Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Apa kau akan tenggelam?
Baiklah, kalian berdua. Waktunya makan siang.
Tapi aku tidak lapar.
Kau harus makan.
Setelah berenang sebanyak itu akan menguras tenagamu.
Perutmu akan sakit, lalu kau tak bisa berenang lagi.
Kita sebaiknya tidak mengeluh.
Kita tidak mau ibumu memasak, bukan?
Hei! Aku mendengar itu.
Baiklah. Bagaimana keadaanmu, Nak?
- Apa kau sudah lelah? - Tidak!
Oke. Mari latihan mengambang lagi, oke?
Ayah mau kau tetap dekat, jangan mengambang terlalu jauh.
- Ya. - Oke.
Siap? Bagus, ayo coba.
Aku berenang dengan baik.
Benar begitu. Kerja bagus.
Lihatlah kau! Kau mengambang.
Berhenti menendangku.
Benar begitu.
Ada sesuatu di bawah.
Benar begitu.
Kenapa kau tertawa?
- Ayah menendangku? - Ayah tidak menendangmu.
Berhenti menendangku!
- Tunggu... Ada sesuatu... - Ada sesuatu di bawah.
- Naik ke kapal. Ayo. - Aku masih berenang!
Naik ke kapal sekarang! Tidak, pergi ke kapal!
- Tidak. Aku masih mau renang. - Pergi! Pergilah!
Ayah, apa yang terjadi? Ada apa?
Kembali ke kapal! Berenanglah!
- Cepat naik ke kapal! - Ayah! Apa yang terjadi?
Cassidy?
- Ayah, apa yang terjadi? - Cepat, naik ke kapal!
- Tolong aku! - Naik ke kapal!
Pergilah ke kapal! Naiklah! Naik...
Benar begitu, sayang. Ed!
Ed!
- Ed! - Ayah!
- Ayah! - Ed!
Ed!
Ed!
- Ayah! - Ed!
Cassidy!
Ayah!
- Pagi. - Pagi.
Tidurmu nyenyak?
Ya. Tidurku sangat nyenyak.
Kau lama tidak membutuhkan itu.
Kau tak apa?
Ya. Pasti karena pengar waktu.
Hari ini akan seru.
Jam berapa kita harus sudah sampai di sana?
Kau tak harus melakukan ini.
Apa yang kau bicarakan?
Cass. Ayahmu.
Hari peringatan. Di perairan yang sama.
Tak ada yang akan menyalahkanmu...
...jika kau lebih memilih untuk mabuk minuman jeli.
Aku mau melakukan ini.
Aku harus melakukan ini.
Tidak, kebutuhan adalah kewajiban.
Lagi pula kau tidak kenal Benz.
Dan kau tidak peduli dengan harta karun tenggelam ini.
Ya, apapun itu,
Kau harus temukan harta karun yang tenggelam.
Karena aku bisa sangat manja.
Itu masih belum?
Apa maksudnya itu?
Aku hanya mengatakan apa yang kau katakan.
Lagi pula...
Museum di London ini sangat menginginkan...
...agar aku temukan "harta karun yang tenggelam".
Mereka adalah donaturnya, dan mereka yakin...
...masih ada emas di bawah sana.
Tapi aku sangat yakin,
Aku tidak terbang jauh-jauh ke sini hanya untuk berdiam di kamar hotel,
Atau meminum minuman payung murah...
...di salah satu bar bantai perangkap turis.
Oke. Kalau begitu mari mulai pesta ini.
Ayo.
Ini akan baik saja.
Itu dia.
Ayo.
Itu kapalnya?
Aku rasa begitu.
Wow. Setidaknya itu masih mengapung.
Lihat apa yang akhirnya dibawa kucing.
Ini dia, Kapten Penis.
Selamat datang di Réunion.
Aku melihat pasangan yang sangat serasi.
Bagaimana kabarmu?
Aku pernah lebih baik dari sebelumnya, kawan.
Menikmati hidup di waktu kepulauan. Dan lihatlah dirimu.
Dan kau pasti wanita cantik...
...yang membuat seorang pria meninggalkan kehidupan pembajaknya.
Pembajak, ya?
Benz, ini Cassidy, istri baruku.
Dan Cassidy, bajingan tua ini adalah Daemon Benz.
Senang bertemu denganmu, Cassidy.
Senang bertemu denganmu. Aku banyak mendengar tentangmu.
Kau masih setuju untuk ikut?
Aku lihat kau masih membuat Studebaker tua ini beroperasi.
Studebaker? Itu sangat lucu.
Berani-beraninya kau bicara tentang wanita tuaku yang manis seperti itu?
Maksudku, fisiknya mungkin sudah tidak begitu menawan,
Tapi dia masih mengantarku ke tempat tujuanku.
Seluruh istri menua bersama waktu.
Juga para suami.
Penyelamatan bagus. Tapi tidak begitu denganmu, Suami.
Maksudku, apa tak ada petugas pemeriksa kapal di sini?
Bung, apa kau benar-benar...
...mencoba membuatku tersinggung hari ini?
- Itu sangat bagus, Benz. - Lihat? Aku sudah menyukai dia.
Aku harap kau tidak keberatan.
Aku undang dua orang temanku untuk ikut bergabung.
Kami tidak keberatan.
Pierre. Itsara.
Aku mau kau bertemu sahabatku, Gregg Branham.
- Hai. Apa kabar? Kau juga. - Senang bertemu denganmu.
Ini adalah cinta baru dalam hidupku, Cassidy.
Tidak, aku hanya bercanda. Dia istrinya Gregg.
- Senang bertemu denganmu. - Kau juga.
Terima kasih sudah izinkan kami ikut.
Ya, tidak masalah.
Kelihatannya ini akan menjadi pesta.
Hei, ke mana pun aku pergi, itu selalu pesta.
Jadi, bisa kita mulai berlayar?
- Ya, ayo berangkat. - Ya!
Semuanya, ini mualim 1-ku, Kai.
Dia tak banyak bicara, tapi menjaga kapal ini tetap beroperasi.
Hai.
- Hai. - Hai.
Naik ke kapal. Cepat!
Naik ke kapal sekarang!
Oke. Kalian tahu tentang ekosistem, benar?
Rantai vulkanik, lempeng tektonik, dan semacamnya.
Tapi ada satu peraturan,
Yang biasanya dilewatkan saat kuliah pertama.
Aku sebut itu "Peraturan Seamus".
Yaitu...
Kau pengunjung di sini.
Kau adalah tamu.
Kau tamu mereka.
Dan mereka mengizinkanmu memasuki kerajaan mereka.
Kau bukan di kerajaanmu.
Tidak sedetikpun di luar sana.
Dan itu artinya kau harus memikirkan "Apa hal-hal yang bisa membunuhku?"
Saat aku seumuranmu, dan saat aku baru memulai,
Aku mengikuti sebuah ekspedisi di Galápagos.
Dan aku terbiasa dengan peralatan selam.
Dan juga kapten ekspedisi ini adalah rekanku.
Dia menunjukkan aku.
Dan dia menunjuk ke tanaman yang luar biasa indah...
Tumbuh tepat di sana.
Aku ulurkan tanganku.
Kau tak bisa menahan diri. Kau ingin sentuh itu.
Lalu tiba-tiba kapten memukulku.
Aku berbalik ke arah dia, seperti, "Apa-apaan itu tadi?"
Dan dia menjawab seperti ini.
Dia seperti...
Dan dia seperti, "Selesai sudah. Sentuh itu, maka kau mati."
"Sentuh itu dan kau mati. Perhatikan."
Lalu aku sadar dia tidak bercanda.
Dan dia selamatkan nyawaku.
Hati-hati.
Lebih hati-hati lagi dari yang seharusnya.
Oke?
Jadi...
Oke, kalian sudah tahu tugasmu,
Kau tahu kapan kita bertemu di sini.
Dan aku akan temui kau minggu depan.
- Hei, Kakek. - Hei, kacang.
Hei...
Ibumu beritahu kakek jika...
...kau sering bermimpi buruk belakangan ini.
Aku tak bisa berhenti memikirkan itu, Kakek.
Kau membicarakannya?
Aku terus melihat ayah dan darah di lautan.
Dan itu sangat seram.
Dan itu kadang sulit untuk dipikirkan.
Ya.
Kau tahu, kakek mengalami mimpi yang sama.
Kakek melihat...
Kakek tidak melihat laut, kakek hanya...
Kakek hanya melihat ayahmu.
Kakek tak punya kebijaksanaan lainnya tentang itu, kakek hanya...
Kakek tak tahan memikirkan tak bisa melihat ayahmu lagi.
Intinya... Dengar, hanya...
Cobalah luangkan waktu hari ini, agar kita bisa bicara.
Oke, Kakek.
Cuaca bertiup dari arah tenggara.
Dan ada laporan aktivitas bajak laut di utara, di dekat kanal.
Lanjutkan dengan hati-hati dan hindari perbatasan maritim.
Untuk berita yang berkaitan, heroin seberat 80 kg dilaporkan...
...dicuri dari pihak berwajib Indonesia semalam...
Baiklah, teman-teman. Ucapkan selamat tinggal pada pulau utama,
Anggap kau di rumah sendiri, dan bersiap untuk petualangan.
Bos, lihat.
Setengah kilometer utara. Kau mau aku bagaimana?
Kita kejar mereka.
Agak jauh sedikit, sebentar lagi. Perhatikan penandanya.
Kita sudah dekat. Kelilingi area itu.
Kiriman obatnya di sekitaran bawah.
Perhatikan penandanya.
Bersiap.
Hei! Lihat di sana.
Ada kapal yang datang.
Perhatikan penandanya.
Mereka mendekati kita.
Bersiaplah untuk apa saja
Hei, kalian menjatuhkan sesuatu di bawah sana?
Siapa kau?
Aku ingin tanya jika kalian punya gula merah yang bisa aku pinjam.
Si bangsat ini!
- Tunggu, jangan tembak! - Jangan bergerak!
Letakkan senjatamu, bangsat! Jangan bergerak!
- Jangan bergerak! - Mundur. Aku bilang mundur.
Apa yang kita lakukan, bos? Apa yang kita lakukan?
Habisi mereka.
Kita mendapatkan mereka!
Itu dia! Kita mendapatkan mereka!
Hei, bawakan aku alat pelacak itu. Lemparkan itu.
Periksa sekitar. Buang bajingan itu.
Ini dia. Aku temukan alat pelacaknya.
Bisa kau ikatkan ini untukku?
- Memeriksa keadaanku? - Tentu saja tidak.
Kakek...
Kakek ingin melihat wajah tersenyum dari cucuku.
Ya, kakek memeriksa keadaanmu.
Kami baru saja berlayar.
Jadi, bagaimana perasaanmu?
- Aku baik. - "Aku baik."
Kakek ingin bilang semoga semuanya lancar...
...sebelum kau kehilangan sinyal.
Jika aku kehilangan sinyal.
Kau akan takjub apa yang bisa kau dapatkan,
Jika kau jalani seharian tanpa ada teknologi.
Itu sangat bagus untuk jiwamu. Kau harus mencobanya.
Akan aku ingat itu.
Dengar, bisa kau beritahu Ibu...
"Sudah kubilang."
- Sial. - Kau bicara dengan siapa, Ayah?
Cassidy. Ayah hanya... Baterainya habis.
Dan kakek mau periksa keadaan dia sebelum kita kehilangan sinyal.
Dia pergi ke laut dengan kapal.
Dia akan menyelam dan melihat-lihat pemandangan.
Ini akan bagus untuk dia.
Dan untuk Gregg.
Ayah tahu itu. Ayah tahu.
Khususnya dengan Gregg.
Kau tahu, dia anak baik.
Dia bukan anak-anak.
Begitu juga Cassidy.
Ayah tahu itu.
- Ayah tahu itu. - Aku tahu.
Oke, jadi...
Hai.
- Hai. - Kau tak apa?
Bisa kau berhenti tanyakan itu padaku?
Maaf.
Kau habis bicara dengan siapa?
Biar aku tebak.
Seamus?
Kau beruntung mendapat sinyal.
Kenapa itu ada di sini?
Kurungan hiu.
Ya, aku tahu itu apa. Aku tanya kenapa itu di sini?
- Apa ada masalah? - Tentu saja itu masalah.
Kau tidak bilang apa-apa tentang menyelam hiu.
- Hei, ini akan baik saja. - Tidak, ini tidak baik.
- Aku tidak setuju untuk ini. - Tidak setuju untuk apa?
Kita pemburu harta karun, Cass. Kita perlu menyelam untuk itu.
Itu menyelam bebas. Ini berbeda.
- Oke, berarti tanpa kurungan itu. - Kau tak bilang apa-apa soal hiu,
Atau ada kurungan hiu di sini!
- Apa kita mencoba menarik mereka? - Tentu saja tidak.
Mari semuanya tenang dulu, oke?
Kurungan ini tentu saja milikku.
Aku hasilkan uang tambahan dengan mengirim penyelam turun...
...untuk melihat hiu sesekali,
Tapi tidak ada yang turun ke bawah hari ini.
- Lagi pula, itu hanya pencegahan. - Benz, tidak apa.
Lihat? Tidak ada masalah.
Ya. Oke, baiklah. Aku minta maaf.
- Aku minta maaf, Benz. - Jangan khawatir.
Aku memang seharusnya turunkan itu dari kapal.
Hei, Gregg.
- Apa dia baik saja? - Ya, dia baik.
Aku minta maaf soal tadi. Entah apa yang merasukiku.
Aku tahu. Kau tak perlu meminta maaf.
Apa yang terjadi kepadamu itu sulit.
Sulit bagi siapapun.
Ya. Aku harus berada di sini, kau tahu itu.
Kenapa kita harus melakukan ini lagi?
Kau bilang...
Kau bilang ada monster yang mengejarmu di pikiranmu, benar?
Ya.
Kau harus hentikan itu.
Tapi aku tidak mau.
Aku tidak suka air. Aku tak mau kembali masuk ke air.
Terkadang kau harus melakukannya.
Kau harus belajar melakukan sesuatu yang tak ingin kau lakukan.
Tapi aku takut. Aku khawatir.
Aku tak mau kembali ke laut.
Aku tidak mau.
Jadi apa kau siap untuk...
...berjalan keliling sepanjang sisa hidupmu,
Dengan monster itu bilang padamu,
"Jangan bergerak. Jangan lakukan itu."
"Jangan lakukan itu. Kau mungkin terluka."
Kau mau hidup seperti itu?
Kau harus singkirkan itu.
Itu yang aku suka denganmu.
Kau berani.
Aku mau menyelam bersamamu.
Ulangi lagi?
Itu sekarang atau takkan pernah, benar?
Ditambah, kau bilang kita seharusnya bersenang-senang.
Ini waktunya untuk aku bersenang-senang.
Baiklah.
Itu dan sedikit emas. Semoga.
Aku mencintaimu, "penggali emas".
Penyelam emas.
Aku juga mencintaimu.
Hei, bos, kami temukan pelacaknya.
Lihat ini.
Kelihatannya ada 80 kg paket yang menunggu kita di bawah sana.
Kedengarannya kita mendapat misi baru, anak-anak.
Ayo.
Apa kita siap untuk menyelam atau apa?
- Ya, mari lakukan itu. - Baiklah.
Kai, turunkan jangkar.
Semuanya, periksa peralatan kalian.
Aku takkan turun ke bawah sana untuk selamatkan kau.
Dan sampaikan salamku kepada nirwana, oke?
- Kau tidak ikut menyelam? - Aku pernah lihat itu sebelumnya.
Lagi pula, lihat sekitarmu.
Di atas sini tak kalah indahnya, bukan?
Kau sudah siap?
- Ayo lakukan inti. - Ayo menyelam.
Ayo menyelam.
Hiu! Ada hiu!
Hiu!
Lepas peralatan selammu!
Cassidy!
Ada hiu di bawah sana!
- Ayo! - Benz, tarik mereka naik!
Cepat! Cepat, cepat, cepat! Tarik!
- Ada hiu! - Ayo, ayo, ayo!
Ayo, naiklah! Ayo!
Ayo. Ayo. Ayo, ayo.
Ayo, kawan
Ayo. Tak apa!
Gregg! Gregg, itu di belakangmu!
Tenang, tenang.
Ya Tuhan!
Astaga!
Kau lihat ukuran makhluk itu?
Itu tak seharusnya di sini.
- Sial! - Bagaimana keadaan dia?
Ya Tuhan. Pierre!
- Bagaimana keadaan dia, Kai? - Tidak bagus.
Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan!
Aku akan tarik jangkarnya dan kabari polisi pantai Prancis.
Cintaku! Tidak!
Tidak!
Hei, bos? Lihat.
Benz, lihat itu.
Mereka mungkin turis. Mereka mungkin bisa bantu.
- Apa yang kau lihat, Benz? - Aku tidak tahu,
Tapi kapal itu bisa bawa kita kembali ke pesisir lebih cepat dari kapal ini.
Kai, angkat jangkar.
Nyalakan mesin. Aku akan memutar haluan.
Ayo, putar haluan!
- Aku mencobanya. - Cepat!
Kebut!
Aku beritahu padamu, kapal ini hanya bisa melaju secepat ini.
Cepat, cepat.
- Beri itu tekanan. - Hai.
Hai juga.
Bagaimana kabarmu hari ini?
Kami sebenarnya sedang mengalami sedikit situasi darurat.
Kami senang kau di sini.
Ya? Darurat seperti apa?
Salah satu teman kami diserang hiu.
Dia cedera cukup parah dan harus dibawa ke pesisir.
Serangan hiu?
Kami sebaiknya periksa. Meminta izin menaiki kapal, kapten?
Izin diberikan.
Hei.
- Jordan. - Benz.
Biar aku kenalkan awakku. Hei!
Pria yang terlihat seram itu, itu Apache.
Dua orang lainnya adalah Chason dan Chucky.
Bisa kita periksa temanmu?
Ya, dia di belakang sini. Ikut aku.
Dia masih bernapas.
Astaga. Hanya satu hiu yang bisa melakukan itu.
Ya, itu hiu putih besar.
Seharusnya tidak ada hiu putih di sini.
Sekarang ada.
Aku tidak tahu itu.
Perubahan iklim, atau apapun kau ingin menyebutnya,
Sudah mengacaukan tatanan semuanya selama bertahun-tahun.
Mendorong berbagai jenis spesies memasuki perairan...
...yang pernah mereka datangi sebelumnya.
Tapi kita takkan pernah benar-benar tahu...
...pola migrasi atau pembiakan hiu putih.
Kapan dan di mana mereka kawin.
Kenapa mereka menempuh beribu-ribu mil,
Melintasi laut dan samudra berbeda, dan mereka selalu melakukan itu.
Mereka sulit untuk selalu dilacak siapapun.
Maksudku, untuk bilang mereka tak akan berakhir di sini,
Seperti bilang orang Florida tak bisa kunjungi New York saat musim dingin...
...karena mereka lebih suka Natal yang hangat.
Itu hanya masalah waktu.
Tepat sekali.
Aku simpan ini sebagai bukti. Dan sebagai sedikit pengingat.
Pengingat apa?
Bahwa aku mampu untuk apa saja.
Dan jika aku seorang penyintas.
Ya Tuhan, Pierre!
Sayang? Cintaku!
Ayo, ayo, ayo.
Stamina. Stamina.
Kau bisa melakukannya...
Itu bagus. Jangan berhenti di sana. Berhenti di sini!
- Hei, kau tak apa? - Aku tak bisa.
- Kau tak bisa apa? - Aku tak bisa melakukannya lagi.
- Kau bisa. - Tidak!
Kau bisa. Kau melakukan itu.
Hanya karena kau tak melakukannya secara sempurna saat pertama?
Biar kakek beritahu padamu. Kau melakukannya.
Ingat "Peraturan Seamus".
- Benar. - Ya?
Ya, aku seorang pengunjung. Itu kerajaan mereka.
Benar. Kerajaan mereka.
Kau adalah tamu.
Kau tak bisa kalah. Kau adalah predator.
Dan mereka akan tahu itu sekarang.
Temanmu tidak akan selamat. Aku turut berdukacita.
Bagaimana jika kami menderek kalian?
Kabarnya badai besar akan mengarah ke sini malam ini.
Kau tak mau terjebak di sini untuk itu.
Tidak apa, terima kasih. Kami bisa kembali.
Baiklah kalau begitu. Hanya mencoba bersikap ramah.
Hei, dengar. Kami hargai ini.
Kami semua hanya sedikit syok.
Aku bisa mengerti.
Maksudku, astaga, hiu putih besar memakan setengah temanmu di sini,
Meninggalkan dia pendarahan di kapalmu.
Menurutku itu hari yang berat.
Ya, kami sebaiknya menyudahi hari ini. Benar?
Kau tahu, aku bisa merasa,
Kalian mencoba kabur dari kami secara buru-buru.
Dengar, aku sudah bilang, kami hanya mencoba selamatkan teman kami.
Aku rasa kemungkinan terbaik yaitu membawa dia ke pesisir.
Aku rasa bukan hanya itu saja.
Menurutku kau melihat sesuatu yang tak seharusnya dilihat olehmu.
Kami tidak melihat apa-apa, oke?
Apapun yang kau lakukan di sini itu urusanmu.
Kami takkan mengatakan apa-apa.
Seandainya aku bisa percaya itu. Sungguh.
Tapi sayangnya aku tidak percaya.
Teman-teman!
- Lempar mereka ke laut. - Tunggu, dengar...
Aku yakin kita bisa membuat semacam kesepakatan.
Aku rasa tidak. Kau tahu, mengingat aku kehilangan penyelamku,
Aku akan mengambil peralatan dari kapal ini.
Memberinya ke teman-temanku, agar mereka bisa menyelam...
...dan mengambil properti yang saat ini menjadi milikku.
Lalu aku akan biarkan kapal ini mengambang berhari-hari.
Polisi pantai setempat akan menemukannya.
"Penumpang yang hilang." Itu biasa terjadi.
Biar kami turun dan mengambil apapun itu yang kau cari.
Kami penyelam andal.
Sungguh? Dengan temanmu di sana? Sungguh?
Dengar, kami akan menyelam, membawanya naik,
Dan sebagai imbalannya kau akan biarkan kami pergi. Bagaimana?
Maaf, pelaut.
Aku rasa itu lebih mudah untuk melempar kalian ke laut,
Biarkan hiu selesaikan apa yang mereka mulai.
Hei, hei, hei, hei.
Apa kau berencana mengirim temanmu turun dengan kurungan itu?
Mungkin.
Kurungan itu hanya mampu menahan beban maksimal 226 kg.
Aku tidak tahu penyelam seperti apa yang kau miliki di sini,
Tapi pada suatu titik, mereka harus berenang keluar dari kurungan itu,
Dan mengambil apapun itu yang kau cari di bawah sana.
Aku tebak narkoba?
Gadis cerdas.
Berapa berat temanmu? 90, 115 kg?
Ditambah berapa kilo paketnya?
- 25 kilo per peti. - Ya.
Tidak, kurungan itu takkan bisa menahan beban sebesar itu.
Artinya hanya satu hal yang akan naik ke permukaan.
Barang jarahanmu, atau teman-temanmu.
Karena ada hiu di luar sana, dan itu berburu.
Jadi siapa yang kau sarankan untuk turun selain rekan-rekanku?
- Kau? - Ya.
Kurungan itu bisa menahan bebanku.
Dan apapun barang lainnya yang aku bawa naik.
Aku mengenal hiu. Aku pelajari mereka seumur hidupku.
Aku ahli kelautan.
Aku kesempatan terbaikmu.
Mungkin dia benar.
Biarkan dia menyelam dan melakukan itu.
Ya, bung. Aku tak bersedia menyelam bersama hiu putih.
Tutup mulut kalian.
Astaga, aku terkesan.
Kau membuat argumen yang sangat bagus.
Dalam istilah bahari, aku rasa kita saling sepakat.
- Cassidy, apa yang kau pikirkan? - Aku akan pergi.
- Aku ikut denganmu. - Tidak, tidak, tidak, tidak.
Kami butuh kau di atas sini. Jaminan.
Aku bisa melakukan ini.
Untuk apa aku menyelam?
Baiklah.
Ada empat peti di bawah sana, di tempat titik hijau ini berada.
Semuanya ditandai dengan alat pelacak bawah air.
Tapi bagaimana itu berada di bawah sana?
Kadang penyelundup mengirim pesawat untuk turunkan muatannya di laut,
Untuk dijemput oleh kapal.
Di lain waktu, kapal besar melempar itu ke laut,
Ditandai dengan bendera, untuk dijemput kemudian.
Kau terdengar seperti ahli.
Aku sudah bilang, laut adalah bidangku.
Apa kau pura-pura tidur?
- Aku tak bisa tidur. - Kakek tahu itu!
Kakek tahu kau berpura-pura.
Jadi, kau tak bisa tidur? Kau mau kakek bercerita untukmu?
Kakek, aku terlalu tua untuk cerita.
Ya, kakek lupa.
Kau wanita muda sekarang.
Kau terlalu tua untuk cerita.
Kau pasti tahu,
Bahwa kau tak pernah terlalu tua untuk cerita.
Kau akan membaca, belajar, dan mengedukasi dirimu sendiri,
Agar kau mengenal rasa takutmu,
Untuk bisa mengalahkan rasa takutmu.
Laut adalah keajaiban yang berbahaya.
Kau harus pelajari semua tentang itu dan mencintainya.
Bahkan monster laut sekalipun.
Karena kerajaan itu juga kerajaanmu.
Aku mau menjadi ahli biologi kelautan sepertimu, Kakek.
Aku melakukan ini untuk kita.
Jaga dirimu.
- Kau juga jaga dirimu. - Hei, berjanji padaku.
Aku janji.
Tidakkah itu sangat manis?
Masuklah ke air.
Kita tak punya radio.
45 menit, siap atau tidak, aku akan membawamu naik. Mengerti?
Ya.
Ayo.
Baik, ayo. Turunkan itu.
Ayo.
Kau memiliki gadis pemberani.
Aku tahu.
Ayo. Bernapas.
Aku bernapas.
Kau bisa melakukannya.
Oke!
Ayo. Terus. Terus.
Saat kau bernapas, kau memberi dirimu kekuatan.
Bernapaslah. Ayo. Benar begitu.
Pikirkan air ini sebagai sesuatu yang harus kau taklukkan.
Kau harus jadikan itu milikmu.
- Lakukan lagi! - Oke.
Itu tak seharusnya di sana, Ayah.
Seharusnya tidak ada hiu putih.
Hiu putih pergi kemanapun dia mau.
Itu laut mereka.
Mereka di sini jauh sebelum kita ada.
Dan mereka akan berada di sini jauh setelah kita tiada.
Aku merasa sangat tak berdaya hari itu.
Semuanya hanya...
Itu terjadi begitu cepat.
Ya, tak ada yang bisa kau lakukan.
Tidak ada.
Tidak saat itu, dan tidak saat ini.
Masalahnya polisi pantai bilang ada...
Kau berada di tempat dan waktu yang salah.
Penjaga pantai bilang tak pernah ada serangan hiu sebelumnya.
Penjaga pantai masih baru berada di sini.
Hewan ini sudah ada selama jutaan tahun.
Yang Ayah tahu adalah,
Ayah tidak membesarkan putri lemah.
Dan kau juga tidak membesarkan seorang putri yang lemah.
Apa itu masuk akal?
Ya. Ya.
Tapi kita harus bantu dia, Ayah.
Kita harus bantu dia.
Kai, sembunyikan ini.
Sialan. Lihat!
Astaga, Jordan! Lihatlah hiu putih itu!
Jika dia dalam masalah, naikkan dia.
- Aku tak bisa melakukan itu. - Apa?
Dia naik bersama narkobaku, atau tidak sama sekali.
- Kau memang bajingan. - Ya, itu benar.
Sial!
Benz, apa itu? Terjadi sesuatu.
- Hei, bawa dia naik! - Bukan kau yang memutuskan.
Hei, ayolah, bung, naikkan dia!
Aku akan naikkan kurungannya! Ayo!
Dia terlalu lama di bawah sana. Naikkan dia.
Astaga, Jordan, ada hiu.
Naikkan dia. Naikkan dia!
Ayo. Ayo, naikkan dia!
Cepat, cepat!
Hei, hei, aku melihat dia.
Ya, aku melihat dia!
Aku melihat dia.
Cassidy, kau tak apa?
Ada penuh hiu di bawah sana!
Aku mau pastikan dia tepati kesepakatannya terlebih dulu!
Keluarkan dia dari kurungan itu!
- Kau membawa petiku? - Ya, aku membawa petimu!
Keluarkan aku dari sini sekarang!
- Peti-petiku? - Aku membawanya sejauh ini.
Sekarang kau ambil itu sendiri!
Hei, Chucky, Chason. Kau dengar dia.
- Ya, pak. - Tidak masalah, bos.
Ayo, masuk.
- Kenapa kau tak masuk? - Aku akan mengambilnya.
Bagaimana jika aku tembak satu darimu, yang masih hidup yang masuk?
Berhenti menjadi pengecut.
Masuklah ke sana, Chason. Ayo.
- Cepat masuk! - Oke, aku akan masuk.
Kita ada masalah, bos.
Aku hanya melihat tiga peti di bawah sana.
Ada hiu yang mengejarku.
Aku jatuhkan petinya. Itu pecah, itu tak berguna.
Itu tidak benar. Mungkin tidak berharga untukmu.
Kita sudah sepakat, tuan putri. Kesepakatannya yaitu empat peti.
Itu omong kosong, oke? Itu bukan salah dia.
Serius? Benarkah?
Itu bukan salahku saat aku harus membunuhmu.
- Tidak! - Aku tak mau harus melakukan ini.
Chason!
Chason, keluar! Keluar!
Masuklah.
Sialan.
Itu yang terjadi!
Gregg!
Apa yang kau lakukan? Keluarkan dia!
Apa-apaan? Berikan tanganmu padaku!
Gregg!
Gregg!
Aku tak bisa. Aku tak bisa melakukannya lagi.
Kau bisa. Kau melakukannya.
Lautan adalah bahaya. Sebuah keajaiban.
Aku mau jadi sepertimu, Kakek.
- Apa itu? - Ini, untukmu.
Maaf, maaf.
Aku rasa kau mengira aku main-main.
Aku beri kau kesempatan dan kau gagal.
Hilangkan semua petiku, sekarang kau terima ganjarannya!
Tidak! Jangan!
Naik ke atas sana. Kita pergi.
Lihat, lihat, lihat.
- Apa itu? - Gregg...
Dia datang mencari itu.
Dia bekerja untuk National Museum di London.
Itu sebabnya kami di sini.
Biar aku tebak. Kau akan ambilkan aku sisanya...
...untuk ditukar dengan nyawamu.
Aku bisa bawakan itu untukmu. Ya, aku bisa.
Jika itu masih ada yang lainnya,
Kenapa kau tidak bawa semuanya sendiri?
Tunanganku hampir tercabik menjadi dua oleh hiu, bajingan.
Kami tak punya waktu untuk menyelam mencari harta karun.
Kau bicara. Kau sudah merasa lebih baik, sayang?
Persetan denganmu!
Di mana yang lainnya?
Seperti kubilang, kami bisa dapatkan itu untukmu.
Semua yang di bawah sana...
...jauh lebih berharga dibanding narkoba milikmu!
Jangan bohongi aku.
Ayo, ayo.
Dia berat.
- Tidak tidak... - Hitungan ketiga, oke?
Tidak!
Kau harusnya terima kasih denganku. Dengan hawa panas ini,
Itu tak butuh waktu lama sebelum bajingan itu mulai bau.
Kau monster!
Monster?
Tidak, aku hanya orang yang mencoba bertahan hidup seperti orang lain.
Seperti orang lain?
Kau merampok dan membunuh orang untuk mencari uang.
- Membunuh? Siapa yang aku bunuh? - Ya!
Cassidy...
Seperti yang aku duga.
Kali ini kau akan ikut menyelam bersama dia.
- Tidak. Tidak, tidak, tidak. - Oke. Tak masalah. Tak apa.
Sebaiknya begitu.
Ini kesempatan terakhirmu, sayang.
Kau takkan mendapat kesempatan lainnya.
Kau tak apa?
- Ayo. - Oke. Aku tahu, aku tahu...
Apa yang akan kita lakukan?
Itu tidak sakit?
Sangat sakit.
Aku rasa aku tak bisa kembali ke bawah sana, Cassidy.
Aku tidak bisa. Aku tidak bisa.
Dengar, aku akan terus bersamamu.
Cukup ikuti petunjukku, oke?
Aku tak bisa berhenti memikirkan Pierre.
Dia terus bicara tentang kami yang datang ke sini,
Untuk menyelam beberapa minggu. Sekarang dia sudah meninggal.
Tetap di sini.
Mayday, mayday. Ada yang bisa mendengar?
Mayday. Mayday, Ada penyelam yang temui masalah.
50 mil arah barat. Ada yang bisa mendengarku, ganti?
Dia bilang ingin ke sini dan bicara denganmu.
Tidak apa. Tetap siaga. Pergilah.
Apa yang membawamu ke perusahaan dagang terapung kecilku ini, sayang?
Kau menikmati pemandangannya, bukan?
- Apa yang kau bicarakan? - Aku melihatmu menatapku.
Jangan menyanjung dirimu, tuan putri.
Aku hanya melindungi investasiku.
Omong kosong!
Kau tidak melakukan semua ini demi pernak-pernik emas.
Siapa kau sebenarnya?
Aku sudah bilang, aku hanya orang yang mencoba mencari uang.
Dengan merampok dan membunuh turis?
Kau orang Amerika. Bagaimana kau bisa berada di sini?
Kenapa kau melakukan ini?
Itu pertanyaan yang banyak.
Kau tahu, orang sepertiku, kami tidak suka pertanyaan.
Mengingat kau membunuh suamiku,
Aku rasa aku berhak mendapat jawaban!
Sekali lagi dengan membunuh dan pembunuhan ini?
Coba aku!
Baiklah.
- Kau mau tahu siapa Jordan Devane? - Ya.
Aku akan mengikutimu.
Tapi kau mungkin takkan suka dengan yang kau dengar.
Aku dulu Angkatan Laut, tim SEAL.
Suatu hari kesempatan menghampiriku.
Operasi penyelundupan kecil. Itu terlihat cukup bersih.
Tapi aku tertangkap, dan dipecat.
Aku mengembara sejak itu.
Kau mantan Seal Angkatan Laut?
Sudah kubilang kau takkan suka.
Kau suka?
Apa, sekarang kau hanya orang rendahan?
Hidup dengan merampas dari hasil kerja keras orang lain?
Kau sebaiknya menjaga ucapanmu.
Kau tidak tahu apa yang sudah aku lakukan untuk Tuhan dan negaraku.
Oke, katakan lah kita temukan emas ini.
Apa yang akan kau lakukan?
Apa kau akan melempar kami ke laut seperti yang kau lakukan pada Gregg?
Dengar, kau bisa pegang perkataanku.
Aku akan melepasmu.
Aku rasa kau hanya harus percaya aku.
Ingat, semua ini takkan terjadi,
Jika kau membawa barangku sesuai kesepakatan awal kita.
Kita kedatangan tamu!
Ayo.
Bajingan. Ini tidak bagus.
Siapa itu?
Itu Maritime Gendarmerie.
Itu polisi pantai di sini.
Bawa dia kembali ke kapalnya.
- Cepat! - Hei, tunggu dulu.
Kau beri isyarat pada mereka,
Kau dan temanku akan mati. Paham?
Jangan macam-macam. Pergilah. Bawa dia.
Pergi.
Sialan. Ini dia.
Ingat yang aku katakan.
Tunggu sinyalku.
Ayo.
- Selamat sore. - Sore.
Kau orang Amerika?
Ya, pak. Lahir dan besar.
Kau berencana menyelam di sini?
Bukan aku. Hei, sayang, kemari.
Kemarilah. Jangan malu-malu.
- Tidak. - Ayo. Sebentar...
Kau mau menyelam?
Tentu saja.
Ada alasan kapal ini terikat dengan kapalmu?
Kapal tua ini? Itu beruntung masih bisa mengapung.
Tidak, teman kami sudah pergi menyelam duluan, jadi...
Tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Kami hanya akan membawanya kembali ke tepian.
Boleh aku lihat surat-suratmu?
Apa ada masalah?
Aku ingin melihat surat-suratmu, pak.
Oke, baiklah, baiklah.
Kita punya surat-suratnya, benar, sayang?
Itu ada di kabin. Biar aku ambilkan.
Oke.
Aku segera kembali.
Habisi mereka.
Kai!
Sial!
Ya Tuhan. Beri itu tekanan.
- Di mana kotak P3K? - Di kabin.
Cepat ambil itu! Cepat, cepat, cepat!
- Tak apa, Kai. - Dia tertembak.
Kau tahu dia takkan selamat kecuali kita pergi ke pesisir.
Ini bukan hari keberuntunganmu, bukan?
Kau akan biarkan dia mati? Ada apa denganmu?
Aku takkan pergi tanpa emas itu, tuan putri.
Sekarang bersiap untuk menyelam.
Kita akan dapatkan yang kita butuhkan, lalu pergi dari sini.
Bertahanlah, kawan.
- Bertahanlah. - Tetap bersama kami. Cepat!
- Dia butuh minum. - Ini!
Dia butuh minum.
Bertahanlah, bertahanlah. Ayo.
Periksa jika ada barang berharga di kapal mereka,
Lalu buat itu melaju ke selatan menuju Mauritius.
- Pergilah! - Baik.
Aku ulangi. Ada yang bisa mendengarku?
Bertahanlah, oke? Kau pasti bisa.
- Aku tidak mau pergi. - Kau akan baik saja.
Jangan khawatir, hiunya mungkin sudah pergi.
- Jangan dengarkan dia. - Ada bagusnya aku kirim kalian berdua.
Seorang teman selalu ada saat dibutuhkan.
Fokus. Bernapas perlahan.
- Bernapas perlahan. - Ikat itu pada mesin katrol.
Ayo lakukan ini.
Kaca mata.
Ayo! Ayo!
Kau bisa. Kau bisa. Kau bisa.
Masuk ke air!
Jangan mati dulu!
Ayo, Kai. Minumlah sedikit.
Bajingan.
Ayolah. Kau tahu dia tak akan selamat.
Persetan denganmu!
Dia memiliki anak. Bahkan cucu.
- Dia dicintai. - Ya?
Bagaimana denganmu? Apa kau dicintai?
Kau harusnya lebih khawatir dengan dirimu sendiri.
Ya? Mengapa?
Gadis-gadis itu akan segera dilemparkan dari sini...
...dalam waktu dekat atau seharusnya begitu.
Ini waktunya untuk kita berpisah, jika kau paham maksudku.
Ya. Perkataanmu tak ada artinya.
Maaf, sobat.
Itu hanya prinsip. Bukan personal.
Demi Tuhan!
- Pergilah! - Bajingan!
Cassidy, aku tidak bisa. Aku tidak bisa.
Hei, hei! Lihat aku... Lihat aku.
Tetap tenang. Oke?
- Tetap tenang. - Ayo berenang ke tepi.
- Kita harus pergi dari sini. - Tidak, kita tidak bisa.
Kau harus berhenti bergerak.
- Oke? - Pierre sudah mati!
Gregg mati! Semua orang tewas!
Kita akan mati, oke?
Itsara! Tidak!
Itu upaya yang berani.
Hei. Hei, lihat aku. Lihat aku... Kau lihat itu?
Kapalmu sudah hancur.
Kau takkan bisa kembali berlabuh.
- Kau harusnya terima kasih padaku. - Tidak.
Aku berikan kau kematian yang bagus.
Kapten selalu tenggelam bersama kapalnya.
Berhenti!
Itsara! Jangan bergerak.
Jangan... Jangan membuat percikan!
Cassidy!
- Cassidy! - Jangan memercik!
Berhenti!
Cassidy!
Itsara, berhenti memercik! Berhenti!
Bajingan! Bajingan!
Sekarang, apa yang kau takutkan?
Apa kau takut?
- Ya. - Bagus.
Sekarang hadapi ketakutan itu, dan lakukan lagi.
Dan pergilah menuju ketakutan itu.
Apa kau siap untuk melakukan ini?
Maksudku, apa kau siap untuk temukan cara...
...untuk hentikan monster itu?
Sejak kau masih kecil, kau berlari dari itu.
Tapi kita sudah mengubah itu.
Dan karena momen itu, saat momen itu datang,
Saat kau berhadapan langsung dengan mimpi buruk itu...
Kau akan siap.
Dan itu akan menjadi indah.
Dan kau sebaiknya mengingat semua yang kakek ajarkan kepadamu.
Pasti. Aku janji.
Laut adalah keajaiban yang berbahaya.
Karena kerajaan itu juga kerajaanmu.
Apa yang terjadi? Di mana temanmu?
Dia tidak selamat.
Kau tampaknya selalu bisa bertahan.
Oke, mana emasku?
Ini emasmu!
Apa-apaan ini?
Hei, jalang keparat! Hei, mana emasku?
Kai!
Apa yang kau lakukan?!
Dia sudah sekarat. Aku membebaskan dia.
Dan dia man Benz?
Dia menjadi berani.
Dasar bajingan!
Seandainya kau belum tahu, sayang,
Kapal ini akan tenggelam ke dasar laut sebentar lagi!
Mesinnya terbakar!
Jadi bagaimana jika kita langsung ke bisnis,
Kau kembali menyelam dan dapatkan emasku?
Kau saja yang menyelam dan ambil emasnya!
Aku selesai!
Aku selesai!
Itu sangat disayangkan.
Aku benar-benar berpikir kau istimewa.
Maksudku, astaga,
Aku bahkan mungkin ingin pertahankan kau sementara waktu.
Kau memiliki keterampilan.
Keberanian.
Tapi kau melakukan satu dosa besar.
Ya? Apa?
Kau berbohong.
Aku selesai main-main denganmu.
Jatuhkan senjatamu!
Aku takkan memintamu lagi. Jatuhkan senjatamu.
Astaga!
Lihatlah dirimu.
Cassidy?
Ya.
Baiklah, Ketua, kau mendapat keunggulan.
Kembali dari kematian.
Aku takjub denganmu untuk itu. Pertanyaannya adalah,
Apa yang akan kau lakukan soal itu, Gregg?
Menembakku?
Itu yang akan kau lakukan?
Tidak.
Aku rasa kau takkan berani.
Kau akan mengikatku? Membawaku ke pihak berwajib?
Ayolah, bung, berpikir!
Apa yang akan kau lakukan, Gregg?!
Ya, itu benar. Kapal ini dalam masalah besar.
Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah naik ke kapalku,
Kemudian kita pergi sendiri-sendiri.
Tidak. Tidak, dia takkan melakukan itu.
Tutup mulutmu!
Tidak. Dia takkan melakukan itu.
Aku sudah muak!
Ayo, Gregg!
Hei!
Jadi...
Kau tak kenal menyerah.
Oke.
Berdiri!
Apapun yang kau lakukan, kau sebaiknya lakukan itu,
Sebelum kita semua menjadi umpan hiu.
Tidak. Hanya kau.
Bajingan!
Hiu bangsat! Bajingan!
Persetan denganmu! Persetan denganmu!
- Ya Tuhan. - Hei.
Hei... Hei.
Aku pikir aku kehilanganmu.
Aku pikir aku yang kehilanganmu.
Dengar, aku tak bermaksud merusak suasana,
Tapi bisa kalian carikan aku dokter?
Benz!
Satu pertanyaan.
Apa aku mendengar kau sebutkan sesuatu tentang emas di bawah sana?
Bagaimana jika kita fokus agar kau tidak sekarat, Benz?
Aku hanya bertanya.
Berjanji padaku.
Kita menjauh dari kapal untuk sementara waktu.
Aku janji.
Dua minggu kemudian
Hei, Kakek.
Kau tak apa?
Aku masih hidup.
Kemari.
Aku tak apa.
Kau yakin soal itu?
Aku tak apa.
Oke, kacang, oke.
Hai. Aku Richard Dreyfuss.
Dan aku ingin meminta bantuanmu,
Ironisnya, dalam konservasi hiu.
Selama 400 juta tahun,
Hiu menjelajahi setiap lautan di dunia.
Hanya sedikit spesies yang bisa bertahan hidup di planet kita sejauh ini,
Dan lebih sedikit lagi yang disalahpahami.
Yang sebenarnya adalah bahwa pemburu misterius...
...dan menakjubkan ini penting...
...terhadap keseimbangan ekosistem laut.
Mereka membantu mendorong ekosistem lokal,
Dan sebenarnya lebih berharga hidup daripada mati.
Hiu selamat dari lima kepunahan massal,
Termasuk yang membunuh dinosaurus.
Saat ini ada lebih dari 465 spesies hiu yang diketahui,
Hidup di lautan kita.
Sayangnya, hampir satu dari empat spesies ini,
Saat ini terancam punah akibat aktivitas manusia,
Seperti memancing berlebihan dan perburuan sirip hiu.
Dan manusia membunuh hingga 100 juta hiu per tahun.
Yang ada, hiu yang seharusnya takut pada manusia.
Kebanyakan spesies hiu terancam oleh aktivitas manusia.
Hiu di seluruh dunia menjadi sasaran penangkapan ikan yang berlebihan,
Untuk memasok besarnya permintaan diantaranya untuk sup sirip hiu,
Suatu hidangan lezat pada acara tingkat tinggi, sosial, dan diplomatik...
...di seluruh Asia.
Ada sisi lain dari situasi menyedihkan ini.
Hiu juga berharga bagi manusia,
Diluar alasan non-konsumtif,
Seperti ekowisata, desain cerdas,
Dan pengelolaan siklus karbon laut.
Dan ini memberikan harapan...
...terhadap upaya konservasi hiu di seluruh dunia.
Jadi, sebagai salah satu predator puncak lautan,
Hiu memiliki peran penting didalam rantai makanan,
Dan membantu memastikan keseimbangan ekosistem laut.
Dengan meningkatnya tingkat permintaan dan eksploitasi...
...terhadap spesies dan produk hiu,
Kekhawatiran terus berkembang...
...mengenai status ketersediaan hiu yang berlimpah,
Serta eksploitasi mereka didalam perikanan dunia.
Dibanding dengan ikan laut lainnya,
Hiu dikategorikan dengan pertumbuhan yang relatif lambat,
Kematangan seksual yang lambat,
Serta pembiakan jumlah kecil dari per-induk.
Faktor-faktor biologis ini membuat kebanyakan spesies hiu...
...rentan terhadap penangkapan berlebihan.
Hiu ditangkap dalam perikanan terarah,
Dan juga sebagai tangkapan sampingan pada perikanan tidak terarah lainnya.
Banyak spesies hiu dieksploitasi secara berlebihan,
Karena sirip mereka sangat berharga untuk sup sirip hiu.
Menembak dan membunuh hiu hanya untuk siripnya,
Dan membiarkan bangkainya membusuk.
Itu perilaku yang sangat biadab.
Terdapat kekurangan pelaporan data...
...secara menyeluruh mengenai penangkapan hiu,
Khususnya data spesifik spesies.
Karena banyak alasan, hiu memberikan banyak tantangan,
Bagi konservasi dan pengelolaan perikanan.
Jadi, tolong, donasi dan dukung upaya konservasi,
Dan bantu selamatkan...
...makhluk yang menawan dan diperlukan ini,
Penting bukan hanya untuk ekosistem laut,
Tetapi juga untuk kita sendiri.
Terima kasih.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.