Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Afghanistan, 2021
Bawa mereka keluar!
Kau berpikir satu contoh akan cukup untuk mereka.
Mari lihat jika kau bisa yakinkan mereka.
Orang Amerika ini datang untuk cemari tanah kita,
Dan membasmi Islam.
Hari ini, kau tunjukkan dia takdir yang menunggu orang-orang...
...yang menodai nama Nabi,
Terpujilah nama Beliau.
Ambil itu.
Sekarang.
Jangan tinggalkan mereka!
Berhenti! Berhenti, kau dengar aku?
Jangan tinggalkan mereka!
Kembali turun, kau dengar aku!
Berhenti!
Tidak!
Tidak!
SMA Perempuan Internasional Quetta, Pakistan
Masa Kini
Maaf, tapi dia sangat pendek.
Aku setuju!
Kau mau dengar kabar terkini?
Lamaran lainnya?
Sekarang kau hanya menyombong.
Tukang daging kami temui ayahku,
Dan tawarkan dia daging sapi terberatku...
...untuk menikahi putranya.
Jadi, sekitar selusin daging burger?
Tepat sekali!
Tunggu, resepsi di McDonald?
Berikan aku Big Mac, dan aku akan menikahi tukang dagingmu.
Itu sebabnya mereka menyebutnya "hidangan bahagia".
- Dan untuk kentang goreng? - Untuk kentang goreng, aku akan...
Taliban.
ISIS.
Cepat keluar!
Kita jangan turun. Ke atap.
Cepat, cepat, cepat!
Cepat.
Orang Amerika.
Siapa yang putrinya si pelacur Durani?
Siapa diantara kalian yang putrinya Camila Durani?
Pengkhianat bagi kaumnya.
Dia tidak masuk hari ini. Dia izin sakit.
Mereka ke atas sini.
Parkiran mobil. Aku bisa mengemudi.
Cepat!
Dia datang.
Kau putri pelacur,
Yang memaksa gadis-gadis belajar untuk menentang para Nabi.
Taliban setidaknya baca Quran. Jika kau ISIS,
Kau tahu pendirimu bahkan tak bisa membaca namanya sendiri.
Jadi aku bicara dengan wanita berpendidikan?
- Itu benar. - Aku tak perlu menjelaskan...
...jika ada harga yang harus dibayar terhadap arogansi.
Kau kabur ke sini bersama para orang tua pengecutmu.
Lihatlah dirimu.
Kau bisa menjadi istri yang baik,
Seandainya ibu dia tidak meracunimu.
Tidak! Tidak! Tidak!
- Berhenti! - Tidak! Tidak!
Berhenti! Tidak!
Gadis-gadis itu mungkin bisa ditebus.
Untuk putri-putri para diplomat Amerika,
Serta bagi mereka yang tak bisa ditebus lagi,
Masing-masing $10 juta,
Serta pembebasan Syekh al-Shimali, seorang pria suci,
Ditahan oleh pemerintahan Taliban yang korup.
Lima hari.
Mereka akan membunuh kita.
Tidak. Kita berharga.
Tidak seperti teman-temanku.
Bukankah kau yang bilang mereka aman di atap?
Kami semua mendengarkanmu.
- Bagaimana hasilnya? - Tinggalkan dia sendiri.
Oke? Itu bukan salah dia.
Sungguh? Kalau begitu tanyakan teman-teman dia.
Halle, kau masih hidup sekarang karena ayahmu adalah dubes,
Dan orang tua kami adalah wakil menteri.
Tapi tentu saja, jika kau tinggalkan TikTok sebentar saja,
Kau tahu jika Amerika tidak membayar tebusan terhadap teroris.
Jadi mungkin hapus raut angkuh itu dari wajahmu...
...dan sadar jika kita semua selangkah lagi untuk mati.
Atau diberikan kepada para pejuang ISIS.
- Apa? - Lihat sekitarmu.
Mereka mungkin membawa 50 anak perempuan dari sekolah.
Menurutmu di mana mereka sekarang?
Pergilah ke neraka.
Fort Irwin, California
- Saat ini pukul 11.06... - Tunda itu sebentar.
Kapten, kau terus mendesakku selama setahun...
...dan sekarang kau mendapat momenmu.
Tapi sebelum kau permalukan dirimu sendiri dan dinas militer,
Aku akan beri kau satu kesempatan terakhir...
...untuk menarik keluhanmu.
- Dengan segala hormat, pak... - Persetan rasa hormatmu.
Bintara Tinggi Collins di sana...
...terbang memasuki wilayah musuh dan selamatkan nyawamu.
Misi yang merenggut nyawa...
...rekan sesama pilotnya dan empat Ranger,
Melukai dua orang lainnya saat dia hampir ditembak jatuh di udara.
Meski begitu, kau ingin mendakwa dia dengan sikap pengecut.
Mungkin kolonel akan mengerti,
Jika dia melihat rekan-rekannya dieksekusi,
Sementara Bintara Tinggi Collins memilih keselamatan daripada tugas.
Keselamatan?
Kau benar, Kapten.
Itu pasti keputusan yang berat untuk dibuat.
Mungkin sama seperti yang kau buat satu minggu sebelum itu.
Sesuatu yang menurut beberapa orang...
...kau perlu dituntut karena itu.
Keadaan yang meringankan atau bukan.
- Ya, pak. - Tapi kau bersedia agar itu semua...
...diungkit lagi dan berisiko membuatmu dipenjara.
Aku bersedia bertanggung jawab atas tindakanku.
Begitu juga dengan dia.
Baik.
Aku akan menunggu hingga Senin.
Karena aku tak mau merusak akhir pekanku.
Kau bisa kembali dengan pencatatan.
Sesi ini ditunda pukul 11.08.
Pergilah dari sini.
Menyerah.
Menyerahlah, bedebah!
Kau yang menyerah, bangsat!
Aku dengar kau mendapat teman.
Senang melihatmu dengan mataku sendiri.
Persetan denganmu, Travis.
Itu seharusnya "Persetan denganmu, Pak,"
Tapi setelah itu, aku takkan memulai perkelahian.
Aku kalah.
Ya, dia kelihatannya menikmati kemenangannya.
Pergilah mandi.
Aku tak bisa bicara dengan orang yang baunya seperti kuda.
Aku tahu kenapa kau di sini.
- Dan kau takkan hentikan aku... - Dari menghancurkan kariermu?
Aku takkan buang energi.
Mandilah. Serius.
Kapan?
Aku berangkat ke D.C. satu jam lagi.
Semoga mereka tahu lebih daripada semalam.
Aku belikan kau tiket di C-5...
...berangkat pukul 16.00 dari Wiesbaden.
Kau terbang dengan pesawat komersil dari sana.
Ini tak ada kaitannya dengan kekhawatiran para petinggi...
...yang kesaksianku bisa merusak reputasi AD yang gemilang.
Itu sidang tertutup.
Semua yang kau katakan takkan keluar dari ruangan itu,
Dan kau tahu itu.
Satu-satunya yang akan menjadi korban adalah kau.
Jadi kau di sini untuk selamatkan aku dari diriku sendiri.
Aku takkan bilang aku peduli, karena kita berdua tahu itu bohong.
Tapi saat ini, aku lebih peduli dengan mereka.
Ini persoalan CIA.
Kirimkan Delta.
Sudah. Misi penyelamatannya tiga hari yang lalu.
Tak ada yang selamat.
Jadi persoalan CIA ini adalah satu-satunya harapan...
...yang mungkin didapatkan gadis-gadis ini dalam seminggu kedepan.
Kita akan masuk sebagai organisasi bantuan internasional.
Harus 60% wanita yang bisa dipercaya.
Ada banyak Ranger bagus lainnya.
Dan kau akan terkejut berapa banyak yang wanita.
Internasional.
Semacam tentara bayaran dari Kurdistan?
Aku yakin mereka yang terbaik dari yang terbaik.
Saat kau bertemu mereka berdua,
Kau bisa tanya berapa banyak pembunuhan mereka di Ukraina.
Pihak mana?
Itu pilihanmu.
Aku hanya merasa kau akan lebih suka lampiaskan amarah itu...
...kepada orang yang menghabisi timmu,
Dan bukannya pilot yang selamatkan nyawamu.
Mungkin tidak.
Aku rasa kita sama-sama tahu satu-satunya orang...
...yang kau ingin lihat untuk membayar tindak kejahatan itu...
...sedang duduk di hadapanku.
Paspor dan tanda pengenal Kanada.
Aku berhasil temukan satu foto...
...dimana kau tak berikan jari tengah di depan wajahmu.
Jadi kau tahu aku pergi?
Ini sudah 7 tahun, dan aku masih tak tahu apapun tentangmu, Jake.
Ini akan jadi pengecualian.
Jessica Rabbit?
"Rabit".
Itu nama Prancis-Kanada yang sangat membanggakan.
Quetta, Pakistan
Nn. Rabbit?
Rabit, satu "B". Di mana mobilnya?
- Biar aku bawakan tasmu. - Tidak. Mobilnya.
Itu akan terlihat buruk. Ini adalah tugasku.
Terima kasih.
Aku ingin tanya jika kau memiliki hubungan dengan...
Dia kartun. Bagaimana mungkin aku kerabat dengan dia?
Tapi mereka menggambar seseorang, bukan?
- Jadi mungkin ibumu... - Mobil.
Mobil.
Maafkan kondisi mobilku.
Orang mengemudi gila-gilaan di Pakistan.
Astaga!
Lihat? Gila!
Tidak. Itu tidak perlu.
Aku merayakan karena masih hidup.
Tabung itu untuk peti mati yang bagus.
Terima kasih.
Jessica. Raquel.
- Panggil aku Rocky. - Jake.
Dengar, aku tidak butuh nama.
Aku takkan mengingat itu,
Dan itu mungkin sama palsunya seperti "Jessica Rabit".
Jadi apa yang kau inginkan? Nomor?
Fungsi.
Berarti "Mekanik", dan itu cukup dekat.
Lewat sini.
Ini gagasan seseorang tentang rumah aman?
Tempat teraman yang tersisa.
Aku takut Pakistan bukan lagi sekutu yang ramah.
Kau orang Amerika atau Afghanistan?
Karena kau ingin tahu jika kau bisa percaya aku?
Aku tahu setidaknya satu orang Afghanistan yang bisa dipercaya...
...daripada orang Amerika.
Hanya satu?
Satu yang masih hidup.
Kami emigrasi setelah ayahku dieksekusi.
Itu cenderung hukuman pertama bagi Taliban.
Oleh CIA.
Dia antara bagikan informasi dengan Taliban dibawah siksaan,
Atau dia seorang agen ganda.
- Dia yang mana? - Tidak bisa diketahui.
Dan asumsi hal yang berbahaya.
Jika aku berasumsi, aku akan berasumsi kau tak bisa dipercaya.
Kecuali jika itu benar kau membunuh pimpinan timmu sendiri.
Tidak. Itu jelas benar.
Menembaknya?
Batu. Seukuran bola bisbol.
Aku posisi shortstop di Baltimore. Kau posisi pelempar?
Ka tak pernah tahu saat suatu keterampilan bisa berguna.
Aku yakin dia pantas untuk mati.
Itu hal terakhir yang pantas dia dapatkan.
Dan aku anggap kau bagikan informasi ini...
...dengan tim yang lainnya?
Tidak. Mereka yang bagikan itu denganku.
Kapan Travis mendarat?
Itu kursinya Rocky.
Aku yakin dia sudah di sini cukup lama untuk cari kursi lain.
- Travis? - Masih di pesawat.
Yang mana WiFi kita?
Yang bernama Jaringan Aman Rahasia.
Kita punya banyak waktu untuk persiapan, bukan?
Kau membaca tulisan Arab? Daylight743?
Kau yang mengatur ini. Jadi kau Teknisi, benar?
Cher. Tidak ada hubungannya.
Dia tidak butuh nama. Hanya fungsi.
Tidakkah kau menawan?
Panggil aku Geek. Itu Rachel.
Spesialis senjata.
Shooter (Penembak)!
Berarti "Shooter".
Kau sudah membuat kesal Theresa.
Peledak, dan itu mungkin kurang bijak.
- Kau bisa panggil aku "Bomb." - Aku suka itu.
Aku selalu ingin orang memanggilku itu.
Kau adalah Bomb.
Dan ini "Medic" kita.
Hai. Aku baru melakukan konferensi dengan dokter kita sebenarnya.
- Konferensi. Baiklah. - Ada yang iri.
Ayolah. Sama sekali tidak.
Aku yakin ikatan kedekatan yang kau bangun...
...selama tujuh jam terakhir bersifat profesional dan produktif.
- Jane. - Dia hanya menginginkan fungsi.
Aku pikir kita akan berteman.
Karena kau membuatnya begitu mudah.
Dan ini Dr. Mike. Kami hanya panggil dia Dr. Mike...
...karena dia satu-satunya orang dengan nama asli.
- Mike. - Jake.
Tidak, tidak, tidak. Kami akan memanggilmu Kelinci.
Karena keahlian utama kelinci adalah lari.
Kau tahu, Kelinci ini selamat dari lubang neraka...
...dan tinggalkan seluruh timnya untuk dibantai.
Itu setelah dia membunuh komandannya sendiri.
Benar, Kelinci?
Dengar, jangan tersinggung, Kelinci.
Dr. Mike juga tak suka kita.
Kita hanya gunakan dia untuk membawa kita lintasi perbatasan.
Aku sudah menunggu sebulan untuk izin dari Pakistan...
...untuk membawa obat ke Khost.
Aku setuju. Itu muncul secara ajaib.
Khost, tepat di seberang perbatasan?
Sejauh yang Taliban izinkan untuk kita datangi.
Juga, itu tempat mereka menahan syekh.
Meski kita tak punya peluang keluarkan dia dari penjara itu.
- Itu rencananya? - Bukan rencana terbaik kita.
Semuanya orang Amerika.
- Jadi, siapa ini? - Badia Durani.
Ibu merupakan Menteri Pendidikan Afghanistan.
Kita temui dia pagi ini.
Kita temui dia?
- Itu keputusan Travis. - Bagus.
Bahkan ibunya tahu kita di sini.
Jadi, kita melintasi perbatasan. Kemudian apa?
Mengantarkan obat,
Lalu menemukan kita mengalami penutup pengapian yang retak.
Mendapatkan yang barunya memerlukan dua hari.
- Mungkin tiga hari. - Tidak ada senjata.
Kita harus beranggapan mereka akan periksa setiap bagian truk.
Travis sebaiknya memiliki simpanan senjata di sana.
- Benar. - Semua tanda pengenal kita aman?
Nama-namanya menggunakan staf sungguhan.
Enam wanita, dua pria.
Kau bisa sertakan aku ke bagian yang kurang orang.
Aku jelas takkan memakai burqa.
Di mana kafe Internet terdekat?
Salam.
Apa yang kau inginkan?
Cara yang bagus untuk menyambut teman lama.
Siapa ini?
Bahasa Inggris. Bukti jika kau sendirian.
Bilang padaku kau menelepon dari Amerika.
Awina, aku butuh bantuanmu.
Aku Taliban dan setiap kepada negaraku.
Dan satu-satunya orang yang membenci ISIS...
...melebihi orang Amerika adalah Taliban-mu.
Aku ingin tahu di mana gadis-gadis Amerika berada.
Apa kau gila? Bagaimana aku tahu?
Kau tahu bagaimana kau tahu.
Aku tidak tahu. Tidak ada yang tahu.
Waktumu 12 jam untuk cari tahu.
Jangan kemari. Aku takkan menemuimu.
Kau tahu itu bohong. Dan kau tahu di mana.
Apa?
Bagaimana bisa kau datang ke sini sebelum aku...
- ...dan kau masih terlambat? - Di mana?
Ada kesulitan lainnya, kau langsung ke medis.
- Sesuatu yang mengancam nyawa... - Baiklah, dok.
Bisa tinggalkan kami sebentar?
- Tentu. - Terima kasih.
Aku pesan kau teh hijau.
Aku dengar kau mendapat teman lagi.
Teman-teman meninggal.
Itu yang pasti setelah apa yang aku lihat.
Jadi,
Kita masuk, temukan mereka,
Berdasarkan data satelit yang meragukan,
Dan jika kita temukan mereka, kita akan masuk secara paksa.
Ini sedikit lebih halus dari itu.
Ya. Aku dengar kau memiliki simpanan senjata.
- Sesuatu untuk situasi darurat. - Kau yakin itu masih ada?
Mereka terbukti pandai temukan apa yang kita tinggalkan.
Di bawah lantai besi yang aku las rapat.
Dia lebih cepat.
Berapa banyak orang yang kau beritahu tentang rencana rahasiamu?
Tidak ada. Dia temukan kita.
Menawan.
Menteri.
Mantan menteri. Camila.
Maafkan kami karena kami tak bisa perkenalkan nama kami.
Aku tahu kenapa kau di sini. Hanya itu yang aku butuhkan.
Silakan duduk.
Aku penasaran bagaimana kau bisa tahu.
Dan aku berharap bisa memberitahumu.
- Kopi? - Ini takkan lama.
Kau tahu di mana putriku ditahan?
Kami memiliki informasi yang bagus.
Lebih baik dibanding yang terakhir?
Menteri, kami pertaruhkan nyawa berdasarkan informasi itu.
Jadi kami akan usahakan yang terbaik untuk pastikan itu benar.
Aku hargai itu.
Tapi jika usahamu tidak cukup bagus,
Aku minta agar kau penuhi permintaan uang tebusan mereka.
- Itu $70 juta. - $10 juta.
Jadi hanya untuk putrimu?
Aku harap kau sudah memiliki itu besok.
Kau tahu kami tak bisa melakukan itu, Menteri.
Aku memberimu opsi, jika kau membutuhkannya.
Untuk selamatkan putriku dari dipenggal di depan umum.
- Tapi hanya untuk putrimu? - Anakku akan jadi yang pertama.
Dijadikan contoh terhadap anak gadis Afghanistan,
Agar orang Amerika gunakan saluran belakang...
...untuk membayar warganya sendiri.
Seperti yang mereka lakukan selama ini.
Agar kau mau pertimbangkan,
Aku datang untuk membantumu melintasi perbatasan,
Di mana risiko terbesarmu untuk ketahuan.
Aku ragukan itu.
Seorang teman lama bernama Bashir adalah pengawas penyeberangan.
- Dia akan membantumu lewat. - Bagaimana kami temukan dia?
Jangan bertanya. Itu akan menarik perhatian.
Dia yang akan mengawasimu.
Semoga Allah juga menjagamu.
Terima kasih.
Bawa kembali putriku.
Kami akan berusaha semampunya.
Ms. Rabbit, halo.
Sangat senang melihatmu.
Kau pasti bercanda.
Ayo, ikut denganku, Nn. Rabbit.
Abbas. Tidak akan.
Nikmati perjalanannya.
Dan terima kasih untuk namanya.
Aku harus temukan keseruan di bidang pekerjaanku.
Permisi.
Nn. Rabbit, silakan.
- Biar aku bantu. - Rabit.
Satu "B".
Ya, aku tahu. Seperti Bugs Bunny.
Aku Malik.
Jalan, Malik.
"Mal-eek".
Jalur Lintas Perbatasan Khyber
Nn. Rabbit!
Hei, teman.
Panggil aku itu lagi, aku akan potong testikelmu.
Kau tahu jam berapa koneksi kita tersambung?
- Karena ini kelihatannya akan lama. - Seandainya aku tahu.
Kelihatannya kita harus menunggu.
Bos!
Aku perbaiki. Jangan khawatir.
Abbas. Abbas!
Terima kasih.
Jangan khawatir. Abbas akan perbaiki.
Supir yang buruk, mekanik yang bagus.
Senang mendengar itu.
- Kau suka musik? - Aku suka musik.
Taliban dan ISIS benci musik.
Satu-satunya alasan aku benci mereka.
Hanya masalah mereka terhadap musik?
- Kau suka The Doors? - Aku suka The Doors.
Steppenwolf?
Kau memiliki perbendaharaan musik yang mengejutkan, Malik.
- Ma-leek. - Ma-leek.
Aku belajar dari kakakku.
Dia bermain di band cover.
Kakakmu, Abbas, bermain di band cover?
Lagu favorit dia, Steppenwolf, "Born To Be Wild."
Itu lagu yang bagus.
Supir yang buruk, vokalis andal.
Kau sayang kakakmu.
Abbas selamatkan aku.
Berkali-kali.
Aku berutang segalanya pada dia.
Kau tahu perasaan itu.
Aku tahu.
Apa aku bilang?
- Mekanik yang andal. - Dan vokalis andal.
Vokalis yang sangat andal. Supir yang buruk.
Kembali ke dalam!
Kembali!
Kenapa kau di sini? Kembali ke barisan!
Kau tidak mendengarkan!
Oke, buka truknya!
Keluarkan semua! Buka itu!
Persediaan medis! Kau menghancurkannya!
Persediaan medis! Kau menghancurkan itu.
Kau ingin membunuh rakyatmu sendiri.
- Diamlah. - Mereka ingin selamatkan rakyatmu.
Rakyatmu sendiri! Kau membunuh mereka!
Itu obat-obatan!
- Dok, jangan ikut terlibat. - Kembali ke mobil.
- Bukan aku yang... - Sudah berapa lama kau di sini?
20 tahun? Kau pikir Taliban tidak menghormati wanita...
...tapi menolerir orang yang berpakaian silang?
- Aku bukan... - Masuk ke mobil!
Berhenti! Hentikan! Baca itu. "Antibiotik."
Obat! Kau meracuni rakyat kami!
Antibiotik, dasar muggle! (bodoh/orang biasa)
- Muggle? - Apa kau memanggilku?
Aku memanggilmu muggle.
Kau menghancurkan satu-satunya...
Muggle artinya orang yang sangat serius.
Bahkan tak percaya dengan penyihir.
Lihat labelnya!
Bisa kau diam?
Apa ku mencoba untuk takkan pernah bercinta lagi?
Ada senjata. Aku tahu pasti ada senjata.
Tidak ada senjata.
Menurutmu kita sebaiknya bilang mereka kita akan membunuh ISIS?
Setidaknya kita akan berada di pihak yang sama.
Mungkin simpan itu untukmu sendiri.
Apa yang kau lakukan?
Aku mencari senjata.
Pengiriman ini sudah disetujui oleh pimpinan tertinggi.
Pak, kami tidak menerima komunikasi.
Kau tidak menerima komunikasi?
Kau bahkan tak bisa baca!
Bawa semuanya dan kembalikan.
Jika kau pecahkan satu botol lagi,
Aku akan pecahkan kepalamu!
Maaf. Kau boleh lanjutkan perjalanan.
Bashir?
Kami hargai kebaikannya.
Hanya dalam situasi darurat, hubungi nomor ini.
- Aku tak bisa janjikan bantuan. - Semoga kami tidak butuh itu.
- Semoga Allah bersamamu. - Dan juga denganmu.
Kau ingin berikan hinaan,
Dan kau justru gunakan istilah Harry Potter.
Menakjubkan.
Penjara.
Ya. Terlihat seperti itu.
Penjaranya ulama Syekh al-Shimali.
Jadi di sana mereka mengurung dia.
Jangan lewatkan kesempatan.
Sekarang Monopoli, Malik.
Abbas selalu kalahkan aku. Dia curang.
Aku juga curang, tapi dia lebih pandai curang.
Begitu banyak alasan untuk jadikan dia teladan.
Pertanda bagus?
Itu tak pernah bagus.
Aku rasa ibuku orang yang sinis.
Terima kasih.
Aku akan lakukan apapun yang kau mau.
Kalau begitu minumlah kopi.
- Apa? - Duduk.
Kami tidak mendapat respon mengenai tawaran kami...
...untuk pembebasan kau dan teman-temanmu.
Selain dari orang Amerika yang mencoba membunuh kami tentunya.
Tapi kau tahu, itu tidak begitu bagus untuk mereka.
- Tidak, itu bukan salahku. - Tidak, tidak, tidak.
Aku tahu semua ini bukan salahmu.
Minumlah.
Aku sudah putuskan jika kami harus tunjukkan niat baik.
- Jadi aku melepaskanmu. - Kau apa?
Aku melepaskanmu bebas.
- Aku? - Kau terkejut.
Aku paham itu.
Berdasarkan apa yang media coba gambarkan terhadap kami.
Kau melempar teman-temanku dari atas atap.
Benar, itu tindakan sangat buruk.
Tapi, kau tahu, kami memiliki tujuan,
Dan kami sangat yakin dengan tujuan itu.
Orang Amerika yakin dengan tujuan mereka.
Dan mereka telah begitu banyak membunuh kami.
Keluarga dan anak-anak kami, dengan drone dan bom mereka.
Sejak sebelum kau lahir.
Termasuk keluargaku.
Aku punya dua putri.
Dan seorang istri.
Kau tahu, aku tidak mencoba untuk membuatmu yakin.
- Haruskah aku pilih orang lain? - Tidak, tidak.
Tidak. Aku yang pergi.
Bagus.
Aku mau kau kirim surat ini ke kantor polisi.
- Kepolisian Taliban? - Benar.
Beritahu aku.
Aku bisa memercayaimu untuk melakukan itu?
Ya.
Kau bisa.
Terima kasih.
- Habiskan kopimu. - Tidak apa.
Aku tahu. Kopinya sangat pahit.
Mereka mau kita semua pergi dengan truk satunya...
...setelah kita selesai bongkar muatan.
- Itu tidak bagus. - Tidak. Abbas akan perbaiki.
Oke.
- Seperti itu "oke" kelihatannya? - Ya.
Aku membayar mereka. Sisanya hanya pertunjukan.
- Itu pertunjukan yang bagus. - Ya.
Kau lihat belakang sana, bos?
Lihat humbee itu?
Aku melihat Humvee.
Ya, humbee. Lihat ke mana itu menuju.
Tempat mereka menyimpan senjata besar.
- Gudang senjata. - Bukan.
Senjata, bom, sesuatu yang meledak.
Terima kasih, Abbas. Kami akan urus itu.
Tidak masalah.
Malik.
"Sesuatu yang meledak."
Rachel, Theresa, kerudung.
Ayo pergi mengambil mainan.
- Yang benar "Bom". - Apanya?
Aku.
"Shooter".
Arahkan senjatanya. Tarik pelatuknya.
Yang berikutnya.
Persetan denganmu karena kembali.
Persetan denganmu karena masih di sini.
Aku berjuang untuk tanah airku.
Tapi tidak dengan sangat baik.
Di mana mereka?
Bajingan.
- Jadi itu di bawah sana? - Bajingan!
Aku pikir satelit terus memantau itu.
Aku rasa atapnya tetap terlihat seperti atap dari luar angkasa.
- Orbit. - Apa?
Satelit berada di orbit, bukan luar angkasa.
Maka itu menjelaskannya.
Bajingan!
Aku mendapatkan kendaraan.
- Mencurinya? - Meminjamnya.
Meminjamnya?
Kau harusnya mencuri buldoser.
Aku dapatkan ini untukmu. Pasar gelap. $50.
Cantik.
Pergilah!
Kau siapa? Apa yang kau lakukan di sini?
Aku diminta untuk berikan ini padamu.
"Ini yang kau dapatkan karena mengkhianati iman dan tujuanmu."
Apa itu?
Sekitar empat balok C-4.
ISIS.
Tampaknya tak satupun orang di dunia yang tahu ada perang saudara di sini.
Malik? Malik?
Malik akan periksa, bos.
Nn. Rabbit, kau tak apa? Aku pergi memeriksa.
- Dok, kau keberatan? - Itu yang aku lakukan.
Baik. Hal mudah terlebih dahulu.
Data satelit menempatkan para sandera di sini.
Dan kita masih memercayai konfirmasi satelit?
Rumah peternakan. 20 km selatan.
- Dikonfirmasi oleh dua sumber. - Mereka salah.
Mereka di pabrik tembakau kosong.
Itu koordinatnya.
Dan bagaimana kau tahu ini?
Sumbernya seorang bidan.
Komunitas di sini kecil, dan para bidan berbincang.
Salah satu wanitanya Amir melahirkan dua hari lalu.
Dan sumbermu di sana?
Tidak.
Tapi temannya bilang padanya gadis-gadis Amerika itu di sana.
Di pekarangan luar melakukan yoga?
Di kandang.
Satu dari mereka terluka parah di tangan.
Dan bidan itu diminta membersihkan lukanya.
Dan kita percaya sumber ini?
Dia Taliban.
Aku selamatkan nyawa dia.
ISIS hampir mendapatkan kami.
Aku keluarkan dia.
Dia bisa dipenggal di tempat karena bekerja sama dengan kita.
Tak seperti sisa unitmu lainnya yang dihabisi berkeping-keping.
Sudah cukup.
Kita pendam persoalan ini sekarang,
Kita mulai bertindak seperti tim, atau kita mati.
- Kau percaya dia? - Ya.
Milikmu adalah perangkap.
Dan dia bersedia ikut dengan kita.
Itu mengatakan semuanya bagiku.
Oke.
Jadi, senjata.
Simpananmu?
Subjek sensitif.
Abbas, kita serbu gudang senjatamu.
Cerdas, bos. Mari lakukan itu.
Serius?
Kita gunakan apa yang diberikan kepada kita.
Rocky, kita tak bisa gunakan mobil NGO.
Aku mau kau curikan aku kendaraan lain.
Jadi, kita menyerbu pangkalan militer...
...dengan bom Molotov dan senapan dari Perang Dunia I.
Amunisi! Amunisi lainnya!
Cepat! Amunisi! Amunisi lainnya!
Shooter, Rocky, awasi.
Abbas, Humvee. Yang lainnya ambil yang kita butuhkan.
Taliban!
Bagus!
Berhenti! Kembali!
- Maaf, nona. - Kembali!
Kita takkan tinggalkan dia! Kembali!
Tidak bisa.
Kau tahu apa yang akan mereka lakukan dengan mayatnya.
Jika itu Abbas, apa kau akan tinggalkan dia?
Kau akan tinggalkan dia?
Bawa mereka pulang.
Persetan denganmu. Kau akan baik saja.
Aku akan hubungi nomor itu dalam dua menit.
Aku mau kau lacak lokasinya.
Apa-apaan itu tadi?
Kita tidak tinggalkan seorang pun.
Tidak, kau membuat mereka terbunuh.
Kau mau menebus kesalahanmu karena meninggalkan rekanmu?
Lakukan itu tanpa merugikan orang lain.
Saat ini, mereka tidak tahu siapa kita.
Tapi jika mereka temukan orang Amerika...
...dengan tanda pengenal dokter, mereka akan tahu.
Maka kita takkan punya jalan keluar.
Hei, aku tersambung, dan kita daring.
Itu alasanmu kembali?
Bukan.
Halo?
Kau membutuhkan apa yang kau tawarkan.
Setengah kota sedang terbakar.
- Polisi sedang mencarimu. - Mencari kami?
Aku tidak tahu. Ada yang bilang ISIS.
- Itu bukan ISIS. - Itu tidak penting.
Mereka akan menemukanmu. Aku tak bisa membantumu.
Bashir, tunggu. Dengar.
Dengar apa?
- Kami akan segera menemuimu. - Temui aku?
Kita dekat. Lima menit.
Kendarai itu? Kita takkan bisa menempuh satu mil.
Geek. Ayo.
Kau tak boleh di sini. Kau harus pergi.
Tapi kami tak punya pilihan.
Kami butuh tempat untuk mengubur rekan kami yang tewas.
Nn. Rabbit.
Nn. Rabbit!
Itu sudah cukup dalam.
Ini takkan lama.
- Kau menghubungi dia? - Tentu saja.
Bagaimana kau memasuki negara ini?
Dia beritahu aku dua orangmu tewas.
Aku turut menyesal.
Berita berkata itu serangan ISIS.
Sama seperti di kantor polisi.
Salah satu gadis dari sekolah ditemukan di sana.
Setidaknya seragam dan organ tubuhnya.
Kaukasia.
Aku salah tentang siapa yang akan mati pertama.
Tapi aku rasa aku takkan salah tentang yang kedua.
10 juta.
Kau dengar yang Travis katakan.
Travis sudah meninggal, jadi siapa yang berwenang?
Berarti itu keputusanmu.
Semua pecahan seribu dolar?
Pecahan seribu dolar?
Aku tidak tahu pecahan itu banyak diedarkan.
Dari mana kau temukan 10 juta dalam pecahan ribuan?
Dia tidak menemukannya.
Ini palsu.
Kau mau bayar uang tebusan dengan uang palsu?
Hanya itu yang bisa aku dapatkan. Mereka takkan tahu.
Dia hanya butuh kurang dari satu menit.
Amir bukan orang Amerika. Itu akan memberimu waktu.
Ini semakin membaik dan membaik.
Penyelamatan kalian gagal. Apa lagi pilihanmu?
Selamatkan satu gadis. Amerika akan bayar sisanya.
Kemudian kau bisa kabur.
Aku anggap itu alasanmu di sini. Untuk kabur?
Lakukan satu hal baik sebelum kau pergi.
Apa kita memiliki jalan keluar?
Aku punya nomor yang bisa dihubungi untuk evakuasi.
Black Hawk menunggu dengan rentan di seberang perbatasan.
Maka panggil itu.
Letakkan semua ponsel di meja.
Jika berita itu palsu,
Mereka mungkin mencoba untuk melacak kita.
Aku mematikan ponselku.
Keluarkan kartu SIM-nya. Hancurkan yang lainnya.
- Persetan denganmu! - Tidak!
Yang ini berani.
Itu perlu dikagumi.
Pergilah.
Aku bisa menjaga diri.
Kau mengagumi wanita?
Itu sebabnya kau melempar mereka dari atap?
Di mana Halle?
Aku janji untuk melepaskan dia.
Dan itu yang aku lakukan.
Benar.
Aku dengar kita akan pindah.
Orang Amerika datang, bukan?
Para penjaga suka bicara.
Jika aku takut dengan orang Amerika,
Aku takkan berencana untuk menikahimu.
Menikahi aku?
Kita hanya perlu menunggu ulama.
Kau sudah gila.
Aku putuskan aku butuh wanita kuat,
Untuk berikan aku anak-anak pejuang.
Karena wanita lemah hasilkan anak-anak lemah.
Aku lebih baik mati daripada menikah denganmu.
Itu akan menjadi pilihan pastimu.
Tapi dengan menikahi aku,
Kau akan selamatkan nyawa teman-temanmu.
- Kau akan lepaskan mereka? - Tidak.
Aku akan nikahkan mereka pada para pejuangku yang paling setia.
Mereka pantas mendapat hadiah.
Itu lebih baik daripada dijual untuk perbudakan,
Dimana mereka akan diperlakukan secara berbeda.
Aku takkan menikahimu tanpa persetujuanmu.
Ada mobil mendekat!
Kau mengundang tamu?
Halo.
Aku Taliban.
Senang bertemu denganmu.
Taliban mengira itu ISIS.
Kau tak seharusnya meninggalkan saksi mata.
Tapi Amir tahu itu bukan.
Temanku mendengar mereka pindahkan gadis-gadis.
- Dia tak tahu ke mana. - Sangat bagus.
Tak ada pimpinan, tak ada senjata, dan tak ada target.
Kita punya senjata, beberapa.
Mereka mengira ISIS mencuri senjata untuk menyerang penjara.
- Jadi mereka pindahkan syekh. - Kapan?
- Segera. - Ke mana?
Ke satu-satunya penjara yang mendekati keamanan maksimal.
Amerika yang membangunnya.
Apa rencana terbodoh yang kau pikirkan?
- Tak ada yang bisa menandingi itu. - Apa rencananya? Ayo.
Bawa kabur syekh dari penjara dan menukarkan dia.
Amir menginginkan uang dan syekh.
Kita punya uangnya. Ayo dapatkan syekh itu.
Dan membuat Amir menghampiri kita.
Aku selalu suka rencana ini.
Dia akan dijaga ketat.
Ya. Aku butuh ponselmu.
Aku tidak cukup bodoh untuk membawanya.
Bakar semua tanda pengenal palsu kita.
Jika ada yang tertangkap,
Mengaku saja kau tentara Amerika.
Itu takkan menyenangkan, tapi pada akhirnya kau akan ditukarkan.
Paham?
Kau tidak akan ditukarkan.
Tidak. Tapi itu peluang terbaik kita.
Jadi bagaimana mereka akan tahu?
Saat mereka melihat kita.
Aku harap mereka siap.
Dia datang.
- Masuk ke mobil! Ayo! - Apa?
Maafkan aku, Rocky. Maafkan aku.
Bilang mereka kau tentara Amerika.
Akan kulakukan.
Pastikan kau lakukan itu.
Beritahu mereka.
Abbas!
Buka pintunya!
Masuk.
Jalan!
Abbas...
Abbas? Abbas!
Abbas...
Apa yang paling tidak dia kuasai, tapi paling dia sukai.
- Bernyanyi - Bukan.
Bernyanyi adalah hal bagusnya.
Dia suka mengemudi.
Itu benar.
Untukmu, kebebasan adalah Amerika.
Untuk dia, itu adalah mengemudi.
Kau mau bicara soal itu?
Apa?
Tidak terlalu.
Kau memulai cukup dini dalam hidup, mengetahui ada...
...garis yang takkan kau lewati.
Sesuatu yang akan kau lakukan dan takkan pernah kau lakukan.
Kau mengalami posisi sulit, garis itu bergeser.
Kau mengalami masalah berat, garisnya makin bergeser.
Aku tak pernah memakan kucing.
Tunggu hingga kau hampir mati kelaparan...
...lalu mereka sajikan kau kucing kampung yang sering kau elus.
Tapi garis itu masih ada.
Berat, suram, dan lurus, namun garis itu tetap ada.
Hingga kau temukan dirimu di tempat di mana garis itu berakhir. Hilang.
Setiap pilihan tak terpikirkan.
Frank, pimpinan tim kami,
Dia membuat kami bertahan berbulan-bulan di lubang itu.
Kami semua menyayangi dia.
Dia akan mengalami kematian yang mengerikan dan perlahan.
Tulang-tulangnya patah dari setiap lemparan batu dari anak buahnya.
Mereka membuat kami berdiri melingkar.
Kami semua menolak.
Jadi Amir memotong leher seorang wanita desa.
Membiarkan dia mati kehabisan darah, menggelepar di tanah.
Kami masih menolak.
Dia melakukan hal serupa kepada anak wanita itu.
Aku adalah wakil komandan. Itu berada di pundakku.
Jadi aku ambil batu buntar terbaik,
Menimbangnya dengan tanganku.
Lalu Frank menatap mataku.
Berikan aku senyuman kecil.
Dia pernah melihatku melempar bola saat di pangkalan...
...ketika kami sedang istirahat.
Dia memutar kepalanya agar pelipisnya menghadap arahku.
Lalu aku berikan lemparan tercepat dan terkuatku.
Aku bersumpah mendengar tengkoraknya remuk.
Hanya butuh satu batu.
Kau melakukan sesuatu seperti itu,
Kau takkan pernah temukan garis itu lagi.
Dan senyum itu menghantuiku setiap malam.
Aku pikir aku takkan pernah meninggalkan siapapun.
Dia masuk TV!
Apa?
Dia bilang dia makhluk tercela. Bukan pria atau wanita.
Persetan denganmu!
- Apa? - Dan jika dia ISIS.
- Mereka melihat kita, 'kan? - Mereka melihat kita.
Karena hanya ISIS yang akan terima wanita yang begitu rendah.
- Itu omong kosong! - Ayo, Rocky.
Bicara Bahasa Inggris.
Bahwa dia dan yang orang lainnya...
...telah membunuh banyak tentara Taliban pemberani.
Beritahu mereka.
Sekarang orang itu bertanya...
...jika dia ingin katakan sesuatu sebagai pembelaan.
- Dia takkan mengatakannya. - Dia akan mengatakannya.
Dia akan bilang mereka dia orang Amerika.
- Dia berjanji padaku. - Dia takkan menyerahkan kita.
Kedok kita sudah terbongkar. Mereka tahu itu kita.
- Dia tahu itu. - Dia takkan melakukan itu.
Aku mohon, Rocky.
Sekarang dia memuji Allah serta kebaikan-Nya.
Bicara Bahasa Inggris.
Tidak!
- Apa dia mati? - Pingsan.
Apa-apaan? Kau selamatkan hidup dia.
Aku pikir begitu.
Dia membawa mereka ke kita sebelumnya,
Dan dia membawa mereka ke kita sekarang.
Apa?
Bajingan.
Dia terus beritahukan mereka sepanjang waktu.
- Berapa lama waktu kita? - Hitungan menit.
Berikan ponselnya.
Bawa mobil ke ujung jalan.
- Bawakan aku uangnya. - Itu di mobil.
Bawa itu. Tinggalkan di sini.
- Bagaimana dengan mereka? - Kita tinggalkan mereka.
Kau berikan mereka semua...
Cepat bawa mobil ke ujung jalan!
Aku mencoba menahan mereka di sini.
Biarkan Taliban memburu mereka.
Syekh al-Shimali. Biar aku bantu kau berdiri.
Terima kasih.
Mereka hampir membunuhku.
Antar syekh ke mobil.
Kenapa kau membantuku?
Mereka bilang aku pemimpin spiritualmu.
Tapi kita belum pernah bertemu.
Tapi kau kenal orang tuaku.
Kau menikahkan mereka.
- Sungguh? - Ya.
Oke.
- Ayo pergi. - Pergi ke mana?
Temukan ponselku.
- Aku suka Temukan Ponselku. - Di mana ponselnya?
Di tas uang.
Ayo hampiri mereka sebelum mereka mulai menghitung.
Kau bisa bersihkan diri di sini.
Terima kasih.
Siapa nama orang tuamu?
- Ibu dan ayahku? - Ya.
Afhak dan Mohamed Wasiq,
Sayangnya sudah tak lagi bersama kita.
Aku turut prihatin.
Mereka bicara tentangmu sebelum meninggal.
- Aku? - Ya.
Dan aku memang menunggumu.
Aku sudah memilih seorang pengantin.
Aku akan merasa terhormat.
Asap diesel.
- Peralatan apa yang kita punya? - Senjata, amunisi, tak ada tali.
Ada tali di bagasiku.
Tapi aku tidak tahu seberapa kuat talinya.
Pistol, granat, pisau, peledak.
Tak ada senapan. Hanya Shooter.
Waktunya untuk tentukan pilihanmu.
Sial.
Biar aku membantumu.
Kenapa kau melakukan itu?
Jika Allah tidak memberiku jawaban,
Aku mencari jawaban dari kopiku.
Tentang menikahi gadis ini?
Bukan.
Tentangmu.
Cantik.
Ini adalah pilihanmu.
Tiga tingkatan.
Gadis-gadis itu dikurung di tingkat dua.
Mereka hanya berendam. Hilang satu.
Putrinya Durani.
Tidak ada tanda dari Amir.
Mungkin di tingkat lebih rendah.
...Mereka memohon kepada Allah, Tuhan mereka.
"Jika Engkau memberi kami seorang anak."
"Sesungguhnya kami termasuk orang-orang yang bersyukur".
Terima kasih.
Kami tak butuh upacara lengkapnya.
Cukup katakan kami resmi menikah.
Maaf?
Ayahku orang yang religius.
Taliban orang yang taat beragama,
Namun mereka membuat kesepakatan dengan setan.
Aku lebih cinta negaraku dibanding aku cinta Allah.
Cukup katakan kami resmi menikah.
Kau resmi menikah.
Terima kasih.
Sekarang, karena kau sudah mencela orang tuaku...
- Tidak... - Itu yang kau lakukan.
Dan mereka dieksekusi oleh Taliban.
Itu sebabnya aku bersumpah!
- Kau akan mati dengan tanganku! - Tidak...
Ini palsu.
Dan ini ada didalam tas.
Milikmu?
Milik dia.
Uang ini palsu dan kau tuntun mereka ke sini.
Tugas pertamamu sebagai istri, bersihkan darah itu.
Bawa semua wanita ke area dapur sekarang!
Berbaris!
Cepat!
Tunggu!
Masuk ke barisan.
Tunjukkan wajah kalian.
Persetan denganmu.
- Berdiri! Berdiri! - Bangun, bangun, bangun!
- Badia Durani? - Benar.
Bantu dia keluarkan mereka.
- Bawa mereka ke lift. - Kau mau ke mana?
Medic. Dan jangan menunggu.
Ayo, cepat!
- Ayo! Cepat! Cepat! Cepat! - Cepat!
Ayo, ayo, ayo!
Cepat, cepat, cepat!
Tiarap! Tiarap! Tiarap!
Senang bertemu kau lagi.
Hei, kau tak apa?
Bajingan!
Dasar setan!
- Kau harus pergi. - Persetan denganmu!
Pergilah dari sini. Aku tak apa.
- Kau tak apa? - Jake!
Jake!
Tak apa.
Kita ke sini untuk mereka, benar?
Bawa mereka pulang.
Tak apa.
Semua aman!
Cepat!
Tim medis di sana!
Cepat! Cepat, cepat, cepat!
Aku akan membantumu!
Ayo!
Hei, Sersan, biar aku bantu!
Naik!
Kau pergi?
Tidak.
Aku juga tidak.
Apa yang kau lakukan?
CD campurannya Abbas.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.