All language subtitles for The.Electric.State.2025.PROPER.NF.WEB.H264-SCENE.id[cc]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[musik lembut mengalun]

[kersak goresan pensil]

SEBELUM PERANG...

[musik berlanjut]

[menghela napas]

[mendengus]

[jam sukat berdetak]

Sudah buntu, ya?

Tidak.

Sudah selesai.

[musik ceria mengalun]

Profesor itu bilang Einstein perlu tiga hari untuk selesaikan tes itu.

- Tiga hari! - Iya, lalu mereka curi otaknya.

Hei, ini memalukan. Kau tidak boleh kuliah sebelum aku.

Tidak, Einstein ikut tes itu,

menjadi Einstein, lalu mereka curi otaknya.

Chris, itu tidak penting karena hasil tesmu luar biasa.

Bukan berarti aku harus kuliah... Eh.

[musik berhenti]

[berdesah kesal] Perhatikan langkahmu, Nak.

Kau pasti mengira dirimu lucu.

Bajumu gambar robot?

Bukan, ini kartun. Apa ini juga kejahatan?

[suara lantang] Nak, berpihaklah pada manusia! Akan ada perang!

[gadis] Maaf.

Entah bagaimana kau akan bertahan saat kuliah.

Dengan tidak kuliah.

Apa maksudmu itu?

[menghela napas] Yah...

Ibu dan Ayah akan marah kalau aku tidak ikut tes.

Jadi, aku ikut tes, dan aku... Aku ingin tahu kemampuanku.

Tapi... Aku tidak tahu.

- Kau selalu tahu. - Aku belum siap.

Hei.

Otakmu adalah hal yang paling menyebalkan dalam hidupku,

tapi juga yang paling menakjubkan.

Jangan hanya disembunyikan di kamarmu.

Profesor itu bilang belum pernah ada yang nilainya sebesar nilaimu.

Kau bisa saja mengubah dunia.

Oke, aku...

Aku lebih suka kalau Kakak di dekatku.

[musik emosional mengalun]

[nada terharu] Oh!

Oke, untuk membelikanku piza dan mencuci bajuku.

Tidak masalah kalau kau ada di ujung lorong atau di Bulan.

- Kita akan selalu terhubung. - [Chris] Secara teori itu memungkinkan.

Fisika kuantum bilang partikel bisa tetap terhubung

meski lama tidak bersentuhan.

Dan jika partikel ada dalam wujud elektrik,

maka ini memungkinkan kesadaran kita bisa melampaui batas fisik.

Keren.

Jadi, partikelku akan mendatangi partikelmu.

Di asramamu.

[tertawa kecil]

[suara rendah] "Selalu ingat, Kid Cosmo adalah temanmu."

- [tergagap] Jangan di sini. - [tertawa kecil]

[musik berakhir]

["Mary Jane's Last Dance" mengalun]

[pewara pria] Hei, semuanya. MTV News dari tanggal 15 Mei.

Itu tidak mungkin.

Kid Cosmo, teman robot kesayangan Anda

dari acara kartun Sabtu pagi,

kartunnya sudah dihentikan.

Ada masalah di Bulan.

Sepertinya Cosmo korban terbaru dari sentimen antirobot

yang tersebar di seluruh negeri.

- Selalu ingat, Kid Cosmo adalah temanmu. - [musik berhenti]

[wanita] Malam ini, All Access bersama Madeline Vance

duduk bersama pendiri Sentre Technologies yang visioner dan menawan.

Anda tidak bisa memahami kisah Ethan Skate

kalau Anda belum memahami kisah evolusi robot.

Anda terkenal tidak pernah punya robot, 'kan?

Saya tidak percaya mereka. Mereka bukan kita.

Jadi, bagaimana bisa mereka memahami kepentingan kita?

[pria] Awalnya dikembangkan oleh Walt Disney

untuk mempromosikan pembukaan taman hiburannya di tahun 1955,

robot akhirnya diproduksi massal.

Mereka dengan cepat menjadi tulang punggung tenaga kerja global,

melakukan semua pekerjaan yang tidak diinginkan manusia.

Selama bertahun-tahun,

mereka tidak pernah mengeluh karena bekerja sepanjang waktu,

tapi akhirnya tibalah hari di mana mereka bosan

dengan hidup yang kita berikan

- dan menuntut kehidupan mereka sendiri. - [warga] Lari!

[robot chef] Enyahlah!

Gerakan hak-hak robot semakin memanas hari ini

ketika ribuan robot turun ke St. Louis

untuk mendengarkan pidato berapi-api

oleh mantan bot promosi Planters, Tuan Kacang.

Kita dibuat untuk berpikir,

tapi sekarang mereka tidak inginkan itu.

Kita dibuat untuk bekerja, tapi tidak pernah untuk diri kita sendiri.

Mereka tidak berhak memutuskan nasib kita.

- Kita berhak memperjuangkan nasib kita. - [riuh robot berseru]

HAK ROBOT!

HAK ROBOT!

Pemanggang rotiku rusak, aku beli yang baru.

- Bagaimana kalau... - Itu pembunuhan.

- Pembunuhan! - Tidak, robot punya tombol hidup-mati.

Saya belum selesai.

Kami... Kami punya hak untuk bebas. Hak bebas dari perbudakan.

Mereka berhak bekerja untukku...

- [robot] Tapi... Tidak. - ...kalau aku colokkan.

Kalau tidak, mereka harus dibuang ke tempat sampah.

[musik menegangkan mengalun]

[pewara] Hari ini, sebuah robot iklan liar

merusak Tugu Peringatan Iwo Jima

sebagai bentuk pembangkangan terhadap perintah Presiden

bahwa semua robot harus kembali bekerja.

[Bill Clinton] Koalisi Kesetaraan Robot

meluncurkan protes kekerasan di lima kota di Amerika.

Tindakan ini butuh respons yang tegas.

Mulai hari ini, kita berperang dengan populasi robot

dan warga Amerika Serikat yang melindungi robot...

[prajurit mengerang]

...akan dihukum dengan tuduhan pengkhianatan.

- [pria 1] Maju! - [pria 2] Dia bawa panggangan!

[pria 3] Awas! Mundur!

[semua berteriak]

Mereka tidak makan, tidak tidur, tidak berkedip.

SERSAN STAF JOHN D. KEATS SAN ANTONIO, TEXAS

Aku berkedip.

[Vance] Selama dua tahun, manusia berperang.

Dan selama dua tahun pula, manusia kalah.

- Hingga Ethan Skate turun tangan. - [musik heroik mengalun]

Manusia butuh batu loncatan. Saya hanya tunjukkan di mana meloncatnya.

[Vance] Beliau menyebut penemuannya itu Helmneuro,

sebuah perangkat yang menghubungkan

pikiran manusia dengan tubuh drone mekanis.

Sudah jelas, saya tidak ada masalah dengan teknologi,

selama manusia itu sendiri yang memegang kendali.

[Vance] Akhirnya, manusia bisa melawan api dengan api juga.

[musik makin intens]

[para robot berseru]

[Vance] Dan dalam hitungan minggu, perang pun berakhir.

KOLONEL BRADBURY PENJAGAL DARI SCHENECTADY

[pewara pria] Tuan Kacang menandatangani Perjanjian Penyerahan dengan Presiden

dan CEO Sentre, Ethan Skate, di halaman Gedung Putih.

Sementara di Detroit, Kid Rock mengadakan pesta perayaan

atas kekalahan Koalisi Kesetaraan Robot.

Drone telah berhasil memenjarakan lebih dari 6.000 robot yang kalah

di Zona Eksklusi Sentre,

fasilitas di gurun yang luas mencakup lebih dari 100.000 mil persegi

di Barat Daya Amerika.

[pewara wanita] Siaran langsung dari Toko Sentre.

Beberapa menit lagi,

kita akan saksikan peluncuran Helmneuro Sentre bagi para konsumen.

[Skate] Teknologi yang memenangkan perang, kini mengubah cara menjalani hidup kita.

Jaringan Helmneuro memungkinkan pikiran Anda

berada di dua tempat sekaligus.

Bekerja dan bermain pada waktu yang bersamaan.

[Vance] Pelarian bagi banyak orang.

Saya lebih suka menganggapnya sebagai kebebasan.

Jadi, bergabunglah dengan jaringan Sentre

karena sekarang tersedia di seluruh penjuru dunia.

[musik berakhir]

SETELAH PERANG...

[musik penuh harap mengalun]

[mendengus]

[musik berakhir]

[mendengus]

- [mengerang, menghela napas] - [decing logam]

[pria, dari kejauhan] Tik-tok! Tik-tok!

Selamat pagi, Sayang.

- Bisa ketuk pintu? - Tidak. Di rumahku sendiri tidak perlu.

- Kau sedang apa? - Bersiap ke sekolah.

Kau butuh kegiatan setelah sekolah.

Layanan Sosial Anak bilang mereka akan bayar lebih

untuk "pengayaan siswa".

Tapi aku sudah merasa bisa, Ted.

Ini bukan pilihan, Nak.

Rumah Ted...

[bersamaan] Aturan Ted.

Oh, ya. Ejek aku. Sangat pintar.

Kalau itu begitu penting bagi Ted, kenapa Ted tidak bilang langsung?

Karena korteks frontalku ada di Vegas bersama Cindy Crawford!

Aku tidak mau melewatkan itu demi kau.

[mengemu] Kau membuatku jijik.

[Ted] Cabang atletik, 200 dolar.

Seberapa cepat larimu?

Lepaskan monitor di kakiku ini dan lihat saja.

- [tertawa mengejek] Itu tak akan terjadi. - [kucing mengeong]

Aku sudah pernah melepasnya.

Aku tidak peduli sudah berapa kali kau kabur dari rumah asuh.

Kau masuk ke Benteng Ted, kau tidak bisa pergi.

Apakah itu sudah jelas?

Ah, marching band.

- Kau bisa main alat musik? - Entahlah, kau bisa?

[berseru kaget] Gitar Les Paul tahun '57!

Kau tahu sesulit apa menemukannya?

Kau tidak menemukannya. Semua barang ini dijarah

dari Zona Eksklusi.

- Lalu? - Kau mencuri. Ini ilegal.

[Ted] Robot tidak memakainya.

Lagi pula, bukan mencuri namanya kalau itu tidak diinginkan orang.

Itu seperti... Eh, aturan.

Dan kau seperti orang bodoh.

[musik penuh semangat mengalun]

[musik berakhir]

Oke, nyalakan Helmneuro.

Kita ke pembahasan Modul 3C.

Undang-Undang Penahanan Robot Pascaperang.

[Helmneuro mendengung]

Hei.

Guru bilang nyalakan Helmneuro-mu.

Oh. Maaf, aku punya gangguan. Aku hanya bisa hidup di dunia nyata.

[berdeham] Ini menyebalkan, tapi kau duluan saja.

Michelle, Ibu tahu kau murid baru,

tapi Helmneuro itu wajib untuk murid kelas sembilan ke atas.

Hari yang berat?

Bukan hanya hari ini saja.

Yah, mungkin Ibu harus bicara dengan ibumu.

Balik halamannya.

[suara pelan] "Anak dengan wali negara.

Dua orang tua, satu adik."

SEMUA MENINGGAL

[Bu Sablinksky] Oh.

Banyak anak kehilangan keluarga saat perang.

Sebenarnya bukan karena robot.

Mobil kami menabrak rusa.

- Di jalan. - Turut berduka.

Rusanya juga.

Dengar, terapineuro bisa mengurangi kesedihanmu,

memberimu beberapa jam untuk melupakannya.

[musik sendu mengalun]

[Michelle] Tidak apa-apa. Tidak masalah.

Kita akan perbaiki saat di mobil.

[Chris bernapas gemetar]

Hei, lihat aku.

Kau baik-baik saja.

Bisa rasakan pasirnya?

Bisa rasakan angin di wajahmu?

[suara gemetar] Iya. Iya.

[suara pelan] Oke. Lihat aku.

Kau baik-baik saja.

- Iya. - Semua baik.

[Chris tergagap]

- Aku tahu. - Iya, kita baik.

- Kita baik. - Kita baik.

[nada tegas] Kita baik.

Oke?

Oke, kemari.

[menghela napas]

[Bu Sablinksy] Hei, Michelle.

Michelle.

Apa saya boleh pergi?

[musik makin intens]

[pintu berdecit]

[Ted mendengkur]

[Ted mendengkur]

[Ted terus mendengkur]

[musik berakhir]

[bunyi bip mesin]

[musik mencekam mengalun]

[bergema] Ayah? Ayah!

[teriakan pria terdistorsi]

[musik sentimental mengalun]

[musik makin intens, berhenti]

[terkesiap]

[terengah-engah]

[debam besi di kejauhan]

[musik mencekam mengalun]

[logam berderit]

Halo?

[kersak dedaunan]

[musik berlanjut]

[berdesah pelan]

[musik makin intens]

[robot berseru cemas]

- [prang] - [robot menggeram]

[bernapas memburu]

[robot menggeram]

[bernapas memburu] Ted! Ted!

Gawat, gawat. Gawat, gawat.

[suara tercekat] Ayolah. Ted, ada robot di luar!

- [gemerencang kaca pecah] - [debik pintu dibuka]

[robot bergumam]

[musik berlanjut]

[robot bergumam]

[Michelle berdesah panik]

[langkah kaki mendekat]

[robot bergumam]

[robot bergumam]

[robot bergumam]

[merintih pelan]

[robot menguak]

- [musik makin intens] - [berseru takut]

Jangan mendekat!

Diam!

Kau mau apa?

- [bicara samar] - Jangan mendekat!

- Aku? - [menguak]

- Kenapa? - [bergumam tidak jelas]

Aku tidak mengerti. Kau bisa bicara?

[berbicara tidak jelas]

[musik sendu mengalun]

[Cosmo bersuara samar]

Jangan bergerak.

[Cosmo meracau] Hati-hati. Hati-hati.

Hati-hati terhadap monster batu itu.

Jessie. Jessie. Jessie. Jessie.

- Ada masalah di Bulan. - Letakkan itu.

- Kau adalah teman spesialku. - Itu aku.

Tidak.

Kita bisa kerja sama. Kita bisa kalahkan monster batu itu.

Kenapa kau di sini?

Kita bisa kerja sama. Kita bisa kerja sama.

- Letakkan. - Kita bisa kerja sama.

- Kita bisa kerja sama. - Letakkan.

Kita bisa kerja sama.

- Letak... - Kita bisa kerja sama.

- [Ted] Hei! Apa itu tadi? - [berbisik] Astaga.

[musik dramatis mengalun]

Kau harus pergi dari sini.

- Cepat pergi. - [Cosmo merajuk]

[mendengus]

Kau harus pergi. Sekarang juga.

[nada kesal] Apa itu robot?

Aku sudah coba bilang. Aku coba bangunkan kau,

- tapi kau tidak... - Apa kau tahu

yang akan dilakukan negara padaku kalau tahu ada robot di rumahku?

Ini bukan salahku!

Tapi ini juga bukan salahku! Keluarkan itu dari sini!

- Aku berusaha melakukannya! - Berusahalah lebih keras!

[Michelle mendengus]

[musik sentimental mengalun]

Hei, robot! Kau paham bahasa manusia?

Cepat pergi dari sini.

[Cosmo] Pakai mesin jetmu. Sekarang saatnya terbang.

Dengar, Kawan.

Saat ini, yang ada di hadapanmu

adalah kapten tim gulat tahun 1953 dari Universitas Topeka.

[Ted mengerang]

[mengerang] Baiklah. Kau akan merasakan sakit yang dahsyat.

Itu yang akan kau dapatkan. Rasa sakit yang dahsyat.

[bernapas berat]

[Ted] Ah. Ayo.

Ayo, dasar berandal kecil bergigi!

[menggeram, tertawa] Baiklah.

[mendengus]

Kau... [mendengus]

- [terkesiap] - [mengerang kesakitan]

[terkesiap takut]

Percobaan pembunuhan.

Itulah yang terjadi.

Aku akan laporkan ke polisi, dia dan kau.

Kau akan masuk penjara, dasar biang onar.

[Cosmo merajuk]

Mungkin aku akan kehilangan beberapa dolar,

tapi tidak ada...

Tidak ada yang boleh mengusik Ted Finister.

911, apa keadaan daruratmu?

Aku mau melaporkan, seratus persen, aku tidak bercanda, ada robot menyera...

- [Ted mengerang] - [debik taser menyetrum]

[musik berakhir]

Astaga.

[debuk taser terjatuh]

Pak, Anda masih di sana? Anda ingin melapor?

Semua baik-baik sa...

[Cosmo] Pakai mesin jetmu.

Sekarang saatnya terbang. [suara melemah]

[musik menegangkan mengalun]

[menghela napas] Bisa kau lepaskan ini?

Jangan jadi psikopat.

[klik starter, mobil menderu]

[meniup napas] Oke, sudah nyala. Eh...

Kau pasti bisa menyetir, 'kan?

Aku juga tidak bisa. [tertawa panik]

Oke, kita jalan mundur.

[mendengus]

Hei, itu mobil ibuku!

[berteriak]

[semua berteriak]

[Ted] Berhenti!

[musik makin intens, berakhir]

[Cosmo] Ya ampun.

[musik dramatis mengalun]

AREA PERISTIRAHATAN PERTEMPURAN FORT HULL DISPONSORI OLEH SENTRE

[deru mobil mendekat]

KEMAJUAN LUAR BIASA DARI PIKIRAN YANG LUAR BIASA

[musik berakhir]

[deru mesin berhenti]

[Michelle menghela napas]

[menghirup napas dalam]

- Tunggu di sini. - [keletak kunci]

[menghela napas]

[suara pelan] Serius?

Oh. Astaga, Ted.

- [menghela napas] - [logam berderit]

[musik emosional mengalun]

[Michelle, suara pelan] Hei. Hei, ayo kembali.

Ayo, kau tidak seharusnya keluar.

[Cosmo] Kirim pesan ke Komando Cosmo.

Kita dalam masalah.

- Dengar... - Masuk.

- Masuk ke mobil. - [Cosmo] Masuk. Kau dengar aku?

Jangan ada lagi slogan.

Atau omong kosong Cosmo.

Kau sudah mati, tapi sekarang di sini.

Bagaimana bisa?

Kau jadi robot sekarang?

Tapi kau masih hidup.

Kau di luar sana.

Dirimu yang sebenarnya ada di luar sana.

Kau baik-baik saja?

Bagaimana aku menemukanmu?

Hei, tunggu.

[Cosmo] Jessie. Jessie!

Sebaiknya kau cepat. Ada masalah di Bulan.

Sentre?

[Cosmo] Kita bisa kerja sama.

Kita bisa mengalahkan monster batu.

Sentre ada di seluruh dunia. Jadi, tepatnya kau ada di mana?

[Cosmo] Sistem tata surya menjadi kacau!

Apa ada orang yang tahu lokasimu?

Mata?

Kacamata.

[menghela napas]

Orang yang tahu lokasimu pakai kacamata?

[berdesah] Itu sangat mempersempit pencarian, ya, 'kan?

[musik dramatis mengalun]

Tersedia hanya untuk waktu terbatas.

[Michelle] Dokter.

Dokter dengan kacamata.

[musik makin intens]

[musik berakhir]

Michelle.

Michelle.

[dokter] Kau bisa dengar aku?

Aku punya kabar buruk.

Adikmu, Christopher...

Dia meninggal pagi ini.

[musik sentimental mengalun]

[menarik napas] Di mana dia?

[musik berakhir]

[Cosmo] Percayalah pada dirimu.

- Itu ada di tengah Zona Eksklusi. - Kau pasti bisa!

EX adalah penjara bagi robot agar tidak bisa kabur.

Bagaimana caranya kita bisa masuk?

Kid Cosmo pikir kau berasal dari luar angkasa.

BARUUNTUKMU!

"BARUUNTUKMU Hadiah dan Oleh-oleh, PO Box 1616, Clayton, New Mexico."

Barang-barang ini dari Zona Eksklusi.

Artinya siapa pun pemilik PO box ini tahu cara masuk dan keluarnya.

[berdesah lega]

Seberapa jauh New Mexico?

[musik petualangan mengalun]

[anjing menggonggong]

[anjing terus menggonggong]

Ayo.

[musik berlanjut]

TERPILIH SEBAGAI STEIK TERBAIK DI CLAYTON

[musik emosional mengalun]

[musik berakhir]

Chris, aku ingin...

Chris. Chris!

Kau sedang apa?

Hanya ada satu kesempatan. Kita harus gabungkan modul Cosmo kita.

Jessie, Bumi ini dalam bahaya.

Tak banyak yang bisa kita lakukan.

[musik sendu mengalun]

[deru kendaraan mendekat]

Oh, sial. Ayo.

Ayo, kita pergi.

["Mother" mengalun]

BARUUNTUKMU! 1616

[motor menderu]

[musik berhenti]

Ya! Kau berhasil, Keats?

Tolong matikan lampunya, dasar bodoh.

Itu cara yang buruk untuk melayani pelanggan.

Kita sepakat jam sepuluh, 'kan?

Kau bilang jam sepuluh, aku bilang sekarang.

- Kedengarannya kau tak percaya aku. - [drone] Memang tak percaya.

Oke.

Ayo.

[drone tertawa kecil]

โ™ช Baru untukmu โ™ช

Lagu yang sedang kutulis. Lihat logo barunya?

Kau memang ahlinya pemasaran.

- [berseru pelan] Ini asli? - [Keats] Iya, Pak.

- [berseru kagum] - Colt Peacemaker 1873. Satu dari seribu.

Bisa tembak lalat di pantat bebek dari jarak 100 yard.

- Kau temukan di mana? - Bisa dibilang, bukan di Walmart.

- [bersiul] - Ya, aku sampai pergi ke Tucson.

Makin masuk ke EX, makin mahal.

- Oke, oke. Berapa? - Lima belas ribu dolar.

- Terisi peluru? - Ya, Pak!

Ya. Peluru asli dan sebagainya. Aku beri gratis.

Kalau begitu, aku tidak bayar.

[menarik napas tajam]

[suara lantang] Wolfe.

Kalau ragamu di sini,

aku tahu kau tidak akan punya nyali mengarahkan itu padaku.

Oh, ya, aku berani. Dan jangan bahas soal nyaliku, oke?

Jujur, aku terkejut dengan kelakuanmu.

Ada apa denganmu?

- Kubilang aku terkejut. - Kau lemah

untuk penjual barang curian di tempat parkir.

Aku tidak lemah. Aku terkejut!

Dasar bereng...

[derap langkah kaki mendekat]

Kau tadi bersantai-santai, ya?

Tenangkan dirimu. Aku di mode hemat daya.

[tertawa kecil] Aku tidak percaya barang itu berfungsi.

Orang ini bodoh.

[Keats] Bantu angkat kakinya.

Bisa cepat sedikit?

Aku tidak mau masuk penjara karena melindungi robot.

Melindungi apanya? Kau tak melindungiku.

Kalau ada polisi, aku pura-pura tak kenal kau.

- Bergegaslah. - Sudah kubilang 15.000 terlalu mahal.

Aku tidak buat bisnis diskon. [mendengus]

Kau serius?

Kau saja kerja di belakang truk.

- Mungkin ada tempat untuk motornya. - Taruhan kumis lucumu, pasti ada tempat.

[musik mencekam mengalun]

BARUUNTUKMU!

["I Fought the Law" diputar]

[bernyanyi lagu rock berbahasa Inggris]

[terus bernyanyi]

[musik berakhir]

[robot] Aku masuk. Semoga beruntung.

Ayolah, bantu aku turunkan barang.

Katakan. Kenapa kau mau aku membantumu?

[Keats] Ayolah, bisa tolong hentikan sebentar saja?

[robot tertawa] Jadi, kau mau melakukannya sendiri?

Aku butuh bantuanmu karena barang-barang ini sangat berat...

[nada sinis] ...dan kau jauh lebih kuat dari aku, Herman.

- Sudah puas? - Ah, aku bangga padamu.

Mengakui hal-hal seperti ini bagus, 'kan?

Kita simpan motornya di sini. Aku tak akan menjualnya.

[Herm] Apa maksudmu tidak menjualnya?

- Itu punyaku. Aku tembak dia. - Kau terlambat menembak.

- Kau mau apakan motor itu? - [mendekus] Menjualnya.

Astaga, entah aku yang makin tua atau peti-peti ini jadi makin berat.

Nyalakan lampu!

Ingatkan aku. Apa tadi isinya?

Cokelat batangan untukmu, manisku.

Itu lucu sekali.

Tolong, eh, ambilkan daftar inventaris

Cabbage Patch Kids itu.

Ada pembeli di Toledo. Dia mau semua.

- Sini, ikan kecil. - [ikan 1 bernyanyi]

- Ikan kecil. - [ikan 2 bernyanyi]

- [Keats] Kenapa kau lakukan itu terus? - Karena kau membencinya.

[Keats] Kalau baterainya habis, barang itu jadi rongsokan.

Kalau dunia kembali normal,

barang-barang ini akan laku keras saat Natal.

Kalau tak ada baterai, Big Mouth Billy Bass tak bisa bernyanyi.

[nada kesal] Oh, gawat. Astaga!

Kulkasnya malah mati. Dasar bereng...

[Keats mendekus jijik]

Corn dog-ku, steik Salisbury-ku, es krim rotiku, semuanya mencair.

[suara pelan] Astaga.

Tak ada makanan!

Apa maksudmu tak ada makanan? Aku baru masukkan peti makanan.

- Makan saja itu. - Tidak, ini antik. Sayang.

Apa maksudmu? Itu permen Zagnuts. Semua orang suka Zagnuts.

Aku tidak makan Zagnuts,

Permen Penguasa Alam Semesta yang masih dalam kemasan asli, oke?

Tidak aku makan! Bisa dijual!

[berdesah kesal] Sekarang aku akan makan burito ini dan kena salmonella.

Tidak perlu kena salmonella. Kita punya kotak bekal.

Kau makan saja itu.

Kotak bekal G.I. Joe itu tidak ada makanannya.

Itu wadah makanan anak-anak.

Tidak ada isinya!

Ini tidak...

Apa-apaan ini, Herm?

Lihat aku. Herm, lihat aku.

Aku melihatmu.

Apa kau cabut ini

dan ambil kabel sambungku ke stasiun isi dayamu?

- Tidak. - Kau berkedip. Aku lihat kau berkedip.

- Aku tahu kau bohong, oke? - Aku tak bohong.

Jadi, kau ambil. Sekarang, yang aku butuhkan

adalah pengakuanmu.

Semua hubungan dibangun atas kepercayaan.

Jujurlah dan aku tidak akan marah.

Bilang saja kau mengambilnya

dan aku tidak akan marah.

Aku ambil kabelnya.

[nada kesal] Tuhan berkati Amerika!

Kau akan lihat aku mati kelaparan.

Tulang rusukku sudah mencuat dari bajuku.

[Herm] Oh, kau sok dramatis. Aku butuh energi untuk hidup!

[Keats] Aku butuh energi karena aku manusia.

Beda denganmu. Kau butuh energi dari stopkontak.

Saat energimu sudah terisi, kembalikan kabel sambungnya. Oke?

- Kita sudah di jalan sepuluh hari. - Pelan-pelan.

[Herm] Tak ada tempat untuk mencoloknya kalau tidak ada sumber listrik.

- Harus bagaimana? - Kau bisa colok kapan saja

dan kau tidak perlu mendinginkan energimu. Oke?

Untuk menghindari listeria dan juga salmonella.

- Karena kau bukan manusia. - [Herm] Berhenti di salmonella!

...kecerdasan buatan. Tidak. Kau kebodohan buatan. Kau...

[mainan ikan bernyanyi]

[musik menegangkan mengalun]

Hei, kau. Pirang, aku melihatmu.

- [berbisik] Tak apa. Kita harus lari. - Keluar dari sana.

[Herm] Keats, aku tangkap mereka.

Siapa yang menyentuh bass-ku?

[Keats] Minggir!

[Herm] Oh, akan terjadi sesuatu di lorong ikan ini.

Angkat tangan agar aku bisa lihat. Berbalik.

[musik berhenti]

- Kau anak kecil. - Kau genius.

Iya, benar.

Ini robot? Itu robot Cosmo?

- Dan caramu kemari? - Belakang trukmu.

- Hei, Lemonhead. Kau cari masalah? - Mundur.

[Cosmo] Kid Cosmo adalah temanmu.

Apa yang kau lakukan di belakang trukku? Kau mau apa?

- [Cosmo] Ada masalah di Bulan. - Kami mau ke EX.

- Siapa yang bilang mau ke EX? - Kau yang bilang. Dia juga.

- Ya, kita terang-terangan soal itu. - [Michelle] Benar.

Tapi tidak masalah karena aku tidak peduli.

Aku tahu perbuatan kalian dan yang kalian jual.

- Jual? - Ayah angkatku

beli banyak barang dari kalian.

Aku tidak peduli. Bukan urusanku.

Kau bisa tinggal di sini dengan robotmu.

- Aku pergi dengan robotku. - Tidak bisa.

EX itu...

Nak, itu bukanlah tempat hiburan bagi anak-anak.

Yang bisa kau lakukan di sana hanyalah mati.

Lebih baik kau naik lift lagi

dan lupakan kau pernah lihat tempat ini.

Sekarang.

[lift berderak]

[Herm] Astaga.

Apa yang terjadi? Kau punya teman?

Tentu saja tidak punya.

Mereka membuntuti kita. Mungkin ada yang membuntuti mereka.

Oh, hebat.

Baiklah.

Kita jalankan Omaha-3, tegangan rendah.

- Bawa robot itu. - Dia bukan robot. Dia adikku.

[menghela napas]

Terserah, Nak. Kau mau dia hidup? Kau harus percaya padaku.

[lift berderak]

[Cosmo] Eh, ini peringatan darurat.

- Tak apa-apa. Sana. - Jessie, peringatan darurat.

- Sana. - Ayo, kami mau jalankan Omaha. Ayo.

Cepat, cepat. Oke, pegang tanganku.

Kau adikku, itu latar belakang kita. Namamu adalah...

- Eh, Veronica. - "Beronica" dengan "B"?

Kau pernah ketemu orang yang namanya "Beronica" dengan "B"?

- Pernah ketemu, kok. - Oke, tidak. Pakai "V".

- Oke, Veronica. - Seperti Veronica.

- Nama belakang? - Dengar, karaktermu bisu.

Tetap di belakangku dan diam.

[musik menegangkan mengalun]

STPR

TARGET DIKUNCI MANUSIA

Mohon perhatian, para tersangka.

Fasilitas ini sekarang berada di bawah yuridiksi

Satuan Tugas Penonaktifan Robot.

[suara pelan] Siapa itu?

[berbisik] STPR.

[Jagal] Anggap saja kalian ditahan.

Masalah.

[derap langkah kaki mendekat]

[Jagal] Nah, tolong bantu aku.

Angkat tangan kalian.

Aku ingin menghindari kekerasan yang tidak perlu.

Yah, aku pun ingin begitu.

Begitu juga adikku yang bisu ini, eh, Veronica.

Kami bisa jamin ada bukti pembelian untuk barang-barang unik ini.

- Aku bisa mencarikannya untukmu. - Michelle Leona Greene.

Kau ditangkap atas serangan jahat, pencurian mobil, bolos sekolah,

dan bersekongkol dengan musuh negara.

Ya ampun.

- Aku mau pengacara. - Apa...

- Kau bisa bicara? - [Jagal] Oh, kau akan dapat pengacara.

Di mana robotnya?

[Keats tertawa gugup] Apa? Robot?

Itu gila.

[tertawa canggung] Ada robot?

Kenapa kau bicara?

[berseru pelan]

Maaf karena mencoba membantu penegak hukum.

Aku hanya harus bilang,

sebagai warga yang bayar pajak dan cinta bendera, serta line dancing,

apa pun itu, aku orang Amerika asli.

Aku terkejut kau menuduhku menyembunyikan robot.

[terbata-bata] Bahkan aku berani bilang kalau...

Aku terkejut.

[pistol berdengung]

[mengerang]

[musik aksi mengalun]

TARGET DIKUNCI

Kena kau sekarang.

- [Michelle terkesiap] - [Herm berseru cemas]

TARGET HILANG

[musik berakhir]

[Jagal] Kau mau selamatkan dirimu sendiri, Nona Greene?

Serahkan robot itu.

Kalau kau terus begini,

saat vonis nanti, kau akan cukup umur untuk penjara orang dewasa.

[mainan ikan bernyanyi]

[suara mainan ikan melemah]

[mendengus]

[bernapas memburu]

Kau menghancurkan pistol seharga 25.000 dolar!

- [debak pukulan] - [mengerang]

[bernapas tercekat]

- Aku akan jual seharga 15.000. - [Michelle] Hentikan!

Jangan sakiti dia.

[Keats mendengus]

Menjauh dari robot itu.

Apa yang akan kau lakukan?

[Jagal] Nona, aku punya pekerjaan dan kau tidak bisa menghentikanku.

Sekarang, selamatkan dirimu dan tolong menjauh dari robot itu.

[Michelle] Dia... Dia hanya perlu kembali ke EX.

[Jagal] Kau telah melanggar perjanjian.

- Dia ditandai untuk dinonaktifkan. - [Michelle] Kau kejam.

Kita tidak mungkin kejam pada benda yang tidak punya hati.

[rantai berderak]

[musik menegangkan mengalun]

- Kita harus pergi, Lemonhead. Ketua! - [Michelle] Ayo.

Oke, sepertinya kita akan pergi ke EX.

- Benarkah? - [Herm] Masuk, masuk! Ayo!

[Michelle] Oke.

[Herm] Keats, jangan sampai kau mati.

[Cosmo] Ayo berangkat!

[terengah-engah]

[Jagal] Ini adalah pelanggaran perjanjian.

Ini pengkhianatan!

[mendengus]

[Keats] Oke.

- Sudah kubilang tandai kuncinya. - Aku tahu kuncinya!

- Kenapa ada banyak kunci? - [Herm] Cepat, cepat, cepat!

Aku orang yang sangat penting.

Kau akan jadi sangat penting di penjara.

Apa sebaiknya kita lari saja?

[berseru senang]

[mesin menderu]

Semuanya, pegangan. Kita berangkat.

[musik heroik mengalun]

[Keats bersorak]

- [bersorak] - [musik berhenti]

[semua berteriak]

[musik menegangkan mengalun]

[Cosmo] SOS. Ini Kid Cosmo, mengirimkan sinyal darurat.

SOS!

Aku punya tempat untukmu di atas perapianku.

- Tidak di rumahku! - [musik dramatis mengalun]

[Herm] Rasakan ini!

Tidak ada yang dinonaktifkan hari ini!

Aku akan bunuh kau agar seru.

[berteriak]

[musik berhenti]

Sial.

[Keats] Ayo. Ayo!

[Michelle terbatuk-batuk]

[terengah-engah]

[terkesiap]

[berbisik] Ini...

[berteriak]

[berteriak kesal]

Kau lihat dinding itu?

Kalau kau ikuti dinding itu selama sepuluh tahun...

[nada kesal] ...kau akan balik lagi ke sini!

Tidak ada jalan keluar. Kita menetap di sini.

Selamat, ya, Nak.

[erangan di kejauhan]

Oh, sial, semua saja sekalian.

[lolongan di kejauhan]

Kau bisa berani di depan marabahaya.

Baiklah, ayo.

[robot 1 tertawa]

Oh, ya!

- [robot 2 menggeram] - [robot 1 berteriak]

[Michelle] Mereka itu apa?

[berbisik] Robot pemulung.

Mereka bertahan hidup dengan menambahkan komponen robot lain.

Robot yang mereka bunuh.

- [kepala robot] Manusia. Manusia. - [Keats] Ah, sial.

- [kepala robot] Manusia! - [Keats] Hei.

- [Herm] Keats, suruh dia diam! - [kepala robot] Manusia! Manusia!

- Manusia. Manu... - [Keats mendengus]

[musik menegangkan mengalun]

[Michelle] Mereka apakan manusia?

Aku belum pernah tinggal cukup lama untuk mencari tahu.

Tapi kau memberiku kesempatan baru, ya, 'kan?

- Kini kau kubur hidupku di bawah gunung! - Hei.

Adikku membutuhkanku. Aku tidak menyesal kita di sini.

[Herm] Kau sadar adikmu adalah robot Lemonhead, ya, 'kan?

[Michelle] Dia bukan robot. Dia manusia.

Chris yang mengoperasikan Cosmo.

Meski Chris tidak tahu dia di mana.

Hanya dokter yang menyerahkannya pada Sentre yang tahu.

Oh, ya? Lalu, dokter itu ada di mana?

- Gunung Tabletop. - Oh, ehm... Itu apa, Herm?

Tiga ratus mil ke selatan?

- Semoga sepatumu bagus, Nak. - Kau punya ide lebih baik?

Oh. Pasti ada.

Aku suka rasa percaya dirimu.

Tidak kuungkapkan, tapi aku menyukainya.

- Apa van itu berfungsi? - [Keats] Tergantung. Kau punya mesinnya?

Saatnya jadi besar, Herm.

[Herm] Hei, kau tahu jadi besar itu sudah ciri khasku.

Oh, tentu! Terisi seratus persen.

Aku senang ada yang sudah makan hari ini.

[Herm] Aku datang untuk menyelamatkan semua orang.

Oh, ya, Herm si Jagoan!

Benda apa itu?

Sistem komponen HRM.

Ukuran tubuh yang beda untuk tiap pekerjaan.

Bagaimana, Keats? Kita ke utara?

Kita tak pernah periksa dinding sekitar Moab.

[melenguh]

Oh, tentu. Kenapa tidak?

Kalau Moab tempat yang indah untuk mati kelaparan, tidak masalah!

Atau kau bisa mengeluh sampai mati.

Begini, aku ingin kau mengingat momen ini

saat kau memohon-mohon minta air padaku 24 jam lagi.

Kalau Chris dan aku benar,

dan kalau dokter itu memang punya jalan masuk ke sini,

- dia mungkin punya jalan keluar. - Tak mungkin.

Lebih dari yang kau punya, jadi aku punya rencana.

Dan kau punya kendaraan.

Ayo buat kesepakatan.

Kalau tebersit di pikiranmu

bahwa Herm akan menaruh kalian dan aku di van itu

dan meletakkan kita di bahunya, kau sudah gila!

[musik lembut mengalun]

[derap langkah kaki berat]

- [Keats] Orang tuamu di mana, sih? - [Michelle] Itu bukan urusanmu.

[Keats] Eh, aku mengerti.

Sudah mati.

Mungkin sebaiknya begitu.

Kau berusaha jadi orang menyebalkan atau itu memang sifatmu?

[Herm] Itu memang sifatnya.

Eh, jelas menyedihkan saat orang tua kita sudah berpulang.

Tapi dengan begini, kau masih bisa mengingat

hal-hal baik tentang mereka.

Mereka tidak sempat mengecewakanmu.

Mereka tidak akan mengecewakan kami.

Nak, Nak, Nak. Dan yang diduga anak-anak.

Selamat ulang tahun.

Semua orang akan mengecewakan kalian.

- [Cosmo] Selamat Natal. - Di sini, aku akan mengecewakan kalian.

Yah, untungnya, kami tidak akan tinggal di sini.

Ya! Pendirian yang bagus, ya?

Apa kata mereka? Cari uang...

Dan teruslah begitu, Sayang.

Hidup dengan moto itu, Nak.

Itulah yang kulakukan.

Bagaimana kalian bertemu?

- Kami bertemu saat perang. - Seharusnya kalian saling bunuh, 'kan?

[tertawa kecil] Kami sudah coba.

Para robot mengepung seluruh peletonku dan mematahkan kakiku.

Manusia timah mengelilingiku menuntaskan tugas.

[tertawa kecil] Aku mendongak. Aku lihat robot berbadan besar

dan bodoh ini menatapku.

Aku tutup mataku dan bersiap mati,

tapi dia justru mengangkatku dan membawaku pergi.

- [Herm] Kau menangis seperti bayi. - [tertawa]

Ya, benar. Tidak seperti bayi.

Mereka tidak sungguh mengerti emosi manusia.

Lebih seperti teriakan perang, "Ya! Ma... Manusia Serigala!"

Yang benar saja. Kau mengisap jempolmu dan memintaku untuk menyelamatkanmu.

Dia... Dia benar.

Beberapa hari kemudian,

drone Sentre menemukan kami dan aku berusaha memberi tahu mereka,

"Hei, dia menyelamatkan hidupku. Herm itu baik. Jangan tembak."

[mendekus] Tapi mereka tetap menembak.

Mereka mau bunuh kami, jadi kami kabur.

Kita terus kabur sejak saat itu, 'kan?

Nah, orang pasti menganggap ini aneh, ya, 'kan?

Ada robot dan manusia yang akur dan berteman.

Tapi kalian saling memiliki.

[Keats] Apa yang kau lakukan kalau temukan adikmu?

Maksudku adalah bagian lainnya.

Apa yang kau lakukan?

Apa pun yang kami mau.

[musik berakhir]

Ibu sedang membuat apa?

[wanita] Ini hari Minggu. Apa yang selalu Ibu buat di hari Minggu?

[musik klasik diputar di radio]

Paprika isi.

[wanita] Apa yang anakku inginkan, akan dia dapatkan.

[tertawa kecil]

Selama harganya kurang dari lima sen dan ada di rak sisa kemarin.

Kau, diamlah.

Tapi, perhatikan baik-baik, ini cannoli.

- Sudah sehari? - Dua hari.

- Bu Vella memberikannya gratis. - [tertawa kecil]

Senang melihat Ibu seperti ini.

- Bangun dan beraktivitas... - Memangnya kenapa tidak?

Bukan apa-apa.

[tertawa kecil]

Malaikat kecilku.

Anakku yang lucu.

[bergema] Anakku yang lucu.

Anakku yang lucu.

[suara terdistorsi, terus berulang]

Dasar berengsek!

[berdesah kesal]

[musik suram mengalun]

[Skate] Kecepatan transfer data menurun drastis.

Jelaskan.

Yah, dia bilang bisa ditunda...

Aku, eh... Ah, sampai aku tahu semua faktanya.

[Skate] Faktanya adalah layanan yang kita berikan untuk dunia,

berubah dari kata sempurna...

[nada kesal] ...menjadi seonggok sampah!

Kenapa?

- Christopher hilang. - Lebih keras.

Christopher sudah hilang.

[berdesah kesal]

- Itu mustahil secara fisik. - [dokter] Tapi secara otak...

[tergagap] ...neurologis, di... Dia tidak ada.

Apakah maksudmu terobosanku melarikan diri?

[suara pelan] Ada, eh, node kecil yang rentan di matriks datanya.

Hampir tidak terlihat. [tertawa gugup] Sungguh.

[terbata-bata] Eh, dan itu seiring waktu, memungkinkan kesadarannya untuk...

Eh, yah, melewati firewall kita.

[terbata-bata] Sepertinya itu sengaja dibuat se... seperti itu.

Itu ulah Amherst.

- Bukan ulah kami. - Tidak. Secara teori,

kalau kecepatan data Helmneuro terus menurun...

[pria] Dan tidak ada alasan itu tidak akan.

Sentre akan hancur sampai hari Minggu.

Tepatnya hari Sabtu.

Hari Sabtu ini? Perusahaanku akan hancur pada hari Sabtu?

- Tepatnya hari Jumat. - Diam. Diam.

- Bisa jadi hari Sabtu. - Sut.

[menghela napas]

Anda mendapat pesan.

ANDA DIUNDANG KE KONFERENSI VIRTUAL OLEH ETHAN SKATE. KENAKAN HELMNEURO

[musik menegangkan mengalun]

[Helmneuro berdengung]

[Skate] Aku... Aku...

Aku selalu merasa alam sangat menenangkan.

[Jagal] Kau mengenalku?

Siapa yang tidak kenal Tukang Jagal dari Schenectady?

Anggota paling tangguh di Satuan Tugas.

Aku lihat wawancaramu di 60 Minutes saat kau pensiun.

Aku tidak pensiun.

Aku cuma kehabisan robot untuk diburu.

[Skate] Aku mengerti kalau kau sedang memburu remaja nakal

dan juga

teman mekaniknya.

Satuan Tugas memanggil, aku siaga.

Hmm. Nah, tampaknya kau dan aku punya tujuan yang sama.

Robot gadis itu milik Sentre.

- Aku ingin itu kembali. - Robot itu dicari karena penyerangan.

Artinya dia harus dihancurkan.

Iya, tapi kau bisa menundanya.

Setelah Sentre mendapatkan apa yang dibutuhkan,

kau bisa lakukan apa saja dengan sisanya.

Ini tempat yang bagus.

- Terima kasih. Aku buat sendiri. - Aku tahu.

Aku lihat wawancaramu di 20/20.

Kalau begitu, kau tahu...

sumber daya luar biasa yang aku punya.

[burung berkicau]

Sepertinya aku bisa menghidupkan kembali drone-mu.

Kenapa tidak kau ambil sendiri? Sentre punya peralatannya.

Perjanjian damai.

Tidak diizinkan masuk ke EX

kecuali ada bukti bahwa perjanjian telah dilanggar.

Kau memintaku menangkap robot itu?

Atau untuk dapat buktinya?

Kita lihat saja seperti apa nanti. Bagaimana?

[musik misterius mengalun]

[menghela napas]

[musik berakhir]

[Herm] Hei, Boneka Daging. Lihat ke depan.

Wah. Gunung Tabletop, ya, ha?

Itu adalah keajaiban alam.

Kalau kau jadi dokter itu, kau di mana?

[Cosmo] Ada pangkalan Mars tepat setelah ladang asteroid.

[Michelle] Apa itu mal?

Kelihatannya kondisinya masih bagus.

- Kurasa para Pemulung belum menemukannya. - [Keats] Ada persediaan,

tempat berlindung, perimeter pertahanan.

Tempat yang cukup bagus untuk sembunyi.

- Apa area makannya masih buka? - [Herm] Kau mulai lagi.

Kami temukan Panda Express tua di EX.

Semua makanannya masih bagus.

Ada kue keberuntungan, ayam Jenderal Tso, ayam saus jeruk.

Nasi goreng ayam, pangsit babi goreng.

Semua itu akan selalu enak.

[musik menegangkan mengalun]

- [Herm berseru cemas] - Awas!

[Herm] Robot berengsek itu melempar kulkas ke arah kita!

- Herm, bawa kita pergi dari sini! - Aku usahakan!

[nada tinggi] Sudah dekat!

[Herm] Aw! Oh, dia mengenai pahaku!

- Oh! - [Michelle berteriak]

Pegangan! Pegangan, kita akan jatuh!

- Oh, celaka! - [Keats dan Michelle berteriak]

Siapa yang lempar kulkas...

- Aw! Dasar bereng... - [musik berakhir]

[Michelle terkesiap]

[Keats mengerang] Sial.

[suara drum berderam]

[robot] Hadirin sekalian.

[drum makin intens, berhenti]

Kalian ditangkap.

[Keats] Hei, kau pernah lihat mereka?

Kawan, kami tidak selalu saling kenal.

Hei, jangan sampai ada satu goresan pun di benda itu.

Terlambat.

Aku minta kalian berhenti. Di sana.

Perhatikan ke mana kau arahkan benda itu.

Bersiaplah untuk menyaksikan keajaiban,

memandang segala pesona,

dan melihat trik sulap yang amat menakjubkan dari Perplexo.

[nada dramatis] Roh dunia bawah, dengarkan aku!

Aku perintahkan gerbang ini, terbukalah!

[robot bergumam]

Kita sudah latihan seribu kali. Ayolah.

Baiklah, sekarang, kebangkitan baru roh-roh dunia bawah!

Sulit dipercaya.

Aku perintahkan gerbang ini, terbukalah!

Apa kalian tidak terkesan?

- Kau bawa kami ke mana? - Semua pertanyaan akan dijawab di dalam.

[robot bergumam tidak jelas]

- [musik ragtime dimainkan di kejauhan] - [robot anjing menggeram]

[Keats berbisik] Ini rencananya.

Aku akan pura-pura kejang. Kau naik ke atap.

Aku tak pergi sebelum temukan dokter itu.

Hei, kau mau aliran listrik?

[Cosmo] Jangan bicara dengan orang asing.

[robot terkekeh] Yah, aku di sini kalau kalian butuh aku.

[musik ragtime dimainkan]

[robot kecil] Oh, ya ampun!

Taco, manusia.

Oh, astaga.

- Ini gila. - [robot] Mau aku siram?

[riuh robot berbicara]

[musik penuh inspirasi mengalun]

[robot 1] Astaga, orang-orang ini. Mereka datang dari mana?

- [robot 2] Mereka tahanan. - [robot 3] Itu robot Kid Cosmo!

[robot 4] Mereka bukan manusia!

[robot 5] Hei. Hei.

- [musik makin intens] - [robot raksasa mengerang]

Hadirin sekalian, aku ingin mengundang tamu yang sangat istimewa

ke panggung malam ini.

Seorang tokoh yang begitu agung, pemimpin yang menjulang,

dia hanya dikenal dengan gelar yang menginspirasi,

- Tuan Kacang! - [musik berhenti]

Tidak mungkin.

Sudahlah, P. [tertawa kecil]

Kau tahu aku tidak peduli dengan semua sanjungan itu.

Selamat siang. Aku...

Aku ingin mengangkat topiku, tapi, eh, yah, topiku terpasang erat.

Kami menangkap kalian karena kami kira kalian Pemulung.

- Maksudnya? - Dengar,

mereka selalu datang lagi dan lagi hanya untuk mencabik-cabik tubuh kami.

Kalian semua tidak terlihat seperti pencabik.

Tapi, kalian tahulah, penampilan bisa menipu.

Kami perlu bicara denganmu, Pak.

Ya, manusia selalu minta sesuatu dari kami.

Seperti sifat yang melekat dalam diri.

Kami mencari seorang dokter.

Yang pakai

kacamata.

Hmm. Baiklah. Mari, ikuti aku.

Pertanyaan bodoh, aku tahu. Tapi...

MANUSIA SAMPAH

[Herm] Sebenarnya tempat apa ini?

[Tuan Kacang] Begini, eh, kami belum pasang tanda,

tapi coba pertimbangkan ini,

"Blue Sky Acres, sebuah oasis perlindungan

di padang gurun yang bebas."

[Herm] Cukup menarik.

Kalian sedang melihat lahirnya sebuah peradaban mesin yang baru.

[Blitz] Hai, Tuan Kacang.

Apa kabar, Blitz?

- [Blitz] Ralphie! Pelan-pelan! - Di Blue Sky Acres,

robot bisa berkembang melampaui tugas itu-itu saja

yang diberikan oleh manusia.

- Mereka bisa mempelajari hal baru. - Rambut!

Bahkan mungkin

- menemukan jati diri mereka. - Rambut!

Hei. [berseru kaget]

[Tuan Kacang] Nyonya Gunting, kita tidak melakukan itu lagi.

- Rambut. - [Tuan Kacang] Tolong jangan ganggu dia.

- [suara lesu] Ah, rambut. - Oh!

Pak. Tuan Kacang. Kami butuh bantuanmu.

Aku yakin begitu, tapi faktanya,

kehadiran kalian di sini memberikan pembenaran hukum bagi Sentre

untuk menghancurkan semua yang telah dibangun oleh robot-robot ini.

Yang bisa kulakukan adalah mengantar kalian

sepuluh mil menuju ke gurun dan meninggalkan kalian di sana.

Maksudku, eh, setelah makan, tentunya.

RESTORAN GREASER

[plastik menjepret]

Bebas seperti burung! Semoga masih berselera makan.

Iya. Aku belum dapat buritoku.

Hei. Lihat sekitarmu. Ini kedai burger.

Baiklah. Yah...

- Aku pesan burger keju. - Oh, maaf. Kejunya habis.

Tidak. Tidak apa-apa. Burger dan kentang goreng.

Oh, kabar buruk lagi. Itu juga habis.

[musik rock diputar di radio]

- Kalian punya apa? - Akan kujelaskan yang sebenarnya.

Sudah lama tidak ada yang makan di sini.

Yang dulunya enak, sekarang sudah basi.

Ada spageti, ada kacang kalengan di atas Twinkie.

Kacang apa?

Jadi, adikmu sama sekali tidak tahu di mana tubuh manusianya yang asli?

Yang dia tahu cuma Sentre.

[berdesah bingung] Ada apakah gerangan, Sentre menculik seorang anak kecil?

Aku tahu. Itu gila.

- Jangan tersinggung. - Aku sudah sering dengar.

Chris bilang dokter yang membawanya ada di sini, di Tabletop.

Oke.

Lebih baik aku beri tahu yang sebenarnya.

[tertawa kecil] Dulu ada seorang dokter di sini.

- [Cosmo] Ini dia! - Apa katamu?

Dokter Clark Amherst, Doktor bidang Interaksi Manusia dan Mesin.

Di mana dia sekarang?

[Tuan Kacang] Sudah jelas, aku mengusir dia.

Setidaknya dia konsisten.

Jadi, kau tidak tahu jalan keluar lain

dan satu-satunya orang yang tahu, kau usir ke alam liar untuk mati?

Itu benar sekali.

Aku menandatangani perjanjian damai itu

karena di situ robot diakui sebagai warga negara.

Aku rasa kalian tidak tahu bagaimana rasanya

hak hidup kalian hanya bergantung pada satu lembar kertas.

Ini semua mudah hancur, Kawan.

Jadi, tidak mungkin aku biarkan dokter itu mengancam kedamaian kami,

begitu juga kalian.

Dokter Amherst adalah penculik.

Ini anak laki-laki yang dia culik. Kau akan samakan mereka berdua?

Tapi semua manusia sama. Egois dan malas.

Begitu kau menyadari itu, Nak, hidupmu jadi lebih sederhana.

Ayo.

Nona Muda?

Aku tidak menyarankanmu pergi keluar saat malam.

Aku sungguh tidak peduli dengan saranmu.

Kau pikir kau bangun hal yang istimewa di sini?

Kau sama seperti orang di luar sana.

Terima kasih tumpangannya.

Selamat makan.

Keats.

- Apa? - [Herm] Serius?

- Aku harus makan. - Ini memalukan, Kawan.

- Bahkan untukmu. - [Keats menghela napas]

[Keats menggeram]

- Kau mau ke mana? - Ada mobil di parkiran.

Aku akan ambil satu dan pergi mencari dokter itu.

Ayolah. Di luar luasnya 100.000 mil persegi.

Kemungkinan menemukannya sangat kecil.

Kemungkinan menemukannya di sini adalah nol.

Kemungkinan untuk tidak mati di sini cukup tinggi.

Kau tidak bisa keluar dari EX setelah gelap.

Dengar, kau harus percaya padaku.

[Herm] Hei. Serius.

Kakakmu tak akan berguna kalau mati.

Lihatlah wajah itu.

Bagaimana kau bisa menolak wajah robot aneh itu?

Santai saja.

Pergi ke kedai jus.

Ini mal, curilah sesuatu.

Kau bisa pergi besok pagi.

Oke.

Kita akan dibunuh besok pagi.

[para robot bergumam tidak jelas]

- Ah! Rambut! - Sentuh rambutku, kubunuh kau.

[suara lesu] Ah, rambut.

[robot] Ya, dia butuh potong rambut.

[musik sentimental mengalun]

Seharusnya itu sudah cukup, Beemo.

Hebat, Cosmo. Dengan ini...

[Michelle] Hai, orang asing.

- Selamat Natal! - [Chris] Kau dari mana saja?

Ada masalah di Bulan!

[Michelle] Lisa Stewart mengadakan pesta.

- Ibu bilang kau di perpustakaan. - Itu yang kukatakan pada Ibu.

Seru membacanya?

Lebih baik dari di sini.

Sejak kau pergi, selain saling bertengkar, Ayah dan Ibu juga meneriakiku.

- Untung aku mau balik ke rumah. - Diamlah. Aku baik-baik saja.

Itu sangat bisa diperdebatkan, tapi bukan Kakak alasannya.

- Kau lulus lebih awal atau apa? - Tidak juga.

Profesorku memamerkanku seperti monyet penghargaan,

tapi dia tidak pernah mendengarkan ideku.

Lalu, aku kembali ke asrama

dan teman sekamarku memanggilku Doogie Howser

serta kencing di tempat sampahku.

- [tertawa kecil] - Aku mau pulang.

Kalau kau lakukan itu, aku akan kencing di tempat sampahmu.

Ingat saat aku bilang kau akan mengubah dunia?

Aku ingat.

- Apa kau sudah melakukannya? - Tidak juga.

Maka, aku sarankan kau kembali kuliah.

[menghela napas]

Setelah Natal.

[Cosmo] Modul plasma, bersatu!

Aku yakin kalau Cosmo kuliah, Jessie akan sering mengunjunginya.

[terkesiap] Beraninya kau.

Jessie punya mesin jet.

- Oke, aku akan buatkan mesin jet. - Baiklah.

Setuju. Aku mau mesin jet.

Terima kasih sudah datang, Cosmo.

- Aku rindu kau, Dik. - [Cosmo] Selalu ingat,

- Kid Cosmo adalah temanmu. - Aku rindu Kakak.

[musik berlanjut]

Sebaiknya aku bergegas. Ada masalah di Bulan!

Bukan begitu cara memperlakukan teman.

Hei, Webby, jangan nyemil sebelum makan!

[musik lembut mengalun]

[robot kecil bergumam samar]

Kau bisa kalau kau percaya kau bisa!

[robot kecil bergumam]

Lain kali, coba makan roti isi!

Terima kasih sudah datang, Cosmo.

[Cosmo] Selalu ingat, Kid Cosmo adalah temanmu.

[musik berakhir]

[mendengkur]

[robot wanita berbisik] Eh, hai. Halo?

- Ding-dong. - Kau dengar itu?

[robot wanita] Oh, hai!

[mengerang kaget] Ha?

Aku tidak boleh berada di sini.

Ehm, kita harus diam-diam.

Aku mencari yang namanya Christopher Greene?

[Cosmo] Asteroid ganda!

Aku punya surat untukmu.

Oh. Astaga, Herm, aku kebanyakan makan Twinkie.

Tepat sebelum Tuan Kacang mengusirnya,

dr. Amherst memberikan surat ini padaku

dan memintaku menyerahkannya pada Christopher kalau dia muncul.

Oh, dan itu tidak perlu tanda tangan.

"Christopher, kalau kau baca ini, cari aku. 2201 Pinnacle Peak Road.

Aku akan menunggu. Clark."

[robot wanita] Kurasa aku melanggar aturan karena menyampaikan pesannya,

jadi aku tak tahu harus bagaimana. Kurasa tak ada gunanya menyesal...

- Bagaimana caranya ke sana? - Aku tahu tempatnya.

Bukan itu masalahnya.

Kalau membantumu, aku akan dapat masalah yang lebih besar dari biasanya.

Dan aku merasa tidak enak mengatakan ini, tapi aku...

Aku tidak bisa beri tahu.

Tapi aku tahu. Aku tahu. Bukan berarti aku tidak tahu.

Dengar, kalau itu dokter

yang bisa membantu kita pergi dari sini,

mungkin saja ide burukmu itu

tidak sepenuhnya buruk juga.

Kami bisa antar kau.

Keats, itu wilayah Pemulung. Kau tahu kita butuh pasukan.

Pasukan itu sudah kuno dan tidak bisa diandalkan.

Oh, dia mendengar kita. Kita terlalu berisik. Aku terlalu berisik.

Aku yang berisik. Aku berisik.

Namun sebaliknya, piston pneumatik adalah komponen yang berkualitas.

Dan tongkat bisbol, itu akan membereskan masalah.

Maksudnya apa?

Perjanjian itu tidak mengizinkan kalian tinggal.

Bukan berarti aku tidak bisa bantu kalian pergi.

Aku pikir kami musuhmu.

Lagi pula, mungkin saja pabrik manusia membuat beberapa model yang bagus.

Terima kasih.

Sebenarnya, aku bicara padanya.

Nah, kalau kita menuju ke wilayah Pemulung,

ada seseorang yang harus kalian temui.

[berdecit]

Mau dengar cerita lucu soal Pemulung?

[tertawa kecil]

Oh, ya! Aku suka tertawa.

Aku pernah lihat kawanan Pemulung pemburu

menyerang dan mengoyak-ngoyakkan sepuluh teman terdekatku

- di depan mataku! - [terbata-bata] Lucunya di mana?

Tidak ada yang tersisa...

[suara terdistorsi] ...kecuali noda minyak.

[robot wanita] Oh, eh...

[robot tua] Noda minyak dan sekrup!

Pemulung adalah lapak logam yang bisa jalan dan bicara

yang ingin memakanmu bulat-bulat dan mengeluarkanmu mentah-mentah.

Aku sudah menghajar lusinan Pemulung sampai babak belur dengan tongkat ini.

Tapi mereka terus datang.

Itulah yang lucu soal Pemulung. [tertawa kecil]

Mereka tidak akan berhenti sampai kau mati.

Baiklah kalau begitu.

Beranikan dirimu dan siapkan nyalimu.

Kita harus menghadapi Pemulung... [suara melemah]

- [robot wanita] Oh. Pop? - Ya ampun.

Apa dia akan tertidur di tengah pertarungan?

Aku merasa itu akan jadi beban.

[Herm berseru kaget]

- [gemerencang kaca pecah] - Itu lemparan gertakan.

[musik misterius mengalun]

TARGET DIKUNCI ROBOT

Terbanglah, Cyril, terbang!

[Blitz berseru kagum]

[musik petualangan mengalun]

[menggonggong]

[musik berakhir]

Eh, kau yakin ini tempatnya?

[robot wanita] Ada 160 juta alamat di benua Amerika Serikat,

dan semua alamat itu tertanam di sirkuitku.

Kalau dr. Amherst bilang dia ada di 2201 Pinnacle Peak,

maka ini tempatnya.

Kalau kau jadi paket,

aku akan mengantarmu ke tempat ini. [tertawa kecil]

Meletakkanmu di sini!

Lalu, aku akan kabur.

[musik misterius mengalun]

Aku tidak suka di sini.

[Cosmo merengek takut]

Tempat ini sasaran empuk Pemulung.

- [robot wanita] Oke. Jangan... - [Keats] Kau mau ke mana?

- ...memanjat apa pun, aku... - Hei.

- [robot wanita] Sebaiknya jangan, tapi... - [Keats bersiul pelan] Hei.

Ada yang datang.

Mungkin si dokter.

[Pemulung kecil tertawa histeris]

- [musik mencekam mengalun] - [Pemulung serigala menggeram]

[bor berdesing]

Bagaimana, Pops?

- [Pemulung serigala tertawa] - Cepat lari!

[meraung]

[musik makin intens]

[Pemulung mengerang]

[Herm] Pemulung!

Uh-oh!

- [mendengus] Tidak! - [Herm] Pegang suratmu.

[robot wanita] Terima kasih banyak. Aku hargai kerja samanya.

[para Pemulung meraung]

Tetap tenang. Dan tetap tenang.

Pemulung tetaplah mesin.

- Mereka rasional. - [meraung]

[menjerit]

- Cepat buka pintu itu! - Ini bukan pintu sungguhan.

[para Pemulung meraung]

[robot wanita] Aku rasa kita tidak akan selamat.

[Pemulung ayam menguak]

Oke.

[Pemulung meraung]

Cepat, semuanya, berlindung di belakang Penny!

Seperti ada dendam pribadi.

[musik makin intens, berhenti]

["Good Vibrations" diputar]

- Oh, tidak! - [Pemulung 1 berteriak] Tidak!

[Pemulung 2 berteriak]

[Pemulung 3] Tolong hentikan ini!

[para Pemulung menjerit]

Aku tidak suka lagu Marky Mark and the Funky Bunch!

Aku suka lagu ini.

[semua terkesiap, berteriak]

- [semua berteriak] - [musik berakhir]

[pengumuman] Selamat datang, para subjek,

di laboratorium Dr. Frankenstein.

Aku harap kalian menikmati perjalanan kalian.

Silakan masuk lebih dalam lagi dan beri ruang untuk semua orang.

Sudah terlambat untuk mundur sekarang. [tertawa puas]

[musik sentimental mengalun]

Berhasil.

- Ingat aku, Dokter? - [terkesiap]

[nada kesal] Di mana adikku?

- Aku tidak bisa. - Menurutku, kau bisa.

- [berseru kesakitan] - Jawab pertanyaannya, Dok.

Seattle.

- Kampus pulau Sentre. - Kenapa kau bawa dia?

Orang-orang sekarat.

Kita hampir kalah perang.

Sampai kami temukan dia.

Setelah kecelakaan kalian,

mesin MRI Sentre memberi tahu kami tentang Christopher.

Dia istimewa, oke?

Dia adalah sosok yang sangat kami butuhkan.

Christopher seperti...

Dia seperti hadiah dari Tuhan.

Kau memegang tanganku

dan kau bohong padaku.

Aku mohon. Kau harus mengerti.

[nada geram] Jangan katakan aku harus apa!

Jangan katakan soal perang dan hadiah dari Tuhan.

Tapi katakan apa yang kau lakukan pada adikku.

[musik berlanjut]

PC.

Bisakah kau bergabung?

- Herm, Herm, Herm. - [Penny] Astaga.

[berseru] Hei, Kawan. Kau mengintai kami dari tadi, ya?

[suara Amherst] Kalau dengan "mengintai"

maksudmu menghindari risiko burn-in monitor, maka jawabannya ya.

Kenapa robot ini bicara memakai suaramu?

Dokter Amherst menyelamatkanku dari Pemulung.

Modul suaraku sudah terkoyak.

Aku sudah merekam lebih dari 100.000 kata untuk PC.

Dia hard drive-ku dan temanku.

Dia tahu apa yang aku tahu.

Tunjukkan 17-9 pada mereka.

Baik, Dokter.

Cetak Biru Uji Coba Sembilan. Subjek Uji Alpha.

[Amherst] Christopher jatuh koma. Kami pikir itu permanen.

Kami menganggapnya seperti donor organ.

Sial, seperti Pemulung manusia.

[Amherst] Kami butuh daya komputasi yang luar biasa

untuk menjalankan jaringan.

Pikiran adikmu adalah terobosan yang Skate butuhkan

untuk menghubungkan Helmneuro dan drone.

[Skate] Selamat, Dok. Kurasa kau baru saja memenangkan perang.

Kau menjijikkan.

Kalau kami tidak melakukannya,

Christopher pasti mati di rumah sakit itu.

Kami selamatkan nyawanya.

- Bukan kau yang memutuskan! - Kau mau cabut alat bantu hidupnya?

[suara bergetar] Ya, kalau harus.

Maka, kau sama kelirunya denganku dulu.

23-6.

Lima belas bulan setelahnya...

[musik makin intens]

[musik emosional mengalun]

[berbisik] Ya Tuhan.

Oh, aku tak tega melihatnya.

Matikan.

Aku bilang pada Skate kita harus cabut alatnya.

Skate mengancam akan membunuhku.

Mustahil aku bisa membawa Chris keluar dari Sentre.

Jadi, sebelum aku kabur,

aku buat koneksi kecil antara Chris dan jaringan luar.

Pikirannya bisa bebas

meski tubuhnya tidak bisa.

Kau suruh dia pergi ke Blue Sky.

Aku dengar apa yang kau bangun,

jadi aku tanamkan lokasi itu di pikirannya.

Kenapa?

Aku ingin dia menemukan keluarga.

- Dia sudah punya keluarga! - [Keats] Hei.

Hei, tenang. Semuanya tenang.

[Michelle bernapas memburu]

- Ah! [mengerang] - [Penny] Oh!

- [Keats] Lebih sakit jika mereka tenang. - Itu tak terduga.

Aku sudah menduganya.

- Kita akan menjemput Chris. - Kalian tidak bisa.

Ya, aku bisa.

- Kau akan bantu kami. - Itu tidak mungkin.

Kau bisa masuk ke EX, artinya kau bisa keluarkan kami.

- Kau tidak tahu... - [Penny] Teman-teman?

[Herm] Oh, jangan si berengsek itu lagi.

- Siapa itu? - Penjagal dari Schenectady.

[berseru terkejut]

Kita harus segera bertindak.

[musik dramatis mengalun]

[musik mencekam mengalun]

[Jagal] Apa dia anak buahmu, Skate?

Tidak lagi.

[debik listrik padam, mesin berdengung]

[Tuan Kacang mendengus]

Wah, ada raja mainan buangan di sini.

[Tuan Kacang] Tak ada raja di sini.

Orang-orang kami bebas.

Orang-orangmu bukan manusia.

Akan kupecahkan kulitmu.

- [Tuan Kacang berteriak] - [musik berhenti]

- [Keats] Siapa yang pegang kunci kacang? - Kacang punya kunci kacangnya sendiri.

- Tunggu. Tunggu, diam. - [Penny berbisik] Apa?

Dengar itu?

[angin berdesing]

[berbisik] Aku tidak dengar apa-apa.

[dengung baling-baling di kejauhan]

[Herm berbisik] Mereka datang.

Sembunyikan adikmu. Sekarang.

- [berbisik] Ayo. - [dengung baling-baling makin dekat]

- Bersiaplah. - Bersiap untuk... Untuk apa, ya?

Letakkan senjata kalian. Serahkan robotnya.

- [Pop terkekeh] - Aku tidak menerima perintah lagi.

Jika tidak patuh...

Ah! Astaga!

[para drone mengerang]

Oh! [mengerang]

Oh, dia tidak patuh.

Ayo main bola!

- [Keats berseru] - [musik aksi mengalun]

- [Pop tertawa] - [Keats mendengus]

[drone] Pak, mereka menyerang.

[nada kesal] Makanya, serang balik! Temukan targetnya. Temukan!

Yang lainnya tidak penting.

[musik berakhir]

[drone] Keluar sekarang atau kau dinonaktifkan.

[Cosmo] Baiklah, kau yang minta!

[musik aksi mengalun]

- [Cosmo] Kerja bagus, Jessie. - Ayo.

- [Cosmo] Kau berhasil! - Ayo, cepat.

- Uh-oh! - Sampai sini saja.

[Amherst] Hei!

[teriakan tercekat]

Ayo. Aku tahu jalan keluarnya.

[Penny mendengus]

[Keats mendengus]

- [Penny berseru] - [musik berhenti]

Ya!

Untuk apa Layanan Pos Amerika Serikat memerlukan itu?

- Untuk Doberman. - Doberman?

- [Tuan Kacang mengerang] - [musik menegangkan mengalun]

[Tuan Kacang mendengus]

[mengerang kesakitan] Tidak.

Kau telah melanggar perjanjian, Tuan Kacang.

Berarti ada konsekuensinya.

[Tuan Kacang mengerang]

[berteriak]

Pelajaran yang seharusnya dipahami teman-teman timahmu di mal sekarang ini.

[Tuan Kacang berdesah lemas]

Kembalilah dan beri tahu yang lainnya bahwa ini salahmu.

[musik dramatis mengalun]

- [pengumuman di kejauhan] - [sirene berbunyi]

[musik makin intens]

[musik berakhir]

[suara pelan] Oh, gawat. Sembunyi.

[Michelle berbisik] Ayo.

[Jagal] Baiklah, Nona Greene. Tidak perlu ada yang terluka.

Kita sudahi saja.

Kau mau aku terus melakukan ini?

Bawa Christopher dan lari. Mengerti?

[musik sentimental mengalun]

[Jagal] Kesempatan terakhir.

Jangan ganggu dia!

Kau pikir kau bisa menang baku tembak melawanku, Dokter?

Tidak.

[Jagal] Bagus. Letakkan itu di tanah.

Kau tidak diizinkan membunuh makhluk hidup, 'kan?

Itu benar. Aku hanya bunuh logam.

Kalau kau mau mereka...

kau harus membunuhku.

[musik mencekam mengalun]

[Jagal] Astaga, Skate.

Aku bisa mengurusnya.

Dokter Amherst sudah melanggar perjanjian.

Sekarang, tangkap robot itu.

[musik sendu mengalun]

[berdesah lemas]

- [musik dramatis mengalun] - [baling-baling berdengung]

Berhenti di sana.

Jangan!

Jangan!

[Michelle terkesiap]

Pulanglah, Nona Greene.

Pulanglah.

Ke mana mereka?

[musik berakhir]

[musik pilu mengalun]

[Penny] Oh, celaka.

KEDAI JUS

Oh, tidak, tidak. tidak.

[robot merintih]

[Nyonya Gunting merintih]

[suara pilu] Rambut?

Maafkan aku, temanku.

[musik berlanjut]

Selamat datang kembali, Christopher.

Sekarang aku tidak akan berbohong.

Kau sempat membuatku khawatir.

Tidak apa. Aku tidak marah.

Aku mengerti. Masa depan itu menakutkan.

Terutama saat semuanya ada di tanganmu.

Jangan khawatir.

Kau tidak sendirian.

[Jagal] Ucapanmu sangat menyentuh, Pak Skate.

Hanya saja,

- kau pembunuh. - Bisa disanggah.

[Jagal] Dan kau bohong padaku.

Itu bukan robot.

[Skate] Namanya Christopher Greene.

[Jagal] Kau minta aku memburu seorang anak.

Dengar, Kolonel Bradbury, atau Jagal, kalau boleh.

Bagaimana aku mengatakannya?

Siapa peduli?

Siapa peduli?

Perang yang kau menangkan,

catatan pembunuhanmu yang sempurna.

Itu bukan kau. Itu aku dan anak ini.

Kau hanya saksi sejarah.

Jadi, ini sejarah?

[Skate] Apa? Kau lebih suka evolusi?

Dunia kita seperti ban terbakar yang mengambang di lautan air seni.

Selalu begitu.

Christopher memberi umat manusia kesempatan

untuk meninggalkan semua penderitaan itu.

Berdasarkan pengalamanku, penderitaan dan hidup

memang berjalan beriringan.

Aku juga.

Ibuku seorang pemabuk berat.

Saat dia mabuk, dia jahat.

Saat dia sadar, lebih parah.

Tapi di alat itu, dia penuh dengan kasih sayang dan membuat

paprika isi.

Dan damai.

Aku ingin bawa kedamaian itu ke semua orang di muka bumi ini.

Kecuali bagi beberapa orang.

[menghela napas]

Butuh pengorbanan untuk memajukan sebuah spesies.

Bagaimana sebelumnya?

Oh, benar. Bapa.

Putra.

Roh kudus.

Ada kemungkinan kalau kau mungkin orang yang tidak waras.

Sekali lagi, siapa peduli?

Oke.

Kita kembalikan Christopher ke tempat asalnya.

Dan kali ini, pastikan untuk mengunci pintunya.

[musik makin intens]

[musik berhenti]

Kalau kau sungguh menginginkan benda itu, pecahkan saja kacanya.

Kurasa tidak akan ada yang sadar.

Kau ada wawancara kerja?

Oh. Iya.

Robot itu membuatku merasa bersalah dan... [menghela napas]

Aku membencinya.

Hanya dia yang kumiliki.

Aku kehilangan dia dua kali.

Cobalah ketiga kalinya.

Adikmu bukan satu-satunya yang istimewa dari keluargamu, Nak.

Dengar, aku berhenti bertarung karena perang itu salah, tapi aku...

Aku menyerah pada segalanya.

Sebenarnya aku berhenti hidup karena dunia menyebalkan.

Sampai sekarang.

Tapi masih ada orang baik.

Dan beberapa dari mereka pantang menyerah meski dibayar.

Jadi, kau mau bawa kembali adikmu? Aku ikut.

Kau punya aku. Kau punya Herm.

Aku yakin bukan hanya kami.

Kapan kau berhenti jadi menyebalkan?

Tidak, kok. Aku hanya potong rambut.

[tertawa kecil]

[Taco memainkan "Every Rose Has Its Thorn"]

[Michelle] Permisi, PC.

Dokter Amherst bilang kau hard drive-nya, ya, 'kan?

Iya. Aku tahu semua yang dia tahu.

Kau punya kode keamanan untuk mengeluarkan kami dari EX?

Iya, punya.

Bagaimana dengan gedung tempat Christopher ditahan?

- Bisa masukkan aku ke sana? - Tentu saja bisa.

- Aku akan ke Seattle. - Kita akan pergi ke Seattle.

Herm, ingat truk besar yang mogok di jalan perbatasan?

- Bisa nyalakan mesinnya? - Tentu saja.

Aku bisa isi dengan HRM 60.

HRM 60 bagus untuk bertarung.

Maafkan aku, tapi... Kau tak bisa membebaskan Christopher.

Kenapa tidak?

Kalau kau putuskan koneksinya dari komputer pusat,

- seluruh Sentre akan runtuh. - [musik berhenti]

Apa maksudmu Sentre akan runtuh?

Jaringan Sentre berjalan melalui otak adikmu.

Tanpa itu, tidak akan ada drone yang berfungsi.

Pemutusan koneksi itu akan menyebabkan sistem gagal total.

Astaga.

Kalau kita semua pergi ke Sentre bersama,

kita bisa mematikannya secara permanen.

Oh, aku suka cara berpikirnya.

[Pop] Oh, ya ampun!

- Ini langkah ganda yang hebat. - [Tuan Kacang] Hei.

Kau mau kami melakukan apa lagi?

Bertarung lagi?

Impian kami bukanlah pertarungan,

tapi perdamaian.

Aku rasa Sentre mengubah itu saat mereka hancurkan tempat ini.

Tak ada gunanya memisahkan diri dari dunia.

Percayalah, aku tahu.

Kita punya kesempatan

untuk menghancurkan seluruh sistem mereka bersama-sama.

Robot dan manusia

bertarung melawan musuh yang sebenarnya.

Mereka pernah mengalahkan kami.

Karena mereka punya Chris.

Antarkan aku padanya, mereka akan kalah.

Seattle berjarak 1.230 mil jauhnya.

Tidak sejauh itu untuk bisa meraih kebebasan.

Ajak aku ke pertandingan. Ajak aku ke keramaian.

Belikan aku kacang dan Cracker Jack.

Aku tidak peduli kalau aku tidak pernah kembali!

Kita mungkin tidak akan kembali.

Sudah waktunya, Kacang.

Logam dan daging, bersama-sama.

Kalian memang gigih.

Oke, kurasa aku harus mengambil topiku.

Taco, mainkan.

[Taco memainkan "Don't Stop Believin'"]

[musik menjadi orkestra]

AKSES DIBERIKAN

[klakson truk berbunyi]

[musik berlanjut]

[pria] Kapasitas jaringan 100%.

Dan kembali online.

[musik berakhir]

[berteriak]

[debam]

["Breaking the Law" diputar]

Terimalah ini!

Keamanan, kita ada masalah di parkiran eksekutif.

- Kau pikir mereka menyadarinya? - Entahlah.

Lempar yang merah.

[Herm] Oh, Porsche ini bisa melesat cepat, Sayang.

- Ah, meleset. - Itu menyangkut? Benar-benar menyangkut?

[alarm berbunyi]

[pria] Pak Skate, sepertinya saat ini kita sedang diserang sesuatu.

[Skate tertawa]

Sungguh mengesankan.

Kau dapat teman.

Itu robot konstruksi berat HRM setinggi 60 kaki.

Bukan teman yang ramah.

Siapkan ke manan penuh. Hentikan serangan sekarang juga.

[wanita, pengumuman] Darurat. Semua drone melapor ke pintu utara.

Darurat. Semua drone melapor ke pintu utara.

[musik menegangkan mengalun]

Sekarang waktunya, Nak.

[berbisik] Oh, oke. Ayo. Cepat.

- [musik makin intens] - [terkesiap]

[Herm] Ayo, Teman-teman.

- Ups! Mereka ikuti kita. - [Keats] Iya, benar!

- [Herm] Ini ide bodohmu atau ideku? - Kalau berhasil, berarti ideku.

[musik aksi mengalun]

[berseru penuh semangat]

Herm, awas!

[Herm berteriak]

- Lompat! - [Keats berteriak]

[Keats] Herm! Herm!

- [Keats mengerang] - [drone berteriak]

[musik berhenti]

Hei, aku kehilangan badan besar, tapi masih lebih besar darimu.

Diam dan terus lari.

[musik aksi mengalun]

[musik berakhir]

Mereka sudah pergi.

Kau terlihat lebih besar dari luar.

Ledakkan, Herm! Mode kedua!

[suara trompet heroik diputar]

[mendengus]

[suara trompet berakhir]

[proyektil berdesing]

[drone mengerang]

[musik menegangkan mengalun]

[robot] Awas, manusia!

Aku memegangmu, Kawan! Pegangan!

[musik heroik mengalun]

[robot kucing mengeong]

Robot, tunjukkan kekuatan kalian!

- Ayo maju! - [Taco memainkan musik klasik dramatis]

[robot] Robot selamanya.

Delapan puluh enam!

Kau kalah!

Tepat sasaran!

[musik menjadi orkestra]

Serbu!

[drone 1 menjerit]

[drone 2 berteriak]

[Blitz] Hei. Bagus. Me-lam-bung-lah!

[robot berguling] Target terlihat!

PENGACARA BARRY ZUCKERKORN DIA SANGAT AHLI

[robot tertawa]

[musik berakhir]

Terus lawan. Aku akan ke Pengembangan Senjata.

[teknisi] Baik, Pak.

- [Jagal] Apa yang akan kau lakukan? - Seperti biasa.

- [pintu berdenting] - Menang.

[musik mencekam mengalun]

[pengumuman] Gedung ini dikunci dengan keamanan penuh.

Saya ulangi, gedung ini dikunci dengan keamanan penuh.

Kau bisa kalahkan mereka?

Tidak.

[musik makin intens, berakhir]

[suara robot] Harus bunuh manusia!

Kematian untuk manusia!

Kalian semua harus mati!

[musik menegangkan mengalun]

[berteriak, menggeram]

- [musik mencekam mengalun] - [pintu berdenting]

[PC] Kita terkunci di dalam.

[Michelle] Dia masih hidup?

[PC] Iya.

[Michelle] Bisa aku bicara dengannya?

[PC] Tidak.

Satu-satunya cara untuk bicara dengan adikmu adalah dari dalam.

Dalam apa?

Dalam pikirannya.

[musik makin intens, berhenti]

[musik dramatis mengalun]

- Pesanan siap! - Dasar barbar.

[musik berlanjut]

Oh, ini mulai seru.

Herm, kita mungkin bisa menang kali ini!

[mendengus]

[tertawa kecil]

[berkesah cemas] Teman-teman.

Eh, mereka membuat yang besar.

Maksudku, sangat amat besar.

Sepertinya kalian berada di properti pribadi.

Sebagai pegawai Layanan Pos Amerika Serikat,

aku punya akses ke properti ini.

Mainkan, Taco. Sekarang! Mainkan!

["I Will Survive" dimainkan]

[Penny] Jangan!

[berteriak] Tidak!

[berteriak ketakutan]

[musik dramatis mengalun]

[robot-robot mengerang lemas]

[mengerang]

[musik makin intens]

Jangan, Skate!

[drone mendengus]

[musik berakhir]

[Jagal] Kau tidak bisa kalahkan mereka.

Tidak ada alasan untuk tidak mencoba.

Bahkan setelah perbuatan mereka di mal?

Semua robot hancur, tapi kau masih bertarung?

Kenapa?

Kebebasan sepadan dengan harga apa pun.

[Jagal] Bahkan kematian?

[musik sentimental mengalun]

[bergumam] Kita harus hidup untuk bisa mati.

Ya.

Ya, pasti begitu, ya, 'kan?

Skate ada di lantai 4.

Pengembangan Senjata.

Kenapa kau memberitahuku?

Karena

aku akhirnya bertemu orang yang lebih tidak manusiawi dari robot.

[musik penuh harapan mengalun]

[musik makin intens]

[musik berakhir]

[Helmneuro berdengung]

[suara berdenging]

[guruh berdentung]

[suara TV tidak terdengar]

[musik sendu mengalun]

Michelle?

Bagaimana Kakak bisa ke sini?

Aku pikir kita kalah.

- Ayo. Kita pergi. - Tunggu.

Jangan dulu.

Chris, saat ini aku melakukan sekitar 20 kejahatan.

Aku sudah memikirkannya sejak Skate menghubungkanku kembali.

Ini semua salahku.

Dia menculikmu. Semua ini bukan salahmu.

Di luar sana bersama Kakak,

aku melihat dunia dan aku lihat semua kejahatan

yang Sentre lakukan pada manusia dan itu semua terjadi karena aku.

Kita hentikan mereka.

Kita akan kalahkan mereka. Kalau kau bisa keluar.

Tak ada jalan keluar.

Saat aku dibawa kembali ke lab, aku lihat tubuhku yang asli pertama kali,

dan Kakak pasti juga lihat.

Jujur saja. Bagaimana penampilanku?

Koneksi fisikku ke Sentre, itu...

Itu simbiotik. Tanpa aku, mereka mati.

Dan tanpa mereka...

Ya.

[berdesah] Jadi, kau mau aku bagaimana? Meninggalkanmu di sini?

Tidak.

Sentre bisa membuatku terus hidup seperti ini selama seratus tahun.

Aku rasa...

Aku rasa aku harus mati.

Aku rasa Kakak yang harus melakukannya.

[musik makin intens]

Kau mau dihajar, ha?

[musik aksi mengalun]

Dasar berengsek!

- [Keats] Hajar dia, Herm! - [Herm mendengus]

[Keats menggeram] Hei, posisikan aku!

- Herm! Posisikan aku dengan benar! - Tidak!

[Keats menggeram]

- Ah! - [Keats mengerang]

[mengerang]

[mengerang lemas]

[teknisi] Pak Skate, laboratorium pusat telah ditembus dan ada penyusup di gedung.

- [Skate] Tangani dia. - [drone] Siap, Pak.

Keats, bangun!

[Herm berteriak, mengerang]

[mendengus]

[musik berhenti]

[Skate terkesiap]

Halo, Ethan.

[tertawa kecil] Dengar.

Aku tidak tahu, ehm,

apa yang kau ingin peroleh di sini, Tuan Gila.

Aku di sini untuk negosiasi ulang perjanjian.

[mengerang lesu]

[Herm] Ayo! Keluarlah dan lawan aku dengan jantan!

Kau mau melawanku, datang dan hadapi aku!

- Oke, Herm. Herm, baiklah. Herm! - Jangan kirim drone untuk urusan pria!

- Kau sudah menghabisinya. - [Herm mengerang kesal]

Masalahnya, dia mungkin juga menghabisiku.

Ada lubang besar di perutmu, Kawan.

[musik pilu mengalun]

Aku akan masuk ke mode hemat daya untuk sejenak.

- Tidak. Bertahanlah. - [Herm] Aw, aw, ah!

Bagaimana bisa...

[tertawa kecil] ...kau masih hidup?

Kenapa aku masih hidup? Aku hidup berkat kau, Berengsek.

- Kau benar sekali. - [musik berakhir]

[PC] Michelle?

Maaf aku mengganggumu,

tapi teman-teman kita dalam masalah besar di luar sana.

- Sedang kuusahakan. - Eh, mungkin waktu kita hampir habis.

Dia benar.

Aku tidak akan cabut alat bantumu.

- Katanya mau kalau harus. - Sekarang tidak harus.

Kita cari robot lain.

- Kau bisa pakai itu. - Mereka mengunciku rapat kali ini.

- Tak ada pilihan lain. - Selalu ada pilihan.

Orang minta aku melupakannya, tapi aku tidak bisa.

Hanya kau yang aku punya. Aku terus mengingatmu.

Itu berhasil. Kau datang kembali.

- Makanya ini tak masalah. - Tidak.

Tentu saja ini masalah.

Aku tidak merasakan apa pun selama tiga tahun.

Tapi bersama Kakak, aku merasakan segalanya. Luar biasa.

Kakak berikan aku itu.

Kalau itu yang aku dapat...

itu cukup. [membuang napas]

Michelle, waktu kita hampir habis.

[suara gemetar] Aku tidak bisa. Aku tidak bisa.

[musik emosional mengalun]

Aku tidak mau kehilangan kau lagi.

Kakak tidak kehilangan aku.

[PC] Michelle, kau bisa dengar aku?

Tolong jawab aku.

Kakak bisa kehilangan mereka.

Kakak. Kakaklah yang akan mengubah dunia.

Tapi aku belum sempat berpamitan padamu.

Itu tidak perlu.

Aku sayang kau. [merintih]

[Chris] Aku sayang Kakak juga.

[musik berlanjut]

ALAT BANTU HIDUP

PROTOKOL

SLANG

VENTILASI

[musik makin intens]

[debam]

[musik berakhir]

[nada geram] Tidak, tidak, tidak, tidak!

Tidak!

Sepertinya ini hari kemenangan kami.

[suara lantang] Kita menang!

Ya!

Kita menang!

Tidak!

KESALAHAN JARINGAN

- [Keats] Hei, Penny! - [suara lesu] Kita berhasil.

[bersorak]

Kita menang, Pops.

Hal lucu tentang kemenangan.

Selalu ada yang kalah.

[musik sentimental mengalun]

[menghela napas]

Michelle berhasil, Herm.

Kau percaya? Kita menang.

[musik pilu mengalun]

[Keats berdesah pelan]

Apa yang harus kulakukan tanpamu?

Apa yang akan kulakukan tanpa sahabatku? [terisak]

[musik berakhir]

Aku sayang kau, Herm.

[suara pelan] Aku sayang kau.

Aku bersungguh-sungguh.

Mungkin lebih dari teman.

Kau membuatku tersenyum. Kau pernah membuatku tersenyum.

Sekarang apa yang harus kulakukan? Kembali menjadi... Apa?

Menyatukan anggota band? Mereka semua sudah menikah.

[terisak] Herm, aku sudah tidak punya teman lagi.

[terisak-isak]

[musik penuh harapan mengalun]

[tertawa kecil] Hei, Pria Berotot. Kau merindukanku?

[tertawa lega]

[Keats] Apa ini?

Oh, ini model delapan inci untuk pekerjaan detail.

Detail? [terbata-bata] Aku... Aku belum pernah lihat ini!

Aku belum pernah lihat barang delapan incimu,

dan kurasa aku bersikap murah hati.

Tunggu.

Kau bilang kau sekarat.

Tidak, aku bilang aku harus tidur untuk menghemat daya transfer.

Bukan salahku kau jadi emosional dan ungkapkan perasaanmu.

[tertawa mengejek, terisak] Emosional?

Omong-omong, aku tidak dengar semua yang kau katakan tadi.

Eh, bisa kau ulangi lagi beberapa?

Aku... Aku bilang kita menang.

Aku bilang kita menang. Apa? Lihat, kita menang.

Dia berhasil. [terisak]

Eh, itu bukan yang kudengar. Aku dengar, "Aku sayang kau,"

dan "Lebih dari teman."

- Oh, aku tidak bilang begitu. - Astaga, apa kita menang?

- [Keats] Oh, ya. - Di mana gadis itu?

- Ayo kita lihat. Ayo. - [musik berakhir]

[Skate] Jadi, sekarang apa?

Apa aku mati?

[Tuan Kacang] Tidak.

Kita hidup.

[musik sendu mengalun]

[tidak bersuara]

[pewara 1] Seluruh kota mati. Seluruh...

Seluruh negara bagian, negara ini, terhenti operasinya.

[pewara 2] Kekacauan terjadi di New York hari ini

karena semua drone Sentre tidak berfungsi lagi.

[pewara 3] Penerbangan dihentikan di seluruh dunia, pemandu lalu lintas...

[pewara 4] Tidak ada kabar dari Sentre saat jutaan pengguna panik

menunggu kabar, tanda, dan petunjuk untuk kembali online.

[Vance] Hari ini, muncul tuduhan yang mengejutkan

saat sebuah video yang dirilis menunjukkan eksperimen Sentre

pada seorang anak manusia.

Kongres sedang menyiapkan panggilan pengadilan

untuk eksekutif Sentre...

[pewara 5] Ethan Skate ditangkap di Miami

saat mencoba naik pesawat pribadi menuju Ekuador.

Demonstran menyerukan akhir dari Zona Eksklusi Robot.

Ethan Skate tidak waras!

Penjarakan dia dan buang kuncinya.

Jual sahammu! Aku tidak mau mengatakan apa pun lagi tentangnya!

Kau tahu siapa yang ingin kubicarakan?

Gadis yang membawa banyak robot ke Seattle untuk menghajar Skate.

[pria 1] Kau benar sekali, Cooper. Kita harus temukan dia...

[Cooper] Siapa dia? Tolong beri tahu aku siapa gadis ini.

[musik berakhir]

Herm bilang dia sudah menghidupkan kamera.

Oke.

Kau yakin mau melakukan ini?

[menghela napas]

- Harus hubungkan partikel-partikel itu. - Hmm.

Hmm. Aku tidak tahu maksudnya.

Semangat, Nak. Kau pasti bisa.

[Herm] Oke, kita mulai merekam!

Dan bicaralah sekarang.

Hai.

Namaku Michelle Greene.

Aku tahu beberapa dari kalian takut denganku dan teman-temanku...

dan perbuatan kami.

Dunia kini telah berbeda.

Aku ingin memberi tahu alasannya.

Hal yang dilakukan Sentre tidak hanya buruk bagi robot,

tapi juga bagi kita semua.

Memang betul ada perang,

segalanya berantakan dan hidup jadi menyebalkan.

Dan mungkin untuk sementara, Helmneuro membantu kalian melupakan itu.

Kita begitu terbiasa akan itu,

hingga kita berpikir itulah kehidupan nyata.

Tapi itu tidak benar.

- ["Wonderwall" versi piano mengalun] - Kehidupan nyata adalah kontak.

Kau dan aku.

Kita memang punya wujud fisik, iya, tapi kita juga punya energi elektrik.

Saat kita berpelukan, tertawa, bergandengan tangan, dan berdebat,

partikelku tinggal bersamamu, dan partikelmu tinggal bersamaku.

Dan mungkin kita tetap bersama selamanya.

Tapi itu tidak akan bisa terjadi kalau kalian menutup diri.

Itu hanya bisa terjadi di luar sini. Di dunia nyata.

Lihat sekeliling.

Ada seseorang di dekat kalian saat ini. Mereka nyata dan hidup.

Mereka butuh kalian sama seperti kalian butuh mereka.

Dan kalau tidak ada...

Kalau kalian tidak punya siapa-siapa,

maka temuilah kami.

Karena kita akan memulai lagi.

Kita lakukan dengan benar kali ini.

Bersama-sama.

Oke. Sudah selesai.

Sudah selesai. Bagaimana?

Cukup bagus, untuk boneka daging.

[musik berlanjut]

["Yoshimi Battles the Pink Robots, Pt. 1" mengalun]

MENGENANG PETER DE TOFFOLI

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.