanya di sini satu hari,
aku akan tetap menjagamu.
Siapa yang memintaku menjadi pewaris?
Kesadaran tuanku sangat kuat.
(Ayo bertaruh.)
(Berapa lama yang ini akan bertahan?)
(Bao Rui, jangan terlalu terbawa suasana.)
(Mudah sekali meninggalkan noda pada kariermu dengan cara ini.)
(Aku hanya yakin dengan "kepedulian" bos.)
(Aku merasa Cheng Yao agak istimewa.)
(Kenapa?)
(Asisten yang terakhir kali tak bisa menjawab pertanyaan bos,)
(langsung berhenti.)
Hal ini akan memengaruhi
penetapan pajak berdasarkan undang-undang perpajakan AS.
Sebaiknya, kita mendapatkan konfirmasi mereka
sebelum membalas pada klien.
Apa sudah waktunya untuk bekerja?
Ini baru pukul 05.00. Siapa ini?
Tentu saja. Secepat mungkin.
Baik. Dah.
Apa yang kau lakukan di sini?
Selamat pagi, Bos.
Aku datang untuk bekerja.
Aku hanya pergi ke kamar kecil.
Saat aku kembali, kulihat kau di sini juga.
Kau datang bekerja pukul 05.30?
Burung bodoh harus terbang duluan.
Bos.
Lingkaran hitam di matamu sangat besar.
Apa kau bekerja sepanjang malam?
Aku juga baru tiba.
Burung bodoh yang kusebutkan tadi adalah aku.
Kupikir para bos hanya menjentikkan jari untuk memaksa kami pergi bekerja.
Aku terkejut kau bekerja begitu keras, Bos.
Kau sedang buat kopi?
Biar kubuatkan. Kau bisa pergi ke kantormu dan istirahat.
Tidak perlu. Kau harus terbang dulu.
Untung aku tak ketahuan.
Bos.
Bos.
Sejak kudengar cerita heroikmu dalam mengakali intimidator,
aku datang ke sini untuk belajar sebelum bekerja setiap hari.
Aku mencoba untuk mengikutimu
dan menjadi pengacara yang baik.
Matahari sangat terik di luar.
Aku pergi bekerja.
Gawat.
-Gawat. -Kau terus bilang, "Gawat." Ada apa?
Bos menjadi gila.
Aku tak tidur sepanjang malam untuk merevisi dokumen.
Jika terus begini, aku akan mati.
Kenapa aku harus lahir di tahun kerbau?
Aku terjebak bekerja lembur seumur hidup seperti sapi atau kuda.
Bao, kau lahir di tahun kerbau?
Ada apa?
Kukira kau lebih tua.
Aku tak menyangka kita seumuran.
Seumuran? Bukankah ini kebetulan?
Bukankah ini kebetulan? Dia 12 tahun lebih tua darimu.
Kenapa kau harus mengatakannya?
Kau memberi banyak tekanan pada pemula.
Cheng Yao. Kenapa aku melihatmu sangat lelah juga?
Apa kau juga mendapat tugas dari bos semalam?
Apa aku akan dapat kehormatan itu?
Lihat?
Bos hanya mencintaiku.
Menjijikkan.
Hai, Para Kolega.
Selamat pagi.
Selamat pagi, Pengacara Wu.
Selamat pagi.
-Selamat pagi. -Ini "Jun"-nya Junheng?
Dia sangat berbeda dengan Pengacara Qian.
Yang satu mengurus hal eksternal dan satunya lagi internal.
Keterampilannya berbeda.
Jangan pikir dia tak bisa diandalkan. Tim kami juga menangani litigasi.
Kau pasti Cheng Yao.
-Halo, Pengacara Wu. -Halo.
Kau tampak cantik.
Pengacara Wu, apa yang kau lakukan?
Kelinci tak memakan rumput dari sarangnya sendiri.
Apa yang kau pikirkan?
Aku hanya memikirkan untuk mendapatkan Golden Scale Award sekarang.
Siapa yang sempat memikirkan hal lain?
Bekerja keras saja.
Selamat pagi, Pengacara Wu.
Tan Ying sangat tangguh.
Saat dia tegas, bosnya pun dimarahi.
Kenapa kau tak bisa menerima saja
pengobatan dari psikolog?
Kau tak tidur nyenyak semalam, 'kan?
Lihatlah lingkaran hitam di matamu.
Warnanya bahkan cocok dengan kacamata hitammu.
Pengacara Wu. Aku sedang bekerja.
Aku hanya menjagamu.
Lihatlah keadaan pikiranmu saat ini.
Jika tak segera tidur, kau akan mati kelelahan.
Bagaimana jika kuberikan cuti?
Tenangkan dirimu.
Istirahatlah sebentar.
Aku tak keberatan.
Aku hanya khawatir penghasilanmu tak cukup
untuk membelikan para pacarmu bunga dan batu giok.
Hentikan itu.
Aku berusaha menjadi yang lebih baik. Aku seorang remaja teladan sekarang.
Kenapa kau masih mengungkit masa lalu? Kenapa kau tak melupakannya?
Bergosip bukanlah kebiasaan yang baik.
Kau harus mengubah kebiasaan buruk ini.
Selain itu, kau masih punya reputasi buruk di industri ini, 'kan?
Apa aku selalu membicarakan hal itu? Tidak, 'kan?
Qian.
Aku serius mau meningkatkan reputasi timmu yang tak simpatik
untuk menurunkan tingkat keluhanmu.
Jika tak kulakukan intervensi sekarang, dengan suasana seperti ini,
hanya masalah waktu sebelum klien datang dan mengetuk pintu.
Aku satu-satunya
yang tanpa henti bertoleransi dan memaafkanmu selama bertahun-tahun.
Kau tak pernah peduli
atau menanyakan kesehatanku.
Izinkan aku bertanya padamu.
Kenapa harus dia?
Aku sudah menyelidiki Cheng Yao.
Walau bukan yang terbaik, dia memenuhi standar Junheng.
Hal terpenting adalah
kepribadiannya baik dan empatinya kuat.
Dia bisa secara efektif mengurangi perselisihan kita dengan klien.
Aku sudah pikirkan baik-baik.
Mulai hari ini,
aku akan mengawasi kalian.
Saat tingkat keluhan turun cukup rendah,
Golden Scale Award
akan berada dalam jangkauan, 'kan?
Kau benar-benar mengincar Golden Scale Award?
Atau kau mau memenuhi keinginan egoismu? Kau tahu itu.
Keinginan egois apa?
-Coba diperjelas. -Kakaknya Cheng Yao itu Cheng Xi, 'kan?
Saat kuliah,
kau tak bisa mengejar Cheng Xi, jadi kau marah,
dan memacari banyak gadis.
Apa kau mau aku mengingat keseluruhan ceritanya?
Cheng Xi adalah ahli perwalian properti.
Jika aku bisa mempekerjakannya, itu akan menutupi kekuranganmu, 'kan?
Jadi, apa kau mempekerjakannya?
-Aku sudah berusaha. -Kau bahkan tak punya nomor teleponnya.
Kau menambah bebanku dengan semua usahamu. Kau tahu itu?
Bagaimana hal itu bisa menjadi beban?
Menurutku Cheng Yao cukup bagus.
Beri dia waktu dan kesabaran.
Dia akan berkembang segera, setuju?
Baik.
Kalau begitu, aku perlu pekerjakan akuntan profesional untuk perhitungan.
Sejak Cheng Yao memasuki firma hingga dia pergi,
aku harus menghitung biaya setiap menit dan detiknya.
Waktuku sangat berharga.
Kau tak bisa tidur, tapi cukup pandai menghitung uang.
(Siapa yang bisa memberi tahu pengacara besar ini)
(kalau uang itu tak pernah cukup.)
(Tidak tidur akan membahayakan nyawa.)
(Bos, aku mohon padamu.)
(Tolong pergilah. Aku perlu tidur.)
Sampai jumpa.
Sampai jumpa, Bos.
Aku mengantuk sekali.
Hanya bekerja dan tak tidur,
bahkan anak yang pintar pun akan menjadi bodoh.
Waktunya tidur.
Cheng Yao.
Cheng Yao.
Jangan berisik. Aku sedang tidur.
Saatnya bangun untuk rapat.
Rapat apa?
Apa kau memberiku sebuah kasus?
Apa kau sedang bermimpi?
Bos.
Aku bisa jelaskan.
Kenapa kau tinggal di sini?
Sejak kau mengusirku,
aku tak bisa menemukan tempat tinggal.
Jadi, aku mau tinggal di sini selama dua hari.
Tapi
kenapa kau tak tidur dan malah datang ke kantor?
-Apa kau tak bisa tidur? -Kuperingatkan kau
jangan bicara sembarangan, atau akan dimintai pertanggungjawaban hukum.
Reaksimu sangat keras.
Aku paham. Kau datang untuk bekerja lembur, 'kan?
Jadi, pagi itu...
Saat kita bertemu, kau sebenarnya pergi keluar, bukan datang bekerja?
Suatu malam,
tiba-tiba aku mendengar bahasa Mandarin, lalu bahasa Inggris.
Kupikir aku sedang bermimpi.
Itu kau juga, 'kan?
Menurutku, tak ada seorang pun di dunia ini yang begitu genius.
Bahkan kau tak bisa menyelesaikan begitu banyak pekerjaan tanpa bergadang.
Aku genius.
Orang genius pun butuh waktu untuk menyelesaikan kasus.
Bos, jangan khawatir.
Aku tak akan memberi tahu siapa pun kalau kau diam-diam bekerja lembur.
Aku tahu kau mau memberi contoh yang baik pada kami.
Jadi, kerja keras akan membuahkan hasil.
Sudah, pergilah.
Masih ada yang harus kulakukan.
-Apa kau butuh bantuanku? -Tidak.
-Bos. -Kubilang tidak.
Aku hanya mau tanya apa boleh tinggal di sini dua hari lagi?
Begitu dapat tempat, aku akan pindah.
Terserah. Pergilah.
Selamat malam, Bos.
Tunggu.
Ada lagi yang kau mau kulakukan?
Bagaimana kau bisa tidur
di lingkungan yang buruk?
Aku hanya perlu menutup mataku dan tertidur.
Kemampuan beradaptasiku kuat.
Aku bisa tidur di mana saja.
Apa kau mau aku menunjukkannya?
Pergilah.
Pergi!
Jangan bekerja terlalu keras.
Pergilah.
Selamat malam, Bos.
"Aku hanya perlu menutup mataku dan tertidur."
Apa ada orang seperti itu?
(Angin dan hujan memaksaku menjadi lebih kuat.)
Ayo bangun.
Keinginan untuk bangun dari rumah susun seluas 500 meter persegi sudah terwujud.
Harum sekali.
Pasal 1.076.
Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,
mereka harus menandatangani perjanjian perceraian secara tertulis
dan mengajukan pendaftaran perceraian secara langsung
di otoritas pencatatan perceraian.
Pasal 1.076.
Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,
mereka harus menandatangani...
Apa yang sedang kau lakukan?
Menghafal hukum.
Kenapa kau sesenang itu menghafal hukum?
Mentorku bilang cintailah pekerjaanmu.
(Dia jelas berangkat ke kantor lebih awal.)
(Sungguh orang yang begitu tegas pada dirinya sendiri.)
(Jadi, bersikap sedikit kasar padaku bisa diterima, 'kan?)
Bos, kau lembur hingga larut malam setiap hari.
Kau sudah bekerja terlalu keras. Ini kubuatkan kopi agar semangat.
Membuat kopi bukan tugasmu.
Tidak apa-apa.
Aku biasa membantu rekan pengacaraku membuat kopi di firma terakhirku.
Cheng Yao.
Menurutku ini bukan pekerjaan untuk pengacara wanita.
Kau adalah pengacara, bukan administrator.
Aku tak mau kau berpikir
kalau membuatkan kopi untuk rekan atau atasan itu membuatmu lebih ramah.
Pernah kau lihat pengacara pria membuatkan kopi untuk orang lain?
Dalam profesi hukum, wanita dan pria itu setara.
Tidak ada gender yang dilahirkan untuk membuat kopi, memesan tiket,
mencetak dan memfotokopi dokumen, dan sebagainya.
Aku harap kau bisa ingat ini.
Kau benar. Aku tak akan melakukan hal tak penting seperti ini lagi.
Kalau begitu, katakan padaku.
Menurutmu apa yang penting?
Bos, boleh aku bergabung dengan kasus yang kita diskusikan dua hari lalu?
Aku tak butuh bagian.
Aku hanya mau punya kesempatan belajar lebih banyak dari atasan dan rekanku.
Ini beberapa ide yang sudah kuatur.
Bos, lihatlah.
Bos.
Jika kau memang
tak bisa menyetujuinya,
aku hanya bisa beri tahu rekan-rekan kita
kalau kau bergadang dan lembur di kantor setiap hari.
Baik.
Benarkah?
Aku sedang bahas soal berpartisipasi dalam kasus ini.
Benarkah?
Sudah kuduga. Aku tahu usahaku akan dilihat olehmu.
Aku benar-benar tak melihatnya.
Aku mengizinkanmu, tapi jangan merasa terlalu yakin dengan dirimu sendiri.
Di firma, fondasimu relatif buruk.
Pengalaman kerjamu sedikit.
Kau magang di firma lain selama setahun,
tapi belum menangani kasus secara mandiri.
Kemarin malam, kau hanya melihat berkas perkara sebentar.
Jadi, bukankah kau bilang kau sudah bekerja keras?
Bao Rui terjatuh
dan kakinya terkilir.
Haruskah kusampaikan rasa prihatinku?
Karena cedera kaki,
dia tak bisa pergi ke Administrasi Pengaturan Pasar
untuk mencari catatan perusahaan dan situasi ekuitas,
jadi kau akan menggantikannya.
Bukan masalah.
Aku juga mau mengucapkan terima kasih atas nama Bao Rui.
Tidak perlu berterima kasih.
Hal biasa jika rekan kerja saling membantu.
Terima kasih sudah menyerahkan bagianmu,
jadi dia tak perlu membagi bagiannya denganmu.
Ya. Bukan masalah.
Aku pasti akan berusaha keras, mengikuti jejakmu,
dan membiarkanmu tidur lebih banyak dan lebih nyenyak.
Baiklah, kau pergilah sekarang.
-Jangan melakukan hal yang tak penting. -Baik.
Terima kasih, Bos.
Ini taksiku.
Apa yang akan terjadi jika dia tahu hal ini?
-Apa kau baik-baik saja? -Apa yang kalian bicarakan?
-Lihatlah kakimu. -Kau tampak senang.
Aku tadi melihat Cheng Yao berlari di tengah hujan.
Haruskah kau memberinya segelas teh susu sebagai hadiahnya?
Kenapa? Menjalankan tugas seperti ini tidak ada imbalannya.
Walau ratusan kali, bos mungkin tetap tak peduli.
Benar, 'kan?
Tapi itu tugas yang diberikan bos pagi ini.
Itu bagus.
Katanya karena kakimu terluka dan tak bisa berjuang untuknya,
maka dia mengoper kasus yang dia berikan untukmu padanya.
Aku tak bisa berdiri,
tapi aku masih bisa berjuang.
Jadi, aku,
sebagai pewaris Junheng,
pastinya harus menjaga setiap rekan kerja.
Cheng Yao...
Aku akan ambilkan teh susu.
Jangan berdiri lagi.
Kau...
Pesan antar saja.
Pesan antar.
Teh susu, 'kan?
Teh susu.
Tambahkan mutiara.
Tambahkan boba.
Tambahkan kelapa.
Tambahkan sagu dan ketan.
Sebaiknya kau memesan bubur delapan harta karun.
Ya.
Bubur delapan harta dengan teh susu.
Itu agak menjijikkan.
Aku tak yakin kaki atau otakmu yang terluka.
Listrik padam?
Mustahil.
Listrik dan air padam.
-Rekan, bisakah... -Aku tak bisa.
Bos.
Ini terlalu gelap. Aku tak lihat itu kau.
Bisakah kau memperbaiki sekringnya? Sekringnya rusak.
-Suruh saja Wu Jun. -Bos.
Boleh aku menumpang mobilmu?
Aku ingat ada hotel di seberang jalan rumahmu.
Aku mau tinggal di sana semalam dan mandi air panas.
Tidak searah.
Kalau begitu, sampai jumpa.
Pasal 1.076 KUH Perdata.
Jika kedua pasangan secara sukarela bercerai,
mereka harus menandatangani perjanjian tertulis...
Siapa itu?
Aku.
Kau membuatku takut, Bos.
Kaulah yang lebih menakutkan.
Lagi pula, tak banyak orang yang bisa menari lucu seperti itu di kantor
malam-malam begini.
Aku tak menari. Aku sedang senam.
Cuacanya sangat dingin. Aku perlu melakukan pemanasan.
Baiklah.
Aku akan mengizinkanmu menggunakan kamar mandiku selama setengah jam.
Kau tak mau? Lupakan saja.
Sudah kuduga. Kau memang peduli pada karyawanmu.
Aku pasti akan bekerja keras untukmu.
(Terima kasih sudah meminjamkan kamar mandimu, Bos.)
(Ini sama seperti saat aku pergi.)
(Apa bos tak pernah memasak?)
(Karena dia meminjamkanku kamar mandi, aku akan masak sesuatu untuknya.)
(Lagi pula, dia tak akan seperti idola drama rendahan)
(yang tak bisa tak jatuh cinta padaku)
(setelah mencicipi masakanku.)
Aku harus memasak apa?
(Aku tertidur lagi?)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.