Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Episode 13-2]
[MAGIC SCHOOL] Jombang, 7 November 2017
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Ambil ini.
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Bagian akhir pertunjukannya sudah lumayan bagus.
NaRa-ya. Kau sangat keren meski dalam waktu singkat.
Keren banget!
- Sungguh? Semuanya bagus? - Oppa, aku rasa kau jenius dalam sulap.
Jangan khawatir soal itu, rencanamu pasti akan sukses.
Itu yang terbaik.
Terima kasih, Pak Guru. Berkat Anda.
- Itu tadi cukup emosional. (mengena di hati). - Iya. Terima kasih.
Tapi itu masih belum apa-apa.
Maksudnya itu aku. [NaRa mengira si Om memujinya, tapi si om masih tersentuh karena dia disanjung NaRa tadi]
Aku bisa menjadi legend di bidang pengajaran sulap sekarang ini.
Ah kau sangat mementingkan diri sendiri.
Andai saja kau tidak begitu, kau pasti akan sangat dihormati orang-orang.
Tadi terlihat kau hampir sempurna dalam menyiapkannya, NaRa-ya.
Iya.
Seong Hyung datang.
Oh... Oppa datang.
- Yi Seul-ah. - Iya?
- Aku mungkin akan pergi ke luar negeri. - Hmm... Oleh-olehnya kalau gitu!
Bukan gitu.
Terus?
Aku mungkin pergi untuk beberapa tahun.
Berapa tahun?
Sekitar 5 tahun.
5 tahun...
Proposal penelitianku sebelumnya... Pihak asing menyetujui untuk memulai penelitian denganku.
Jadi aku harus pergi kesana.
Kalau gitu pergilah. Mau gimana lagi? Kau harus pergi.
Omong-omong, kita hanya ada pertunjukan di Korea Selatan. Iya kan, Pa?
Selamat!
Apa itu perlu diberi ucapan selamat?
Tapi, kenapa hatiku merasa tidak enak?
Kau...
Jangan lakukan.
Langsung pergi sajalah, tanpa mengucapkan kalimat apapun.
Apa kau tahu betapa kejamnya itu?
Yi Seul-ah... Mau kemana?
- Oh... Si songong datang. - Hyung!
Apa semua orang disini juga berpikir kalau aku sungguh terlihat seperti itu?
Tidak. Maaf. Aku cuma nonton di TV.
Mereka itu mengedit isi dari video aslinya.
Tapi, apa kau sungguh tidak membuat kesalahan?
Kenapa kau tiba-tiba kesini?
Kau ada di TV sekarang, dan jadi bahan pembicaraan.
Aku rasa kau ada di program diskusi berita pagi hari... Mereka berbicara soal kekerasan.
Kau sudah membaca berita?
Korea Selatan sedang membicarakan tentang hal ini...
Dan semuanya memakimu.
Tolong jangan lakukan itu. Jay Hyung bahkan tidak bisa tidur nyenyak kemarin.
Jadi? Kenapa kau datang kemari?
Kau mau bersembunyi?
Kenapa aku harus bersembunyi disini?
Meskipun semua orang di dunia ini fokus padaku. Selama aku tidak bersalah, itu tidak merugikanku sama sekali.
Ayolah kita keluar saja dari situasi yang tidak biasa dan rumit ini...
Apa saat ini kau juga mau menyalahkanku?
- Tapi, kenapa kau datang kemari? - Aku? ahh... Aku kesini untuk latihan.
Jay Hyung akan membantuku untuk pertunjukan sulapku.
- Pertunjukan sulapmu? - Iya.
Dia juga bilang akan menjadi asistenku.
Jay Hyung akan menjadi asisten Joon Hyung?
Kenapa? Apa aku tidak boleh membantu orang lain?
Itu hal yang bagus.
Guru. Biarkan aku bicara denganmu sebentar saja.
Guru.
Kau tahu mengenai sulap Hyungku kan?
Aku tahu.
Itu adalah sulap dari pesulap legendaris Harry Hudini yang meloloskan diri di air.
Aku tahu soal itu.
Dia melompat di kedalaman beberapa meter. Jauh dari permukaan air.
Lompatan 15 meter. Dia masuk ke dalam air.
Dia harus membuka kunci borgol di tangan agar bisa lolos.
Tidak ada alat bantu.
Itu bukanlah sulap, tapi bunuh diri.
Aku akan tampil.
- Jay-ah! - Kalau aku bilang ingin menampilkan sulap ini. Hyung ku akan kembali padaku.
Key sudah gagal.
Apa maksud perkataanmu?
Kecelakaan Key itu...
- Aku sudah memintanya dengan berbagai cara... - Pak Guru, aku tanya apa maksud perkataanmu?
Kau adalah orang yang terbaik yang paling aku mengerti di dunia ini. Kenapa kau malah melakukan itu padaku?
Aku tidak menyangka kau akan mengatakan itu padaku.
Kelak kau akan mendapatkan cacian di masa depan.
Joon-ah, aku pergi dulu. Kau latihan disini saja.
Hyung, kau mau kemana?
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Yi Seul-ah.
- Yi Seul-ah. Kau mau kemana? - Aku tidak bisa mendengarmu.
Kalau kau tidak dengar, lepaskan headsetnya dulu.
Apa kau bilang? Aku tidak mendengar apapun loh.
Kalau kau tidak dengar apapun, bagaimana kau bisa menjawabku?
Kenapa kau tetap mengikuti ku sih? Menyebalkan!
Aku?
Kau sepertinya marah padaku. Jadi aku ingin bicara padamu.
Apa aku kelihatan marah?
Sejak aku bilang akan pergi keluar negeri, kau tiba-tiba marah padaku.
Tidak. Aku tidak marah padamu.
- Kau marah padaku. - Aku tidak marah padamu.
- Aku tahu kau marah. - Aku bilang tidak marah!
Aku bilang tidak, kenapa kau bilang aku marah?
Lihat.... Kau marah.
Ah Oppa. Kenapa kau tetap bilang kalau aku marah padahal aku tidak marah?
Jangan pergi!
[Fansub - GOT7] [and thanks to anandaafina]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.