All language subtitles for Daaku Maharaaj (2025) 1080p - 2.8GB Sub Indo

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean Download
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Alih bahasa: @Nell.aja

Lagu berikutnya dari Mayor Chandrakanth

yang dibintangi oleh Nandamuri Taraka Rama Rao

Musik oleh M.M. Keeravani

Dinyanyikan oleh S. P. Balasubrahmanyam

- Apa isinya? - Domba, Pak

Apapun yang terjadi di hutan hari ini,

tutup mata dan telingamu.

- Hei, Chinnappa, apa isinya? - Domba, Pak

Hei! Cepat!

Lebih baik kalian isi semua dalam waktu 30 menit

Alih bahasa: @Nell.aja

Chota Thakur!

Ada yang membakar barang- barang kita dan mereka

Bagi yang punya limit pada layanan PayLater, seperti Shopee PayLater, Kredivo, Akulaku, BRI Ceria, TikTok PayLater, Indodana, GoPayLater, maupun Lazada, seluruh limit tersebut dapat dicairkan melalui proses yang transparan dan dilakukan secara tatap muka untuk menjamin keamanan serta kepercayaan bersama. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi melalui WhatsApp: +62 857-1717-4472

Apa ini, Sob?

Kenapa banyak mobil menuju

ke perkebunan teh milik Pak Krishnamurthy?

Domba-domba yang baru saja pergi...

mungkin telah diburu oleh singa

Mereka anak buah kita, Thakur

Boss! Kabur! Jangan datang! Kabur!

Kau siapa?

God of Death! (Dewa Kematian)

Kau gila? Kenapa kau bakar semua?

Aku nyalakan api untuk menghangatkan tempat itu

Lalu, aku minum untuk menghangatkan diri

Ayo mulai permainannya!

DAAKU MAHARAAJ (Raja Bandit)

Berhenti!

Lucu banget

Brownie, hentikan!

Brownie, tunggu!

Brownie, tunggu, jangan kabur!

Brownie, hentikan!

Brownie?

Di mana kau?

Brownie

Sepertinya tak sepadan

Kau mengutip terlalu tinggi

Selvamani

Menurutmu gajah punya 32 gigi seperti manusia?

Gajah hanya punya dua

Brownie!

Perlu 30 orang untuk menjatuhkan

dan memotong 2 gadingnya

Butuh banyak biaya

Tak ada tawar-menawar

Brownie!

Anjing sialan!

Sixer!

Nasib bocah ini memang begitu

Dulu, dia kehilangan ibunya Sekarang, anak anjingnya

Vaishnavi...

Jangan nangis, nak

Kenapa mereka membunuh Brownie, Kakek?

Apa salahnya?

- Entahlah - Aku ingin Brownie, Kakek

Brownie

Tidak, paman, dia adik MLA setempat

Ada risiko jika mengadukan dia

Dia melakukan kegiatan ilegal di lahanku

Dia menyakiti cucuku

- Mana bisa aku biarkan dia? - Pikirkan sekali lagi!

Paman, kontraknya akan berakhir dalam 6 bulan

Sampai saat itu, kita abaikan saja dia

Kau benar Tak ada gunanya berseteru dengan dia

Kenapa kau melarangnya begitu?

Ayah selalu membuat keputusan yang tepat

Ayah, kau duluan saja

Hei, Trimurthulu, kau tak menang kali ini

Akan kuungkap semua kejahatanmu...

dan memastikan kau terpenjara

Kami akan menang kali ini

Abang iparku pasti akan menjadi MLA

Abang iparku akan pergi ke majelis kali ini

Hanya iparku, Shankar Rao

Hei, calon MLA ada di sini

- Kau tak akan menerima setoran kali ini - Abang iparmu sangat lantang dan jelas

Siap-siap untuk kembali ke kehidupanmu sebagai tukang jagal

Karena itu aku berlatih

Ada perlu apa kau kemari? Butuh daging?

Bukan seperti itu

Adik iparku hilang sejak kemarin

Dia sedang mengoceh

Aku minta maaf atas namanya

Jika kau mau, aku akan membatalkan pencalonanku

Tolong ampuni dia

Politik membuat orang bicara sesuka hati Harus kau terima

Mereka akan meludah,

kau harus menyeka dan melanjutkan hidup

Tapi jika kau menudingku...

Aku tak tahan

Aku agak sensitif

- Kau boleh pergi, Govind Rao - Pak, dia Bukan Govind, Rao, tapi Shankar Rao

Kecuali orang yang bertubuh tinggi...

Aku tak ingat nama-nama orang yang seperti ini

Berapa kali harus kukatakan padamu?

Salam, Pak

Apa kabar, Bung?

Kenapa kau datang kemari?

Kau bawa apa?

- Surat penangkapan atas adikmu, Pak - Beraninya kau?!

Hei! Berhenti!

Siapa yang berani menuntut adikku?

Ketua Sekolah Lembah Gurukul, Krishnamurthy

Mereka menuntut ke pengadilan atas perkebunan teh yang kau sewa...

dimanfaatkan untuk perburuan liar, Pak

Mereka menyita perkebunan teh

dan membatalkan sewanya, Pak

Kuatir kau memakai kekerasan untuk membukanya,

mereka mengerahkan CRFF

Adikku tak ada di sini

Akan kuserahkan dia padamu saat aku menemukannya

Salam, Pak Gurumurthy.

Dia bukan Gurumurthy tapi Krishnamurthy

Maaf! Maaf..

Aku tak terlalu ingat nama-nama itu

Kau mau apa?

Kudengar kau melaporkan adikku

Urusan dengan binatang sudah menjadi bisnis keluarga kami

Ayahku dan aku biasa menjual daging sapi dan kulit sapi

Adikku melakukannya lebih dulu

Kini mulai menjual kulit harimau dan gading gajah

Dia tak tahu kesalahan sampai kau mengadu

Karena takut aku memukulnya, dia pun lari

Silakan jadi orang yang berani dan cabut kasus ini

Tunggu!

Kau tahu tentang bisnis keluargaku?

Menertibkan orang yang mengambil jalan yang salah

Aku akan mengajari adikmu disiplin!

Disiplin....

Kau terus meneriakkan itu

Aku dengar, putri keduamu pergi dengan seorang pria

Apa itu yang kau sebut disiplin?

Dia juga bunuh diri karena pria itu, bukan?

Bukannya kau merawat putrinya?

Adikku punya kebiasaan buruk sejak kecil

Dia tak akan membiarkan siapa pun yang membuatnya takut

- Tolong hati-hati dengan dia, Pak - Halo!

Masuk ke sekolah kami hanya diberikan kepada siswa, guru, dan orang tua

Bukan untuk preman sepertimu yang menyamar sebagai politisi

Aku menang, Bibi kalah

Kau imp!

Kakek!

Kakek!

Kalian mau apa?

Kalau kau ikut campur dalam masalah yang tak perlu...

Aku akan memenggal kepalamu lain kali

Aku mengatakan ini bukan sebagai DIG,

tapi karena persahabatan kita

Cabut laporan kasusnya

Sudah 10 tahun aku mengamati MLA itu...

Dia orang gila

Jangan libatkan keluargamu dalam masalah ini

Kau juga sudah menemuiku selama 25 tahun terakhir

Menurutmu aku akan membiarkan dia?

Sudah kusampaikan dengan baik Sisanya terserah kau

Aku akan memberimu perlindungan polisi 24 jam mulai besok

Hati-hati!

Menurutku dia tak akan berhenti begitu saja, paman

Apa lagi yang kau harapkan dariku?

Apa aku harus sujud ke dia?

Aku bisa berjuang sendiri

Tapi Dewa selalu berpihak padaku

- Ibu? - Ya, anakku

Nyawa Baby Vaishnavi dalam bahaya

Tolong beritahu Maharaaj tentang hal ini segera

- Kenapa kau begitu tegang, Pak? - Bagaimana lagi?

Yang di belakang bukan tahanan biasa

Dia punya banyak musuh sampai intelijen

menyarankan dipindahkan ke penjara Tihar

Lalu, kenapa kau takut, Pak?

Aku takut jika ada yang menyerangnya,

kita akan kena masalah

Tolong biarkan aku!

Lakukan yang kalian inginkan

Tolong biarkan kami

Hentikan!

Pak Inspektur...

Salam, Maharaaj!

Musuhku lebih sedikit

Lebih banyak fans yang rela mengorbankan nyawanya untukku

Kereta akan berangkat sejam lagi, Maharaaj

- Berhenti, Berhenti - Sudah kubilang, Maharaaj

DIG sudah mempersiapkan perlindungan dari pihak kepolisian

- Hei, Govind, siapa calon baru ini? - Kau juga melakukan interogasi

Oke, silakan!

Hei, Govind, siapa calon baru ini?

Dia sopir baru, Pak

Siapa namamu?

- Nanaji. - Baiklah! Turun dulu buat cek

- Silakan lanjutkan pengecekan, Pak - Polisi, lanjutkan pengecekannya

Dia selalu ingin menggigit lebih dari yang bisa dikunyahnya

Hei, keluarlah!

2 tahun yang lalu, aku mengalami kecelakaan

Mereka memasukkan tiang penyangga

Dalam kecelakaan yang sama, aku mengalami cedera punggung

Mereka menanamkan pelat

- Peluru .. - Peluru?

Maksudnya, dia menghantam peluru dengan kecepatan penuh

dan berakhir dengan baut

Kau manusia biasa atau Iron Man?

Bagaimana dengan pabrik baja di dalam tubuhmu?

Boleh kami pergi?

Orang yang masuk ke dalam rumah harus izin dulu ke Ibu SI

- Babji! Panggil Bu SI - Masukan semangka itu

Bu, Babji melapor

Tolong datang ke gerbang utama, Bu

Bu, dia sopir baru Namanya Nana

Kau tak tampak seperti sopir

Hei, kau lihat apa?

Aku menanyakanmu! Kau lihat apa?

Kau lupa mengaktifkan kunci pengaman

Anak-anak pasti berkeliaran di dalam rumah

Kita harus berhati-hati, Bu

Apa kau menasihatinya? Bu, bawa dia keluar dengan revolver itu

- Ini bukan revolver, tapi pistol - Keduanya sama saja

- Keduanya tak sama? - Revolver punya 6 peluru

Pistol punya 8 peluru

Boleh aku pergi sekarang, Bu?

Oke

Dia menarik

Govind bilang kau teman dekat

Tapi kami tak bisa langsung menunjukmu sebagai sopir

Kau harus membuat putri kami terkesan

- Vaishnavi, sayang! - Aku datang, nenek

Krishnamurthy, kau sudah mengambil obatmu?

- Belum, sayang - Apa ini, Radhamma?

- Kau seharusnya mengingatkannya kan? - Aku lupa, sayang

Ada begitu banyak orang di rumah ini

Tapi aku harus mengingatkan semuanya

Selain belajar juga

- Hei, Govind - Ya, sayang

- Dia sopir yang kau bicarakan? - Itu dia, sayang

- Siapa namanya? - Nanaji

Apa aku harus menghormatimu karena kau menambahkan “Ji” di belakang namamu?

Aku tak mau

Aku akan memanggilmu “sopir”

- Aku akan menjawab panggilanmu - Jangan berlagak sok pintar

Aku punya pertanyaan sulit untukmu Bisa jawab?

Tentu, sayang

Ada sopir truk yang melaju ke arahmu...

Tapi, tak ada tempat untuk lewat

Lalu apa yang akan kau lakukan?

Aku akan minggir untuk truk,

tapi kenapa harus untuk sopirnya saja?

Astaga! Di kelasku tak ada yang bisa menjawabnya, kakek

- Bagaimana kau tahu? - Aku pernah jadi sopir truk

- Begitulah aku tahu - Baiklah

Kau akan diuji di depan Ikuti aku

Tolong pakai sabuk pengaman

Aku bukan tipe orang yang suka mendengarkan orang lain

Bisa kulakukan sesukaku Nyalakan mobilnya!

Halo? Bisa nyalakan mobilnya?

Dah nyala!

Bukan hanya senjatanya

Kau juga perlu belajar tentang persneling

Pak!

Dia mendatangi kita!

Berhenti, aku mohon!

Sopir, kanan! Kanan!

- Sopir, kiri! Kiri! - Dia pasti akan menabrak kita

Berhenti, Bang!

Kami percaya kau bisa menyetir mobil Maaf telah mengejekmu!

Tolong hentikan, Bang!

Lebih cepat! Lebih cepat!

Pak, pak, pak, dia akan membuatku jatuh Tolong hentikan dia!

- Tamatlah riwayatmu, Teddy bear! - Tolong hentikan, Pak!

Aku tak menyuruhmu mengerem. Kenapa kau rem?

Karena ada tanaman bunga di belakang kita

Mereka memiliki kehidupan, nak

Aku tak ingin menghilangkan nyawa dengan sengaja

Bocah itu terluka Lupakan pekerjaan ini

Kakek!

Dia terpilih

Chotu, ambilkan sausnya

Stephen, pikirkan lagi

Aku akan memberimu penawaran terbaik

Apa pun itu, kita selesaikan di sini

Memang itulah yang kuinginkan

- Berikan penawaran hargamu - Chotu, ambilkan sausnya

Berapa banyak? 1 kotak?

- 2 kotak? - Berapa kali aku harus minta saus?

3 kotak? Katakan padaku Katakan saja

Sebetulnya, 1 kotak sudah cukup

Mau saus?

Pak, ini Stephen Jai

Kemana saja kau, Stephen?

Aku sudah mencoba menghubungimu

Aku sudah menangkap Munna Singh

- Tapi saat menyeretnya masuk... - Dia merampas salah satu pistolmu?

- Kau tembak dia? Begitu? - Begitu?

Kau mengatakan ini seolah- olah kau telah melihatnya

Bukankah aku mengenalmu, Stephen?

Kau sudah menembak 40 orang karena kemarahanmu

Lupakan saja!

Aku serahkan kasus penting kepadamu

Kau harus tangkap Daaku dengan cara apa pun

Tapi kau tak bisa menembaknya Ini instruksi dari CM

Aku mau dia hidup-hidup

- Kau paham? - Halo...? Halo, Pak!

Aku tahu kau bisa mendengarku, Stephen

Maaf, Pak

Daaku, entah kau di bawah tanah atau bersembunyi di hutan mana pun...

Aku pasti akan menangkapmu

Hei, sampai masalah ini selesai...

jangan keluar dari wisma hutan

Berapa hari aku tinggal di hutan ini?

Aku sedang berusaha untuk membatalkan kasus itu

Butuh waktu lama

Kau tak menyayangiku

Cucu perempuan orang tua itu menjadi alasan untuk semua ini

Kelak akan kuseret dengan mobilku

Orang tua itu pasti gemetar saat mendengar tangisan kematiannya

Saat itulah dia akan mencabut kasus itu

Dia tak bisa mengendalikan dirinya

Siapa kau?

Michael Jackson

Kalau aku marah,

entah ke mana aku akan menembak

Cek dulu di mana kau menginjakkan kaki

Manohar Naidu, terdakwa dalam kasus perburuan satwa...

menyerah begitu saja kepada aparat hukum tanpa ada tekanan

Dia telah divonis hukuman kurungan yudisial selama beberapa hari

Sixer!

- Kau tak malu? - Kau tak mencintaiku

Siapa yang membuatnya menyerah?

Sebelum melarikan diri,

apa Daaku baru saja bertemu seseorang?

Pak, 2 hari sebelum melarikan diri,

ada wanita tua datang menemuinya

Sharada Gujjar, Alamat tak ditemukan

Kami tahu dia sudah menikah, Pak

Tapi istrinya tak pernah mengunjunginya

Di mana sel Daaku?

- Seni yang luar biasa! - Dia melakukannya sendiri, Pak

Dia sangat setia, Pak

Sempat bangun dini hari dan bermeditasi

Pak, suatu kali saat jam berkunjung...

Ya Dewa, dengan belas kasih-Mu...

semua keluarga di desa kami baik-baik saja

- Semua orang senang - Bagaimana kabar putriku, Vaishnavi?

Kabar dia baik

Ada yang melarikan diri dari penjara

entah demi kebebasan atau demi keluarga

Yang pasti, ini bukan kebebasan, Pak

6 bulan lalu, semua penjara merencanakan pelarian

Bahkan, mereka juga meledakkan tembok

Dia tak kabur atau membiarkan orang lain lolos dari penjara

Mendengar semua ini...

dia tak melarikan diri karena dia perlu

- Pasti ada yang membutuhkannya - Siapa orangnya, Pak?

Kita sendiri yang harus cari tahu

Ini aku, Pak!

- Makanan Dosa-nya asin - Kau sudah makan selusin

- Matikan keran dengan benar - Tapi hanya setetes saja

- Apa kau tak apa-apa jika kehilangan darah? - Maaf

Nenek, aku lapar

Kau persis mirip ibumu

Dia juga sering teriak kelaparan di tengah malam

- Bibi, bagaimana ibuku memanggilku? - Gudiya

- Bagaimana kau bisa tahu itu? - Akulah yang memberitahunya

Oke

- Bukannya dia mantan Menteri Inder Singh? - Iya, Pak

Karena ini kasus tindakan terhadap hewan...

tak mudah untuk memberi jaminan kepada adikmu, Pak

Jika sesuatu terjadi pada siswa sekolah...

dia pasti akan datang

Kau bilang ada acara tahunan di sekolah, kan?

Kapan?

Siapa kalian? Kalian sedang apa di mess sekolah?

Anak-anak dapat merasakan tikus-tikus

melompat-lompat di perut mereka setelah acara ini, kan?

Jadi kami datang untuk memasukkan racun tikus

- Hei, siapa kau? - Pengendali hama, Pak

Aku dengar rakun masuk ke dapur

Jadi aku ke sini untuk mengurus mereka

Shambhu! Hei, Shambhu!

Kehendak-Nya tak akan berubah

Ibu berasal dari Bombay

Jadi dia kurang menguasai bahasa Telugu

Tulang belakang anak buahmu patah, kan?

Maksudnya; “Dia tak akan pernah bangkit”

Nyawanya akan naik dalam 3 bulan

- Maksudnya... - Aku mengerti

Tulang belakangnya

Siapa yang akan menanggung tagihan semua orang?

Apa maksud dia?

Dia tanya siapa yang akan menanggung tagihan semua orang

Siapa lagi yang akan membayar?

Bosku yang akan menanggung semua tagihannya

Aku memberitahunya dengan cara mudah

Ada telepon dari MLA, Pak

- Untukku? - Ya, Pak, untukmu

- Siapa ini? - Bagaimana kabarmu, Babji?

Siapa Babji?

- Maaf, Srinu. - Siapa Srinu?

- Kau tak tahu namaku? - Kecuali orang-orang yang bertubuh tinggi...

Aku tak ingat nama-nama orang

Kau tahu dengan siapa kau bicara?

Trimurthulu MLA Trimurthulu

Kau pasti pernah mengatakannya!

Siapa kau?

Akulah yang membawa adikmu ke kantor polisi tempo hari

Akulah yang menghajar preman-premanmu hari ini

- Besok, kau... - Aku?

- Aku? - Tunggu! Biar kumasukkan koinnya

Akulah yang akan menguburmu

Jarak Jaga jarak

Jaga jarak dengan Krishnamurthy

Jaga jarak dengan keluarga dan sekolahnya

Kalau kau coba menakuti mereka dengan preman-premanmu lagi...

Kupotong tenggorokanmu hingga bersih seperti memotong kuku

Hati-hati!

Jangan teriak!

Jika dilakukan, maka akan menggonggong

Tapi kalau aku melakukannya...

Ada juga yang mendampinginya seperti Nandi di samping Dewa Siwa

Siapa dia?

Hei, cepatlah mencaritahu! Cari tahu siapa dia di pagi hari!

Paham?

Stephen Raj

Satgas khusus

Daaku!

Kau belum berkeringat sampai sekarang

Tapi kau juga mulai berkeringat,

begitu aku menceritakan pelarian Daaku

Aku tahu kau kehilangan jabatan menterimu karena Daaku

Jangan tunggu sampai kau mati

Ceritakan semua yang kau tahu tentang dia dan gengnya

Bukan geng

Tapi orang gila

Siapa saja nama mereka?

Maan Singh

Gangaram

Jhansi

Dan ada satu lagi...

Paling berbahaya Juga, tangan kanannya

Namanya...

Govind Gujjar

Govind Gujjar? Sharada Gujja

- Dari mana Govind Gujjar berasal? - Sonpur

Sonpur...

Tak peduli kalau kau berada di penjara,

kau tetap bisa menyeruput tulang

Kau tak tahu malu?

Katakan padaku sekarang Siapa yang memaksamu menyerah?

Michael Jackson

Ada apa antara kau dan obsesi Michael Jackson?

- Kau tak mencintaiku - Mulai lagi!

Aku sangat stres memikirkan cara memulihkan

perkebunan teh yang telah disita oleh pemerintah

Pak, ada telpon dari Shimla

- Chota Sarkar - Kenapa adikmu dipenjara?

Berkenaan dengan kasus kecil, Chota Sarkar

- Dia akan bebas 2 hari lagi - Diam!

Kami telah menyerahkan bisnis senilai crores padamu

Kenapa kau ikut campur dalam bisnis yang konyol?

Bukan daun teh yang tumbuh di perkebunan itu

Kau lupa itu kokain?

Karena kau bodoh, barang-barang berharga senilai 300 crore tertinggal di perkebunan itu

Kau beruntung karena tak ada yang tahu ada kokain di sana

Kapalnya akan segera berangkat menuju Meksiko

Semua agen mengirim barang dagangan mereka

Kapan kami akan menerimanya?

Akan dikirim, Sarkar Percayalah

Jika belum kirim, kau tahu betul tentang Chacha

Dalam waktu 4 hari...

Dalam waktu 2 hari...

Barang harus dipanen dan sampai ke tangan kami

Jika belum dikirim, kami akan datang langsung ke sana dan mulai...

memotong!

- Berikan aku 2 burung itu - Oke, Pak

Terbanglah, terbanglah!

Kenapa kau lepas, nak?

Mungkin aku tak punya orang tua Tapi burung-burung punya, kan?

Jika dibebaskan, apa mereka tak bisa kembali ke orang tua mereka?

- Berapa harga semua burungnya? - 500, Pak

Pulanglah!

Temuilah orang tua kalian!

Terbang! Terbang!

Sopir! Sopir!

Sopir! Sopir!

- Lepaskan aku! - Diam!

Meskipun kau berteriak, tak akan ada yang datang menolongmu

Cepetan!

- Sopir! - Diam!

Sopir!

Nanaji!

Nanaji!

Nanaji!

Nanaji!

Nanaji!

Nanaji, dialah yang menarik kalung Ibu dari leherku tempo hari

Pasang sabuk pengaman!

Ini benar-benar petualangan luar biasa dalam hidupku

Hei, Vyshu, mobilnya rusak

Aku takut kita akan bermalam di sini

Tapi bagaimana kau bisa berteriak kegirangan?

Bagaimana kalau harimau atau beruang datang ke sini?

Biarkan mereka datang Raja hutan ada di sini

Satu pukulan di wajah dan mereka akan mundur

Tanganmu berdarah

- Tak apa, nak - Apa yang tak apa?

Bukan cuma aku, kau juga harus menjaga dirimu sendiri, Nanaji

Bagaimana kalau aku tak memperhatikan ini?

Kalau aku merawatmu, kau juga akan merawatku, sayang

Nanaji...

Aku ngantuk

Boleh aku tidur dekatmu?

- Hei, Busabba - Bang?

Di mana Mahankali itu?

Cari tahu ke mana pria itu membawa bocah itu

Dia tak akan kembali

Tak perlu mencari

Aku yang bunuh dia

Kau siapa?

Aku memperingatkanmu untuk tak ganggu bocah itu atau keluarganya

Tapi kau tak mendengarkan

Jadi, kau yang memperingatkanku tempo hari?

Kau lolos karena kau tak datang di depanku

Tapi sekarang kau ada di sini

David! Mallesh!

Di mana kalian?

Dia benar-benar membunuh mereka, Pak

Jangan takut

Aku telah mengirim semua orang dengan damai

Orang-orang biasanya menerima gelar master di bidang pendidikan

Aku dapat dalam membunuh

Aku dapat gelar master dalam pembunuhan

Kau mau apa?

Pelaku yang menanam kokain dengan kedok perkebunan teh...

dan memanfaatkanmu untuk melakukan kejahatan, harus diungkap

Aku mau dia

Telepon dia!

Aku akan langsung menyelesaikannya

Apa?

Kau memerintahkan untuk berperang?

Berperang?

Jangan sebut perang jika seekor singa menyerang rubah

Ini namanya...

Pemburuan!

Pak, mereka sudah sampai

- Anakku! - Kakek!

Kau baik-baik saja?

Jangan khawatir

Dia baik-baik saja

Terima kasih banyak, Bu

Jangan berterima kasih padaku

Terima kasih pada Nanaji

Kami berhutang budi padamu

Aku percaya Dewa sendiri yang mengutusmu ke rumahku

Kau sudah menyelamatkan nyawa keluarga kami

Aku hanya...

Terima kasih

Terima kasih

- Nanaji - Pak!

Ada polisi yang mencarimu

Aku menyuruh mereka duduk di dalam

Kakak ipar!

Apa ini?

Kakakmu sedang menunggumu di rumah

Entah dimana keberadaanmu...

Aku sudah bertemu dengan semua temanmu

Pak Patnaik bilang dia tak tahu

Kau juga belum memberitahu adik Murugan, kan?

Akhirnya...

saat aku bertanya pada Sharada Gujjar...

dia menyuruhku ke sini

Stephen Raj Satgas (Satuan Tugas) Khusus

Aku ingin mencekik lehermu saat aku menemukanmu

Aku tak ingin membuka sisi burukmu di depan keluarga ini

Masuklah ke jip diam-diam!

Paling tak kau beritahu dia, Pak

Dokter bilang istriku akan melahirkan dua hari lagi

Sebagai calon paman dari pihak ibu...

Mana mungkin dia tak bisa berada di sisinya?

Saat inilah saudara harus berdiri bersama

- Nantinya mentalnya akan tetap kuat - Benar sekali, Pak

Bisa kita pergi, kakak ipar?

Aku ada urusan yang belum selesai di sini

Aku akan menyerahkan diri begitu aku selesai di sini

Aku memberimu bantuan dengan tak membuka jati dirimu pada orang-orang ini

Jangan berharap lebih dariku

Bisa kita pergi?

- Nanaji! - Vyshu! Tunggu, Vyshu!

Nanaji, jangan pergi!

- Vyshu! - Nanaji

Namaku Bablu Singh

Bablu Singh Thakur

Yang aku tanam di perkebunan tehmu melalui MLA Trimurthulu...

itu bukan teh, Pak

Kokain!

Kokain kualitas tertinggi yang tak tersedia di India ...

tumbuh di perkebunanmu

Bermitralah denganku, Pak

Aku akan memberimu 25 crore dalam satu tahun

Sejauh ini, aku mengira bahwa MLA sangat kuat...

Ternyata dia takut padamu

Karena itu aku datang untuk bekerja sama denganmu

Bergabunglah Ayo

Kau sedang mempertimbangkan tawaranku?

Ini perintah Thakur

Tak ada pilihan lain selain menerima, tak ada pilihan lain

Siapapun yang menolak...

tak akan selamat

Paham, teman?

Keluar!

- Berhenti! - Chota Thakur!

Kenapa kau bilang pada Krishnamurthy...

tentang kokain yang kita kembangkan?

Galwant Singh Chacha mengajariku satu hal

Entah membeli...

atau membunuh

Aku ingin membelinya, tapi dia tak mau

Karena itu kokain dibiarkan di dalam tanaman...

dan tenggorokan keluarga Krishnamurthy

Bakal dipotong pada saat yang sama

Sewa tanah ini atas namaku

Jika banyak orang mati, karir politikku akan berakhir

Kenapa kau tertawa?

Balwanth Singh Chacha mengatakan itu

Siapapun yang melawan Thakur, pantas untuk mati

Barang-barang harus dimuat dalam waktu 30 menit

Hei, Venkatesh! Ayo kita minum teh! Ayo!

Venkatesh!

- Ada apa? Apa yang terjadi? - Mereka mengepung kita dengan senjata

Bahkan sambungan telepon rusak

Jangan takut!

Kami adalah tentara Maharaaj

Bibi!

Pergi, Vaishu! Pergi!

- Aku takut, bibi! - Pergilah, Vaishu!

- Lepaskan daaku itu - Apa maksudmu, Pak?

Anak buah Daaku menyekap aku

dan keluargaku dengan todongan senjata

Lepaskan dia

Salam, Maharaaj

Salam, Maharaaj

Pak, aku tak ada urusan dengan ini

Tolong lepaskan aku Ternyata kau, Pak

Masak di tengah-tengah kekerasan ini?

Bagaimana, nak?

Enak!

Jika sesuatu terjadi padaku, 100 orang menunggu di kebun teh

Mereka akan datang kemari untuk menyerangmu, Paham?

Buang-buang waktu!

Aku akan pergi ke sana sendiri

Chota Thakur, ada yang membakar barang-barang kita dan mereka

Nyalakan mobilnya!

Ayo mulai permainannya!

Daaku Maharaaj!

Daaku!

Masih ingat aku?

Tidak?

Thakur

Bablu Singh Thakur

Bunuh bajingan itu!

- Katakan padaku - Aku bawa hadiah besar untukmu, Chacha

Hadiah apa?

Daaku

Daaku Maharaaj

Aku membawakanmu nyawa Daaku

Kenapa dia ada di sana?

Bukannya di penjara Bhopal...

- malah muncul di hadapanku karena takdir - Kau lihat dia mati?

Kau dengar jantungnya berhenti berdetak?

Akan selesai, Chacha

Dalam 10 menit

Aku akan membunuhnya

Tak semudah yang kau pikirkan, Bablu

Pedang saja tak akan membunuhnya

Kau perlu keberanian untuk melakukannya

Tentara saja tak cukup

Yang kau perlukan adalah strategi

Bukan kau...

Seharusnya aku yang menghadapinya

Daaku...

Sampai jumpa lagi

Pak Stephen

Kami mengeluarkan peluru dari dadanya

dan merawatnya karena beberapa luka

- Dia akan segera sadar - Tak mungkin

Sampai kami memindahkannya ke Bhopal...

terus dia di bawah anestesi

Nyawanya akan terancam jika overdosis

Aku tak bisa ambil risiko itu

Dia mengalami 16 tusukan pisau

Dan luka tembak

Tapi dia tetap berdiri tegak

dan membacok banyak orang

Berarti dia bukan manusia...

tapi binatang buas

Lakukan yang kuperintahkan!

Govind...

Nanaji akan baik-baik saja, kan?

Dia akan baik-baik saja, sayang

Siapa kalian semua?

Ada hubungan apa antara rumah ini dan dia?

Untuk menyelamatkan keluarga kami...

kenapa dia mempertaruhkan nyawanya?

Mungkin kau pernah dengar

dan baca tentang banyak perang dalam sejarah

Tapi...

Perang untuk air

Kau pernah dengar yang seperti ini sebelumnya, Pak?

Tanah kami mengering tanpa air irigasi

tenggorokan kami kering tanpa minum air...

Hidup kami habis melakukan perjalanan bermil-mil untuk mencarinya

Tanah kami merupakan tempat tinggal manusia, ternak ...

dan bayi-bayi seperti burung- burung karena kehausan

Desa kami adalah Bhajrangpur

Selain itu, ratusan desa di sekitarnya

juga berjuang mati-matian untuk mendapatkan air

Kami menunggu seminggu penuh hanya untuk satu hari

Airnya datang!

Agar pot kami terisi dan tenggorokan kami kembali segar...

yang kami butuhkan hanya satu koin

Hei, ngantri!

Demi satu koin yang membuat kami tetap hidup...

kami menjadi budak di tambang marmer

yang dikuasai oleh Thakur dari Chambal

Marmer yang kami gali dari tambang itu termasuk yang paling berharga di dunia

Marmer bernilai crores diekspor ke banyak negara oleh Takur

Keluarga Thakur terdiri dari tiga bersaudara

Dia yakin setiap wanita yang dia lihat pantas tidur di ranjangnya

adalah Prithviraj Singh Thakur

Yang tertua

Pak, tidak, Pak Tolong jangan ganggu dia!

Pak!

Mabuk karena arak, memperlakukan orang seperti binatang

Yashwant Singh Thakur, yang kedua

Hei, tak ada koin untukmu minggu ini Minggir!

Ini tak adil, Pak

Koin akan diberikan bagi mereka

yang bekerja selama 6 hari penuh

Ini perintah Thakur

- Ini tak adil, Pak - Ayah! Ayah!

Kau baik-baik saja, Ayah?

Adilkah menahan gaji kami jika kami melewatkan satu hari saja?

Mana mungkin kau tak beri koin itu? Kau harus memberikannya!

Aku akan sujud padamu, Pak Tolong lepaskan dia, Pak

Kita selesaikan kesepakatan ini segera setelah Balwant tiba

Yang termuda dari ketiganya,

tapi lebih kejam dari saudara-saudaranya

Balwant Singh Thakur!

Kau mau air?

Ya, Pak

Samba!

Beri dia 2 panci air

Tanpa kehilangan setetes pun air...

Jika kau bisa melewati belokan itu dalam waktu satu menit...

Selama sebulan penuh...

semua warga desamu akan diberi air gratis tanpa harus bekerja

Tapi jika setetes air menyentuh tanah...

Lari!

Pak!

- Anakku! - Kashi!

Abang!

Abang!

Kashi!

Tertimpa batu dan kaki-kaki para Thakur...

kami belajar tentang Dewa yang memberi kuasa

untuk membebaskan kami dari perbudakan

Dia adalah Insinyur Sipil, Pak Seetharam

- Pak, biarkan kami bertemu, Pak Seetharam - Pergilah!

Kalian tak bisa bertemu Pak Seetharam tanpa temu janji

Pak, Pak, kami datang dari jauh

Kalian tak bisa menemuinya Pergilah!

Bapak datang! Minggir! Beri jalan! Minggir! Minggir!

Hei, tunggu! Tunggu!

Hentikan mobilnya, sopir

Hei, nak!!

Bahadur! Jangan!

- Pak! Pak! - Tolong dengarkan kami sekali saja

Pak, kami datang jauh-jauh untuk menemuimu

Katakan padaku Kalian butuh apa?

Untuk mengolah tanah kami...

untuk mempertahankan hidup kami...

kami butuh air, Pak

Kami membaca di koran bahwa...

kau bilang tak boleh ada orang di negara ini menderita karena kekurangan air, Pak

Tolong datang, Pak

Tolong bawakan air ke desa kami, Pak

Di mana desamu?

Berhenti! Berhenti!

Kurasa kita harus balik Mundurkan mobilnya

Truk-truk itu milik tambang Balwanth Singh

- Siapa patung tanpa kepala ini? - Namanya Maharaaj

Dia dulu perampok di daerah ini, Bu

Dia berjuang demi rakyat di sini

dan menjadi martir di tangan orang-orang Takur

Kami membuat patung ini untuk mengenangnya

Tapi mereka menghancurkan kepalanya

Halo, ayah!

Kau sudah memberitahu keluargamu kalau kau hamil?

Mereka menutup telepon setelah mendengarkan suaraku

Mereka akan berubah setelah bayi lahir Jangan khawatir

Ada sungai besar di dekatnya,

kenapa airnya tak sampai ke desa-desa itu?

Ya, nak?

Ini untukmu, Pak

Bagus banget, nak

Aku akan menjadi insinyur sepertimu

dan membawa air ke desa- desa seperti desa kami

Kau pasti bisa, nak

Aku butuh pembaruan

Beritahu saja dia...

- Salam, Pak Seetharam - Salam, Bu

Aku sudah mendengar banyak hal tentangmu

Selamat datang di Chambal

Silakan duduk

Bu, ini daerah hulu dari air sungai Chambal yang mengalir ke desa-desa ini

Air harus melewati kanal anak sungai...

Bangunlah bendungan di sini

dan alihkan air yang ditampung ke area ini...

kami akan mengairi sekitar satu lakh hektar

- Apa ini benar-benar mungkin? - 100%, Bu

Setelah memperhitungkan semua pengamatan yang ada,

kami menyimpulkan hal ini

Tapi, ada masalah, Bu

Masalah apa?

Lokasi yang cocok untuk membangun bendungan ini

berada di mana Balwanth Thakur dan saudara-saudaranya mengoperasikan tambang mereka

Itu pun, penambangan di lahan yang dirambah

Jika kau bisa mengambil tindakan...

tutup tambang-tambangnya dan berikan lahan tersebut kepada kami,

kami akan mulai pembangunan bendungan

Aku akan menyelidiki masalah ini

- Terima kasih, Bu - Terima kasih

Thakur yang tahu tentang pertemuan para insinyur dengan sang kolektor...

memanggilnya ke istana mereka

Jadi apa maksudmu?

Jika kami menutup tambang marmer kami,

apa mereka akan mendapatkan air?

Ada 2 insinyur yang mendatangi tempat ini sebelum kau

Kami bayar 1 crore rupee untuk orang yang baru saja bertanya

Yang kedua juga melakukan penyelidikan

Jadi kami memberinya 2 crore

Mau penawaran yang lebih baik?

Aku akan bayar 5 crores

Buatkan kami kamar mandi dan pergilah

Bagaimana tawarannya, Insinyur?

Insinyur adalah orang yang menurunkan Gangga dari langit

Jadi...

seberapa sulit untuk meruntuhkan kesombongan para Thakur?

Akan lebih baik bagimu jika kau bekerja sama

Karena masalahnya sudah sampai ke kolektor

Baiklah!

Bawakan teh buat tamunya

Kolektor yang kau ajukan keluhan...

adalah istriku

Kalau seorang kolektor sendiri yang menyajikan teh di rumahku...

bagaimana Insinyur sepertimu seharusnya melakukan?

Lakukan yang diperintahkan dan terima yang ditawarkan

Kalau tidak, kami yang akan membangun kuburanmu

Kau mengharapkan aku seorang insinyur

yang mendengarkanmu dan pergi dengan tawaranmu?

Kalau ada orang bodoh yang menghalang-halangiku...

Garis bawahi!

Kalau ada orang bodoh yang menghalang-halangiku...

akan kuhancurkan dia sampai rata dengan tanah

Kalau mereka menghalangi kami menambang,

kami akan meledakkan bukit-bukit dengan bom

Jangan macam-macam denganku!

Kau pernah dengar tentang Rayalaseema?

Itu wilayahku!

Kau dan saudaramu mungkin akan melihat bom dan senjata sekarang

Aku pernah melihat mereka saat sekolah dasar

Hei, Insinyur!

Kau tahu apa yang paling aku sukai?

Berburu!

Keseruanku terletak pada berburu singa

yang menerkamku dengan rasa lapar dan marah

Singa??

Mungkin kau pernah berburu singa

yang sedang lapar atau marah

Tapi jangan coba-coba menyerang binatang buas di dalam diriku!

Bisa saja kau mengalami serangan jantung

Jangan main-main dengan singa di dalam diriku!

Bu Kolektor...

Hidup bersamanya sebagai istri tidaklah salah

Tapi jangan sampai kekuasaan yang diberikan kepadamu...

sebagai petugas IAS untuk melayani masyarakat

akan sia-sia jika berada di sisinya

Seetharam sadar kalau masalah ini tak akan bisa diselesaikan oleh kolektor

Dia pergi menemui Menteri Irigasi di Bhopal

Pak...

Kami belum bisa menentukan jadwal pertemuan dengan Menteri hari ini

Dia sibuk banget

Datang lagi besok

Maaf, Pak

Hari ini, Menteri sibuk banget

Berikan nomor teleponmu

Aku akan membuat janji dan menghubungimu

Menteri akan tiba dalam 10 menit Rapat sudah siap

Pak, sudah kubilang aku akan menghubungimu

Kenapa kau datang ke sini?

Aku datang kemari karena kau tak menghubungiku

Hari ini, Menteri sibuk banget

Hei, Raju, nyalakan mobilnya

Menteri sedang mandi

Dia harus menghadiri rapat kabinet

Hei, Shukla, tak ada air Apa yang terjadi?

Pak, aku mohon padamu Tolong lepaskan aku

Biarkan airnya mengalir

Kalau tidak, aku akan kehilangan pekerjaanku

Banyak orang meninggal karena air yang sama

Pak, aku akan atur rapat

Kau panik saat persediaan air terhenti selama 2 menit

Tapi masyarakat di wilayah itu berjuang

untuk mendapatkan air selama beberapa dekade

Untuk air minum...

mereka bekerja setiap sebagai budak selama 12 jam di tambang

Untuk memuaskan dahaga mereka dan kembali bertani...

Tambang Thakur harus ditutup

Bendungan harus dibangun di sana

Keputusan ada di tanganmu, Pak

Aku paham rasa sakit mereka

Mampukah warga di sana melawan Thakur?

Mereka bisa, Pak

Karena itu kami meminta tanda tangan untuk persetujuan dari setiap orang di sana

Govind!

Salam, Pak!

Kalau ini belum cukup, aku bisa minta petisi ditandatangani oleh lebih banyak orang

Ini sudah lebih dari cukup

Lakukanlah tugasmu

Aku harus melakukan tugasku, bukan begitu?

Kenapa belum tidur?

Pak Insinyur mengajak ayah ke Bhopal, kan?

Aku menunggu mereka kembali

Aku akan tidur setelah mereka sampai di sini

Sepertinya mereka sudah datang, Bu

Saatnya berburu!

Putriku! Payal!

Putriku! Payal!

Pembantaian yang terjadi akan terlihat seperti ini...

Mereka yang melihatnya...

masyarakat yang tinggal di 50 provinsi di sekitarnya...

harus gemetar ketakutan saat terbesit dalam pikirannya untuk melaporkan Thakur

Bakar semua desa ini!

Putriku!

Anakku...

Anakku..?

Pak...

Putriku!

Nak Payal!

Thakur dan abang-abangnya datang dan...

Payal!

- Aku haus - Ambilkan air!

Kau akan baik-baik saja, nak

- Aku haus - Kau akan minum air, nak

Payal!

Sayang, tolong bangun, sayangku Bangun, sayangku...

Tolong datang, Pak

Tolong bawakan air ke desa kami, Pak

Hei, Insinyur!

Bagi mereka yang terbiasa merasa takut...

kau mengajarkan mereka keberanian

Dengan membunuhmu sekarang...

kami akan mengembalikan rasa takut mereka

Ini perintah Pak Balwanth

Ram! Ram!

Maharaaj!

Saat itu, kami melihat Dewa desa kami, Maharaaj, dalam diri sang Insinyur

Hei, Balwanth!

Hei, Balwanth! Keluar kau bangsat!

Keluarlah!

Di mana kau bersembunyi?

Keluarlah! Keluarlah!

Jangan sakiti wanita dan anak-anak

Di mana suamimu? Di mana dia? Di mana dia?

Di mana dia!?

Pak!

Aku sudah mencari di seluruh istana

Balwanth Singh dan saudaranya tak ada di sini

Gendong dia

Pak Seetharam, tolong tunggu

Pak Seetharam...

Tolong hentikan, Pak Seetharam

Pak Seetharam!

Kau tahu apa yang kau lakukan?

Kau tahu apa yang suamimu dan saudara-saudaranya lakukan?

Mereka membunuh satu desa karena minta air

Aku berharap pendidikanku akan berguna bagi mereka

Mereka minta tolong, tapi mereka telah membunuh mereka

Mereka tak mengampuni anak kecil

Gadis setinggi ini...

dia ingin menjadi insinyur sepertiku

Dia terus mengatakan akan membantu menyediakan air

untuk banyak desa seperti desa kami

Pada akhirnya...

dia mati di tangan ini, haus akan air

- Air - What?

Air

Kau tahu yang dia lakukan pada gadis yang meminta air?

Air

Aku haus

Aku haus

- Minumlah! - Aku haus

Airnya Thakur!

Air

Aku memuaskan dahagamu

Pekerjaan dilakukan di sini jika senjata digunakan

Aku sadar perubahan terjadi jika senjatamu diisi dengan peluru

Sampai bendungan dibangun, aku tak akan membiarkan satu pun batu marmer keluar

Beritahu Balwanth untuk menghitung mundur kematiannya

Insinyur bangsa yang terhormat ini...

akan membongkar rezim Thakur yang menindas...

meninggalkan profesinya dan memilih jalan sebagai pendekar

Balwanth Singh Thakur sangat marah atas kematian abangnya

Beritahu aku

Dia mulai mencari Seetharam seperti anjing pemburu

Seperti yang Pak Seetharam minta,

granat tangan dan pisau berburu ada di sana

Tolong sampaikan salamku padanya

Di mana Seetharam?

Pak Seetharam membangun bendungan besar untuk Punjab

Ada banyak pisau di dalamnya Sampaikan salamku padanya

Sampaikan rasa terima kasihku

Salam Bunda Dewi!

Dengan tetap berpegang teguh pada janjinya,

ia menghentikan bisnis marmer Thakur

Dia tak membiarkan satu batu pun melintasi tambang

Keluarga Thakur percaya akan eksistensi mereka

yang dipertaruhkan dengan keberadaan Maharaaj

Suatu ketika, mereka menemukan sang Ratu

Mari, Ratu

Mereka para fans setia suamimu

yang siap mengorbankan nyawa mereka

Meski mereka dipukuli seperti binatang...

mereka tak memberitahukan di mana Daaku berada

Kenapa mereka lebih peduli dengan suamimu daripada keluarga mereka?

Mereka akhirnya mungkin akan mengungkapkannya

jika sesuatu terjadi pada anaknya

Hei, Samba!

Kita lihat janinnya laki- laki atau perempuan

Lepaskan tanganmu darinya!

Diam, nak

Luar biasa!

Kalau aku tahu kau punya anak perempuan...

Aku akan memilih dia hari itu daripada kau

- Pak, jangan - Bawa dia ke tenda!

Pak, jangan

Pak Thakur!

Pak, jangan

Pak Thakur!

Ibu! Ibu

Hei, Thakur!

Jangan ganggu dia! Akan kuberitahu di mana suamiku

Gyanpur...

Shaukatpur, Bhajrangpur,

Dhanuri ghat...

Dhanuri ghat...

- Pak... - Apa?

Dia menunjuk ke lokasi kita, Pak

Pak, ada badai pasir

Pak!

Kalian tak mengerti?

Bahkan bayiku menendang- nendang untuk mengatakannya...

ayahnya akan melewati badai pasir itu

Kok bisa ya kau percaya kalau kau bisa menangkap istri Maharaaj

dengan begitu mudahnya di dalam bus?

Ini rencana suamiku untuk mengetahui di mana kau menyembunyikan warga kota yang diculik

Ini cuma jebakan!

- Raja bagi orang miskin! - Raja bagi orang miskin!

- Musuhnya Thakur! - Musuhnya Thakur!

- Dewa Chambal! - Dewa Chambal!

Bunuh dia!

Kau juga berteriak melihatku, bukan?

Lihatlah!

Kau sudah menyiksa banyak wanita

Sekarang perhatikan bagaimana seorang gadis menghajarmu sampai babak belur

Chandrika!

Dia menyakiti ibumu Buat dia menangis!

- Bunuh dia - Jangan!

Bunuh dia!

Bunuh dia!

Kalau terjadi sesuatu padaku,

adikku Balwant Singh akan memburumu

Peringatan diberikan oleh pembunuh, bukan korban!

Jangan khawatir!

Aku juga akan mengirim Balwant untuk menemui penciptanya segera

Dengar baik-baik, semua!

Pemerintah mengumumkan hadiah 1 lakh rupee

bagi mereka yang memberikan informasi mengenai Daku dan pendukungnya

Kalau kalian tahu tentang mereka dan merahasiakan informasi...

Mereka mengumumkan hadiah 1 lakh rupee untuk mendapatkan informasi Daaku...

Perayaan ini seharusnya dilakukan di rumah bersama keluargamu

Justru hal itu terjadi di sini, di tengah-tengah senjata dan perang

Kau tak sedih, Kaveri?

Daripada merayakan dengan keluargaku

yang memperlakukan kita sebagai orang asing...

Aku senang hal ini terjadi dengan orang-orang yang mempercayai kita

Selain itu, bayi ini harus tahu...

betapa hebatnya tujuan ayahnya

Nandini!

Ajak dia ke dalam

Katakan!

Lebih baik kita menghentikan penambangan sementara waktu

Kenapa kita harus hentikan?

Daaku sudah mendekati truk kita

Tak lama lagi dia akan sampai di tambang

Aku punya informasi yang bisa bantu kita menangkap Daaku

Pak, pak, pak!

Kenapa buru-buru?

Kau membuat prasadam itu masuk ke mataku,

bukan ke mulutku

- Ada apa? - Bablu Singh Thakur ada di sini, Pak

Semuanya, cari dengan hati-hati

Kemarilah

Kenapa kau menyuruh kami untuk segera datang?

Katanya istri Daaku telah datang ke kuil

Dia sedang hamil 8 bulan

Cari wanita hamil di tempat ini!

Pak, ada wanita hamil di sini

Ngapain kau disini, Sukanya?

Kau kenal dengan istri Daaku?

Lepaskan tanganmu Dia istri keduaku

Lihat di sana! Ada wanita hamil lainnya

- Dia istri keduaku, Pak - Benarkah?

Bibi, kau lihat wanita hamil 8 bulan di sini?

Aku lihat dia

Ke mana?

Apa dia ke arah situ?

Ya, ke arah situ

Kenapa kau bohong kalau aku ada di sini?

Aku datang kemari untuk menemuimu

Aku yang memastikan kau berakhir di kota ini

Kau membawa kami ke sini?

Sebagai kolektor, aku ingin memahami dan menyelesaikan masalah air di sini

Aku membawa beberapa insinyur untuk membantuku

Tapi, semuanya, dijual dengan uang suamiku

Saat itulah aku baca tentang Insinyur Seetharam di koran

Aku belajar tentang kejujuran dan ketulusannya

Aku tahu hanya dia yang bisa bantu mengembangkan daerah ini

Jadi, aku memastikan masyarakat Bhajrangpur tahu tentang dia

Aku merasa bersalah karena hidup kalian menjadi seperti ini karena aku

Aku menganggap dia sebagai abang

Aku ingin minta maaf padanya

Aku kemari untuk membagikan informasi

yang berguna dalam perjuanganmu

Apa itu?

Sampai jumpa

Kau membuat masalah dengan keluargamu sendiri

- Kau akan baik-baik saja? - Abang akan menjagaku

Kau tak bisa menangkap istri Daaku

Jangan khawatir, Pak

Aku berpikir keras dan menemukan rencana yang brilian

Katakan, apa rencananya?

Bandit!

Kau ketakutan, Pak?

Sebenarnya mereka polisi dengan kostum bandit

Guys, kalian bisa pergi

Apa rencanamu dengan kostum-kostum ini?

Kami akan membawa mereka dengan kostum bandit kepada penduduk kota

Habis itu?

Kami akan ancam membunuh mereka

kalau mereka tak mengungkapkan keberadaan Daaku

- Lalu? - Mereka akan mengungkap keberadaannya

Bagaimana rencananya, Pak?

Rencana bodohmu akan gagal

Polisi, bawa lampionnya!

Rencana yang bagus, tapi ada masalah kecil, Pak

Apa masalahnya?

Tak masalah jika polisi berpakaian bandit menangkap Maharaaj

Tapi kalau Maharaaj sendiri yang datang dengan pakaian yang sama...

Kau bisa mengenalinya?

- Aku bisa mengenalinya dari jauh - Kalau begitu, kenali dia sekarang!

Apa yang kalian tunggu? Bunuh mereka!

Tunggu, tunggu! Letakaan senjata kalian

Lehermu tergantung pada belas kasihan dia, Pak

Kalau dia menariknya, kita semua akan mati

- Apa maumu? Jawab aku - Aku menginginkanmu

Aku Inder Singh, Menteri Irigasi Madhya Pradesh

Tambang marmer hanya bagian luarnya saja

Dengan penyamaran ini, aku bekerja sama dengan Thakur...

dalam bisnis narkoba

Di India Selatan, di kebun teh seluas ratusan hektar...

kami telah mengedarkan kokain selama beberapa tahun

Kami telah mengolahnya, menyembunyikannya di dalam marmer...

dan memasoknya ke negara- negara yang membutuhkan

Saat insinyur Seetharam mulai memperjuangkan bendungan...

kami takut kerajaan narkoba kami akan terbongkar

Kami menghalangi upayanya

- Halo? - Kau memberi kami informasi penting

Keadaan akan membaik sekarang karenamu

Suamimu dan menteri berbisnis narkoba

berkedok marmer, Menteri mengaku padaku

Aku akan bawa rekaman video itu ke Delhi

Aku akan kembali dengan perintah untuk menutup tambang

dan memulai pembangunan bendungan

Kalian berdua sudah merencanakan dengan baik

Istriku memilih untuk membantu orang asing sepertimu

Dia mengkhianati suaminya sendiri

Kau tahu yang akan kulakukan padanya?

Hei, Balwant!

Kalau aku memotong pergelangan tangannya...

Aku tak perlu memberitahumu berapa lama dia akan bertahan hidup

Kau orang yang berpendidikan

Balwant, kalau kau menyakitinya...

Hei, Daaku, kau punya dua pilihan

Kau bisa bawa rekaman itu ke Delhi

Atau bawa ke istana dan selamatkan nyawanya

Pergi ke Delhi atau nyawanya?

Terserah kau!

Aku jatuh cinta dan menikahi seseorang sepertimu

Aku pantas mendapatkan ini

Apa aku tak memperlakukanmu dengan baik?

Kenapa kau mengkhianatiku?

Kau mengkhianati daerah ini!

Ingatlah satu hal!

Kebaikan akan selalu mengalahkan kejahatan!

Untuk menang, dia harus bawa rekaman itu ke Delhi

Dengan kematiannya...

mimpimu membangun bendungan juga akan mati

Bendungan akan dibangun di sini

Dalam perjuangannya, aku membantu abangku...

yang berjuang tanpa pamrih untuk tujuan tak menguntungkannya

Aku bangga pada diriku sendiri

Beraninya kau!

Kau bersikap seolah-olah dia abang kandungmu!

Ibu!

Sayang! Sayang! Sayang!

Balwant, kita harus bawa dia ke rumah sakit

Sampai Daaku sampai di sini...

jangan ada yang pergi ke mana-mana!

Paman!

Aku cinta kau!

Abang!

- Di mana Daaku? - Penduduk kota semakin mendekat

Ayo pergi, Paman

Aku tak akan pergi tanpa membunuhnya

Nanti saja kita urus dia

Tambang ditutup dengan laporan dari Ibu Nandini

dan keterangan pengakuan dari Menteri

Proyek bendungan ini akhirnya dapat izin

Begitulah cara dua orang asing

yang tak punya hubungan dengan wilayah kami,

berjuang mati-matian untuk membangun bendungan

Tapi...

Abang...

Aku tak sedih karena aku akan mati

Tapi aku sangat sedih karena putriku akan tumbuh tanpa seorang Ibu

Tolong antar putriku ke rumah orang tuaku

Tak peduli seberapa marahnya mereka kepadaku...

Aku yakin keluargaku akan merawat putriku dengan baik

Suamiku tak boleh mendekati putriku, Bang

Tolong lindungi putriku dari semua bahaya

Berjanjilah padaku, Bang!

Kalau aku terlahir kembali...

Aku ingin terlahir sebagai adik kandungmu

bukan hanya memiliki idealisme yang sama denganmu, tapi juga darahmu

Pak Seetharam bertanggung jawab atas semua kasus tersebut dan masuk penjara

Dia mengorbankan nyawanya untuk kami

Putrimu telah mengorbankan nyawanya sendiri

Ibu, aku lapar

Terima kasih, Ayah

Kau akan menikah 2 hari lagi

Apa maksudmu kau sedang jatuh cinta?

Aku telah berjanji pada temanku

Aku sudah memberikan hatiku, Ayah

Kau sudah mati bagiku sejak saat ini

Kami memutus hubungan dengan putri kami sendiri

Tapi meskipun mereka bukan keluarga,

dia tetap mendukungnya sebagai abang

Dia menjadi pilar kekuatan bagi keluarga ini

Kami tak pernah bisa membalas kebaikannya pada kami

Kita harus melindungi Pak Seetharam gimanapun caranya!

Tutup semua pintu!

Dokter, apa yang bisa kami lakukan untuk membuatnya sadar?

Kita harus menyuntiknya dengan suntikan adrenalin “Nelaxin”

Balwant berusaha membunuhku!

Kau bukan musuhku sekarang Tapi si Balwant itu!

Kau bawa abang pergi, Pak

Akan kulihat siapa yang berani melewatiku dan mendekatimu

Hei... Aku tak mencintaimu

Aku tak mencintaimu

Govind!

Jaga Maharaaj

Ibu!

Aku cinta kau!

Bukan hanya kau mirip ibumu...

kau juga mewarisi sifatnya

Aku akan membawamu bersamaku...

dan membesarkanmu seperti “Putri Thakur”

Ayo!

Daaku yang aku kenal...

harus megang pistol di tangannya dengan peluru di lehernya...

dan api di matanya, bukan?

Tapi lihatlah dirimu!

Kau mengelak dengan menggunakan botol Salin

Nanaji!

Kau pernah melarikan diri...

Jadi kenapa kau datang menemui kematianmu sendiri?

Daaku kembali!

Hei, Daaku!

Biar kuberitahu sesuatu sebelum aku membunuhmu

Dengan uang hasil penjualan narkobaku...

Aku akan membentuk pemerintahan yang akan mengikuti perintahku

Aku mengambil alih bendungan...

dan mulai kembali penambangan!

Demi air, sekali lagi aku akan mengubah wargamu...

menjadi budak di tambangku

Peringatan diberikan oleh para pembunuh...

bukan korban!

Aku sudah berjanji pada adikku

Kalau ada yang mengganggu bendungan atau putrinya...

Aku akan bunuh dia!

Citayam, 14 Februari 2025 >

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.