All language subtitles for Vidaamuyarchi 2024 WebRip 1080p Hindi Tamil DD 5.1 x264 ESub

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian Download
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ada apa?

Aku lupa ponselku.

Aku akan kembali sebentar lagi.

Kita pergi sekarang?

Ya.

Bisa berikan aku tisu, Anu?

Tolong?

Terima kasih.

Apa yang kau lakukan?

Ini terlihat luar biasa!

Bagaimana kalau eyeliner-nya terlalu tebal?

Ini sempurna!

Aku merasa tegang, Anu.

Apakah aku sudah memilih gaya rambut yang tepat?

Kayal, aku belum pernah melihat

pengantin yang lebih cantik darimu.

Percayalah!

Saat dia melihatku...

Kau tahu momen itu...

Gambaran itu...

Dia tak boleh melupakannya.

Semuanya harus sempurna!

Dia tak akan melupakannya selamanya!

Dia sudah datang! Mereka memanggilmu!

Ayo!

Iya.

Mari kita pergi!

Semoga berhasil.

Terima kasih.

Oke.

Karangan bunga melati bermekaran

Berjatuhan sebagai doa restu

Untuk merayakan penyatuan ini

Seluruh kota berkumpul

Dua dunia yang berjauhan

Kini bersatu sebagai satu keluarga

Untuk membuka gerbang impian

Hati adalah kuncinya

Suatu hari seorang gadis akan memelukmu erat

Jika kau memahami dirinya sepenuhnya

Dia akan menjadi belahan jiwamu

Hei!

Tunggu dulu, bro

Hei!

Tunggu dulu, bro

Melayang... Tinggi melayang

Hei!

Tunggu dulu, bro

Jarum jam menunjukkan pukul delapan

Hujani aku dengan ciuman

Semua akan baik-baik saja

Jika kau menyebarkan cinta

Sayangi dia seperti dirimu sendiri

Anggap dia sebagai pasangan sejajar

Jangan pernah berbohong pada istrimu

Bertengkarlah sesukamu, tapi pastikan kalian berbaikan

Jangan pernah menyerah satu sama lain

-Tunggu dulu, bro

-Sayangi dia seperti dirimu sendiri

Anggap dia sebagai pasangan sejajar

Jangan pernah berbohong pada istrimu

Bertengkarlah sesukamu, tapi pastikan kalian berbaikan

Jangan pernah menyerah satu sama lain

Apapun yang terjadi, bersenang-senanglah sebagai sahabat

Pernikahan hanyalah permulaan

Hei!

Tunggu dulu, bro

Melayang... Tinggi melayang

Hei!

Tunggu dulu, bro

Jarum jam menunjukkan pukul delapan

Hujani aku dengan ciuman

Semua akan baik-baik saja

Jika kau menyebarkan cinta

Hei!

Tunggu dulu, bro

Melayang... Tinggi melayang

Hei!

Tunggu dulu, bro

Tunggu dulu, bro

Saat aku melihatmu pakai gaun pengantin...

Rasanya hatiku

tersambar petir.

Kau terlihat begitu menakjubkan.

Aku takkan pernah melupakannya.

Hingga akhir waktu.

Jika ini adalah momen terakhirku,

aku bisa mati dengan bahagia.

Semua yang kau butuhkan ada di kulkas.

Aku sudah melihatnya.

— Tiap DP Langsung Bonus 5% — — Main Disini Jamin Wede —

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Aku akan mengajukan cerai.

Jangan terburu-buru, Kayal.

Kita bisa menyelesaikannya.

Aku tidak mengerti generasi ini, Kayal,

tapi saat kami masih kecil,

jika jam kami rusak, kami memperbaikinya.

Jika televisi kami rusak, kami memperbaikinya.

Kami tidak membuangnya.

Berpisah bukanlah solusi, Kayal.

Jangan menyerah satu sama lain.

Kumohon.

Ini sudah terlambat, Arjun.

Kita belum mati, kan?

Bagaimana bisa ini terlalu terlambat?

Aku berjanji,

aku akan melakukan segalanya untuk memperbaikinya.

Sayangku...

Maaf?

Apa yang baru saja kau katakan?

Ulangi?

Beberapa hari lalu, aku mengirimimu pesan.

"Aku cinta kau, sayang."

Ingat?

Kau melihat pesan itu jauh lebih lama…

dan membalasnya dengan emoji hati.

Ya.

Lalu?

Kita sudah menikah dua belas tahun, Arjun.

Apakah aku pernah memanggilmu "sayang"?

Pesan itu bukan untukmu.

Aku mengirimkannya padamu secara tidak sengaja.

Kau adalah pria paling cerdas yang kukenal,

tapi kau bahkan tidak menyadari ini.

Itu menunjukkan seberapa besar perhatianmu padaku.

Di mana kalian bertemu?

Saat liburan tiga tahun lalu.

Aku bersama rekan-rekan kantorku.

Sayang.

Terima kasih.

Arjun bersama teman-temannya.

Tapi aku sampai lupa kalau mereka ada di sana.

Arjun tidak menghabiskan waktu dengan teman-temannya.

Boleh aku bertanya sesuatu yang pribadi?

Apakah kau sudah menikah?

Seharusnya sudah.

Jika aku bertemu wanita sepertimu,

aku pasti sudah menikah sejak dulu.

Gombal!

Memang gombal, ya!

Benar, sayang?

Apakah kau sudah menikah?

Menurutmu bagaimana?

Belum, kan?

Tapi aku perlu tahu.

Sampai liburan berakhir, kami terus bersama.

Kami bertukar nomor.

Dia mengirimi aku pesan setiap hari.

Kenapa kau tidak mengucapkan selamat padaku kemarin?

Kemarin ulang tahunmu?

Bukan. Hari Perempuan.

Kapan ulang tahunmu?

Halo?

Hai, Kayal!

Cari tahu…

kapan ulang tahunku.

Tanpa mengecek online

atau bertanya pada teman-temanku.

Cari tahu dengan cara lama.

Tanpa mengecek online atau bertanya pada temanmu?

Apa yang dia lakukan?

Dia benar-benar licik.

Aku sangat menyadarinya!

Benar!

Dia pasti memilih jalan pintas termudah, kan?

Benar!

Baiklah.

Aku pasti tak mau

melewatkan ulang tahunmu.

Mulai hari ini,

aku akan mengirimimu ucapan ulang tahun

setiap hari.

Bagaimana?

Kupikir dia akan menyerah dalam seminggu.

Tapi setiap pagi, aku bangun

dengan pesan ulang tahun darinya.

Enam bulan lima hari.

Dia tidak pernah berhenti.

Pada hari keenam, aku memberitahunya

bahwa dia tak perlu mengirimiku pesan lagi.

Dia lebih mudah diatur waktu itu!

Dia sadar hari itu adalah ulang tahunku!

Aku harus menunjukkan sesuatu padamu.

Boleh?

Silakan!

Bagaimana?

Kau suka?

Apa ini?

Cincin!

Dengar, Arjun,

kita sudah saling kenal

selama tiga bulan, kan?

Aku sangat menyukaimu.

Terima kasih.

Tapi, kau tahu…

Aku menyukaimu sebagai teman baik, bukan…

Ini bukan untukmu.

Itu salahku.

Harusnya aku menjelaskan lebih baik.

Ini untuk Maya,

rekan kerjaku.

Aku hanya ingin pendapatmu tentang ini

karena Maya pantas mendapatkan yang terbaik.

Bolehkah aku memberikannya padanya?

Tentu!

Menurutmu Maya akan suka?

Yakin?

Terima kasih.

Aku sangat menghargai pendapatmu.

Hai, Kayal.

Hei! Apa kau sudah memberikan cincin itu ke Maya?

Belum.

Kau bilang akan memberikannya kemarin.

Pekerjaan sedang padat.

Aku akan memberikannya minggu depan.

Kenapa kau tanya?

Sebenarnya…

"Sebenarnya"?

Ya?

Kupikir cincin itu juga

cocok di jariku.

Arjun?

Buka pintumu.

Pintu yang mana?

Balkon.

Ya Tuhan!

Hai.

Apa lift tidak berfungsi?

Ini sudah lewat jam 2 pagi.

Kenapa mengganggu orang lain?

Sebenarnya,

kau benar.

Cincin ini memang paling cocok di jarimu.

Aku harus setuju denganmu.

Siapa Maya?

Tunangannya temanku.

Dia memintaku memilih cincin untuknya.

Itulah sebabnya aku ingin

pendapatmu hari itu.

Ya Tuhan!

Apa?

Itu adalah momen paling memalukan

dalam hidupku.

Aku bilang aku tidak mau cincin,

tapi aku malah memintamu

memasangkannya di jariku!

Sudah tiga tahun,

dan aku masih merasa malu

setiap mengingatnya.

Kau tahu?

Itu takdir!

Kayal?

Apa?

Maukah kau menikah denganku?

Terima kasih.

Kayal.

Aku mencintaimu.

Aku juga.

Sampai akhir.

Sendiri, aku tersandung dan jatuh

Jangan tinggalkan aku

Hidupku hanyalah kepalsuan belaka

Jangan lagi hancurkan aku

Akankah keheningan tetap diam?

Hatiku dalam kesakitan

Tidakkah perjalanan kita

akan menyatukan kita kembali?

Tidakkah hatimu akan melunak sedikit?

Aku tidak percaya kau dan Arjun

akan berpisah, Kayal.

Kenapa?

Kalian pasangan favorit

di antara kita semua.

Anu.

Aku bukan orang yang sama

seperti dua belas tahun lalu.

Arjun yang dulu juga

tidak lagi ada.

Kita semua, setiap orang,

terus berubah.

Termasuk kau.

Dua belas tahun lalu,

kami saling cocok,

tapi sekarang tidak lagi.

Seperti kami telah menjadi

dua orang yang berbeda.

Lihat pasangan itu, misalnya.

Apakah mereka masih akan

saling mencintai dua belas tahun dari sekarang,

seperti hari ini?

Itu untuk bayi.

Aku mencintaimu.

Begitu lebih baik.

Terima kasih, sayang.

Keguguran.

Aku benar-benar…

Aku benar-benar minta maaf, Arjun.

Kami tidak bisa menyelamatkan anaknya.

Kami sudah melakukan segalanya.

Kayal?

Dia baik-baik saja.

Kemungkinan untuk hamil lagi…

tidak mungkin.

Pepohonan melintas cepat…

Saat kita terus berjalan

Luka tetap tersembunyi…

Dan menghancurkan dari dalam

Jangan tinggalkan aku

Jangan biarkan hati ini mempelajari dosa ini

Jangan siksa aku lagi

Hidupku takkan pernah melupakanmu

Aku hidup hanya untukmu

Kenapa kau tak bisa melihatnya juga?

Kenapa kau menjauh dariku?

Mengapa kau tak bisa membiarkanku melihat?

Senyuman di wajahmu

Saat jari-jari kita bertautan

Tak adakah cara untuk melupakan semuanya?

Siksa dari rasa sakitku

Penderitaan dari deritaku

Tidakkah kau punya hati untuk melihatnya?

Sendirian, aku tersandung dan jatuh

Jangan tinggalkan aku

Hidupku hanyalah kepalsuan belaka

Jangan hancurkan aku lagi

Saat kecil, kita menonton banyak film romantis.

Kita mendengar lagu-lagu romantis.

Kita ingin merasakan

apa yang kita lihat dan dengar.

Lalu suatu hari, seseorang datang.

Ada sesuatu yang menarikmu padanya.

Senyumnya, kecerdasannya,

cara dia membuatmu tertawa.

Sesuatu.

Kita menipu diri sendiri

dengan berpikir ini adalah cinta

hingga realitas menampar kita keras.

Aku akan tinggal di rumah orang tuaku, Arjun.

Sampai proses perceraian selesai.

Akan butuh sembilan jam lewat darat.

Aku akan mengantarmu.

Arjun, itu tidak perlu--

Dengarkan aku.

Satu perjalanan terakhir.

Untuk kita berdua.

Bersama.

Kita sudah bersama selama dua belas tahun.

Satu perjalanan terakhir.

Aku pikir kita pantas mendapatkannya.

Baiklah.

Jangan tinggalkan aku

Jangan biarkan pikiran mempelajari dosa ini

Jangan siksa aku lagi

Hidupku takkan pernah bisa melupakanmu

Aku hidup hanya untukmu

Mengapa kau tak bisa melihatnya juga?

Mengapa kau menjauh dariku?

Mengapa kau tak bisa membiarkanku melihat?

Senyuman di wajahmu

Saat jari-jari kita bertautan

Tak adakah cara untuk melupakan semuanya?

Siksa dari rasa sakitku

Penderitaan dari deritaku

Tidakkah kau punya hati untuk melihatnya?

Sendirian, aku tersandung dan jatuh

Jangan tinggalkan aku

Hidupku hanyalah kepalsuan belaka

Jangan hancurkan aku lagi

Kau bisa saja menyembunyikan

perselingkuhanmu dariku.

Tapi kau tidak melakukannya.

Aku tahu itu membutuhkan keberanian yang besar.

Aku benar-benar menghargai kejujuranmu, Kayal.

Aku sungguh-sungguh.

Hei!

Apa kau terluka?

Ini akan memakan waktu.

Mobil butuh ganti oli

dan isi bahan bakar.

Ya, baiklah.

Aku akan ke toko.

Maaf.

Apakah kau orang Tamil?

Ya.

Aku dari Thoothukudi!

Oh.

Ayahku bekerja di sebuah LSM.

Kami pindah ke Vietnam saat aku berusia sembilan tahun.

Setelah berkeliling dunia, kami menetap di sini.

Terima kasih.

Liburan?

Tidak. Aku akan ke rumah ayahku.

Dia ada di Tbilisi.

Pergi sendirian?

Tidak.

Suami?

Ya.

Bagus.

Deeps! Aku mau bayar dulu.

Butuh apa lagi?

Ini suamiku, Rakshith.

Hai.

Hai.

Dia juga orang Tamil. Kami sedang mengobrol.

Oh.

Dia pergi ke Tbilisi bersama suaminya.

Kau tahu sesuatu?

Apa?

Ada jalan pegunungan 15 kilometer dari sini.

Oh.

Pemandangannya indah sekali.

Kau harus lihat.

Terima kasih. Akan kusampaikan padanya.

Ya.

Pergilah duluan, aku menyusul.

Baik. Sampai jumpa.

Terima kasih.

Dulu aku arsitek di Jeddah.

Rakshith adalah manajer di Morgan Stanley.

Hidup kami sangat monoton.

Kami berdua berhenti kerja, membeli truk,

dan memulai bisnis logistik di Dubai.

Kami tahu ada peluang lebih baik di Baku,

jadi kami pindah ke sini.

Sudah dua tahun.

Awalnya hanya satu truk,

sekarang kami punya tiga yang beroperasi.

Kami mitra setara di perusahaan ini.

Kami selalu berusaha berkendara bersama.

Itulah yang menyelamatkan pernikahan kami.

Kalau tidak, kami sudah sering bertengkar dan berpisah.

Hari-hari paling bahagia dalam hidupku!

Mobil yang bagus!

Sunroof, ADAS,

suspensi udara, kursi berpemanas…

Luar biasa!

Terima kasih banyak.

Tapi lebih dari sunroof,

lebih dari ADAS, suspensi udara,

dan semua fitur lainnya,

tahu apa yang paling penting di jalan ini?

Radio CB.

Karena di sini,

ponsel tidak berfungsi.

Kalau aku tidak berhati-hati,

semuanya sudah mati sekarang.

Itu harusnya ucapanku.

Kau yang membuat kesalahan

lalu bertindak seolah itu bukan salahmu!

Dengar.

Kau tidak memperhatikan jalan. Aku juga tidak.

Jadi, kita sama-sama salah.

Dari pihakku, aku minta maaf.

Maaf.

Sekarang mari kita ikhlaskan.

Aku tidak?

Kita sama-sama salah?

Kau pikir permintaan maaf cukup?

Aku tidak mau bertengkar.

Aku sudah minta maaf, kan?

Urus saja urusanmu,

aku urus urusanku.

Belajarlah untuk hidup damai

dan jalani hidup yang sehat!

Hei, Kolot!

Menebar kata-kata bijak?

Michael!

Tangkinya penuh.

Ayo pergi.

Dari pihakku, aku juga minta maaf.

KAFE

PASAR

Arjun?

Tidak apa-apa. Ayo pergi.

Mereka lagi?

Anak muda,

mencari masalah.

Haruskah kecepatan kipasnya dikurangi?

Tidak. Bisa ditambah?

Sudah maksimal.

Kau baik-baik saja?

Tidak, aku tiba-tiba merasa mual.

Mungkin ada yang tidak beres

dengan makanan di restoran tadi.

Aku sudah cek di toko serba ada,

tidak ada obat.

Mau aku menepi?

Mau istirahat sebentar?

Tidak, tak apa.

Ada apa?

Barusan ada jalan memutar.

Jalan lintas. Katanya indah.

Siapa yang bilang?

Aku bertemu pasangan di pom bensin.

Mereka juga Tamil.

Coba cek apakah ada kotak P3K

di laci dasbor.

Ada apa?

Sepertinya ada kerusakan elektronik.

Setirnya tidak bisa diputar.

Sebentar.

Masalahnya apa?

Aku tidak tahu.

Semuanya terlihat baik-baik saja.

Tidak ada sinyal ponsel sejak tadi.

Arjun.

Arjun, kau harus lihat ini.

Mereka sedang apa?

Kita lihat saja.

— Tiap DP Langsung Bonus 5% — — Main Disini Jamin Wede —

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Hei! Kenapa kau berdiri di sini? Semua baik-baik saja?

Mobil kami mogok.

Sayang!

Mobil mereka sepertinya mogok.

Coba lihat apa kau bisa bantu.

Ada apa?

Aku tidak tahu.

Mesinnya tiba-tiba mati.

Suamiku.

Ini Rakshith.

Arjun.

Dan Deepika.

Hai.

Pasangan yang kutemui di pom bensin?

Benar.

Kita dorong dulu ke pinggir jalan.

Terima kasih.

Kalau ini mobil lama,

aku bisa perbaiki sendiri.

Tapi ini model hybrid terbaru.

Aku tidak paham cara kerja elektroniknya. Maaf.

Aku lihat ada radio di trukmu.

Bisa panggil mobil derek?

Di sini tidak ada sinyal.

Maaf sekali.

Radionya rusak sejak pagi.

Ada bengkel di I-40.

Aku berencana perbaiki di sana.

Seberapa jauh?

Sembilan puluh enam kilometer.

Arjun.

Ada apa?

Hummer itu sudah membuat masalah untuk kita cukup lama.

Mereka mabuk.

Mereka juga bikin keributan di pom bensin tadi.

Mereka mengikuti kita.

Hal seperti ini sering terjadi di sini.

Itulah kenapa aku menyarankan jalan lewat pegunungan.

Aku baru kepikiran setelah kita melewatinya.

Ada kafe di dekat sini, Rakshith.

Namanya apa?

Jabbar.

Benar!

Mereka punya telepon umum. Aku bisa turunkan kau di sana.

Kau bisa menelepon mobil derek dari sana.

Terima kasih banyak atas bantuannya.

Kami punya banyak barang di mobil.

Bisa kami taruh di trukmu?

Maaf sekali.

Trukku sudah penuh.

Kalau tidak, pasti sudah kubantu.

Tidak apa-apa.

Aku akan menunggu mobil patroli.

Kemungkinan mobil patroli lewat sini sangat kecil.

Itulah kenapa orang-orang seperti mereka bisa berkeliaran bebas.

Jalan. Ayo pergi.

Sepertinya mereka pergi.

Syukurlah.

Kami sebenarnya ingin menemani kau lebih lama,

tapi kami ada pengiriman yang harus sampai tepat waktu.

Kalau terlambat, kontrak kami bisa dibatalkan.

Jadi, kami harus...

Tidak apa-apa. Tidak masalah.

Terima kasih sudah mendengarkan kami. Terima kasih.

Kenapa kita tidak menelepon mobil derek dari Jabbar?

Tentu.

Berapa lama sampai mereka tiba?

Mungkin dua sampai tiga jam.

Bagaimana perasaanmu sekarang?

Baik.

Kenapa denganmu?

Tidak tahu. Mungkin keracunan makanan. Aku pusing.

Kenapa tidak ikut dengan kami?

Kami bisa mengantarmu ke Jabbar.

Di sana ada toilet. Kau bisa menyegarkan diri

dan menunggu sampai mobil derek tiba.

Terserah kau.

Ya?

Tidak apa-apa.

Baiklah.

Ayo!

Terima kasih.

Sama-sama.

Terima kasih.

Jaga diri.

Oke.

Kau merasa lebih baik?

Kurasa begitu.

Maaf merepotkan.

Tidak, tidak!

Jabbar searah dengan perjalanan kami.

Sama sekali tidak merepotkan.

Kami senang bisa membantu.

Sudah berapa lama kau di Baku?

Sebenarnya, aku lahir di Tbilisi.

Dia dari Chennai.

Oh.

Dia bekerja untuk perusahaan Amerika.

Pekerjaannya sering membawanya ke Tbilisi.

Begitu perusahaannya membuka cabang di Baku, dia pindah ke sini secara permanen.

Permisi.

Aku mencari istriku.

Dia bilang dia akan menunggu di sini.

Tidak bisa bahasa Inggris.

Dia bertanya tentang istrinya.

Apakah istriku datang ke sini?

Apakah kalian melihat--

Tidak, tidak, tidak!

Tenang, Tuan!

Jangan terburu-buru!

Bicara pelan, oke?

Istriku…

Pelan-pelan, oke?

Apakah dia datang ke sini?

Apakah kau melihatnya?

Hamid!

Pesananmu sudah siap!

Aku akan tunjukkan fotonya. Tunggu!

Istriku.

Istriku.

Apakah dia… Apakah dia datang ke sini?

Apakah kau atau siapa pun melihatnya di sini?

Terima kasih.

Dia bertanya apakah kau melihat istrinya.

Temanku,

istriku tinggi.

Tingginya sekitar 173 cm.

Istriku…

sangat tinggi.

Sekitar 173 cm.

Warna krem.

Gaunnya…

bermotif hitam.

Itu yang dia pakai.

Apakah kau melihatnya?

Tidak, aku tidak melihatnya.

Banyak orang…

datang dan pergi di sini.

Tapi dia bilang

dia akan berada di sini setengah jam yang lalu.

Seharusnya dia sudah sampai di sini sekarang,

bersama seorang sopir truk dan istrinya.

Seharusnya ada tiga orang yang datang bersama.

Bisa tolong terjemahkan?

Istrinya seharusnya sudah datang ke sini

bersama seorang sopir truk dan istrinya.

Bisa tanyakan kepada semua orang?

Perhatian, semuanya!

Istrinya mengenakan gaun warna krem dengan motif hitam.

Tingginya sekitar 173 cm.

Dia orang India.

Dia seharusnya datang bersama seorang sopir truk.

Apakah ada yang melihat mereka?

Nama?

Tarlan.

Satu sandwich ayam.

Tarlan.

Silakan duduk. Akan aku bawakan.

Oke.

Tuan? Istrimu…

Apakah dia datang ke sini dengan seorang sopir truk?

Aku rasa istrimu kabur.

Terbang pergi.

Selamat tinggal!

Mungkin sopir truknya pria tampan?

Itu sering terjadi di sini.

Dia bilang hal seperti ini biasa terjadi.

Maaf.

Maaf.

TELEPON

Permisi.

Kamera.

Kamera keamanan.

Aku perlu melihat rekamannya.

Kameranya rusak.

Sudah rusak selama dua bulan.

Dia bilang kameranya

sudah rusak selama dua bulan.

Aku mengerti.

Tidak peduli sebaik apa pun

kita memperlakukan mereka,

mereka selalu meremehkan kita!

Seberapa jauh kota berikutnya?

Empat puluh kilometer.

Nama istriku Kayal.

Jika dia datang ke sini,

tolong minta dia menunggu di sini.

Jika istrinya datang ke sini,

tolong minta dia menunggu di sini.

Oke.

Rakshith!

Rakshith!

Hentikan truk!

Hentikan truk!

Hentikan truk, Rakshith!

Hentikan truk!

Hentikan truk! Rakshith!

Hentikan truk!

Rakshith!

Hentikan truk!

Aku sudah memberi isyarat agar kau menepi!

Kau orang Tamil?

Katakan, ada apa?

Rakshith?

"Rakshith"?

Di mana Kayal?

"Kayal"?

Apa maksudmu?

Kayal, istriku.

Aku pergi ke kafe yang kau sebutkan.

Mereka bilang tak ada yang melihatnya di sana.

Di mana Kayal?

Maaf, aku tak mengerti maksudmu.

Jangan bercanda, Rakshith.

Kau dan istrimu, Deepika…

Di mana istrimu?

Istriku?

Kau dan istrimu bilang

akan mengantar Kayal ke Jabbar Cafe.

Di mana istriku?

Ayo!

Barusan kau mencari istrimu.

Sekarang kau bertanya di mana istriku.

Membingungkan sekali.

Aku sedang menuju ke tempat penjemputan.

Untuk apa aku membawa istriku?

Kayal!

Halo, Tuan.

Siapa kau?

Kenapa kau bersikap seperti ini?

Kau tidak melihatku di jalan tadi, Rakshith?

Tidak, aku tidak melihatmu.

Mobilku mogok.

Bukankah kau menawarkan tumpangan pada istriku?

Kau salah orang.

Bukan hanya tadi,

seumur hidupku aku tak pernah melihatmu.

Tolong, Rakshith.

Di mana istriku?

Di mana Kayal?

10-21! Apakah kau mendengar?

10-21! Apakah kau mendengar?

Hei.

Hei…

Kau bilang radionya rusak.

Sialan!

Kayal!

Kayal!

Hei!

Kayal!

Halo, Tuan!

Apa masalahmu?

Kaulah masalahku!

Di mana istriku?

Polisi!

Polisi!

Pak polisi!

Hentikan mobilnya!

Hentikan mobilnya!

Ada apa?

Aku butuh bantuanmu!

Katakan.

Pria ini menculik istriku.

Dia menyembunyikannya di suatu tempat!

Apa?

Dia dan istrinya menawarkan tumpangan kepada kami.

Tenang, Pak.

Dia menculik istriku!

Ceritakan perlahan!

Mobilku mogok.

Aku meminta tumpangan.

Dia membawa istriku dengan truk mereka.

Dan sekarang istriku hilang.

Dia menculik istriku!

Jangan berteriak.

Pak, mobilku mogok,

empat puluh kilometer dari sini.

Pria ini menawarkan bantuan kepadaku.

Dia bilang akan menurunkan istriku di Jabbar Cafe.

Jabbar?

Ya.

Di Rute 12.

Dia bilang ada telepon umum

agar aku bisa memanggil mobil derek.

Dan sekarang dia bilang tidak mengenalku.

Pak...

Aku rasa dia gila.

Aku tidak mengerti dia.

Dia berbohong!

Hei!

Tenanglah!

Kau bicara!

Aku sudah mengemudi di rute ini

selama dua tahun.

Aku tidak pernah punya masalah.

Tiba-tiba, hari ini dia menghadangku

dan mulai berteriak, "Di mana istriku?"

Aku bersumpah, aku tidak pernah melihat pria ini

seumur hidupku.

Dia berbohong!

Apakah kau memberi tumpangan kepada istrinya?

Pak,

apakah ada orang yang mengizinkan istrinya pergi

dengan orang asing?

Kenapa aku harus memberi tumpangan pada istrinya?

Dia berbohong!

Hey, jangan!

Pak...

Tenang!

Ada seorang wanita bersamanya.

Dia mengaku itu istrinya!

Dia juga dari negara kami.

Itulah sebabnya aku percaya mereka

dan mengirim istriku dengan mereka!

Di mana wanita yang bersamamu?

Tidak ada wanita yang bersamaku, Pak.

Aku sendirian. Tolong percayalah.

Dia berbohong!

Pak, periksa truknya.

Aku pikir istriku dikurung di dalamnya.

Suruh dia buka pintunya!

Buka pintunya.

Minggir.

Kau juga.

Kayal?

Kayal?

Pak, tolong suruh dia

membuka pintu belakang.

Buka pintu belakang.

Truknya kosong.

Semua yang dia katakan adalah bohong!

Dia bilang truknya penuh muatan. Dia berbohong.

Dia pembohong!

Cukup!

Tunjukkan pengenalmu!

Kau ingin pengenalku?

Ya!

Ini konyol!

Tunjukkan.

Ini, pengenalku.

Nama?

Arjun.

Giliranmu!

Ya.

Aku tidak percaya ini.

Ini kartu pengenalku.

Dan ini izinku.

Nama?

Namaku Dheeraj.

Hey!

Hey!

Mau kutangkap?

Dia bilang namanya Rakshith!

Berhenti!

Dia berbohong!

Tenang!

Pak.

Aku harus pergi ke Jembatan Khoda untuk menjemput.

Jika aku terlambat, kontrakku akan dibatalkan.

Tolong bantu aku.

Kau boleh pergi.

Tunggu…

Kau tidak bisa membiarkan dia pergi!

Apa kau tidak akan menanyainya?

Pak!

Istriku hilang!

Kita sudah memeriksa truknya, bukan?

Tidak ada yang mencurigakan di dalamnya.

Tidak ada tanda-tanda penculikan.

Dokumennya sah.

Aku harus membiarkannya pergi!

Dia pembohong!

Pak, bolehkah aku berbicara dengannya sebentar?

Saudara,

Aku mengerti kemarahanmu.

Kau salah mengira trukku

sebagai truk lain yang kau lihat.

Maaf soal itu.

Kau bajingan…

Pak, aku mengerti situasinya.

Aku akan datang ke kantor polisi kapan pun kau mau.

Tapi sekarang,

aku harus ke Jembatan Khoda.

Tolong bantu aku.

Apa kau melihat nomor platnya?

Tidak.

Apa kau melihat informasi di pintunya?

Tidak.

Tapi aku melihat pria ini.

Tunggu. Aku punya informasi

dan detail lainnya tentang dia.

Jika perlu, aku bisa membawanya.

Oke.

Kau boleh pergi.

Pak…

Tuan Arjun, ikut aku.

Aku akan berdoa sungguh-sungguh

agar kau segera menemukan istrimu.

Sebagian besar truk di Azerbaijan seperti ini.

Mungkin kau melihat truk lain.

Pak, itu truk yang sama.

Itu pria yang sama!

Aku benar-benar ingin membantumu.

Ada kota bernama Sheki,

31 kilometer dari sini.

Kantor polisku ada di sana.

Wakilku bernama Majid.

Dia petugas yang baik.

Pergilah buat laporan.

Wakilku akan membantumu.

Jangan khawatir. Aku juga akan menyelidikinya.

Aku harus pergi sekarang.

POLISI

Foto terbaru?

Diambil dua bulan lalu.

Gaya rambut?

Masih seperti ini?

Ya.

Jangan khawatir.

Terima kasih.

Maaf. Aku tidak terlalu fasih

bahasa Azerbaijan.

Aku akan melakukan segalanya

untuk membantumu menemukan istrimu.

Terima kasih.

Di Azerbaijan…

tingkat kejahatan rendah.

Negara ini aman.

Penculikan dan masalah geng?

Tidak ada.

Laporan informasi pertama

baru bisa diajukan setelah 24 jam.

Prosedur standar.

Sheriff memintaku

menangani kasusmu dengan hati-hati.

Itulah sebabnya aku butuh semua detailnya.

Oke?

Pak…

Bagaimana hubunganmu dengan istrimu?

Kau pria tampan.

Gaji sangat baik.

Maaf menanyakan ini.

Apakah kau pernah berselingkuh?

Tidak.

Apakah istrimu berselingkuh?

Tuan Arjun,

percayalah.

Aku tidak berpikir istrimu

telah diculik.

Dia aman.

Ini masalah rumah tangga.

Mungkin dia kabur dengan kekasihnya.

Tidak!

Mobilku mogok!

Seorang sopir truk dan istrinya

memberi tumpangan pada istriku.

Pak…

sopir truk yang aku temui tadi?

Pria itu?

Dia menculik istriku.

Istriku tidak kabur.

Tolong bantu aku menemukan istriku. Tolong!

Baik, Tuan Arjun.

Polisi Sheki akan menyelidiki.

Kami punya nomor teleponmu.

Kami akan menghubungimu.

Apakah kau ingat?

Apakah istriku datang ke sini?

Aku tidak melihatnya.

Sudah kubilang,

aku punya banyak pekerjaan.

Aku sibuk!

Mungkin dia datang,

atau mungkin tidak.

Aku tidak melihatnya!

Tuan?

Tuan?

Ini bukan urusanku.

Toilet wanita.

Toilet wanita.

TOILET

Pergilah dan lihat.

Kayal?

Kayal?

Kayal!

Kayal!

Hei.

Lima menit.

Tunggu, sayang.

Aku akan segera ke sana.

Lima menit.

Maaf.

Jangan pergi.

Tolong jangan pergi!

Tolong jangan pergi!

— Tiap DP Langsung Bonus 5% — — Main Disini Jamin Wede —

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Mau pesan apa?

Meat Doner.

"Meat Doner."

Namamu?

Emin.

"Emin."

Duduklah. Akan kupanggil.

Duduk.

Hei, Tuan!

Ya?

Aku perlu melihat nota pesananmu.

Apa kau gila? Aku tidak perlu menunjukkan apa pun padamu!

Jika istriku datang, namanya pasti ada di nota pesanan, bodoh!

Aku berusaha bersikap sopan padamu.

Akan kutunjukkan!

Ini tempatku! Tidak ada yang bisa memerintahku! Menyingkirlah!

Kau pikir bisa datang ke kafeku dan mengancamku?

Aku tidak ke sini untuk bertengkar.

Ini tempatku! Keluar!

Istriku hilang.

Aku mencarinya! Tolong mengerti!

Keluar!

Istriku... Sial!

Pergi!

Kau orang asing, jadi aku bersikap sopan!

Tapi kau tidak menghormatiku!

Keluar! Ini tempatku!

Pergi!

Pergi!

Bodoh! Tak bisa menjaga istrinya sendiri!

Tapi malah datang menggangguku!

Dasar tak berguna.

Brengsek!

Santai, semua! Duduk kembali!

Operator Polisi.

Operator? Hubungkan ke Kantor Polisi Sheki! Darurat!

Istrimu yang hilang, ya?

Apa yang kau katakan?

Apa yang kau katakan?

Apa yang kau tahu?

Apakah kau melihatnya?

Katakan padaku apa yang kau tahu. Tolong.

Katakan, Nak.

Aku melihatnya.

Apa yang kau lihat?

Istriku?

Tunggu, Nak. Siapa yang kau lihat?

Kapan kau melihatnya?

Beri tahu aku.

Siapa yang kau lihat?

Seorang wanita.

Gaun warna krem dengan pola hitam.

Kayal.

Istriku.

Di mana kau melihatnya?

Dia datang dengan truk.

Ya.

Sebuah truk besar berwarna putih.

Setelah itu, dia naik ke truk lain.

Kau sempat melihat plat nomornya?

Beberapa pria...

Dia pergi bersama beberapa pria jahat.

Semua orang memanggilku gila

atau orang aneh.

Tapi aku tidak gila.

Aku selalu mengamati segalanya.

Ke arah mana mereka pergi?

Rute 7!

Mereka menutup jalan itu.

Rute 7?

Di mana Rute 7?

Mereka tidak memberitahuku semua itu.

Siapa?

Bartender itu?

Bukan.

Yang menculiknya?

Bukan!

Lalu siapa?

Siapa yang tidak memberitahumu?

Aku harus pergi.

Ayo. Kita pergi ke polisi.

Jika kau memberitahu mereka apa yang kau lihat,

mereka akan membantuku. Ayo.

Pak.

kau yang gila di sini.

kau sama sekali tidak mengerti, ya?

Orang yang merencanakan semua ini...

adalah polisi!

Yang lain hanya bekerja untuk mereka.

HILANG

HILANG

HILANG

Aku bilang dia percaya padaku, kan?

Bukankah aku sudah bilang?

Bahwa orang-orang menganggapku gila?

Tapi sebenarnya, kau yang gila.

Kami yang merusak mobilmu!

Lempar dia keluar.

Bantu dia duduk!

Jadi, kau melapor ke polisi?

Apakah polisi telah menyelamatkan

dan mengembalikan istrimu, Pak?

Apakah kau bahagia?

Jangan buang waktu, Rakshith!

Habisi dia!

Kayal percaya padamu.

Aku juga percaya padamu,

makanya aku biarkan Kayal ikut denganmu.

Apa?

Kau mengirimnya dengan kami karena percaya?

Ini lelucon yang bagus, kan, Rakshith?

Bodoh.

Istrimu sendiri yang menyuruh kami melakukannya.

Ada apa?

Aku lupa ponselku.

Habisi dia, Rakshith.

Aku penasaran.

Apa yang telah kau lakukan pada istrimu

sampai dia menyewa pembunuh bayaran untuk membunuhmu?

Kau tidak tahu kalau istrimu yang menjebakmu?

Kau tidak percaya?

Kalian sudah menikah bertahun-tahun,

dan itu saja yang kau tahu tentangnya?

Di mana Kayal?

Dia aman dan bahagia.

Kaulah yang hancur sekarang.

Kenapa kau melakukan ini?

Apa yang kau inginkan?

Hei.

Masih tidak percaya?

Istrimu berselingkuh.

Kau tidak tahu?

Hei.

Kurasa dia tahu.

Benar?

Aku rasa kau sudah tahu.

Selingkuhannya kaya raya...

dan jauh lebih muda darimu.

Itulah kenapa dia meninggalkanmu.

Sebenarnya, selingkuhan Kayal-lah yang menyewa kami.

Semua terjadi dengan sepengetahuan istrimu.

Kami memperkenalkan diri di SPBU tadi.

Kau benar-benar sial, temanku!

Kayal mungkin tak mencintaiku lagi,

tapi dia tak akan mencoba membunuhku.

Kau bohong.

Walaupun begitu, lihat bagaimana dia masih percaya pada istrinya.

Dia masih membelanya.

Aku suka pria ini, Rakshith.

Begini seharusnya seorang suami.

Aku kasihan padamu,

jadi aku akan memberimu tawaran.

Istrimu dan kekasihnya

menawarkan bayaran besar untuk membunuhmu.

Bayar dua kali lipat,

dan kami akan membunuhnya.

Bagaimana?

Wanita seperti itu tidak pantas hidup.

Kami akan membuatnya bersih.

Kau bisa menjalani hidupmu dengan tenang.

Bagaimana?

Siapa kalian sebenarnya?

Secara klinis,

putrimu memiliki

sifat triad gelap

dengan gangguan kepribadian antisosial.

Dia memanipulasi pikiran teman sekamarnya

dan membuat gadis itu

menggorok lehernya sendiri.

Dia adalah teman sekamarmu selama dua bulan.

Kenapa kau melakukan ini?

Harusnya kau berikan saat aku meminta.

Dokter, aku bosan.

Deepika tidak merasa bersalah sedikit pun.

Tak ada penyesalan. Tak ada empati.

Dia sangat berbahaya.

Seumur hidup Deepika,

pengadilan ini memutuskan

bahwa dia harus tetap dalam pengawasan medis.

Tidak mungkin

putrimu dibebaskan.

Secara realistis, peluang

untuk menyembuhkannya sangat kecil.

Kenapa Ayah tidak membebaskanku?

Setidaknya percayalah padaku, Ibu.

Aku bukan orang yang dulu.

Aku sudah berubah.

Aku takkan melakukan hal buruk lagi.

Apa kau menerima surat dariku?

Tidak.

Kenapa kau tidak membalas suratku?

Tolong, Bu! Bicaralah dengan Ayah!

Mohon padanya!

Aku akan gila jika terus di sini.

Tapi selku ada di arah sana, kan?

Masuk.

Dokter menunggu.

Masuk.

Masuk.

Habisi dia.

— Tiap DP Langsung Bonus 5% — — Main Disini Jamin Wede —

WinJos > pasti Win , Jos Wede nya Kunjungi ( https://super.winjos.today )

Kau baik-baik saja?

Jangan takut.

Aku takkan membiarkan

sesuatu terjadi padamu.

Siapa namamu? Katakan.

Aku akan melindungimu.

Ikut kami.

Rakshith!

Namaku!

Minggir.

Deepika!

Itu namaku!

Hey!

Ikut!

Kau cantik!

Aku Rakshith!

Ayo!

Aku akan datang!

Aku akan menemuimu!

Aku janji!

Aku ingin melihat orang tuaku.

Keluarkan aku dari sini, Rakshith.

Aku mengirim banyak surat.

Mereka tak pernah membalas.

Mereka bahkan tak menyangka

kita akan datang.

Ambil semua uang

dan perhiasan di rumah.

Dan…

Lagi?

Aku lapar.

Siapa kami?

Saat ini,

kami satu-satunya temanmu.

Kami satu-satunya yang bisa

menyelamatkanmu dari istrimu.

Jadi, dengarkan baik-baik.

Lihat.

Saat ini, aku punya tiga pilihan.

Satu,

membunuhmu dengan bayaran tinggi dari istrimu.

Dua,

membunuh istrimu dengan bayaran tinggi darimu.

Tiga,

mengambil uangmu dan membiarkan kalian berdua pergi.

Dan keempat,

mengambil uangmu

dan membunuh kalian berdua.

Tapi kau hanya punya dua pilihan.

Bayar, dan aku akan membunuh istrimu.

Atau bayar, dan bawa istrimu pergi.

Apa pilihanmu?

Aku oke dengan keduanya.

Baik.

Aku tahu kau sudah delapan tahun

menjadi wakil presiden di WNC Group.

Gajimu 40.000 manat sebulan.

Setelah dipotong pajak dan lainnya,

kau pasti punya setidaknya 1,6 juta manat

di rekening bankmu.

Delapan puluh juta rupee!

Masalahnya,

uang itu masih atas namamu.

Begitu uangnya di tanganku,

kau dan istrimu bebas pergi.

Atau jika kau ingin aku membunuhnya,

anggap saja selesai.

Aku sudah dibayar, kan?

Duniaku sudah hancur berantakan cukup lama.

Sekarang katakan,

apa yang harus kulakukan?

Pintar sekali!

Sangat cerdas.

Hei.

Bawa dia, anak-anak!

Hati-hati, jangan sampai dia terluka.

Lihat, ini Xizi.

Balai komunitas, sekolah dasar,

dan dua ratus rumah.

Kota yang dilupakan penciptanya.

Ada ladang minyak

20 kilometer dari sini.

Semua penduduk di sini bekerja di sana.

Pak!

Lihatlah. Apa yang bisa kau lihat?

Lihat bendera itu?

Xizi Commerce Bank.

Satu-satunya bank di kota ini.

Begini caranya.

Langsung ke bank

dan temui manajernya.

Kau punya delapan puluh juta

di rekeningmu di Baku.

Transfer ekspres ke cabang ini.

Hanya itu.

Punya pengenal?

Bagus.

Bilang kau mau semuanya dalam bentuk tunai.

Kalau mereka bilang tidak ada cukup uang--

Aku mau bukti kalau Kayal masih hidup.

Halo, permisi!

Kau pikir kau dalam posisi

untuk menuntut?

Halo?

Aku bisa lihat apa yang kau pikirkan.

"Mereka punya sambungan telepon.

Aku bisa menelepon polisi.

Aku bisa menelepon teman dan kerabatku.

Aku bisa meminta bantuan!"

Benar?

Aku akan menusukmu.

Jangan coba bermain-main denganku.

Dibutuhkan tiga jam untuk kembali ke sini

dari kota berikutnya.

Hei.

Bersihkan debu dari jaketnya.

Berikan air untuk cuci muka.

Dia tidak bisa masuk ke bank

dalam keadaan berantakan, kan?

Saudara!

Jika kau ingin istrimu tetap hidup,

kau punya waktu empat puluh lima menit.

Lari, Nak, lari!

Aku akan memantau setiap gerakanmu.

Setiap menit, setiap detik.

TELEPON

Menurutmu

dia akan kembali dengan uangnya?

Atau dia akan mencoba kabur?

Wanita itu bilang dia ingin meninggalkannya.

Itulah sebabnya aku bertanya.

Apakah dia akan menyerahkan

uang sebanyak itu untuknya?

Jika kita terus seperti ini,

kita akan saling membenci.

Jangan lakukan itu.

Kita pernah memiliki

tahun-tahun yang indah bersama.

Kau melanjutkan hidupmu,

dan aku melanjutkan hidupku

adalah yang terbaik.

Dengan begitu, kita masih bisa berteman.

Kau telah menyakiti suamimu, Kayal.

Tahukah kau satu hal

yang tidak bisa diterima oleh seorang pria?

Istrinya berselingkuh dengan pria lain.

Kau bahkan tidak bisa membayangkan

betapa hancurnya seorang pria karena itu.

Aku tahu segalanya tentangmu.

Tahu dari mana?

Rencana menculikmu dimulai seminggu yang lalu.

Anu yang merencanakannya.

Hai, Anu!

Hai!

Aku meminjam microwave Kayal dua hari lalu.

Aku datang untuk mengembalikannya.

Masuklah.

Di mana Kayal?

Pamannya datang dari Inggris.

Dia pergi ke bandara untuk mengantarnya.

Kau marah pada Kayal?

Tidak.

Ya.

Tidak.

Setelah dia jujur, Kayal meneleponku.

Dia bilang kau tidak berteriak,

menghina, atau merendahkannya.

Dia bilang kau bahkan tidak

menanyakan nama pria itu.

Aku tidak tahu bagaimana menghiburmu, Arjun.

Aku benar-benar bingung.

Benar-benar bingung.

Kau pria yang baik, Arjun.

Hal ini tidak seharusnya terjadi padamu.

Jika apa yang kau lakukan salah,

hal yang sama berlaku untuk suamimu, bukan?

Tapi aku tidak bisa menyalahkannya.

Pada saat itu, dia butuh penghiburan.

Anu memanfaatkan itu.

Tahukah kau berapa banyak

kami dibayar untuk membunuhmu?

Jumlahnya sama dengan

yang dibawa suamimu untuk kami.

Anu memang brilian, bukan?

Boleh aku mengatakan sesuatu?

Ini mungkin sulit untuk didengar.

Apa kau pikir Arjun tidak tahu

tentang rencana Anu?

Aku mengamatinya hari ini.

Ada satu momen

di mana ekspresinya berubah total.

Saat itu juga,

dia tahu siapa dalang di balik semua ini.

Hei.

Aku rasa dia tahu.

Tapi meski menyadarinya,

dia berpura-pura tidak tahu.

Itu berarti dia menerima semua ini, bukan?

Siapa yang tahu sejauh mana

seorang pria yang terluka akan pergi?

Kasus tentang wanita yang hilang itu...

Apa kau menemukan sesuatu?

Pasti suaminya yang melakukannya.

Suaminya?

Wanita itu berselingkuh.

Suaminya tahu.

Dia berpura-pura mengajaknya ke Tbilisi,

tapi melakukan sesuatu di perjalanan.

Dan sekarang dia hanya berpura-pura.

Aku yakin apa pun yang dia lakukan,

itu terjadi di depan mata kita, Pak.

Aku marah!

Apa kau sama sekali tak marah?

Dia telah menjadi temanmu selama dua puluh tahun.

Anu adalah temanmu

sebelum kau bertemu Arjun!

Bagaimana dia bisa tega ingin kau mati?

Ya.

Dia menginginkan Arjun.

Dan untuk itu, kau harus mati.

Apa dia pikir

pria tampan bisa mengisi kekosongannya?

Apa dia bisa menghancurkan keluargamu

hanya karena dia masih sendiri?

Dengarkan aku, Kayal.

Anu membayar 1,6 juta manat

untuk membunuhmu.

Tapi kau punya pilihan lain.

Kekasihmu,

Prakash?

Hubungi dia.

Minta dia mentransfer dua juta kepada kami.

Aku akan meyakinkan Rakshith.

Kami akan menyingkirkan Anu dan Arjun.

Kau akan bebas.

Kau bisa memulai hidup baru dengan Prakash.

Anggap saja ini peluang emas.

Kau bisa tahu

apakah Prakash benar-benar mencintaimu.

Ini akan menjadi ujian bagi Prakash,

dan kau juga bisa menyingkirkan Arjun.

Pria seperti suamimu

tidak pantas untuk hidup.

Bagaimana, Kayal?

Aku sudah bersama Arjun selama dua belas tahun.

Aku tahu seperti apa dia.

Dia bahkan tidak akan berpikir untuk membunuhku.

Aku sangat mengenal Arjun.

Jika suamimu pria sebaik itu,

kenapa kau berselingkuh darinya?

Apa kau tak pernah berpikir

tentang kebaikan suamimu

saat kau berselingkuh dengan Prakash?

Kau monster!

Mungkin saja!

Tapi aku tidak pernah selingkuh dari Rakshith.

Itulah bedanya

antara aku dan kau.

Lihat.

Benar atau salah, sekarang ini ada di tangan kami.

Dan aku seorang pebisnis.

Aku selalu mencari keuntungan maksimal.

Jika uangnya datang darimu,

ini akan berakhir untuk keuntunganmu.

Jika datang dari suamimu, aku akan menyelesaikannya untuk dia.

Mengejekku?

Ayo.

Aku akan membawamu ke neraka.

Arjun?

Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku.

Maaf, Arjun. Aku tidak seharusnya melakukan itu.

Kau mengembalikan microwave.

Kau menanyakan tentang Kayal dan aku.

Kau memberiku kata-kata penghiburan. Itu saja.

Bagi Kayal dan aku,

kau adalah teman baik.

Dan kau akan selalu menjadi teman baik.

Apa pun yang terjadi.

Terima kasih, Arjun. Aku sangat menghargainya.

Aku pergi dulu.

Pengenalku.

MANAJER

Jadi, berapa banyak yang ingin kau tarik?

1,6 juta manat.

1,6 juta?

Tapi…

Aku tidak yakin apakah kami punya uang tunai sebanyak itu di bank saat ini.

Jika manajer mengatakan mereka tidak memiliki

uang sebanyak itu, jangan langsung percaya.

Hari ini adalah hari gajian di anjungan minyak. Akan ada banyak uang tunai.

Jika manajer tetap bersikeras, itu masalahmu.

Sebaiknya kau tangani sendiri.

Bukan istriku yang dalam masalah.

Dengar, Pak,

Aku tahu cara kerjanya.

Hari ini hari gajian di anjungan minyak.

Aku yakin ada uang tunai di bank.

Aku bisa bicara dengan kantor pusatmu jika perlu.

Dengar, Pak Arjun--

Aku di sini untuk membahas asuransi mobil.

Tolong tunggu di luar sebentar.

Oke.

Beri aku dua menit, Pak.

Aku akan memeriksa berapa banyak uang tunai yang ada di bank.

Dan tolong, bisa lebih cepat?

Aku sedang terburu-buru.

Tentu.

Halo?

Pak, aku perlu memverifikasi sebuah akun.

Namanya Arjun.

Tuliskan nomor akunnya.

Pak Arjun?

Kau hanya memiliki 1,65 juta manat di akunmu.

Menarik 1,6 juta akan menyisakan hanya 50.000 manat.

Kau yakin ingin melakukannya?

Ya.

Hei!

Ini untukmu.

Untukku?

Jawab saja.

Berjalanlah di sisi kiri.

Terus berjalan.

Kau akan sampai di jalan raya.

Anak buahku akan menjemputmu.

Kapan aku bisa bicara dengan istri--

Serahkan tasnya.

Beri tahu aku dulu di mana istriku.

Kau mengatakannya dengan salah.

Melihatmu saja sudah membuatku muak.

Aku hanya butuh alasan untuk menghabisimu.

Jangan membuatku kesal.

Aku tidak membuatmu kesal.

Kesepakatan adalah kesepakatan.

Kau menginginkan uangnya.

Aku membawanya.

Sekarang, beri tahu aku di mana istriku.

Serahkan tasnya. Aku akan memberitahumu.

Masukkan dia!

Hitung uangnya.

Wow!

Sebanyak apa pun kita menghabiskannya,

uang ini tak akan habis! Benar, Michael?

Semuanya ada di sini.

Tabungan seumur hidupmu, kan?

Berapa lama kau mengumpulkannya?

Sayang sekali kau tak bisa menikmatinya.

Istrimu ingin kabur dengan orang lain.

Dan kau rela menyerahkan semua ini untuknya?

Dasar bodoh!

Betapa naifnya kau!

Ada apa? Kenapa gelisah?

Tak bisa duduk diam?

Sudah beres, Rakshith.

Aku sudah mendapat uangnya.

Kau di mana?

Dalam perjalanan.

Cepatlah.

Michael?

Bagaimana kalau kita kabur saja dengan uang ini?

Kenapa harus memberikannya pada Rakshith?

Pikirkan baik-baik.

Hanya tiga bagian.

Lima ratus lima puluh ribu masing-masing!

Dia bekerja keras mengumpulkannya!

Kita akan hidup nyaman selamanya!

Bagaimana, Michael?

Diam kau!

Aku sudah memberikan uang yang kau minta.

Di mana istriku?

Apa kau sebodoh itu?

Kau percaya begitu saja.

Kami menyuruhmu menarik semua tabunganmu,

dan kau benar-benar melakukannya.

Kami bilang akan membebaskan istrimu,

dan kau percaya begitu saja.

Lalu sekarang apa?

Kau hanya ingin istrimu kembali, kan?

Ayo.

Kami akan mempertemukan kalian.

Buka pintunya!

Ke arah sana!

Keluar dari mobil.

Sekarang!

Di mana istriku?

Persetan denganmu!

Tak mau jawab?

Kau tak tahu siapa kami!

Kami bisa menghabisimu!

Berhenti! Hentikan! Hentikan!

Berhenti!

Hentikan!

Berhenti!

Berhenti!

Aku akan memberitahu di mana Rakshith!

Hentikan mobilnya!

Apa-apaan ini?

Polisi!

Kau akan memberitahuku di mana Kayal atau tidak?

Katakan!

Aku butuh bantuan!

Berikan informasi lengkap!

Hummer hijau! Segera kirim bantuan!

Nama tersangkanya Arjun!

Aku ulangi! Namanya Arjun! Dia orang India!

Diterima. Pak, berikan lokasi.

Pak! Istriku…

Hey! Turunkan senjatamu!

Istriku diculik!

Turunkan senjatamu!

Dengar aku!

Turunkan senjatamu!

Istriku diculik!

Turunkan senjata! Berlutut!

Turunkan senjatamu.

Tidak! Tidak! Tidak!

Aku akan menembak!

Oke! Jangan tembak!

Turunkan senjata! Turun!

Aku akan menurunkannya!

Turun!

Jangan tembak.

Pak! Istriku…

Diam!

Dia pelakunya! Dia yang menculiknya!

Hey, kau!

Tetap di dalam mobil!

Jangan tembak aku, pak!

Dia psikopat!

Aku tidak bersalah! Dia pelakunya!

Dialah penjahat sebenarnya!

Diam!

Dia cuma menumpang!

Sekarang dia mencoba merampokku!

Jangan percaya dia!

Dialah penculiknya!

Diam!

Sial! Dia tidak mengerti juga!

Kau baik-baik saja?

Ya!

Keluar!

Dia berbahaya!

Pak, tolong!

Dia berbahaya!

Pak, dia penjahatnya.

Dia bagian dari geng besar.

Keluar, Pak.

Aman!

Sial!

Bantuan dalam perjalanan.

Oh sial!

Pak!

Kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja?

Tidak apa-apa! Bertahanlah!

Tolong bertahan!

Petugas terluka!

Jalan raya I-29!

Butuh bantuan!

Ambulans segera datang.

Aku mengambil mobilmu.

Maaf.

Murad!

Aku datang!

Jackpot!

Seorang polisi datang.

Aku harus menembaknya.

Bagaimana dengan Arjun?

Dia kabur.

Luka-luka itu, darahnya…

Apakah dia yang melakukannya?

Dia menanyakan di mana kau.

Aku tidak memberitahunya.

Dia tidak tahu tempat ini?

Tidak mungkin.

Dia tidak akan pernah bisa menemukan kita.

Istrinya hilang. Begitu juga uangnya.

Hancurkan semua bukti

dan pergi sebelum polisi datang.

Ayo cepat!

Oke.

Perintah dari Rakshith!

Kita harus pergi sekarang!

Jangan tinggalkan apa pun.

Polisi datang!

Lihat pria ini!

Bagaimana kabarmu?

Kau makin gemuk.

Mau berburu?

Sekarang musimnya.

Kita akan pergi.

Kita juga akan berburu!

Angkat teleponnya.

Aku pulang malam ini.

Dua orang ikut denganku.

Buatkan sandwich untuk semua.

Apa kau cacat?

Apa kau cacat?

Kau bukan siapa-siapa.

Punk kecil!

Omar!

Omar!

Ya, ini aku!

Apa yang kalian bicarakan?

Tidak ada.

Aku pulang malam ini.

Aku suruh dia buat sandwich.

Pembantu ini payah! Aku benci dia!

Sudah sejam aku minta sup!

Belum datang juga!

Baiklah, Bu.

Kau terlalu memanjakannya!

Tubuhmu memang tumbuh,

tapi otakmu tetap kecil! Pemalas!

Kubantu naik ke ranjang?

Tidak!

Nah, begitu.

Pergi!

Keluar!

Tutup pintunya!

Bodoh tak berguna!

Di mana Rakshith?

Kau tidak mengerti!

Kau tidak akan mendapatkan istrimu kembali!

Lupakan dia!

Kau juga tidak akan

bisa meninggalkan kota ini hidup-hidup!

Berhenti!

Berhenti!

Aku akan memberitahu.

Aku akan memberitahu semuanya.

Tahukah kau bagaimana nasib para wanita

yang diculik oleh Rakshith dan Deepika?

Aku akan memberitahu.

Bersiaplah.

Bu!

Bu!

Bu!

Tembak, Bu!

Tembak!

Apa yang kau tunggu?

Tembak!

Bu!

Berani-beraninya kau…

Berani-beraninya kau masuk ke rumahku?

Kau berani mengancam anakku?

Jangan tembak, Bu!

Jangan pertaruhkan nyawaku!

Rakshith…

Jika kau pergi 12 kilometer dari sini,

ada sebuah…

Jabbar Cafe!

Ada mangsa yang menunggu kita di sana!

Bunuh dia, Jabbar!

Dia tidak boleh dibiarkan hidup!

Haruskah kita membawanya ke Rakshith?

Aku akan urus Rakshith!

Bunuh dulu anjing ini!

Apa maksudmu?

Tidak lihat aku terluka?

Abaikan dia.

Tembak lututnya.

Kenapa harus lutut?

Aku yang akan menghadapi Rakshith!

Bidik lehernya!

Jangan ampuni dia! Habisi dia!

Di mana Rakshith?

Ada pabrik tua di dekat Rute 13.

Rakshith ada di sana.

Pergi! Ke sana!

Kau hanya bisa masuk!

Tapi tak akan bisa keluar hidup-hidup!

Pergi! Cepat!

Pergi!

Sumbu besar telah dinyalakan

-Hanya ledakan yang akan mengakhirinya

-Sial!

Senjata tersembunyi pemusnah massal…

Menuntut pengorbanan seluruh dunia

Meski hanya setetes darah tersisa

Kisah ini belum berakhir

Saksikan kelanjutannya

Teruslah bertahan, selamanya

Kepercayaan adalah ketahanan

Ada karavan di belakang gedung,

dengan gambar Maradona.

Istrimu ada di sana!

Teruslah bertahan, selamanya

Kepercayaan adalah ketahanan

Bahkan saat dunia menentangmu

Percaya pada diri sendiri adalah kunci

Di mana istriku?

Meski hanya setetes darah tersisa…

Teruslah bertahan, selamanya

Hei!

Ketahanan

Itulah yang kumaksud

Kau mengerti?

Dengar ini…

Jangan menyerah! Lawan terus!

Jangan tunduk

Jangan pernah melupakan siapa dirimu

Jangan menyerah pada kesombongan

Dan kekuatan orang lain

Namamu harus tercatat dalam sejarah

Bahkan saat dunia menentangmu

Percaya pada diri sendiri adalah kunci

Meski hanya setetes darah tersisa…

Teruslah bertahan, selamanya

Tak akan mundur, kawan

Tak peduli apa! Aku tetap berjuang

Tak akan puas dengan apa pun selain

Kemenangan bersejarah

Aku tak akan melepaskan segalanya begitu saja

Takdir hanya mengujiku

Aku masih punya banyak tenaga tersisa

Aku akan terus maju

Tak ada yang mustahil

Aku hancurkan batas itu

Kemauanku kuat, aku tak akan menyerah

Bekerja keras siang malam

Aku di sini untuk menang, tak peduli omonganmu

Hujan atau cerah, aku tetap menyala

Kau harus hati-hati, ini jalur panas

Kau tak akan pernah melihatku menyerah

Meski hanya setetes darah tersisa

Kisah ini belum berakhir

Saksikan kelanjutannya

-Teruslah bertahan, selamanya

-Teruslah bertahan, selamanya

- Untuk percaya adalah bertahan

- Untuk percaya adalah bertahan

Tak peduli siapa yang membelah langit dan melompat masuk

Kami tidak takut mati

Biarkan perang dimulai

- Bertahan, sekarang dan selamanya

- Bertahan, sekarang dan selamanya

- Untuk percaya adalah bertahan

- Untuk percaya adalah bertahan

Bahkan saat dunia menentangmu

Percaya pada dirimu sendiri adalah yang terpenting

Bahkan jika hanya setetes darah yang tersisa…

Bertahan, sekarang dan selamanya

Untuk percaya adalah bertahan

Di mana Rakshith?

Di mana Rakshith?

Bertahan, sekarang dan selamanya

Bertahan, sekarang dan selamanya

Aku kesal harus pergi tanpa menghabisimu.

Ayo!

Sumbu besar telah dinyalakan

Hanya dengan ledakan ini akan berakhir

Senjata pemusnah massal yang tersembunyi…

Mencari persembahan dari seluruh dunia

Bahkan jika hanya setetes darah yang tersisa

Ini bukan akhir cerita

Saksikan bagaimana ini berlanjut

Bertahan, sekarang dan selamanya

Untuk percaya adalah bertahan

Tak peduli siapa yang membelah langit dan melompat masuk

Kami tidak takut mati

Biarkan perang dimulai

Bertahan, sekarang dan selamanya

Untuk percaya adalah bertahan

Hei!

Kau datang mencari istrimu, kan?

Bahkan jika dia berdiri tepat di depanmu sekarang,

kau tidak akan bisa mengenalinya!

Semuanya sudah berakhir, bodoh!

Kau takkan pernah mendapatkannya kembali!

Rakshith!

Rakshith!

BAHAYA

ASAM

GUNAKAN PERLINDUNGAN YANG SESUAI

Rakshith!

Kau terlihat cantik, sayang.

Sangat cantik.

Seperti biasa.

Hei! Sayang?

Aku membenci semua orang.

Bahkan aku membenci diriku sendiri.

Semua orang membenciku.

Aku tidak cocok dengan satu manusia pun

sampai aku bertemu Deepika.

Hanya dia yang mencintaiku.

Saat pertama kali melihatnya,

Aku tak percaya dengan mataku sendiri.

Dia sangat cantik.

Lihat…

Lihat apa yang kau lakukan padanya.

Aku melarutkan korban-korbanku di sini.

Dalam waktu enam jam,

mereka akan menjadi abu.

Metode kartel Meksiko.

Sejauh ini, aku belum pernah mencelupkan orang hidup ke dalamnya.

Aku ingin melihat bagaimana jadinya.

Kita mulai?

Di mana Kayal?

Boleh juga.

Katakan di mana Kayal!

Kayal kesayanganmu ada di neraka!

Tidak! Tolong, jangan lakukan ini!

Katakan saja di mana Kayal!

Kami tidak akan memberitahu siapa pun tentang ini!

Tidak ada polisi! Tidak ada kasus! Tidak ada laporan! Tolong!

Manis sekali!

Kau pikir kau pahlawan?

Tidak!

Tolong!

Lepaskan rantainya!

Lepaskan rantainya!

Tidak mau!

Aku tidak butuh belas kasihanmu, dasar sampah!

Aku tidak akan melepaskannya!

Ingat ini!

Ingat ini.

Aku akan mati,

tapi kau tetap akan kalah!

Tidak!

Ya Tuhan!

Kayal!

Kayal!

Kayal!

Setidaknya sekarang katakan di mana Kayal.

Kayal kesayanganmu ada di neraka.

Cari saja dia di sana.

Pergi!

Hei!

Bahkan jika dia berdiri tepat di depanmu sekarang,

kau tidak akan bisa mengenalinya!

Semuanya sudah berakhir, bodoh!

Kayal!

Aku sangat menyesal, Tuan Arjun.

Rakshith dan Deepika melakukan operasi plastik pada wanita

setelah membunuh suami mereka dan menjual mereka ke geng Rusia.

Beberapa meninggal saat operasi.

Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada sisanya.

Sejauh ini, mereka telah menemukan tiga puluh dua mayat di tempat ini saja.

Sepuluh tahun pembunuhan berantai!

Dia adalah dokter yang menangani Deepika dan Rakshith sejak awal.

Kami meminta bantuannya dalam kasus ini.

Tuan Arjun, tolong.

Polisi telah menemukan mayat empat anggota geng.

Rakshith, Deepika, Michael, dan Nikhil.

Polisi tahu apa yang terjadi di sini.

Tapi kau telah menyelamatkan nyawa seorang sheriff,

jadi departemen akan mempertimbangkan untukmu.

Ada beberapa formalitas,

tapi mereka akan memastikan kau bisa pergi dengan bebas.

Satu perjalanan terakhir.

Hanya kita berdua.

Bersama.

Aku rasa kita pantas mendapatkannya.

Oke.

Kayal…

Arjun telah menyelamatkanmu dari nasib yang lebih buruk dari neraka.

Apakah Anu terlibat dalam ini?

Tidak. Anu bertemu Deepika di gym dan menjadi teman.

Anu adalah target awalnya.

Setelah mengetahui tentangmu, dia mengincarmu.

Ibu. Ayah. Tunggu sebentar.

Arjun.

Aku bilang aku meninggalkanmu.

Aku memintamu untuk menceraikanku.

Kenapa kau tetap menyelamatkanku?

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.