All language subtitles for Justice 2017 1080p

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Rudy Manthey

October, 11-2017

"Justice 2017"

rudymanthey@rocketmail.com

rdmanthey5@gmail.com

Lets Play The Movies.....

Terakhir kita bicara, kau memanggilku pengecut.

Aku tak melihat Tuhan menyetujui kekerasan,

Tapi aku berdoa untukmu.

Aku berdoa kau akan selamat dari perang...

...dan membela kebenaran.

Aku menuliskan kau surat untuk bantuan.

Aku melihat bagaimana tindakan terkadang menuju pada keburukan.

Ada orang jahat yang meneror warga yang baik.

Aku sudah mengambil sikap dan telah membayar harganya.

Pendeta McCord?

Nn. Ginny. Ada yang bisa aku bantu?

Aku mau bicara.

Ini sudah larut.

Dan aku takut ini kurang tepat.

Aku mau keluar dari kehidupan ini.

Aku malu pada diriku sendiri.

Menjadi seperti apa aku saat ini.

Nn. Ginny, Tuhan mengampuni orang yang mau bertaubat.

Itu terdengar sangat bagus, tapi bagaimana?

Bagaimana aku menjauh dari Reb?

Dia bilang dia memiliki aku.

Dia takkan pernah biarkan aku pergi.

Nn. Ginny, jika kau berserah diri kepada Tuhan,

Maka Ia akan mengurusmu.

Dan aku akan membelamu.

Aku mau mempercayaimu, Thomas.

Kau hanya perlu percaya.

Nn. Ginny, tolong hentikan.

Baiklah.

Kita bisa bicarakan ini lagi besok pagi.

Kau pulanglah ke rumah dengan aman sekarang.

Apa-apaan ini?

Reb, ini bukan apa-apa. Kami hanya bicara.

Nn. Ginny datang untuk bimbingan spiritual.

Begitu cara kau menyebutnya?

Tak ada yang terjadi, Reb.

Ini rumah Tuhan,

Aku memintamu dengan sopan agar kau pergi.

Reb, hentikan.

Pulanglah, Ginny./ Sayang, tolong, jangan...

Pergilah!

Kau sudah cukup mengacau, Pendeta.

Tak ada yang terjadi, Reb.

Itu dariku.

Dan itu dari Mayor.

Mayor?

Aku yakin kau sudah diminta untuk menjauhi urusannya.

Kau seharusnya menuruti.

Tapi tidak, kau justru berperan sok suci.

Meski aku berjalan menuju lembah bayangan kematian,

Aku tidak takut,

Karena Engkau bersamaku;

Tongkat-Mu dan berkah-Mu akan menenangkanku.

Sampai bertemu di sisi lain, Pendeta.

Tolong!

Tolong!

Ikat dia.

Tolong aku!

Apa kejahatannya?

Apa kau tak bisa lihat?

Kejahatan karena menjadi orang kulit hitam.

Kau belum dengar? Perang sudah berakhir.

Kau kalah.

Perang akan berakhir saat aku katakan itu berakhir.

Saranku untukmu adalah kembalilah ke kudamu...

...sebelum aku ikat kau ke tiang ini

Lepaskan dia.

Siapa namamu, Nak?/ Abraham, Pak.

Pulanglah, Abraham.

Terima kasih, Pak.

Namaku James McCord,

Tapi teman-temanku memanggilku "Marshal."

Kita ada masalah?

Tidak, Marshal. Tak ada masalah.

Wiski.

Satu lagi.

Topi yang bagus.

Terima kasih.

Aku menginginkannya.

Maaf?

Aku bilang aku menginginkannya.

Aku yakin kau bisa mencarinya sendiri.

Aku mau yang itu.

Itu takkan terjadi.

Kecuali kau mau mati demi topi ini,

Aku sarankan kau bawa temanmu dan biarkan aku untuk minum.

Ada yang bisa beritahu aku di mana gereja berada?

Tak ada?

Tak ada yang tahu di mana gereja berada.

Pergilah ke jalan di ujung kota.

Tak banyak yang bisa kau temukan, tapi kau takkan melewatkan itu.

Jika ada yang melihat Pendeta McCord,

Beritahu dia kakaknya mencarinya.

Itu sangat tragis.

Seorang pendeta mati terbakar seperti itu.

Dia banyak mendapat kesempatan.

Ya.

Kecelakaan biasa terjadi.

Kau tahu, saat pertama aku datang ke sini,

Kau hanya melihat tanah kosong sejauh mata memandang.

Negara bebas untuk diambil.

Beberapa orang menyebutnya "Negara Tuhan."

Tapi menurutku...

...Tuhan takkan menghentikanku dari mengambil bagianku.

Bagaimana dengan darah?

Apa maksudnya itu?

Saudara Pendeta itu datang ke sini.

Benarkah?/Aku pernah melihat orang seperti dia sebelumnya.

Seekor anjing yang mencari tulang.

Dan dia seorang marsekal.

Dia Marsekal AS.

Jadi maksudmu...

...dia takkan percaya jika kematian saudaranya adalah kecelakaan?

Mungkin kecelakaan hal biasa di keluarga mereka.

Aku rasa begitu.

Kenapa kau tak memakai Colt?

Kau tahu itu lebih bisa diandalkan?

Ayahku berikan aku senjata ini. Ini cocok untukku.

Kenapa kau tak khawatirkan soal Marsekal AS,

"...karena ia membantu para penyelamat sesuai dengan kehendak Tuhan."

"Kita tahu jika semua berjalan baik dengan kasih dari Tuhan,"

"Bagi mereka yang dipanggil sesuai dengan tujuannya."

"Bagi mereka yang Ia kenali, Ia juga menakdirkan..."

"...untuk menjadi sesuai dengan citra putranya,"

"...agar Ia menjadi anak sulung diantara saudara-saudaranya."

Ada yang bisa kubantu, Pak?

Ini gereja saudaraku.

Aku mencari dia.

Itu saja untuk hari ini, anak-anak.

Terima kasih, semuanya.

Aku Melissa.

James McCord.

Biar aku antar kau padanya.

Aku minta maaf, Adik. Aku seharusnya datang lebih cepat.

Kau tidak tahu?

Apa aku bertanya padamu dimana adikku dikuburkan?

Maafkan aku. Aku...

Itu bukan salahmu.

"James yang terhormat,"

"Terakhir kita bicara, kau memanggilku pengecut."

"Aku tak melihat Tuhan menyetujui kekerasan,"

"Tapi aku berdoa untukmu."

Aku berdoa kau akan selamat dari perang...

...dan membela kebenaran.

Aku menuliskan kau surat untuk bantuanmu.

Aku melihat bagaimana tindakan terkadang menuju pada keburukan.

Ada orang jahat yang meneror warga yang baik.

Aku sudah mengambil sikap dan telah membayar harganya.

"Aku takut akan hidupku."

"Aku berharap kau segera datang."

"Bantu aku singkirkan kejahatan ini. Adikmu, Thomas."

Apa kau Sherif?

Marsekal AS.

Kau tahu bagaimana adikku tewas?

Mereka temukan jasadnya di gereja setelah itu terbakar.

Ada orang jahat di kota ini,

Dan ia berdiri melawan mereka.

Bukankah Firman menjelaskan...

...bahwa orang benar dan berhati lembut akan mewarisi Bumi?

Jelaskan ini padaku.

Kapan waktunya untuk berdoa?

Alkitab katakan pada kita, dan aku kutip,

"Tak bisakah kita melihat ke arah lain?"

Tapi itu juga bilang pada kita jika ada waktunya...

Waktu untuk semuanya.

Aku hanya sendirian, tapi aku takkan berpaling.

Aku melihat siapa pencuri sebenarnya,

Dan aku akan menunjukkan mereka. Di sana.

Disana, saudara dan saudariku, disanalah pengabdi kegelapan.

Berdiri denganku, saudara dan saudariku.

Kita bisa singkirkan kota ini dari kejahatan mereka.

Aku akan cari tahu apa yang terjadi kepada adikku.

Jika ada pelanggaran, seseorang akan membayarnya.

Kau punya tempat untuk menginap?

Kupikir aku akan dirikan tenda.

Kami punya pondok di dekat kandang kuda.

Itu tidak banyak, tapi kau boleh tinggal di sana.

Aku tak mau mengganggu, Bu./ Aku sama sekali tak keberatan.

Terima kasih atas kebaikanmu.

Baiklah kalau begitu.

Hei! Dasar ceroboh. Berhati-hatilah, mengerti?

Astaga.

Gus, buka itu.

Dimana senjatanya?

Itu di pengiriman selanjutnya.

Baik. Tutuplah.

Kau, berikan terpal di sana.

Aku tak mau itu basah.

Astaga.

Tom punya pola pikir yang baik.

Dia memikirkan semuanya dengan baik.

Aku lebih orang yang mengambil tindakan.

Kami semua menghargai bagaimana dia menjelaskan...

...firman-firman Tuhan kepada orang sederhana seperti kami.

Aku tidak menyebutmu sederhana, Bu.

Terima kasih, Pak.

Melissa yang ajarkan Alkitab kepada anak-anak sebelum Thomas datang.

Dia membaca setiap bab dan ayah didalam tidurnya.

Hentikan, Ayah. Kau membuatku malu.

Aku sudah melihat itu saat bertemu dia.

Terkadang yang orang butuhkan adalah keyakinan.

Thomas selalu berdoa.

Berdoa untuk sesuatu. Aku tak pernah memahami itu.

Jika kau ingin sesuatu, berusahalah mendapatkannya.

Kenapa berdoa untuk itu?

Apa yang kau tahu soal kematian Thomas?

Kami temukan jasadnya di gereja setelah kebakaran.

Aku tahu mereka temukan jasadnya yang terbakar,

Tapi kenapa dia tak berusaha selamatkan diri?

Mereka bilang dia mabuk dan terjatuh mengenai lampu.

Kau percaya itu?

Tidak.

Thomas bukan peminum.

Bahkan dia selalu ucapkan selamat malam kepada para pemabuk.

Kau bilang jika ia berpikir Mayor Pierce...

...mungkin dalang dibalik permasalahan di kota ini.

Menurutmu dia ada kaitannya dengan kematian adikku?

Ya, kurasa begitu.

Katakan padaku.

Orang bilang sebelum perang,

Pierce menghasilkan uang sebagai penjual budak.

Saat perang dimulai, kebanyakan orang pergi ke Timur, tapi dia tetap tinggal.

Dia mendapatkan posisi berkuasa di kota.

Dia menyewa Reb dan kelompoknya mantan prajurit Konfedeasi...

...sebagai aparat hukum dan mendapatkan posisinya sebagai Walikota.

Bagaimana dia bisa terbebas dengan sesuatu seperti itu?

Siapa yang bisa hentikan dia?

Ini kota kecil, Marsekal.

Semua orang yang memiliki pengaruh sudah dia sewa.

Saat perang berakhir,

Orang kembali dan kita sudah berkembang.

Reb membawa tentara bayaran ke sini,

Dan saat situasi menjadi sangat buruk.

Siapa pun yang menentang Reb atau Walikota menghilang.

Adikmu bukan yang pertama.

Aku tak percaya dia mabuk dan terjatuh menyenggol lampu lilin.

Sesuatu terjadi kepadanya.

Aku takkan pergi hingga aku tahu yang sebenarnya.

Ini milik adikmu.

Setelah kebakaran, aku menemukannya di reruntuhan.

Aku ingat hari ini.

Kau tak suka berdiri untuk waktu yang lama.

Ibu kami.

Ini sudah sangat lama.

Cincin kawinnya.

Ibuku tak mau dikuburkan dengan ini.

Dia mau salah satu dari kami memilikinya saat waktunya tiba.

Itu indah.

Jurnal.

Kalian tahu dia menyimpan ini?

Aku tidak tahu.

Ini sudah malam. Aku sebaiknya istirahat.

Selamat malam, Ayah./ Selamat malam.

Selamat malam, James.

Apa dia baik-baik saja?

Situasinya sangat berat.

Suaminya tewas di Antietam.

Setelah itu ia kehilangan anaknya, cucuku, karena difteri.

Aku turut prihatin./ Dia sudah semakin tangguh.

Dia semakin membaik setiap harinya.

Kita lihat apa yang bisa kau katakan padaku, Adikku.

Dunia Barat. Tanah penuh janji untuk kebanyakan orang.

Bagiku, ini adalah tanah takdir.

Meski aku meninggalkan kehidupan baik yang penuh kemungkinan,

Panggilan Tuhan jauh lebih kuat.

Aku yakin Mayor berada dibalik ini semua.

Masyarakat kami tak memiliki bentuk hukum selama lebih beberapa tahun.

Melissa Collins datang setelah insiden dengan Reb.

Dia wanita yang cantik.

Aku mengikuti Mayor ke bekas tambang yang dipenuhi dengan senjata.

Aku menggambarkan peta lokasinya.

Reb tak mau dengar jika kau tak punya uang hari ini.

Seperti yang kukatakan, Pak, usahaku sedang sepi.

Beberapa tentara baru memintaku mengurus kuda mereka minggu depan...

...dan mungkin memperbaiki beberapa hal.

Itu takkan selesaikan masalah yang kita punya hari ini, bukan?

Turunkan senjatamu. Beritahu aku apa yang terjadi.

Bisnis. Ini bukan urusanmu.

Jadikan itu urusanku.

Kami tahu kau siapa. Kau sebaiknya cari tahu siapa kami.

Kau akan membayar mereka saat kau bisa?

Ya, Pak.

Kau sudah mendengarnya.

Hanya itu saja untuk hari ini. Sekarang pergilah.

Dasar keparat.

Terima kasih.

Bagaimana aku bisa membayarmu?/ Jagalah kudaku.

Kami sudah menempuh perjalanan jauh. Dia mungkin perlu diurus.

Kau selamatkan anakku, Abraham.

Apapun yang kau butuhkan, tidak perlu bayar.

Seseorang harus dibayar atas pekerjaannya.

Terima kasih.

Kau tahu kau harus membayar pajak, atau akan ada konsekuensinya.

Bagaimana aku memberi makan keluargaku?

Itu masalah yang harus kau pikirkan.

Tolong.

Sudah cukup, semuanya. Jangan lakukan ini lagi.

Letakkan itu perlahan-lahan.

Lalu mundur.

Ini belum berakhir.

Kau tak bisa datang ke kota orang...

...dan bertingkah seolah kau pemilik kota ini.

Itu ironis, bukan?

Jadi kenapa kau dan temanmu tidak pergi dari sini.

Semoga Tuhan memberkatimu.

Jangan terlalu yakin soal itu.

Hei, koboi. Mau bersenang-senang?

Tidak, terima kasih, Bu.

Wiski.

Berikan aku dua lagi.

Terima kasih.

Boleh aku bergabung denganmu?

Terima kasih.

Aku mau perkenalkan diriku.

Tidak perlu, Marsekal.

Kurasa itu tidak mengejutkan.

Dengar, Kapten, aku mungkin butuh bantuanmu.

Kurasa itu bukan hal yang mustahil.

Itu misi kami untuk menjaga negara ini tetap aman.

Tugasmu adalah menjaga perdamaian.

Kita berdua tahu itu tidak selalu mudah.

Dimana kau ditempatkan?

Gettysburg. 20th Maine.

Kita bisa kalah perang jika kalian tak bisa menahan pasukan Konfederasi.

Utara dan Selatan. Itu bisa dikatakan hal sederhana,

Tapi itu hanya kumpulan anak kecil yang saling bunuh. Orang Amerika.

Kalian juga di Gettysburg?

Second Bull Run, Antietam, Fredericksburg.

Bersulang itu itu semua.

Amin.

Aku rasa ini kaitannya dengan adikmu.

Aku masih belum yakin,

Tapi dia berusaha untuk membuat kita ini menjadi benar.

Kami mengawasi Mayor dengan alasan kami tersendiri.

Dan alasan itu tidak termasuk masalah keluarga.

Mengingat jika kita berhadapan dengan musuh negara...

...Quantrill's Raiders dan segalanya...

Mungkin aku akan sedikit butuh bantuanmu.

Jangan datang kepadaku tanpa bukti yang kuat.

Aku tak mau bahayakan misi kami hanya untuk membantumu balas dendam, mengerti?

Ya, Pak, aku mengerti.

Permisi, Mayor.

Saudara pendeta itu biang masalah.

Maksudnya?

Dia menghalangi kami mengambil uang sewa dari pandai besi...

...dan dari toko Trumble hari ini.

Tuhan, kenapa kau kelilingi aku dengan orang tolol dan bodoh?

Kau meminta kami untuk tidak menodongkan senjata pada warga,

Jadi apa yang harus kami lakukan?

Aku akan katakan padamu...

Pergilah dari berandaku, pergilah dari hadapanku!

Cepat.

McCord ini,

Dia tidak boleh mengganggu urusanku.

Dia seperti penyakit.

Itu bisa menular. Ini harus segera ditangani.

Apa yang akan kau lakukan dengan itu?

Minta seseorang mengikutinya. Bukan kedua orang bodoh barusan.

Pilih dua orang bodoh lainnya.

Lihat apa yang dia rencanakan./ Aku akan mengurusnya.

Aku memberi kalian semua makan.

Jangan bertingkah seolah kau belum mendapatkannya.

Pergilah.

Pagi. Aku tak melihatmu berdiri di sana.

Matahari pagi membuat rambutmu bersinar.

Itu terlihat seperti lingkaran cahaya.

Aku bukan malaikat.

Bukan itu kabar yang beredar.

Dengar, aku temukan sesuatu di jurnal milik Thomas.

Mungkin membuktikan jika Mayor merencanakan hal buruk.

Apa yang kau temukan?

Peta ini. Ini mengarah ke tempat persembunyian.

Di jurnalnya berkata ini penuh senjata dan uang hasil curian.

Aku tak tahu cara membacanya. Aku tak kenal daerah ini.

Saat Tom dan aku masih kecil, kami sering bermain pengintai Indian.

Kami menggambar peta untuk penduduk pergi ke Barat.

Kami menggambarnya dengan kode agar seandainya itu di curi,

Orang jahat itu takkan tahu cara menggunakannya.

Ini simbol Utara. Itu kolam dan pepohonan.

Intinya adalah, aku bisa gunakan peta itu...

...untuk temukan tempat persembunyian persediaan Mayor.

Aku ikut denganmu.

Tidak, aku tak tahu apa yang akan aku temui di sana.

Jika sesuatu terjadi kepadaku,

Aku mau kau cari Kapten Lewis dan berikan dia peta terjemahan itu.

Kampnya berada tak jauh dari sini. Hanya Kapten Lewis.

Aku tahu itu dimana. Itu bekas tambang tua.

Aku bisa mengantarmu ke sana./ Tidak, aku butuh kau di sini.

Baiklah.

Hanya Kapten Lewis.

Seseorang menembak gemboknya. Ayo kita periksa.

Kau bisa baca?/ Bisa, Pak.

Kalau begitu bacakan itu untukku.

"Mayor Pierce, gudang senjata kita di Sawtooth sudah penuh..."

"...dan kami sudah merekrut 400 orang lebih yang siap melakukan apa yang diperlukan."

"Sebagai tambahan, kami merekrut 200 prajurit dari Virginia dan Kentucky..."

"...dan siap untuk ikut bertempur untuk wilayahmu."

"Harap dipastikan kau sudah siapkan akomodasi yang cukup."

"Salam hormat, Mayor J.W. Cooter."

Astaga, Nak.

Kau membaca dengan baik.

Aku mau kau bawakan kabar gembira.

Aku mau kau bawakan pesan dariku kepada Mayor Cooter.

Aku mau kau bilang padanya,

"J.W., terima kasih atas inspirasi ini..."

Ya, tak apa. Jangan mengetuk. Langsung masuk saja.

Ada yang mau kau katakan?/ Ya.

Nak, tunggu diluar. Tutup pintunya.

Ya, silakan duduk.

Anak buahku melihat kakak pendeta itu pergi ke luar kota.

Kabarnya dia menuju ke Utara.

Keluar kota dalam artian "selamanya"?

Sulit dipastikan.

Mereka mengikutinya?

Tidak. Entah dia pergi ke mana.

Kurasa itu informasi yang sangat tidak berguna, bukan begitu?

Saat mereka beritahu kabar itu, Marsekal sudah jauh pergi.

Kupikir sebaiknya aku tetap disini dan tunggu dia kembali.

Itu yang kau pikirkan?

Reb, aku mau kau dengarkan aku. Kau tahu...

Kau tidak berpendidikan.

Kau bukan orang yang cerdas. Bahkan, kau bodoh.

Kau orang yang bodoh.

Kau menyewa berandalan yang menembak orang.

Kau tak bisa tawarkan aku sesuatu yang tak bisa kubeli 100 kali lipat.

Kau mengerti?

Ya, aku mengerti.

Karena itu, aku tak mau tahu soal apa yang kau pikirkan.

Aku membayarmu untuk melakukan apa yang aku pikirkan,

Dan kurasa kau lupa siapa yang mengurus pertunjukkan ini.

Ini bukan kotamu, Nak.

Ini adalah kotaku. Aku Walikotanya.

Dan itu baru permulaan.

Jadi jangan berani-berani menggigit tangan yang memberimu makan,

Kecuali kau mau mati kelaparan.

Paham?

Maaf. Itu takkan terulang lagi.

Seandainya Marsekal itu kembali,

Aku mau bicara dengannya.

Aku mau kau yakinkan dia...

...jika ini waktunya dia tinggalkan kota ini selamanya.

Bagaimana jika dia masih tidak mau mendengar?

Maka dia akan mengalami kecelakaan.

Jangan lupa, dia Marsekal AS.

Aku tak mau ada investigasi.

Jadi saat aku bilang "kecelakaan," Reb, maksudku "kecelakaan."

Itu saja.

Reb.

Minta anak muda itu kembali ke sini, mengerti?

Syukurlah kau baik-baik saja.

Aku menemukannya. Itu semua benar.

Disana ada cukup senjata dan peledak untuk memulai perang.

Menurutmu Kapten akan membantu kita?

Semoga saja.

Kunjungi RAJA77.com The Best Senior Master Agent Betting Indonesia

Bonus 5% DEPOSIT PERTAMA Untuk Permainan Casino Bonus 5% CASHBACK SPORTSBOOK

Bonus 0.25% COMMISION SPORTSBOOK Grade A Bonus 0.7% ROLLINGAN LIVE CASINO

Kalian membuatku sakit kepala.

Cukup salah satu dari kalian yang menjelaskan.

Kau yang katakan./Seseorang menemukan tambangnya, bos.

Tiga orang kita tewas.

Ini sudah cukup.

Berikan kuda ini air minum./ Baik, Pak.

Apa yang membawamu kemari, McCord?

Aku mengikuti peta yang digambar adikku.

Itu menuntun ke tambang tua yang dipenuhi senapan, mesiu, dan emas curian.

Dia merencanakan sesuatu yang besar, Kapten./Berapa banyak senapan?

50-60 peti.

Kau tahu kenapa militer mengirimku ke tempat busuk ini?

Wilayah ini tak sepenuhnya berada di wilayah kekuasaan Amerika Serikat,

Dan ada kekhawatiran di Washington.

Kami mendapat kabar ada kelompok pemberontak dari Konfederasi...

...yang tak mau menerima Tn. Lincoln dan Proklamasi Emansipasi miliknya.

Itu menjelaskan masukkan mantan konfederasi ke wilayah ini.

Tepat sekali.

Bagi orang-orang ini, perang belum berakhir.

Kami memeriksanya sendiri,

Dan kami akan menyita apapun yang ada hubungannya dengan pemberontakan ini.

Tapi aku tak bisa menyatakan Mayor Pierce bersalah...

...kecuali kau bisa buktikan keterkaitan dia dengan gudang senjata ini.

Hei, McCord.

Apa yang kau inginkan?

Aku punya informasi soal adikmu.

Jangan buang-buang waktuku, Ginny.

Kau mengenalku, ya?

Kau pelacurnya Reb. Informasi apa?

Tidak di tempat terbuka seperti ini.

Mereka mungkin melihat kita. Kemarilah.

Aku tak punya banyak waktu.

Aku tidak akan lama./ Ginny.

Kau punya informasi untukku atau tidak?

Ini informasinya.

Maaf, James.

Aku mau menembak wajahmu sekarang juga.

Tapi bos mau memberimu satu kesempatan lagi...

...untuk kembali ke tempat asalmu dan lupakan soal tempat ini.

Itu takkan terjadi.

Aku berharap kau mengatakan itu. Awasi dia.

Kau akan tinggalkan kota ini,

Dengan kuda atau didalam peti mati, aku tidak peduli.

Angkat dia.

Bagaimana?

Kau sudah menerima pesannya, Marsekal?

Apa? Aku tak bisa mendengarmu. Katakan yang keras.

Apa kau bilang?

Baumu seperti kotoran kuda.

Baiklah, sudah cukup. Bajingan yang tangguh.

Kita pergi.

Ayo, kawan.

Bawa aku pulang.

Halo, Marshal. Kau sudah aman sekarang.

Tenang. Kau harus beristirahat.

Aku yakin dia masih bernapas saat kami tinggalkan dia.

Semoga saja itu membuat dia pergi.

Setidaknya itu akan menahannya.

Itu memberi kita waktu untuk fokus dengan bisnis.

Tidak.

Biarkan keadaan tenang satu atau dua hari.

Biar warga tahu apa yang terjadi pada pahlawan di kota ini.

Aku mau tidur.

Tutup pintunya saat kau keluar.

Terima kasih.

Tentu.

Aku tak mau kau berakhir seperti Thomas.

Thomas dan aku sangat berbeda.

Sebagai Marsekal AS, yang kau tahu adalah kematian,

Pencuri dan pembunuh.

Kemudian perang terjadi.

Di tanah yang terpecah karena kebencian, dia menceritakan cinta.

Selagi orang dipukuli dan digantung, dia menceritakan pengampunan.

Saat dunia dalam kekejaman, dia menceritakan belas kasih.

Itu bukan aku.

Tak ada pengampunan di sini.

Thomas orang yang baik.

Maksudku adalah, aku takkan berakhir seperti dia...

...karena aku tidak seperti dia.

Kau mau mencoba berdiri?

Mencoba untuk berjalan?

Pegangan denganku.

Jangan terburu-buru. Pelan-pelan.

Pelan-pelan.

Benar begitu.

Kau tak apa?

Siapa yang tahu apa yang David gunakan untuk menjatuhkan raksasa?

April./ Batu.

Itu benar. Kau sangat cerdas.

Kau menghalangi cahayaku.

Reb, kau familiar dengan buku...

..."Demokrasi di Amerika" karya Alexis de Tocqueville?

Kurasa tidak.

Itu sangat luar biasa.

Maksudku, dia orang Prancis,

Dia bepergian berkeliling negeri ini setelah revolusi.

Dia menuliskan hal yang luar biasa soal Amerika.

Kau tidak bilang.

Aku tidak bilang apa?

Jika orang Prancis datang ke sini...

...dan menulis segalanya soal Amerika.

Aku mengatakan itu.

Lupakanlah. Aku ada berita.

Ada penembakan dia tambang tua. Dua anak buahku tewas.

Benarkah?/ Ya.

Aku turut berduka cita. Siapa pelakunya?

Aku tidak yakin.

Biar aku ubah. Apa menurutmu Marsekal yang melakukan itu?

Aku tidak yakin./ Kau barusan mengatakan itu.

Ada yang hilang?

Tampaknya tak ada yang hilang.

Kau adalah kepala keamanan ku,

Harus kuakui, aku tak merasa aman belakangan ini.

Jika Marsekal dibalik ini,

Itu membuat situasi kita berbahaya.

Hanya itu yang bisa kulakukan dengan tanganku yang terikat.

Kali ini kau benar. Ya.

Kota ini tidak butuh martir lainnya,

Khususnya tidak Marsekal AS. Angkat tangan kananmu.

Apa kau bersumpah menegakkan tugas yang sah sebagai Sherif kota ini?

Sudah pasti tidak.

Cukup katakan "Ya, aku bersedia."

Yang benar saja./ Katakan Iya, atau kau dipecat.

Baik. Aku bersedia.

Ini hanya sementara. Aku punya reputasi.

Selamat, Sherif.

Kurasa kau mau jadikan beberapa orangmu deputi.

Jika kau punya keinginan menjadi Kepala Keamanan berikutnya...

...untuk Presiden pertama dari Republik Barat,

Kau harus hadapi masalah Marsekal ini secepatnya.

Akan aku lakukan.

Aku mengandalkanmu.

Aku menjadi Marsekal AS selama beberapa tahun.

Aku ditugaskan di Massachusetts,

Jadi aku bergabung dengan 12th Mass,

Berbaris untuk melawan orang jahat.

Thomas memilih pergi ke Barat. Berkhotbah.

Kurasa itu versi dia melawan kejahatan.

Saat itu, menurutku itu sikap pengecut.

Melarikan diri dari kerja keras dalam usaha menyatukan kembali negeri ini,

Mengakhiri perbudakan.

Aku terkena serpihan.

Boleh aku bantu?

Ketemu.

Sudah lebih baik?

Ya.

Ada apa?

Saat aku membaca jurnal Thomas,

Aku menemukan tulisan tentangmu.

Aku mengharapkan itu.

Apa yang mau kau ketahui?

Apa kalian berdua dekat?

Kenapa kau bertanya, Marsekal?

Apa kau tertarik denganku?

Cepat ke belakangku.

Tolong berikan aku alasan.

Apa yang kau inginkan?

Maaf merusak momen kecil kalian.

Itu momen, 'kan?

Kau ditahan atas percobaan pemerkosaan terhadap Nn. Ginny Post.

Apa yang kau rencanakan sekarang, Reb?

Kapan hari kami menghentikan kekasihmu ini...

...dari usahanya mencabuli wanita terhormat warga kota ini.

Itu tidak mungkin.

Melissa, maksudmu, karena Nn. Ginny seorang pelacur,

Itu artinya bukan masalah?

Dia tak pernah mengatakan itu, dan aku tidak menyentuhnya.

Dari yang Nn. Ginny katakan, kau bersikap kasar padanya.

Kau melakukan hal buruk padanya yang tak enak terdengar di telingaku.

Jika dipikirkan lagi,

Adikmu yang keparat itu juga mencoba melakukan hal yang sama.

Kurasa itu tradisi keluarga.

Kau akan masuk penjara. Ikat dia.

Astaga.

Ini menyedihkan.

Tidakkah ini ironis?

Kau mau selamatkan orang Negro? Tapi kau menggantikan posisinya.

Aku Marsekal AS.

Kau akan mendapat masalah untuk ini.

Aku sudah mengalaminya. Itu tidak mengesankan.

Sudah siap?

Tidak terlalu tajam untukmu?

Tolong, Pak, ini kesalahan. Dia tak salah atas tuduhan ini.

Benarkah?

https://t.me/RickyChannel

Aku tak yakin soal itu, Bu.

Semua wanita harus dihargai.

Pesan apa yang akan dikirimkan pada warga kota yang tunduk kepada Tuhan ini...

...jika aku mengizinkan kejahatan tanpa dihukum?

Belum lagi para pengacau di kota ini.

Aku merinding hanya memikirkan itu.

Ini perbuatanmu.

Kau tak pernah benar-benar mengenal seseorang, bukan?

Kurasa ini mungkin tuduhan palsu,

Tapi, tentu saja, biar hakim yang memutuskan.

Sementara itu, aku wajib melindungi setiap wanita di kota ini,

Dan tentu saja...

...itu termasuk kau, Nn. Collins.

Bukan begitu, Ginny?

Kau tahu,

Aku tak menyadari sebelumnya jika kau wanita yang cantik.

Kau harus hentikan ini sekarang juga.

Wilayah ini akan mengalami awal yang baru,

Dan aku yang akan menuntunnya.

Aku orang yang ambisius,

Dan tentunya akan membutuhkan wanita yang kuat, cerdas,

Dan secantik dirimu di sampingku.

Kata-katamu hanya janji palsu.

Jangan menyanjungku, Nn. Collins.

Kau tahu apa yang terjadi pada pemerkosa di wilayah ini.

Kami menggantungnya.

Jika dia dibebaskan dari tuntutan ini,

Dia akan bebas melakukan apa saja yang dia inginkan,

Tapi aku katakan padamu, bukan itu yang aku inginkan.

Hei.

Kau tak mau mengundangku masuk?

Tentu saja, Sayang.

Sudah selesai.

Terima kasih.

Kau melewatkan pertunjukkannya.

Kenapa kau tidak kembali keluar denganku?

Biar aku bersihkan diriku untukmu,

Lalu aku akan temui kau di luar sana, Sayang.

Kumohon, aku akan lakukan apapun. Aku akan meminta dia pergi.

Kurasa aku bisa batalkan tuntutannya.

Lagipula, mereka setara dengan seorang pelacur.

Profesi menjijikkan.

Sudah cukup!

Buka ikatannya.

Kau mau sesuatu sebelum kau pergi?

Kau tahu, kau cocok untuk menjadi istri seorang Presiden.

Kau tak boleh meninggalkanku.

Reb, jangan./ Ya.

Ini sudah berakhir.

Tidak./ Menyingkir, Bu. Berdiri!

Kita harus keluarkan James dari penjara.

Dia tidak melakukan apa-apa.

Kau mau aku bagaimana? Membawanya kabur?

Mereka akan membunuhnya, Ayah.

Kita akan bertemu didekat gereja tua.

Aku akan ke sana.

Aku butuh bantuanmu./ Aku siap.

Beberapa dari kami akan bertemu di dekat gereja tua.

Terima kasih.

Kalian semua tahu putriku Melissa,

Dan aku mau kau mendengarkan dia.

Selamat pagi.

Tidak ada mimbar. Tidak ada gereja.

Tidak ada pendeta.

Semua sudah hancur menjadi debu.

Orang baik pernah berdiri di sini sebelumnya,

Tepat di tempat aku berdiri sekarang.

namanya Pendeta Thomas McCord.

Dia tidak dilahirkan di sini.

Dia tidak berutang kita apa-apa.

Dia hanya bermimpi melihat kota dan orang didalamnya...

...mendapatkan potensi sepenuhnya.

Itu sebabnya dia tewas.

Tapi kau tahu itu.

Kita harusnya malu.

Benar, aku bilang kita seharusnya malu.

Dimana kita saat dia berdiri menghadapi tirani penindas kita?

Dimana kita saat dia menunjukkan orang yang mencuri rumah kita,

Mengambil makanan dari mulut anak-anak kita?

Dimana kita?

Pendeta McCord menyerahkan nyawanya untuk kita,

Tapi tak satu pun dari kita berdiri untuk membantunya.

Kita membuat dia kecewa.

Kita biarkan anak-anak kita kecewa,

Dan aku malu untuk itu.

Mayor Pierce bersama mantan prajurit Konfederasinya...

...berniat menjadikan wilayah ini sebagai republik baru...

...dan menggulingkan presiden kita.

Saat ini dia sedang mengumpulkan gudang senjata...

...dan menunggu lebih banyak orang untuk segera datang.

Bagaimana kau tahu ini?/ Kami melihat senjatanya.

Dan Marsekal McCord bekerja bersama tentara untuk membongkar operasi mereka.

Marsekal McCord akan digantung.

Dia punya dukungan pasukan federal...

...dan dia satu-satunya orang yang bersedia menjatuhkan Walikota kita.

Dia butuh bantuan kita.

Kita cukup kuat saat ini untuk melakukan apa yang seharusnya.

Tapi saat pasukan Mayor lainnya tiba, kita akan kalah jumlah...

...dan jika militer campur tangan,

Maka kota kita akan menjadi medan tempur.

Aku tak mau menjadi budak lagi.

Aku pindah ke Barat bersama anakku...

...untuk memulai hidup baru sebagai manusia bebas.

Itu tidak mudah, tapi ini lebih baik daripada sebelumnya.

Marsekal menyelamatkan anakku Abraham dari hukum cambuk.

Dia juga datang membantuku...

...saat anak buah Reb mencoba membakar tanganku dan membunuhku.

Dan saudaranya, semoga ia beristirahat dengan tenang,

Telah berada untuk kita semua, apapun itu.

Aku ikut.

Terima kasih, Benjamin.

Ada ayat suci yang di kutip oleh Pendeta.

Amsal, 21:15.

"Itu hal yang mudah untuk melakukan penghakiman,"

"Tapi kehancuran akan datang kepada para pelaku kejahatan."

Keadilan telah hadir.

Kita harus membebaskan dia.

Ini waktunya untuk mengambil sikap.

Mari kita habisi para bajingan itu.

Bagi yang mau membantuku keluarkan James dari penjara, silakan maju.

Apa kabar?/ Apa isi kantung itu?

Mari kita lihat.

Putriku bawakan ini untuk marsekal.

Lakukan dengan perlahan-lahan.

Baik. Lihatlah ini.

Ayam goreng./Kedengarannya pacarmu bawakan kita makan malam.

Kami mungkin akan berikan kau tulang untuk dihisap.

Lihatlah ini, pie apel.

Ibunya membuat pie apel terbaik.

Telur rebus.

Telur rebus lagi.

Masukkan itu kembali lalu berikan padaku.

Tidak mungkin./ Apa?

Dia masukkan pistol ke sini. Mundur. Cepat!

Cepat, mundur. Letakkan pistol itu meja.

Berikan aku kuncinya!

Berikan kuncinya padaku!/ Aku takkan lakukan itu!

"Tugas pertama adalah mempelajari demokrasi..."

"...untuk membangun kembali keyakinan beragama..."

"...agar membentuk kesadaran untuk..."

Pak, ada kekacauan di penjara!

Kekacauan seperti apa?

Dan aku di sini?

Aku kemari untuk memberitahumu./ Kembalilah ke sana.

Reb, pergilah ke penjara sebelum mereka mengeluarkan Marsekal.

Itu takkan mudah tanpa ini.

Cepat pergilah ke sana.

Dimana kuncinya?

Itu tak ada padaku.

Seseorang sebaiknya mulai bicara. Aku takkan bertanya lagi.

Itu ada pada Reb.

Kurasa ini mungkin membantu.

Halo, nona muda. Silakan duduk.

Tak ada waktu untuk itu. James di penjara.

Itu tuduhan buruk terhadapnya./ Itu tuduhan palsu.

Ayahku sekarang sedang berusaha membebaskan dia.

Dia butuh bantuanmu.

Kau memintaku untuk membantumu membawa orang kabur dari penjara?

Benar.

Terima kasih.

Kumohon, bantu mereka.

Pasukan, siapkan kuda!

Berapa banyak mereka di luar sana?

Dua, tiga, mungkin empat.

Intinya, kau tidak tahu./ Aku tidak tahu.

Jika kita tetap di sini, kita akan mati.

Aku akan tahan tembakan mereka.

Saat aku buka pintu ini, kalian larilah yang kencang.

Buang semua yang kau bawa.

Itu bunuh diri./ Cobalah untuk percaya.

Tahan tembakan kalian.

Jangan ada yang menembak Marsekal.

Dia milikku.

Tahan tembakanmu, sialan.

Berikan aku alasan untuk tidak menembak kepalamu.

Pemerkosa.

Kau menyandera dua deputi sherif.

Kabur dari penjara. Tidak, Pak, kau takkan bisa bebas.

Ada orang baik di sini.

Kau boleh bawa aku. Tapi biarkan mereka pergi.

Maaf, itu tidak bisa. Mereka kaki tangan kejahatan.

Jika aku melepas tembakan, banyak anak buahmu yang akan tewas.

Mungkin juga kau, Reb.

Mungkin.

Tapi aku sudah cukup melihat kematian.

Aku sudah cukup banyak membunuh. Jika ini ajalku, maka biarlah.

Ini tak harus terjadi.

Berjanji padaku sebagai seorang prajurit kau akan biarkan mereka pergi...

...lalu kau bisa menangkapku... Kau menang.

Ini Mayor Pierce.

Kau bisa pegang perkataanku.

Kau akan keluar dari sana dengan tenang,

Aku akan hormati permintaanmu.

Kau bersumpah, Mayor?

Layaknya pria jantan.

Itu membuatku merasa lebih baik.

Dengar, aku akan keluar.

Jika mereka menembakku, bersiaplah untuk baku tembak.

Jangan menoleh ke belakang. Kembali kepada keluarga kalian.

Aku keluar!

Berhenti di sana, McCord.

Jatuhkan senjatamu.

Buka sabukmu dan jatuhkan.

Sekarang apa?

Adikmu memang pemberani. Sepertimu.

Hingga itu tak terjadi lagi.

Dia terus mendesak dan mendesak hingga dia mendesak terlalu jauh.

Tutup mulutmu.

Dia menjerit seperti anak babi saat terkabar hingga mati.

Stratton, kau masih bersamaku?/ Tentu saja!

Kau sudah tamat, Marsekal. kau galah jumlah dari 20 orang.

18.

Ben?

Ben?

Jagalah anakku. Abraham.

Ini belum berakhir.

Bawa ayahmu pulang. Tunggu di sana.

Tunggu, aku ikut denganmu./ Tidak, Pak.

Ini sesuatu yang harus aku lakukan sendirian.

Pastikan dia selamat.

Berhati-hatilah.

Kapten./ Marsekal.

Reb?/ Tak ada tanda-tanda darinya.

Peta ini akan menuntunmu ke gudang senjata.

Kau akan temukan Mayor di sana. Aku akan mengejar Reb.

Kau bisa tangani dia?

Aku punya ide.

Terima kasih.

Kau butuh waktu yang lama.

Aku sibuk.

Kenapa kau tidak lari?

Orang seperti kita berdua, kita tidak lari.

Kenapa?

Tak ada tempat lain untuk pergi.

Semuanya sama.

Biru, abu-abu.

Pada akhirnya itu tidak penting.

Kita terlahir, kita beli ini,

Menjual itu,

Mati.

Sederhana.

Kau ke sini untuk mati?

Kita akan lihat.

Ini dulunya gereja yang bagus.

Aku sering melihat orang datang dan pergi dari sini.

Tak pernah mengerti apa yang mereka temukan.

Adikmu, untuk orang yang tak pernah membawa senjata,

Dia orang yang sangat tangguh.

Aku salut padanya.

Cara yang aneh untuk menunjukkan itu.

Dimana belas kasihnya?

Salah McCord.

Aku hanya sendirian,

Tapi aku takkan berpaling.

Dan aku akan singkirkan kejahatan dari kota ini.

Terima kasih, Adik.

Halo, Adik.

Sampai bertemu lagi.

Apa yang kau bawa?

Siapa namamu, Nak?

Keluarga Collins, ini anaknya Benjamin, Abraham.

Abraham, ini keluarga Collins.

Hai.

Elizabeth.

Stratton, dan tentunya, Melissa.

https://t.me/RickyChannel

Halo, Abraham.

Selamat datang./ Terima kasih.

Ayo. Biar aku ambilkan kau minum.

Kami membangun kembali gereja.

Itu berkat kau.

Ke mana kau akan pergi?/ Selatan.

Ada orang yang butuh bantuan di sana.

Kau boleh ikut.

Aku sangat ingin, tapi kurasa aku temukan panggilanku.

Thomas pasti bangga.

Kepada kita berdua.

Kau akan pergi lama?

Kurasa begitu.

Kau akan kembali?

Tentu.

Kau sama baiknya dalam berbohong seperti adikmu.

Aku bukan dia.

Sisi ekor pada uang logam yang sama, Tn. McCord.

Kurasa begitu.

Have a great day,see you again soon....

Bye folks.......

Rudy Manthey Movies Collection 2017

~ The End ~

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.