Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[MAGIC SCHOOL] Jombang, 03 Oktober 2017
Kenapa aku tidak mengetahuinya?
Bagaimana bisa pembangunannya ditunda seperti ini?
Saya minta maaf.
Nanti akan saya usahakan cepat selesai.
Jadi sekarang,
Kau baru menyanggupinya?
Ah tiba-tiba,
Aku merasa frustrasi.
Tidak seperti itu,
Saya minta maaf.
Ahjushi,
Kenapa kau terlihat lelah di depanku?
Sebenarnya saya single parent.
Kalau gitu berhentilah bekerja dan pergi saja!
Itu akan memperlambat pekerjaanmu.
Saya minta maaf.
Saya akan bekerja lebih keras, jadi Anda tidak perlu khawatir.
Jika kau masih ingin bekerja disini,
Lakukan yang terbaik.
Mengerti?
Banyak orang yang ingin bekerja disini.
Melimpahkan semua kesalahan padanya, bukankah itu keterlaluan?
Dia memang keterlaluan.
Ayo pergi saja.
Hati-hati di jalan.
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Halo.
NaRa-ya.
Ya. Ini aku.
Kau tidak datang?
Tidak.
Aku habis pergi ke suatu tempat.
Aku lagi di jalan nih.
Apa kau bersama orang lain?
Tidak. Aku hampir sampai rumah.
Baiklah.
Aku tutup telponnya.
Ya.
Siapa itu?
Jay-ssi,
Akhirnya, aku bertemu denganmu.
Aku Cha Seo Hwa.
Bolehkah aku masuk ke dalam sebentar?
Akan ku hubungi kembali nanti.
Ya.
Ya?
Bilang pada bos bahwa aku tidak ingin kembali.
Ah ya. Aku mengerti.
Hai, Jay-ssi.
Bisakah aku berbicara langsung?
Bilang to the point aja.
Baik.
Sebenarnya, kau dan aku harus menghadiri interview.
Siapa yang punya kepentingan?
Apa itu punyaku atau kepentingan perusahaan?
Ah itu kepentingan kita, karena aku rasa kau masih bagian dari kita.
Aku harus melakukan pertunjukan, apa benar begitu?
Tentu saja.
Aku harus bilang bahwa ini adalah wawancara interpersonal.
Jadi aku sedikit khawatir.
Ah interview.
Ya.
Kalau gitu pergilah.
Tunggu.
Kau sungguh tidak ingin melakukannya?
Tidak, tidak. Jangan memaksa aku melakukannya.
Ya?
Aku bukan orang yang mudah berubah pikiran meski dipengaruhi semaksimal mungkin.
Aku tau itu,
Tapi tidak bisakah kau melakukannya sekali ini saja?
Aku minta maaf.
Sungguh aku minta maaf,
Aku mohon kerja samamu.
Ku mohon.
Yahh,
Tiba-tiba,
Aku merasa frustasi.
Tidak seperti itu.
Saya minta maaf.
Kau belum tidur?
Aku tidak bisa tidur.
Kau lihat apa?
Daripada kau melihatku makan, mending tidur saja.
Ya.
Ini dia.
Aku akan memberitahu kalian rahasia trik sulap untuk 'menghilangkan koin'.
Ini koinnya.
Nanti akan terlihat menghilang,
Diantara tangan kalian.
Ini cuma soal kelihaian.
Gerakkan tanganmu dengan hati-hati lalu gerakkan ke arahmu. Dan jangan lupa,
Lakukanlah pelan-pelan.
Lalu koin akan menghilang ketika kau membuka tanganmu.
Begini,
Menghilang.
Tidak.
Apa koinnya tidak hilang tapi disembunyikan?
Oke, lihatlah.
Perhatikanlah.
Oh kau bisa.
Kau bisa melakukannya dengan benar meski kau hanya mencoba meniru sekali.
Apa aku menirunya dengan benar?
Itu berarti kau memiliki pemahaman yang baik.
Setelah ini, akan lebih mudah bagimu.
Baiklah. Kau.
Ini juga mudah untuk yang lain kalau mereka memahami apa yang kau ajarkan.
Oh ya benar.
Hei, kau mungkin bisa melakukannya dengan baik.
Ya.
Mungkin juga, aku bisa lebih baik darimu.
Siapa kau, kok bisa begitu yakin?
Kemampuanmu saja belum kau tunjukkan.
Kenapa kau meragukanku?
Oppa adalah yang terbaik dalam hal ini.
Aku rasa tidak.
Setelah kau melihat kemampuanku nanti, pasti kau akan menyesali keraguanmu pada kemampuanku.
Kalau aku bisa lebih baik darinya dalam hal ini.
Apa itu jadi masalah besar?
Apa yang kau bicarakan sih?
Jadi mendingan, kau tunjukkan kemampuanmu pada kami.
Aku masih harus belajar lagi.
Tolong lanjutkan lagi langkah-langkah triknya.
Lupakan saja apa yang kalian dengar.
Ini bukan tentang siapa yang lebih baik.
Tapi ini tentang ketulusan.
Jika tidak ada ketulusan, pasti tidak ada kesuksesan. [Wahh.. Tepuk tangan pemirsa :D]
Aku ingin menyangkalnya. [??? susah punya murid kelewat pinter gini. Wkwkwk]
Sudahi sampai disini pelajaran hari ini. [??? susah punya murid kelewat pinter gini. Wkwkwk]
Berarti,
Kau tidak bisa lagi tampil di Korea?
Apa kau sudah tahu itu?
Begini, kita tidak berbicara tentang hari ini kan?
Aku kembali kesini untuk mempelajari dan mendalami sulap.
Itulah yang aku lakukan.
Oh jadi seorang Jay pun masih ingin belajar?
Ya.
Ini cukup bagus untuk belajar disini.
Kalau gitu,
Aku harus pergi untuk membeli komputer.
Apa kau selalu sesibuk itu?
Ya.
Selalu.
Baiklah kalau begitu.
Sebelumnya, apa hidupmu akan baik-baik saja meski kau sendirian?
Aku makan sendiri dengan baik.
Tidur sendiri dengan baik.
Aku hidup sendiri dengan baik, selalu diberkahi, dan aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan.
Tidak peduli apa yang kau katakan,
Apa hidupmu memang semenyenangkan itu?
Bukankah kau merasa cemburu pada orang lain?
Hangout, makan, bermain?
Bukan begitu?
Apa kecemburuan itu berarti kehidupan yang nyaman?
Tidak ada yang bisa membuatku merasa cemburu, aku menikmati pekerjaanku, sesuatu yang sudah aku pilih untuk ku lakukan.
Tapi, apa mungkin,
Kalau kau menikmati jalan hidupmu, tanpa melakukan apa yang kau inginkan, dan hanya membiarkannya mengalir?
Jadi itulah kenapa kau menanyakannya.
Tidak hanya sekali.
Kau tidak akan selalu baik-baik saja ketika kau sendirian.
Jadi, ya sudah biarkan aja.
Kalau gitu, aku masih ingin tahu tentang satu hal.
Ya, tapi,
Hanya pertanyaan yang jelas saja, bukan tentang privasiku yang lain.
Bukan kok.
Ini tentang Key.
Ini bukan pertanyaan sepele.
Jadi kumohon jawablah dengan jelas.
Terkait dengan insiden Key beberapa waktu lalu.
Kau mengklaim bahwa Key masih hidup.
Apa itu mungkin kalau kau masih berpikir begitu?
Hyung masih belum mati.
Aku masih mengingatnya.
Dia menyiapkan dengan baik pertunjukan itu dan tidak memperdulikan isu bahwa dia akan mati atau tidak.
Aku mencarinya secara rutin setidaknya sebulan sekali.
Saat itu, jasadnya tidak ditemukan. Dan kasus ini juga sudah ditutup polisi.
Polisi itu mungkin saja tidak bekerja keras.
Dan mereka tidak mencarinya dengan teliti.
Setiap kali aku mendengar omong kosong dari orang-orang,
Omong kosong orang-orang itu mungkin saja benar. [Ini wawancara apa debat presiden? :D]
Itu sesuai dengan kondisi saat ini.
Hyung tidak pernah mati. Dia adalah Key.
Mereka seharusnya tidak mengatakan hal-hal yang tidak pasti.
Jadi, kau masih berharap kalau Hyung-mu yang sudah mati itu masih hidup?
Hyung-ku mati?
Hyung-ku yang mati itu masih hidup!
Hyung-ku yang mati.
Kau tetap mengatakan hal-hal seperti itu padahal kenyataannya dia masih hidup. Apa itu menyenangkan?
Jay-ssi,
Kau terlalu berlebihan.
Berlebihan?
Mari kita akhiri saja pembicaraan tentang Key.
Jamuannya sungguh lezat.
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Bagaimana pendapatmu?
Hmm, sangat menghibur.
Ceritanya membuat jantungku berdebar.
Aku sudah mengerti alasan kenapa kau melakukan ini.
Sempurna.
Benarkah?
Aku siap pergi kalau gitu.
Kau mau pergi kemana?
Tempat terkenal yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya.
Wah, jadi kau akan terkenal?
Kalau gitu aku harus minta tanda tangan nih,
Hei, ayo hangout denganku hari ini!
Kemana kita akan pergi?
Ini tidak jelas.
Di jaman sekarang, penegakan hukum tidak dilakukan dengan tulus. [Mbaknya menang banyak:D]
Dari poin itu, inspirasiku datang.
Itulah dunia yang kita tinggali saat ini. Bukankah itu menakutkan?
Dunia yang menakutkan?
Aku harus menjadi seorang yang berguna.
Kau punya pemikiran yang bagus.
Kau bisa membuat imajinasimu menjadi kenyataan juga loh.
Apa kau tau kenapa aku melakukan hal-hal seperti ini?
Kenapa?
Semangat, rasa syukur, itulah semua yang aku punya.
Aku suka melakukan hal-hal yang membuatku merasa tertarik dan menjadi lebih baik.
Woori-ya.
Apa itu sulit untukmu? Semangatlah.
Kau adalah seseorang yang bisa melakukan ini.
Apa kau yakin kalau aku bisa melakukannya?
Sungguh, [Elus terus bang, elus aja terus :D]
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
[Fansub - GOT7] [and thanks to anandaafina]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.