All language subtitles for Craig Zobel - Z for Zachariah - English with German Subs

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German Download
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Rizainter IDFL™ SubsCrew

Sini ke atas.

Mau bermain lagi?

Carilah.

Faro. Carilah.

Hei, keluar dari sana.

Keluar dari sana cepat!

Ayo, kau harus keluar dari sana./ Baiklah, aku keluar.

Kau siapa?

Kau siapa?

Jangan./ Mana yang lainnya?

Siapa? Sial./ Mana yang lainnya?

Di mana mereka?/ Tak ada lagi yang lain.

Aku tak tahu harus berkata apa. Hanya aku saja.

Kau harus keluar dari air itu.

Tolong keluar, air itu berasal dari luar lembah.

Kau harus keluar dari air itu.

Tidak!

Kau baik-baik saja?/ Kau bisa lakukan ini?

Kau bisa? Aku tak bisa. Kau bisa membantuku?

Ada apa? Aku takkan menyakitimu.

Ayo, aku butuh bantuanmu. Ambil.

Aku tak tahu caranya.

Ya, aku membutuhkannya sehari sekali.

Dan ini, Prussian Blue.

Aku tetap takkan bertahan. Bodoh!

Bodoh!

Aku bisa membawa gerobakmu ke rumah.

Ada makanan di sana./ Bakar pakaianku.

Dan tubuhku juga jika aku mati.

Siapa namamu?

Ann./ Aku John.

Aku sangat menyesal.

Baiklah.

Bagus.

Sesuap lagi.

Cukup. Tak apa.

Ya Tuhan,...

...berkatilah orang ini.

Dia sakit parah dan membutuhkan bantuanMu.

Kutahu Engkau pasti punya rencana pada kami tapi...

...dia sakit karena kekeliruan...

...dan kurasa mungkin dia orang yang baik.

Aku akan melayaniMu apa pun keputusanMu.

Engkau Maha tahu, Maha segalanya,...

...tapi aku akan merasa sangat diberkati jika dia...

...bisa tinggal di sini...

...dan sehat.

Kumohon, aku membutuhkannya.

Ayahku berpesan pada kami: "Terus kelola pertanian dan...

...kita akan diberkati dengan lembah ini."

Ya./ Dan, selama kita tinggal di sini...

...kita akan dilindungi.

Pasti ada penjelasannya.

Entah ada hubungannya dengan...

...pola cuaca atau...

...mungkin punggung bukitnya membuat...

...penyangga alami daerah.

Maksudku...

...aneh sekali ini masih di sini.

Tak ada yang aneh dengan itu.

Kenapa mereka tinggalkan lembahnya? Kenapa mereka meninggalkanmu sendiri?

Mereka harus mencari korban selamat./ Korban selamat?

Kata mereka, itu sudah kewajiban, jadi...

David sehat, maksudku adikku harus tinggal di sini tapi...

...dia menyelinap pergi mencari mereka dua minggu setelah mereka pergi.

Ini foto dia.

Berapa umurnya? 13 tahun.

Sekarang mungkin 14 tahun tapi...

...dia bilang akan pergi mencari mereka selama beberapa hari dan...

...dia sangat kesal. Aku tak tahu cara menenangkannya.

Aku turut berduka.

Aku akan siapkan tempat tidurmu. Kau butuh sesuatu? Air?

Tidak usah./ Baiklah.

Malam.

Malam.

Hei!

Kupikir kau perlu istirahat lagi.

Mungkin, tapi aku tak bisa hanya duduk di jendela itu...

...menyaksikanmu kerjakan semuanya sendiri.

Ayolah, kau belum boleh lakukan pekerjaan seperti ini.

Aku tahu. Aku hanya ingin ke sini dan menyaksikanmu bekerja.

Apa semua ini?

Nantinya jadi kedelai tapi kukeluarkan batu-batunya dulu, jadi...

Kenapa kau kerja manual? Kau tak bisa kemudikan ini?

Aku besar di peternakan. Aku lebih tahu darimu.

Bensinnya habis. Aku menggunakannya tahun lalu.

Bagaimana dengan toko itu? Ada pom bensinnya atau hanya toko?

Ada, tapi pom tak berjalan tanpa listrik.

Tidak, kau bisa gunakan itu secara manual.

Hei!

Berfungsi!

Hei!

Berfungsi!

Kau bisa melihatku di pom bensin itu?

Aku melompat-lompat di sana. Aku sangat bersemangat.

Terasa aneh mengarahkan senapan padamu...

...bahkan jika tak berpeluru.

Aku selalu mengisinya. Bisa menjangkau jarak jauh, bukan?

Terlihat enak.

Banyak yang harus disyukuri.

Kau ke utara saat musibah dimulai?

Ya.

Jarakku sekitar satu kilo meter di bawah tanah...

...dalam fasilitas pemerintah...

...sebuah bunker.

Aku seorang insinyur penelitian.

Dulunya.

Seperti...

...seorang ilmuwan atau semacamnya?/ Ya.

Sungguh?

Ya, dulunya./ Keren.

Aku bagian desain untuk kostum yang kupakai.

Tapi itu satu-satunya alasan aku dulu bisa bertahan hidup sampai sekarang.

Seharusnya tak digunakan dalam jangka panjang.

Tak berfungsi sekarang. Sudah rusak./ Lalu kenapa kau tinggalkan bunker itu?

Karena tak aman lagi di sana?

Jarakku 1 km dari bawah tanah. Tidak ada...

Tak ada sinar matahari. Tak ada hujan. Tak ada langit. Tak ada apa-apa.

Kau mengerti? Yang kuinginkan dari kehidupan...

...tak ada di sana.

Jadi aku pergi.

Pergi mencari istrimu.

Istriku?

Saat aku membawa gerobakmu tempo hari...

...untuk mencari obatmu.

Aku tak sengaja melihat foto istrimu.

Dia bukan istriku.

Hanya seorang gadis...

...dari masa lalu, sebenarnya.

Alasan aku pergi.

Jujur, yang kupikirkan aku mencari tempat seperti ini...

...tanpa pernah percaya sedikit pun...

...kalau tempat itu ada.

Tak kusangka bisa makan ikan segar lagi./ Kolam ini penuh ikan.

Dulu kami mendapat ikan lele kuning dari sungai tapi mereka sudah mati.

Tapi kolam ini berasal dari air yang sama juga.

Ayah bilang itu berasal dari kantung air bawah tanah.

Kurasa itu bagian besar dari masalah yang membuat tempat ini sekarat.

Suatu akuifer./ Ya.

Masuk akal. Ayahmu orang cerdas.

Aku bisa makan ini setiap hari dalam seminggu.

Kita bisa makan ini sebanyak yang kau mau sebelum kolam membeku.

Apa yang terjadi musim dingin lalu? Salju lebat?

Ya.

Saat itu aku seringnya diam di rumah...

...berselimut dengan Faro.

Maksudku, aku menyimpan makanan tapi sebagian besar membeku. Sebenarnya...

...aku hampir membeku dan kelaparan.

Parah sekali.

Pertimbangan bagus menanamnya di seluruh ladang.

Ya, maksudku bahkan jika kita membeku dan lapar,...

...kita bisa menyimpan ikan.

Andai saja generatornya tak rusak.

Tunggu. Kau punya generator?

Mesinnya rusak.

Ini salahku.

Saat alat tak berfungsi, aku hanya menyia-nyiakan waktu.

Aku hanya menonton DVD.

Sialan.

Aku hanya ingin mendengar orang bicara.

Jangan salahkan dirimu. Benda ini sudah tua.

Sepertinya sudah diperbaiki beberapa kali.

Bisa meledak kapan saja.

Sayang sekali kita tak bisa lakukan...

...perlombaan sains menjalankan jam dari kentang.

Ide bagus. Ayo.

Ya.

Aliran airnya bagus.

Kita harus membangun jalur di bagian atasnya, tapi...

...cukup untuk memutar generatornya.

Selama ada kabel cukup mencapai rumah kita punya daya.

Lampunya mungkin berkedip tapi kita bisa atasi kedinginan.

Tunggu, tak masalah kalau airnya teradiasi?

Tidak. Air pasti mengalir menuruni bukit.

Sempurna.

Apa maksudmu?

Ini roda airnya.

Kita butuh berapa banyak?/ Kau sudah melihatnya.

Kita butuh semua dari ini, benar?

Bisa kita gunakan yang lain saja? Mungkin...

...tidak, kita tak bisa gunakan rumahnya.

Kita perlu gudang. Kita tak bisa gunakan toko. Temboknya dari bata abu. Hanya ini.

Apa?/ Maksudku...

Apa?

Ayahku membangunnya.

Dia berkhotbah di sana setiap hari Minggu.

Dan karena Dia kami selamat,...

...itu yang membuat semuanya selamat.

Karena ayahmu?/ Bukan, karena Dia (Tuhan).

Jika kita robohkan gerejanya, kita tak selamat?

Baiklah.

Dengar...

Kutahu ini sulit.

Kutahu ini sulit.

Tapi jika kau harus runtuhkan gereja untuk dapatkan listrik...

Tapi kita tak benar-benar butuh listrik.

Ini persoalan...

...membangun kembali.

Mungkin Tuhan...

...atau ayahmu...

...menempatkan ini di sini untuk kita.

Agar kita bisa memulai lagi.

Mungkin itu sebabnya kita di sini...

...hanya untuk memulai lagi.

Ya./ Kita cari generator,...

...dapatkan listrik,...

...menanam di ladang.

Kita simpan makanan untuk kita.

Kau tak pernah tahu.

Mungkin kita simpan makanan bukan hanya untuk kita.

Kenapa? Menurutmu akan datang orang lagi?

Jika datang orang lagi maka kita harus menjaga gereja.

Tidak./ Aku tahu kau pikir ini tak penting, tapi...

Tidak...

Bukan itu yang kumaksud.

Faro.

Kau kenapa? Hei, ayo.

Ayo.

Ann, hei, Ann!

Hei./ Anggap saja ini saatnya.

Ayahku belum pernah mengajarkannya.

Dia menjagaku tetap di luar sampai aku tak bisa melihatnya lagi...

...dan menyuruhku membajak dengan berliku.

John!

Turun saja.

Baik.

Aku...

...kurasa aku harus selesaikan ini. Kau ke rumah dan istirahatlah.

Aku harus selesaikan ini. Aku akan segera ke atas.

Sampai jumpa lagi.

Kukira kau sudah pergi.

Aku masih di sini, bersantai.

Temukan banyak bahan untukmu.

Aku tahu...

Kau baik-baik saja?/ ...bahwa Annie...

...suka permen M & Ms.

Ya?

Aku tahu bahwa Annie...

...suka ini, apa ini?

Entahlah, tapi kau menyukainya.

Sebuah permen./ Annie...

Annie suka ikan emas panggang, camilan.

Ya?

Kuselidiki dan kutemukan satu hal yang kau tak suka.

Annie...

...tak suka...

...soda ceri.

Bahkan di Hari Kiamat Annie tak mau minum soda ceri.

Maaf, aku tak perlu bersumpah, 'kan? Aku tahu.

Kurasa kita.../ Maafkan aku.

Kurasa kita pulang saja./ Tidak!

Banyak cerita tentangmu.

Baiklah. Jaketmu.

Biar kulepaskan ini.

Baiklah.

Kita lepaskan ini. Ayo.

Tidak, aku bisa sendiri. Aku bisa./ Baiklah.

Aku bisa, paham?

Aku tidak...

Aku tidak butuh bantuanmu sepanjang waktu, paham?

Paham.

Aku tak butuh bantuanmu sepanjang waktu, paham?

Aku tak butuh...

Baiklah./ Aku tak butuh bantuanmu sepanjang waktu.

Paham?

Aku tak butuh bantuanmu sepanjang waktu.

Maafkan aku.

Aku bisa.

Aku berutang...

Sepertinya aku berutang sarapan padamu.

Baiklah.

Aku tak tahu harus berkata apa.

Tak apa.

Tak apa.

Kau tak suka yang kumainkan?

Kau pergi sebelum aku selesai.

Maksudku, aku juga tahu lagu-lagu lainnya.

Semua terdengar seperti himne karena organnya.

Aku tak tahu kau bicara apa./ Di kapel barusan.

Aku salah berpakaian.

Tidak sama sekali.

Lihatlah yang kutemukan di toko.

Apa itu ide bagus?

Kita tak perlu minum.

Tidak, kurasa tak masalah dengan satu botol saja.

Buka saja.

Pernah mabuk anggur sebelumnya, 'kan?

Tentu saja.

Cantik sekali.

Mau lagi?/ Tidak. Mungkin sudah cukup.

Mungkin kita harus menyimpannya./ Tak usah.

Aku ingin keadaan antara kita nyaman.

Aku juga.

Kau ingin aku berbuat apa?

Kau mau berdansa?

Aku tak tahu caranya berdansa.

Aku juga tak tahu.

Ayolah.

Kumohon./ Baiklah.

Ini malam yang menyenangkan.

Terima kasih.

Sebaiknya kita ke tempat tidur.

Baiklah.

Selamat malam.

Aku tak mengerti.

Apa aku berbuat salah?/ Tidak. Kau tak berbuat salah.

Dengar, aku menginginkanmu, paham?

Sungguh.

Sungguh?/ Ya.

Tapi...

...itu akan mengubah keadaan.

Maksudku...

...itu akan mengubah segalanya dan tak hanya bagimu.

Kita perlu waktu...

...dan tenang saja, karena kita punya waktu.

Paham?

Paham.

Kau ingin aku pergi?/ Tidak.

Tidak, aku ingin kau tinggal./ Baiklah.

Kuingin kau tinggal denganku, paham?

Paham.

Kau boleh miliki gerejanya.

Tidak.

Itu hanya proyek.

Tak sepadan dengan kekecewaanmu./ Bukan begitu.

Itu sangat berarti kalau kau memikirkannya dan...

...kau berpikir jangka panjang bagi kita. Itu sangat berarti.

Berpikir itu bagian mudahnya.

Bagian sulitnya menemukan alasan.

Tak apa.

Masih banyak proyek lain.

Sepertinya...

...anjing yang baik.

Anjing kuat.

Maksudku kau tak berbahaya, Bu.

Aku hanya memintamu segelas air jika kau tahu tempat menemukannya.

Namaku Caleb.

Ann!/ Hei, jangan!

Tidak, tak apa.

Tak apa. Tak apa.

Kenapa kau mau mencuri telur?

Maaf, Bu.

Tak semua orang ramah seperti kalian.

Kau bilang asalmu 80 km dari sini?

Ya, Pak. Aku bekerja di pertambangan sekitar 3 kabupaten, dekat Big Sandy Creek.

Kami dulu main sepak bola di sekolah mereka, John.

Seperti Anda, Tn. Loomis, aku di bawah tanah saat bencana melanda.

Maaf bicara kasar, Bu./ Tak apa.

Sebagian besar orang punya keluarga.

Mereka mencari, tak pernah kembali.

Akhirnya kehabisan makanan. Memutuskan untuk mengambil kesempatan.

Berapa lama kau di luar pertambangan?

Lama sekali.

Aku bisa berbaring sejak kutemukan lembah ini beberapa hari lalu.

Kau tahu ada gua dalam punggung bukit di belakangnya?

Ya, aku tahu itu. Ya, ada gua di Claypole Canyon.

Aku dan kakakku sering ke sana saat kecil membangun benteng dan semacamnya.

Benarkah?/ Ya.

Jadi, apa rencanamu?

Akan terus menuju selatan?/ Ya, Pak, itu rencananya.

Jika aku bisa tinggal di tempatmu semalam, aku akan pergi besok pagi.

Seperti kataku, kau membawa radiasi.

Kurasa begitu.

Aku agak lemah. Bahkan muntah beberapa kali.

Seberapa buruk itu menurutmu, John?

Tak ada apa-apanya dibanding denganku, tapi...

...mungkin kau harus beristirahat beberapa hari.

Aku hargai itu. Terima kasih.

Apa pendapatmu?

Maksudku, aku tak yakin dengan pencuriannya, tapi...

Aku tak tahan terhadapnya.

Kupikir dia berhati-hati dengan cara kita bereaksi.

Jadi kau tak masalah dengan itu?

Dengar, jika orang itu ingin berkemah selama beberapa hari...

John...

...kita sungguh takkan mengundangnya masuk?

Aamiin.

Aamiin.

Terus terlintas dibenakku...

...aku akan bangun di pinggir jalan di luar sana.

Lucunya di luar sana aku tak pernah lewat jalan utama.

Selalu mengambil jalan pedalaman atau rel kereta api.

Hanya karena takut melihat orang-orang.

Suatu hari, aku melihat gudang di jalan utama.

Ada kendi air di luarnya. Kuharap isinya air. Sangat kehausan.

Saat aku keluar...

...ada orang di gerobakku. Bocah itu mungkin berusia 13 atau 14 tahun.

Dia ada di jalan utama pasti datang dari selatan.

Aku takut pergi selatan saat itu. Entah kenapa. Bencana itu...

Karena dialah aku lewat jalan ini.

Dia sakit...

...badannya kotor. Perutnya buncit, mencuri makananku.

Semua yang dia makan, dia muntahkan.

Aku tak bisa membantunya.

Kukeluarkan dia dari gerobak. Dia meraih pintu dan masuk.

Dia keluarkan pisau. Menyabetku dengan lemah.

Saat itulah kuambil pistolku.

Begitu dia melihatnya, dia menyerah.

Lalu menangis.

Dia berlutut, memohon padaku untuk membunuhnya saja.

Aku tak bisa berbuat apa-apa.

Kutempatkan dia ke pinggir jalan dan aku meninggalkannya di sana

Aku bilang ke orang-orang aku pergi dari pertambangan dan tak kembali?

Itu tak sepenuhnya benar.

Aku dan empat orang lainnya.

Mereka orang-orang yang lebih tua, sudah berkeluarga.

Minggu-minggu pertama di bawah...

...terasa mengerikan.

Telepon rusak.

Stasiun radio lenyap satu per satu.

Mulai...

...sesak napas

...berpikir semua orang bersekongkol melawanku.

Salah satunya, Micah...

Badannya besar sekali, tapi hatinya lembut.

Dia tertekan.

Dia harus keluar dari pertambangan tapi yang lain tak biarkan dia.

Berpikir radiasi akan masuk jika palka ruang aman terbuka.

Dia berkelahi dengan yang lainnya.

Mereka saling cabik menggunakan tangan mereka.

Akhirnya, hanya Micah yang pergi...

...berlumuran darah, dan aku yakin dia akan membunuhku juga.

Tapi dia menatapku. Kutatap balik matanya...

...dan dia menjauh dariku.

Terjatuh.

Beberapa jam kemudian, dia mati.

Aku turut berduka, Caleb.

Kami simpan air di sini jika kau membutuhkannya nanti malam.

Lebih mudah daripada berjalan ke sumur, 'kan?

Benar.

Dan kamarmu di atas.

Ini foto-fotomu?/ Ya, fotoku. Kamar mandi.

Ini kamarmu.

Sekolah sepak bola.

Astaga.

Aku lebih suka punggungku patah daripada kembali ke sana lagi.

Aku akan bersihkan semua ini pagi nanti.

Jangan.

Aku suka seperti ini. Aku di sini takkan lama.

Apa yang kau lakukan?/ Apa maksudmu?

Kita tak tahu apa-apa tentang orang ini. Bisa jadi siapa saja.

Aku hanya perlihatkan kamarnya.

John, kau yang ingin dia tinggal./ Tidak, kau yang undang dia masuk rumah.

Kau masakkan dia makan malam. Kau membawanya menyusuri lorong kita.

Begini ya. Maksudku dia bukan penjahat.

Benar? Maksudku kau benar-benar percaya itu?

Aku belum tahu apa yang harus kupikirkan.

Kau pernah cerita tentang anak di gerobak.

Dengar, aku tak ingin bicarakan itu, paham?

Kuharap kau akan ceritakan.

Sebenarnya, kurasa kau takkan mengerti.

Kenapa aku takkan mengerti?

Aku hidup melalui ini juga, ingat?

Tahu apa pendapatku saat menanam di ladang sebelum musim panas?

Aku memulainya, lalu...

...berpikir kenapa aku repot-repot.

Maksudku, aku yakin...

...apa yang kau lalui di luar sana itu mengerikan.

Tapi maksudku...

...tidak mudah juga di sini.

Aku terus melihat kalender sudah berapa bulan sejak mereka pergi.

Lalu setelah beberapa saat, baru kusadari itu tidak...

...itu tak penting lagi. Mereka takkan kembali.

Terasa bodoh.

Aku berhenti berpikir tentang berapa hari yang berlalu.

Sebenarnya aku sangat muak sendirian, kau tahu?

Aku hanya tak ingin sendiri lagi.

Maksudku bahwa kedatanganmu membuatku ingin menjalani hidup normal lagi.

Dan bukan hanya satu orang.

Kau.

Aku membunuhnya.

Anak itu.

Kurasa dia adikmu.

Aku tak tahu.

Mirip adikmu.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Tak apa.

Ada sayuran hijau di sana...

...dan kebun kedelai di dekat rumah.

Sekitar sini...

...ada mentimun, tomat, labu,...

...susu sapi, dan telur dan kadang-kadang daging ayam.

Dia tampak lebih tua dari usianya, ya?

Ya.

Tahukah bisa dapat apa lagi?

Ayam kalkun. Kau lapar, Tn. Loomis?

Kurang ajar./ Meleset.

Jadi apa rencanamu?

Awalnya saat stasiun radio masih siaran...

...sering diberitakan orang-orang menuju selatan.

Ada banyak rekaman tua diulang-ulang pada EBS itu.

Ya, kami mendengar semuanya. Kami bisa bedakan.

Tidak, kau pasti salah dengar. Maksudku, dampak tambahannya?

Terutama di selatan./ Tidak, Tn. Loomis.

Nama kota itu Anson, dekat Teluk./ Tak ada yang tersisa di sana.

Orang radio bilang ada sekitar tiga lusin keluarga militer.

Kau mantan militer, Tn. Loomis?/ Aku seorang kontraktor sipil.

Kau suka taruhan, siapa yang kena?

Baiklah.

Apa yang kita pertaruhkan?

Ann.

Aku bercanda, Tn. Loomis. Hanya bualan saja.

Jadi kau mau masuk platform itu?

Airnya teradiasi, tapi ada rencana.

Masukan roda pada platform untuk menstabilkannya lalu kita membuat...

...sejenis jalur untuk alihkan air ke dalam ember...

...dan memutarkannya cukup cepat untuk hasilkan daya generator.

Dan kau tahu cara lakukan semua itu?

Ya.

Dengar, kita tak perlu Anson.

Kita bisa jadi Anson.

Keren juga, Tn. Loomis. Lantas kenapa belum mulai membangunnya?

Masalahnya ada di bahan baku.

Ann sentimen terhadap gerejanya. Ayahnya pendeta di sana.

Entahlah. Dia bilang tak masalah dengan itu tapi aku tak ingin membuatnya kecewa.

Tembakan bagus.

Baiklah, siapa yang akan memotongnya?

Tn. Loomis saja. Dia yang menembaknya.

Baiklah.

Jadi, itu kapel ayahmu?

Ayah bilang itu kapel Tuhan dan dia hanya bekerja di sana.

Tn. Loomis bilang kau harus merobohkannya untuk bangun proyek airnya.

Bukan itu yang kukatakan.

Aku berkata kita tak perlu mengerjakan proyek airnya setidaknya tidak sekarang.

Ann, mungkin kau mau menunggu./ Kau tahu, membangun kembali itu penting.

Kurasa sebaiknya kita rencanakan itu.

Aku bingung sekarang.

Kau terdengar seperti Tn. Loomis./ Maaf?

Itu hanya proyek.

Akan terjadi bila harus terjadi, paham?

Maksudku, ada banyak kayu di sekitar sini dari pepohonan.

Ann, tak ada cara untuk memotong pohonnya.

Aku yakin kita bisa menumbangkannya. Bukan begitu?

Tidak. Bukan masalah menumbangkannya, tapi cara menggilingnya.

Kau pernah pertimbangkan bangunan lain?

Mungkin yang tak dekat dari sini?/ Kami sudah bahas.

Tak ada bangunan lain.

Kau ingin merobohkannya sekarang?

Kurasa itu cara satu-satunya.

Ya, kurasa begitu.

Kita kerjakan kalau begitu.

Ann?

Ya.

Tentu. Kenapa tidak?

Baiklah!

Ayo, angkat, Tn. Loomis! Sedikit lagi. Bagus.

Aku melihatnya./ Aku sengaja melakukannya.

Tidak sengaja./ Sengaja.

Kita harus cari terpal.

Setidaknya sampai kita tahu mau kita apakan itu nanti.

Mau jalan-jalan?

Ayahku mencoba-coba berkhotbah juga./ Benarkah?

Kurasa dia akhirnya main wanita dan minum alkohol lagi.

Aku pergi ke gereja setiap hari untuk menghindari hal itu.

Tapi...

...itu takkan pernah terhindar.

Kenapa kau setuju kapelnya dirobohkan?

Aku tahu alasan John. Maksudku...

...dia tak religius, tapi--/ Gereja itu...

...suci hanya karena pembawaannya.

Itu yang tak bisa dirobohkan.

Itu cara pandang yang bagus./ Itu kebenarannya.

Terima kasih.

Kau bicarakan keyakinanmu dengan Tn. Loomis?

Tidak.

Dia tidak mencoba membuatku berhenti.

Hanya saja itu bukan sesuatu yang kami bagi.

Tapi, tak masalah.

Dan apa kata dia tentang yang terjadi di luar sana?

Kau tahulah...

Kau belum bicarakan itu?/ Tidak juga.

Menurutmu apa?

Menurutku dia punya rencana...

...dan kita bertiga bagian dari rencana itu.

Itu kalau kita percaya, bukan begitu?

Sama seperti lembah ini. Kenapa selamat. Kenapa kau dan aku selamat, karena kita percaya Tuhan.

Bagaimana jika kau tak percaya Tuhan?

Terpaksa percaya.

Tak semua orang percaya./ Kau harus percaya.

Itu cara satu-satunya agar selamat.

Hei!

Lihat ini!

Sungguh terlihat seperti roda.

John, ini menakjubkan.

Ini akan berhasil.

Hei.

Ya, aku ingin bicara denganmu tentang sesuatu. Kemari.

Baiklah.

Jadi...

...bagaimana cara mengatakannya.

Kulihat caramu dan Caleb saling menatap.

Dan...

...ketahuilah kalau itu bukan masalah, paham?

Apa maksudmu?

Tidak. Aku ingin memberitahumu aku tak masalah, paham?

Aku tak masalah dengan itu. Kau harus menjelajah, paham?

Aku merasa tak butuh menjelajah.

Aku takkan mengganggu jalanmu, itu maksudku. Paham?

Apa?

Kenapa kau katakan ini?

Karena aku mau jalan-jalan dengan dia tadi?

Tak ada kaitannya dengan jalan-jalan. Jika kau perlu mencari tahu, cari tahulah.

Aku tak perlu mencari tahu apa-apa.

Aku hanya ingin kau tahu itu tak masalah, paham?

Itu tak masalah, malah bagus. Kalian berkulit putih hidup bersama.

Terima kasih.

Dia bercerita tentang kota Anson?

Ya, dekat Teluk. Kau percaya padanya?

Tidak, menurutku itu tak mungkin.

Untuk keberhasilan./ Untuk keberhasilan.

Sebutkan nomor di kepalamu?/ Benar, kau harus menebak.

Kartu apa yang ada di kepalaku?

Kurasa tujuh hati.

Tidak, tunggu, lupakan. Caranya salah.

Gaya lainnya? Mungkin dengan kaki.

Tentu, seperti itu mudah saja. Ya, seperti itu.

Entah harus kuapakan tanganku.

Kalian ingin bermain permainan?/ Boleh.

Baiklah. Masing-masing dari kita harus temukan botol.

Paham?

Temukan botolnya.

Siapa yang duluan?

Tn. Loomis?/ Aku tak tahu apakah aku bisa.

Kau pasti bisa. Ayo, John.

Ayo! Baiklah!/ Mulai!

Tak bisa. Tak bisa kutemukan.

Giliranmu, Ann.

Kutemukan botolnya, tapi...

...aku menjatuhkannya lagi.

Aku tak percaya./ Sungguh!

Yang benar saja! Kau harus cari lagi./ Sungguh.

Akan kuperiksa. Ayo.

Aku mulai kedinginan.

Ayo masuk.

Ann?

Ann.

Hei.

Aku cinta padamu.

Sungguh?/ Ya.

Ya.

John?

John?

Hei.

Caleb belum bangun?

Aku tak tahu.

Tn. Loomis./ Caleb.

Kalian masih minum kopi setelah mabuk.

Betul.

Pagi./ Pagi.

Kalian mulai duluan. Aku mau ke kamar kecil dulu.

Hari yang indah.

Aamiin.

Apa jadwal hari ini?

Hei, Kawan, aku menurutimu.

Kau butuh apa pun dariku, suruh aku bekerja.

Lihat nanti.

Aku perlu menyelesaikan polesan rodanya.

Menurunkannya ke sungai.

Kita langsung mulai setelah sarapan.

Caleb.

Ada yang mau kusampaikan.

Dia gadis yang istimewa.

Tentu, Pak.

Lucu juga. Membutuhkanmu...

...untuk membuatku menyadarinya.

Kau berharap aku tak pernah datang?

Tidak.

Jika kau tak di sini...

...kita takkan sedekat ini menyelesaikan rodanya.

Mencapai kemajuan, dapatkan listrik.

Sebenarnya...

...kau tak pernah jadi ancaman bagiku, Caleb.

Maksudku...

...kusuruh Ann untuk lakukan apa pun yang diperlukan agar kau tak pergi.

Baiklah.

Lucu ya?

Aku tak percaya padamu, Pak.

Kecemburuan tak bisa kau tutupi.

Bagaimana dengan Anson?/ Entahlah, Pak.

Seperti katamu, mungkin tak ada apa-apa di sana.

Ya!

Ya!

Kau tak apa?

Ya, tak apa.

Hei!

Hei!

Mau minum denganku?

Tidak.

John.

Maafkan aku.

Entah bagaimana semua ini terjadi.

Tak masalah./ Tidak, kita...

...ada masalah.

Aku ingin bicarakan itu.

Malam itu sungguh membingungkan.

Ini bukan alasan. Maksudku...

Dia sudah pergi, Ann.

Caleb.

Dia pergi.

Pergi ke mana?

Ke Anson.

Membawa kostum keselamatan.

Katanya kau boleh titip sesuatu darinya.

Maafkan aku.

Rizainter IDFL™ SubsCrew

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.