Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Alih bahasa: @Nell.aja
Lagu berikutnya dari Mayor Chandrakanth
yang dibintangi oleh Nandamuri Taraka Rama Rao
Musik oleh M.M. Keeravani
Dinyanyikan oleh S. P. Balasubrahmanyam
- Apa isinya? - Domba, Pak
Apapun yang terjadi di hutan hari ini,
tutup mata dan telingamu.
- Hei, Chinnappa, apa isinya? - Domba, Pak
Hei! Cepat!
Lebih baik kalian isi semua dalam waktu 30 menit
Alih bahasa: @Nell.aja
Chota Thakur!
Ada yang membakar barang- barang kita dan mereka
Bagi yang punya limit pada layanan PayLater, seperti Shopee PayLater, Kredivo, Akulaku, BRI Ceria, TikTok PayLater, Indodana, GoPayLater, maupun Lazada, seluruh limit tersebut dapat dicairkan melalui proses yang transparan dan dilakukan secara tatap muka untuk menjamin keamanan serta kepercayaan bersama. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi melalui WhatsApp: +62 857-1717-4472
Apa ini, Sob?
Kenapa banyak mobil menuju
ke perkebunan teh milik Pak Krishnamurthy?
Domba-domba yang baru saja pergi...
mungkin telah diburu oleh singa
Mereka anak buah kita, Thakur
Boss! Kabur! Jangan datang! Kabur!
Kau siapa?
God of Death! (Dewa Kematian)
Kau gila? Kenapa kau bakar semua?
Aku nyalakan api untuk menghangatkan tempat itu
Lalu, aku minum untuk menghangatkan diri
Ayo mulai permainannya!
DAAKU MAHARAAJ (Raja Bandit)
Berhenti!
Lucu banget
Brownie, hentikan!
Brownie, tunggu!
Brownie, tunggu, jangan kabur!
Brownie, hentikan!
Brownie?
Di mana kau?
Brownie
Sepertinya tak sepadan
Kau mengutip terlalu tinggi
Selvamani
Menurutmu gajah punya 32 gigi seperti manusia?
Gajah hanya punya dua
Brownie!
Perlu 30 orang untuk menjatuhkan
dan memotong 2 gadingnya
Butuh banyak biaya
Tak ada tawar-menawar
Brownie!
Anjing sialan!
Sixer!
Nasib bocah ini memang begitu
Dulu, dia kehilangan ibunya Sekarang, anak anjingnya
Vaishnavi...
Jangan nangis, nak
Kenapa mereka membunuh Brownie, Kakek?
Apa salahnya?
- Entahlah - Aku ingin Brownie, Kakek
Brownie
Tidak, paman, dia adik MLA setempat
Ada risiko jika mengadukan dia
Dia melakukan kegiatan ilegal di lahanku
Dia menyakiti cucuku
- Mana bisa aku biarkan dia? - Pikirkan sekali lagi!
Paman, kontraknya akan berakhir dalam 6 bulan
Sampai saat itu, kita abaikan saja dia
Kau benar Tak ada gunanya berseteru dengan dia
Kenapa kau melarangnya begitu?
Ayah selalu membuat keputusan yang tepat
Ayah, kau duluan saja
Hei, Trimurthulu, kau tak menang kali ini
Akan kuungkap semua kejahatanmu...
dan memastikan kau terpenjara
Kami akan menang kali ini
Abang iparku pasti akan menjadi MLA
Abang iparku akan pergi ke majelis kali ini
Hanya iparku, Shankar Rao
Hei, calon MLA ada di sini
- Kau tak akan menerima setoran kali ini - Abang iparmu sangat lantang dan jelas
Siap-siap untuk kembali ke kehidupanmu sebagai tukang jagal
Karena itu aku berlatih
Ada perlu apa kau kemari? Butuh daging?
Bukan seperti itu
Adik iparku hilang sejak kemarin
Dia sedang mengoceh
Aku minta maaf atas namanya
Jika kau mau, aku akan membatalkan pencalonanku
Tolong ampuni dia
Politik membuat orang bicara sesuka hati Harus kau terima
Mereka akan meludah,
kau harus menyeka dan melanjutkan hidup
Tapi jika kau menudingku...
Aku tak tahan
Aku agak sensitif
- Kau boleh pergi, Govind Rao - Pak, dia Bukan Govind, Rao, tapi Shankar Rao
Kecuali orang yang bertubuh tinggi...
Aku tak ingat nama-nama orang yang seperti ini
Berapa kali harus kukatakan padamu?
Salam, Pak
Apa kabar, Bung?
Kenapa kau datang kemari?
Kau bawa apa?
- Surat penangkapan atas adikmu, Pak - Beraninya kau?!
Hei! Berhenti!
Siapa yang berani menuntut adikku?
Ketua Sekolah Lembah Gurukul, Krishnamurthy
Mereka menuntut ke pengadilan atas perkebunan teh yang kau sewa...
dimanfaatkan untuk perburuan liar, Pak
Mereka menyita perkebunan teh
dan membatalkan sewanya, Pak
Kuatir kau memakai kekerasan untuk membukanya,
mereka mengerahkan CRFF
Adikku tak ada di sini
Akan kuserahkan dia padamu saat aku menemukannya
Salam, Pak Gurumurthy.
Dia bukan Gurumurthy tapi Krishnamurthy
Maaf! Maaf..
Aku tak terlalu ingat nama-nama itu
Kau mau apa?
Kudengar kau melaporkan adikku
Urusan dengan binatang sudah menjadi bisnis keluarga kami
Ayahku dan aku biasa menjual daging sapi dan kulit sapi
Adikku melakukannya lebih dulu
Kini mulai menjual kulit harimau dan gading gajah
Dia tak tahu kesalahan sampai kau mengadu
Karena takut aku memukulnya, dia pun lari
Silakan jadi orang yang berani dan cabut kasus ini
Tunggu!
Kau tahu tentang bisnis keluargaku?
Menertibkan orang yang mengambil jalan yang salah
Aku akan mengajari adikmu disiplin!
Disiplin....
Kau terus meneriakkan itu
Aku dengar, putri keduamu pergi dengan seorang pria
Apa itu yang kau sebut disiplin?
Dia juga bunuh diri karena pria itu, bukan?
Bukannya kau merawat putrinya?
Adikku punya kebiasaan buruk sejak kecil
Dia tak akan membiarkan siapa pun yang membuatnya takut
- Tolong hati-hati dengan dia, Pak - Halo!
Masuk ke sekolah kami hanya diberikan kepada siswa, guru, dan orang tua
Bukan untuk preman sepertimu yang menyamar sebagai politisi
Aku menang, Bibi kalah
Kau imp!
Kakek!
Kakek!
Kalian mau apa?
Kalau kau ikut campur dalam masalah yang tak perlu...
Aku akan memenggal kepalamu lain kali
Aku mengatakan ini bukan sebagai DIG,
tapi karena persahabatan kita
Cabut laporan kasusnya
Sudah 10 tahun aku mengamati MLA itu...
Dia orang gila
Jangan libatkan keluargamu dalam masalah ini
Kau juga sudah menemuiku selama 25 tahun terakhir
Menurutmu aku akan membiarkan dia?
Sudah kusampaikan dengan baik Sisanya terserah kau
Aku akan memberimu perlindungan polisi 24 jam mulai besok
Hati-hati!
Menurutku dia tak akan berhenti begitu saja, paman
Apa lagi yang kau harapkan dariku?
Apa aku harus sujud ke dia?
Aku bisa berjuang sendiri
Tapi Dewa selalu berpihak padaku
- Ibu? - Ya, anakku
Nyawa Baby Vaishnavi dalam bahaya
Tolong beritahu Maharaaj tentang hal ini segera
- Kenapa kau begitu tegang, Pak? - Bagaimana lagi?
Yang di belakang bukan tahanan biasa
Dia punya banyak musuh sampai intelijen
menyarankan dipindahkan ke penjara Tihar
Lalu, kenapa kau takut, Pak?
Aku takut jika ada yang menyerangnya,
kita akan kena masalah
Tolong biarkan aku!
Lakukan yang kalian inginkan
Tolong biarkan kami
Hentikan!
Pak Inspektur...
Salam, Maharaaj!
Musuhku lebih sedikit
Lebih banyak fans yang rela mengorbankan nyawanya untukku
Kereta akan berangkat sejam lagi, Maharaaj
- Berhenti, Berhenti - Sudah kubilang, Maharaaj
DIG sudah mempersiapkan perlindungan dari pihak kepolisian
- Hei, Govind, siapa calon baru ini? - Kau juga melakukan interogasi
Oke, silakan!
Hei, Govind, siapa calon baru ini?
Dia sopir baru, Pak
Siapa namamu?
- Nanaji. - Baiklah! Turun dulu buat cek
- Silakan lanjutkan pengecekan, Pak - Polisi, lanjutkan pengecekannya
Dia selalu ingin menggigit lebih dari yang bisa dikunyahnya
Hei, keluarlah!
2 tahun yang lalu, aku mengalami kecelakaan
Mereka memasukkan tiang penyangga
Dalam kecelakaan yang sama, aku mengalami cedera punggung
Mereka menanamkan pelat
- Peluru .. - Peluru?
Maksudnya, dia menghantam peluru dengan kecepatan penuh
dan berakhir dengan baut
Kau manusia biasa atau Iron Man?
Bagaimana dengan pabrik baja di dalam tubuhmu?
Boleh kami pergi?
Orang yang masuk ke dalam rumah harus izin dulu ke Ibu SI
- Babji! Panggil Bu SI - Masukan semangka itu
Bu, Babji melapor
Tolong datang ke gerbang utama, Bu
Bu, dia sopir baru Namanya Nana
Kau tak tampak seperti sopir
Hei, kau lihat apa?
Aku menanyakanmu! Kau lihat apa?
Kau lupa mengaktifkan kunci pengaman
Anak-anak pasti berkeliaran di dalam rumah
Kita harus berhati-hati, Bu
Apa kau menasihatinya? Bu, bawa dia keluar dengan revolver itu
- Ini bukan revolver, tapi pistol - Keduanya sama saja
- Keduanya tak sama? - Revolver punya 6 peluru
Pistol punya 8 peluru
Boleh aku pergi sekarang, Bu?
Oke
Dia menarik
Govind bilang kau teman dekat
Tapi kami tak bisa langsung menunjukmu sebagai sopir
Kau harus membuat putri kami terkesan
- Vaishnavi, sayang! - Aku datang, nenek
Krishnamurthy, kau sudah mengambil obatmu?
- Belum, sayang - Apa ini, Radhamma?
- Kau seharusnya mengingatkannya kan? - Aku lupa, sayang
Ada begitu banyak orang di rumah ini
Tapi aku harus mengingatkan semuanya
Selain belajar juga
- Hei, Govind - Ya, sayang
- Dia sopir yang kau bicarakan? - Itu dia, sayang
- Siapa namanya? - Nanaji
Apa aku harus menghormatimu karena kau menambahkan “Ji” di belakang namamu?
Aku tak mau
Aku akan memanggilmu “sopir”
- Aku akan menjawab panggilanmu - Jangan berlagak sok pintar
Aku punya pertanyaan sulit untukmu Bisa jawab?
Tentu, sayang
Ada sopir truk yang melaju ke arahmu...
Tapi, tak ada tempat untuk lewat
Lalu apa yang akan kau lakukan?
Aku akan minggir untuk truk,
tapi kenapa harus untuk sopirnya saja?
Astaga! Di kelasku tak ada yang bisa menjawabnya, kakek
- Bagaimana kau tahu? - Aku pernah jadi sopir truk
- Begitulah aku tahu - Baiklah
Kau akan diuji di depan Ikuti aku
Tolong pakai sabuk pengaman
Aku bukan tipe orang yang suka mendengarkan orang lain
Bisa kulakukan sesukaku Nyalakan mobilnya!
Halo? Bisa nyalakan mobilnya?
Dah nyala!
Bukan hanya senjatanya
Kau juga perlu belajar tentang persneling
Pak!
Dia mendatangi kita!
Berhenti, aku mohon!
Sopir, kanan! Kanan!
- Sopir, kiri! Kiri! - Dia pasti akan menabrak kita
Berhenti, Bang!
Kami percaya kau bisa menyetir mobil Maaf telah mengejekmu!
Tolong hentikan, Bang!
Lebih cepat! Lebih cepat!
Pak, pak, pak, dia akan membuatku jatuh Tolong hentikan dia!
- Tamatlah riwayatmu, Teddy bear! - Tolong hentikan, Pak!
Aku tak menyuruhmu mengerem. Kenapa kau rem?
Karena ada tanaman bunga di belakang kita
Mereka memiliki kehidupan, nak
Aku tak ingin menghilangkan nyawa dengan sengaja
Bocah itu terluka Lupakan pekerjaan ini
Kakek!
Dia terpilih
Chotu, ambilkan sausnya
Stephen, pikirkan lagi
Aku akan memberimu penawaran terbaik
Apa pun itu, kita selesaikan di sini
Memang itulah yang kuinginkan
- Berikan penawaran hargamu - Chotu, ambilkan sausnya
Berapa banyak? 1 kotak?
- 2 kotak? - Berapa kali aku harus minta saus?
3 kotak? Katakan padaku Katakan saja
Sebetulnya, 1 kotak sudah cukup
Mau saus?
Pak, ini Stephen Jai
Kemana saja kau, Stephen?
Aku sudah mencoba menghubungimu
Aku sudah menangkap Munna Singh
- Tapi saat menyeretnya masuk... - Dia merampas salah satu pistolmu?
- Kau tembak dia? Begitu? - Begitu?
Kau mengatakan ini seolah- olah kau telah melihatnya
Bukankah aku mengenalmu, Stephen?
Kau sudah menembak 40 orang karena kemarahanmu
Lupakan saja!
Aku serahkan kasus penting kepadamu
Kau harus tangkap Daaku dengan cara apa pun
Tapi kau tak bisa menembaknya Ini instruksi dari CM
Aku mau dia hidup-hidup
- Kau paham? - Halo...? Halo, Pak!
Aku tahu kau bisa mendengarku, Stephen
Maaf, Pak
Daaku, entah kau di bawah tanah atau bersembunyi di hutan mana pun...
Aku pasti akan menangkapmu
Hei, sampai masalah ini selesai...
jangan keluar dari wisma hutan
Berapa hari aku tinggal di hutan ini?
Aku sedang berusaha untuk membatalkan kasus itu
Butuh waktu lama
Kau tak menyayangiku
Cucu perempuan orang tua itu menjadi alasan untuk semua ini
Kelak akan kuseret dengan mobilku
Orang tua itu pasti gemetar saat mendengar tangisan kematiannya
Saat itulah dia akan mencabut kasus itu
Dia tak bisa mengendalikan dirinya
Siapa kau?
Michael Jackson
Kalau aku marah,
entah ke mana aku akan menembak
Cek dulu di mana kau menginjakkan kaki
Manohar Naidu, terdakwa dalam kasus perburuan satwa...
menyerah begitu saja kepada aparat hukum tanpa ada tekanan
Dia telah divonis hukuman kurungan yudisial selama beberapa hari
Sixer!
- Kau tak malu? - Kau tak mencintaiku
Siapa yang membuatnya menyerah?
Sebelum melarikan diri,
apa Daaku baru saja bertemu seseorang?
Pak, 2 hari sebelum melarikan diri,
ada wanita tua datang menemuinya
Sharada Gujjar, Alamat tak ditemukan
Kami tahu dia sudah menikah, Pak
Tapi istrinya tak pernah mengunjunginya
Di mana sel Daaku?
- Seni yang luar biasa! - Dia melakukannya sendiri, Pak
Dia sangat setia, Pak
Sempat bangun dini hari dan bermeditasi
Pak, suatu kali saat jam berkunjung...
Ya Dewa, dengan belas kasih-Mu...
semua keluarga di desa kami baik-baik saja
- Semua orang senang - Bagaimana kabar putriku, Vaishnavi?
Kabar dia baik
Ada yang melarikan diri dari penjara
entah demi kebebasan atau demi keluarga
Yang pasti, ini bukan kebebasan, Pak
6 bulan lalu, semua penjara merencanakan pelarian
Bahkan, mereka juga meledakkan tembok
Dia tak kabur atau membiarkan orang lain lolos dari penjara
Mendengar semua ini...
dia tak melarikan diri karena dia perlu
- Pasti ada yang membutuhkannya - Siapa orangnya, Pak?
Kita sendiri yang harus cari tahu
Ini aku, Pak!
- Makanan Dosa-nya asin - Kau sudah makan selusin
- Matikan keran dengan benar - Tapi hanya setetes saja
- Apa kau tak apa-apa jika kehilangan darah? - Maaf
Nenek, aku lapar
Kau persis mirip ibumu
Dia juga sering teriak kelaparan di tengah malam
- Bibi, bagaimana ibuku memanggilku? - Gudiya
- Bagaimana kau bisa tahu itu? - Akulah yang memberitahunya
Oke
- Bukannya dia mantan Menteri Inder Singh? - Iya, Pak
Karena ini kasus tindakan terhadap hewan...
tak mudah untuk memberi jaminan kepada adikmu, Pak
Jika sesuatu terjadi pada siswa sekolah...
dia pasti akan datang
Kau bilang ada acara tahunan di sekolah, kan?
Kapan?
Siapa kalian? Kalian sedang apa di mess sekolah?
Anak-anak dapat merasakan tikus-tikus
melompat-lompat di perut mereka setelah acara ini, kan?
Jadi kami datang untuk memasukkan racun tikus
- Hei, siapa kau? - Pengendali hama, Pak
Aku dengar rakun masuk ke dapur
Jadi aku ke sini untuk mengurus mereka
Shambhu! Hei, Shambhu!
Kehendak-Nya tak akan berubah
Ibu berasal dari Bombay
Jadi dia kurang menguasai bahasa Telugu
Tulang belakang anak buahmu patah, kan?
Maksudnya; “Dia tak akan pernah bangkit”
Nyawanya akan naik dalam 3 bulan
- Maksudnya... - Aku mengerti
Tulang belakangnya
Siapa yang akan menanggung tagihan semua orang?
Apa maksud dia?
Dia tanya siapa yang akan menanggung tagihan semua orang
Siapa lagi yang akan membayar?
Bosku yang akan menanggung semua tagihannya
Aku memberitahunya dengan cara mudah
Ada telepon dari MLA, Pak
- Untukku? - Ya, Pak, untukmu
- Siapa ini? - Bagaimana kabarmu, Babji?
Siapa Babji?
- Maaf, Srinu. - Siapa Srinu?
- Kau tak tahu namaku? - Kecuali orang-orang yang bertubuh tinggi...
Aku tak ingat nama-nama orang
Kau tahu dengan siapa kau bicara?
Trimurthulu MLA Trimurthulu
Kau pasti pernah mengatakannya!
Siapa kau?
Akulah yang membawa adikmu ke kantor polisi tempo hari
Akulah yang menghajar preman-premanmu hari ini
- Besok, kau... - Aku?
- Aku? - Tunggu! Biar kumasukkan koinnya
Akulah yang akan menguburmu
Jarak Jaga jarak
Jaga jarak dengan Krishnamurthy
Jaga jarak dengan keluarga dan sekolahnya
Kalau kau coba menakuti mereka dengan preman-premanmu lagi...
Kupotong tenggorokanmu hingga bersih seperti memotong kuku
Hati-hati!
Jangan teriak!
Jika dilakukan, maka akan menggonggong
Tapi kalau aku melakukannya...
Ada juga yang mendampinginya seperti Nandi di samping Dewa Siwa
Siapa dia?
Hei, cepatlah mencaritahu! Cari tahu siapa dia di pagi hari!
Paham?
Stephen Raj
Satgas khusus
Daaku!
Kau belum berkeringat sampai sekarang
Tapi kau juga mulai berkeringat,
begitu aku menceritakan pelarian Daaku
Aku tahu kau kehilangan jabatan menterimu karena Daaku
Jangan tunggu sampai kau mati
Ceritakan semua yang kau tahu tentang dia dan gengnya
Bukan geng
Tapi orang gila
Siapa saja nama mereka?
Maan Singh
Gangaram
Jhansi
Dan ada satu lagi...
Paling berbahaya Juga, tangan kanannya
Namanya...
Govind Gujjar
Govind Gujjar? Sharada Gujja
- Dari mana Govind Gujjar berasal? - Sonpur
Sonpur...
Tak peduli kalau kau berada di penjara,
kau tetap bisa menyeruput tulang
Kau tak tahu malu?
Katakan padaku sekarang Siapa yang memaksamu menyerah?
Michael Jackson
Ada apa antara kau dan obsesi Michael Jackson?
- Kau tak mencintaiku - Mulai lagi!
Aku sangat stres memikirkan cara memulihkan
perkebunan teh yang telah disita oleh pemerintah
Pak, ada telpon dari Shimla
- Chota Sarkar - Kenapa adikmu dipenjara?
Berkenaan dengan kasus kecil, Chota Sarkar
- Dia akan bebas 2 hari lagi - Diam!
Kami telah menyerahkan bisnis senilai crores padamu
Kenapa kau ikut campur dalam bisnis yang konyol?
Bukan daun teh yang tumbuh di perkebunan itu
Kau lupa itu kokain?
Karena kau bodoh, barang-barang berharga senilai 300 crore tertinggal di perkebunan itu
Kau beruntung karena tak ada yang tahu ada kokain di sana
Kapalnya akan segera berangkat menuju Meksiko
Semua agen mengirim barang dagangan mereka
Kapan kami akan menerimanya?
Akan dikirim, Sarkar Percayalah
Jika belum kirim, kau tahu betul tentang Chacha
Dalam waktu 4 hari...
Dalam waktu 2 hari...
Barang harus dipanen dan sampai ke tangan kami
Jika belum dikirim, kami akan datang langsung ke sana dan mulai...
memotong!
- Berikan aku 2 burung itu - Oke, Pak
Terbanglah, terbanglah!
Kenapa kau lepas, nak?
Mungkin aku tak punya orang tua Tapi burung-burung punya, kan?
Jika dibebaskan, apa mereka tak bisa kembali ke orang tua mereka?
- Berapa harga semua burungnya? - 500, Pak
Pulanglah!
Temuilah orang tua kalian!
Terbang! Terbang!
Sopir! Sopir!
Sopir! Sopir!
- Lepaskan aku! - Diam!
Meskipun kau berteriak, tak akan ada yang datang menolongmu
Cepetan!
- Sopir! - Diam!
Sopir!
Nanaji!
Nanaji!
Nanaji!
Nanaji!
Nanaji!
Nanaji, dialah yang menarik kalung Ibu dari leherku tempo hari
Pasang sabuk pengaman!
Ini benar-benar petualangan luar biasa dalam hidupku
Hei, Vyshu, mobilnya rusak
Aku takut kita akan bermalam di sini
Tapi bagaimana kau bisa berteriak kegirangan?
Bagaimana kalau harimau atau beruang datang ke sini?
Biarkan mereka datang Raja hutan ada di sini
Satu pukulan di wajah dan mereka akan mundur
Tanganmu berdarah
- Tak apa, nak - Apa yang tak apa?
Bukan cuma aku, kau juga harus menjaga dirimu sendiri, Nanaji
Bagaimana kalau aku tak memperhatikan ini?
Kalau aku merawatmu, kau juga akan merawatku, sayang
Nanaji...
Aku ngantuk
Boleh aku tidur dekatmu?
- Hei, Busabba - Bang?
Di mana Mahankali itu?
Cari tahu ke mana pria itu membawa bocah itu
Dia tak akan kembali
Tak perlu mencari
Aku yang bunuh dia
Kau siapa?
Aku memperingatkanmu untuk tak ganggu bocah itu atau keluarganya
Tapi kau tak mendengarkan
Jadi, kau yang memperingatkanku tempo hari?
Kau lolos karena kau tak datang di depanku
Tapi sekarang kau ada di sini
David! Mallesh!
Di mana kalian?
Dia benar-benar membunuh mereka, Pak
Jangan takut
Aku telah mengirim semua orang dengan damai
Orang-orang biasanya menerima gelar master di bidang pendidikan
Aku dapat dalam membunuh
Aku dapat gelar master dalam pembunuhan
Kau mau apa?
Pelaku yang menanam kokain dengan kedok perkebunan teh...
dan memanfaatkanmu untuk melakukan kejahatan, harus diungkap
Aku mau dia
Telepon dia!
Aku akan langsung menyelesaikannya
Apa?
Kau memerintahkan untuk berperang?
Berperang?
Jangan sebut perang jika seekor singa menyerang rubah
Ini namanya...
Pemburuan!
Pak, mereka sudah sampai
- Anakku! - Kakek!
Kau baik-baik saja?
Jangan khawatir
Dia baik-baik saja
Terima kasih banyak, Bu
Jangan berterima kasih padaku
Terima kasih pada Nanaji
Kami berhutang budi padamu
Aku percaya Dewa sendiri yang mengutusmu ke rumahku
Kau sudah menyelamatkan nyawa keluarga kami
Aku hanya...
Terima kasih
Terima kasih
- Nanaji - Pak!
Ada polisi yang mencarimu
Aku menyuruh mereka duduk di dalam
Kakak ipar!
Apa ini?
Kakakmu sedang menunggumu di rumah
Entah dimana keberadaanmu...
Aku sudah bertemu dengan semua temanmu
Pak Patnaik bilang dia tak tahu
Kau juga belum memberitahu adik Murugan, kan?
Akhirnya...
saat aku bertanya pada Sharada Gujjar...
dia menyuruhku ke sini
Stephen Raj Satgas (Satuan Tugas) Khusus
Aku ingin mencekik lehermu saat aku menemukanmu
Aku tak ingin membuka sisi burukmu di depan keluarga ini
Masuklah ke jip diam-diam!
Paling tak kau beritahu dia, Pak
Dokter bilang istriku akan melahirkan dua hari lagi
Sebagai calon paman dari pihak ibu...
Mana mungkin dia tak bisa berada di sisinya?
Saat inilah saudara harus berdiri bersama
- Nantinya mentalnya akan tetap kuat - Benar sekali, Pak
Bisa kita pergi, kakak ipar?
Aku ada urusan yang belum selesai di sini
Aku akan menyerahkan diri begitu aku selesai di sini
Aku memberimu bantuan dengan tak membuka jati dirimu pada orang-orang ini
Jangan berharap lebih dariku
Bisa kita pergi?
- Nanaji! - Vyshu! Tunggu, Vyshu!
Nanaji, jangan pergi!
- Vyshu! - Nanaji
Namaku Bablu Singh
Bablu Singh Thakur
Yang aku tanam di perkebunan tehmu melalui MLA Trimurthulu...
itu bukan teh, Pak
Kokain!
Kokain kualitas tertinggi yang tak tersedia di India ...
tumbuh di perkebunanmu
Bermitralah denganku, Pak
Aku akan memberimu 25 crore dalam satu tahun
Sejauh ini, aku mengira bahwa MLA sangat kuat...
Ternyata dia takut padamu
Karena itu aku datang untuk bekerja sama denganmu
Bergabunglah Ayo
Kau sedang mempertimbangkan tawaranku?
Ini perintah Thakur
Tak ada pilihan lain selain menerima, tak ada pilihan lain
Siapapun yang menolak...
tak akan selamat
Paham, teman?
Keluar!
- Berhenti! - Chota Thakur!
Kenapa kau bilang pada Krishnamurthy...
tentang kokain yang kita kembangkan?
Galwant Singh Chacha mengajariku satu hal
Entah membeli...
atau membunuh
Aku ingin membelinya, tapi dia tak mau
Karena itu kokain dibiarkan di dalam tanaman...
dan tenggorokan keluarga Krishnamurthy
Bakal dipotong pada saat yang sama
Sewa tanah ini atas namaku
Jika banyak orang mati, karir politikku akan berakhir
Kenapa kau tertawa?
Balwanth Singh Chacha mengatakan itu
Siapapun yang melawan Thakur, pantas untuk mati
Barang-barang harus dimuat dalam waktu 30 menit
Hei, Venkatesh! Ayo kita minum teh! Ayo!
Venkatesh!
- Ada apa? Apa yang terjadi? - Mereka mengepung kita dengan senjata
Bahkan sambungan telepon rusak
Jangan takut!
Kami adalah tentara Maharaaj
Bibi!
Pergi, Vaishu! Pergi!
- Aku takut, bibi! - Pergilah, Vaishu!
- Lepaskan daaku itu - Apa maksudmu, Pak?
Anak buah Daaku menyekap aku
dan keluargaku dengan todongan senjata
Lepaskan dia
Salam, Maharaaj
Salam, Maharaaj
Pak, aku tak ada urusan dengan ini
Tolong lepaskan aku Ternyata kau, Pak
Masak di tengah-tengah kekerasan ini?
Bagaimana, nak?
Enak!
Jika sesuatu terjadi padaku, 100 orang menunggu di kebun teh
Mereka akan datang kemari untuk menyerangmu, Paham?
Buang-buang waktu!
Aku akan pergi ke sana sendiri
Chota Thakur, ada yang membakar barang-barang kita dan mereka
Nyalakan mobilnya!
Ayo mulai permainannya!
Daaku Maharaaj!
Daaku!
Masih ingat aku?
Tidak?
Thakur
Bablu Singh Thakur
Bunuh bajingan itu!
- Katakan padaku - Aku bawa hadiah besar untukmu, Chacha
Hadiah apa?
Daaku
Daaku Maharaaj
Aku membawakanmu nyawa Daaku
Kenapa dia ada di sana?
Bukannya di penjara Bhopal...
- malah muncul di hadapanku karena takdir - Kau lihat dia mati?
Kau dengar jantungnya berhenti berdetak?
Akan selesai, Chacha
Dalam 10 menit
Aku akan membunuhnya
Tak semudah yang kau pikirkan, Bablu
Pedang saja tak akan membunuhnya
Kau perlu keberanian untuk melakukannya
Tentara saja tak cukup
Yang kau perlukan adalah strategi
Bukan kau...
Seharusnya aku yang menghadapinya
Daaku...
Sampai jumpa lagi
Pak Stephen
Kami mengeluarkan peluru dari dadanya
dan merawatnya karena beberapa luka
- Dia akan segera sadar - Tak mungkin
Sampai kami memindahkannya ke Bhopal...
terus dia di bawah anestesi
Nyawanya akan terancam jika overdosis
Aku tak bisa ambil risiko itu
Dia mengalami 16 tusukan pisau
Dan luka tembak
Tapi dia tetap berdiri tegak
dan membacok banyak orang
Berarti dia bukan manusia...
tapi binatang buas
Lakukan yang kuperintahkan!
Govind...
Nanaji akan baik-baik saja, kan?
Dia akan baik-baik saja, sayang
Siapa kalian semua?
Ada hubungan apa antara rumah ini dan dia?
Untuk menyelamatkan keluarga kami...
kenapa dia mempertaruhkan nyawanya?
Mungkin kau pernah dengar
dan baca tentang banyak perang dalam sejarah
Tapi...
Perang untuk air
Kau pernah dengar yang seperti ini sebelumnya, Pak?
Tanah kami mengering tanpa air irigasi
tenggorokan kami kering tanpa minum air...
Hidup kami habis melakukan perjalanan bermil-mil untuk mencarinya
Tanah kami merupakan tempat tinggal manusia, ternak ...
dan bayi-bayi seperti burung- burung karena kehausan
Desa kami adalah Bhajrangpur
Selain itu, ratusan desa di sekitarnya
juga berjuang mati-matian untuk mendapatkan air
Kami menunggu seminggu penuh hanya untuk satu hari
Airnya datang!
Agar pot kami terisi dan tenggorokan kami kembali segar...
yang kami butuhkan hanya satu koin
Hei, ngantri!
Demi satu koin yang membuat kami tetap hidup...
kami menjadi budak di tambang marmer
yang dikuasai oleh Thakur dari Chambal
Marmer yang kami gali dari tambang itu termasuk yang paling berharga di dunia
Marmer bernilai crores diekspor ke banyak negara oleh Takur
Keluarga Thakur terdiri dari tiga bersaudara
Dia yakin setiap wanita yang dia lihat pantas tidur di ranjangnya
adalah Prithviraj Singh Thakur
Yang tertua
Pak, tidak, Pak Tolong jangan ganggu dia!
Pak!
Mabuk karena arak, memperlakukan orang seperti binatang
Yashwant Singh Thakur, yang kedua
Hei, tak ada koin untukmu minggu ini Minggir!
Ini tak adil, Pak
Koin akan diberikan bagi mereka
yang bekerja selama 6 hari penuh
Ini perintah Thakur
- Ini tak adil, Pak - Ayah! Ayah!
Kau baik-baik saja, Ayah?
Adilkah menahan gaji kami jika kami melewatkan satu hari saja?
Mana mungkin kau tak beri koin itu? Kau harus memberikannya!
Aku akan sujud padamu, Pak Tolong lepaskan dia, Pak
Kita selesaikan kesepakatan ini segera setelah Balwant tiba
Yang termuda dari ketiganya,
tapi lebih kejam dari saudara-saudaranya
Balwant Singh Thakur!
Kau mau air?
Ya, Pak
Samba!
Beri dia 2 panci air
Tanpa kehilangan setetes pun air...
Jika kau bisa melewati belokan itu dalam waktu satu menit...
Selama sebulan penuh...
semua warga desamu akan diberi air gratis tanpa harus bekerja
Tapi jika setetes air menyentuh tanah...
Lari!
Pak!
- Anakku! - Kashi!
Abang!
Abang!
Kashi!
Tertimpa batu dan kaki-kaki para Thakur...
kami belajar tentang Dewa yang memberi kuasa
untuk membebaskan kami dari perbudakan
Dia adalah Insinyur Sipil, Pak Seetharam
- Pak, biarkan kami bertemu, Pak Seetharam - Pergilah!
Kalian tak bisa bertemu Pak Seetharam tanpa temu janji
Pak, Pak, kami datang dari jauh
Kalian tak bisa menemuinya Pergilah!
Bapak datang! Minggir! Beri jalan! Minggir! Minggir!
Hei, tunggu! Tunggu!
Hentikan mobilnya, sopir
Hei, nak!!
Bahadur! Jangan!
- Pak! Pak! - Tolong dengarkan kami sekali saja
Pak, kami datang jauh-jauh untuk menemuimu
Katakan padaku Kalian butuh apa?
Untuk mengolah tanah kami...
untuk mempertahankan hidup kami...
kami butuh air, Pak
Kami membaca di koran bahwa...
kau bilang tak boleh ada orang di negara ini menderita karena kekurangan air, Pak
Tolong datang, Pak
Tolong bawakan air ke desa kami, Pak
Di mana desamu?
Berhenti! Berhenti!
Kurasa kita harus balik Mundurkan mobilnya
Truk-truk itu milik tambang Balwanth Singh
- Siapa patung tanpa kepala ini? - Namanya Maharaaj
Dia dulu perampok di daerah ini, Bu
Dia berjuang demi rakyat di sini
dan menjadi martir di tangan orang-orang Takur
Kami membuat patung ini untuk mengenangnya
Tapi mereka menghancurkan kepalanya
Halo, ayah!
Kau sudah memberitahu keluargamu kalau kau hamil?
Mereka menutup telepon setelah mendengarkan suaraku
Mereka akan berubah setelah bayi lahir Jangan khawatir
Ada sungai besar di dekatnya,
kenapa airnya tak sampai ke desa-desa itu?
Ya, nak?
Ini untukmu, Pak
Bagus banget, nak
Aku akan menjadi insinyur sepertimu
dan membawa air ke desa- desa seperti desa kami
Kau pasti bisa, nak
Aku butuh pembaruan
Beritahu saja dia...
- Salam, Pak Seetharam - Salam, Bu
Aku sudah mendengar banyak hal tentangmu
Selamat datang di Chambal
Silakan duduk
Bu, ini daerah hulu dari air sungai Chambal yang mengalir ke desa-desa ini
Air harus melewati kanal anak sungai...
Bangunlah bendungan di sini
dan alihkan air yang ditampung ke area ini...
kami akan mengairi sekitar satu lakh hektar
- Apa ini benar-benar mungkin? - 100%, Bu
Setelah memperhitungkan semua pengamatan yang ada,
kami menyimpulkan hal ini
Tapi, ada masalah, Bu
Masalah apa?
Lokasi yang cocok untuk membangun bendungan ini
berada di mana Balwanth Thakur dan saudara-saudaranya mengoperasikan tambang mereka
Itu pun, penambangan di lahan yang dirambah
Jika kau bisa mengambil tindakan...
tutup tambang-tambangnya dan berikan lahan tersebut kepada kami,
kami akan mulai pembangunan bendungan
Aku akan menyelidiki masalah ini
- Terima kasih, Bu - Terima kasih
Thakur yang tahu tentang pertemuan para insinyur dengan sang kolektor...
memanggilnya ke istana mereka
Jadi apa maksudmu?
Jika kami menutup tambang marmer kami,
apa mereka akan mendapatkan air?
Ada 2 insinyur yang mendatangi tempat ini sebelum kau
Kami bayar 1 crore rupee untuk orang yang baru saja bertanya
Yang kedua juga melakukan penyelidikan
Jadi kami memberinya 2 crore
Mau penawaran yang lebih baik?
Aku akan bayar 5 crores
Buatkan kami kamar mandi dan pergilah
Bagaimana tawarannya, Insinyur?
Insinyur adalah orang yang menurunkan Gangga dari langit
Jadi...
seberapa sulit untuk meruntuhkan kesombongan para Thakur?
Akan lebih baik bagimu jika kau bekerja sama
Karena masalahnya sudah sampai ke kolektor
Baiklah!
Bawakan teh buat tamunya
Kolektor yang kau ajukan keluhan...
adalah istriku
Kalau seorang kolektor sendiri yang menyajikan teh di rumahku...
bagaimana Insinyur sepertimu seharusnya melakukan?
Lakukan yang diperintahkan dan terima yang ditawarkan
Kalau tidak, kami yang akan membangun kuburanmu
Kau mengharapkan aku seorang insinyur
yang mendengarkanmu dan pergi dengan tawaranmu?
Kalau ada orang bodoh yang menghalang-halangiku...
Garis bawahi!
Kalau ada orang bodoh yang menghalang-halangiku...
akan kuhancurkan dia sampai rata dengan tanah
Kalau mereka menghalangi kami menambang,
kami akan meledakkan bukit-bukit dengan bom
Jangan macam-macam denganku!
Kau pernah dengar tentang Rayalaseema?
Itu wilayahku!
Kau dan saudaramu mungkin akan melihat bom dan senjata sekarang
Aku pernah melihat mereka saat sekolah dasar
Hei, Insinyur!
Kau tahu apa yang paling aku sukai?
Berburu!
Keseruanku terletak pada berburu singa
yang menerkamku dengan rasa lapar dan marah
Singa??
Mungkin kau pernah berburu singa
yang sedang lapar atau marah
Tapi jangan coba-coba menyerang binatang buas di dalam diriku!
Bisa saja kau mengalami serangan jantung
Jangan main-main dengan singa di dalam diriku!
Bu Kolektor...
Hidup bersamanya sebagai istri tidaklah salah
Tapi jangan sampai kekuasaan yang diberikan kepadamu...
sebagai petugas IAS untuk melayani masyarakat
akan sia-sia jika berada di sisinya
Seetharam sadar kalau masalah ini tak akan bisa diselesaikan oleh kolektor
Dia pergi menemui Menteri Irigasi di Bhopal
Pak...
Kami belum bisa menentukan jadwal pertemuan dengan Menteri hari ini
Dia sibuk banget
Datang lagi besok
Maaf, Pak
Hari ini, Menteri sibuk banget
Berikan nomor teleponmu
Aku akan membuat janji dan menghubungimu
Menteri akan tiba dalam 10 menit Rapat sudah siap
Pak, sudah kubilang aku akan menghubungimu
Kenapa kau datang ke sini?
Aku datang kemari karena kau tak menghubungiku
Hari ini, Menteri sibuk banget
Hei, Raju, nyalakan mobilnya
Menteri sedang mandi
Dia harus menghadiri rapat kabinet
Hei, Shukla, tak ada air Apa yang terjadi?
Pak, aku mohon padamu Tolong lepaskan aku
Biarkan airnya mengalir
Kalau tidak, aku akan kehilangan pekerjaanku
Banyak orang meninggal karena air yang sama
Pak, aku akan atur rapat
Kau panik saat persediaan air terhenti selama 2 menit
Tapi masyarakat di wilayah itu berjuang
untuk mendapatkan air selama beberapa dekade
Untuk air minum...
mereka bekerja setiap sebagai budak selama 12 jam di tambang
Untuk memuaskan dahaga mereka dan kembali bertani...
Tambang Thakur harus ditutup
Bendungan harus dibangun di sana
Keputusan ada di tanganmu, Pak
Aku paham rasa sakit mereka
Mampukah warga di sana melawan Thakur?
Mereka bisa, Pak
Karena itu kami meminta tanda tangan untuk persetujuan dari setiap orang di sana
Govind!
Salam, Pak!
Kalau ini belum cukup, aku bisa minta petisi ditandatangani oleh lebih banyak orang
Ini sudah lebih dari cukup
Lakukanlah tugasmu
Aku harus melakukan tugasku, bukan begitu?
Kenapa belum tidur?
Pak Insinyur mengajak ayah ke Bhopal, kan?
Aku menunggu mereka kembali
Aku akan tidur setelah mereka sampai di sini
Sepertinya mereka sudah datang, Bu
Saatnya berburu!
Putriku! Payal!
Putriku! Payal!
Pembantaian yang terjadi akan terlihat seperti ini...
Mereka yang melihatnya...
masyarakat yang tinggal di 50 provinsi di sekitarnya...
harus gemetar ketakutan saat terbesit dalam pikirannya untuk melaporkan Thakur
Bakar semua desa ini!
Putriku!
Anakku...
Anakku..?
Pak...
Putriku!
Nak Payal!
Thakur dan abang-abangnya datang dan...
Payal!
- Aku haus - Ambilkan air!
Kau akan baik-baik saja, nak
- Aku haus - Kau akan minum air, nak
Payal!
Sayang, tolong bangun, sayangku Bangun, sayangku...
Tolong datang, Pak
Tolong bawakan air ke desa kami, Pak
Hei, Insinyur!
Bagi mereka yang terbiasa merasa takut...
kau mengajarkan mereka keberanian
Dengan membunuhmu sekarang...
kami akan mengembalikan rasa takut mereka
Ini perintah Pak Balwanth
Ram! Ram!
Maharaaj!
Saat itu, kami melihat Dewa desa kami, Maharaaj, dalam diri sang Insinyur
Hei, Balwanth!
Hei, Balwanth! Keluar kau bangsat!
Keluarlah!
Di mana kau bersembunyi?
Keluarlah! Keluarlah!
Jangan sakiti wanita dan anak-anak
Di mana suamimu? Di mana dia? Di mana dia?
Di mana dia!?
Pak!
Aku sudah mencari di seluruh istana
Balwanth Singh dan saudaranya tak ada di sini
Gendong dia
Pak Seetharam, tolong tunggu
Pak Seetharam...
Tolong hentikan, Pak Seetharam
Pak Seetharam!
Kau tahu apa yang kau lakukan?
Kau tahu apa yang suamimu dan saudara-saudaranya lakukan?
Mereka membunuh satu desa karena minta air
Aku berharap pendidikanku akan berguna bagi mereka
Mereka minta tolong, tapi mereka telah membunuh mereka
Mereka tak mengampuni anak kecil
Gadis setinggi ini...
dia ingin menjadi insinyur sepertiku
Dia terus mengatakan akan membantu menyediakan air
untuk banyak desa seperti desa kami
Pada akhirnya...
dia mati di tangan ini, haus akan air
- Air - What?
Air
Kau tahu yang dia lakukan pada gadis yang meminta air?
Air
Aku haus
Aku haus
- Minumlah! - Aku haus
Airnya Thakur!
Air
Aku memuaskan dahagamu
Pekerjaan dilakukan di sini jika senjata digunakan
Aku sadar perubahan terjadi jika senjatamu diisi dengan peluru
Sampai bendungan dibangun, aku tak akan membiarkan satu pun batu marmer keluar
Beritahu Balwanth untuk menghitung mundur kematiannya
Insinyur bangsa yang terhormat ini...
akan membongkar rezim Thakur yang menindas...
meninggalkan profesinya dan memilih jalan sebagai pendekar
Balwanth Singh Thakur sangat marah atas kematian abangnya
Beritahu aku
Dia mulai mencari Seetharam seperti anjing pemburu
Seperti yang Pak Seetharam minta,
granat tangan dan pisau berburu ada di sana
Tolong sampaikan salamku padanya
Di mana Seetharam?
Pak Seetharam membangun bendungan besar untuk Punjab
Ada banyak pisau di dalamnya Sampaikan salamku padanya
Sampaikan rasa terima kasihku
Salam Bunda Dewi!
Dengan tetap berpegang teguh pada janjinya,
ia menghentikan bisnis marmer Thakur
Dia tak membiarkan satu batu pun melintasi tambang
Keluarga Thakur percaya akan eksistensi mereka
yang dipertaruhkan dengan keberadaan Maharaaj
Suatu ketika, mereka menemukan sang Ratu
Mari, Ratu
Mereka para fans setia suamimu
yang siap mengorbankan nyawa mereka
Meski mereka dipukuli seperti binatang...
mereka tak memberitahukan di mana Daaku berada
Kenapa mereka lebih peduli dengan suamimu daripada keluarga mereka?
Mereka akhirnya mungkin akan mengungkapkannya
jika sesuatu terjadi pada anaknya
Hei, Samba!
Kita lihat janinnya laki- laki atau perempuan
Lepaskan tanganmu darinya!
Diam, nak
Luar biasa!
Kalau aku tahu kau punya anak perempuan...
Aku akan memilih dia hari itu daripada kau
- Pak, jangan - Bawa dia ke tenda!
Pak, jangan
Pak Thakur!
Pak, jangan
Pak Thakur!
Ibu! Ibu
Hei, Thakur!
Jangan ganggu dia! Akan kuberitahu di mana suamiku
Gyanpur...
Shaukatpur, Bhajrangpur,
Dhanuri ghat...
Dhanuri ghat...
- Pak... - Apa?
Dia menunjuk ke lokasi kita, Pak
Pak, ada badai pasir
Pak!
Kalian tak mengerti?
Bahkan bayiku menendang- nendang untuk mengatakannya...
ayahnya akan melewati badai pasir itu
Kok bisa ya kau percaya kalau kau bisa menangkap istri Maharaaj
dengan begitu mudahnya di dalam bus?
Ini rencana suamiku untuk mengetahui di mana kau menyembunyikan warga kota yang diculik
Ini cuma jebakan!
- Raja bagi orang miskin! - Raja bagi orang miskin!
- Musuhnya Thakur! - Musuhnya Thakur!
- Dewa Chambal! - Dewa Chambal!
Bunuh dia!
Kau juga berteriak melihatku, bukan?
Lihatlah!
Kau sudah menyiksa banyak wanita
Sekarang perhatikan bagaimana seorang gadis menghajarmu sampai babak belur
Chandrika!
Dia menyakiti ibumu Buat dia menangis!
- Bunuh dia - Jangan!
Bunuh dia!
Bunuh dia!
Kalau terjadi sesuatu padaku,
adikku Balwant Singh akan memburumu
Peringatan diberikan oleh pembunuh, bukan korban!
Jangan khawatir!
Aku juga akan mengirim Balwant untuk menemui penciptanya segera
Dengar baik-baik, semua!
Pemerintah mengumumkan hadiah 1 lakh rupee
bagi mereka yang memberikan informasi mengenai Daku dan pendukungnya
Kalau kalian tahu tentang mereka dan merahasiakan informasi...
Mereka mengumumkan hadiah 1 lakh rupee untuk mendapatkan informasi Daaku...
Perayaan ini seharusnya dilakukan di rumah bersama keluargamu
Justru hal itu terjadi di sini, di tengah-tengah senjata dan perang
Kau tak sedih, Kaveri?
Daripada merayakan dengan keluargaku
yang memperlakukan kita sebagai orang asing...
Aku senang hal ini terjadi dengan orang-orang yang mempercayai kita
Selain itu, bayi ini harus tahu...
betapa hebatnya tujuan ayahnya
Nandini!
Ajak dia ke dalam
Katakan!
Lebih baik kita menghentikan penambangan sementara waktu
Kenapa kita harus hentikan?
Daaku sudah mendekati truk kita
Tak lama lagi dia akan sampai di tambang
Aku punya informasi yang bisa bantu kita menangkap Daaku
Pak, pak, pak!
Kenapa buru-buru?
Kau membuat prasadam itu masuk ke mataku,
bukan ke mulutku
- Ada apa? - Bablu Singh Thakur ada di sini, Pak
Semuanya, cari dengan hati-hati
Kemarilah
Kenapa kau menyuruh kami untuk segera datang?
Katanya istri Daaku telah datang ke kuil
Dia sedang hamil 8 bulan
Cari wanita hamil di tempat ini!
Pak, ada wanita hamil di sini
Ngapain kau disini, Sukanya?
Kau kenal dengan istri Daaku?
Lepaskan tanganmu Dia istri keduaku
Lihat di sana! Ada wanita hamil lainnya
- Dia istri keduaku, Pak - Benarkah?
Bibi, kau lihat wanita hamil 8 bulan di sini?
Aku lihat dia
Ke mana?
Apa dia ke arah situ?
Ya, ke arah situ
Kenapa kau bohong kalau aku ada di sini?
Aku datang kemari untuk menemuimu
Aku yang memastikan kau berakhir di kota ini
Kau membawa kami ke sini?
Sebagai kolektor, aku ingin memahami dan menyelesaikan masalah air di sini
Aku membawa beberapa insinyur untuk membantuku
Tapi, semuanya, dijual dengan uang suamiku
Saat itulah aku baca tentang Insinyur Seetharam di koran
Aku belajar tentang kejujuran dan ketulusannya
Aku tahu hanya dia yang bisa bantu mengembangkan daerah ini
Jadi, aku memastikan masyarakat Bhajrangpur tahu tentang dia
Aku merasa bersalah karena hidup kalian menjadi seperti ini karena aku
Aku menganggap dia sebagai abang
Aku ingin minta maaf padanya
Aku kemari untuk membagikan informasi
yang berguna dalam perjuanganmu
Apa itu?
Sampai jumpa
Kau membuat masalah dengan keluargamu sendiri
- Kau akan baik-baik saja? - Abang akan menjagaku
Kau tak bisa menangkap istri Daaku
Jangan khawatir, Pak
Aku berpikir keras dan menemukan rencana yang brilian
Katakan, apa rencananya?
Bandit!
Kau ketakutan, Pak?
Sebenarnya mereka polisi dengan kostum bandit
Guys, kalian bisa pergi
Apa rencanamu dengan kostum-kostum ini?
Kami akan membawa mereka dengan kostum bandit kepada penduduk kota
Habis itu?
Kami akan ancam membunuh mereka
kalau mereka tak mengungkapkan keberadaan Daaku
- Lalu? - Mereka akan mengungkap keberadaannya
Bagaimana rencananya, Pak?
Rencana bodohmu akan gagal
Polisi, bawa lampionnya!
Rencana yang bagus, tapi ada masalah kecil, Pak
Apa masalahnya?
Tak masalah jika polisi berpakaian bandit menangkap Maharaaj
Tapi kalau Maharaaj sendiri yang datang dengan pakaian yang sama...
Kau bisa mengenalinya?
- Aku bisa mengenalinya dari jauh - Kalau begitu, kenali dia sekarang!
Apa yang kalian tunggu? Bunuh mereka!
Tunggu, tunggu! Letakaan senjata kalian
Lehermu tergantung pada belas kasihan dia, Pak
Kalau dia menariknya, kita semua akan mati
- Apa maumu? Jawab aku - Aku menginginkanmu
Aku Inder Singh, Menteri Irigasi Madhya Pradesh
Tambang marmer hanya bagian luarnya saja
Dengan penyamaran ini, aku bekerja sama dengan Thakur...
dalam bisnis narkoba
Di India Selatan, di kebun teh seluas ratusan hektar...
kami telah mengedarkan kokain selama beberapa tahun
Kami telah mengolahnya, menyembunyikannya di dalam marmer...
dan memasoknya ke negara- negara yang membutuhkan
Saat insinyur Seetharam mulai memperjuangkan bendungan...
kami takut kerajaan narkoba kami akan terbongkar
Kami menghalangi upayanya
- Halo? - Kau memberi kami informasi penting
Keadaan akan membaik sekarang karenamu
Suamimu dan menteri berbisnis narkoba
berkedok marmer, Menteri mengaku padaku
Aku akan bawa rekaman video itu ke Delhi
Aku akan kembali dengan perintah untuk menutup tambang
dan memulai pembangunan bendungan
Kalian berdua sudah merencanakan dengan baik
Istriku memilih untuk membantu orang asing sepertimu
Dia mengkhianati suaminya sendiri
Kau tahu yang akan kulakukan padanya?
Hei, Balwant!
Kalau aku memotong pergelangan tangannya...
Aku tak perlu memberitahumu berapa lama dia akan bertahan hidup
Kau orang yang berpendidikan
Balwant, kalau kau menyakitinya...
Hei, Daaku, kau punya dua pilihan
Kau bisa bawa rekaman itu ke Delhi
Atau bawa ke istana dan selamatkan nyawanya
Pergi ke Delhi atau nyawanya?
Terserah kau!
Aku jatuh cinta dan menikahi seseorang sepertimu
Aku pantas mendapatkan ini
Apa aku tak memperlakukanmu dengan baik?
Kenapa kau mengkhianatiku?
Kau mengkhianati daerah ini!
Ingatlah satu hal!
Kebaikan akan selalu mengalahkan kejahatan!
Untuk menang, dia harus bawa rekaman itu ke Delhi
Dengan kematiannya...
mimpimu membangun bendungan juga akan mati
Bendungan akan dibangun di sini
Dalam perjuangannya, aku membantu abangku...
yang berjuang tanpa pamrih untuk tujuan tak menguntungkannya
Aku bangga pada diriku sendiri
Beraninya kau!
Kau bersikap seolah-olah dia abang kandungmu!
Ibu!
Sayang! Sayang! Sayang!
Balwant, kita harus bawa dia ke rumah sakit
Sampai Daaku sampai di sini...
jangan ada yang pergi ke mana-mana!
Paman!
Aku cinta kau!
Abang!
- Di mana Daaku? - Penduduk kota semakin mendekat
Ayo pergi, Paman
Aku tak akan pergi tanpa membunuhnya
Nanti saja kita urus dia
Tambang ditutup dengan laporan dari Ibu Nandini
dan keterangan pengakuan dari Menteri
Proyek bendungan ini akhirnya dapat izin
Begitulah cara dua orang asing
yang tak punya hubungan dengan wilayah kami,
berjuang mati-matian untuk membangun bendungan
Tapi...
Abang...
Aku tak sedih karena aku akan mati
Tapi aku sangat sedih karena putriku akan tumbuh tanpa seorang Ibu
Tolong antar putriku ke rumah orang tuaku
Tak peduli seberapa marahnya mereka kepadaku...
Aku yakin keluargaku akan merawat putriku dengan baik
Suamiku tak boleh mendekati putriku, Bang
Tolong lindungi putriku dari semua bahaya
Berjanjilah padaku, Bang!
Kalau aku terlahir kembali...
Aku ingin terlahir sebagai adik kandungmu
bukan hanya memiliki idealisme yang sama denganmu, tapi juga darahmu
Pak Seetharam bertanggung jawab atas semua kasus tersebut dan masuk penjara
Dia mengorbankan nyawanya untuk kami
Putrimu telah mengorbankan nyawanya sendiri
Ibu, aku lapar
Terima kasih, Ayah
Kau akan menikah 2 hari lagi
Apa maksudmu kau sedang jatuh cinta?
Aku telah berjanji pada temanku
Aku sudah memberikan hatiku, Ayah
Kau sudah mati bagiku sejak saat ini
Kami memutus hubungan dengan putri kami sendiri
Tapi meskipun mereka bukan keluarga,
dia tetap mendukungnya sebagai abang
Dia menjadi pilar kekuatan bagi keluarga ini
Kami tak pernah bisa membalas kebaikannya pada kami
Kita harus melindungi Pak Seetharam gimanapun caranya!
Tutup semua pintu!
Dokter, apa yang bisa kami lakukan untuk membuatnya sadar?
Kita harus menyuntiknya dengan suntikan adrenalin “Nelaxin”
Balwant berusaha membunuhku!
Kau bukan musuhku sekarang Tapi si Balwant itu!
Kau bawa abang pergi, Pak
Akan kulihat siapa yang berani melewatiku dan mendekatimu
Hei... Aku tak mencintaimu
Aku tak mencintaimu
Govind!
Jaga Maharaaj
Ibu!
Aku cinta kau!
Bukan hanya kau mirip ibumu...
kau juga mewarisi sifatnya
Aku akan membawamu bersamaku...
dan membesarkanmu seperti “Putri Thakur”
Ayo!
Daaku yang aku kenal...
harus megang pistol di tangannya dengan peluru di lehernya...
dan api di matanya, bukan?
Tapi lihatlah dirimu!
Kau mengelak dengan menggunakan botol Salin
Nanaji!
Kau pernah melarikan diri...
Jadi kenapa kau datang menemui kematianmu sendiri?
Daaku kembali!
Hei, Daaku!
Biar kuberitahu sesuatu sebelum aku membunuhmu
Dengan uang hasil penjualan narkobaku...
Aku akan membentuk pemerintahan yang akan mengikuti perintahku
Aku mengambil alih bendungan...
dan mulai kembali penambangan!
Demi air, sekali lagi aku akan mengubah wargamu...
menjadi budak di tambangku
Peringatan diberikan oleh para pembunuh...
bukan korban!
Aku sudah berjanji pada adikku
Kalau ada yang mengganggu bendungan atau putrinya...
Aku akan bunuh dia!
Citayam, 14 Februari 2025 >
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.